Anda di halaman 1dari 15

m mmm

   
  
Oleh :
H. E. Nadzier Wiriadinata
        

Y  Y   
   
 
ï   
    
  

þ nt tan pengelolaan lembaga keagamaan yang lebih


tertata
þ Pemerintah memp nyai tangg ng jawab nt k lebih
memperhatikan dan memfasilitasi pendidikan
keagamaan, baik menyangk t pendidik, tenaga
kependidikan, dana, ma p n sarana prasarana
pendidikan lainnya
m  

 
    
   
         
       
    


 
!"!
è  !" è  !# 

Úembent k man sia


Indonesia yang beriman Úempersiapkan peserta
dan bertaqwa kepada didik menjadi anggota
han Yang Úaha Esa masyarakat yang
serta berakhlak m lia dan memahami dan
mamp menjaga mengamalkan nilai-nilai
kedamaian dan ajaran agamanya dan/ata
ker k nan h b ngan menjadi ahli ilm agama
inter dan antar mat
beragama
$ 
 "% #

$  " $  !#

     


  
&        
     $   
 '   $ 
  '   
      (( ' '
      )' *)' 
      
    '  +     
        '
 ,('   

m       
     

èormal
PDD, PDÚP, PÚ
 Pasal 15)

Informal
#
$ 

 %&'
 $ #  
 




-./  $    


  $  0 
 $ 0

)       $  


  +  $ $ 
 $ $ 

)  $     


   '$' ' 
     
ï       



1) Diniyah akmiliyah bert j an nt k melengkapi pendidikan agama


Islam yang diperoleh di SD/ÚI, SÚP/Ú s, SÚ /Ú , SÚ/Ú  ata
di pendidikan tinggi dalam rangka peningkatan keimanan dan
ketaqwaan peserta didik kepada llah SW
) Penyelenggaraan diniyah takmiliyah dapat dilaksanakan secara
berjenjang ata tidak berjenjang
) Penyelenggaraan diniyah takmiliyah dilaksanakan di masjid,
m shalla, ata di tempat lain yang memen hi syarat
) Penamaan atas diniyah takmiliyah mer pakan kewenangan
penyelenggara
5) Penyelenggaraan diniyah takmiliyah dapat dilaksanakan secara
terpad dengan SD/ÚI, SÚP/Ú s, SÚ /Ú , SÚ/Ú  ata
pendidikan tinggi
     

3

-./            $


      (   " 1 '  
'              
'    '           $  
  0 -),, ) /    $ 
              
  0   
-
/             + 
    $       $ $   
     '    '    '    
 
-/              
            $2
  )     $    $  
     $ ' $ $ '  $   
    '     $    
          

        
            
       Π  

1) Pendidikan eagamaan dapat berbent k sat an ata program pendidikan


) Pendidikan eagamaan dapat didirikan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah dan/ata
Úasyarakat
) Pendirian Sat an Pendidikan eagamaan wajib memperoleh izin dari Úenteri gama ata
pejabat yang dit nj k
) Syarat pendirian sat an pendidikan keagamaan sebagaimana dimaks d pada ayat ) terdiri
atas :
  
   
     !
   "# 
Π
 
 $ %
 &!"
5) etent an lebih lanj t tentang syarat-syarat pendirian sat an pendidikan keagamaan
sebagaimana dimaks d pada ayat ) h r f a, h r f b, h r f c, h r f d, dan h r f e diat r
dengan Perat ran Úenteri gama dengan berpedoman pada Standar Nasional Pendidikan
) Pendidikan eagamaan jal r nonformal yang tidak berbent k sat an pendidikan yang memiliki
peserta didik 15 lima belas) orang ata lebih mer pakan program pendidikan yang wajib
mendaftarkan diri kepada antor Departemen gama ab paten/ota
(   )&(
(*#+#$+
,+

,+
,+)&
&&&
#
*  -#.

1. Penyelenggara mengaj kan s l pendirian


kepada andepag ab/ota;
. andepag ab/kota melak kan verifikasi;
. Bila l l s verifikasi, akandepag ab./ota
mengel arkan s rat kep t san ttg
penetapan pendirian sebagai izin
operasional, dan selanj tnya menerbitkan
piagam penyelenggaraan berik t nomor
statistik.
. Penetapan dilaporkan kepada anwil
Depag provinsi.
`