Anda di halaman 1dari 34

..

MESIN ~ MEKANIKALMESIN

EG-27

RANTAlllMING KOMPONEN-KOMPONEN UNTUK PEMBONGKARAN DAN PEMASANGAN

Kipas

Pull Pompa Air

Tutup Rantai Timing Rantai Timing

• Gasket I

Tali Kipas

Puli Crankshaft

Rakitan Distributor

Valve lifter

h

Crans haft

PeredamGetaran

Roda Gigi Cranshaft

Oil Pan----

• Gasket -----------+ Drain Plug - IJ I Nm(kgfcm,ft Ibf) I : Momen Spesifikasi

• Part bekas yang tidak dapat di unakan kembalL

EG-28

MESIN - MEKANIKAL MESIN

P25351

MEMBONGKAR RANTAITIMING DAN CAMSHAFT

1. LEPAS PUll POMPA AIR DAN TALI KIPAS

(Lihat Pembongkaran pompa air pada sistem pending in)

2. LEPAS KEPALA SILINDER

( Lihat pembongkaran kepala silinder)

3. LEPAS DISTRIBUTOR

(Lihat pembongkaran distributor pada sistem Pengapian) I

4. (EPAS POMPA BAHAN BAKAR

. (Lihat pembongkaran pompa bahan bakar pada sistem bahan bakar)

5. LEPAS OIL PAN

(Lihatpembongkaran pompa oli pada sistem pelumasan)

6. LEPAS PUll CRANKSHAFT

(a) Menggunakan SST, lepas baut pull SST 09213-14010 (91651 - 60865) 09330-00021 (09330 - 00030) (b) Lepas Puli Crankshaft

PETUNJUK : Jika diperlukan, lepas pull dengan SST SST 09950-40010 (09957-04010)

09950-50010 (09951-05010, 09952-05010, 09953-05020, 09954-05020)

7. LEPAS TUTUP RANTAI TIMING (a) Lepas 8 baut dan mur

(b) Menggunakan palu plastik, lepas tutup rantat timing dan gasket

8. PERIKSA KEKENDORAN RANTAI TIMING Ukur kekendoran rantai timing

Kekendoran maksimum :

Pada be ban 98 N (10 kgf, 22 Ibf) : 13,5 mm (0,531 in)

Jika kekendoran lebih dari maksimum, ganti rantai dan roda gigi

MESIN - MEKANIKAt MESIN

EG-29

..

Cylinder Head ~-"'I Bolt

It·· .,.« '7* .,,~ •. ' •.• +~ ..

. . •• _I •• i. 9- _Ie .,. -Ie _Ie .1* 3- .1. _X_· ..

~

Ie:::

-

9. lEPAS PEMEGANG RANTAIDAN PEREDAM GETARAN

10.LEPAS RANTAI TIMING DAN RODA GIG. CAMSHAFT

(a) Menggunakan SST, lepas baut pengikat roda gigi camshaft

SST 09960 - 10010 (09962 - 01000, 09963 - 01000)

(b) tepas rantai timing dan roda gigi camshaft bersama-sama.

11. lEPAS RODA GIGI CRANKSHAFT

Menggunakan obeng, lepas roda gigi crankshaft. Jika roda gigi tidak bisS: dUepas dengan obeng, gunakanSST.

SST 09950- 40010 ( 09952 - 04010, 09954- 04010) 09955 - 40010, 09957 - 04010)

09950 - 50010 (09951 - 05010, 09953 - 05020)

12. lEPAS VALVE LIFTER

PETUNJUK : Simpanlah valve lifter dengan urutan yang benar

13. lEPAS THRUST PLATE DAN CAMSHAFT (a) tapas 2 baut dan thrust plate

(b) Untuk sementara pasang baut kepala sHinder pada camshaft (c) Sambil memutar, tariklah camshaft perlahan keluar agar bea .

ring tidak menjadi rusak.

MEMERIKSA KOMPONEN - KOMPONEN RANTAI TIMING DAN CAMSHAFT

1. PERIKSA RANTAI TIMING DAN RODA GIGI

(a) Ukur panjang rantai, dalamkeadaan direntangkan sepenuhnya.

Panjang rantai maksimum : 272,2 mm (10,736 in)

Jika panjang rantailebih dari maksimum, gantilah rantai PETUNJUK : takukan pengukuran pada tiga tempat atau lebih

(b) Pasangkan rantai pada roda gigi

Menggunakan jangka sorong, ukur diameter roda gigi bersama rantai

PERHATIAN : Jangka sorong harus menyentuh roler rantai Diameter roda gigi minimum (bersama rantai)

Crank shaft: 59,4 mm (2,339 in) Cam shaft: 113,8 mm (4,480 in)

EG-30

MESIN- MEKANIKAL. MESIN

L-.....----"...~. 1 //

-"---

~-----------------------------

EM2011

EM2538

P25345

EM1628

Jika diameternya kurang dari minimum, ganti rantai dan 2 roda gigi

2. PERIKSA PENEGANG RANTAI DAN PEREDAM GETARAN Menggunakan jangka sorong, ukur ketebalanp~negang rantai dan psredam getaran.

Ketebalan minimum:

Penegang rantai : 12,0 rnm (0,472 in) Peredam getaran : 4,0 mm(O, 157 in) Bila ketebalannya kurang dari minimum, ganti Penegang rantai dan peredam getaran

3. PERIKSA CAMSHAFT

A. Periksa run out camshaft

(ai Letakkan camshaft diatas V-block

(b) Menggunakan dial indicator, ukurlah run out pada journaltengah Run out maksimum : 0,06 mm(0,0024 in)

Jika run outlebih dari nllai maksimum, gantilah camshaft B.Periksa cam lobe

Menggunakan mikrometer, ukur ketinggian cam lobe

..

Ketinggian cam lobe standar :

Katup masuk : 36,47 - 36,57 mm (1,4358 - 1,4397 in) Katup buang : 36,37 - 36,47 mm (1,4318 -1,4358 in) Ketinggian cam lobe minimum:

Katup masuk : 36,17 mm (1,4240 in) Katup buang : 36,07 mm (1,4201 in)

Jika ketinggian cam lobe kurang dari nilai minimum, ganti camshaft

C. Periksa journal camshaft

(a) Menggunakan mikrometer, ukur diameter journal Diameter journal (darl slsl depan)

·--··-ST-O-N-·~~l·-._-J=.·.~,~~~?-,:_ ~~_4_~_~~~,~:~'~~?~1_·1-=-1. 7~-_1 8~-in-.) ,-_~-

I-- S_T_O_NO.2, ... _),_.,.~::54 __ ~~ .. :?~_~!~.~~:6911 ... - 1.6917 in.)

STO NO.3 I 42.704 - .42.720 mm (1:6873 - 1.6819 in.)

'--. --_. __ j_._'_ ': _,. __ . .-.-- " _ _--_ .. ,_:_-

u/::~-i~:~~:l .. +. -~~:~:: -. :~.~:: :::·-i~:~~,~-=+:::~ :~:-: --'.

U/S 0.125-N~:2· .. ·1-··42·~837'_.-42'.847~1_;·(1-:a865--=--i-:-6869 i;W--

-=U/_S.i_.1_2_5No,X~I~:-.~.5-_~?: ···4~:-~~:~~,~·{~~~76i'~~~6-_7-7=O-_in.=) =_

~'f,j¥O-'22: ~:U=~~~:6i:i~i.i?;;f,~~~ ;~

__ U.!S_0~~:_~o_.2 __ [. __ . __ ,~~. 71?:-__4.::7_2_2_m~.,~~ .6816 - 1 .6820 in.)

\J/S 025 No_3 I 42_462. 42472 mm (1.6717 ,,- 1.6721 in.)

'-'-"-"~-"---"- .. "'1" -- .. ,_ --.-.~--.--- .. - _ _, .. -., --.----

lJ/S 0.25 No_4 I 42.212 -, 42222 mm (1.6619 - 1.6623 in.)

L_. . _ _ '" ~._ __ .___ ..

Jika diameter journal tidaksesuai dengan spesifikasi, periksa celaholi.

(Lihat pemeriksaan dan perbaikan camshaft dan bearing pada blok silinder)

MESIN - MEKANIKAL MESIN

EG-31

.---------------"---

,','5341

1...-_--_._-----_._._--_._ .. _--_ ..... _ ..

4. PERIKSA THRUST PLATE

(a) Pasang thrust plate dan roda gigi camshaft pada camshaft (b) Pasang dan kencangkan baut pengikut

Momen : 59 Nm (600 kgf-cm, 44 ft-Ibf)

(c) Menggunakan feeler gauge, ukur celah antara thrust plate dan camshaft

Celah thrust plate:

STO :

0,07 - 0,14 mm (0,0028-0,0055 in) Maksimu III :

0.3mm (0,012 in)

Jika celahnya lebih dari maksimum, ganti thrust plate dan roda gigi camshaft.

MENGGANTI OIL SEAL DEPAN, CRANKSHAFT

PETUNJUK : Ada 2 metode (A dan B) Untuk mengganti oil seal, yaitu :

GANTI OIL SEAL OEPAN CRANKSHAFT

A. Jika tutup rantai timing dilepas dari blok silinder : (a) Menggunakanobeng,ungkitlah oil seal keluar .

(b) Menggunakan SST dan palu, pasang oil seal baru sampai permukaannya rata dengan tutup rantal timing

SST 09923 - 40011

(c) Oleskan MP grease pada bibir oil seal

B. Jikatutup rantai timing dipasang pada bloksilioder (a) Menggunakan obeng, ungkitlah oil seal keluar

PERHATIAN : Berhati-hatilahagar tidak merusak crankshaft~ Balutlah ujung obeng.

EG-32

MESIN - MEKANIKAL. MESIN

P25396

0 1.
Oepan (a)
<? (b)
(c)
0
(d)
P:25392
2.
(a)
3.
(a)
(b) (b) Oleskan MP grease pada bibir oil seal baru

(c) Menggunakan SST dan palu, pasang oil seal sampai permukaannya ratadengantljtuprantai timing.

SST 09223 - 46011

MEMASANG RANTAI TIMING

PASANG CAMSHAFT DAN TRUSHT PLATE Oleskan oli mesin pada camshaft

Untuk sementara pasang baut kepala silinder pada camshaft Pasang camshaft, berhati-hatilah agar tidak merusak camshaft bearing

Pasang thrust plate dengan 2 baut seperti pada gambar. Momen : 8 Nm (80 kgf-cm, 69 in Ibf)

PASANG RODA GIGI CRANKSHAFT

Oleskan oli mesin pada bag ian poros roda gigi crankshaft PASANGRANTAI TIMING DAN RODA GIGI CAMSHAFT Posisikan poros engkol pada TMA silinder 1

Luruskan pena pasak dekat tanda pada thrust plate

(c) Pasang roda gigi camshaft pada rantai timing

PETUNJUK : Luruskan tanda-tanda rantai timing dan roda gigi camshaft

(d) Pasang rantai timing pada roda gigi crankshaft

PETUNJUK : Luruskan tanda pada rantai timing dan roda gigi Crankshaft

(e) Pasang roda gigi camshaft bersama-sama dengah rantai timing

(f) Menggunakan SST, pasang baut pada roda gigi camshaft SST 09960 - 10010 (09962 - 01000, 09963 - 01000) Momen : 59 Nm (600 kgf-cm, 43 ft-Ibf)

4. PASANG PENEGANG·RANTAI DAN PER EDAM GETARAN Pasang penegang rantai dan peredamqetaran dengan 4 baut Momen : 8 Nm (80 kgf-cm, 69 in-Ibf)

PERHATIAN : Oleskan olt pada penegang rantai, sebelum pemasangan.

· MESIN ~ MEKANIKAL MESIN

EG-33

P253S1

5. PA,SANG TUTUP RANTAI TIMING (a).Pasang .gasket baru pada sisi depan plate

(b) Pasang tutup rantai timing dengan 8 baut dan mur Momen:

Baut ukuran 10 mm : 8 Nm(80 kgf-cm, 69 in Ibf) Baut ukuran 12 mm : 19 Nm (195 kgf-cm, 14 ft-Ibf) PASANG VALVE LIFTER

6.

PETUNJUK : Oleskan oli mesin pads valve lifter

7. PASANG PUll CRANKSHAFT (a) Pasang pUIi crankshaft

(b) Menggunakan SST, pasang dan kencangkan baut pUIi SST 09213 - 14010 (91651 - 60865)

09330 - 00021(09330 - 00030)

MC)men : 88Nrn (900 kgf-cm,65 ft. -Ibf)

8. PASANG Oil PAN

(lihat pemasangan pompa oli pada sistem pelumasan)

9. PASANG POMPA BAHAN BAKAR

(Lihat pemasan.gan pompa bahan bakar pada sistem bahan bakar)

10. PASANG DISTRIBUTOR

(Lihat pemasangan d.istributor pada sistem pen gap ian) 1.1.. PASANG KEPALA SlliNDER

(lihat pemasangan kepala sUinder)

12. PASANG PULl POMPA AIR DAN TALI KIPAS

(lihat pemasangan pompa airpada Sistem Pendingin)

EG-34

MESIN - MEKANIKAL MESIN

BLOKSILINDER KOMPONEN-KOMPONEN

Rakitan Saringan Oli dan Braket

RH Engine Mounting Bracket

Ring piston

_______ Ring Piston (Kompresi No.1) e==:=---- Ring Piston (Kompresi No.2)

L=§ Ring Piston(Expander)

o Piston Pin

---~--Connecting Rod

+ Gasket

See page EG-53 1st 24.5 (250. 18) 2"dTum9Ct

Upper.Main Bearing--------____,._;~~ Crankshaft-----~---_J:::,

Trust washer bawah Crankshaft

Rear Oil Seal Rear 01 Seal Retainer

~ Bra?ket Mounting

~Englne sis; kiri

,,~ ... ._

..

-..

Altemator

PompaOIi

• Gasket - _ ~_1\

rrr.

Oil Strainer • Gasket

~'"

~ I Nm(kgfcrn ft Ibf) I : Mornen Spesifikasi

• Part bekas yang tidak dapat digunakan kernbali. * Komponen yang telah dilapisi

• Gasket

~~.

. 011 Pan

T P25822

..

MESIN ~ .MEKANIKALMESIN

EG .. 35

PE~SIAPAN SEBELUM MEMBONGKAR

1. LEPAS FLY WHEEL

2. lEPAS REAR END PLATE

3. PASANG MESIN PADA ENGINE STAND UNTUK PEMBONGKARAN

4. lEPAS KEPAlA SlUNDER

(Lihat pembongkaran kepala silinder )

5. lEPAS POMPA AIR

(lihat pembongkaran pompa air pada sistem pending in)

6. lEPAS ALTERNATOR DAN BRACKET

7. lEPAS RANTAI TIMING

(lihat pembongkaran Rantai Timing)

8. lEPAS POMPA ou

(lepas pembongkaran pada sistem Pelumasan)

9. lEPAS GANTUNGAN MESIN NO.2

10. lEPAS TONGKAT PENGUKUR OLi

11. lEPAS RAKITAN SARINGAN Oll DAN BRACKET lepas 2 baut, bracket, saringan oli dan gasket

12. lEPAS DRAIN COCK

13. lEPAS FRONT END PLATE

lepas 2 baut, front end plate dan gasket

14. lEPAS BRACKET ENGINE MOUNTING

MEMBONGKAR BLOK SILINDER

1. lEPAS PENAHAN OIL SEAL BELAKANG Lepas 5 baut, penahan dan gasket

2. PERIKSA CELAH CONNECTING ROD

Menggunakan dial indikator, ukurlah celah sambil menggerakkan connecting rod maju mundur

Celah standar :

0,150-0,330 mm (0,0059 - 0,0130 in) Celah maksimum :

0,30 mm(0,0118 in)

Jikacelahnya lebih dari nilai maksimum ganti rakitan connectingrod, Jika diperlukan, ganti crankshaft.

EG-36

MESIN -MEKANIKAl MESIN

Plastigage

3. LEPAS CONNECTING ROD CAP DAN PERIKSA CELAH OLI (a) Periksa tanda pemasangan pada connecting rod dan cap untuk menjamin pemasangan benar

(b) tapas 2 baut connecting rod

(c) Menggunal<an 2 baut connecting rod yang telah dilepas, bukalah

connecting rod cap dan bearing bawah dengan menggerakkan ..

connecting rod cap kekiri dan kekanan.

PETUNJUK : Biarkan bearing bawah tetap menempel pada connecting rod cap.

(d) Bersihkan crank pin dan bearing

(e) Periksa crank pin dan bearing dari kemungkinan adanya bintik atau goresan

Jika crank pin atau bearing rusak, ganti bearing. Jika diperlukan, gerinda atau ganti crankshaft.

(f) letakkan Plastigage pada crank pin

(g) Pasang connecting rod cap dengan 2 baut (lihat langkah 8 pada perakitan blok silinder) Momen:

Pertama :24,5 Nm (250 kgf-cm, 18 ft-Ibf) Kedua: Putar kembali goO

PERHATIAN : Jangan memutar crankshaft (h) Lepas 2 baut dan connecting rod cap

(Lihat prosedur (b) dan (c) diatas)

(i) Ukur Plastigage pada tempat yang paling lebar.

Celah oli standar :

STD;

0,020 - 0,048 mm (0,0008 - 0,0019 in) U/S 0,25,UlS 0,50 dan U/S 0,75:

0,019 - 0,058 mm (0,0007- 0,0022 in) Celah oli maksimum:

0,08 mm (0,0031 in)

Jika celah oli lebih dari nilai maksimum, ganti bearing. Jika diperlukan, gerjnda atau ganti crankshaft.

MESIN;. MEKANIKALMESIN

EG-37

~ Tanda "y\~l.2 alau 3

Tandadepa~ ( Menonjol)

Tanda

1,2 atau 3

PETUNJUK: Jikamenggunakan bearing standar, Pilihlah bearingpengganti yang bernomor sarna dengan nomor pada connecting rod cap. Ada figa macam ukuran bearing standar, masing-maslng bertanda"1", "2." dan "3i',

Ketebalan bagian tengah bearing:

SID Bertanda 1 1,486.· -1,490 Illm (0,0585 - 0,0587 In)

$TD Bertanda 2 1;490 - 1,494 mm(O,0587 - 0,0588 in)

STDBertanda 3 1,494 - 1,498 mm (0,0588 - 0,()S90 in)

U/S 0,25 1,607 - 1,613 mm (0,0633 -0,0635 In)

U/SO,50 1,732 - 1,738 mm (0,0682- 0,0684 in)

U/S Q,75 . •.... 1,857. 1,863 mm (0,0731. 0,0733 in)

0> Bersihkan plastigage

4. LEPAS RAKITAN PISTON DAN CONNECTING ROD

(a) menggunakan reamer, beralhkan carbon dari bagian atas silinder

(b) Tutuplah baut connecting rod dengan slang pendek agar crank-

shaft tidak rusak '

(c) Tekanlah piston, rakitan connecting rod dan bearing atas dari bag ian atas blok silinder

PETUNJUK:

• Simpanlah bearing, connecting rod dan cap bersama-sama

• Susunlah piston dan rakitan connecting rod dengan urutan yang.benar

5. PERIKSA CELAH CRANKSHAFT

Menggunakan dial indikator, ukur celah kesamping sambi! mengungkit crankshaft maju mundur dengan menggunakan obeng.

Celah standar :

0,040 - 0,242 mm (0,0016 - 0,0095) Celah maksimum :

0,30 mm (0,0118 in)

Jika celahnya lebihdari nilal maksimum, ganU thrust washer satu pasang

Ketebalan thrust washer

STD

2,430 -2,480 mm(0,095T- 0,0976 in)

OIS 0,125

2,490 - 2,540 mm(0,0980 - 0,1000 in

6. LEPASMAtN BEARING CAP DAN PERIKSA CELAH OU

(a) Kendorkan dan lepas 10 baut main bearing cap secara merata dalam beberapatahap, dan dengan urutan seperti pada gambar.

EG-38

MESIN - MEKANIKALMESIN

(b) Menggunakan bam main bearing, ungkitlah main bearing cap maju dan munder, dan lepas main bearing cap, bearing bawah dan thrust washer bawah (hanya main bearing capNe, 3) PETUNJUK:

• Simpanlah bearingbawah c:fan.maittbearing capbersamasama

• Susunlah main bearing cap dan thrust washer bawah dengan urutan yang benar

(c) Angkat crank shaft

PETUNJUK : Biarkan bearing atas dan thrust. washer. atas menempel pada blok silinder

(d) Bersihkan setiap main journal dan bearing

(e) Periksa main journal dan bearing dari kemungkinan bintik dan tergores

Jika. journal atau bearing rusak, ganti bearing. Jika diperlukan, gerinda atau ganti crankshaft

(f) Tempatkan crankshaft pada blok silinder

(g) Letakkan Plastigage pada masing-masing journal

(h) Pasang 5 main bearing cap bearing cap dengan 10 bam (Lihat langkah 4 padaperakitanblol< silinder)

Momen : 59 N-m (600 kgf-cm,.43ft-lbf)

PERHATIAN : Janganmemutarcrankshaft

(i) Lepas 10 baut dan 5 main bearing cap (Lihat prosedur (a) dan (b) diatas)

(J) Ukur Plastigage pada tempat yang paling 'lebar Celah standar :

Tipe U/S

Maksimum: 0,10 mm (0,0039 in)

Jika celah oli lebih dari nilai makSimum,ganti.·bearing. Jika diperlukan, gerinda atau ganti crankshaft.

MESIN - MEKANiKAL MESIN

EG-39

No.4

NO.5 I

No.1 Tanda

P25651 P25684 P25681

~T.n~

'\.P 3,4,5~6atau 7

116538

PEBJNJUK.: Jika menggunakan bearing standar, gantilah dengan yang bernomor sama. Jika nomor bearing tidak bisa dit~ntukan, pilihlah bearing pada tabel sesuai dengan nomor yang tercantum pada blok silinder dan crankshaft. Ada 5 ukuran bearing, masing-masing bertanda "3", H4","5", u6" dan "T'

Nomor yang tercantum

Blok Silinder 6 7 8
Crankshaft 1 2 3 1 2 3 1 2 3
Gunakan bearing 5 4 3 6 5 4 7 6 5 Contoh: Blok sillnder "6" ~ Crankshaft "2" = Selisih 4 (Gunakan bearing "4U)

Referensi:

Diameter lubang main journal blok silinder :

Tanda 6 54,004 - 54,012 (2,1261 - 2,1265 in)
Tanda 7 54,012 - 54,020 (2,1266 - 2,1268 in)
Tanda 8 54,020 - 54,028 (2,1268 - 2,1271 in) Diameter journal crankshaft

Tanda 1 49,976 - 49,984 mm (1,9796 - 1,9879 in)
Tanda 2 49,984 - 49,992 mm (1,9679 .. 1,9682 in)
Tanda 3 49,992 - 50,000 mm (1,9682 - 1,9685 in)
U/S 0,25 49,733 -49,743 mm(1,9580 -1,9584 in)
U/S 0,50 49,483 - 49,493 mm (1,9481 - 1,9485 in) Ketebalan bag ian tengah bearing

Tanda 3 1,990 - 1,994 mm (0,0783 - 0,0785 in)
Tanda 4 1,994 - 1,91:18 mm (0,0785 - 0,0787 in)
Tanda 5 1,998· - 2,002 mm (0,0787·- 0,0788 in)
Tanda 6 2,002 - 2,006 mm (0,0788 - 0,0790 in)
Tanda 7 2,006 ·2,010 mm(O,0790- 0,0791 in)
U/S 0,25 2,112 -2,122 mm (0,0831 ·0,0835 in)
U/S 0,50 2,237 - 2,247 mm (0,0881 - 0,0885 in) (k) Bersihkan Plastigage dari permukaan

7. LEPAS CRANKSHAFT

(a) Angkat Crankshaft

(b) Lepas bearing atas dan thrust washer atas dari blok silinder PETUNJUK : Susunlah main bearing cap, bearing dan thrust washer dengan urutan yang benar.

EG-40

MESIN - MEKANIKAL MESIN

P25523 P25524

MEMERIKSABLOK SILINDER

1. BERSIHKAN BlOK SlUNDER

A. Bersihkan material gasket

Menggunakan scraper, bersihkan bahan gasket dari permukaan atas blok silinder

B. Bersihkan blok sillnder

Menggunakan sikat lembut dan bahan pelarut, bersihkan blok silinder

2. PERIKSA KERATAAN PERMUKAAN ATAS BlOKSIUNDER Menggunakanstraight edge dan thickness gauge, ukur kebengkokan permukaan yang menempel pada gasket

Kebengkokan maksimum :

0,05 mm (0,0020 in)

Jika kebengkokannyalebih dari nilai maksimum, ganti blok silinder.

3. PERIKSA SlUNDER DARI KEMUNGKINAN GORESAN VERTIKAL

Periksa silinder secara visual dari kemungkinan goresan vertikal Jika ada goresan yang dalam, lakukan pengeboran kembali pada 4 silinder. Jika diperlukan, ganti blok silinder

4.

PERIKSA DIAMETER LUBANG SILINDER

PETUNJUK : Ada 3 ukuranstandar untuk diameter lubang silinder, masing-masing bertanda "1", "2", dan "3". Tanda ini tertera pada bagian atas blok silinder.

· MESIN-MEKANIKAL MESIN

EG-41

..

I-A-

-8-

-c

ffi

Depan·V

Q) Arah Samping

Iii'. Arah

W Aksial

10mm (0.39 ln.]

Tengah 10mm (0.39 in.)

P04628

Menggunakan alat ukur silinder, ukur diameter lubang silinde~ padaposisi A, B, dan C de~gan arah aksial dan arahsamping. Diameter standar :

Tanda STO 1 80,500 - 80,510 mm (3,1693 - 3,1797 in)
Tanda STO 2 80,510 • 80,520 mm (3,1697 . 3,1701 in)
Tanda STO 3 80,520·80,530 mm (3,1701 ·3,1705 in)
O/S 0,50 81,000 - 81.030 mm (3,1890 - 3,1902 in) Diameter maksimum :

STO

60,728 mm (3,1783 in)

81,228 mm (3,1979 in)

U/$ 0.50

Jika diameternya lebih dari nilai makslmum, Iakukan pengeboran kembali pada 4 silinder. Jika diperlukan, ganti blok silinder

6. BERSIHKAN ALUR PADA BAG IAN ATAS SlUNDER

Jika keausan silinder kurang dari 0,2 mm (0,008 in), bersihkan bag ian atas silinder dengan menggunakan ridge reamer.

MEMBONGKAR RAKITAN PISTON DAN CONNECTING ROD

1. PERIKSA KETEPATAN PEMASANGAN ANTARA PISTON DAN PISTON PIN

Gerakkan piston maju mundur terhadap piston pin

Bila terasa kelonggaran, gantilah sepasang piston dan piston pin

2. LEPAS RING PISTON

(a) Menggunakan piston ring expander, lepas 2 ring kompresi.

EG-42

MESIN - MEKANIKALMESIN

F25527

~

KSST

i---:SST F'L_SST

~ SST

(b} Lepas rei slsi dan ring oli dengan tangan.

PETUNJUK : Susunlah ringdengan urutan yang benar.

3. LEPAS CONNECTING ROD DARI PISTON Menggunakan SST, tekanlah piston pin keluar dari piston Lepas Connecting rod

SST 09221 - 25025 (09221-00020, 09221-00030, 09221 - 00040, 09221-00170, 09221-00210) PETUNJUK:

• Piston dan piston pin adalah pasangan yang tepat ukurannya

• Susunlah piston, pin, ring, connecting rod dan bearing dengan urutan yang benar

MEMERIKSA PISTQNDAN CONNECTING ROD

1. BERSIHKAN PISTON

(a) Menggunakan scraper, bersihkan carbon dari permukaan atas piston

(b) Menggunakan alat pembersih alur atau potongan ring, bersihkan alurpada piston

(c) Menggunakan bahan pelarut dan sikat, bersihkan piston PERHATIAN : Jangan menggunakan sikat kawat.

MESIN - MEKANIKAL MESIN

Tanda depan (Lubang)

Tanda

1,2 atau 3

Tanda depan (Lubang)

- __ --,4f-- Tanda

1,2 ataua

P25716 P25655

P25655

Z16541

2. PERIKSA PISTON

A. Periksa eelah oll piston

PETUNJUK: Ada tiga ukuran untuk diameter piston standar, masing-masing bertanda 1, 2dan 3. Tanda ini tercantum pada permukaan atas piston

(a) Menggunakan mikrometer, ukur diameter piston pada posisi tegak lurus piston pin, dan 8 mm (0,31 in) dari garis tengah pin

Diameter piston :

Tanda STD 1 80,358 - 80,368 mm (3,1637 - 3,1641 in)
TandaSTD 2 80,368- 80,378 rnm (3,1641 - 3,1645 in)
TandaSTD 3 80,378' - 80,388 mm (3,1645 - 3,1649 in)
OIS 0,50 80,858 - 80,888 mm (3,1834 - 3,1846 in) (b) Ukur diameter lubang silinder pada arah samping (Lihat langkah 4 pada pemeriksaan blok silinder)

(c) Hitunglah selisih hasil ukur antara diameter piston dengan diameter sHinder.

Celah oli standar :

0,132 - 0,152 mm (0,0052 - 0,0060 in)

Jika celah oli lebih besar dari maksimum, ganti 4 piston dan lakukan pengeboran kembali pada 4 silinder

Jika diperlukan, ganti blok silinder

PETUNJUK (Gunakan blok silinder baru) : Gunakan piston yang ber,tanda nomor sama dengan nomor diameter sHinder yang tertera pada blok silinder.

B. Periksa celah antara ring piston dan alur

Menggunakan thickness gauge, ukur celah antara ring baru dengan alur ring piston.

Celah pad a alur ring:

No.1: 0,030 - 0.070mm (0,0012 - 0,0028 in) No.2: 0,020- 0,060 mm (0,0008 - 0,0024 in) Jika celahnya lebih darimaksimum, ganti piston

EG-44

MESIN - MEKANIKAL MESIN

POl035 EM0288

POl034 EM0290

C. Periksa celah pada ujung ring piston (a) Masukkan ring piston kedalam silinder

(b) Menggunakan piston, doronglah ring piston sampai posisi sedikit dibawah bidang kerja ring, yaitu 125 mm (4,92 in) dari permukaan atas blok silinder

(c) Menggunakan thickness gauge, ukur celah pada ujung ring Celah pada ujung ring:

Item Standar Maksimum
No.1 0,23 - 0,33 mm 0,33 mm (0,0130 in)
0,0091 - 0,0130 in)
No.2 0,33 - 0,48 mm 0,48 mm (0.0189 in)
(0,0130 - 0,0189 in)
Oli (rei sisi) 0,18 - 0,38 mm 0,38 mm (0,0150 in)
0,0071 - 0,0150 in) ..

..

Jlka celahnya lebih dari nilai maksimOm. ganti ring piston. Jika digunakan ring baru dan celah pada ujung ring masih lebih dari nilai maksimum. lakukan pengeboran kembali pada 4 silinder atau ganti blok silinder

3. A.

PERIKSA CONNECTING ROD Periksa kelurusan connecting rod

Menggunakan rod aligner dan tickness gauge, periksa kelurusan connecting rod

• Periksa kebengkokan

Kebengkokan maksimum :

0,05 mm (0,0020 in) per 100 mm (3,94 in)

Jika kebengkokan lebih dari nilai maksimum, ganti rakitan connecting rod.

• Periksa puntiran

Puntiran maksimum :

0,05 mm (0,0020 in) per 100 mm (3,94 in)

Jika puntiran lebih lebih dari nilai maksimum, ganti rakitan connecting rod.

MESIN -. MEKANIKAl.;MESIN

EG-45

......

=-= Tertekan

t

1'06748

B. periksa baut connecting rod

~.~nQgunakan jangka sorong, ukur diameter minimum pada bagian baut yang tertekan' ..... . ...•

Diameter standa., :

8,860 • 9,000 mm (0,3488- 0,3543 in) Diameter minimum:

8,60 mm (0,3386 in)

Jika diameternya kurang dari nilai minimum, . ganti baut connecting .•• rod

MENGEBOR SILINDER PETUNJUK:

• Lakul<an pengeboran pada 6 silinder untuk diameter piston oversize

• Gantilah semua ring piston dengan yang baru, agar sesuai dengan ukuran piston oversize

1; PILIHLAH PISTON OVERSIZE

Diameter piston Oversize :

OIS 0,60

80,858 - 80,888 mm (3,1834 - 3,1846 in)

2. HITUNGLAH BESARNYA DIAMETER PENGEBORAN PADA SILINDER

(a) Menggunakan mikrometer, ukurlah diameter piston pada posisi tegak lurus kepala piston. dan berjarak 8 mm dari garis tengah pin

(b) Cara menghitung besarnya diameter pengeboran adalah sbb:

Ukuran diameter pengeboran = P + C - H P = Diameter piston

C = Celah piston

0,040 - 0,060 mm (0,0016 - 0,0024 in)

H = Ukuran untuk memperhalus permukaan (honing) 0,020 mm (0,0008 in) ataukurang

3. LAKUKAN PENGEBORAN DAN PENGHALUSAN PADA SlUNDER SAM PAl DIDAPAT UKURANYANG DITETAPKAN

Ukuran maksimum untuk penghalusan :

0,02 mm (0,0008 in)

PERHATIAN:

Honing yang berlebihan akan mengurangi kebundaran silinder

MEMERIKSA DAN MEMPERBAIKI CRANKSHAFT

1. PERIKSA RUNOUT CRANKSHAFT (a) Tempatkan crankshaft diatas V-block

(b) Menggunakan dial indicator, ukur runout pada journal tengah

Runout maksimum :

0,03 mm (0,0012 in)

EG-46

_SIN - MEKANIKALMESIN

Jikar\Jooutlebih dari maksimum. gantilah crankshaft

I. PERIKSA MAiN JOURNAL DAN CRANK PIN

(8) .~enggunakan mikrometer. ukurlah diameter masing-masing main journal dan crank pin

DIameter:

Item Mein journal Cranckpin
49.97$ - 50.000 mm 47.988 - 48.000 mm
STC
(1.9878 -1.9885 in.) (1.8893 - 1.8898 in.)
49.733 .... 49.743 mrn 47.738 -47.750mm
U/S0.25 (1.9580 - 1.9584 in.) (1.8794 - 1.8780 in.)
49.483 - 49.493 mm· 47.488 - 47.500 mm
U/So.50 (1.9481 - 1.9485 in.) (1.8888 - 1.8701 in.)
47.238 - 47.250 mm
U/S 0.75 -
(1.8598 - 1.8802 in.) ..

.J1ka dlameternya tidak sesuai dengan spesifikasi. periksa celah oli (Ilhat langkah 3 dan 6 pada pembOngkaran blok silinder)

..!ika diperlukan. gerinda atau ganti cranksahaft

(b) Periksa ketirusan dan kelonjongan main journal dan crank pin Ketirusan dan kelonjongan maksimum :

0,005 mm (0,0002 in)

Jika ketirusan dan kelonjongan lebih dari nilili maksimum, ganti crankshaft

3. JIKADIPERLUKAN, GEFlINDADANPERHALUSLAH MAIN JOURNAL DAN CRANK PIN

Gerinda dan perhaluslah main journal dan crank pin ~mpai di dapat diameter undersize Oihat prosedurpadalangkah 2) ·.1

Pasang bearing undersize baru untuk main jouma~dan crank pin

MESIN .. MEKANIKALMESIN

EG-47

,----.....,....-----"-.-- .. ,. __ •... _---.

!

80028. EM6029

716/98

---,._--_ .... _,

SST

'-----, .... - .. _._-,.,_,-_ ... _,,-_._-_ .• -

MEMERIKSA DAN MEMPERBAIKI CAMSHAFT DAN BEARING CAMSHAFT

1. MEMERIKSA CELAH au CAMSHAFT

(a) Menggunakan alat ukur sllindsr, ukurlah diameter bearing camshaft

Diameter bearing (darisisi depan)

STO No.1 43.250 - 43.275 mm (1.7028 - 1.7037 in.)

--------+---~------------------------~

STD No.2 43.010- 43.035 mm (1.6933 - 1.6943 in;)

STON.o.3 42.760 - 42.785 mm (1.6835 - 1.6844 in.)

f--

STO No.4 42.500 - 42.525 mm (1.6732 - 1.6742 in.)

---+-----

U/S 0.125 No.1 43.120 - 43.1.51 mm (1.6976 - 1.6989 in.)

--.- .. ----,- .... ,--,.--------'-'-------------l

U/S 0.125 No.2 42.890 - 42.930 mm (1.6886 - 1.6902 in.)

- .. -_._------+-------------------------1

U/S 0.125 No.3 42.640-42.680 mm (1.6787 - 1.6803 in.)

" .. _--_ .. -_ ... ,_,---- ._,_ -, ... ---.- ..... "'--"-----~----------I

lJ/S 0.125 No.4 42.390 - 42.430 mm (1.6689 - 1.6705 in.)

U/S 0.25 No.1 42.995- 43.026 mOl (1.8927 - 1.8939 in.)

.-.-~---,.--.---. .. .. _--

1I/S 0.25 No.2 42.765 - 42.805 mm (1.6837 - 1.6852 in.)

UjS 0.25 No.3 42.51 5 - 42.555 mm (1 .6738 - 1.6754 in.)

.--"",,_ .. ------,--- _._-.....,....,-----------------j

U/S 0.25 No,,4 42.265 .,.... 42.305 mm (1.6640 - 1.6655 in.)

-_._ .. ---,-_ ......... _---------------_,.j

(b) Hitunglah selisih hasil ukur diameter journal dengan diameter bearing (lihat langkah 3 pada pemeriksaan rantai timing dan camshaft)

Celah oli standar :

lsiD"

I No.1 dan No.4 0.025 .... 0.066 mm.(0.0010 r: 0,0026 in.)

~.u7~~~p:an N:~.: ~:~::=~:~:~ ::~~:~~;:= ~:~~:::::~

I Lainnya 0.043 - 0.093 mm (0.0017 - 0.0037 in.)

L_"., .. _.",, __ ."_"';_.J...-..,.~_

Celah oli maksimum: 0,10 mm (0,0039 in}

Jikacelahnya lebih dari nilai maksimum, ganti bearing camshaft. Jika diperlukan,ganti camshaft

2. JJKADIPERLUKAN~GANTI BEARING CAMSHAFT

A. Lepas sumbat ekspansi

Menggunakan SST dan palu, lepas sumbat ekspansi

B. L~pa~l:lear.ing camshaft

Menggunakan SST, lepas bearing camshaft SST 09215-00101 (09215-00121, 09215-00130, 09215-00141 (09215-00150,09215-00161, 09215 .. 00221 )

EG-48

MESIN - MEKANIKAL MEStN

No.1

No.2

No.3

No.4

SOO291

Zl6643

P25531

. c.pasangbearing camshaft yang baru

(a) Pa$ang'beating camshaft yang baru pada lokasi yang benar

(b) Luruskanll.lbang oli pada bearing dan bolk silinder

..

(c) Menggunakan SST,pasang bearing camshaft SST 09215-00101 (09215-00121,09215-00130, 09215-00141, 09215-00150, 09215-00161, 09215-00221 )

D. Periksalah celah oli camshaft (Iihat langkah 1 diatas) E. Pasang sumbat ekspansi

(a) Oleskan perapat cairpada,permukaan sumbat ekspansi blok silinder

(b) Menggunakan SST, pasang sumbat ekspansi sedalam 2 mm (O,08.il) dar] permukaan blok.siUnder

SST·09215 - 00101 (09215-00231)

MEM;ERIKSAVALVE LIFTER DAN LUBANG VALVE LIFTER

PERIKSA CELAH OLi VALVE LIFTER

(a) Menggunakan calipergauge; ukur diameter lubang valve lifter Diameter Lubang :

21,417 - 21 ,437'rnm'la;S432i. 0,8440 in)

(b) Menggunakan mikrometer, ukur diameter valve lifter

MESIN"·MEKANIKALMESIN

EG-49

P25532

o

posisi

pemotongan

* *

DiameterJitter

21,387 - 21,404 mm (0,8420 - 0,8427 in)

(c) HitUng'ah sel i sih hasit ukur antara diameter valve lifter clan diarn~ter lllbang-lubang valve lifter

Celah 011 standar :

0,013 - 0,050 mm (0,0005 - 0,0020 in) Celah oli maksimum :

0,10 mm (0,0039 in)

Jika celah oli lebih dari nilai maksimum ganti valve lifter

MENGGANTIOIL SEAL CRANKSHAFT

PETUNJUK : Ada 2 metode (A dan B) untuk mengganti oil seal yaitu:

1. GANTI OIL SEAL DEPAN CRANKSHAFT

(Lihat penggantian oil seal clepan crankshatt pada rantai timing)

2. GANTI OIL SEAL BELAKANG CRANKSHAFT

A. Jika penahan oil seal belakang dilepas dari blok silinder :

(a) Mengguna!<an SST dan palu, lepas oil seal

(b) Menggunal<an obeng dan palu, pasang oil seal baru sampai permukaannya menjadi rata dengan penahan oil seal

SST 09223 - 15020,09608 -30012(09608-04020)

(c) Oleskan MP grease pada bibir oil seal

B. Jika· penahan oil seal belakang terpasangpada blok silinder:

(a) Menggunakan pisau, potonglah bibiroil seal (b) Menggunakan obeng, ungkitlah oilseal-keluar

PERHATIAN : Berhati-hatil"h·agar tidak merusak crankshaft, balutlah ujung obeng

(c) Oleskan MP grease pada bibir oil seal baru

(d) Menggunakan SST dan palu, pasang oil seal sampai permukaannya menjadi ratadengan penahan oil seal

SST 09223-15030, 09608 - 30012 (09608 - 04020)

EG-50

MESIN- MEKANIKAL MESIN

MERAKIT PISTON DAN CONNECTING ROD

Tanda Depan ----onjOlan)

1'25527

P25657 P2SS61

Depan

+

Tandadepan

tLubang)

No.1 dan

Expander

Rei sisi Bawah P2S!\37

1. RAKITlAH PISTON DAN CONNECTING ROD

(a)Oleskan oli mesin pada piston piodan lubang piston (b) Luruskan tanda depan pada piston dan connecting rod

(e) Mel1gguna~n SST, tekanlah piston pin

SST 09221 - 25025 (09221 - 00020, 09221 - 00030, 09221 - 00040,09221 - 00170, 09221 - 00210)

..

..

2. PASANGRING PISTON

(a) Pasang expander ring oli dan 2 rei sisi dengan tangan

(b) Menggunakan expander ring piston, pasang 2 ring kompresi dengan tanda kode menghadap keatas

Tandakode:

No.1 1N No.2 2N

(c) Posisikan ring piston agar ujung-ujungnya seperti pada gambar PERHATIAN : Jangan biarkan ujung-ujung ring. berada pada satu baris

MESIN • MEKANIKAL MESIN EG-51

P06443 P07010

.-------------------_'_'-".

---. Atas

-- ----.-- Bawah

EM71:l6

3. PASANG BEARING

(a) Ll..lruskan kuku bearing dengan lekukan pada connecting rod atau connecting rod cap

(b) Pasang bearing pada connecting rod dan connecting rod cap

MERAKIT BLOK SILINDER PETUNJUK:

• Bersihkan semua komponen yang akan dirakit

• Sebelum meraklt komponen, oleskanoli mesin baru pada permukaan yang bergeser atau berputar

• Gantilah semua gasket, ring 0 dan oil seal dengan yang baru

1. PASANG MAIN BEARING

PETUNJUK: Pada bearing atas terdapat alur oli dan lubang oli, sedangkan pada bearing bawah tidak ada

(a) Luruskan kuku bearing dengan lekukan pada blok sHinder, dan pasang 5 bearing atas

(b) Luruskan kuku bearingdengan lekukan pada main bearing cap, dan pasang 5 bearing bawah

PETUNJUK:

Nomor yang tercantum pada main bearing cap menunjukkan posisi pemasangan

EG-52

MESIN -MEKANIKAL MESIN

00137

P25404

ZI6556

Tanda Depan Lubang r-

i'"

Depan

2. PASANG THRUST WASHER ATAS

Pasang 2 thrust washer journal No.3 pada blok silinder dengan alur oli menghadap keluar

3. TEMPATKAN CRANKSHAFT PAD4 BLOK SILINDER

4. PASANG MAIN BEARING CAP DAN THRUST WASHER BAWAH

A. Tempatkan main bearing cap dan thrust washer bawah pada blok silinder

(a) Pasang 2 thrust washer pada bearing cap NO.3 dengan alur menghadap keluar

(b) Pasang5Main bearing cap pada lokasi yang benar PETUNJUK : Pada masing - masing bearing cap terdapat nornor dan tanda depan

B. Pasang baut main bearing cap

(a) Oleskan oll mesin pada ulir dan pada bagian bawah kepala baut

(b) Pasang dan kencangkan secara merata 10baut main bearing cap dalam beberapa tahap, dengan urutan seperti pada garnbar

Momen: 59N.m (600 kgf-cm, 43 ft-Ibf)

(c) Periksa bahwa Crankshaft dapat diputardengan lembut

(d) Periksa bahwa Thrust clearance pada crankshaft sesuai dengan spesifikasi (lihat langkah 5 pada pernbongkaran blok silinder)

5. PASANGHAKITAN PISTON DAN CONNECTING ROD Menggunakan penekan pegas piston, pasanglah rakitan piston dan connecting rod kedalam sHinder yang sesuai nomornya, dengan tanda depan pada piston menghadap kedepan

MESIN - MEKANIKAL MESIN

EG-53

7. PASANG PENAHAN OIL SEAL BELAKANG

, ' , Pasang Gasket baru dan penahan gasket dengan 5 baut

Momen : 8 N.m (80 kgf-cm, 69 in-Ibf)

Tanda Oepan ( Tonjolan)

..

Depa;~

i I 1-">tr-.. ..... 'I!!IIIIc::-...<

Tanda '1

Cat )

Tanda (d)
(e)
(f)
(g) 6. PASANGCONNECTING ROD CAP

A. Tempatkan connecting rod cap pada connecting rod

(a) Sesuaikan nomor pada Connecting rod cap dengan nomor pada connecting rod

(b) Pasang Connecting rod cap dengan tanda depan menghadap ke depan

B. Pasang baut Connecting rod cap PETUNJUK:

• Baut Connecting rod cap dikencangkan dalam 2 tahap (Iangkah (b) dan (d»

• Jika baut Connecting rod patah atau berubah bentuk, lakukan penggantian

(a) Oleskan oli mesin pada ulir dan permukaan dibawah kepala baut Connecting rod cap

(b) Pasang dan kencangkan 10 baut Connecting rod cap secara bergantian, dan dan dalam beberapa tahap

Momen : 24,5 N.m (250 kgf-cm, 18ft.lbf)

Jika ada baut yang tidak memenuhispesifikasi momen, ganti baut Connecting rod cap

(c) Berikan tanda cat pada bag ian depan baut Connecting rod cap

Kencangkan kembali baut Connecting rod cap sebanyak 90° seperti pada gambar

Periksalah bahwa tanda cat sekarang bergeser kesamping sebesar 90°

Periksalah bahwa crankshaft dapat diputar dengan lembut Periksa bahwa thrust clearance pada Connecting rod sesuai dengan spesifikasi (lihat langkah 2 pada pembongkaran blok

silinder)

EG-54

MESIN- MEKANIKAL MESIN

MEMASANG RAKITAN

P25541

P25542

P25544

1. PASANG BRACKET ENGINE MOUNTING pasC\Og bracket dengan 4 baut

Momen : 39 N.m (400 kgf-Cm. 29 ft.lbf)

2. PASANG END PLATE DEPAN

PasC\ng gasket baru dan end plate depan dengan 2 baut Momen : 19 N.m (195 kgf-Cm, 14 ft-Ibf)

3. PASANG DRAIN COCKPADA ME SIN

..

4. PASANG RAKITAN SARINGAN Oll DAN BRACKET Pasang gasket baru, rakitan saringan oli dan bracket dengan 2 baut

Momen: 19 N.m (195kgf-Cm.14 ft-Ibf)

5. PASANG GANTUNGAN MESIN NO.2 Momen : 37 N.m (380 kgf-Cm, 27 ft-Ibf)

6. PASANG TONGKAT PENGUKUR OU

7. PASANG POMPAOLI

(lihat pemasangan pompaoli pada sistem pelumasan)

8. PASANG RANTAITIMING (lihatpemasangan rantai timing)

9. PASANG BRACKET ALTERNATOR Momen :2.6 N.m (270 kgf-Cm, 20 ft-Ibf) 10 .. PASANG ALTERNATOR

11. PASANG POMPA AIR

(lihat pemasangan pompa air pada sistem pending in)

12. PAS.ANG KEPALA SlliNDER (lihatpemasangan kepala silinder)

13. LEPAS ENGINE STAND

14. PASANG END PLATE BElAKANG

Mornen : 8N.m (80 kgf-Cm, 69 in-Ibf)

15. PASANG FLYWEEL

(a) Pasang flywheel pada crankshaft

(b) Pasang dan kencangkan secara merata 6 baut pengikat dalam beberapa tahap, dengan urutan seperti pada gambar

Momen : 83 N-m (850 kgf.,.Cm, 61 ft-lbf)

..

MESIN-' MEKANIKAl. MESIN

EG-55

SPESIFIKASI SEVIS DATA SERVIS

Tekanan pada 250 rpm STD 931 kpa (9,5 kgf/Cm2, 135 psi) atau lebih
minimum 785 kpa (9,0 kgf/Cm2, 128 psi)
Kompresi perbedaan tekanan antar silinder 98 kpa (1,0 kgf/Cm2, 14 psi) atau kurang
Celah Dalam keadaan dingin Katup masuk 0,13 mm (0,005 in)
katup Katup buang 0,23 mm (0,009 In)
OWeel angle Mesin beke~a pada temperatur normal 46-58° @ Idle
Saat pengapian Mesin bekerja pada temperatur normal 9-15° STMA @ idle
Putaran idle Mesh'! beke~a padatemperatur normal 700 - 800 rpm
Kapala Kebengkokan
silinder Sisl blok sillnder maksimum 0,05 mm (0,0020 in)
Sisl manifold maksimum 0,10 mm (0,0039 in)
Dudukan kat up Sudut refaclng 30",450',65°
Sudut bidangsinggung 45"
Lebar bidang singgung katup masuk 1,1-1.7 mm (0,043-0,067 In)
Katup buang 1,2 - 1,8 mm (0,047 - 0,071 in)
Bushing Diameter dalam 8,010 - 8,030 mm (0,3154-03161 in)
pengantar Diameter Luar STD 13,000 - 13,027 mm (0,5118 - 0,5129 in)
katup (untuk part perbaikan) OIS 0,05 13,050 - 13,077 mm(0,5138 -0,5148 in)
Temperatur penggantian (Sisl kepala silinder) 80 - 100° C (176-212"F)
Katup Panjang katup keseluruhan STD Katup masuk 99,90 mm(3,933 in)
Katup Buang 100,10 mm(3,941 in)
Minimum Katup masuk 99,4 mm(3,913 in)
Katup buang 99,6 mm(3,921 in)
Sudut permukaan katu" 44,5°
Diameterbatang katup Katup masuk 7,951 - 7,991 mm (0,3130 - 0,3146 in)
Katup buang 7,960 - 7,986 mm (0,3134 - 0,3144 in)
Celah oli batang katup STD Katup masuk 0,019 - 0,079 mm (0,0007 - 0,0031 in)
Katup buang 0,024 - 0,075 mm (0,009 - 0,0030 in)
maksimum Katup masuk 0,08 mm (0,0031 in)
Katupbuang 0,10 mm (0,0039 in)
Ketebalan tepi katup SrD Katup masuk 1,0-1,6 mm (0,039 - 0,063 in)
Katupbuang 1,2 -1,8 mm (0,047 - 0,071 in)
minimum Katup masuk 0,08 mm (0,031 in)
Katup buang 0,09 mm (0,035 in)
Pegaskatup Kemiringan Maksimum 1,6 mm (0,063 in)
Panjang bebas 46,5 mm (1,831 in)
Ketegangan terpasang
pad a 38,4 mm (1,512 in) 296·328 N (30,2- ~3,4 kgf, 66,6-73,6 Ibt)
Rocker arm Diameter dalam··arm 16,00 -16;02 mrn (0,6299-0,6307 in)
dan shaft Diameter shaft 15,97 -15,99 mm (0,6287 - 0,6259 in)
Celaholi SrD 0,02 - 0,04 mm (0,0008- 0,0016 in)
maksimum 0,04 mm (0,0016 in)
Push rod Run out Maksimum 0,30 mm (0,0018 in)
Valve lifter Diameter lifter 21,387 - 21,404 mm (0,8420 - 0,8427 in)
Diameter lubang lifter 21,417 - 21,437 mm (0,8432 - 0,8440 in)
Celaholi SrD 0,013 - 0,050 mm (0,0005 - 0,0020 in)
Maksimum 0,10 mm (0,0039 in) MESIN - MEKANIKALMESIN

EG-56

Maksimum 0,20 mm (0,0078 in)

Kebengkokan

Manifold

STD Maksimum No.1 dan No. 4 N·o. 2 dan No.3 Type U/S No. 1 Lalnnya Maksimum

Diameter journal (darl slsl depan) STD No.1

0,Q7 - 0,14 mm (0,0028-0,0055 in) 0,3 mm (0,012 in)

0,025- 0,066 mm (0,0010 - 0,0026 in) 0,040 - 0,081 mm (0,0016 - 0,0032 In) 0,025 - 0,066 mm (0,0010 - 0,0026 in) 0,0043 - 0,093 in (0,0017 - 0,0037 in) 0,10 mm (0,0039 in)

43,209 - 43,225 mm (1,7011 - 1,7018 In) 42,954-42,970 mm (1,6911 - 1 .. ~917 in) 42,704 -42,970 mm (1,6873-1,6819 in) 42,459 - 42,475 mm (.1,6716 - 1,6722 in) 43,085 • 43,095 mm (1,6963- 1,6967 in) 42,837 - 42,847 mm (1,6865 - 1,6869 in) 42,587 - 42,597 mm. (1,6767 -1,6770 in) 42,337 - 42,347mm (1.6668 - 1,6672 in) 42,960 - 42,970 mm (1,6913 - 1,6917 in) 42,712 - 42,722 mm (1,6816 - 1,6820 in) 42,462 - 42,472 mm (1,6717 - 1.6721 In) 42,212 - 42,222 mm (1,6619 - 1,6623 in)

Camshaft

Celah sisi

STO

Celah oli journal

No.2 No.3 No.4

U/S 0,125 No.1 No.2 No.3 No.4

U/S 0,25 No.1 No.2 No.3 No.4

..

..

Oiameter dalam bearing (dari sisi depan)

STO No.1 No.2 No.3 No.4

U/S 0,125 No.1 No.2 No.3 No.4

U/S 0,25 No.1 No.2 No.3 No.4

Maksimum Intake

43,250 - 43,275 mm (1,7028 - 1,7037 in) 43,010 - 43,035 mm (1,6933 " 1,6943 in) 42,760 - 42,785 mm (1,6835 - 1,6844 in) 42,500 - 42,525 mm (1,6732 - 1,6742 in) 43,120 - 45,151 mm (1,6976 -1,6989 in) 42,890 - 42,930 mm (1,6886 - 1,6902 in) 42,640 - 42,680 mm (1,6787 - 1,6803 in) 42,390 - 42,430 mm (1,6689 - 1,6705 in) 42,995 - 43,026 mm (1,6927 - 1,6939 in) 42,765 - 42,805 mm (1,6837 - 1,6852 in) 42,515 - 42,555 mm (1,6738 - 1,6754 in) 42,265 - 42,305 mm (1,6640 - 1,6655 in) 0,06 mm (0,0024 in)

Run out lingkaran Tinggi Cam lobe

"'

36,47-36,57 mm (1,4358-1,4397 in)

36,37-36,47 mrn (1,4318-1,4358 in)

STO

Exhaust

Intake 36,17 mm (1,4240 in)

Exhaust 36,07 mm (1,4201 in)

Minimum

Kekendoran rantai

pada ketegangan 98 N(10 Kgf , 22 Ibf) Perpanjangan rantai

Keausal'l roda gigi camshaft

(dengan rantai)

Keausan roda gigi crankshaft (dengan rantai)

Rantai Timing dan Roda gigi Camshaft

Minimum 13,5 mm (0,531 in)

Maksimum 272,2 mm (10,736 in)

Minimum 113,8 mm (4,480 in)

Minimum 59,4 mm (2,339 in)

Minimum 12,0 mm (0,472 in)"

Minimum 4,0 mm (0,157 in)

Ketebalan penegang rantai Ketebalan peredam getaran

Penegang rantai dan peredam getaran

MESIN "MEKANI.~AL ME~IN

EG-57

Blok Silinder

Piston dan Ring Piston

0,132-0,152 mm (0,0052-0,0060 in)

No.1 0,030-0,070 mm (0,0012-0,0028 in)

No.2 0,020-0,060 mm (0,0008-0,0024 in)

No.1 0,23-0,33 mm (0,0091-0,0130 in)

No.2 0,33-0,48 mm (0,0130-0,0189 in)

Kebeng~Qkan permukaan kepala silinder

Diameter ,.Iubangsilinder

Maksimum,

STD Tanda 1

Tanda 2 Tanda3 0/50,50 Maksimum STD 0/50;50 Diameterlubang main journal pada blok silincter

STD Tanda 6

Tanda 7 Tanda 8

Diameter Piston

STD

Tanda 1 Tanda 2 Tanda3

0/50,50

0,05 mm (O,002() in)

8o,500-eo,.5;1p ITlm(3,16~:3-~,1697 in) 80,510-80,520 mm (3,1697-3,1701 In) 80,520-80,530 mm ,(3,1701-3,1705 In) 81,000-81,030 mm (3,1890-3,1902 in) 80,728 mm (3,1783 in)

81,228 mm (3,1979 In)

Celah oli piston (Piston on clearance) Celah pada alur ring piston

Celah pada ujung ring piston STD

Ring oli (side rail) Maksimum No. 1 No.2 Ring oli (side rail)

54,004-54,012 mm (2,1261-2,1265 in) 54,012-54,020 mm (2,1265-2,1268 in) 54,020-54,028 mm (2,1268-2,1271 in)

80,358-80,368 mm (3,1637-3,1641 in) 80,368-80,378 mm (3,1641-3,1645 in) 80,378-80,388 mm (3,1645-3,1649 in) 80,858-80,888 mm (3,1834-3,1846 in)

0,18-0,38 mm (0,0071-0,0150 in) 0,33 mm (0,0130 .in)

0,48 I]1rn(0,0189 in}

0,38 mm(0,0150 in)

..

Connecting Rod

STD 0,150-0,3.30 rom (0,0059-0,0130 in)

Maksimum 0,30. mm (0.,0118 in)

Ketebalan bag ian tengah bearing connecting rod

'Celah sisi

Celah of connecting rod

STD Tanda 1 Tanda 2 Tanda 3 U/S 0,25 U/S 0.,50 U/S 0.,75

STD Type U/S Maksimum

1,486-1,490 mm (0,0585-0,0587 in) 1,490-1,494 mm (0,0587-0,0588 in) 1,494-1,498 mm (0,0588-0,0.590 in) 1,60.7-1,613 mm (0,0.633-0,0635 in) 1,732-1,738 mm (0,0682-0,0684 in) 1,857-1,863 mm (0.,0.731-0,0733 in) 0,020-0,0.48 mm (0,0008-0.,0019 in) 0,019-0,058 mm (0,00.0.7-0,0022 in) 0.,08 mm (0,0.031 in)

0,0.5 mm (0,0020 in)

0,0.5 mm (0,0020 in)

8,880-9,000 rnm (0,3488-0,3543 in) 8,60 mm (0,3386 in)

I Kebengkokan connecting rod

Maksimum per 100 mm (3,94 in) . Puntiran connecting rod

Maksimum per 100 mm (3,94 in)

Diameter luar baut connecting rod STD

Minimum

EG-58

MESIN - MEKANIKAL MESIN

Crankshaft Celah sisi (Thrust clearance) STO 0,040-0,242inm (0,0016-0,0095 in)
Maksimum Q,30 mm (0,0118 in)
Ketebalan Thrust washer STO 2,430-2,480 mm (0,0957-0,0976 in)
O/S 0,125 2,490-2,540 mm (0,0976-0,1000 in)
Celah oli main journal STD 0,016-0,040 mm (0,0006-0,0016 in)
Tipe U/S 0,017-0,071 mm (0,0007-0,0028 in)
Maksimum 0,10 mm (0,0039 in)
Oiameter main journal STD Tanda 1 49,976-49,984 rnm. (1,97~6-1.9679 in)
Tanda 2 49,984-49,992 mm(1,9679-1,9682 in)
Tanda 3 49,992-50,000 mm (1,9682-1,9685 in)
U/SQ,25 49,733-49,743 mm (1,9580-1,9584 in)
U/S 0,50 49,483-49,493mm (1,9481-1,9485 in)
Ketebalan bagian tengah main Tanda3 1,990-1,994 mm (0,0783-0,0785 in)
bearing STO Tanda4 1,994-1,998 mm (0,0785-0,0787 in)
Tanda 5 1,998-2,002 mm (0,0787-0,0788 in)
Tanda 6 2,002-2,006 mm (0,0788-0,0790 in)
Tanda 7 2,096-2,010 mm (0,0790-0,0791 in)
U/S 0,25 2,112-2,122 mm(0,0831-0,0835 in)
U/S 0,50 2,237-2,247 mm (0,0881-0,0885 in)
Diameter crank pin STO 47,988-48,000 mm (1,8893-1,8898 in)
U/S 0,25 47,738~47,750mm (1,8795~1,8799 in)
U/S 0,50 47,488-47,500 mm (1,8696-1,8701 in)
U/S 0,75 47,238-47,250 mm (1,8598-1,8602 in)
Run out lingkaran Maksimum 0,06 mm (0,0024 in)
Ketirusan dan kelonjongan
main journal Maksimum 0,02 mm (0,0008 in)
Ketirusan dan kelonjongan
crank pin Maksimum 0,005 mm (0,0002 in) ..

·

MESIN - MEKANIKAL MESIN

EG-59

SPESIFIKASI MOMEN

Komponen yang dikencangkan N-m kgf-cm ft-Ibf
Busi x Kepala silinder 17,5 180 13
Distributor x Blok silinder 12 120 9
Kepala silinder x Biok silinder
Kepala baut bertanda 12 pertama 29,5 300 22
Kedua pOlar 9()'1 putar 9()9 pOlar 900
Ketiga putar 900 putar900 putar 900
Baut kepala cekung 19 195 14
Rakitan Rocker arm x Kepala silinder 21 210 16
Tutup kepala silinder x Kepala silinder 2 25 18in-lbf
Rear plat x Kepala silinder 8 80 69 in-Ibf
Rumah saluran keluar air x kepala silinder 19 195 14
Manifold x Kepala silinder 39 400 29
Thrust plate x Blok silinder 8 80 69 in-.lbf
Roda gigi cramshaft x Camshaft 59 600 43
Penegang rantai x Blok silinder 8 80 69 in-Ibf
Peredam getaran x Biok silinder 8 80 69 in-Ibf
Tutup rantai timing x Blok silinder Baut kepala 10 mm 8 80 69 in-Ibf
Baut kepala 12 mm 19 195 14
Puli Crankshaft x Crankshaft 88 900 65
Connecting rod cap x Connecting rod pertama 24.5 250 18
Kedua Putar900 Putar900 Putar 900
Main bearing cap x Blok silinder 59 600 43
End plate depan x Blok silinder 19 195 14
Penahan oil seal belakang x Blok silinder 8 80 69 in-Ibf
Bracket engine mounting x Blok silinder 39 400 29
Bracket saringan oli x Blok silinder 19 195 14
End plate belakang x Blok silinder 8 90 69 in-Ibf
Gantunganmesin No.2 x Blok silinder 37 380 27
Bracket alternator x Blok silinder 26 270 20
Flywheel x Crankshaft 83 850 61 EG-60

NlESIN - SISTEM BAHAN BAKAR

SISTEM BAHAN BAKAR PERSIAPAN

SST (ALAT SERVIS KHUSUS)

~ 09240-00014 Carburator Adjusting Gauge SeV
I Alat Penyetel Karburator
~
,"
~~ 09240-00020 Wire Gauge SeV
Kawat Pengukur
.. I ~
..

ALAT-ALATYANG OISARANKAN

-~ 09082-00050 TOYOTA Eletrical Tester SeV
Tester Kelistrikan TOYOTA
~~
,--
<iiiiI., 09200-00010 . Engine Adjust KiV
~ Alat Penyetei Mesin
~ ~i5lb

~ 09860 -11 011 Carburator Driver SeV
;:::-......,_ Obeng Karburator
~. ----
~
ii::<==-' PERLENGKAPAN

Torque wrench I Kunci Momen

Tweezers I Penjepit

PERINGATAN

1. Sebelum . bekerja pada sistem bahan bakar, lepas kabel dari terminal negatif baterai.

2. Selama bekerja pada sistem bahan bakar, jauhkan hal-hal yang menimbulkan nyala api dan jangan merokok.

3. Jagalah agar bensln tidak mengenai bagian-bagian yang terbuat dari karet dan kulit.

4. Bekerjalah pada satu kelompok komponen saja, agar tidak menimbulkan keraguan pada komponen yang serupa.

5. Usahakan tempat kerja selalu bersih, agar karburator dan komponen tidak menjadi kotor. " ..

6. Berhati-hatilah agar kleman atau pegas tidak tertukar atau hilang.