P. 1
LISTRIK STATIS

LISTRIK STATIS

|Views: 340|Likes:
Dipublikasikan oleh Hamang Khullafah

More info:

Published by: Hamang Khullafah on Oct 16, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/24/2013

pdf

text

original

Fisika kelas 9 SMP Negeri 1 Padangan 1

LISTRIK STATIS

Listrik atau kelistrikan, pertama kali ditemukan oleh orang-orang Yunani. Pada waktu itu, mereka berkesimpulan
bahwa jika batu ambar digosok, batu ambar itu mempunyai kemampuan menarik benda – benda ringan yang
terdapat disekitarnya, misalnya sehelai benang. Gejala kelistrikan seperti ini disebut listrik statis atau listrik
tidak mengalir.

MUATAN LISTRIK

Setiap benda terdiri atas atom – atom. Model atom yang sekarang dikenal
Adala model atom hasil penelidikan dan teori-teori yang dikemukakan oleh
E. Rutherford ( 1871 – 1937 ), Niel Bohr ( 1885 – 1962 ) dan ahli fisika lain
dari berbagai negara.

Elektron
Proton
Netron


Sebuah atom terdiri atas inti atom dan elektron. Inti atom terdiri atas satu atau lebih proton dan
Neutron, tergantung pada jenis atomnya.
Proton bermuatan positif, sedangkan neutron tidak bermuatan.
Elektron bermuatan negatif mengelilingi inti atom


Atom dikatakan netral jika jumlah elektronnya ( muatan negatif ) sama dengan jumlah protonnya ( muatan
positif )
Atom dikatakan bermuatan negatif jika jumlah elektronnya ( muatan negatif ) lebih banyak dari pada jumlah
protonnya( muatan positif )
Atom dikatakan bermuatan positif jika jumlah protonnya ( muatan positif ) lebih banyak dari pada jumlah
elektronnya( muatan negatif )

Contoh
a. Atom Netral b. Atom bermuatan negatif c. Atom bermuatan positif







Jumlah elektron = 3 Jumlah elektron = 2 Jumlah elektron = 1
Jumlah proton = 3 Jumlah proton = 1 Jumlah proton = 2
Jumlah neutron = 3 Jumlah neutron = 1 Jumlah neutron = 2











Fisika kelas 9 SMP Negeri 1 Padangan 2

Muatan yang sejenis tolak menolak Muatan yang tidak sejenis tarik menarik

a.


b.



INDUKSI LISTRIK
Adalah peristiwa pemisahan muatan listrik pada sebuah benda karena benda tersebut didekatkan pada benda
yang bermuatan listrik.

Contoh:
Pada gambar disamping, penggaris yang mula-mula netral ( tidak bermuatan
Listrik ) tidak mampu menarik potongan kertas kecil –kecil.
Tetapi setelah penggaris digosokkan pada rambut yang kering atau digosok
dengan kain wol kemudian didekatkan pada potongan kertas kecil-kecil,
maka penggaris tersebut dapat menarik potangan kertas tersebut.
Hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut :








Pada saat kertas didekati oleh penggaris yang bermuatan listrik negatif ,
maka pada kertas akan terjadi pemisahan muatan. Muatan positif kertas
mendekati muatan negatif penggaris. Sedangkan muatan negatif kertas
akan menjauhi penggaris. Sehingga akan terjadi gaya tarik menarik antara
muatan negatif penggaris dengan muatan positif kertas.


MEMBUAT BENDA BERMUATAN LISTRIK
A. Dengan cara digosok
Atom ada yang bermuatan listrik dan ada yang netral. Demikian pula dengan benda. Benda netral dapat
dibuat menjadi bermuatan listrik dengan cara menggosok.

Contoh :
1. Penggaris plastik yang digosok – gosokkan pada rambut yang kering, ternyata ada elektron rambut yang
yang berpindah ke penggaris. Sehingga penggaris yang mula-mula netral, karena mendapat tambahan
elektron dari rambut, berakibat penggaris menjadi bermuatan negatif. Sedangkan rambut menjadi
bermuatan positif.
2. Kaca yang digosok dengan kain sutera, ternyata ada elektron kaca yang berpindah ke kain sutera. Sehingga
kaca menjadi bermuatan positif, sedangkan kain sutera menjadi bermuatan negatif.

3. Ebonit yang digosok dengan kain kain wol, ternyata ada elektron kain wol yang berpindah ke ebonit.
Sehingga ebonit menjadi bermuatan negatif , sedangkan kain wol menjadi bermuatan positif.
Fisika kelas 9 SMP Negeri 1 Padangan 3





B. Dengan cara induksi listrik
1. Induksi 1 bola
Langkah-langkahnya :
a. b c.





Benda konduktor Dekatkan benda bermuatan Sentuhkan jari tangan ke benda tersebut
Yang netral pada benda tersebut untuk beberapa saat
( jangan bersentuhan )

d. e.





Lepaslah sentuhan Benda yang mula-mula netral sudah
Jari tangan berubah menjadi bermuatan listrik

2. Induksi 2 bola
Langkah-langkahnya:
a. b.






Sentuhkan dua benda konduktor Dekatkan benda bermuatan listrik
yang netral ke benda tersebut
c. d.






Pisahkan kedua benda tersebut Jauhkan benda bermuatan listrik
dari kedua benda tersebut.
Sekarang kedua benda sudah
bermuatan listrik.






Fisika kelas 9 SMP Negeri 1 Padangan 4

ELEKTROSKOP
Elektroskop adalah alat yang digunakan untuk menyelidiki sebuah benda bermuatan listrik atau netral.
Elektroskop terdiri atas dua buah logam tipis ( foil ) yang dipasang pada ujung batang batang logam.
Ujung lain biasanya dipasang bola logam. Untuk menghindarkan dari berpindahnya muatan ke udara bebas,
Batang tersebut dimasukkan ke dalam kaca.



Benda bermuatan negatif


Bola logam

Batang logam

Daun logam
( foil )


Elektroskop pada saat netral daun-daun logam menguncup. Pada saat benda bermuatan negatif didekatkan
ke kepala elektroskop, muatan positif elektroskop akan mendekati muatan negatif benda. Sedangkan muatan
negatif elektroskop akan menjauh menuju kedua daun elektroskop. Karena muatan sejenis tolak menolak,
berakibat daun elektroskop akan mekar.
Pada saat benda bermuatan positif didekatkan ke kepala elektroskop, muatan negatif elektroskop akan
mendekati muatan positif benda. Sedangkan muatan positif elektroskop akan menjauh menuju kedua daun
elektroskop. Karena muatan sejenis tolak menolak, berakibat daun elektroskop akan mekar.

GENERATOR VAN DE GRAAFF
Menggosok penggaris dengan kain wol atau rambut dan menggosok kaca dengan kain sutera merupakan
contoh membuat suatu benda bermuatan listrik dalam jumlah yang kecil sehingga gayanya juga kecil.
Generator Van de Graff adalah alat yang dapat menghasilkan muatan listrik statis dalam jumlah yang sangat
besar melalui proses gesekan . Alat ini diciptakan oleh Robert Van de Graaff.

PETIR

Pada waktu hujan turun, kita sering melihat adanya loncatan
api listrik yangbesar dari awan ke awan atau dari awan ke bumi
yang disebut petir. Apabila sekumpulan awan bergesekan
dengan uadar, awan-awan itu akan bermuatan listrik.Kemudian
jika dua awan yang bermuatan berlawanan saling bertemu,akan
terjadi loncatan bunga api listrik.
Loncatan bunga api listrik dapat menimbulkan panas yang
sangat besarsehingga udara yang dilaluinya memuai secara
cepat. Jika pemuaian ini terjadi tiba-tiba,akan timbul suara
keras yang disebut guruh atau guntur.
Petir yang terjadi dari awan ke bumi, akan mencari jalan sesingkat singkatnya agar sampai ke buni. Oleh
karena itu, petir akan melalui gedung-gedung yang tinggi, pohon-pohon yang tinggi atau orang yang berdiri
di lapangan terbuka. Untuk menghindari hal tersebut, benda-benda yang tinggi harus dilengkapi dengan
penangkal petir. Sebuah penangkal petir terdiri dari tonggak yang berbentuk lancip dipasang tegak diatas
bangunan atau gedung, kawat penghantar, sebuah lempeng tembaga yang dipasang di dalam tanah.
Fisika kelas 9 SMP Negeri 1 Padangan 5


Proses kerja penangkal petir :
1. Apabila di atas sebuah penangkal petir ada awan bermuatan listrik, misalnya muatan positif, tonggak logam
penangkal petir mengalami induksi sehingga menjadi bermuatan negatif.
2. Apabila petir menyambar tonggak logam, muatan-muatan positif awan berpindah ke tonggak logam.
Kemudian , muatan itu akan diteruskan ke dalam tanah atau bumi melalui kabel penghantar.
3. Sebaliknya, jika bersentuhan dengan udara, muatan-muatan negatif pada tonggak logam akan terlepas
dan bergerak menuju awan. Apabila peristiwa ini terjadi terus-menerus, lama-kelamaan awan akan netral.
Dengan demikia, petir dapat dihindari.

HUKUM COULOMB

Dalam menentukan gaya listrik, coulomb menyelidiki hubungan antara gaya dengan
muatan listrik dari dua muatan listrik. Alat yang digunakan untuk percobaan tersebut
adalah neraca puntir.
Gaya tarik-menarik atau gaya tolak- menolak antara dua muatan listrik disebut gaya
Coulomb ( F
c
).




1. a. F
c
F
c
Apabila dua muatan yang berdekatan jenisnya sama, maka
r gaya coulombnya berupa gaya tolak-menolak. Type equation heie.


b. F
c
F
c

r



2. F
c
F
c
Apabila dua muatan yang berdekatan jenisnya tidak sama, maka
r gaya coulombnya berupa gaya tarik menarik.

BUNYI HUKUM COULOMB
Besar gaya tolak menolak atau gaya tarik menarik antara dua benda bermuatan listrik, berbanding lurus
dengan besar masing-masing muatan listrik dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak kedua benda
bermuatan tersebut.
Secara matematis Hukum Coulomb dirumuskan :

Keterangan :
F
c
= k
0
1
x0
2
¡
2
F
c
= Gaya tolak –menolak atau gaya tarik menarik dalam satuan
Newton ( N )
Q
1
= Besar muatan benda pertama dalam satuan coulomb ( C )
Q
2
= Besar muatan benda kedua dalam satuan coulomb ( C )
r = Jarak antara dua benda bermuatan dalam satuan meter ( m )
k = konstanta pembanding besarnya 9 x 10
9
dalam satuan Nm
2
/C
2




Fisika kelas 9 SMP Negeri 1 Padangan 6

Contoh
Dua benda A dan B masing-masing bermuatan listrik sebesar 6 x 10
-9
C dan 8 x 10
-9
C pada jarak 4 cm.
Tentukan gaya tolak menolak antara kedua benda tersebut.

Penyelesaian
Diketahui : Q
1
= 6 x 10
-9
C
Q
2
= 8 x 10
-9
C
r = 4 cm = 0,04 m = 4 x 10
-2
m
k = 9 x 10
9
Nm
2
/C
2


Ditanyakan : F
c




Jawab :
F
c
= k
0
1
x0
2
¡
2

= 9x10
9
x
6x10
-9
x8x10
-9
(4x10
-2)
2


= 9 x 10
9
x
6x10
-9
x8 x 10
-9
16 x10
-4


= 9 x 10
9
x
6x10
-9
x8 x 10
-9
x10
4
16


= 9 x 10
9
x
6x10
-9
x1 x 10
-9
x10
4
2


= 9 x 10
9
x 3 x 10
-9
x 1 x 10
-9
x 10
4

= 27 x 10
-5

= 2,7 x 10
-6


Jadi gaya tolak menolak kedua benda tersebut adalah = 2,7 x 10
-5
N


Soal
1. Dua benda bermuatan listrik masing-masing 16 couomb dan -12 coulomb. Jarak antara kedua benda 4 cm
dan nilai konstanta 9 x 10
9
Nm
2
/C
2
. Berapakah besar gaya tarik menarik antara kedua benda bermuatan
tersebut?

2. Dua buah benda bermuatan yang masing-masing besarnya muatan adalah Q
1
dan Q
2
serta berjarak r.
Jika jarak kedua benda dijauhkan sehingga jaraknya menjadi 2r, maka berapa kalikah besarnya gaya
tersebut dari besarnya gaya mula-mula.

3. Dua buah benda bermuatan yang masing-masing besarnya muatan adalah Q
1
dan Q
2
serta berjarak r.
Jika jarak kedua benda diubah menjadi setengah dari jarak semula, maka berapa kalikah besarnya gaya
tersebut dari besarnya gaya mula-mula.


Fisika kelas 9 SMP Negeri 1 Padangan 7

MEDAN LISTRIK
Medan listrik adalah ruangan di sekitar benda bermuatan yang mangalami gaya listrik.
Medan listrik dilukiskan dengan garis-garis gaya listrik yang arahnya dari kutub positif ke kutub negatif.







Semakin rapat garis gayanya semakin medan listriknya semakin kuat.
Besar kuat medan listrik dapat ditentukan dengan rumus sebagai berikut :
Keterangan :
E =
P
0
E = Kuat medan listrik. Satuannya N /C ( Newton/Coulomb )
F = Gaya Coulomb. Satuannya N ( Newton )
Q = Besar muatan. Satuannya C (Coulomb )

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->