Anda di halaman 1dari 6

Artikel Populer IlmuKomputer.

Com
Copyright © 2008 IlmuKomputer.Com

Prasetyo Priadi
prasetyopriadi@yahoo.co.id
grandmasterofvirother.blogspot.com

Versi Dokumen : 1.00

INTEGRATED CIRCUIT
Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument,
mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun
1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah
piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Para ilmuwan
kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke
dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor.
Integrated Circuit (IC) merupakan komponen semikonduktor
yang di dalamnya dapat memuat puluhan, ratusan atau ribuan atau
bahkan lebih komponen dasar elektronik yang terdiri dari sejumlah
komponen resistor, transistor, dioda dan komponen semikonduktor yang
lain. Komponen-komponen yang ada di dalam IC membentuk suatu subsistem terintegrasi
(rangkaian terpadu) yang bekerja untuk suatu keperluan tertentu, namun tidak tertutup
kemungkinan dipergunakan untuk tujuan yang lain.
Setiap jenis IC didesain untuk keperluan khusus sehingga setiap IC akan memiliki
rangkaian internal yang beragam. Untuk mengetahui rangkaian internal, lingkungan kerja dan
tegangan voltase operasi IC maka perlu dibaca datasheet yang diterbitkan oleh masing-masing
produsennya (Philips, ST, Motorola, Sharp, Beckman, Cirrus Logic, Texas Instrument, dll) baik
dalam bentuk media cetak seperti buku ataupun elektronik (E-Book PDF). Datasheet sangat
diperlukan apabila kita akan mendesain sebuah rangkaian elektronik.
Integrated Circuit diproduksi dengan berbagai kemasan dengan jumlah pin (kaki) yang
bervariasi sesuai dengan fungsinya. Beberapa contoh kemasan IC yaitu DIP, CERDIP, DIL (dual
in line) yang umum digunakan adalah DIP/DIl.
Kemasan IC terbuat dari bahan epoxy atau silikon dan dari bentuk ini muncul pin-pin
atau kaki-kaki dengan jarak kaki yang satu dengan yang lainnya teatur rapi.
Sebuah IC mempunyai urutan kaki nomor 1 sampai dengan sejumlah kaki yang ada.
Urutan kaki IC tidak dicantumkan pada badan IC akan tetapi yang pasti bahwa kaki nomor 1
berdekatan dengan kaki nomor 2, kaki nomor 2 berdekatan dengan kaki nomor 3 dan seterusnya.
Cara menentukan kaki IC adalah sebagai berikut.
• Untuk IC yang dikemas dalam kemasan DIL atau dua garis maka kaki nomor 1 adalah kaki
yang dekat titik (bulatan) dan tanda itu berdekatan dengan lekukan (cekungan) yang ada pada
badan IC. Selanjutnya kaki nomor 2, nomor 3 dan seterusnya dapat kita peroleh dengan cara
memutar dengan arah berlawanan dengan arah jarum jam.
• Untuk IC yang dikemas dalam kemasan satu baris maka kaki nomor 1 adalah kaki yang paling
tepi dan berdekatan dengan tanda titik, cekungan atau tanda yang lain.

1
Integrated Circuit
Prasetyo Priadi
IC dibedakan jenisnya menurut bentuk fisik dan fungsinya.

A. IC Power Amplifier
Mempunyai bentuk pipih dan fisiknya lebih besar dari yang lain. Digunakan pada
rangkaian penguat suara (audio amplifier). Daya output IC ini cukup besar, berkisar antara 15
watt sampai 100 Watt atau bahkan lebih.
Contoh tipe IC-nya adalah STK015, STK 070, STK 105, LA 4440 dan sebagainya.

B. IC Power Adaptor (Regulator)


Digunakan sebagai komponen utama pada rangkaian power adaptor pada sub rangkaian
regulator yang berfungsi sebagai penstabil tegangan atau voltase.
Contoh tipe IC-nya adalah LM 317H, 78xx (xx = 05, 06, 07, 08, 09, 12), L200, S 042 P, LM 723
dan sebagainya.

C. IC Op Amp
Digunakan pada rangkaian digital yang berfungsi sebagai op amp atau untuk keperluan
lain. Misalnya op amp audio amplifier, op amp mic, op amp head tape recorder, termometer
digital dan lain-lain.
Contoh tipe IC-nya adalah LM 709, LM 741, LM 386, TL 074, TL 083, TL 084 dan sebagainya.

D. IC Silinder
IC ini mempunyai bentuk silinder dan banyak digunakan pada rangkaian penguat pesawat
CB(Citizen Band) atau HT (Held Transceived). IC jenis ini mempunyai tingkat ketahanan dan
keawetan lebih lama dari jenis IC penguat yang lain.
Contoh tipe IC-nya adalah µL 914, µA703, µA714 dan sebagainya.

E. IC Flip-Flap (FF) atau Timer (CLK,Clock)


IC ini banyak digunakan pada rangkaian pembangkit (multivibrator) untuk memberi
umpan atau sumber detak (oscilator) pada IC digital atau untuk keperluan lain. Misalnya NE 555
(IC terpopuler dikalangan pelajar) untuk alarm multiguna, signal injektor, penguji hubungan,
saklar sentuh, timer lampu FF, frekuensi meter, pengacau frekuensi, otak rangkaian power
amplifier, regulator pada power adaptor (dapat berfungsi seperti IC Power Amplifier dan Power
Adaptor), pengusir serangga, organ elektronik dan lain-lain.
Contoh tipe IC-nya NE 555, NE 556 (dua NE 555), M7555 dan sebagainya.

F. IC Digital
Dalam IC digital, suatu titik elektronis yang berupa seutas kabel atau kaki IC, akan
mewujudkan salah satu dari dua keadaan logika, yaitu logika '0' (nol, rendah) atau logika '1'
(satu, tinggi).
Suatu titik elektronis mewakili satu 'binary digit' atau biasa disingkat dengan sebutan 'bit'.
Binary berarti sistem bilangan 'dua-an', yakni bilangan yang hanya mengenal dua angka, 0 dan 1.
IC digital dibedakan menjadi dua.

1. IC TTL (Transistor-Transistor Logic)


Pada suatu lingkungan IC TTL logika '0' direpresentasikan dengan tegangan 0
Artikel Populer IlmuKomputer.Com
Copyright © 2008 IlmuKomputer.Com

sampai 0,7 Volt arus searah (DC, Direct Current), sedangkan logika '1' diwakili oleh
tegangan DC setinggi 3,5 sampai 5 Volt.
1.1 Microprocessor
Microprocessor adalah alat pemroses data yang
merupakan pengembangan dari teknologi pembuatan Integrated
Circuit (IC), Ada beberapa peristilahan yang dipakai untuk
menunjukan tingkat kepadatan (density) dari suatu chip IC, yaitu
Small Scale Integration (SSI-mengemas beberapa puluh
transistor), Medium Scale Integration (MSI-mengemas sampai
beberapa ratus transistor), dan sekarang yang sedang berkembang adalah Very Large
Scale Integration (VLSI-mengemas puluhan ribu sampai jutaan transistor).
Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi
jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu
keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan
ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan
keterandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa
kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah
komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah
chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu
yang spesifik.
Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk
memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap
perangkat rumah tangga seperti microwave oven, televisi, dn mobil dengan electronic
fuel injection dilengkapi dengan mikroprosesor.
Contoh tentang teknologi ULSI, misalnya microprocessor jenis 8086 mengandung
40.000 buah transistor, 80286 terdiri dari 150.000 transistor, 80386 memuat 250.000
transistor, 80486 mempunyai 1,2 juta transistor, 80586 (Pentium) 3 juta buah transistor
lebih sedangkan Intel Core 2 Duo mempunyai 271 juta transistor dan Intel Quad Core
2 Extreme yang terdiri dari empat inti prosesor. Pengembangan lebih lanjut
microprocessor 80 inti. Silahkan hitung sendiri kandungan transistornya dan itu akan
berkembang secara terus menerus.
1.2 Permasalahan Pada IC TTL
Apabila terjadi permasalahan pada IC jenis TTL maka sebaiknya dilakukan hal-
hal sebagai berikut.
• Cek catu daya, periksa kembali sudah terhubung pada kaki-kaki yang benar.
• IC logika biasanya dikendalikan oleh suatu detak (Clock) dari sumber detak
(Oscilator). Periksa bagian-bagian pembangkit detak, misalnya IC NE 555.
Untuk memeriksa keluaran detak dari NE 555, periksa pin 3 dari IC NE 555,
sudah menghasailkan detak berupa pulsa atau belum.
• Periksa jangan sampai ada kaki (pin) yang dalam keadaan mengambang. Kaki
masukan yang tidak terhubung kemana-mana akan dianggap berlogika '1' oleh
chip nIC TTL.
2. IC CMOS (Complementary Metal Oxyde Semiconductor)
Mempunyai salah satu ciri dengan tegangan input lebih fleksibel yaitu antara 3,5
Volt sampai 15 Volt akan tetapi, tegangan input yang melebihi 12 Volt akan

3
Integrated Circuit
Prasetyo Priadi
memboroskan daya.
Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menghindari kerusakan pada IC
CMOS sebelum dipasangkan kedalam rangkaian. Hal ini perlu dilakukan karena
walaupun dari pabrik telah diberi proteksi berupa dioda dan resistor dijalan masuknya
namun usaha ini belum menjamin seratus prosen. Tindakan-tindakan untuk
menyelamatkan IC jenis CMOS.

• IC CMOS harus selalu disediakan dengan kaki-kakinya ditanam dalam foil plastik
menghantar, bukan pada busa ataupolistrin yang dikembangkan atau dalam
bahan pembawa dari aluminium. IC CMOS tidak boleh dikeluarkan dari dalam
kemasannya sampai ia sudah siap untuk dipasangkan pada rangkaian.
• Berhati-hati untuk tidak menyentuh pin-pin (kaki) IC CMOS sebelum
dipasangkan pada rangkaian karena elektrostatik dari tangan manusia dapat
merubah dan menambah muatan oksidasi.
• IC CMOS harus merupakan komponen terakhir yang dipasangkan pada papan
rangkaian. Jangan dimasukan atau ditanggalkan sementara tegangan catu daya
disambungkan.
• Gunakan pemegang atau soket IC yang vsesuai untuk menjaga kestabilan oksidasi
dan muatan dalam IC CMOS.
• Kalau IC CMOS perlu dipasangkan pada papan rangkaian dengan langsung
disolder maka pakailah besi solder yang sangat kecil bocorannya serta solder
harus dibumikan. Meskipun IC CMOS tidak memiliki kekebalan sebagaimana
IC jenis lainnya. Masa genting dan mengkhawatirkan hanyalah ketika melepas
IC CMOS dari busa foil plastik pelindungnya dan ketika memasangkannya ke
dalam rangkaian. Setelah kedua pekerjaan itu terlampaui semua akan berjalan
biasa-biasa saja.
• Pada papan rangkaian IC CMOS kaki-kaki yang tidak dipergunakan harus tetap
diberi kondisi tertentu, seperti '0' atau '1', tetapi tidak boleh dibiarkan tidak
terhubung. Apabila dibiarkan tidak terhubung, biasanya IC CMOS akan cepat
rusak.

IC merupakan salah satu komponen elektronik yang mudah rusak karena panas, baik
panas pada saat disolder maupun pada saat IC bekerja. Untuk menghindari kerusakan IC karena
panas pada saat disolder maka perlu dipasang soket IC, sehingga yang terkena panas kaki
soketnya. Sedangkan untuk menghindari kerusakan IC karena panas pada saat IC bekerja, maka
pada IC perlu dipasang (ditempelkan) plat pendingin dari aluminium atau tembaga yang biasanya
disebut heatsink.

PENUTUP

Semoga para pembaca sekalian mendapat tambahan wawasan dengan membaca E-Book
ini. Suatu peribahasa menyatakan 'Tiada gading yang tak retak' maka sudilah kiranya pembaca
Artikel Populer IlmuKomputer.Com
Copyright © 2008 IlmuKomputer.Com

mengirimkan kritik dan saran yang membangun demi perbaikan ataupun up dating E-Book ini
agar supaya menjadi lebih baik untuk masa kedepannya dan untuk perkembangan ilmu
pengetahuan.
Kritik, saran ataupun up dating dapat anda kirimkan ke alamat E-mail.
prasetyopriadi@yahoo.co.id
Sekian.

TENTANG PENULIS

Prasetyo Priadi
Anak yang sangat suka, tertarik dan antusias dengan pemrograman
'virus komputer' sebagai salah satu senjata masa depan yang cukup efisien,
efektif dan tentunya murah.

Senang mengkaji ilmu filsafat dan energi gelombang makna. Bertanya


dengan apa, bagaimana dan mengapa sesuatu itu terjadi.

Memiliki cita-cita ingin menjadi Ilmuwan Komputer. Sekarang sedang


studi di SMK Komputama Majenang.
Lahir Cilacap, 17 April 1991. Berasal dari ras Jawa dan Sunda. Bertempat tinggal di
Majenang, Cilacap, Jawa Tengah.

Mempelajari bahasa pemrograman Visual Basic, Pascal, Delphi, C dan C++ secara otodidak
sejak kelas 2 SMP namun tidak paham-paham juga hingga pada akhirnya satu tahun baru paham
walaupun belum menguasai benar teknik pemrograman tingkat lanjutnya. Setidaknya ini
mungkin dikarenakan belajar setengah-setengah.

Alamat E-Mail saya : prasetyopriadi@yahoo.co.id


prasetyopriadi@gmail.com
Alamat Blog Saya : Http://grandmasterofvirother.blogspot.com

Mereka dapat membuat senjata biologis dan senjata canggih lainnya, akan tetapi setidaknya
kita dapat mengimbanginya dengan 'virus komputer' dengan misi mengambil alih kendali senjata
nuklir ataupun pesawat perang berteknologi mutakhir.

Berjalan di antara butiran energi (foton) untuk mengarungi jagat raya sebagai pencarian
atas kekekalan yang abadi. Kita dan semua yang ada di alam semesta terdiri atas energi beku
materi bergelombang 0Hz. Kita ABADI! Dengan memenuhi syarat hukum kekekalan energi
yang menyatakan "Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat pula untuk dimusnahkan akan
tetapi energi hanya dapat diubah dari satu bentuk energi ke dalam bentuk energi yang lain".

5
Integrated Circuit
Prasetyo Priadi
DAFTAR PUSTAKA

Aksin, M, Merakit Sendiri Sirine Infra Merah Alarm Anti Maling, Semarang: Effhar, 2003.

E-Dukasi.Net

Hakim, Rusman, Menjelajah Sistem Komputer dengan Debug, Jakarta: PT Elex Media
Komputindo, 1994.

Hufron, Elektronika untuk SLTP jilid 1, Surakarta: CV. Harapan Baru.

K, Andi Pratomo, Rangkaian Elektronik Praktis -Kendaraan -Rumah, Jakarta: Puspa Swara,
2004.

Sudirman, Ivan, dan Wahono, Romi Satria, “Sejarah Komputer”, Http://www.ilmukomputer.com

INFORMASI LAIN

Versi Dokumen : 1.00


Dokumen PDF ini ditulis dan diedit dengan : Microsoft Word
Dokumen PDF ini dibuat atau dicetak dengan : BullZip PDF Printer