Anda di halaman 1dari 7

PEMERINTAH KABUPATEN BUNGO

DINAS PENDIDIKAN
KOMITE
SMA NEGERI 4 MUARA BUNGO
Jln. Rangkayo Hitam Cadika Kec. Rimbo Tengah Muara Bungo  (0747)21338
E-mail: sma4.ma.bungo@gmail.com

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA (AD /ART)


KOMITE SEKOLAH

PENGANTAR

Dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, SMA Negeri 4 Muara Bungo berupaya secara terus menerus
untuk berbenah dalam semua hal terutama dalam faktor penunjang pokok keberhasilan suatu pendidikan.
Disadari sepenuhnya selain faktor guru, perangkat kurikulum dengan segala metoda dan evaluasinya serta
management pendidikannya, faktor dana, sarana dan prasarana serta fasilitas fisik lainnya merupakan
suatu faktor yang tidak boleh diremehkan beqitu saja.

Oleh karena itu SMA Negeri 4 Muara Bungo, seperti juga halnya di lembaga pendidikan lain, berusaha
mengoptimalkan partisipasi orang tua/wali murid dengan membentuk suatu badan dengan maksud agar
ikut memikirkan,.mengusahakan, menambah dan mengadakan sarana dan prasarana pendidikan untuk
kenyamanan belajar siswa serta kesejahteraan guru dengan nama Komite Sekolah.

BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Nama

Lembaga ini bernama Komite Sekolah SMA Negeri 4 Muara Bungo

Pasal 2
Arti, Tujuan Dan Tugas

1. Komite Sekolah SMA Negeri 4 Muara Bungo adalah badan mandiri yang mewadahi peran serta
masyarakat khususnya wali murid, dalam rangka meningkatkan mutu, efisiensi dan efektifitas
pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan.
2. Memberikan saran dan masukan dalam upaya peningkatan kualitas dan pengembangan
pendidikan di. SMA Negeri 4 Muara Bungo.
3. Membantu kelancaran program di SMA Negeri 4 Muara Bungo.
4. Mendukung program sekolah baik yang berwujud finansial, pemikiran, maupun tenaga dalam
penyelenggaraan pendidikan.
5. Menjadi fasilitator antara wali murid dengan pihak sekolah dalam memadukan dan
mengsingkronkan program sekolah dengan keinginan wali murid dengan tetap mengacu visi dan
misi sekolah
6. Menciptakan iklim yang sejuk dan komunikatif antar wali murid serta wali murid dengan pihak
sekolah
7. Bersama-sama sekolah (dalam hal ini Kepala Sekolah) untuk memikirkan, merancang dan
menentukan arah kebijakan sekolah baik dalam pembuatan RPS dan RAPBS.
8. Berpartisipasi aktif dalam mensosialisaikan program-program sekolah yang telah
diputuskan bersama-sama dengan pihak sekolah
Pasal 3
Usaha

Untuk dapat mencapai tujuan yang tersebut dalam pasal 2 maka Komite Sekolah melaksanakan
kegiatan yang meliputi ;

• Penggalian dana secara rutin dengan sukarela.


• Sumbangan insidentil dari wali murid/masyarakat muslim berupa zakat, infaq, shodaqoh
maupun wakof.
• Mengkoordinir wali murid yang berpotensi serta tokoh masyarakat yang interest terhadap
kegiatan pendidikan yang dilaksanakan SMA Negeri 4 Muara Bungo, untuk diajak
berpartisipasi aktif dalam memikirkan, mengusahakan dan mengembangkan guna
peningkatan kualitas pendidikan di SMA Negeri 4 Muara Bungo.

SUSUNAN ORGANISASI

Pasal 4
Keanggotaan

1. Keanggotaan komite sekolah terdiri atas unsure masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh
pendidikan, guru dan wali murid.
2. Bimbingan, pembinaan dan pengawasan terhadap kegiatan Komite Sekolah dilakukan
oleh. SMA Negeri 4 Muara Bungo.

Pasal 5
Pimpinan Dan Kelengkapannya

1. Komite Sekolah SMA Negeri 4 Muara Bungo dipimpin oleh seorang ketua dan wakil
ketua, seorang sekretaris, dan wakil sekretaris, seorang bendahara dan wakil bendahara
dan dibantu oleh koordinator dari masing-masing kelas yang jumlanya disesuaikan
menurut kebutuhan.
2. Ketua, sekretaris dan bendahara komite sekolah adalah personil yang dipilih dan diangkat
langsung oleh dari anggota wali murid yang diharapkan dapat melaksanakan tugas-tugas
Komite Sekolah.
3. Untuk kelengkapan kepengurusan Komite Sekolah yang lain diserahkan kepada personil
yang telah ditunjuk dalam ayat 2 tersebut.

Pasal 6
Hubungan Dan Tata Kerja

1. Kepengurusan komite sekolah bertanggung jawab kepada seluruh anggota wali murid.
2. Dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya komite sekolah selalu berkomunikasi dan
berkoordinasi dengan kepala sekolah.
3. Komite sekolah dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya tidak boleh bertentangan
dengan visi dan misi sekolah.
4. Komite Sekolah melaksanakan rapat pengurus rutin bulanan atau triwulan atau rapat-
rapat khusus sesuai kebutuhan pengurus. Sedangkan musyawarah anggota dilaksanakan
sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam tahun ajaran atau disesuaikan dengan kebutuhan
yang ada
5. Garis-garis kebijakan komite sekolah ditetapkan dalam musyawarah anggota dan atau
rapat pengurus.
Pasal 7
Masa Jabatan

1. Kepengurusan komite sekolah mempunyai masa jabatan 2 (dua) tahun:


2. Pengurus yang telah habis masa jabatannya dapat dipilih dan diangkat kembali melalui
musyawarah anggota dan pengurus pada periode berikutnya kecuali Ketua maksimal
hanya 2 (dua) kali masa jabatan
3. Pergantian pengurus dilakukan dengan serah terima jabatan oleh pimpinan lama kepada
pimpinan yang baru dengan berita acara.
4. Pengangkatan pengurus komite sekolah di.lakukan dengan surat keputusan oleh kepala
sekolah.

Pasal 8
Keuangan

1. Sumber keuangan komite sekolah berasal dari iuran rutin anggota komite sekolah (wali
murid) yang penanganannya diserahkan kepada bendahara komite.
2. Pembukuan keuangan dan penyimpanannya dilakukan oleh petugas keuanqan sekolah.
Pembukuan dilakukan tersendiri dan penyimpanannya ditaruh di Bank dengan nomor
rekening tersendiri.
3. Petugas keuangan memberikan laporan penerimaan keuangan komite sekolah secara
global pada setiap bulan atau minimal setiap triwulan.
4. Pengeluaran dan penggunaan dana Komite Sekolah harus diketahui dan disetujui oleh
ketua komite sekolah dan kepala sekolah.

BAB III
PENUTUP

1. Terhadap AD/ART komite sekolah ini, dimungkinkan adanya perubahan-perubahan yang


disesuaikan dengan perkembanqan,yang akan diatur dan dibuat kemudian.
2. Segala sesuatu yang belum diatur dalam AD/ART komite sekolah ini akan diambil
kebijakan dengan musyawarah antara ketua komite denqan kepala sekolah.

Ditetapkan di : Muara Bungo


Pada Tanggal : 1Oktober 2009

Kepala SMAN 4 Muara Bungo Ketua SMA Negeri 4 Muara Bungo,


Kabupaten Bungo Kabupaten Bungo

NENI LIDIA, M.Pd H. HASAN IBRAHIM


ANGGARAN DASAR KOMITE SEKOLAH

ANGGARAN DASAR KOMITE SEKOLAH


......................

Untuk memenuhi cita-cita perjuang bangsa Indonesia di bidang pendidikan, perlu adanya
sumbangan pikiran, tenaga dan sumber daya dari segenap lapisan masyarakat . Dengan
rahmat Tuhan Yang Maha Esa serta dengan keinsyafan dan keyakinan terhadap peran
komite sekolah dan tugasnya, maka komite sekolah ......................, perlu menyusun
Anggaran Dasar seperti berikut ini :

Bab I

Pasal 1

Nama

Perhimpunan partisipasi oran tua/wali murid serta peran serta masyarakat dalam
menyelenggarakan pendidikan di ......................, selanjutnya di beri nama Komite
sekolah .......................

Pasal 2
Kedudukan

Kedudukan komite sekolah ...................... berada di sekolah .......................

Pasal 3
Pembentukan Komite sekolah

Komite ...................... di bentuk pertama kali pada tangal 17 Juli 2002 dan untuk jangka
waktu yang tidak ditentukan
Bab II
Maksud
Pasal 4
Komite sekolah adalah organisasi mandiri yang berperan dalam masyarakat dalam
meningkatakan mutu sekolah.
Pasal 5
Tujuan
Komite sekolah ...................... di bentuk dengan tujuan sebagai berikut:
1.Mewadahi dan menyalurkan aspirasi dan prakarsa masyarakat dalam melahirkan kebijakan
operasional dan program pendidikan di satuan pendidikan.
2.meningkatkan tanggungjawab dan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan
pendidikan di satuan pendidikan.
3.Mendorong terwujudnya suasana dan kondisi transparan, akuntabel dan demokratis dalam
penyelenggaraan dan pelayanan pendidikan yang bermutu di .......................
Pasal 6
Peran
Komite sekolah mempunyai peran :
1.memberi pertimbangan ( advisory agency ) dalam penentuan dan kebijakan pendidikan di
tingkat satuan pendidikan.
2.pendukung ( supporting agency ) baik yang berupa finansial, pemikiran, maupun tenaga
dalam penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan.
3.Pengontrol ( Controlling agency ) dalam rngka transparansi dan
akuntabilitaspenyelenggaraan dan keluaran pendidikan di satuan pendidikan.
4.Mediator ( Mediating agency ) antara pemerintah/ eksekutif dengan masyarakat di satuan
pendidikan.
Bab III
Keanggotaan dan Kepengurusan
Pasal 7
Keanggaotaan organisasi komite sekolah terdiri atas :
1.Perwakilan orang tua/ wali berdasarkan jenjang kelas yang dipilih secara demokratis
2.tokoh masyarakat
3.Anggota masyarakat yang memiliki kepedulian, perhatianatau dijadikan figur untuk
meningkatkanmutu pendidikan
4.pejabat pemerintah setempat
5.dunia usaha/ dunia industri
6.Pakar pendidikan yang mempunyai perhatian pada peningkatan mutu pendidikan.
7.Organisasi profesi tenaga kependidikan.
8.perwakilan siswa bagi tingkat sltp/ slta
9.Perwakilan Forum Alumni yang telah dewasa dan mandiri
Pasal 8
Tata cara pemilihan anggota
Pemilihan anggota berdasarkan atas usulan dari masyarakat, guru dan orang – orang yang
peduli terhadap pendidikan.
Seleksi bakal calon anggota yang di usulkan masyarakat berdasarkan kriteriayang disepakati
bersama sesuai pasal ke 2.
Pengumuman bakal calon anggota yang sudah diseleksi pada pasal 3 dan yang menyatakan
kesediaannya di calonkan sebagai anggota komite sekolah.
Penyusunan nama-nama calon anggota yang dinyatakan resmi sebagai calon anggota.
Pemilihan anggota komite sekolah oleh tim panitia persiapan pemilihan dilakukan dalam
suatu forum baik secara musyawarah mufakat ataupun melalui pemungutan suara.
Penyampaian nama-nama pimpinan dan anggota komite sekolah dan struktur organisasinya
kepada kepala satuan pendidikan untuk mendapat SK kepala satuan Pendidikan.
Pasal 9
Jumlah Anggota Komite
Anggota komite sekurang-kurangnya 9 orang.
Pasal 10
Tata Cara Pergantian Pengurus
Kepengurusan suatu komite akan berakhir jika :
1.orang tersebut meninggal dunia
2.orang tersebut mengundurkan diri
3.masa jabatan selesai
4.terkena kasus pidana.
Pasal 11
Susunan Kepengurusan
Ketua
Wakil Ketua
Sekertaris
Bendahara
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Bab IV
Hak dan Kewajiban Pengurus
Pasal 12
1.Ketua atas nama pengurus komite berhak mewakili organisasi secara sah, baik di dalam
maupun di luar pendidikan, atas segala perbuatan pengurusdan segala pemilikan dalam
lingkup tujuan organisasi.
2.Bilamana Ketua berhalangan karena sesuatu sebab, wakil ketua berhak mewakili ketua
dengan hak dan kekuasaan yang sama.
3.Pengurus dengan tidak mengurangi tanggungjawabnya sendiri berhak mengangkat seorang
anggota atau lebih sebagai kuasa dengan kekuasaan- kekuasaan tertentu yang ditetapkan
secara tertulis.
4.Pengurus berkewajiban menjalankan pekerjaan rutin dalam organisasi dan menjalankan
keputusan pleno komite.
5.Bendahara mengurus soal-soal harta organisasi dan mempertanggungjawabkan kepada
pleno komite.
Bab IV
Hak dan Anggota
Pasal 13
1.Anggota berhak mengikuti pertemuan rutin yang telah ditentukan oleh pengurus komite
2.Anggota berhak mengikuti diklat, workshop, pertemuan untuk meningkatkan
profesionalitasnya.
3.Anggota berhak dipilih dan memilih pengurus
4.Seluruh Anggota berhak mengajukan usulan untuk kemajuan organisasi.
Pasal 14
Kewajiban
1.Setiap anggota dan pengurus komite sekolah ...................... wajib :
a.Menjunjung tinggi nama dan kehormatan komite sekolah.
b.Mematuhi AD/ART komite sekolah
c.Melaksanakan program organisasi secara aktif.
2.Tata cara pelaksanaan dan pembangunan hak dan kewajiban diatur dalam ART.
Pasal 15
Rapat-rapat
1.Rapat pengurus organisasi dilaksanakan sekurang-kurangya 4 ( empat ) bulan sekali, untuk
membahas segala sesuatu yang terkait dengan kegiatan dan pengemangan organisasi.
2.Hasil rapat pengurus dapat diterima, dan sekaligus menjadi keputusan pengurus apabila
jumlah kehadiran pengurus sekurang-kurangnya 2/ 3dari pengurus yang hadir di tambah 1.
Pasal 16
Nara Sumber
Narasumber merupakan perorangan atau lembaga yang dapat di jadikan muara mencari
informasi, pembimbingan, fasilitasimaupun supervisi dalam rangka untuk peningkatan
fungsi dan peran komite sekolah.
Pasal 17
Hak dan Kewajiban Nara Sumber
Narasumber berkewajiban memberikan nasehat, masukan, fasilitasi, dan bimbingan kepada
komite sekolah, baik secara langsung atau tidak langsung. Narasumber juga berkewajiban
memberikan bantuan/ fasilitasi bimbingan/ pembinaan kepada komite sekolah, sepanjang ad
permintaan dari pengurus komite sekolah.
Membina hubungan yang baik interen pengurus, maupun dengan organisasi lain,
perseorangan, kelompok masyarakat untuk kepentingan peningkatan mutu dan
pengembangan sekolah.
Pasal 18
Sumber Dana Organisasi
Sumber Dana Organisasi ini berasal dari beberapa pos berikut ini :
1.Iuran anggota pengurus.
2.Sumbangan sukarela tidak mengikat dari donatur.
3.Penghasilan usaha organisasi yang sah tidak bertentangan dengan organisasi.
4.Pemerintah daerah melalui mekanisme penyusunan anggaran.
Pasal 19
Musyawarah luar biasa.
1.Musyawarah luar biasa bisa diadakan atas usulan minimal 2/ 3 dari jumlah anggota.
2.Musyawarah luar biasa dilaksanakan untuk membahas persoalan organisasi yang sangat
penting dan menyangkut ancaman serius terhadap keberadaan dan kelangsungan organisasi.
Pasal 20
Pembubaran
Pembubaran komite sekolah hanya dapat dilaksanakan sepanjang aturan hukum yang
mendasari pembentukan komite sekolah di cabut atau keberadaan komite sekolah
bertentangan dengan hukum yang berlaku.
Pasal 21
Kode Etik.
Komite sekolah mempunyai kode etik yang di tentukan oleh rapat pleno pengurus.
Pasal 22
Lain-lain
Hal – hal yang belum diatur dalam anggaran dasar ini akan di atur dalam anggaran rumah
tangga.

Ditetapkan di :.....................................
Tanggal : ....................................
......................, ...................
Ketua Sekertaris

................ .................

Kepala Sekolah

...................
NIP : ...................