Anda di halaman 1dari 1

Kesimpulan :

Dari paparan diskusi berdasarkan artikel mengenai cara pandang yang berbeda antara
India dan Inggris dalam dunia praktek kedokteran, dapat disimpulkan bahwa terdapat
perbedaan-perbedaan yang bertolak belakang antara India dan Inggris. Di India, bersifat
doctor center, terdapat asimetris informasi, hierarki dalam tim medis masih tinggi,
kurang menghargai privasi dari pasien, informed consent juga masih kurang dilakukan,
serta masih sangat meninggikan dokter (superior-inferior). Sedangkan di Inggris, bersifat
patient center, terdapat simetris info, hierarki tidak ditonjolkan dalam kerja tim medis,
sangat menghargai privasi dari pasien, informed consent sangat dijunjung tinggi untuk
dilakukan, serta tidak memandang terlalu tinggi dokter sehingga tidak terjadi gap yang
jauh antara dokter dengan pasien dan pasien dapat lebih leluasa untuk menyampaikan
keluhan akan sakit si pasien.
Dari perbandingan diatas, Indonesia terdapat banyak kemiripin dengan sistem praktek
kedokteran yang terdapat di India. Karena masih banyak praktek kedokteran yang kurang
menerapkan informed consent , privasi pasien, serta tingkat superior-inferior yang ada di
Indonesia antara dokter pasien juga masih sangat tinggi.
Harapan bagi negara Indonesia dalam dunia kedokteran ini adalah bukan untuk
mengadopsi secara mentah dari apa yang terdapat di Inggris, akan tetapi diambil yang
baik, dan terutama untuk patient center, hendaknya dikombinasikan dengan doctor center,
karena kita sebagai dokter hendaknya melakukan pelayanan yang holistik, sehingga
selain biomedisnya, kita juga membutuhkan informasi yang meliputi psiko sosial pasien
juga. Karena dalam perawatan yang holistik itu meliputi jasmani, jiwa, dan psikis.