Anda di halaman 1dari 2

URGENSI PENERAPAN METODOLOGI PEMBELAJARAN PAI

Syarif Hidayataullah (08110214)

Kata urgensi berasal dari bahasa inggris urgency yang berarti keadaan yang
mendesak. Dalam kamus bahasa Indonesia urgensi mempunyai arti keperluan yang amat
penting dan mendesak. Sedangkan selanjutnya telah dijelaskan pada pembahasan hakikat
metodologi pembelajaran ssebelumnya bahwa metodologi pembelajaran, yaitu ilmu yang
membahas tentang cara/strategi dalam interaksi peserta didik dengan pendidik dan
sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.
Jadi, pengertian urgensi penerapan metode pembelajaran PAI adalah keperluan
yang mendesak akan pentingnya penerapan ilmu yang membahas tentang cara dalam
melaksanakan proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada
suatu lingkungan.
Metodologi pendidikan secara umum dapat dikemukakan sebagai mediator
pelaksanaan operasional pendidikan. Secara khusus biasanya metodologi pendidikan
berhubungan dengan tujuan dan materi pendidikan dan juga dengan kurikulum. Dengan
bertolak pada dua pendekatan ini dapat dikatakan bahwa metode berfungsi mengantarkan
pada suatu tujuan kepada obyek sasaran tersebut.
Metodologi pendidikan harus mempertimbangkan kebutuhan, ketertarikan, sifat
dan kesungguhan para pesrta didik dan juga harus memberikan kesempatan untuk
mengembangkan kekuatan intelektualannya. Pendidik dalam memberikan pelajaran atau
mendidik peserta didik harus bisa memberi keleluasaan sehinnga peserta didik dapat
berperan aktif dalam proses belajar mengajar.
Dalam menyampaikan materi pendidikan perlu ditetapkan metode yang
didasarkan kepada pandangan dan persepsi dalam menghadapi manusia sesuai dengan
unsur penciptaannya, yaitu, jasmani, akal, dan jiwa yang diarahkan menjadi orang yang
sempurna dengan memandang potensi individu setiap peserta didik, oleh karena itu
pendidik dituntut agar memahami aspek sikologis dan karakter setiap peserta didik,
sebagaimana yang telah dipesankan oleh pemikir besar al-Gazali dan Ibn Kholdun.
Disamping itu urgennya penerapan metodologi pembelajaran PAI terletak pada
output setelah pembelajaran Karena hasil dari pembelajaran itu tergantung bagaimana
seorang pendidik melaksanakan pembelajaran dengan baik dan menerapkan metode yang
sesuai dengan kondisi, media dan lingkungan peserta didik. Apabila seorang pendidik
mampu menerapkan metode yang baik, dalam artian cocok dan sesuai dengan kondisi,
media, dan lingkungan sekitar, maka keberhasilan dalam menghasilkan output yang baik
sangat besar kemungkinannya, dan begitu juga sebaliknya jika seorang pendidik tidak
mampu melaksanakannya dengan baik, maka output yang dihasilkan kemungkinan besar
akan tidak baik/kurang.
Metode-metode pembelajaran PAI memiliki manfaat bagi pendidik dan peserta didik,
baik dalam proses belajar dan pembelajaran maupun dalam kehidupan sehari-hari,
bahkan untuk hari esok.
Omar Muhammad Al-Thoumy Al-Saibany mengatakan bahwa kegunaan metodologi
pendidikan islam adalah sebagai berikut:
1) untuk menolong siswa dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, pengalaman,
dan ketrampilan berfikir yang logis dan sistematis.
2) Membiasakan pelajar berfikir sehat, rajin, sabar, dan teliti dalam menuntut ilmu.
3) Memudahkan pencapaian tujuan proses belajar mengajar sebagaimana yang telah
ditentukan sebelumna.
4) Untuk menciptakan suasana PMB yang kondusif, komunikatif, sehingga pada
akhirnya bermuara pada pencapaian tujuan akhir.
Dari sini jelaslah bahwa metode sangat berfungsi dalam menyampaikan materi
pendidikan, bahkan ada sebuah adagium yang menyatakan bahwa “metode lebih utama
dari pada materi (al-taiqah aula min al-madah)” disebabkan materi itu bagaikan raga yang
harus digerakkan oleh jiwa. Tanpa adanya penggerak yang membawa pada tujuan maka
proses pendidikan tidak akan tecapai secara maksimal.

DAFTAR RUJUKAN
Arif Armai, 2002, Pengantar Ilmu dan Metodologi Pwndidikan Islam,Jakarta: CIPUTAT
PRES
Zulfikar Ahmad, 2010, Makna dan Hakikat Metode Pendidikan, web:
http://www.gudangmateri.com/