P. 1
Laporan KP-2 Pertamina Cilacap LHE Usakti (Versi B-2)

Laporan KP-2 Pertamina Cilacap LHE Usakti (Versi B-2)

|Views: 632|Likes:
Dipublikasikan oleh MAT JIBRUD
Kontrol Motor Induksi Tegangan Tinggi dan Sistem Proteksinya Pada Area 01 Pertamina UP IV Cilacap
Kontrol Motor Induksi Tegangan Tinggi dan Sistem Proteksinya Pada Area 01 Pertamina UP IV Cilacap

More info:

Published by: MAT JIBRUD on Oct 16, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/11/2013

pdf

text

original

LAPORAN KERJA PRAKTEK

AGUSTUS _ SEPTE.YIBER

ii

2OOO

KOhITROL MOTOR INDUKSI TEGANG{\ Tift-GGI
.--DAN

-\ama

: Luqmanui iiakim E

Iiif{,}i

LU

QM

AN

UL
JTJ

iiPi

: uo^e.vo.lf,J
^

6-^

: 963i 167itt250i5i

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
SISTEili PROTEKSII.iY-A PEJE AREA Oi

PERTaiviII\A UP I-}, CTLaCaP

Disusun OIeh :

RUSAN TEKNIK ELEKTRO

FAKU LTAS TEKN-OLOGI iiiDUSTRi
UN

IVERSITAS TRISAKTI JAKARTA

2000

LAFT}RAF{ KERJA PRAKTEK

iI

AGUSTUS _ SEFTE*IBER ?SS$

\ KSNTROL MOTOR INDUKSI TEGAI{GAN TINGGI
NAN SISTEM PROTEKSII\T-YA PADA AREA {'1
PERTAMTF.{A UP IY- CILACAP

fitrna
atrIvl
lffi-

: i.uqmanui Hahim E

: iK2.96.153

Flltut/t

r

: 963ll671$25iii5i

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
Disusun Oieir :

LU

QM

AN

UL
UNTV

JURUSAN TEKNIK EI,EKTR$

FAKULTAS TEKNOLSGI iFiI}iJSTRi
ERSITAS TRISAKTI JAKARTA 2CIS$

T}$A
Ya,

aiiaii.

Berikaniah kep'aria hamba-Ivtu ini perunjuh, ketreranian, rian kekuaran

untuk nrengiradapi segaia rulacam persoaian kehidupan.

ilan berikailiah kepatia ira'ri-u*iviu irri kcscirai.uri Kesehatan baikjasmani maupun rahani agar dapai
meialrsanakan segaia akiir,-itas dengan baik.

i'a, Aiiair.

Tambairkaniah iimuku. mudahkaniah segaia urusan-urusanku.

1'a, Aiiah. 1'a, Tuhan kami.

segaia macam

iimu yang dipeiajari di sekoiah

QM
;:J:H:ilt

LU
-r'a,

sesama ieman, sairabat, sanak-sauciar-a, kaum-kerabai, keiuarga, orang-tua,

guru. ieiangga. anak, ctrcu, dan urang{}i'ai-rg yang berada di sekeliiing hamtra-Iviu ini.

Aiiah janganiah Engkau ambii nyawa dari jasariku sebeium hamba-iviu ini dapai hi<iup uni-uk

membeia kebenaran <ian rnenumpas kebaii:iian,

sehingga sebeium akhir hayatku {iba aku masih ciapai meiihat trahwa kebenaraniah yang

keii:ar sebagai pemenangnya, Ya,rriiah.

,tmiin.
nnn Fm -n -LUsL€rp. I t-,i,y ttgu:iruy luuu.' 1o.,1/:ui.uu ir-iii Di kamsr fndekos keiuarga il.Moh.Taif tt ffi ann t t 1 JIn. t ftcrmft* i\{r_.4cD, Keturaficln Ll'JFlEmlE n't lI t ahhn t tt

AN

maupun iimu-iimu yang beraiia di sekeiiiing hamba*tutu ini.

UL

Berikaniah kepada hamba-Mu ini kemampuan dan kemudahan unirrk menerima

hamba-ntu ini kemuriairan deiam hai pergauian sehari*iiari

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II

"tr'

LEIVfBAR PENGESAHAN

LAPORAN KERJA PRAKTEK
AGT}STUS

II

KONTROL MOTOR IT{DUKSI TEGANGAFiI. TR-GGI DAI{ SISTEM PROTEKSINYA PANA AREA Oi
PERTAMIFTIA UP Iv- CILACAF

Nama
i\l|M
atl^.h>

:

Luqmanui Hakim E

.
t

uol-yo rf_i

AIA

NTKVT

: 963

Fembimbing Kerj a Prairtek,

LU

LJ

No.Peg. 708907

f-

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
- SEPTEFTBER 2 S (} I}
OLEri
A

li67 i0250

i

5

i

UL

QM

AN

Teiab djpenisa {ian iiisgtujgi

:

Pemi:imbingtgpangan,

-r |{t-i-/

/ tts; '/ .'/

;

t!
i

No. Pdg.

Subawo *r--T=

leT i19

Mengeiahui,

Kepaia Proyek Enjiniring

";@inaUTIVCiiacap

ir, i.,iqrhend{o Na.Feg. 673575

111

LEMBAR FEI{ILATAi\ KERJA TRAKTEK

II

DAN SISTEFT PROTEKSINYA FAIiA AREA FERTAFyII\-A Up fy' CiLACAP

Dengan ini menyataiean bahwa mairasiswa Tehnik Eiehro, Fakuitas Teicnoiogi Industri,

universitas Trisakti, yang tersebut di bawah ini

UL

teiah selesai meiaksanakan Kerja praktek Ii, dengan niiai

Demikianiair iembar penilaian

LU

Fakuitas Teiffis,iogi Industri, universitas Tnsakti.

Irsr^ ?"*9uji

k,ja ?u,Fr* !

rr.-fe(o trftnrnirn

H

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
ST
.

KONTROL NIOTOR i}'iDUKsI TEGANGAN TII{GGI

Luqmanui Hairim

E

ii62.g6.l53

:

QM

AN

imi, uniuk

qiikeiahui oieh jurusan Teknik Eie*;iro,

Flormat Kami,

Dosen Fembimbing Keqja Praktek

ii

ir.

Syamsir Abduir

TAPORAI'I KERJA PRAKTEK

II

KONTRSL MSTOR INDUKSI TEGANGAN TiF{GGi IIAN STSTEM FROTEKSII{YA PADA AREA Oi
FE*.TAFIIhIA UF i-y' eiLAeAF

Dengan ini rnenyatakan bairwa mahasiswa Teiinik Eiektro, Faizuitas Teimoiogi indusfn, Universitas Trisaicti yang terse-but di bawah ini
:

Teiah menyeiesikan Kerja Prahtek

LU

Agirsrus sampai tiengan 30 Septemirer 20S0.

Mengetairui,

Ir. Kuqiwati Seinetaris Jurusan

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
Luqmanni Hakim E
062.96"r53

QM

AN

UL

ii

tiengan topik seperfi

di

atas muiai ianggai

i

Ir. fu{auia $planawicijaja. &qSp Kepala iurusan

t.JI\t

Knmpus A, Jalan Kiyai Tapa No. l, J:rk;rrra I I t40 Tclp, 02 I -56058J4. i6(r3 212 pcs. 4() I - 4 i 4

IIAKUI,TAS TEI(NO LO(; I

vttl(bl'I A5 I'ril5Al{.-'l'f
IN

I} TJS'I'III

VTI lFTl-Sekiu r.El / zooo Permohonan Kerfa praktek
A1

O/

459

Dengan hornrat,

Bersama ini kami mohon bantuan Saudara untuk msmberikan kesempatan kerja praktek bagi mahasiswa kanti, maksud kerja praktek tersebut adalah untuk memberikan pengalaman keria praktek disamping belajar dan sesuai dengan kurikulum' Jurusan Teknik Eloktro Fakultas reknorogi lnJustri universitas Trisakti. Bila Saudara tidak berkeberatan, maka kami mengirimkan mahasiswa-mahasiswa.kami yang akarr nrelakukan kerja praktek.

t,

Heurdra HaCi

2, l,uryrarml Haldm,
3. Fian Fizandlz

Demikian, atas perhatian dan bantuan Saudara sebelumnya kami ucapkan terims kasih.

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
Kepada Yth. : Manager SDM Pertmulna
atalato!

Urrit Pengotahan (. U,P, ) IV
ql?eqp,

Jawa Tbnqah
taa

UL
E

062,96, 107

AN

062,96. 153 (tlntu:< kerj a praktel< bulan Fgustus 2000

a62,g6,rg5 tseramaIbulan),

LU

QM

J a ka

rta,

,'4
ataa.aaaQta.

Juli

2000

*,

i

u"

Jurusan Teknik Elektro , ,Fakultas Teknologi lndustri , '' UniversitasTrisakti SeIretaris,

KuniwaLi II.MI;

)

T{ATA PEI\GANTAR

Dengan mengucapkan puji syukur kepada Ailah SWT yang teiah meiimpahi<an

taufiq cian hieiayah-Nya kepacia saya, sehingga saya ciapat menyeiesaika* iaporan Ke{a
Praksek

ii ini daiam rangka rnemenuhi

jenjang S-i jurusan Telnik Eiemro ProEam Feminataa Teknik Tenaga Arus Kuat i ),
pada Universitas TTisaki iakarrn.

Inriuksi Tegangan Tinggi dan Sistem Proteksinya Psri* Area Ai Pertamins UP
Ciiacap ".

Seiain untui{ memenuhi kurikuium pendidikan, Kerja Praicek

teori yang diajarkan di daiam keias ciengan cara mempraktekkannya langsung di
iingkungan kerja"

AN

QM

Daiam kesernpatan

UL

tujuan yang iebih ichu$us, yaitu agw mahasiswa lebih memahami dan mengrrasai teori-

menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besamya kepada

i.

Bapak Ir. A.A Junaedy, selaku Fimpinan Unit Pengolahan IV Ciiacap.

2.

Bagak Ir. Nurhendro, seiaku Kepaia Proyek Eryiniring Periamiaa UF iV" Bapak

3,

ir. witiorio Dwiksrants,

IV Ciiacap.

4. Bapak Subagyo, selaku Pembimbing Lapangan "nagian Reltabtlity di Pertamina
iV
Ciiacap.

"

iimu rtu Say* rx*kin rfterssit badah. T*pi, Athamriuliliah, S*yw tidsk lagi sebadah
ketika pertama knii datang ke Cilacap. Semoga Anda sekeluarga drlineiungi-Nvu
o'.

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
syarat guna meiaksanakan kurikuium pendidikan

"tdapun

judui iaporan ini adalah " Kontroi Motar

lV

ini

memiliiri

ini

saya, sebagai penuiis tian praktikaq ingin sekaii
:

LU

seiaku Pembimbing Kerja Fraicek di Perramina UP

U?

Terima kasih stos seg*la trantfer iimu ynng Anda berikan, dengan

xl

5'

Bapak

ir.

Dasaf Tamzii, aiumni anr$ kuat iisairii angkatan igg4, yang reiah

memberikan inspirasi dan semangat hingga kecewa saya terhadap pihak kampus
se{iikit terobati.

6.

Bapak Ir. Yoga Triyanto Oetomo beserta staf dan karyawan SDM Fertamina UP IV
yengteiah memi:eri ijin dan iasiiiias seiama keda pralaek.

7

-

Seiuruh karyawan Pertamina UP iV Ciiacap aras bantuan dan ke{asamanya.

8. Bapak ir. Syamsir Abriuh, selaku Dosen Pembimbing Kerja Prairtek.
\)

- Ketiua orang tua cian keluarga yang teiah berperan serta ciaiam memtrerikan bantuan
rnorii iian materii hingga seiesainya seiuruh rangkaian ke{a prakiek ini.

iS.

Teman-teman senasib-seperjuang?tr, sepenanggungan-sekesusahan,

IiMtvI ;, Eko ( KItvIIA-ItrUp ), Tesroni
danAiex(IyiESiN-iTB

QM

" Sei*mat berjuang, Kawan !!i , but wizere sre you fi*rrnsn

AN

UL

sekedinginan-sekeiaparan

9.

Bapak H.Moh.Toif dan keiuarga yan5 teiah sudi menyeriiakan kamar indekos

seiama Kerja

kairtek

'" Terima ks-sih ilt{ts singkong rebus, sukun gor€tlg, darz ay*m hampungn3ta, Pak
Sentaga kesehstan rian keselamatan selalu ftrerrvert#i Anri* sekeiu*rg*
"
^

i0. Teman-teman seindekos : Pak Koesnaedi, Pak Fiaryadi ( Dayak Mas Haryadi

{ Pecak Leie ), cian Pak Imran beserta anak-anak karyawan PT

Sekawan Envirotex.

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
dan

:

Hendra Hadi ( ELEKTRO-USAKTI

), Zeiiy i i\dESIN-

i IV{ESIF.i--ITB }, Dorman ( MESIN-ITB i, ').*'r,:r* fii Pl")e Pt t Fru*a -At*{t'"\ -Y *1y,rl'*,V,)
?

"

LU

cii Ciiacap. Dan keiuarga

Bapk Maulueidin.

.i

i, Mas Chu-ang,

i

i.

Para ieiangga rian anak-anak kampung Lomanis, Ciiacap : Dodc, Henriro, Erni, Eri,

Anto. Mas Yudi, Berni, si kecii Doni, Abas, Koko, Mas Yatman, dii yang titiak
dapat ciisebutkan satu per satu.

Buat Mas -Y-udi

i2" Rumah makan " AMBO ", warteg " BAHARI ", dan $rarung " ESTLI ECHO "" aias gizi yang diberikan seiama 2 bdan.
i-3. Seluruh

krll " Faraciise Computer "

llanya Aiiah SWT sajaiah yang pantas membaias amai dan kebaikan rnereka
semua Semoga perpisahan icita tak beriang$ung iama.

Saya menyariari bahwa masih banyak kekurangan dalam penuiisan iaporan

membangun sangatlah diharapkan ciari semua pihak.

QM

AN

UL

karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman. fuIaka saran dan

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
'.

" Tiriak aiia orang yang hryo karena lwii fiOGEL ".

* ; Ca{e " L*'i-ir,"' ''

atas pelayanannya yang ramah.

ini

kritik yang ciapat

C'ilacap, September 20S$

LU

--s

-"ti

v

/

--*.r*-

l,7lu /' Ii

lr.7t

r

\--_

Luqmanui Flakim E

xlll

FAFTAR

isi

Ju-DiiI,
DOA.
LEI\4BAR

PENGESAF{AN LEMBAF- PENILAIAN LEtuiBAR LAPORAi{ SIjRAT-SURATKERTAPRAKTEK.... LATA PENGANTAR= DAFTAR isi..
BAB
i,

BAB II

PEi\iDAiiiJLLjAN ... ... = i i. i L*iar Beiakang. . . .. .. i i,i.i LaiatBeiakangPenuiisan.. .........2 I.i.2 Femilihan Bidang Kirusus. .. ".. ... . z 1.2 Tujuan Ke{a Praictek. .. ... 3 I.i Metodoiogi P'enuiisan. .. ...3 I.4 Sistematika Penuiisan. .. ...4 I.5 BatasanPenuiisan.... .......5 GAMBARAJ\{ LI-MU:JM PERTAA4INA LiP ru .. ... . 6 Ii. i Peirciairuluan ... .. 6 fi. i. i Sejarah Singkat Ferramina UF iV Ciiaeap... ... ... 6
=. .

ii. i.2 Kiiang Minyak Ferramina Utr iV

ii. i .3 Froduksi dan Distribusi Penamina iiF ii. i.4 Sarana Fenunjang Operasi Kiiang

ii.2

Sistem Organisasi dan Manajemen Perusahaa_n.

ri"z.i visi, Misi, dan Moito Budaya Kerja periamin a... ... . 22 ii.2.2 susunan Dewan Komisaris tian Dewan Direksi. .. ... "..23
,.

ii.2.3

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
Halaman
.. ... ..

i

... ..

lt

iii
iv

... .v

.{:Jir

.....vi

........ xi
.

... .

xiv

LU

QM

AN

UL

CiiaeaF...
iv
.

".. . ". .
..

g

Ciiacap.

... i s

... ... . i7

.

.."

Zi

Struirtur Organisasi Feriamina IIP IV Ciiaeap.

." "."

.. " ""25

xlv

Ii"2.4 Sistem Kepegawaian.. ii.?"5 FasiiitasKesejairteraan.

..

Zj
32

.."....28 ....32

iii.itimum.. iii.ZSistem Fembangkiian.
11I.2.2

11I.2.i Pembangkit Listrik Tenaga Uap

PenggerakM'uia. III.2.3 Generator... ..
III.2.4 Proteksi

BAB

iV.

.. Iii.2.5 KerjaParalelGenerator..... IIi.2.6 interkoneirsi gntar Pembangkit. ili.3 Sistem jaringan Transmisi eian Distribusi... . ili.3. i Kabei Bavrah Tanah. iii.3.2DistribusiPrimer..-.. ..,... IiI.3.3DisrribusiSekunder.. ,..!.. iii.3.4 Gareiu induk. iii.3.5 Transformarar Daya... . iii"3.6 Swircir Gear. iii.3.7 Busbar" BEBAN.BEBAN TENAGA LISTRIK i ienis-ienis Beban ry.I.i InstalasiPenerangan. ff.1.2 lvlotor Listrik. IV.Z Load Shedding... . IV.3 Penggunaan Governor. iY.4 Generator Spare. iV.5 Pemeliharaan Listrik
cian Pentanahan Generator. ".
i-Y'=

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
.. . ". 33

bA-s ilr.
.l-.h

SISTEM TEJ\-AGA tiSTRiK PERTAMINA LIF

IV.

(PLTU).

....34

...id

.

... ...J7

.

... ...40

........42

...43

.. .44

.. .. 44

....46

UL

....4?

AN

.. ... ...48

.. ... .. 49

QM

.. ... ... 50

." 50

52

LU

". " .

52

."..5i

". ... . 54 .. . 55

..

.. 55

.

.

... 56

... ... 56

BAB

V,

TUGAS KF{USu-S

:

KONTROL Iy{OTOR iNDiiKSi TEGAI{GAN

TiNcci
...

CILACAP V. i Feneiahuiuan V. i.l Fengendaiian. V. i .2 Proteksi i Periinciungan ). V.i.3 Permasaiahan. V.2 fulotor Listrik Sebagai Beban. V.Z.i Motor Sininon.... V.2.2 Motorlniiuksii Asinkron... V.3 Sistem Pengasutan Motor Listriii. V.3. i Metorie Tahanan Mula. V,3.2 Metode Reahor Muia.
PERTAi\ffi].{A tjP iV

v.3.3

AN

V.3.4 Metode Wye-Deita
V"3.5

QM

Rotor. V.3.6 Direct On Line i DOL ) Sysiem
Metoeie Putaran Awai
Ttlth7rr1.-.4P

V.4 Ampgarci Siarters Type ;rir,Break Csniactsr...
v.4.

V.4.2 Frinsip Ke{a. V.4.3 V.4.4 Trafo Kontroi

V.4.5 Pemeiiharaan cian Perbaikan.
V.5 Ampgar{i Starters Type -Vacuum-Break

Contaetor ... 85 V.5.1 Deskripsi daa Konstruksi Fisik. .. . 85 V.5.2 Prinsip Kerja. .. ... . 8? V.5.3 auxiiiary Contacts ... ... .9i
V.5.4 Traio Ksntroi
rian Fuse Fembatas Arus Start

V.5.5 Pemeliiraraan dan Perbaikan
V.6 isotaiing Switch Type I,FR. 4"..

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
.
58
FN

DAN SISTEM PROTEKSIN}-A PADA AREA Si

.

". ..

16

.. ... . 59
..

...

6tl

.....

63

..

6i

........65

........66
..

.

b7

.

. ... ..

6?

.. ... . ".69

UL

Metocie Autotraio 3 Fasa

i Penurunan V-u*u1 i".. .." .. ". .. 7S
iu,oo*1

Staner ( Penurunan

)

.

.....71
.

..

".. 72
72

...

..

.

... 73

LU

t

uesKnpsl gan K.onstruKsl f lslK.

..

.

i)

.. . ". . 77

ArxiiiaryContacts

.......80
.."

eian Fuse Pem-batas

Arus Start Motor.

Ii

.. ... .82

Motor....9i
... ... . 93
..

.

... 94

xt"l

V.8 Aiien-Bradiey Overioad Reiay ( Staii Protection Relay V.9 Ground Fauit Relay ( GFR
V.

i0 Difrerensiai Reiay ( 8? fTii

V. i

I Prosedur
V.
1

V. i

v.i2iQ-i000il..". V .12.i Sensing input. V.i2"2 Fungsi Pro,ieksi V.i2.3 Fungsi Pengukuran... V.i2.4 Apiikasi iQ-i000 ii.... V" i 2.4. i Proteksi Moisr V. i2.5 Motor Cycie lvtonitoring... V. i2.6 Pemasangan Sambungan Kabei V.i2.7 Fengaruh Lingkungan. BAB VI. PENUTLF., DAFTAR PI'STA}IA i'.tMPIRAli

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
..... "97
.
A^

i Fengoperasian V.6.2 Mechanicai inieriocks. V"6"3 Auxiiiary Switeh. V"6.4 Pemeiihar&an dan Perbaikan. V.7 lvioiiuiar Overioad Reiay i MOR ) V.7.i Heater Thermal Mociuie ( HTM ). V.7.2 Fhase Unbaiance Mociule i PUM ).
V.5.

.. = ,..

95

.. ... ... 96 .. . ". ... 97

... 98

...101

. 103

i

.

. 104

)

. .. " ..
.

i07

).

.. i iC'

Operasi

... .

li?

i. I Proseiiur Operasi Konhoier Motor insiuksi
200

- 1u0u i#..

....1i2
..

i.2 Prosedur Operasi Kontroier Motor iaduiisi
i250 -225*

UL

i#."

ii6
41.r

AN

""119

.. .,. " i24

QM

... .. 125

...

175

a6,

......". i26
=..

LU

... i25
... i38

nh/

i38

. t39
I Ji

.. . I4O .,. I4I
.. r+'J,
I lF-

xlrl1

PBRUSAIIAAI.{ PBRTAMBAIIGAI.I MINYAK & GAS BI.MI NEGARA
Jl. M.T. Haryono No. 77 pO. BOX 9 Cilacap TELEPON : (0282) 31633,35333, rSLEX :25480,25494 FAC, 3 I 920, 31922 PERTAMINA CP.

(PERTAMINA) KANTOR PUSAT TINTT PENGOLAI{AN TV

Cilacap,

12

tuh2000

tr-urp.
Psrihal

: Kerja Praktek Lapangan

Menunjuk surat saudara No. A-10/469/FTI-sekjur.EA/Iy2000 tanggal 4 Juli pada prinsipnyu'.ulr*ir*, ?000 perihal tersebut-di.

lks, Elektro Fakultas Teknorogi Industri universitas

l. Hendra Hadi 2. Luqmanul Hakim E. 3. Rian Rizandy
pada tanggal
ketentuan sbb
1.

UL

selama melaksanakar kerja praktek /penelitian,
_b3ntua1

braya dalam bentuk
:

-

Ybs. Dwajibkan untuk

Melaksanakan

Mentaavmematuhi semua petudut yang

dengan wakhVjam kerja yang sudah ditentukan. le,suai

lapangan.

LU

P:fri"dak sopan dan rertib selama meqialani kerja praktek/penelitian Mengusahakan sendiri perrengkapan t<e4a dan aiat keseh;tan teda Merahasiakal melaksanakan kerja .semr, data ying- diperoieh praktek/penelitian. 3. Ketentuan - ketentuan lain :

-

PERTAMINA Up tV tidak terikat qudu perahuan ataupun jaqii-jaqii yang diberikan secara lisan oleh siapapun yang tidak berdasarkan
ketentuan ini.

berlaku bagi ybs.

*ffiffiNH-}},?";::i:ff Tff -;HtrTH#l;
cacat

;ffiffi t-T"T.:iL::Tffi 'ffil"f HTJrH,ffit ybs.
sehingga mengakibatkan

ffi;*ul:*o

diketahui sebagaimana mestinya dari atas perhatiannya kand ucapkan

ff,,
UIN

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
Kepada Yth. : Sekretaris Jurusan Teknik Elektro

liomor

,3

lQ lB4szotzooo-sg

Fak. Teknologi Industri Universitas Trisakti
JI. Kyai Tapa

No. I Jakarra 11440

t*ur,ti

Jurusan Teknik
:

atas nama

?6-?egg\1 - 062.96.153 - 062.96.195

r*F

I

Agustus Vd

30 September 2000, dengan ketentuan _

:

upip*.

ybs. Tidak mendapat

ke{a

AN

praktek/peneritian dengan sungguh-sunggutr

aurril,*

oreh pembimbing

QM

*r"*"

selamanya dan atau meninggar

PERTAMINA IIP

ry

Sumber Daya Manusia
?ENSOTAHATI

UNIVERSITAS TRISAKTI
Kampus A, Jalan Kiyai Tapa No. l, Jakarta I1440 Telp. 021-5605834, 5663232Pes.401 - 434

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

/FT-Sel<j ur . ENTII / Kei a Praktel<
F- I0

/

544

Kepada Yth:

Drs. Sugeng Ha4zanto

Latbang Srrnber DaYa Manusia PERTAM]NA UP rV
cifec.ap

Dengan hormat

t

]renr:rrjuk

surat Saudara No:

AN

tentang

kei a praktek

QM

I, Hendra Hadi 2, Luqmanul Hakjm, E 3, Rian Fizandlz ini

LU

l,taka dengan

kami mengirimkan mahasi-sua yang akan melakukan kerj a praktek sesuai jadwal yang sudah Saudara tentukan dari tanggal 1- Agustus s/d 30 Septorrber 2000 dan bersedia msnatuhi ketentuan ke

r-entuan yang ada.

mruLkian surat kami, atas kerjasamanya kani ucapkan teri-rna kasih.

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
20 0 0

'I4BA

UL

3L0/84520/2000-SB

mahasisr,va

tertanggal 12 JuIi kani tersebut dibawah:
062.96.1_07

2000

062.96. I53

062.96,195

Jakarta , 26 Juli 2000 Jumsan Teknik Elektro F.T.T.Usakti r) : ' "' '' ',, Sekretaris ,

$Uruittt'"/(

"'-./ 1

./

\
.

Ir.,.Kr:niwati

H. MS )

MEMORAI{DUM
i I(a. l.OC I UP ry :1, Iia. l-lrilitiss IIP nr 5. 1..4. FOC II LIP IV (t. Ka. 'I or:ninal uP fV 7, K;r. Paraxylene UP IV Latbang, SDN,I UP fV
1, Iia. Ilid. LLKK I".lP n/ 2, I{a, Proses Enjiniring llP IV

Nomor €tan4s?ryzooo-s8

Ksrja

L,-t*tLLe]s

Sehuburrgan clengan lrelaksanaan kerja praktek mahasiswa periode Agustus Septernber 2000, clengan ini mohon banfuannya untuk clapat mcrnberikan penjelasan dan peninjauan lapangan tentang kegiatan unit proses di bagian Saudara kepada para prakfikan setranvak 9 orang scsuaijadwal sbb :
L_

AN

7 I Serun, 7je_qllru__?!qq -__ Sri,in, 7 Agustus 2000 I

UL

r---_*ii;iW-hlgggl
_.

]

QM

tiei.ELJ8 Aguslus 2000 I s*l^.r, 8 Agustus 200C I I R.b"J gustus 200q l-n'b,t Agusfus 2000 [tiili'l'". ii 0r\gusfus 2000
I v v-r.>, !. r L

t

Dernikian ltta.s banluan dan kerjasamanya kami ucallkan tsrima kasilr.

(sbg. Laporan)

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
Cilacap

, 3

Agustus 2000

Waktu

Lokasi

08.00-11.30 13.00-15.30 08.00-11.30 13.00-15.3C 08.00-1 1.30 13.00-15.30 08.00-11.30

Proses Enjiniring

LLKK

FOC tr urilities LOC tr Terminal

Paraxylene

LU

Sumber Daya Manusia UP PH. Ka. Latbang,

ry

N,INMORAITDtJII,T
i{eltlrll
l);rri
I-nrnllir.an

l:r. Ir;rs, tinjini.ring Lt-p n/ 2. I{n, FOC I Llp ni" 3. Ka, Iiengkel p I'. Iji).f I-.alhrns, ,SDh4 {.lp 11:

I

Nom<rr. {eani4sz}i2ao0-,Sg

Pcdhll

seltubttrtg:ttt cle ng;ttl lrclitksun0.ll kerja p'artre lt r'alasisrv;r -- sclllctttllet' jooo. periocle cle*gau i,,i'rr,uiur. ba.tuannya rlcn rrnjrrl; rcnrrgir pcnlrrirnbirig uniuk crapat r.1r-rngn,.,,.r,,ri crirl.tar. sbb
''\ut"lsfLt's
:

j N(r.

QM

Ii,-,lrirliri trllir11l1,15i

ori'.rrilltsi

I

,rlltllus;ttt

- \{an. Itilang t.,1, I\. - \llrr, [.init l)r.ocl, I l.]l) lV - .\irut, ,sDi\'l t.lp I\i (.s[r.g,.

:

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
'
r':iviii ii.rri,i.si,siiA-l

, f?

..\gu,stus 2000

AN

UL

ltltlttt'lt rltltltt.sisrvir rr:r'sr:llur tli irr,s tel;ilr r'cngikuti i 'rrrrrrrr p;irl;t t;rrrygtrl 7 10 ,.\qu,slrr.s
2()0().

LU

I.atbang. Sj)\,f t-jl) IV
['}1i, lr.r;plrltr.
,\ I

Iop.;r _l --,-- (Js Lcirnq \/ {u_iri: tu

i'\/r,"t'\-l | '\

l.;rllor.irn)

psRtt$[E{sn$ pHRTe&{ffieruSSH rdl#Y&ffi r}gs &&s st$ffi$ ess&&B

$ESRET' KETEREffiffi&ffi
NOMOR
:

Yang bertanda tangan dibawah ini Kepala Perencanaan & Pengembangan Surnber Da)ra Manusia PERIAMINA Unit Pengolahan IV Cilacap, menerangkan dengan sesungguhnya bahwa
:

NAMA

NOMORIVL{FL\SIS\VA

UL

JURUSAN FAKULTAS

LU

QM

telah melaksanakan kerja praktek di PERTAMINA Unit Pengolahan IV 1 Agustus 2OOO sampai dengan Cilacap mulai tanggal tanggal 30 SePtember 20OO

Demikian Surat Keterangan ini dibuat untuk dipergunakan sebagai-

mana mestinya.

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
Sts 7 n4reo/zooc_s8
IJIKI,S,NUL HAKII'I Ctr.296153
.dl.

{wffiffiX'&re€8ffi&}

TEKNIK ELEKTRO

TEKNTK, 1NMIi,gITAS TRISAKTI

AN

CILACAP,

&,€

$eptember

PERIAMINA Unit Pengolahan IV Renbang SDM
-

,ifPs+t*ry#
d
u;1F f iNGSi-+hAh lv it

,*:{+,-{-f-

,

YoEd'friyanto

Eab I

- Pendah*iuax

BAB I
FENDAEULUAI{

i.i

Laiar Beiakang

indonesia eiikenai sebagai suatu itegara yang memiiiki beraneka ragam sumber iiaya aiam yang potensinya cukup besar. Saiah satu diantaranya sumber aayaminyaii,
gas, rian panas bumi. Kenciati teiah ciiekspioitasi seiama kurun waktu hampir

ternyata masih banyak yang masiir beium diusahakan. Tercatat baru 30 cekungan yang teiah ciiekspioitasi yang umumnya beraria <ii wiiayah Barat Inrisnesia, dian 3S cekungan

iagi di wiiayah Timur indonesia, yang disebut ciengan wriayah frontier , filefiBrrti

sum-ber devisa bagr negara, sehingga peranannya masih menonjol daiam pembangunan

nasionai.

AN

LU

QM

Pada pasai 33

yang terkandung di ciaiamnya iiikuasai oleh negara dan ciipergunakan untuk seb,esar*
-besar

kemalarrurail rairyat. Pasai tersebut di atas merupakan lanciasari konstitusianil bagi

Periamina sebagai Badan Usaha n/iiiik Negara untuk mengemban tugas negara yaiiu

mengusahrairan dan mengenbangkan potensi sumber aaya aiam minyair, gas, cian panas

bumi sebagai saiah satu sumber energi. Sedangkan iandasan operasioniinya yaitu UU
i.,io. aa

UL

sentuhan

rii

rnasa ciepan. Hasii minyak dan gas seiama

tahun i960 dan UU No.

Lap*ran Eeri* h&ktek'igrsrns - September 2$u0 di Fert*min* {iP

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
Z
abad,

ini masih ciiandaikan

untuk

iiUD i945 tiisebutkan bahwa bumi dan air serra kekayaan alam

E

tahun

i97i

.vang khusus tentang Fertamina.

Il'tii*lc*p

Bab

I. Pendah*Iuen

i.i.i

Latar Beiairang Penuiisan
Sebagai mahasiswa yang berusaha mernpeiajan dan ingin menguasai seiuruh

bahan mata kuiiah, maka mengikuti kegiatan perkuiiahan

meneukupi. Sistem pengajaran yang diterapkan ie-nih banyak ciiiakukan ciengan
pemberian teori

di

Karena itu pihak universitas memiiiki program penunjang iain, yaitu Kerja Praktei< {FLP) yang wajib diiaksanakan oieh setiap mahasiswa paiia suatu perusahaan atau pabrik.

Dipiiiirnya Pertamina Uhit Fengoiahan ( UT )
rraKteK t

ff

.'

karena di daiamnya terdapat sistem proses yang cukup rumit, kompieks,

cian saiing

terkait satu sama iainnya. Seiain itu Pertamina iiP iV Ciiacap, eiaiam sistem

di iingkup Pertamina UP IV

UL

keiistrikannya, memiiiki pembangkit yang ciigunakan untuk meiayani kebutuhan intern senciiri. Hai

memiiiki latar beiakang pendidikan jurusan Teiqnik Eieiiiro peminatan Anrs Kuat

LU

QM

(Teirnik Tenaga Listrik).

L.t,l
! a ^

remurnan $roang $,$usus

.tt

.t.t

h.

Guna mengetahui secara iebih mendaiam iimu yang diajarkan tii bangku kuiiah,
irirususnya pada mata kuiiah Penggunaan dan Pengaiuran

dan mata kuiiah Sistem Proteirsi Tenaga

tentang " Kantroi Motor Inriuiai Tegangan Tinggi cian Sistem Proteksirtya pacia Area

iii

Pert{}rrtina UP iV Cilacap ".

i.aporun Kerjx F'raktek Agastas - September 2000 di Pertumina iiP iY Ciluccp

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
di kampus saja ticiakiah
ruang kuiiah dan sedikit tambahan praktikum

di

iaboratorium.

Miiaeap

sebagai tempat Kerja

ini amat menarik

perhatian penuiis yang

AN
I

frr

Motor Listrik I (PFFvIL I)

Listrih

maka penuiis berusaha memahami

Bah

i.

Pendahlg,iuna

t.t

Tujuan Kerja Prnkiek
Feiaksanaan Kerja Prairtek ini mernpunyai tujuan sebagai berikut
:

Tujuan Umum :

L L L L L

Mahasiswa dapat msngenal dan mempelajari konrponen-komponen yang ada di iingkungan ineiustri.

Mahasiswa diharapkan dapat rnemperoleh bekal IPTEK saat memasuki druria kerja.

Tujuan Khusus :

Mengetahui proses pengotrahan dan produksi rninyak secara umurn rnuiai dari bahan
mentah ( uucie oii

Untuk mengembangkan iimu dan wawasan antara teori yang didapatkan di bangku

LU

QM
i.3
meisde
.

berkaitan riengan tujuao penuiisan. Bahan dan inforrnasi tersebut diperoieh dengan

AN

Ingin mempelajari dan memahami tentang sistem kontrcier dan pengam&nan tenaga

iistrik dari motor induksi tegangan tinggi pada area 0i.

Fietodologi Penuiisan

Daiam p6nyusunan iaporan, diperiukan bahan-bairan dan informasi yang

UL

kuiiah dengan praicek yang ada di iuar kannpus atau di industri.

D Studi kepustakaan y'ang mencakup
dan gambar - gambar diagram.

D

Pengamataniangsung ke tempat peraiatan di iapangan.

B

Konsuitasi dran diskusi dengan pembimbing iian peffgas iapangan'

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
)
sampai hasii aiehir.

buku-buku

i

iiierarur, m*nu*i instuctian baok

tber 2000 di Pstamina UP Iv* Cii*rap

Be#

I.

Pendeh$laen

I

Mengoiah iniormasi dari ketiga sumber di aias tian menyusunnya menjadi sebuah
laparan.

I.4

Sistematiiia Penuiisan

Untuii mernpermudah pnuiisan dan pembahasan, iaporan Kerja Praktek (KPi
ini tersusun atas beberapa bab sebagai berikut
:

BAB

I

BAB iI

BAB In

Lapernn Kurin Prttttek,4gnsrns - Septemb* 2$$,8 di Fensmina AF

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
FENDAHTIL{JAN
Menguraikan tentang iatar beiakang penuiisan, pemiiihan bidang
ichusus, tujuan KP, metocioiogi penuiisan, sistematika penuiisan, dan batasan penulisan.

AN

UL
Bab

GAMBARAN UNfliJM PERTAMIF{A UF TV

ini

membahas tentang sejarah

dan

prkembangan

QM

perusahaan, struktur organisasi dan manajemen perusahaan, cara

kerja unit-unit operasi, distribusi produk, sampai kepada

sararna

LU

penunjang operasi kiiang Periamina tiP iY Ciiacap,

SISTEili TENAGA LISTRIK PERTAMtr$A UP TV

Meiiputi pembairasan tenffing pembangkitan, penyaiuran,

dan

distribusi tenaga listrik

di Fertamina UF fv- Cilacap serta
generator,

peraiatan-peraiaian

iistrik yang digunakan, seperti

iransfarmator, sw itch gecr dsb.

IV Cit**ap

Bflb

i.

Pe*dahsisan

BAB

iV-

SEBAF{ - BEBAft- SISTEM TENAGA LISTRII(

Menjeiaskan macam-macam beban yartg diiayani oieh

[,:

r'Atr
Itl nrt

v

BAB VI

L5

Batasan Penuiisan

Penulisan laporan kerja praitek

sistem ketenagalisrikan Pertamina UP

tinggi patia &re& Bl ( Fael Oit Campiex II S yang berkaiian dengan koniroier dan
sistem proteksinya.

r:"

_

I'aporan K"rju futktek Agustus - September

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
pembangkit,

mulai dari beban untuk

penerangan ieilang,

perumahan karyawan, sampai motor-rnotor lish-ik untuk
kebuiuhan operasi kiiang tisb.

mttA

t tr(rAD ttnLSLS
^

l

TtTt!!^tlA

:

KONTROL MOTOR ITtrOLIKST TEGANGAN TNVGGI &
PERTATfIITT-A

SISTEFI PROTEKSIFT-YA PADA AREA Oi
UP IV

CAACAF

Membahas tentang prinsip kerja motor induicsi, Fembaglan ffiotor

AN QM LU

UL
Ba-b

induksi menurut dayanya (Ftr) dan menurut tegangannya, jenis*

jenis kontaktor cian eara ke{anya, macam-maeam reiay pengaman
dan sistem proteksi yang dipakai.

FEh'UTIJF

ini berisi kesimpuian dan

saran.

ini

iranya terbatas parie penjeiasan tentang

lV dan motor -

motor induksi togangan

20/,&

di Pert{tffiins UP

i7

Ciittcnp

Eeb

II.

Gambaran Amsm Pertamiaa UP

ii'-

BAB N

Ii.i

Fendahuiuan

indonesia ffiemiiiiri sumber daya aiam yang masih mentah. Satu diantaranya
adaiah minyak dan gas bumi. Bagr Indonesia minyak dan gas bumi merupakan sumbsr

iiaya aiam yarrg strategis. Bairkan hingga saai ini peran minyak cian gas bumi daiam
pembangunan nasionai masih konsisten.

Pertamina aciaiah pengemban tugas negara untuk mengusahakan dan
mengembangkan minyak dan gas bumi di Iniionesia.

Kebijaksanaan pengembangannya sesara

AN

konstitusionai, berdasarkan pasal
dikernbangkan atas dasar

bumi serta -U{J No.8 tahun igTitentang Pertamina.

ii.i.l

Sejarah Singkat Periamina UP IV Ciiacap

Pemerintair incionesia amat menyadari pentingnya pengembangan sumber energi

di tanah air. KarenaRya, pada tahuni960 keiuariah UU No. i9
Perusahaan Negara dan

Foiiaw up ciari kedua perundang-undangan tersebut dibentuhlah perusahaan negara di
seidor rninyak dan gas bumi, yaitu PN PERTAh/iii'i cian PN PERMiFIA tahun

i-ryoran Kerjn PraHek Ag*sius - Sqiember 2$$$ di Periamin* AP Ii' fr'Iacap

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
idiii berdasarkan Fancasiia, dan sesara
sedangkan secara operasionai

(rAiYlltA-KAi\ UiVlUm f t1,t(tAiYlli\A trf IV
n l t3lt a !t a t! ItrtrYt^ t-'!ar t !-!t nr

.!t.!-.lts

UL

33 iiUD i945,

Uii No.44 tahun i960 tentang prtambangan minyak

dan gas

LU

QM

I i96tj tentang Fendirian

iiU Ns. 44 I

i96C, tentang Periambangan minyak dan gas bumi.

i96i.

Bsit

il. Gaminran Amam Fenamins {iF Ii/

Kedua perusahaan iersf,but beriinriak seiaku kuasa periambengan yang usahanya

berupa gas dan minyak bumi dengan kegiatan yang ineiiputi ekspiorasi, eirspioitasi, pemurnian, pengoiahan, pengangkutan, dan penjualan. Kemudian kedua perusahaan

tersebut ciiga'bung menjadi PN PERTAMINA. Untuk kelanjutan dan perkembangannya,

maka pemerintah mengeiuarkan

Pertamina sebagai pengeloia tunggal dibiriang minyak dan gas bumi eii indonesia.
Pada saat

ini Fertamina telah memiiiki unit-unit operasi yang tersebar di seiuruh

Indonesia yang meliputi 4 unit Ekspiorasi, 6 unit Pengolahan, cian
cian Pemasaran daiam negeri dan beberapa

Pertamina Unit Pengoiahan

Direktorat Pengolahan Penamina dengan produk terbesar dan teriengkap di Indonesia,
yailg mem-bawahi Kilang Minyak I cian II, serta Kilang Paraxyiene.

Kiiang-kilang ini didirikan uniuk memenuhi kebuiuhan daiam negeri ierhadap

LU

QM

produk Bahan Bakar Minyai<,

meningkat dan untuk mengurangi ketergantungan suplai dari luar negeri.

Unit Pengolahan IV Cilacap memitiki iuas ateal, dengan rincian sebagai berikut:
Kiiang & kanior
Jaiur pipa

,6

.6 .6 6 .6

Terminai minyalvpeisus
Perumahan/Tviess

Rumah Sakit

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
uiJ No.

I

iahun i97l yang menyatakan bahwa

I unit Pembekaian

unit penunjang iainnya.

Miiacap

merupakan saiah satu Unit Operasi

AN

UL

( BBM ) dan protiuic

sampingan Non BBM yang selaiu

2A3,i9 12,77 50,97 i*,27

Ha
F{a

Ha

100"80

Ha

Ha

iimi,q

2A0$

fr Feriamina

UP

IY

Cilacap

B&b

Ii. Gsmberan Amum Per€smins

UP

iV

.6

Sarana oiahrag*reiaeasi

59,7i

rta
1tt

't

'-

II.i.2

Kiiang *Iinyak Pertamina iiP i?'Ciiacap

I

li.

A. {itafs,F,iinYak I :

Kiiang minyak i Ciiar;ap dibangun tahun i974 dengan kapasitas

baneilhari. Kiiang ini sengaja dirancang untuk memproses bahan baku minyak mentah

dari Timur Tengah, dengan maksud, seiain untuk mendapaikan bahan produk BBM,
juga menciapatkan bahan riasar minyak peiumas

secara teknis ekonomis minyak ilrentah daiam negeri

rnenjadi bahan dasar minyak peiumas cian aspal.

Soeharto tanggal 24 trgustus i976, memiiiici unit-unit proses yang meiiputi:

LU

QM

AN

Kiiang Minyak i yang muiai beroperasi sejak diresmikan oieh Bapak Presiden

-

Unit Proses Fuei Oii Compiex aan

-

tjnit Lube Oil Campiex

IJnit

CDU_ I NHT-I
Hvdrodesulfurizer Platfarmer-I P r o p ane-. Manuf tt c t uv in g
tltvtv&atv6avt

Aiarnv Tvontar e^".- r LttVl Qr.'i-n-" tllJllf fftr/^+^- Lr,l tvl,rvl

L'

I-ryoran frerja PraWek Agusnrs - Sepiemb* 2$0$ di Penamin* UP IV Cifuxup

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
1t30.u00

Totai

44'i ,7 i

r1A

i lube oil base ) dan aspai, berhubung

tidak efisien untuk riiproduksi

UL

Tabei 2-1 t Fuel

fiil Compls I ( fOC I )

KAPASITAS DESIGN BFSD TFSD i if; 0CItl i6.i26
2,805

2,300
1"650 43.s

25.600 17,000 14,900

111{\
?an , l}\J

1{?nn
IJ!rVV

Bah

lI

. tlam&aran {imum Fertsrnina u-p iil

unit Fuei oii campiex mengoiair minyak mentah menjadi
i^

.

L

Lias,

L L L L L L

Gssolineipremium,

Avturlbahan bakar pesawat terbang, Kerosenelminyaktanah,

Autumotine Dieset Oit ( Soiar )

Industrial I)iesel Oil,

Industrial Fuel {}ilfminyakbakar.

Hasii produksi u*nit Fuei Aii Compiex

UL

aiau BBlvi.

Seciangkan Unir Lube

Fuei Oii Contpiex I rnenjacii Lwbe Oii Base ( bahan riasar rninyak peiumas i cian aspal

Sejaian dengan peningkatan kebutuhan konsumen, tahun

ditingkatkan kapasitasnya meiaiui f)ebottienecking sehingga menjadi i i 8.000
barreirhari.

Untuk mengetahui jaiannya proses pada kiiang minyak I, siiahkan lihat gambar

2-i

pada haiaman berikut.

Laparan Kurjn Prakiek Agasias - September E#60 di Periaffiins UP

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
I ini iazim eiisebut bahan bakar minyak
Oii Campiex i, mengaiah Lang Resiriu hasii pradulisi {"rnit
.

QM

AN

i998 i i999

LU

iY Giacap

B*&

II.

Gawbarun iimsm Pertamin* UP

Ii'-

Gambar 2-i z Froses Kiiang

I

UL

3 o (!

;

Middle East
Crude 118 MBSD

Long Residue

LU

!

t,

Short Residue

I

l.-,

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
Block Diagram FOC I - LOC l/ll/lll

t

STI \u/ SP LIT

ti --> J ;"LIYL II
Platformr

Fuel Gas

LPG

;r-l

Gasoline / Premium

Kero

i Kero Merox

Avtur

,

/-:)

Kerosene

1,,

t8l

r

ADO

/ IDO

AN

VGO
ADO

QM

:\
t'

t',

El;:-

lr __.r L- f

:) >

tr.:;',:,

I

f,,.,ll

t..

lt r - I \I I'or1[" h H Hrui->l $
t

-->
I

'

HVt-60

HVt-95

Ii+r ll

ffiil1 L=-,
I

L'

\)ai

tl

HVI-160s HVt-650

f+

1+

Slack Wax Minarex

Propane

-

As1 rhalt

Asphalt Blending

IU

s' Sqtember

20$$ di

Periamin* UP {r/ Ciiacry

Bilb

Ii,

G*miia{an

iinsm

Pertaminn tfP

i*'

B. Eiiang fiiinvai(
Kiiang Minyak

Ii :
untuk memenuhi iiebutuiran

ii ini ciib,angun pacia tahun iy8i,

BBM dalam negeri yang terus menenm meningkat.

Berbeda dengan Kiiang Minyak I, Kilang Minyak

minyak mentah tialam negeri dengan kapasiras 200.000 banei/hari. Sejaian dengan
proyek debottlenecking pada tahun i998 230.000 barreilhari.

Beroperasi sejak diresmikan Presitien Soeharto pada tanggal 4 Agustus 1983, juga memiiiki unii-unit
:

t i

Fuel Aii Campiex dan

Unit Fuel Oii Compiex II mengolah minyak mentah menjadi
Gas,

UL

Lube Uil Compiex

LU

QM

Liquifi eri P etrol eurn Gas,
Gasa{inelPremium

Naphtha,

Avtur,
Kerasene,

Automotive Diesei Oii,

Industriai Diese{ Ai{, indusrrisi Fuei Oil,

Lqorcn Kerja fuafuek Agu,sins - Sqtemher lfififi

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
II
ciiraneang untuk mengolah

i 1999, maka kapasitasnya iiinaikkan menjadi

:

AN

tl
tii

Psiamina UF iV tilacry

Bah

ii.

Gambaran Umum Penaminu AP

iV

Sedangkan Unir Lube Oii Campiex

ii mengoiah Long Resiriu dari produksi

Fuei

Oii

C.omplex

i

menjadi bahan baku minyak peiumas dan aspai sebagaimana produksi

Unit Lube Oti Co*tpiex i.

{lnit
CDU.N

NHT-II AH Unibon Plctformcr-II
{ PG Rec
cttr ra! Lt YY Ll

l\ln^Lt Inn A ,{n*n,lVLlUf ttttLl tVlEf \hl

UL

TT{DT Visbreaker

Tabei Z-3 z Labe Oii Compi*
Lrnit

LU

His\t V'acum LInit Hish lracum Unit

Propane Deasphalting Unit Propane Deasphaltine Untt Fur{irral E-ttraction t-lnit I
' v..l

A

fi.rn{"rnnf a4f tl4tUt.

U.+*tUt!trIvtl

Evtvnnlinm

f tt-tl,r r\ -_.. -._.:--._ I I--:+ T r{rx Llil.ll. I -LYl-tjl\ uewu

lffiK
fii,

Dewaxins, Unii

Hydrotreaiin* Unil

hoduk Napirth* aari Fuei

merupakan bahan baku dari Kiiang Paraxyiene.

' i-ryoran iierla i-rsltiei( Agusius - Septemtter

t

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
Tabei 2-2 : Fuei ilit Compiac

Ii i FOC n i

KAPAqITAq, NtrqIGN

"!-T)QT\ L I tJtj

EIDqT\

30.680 2,441 3.084 2,441
f\ {fr

230.000 20,000 23-000 20 000 11 lnA I l- I \-t\J
I

t ?11 t--'_1 r

z-+

Fr l1r\

tv

1.s,U' 8,39t,

J./UU

55,60u

AN

f, ii, Ei ( i,SC

in

fi, ffi i

QM

KAPASITAS DESIGN {dalam TPSD) I NT* TII I NT'TT rnr-r jJVV l!! laJv l!

I II

j

<'7/7

3"883

I II

538

784

784

478-57

_7

t-!r&tt

I lnit

Jf

II

ttLtv-LatLt

tleA_??',7n

naf, 11F' I LLV'JJ

ii

fu t-6+

F

a

c

t {

i

fu
i

Fd<

t-6r+

6

t

4

t

"70C1

$ii Cornpiex r

iniiah yang paria perkernbangan berikutnya

tl
t

.4$a{t &,

ttn ^" fefi{tmtnfl Uf IJ' L${tcgp

trt

Bsit

$. Gambwan

An*m P*tamina AP iY

Uambar

J-i

memperithatkan prsses kiiang minyak

!-!

rr

r

.r

ii

dan kiiang paraxyiene.

t

r

.l

Ganbar 2-2 z Proses Kiiang

fi & Faraxylene

hl@tha

UL

r
I

Fraclionator

r-+= T oLDO
I
r.l

\

wsbiebrer,

Lryran Kerja h*hie*

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
Block Diagram FOC ll - Paraxylene

+

Fuel Gas

LPG REC

-+

LPG

Gas / LPG

Benzene

Heavy Naphtha

to storage

AN

AH unibon

-1

XylCot

V

"

--*Xflrtql

Paraxylene

QM

ADO / IDO

Heavy Aromate

LU

lNa'btrtna Meroxl

to ADO

rFo

LSWR

TJ

Aga,snrs - Sepiember 20#$ di Fertamins UF

IY Cila*ry

Bni,

Ii.

Grmbsran Umsm Fe*amina tiP

i*-

C. Kitnng Ps{aJcvtene

:

Kiiang Par*xviene Cliawp, riibangun pada tahun i988 dan beroperasi seteiah

diresmikan oleh Bapak Presiden Soehano pada tanggai
Fembanpman kiiang paraxy{ene

berikut:

-

Tersedianya bahan baiilr n*pirtha yang cukup dari kilang minyak Ciiacap. Adanya saran penriukung berupa dermaga" tangki dan utiiitas.

Kapasitas prociuksi dari kiiang paraxyiene Ciiaeap aeiaiah 590.000 torr/tairun Naphtha, disiah menjadi Paraxyiene 270.000 ton, Benzene i20.000 ion, LFG
17.00CI

ton, Raginate 92.0S0 ton, Hea4t Aromate iS.S00 ton, Fuei Gasi'excess I i .0S0

Prociuk Paraxylene sebagian untuk memenuhi kebutuhan bahan baku ke Fusat

arornatik Fiaju, dan sebagian lagi diekspor, Sedangkan produk Benzene keseiurubawrya

LU

QM

ciiekspor dan proriuk-produk iainnya untuk keperiuan daiam negeri dan keperiuan

senciiri.

AN

UL

torVtahun.

Llnit

Ifi{T

CCR Flatiormer Sulfolane Tatarav Xylene Fractionator
I

Drtsov AtV&

f ^ ^--^ tJUtil.ut^--

Ilorun Knjn haktek Aga,srlrs - Sqtemh* 2$fi$ di Pertsmina

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
2$ Desember
1998.

di

Cilaeap, didasarkan atas pertimbaflgan sebagai

T*bei 7-1 t Kiiang Paraxylene
-

Knnncitns T)eqisn -"^o-{ A,>lql.n TI}q.Tl\ t \ tJv I trtlrrrt+rll

7,791

t.791
,100

1

1.730

4 qR5 A Ado. T3T--gv
1t <flfi J>J7V

tr+

UP trY Cilwap

Beh

iI.

Gambaran tinwm Penamina AP

IY

B.,Lnbg

Bas,e

fiii ;

Lube Bsse Oii

i

bahan ciasar peiumas

i

dihasiikan oieh Lube

rlii

Cornplex

(LOC) i - fi. Bahan riasar pelumas initah yang kemudian eiicampur dan ditambah ariitii

sehingga rnenjaeii pelumas seperti merek fuIesran eian sejenisnya yang banyak ditemui di

pasaran. Sejaian dengan peningkatan kapasitas meiaiui ilebottienecking Praiect (

igggliggg ) dibangun LOC iii, seiringga irapasirasnya semakin meningirat, dari semuia
225.A00 torvtahun menjadi 428.000 torvtahun.

AN

Frw HW HVI

UL

-

60

t{vI

-

95/1CC 160s

- 650

{
i

LU

ILi.3 Frsdui*i dan Sisiribusi

produksi kiiang-kiiang di

BBfui, rron bahan bakar minyak (NBlvii. Prociuksi BBfuf mencairup premi trn-r, rlvt'ts:,

kerosene iminyak mentah), solar dan minyak bakar. Prociuksi NBM mencakup LPG,

i:ahan dssar minyak peiumas $ube

petrokimia terutama adaiah pcra4tiene dan benzene-

t:
t:

F.

pada prose$ ekstraksi di LOC i,

asphait, rian IFO, tetapi juga ciihasikan produk ekstrak yang riiberi nama Pertamina
iJ

lr:'-r

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
Tabel 2-5: Gratie dan Kapasitas Lxbe Base Oii
I(enasitac
rrEt/*vrrEv

iI

rtlJLt

ohrtn n+nn /f!G!uL4t! Ji,

69.4 lno < IVc).J
145.5

104.6

QM

Pertamina UF n- Ciiaeap

iiP IV

Ciiacap meiiputi bahan bakar minyak atau

oii bsse

siack) iian aspai. Sedangkan produksi

ii, Iii

ticiak iranya dihasiikan bnse *rl, parcfinrc,

: Sepiember 2(t#0 di Periamins UP ii; Ciio'cap

B*b

iI.

Gambaran {imnm Penamina

U-P

n'

eksirak iMiF{AREXi. Senyawa hydrocarbon yang dihasiikan kiiang ini seieiah diteiiti
trermanfaat unfuk kebutuhan pemrosesan minyak bagr inciusu'i karet ban rian tinta cetak.

A. Eiq[ribusi Produit BBki :

Sejaian dengan program pipanisasi iawa, produk BBM Unii Fengolahan

Ciiacap disaiurkan ke tujuan iewat jaiur pipa oieh Unit Pembekaian rian Pemasaran
Daiam Negeri IY Citacap Group ke iokasi distribusi Jawa bagian barat dan timur.

Ke -bagian barat meiaiui jaiur pipa Ciiaeap Tasiicrnaiaya
tBandungi, setiangkan ke bagian timur meiaiui jaiur pipa Cilacap lYogyakana).

truk tangki atau ciengan tangki kereta api. Seciangkan ciistribusi BBM untuk daerah

iakana, Surairaya dan indonesia bagian timur iiipasok dengan sarana transportasi kapai

LU

QM

tangker.

AN

6. Drstrrhust ffoflur( reffatirtn fl :
Produk paraxyiene

UL

Kemudian untuk mencapai ciaerah konsumen berihltnya , BBM ciiangieut truk-

.

a,

Pwrfieri Terephtalic Acyd

pengembalian ciana pembangunan.

C. Produksi A7pni :

Kiiang Pertamina UP

moduk aspai di tanah air. Kapasitas Prociuksinya ditingkatkan setsiah tiebottienecking (
r0 Lryaran Kerja PruHek Agustus - Sepiember 2$A$ di Pertsmins UF IY Gi*cap

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
iV
Fadaiarang

-

Maos

- Rewuiu

t

t

W iV untuk memasok kebuiuhan

bahan baku pabrii< PTA (

)

Piaju, sebagian ciiekspor bersama benzene untuk

iV rnerupakan satu-satunya

kiiang yang menghasiikan

Bsh

II.

Cambaran Umnm Penamina iiP

iY

i9981i999

i, iiari semuia 520 *fonr'tahun menjadi

72ti liforytairun. Adapun jenis

produksi aspai itP iV yaitu Fen-drii7$ dan Fen-g0i i0S"

Ii.I.4

Sarana Penunjang Operasi Kiiang

Daiam kegiatan operasi kiiang l-rnii Pengoiahan iV, baik kiiang bahan bakar

minyai<, non bahan bakar rninyak, ftlaupun kiiang pura4tiene, ti{iak iepas dari saranasarana penunjang. Adapun sarana penunjang operasi

Utiliias

iinit uiiiitas adaiah janiung operasiorrai
tenaga

iistrik, tenaga uap dan kebutuhan air, untuk iiebutuhan perkantoran, psrumahan,

UL

rumah sakit, dan iasilitas iainya.

Kapasitas utiiitas se-tlagai

-

Ses FF-ater iles*iinizatian

QM

-

Baiier

-

Generator

Tanshi Fenimbr4n

Tangki-tangki penimbun digunakan untuk msnampung bahan baku minyak
mentah, produk arLtara.- produk airiiir ffiaupun air bersih untuk ireperiuan operasionai

nlang.

Iainraiari#rn
Laboratorium, seiain uiuk mengoniroi spesifikasi dan kuaiiias minyak mentah, m'niitas produk arrtata, dan iruaiitas produk akhir, juga sebagai pusat peneiitian cian
mrqembangan. lt

[,.qran Kerjs Praisiek

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
kiiang adaiah'.

industri kiiang, yang menyeiiiakan

-berikut

.

AN

f4u ro#Jam

79t3 torvJam

ii2 rtfw

LU

Agasius - Sepiemb* 2000 di Feriarnina UP

iV fiiacry

Brh

iI.

Gamburan

{im*m Fertamina tiF IY

Bgnshet Femeiihuranp

Bengkei, beriungsi garuia. Selain unruk perbaikan peraiatan yang rusah juga
membuat peralatan penggaflti yang sangat diperiukan bagr keiancaran operasi kiiang.

Untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas pemeliharaan, sejak tahun
fasiiitas ini rii - out sourcing - kan ke PT Einusa Petro

anak perusahaan Fertamina, yang pada perkembangannya tidak hanya dapat
memelihara, merawat, dan momperbaiki sarana Pertamina UP

menjuai jasanya merawat peralatan kiiang-kilang indush"i lainnya di luar Pertamina.

Pelabahq! Iihusas dpn frelmasa

Peiabuhan khusus dan ciermaga Pertamina UP

dan memuat produk-produk kiiang untuk tujuan ciomestik maupun tr4iuan manca
n€gara.

QM

AN

UL

maksimum 250.0u0 DWT. Peiabuhan

+' r':uJ

Tenic !' L-::ra-j!ja} T\prrnqoe

Crucie isiand Berrh Area 7t] Nusakambargan Strait Area 60 Sungai Donan : -Jettry I (64)
-Jett-v

-fett'rl lttItf I{6Rl y vv, v vbt
I}o.^. I rfnorni'n- /QD Qi-^l^ LrtrtHLE t)t4tt-v , tvlttt rttttH, lLll)tvl/ f\ ^

Laporan Kerjs

haisi*

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
l1!4l7

Teknik {EFT)

yang merupakan

iV, tetapi juga

dapat

iV

Ciiacap, memiiiki kapasitas

ini

irhusus untuk membongkar minyak mentah

Tabel 2-6 : Dermaga
Jumlah
3

LU

Kaoasifas

(a ii5.00fi
ra 35.uut)

I

II (67)

1

3.000 - 6.000 3.000 - 6.000
9.VVV

1 L 1

JrVVV

?ono_6nflo
/-J lJ " \J\/\,

I

')<n nnn

tx

Agasius - Sepiember 2$Afi di Pertnmina UP

il' Giacqt

Bab FI

. Garnbaran Umum Penamina AP iV

Ea

muni&ssi dan Eiekironika Dalam menunjang keiancaran operasi kiiang, funsi iromuniieasi dan eiektronika

sangat diperiukan. Fasiiitasnya meiiputi raciio, Pubitc Automattc Branciz ExclrLrr-tge

(PABXi tian peraiatan eiekn"onika.
?

Seiain

itu tii insiaiasi kiiang teiah diiakukan oiomaiisasi dengan

:

sistem kamputerisasi seperti : DCS, CiviMS, FIOS, LOGIC dii.

t.

Lindunsan Linskunsan & Eeseiamatan Keria

tt.

Sarana penunjang iainnya aciaiah keseiamatan kerja dan iindungftri

Aias prestasinya

memperoieh penghargaatl dari Menairer RL

Kemudian juga mempsroieh Swarci

Loncion, dan Pa#a Karya Raicsa tulacfua dari Menteri Pertambangan eian Energl RI.

Sejak awai dibangunnya kiiang minyak ieiah diperhiiungkan rentang dampak

LU

QM

iingkungan yang merupakan . satu kesatuan paket tancarlrgan teirnis, selaras riengan

rancangan kiiang dan sarana penunjangnya, sehingga dari suriut iindungan iingkungan

terjamin eiengan baik.

Sarana iersebut antara iain sebagai

Sour Water Stipper, merupakan saran memisahkan gas-gas ireracun dan berbau tiari air
bekas processing.

CH afau Corrwgated Piate interceptor, merupakan
memisairkan minyak yang terbawa air buangan.

ii*idrng Basin, sarana untuir mengembaiikan

terutama mcngembaiikan kandungan oksigen dan mengirilangkan kantiungan minyak.
L7

Lapor*n Kojn PraHek Agnsius - ,iepiember 20fi6 di Periamina UF ii; friwap

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
meiengkapi

i LLEIT )

- iingkungan.

di bidang ini, Fertamina iinii

Fengoiahan

i-\,'

beberapa kaii

AN

UL

of Honor dari Britisit SuJrty

Cauncri,

berikut

:

sarana untuk meniaciakan dan

atarr memperbaiki i,ualitas

air buang&fl,

Bnb

Ii - Gambwan

Amum Pertamina UP

iil

Ficre, cersbong asap/'api, sarana meniadakan peilcemaran uiiara sekeiiiing.
S ri

incer,sarana meilgurangi kebisingan.

Groyne, sarana periindungan pantai dari irikisan gelombang iaut.

Fm Fan Cooier, untuk mengurangi pemakaian air sebagai media pendingin yang
sekai i gu$ mengurangi kemungkinan pencematan air buangan.

P gr k?Wbansun Fosiai E i{onot?rf 4tqs, K,el,pdir,frn-f ertamirqa

Kehadiran Pertamina Unit Pengoiahan

ridak iangsung teiah menciorong tumbuh cian berkembangnya kehiciupan sosial ekonomi
warga Ciiacap.

Wajah kota Ciiacap iiini teiah berubah. Kondisi jaian eii jantung irota maupun

tahun.

AN

UL

iuar kota semakin muius dengan tanarnan perindangnya yang tetap menghijau sepanjang

Sarana perhubungan semakin meningkat

LU

QM

perhubungan udara. Sehingga, tingkat mobiiitas masyarakat semakin mendapat
kemudahan.

Warga Ciiacap yang semuia sebagian besar menggantungkan hidupnya eiari

bertani dan neiayan tradisionai baik sekior informai mairpun sei#or formai. apaiagi

dengan ditetapkannya Ciiacap sebagai daerah kawasan inciustri iawa $eiatan bagian
Barat.

Industriaiisasi di Ciiacap, teiah mampu menunjang iaju pembangulan eiaerah

<ian pengembangan usaha bagi masyarakai, yang patia akhirnya meningkai iaju
penunrbuhan eiconorni.

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
iV
cii Ciiacap, secar* iangsung maupun

baik perhubungan darat, iaut bairkan

LV

di 'strts - Sqiemher 2(j0fi

P*iaminn UF iY Ciiacnp

Bnfi

ii.

Garr&wfrn

{Jm]s,m

Psttmina Op iV

Eeseiahierqqn

*r&

Ref;reasi

Ferusahaan juga menyeriiaican sarana kesejahteraafl dan oiahraga/rekreasi unruk

L L L L L

Rumah Sakit Pertamina Cilacap
Sarana peribadatan

Balai pertemuan

Sarana olahragalkolam renang \Misma Griya Parra

Akan tetapi sejaian dengan perkembangan perusahaan yang menerapkan
implementasi rssirukilrisasi, rian efisiensi maka beberapa sarana seperti sarsna olahraga

Kesejairteraan Peke{a Fertamina, diperuntukkan bagi pekerja bserta keluarga rian

riibuka untuk masyarakat iuas. Demikian pula sarana rumah sakit yang selama ini hanya

LU

QM

untuk fasiiitas pengobaian pekerja tian keiuw1&, teiah dinyaiakan swariana dan dibuka
untuk umum, sehingga masyarakat iuas dapat memanfaatkannya.

IL2

yang jeias dan teratur agff hubungan kerja antar pegawai menjadi baik. Tanggung

jawab yang ciipikui oieh masing-masing pegawai pun dapat ciengan mudah dipahami
dan ddalankan sesuai kemampuan sehingga dapat mensapai tujuan dari organisasi itu sendiri.

AN

Sistem Organisasi dan Manajemen Perusahaan

Suatu perusahaan yang baik, harus memiliki siruktur meupun sisiern crganisasi

UL

cian reicreasi, perwismaan, tian baiai priemuan ciialih keloiaannya kepada t"ayasan

Laporun Kerjs Pra*tek Agasfns - Septern*er 2000 di P*iawina ilP

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
:
LI

pekerja dan keiuarganya. Fasiiitas itu antara iain

\t

it'tilomp

8s&

ii.

Gambffun Umam Penamina A F {V*

fl.2.i

Visi, &{isi, dan Moito Budaya Kerja Fertaminp
*'isi daq,tufisi fqrtuminn.

Visi : Menjacii perusahaan minyak dan gas bumi yang efrsien, bersih,
unggul, maju, cian maridiri.

jwisi ; Bergerak daiam kegiaian ekspiorasi produksi, pengoiahan,
niaga

tujuan

Menjadi perusahaan yang kuat dan seirat, memenuhi kepentingan
konsumen dan menghasiikan keuntungan baE perusahaan, berprestasi setaraf dengan perusahaan terbaik

LU

QM

]uiisi ;

AN

VTsi dan

Yisi

; Menjacii kiiang minyak yang kompetitif di dunia.

UL

daiam meiaksanakan usaha seiaiu berdasarkan paria tata niiai unggulan

yang:

Berstaniiar internasianai, berwawasan iingkungan, menumbuhkan

kebanggaan rian' mengembangkan profesionaiisme karyawarr serta
meniiukung program pemerintah.

+Iisi Pertsmina.iiP lY,Ciiscan

Mengoiah minyak bumi menjadi produk BBM tian i-{BM untuii
memenuhi kebutuhan pasar. Dengan tujuan
:

i.
2.

Mampu menghasiikan keuniungan bagi perusahaan. Memberikan iresejahteraan bagi pekerja.

Laporan Kerjn ftakiek Aga,ctus - Sepiember lii${t di Pertsmins UP IV Gi*tcp

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
pemasaran

iii
:

indonesia, rian secara seiekiif di riunia internasionai dengan

{ii bidang minyak dan gas bumi,

z2

Bfib

Ii.

Gsrrrbarfrn

-tImam Fc*g,'mine AP

IY

3. Mampu meningkatkan kinerja kiiang secara apiimai,
berwawasan lingirungan.

dan

tuiono Budava Keris

pertnmina merupakan suatu Badan Usaha Miiik negara dan satu-satunya badan

minyaii dan usaha yang mendapat wewenang untuk mengoiah kekayaan negara berupa

AN

UL

fr.2.2

Susunan Dew*n Komisaris dan Dewan Fireksi Fertamina

LU

QM

gas bumi. pertamina berdiri

dikeioia oleh suatu Dewan Direksi Perusahaan dan diawasi oieh Dewan

KomisarisiFemerintah RI. Peiaksanaan kegi atan Pertamina eiiawasi oleh seperangkat
pengawas yaiiu Lembaga Negara, Pemerintah, maupun iniern Pertamina. Susunan Dewan Komisaris Pertamina adaiah sebagai berikut
:

Ketua
Seirreiaris

.

Menteri Pertambangan dan Energi RI

Wakii Ketua : Menteri Keuangan RI
: Seorang pejabat dari Depariemen Pertambangan dan Energi

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
iif IY :
,'BEKER'A
NALATY| KEtsERSAMAAN TfFTTUK

4.

Mampu tumbuh berkembang, maju dan mandiri'

KEUNGGUIILN SEfuTUA',

tahun

igil berdasariqan iiu R.i No, I tahuni9?l. Penamina

z3

2$ii0 di Pertamina UP

iY Cilac*P

Bs&

II. Gamilarg,n Am/fl,m Pe*atnina u-F IV

Anggota

-

Menteri Perencanaan Pembangunan atau Ketua Fappenas Ri

Menteri Sela'etaris Negara Rt

Menieri Negara Riset dan Tehnoiogi RI

Susunan Dewan Direksi Penamina terdiri dari seorang Direkiur iitama yang membawahi enam Direktorat
:

Direktorai Eirspiorasi dan Produksi

Direktorat Fengolahan

Direklorat Pemirekaian tian Femasaran Daiam Negeri

Direicorat Keuangan Direhiorat Umum

LU

QM

Seiain enam eiirehur tersebut, Direktur Utama masih dibantu oieh seorang staf ahli dan
:

inspektur Ferusahaan. Direkiur Uiama juga membawahi

a.

Perwakiian Penamina luar negeri

AN

UL

Direktorat Perkapaian, Kebanciaran, da'n Komunikasi

b. Badan Koorriinasi Perusahaan Asing

c.
d.

Inspeictorat

Froyek-proyek Periamina
Fasiiitas Ekspor LFG )

e. Anak-anak

perusahaan Fertamina yang

D FT. Peiita Air Serviee
Laporan Kerja Prside* Ag*sius - Septemher 2000 di Periamins iiP Iy* Cii*cnp

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
i Los Rngeies, Frankun,
SingaFore, &' Toiry-oi.

i Aramsric

Cenrer, Fabrik Methanoi, Fabrik Faraxyiene,

teriiiri riari

:

Bsi]

ii.

Gambatwn {imum fuftamina u'F

iy

FT. Faira iasa
PT. Tongkang PT. Perta Insana PT. Einusa

IL2.3 struktur organisasi pertamina tlP rv- citracap

Khusus untuk Direictorat Pengoiahan ( Dit.P ) saat ini memiliki atau membawahi
7 i

iinit Fengoiahan

:

i

tiP I Pangkaian Brantian dengan iiapasitas 5.SSS barreilhari.

ji

tiF III Piaju &

*) UP fv" Ciiacap dengan iiapasitas 348.iiSii barreiihari ierdiri :

LU
D
eb

QM
)> 6) ur vf
7

D Kiiang Minyak i dengan'ciiiengkapi Fuei Gii Cornpiex iFAC) i, dan Lube Aii
Compiex (LOCi i.

5i iiP v Baiikpapan dengan kapasitas

AN
otteine cking

Disamping itu iiP iV merniliki iiiiang Fetrokimia Paraxyiene.
270.000 baneifirari.

Baiongan ciengan kapasitas i25.000 baneilirari.

i

UP

Vii Kasim lrian iaya dengan kapasitas i0.000 barreirhari.
Pertamina

UL
iiP iV

i)

UP

ii

Dumai & Sungai Pai<ning dengan kapasitas i70.0u0 barreirhari.
Sungai Gerong dengan kapasitas 135.000'nan-eiihari.

irerkantor di iakarta dan dipimpin oieh seorang Pimpinan

Lryoran Kerja haHek Agustas - Sepiemher i008 di Periamina u*P ii,'t-flaxap

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
iig99l i9g9) dibangun LOC iii. Ciiacap merupairan bagian dari Fertamina Pusat yang

Unit

yang membawahi

:

Bas

Ii . riambaran

tlmsm penamina Up i*-

ai Manajer Ferencanaan
b)

& perekonomian

Manajer Enjinering & pengembangan
Manajer Keuangan

c)
d)

Manajer Umum

ei

Manajer Kiiang

0
gi
h)

Manajer Sumber Daya Manusia

Kepala Biiiang Jasa & $arana Umum

Kepaia Bidang Lindungan Lingkungan & Keseiamaran Ke{a (LLKK) Kepaia Bidang Sisiem informasi & Komunikasi

ii O O O O

Manajer Kiiang membawahi empat manajer, yairu

Manajer Unit Pririuksi II i GNF )

LU

QM

Daiam meiaksanakan fugas cian kegiatannya Kepaia Bidang dibantu oieh Kepala Sub

Bidang, Kepala Seksi, rian seiuruh perangkat operasi di bawahrrya.

Untuk iebih jeiasnya, diagrarn siruktur organisasi Pertamina liP iV Ciiacap ieriera pada

gambar 2-3.

AN

Mana;er Unit Reiiabilitas

Kepaia Bagian Laboratorium

UL

Manajer Unit Frociuksi i l BBM

Laporan Eeri*

hairiek

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
:

i

Agusius - Sepiemher 800# di

renui@

,Ltr

Beb

II. Gerrt$,srg'n

iimum pettamina {tp

ftl

IL2.4

Sistem Kepryawaian

Karyawan Fertamina terbagi menjacii

goiongan 16 sampal yang tertinggi yaitu goiongan
Periamina dibagi 3 keismpok
:

a^ Goiongan

i- 5 )SeniorStaff
6- 9 )JuniorSt*;;
td

b.

Goiongan

c.

Goiongan i0 -

Pembasian "Inm Kgria

Karyawan harian bekerja seiama 4S jam kerja seriap minggu, tiengan princian 5

UL

hari kerj a aan pukui 0?.00 - 15.J0.
Seeiangkan

untuk karyawan shtJt bkerja dengan sistem I

bekerja dan

i

hari iibur. Psriode tersebut berjaian secatra berganiian ciari jaga pagr, sore
:

LU

QM

dan maiam dengan jam keda sebagai beriirut

a.

Untuk karyawan operasi
ShrJt pagr :

Shtft $ore Sirrlt

maiam

b. Untuk karyawan security
ShrJt pagr
: : :

Shift sore
Shrrt

maiam

i,aporan Koju Frrktek Agu,srrs - S*pAmirer

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
i6
goiongan, yang terendah yaitu

i. Secara garis ircsar, karyawan

)

Non

St"jf

- I, artinya 3 hari

AN
:
:

pukul 07.30 - 15.30

pukui i5.3S -23.30

pukui 23.30 - S?.30

pukul 06.U0 - I4,0CI

puhui i4.00 - 22.A{t
pukui 22.S0 - Sd,O$

Beb

Ii.

Gambaren {imsm Fettamina

iiF Iy-

Bagi karyawan ship mendapat prerni shtfr dan uang iembur jika beke{a pada
hari iibur resmi"

If.2.5 Fasilitas Kesejahteraan

Fasiiiias yang iersedia di periamina
a.

f;e{amahsn

Fasiiitas ini diberikan kepada seluruh karyawan stai sedangkan untuk karyawan non

staf

ada peraturan terseneiiri. Pertamina
:

perumahan yaifu

o.

Perumahan Gunung simping untuk senior aanjunior stcff.

Ferumahan Tegai Katiiayu, untuk pa.ra medis RS Fertamina Cilaeap.

AN

t-r-ntuk para tamu disediakan

LU

QM

Sarerla kesehatan. nreiiputi.

-

Kiinik riarurat, terietak di kiiaug sebagai pertolongan perrama bila terjadi

keeeiakaan.

-

RS Pertamina

c.

Sqrqna

fe@iliilsgn

Bagi karyawan Pertamina yang ingin meningkatkan kemampuan rian karier nya, diberikan kesempatan mtuk mengikuti pendiciikan atau training di daiam atau di

iuar negeri.

UL

Perumahan Lomanis dan Donan, untuk

Sedangkan

pendidikan cuma-cuma untuk TK cian SD.

Laporan Kerja

PraH*

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
tip IV ciiacap
:

tIP IV Ciiacap memitiki 3 lokasi kompleks

luniar

dan nan stalJ"

Griya patra,Mess 3?, Mess 39, dan Mess ,i0.

iiP iV Ciiacap, terietak di kompleks Tegai Kaiiiayu.

bagi keiuarganya yaitu anakrrya, diberikan fasiiiias

Aga,r*rs -

S"ft"

d{

Bab

II.

Gambaran (imsm Pertamina Up

iy

d. $arann $ekfe*,si

dqn Olahragn

Terdapat ciua geciung pertelnuan rian reiueasi yang dimiiiiri Penarnina unfuit para
karyawan dan keiuarganya, yaitu

tr G

Patra Grah4 untuk karyawan stal1:

Patra Ria, untuk karyawan nan staff.

u*ntuk sarana oiairaga disediakan fasiiitas sebagai berikut
boia, boia voiiey' tenis, buiutangkis,

e"

Ssruna Perhubunssn da!, Tei?,kamunikasi

Untuk sarana hubungan telepon ciaiam kota Ciiacap diberikan peiayanan secara
culna-cuma rneiaiui sentrai teiepon otomatis

terbang komersiai eiaiam negeri untuk keperiuan perusahaan dan umum.

i

$arsna ibsdalt

LU

QM

g.

Ssrang ferienskalan Keris

Untuk keseiamaian kerja bagi setiap karyawan diberikan cuma-cuma yaiiu

AN

-

Sebuah Masjid di perumahan Gunung Simping

-

Sebuah Masjid di perumahan Lomanis

UL

Seriangkan untuk keperiuan hubungan ueiara

-

pakaian rian sepatu keseiarnatan pelindung teiinga dan jas hujan

peiinci rng pernapasan cian uang lem'bur bagi karyawan sh{t

iL Eeusngan

dnn Cuii
.

Bagt setiap karyawan diberikan

-

gaji setiap buian sesuai dengan pangkat cian goiongan

Inporan Kerja Prahek Agusius - September 2000 di Pertamina UP iV Giacap

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
:

: Lapangan

sepak

goli

basket, bowling, biiyard, dan koiam renang.

miiik Pertamina iiP iV

Ciiacap.

di Pertamina disediakan

iapangan

:

lv

Bab

iI.

Gambnran Amam Pe*amina AF

{y'

-

bonus aiiirir tahun dan uang cuii tahunan

untuk karyawan yang sudah pensiun diberikan pesangon dan setiap bulannya
msnerima uang pensiun

U-ntuk kesempatan cuti, karyawan menciapat kesempatan

dan seiiap 3 tahun menriapai cuii 26 hari kerja.

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
cuti i2 hari keqa setiap tahun,
30

LU

QM

AN

UL

er

2fi00 di Periamins UF

IY CiiamP

Enb

iI. G*m&aran Efm*m pen*mine u-p IV

cambar
)<

t - 3 : srrukrur
FJ o-

srganisasi Fertamina iJF r1/

)& <U r!< (,I

0,|9

rd<

.F.
tA vr F( \\)

'- r >.-4.o,.- C 6.-H 6JO\ gE-!q.o-L' E
E V L J L< 6+, {,) o -cr,toL6 |F C tg.- { O { a-CtrD6

\/-

*{

u'r

r-r

L o< o+{r L dr 5 O,Z ELf .n \J/ ., H cr lr{ J.-!tr O(' lv, id<oY(^sr LolF> I C t-., d atd (:d(t\ N \-. ln!ul-o oo\ > )=r OO-.- L\ O O .J JO._ .r c65O Ot! F-trJttdcsd d 6 6 F dU.l\J 'F J E A t\ c o' L G LN O Fr rL< P1 a> O c (t€o cn +rrlr{ f t/t€ L rV F/ o 9tcr I O .J 0- .tt 14 rLJ -f, vt .Ld rU
CJ

f g; Q -. 6;'i f, tEL" !r^ L]U k \i/, ^\ n Flq

.-(Lo. l!0 h{l<ytLo6C+rCol9f, t?< A \\,l \\/ gt 6t.- a, CN .1^^ -( '-dCl!{, rJr,J+< c cf c(9_! r0 G t F4 rlG F< \\J oru,- r,t C OrJ

'E 5;- 3i

E5

gES

5

)< F-{ 'r .ltr Y't r1 I,l-<

! '"r I A

o.-vl U (r O or4r.- fl :!= r! C.yC-E -v O CJ'-.- rg> l! Oo,EUlrFE

o n I o-398 .! C L., {!

' Lrporan *"rio Pra,titek Agustus - September zsh$ di Penamin*

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
TF ld
O:rll
2 H:E

lAz

i< <o(?

19:)

U

o-

l <:
o

:r

.1

<= v1< <l< 1<

o .a l!

o

(9

ts
lrJ

v t
F v

C)

N N rf lr,

s

F H>

ji qt>
r!

o

N f

UJ

o q r t
l!

I

:) o
d.

d
F

o

Z g t/, f:< <E rn c: :f;0 uJu r2 z, tH t!
o-

*

o
dl

lrl

;

J

UL

F

-o_ <vl
ZQ uO dY

-J

ca>
!J

z,

N

o

<o :l<
XF

F.1 <d
:J

AN

g) .a

lrJ <x J


t

c{

Or

gJ

tu. tl lrt Y)<

trJ

z,to(' ff ov z(, H=
J

@

o

J

v U

<x <o U&

ot

vr

Y
u.t

na

N

ul

rf

? U

o\

ut

UJ

UJ

t

IL .d

(,

-

o o

J

QM

Y

tf l!

JH

o{t

<

[l grJ

Ox

N
lrl

-< )2, Y<

f= JO

oc

t l!

J x d

w lrl

-

i

.l

lrt

(,

:)F EC(

r^l

LU

o-

YOo(, Ov E
o-

IA

o

t t!

(t

) )
u,l

t

) u
t:

'2,

o

F f!

zo <F< '2. )

o

x o
\a

Y)<

t t' U

o:a z< U< dl 0a d.< uI
o.

o

J xX OtlJ uO-

t ?

or >o
JL)

f l!

TIJ

Jx Ox LI LIJ o0]I JO t,

r?

t!

JH

lrJ

4Z (,(9 r(

(,

-

ox lr,
(,

o ?

((€

IJ' E

o
l'

trJ 0-

::U H(t =u rrj n-

ftsH c-5 z, It

o::

f,I l!O

l4l

?

lr,

f

UJ

:! tgl oro Ov
)a
o-

U1

o
UJ

?

z ;t< <H <I <= UO z:< trj u/ c(u
l! )l

J HX O lrj J Jo. llJI

J

.?

fo llL,,

LI

z I c Ll
F

$ I
lr,

c-

aFiVW

J1

Bab

iii.

Si:srern Tenega Listrik Penamina UP

iV

BAB Ifi
STSTEN{

TENAGA LISTRIK FER.TAiliIT{A'JP iV

lll.l

UmUm

Froses produksi pada Penamina

tenaga iistrik.

Iiai ini iiisebabkan karena iii iiaiain proses operasi pengiiangan selaiu
itu daiam proses mekanik, kimia, penerangan,

membutuirkan tenaga iistrik, baik

'negitu pentingnya kebutuhan Juga sistem kontroi operasi prociuksinya. Mengingat
ienaga

iistrik

pada proses produksi

tenaga listrik yang mampu ineiayani kebutuhan tersebut. Sistem tenaga iistrik ini

sistem eiistribusi.

AN

UL

terrjiri atas iiga bagian utama : ii) sistem pembangkitan, (ii) sistem transinisi, cian liiii

Karena Fenamina UP

LU

QM

merupakan pabrik pengoiahan rninyak yang sensitif terhariap oahaya kebakaraa mai<a
sistem tenaga iistriirnya harusiah memenuhi persyaratan yang cukup ketat, yaitu sebagai
:

-benkut

f

iv{empunyai kehandaian sena kontinuitas penyaiuran yang iinggi, karena suatu kegagaian daiam penyediaan tenaga iistrik yang menyebabrat akan merugikan riari segi biaya cian waictu. Apaiagi
rusaicnya instaiasi atau mesin pabrik.

f,

Segi sqlery sangat riiuiamakan, baik itu menyangkut manusia sebagai operaior
maupun terhadap mesin itu senciiri, karena iistrik adaiah sumber panas cian kiiang

minyak amat rawaR terhadap kebocoran sehingga bahaya kebakaran
Laporan Kerjt fuaktek Agustus - September 200ti di Percnntintt UP EY Cii*cnp

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
iiP IV
sangat ciiiunjang oieh keberadaan sisiem rian

iii Periamina iiP iV, maka <iibang*niah

suatu si*tem

iV merupakan pabrik

yang viiai bagi negara dan juga

*ip

pabrik jeias

jika sampai mengakibatkan

sangat
J ,t-

Bn*

iii . $r'bren

Tenaga

A$?ik Pxamine {ip

iy

mungkin terjacii.

iiniuk

ffienghindarinya, peraiatan

iisirik

riiusahakan bebas

terhaciap tirnbulnya bunga api dengan carapenempatan dan pengisolasian perniabrr

secara baik dan tepat. Misainya menempatkan peraiatan

ineiuk yang tertutup atau pengisoiasian eiengan sistem totaliy enciosed pada
generator.

Kegunaan tenaga iistrik daiam suatu kiiang minyaic antara lain
Sebagai penggerak pompa, kompresor, dan biower.
Se-bagai pemanas

Untuk penerangan kiiang

Proses klrusus, misainya : desaiter.

Iif.z

AN

Sistem Fembangkiian

UL

Operasi peralatan padabengkei pemeiiharaan,misainya . mesin ias.

QM

Sistem pembangkit tenaga listrik
:

deiapan buah unit generator

L

Kilang I terdiri atas 3 generator dengan kapasitas masing-masing 8000 KW.

L i-

Kilang

II

dan kilang Paraxylene terdwi dari 4 generator dengan kapasitas masing-

masing 20.S00 KW.

Kilang LOC III terdiri dari 1 generator dengan kapasitas 8000 K\41.

jarJi kapasitas total generator yang terpasang adaiah i i2 MW iiengan jumiah generator

aktif

sebanyak:

5 generator yang airiif dan 2 nonaktif. Dua yang tidak

( cadangan ) dan satu iagi menjaiani repair ( perbaikan ). Di samping itujuga diiengkapi
JJ

Laporan Kerjr Praktek Agastas - Septemher 20u0 di Perramina UP IY Cilacup

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
iistrik di dalam gardu
:

I heater ) dan peneiingin { coofer

}.

{ii Pertamina UP iV Ciiacap diiayani oieh

LU

N-

2

; <ienganN- jumiahtotai generatorterpasang. Berarti ada

aktii ini, satu

uniuk spnre

Bilb

iii . Sistem

Teaaga Lis*i* pertarnina ijp

IV

dengan Ernergency Genef$tar dengan kapasitas ierpasang 550
ciengan renaga riiesei.

Kw

yang iiigerahtan

Kegiatan pernbangkitan tenaga iistrik
penyediaan tenaga-tenaga

pnyediaan a* pendingin kiiang dan beberapa jenis air sepeni air minum dan air pengisi
hoiier. Pengeioiaanya oieh bagian utiiities di area fi5 & j0.

iTf.z.i Fembangidi Listrik Tenaga tjap

Untuk memenuhi besarnya kebuiuh an tenaga iisirik, Penamina
menggunakan pembangkit tenaga

Ada beberapa alasan yang menciasari ciibangunnya suatu PLTU di iingkungan
kiiang minyak tiP iV Ciiacap, aniaraiain

AN

UL

aciaiah PLTU yang menggunakan uap sebagai sumber energinya.

LU

QM

O

Kebutuhan iistriic yang amar-besar.

O

Masaiah kontinuitas proses produksi kilang, sehingga menygbabkan penyediaan

tenaga iistrik ti{iak bisa diserahkan kepatia PLN, sebab pLN tidak bisa menjamin

kontinuiias pei ayanaffly&.

O

Terseciianya air yang cukup banyak untuk baiier sebagai penghasll sream. apaiagi

steam yang sueiah digunakan dapat dioiah kembaii menjadi butiran air cii daiam
eondensor.

O

Bahan bakarnya

mudah

i iiuw-v Gas oii ), Fso \ ileavy Fuel oii ),

inparan Kerja fuaktek Agustus - Septernb",

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
ini
sekaiigus riiintegrasikan dengan

iain seperti tenaga uap, tenaga angrn (udara kempa),

iFtTi}

iiF iV Cilacap

iistrik sendiri. ienis pembangkit yang digunakan

.

drdapatkan dan hasii srsa produksi krlang,
san Fuei Gas.

yartu HGt)

3+ Z

Bab

iii

. S;srem Tenagu Listri*

Pe*affiint tip

IV

O

Karena adanya kebutuhan uap unfuk proses kilang ffilnyak, rnrsainya untuk heut

tracing, proses stripper, ireater tangki minyak berat dii"

cara membakarnya. Kemudian panas yang iiihasiikan eiari proses
<iigunakan untuk memanasi air di daiam baiier.

Donan yang berair payau

ciisebut wrster tiesaiifiation. Pemanasan ciiiairukan sampai mencapai
sehingga

air 'berubah menjaeii uap yang bertekanan. Uap yang bertekanan memiiiki

energi potensiai untuk ciisemprotkan oieh suciu-suriu ietap dan diierima oieh sudu-sudu

irergerak dari suatu turbin uap. Sehingga pada poros turbin akan tirnbui puraran yang

tJiteruskan iewat kopiing

dipergrurakan sebagai sumber energi

aiiaiah

LU

QM

i.

Boiier sebagai penghasii uap.

l. j.

Turbin sebagai penggerak muia lprime maver ).
Generator sebagai sumber energi iistrik.

4

Peraiatan penunjang iain.

AN

Dengan <iemikian eiapat ciisimpuikan, komponen-komponen uiama dari PLTii

:

i-ryor*n Kerja

k&tek

Agastns - Septen&er EAAr di Penamins UF

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
pem'Oakaran

Prinsip ciasar PLTti aqiaiah mengambii energi panas dari bahan bakar dengan

Air yang digunakan diambii dari sungai

i

brackish water ) yang dioiah inenjadi air murni, prosesnya

titik

ciidihnya

ke

generator

iistrik yang menghasiikan tegangan dan

UL
1I

iistrik. Sikius PLTU dapat eiiiihat pada gambar 3-i.

Gambar

3-i

: Siklus PLTU

KoNoENSER

I

Qout

J)

iY Ciircap

Beb

iil.

^*'srern Te*ag* Listrik Pertamina tiP

Ii'

m.2.2 Fenggerak Fluis
Y"ang dimaksuci penggerak

muia di sini adaiah suaru mesin arau alat yang

berfungsi mengkonversikan suatu bentuk energi, yaitu energi potensiai, menjadi energi
putaran ( mekanik I untuk menghasiikan energi iistr-ik.

Ada beberapa jenis penggerak muia diantaranya adaiah :

i.

Motor bakar i bensin, ciiesei i
Penggerak

ini jika dipakai untuk menggerakkan generator biasanya mempunyai

kapasitas yang reiatif kecii, misainya untuk PLTD.

2.

Turbin ( gas, uap ,air

Turbin uap banyak dinraniaatkan paiia pusat pembangkit yang berskaia

Begitu juga ciengan turbin gas cian turbin air. Paaa rurbin gas riiperlukan yeduetion
gear untuk mereeiam putarannya yang teriaiu cepat.

Prime Mover yang ciigunakan pacia panbangkit iistrik di FEriamina UP iV

QM

Ciiacap aeialah turbin uap. Tipe turbin uap yang eiipakai adaiah Extraction

Condensing dan digerakkan oleh FIP Steam dengan tekanan 60 kg

LU

temperatur

*

460 "C.

Yang dimaksud

unruk memutar turbin, kemudian uap tersebut berubah tekanan maupun temperafurnya cii daiam sudu-suciu turbin.

tekanan vacuum, terkoneiensasi seiuruirnya menjaeii air kembaii di daiam conriensor.

Extr*ction atiaiah kondisi operasi iurbin, pada stage terientu, tekanan tian
temperatur uap turun pada suatu harga icemudian ciikeiuarkan untuk keperiuan kiiang,
Saitu pada tekanan 18 kg

Lryorun Kerja Praktek Agustus - Septemher 2a08 di Pertnminx AP iY Ciincry

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
i
besar.

AN

UL

i Fuii

i .*2 dengan

tuli

conriensing adaiah turbin rnenerima uap pada infer-nya

Di

exhaust-nya uap keiuar ciengan tsmperatur rendah dan

I crnz dengan temperafur

330 " C.
-io

Bne

ifi

.,Sisren Tenaga Listrih Fenrmina UF

iii

I[t.2.3 Generator
Generator adaiah $uatu mesin atau aiat yang mengubah energi rnekanik putaran

menjadi energi iistrik. Tegangan yang dihasiikan oieh generator riidapat dari prinsip
hukum Faraday :

" Teg*ng*n inriuksi yang terj*rii rii riai*m su$tu r*ngkai*n besarny* berbanding lurus
dengan cepat perubahartiiux magnetic yilng melingkupinya ".

Generator msrupakan mesin iistrik yang ,iibuat sedemikian baik rian kuat. Di

daiamnya terdapat sejumiah irumparan kawat tembaga (konduictor) Vang diietakkan

pada aiur-aiur atau sioi yang dinamakan siaior. Sedangkan bagian yang beqputar,

disebut rotor, adaiah kutub magter iistrik yang berbentuk siiinder ataupun sepatu yang

Tipe generator yang dipakai di irilang minyak Pertamina U? IV adaiah Brushiess

Exciter buatan Eiectric ]vfacitinery Campany iiSA, yaitu generaior tanpa sikat arang

AN

UL

riiberi iiiitan kawat, tii daiamnya ciiaiiri arus DC'

yang ciiiengkapi dengan PMG

Karena tanpa sikat arang, maka generator ini tidak menimbuikan gesekan yang tiapat

menimbulkan bunga api. Jaefi eocok untuk kiiang yang rawan kebakaran. Gambar 3-2
memperiihatkan konstruk si rotor bruthi e s s exc iter,

Konstruksi generatornya ariaiah Total$t Encioseti vYater Air Cooieri
y-airu generator yang

udara yang dihembuskan. Dengan konst"uksi TE-WAC ini, bunga api yang timbui airi"bat

shart citcuit iiciak riapat keiuar menembss fraffie generator. Fan pendingrnnYa ierpasang
pada poros generator. Gambar 3-3 memperiihatkan konstruksi

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
i Permattent iuiagnet Generator" ) sebagai penguatnya.
i TEWAC i'
memiiiki isoiasi tertutup totai dan pendinginannya msnggunakan
TEWAC generator.
J'

LU

QM

s - Septemher hAAa di Pertamina UP

iV Ciiaeap

Bsb

iii ",Srsrenr Tenr;gt Lis*iii Pertamina tip iii

DloPE HEAT s,l

*Gambar 3-? : Rotor Brushiess

E;r.;citer

Gambar 3-3 : Konstrnksi TEWAC Generator

:apor*n Kerjr fuaktek Agastus - September hh{tii di Pertaminu UP I7 Ciiacap

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
5/ffi
I
PMG PILOT E XCITER ROTOR

LU

QM

AN

UL

f) tl
l__r
J6

Bah

iii.

S;trenr Tenaga

Lis*i*

Ferrrarrrina {iP

I*"

Sisiem generator brusiziess exciier terdiri dari 3 unii gen€rator

_y-ang

iiipasang

daiam satu poros, yaifu generator utama, generator exciter, rian FIviG. Secara secierhana
ciapat riigambarkan sebagai berikut

Gambar 3-4 : Iiustrasi Sederhsna G€neraior Brushiess Exciier

L
tt.
TT

Gene,rator Utama

UL

pembangkit utama iiaya iistrik.

Generatgr Brushiess , Erp,iter

menghasiikan arus

LU

QM

<iimasuh*an ke daiam

riihasilkan oieh generator brushiess exciter iiisearairkan ciahuiu oiph recttfier yang
terkopei seeara
-hersamaan

m.

Plvic ( Permanent luiasnet Generator t

iiimana rotornya terbuat ciari bahan magnet pcrmanen, berfungsi sebagai pembangkit

rnuia. Arus boiak-balik yang ciihasiikan oleh PMG seteiah meiaiui sistem pengatur
tegangan

( A1IR

:

pembangkii medan magnei ( penguatan

i-ryoran Kerja Fraktek Agastus - September

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
:

II

r_____i

[---r

:

merupakan generator berkutub aaiam, berfungsi sebagai

:

merupakan generator berkutub

iuar

yang

AN

iisirik

sebagai penguaian pada generator utama. Sebeium

kumparan generator utama yahni pada rotornya, arlrs yang

dan seporos paeia sistem generatornya.
.

merupakan generator berkuiub daiam

Aufomatic Voitage Reguiat*r

)

cian penyearah digunakan se-bagai

i

pada brushiess excirer.

3V

20u0 di Pettmins UP I7

Ciiacap

Beb IIL,Sfsfenr Tenega Listrih Penamina

Iip

iy

ili,2.4 Froteksi dan Penianahan Generator
Proteksi Generator Yang dimaksud sistem proteksi generator adaiah rangkaian peraiatan proteksi

untuk mengamankan genefator secara keseiuruhan eiaiam operasionai, baik berupa
aiarm, rTtaupun pemutus arus

-generator. Peraiatan yang ciigunakan untuk mencieteksi dam memerintahkan peraiatan

proteksi untuk bekerja adaiah reiay.

Reiay-reioy yangdigunakan antara iain

L*cked uut relaTt : ciigunakan untuk membantu kerja riari reiay utama, yaitu
menenrskan kerja eiari refay pengaman untuk memufuskan breaker. Rating arus

Over currenr reiay : untuk membatasi arus yang meiebihi kemampuan generaior

AN

dan mengamankan gangguan hubung singkat. Reiay

UL

koniaknya 50 A untuk tegangan yang iidak meiebihi 600 v.

LU

QM

kenaii<kan arus yang meiebihi nilai tertentu, sehingga generaror tidak rusak jiica

diiaiui arus yang meiebihi kapasitasnya.

frffirensiai rei*y .' umtuk meiinciungi generator terhadap bahaya akibat hubung
singkat yang terjadi paria winding generator. Kerja reiay

perbedaan arus yang masuk pada saiah satu,rJung kumparan dan arus yang keiuar
paeia uJung iainnya.

Proteksi cnri matoring : uniuk mencegah terjadinya kehiiangan ienaga penggerak
pacia generator. menjacii motor.

n-ryoran Kerju Praktek Agu*us - Sqtember 2u0a di Pertsminu UP IV Ciiaup

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
jika
acia gangguan aiau kondisi ticiak normai pada
:

ini

bekerja berciasarkan

ini

berdasarkan

iika

genet'ator kehiiangan tenaga penggeraknya, ia beraiih fungsi

4U

Bnh

lii.,$isrern Tenaga iistrik Peaamina iiF IV

'

Froteksi ioss of exitatitln : pada generator sinieron ada kemungkinan kehiiangan
eksitasinya, maka generator cencierung bersifat sebagai motor inciuksi. powernya akan berkurang, seciangkan penguatannya msngambii riari sistem sehingga dapat merusak rrresin tian menimbuikan kerugian sistem. Reiay
irnpeciansi bayangan yang riicennink an

Antara reiay-rel4; tersebut dikoorciinasikan sedemikian rupa sehingga bokerja

seielitii yairu benindak sesuai riengan karakterisiik operasi masing-masing sehingga
mampu memberikan perintah kepada circuit breaker untui{ trip.

Fenisnahan Generator

menggunakan sistem " NeutFai Grounri Resistor

UL

Fenranahan patia generator

tersebut diiakukan pada saiah satu generatornya karena generatornya bekerja secara

LU

QM

paraiei. Jika pentanahan diiakukan pacia 2 generator atau lebih, acia kemungirinan tim-bul

ants urutan noi yang bersirkuiasi aniara generaior yang ditanaiikan tersebut, hai ini

berbahaya irarena riapat menimbulii:an panas yang cukup tinggi.

Data tei'Tis neutrai ground resisfor aciaiah: 40u A, 80u0 V, i0 sec. ini berarti

-

Besar niiai R

:

8000

V ariaiah tegangan fasa terhaciap graund.

400 A untuk
atas

i0 rietik untuk an$ sebesar 400 A, maka NGR

f"^ryrtn Kerja fuaktek Agustas - September 4tta| di Perftrminu iiP

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
ini
bei<erja atas ciasar

rei*y tersebut

pacia terminalnya.

di

kiiang minyak Penamina UF

iV

Ciiacap

" ineiaiui netrai

busnya. Pentanahan

AN

:

l/ +UU A
EggU

:20 $

i0

sec, berani besarnya arus maksimai daiam

waku ifi detik. iii{a di

akan terbakar.

'*1

EY

Ciitiup

B& iii.,"r*ibrenr

Tenaga Listrik penamina u-p

iii

Keuntungan dari sistem yang titik netrainya ditanahiian aciaiah

.

Jika terjacii suatu gangguan teftiporary, makaticiak akan terjadi busur api ( Arctng
Grownci ) antara konduktor ke tanah pacia titik gangguan.

D

Apabiia terjadi hubung singkat ke tanah secara langsung, iegangan anrar fasa
yang sehat ticiair akan naik 3 kaii regangan fasa ke netrai.

Fentanahan

titik netrai generator ciiperiihatkan

Gambar 3-5 : Fenianahan Titik Neirai Generator

m.2.5 Kerja Paraiei Generator

iintuk menctapaikan sistem yang hanciai dengan kontinitas yang tinggi, maka
;ara kerja generator sebagai penyupiai tenaga iistrik ciioperasikan secara paraiei. pacia
s"tiap gardu induk

( substation ) ciidistribusikan oieh 2 generator yang berbeda

:;tapi sama-sama monyupiai iistrik sehingga apabiia saiah satu generator

:angguan, maka generaior iain riapai menggantikannya. Keqa paraiel pada generator ini ;rhubungkan dengan tie breaker dan tie generntor
.

Laporcn Kerir

futktek

Agustus - September zhnu at

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
pada gambar 3-5. akan

LU

QM

AN

UL

terkena

runi@

n/-

Bnb

iii.,Sisfern Tenaga Lis*ih penamina tip

iy

$yarat-syarat kerja paraiei generator

:

O O O

Frekuensinya harus sama
Tegangannya sarna

Fasa dan urutan tasanya harus sama

Keunrungan dari sistem generator paraiei

1' Keanciaian
2-

dan kontinuitas peiayanan sistem pembangkit yang iebih tinggi.

Lebih fleksibei terhadap pertam-bahan beban.

3. Pemeiiharc&n saiah satu generator tidak akan mengganggu 1,
Dapat melayani beban yang iebih besar.

Ifr.2.6 interironeksi Aniar pembangiiii

ilntuk meningkatkan kehanciaian sistem tenaga iistrik, maka aniarapembangkit

QM

satu dengan yang iainnya dihubungkan meiaiui sebuah rransformator yang riisebu

rransformer pada transJer ous ciari kedua unit pembangkit. Hubungan kumparan ketiga

t-asanya adalah deita-delta yang disambungkan pada keciua transjer

pembangkit.

Tie ffaftsformer yang dipergunakan unftk interkoneksi rnempunyai fungsi
tebagai berikut
:

Sebagai insulating transfarmer

hubung singkat cii salah satu pusat pembangkit

Mengatur besarnya daya reakfif yang dikirim dan yang diterima oleh salah satu
pusat pembangkit ciengan c,aramengubah posis

i-ryoran Kerjn Fysktek Agastus - Snpt

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
:

sistem.

AN

UL

t tie

LU

bus masing-masing

: untuk mengisolasi
.

arus urutan nol apabila ada

i tap changer.
4J

Bsb

lii

. S;sren T'enaga Listrik Pe*amins UP

iY

Membatasi besarnya arus short circuit bila terjadi gangguan
pembangkit.

di

saiah saiu pusat

III.3

Sistem Jaringan Transmisi dan

Seteiah tenaga iistrik dibangkitkan, seianjutnya akan iiitransmisikan msiaiui
ka-bel transmisi

menuju garciu ineiuk yang tersebff eii seiuruh arsa kiiang. Setelah sampai

<ii gariiu induk, tegangan akan diturunkan

beban-beban tegailgan tinggi. Kemudian akan diturunkan iagi ke tegangan 400

beban tegangan rendah. Trafo step-down yang riigunakan memakai rangkain deita=
bintang.

t. Penerangan pada kantor-kantor adrninistrasi Pertamina

Ferumahan karyawan Pertamina yang beraiia cii Gunung Simping, Donan, dan Tegai

QM

Katiiayu.

AN

UL

Seiain meiayani beban yang ada di daiam kiiang, PLTii ini juga rneiayani

_\.

Rumah Sakit Periamina UP

IXf.3.i Kabel Bawah Tanah

Saiuran transmisi cian distribusi

sistem penyaiuran bawah tanah riengan under grounri cable ( {JGC ). Dengan sisiem

konciuhor akan teriindungi secara eiektrik maupun mekanik. UGC <iitempatkan cii

iaiam parit-parit bawah tanah yang tersedia. Penampaflg parit kairci bawah tanah
crperiihatkan daiam gambar 3-6.

[-"ryoran Kerja fuaktek Agastus - September ZAu* di Pertamina UP

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
liistribusi
dari i3,8 KV ke 3,45 KV untuk meiayani
V untuk
:

iV Ciiacap.

LU

di Pertamina UP lV Ciiaoap menggunakan
ini

iY Cilaeap

Eab

iii..Sisrenr Tenaga Listrik Pe*smina

O-F

Il'

Gambar 3-6 : Penampang Parit Knbei Bnwah Tanah
Ilarth llecktill

Kabei tanah yang digunakan adalah jenis tembaga stranded dengan isolasi utama renis Cross Linkage Poiyethylene

uJung terminai, peiindung aiuminium tersebui ciihubungkan dengan ground. teriuar aciaiah jenis PVC.

e- Kabei power I 5 KV, 3 fiasa, '3 kawat,

UL

Jenis kabei eii Pertamina tIP

t€gangan i3,8 KV ciari pembangkit ke area kiiang.

LU

QM

b' i'abei power 5 KV, 3 fasa, 3 kawat, untuk power motor iistrik tegangan tinggi 3,3
KV rian untuk saiuran distribusi 3,4S KV.

c

Kabei power 600

tegangan rendah 380

;i-

Kabei kontroi 600 V untuk saiuran kontroi iistrik, saJe guarding,.iiru aiarm dsb. Kairei kontroi i00 V digunakan untuk instrumentasi cian kontroi eiei*ronik dsb.

e

f-ryorrn Kerir fuuktek Ag*stus - Septentber 20hfi di Pertrmina ilP iY Ciiaigp

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
-T--r
( xLpE ). Kabei teriinciungl oieh aiuminium. paeia
Kuiii
IV diiihat dari tegangan dan iungsinya
digrurakan untuk distnbus
:

i

daya dengan

AN

V, 3 fass, 3 kawat atau 4 kawat, untuk power motor listrik
V dan saiuran <iaya ke
geciung kantor, ruang kontroi, dsb.

4)

Bmh

III.

Sistem Tenaga

il$rik

Penamina {jF

iV

Keunrungan dari sistem UGC adaiah

:

-

isoiasi kabei iebih baik.
Keamanan terhadap manusia iebih terjannin. Ferawatan ie"nih murah.

iarak konriuir.lor lebih kecii sehingga kondukransinya iebih rendah dan drop
tegangan kecii.

Kezugian dari sistem UGC ariaiah

f 3 f 'f,

Kurang fieksi'bei terhadap penambahan be'nan.

Suiit daiam pendeieksian gangguan.
Penyambungan habel iebih suiit.

investasi awal mahal.

i-fr.3i.z

Distribusi Frimer

QM

Sistem distribusi yang digunakan harusiah berorientasi pada kehan'Jaian dari

keseiuruhan proses produksi. Hai

protiuktivitas kiiang Pertamina t-lF I_V Ciiaoap mengrngat proses produksinya yang

berskaia besar. Masaiah keamanan dan keselamatan juga sangar diuiamakan, sebab
konciisi iingicungan kiiang yang rawan bahaya kebakaran.

Sistem distribusi primer menggunakan sisterfi secanriary seiective radtai dengan
r'ryangan

di sisi primer i3,8 KV dan sisi sekuncier 3,45 KV. Jaringan eiistribusi primer

m

<iicaru oieh dua buah feeder

rembangkit yang berbeda. Sedang sisi sekundernya, seteiah meiaiui trafo i3,8i3,45 KV
napat dihubungkan paralei dengan tte breaher secara manuai. Posisi tte breaker aoaiah

t'ryran

Ke$a

furktek Agustus - Sqtember 2ua8 di Penaminr ilP iV Ciircnp

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
:

AN

UL LU

ini berhubungan dengan pertimbangan kontinuitas dan

i3,8 KV yang berasai dad machine bus di

pusat

Bei:

FIi.

Sistem Tenaga Listrii-

pedamint {ip ii,'

tlnrrnaiiy $p€qt. iika saiah saiu

irafo

mengaiami ganggu &n, tie breaker akan ditutup

iclasedl sehingga satu trafo akan meiayani iiua jenis beban yaitubebannya sendiri dan
beban ciari trafo yang rusak tadi. One tnie dragranr sistem ciistribusi primer dapat diiihat pada gambar 3-7.

Keuniungan dari sistem secandary selectiv*e radisi adaiah kehandaiannya yang

tinggi dan icontinuitas peiayanan yang terjamin, seciangican kerugiannya acialah investasi

awai yang mahai karena memburuirkan peraiatan yang banyak cian kapasitas trafo yang
ciignnakan? kaii iipat besarnya eiari operasi normai.

Gambar 3-i : one Line fri*grwn sisiem Distribusi primer F€ lracfltpg \cg ueqrtp9 Rur A BUS F

\ga-ulute/ /TrdfiwT\

Y'
+
I

mJ.3 Distribusi Seknnder

Sistenr jaringan c[istri'busi sekuncier yang eiigunakan "bezupa raciiai s.vstem dengan

tegangan sisi primer 3,15

menciapatiran tegangan kerja ?2S

li-

Lap*rr* Kerj* Frrktek Agastas - Septetnb*

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
A llra?kV
\(JE JJ'JJ

UL

A 13'hV Y

QM

AN

Y g,qE kV

trqrkv

TI€ EF-€'{F€R.

LU

i)

/

r

KV dan iegangan sisi sekundepigg V. V

Sedangkan uniuk

aapat ciiambii ciari saiah satu fasa regafigan 4gil V,

4t
ZC*O

&se

fifi.,$isrerr Tenega i;stik Penemine llp

IV

dan netral diambii dari

titik biniang trafo 3,4r Kv i 400 v. one iine riiegramsisrem diiiiut
pada gambar 3*g.

ciistribusi seirunder dapat

Gambar &8 : One Line friagrum Sistem Sistribusi Sekunder
ts€ EUSEAF
3r

il JTJ'I,l

Untuk rnenyalurkan tsnaga listrik ke berbagai jenis beban, dibangun gardu induk ( substatian ), yaitu bangunan dari beton yang terfutup sehingga bebas pengaruh udara

pongaman, lampu indikator, dll. Kondisi udara di dalam gardu inriuk dibuat konstan.

QM

dan cuaca luar.

AN

Di dalamnya diletakkan peralatan switch gedrr,h,{Cc, panei-pan el, relay

UL

III,3.4 Gardu Induh

luar bangunan diletakkan dua buah trafo tenaga I3,8 /3,45 KV yang mendapat incoming

feeder dmi machine bus yang berbeda dan dikeiiiingi pagar kawat.

Seiain untuk menyaluri<an atau rnendistribusikan t€naga iistrik, gardu induk juga punya fungsi iain, yaitu menaikkan atau menurunken tegpngffi, merubah tegangan AC ke DC atau sebaliknya, dll.
Besar kecilnya gardu induk tergantung luas area yang diiayani, misainya jumlah

motor tegangan tinggiirendah, jumlah trafo tenaga, dli. Ada jenis gardu induk lainnya
yang disebut swituh rilck,letaknya berada

Lqamn Kwjr Prnktek Agustu* - sepwmbw E$tfi di penamiit

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
{rhV I Wllil.n-eLOt a, B t qr kv : aW aTftTff y 4oo w
I

I t

;)

T

il

,l

Di

LU

di luar ruangan rrfffup seiringga langsung

trnvA*cau

Bnit

iii.,$isrem

Tenage ij.strii- Pertamina

iiF Ir"

ierkena Fengaruh udara dan cuaca . Peraiatan pada switck rsck irarusiah tahan terhadap siraman hujan, terik matahari, cian harus rnerniiiki fasiiitas expiosion praof.

m.3.5 Transforrnator Daya

Pada sisiem transmisi dan distribusi yang besar,

ciistribusi iangsung pacia peraiatan ntaka akan ciidapatkan perhitungan saiuran yang

besar paoa kerugian daya atau tegangan tertentu. Agar hai

digunakaniah transformator yailg berfungsi untuk menaikkan atau menurunkan
tegangan

iisirik sesuai ciengan kebutuhan.

Prinsip kerja trafo berdasarkan iniiuksi eieirtromag$et, yaitu jika kumparan

ditimbuikannya j.rga berubah. Fiuks yang berubah itu akan menimbulkan tegangan pacia
kumparan kedua.

AN

UL

pertama

iiiberi anr$ iistrik yang berubah terhadap waktu maka fiuks

QM

Transformator yang ciigunakan di kiiang Pertamina UP

acialah produksi

Konstruksinya di'buat sedemikian rupa sehingga cairan, gas ataupun uap tidak dapat

masuk atau keiuar iiari trafo tersebui. Kumparan trafo ini terieiak di daiam minyak irafo
_yang

berfungsi sebagai bahan isoiasi seiraiigus fluida penciingin. Minyak dan trafo

dimasukkan dalam tangki yang bertekanan gas nitrogen + A,2 k$cm2

nikogen ini berfungsi untuk mencegah masuknya udara iuar dan sebagai peiapis aniara

ninyak trafo ciengan udara sehingga kondulirivitas minyak traio tidak berubah.

inporan Xerja Pr*ktek Agustus - September 2tt0F di Pertamina AP

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
jika
digunakan tegangan

itu

riapat dihindari

yang

iV Ciiacap

kebanyakan

dari

Westinghouse

USA,

ciengan

jenis

pemasangan outtioar.

LU

( 4 psi ). Gas

4V

IV Ciiacap

Bili'.

ili.

^iisfern Tenrga

iisrri* p*amina tip ij,-

ifi.3,6 Switch Gear
Switeh Gear aciaiah saiah satu fasiiitas sistem renaga iistrik yang berada pada
bangunan garrJu inciuk yang terdiri dari susunan peraiatan antara kerangka besi,

(ii) isolator, {iii}

(vi) relay pengaman, (vii) lampu indikator dii. Fungsinya adalah sebagai penyambung
atau pemurus rangkaian listrik dari bus ciistribusi.

Ada ciua macam switcit gear menurut kapasitas togangannya, yaitu switch gedff
13,8

KV

dan switch 8ec1r"3,45

untuk mendistribusikan ienaga iistrik dari pembangkit ke gardu induk. Sedangkan
sv'itch Sear 3,45

Voit.

QM

IiL.3,7 Bus Sar

AN

Disamping acianya ciistribusi eiengan rnenggunakan kabel bawah

UL

1i,8i3,45 KV. Melaiui MCC ia akan melayani motor-motor 3,3

Pertamina UP
peiaksanaan

IV juga menggunakan bus bar yang fungsinya untuk memperuudah
percabangan daiam disiribusi dari swirch

iiiik

;tipkai sebagaipeder jarak pendek, misalnya ciari generator rnenuju switcit geer, swicit
geLtr

ke trafo, cian dari transfer bus ke maehine bus, Untuk

,rnlrnciungi daiam tempat yang dise'but bus ciuct.

i,ryan

Kerja Prnktek Agastus - Sqtemier

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
iain : (i)
susunan
bus

bar, {-iv) circ uit bresker, lv} disconecting switch,

KV.

,Sl+'#ch

gear yang berkapasitas l3,B KV digunakan

KV mendapat

incoming feecier 3,45

KV yang Kv

berasai dari trafo

cian trafo 3450i400

tanah,

LU

geer. $eiain iw

hus

bor juga

keamanan

,

bus bar

50

Bah iiF..Sr"srem Tenaga

rt#"i* petamina tip fii

Adapun macam-macam bus bar di kiiang Up
a"

rv ciiacap yaiiu :

TransJer Bus : sebagai penghubung antara unit-unit ntachine ;lr*,r sehingga masing-

masing machine &us saling terhubung paraiel.
b.

Machine Bus : sebagai 6us distribusi tenaga tistrik yang diterima dari generator ke
gardu induk yang atia di arca kiiang. Masing-rnasing generator dihubungkan meiaiui

circuit breaker ke sebuah unit machine
c.

Neutrai Bus : sebagai line neutrai riimana titik nstral generator dihubungkan ciengan

neutrai bus ini meialui circuit breairer. Neutrai 6us ditanahkan melalui gyound
resistar yang ciihubungkan dengan sisiem pentanahan.

I

Lryaran

K*ja ksktek

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
bus"
Agusws - S

LU

QM

AN

UL

5i

Beb FV. Beban-Beban Sistem Tenaga Listnk

BAB

E=ei

BEFaF{. SEBAF{ srsTE&i TEF{eGa LTgERTK

EE''.i

.Fenis-ienis Eeban

Eeban-beben tenaga

proriuicsi pada kiiang minyak, yang bekerjanya menggunakan renaga iistrik. jenis beban,
secara garis besar, yang terciapat di Pertamina

' '

Bsban ciinamis, berupa beban oleh pemakaian motor-motor listrik.

Beban statis' berupa periengkapan listrii< tidak bergerai< sepeni iampu penerang&ft'
pemanas, power

Me€*r Lisirtk

Uniuk beban paiing besar yang ada di kiiang minyak adaiah motor-moior iistrik

!'ang kira-kira mencapai gtt % beban tctai. Motcr-mcrcr listrik tersebut berfungsi antara lain seba.gai aiat penggerak pompa, kompre sor,fan, bf ower, dii.

Heater

iintuk

memanasi nrinyair berat atau ringan daiarn kilang, disamping

menggunakan transJer heat ciari sistem ke minyak juga menggunakan sara pemanasan chngan elemen-elemen pemanasan yang sumber energinya tenaga listrik. Keungguian

ihn

pemaflas

iistrik adaiah iebih mudah mengarur ievel pemenasannya.

Lryrsn Kerja Praktek

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
iistrik adaiah sefilua peraiaran yang men<iukung
operasi

liF IV Ciiacap sebagai berikut

:

panei, dii.

LU

QM

AN

UL

Agustus - S

52

Bab

fY. Beban-Beban

Sistem Tenaga Listrik

Fenerangai,+

Sebagai penunjang produktivitas dari kerja kiiang. Macam-macam penerangan antata iain pensrangan pada kiiang, jaian, ruangan yang vitai, seiuruh bangunan kiiang, dan perurnahan karyawan Fertamina.

Fower Fanel

Fower panei adaiah sebagai penyedia power iistrik apabiia ada pekerjaan cii
ciaiam kiiang seperti perbaikan.

Perslu€nn Lain

digunakan reiatif kecii misainya peraiatan iaboratorium, kontr"oi sistem, komputer, dii.

QM

f,V.i.i fnstaiasi Fener*rrgeEr"

AN

UL

Fasiiitas yang fungsinya sangat berarti bagi kiiang waiaupun energi iistrik yang

Penerangan cii suatu pabrik yang beroperasi 24

ciiperiukan. Salah satu syarat tempat 'ueke{a aeialah terang sehingga mata dapat meiihat
bencia yang dikerjakan dengan jeias. Penerangan

iokasi pabrik terutama pada maiam hari dan keseiamatan kerja karyawan
industri.

Instalasi penerangan pada pabnk harus memenuhi stanciarei internasionai
mengenai instaiasi

enciased, dii"

Lryoran Keqiu Prskte* Agastus - September 2$00 di Penamina UP IV Ciiacry

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
jam per hari aciaiah mutiak
juga iiibutuhkan tiaiam pengamanan

LU

rii

ciunia

iistrik di daerah berbahaya, seperii explasion proaf, g*s proof , raraiiy

}J

Bfrh

IY. fiebxn-B&cn ^$iseBr Tenrrga

Livrrih

ienis-jenis iampu yang teqpasang rii Penamina UP iV Cilaeap efiiarc iain

:

L L L L

Lampu pUar { incandescent lamp ) Larnpu mercury ( dtseharge lamp Lampu

Tt

( turbular lamp )

Lampu-lampu khusus lainnya

Pemakaian lampu-lampu tersebut disesuaikan pacla tempat yeng cocok tergantung sifat
penerangflil dan tingkat keperiuan,

fV-.1.2 Mstor

Listrik

Unit-unit operasi yang memiliki prioritas operasi tinggl biasanya ierdapat 3 s.d 4 rnotor

listrik dan disediakan cadangan penggerak berupa nrrbin uap. F{al ini dimaksudkan jikn

LU

QM

ada gangguan untuk satu motoro maka motor listrik yang lain dapat langsung

menggantikau dan apabila untuk semua motor listrik tidak berfungsi karena ada

gangguan peria pembangkit, maka turbin uap cadanganlah yang menggantikannya.

daya dan rating tegangannya juga tipsrya.

-

AN
Tipenya

Motor iisuik yang digunakan sangat banyak dan bervariasi dalam hai irapasit*s

Kapasitas dayanya

UL

Pada kiiang

Rating tegangannya

Iqoran Kerj*

Prrktehdgns$rs * Srytemb* 20A$ di Fe*amina UF

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
\
tIF IV Ciiacap
sebagai unit-unit pnggeraknya adslah motor listrik.
: 0,5 - 2500 HP
66n AAnA It ] JSU * JJUU V

:

motor induksi dan motor sinkran.

54

IY Ctl**ap

Bilh Ir/. Beben-Beben Sistem Tenegr Lig?ik

fV.z

Loati Shedding
Daiam +perasi sistern peinbangkit tenaga iistrik, terkadang terjadi suatu keadaan

eiimana kapasitas pembangkit yang beroperasi iebih keeii daripada beban yang sedang

diiayani' Saiah satu penyebabnya adaiah trtp-nye saiah saiu generator yang sedang
beroperasi karena terjacii gangguan.

Load shedeitng aciaiah suatu caraperiindungan ircban dengan jalan memutuskan atau mengurangi -beban seeara seiektif berdasarkan skala

Tujuannya unfuk rn€ngembalikan besarnya frekuensi pada kondisi normai { mencegah pemadaman pa<ia beban yang

beban essentiai, dan terakhir sekali adatalr beban vitai.

LU

QM

Iv-,3

nengatur atau mengendalikan besarnya frekuensi yang dihasilkan generator ciengan

cara mengatur puiaran atau kecepaian turbin agar tetap konstan waiaupun terjadi

rerubahan beban.

AN

Fenggunaan Gsvefnor

Governor acialah suatu alat yang ada pacia pembangkit yang berfungsi untuk

UL

essentiai akan jatuh lebih duiu, jika belum mencukupi disusul dengan pemadarnan

Governor yang digunakan
"'i|'aociword Governor co.

l""iln

t"rymrran Ke$a

fuahte* Agwstis:

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
prioritas beban tersebut. j0 i{z i
dan

vitai. Urutan pematiamannya : bebnn

non

di

Fertamina U?

ff

Ciiacap adalah buatan

tlse"

seri

i0iE

cian seri z3$I -

Eiectronic Governor.

55

Bfiii

irl.

Beban-Beitan Sistem Tenage List?ih

i-v-.4 Generator

Spare

Seperti dijeiaskan pada bab sebeiumnya, bahwa cii Fenamina

ijp fV Ciiacap

aktif ini saiah satunlia eiigunakan sebagai generator cadangan. Fungsi
caciangan

ini untuk

iiamun, walaupun dapat eiigunakan untuk tujuan tersebut, sistem

keiemahan riaiam hai waktu. Generator spure memilii{i waktu starttng yang lama
sehingga kurang responsif terhaeiap te{adin3, a over{aad.

i-l'.S Fem*liharaan tistrik

Peralatan listrik paiia area kiiang memeriukan pemeiiharaan berkala agar seialu

beke{a dengan "baik. Karena sifaukaraiqteristik eiari peraiatan tersebut -oerbeda-becia
maka peiaksanaan pemeiiharaan dapat diiakukan dengan ciua cara

LU

QM

f

Preventive ]uiaintenat?ce : pemeiiharaan yalrg tlersifar pencegairan ciari kerusaican.

Diiakukan sesara rutin sesuai jadwai yang ciitentukan pabrik pembuatnya, misainya

buianan, tahunan, eisb.

i

tiresk ilawn ]uiainten$rxce : pemeiiharaan yang bersifat perbaikan
kerusakan. Diiaksanairan setelah peraiatan terseirut rusak.

Pemeiiharaan

iugas LISPEM antara iain

I

ivfemelihara sisiem Fenerangan iermasuk penggantian bola iampu seria prbaikan
instaiasi &taut sistem kontroinya.

fi-ryoran Kerja Prakteit Agustas - September 2go0 di Penamin'n

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
generator

memiiiki 6 buah generator airtif dan 2 buah generaior ticiak aktif. Generator yang tiiiak

mengatasi kelsbihan beban yang sewakiu-wakru dapat ierja<ii.

ini

memiiiki

AN

UL

:

terhadap

ini diserairkan
:

kepada bagian Listrik PemeiiharaaR

( LISPEivi i.

)o
A'P

i-t'Ciintnp

EaF*

F{. Eeb*n-Eeban

,$isrem Tenaga Listrik

2.

fuierneiihara moisr
v

iisirik, kantairior moior, sena perb*ikan biia moror trip,

ibrat ion,, nais e, dii.

Memeliiiara dan memperbaiki biia rusak peraiatan penyaiur tenaga, seperti traio
daya, ka-bei tanah, MCC, switch gesr, aiat ukur, peralatan pengaman, {iil.

1

Pemeiihara&n mesin iistrik iainnya seperti exciter, goverrror, dsb.

Femeiiitaraan dan perbaikan peralatan tersebut iiiiaksanakan
tersebut berada, tetapi dapat pula ciibawa ke bengket

lebih ianjut, seperii
Facia m0t0r

:

iistrik

>

Trafo

LU

QM

AN

UL

'>

Relay dan alat ukur

I'r

@an

Kerlu fuakteii,Agrsfns - Septemiter 2a$$ di Pensmina

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
i:iia rusak instaiasi pembangkit tenaga iisirik,

j.

di ternpat alat

iistrik biia memerlukan perbajkan

. pcnggantian

be*ring, rewinriing, dsb.

:

test dan kaiibrasi.

'.

rewinriing, test minyak trafb, dsb.

57
u-P

iv

Ciiasap

Eab ii - K*ntroi *ietor fndulisi Fegcnga n Tinggi fran Sistem Prateksinyt Fads Area

tti

pertumins......

BAB
TLTGAS

V
:

KI{USUS

KOft_TRSL &fOTOR

PRSTEI{SINYA PAFA AREA

i,i

Fendahuiuan

Fada era insiustrialisasi sei.-arang ini, riimana energi gerak atau energi mekanik
.angat dibutuirkan, pefiggunaan eian pengendalian motor

-:ituk diperhatikan" apaiagi pengeneiaiian { k*ntroi

:'enggunaan energi yang harus diusahakan pemakaiannya agar seefisien rrungjrin.

:nergi tersebut secara proporsionai dan efisieil untuk kepuiuan pengendaiian motor*:oror iistrik"

AN

UL
{

Semua kebutuhan

iniiah yang rnenimbulkan permasaiahan bagaimana teita mengafur

QM

Pengenriaiian

kontrai 7 matar rrsrnk

-isebuf kontaktor. Fungsi wtama kontaktor aaaiah sebagai pemutus tlan penyambung

,i

-iatu rangkaian iistrik., sanra fungsinya ciengan saklar. Tetapi

::ciapat perbedaan. Kontaktor, seiain berfungsi sepeni saklar, juga meiniiiiii ftrngsi

:eriindungen

( proteksi i

::ciangkan sakiar ticiak rnemiliki kemampuan proteksi. Maka prmbahasan mengenai

'.'-'ntroi motor dengan rnenggunakan kontairtor tidak dapat ciipisahkan dari pem-bahasan

-:ltang sisiern proreiesi. Waiaupun demikian, s*iring dengan kemajuan iaknoiogi, sudan
i'i'1-r'ak aiat'aiat cangglh yang meffiang khusus eiiproeiuksi unruk keperiuan proteksi

-til"fiotgtt'

Kurj* h*,ktek.4gxstus * Sepiemher 20(ta di Feriumina UF li.'iltne"F

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
TT{_DTJKST

TEGANGAF{ TIi\-GGT DAN SISTEftI

si

PERTATIIIHA UF I1,'CiLACAF

iistrik amat penting dan mutiak

i ini berieaitan puia dengan

ti&k

ferfepas dari suaru r'omponen yang

LU

di

antara keeiuanya

terhadap suatu aiat jlka sewair-tu-wairtu terjadi gangguan.

Beb Y ' Kon*al

Matar fiwiuksi Tegangan Tinggi fren Sistem Fr*e*sinye pada Area $I pertrmrna......

sistem. Sepeni rQ-i000
L\SA

ii yang diprociuksi oieh "

Westingirause Eiecrric {)arpor*tian-

" , yonsjuga akan dibahas riaiam tuiisan ini.
Periu ditekankan, bahwa pengendalian motor iistrik yang riaiam penuiisan im

menggunakan kontaictor, "nukaniah pengaturan terhadap kecepatan atau putaran meiainkan Fengendaiian controi ) motor iistrik.

V.i.i

Fengendaiian

Definisi peitgeniiaiian iaiah usaha yang diiahr*an untuk iiapat msmp€ngaruhi
laiannya suatu proses. Sebagai contoirnya, riiperiihatkan ciaiarn gambar berikut ini
:

Daiam gambar tersebut teriihat sebuah motor yang mendapat input berupa energi iistrik !'ang dikenriaiikan

i ciikontroi ; agar motor tersebut merniiik i output , berupa energi

mekanik, yang sesuai dengan keinginan dan ke-nutuhan. Teiah iiijeiaskan sebeiumnya,
Lrahwa eiaiam ciisanairan.

iuiisan ini pengeriian pengaturan dan pengendaiian

iaporan Keria Frakiek Agusins - Sepiember

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
( kontrci ) terhaiiap pengallifan atau penyaiaan i
srart-stop

UL

Gambar 5-i : Skema Pengenrlalian Motor
Energi Listrik

Energr Mekanik
I I

AN

QM

l

Dikendaiiican

I v

I I I I

LU

Berubah sesuai Keinginan dan kebutuhan

i

konrroi

i tidak

20f,0 di

Fi@

)v

Bd

V. Kantrcl

Maor

Indaksi Tegangan I:inggi Dan Slsem hudsinya pada

Ara

Ol

psftmina.-....

.Syarat-syarat kontaklor daiam pengendaiian antara iain sebagai berihut

:

o
{tJ

Daya yang ditampungnya harus mampu menaaggung beban.

ivlarnpu mengisolasi peraiatan cian iingirungannya lmanusia, tegangan tembus,

dli; sesuai ciengan tegangan ke{a.

O

Mannpu memaciarnkan bunga apl yang timbul akrbat proses opening dan cfosing.

V,i.z

Proteirsi

i perlindungan )

Pembahas&n mengenai energr

pembangliitan, transmisi, dan disiribusi yang merupakan modai yang tenanam daiam

suatu sistem penyetiiaan tenaga iistrik sehingga periu
kerusakan.

Maksuci cian tturgsi sistem proteksi dan reiai-reiai pengaman adalah agar
pemutus daya dapat bekerja secara cepat dan tepai sehingga kerusakan yang disebabkan

QM

oieh gangguan menjaiii sekecii mungkin" FIai ini amat penring mengingat reiai hanya

ak?n irckerja
m

jika timbui gangguan dan reiai tidak mungkin menganrisipasi

enghinciari gangguan.

Syarat terpeniing relai pengaman

1" Kepekaan ( sensitivity ]

Reiai harus cukup peka terhariap rangsangan minimum gangguan sehingga seiaiu
dapat msrideteksi gangguan cii daerah pengamanannya.

:

Keandai an (

reiiabitiry

Pengaman ticiak boieh gagai bekerja dan tidak boieh saiah iierja, yaitu bekerja ieetika
aria gangg:rrn

di ciaerah iain ataubekerja ketika tidak ada gangguan.

Iryran

Kerj* Frakiel( Agusius - S*p*mnu,

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
listrik ti{iak bisa dipisairkan dari fasiiitas-fasilitas

uruk diliruiungi terhaeiap

AN

UL

atau

LU

.

1

ZOOO

n

F;@

OU

Be& Y

'

Kanf.oi fuIatsr

l*&tksi Tryangxx firrgsi fran Sisem

Ftateksinye pads Ares fiI penarnina......

3.

Selektifitas Kemampilan untuk memisahkan bagran yang terganggu dan memtredakan apakah
gangguan tersebut aaa

4.

Kecepatan

Bagian yang terganggu harus dipisahkan secepat mungki* untuk memprkecil
kerusakan akibat gangguan"

Proteksi

( periindungan ), dalam tulisan ini, mencakup perlindungan
:

tiga kategori uiama yaiiu

U

Froteksi rerhadap manusia

ke{a. Isoiasi dilakukan pada peraiatan-peralatan tistrik untuk mencegah direct body

QM

AN

colrt{rcr terhadap manusia" Karena tingkat bahaya yang cukup tinggi, seiain isoiasi,

juga diwajibkan untuk mematuhi prosedur kerja yang sudah tiitetapkan. Misainya,
memakai tuJety shoes, melengkapi syarat

UL

Kategori perlinciungan ini iebih ciitekanican keparia masaiah isolasi dan proseqiur

pada buku pedoman dari peraiatan yang bersangkutan.

f

Proteksi terhadap iingicungan

}-ang dirnaksud iingkungan aciaiah segaia sesuatu yang ircrada di sekitar kilang

Pefiamina

llP ff

penyimpan, alat-alat proses, perkampungan penduduk, dll. Karena Pertamina Up

iV merupakan pabrik pengoiahan minyak bumi, maka saiah
dapat terjadi

I$cr*n

Kery'u Frnhie*.4grs*?rs - Septemher &ffi{t di

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
ai aaerahpengamanannya ataubukan.
terhadap

ijin kerja, cian beke{a sesuai petunjuk

LU

Ciiacap, antara iain gedung perkantoran, tangiri-tangki

satu bahaya besar yang

di dalam pabrik tetapi juga dapat membahayakan

iingkungan

ot
Pertawi"a Vp I? CiInc"F

Bilb V - Ka#*at Motar Indaksi Tegangun Tinggi ftsn Si*tem Pr*e*sinya Padc Area

ttl p*effiinc..-...

sekitarnyq adaiah kebakaran Uniuk msncegah kebakaran ini, peraiaran-peral

at&n

iistrik tiiiengkapi fasiiitas

:

' '

Expiosion

proaf

Fasiiitas tahan terhadap ieciakan.

Peietakan peralaian

meiuasnya bunga api keriica te4arii kebakaran.

Arc chute

f-asilitas pemaciarnan bunga api eiengan cara membeiok-irciokkan arah bunga api yang iimbui dengan suatu bahan isoiasi yang taltan api
konsentrasi panasnya menj adi terpecah arau terbagi-bagi.

Fasiiitas pemadaman "nunga api ciengan t&ra menempatkan kontaktor daiam suatu

abung vakum udara. Loncaian bunga api yang timbui dapat langsung padam karena

LU

QM

tidak acia udara

Gas SF6

Fasiiitas pemadaman bunga api ciengan cara menempatkan kontaktor daiam suatu

AN

tabung berisi gas SFe

sangat tinggi" Tetapi iasiiitas

f,

Proteksi terhariap peraiatan iistrik
Pacia peraiaian

alibat ioncatan eiektron padm. saat proses stnrt-stop diiairuiian. Tetapi kontaietor
I'ang meiakukan proses sfttrf-stap inijuga memiiiki iasiiitas proteksi, yaitu reiai iian

[.$rsn Knj*

Pr&tek,Agnsfas - Sqttmber 20{fi di Feria:mina {fF IV Crtacry

UL

Tabung vakum udara

iistrik, gang$nn yang sering terjadi acialah timbuinya trunga api

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
iistrik di daiam suaiu ruangan ierturup unfuk
mencegah

( arc resistant -1. sehingga

i suisur hexafluorida ) yang rnemiiiki tingkai isolasi yang
ini tieiak aaa ai Pertaruina UP IV.

Beb Y ' Kontral Motar inttuksi Teg*ngan Tinggt

fiar

Sistem Ftateksinye Pads Ares

itt penrmina......

bresker. Reiaiiah yeng mendeteksi gangguan, seeiangk an ltreaker sebagai pemutus rangkaian. Prinsip breairer atiaiah kecepatan pemutusan rangkaian dan penciptaan

jarak busur api. Seiain bunga api, gangguan hubung singkar juga kerap terjarii.
Penyebabnya adaiah pufusnya salah satu konduktor atau rusaknya bahan isolasi
karena pemana$an iebih.

Ftoteksi terhaciap manusia dan iingkungan sangat beriraitan erat, karena sebenarnya
manusia juga merupakan bagian dari linginrngan dimana motor

Salah saiu c*ntohnya ariaiah proieksi kebisingan suara. Pada halaman iampiran
cilberikan equipntent noise data slteet ciari motor induksi tegangan tinggi"

V,LJ

Pernnasalahan

Dari penjeiasan di aias, baik dari sisi pengendaiian ( ksntrol

LU

QM

timbul suata permasaiahan meadasar, yaitu bagairnana c,arunya untuk mengendaiikan

sekaiigus melinriungi sistem yang ada terutama untuk keperiuan start-stop eontroi

motor-motor listrik. Seiain itu, juga menyangkut daiam hal pemilihan eian penggunaan

komponen-komponen yang dibutuirkan tanpa mengabaikan fakior efekiivitas dan
efisiensi.

Y.2

rllstor Lisirik Sebagai Behan

Hampir
gerak, tennasuk

semua

di Pertamina iiP iV Ciiacap. Sekirar 90 % dari totai beban iistrik

merupakan motor. Fungsi dan kapasitas dayanya beragam tergantung kebutuhan, seperti

l..., r

Inporan Kerja hahteh Agusfirs - Sqtember 20#fi di Feriamins iiP IY Cilacap

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
iistrik tersebut
'beraria"

AN

UL

i dan sisi proteksi,

jenis indusiri memakai motor iistrik

sebagai sumirer energl

63

lr.

Bab

-tt

- Kan*ol Matar Induksi Teganga* Tinggi Dan Sistem Prateksinya Pndn Area BI pettarnina......

psnggerak pompa? cor,rpresor, biawer, caoier, lre*ter, dii dengan daya S,j 2500 FiP.

ffi

sampai

Kategon motor-rnotor listrik yang berada di Pertarnina uP
berdasarkan
:

ia) Jenisnya

tb) Daya yang dihasiikan

(c) Tegangan yang riibutuirkan

id)

Sistom fasanya

rnduksi. Motor sinhrsn {ii
ciaya yang besar saja

UL

Untuk rnotor sinkron, jumlahnya jauh iebih seeiikit dibandingkan ciengan jumlah motor

bervariasi dengan rating tegangan reniiah maupun tegangan tinggi oan daya yang kecii

' 0,5 I{P i maupun

htr "
i.,; t

Keuniungan ratingiegangan tinggi padamotor berkapasitas besar arttaraiarin

It

t

Daiam hai konstruksi

J;:

Karcna ffienggunakan iegangan tinggi, muiu isoiasi pun harus ditingkatkan, {ian
iiesain konstruksinya bisa diperkecii.

.r- ri'
-L-

d,;ran

Kerja Prnktek,4gusfas - Sepiewber 2##fi tii Pertamina AF IY Ciiamp

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
iv
ciiacap ciibagl

+

Motor sinkron cian motor induksi ( asinkron

).

+

Antara 0,5 sarnpai 2500 HP.

+

Tegangan rendah : 22A s,d 380 YAC. Tegangan

tinggr :3,.3 K-YAC.

+

Satu fasa ;22O VAC.

Tiga fasa; > 380 VAC.

tiP iV Ciiacap digunakan hanya untuk

tegangan iinggi dan

AN

i 2500 ffi i. Sedangkan

pacia motor induksi penggunaannya iebih

QM

daya yang besar (2250

Ff

i.

LU

.

liai ini bisa tiibuktiican

tiengan rumus

.

o1+

Bab V . Kon*oi Motar

l*&tksi Tegrngan Tinggi

Etan Sistem Prate*sinya Fstis Ares

0I Penartnc......

iintuk kapasitas daya ya.ng $ama, jika tegangan eiinaiktan maka anrs jangkarnya
kecii seiringga ukuran kondukior jangkarnya juga dapat diperkecii. Karena uiruran
konduicornya ciiperkecii maka konstruksinya dapat puia iiib'uat iebih kecii.

+

Efisiensi kerja motor iistrik

Dengan keciinya arus jangkar, maka rugi-rugi jangkarnya pun kecii sehingga
efisiensi iebih titggt.

o

Unjuk kerja eiari sistem

Karena rating iegangan yang iittggr, patia kapasitas riaya yang sama= akan msnycrap

arus iebih kecii maka dampaknya jika aiia penambahan beban motor menjadi iebih

kecii. Misainya pada rugi tegangan jaia-jaia-

-tiF IV Cilacap merupakan pabrik pengoiahan mrnyak burni, maka Karena Pertamina

iokasi iersebut menjadi rawan bahaya kebakaran. Sehingga moior iistrik yang

LU

QM
Frinsip

riigunakan dipilih yang yang tidair menimbuiican bunga api.

V.2.1 tristor Sinkrsn Keria

kumparan medan pada rotor. Anrs searah

kumparan mecian qiiaiirkan ke rotor meiaiui sistem brushiess.-epabila irumparan jangk-ar

dihubungkan ciengan sumber tegangan

srator. Kuiub merian rotor yang diberi penguai anls DC mendapat tarikan dari kutub
medan p*tar stator hingga furut berputar dengan kecepatan yang sama

W

Agustus * Sepiember 20*fr di Fertamina UP

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
:
mesin sinkron memiiiki kumparan jangkar pada siator dan

AN

UL

i

DC

) unnrk menghasiikan liwr paria

3 fasa akan menimbuikan medan putar

pada

i sinhron i.

tlf

Ii/

Ciircap

Bab V

.

Kanrroi Matsr induksi Teg*ngan

fi*ggi

fran Sistem fuateksinye Pado Area {ti Pertamrne......

KEgunaan mqriqlr sinkron di kiiane

tiF iV Ciiacap

:

Tiga buah motor sinison

]"ang aeia

di UP iV Ciiacap

digunakan unfuk menggeraiikan kompresor yang akan

mengompresi gas hidrogen sehingga mencapai tekanan cukup tinggi. Gas hicirogen
tersebut diaiirkan ke reaktor.

Siiai dasar m*tor

oembangkrt jiux, yaitu anrs boiair-baiik

rotor. Sesuai riengan konciisi setempat maka motor siniqron di LiF

rnenggunakan tipe brushiess synchronous mator, sehingga tidak menggunakan sikat dan

Iiomutaior. Biia arus meqian pada rsior cukup uniuk membangkitkan

ciiperiukan motor, maka stator tidaii periu rnernberikan arus pemagnetan ( daya reairtif
dan motor bekerja pada fairtar kerja

Kaiau arus medan pacia rotor kurang ( penguat berkurang ), stator akan menarik arus

prmagnetan dari jaia-jaia, sehingga motor bekerja pacia fakror riaya terbelakang

QM

teggmg )

.

Sebaliicnya

bila anrs meeian pada rotor beriebih ( penguat beriebih i, keiebihan fiux
'uersifat

Sgrn

; ini harus ciiimbangr, dan stator akan menarik anrs yang

-iaia dan karenanya motor bekerja pada falaor eiaya mendahuiui

demikian, jeias bahwa faiCor daya motor sinir:ron dapat diatur dengan mengubah-ubair
arus medan rotor.

\'.2.2 Fioior indu*si r Rsinirron
Frinsip

kerja

bukan diperoieh eiari sumber tertenfu, tetapi merupakan arus yang terinduksi sebagai
66

i*poran Kerja Frakiek Agustus - Sepiemher 200fr di Periamins AF

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
sinkron
.

Pada rno'ior sinkrcm terdapat dua sumber

i AC i pada stator rian arus searah i DC ) paiia

IV Ciiacap

jiw i gglrt ) yang i

:

AN

UL

i.

i

i

LU

kapasitif eiari jala-

i ie*riing i. Dengan

:

Fenamaannya i:erasai dari kenyatan bahwa arus rotor motor ini

iY Cilacrtp

E'hb i1'

Kan*oi &iotor ind*ksi Fegangnn Tinggi frxn Sistem fuoteiisinya Fnda Aretr

tEI

penamiwt......

:iribat

aeia'nya perbedaan

reiaiif antara putaran roror ciengan

meeian purar

i

rot*tirtg

,t:{-tgnetic

.fie-iti

)

yang dihasiikan oieii arus stator. Beiitan stator yang eiihub'ngkan

i-ngan suatu sumber tegangan 3 fasa akan menghasiikan medan magRet yang belputar
'rengan keeepatan sinirron

:emotollg koneiuiilor-koniiurrtar paeia rstor, seiringga terineiuksi arus

:engan hukuni Lentz, rotor pun akan turut berputar mengikuti merian putar stator.
?erbeciaan putaran

reiatif antara merian stator dan rotor riisebut siip.

';

; L'anyakan proeiuksi eiari Gene

:

Sebagai penggerak pornpa.

Sebagai penggerak nrixcr.

Sebagai penggerak

LU

QM

ria

haianran iampiran tertera data-dara motor inriuiisi bersama axa centrifuga! ptmq;

^

.rg diiayaninya.
Sif=bt

AN

eiasar .

UL

Sebagai penggerak kompresor.

'umber pembangkii -7i*r hanya diperoieh dari daya masuk, staicir. Daya masuk untuk

:cmbangkit;ixr merupakan
:h-ior daya terbeiakang
-. otor,

yang oieh karenanya akan ruemperbesar puia anrs inciuksi paeia rotor, sehingga

l

antara merian putar stator dan putaran rotor pun akan benambair besar. jaeii , biia

:cban rnotor bertarnbah putaran rotor cenderung menurun.

-,'wo/sn Kerja Frahiek Agasius - Septernber Z

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
t
R*

:

l20f

lp )

Mecian putar pacia stator tersebut akan

,

san

sesuai

iWotor induksi yang
.

aeia

r* i E i e ctr i c- i_isA, fungsinya sbb

Ae i Air canriirianer i eiari s{}ar biawer.

Pacia motor ineiuksi

tidak terciapat kumparan meeian, sehingga

aaya inaukri{ oieh karenanya mofor jnciuksi bererya paeia ahrrya beban, akan m*mpsrbesar kopei

t iaggtng S Benamb

ol

Baj' V. Kantrol Matar Indxksi Tegengan Tinggi

fra* Sittew

Prcteirsinya Pads Areo

uI Pe*smina......

V.3

Sisiem Fengasuran Fiarar

Listriii

Daiam pengoperasian motor-motor iistrik, banyak sekaii icendaia yang tiitemui.
Saiah satunya aciaiah pada saat pengasutan

start

iri,

untuk mendapatkan kopei awai yang besar, cii"butuirkan anrs starting yang

juga besar sehingga menimbuikan pengaruh rrafisienr yaitu ke;utan pada tegangan jaia1aia. Besarnya arus starting

nominainya. Karena dasar iruiah maka ciibuat iangkah-iangkzh untuk mengaasi arus
asut yangbesar. Bebenpa sistern pengasutan motsr Jistnk AC dijelaskan setata srngkat di inwah ini
"

Tahanan muia di stator

LU

H
-

Kontaictor A, B , dan C ditutup secara bertahap.

QM

I

I
,

AN

UL

Vi.i

ft[etode Tahanan Muia

Gambar 5-2 : R*ngknian Tahanen Mula tii Staior

I-ryran Kerja haldeh Agusiw

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
i starting i
motor tersebut. Dalam periode

ini bisa mencapai 5

sampai

7 iraii iipat dari anis

:

os - September hfihiJ di Feriamina $F

IY Cii*ctq,

Beb V - Kontrai

*iotor Induksi Tegangan Tinggi fran

Sistem Ffoteksinye Padfr Area stl Pertamins......

Tahanan muia di

rotor

:

Gambar 5-3 : Rangiiaian Tahanan Muia di Rotor

iintuk membarasi arus jangkar yang sangat besar pa{ia sa&t start, periu diberikan

tahanan muia yang dipasang seri terhadap tahanan jangkar tersebut. Secara periahaniahan tegangan iniiuksi dibangkitkan dan rotorpun rnuiai berputar. Bersamaan dengan

ini, tairanan muia tersebut harus puia diturunkan. K+ntaktor A ditutup iebih dahulu

kontakfor

C yang ierah*rir. Apabiia C

LU

QM

riiistirahatkan.

V.3.2 Mets{ie Reaktor Muia

K+
s# -rr4
T-l

W^dg**rs

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
A
oLr

cftsfA

UL

eian

AN

sudah rnenutup, maka kontaht*r

A

dan B

Gambar 5-4 : Rangkaian Reaktor Muia
l-\

I ,.--lr-t

ov - Sepiernber 2$fr# di Fe*smina AF

IY Ciiacry

fuh ll . K***ai &iatar indak*i

Tegnir'g*n

filrggi ilan

Sistem

hot*rinya tada Ares $I Fslvrnine......

Saat stttrtj reaktor akan mengurangi tegangan dan aru$ rnuia moicr Setelah moior
trerjaian secara periahan, kontaktor A riitutup iebih dahuiu iaiu kontahor B. Seianjurnya kontaktor

g r.iiistirahatkan.

Keuntungan metode Kerugiannya

ini :

t'-3.3

h{etsde Autatrafo 3 Fasa { Penurunan 1;*"r }

Gambar 5-5 : Rangkaian Auiotrafs 3 Fasa

LU

QM

R+ s+
C

: koniaktor uniuk sambungan wye i bintang i.
kontakior unfuk mengetap

B:

A: kontaktor untuk tegangan penuh stator.
Carp

ke{a

:

- dengan autsfiafb

munf

I4oran Kerja hakteh

Agustrts

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
IzR

tidak ad&,karena R <<.

:

cos { kecii"

timbui arus sirkuiasi saat ksniakt*r dihubung
kontahor iebih hsar.

singi<at sehingga rating arus

AN

UL

: setelah M menutup -)
KemudianB&Cbuka.

C

+B+

A

tv

- Sepiember ifififi

di Peri*mina UF IY Cilamp

B&b

V. Kantrai Edotar indaiisi Tegangan Tinggi Dan

Sistem Prtxeirsinya Pa.ia Area

8i Penaminn......

- dengan autotraf-o + rsaktor

: seteiah M menutup +

c+

B, iaiu

c buka,

A tutup,

cian

B buka.

\{etoiie autotrafo 3 fasa ini mempunyai tujuan uhtuk menurunkan tegangan awal. Sesuai
,jengan rumus . penurunan tegangan awai setengah bagian, maka berartj penurunan ar$s arvai sebesar seperempai bagian.

\'.3"4 ft{etode -}t-ye-Deita Starter 1 Penumnan
-= Sistem rangkaian bintang { rvye )

=

Sistem rangiraian segitiga

\ioior iistrik dijaiankan dengan rangkaian wye

,jeita. Tujuannya untuk rnemperkecii arus pada saat starting.

LU

QM

Gambar 5-6 : Rangiraian -Wye-Deita Starter

Y Y

z
Cara kerja;

'i *

F{ubungan wye Fiubungan ucl
La

i-aporan iierja Fraktek Agastus - September 20fri] tii Feriamina UF

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
i***3

i

+ vr:{:.v,
T

rI. -T

rf

i cieita i

+ vi: vr
11

UL

:{3.[r.

saai srarr, kemuciian diubah ke rangkaian

AN

+ Y tertutup dan D terbuka. + Y terbuka cian D tertutup.

lt

IY

Ciiacap

t

B&b Y ' Kon#oi

*iats

rndxksi Tegangan Tinggi rten sistem fuote*si*ya psds Area 0I pe*rmiwr...,-.

-{3"5

*fetode Putaran Awai Rstcr Metode ini paiia kiiang tiP

iV

dipergunakan Lirusus pada saat st*rtirrg,yairu

iiiiairukaR pemutaran awai pada rotomya sampai mencapai putarail sinpronnya.

V.3.6 Fletode Direci On Line i DiiL )

Direet on iine eysteftl adaiah metode pengaifiifan atau srsrting mstsr iistrik
dengan mencatu motor

arus asut yang besar. Dari be-berapa piiihan proses starfing, sistern DOL inilair yang ciipergunakan di area kiiang Pertamina uF

Aiasan utama digunairailnya sistem DOL adalah kernampuan daya tersedia yang

motor listrik, tiriak akan menimbuikan tegangan keciip apalagr tegangan jatuh karena
sebenarnya beban raia+ata

AN

QM

taja. ilan unit pembangkit di irIP fv' ini memiiiki kemampuan drap nraximuffi

UL

cukup tinggi paoa unit pembangkit

dari kapasitas terpasang. Alasan iainnya adalah investasi awal yang iebih murah
iiibandingkan sistem pengasuian iain.

nria dua hai yang periu diperhatikan daiam penggunaan sistem DOL ini, yairu
masaiah kuaiitas isoiasi paeia motor-motor

l'ang besar dan penerapan iocked-rotor anri iamming protection yaftg merupakan reiai
t-, ' It- -

pengaman uniuk meiintiungi winriing msicr atau membatasi besarnya arus windingpa{ia
saat

stsrt ciaiam waktu yang siagkat.

t-.

i4mr*,n Kerja Frakiek Agastus - Sepiemher 208ti di Feriamina UF IY Crtacap

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
iistrik terssbut secara langsung tanpameialui proses pembatasan

iv

cilacap.

i iiz lviW ). Apabiia dilakukan penyaiaan pada

di seiuruh Pertamina {iP iY Ciiacap hanya sekirar 60 A1;W

+ l,Z g6

LU

iistrik terhadap gangguan panas karena arus

B$b v ' K*ntrei

*istor indulisi

Tegangan frnggisen,gistern fuateirsinya pads Area

tfii

penamina......

v'4

Ampgard starters Type Air*Break canractsr

Antpgcrri starters aciaiah kontroier produksi
('c'rporstron-iiSA " yaRg ciirancang
iehusus untuk

"
rian

rV*stingltause Eieetric

iistrik anrs boiak'baiik

Koniroler ini merupakan suatu gabungan dari tiga komponen peralatan, yaitu kontahor,
rsoiating switciz, cian iuse sebagai pembatas arus startingmotsr.
Sebenarnya cii kilang

Sreair contactor, tetapi karena

-iama dan hanya ukuran sena kemampuannya yang berbeda maka penjeiasan daiam

rriiisan ini merupakan garis besarnya saja.

:ir-breaic dan vacuum contactor prociuksi " Westinghouse E/ectric Corporation-tJsA ji
:csena raring tegangan dan dayanya

AN

UL

Berikut ini diberikan tabei yang menjeiaskan beirerapa Anpgard Sturters

Tabei
Tvpe

&l

: Ampgard Sfarfers Type
Rating Voltage Frek

(f /t LJt-'+
rr

2200-2500 2200-2500 6200-7200

-<0L4

I LF-50H430
2sJ4 s0J4 7214

4000-5s00 3800-5ils0

"i:

l- : air-Break

Vacuum-Break

Lwporan Kerja Prakiek Agusius - Septemb

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
sturtrng

cantrollrg motor-motor

ciengan rating eiaya

t I{F } dan tegangan i vcit ) yang tinggr.

iiP IV

tereiapat banyak sekali Ampgard Starrers type

*ir-

memiiiki prinsip ke{a dan konstruksi fisik yang hampir

t*e

:

QM

Air & Vacuum-Freak Cant*cfor
MVA

LU

(IIzi

Continous Current Rating

Rating Horsepower Srnkron

Induksi

iu0v"ni
1750 3S00 1750

80or"of
15S0

50-60 50-60 50-60 50-50 50-6u

360 A 360 A 360 A 360 A

nnn Lw\J

1500 1500

150 200 5?tj

2500

25S0

i500

350

j60 A

30$0 500u

?500 4000

2500
4000

t-'

Bsb

v'

- Kantroi frfator indvtisi Tegangan Tinggi

Etan Sistem fuateksiays Pc(ia Ares

ui Pexeminc......

Koniroier yang iiipakai di area 0 i Pertamina iiP iV Ciiacap adaiah tipe 50L;i ( LF-50ii430 ) rian 50i4 sesuai tegangan iine 3,+5 irV. Kontroier-kontroier ini didesain
untuk proses start-stop rian proteksi 3 f*sa krgh voitage motor sesuai rating ciari tabei di

atas, baik itu motor induksi atau motor sjnkron. Garn-bar 5-7 dan 5-8 memperliiratkan
iampak depan cian rampak beiakang koniaicior tipe LF-50H,i30.

X-aporan Kerja Frahiek;igasfas - Sepiemher 20il0 di

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
Gambar 5-7 : LF-stlH13ii i Tampak Depan i
-A

LU

QM

AN

UL

!+

Feri*mins UF ii/ Ciircup

Bn&

-y

.

Kantroi Matvr In&tksi Tegangua finggi -Dan.Sielen Praeksinya PeiaArea AI Pertsrnindl.--...

QM

Seluruh penjeiasan komponsn-komponen yang ada pada sub bab Y.4 samPai V.l0
riapat ditihat rangkaiannya pada sub bab

V.4.i

Seskripsi dan Konsiruksi Fisik

Teiah dijeiaskan sebeiumnya, bahwa bermacam-masam tipe kontaktor yang ada
secara

fisik hampir sama. Oieh karenanya,

satu tipe saja yaitu LF-5$H430 air-bresk. Tipe
dengan tipe

50i;i.

Konta*ror tipe LF-5Sii430 merupakan i<ontaiqtor berkutub 3 dengan operasi
penutupan kontak magnet menggunakan surnber DC. Tipe

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
V'li i prosedur operasi ).
unrui< penjeiasan konstruksi diambil saiah

LU

AN

UL

ini memiliki kemampuan yang

sama

ini memafui kontak jenis
75

iewber

20/itt di Fertamino' AF

iY

Cilr,s*p

Bab

V.

Kantrai *fetcr

l*ti*ksi

Tegangan lir.ggi

iten

Sistem Frarcksiny* Pade Area

tti Pe*amin{r,.....

sircgie breck dengan bahan campuran perak yang diias pada Feriniikaannya dan teriiapai

eiectronrfrgrtetic blowouf

coii.

Susunan konstnii<si utamanya terdin atas

? kontak

.

fti{}vtrtg contttct dan statroti$ry cuntact. iuiovircg contacl merupakan saiah satu bagian

ciari kesatuan kontak yang bergerak menghubungkan atau memutuskan rangkaian.
Gerakan membuka iian menurup

contnct merupakan saiah satu bagian dari iiesatuan kontak yang iiiam. ivingnetic biCIw

iittr cores terpasang rii daiam suatu penyangga,

resistant ) cian isoiasi pem-batas { harriers ) terietak anrara

2 kutub.

energizeri. Gambar-garnbar di bawah ini memperiiirarkan koruiisi frstit koinponen-

LU

QM

AN

UL

\oirrpoRe n Arnpg*r

ri Sturt er,t .

W

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
ini dikeniiaiikan oieh ftifrgnet {trfix{tture. Sta,tirsfi#ry
seciangkan penahan busur

api

|

*ra

iii

antara fasa-iasanya dan juga cii

Keempat is*rriers suiiah harus terpasang sebeium kontaktsr di-

'Yr". a

-_-:-'. :i.,:ln {I_. r-. .--; I
jr.. .::i.. .:! .'; i!

;*.,r.ior' .',,. -i :*ltt:.iirt.: r- : ,-:i' ' tl .li -'.t.j i:
-l

ir\-i !:.1 : 1.1=::j]';1....!

ia:-

:1 . =:, --:-l

*qlj;,.:,'.' ,l
' ei l"i i: , &.: :.>'.,, _:( l:
.

.tl -'.; .. , -. - -ir.

i

r

. i

,

ffi#
'ff.i,,!;,i.
i t,
:;ir:-ri:"rl:-\,'=:"i.: fi'r ,>

t

.,:

.--i

I

JA

Agusius - September 2#0G di Pert&mins UF

iV

Cii*cup

Beij

V

'

Kcntrci M$tar indnlrsi Tegang*n Tinggi ftan Sistem fuoteksinya pade Area gi penamind......

QM

V.4.2 Prinsip Kerja

Prinsip kerja Ampgard -ttarters t.vpe ur-brersk terdiri dafi2 hai pokok, yaifu

i.

Operating iulagnet

tegangan rendah dengan bagian yang dialcifkan iiengan tegangan

mensapai hubungan rangkaian yang ntaximurn, riigunakaniah operattng mfignet

tipe DC. lvragnet ini riioperasikan pada tegangan nominal untuk m€ngopsrasikan

koii agff armsture
*wili*ry

catlr{tct L-64 yang iiipasang pacia inii magnet bagian bawah terbuka dan

menghubunglen protective resistor secara seri dengan koii. aiasan penggunaan

Laporan Kerj* Fruhieh Agusius - Septernber 2fr&8 di Periamin*

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
:

LU

AN

UL
r

unfuk memisairkan controi circuit yang menggunakan
iinggi tian unruk

cian kontak utama menutup. Seteiah armature menutup,

-n

ti? iV Ciiax*p

Eab

Y. Kcntrci *istar inda*si Teg*ngan Fi*ggf i,tsn

Sistem fuateiisinya Faiis Area

gi pertamina......

tenaga magnei

ini karena.iika menggunakan tenaga manusia tidak akan eukiip kuat

untuk menggerakkan kontak.
Facia saat

AC contrtli ctrcu# digunakan, sebuaii penyearalr yang inerubail tegangan
cii"butuhan.

AC confrol powar menjadi DC power untuk mensupiai koii mutiak'
Guna

ttiluar tersebut ijF iV- menggunakan jenis siiicon rectiiier.

Ampgisrd St$rters gtpe

busur api pacia arah yang meie-bar dan di-beiok--beioi<kan sehingga panasnya
men;acii berkurang dan paciam" Posisi rsrc ci,rure eiapat diputar keiuar dari posisi operasi nonnainya untuk tujuan inspeksi atau penggantian kornponen. Fada posisi

ciilengkapi ciengan knt-fe jaw yang ciirangkai Sadi satu dengan moving dan staiiannrv
coreiuci.

LU

QM

Kontaktor-kontaktor yang digunakan pacia Arnpgarri Srarrers juga inemiiiki

:'eberapa aksesoris tambafian sepertt controi transjttrmer, fuse kontroi, dan rnferiock

'::titanic

AN

ciengan menggunakan isoiating switciz, kontaictor

UL

operasi notmai, hubungan eieiitrik ke arc horns', yang terpasang rii ciaiarn

Gambar 5-i4 : Posisi Are Box Fiputar Keiuar
^tc t{otrt al.lof

i-"eporan

terja Frakiek Agusius - Sepiember

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
*tr-brek Cara
petnaciamannya yaitu rJengan mengarahkan

gc citute,

iain, dan iatch

coyrtact'or.

al-orrc,rl tott Flcf 3 li oaftttrl. ro3t?Era atc x6i Jrrt

LlrI arrc loal.

rT;',::,."'

, -lu{ tlrtttrr

Ri\\

!''-t

L0rrq.rt cot

!LOrq./Y COrl

\Lo o !T4l JAt taJrt o{rtt

arc

Loro
xoaat

rutlo.Y

rttrllTdl

2fi00 di Fertumina

{iF

ii/

Ciircap

Gambar 5-15 I i,F-s{iE43S rTgrygl31,-r,gfq*
TSOLAT]TTG

swtrcx
L€cx^ntcAL
II{TERLOCX

ARt.

seiain

2 prinsip kerja di

nteiaiui Ampgarei Starters, seperti dijeiaskan di -bawah ini -Uerikut gambarnya
''"nn

i-'-:?4 lsoLATtoN -.".:.' _NrfF swlTcH

_.;

\\t

{::::_

i{---r
i !;-'

'1 q tsf: J I

,nrLiilMfrt

:

R

angkaian penyambung jaringan yang terpasang di beiakang penutup berfringsi sebagai

,r,trter irne tertTtinai qii. Rangkaian penyambung ini dikerjakan oieir .fuse J{rws 12i dari

Laporfln

^eri{t

rT&fiEe$,{8'rrsrr{s

nataaln,t^n4ntrh-f6rfra,-,

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
co,r{rrcrct

--'-'';-'li.*

I

(*:::*x
/
sxrv

\

'-?H^S!E lllttft

i

".-'^*"

ET€ftJtE

stor

t/.''1'!. ;l{

s70f Fia SUPtQll

ProTfcrrv€

r.l^ll'lt
ruSct

rlo|r€Y'

i€$sroi
64

L-

rrrtl-

LOCX

Lor \d.IACf

L

6. rxTfi-

LOCx!

atas, pertu juga -m€mperhatikan aiiran cia;va yang
.

Gambar 5_16: Fosisi De-energized

AN

QM LU

UL
torr€r

.tf Yfntlr alntR lss'Y'

curi€\t Lrttt(c r0l0r sr^rTlNG
FUSas

coi rlcToR

toto tftlu tSsfrlLY

lor€r sut

Gambar 5-i7 : Posisi Energizecl

- '}epiefrtber Zii(i(i til i'ertamtna Ui'i7' t-tiaca.p

Bsb V . Eotttrail DIoftr iarfuktri

Tqaagn

nryi

Dsr' Siln

n boekirya tudz Ara. AI paumino,.....

isai*ring switcit yang terpasang pada rei di bagian aias penutup. Line ferrules aiau
bagian kepaia i3) fuse pembatas arus startingmoror i4), masuk ke aaiamfusejaws, dan

lortd

ferruies atau bagran bawah fuse (5) masuk ke daiam i

merupakan bagian dafi contactor iine terminais. Aliran daya

ferruies, terus ke electr*m*gnetic biaw aut coii (7), cant*crs (B), dan shwrr ig] berakhir
oi contactor ioad terminals ( l0 ).

l-.4J AuxiiiaryContacts

Aaxiiiary cant$cts adaiah koniak-ksntak tambahan yang berfungsi

kontak bantu untuic mengai<tifkan atau menonahifkan rangkaian-rangkaian banru

seingai catu pada koii tertentu. Pemasan gan atxciiiary contacts dapat dikombinasikan
antara posisi narmuily apen dan narm*lly clased sesuai kebuiuhan.

gambar berikut

LU

QM

Dua jenis atniliary contacts yang tiipakai paaa Ampgard Starters tarnpak pada
:

AN

PU SHROD

$,t. ,' . coi:"1'l 'n,r';$i
1

UL

autiirary cirauit

i

Rangkaian banfu ini contohnya rangkaian pnyearah yang digunakan

l'"' ri']'i'l.ii;lffi -r''
".'.'r: ',"'t''"
-

.';:, 1"t iiii;l:;'S: /:'. I .'.'.,".101 . .:ia l:.ii-il;,..i:i:,i'tr.ri:.trti,

.d',-

\p,"'';1.f
tr'- ' r t{rfil}.:j:

: l;l;,,ffi-'iiT " t,,' 'iii,.[iii.ilii
f

-a,'

.'

\

i +,1,i,-i.,=''

\"
>':: ior

-f "r-.

\+'

-"''i:, "t".'*t

.

.

N*-dly

.lttt'"

Lryt,n Knjr

&vkteil,4gusas - Sepiembi

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
Jur* holders

(6i

yang

arus ) mengalir ciari ioad

sebagai

i

Gambar 5*18 ; Tipe L-63

r.:'i,.i'.

l,,iilflft$.$,;' 'l#.r;i4g
-''-''"4-.'r;;1i:?

'. ttl
.:

ffi

OPERATIVE END OF PUSHROD

..,r-t

'

''', *jrtl
,'ll'1I
Set for Normally Closed Mode

I

,,.

i' ',*..i',1'
':,i'.r;".l;.,i

',.''

:; ' "ii;!J
t

Ea& ii

'

Kax*oi i]'iotar induksi Teg*xgan Tinggi i-tan Sistem kateksinya pada Aret tti pettamjna......

rsi tia n

funtuk mensupiai tegangan sebesar 22u voit Ee Ampgttrd

rafb yang menurunkan tegangafi iine'3"45 kV. Liiitan primernya terhubung ke

i.'+5 kV yang teiah dibaiasi oieh fuse pembaras arus start m$ror moin p$wer { fttse

iiirndungi oieir dua buah fuse tambahan yangjuga sebagai pembatas arus \prim*ryJutu

:i0

voit ke rangkaian kontroi yang j.rga ciiiinciungi oieir secanticryJase.

LU

QM

Doslsi iatcit, rnain, powe-r|t'tse teiah terpasang, dan isalating switciz dalam konriisi cioseii

:ada saiuran.

;eiai. Fuse iersebut memiiikt tiftt€-current charucteristic
i

AN

I i-+,,1-

uffiuK inengaictiflran iiiitan primer trafo kontroi, kontai<ior irarirs iiirekan mcnuju

Proteksi sistemnSra ciiiakukan oieh fuse pembatas arus start motor dart overi*rsti

UL

}'ang oiietakkan

{ii atas trafo kontroi. Liiitan sekundernya ffiensupiai tegangan seb*sar

ang iiiiioorciinasikan dengan karairtenstik averio*ci reiai. Arus yang iebih besar

:aripada arus motor beban penuh, apaiagi yang meiampaui arus rotor terkunei, akaR

nengoperasikan overfoad reiai cian koniaictor akan tnp se-beium fuse terputus. Maksuci

;an

rangkaian proieksi

jangguan-gangguan yang sebenarnva bisa lengan aktifnya overt'oad reiai.

Laporan Kerja

hakiek

Agusiws - Sepiew&er 2&0G di Ferismin* UF

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
3.'j ; i--:l :-:..1:: -!a.l
'r']
:
:r

Ki$-

**tJ*tr B1i':i k'<'r

i:l .^;'fi

'l

'rt9-4

-ryigj'i{

t!1,i1+!;l:1

Pru."d

'Sasi;", "ir

ntd''r'f

use I emba fas

Artts Start

i--+iffi

to# 4+:'rrirea
lb+a-r'Jl

;;+".

Yiat or

Y*ffi "2, s:'i.i
r

ili.i::iJ

Sttsr{er"s

diperiukan
saiuran

i

dan

i

gambar

iii haiaman iampriran )

ini

aiiaiah merupakan suaru rinciakan prevenrif terhaiiap

di atasi tanpa putusnya fuse, cukup hanya

ii/

Cii*cap

B*b ii . Kontrai iuiotar induksi Iegrrngcn ?inggi iiae,Sisre m fuoteksinys F#ia Area 8i Pert*mins......

Karcna inrerrupting capnciry

(

kemampuan maksimum

i konial-mr aciaiah 50

ivilfA, rnain power luse irarrrs beroperasi iebih cepat ciari overioari reiai pada saat
arrtsnya melampaui harga arus yang bersesuaian dengan 50 rvairtu yang sangat cepat. Hal

moior" Jarii untuk gangguan cil aras 50
dan overi,tari relai.

Karakteristik trafo arus, Gverio{t{i reiai, dan fuse harus qiikoorciinasikan dengan karakleristik motornya dan harus sesuai j,rga dengan desain motor tersebut. Motorffiotor eiengan karaheristik kirusus atau eiengan karakierisiik beba$ yang membutuhkan
proteksi khusus, akan memeriukan reiai-reiai proteksi tambahan iainnya.

i'.4.5

Femelihflr&ftn dan Perbaikan

Program pemeiiharaan

QM

iiiiaksanakan secepafnya seteiah suatu peraiatan terpasang aan muiai beroperasi" Seteiah

peraiatan tersebut cii-inspeksi beberapa

i:onciisinya, maka frekuensi ciari inspeksi eiapat meningkat atau taenunrn sesuai kondisi

neraiatan tersebut

{ii

iapangan. Karena hai

juga beriaku bagt Antpgar* Starrers. Saru hal iagi 'ersebut. Aturan-aturan sepefii ini
iang periu diperhatikan ciaiam pemeiihara&n adaiah pada saat pengerjaan rnamtenance

iiiakukan, siricuit utama harus ciiiepas atau ciaiarn posisi apen
ieseiamatan kerja iebih ierjamin.

ilalam peiaksanaan pemetiharaan
yang meiiputi 'trategi matntenunce,
.

Lapornn Kerja Prahtek Agustas - Sepiember Z{i#l} di Fertamins UF

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
lvlVA yang terjacii dalam ini
-bertujuan

rmtuk mencegair kerusakan sisrters maupun

lvilA , nr*ifi p*wer.iuse

akan bekerja iebih cepai

AN

UL
\

mainten&nce progratn

i

harus iangsung dibuat iian

kaii

daiam periode buianan rian dicatat

LU

ini

berkaitaa dengan beban kerja alat

{ nonaktif ;

agar

cian perbaikan aeia istiiah yang eiisebut sebagai

ol,

iY Cifucap

Bsb v - Kantroi Motor indaksi Tegangan Tinggi Dun Sistem Ftotelesiny* Fado Area

tfi Pertsrnins......

O

Prevenlive Mainten(tnce

.'

adalah pemetrharaan yang driakukan terhadap suatu

peraiamn sebeium icerusakan terjadi. Tujuan poirok dad preventive *taintentmce ada

2 nal

Menjaga atau memeiihara kemampua$ konduksi (.hantaran i yang harus diaiiri,ian.

fuienjaga atau memeiihara kemampuan isoiasi ( iahanan ) ciari peraiaran yang harus
ciiisoiasi.

Koneiisi hantaran yang baik ciapat riipeiihara tiengan menjaga kebersiirannya terhadap

kontaminasi kotoran dan proses oksidasi seperti timbuinya karat" Sedangkan kondisi
rroiasi yang baik dapai dipeiihara dengan mencegah iirnbuinya c{rban rrackingqieiaga)

dan mencegah kontaminasi aan garam dan riebu yang dapat menimbulkan gangguan

Saat melakukan pemeiiharaan, seiwuh sumber tenaga iistrik yang nrenuju alat :ersebut harus OFF. Hati-hati pula terhadap power factar correctiar', c{tpscitors yang

;ilahuiu terhadap capautors.

LU
O

QM

nungkin masih menyimpan anrs. Sebaiknya sebeium beicerja, laiiukan tiisch*rging

AN

Preeiictive lufainfen$nce

gangguan yang teqadi secara ircruiang-uiang, tetapi kondisi peraiaran masih bisa beroperasi. iarii, alat ini harus terus dipantau tiengan suatu prediksi*preiiiirsi sepeni
suhu, arus, tegangan ,

te{ aeii kerusakaan ringan.

0

iLreaktlown Maintenunce

iiiiakuiian seteiah aiat tersebut nyata-nyata telah rusak. Di bawah ini disediakan
tabie tr oub i es hoot ing untuk Ampgar ri Star f er s .

UL
:

pda rangkaian.

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
acialah pemeiiiraraan yang fidasarkan atas indikasi

dii dan diambii kesimpuian bahwa alat tersebut kemungkinan

.. a.dalah pemeiiharaan yang bersif'at prbarkan, berartr

f-ryan

SJ

ili

Kerj* fuakiek,4gasfas

- September hfi#fi di Fertamina

UF

iY Cilacap

Bab ii

'

Kontrol Moton Inetahsi regangan rr"ggl

rtsn

Sistem fuueksinya pada Area

0i penamin{r......

Tabei 5.2 : Contactor Troubieshooring
Gangguan / Kerusakan
Femanasan iebih.

Kemungkinan Penyebab

Cara Memperbaiki

Kurang
hrtnpa ani-- -''-o-- -'r

baiknya

UL

sistem pemadaman

Masaiah
pengeiasan
l.^-+^l' i.^^+^lr\Lrrlt(t.lr-t\-ljIrr .lii.

paua

-,War{rtt Keria

hskiek Agusius - September ifrfiF di Pertamina UF ii/ Cil*cap

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
arus beban teriaiu besar.

Kurangi beban.

Gunai<an

Pi;tii s aiaij tei"gariggiir-i

!a

sai:.iburi gan.

koniaktor' yrnie iEbih besar. Bersihkan koioran p"da

sambungan

lalu

pasang

kembali. Gantilah sa:nbungan

vanc rusak.

Gaya kontak yang terlalu kuat atau

Stel ulang. Ganti kontak atau

lemah.

spring yang cocok,

.Penumpukan logam tembaga akibat oksidasi di atas permukaan kontak.

Bersihkan kotoran. Gunakan

penutup

tipe 12

pada

Meiayani beban ciaiam wakru

jam.

Terriperaiur iingiciiigaii ierialu tiiiggi.

lingkungan yang kotor. tibah iangkah-iangkah operasi. Teiiii ienis konteknva. Kurairgi bebaii. Sediakaii ','entilasi udara. Ganti denga* kontahor *,'ang lebih besar.

Penampang kabel te.rlahr kecii.

Ga.nti kondulcor ya.ng sesuai.

Ara box tidak tepat
ditemnefnrre

berada

Pasang

arc

hox -secara tepat

Ayc horuts kotor atai-r terkonta-minasi
igqgutt benda lain.
Rusaknya arc bax.

Pindahkan mate-na!
terkontaminasi.

yang

AN

Ganti isolasi, arc horns, & peralatan lain yang telah
rusak.

Magzetic hardware

QM

digantikan iiengan nonmagnetic iwrriware dim

Ganti dengan hardware yang

fepat.

ttrc hox dan rangkwan biatt out. Bioty ur.tt coil riim posisi ierbaiik aiau
terhubung singkat.

Ganti tiengari biaw aui caii

LU

yar,g baru atau

per"baiki

posisinya dgn membaiik ksil.

Gaya koffiak yang terlaiu iemah.

t

Stei uiang aiau ganti kantak

Terlreminya magnet ot'ntature pada

titik sentuh kontak. Teqladi wltsge dip

aiau gafifi s;sring VE sesuai. Peni<sa tegangan rendah pada rnil tpt.rninrrl

Periksa k-oi! pada kondisi
oven;oltage. Stel ulang kontak.

Pengaturan posisi kontak yg kurang
baik.

Gerak sentakan terlalu keras.

Kurangi sentakan.

Gunakan

kontaktor ye lebih besar. Terlaiu besarnya aru$ yg masuk.

Gunakan kontaktor yg lebih besar. Ferhatikarr kocie iacketiroior <iari A- G,
Pindahkan
lraic lattb

Getaiaii pada baiitai an siarier.

sinri# ke i€i-ripfii
oct4rqnnryo E!t4i qiraiJd.

ti-^o! rrrScrr

I indrrnoi slnrtpr dari nirlcrlsn

atau getaran dgn
penyangga yg kuat.

suatu

nt

o.t

Bab

V. Ksntroi Matar Indxksi Tegangax Tinggi fran ^ssfern Prxteksinya

PadE Aren sti

Pmamrna......

V-.5 Ampgarci

$tarters Type Vacuum-Break Cantactor

Perbeiiaan antara Ampgarri Starters g;pe vacuztm ciengan y'pe air-break sangat

tipis. Keciuanya rnemiiiki konstruksi fisik,

cian teknik rnainrenance yang hampir sama. Perbedaan utama oapat diiihat pada tabei
5

-i

berikut.

Tabei 5-3 : Ferbetiaan Type Air-Break
Perihal

Pemadaman bunga apr.

iarak antara 2 ic*iub kontakior
Ranskaian iisirik &, mekanik.
ll^-^-

rLrJt54

(uri.

(..r1.

rl.<tP4>il.4J

l,-4^-2c^^..^

y5 >attta|
^^*^\

V.s,i Sesiiripsi

rian Ksnstrui*si Fisik

Ampgarri Starter,'i rype vflcuutn-break cot'ttfrcror juga merupakan saiah saiu

LU

kontroier produksi L! *'vestingitouse Elec*ic C,rtrporatian-USA Fenamina iiF iV

Ciiacap rnenggunakan tipe 5uJ4 untuk kategori ini yang data-datanya riapat iiitihat pada

tabei 5-i. Dinamakan t"vpe vtrcaLlm-break contactor karena kontaictomya eiiietakkan di ijaiam sebuah botoi atau tabung J-ang hampa uriara yang berfungsi sebagai pembunuh
bunga api yang timbui ai<ibat proses start-stop atau gangguan.

Kontoier ini dirancang khusus untuk start-stop
terhaciap motor-motor iistr-ik tegangan

rniiuksi, dan dikonfigurasikan untuk .{uii-voit*ge stit!'ting ( trOL ) atau reriuceri-vait*ge tturiifiH.
6f

L{lporfln Aery{ fTflrfier(

r

r,

.

h

, ,

a

HgUSUrs

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
o&r&

kerja, komponen-kornponen pembaniu,

& Yacuum-Break

Jenis Amggard Starters

Ai- Et+aol. I <nT A 14 <nl-r/Afi rua-stvq^^ I -rlrfua t/ T E -Jvtt--JJw \t

1/-^,,,,rt Y (lt/{lLltlf-Ur
.i

El-6^1, / <nrt lv(lnl t Jv.}a

\,

UL

Mengzunaii an itrc c itzt te. Leol{} renseans. c--lit!:1 1:l JCilrKrt {corn rumrt.
r ^L:L *^L^1 !-.truil ! !tt!I.tta, -r*i+ t,* il! lt

Menesunai{ afl vficuutn batt ie .
-

L€Orfi r&pa1.
r t it r

i

LSOIil seosr{rilna &, nan{Is{.
-.--^L oorlo.l"o-o gVUVTIGTA-

t

o

t

r

t

-^^-1.^:^^^-.^ r 4tr5'Altltttttty

iL

r ^L:L

1-^-^-.^

QM

AN

controi

sekaiigus proteicsi

tirggt 3 fasa, baik motor

sinicron maupun motor

- t}eptetnoer lUUa {U reftilfil{n$

n

)

t

A^^^

t.

n

Ur t}' L#scap

J?n

rr/

4.t

B$b V. Kanttai

i*ittur

Fndaksi Tegangax Tinggi

fr*n

Sistem fuoteksi*ya

F*ia Area 0i Pertamin{t......

Tipe 50i4 memiiiki bagian-bagian yang hampir sama eiengan tipe 50L.i ( LFiCii430 ), yaitu isaiating switch,vficuTrm-break cofltilctor, c'urFent-iimitingJfise, corriral
i'tip.o*€r

fr*ns.i*rmer, dan satu set eurrent truns.iormer. Agar lebih jelas tentang

Fnggambaran konstruksi fisifutrya, di bawah ini tertera gambar Ampgard Starters fvpe
.

Lcuunr-break caftt actar.

Gambar 5-2S : 5{iJ4 1 Tampak Depan --i.r

:,,Worsn Kerja Frakiek Agusius - Sepiember 20{ifi di Feriuminn UF

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
i
i

LU

QM

AN

UL

so

ii/

Ciiacap

Bsb Y - Kcntroi

ivio$r Intiuksi Tegangen Tinggi frrn

Sistem fuateksinya pedfr Ares

0i pensminn-.....

V.5.2 Prinsip Kerja

Paiia eiasarnya pnnslp kerja antata 50i4 ciengan raiia {lasarnya prinsip ke4a arttar& 5Si4 ciengan

llacuurn-Bottie : berfungsi sebagai pemaeiam bunga api yang timbui aicibat proses starfsrop. Karena iiigunakan pada iegangan tinggi, sering menimbuikan efek trrtnsienr yaitu

QM

berupa ioncatan eieirtron yang teriihat sebagai bunga api. i;-ntuir memadamkannya,

kontaktor ciiietakkan
keramik. Cara

AN

UL

Perbeda anfiy a terietak paoa vacuum-bottle iian aiiran ciayanya saj a.

ini

ie-nih eieiaif di-uanciingkan dengan menggunakan arc chute, karena

bunga api iidak diberi kesempatan untuk menjadi iebih besar disebabkan udara yang

menjadi bahan bakarnya titiak tersedia. Namun begitu botoi vakum memiiiki
keiemahan, seiring dengan iama pemakai an ia guWt bocor sehingga udara iuar dapat
masuk ke eialam. Agar iebih jeias iihat gambar berikut
:

i-qoran Knjo Fraictek Agasius - Sepiember ififiii di Fefiamina AF iY Cilwry

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
LF-50I{43S adaiah sama.

di riaiam sebuah tabung vakum udaru yang

terbuat dari bahan

LU

ol

6/

Bn&

7-

'

Kan#ai fr{rttr,r induksi regaagan Tinggi fran sistem hateksinva p*da Area gi pertamine......

Gambar 5-24 : Fenampnng Boiol Vairum

Aiirsn, D\lra

:

uniuk mengetahui aiiran dayapada tipe 50i4 periratikan gambar-gambar

ireriirut' tsrutama garnbar 5-25 bagian atas dan pada posisi energize6 atau riosed

Rangkaian penghubung jaringan yang terpasang cii "beiakang penutup berfungsi sebagai

stilrter line retminai

AN

QM

isoiating switcit yang terpasang pada rei di bagran atas penutup" Line ferrules ateu

bagian kepaia

is) fuse pembatas

UL

gambar 5-26 i.

ioad Jerruies atau bagan bawah fuse (5) masuk ke eialam Juse hopiers

merupakan bagian dan conttrctor iine terminals. Aiiran dayai arus mengaiir dari iosri ) "tbrruies, terus ke shunrs

ioati termtnals (91- Cabies

:antuafier iaaei terminals yang terletak pada dinding penutup eii samping kiri isolating
tzriitCh"

il'ryoran Kerja fuaktek Agxsi*s -

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
BELLOWS

i

ii).

Rangkaian pengiiubung ini ciiker3akan oiehfuse jaws (Z) dari

arus starttng motor

(4i masuk ke daiam

LU

Juse saws, dan

i6)

yang

i?i, menuju

vficwuttt interrupters battle

i8i, iian ke csnt*ctot

( i0 i

berhubungan ciengan contactor ioad termrnsis ke

Sup**

66

Bni', y

'

Ka*trai &fotar Indsksi Tegangan Tinggi fran sistem kotehsiny* p8ci8 Arw

0i

pettamina......

Gambar 5-25 : Komponen-Komponen Tipe Set4
BUS ENCLOSURE

&i
,-i"

UL

lse
F,}i
F.nL

fr*n
I

r-3heR

i'rlLDSUPi

DOC?

-'t

;:a:)lAcr-f iii ,:3T-Pui! P--3

---T
I

i.ryrcn

Keris Fr*kte*dgasnrs

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
MAIN HORIZCNTAL
BUS ASSfI'ltsLY
UPPER STARTER

Lii']t

TERI'1iNAL

/ --LitiE TfRl'4Il.,iAL EARRIER AND
SIUTTIR

L

ASSEMBLY

--t

-\ IYPE C,*S I.1:DIUM \/OLTAGtr I'13TOR . CICUiT FUSIS
BUS

r-

,/ :r'tsulATED

vERTICAL

AN

TERMIN]AL ( CUSTOMSR LOAD TERI.l]NALS

.orro.loo .oo,
LEFT SlDE
)

OI\J

OF

ENCLOSURE

QM

LOWER STARTER

LU

LINE

TERI'1iI.JALS

STARTIR

ENCLOSURE

I

,/t

-'t

I

i
I

LOAD CABLE LEFT SIDE
ENCLDSURE

TO

I

TYPE SJS
CCi.I'TACTOR

-

Sepiember 2#fr* di

F"ri&@

s:,

&sb

Y

' Konfi.ai fuiotorfnd*rtsi

Tegangan

f*rffr

Eten Si*tem fuat*sinya puia Arca

si pertsn inc......

Gambar S26 : Pssisi Kontaktor
\i,!.{:N SHAFT

CROSSBAR

BOTTLE STUD

BOTTLE NUT

-!\

Itr

AN

sET

tl\

l$I
IL-Jf
ll !-j

,

',,t

ARMATURE SEALED TO MAGNET

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
F',1'ruu",illtJl,,
\ll

uIit

BOTTLE BOLI

TV/O ECTTLE SU3"ASSEI,{DIY
IYIOUt'iTING BOLTS

UL
sc*Ew

MA.NET \ ore*or,*G

COIL LOCKNUT

CONTACTOR OPEN

QM

CONTACT WEAR ALLOWANCE (OVERTRAVEL GAP)

CONTROL TRANSFORMIR PRIMARY FUSE

E

0

LU

VACUUM EOTTIE
SUB.ASSEMBLY

PIVOT PLATE

VACUUM BOTTLE

163 INTERLOCK OPERATING AFIM :7." GAP FOR L63 INTERLOCK WHEN CONTACTOR IS OPEN

//

163 ELECTRICAL INTERLOCK NORMALLY-CLOSED (ON LEFT SIDE)

MOLDED FRAME

STUB SHAFT

CONTACTOR CLOSED

B** f" '

Kantrai ivittter ineiaksi regangan Tinggi ttan si*tem **eksiny* pariaArea $i penanrrrrdr...-..

V-"5.3 AuxiiiaryConiaet Penjeiasan

dan ilingsi pemaiiaian armiii*ry cazrtr:cf saffia persis

ciengan

pemakaiannya pa{ia type atr-bretik contttctor *isub bab v.zi._:

v-"5-4 Trai* Ksnrrsi dan Fuse Femba*as Arus starr sietcr

Trafo kontroi yang riigunakan tnenliliki kemampuan noininai ?5* -vA i -35s0 'jan
aeia

juga yang 6uu

Liiitan primemya ciihubungkan ciengan saluran 3,4s
penrbatas arus stari motsr, cian eiiiinciungi iagi oieh

fuse' Seeiangkan iiiitan serundernya mensupiai tegangan 2-3s

UL

l.ang juga iiiiinciungi oieh seeontiary.fuse. Lihar gambar S-27 cian 5-2g.

]OhITROL POWER

AN

Gambar 5-2'F : K*ntaktsr S.iS i Tampak llepan

-]AD-CURRENT *=ANSFORMERS

: ]NTACTOFi
- vAU

::,3LES

-"woi{ut Kerj* Fraktek Agasius - sepieraber z{}$fi di

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
v
!A I isui ?20u

v,

rian ciiietakiran di daiam c*ntucror irame.

kv

yang teiah dibatasi oieh fuse

2 buah fuse ye$g disebut pri*tcry

v*it ke rangkaian rontroi

i

OT ENTIAL

T I-RANSFO RMFR BARRIER FUSE CLIP

QM

:srii
:'l:

Jr

LU

i-l+r1 ::/i= i=--{i .:.1i;

TEST-RU N PLUG

PULL-APART TERII i NAL BLOCKS

F;@

B* ii '

Kantr.oi

*istar inri*,ksi Tegtngan Frfiggi rtr,n sistem koteksinys p*da

AreaftI pertam,rxs......

Gambar' 5-2S : Kontakior

S.i,g

_Tamparr

Saryping

uJ au

:l

-*',tY

Proteksi arus iebih diiakukan oieii current-iim#ing pawer circuit .iuses dan iverio{tii reiai yang cidapatkan ciari ffafo ' arus. Rangkaian ii}se memiiik i cirsratteri.\fic

sampai meiampaui arus rotor terkunci, akan mengoperasikan overioa{ireiai dan men-

LU

QM
'rtPkan

'bih

-:tDtlcit! kontaictor aciaiair 50 ivlVA, fuse irarus beroperasi ie-b,iir sepat eiaripada overiosti
arusnYa meiampaui harga arus saar 50

::iai ketika

AN

'*'erio$ri reiai 1 iihat gambar 5:29 Arus yang ie-bih-besar ciari arus moior beban penuh, ).

ksntai{ior sebeium fuse terputus. Cara seperti ini akan mencegah fuse terputus

dahuiu jika gangguan masih dapat ciiatasi oieh overiuad reiai. Kaiau rnte*upitng

UL

iime-curyenf khusus untuk meiayani motor yang ciikoordinasikan ciengan karaicteristik

*niiik mencegah kerusakan srsr rcr at&uil]Otor.

Motor-motor riengan karakteristik ichusus ataltciengan beban yang kirusus, akan

:e*r'butuirkan reiai-reiai proteksi tambahan iainnya scperti irsng scceierstion overioati "' 'iiui, iow-fiow reiny, ali.

-dil{wraft

Keria Frakiek Agusias - Sepiember ztCI* A

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
ca

a

rr

\\ --..

\\

\

}vivA iiaiam wakiii yang sangar cepat

ei@

B&b

v-

' Kantral Moter Induirsi Tegangrn

fioggr ,&sn ,sisrem &,ateksinya p&ia Ares

tLr

pstaminc......

G*mbar $29 : Knrvs Arus-l*'aktu Fuse
.r Conlroll€t Maximum lntorr!pting Rating

a O
L

O

C) IU U)

z
f-

uJ

E

V.5.5 Pemelihar""o gan fernaiL"o
Ampgard Arfotar Con#*liers

melalui suatu training dalam hal keselamatn kerja.

LU

QM

bre*h, rtemiiiici kesamaan. Yang berbeda hanya paria v*€ut{trr-bottle saja, sedangkan

untuk yang iainnya Aapat diliirat pada sub bab V.4.5.

AN

u*nruk pemeiihaffiafi iian prbaikan, antara type air-break dan rype vdrcuwn-

Yqtuum-break tqntactor,

pemeiihaffian s€cara teiiti teriradap kontakior, sebaiknya keiuarkaniah ksntakior dari
penurupnya

i iihat gambar

UL

dipeiiirara oieh orang yang ahii dan mengerti benar tentang pengoperasiannya dan harus

i.
23-

Ilengan menggunakan penarik fuse, iepaskan main power.iuse riari posisinya.
Lepas sambungan tontactor lasd cabies dan controiler Ioad terminals.

Lepas sambungan conttal pawer Iransfornter dzi' terminal block yang meiayani

isoi*ting

sw

itth eiec*icai interiack.

Lryaran

K*i* fueffidgrrstus

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
.Controllsr Thsrmal Limit

CURRENT

i

Ampgarri Starters

i

harus dioperasikan dan

:

untuk rnengadakan pengujian, pemeriksaan, atauptm

5-3S

i

dan

ikuti langkair-iangkah iprikut

:

- Septemher

z*ffi di ft@

:r.'

Eab

v'

' K**trai fuiotar rntiuksi 7 egangan ftnggi Dan sistem pr*te*sinya Faii* Ares $I Fert*rrrin*.....-

4'

Keneiurkan baui segi enam

-),.-ang

mengiicai cier^is pacia bagian barvah interiok

isoiating 'vt'rtitch yang menuju interick mekanik dari kontaktor untuk meiepaskan
cievis
'dan

rarj. Masukkan baut cievts ini ciari sisi tegangan rendah.

i' a'

Lepas sambungan paii-apcrt terminai biocits yang mengirubungkan kontai,lor
iiengan
i rtw -v
rs

! trsge szilfie !.

Seeara hati-hati geser kontaktor keiuar dengan posisi seimbang.

Seinruh inspeksi dan ntutntenunce yang bersiiat zutin riapat ciiiakukan ciengan cara ini.

Gambar 5-3G : Koniaiitor Daiam Fosisi Bikeiuari{frn

i.6

lsoiating Swireh Type LFR 4

isoiuttng swrtch t])pe LFR 4 merupakan rsoltsttng swttcit yang iiipergunakan

*:rruk isoiasi tegangan tinggi, memiiiki 3 kutub, eian diaperasikan seeara manuai. Tipe

:i

terdiri atas mekanik operasionai,cian siiiiing trily arau crossbar yang rerietak rii

;liara ? keping iempengan besi. Siiriing rrqv merupakan bahan isoiasi yang eii eiaiamn-v*a
;reiapat 3 set rangkaian .|use 1aws. Daiam posisi terbuka

'-apor{*t Kerju

h*kiek

Agusixs - S"p

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
I oper-t i, 3 buah
Jirse ,yems akan

LU

QM

AN

UL

B& V . Kontral Motar

indaksi Tegang*n tinggi Iran Sistem fu*eksinya Fsde Area #I Peltemin$......

ierhubung ke ianah

i grourxied i. Fenahan busur api ( src re,sistonr S cian insu lating

barriers terietak di antara 2 iasa dan juga di antara ketiua kutub iuar dan isolating
swttch. Switch ini ciapat dengan mudah dipindahkan atnuciiiepas dari struktur Arnpgnrd.

Isointing switch type LFR 4 termasuk komponen pokok dan empgard Stsrters,

baik untuk ryp€ sir-breafr maupun rype vecuurn-bresk. isaluring swirch ini rnerupakan
aiat pemutus ( peiinriung ) tanpa beban seiringga tidaii dipengaruhi oieh kondisi beban" Meskipun demikian, ia tetap memiliki b'atas kapasitas
:

l'.6.1

Pengoperasian

Ferhatikan gambar 5-32 untuk mengeiahui 3 iangkah pengoperasian LFR 4:

I-ryan

Ke$* hahtekdgnsfirs - Septernber Z{iiifi di Fertamina AF

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
S60 Ampere continus (enciosed).

5u00 voit max. r^h a r t OUU VA"

Gambar 5-31 : Isolating Swirch Type LFR 4

UL LU QM AN

w*_.__

g^z&'v;

Gambar 5-32 : LFR 4 Handle 0peration

(a22636)

(a226 3s)

18226371

(822638

)

vf

Ii/

Cil*sap

Bnb

V, Kanttal fviotar

Infr:aksi Tegungan Tinggi

ttan

Sistem Prueksinya pari* Area

$i pertan inc......

(a) Pada posisi ON (

A S isoiaring.*witch tenurup
).

i enciase{i ), pinru regangan ilnggl

terkunci dan starter aapat oi-energized ( akif

(bi Pada posisi OFF i B i isoiattng switch terbuka open tetapi pinru tegangan tinggi \ i,
masih teriftnsi, dan starter daiam konciisi deenergizeri tidak aktif serta di-bumikan i )

i graunried

)"

tci Dengan izandie riipuiar g0* beriawanan arah jarum jarn
horisontai (

D ), isoiating switcll

graunried, dan pintu tegangan tinggi dapat riibuka"

1'.6.2 Niechanieal Interiocks

rnteriockx pada LFR 4.

AN

LU

QM

UL

Liint

gambar

iwor inieriocks :

E 6H LJg isolaring switcit hawile daiam posisi horisontai, pintu iegangan iinggi
o CJ

Japat tiibuiia. Saat itulah rnechsnicai inreriocks bekerja. Sistem kerja seperti ini

llemang sengaja dibuat untuk mencegah terjadinya kecsiakaan kerja bagi manusia,

rill,

[-ryorun t{erja Frskieh Agustus - September 20il0 di Pefiamina UP

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
(
C

i

menu;u posisi

terbuka, Et{trter daiam kondisi rieenergized dan

5-i2 dan 5-33 untuk

mengetahui sistem kerja rnechanicai

bar 5-3$1f,ipe LFR 4 & LFsSH43il

llj

e, o I-.f < F

-

t^J :-

oS gE
llj

__,

Ll

yo

iil

Ciiacap

Bah V. Kantre$

*iatar in&tksi Tegangan Ftnggi ilan Si*tem Fr*eksinye PatieAree ui Fertemina......

karena st{}rter hanya bisa iiiairiifiian

( digerairkan i

ke posisi ON jika pintu teiah

teriutup. Waiaupun hanriie daiam posisi OFF, pintu beium bisa dibuka.
A&eqhanicai interioFks KontaKta\ terhadap isoiuting switch

switch hanya berrungsi sebagai pemutus hubrrngan, r& tjciak pernah menutup (
mengakfiftan ) sr*rter maupun mengganggu beban. Agar hai ini dapat ireriangssng,
maka interJace iever roiier iJO) pada kontahor yang iiikerjakan oieh sebuah cam t?4)
y-ang

terdapat di tsoiatrng switcfi. Jika kontaktor ciizutup, rsoiating swrtcit ticiak tiapat
12:31.

riipinciairkan dari OFF ke ON maupun ciari ON ke OFF. Cam ariiusfment rod

V.6.3 Auxiliary switch

untuk beroperasi sebeium terbukanya Juse Juws saat hanriie drgerai<kan dari posisi ON.

Eiecrricsi inrerlacks ini ierpasang dibeiakang iempengan bagian depan cian dialtifxan

AN

UL

Suatu eiectricai tnferiocfrs ciapat ciiiakukan oieh isoiating switcit yang dirancang

nremutuskan hubungan ircb,an traio kontroi, sptrce heaters atau auxtirary errcutts ketika

LU

QM

oieh springfinger yangriigerahtran oieh cievis. Kontak riari interloir

-neban

meiebihiTS0 VA i 2500 V atau 600 VA I 25Al

i-.6.4 Femeiiharaan rian Perbaiiran

Sama saja dengan pembahasan tentang pemeliharaan dan perbaikan pada
4mpgard Starters rype air-brersf cian type vncuum-break cantactor, yang ciiutamakan
aciaiah pemeiiharaan

ruiin berkaia yang menyangkut kebersihan dan kemampuan kerja

alat tersebut. Semuanya harus dijaga agar alat oapat bekerja daiam keadaan baik. Seiain

rl:- yang periu ciiperhatikan adaiah masaiah perbaikan jika terjarii kerusakan (
YI

f-ryoran Keda Praktehrigasfirs - Sepiember

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
. setiap Ampgarci tsoiattng ini riigunakan untuk

-

5000 V.

2&0$ di Feriamina UF iY

Ciiacap

Bab

V-

K*n*al frfotor incia*si Tegaxgan Ttnggi$an

^Sisrern Frarcksinye Pafu, Area

ui penamina-.----

hreski*wft r?r{Iilltenttnce ). Di bawah ini iiijeiaskan saiah sani
harus ciiiakukan untuk mengatasinya. tuiembFka pintu tegangan tinsgi saat koeriisi rfirrorynrri

car&

i proseciur ) yang

Kondisi abnormai misainya jika isoiasi switch llandie ticiak bisa ciigerakkan iian

Posisi ON ke OFF, sehingga pintu iidak iiapat ciibuka. Daiam kondisi eftiergency sepeni

ini. pintu riapat ciibuka meiaiui prosedur sebagai berikut

+

Pastikan bahwa saiuran tenaga utama teiah cieenergrzeti untuk mengirindari situasi yang berbahaya ketika pintu terbuka.

+'. o

tsmciairkan keempai screws

rtr

a'+

Sekarang izan{ife ciapat riiteican secukupnya unfuk inenjamin keamanan ketika

\./

AN

UL

rnsmbuka pintu cian ketika pengerjaan-pengerjaan nr*trttenaltc€ diiaksanakan.

Moduiar Sverioari Reiay i iviOR

QM

tuioriuiar Overianri R.eiay i MOR. ) adaiah saiah satu jenis reiai produksi

ii'esttnghouse Eiectric {,orports{ion-{iSA
-bantuan

Jak ciapat bekerja senciiri tanpa

:;gantung ciari

aix ape yang dikoordinasikan

: ',ombinasikan dengan iieater Thermsi tuiariule I

:','-'teksi motor terhadap pembebanan iebih. Modui-mociui tambahan iainnya yang ciapat

:

:.asang paria

MOR untuk fungsi-t-ungsi ichusus antara iain fang at-teierrstion overioad

*

,,iule, underioari protectiori, iond jarn-up protectian, dan unbrsiarx:eri pizase curreT-tt

^" ,ttciion.

-'ilililq.tr{tn Eeqja

Frakiek Agusias - Sepiember ifriiF di Feri*mina iiF

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
. .

iiairiing dari isainting swirciz ke bagian dep*n.

i

" yang merupakan eiektronik reiai. Reiai ini

LU

aiat iain, artinya reiai ini rnemiiiki muitifungsi

ciengannya. Misainya, ivi0R

iiTM i

ciapat berfungsi untuk

lil

Ciiacap

Bfuh y

'

Kon*ai Mator Indr,hsi Tegangan Tinggi ftan Sistem Prateksinye psda Aree 0I Fe*amins......

Liirat gambar 5-34. MOR memiiiki 3 buah irurub dengan sebuah konrak yang
terisoiasi i i ) yailg berada pada koruiisi norrnaily closeri ketika regangan iiisupiai ke Xr
cian

)iz i21. Controi terminuis terietak di bagian atas, Light Emrttng Drode atauLED (6i
reiai trip dantom-boi reset pacia nomor (3) iiirusus riiggnakan pada tipe

se-bagai inciikasi

manual re,ret- He*ter mariuie i.i) meneniukan curreftt rating unruk seiuruh fasa. Sebuah

retaining screw i5) berfungsi sebagai penyangga modui-motiui tambahan sehingga
seiaiu daiam posisi stabii pada temparnya.

Gambar 5-34 : rlrioduiar Overioad Reiay { FroR

Ketika reiai daiam keaciaan trrp, LED akan menyaia jika control voitage terriapat pacia
dan ciaiam kondisi

Xr dan Xz. Seanciainya mociui-motiui tambahan digunakan

juga akan mengindikasikan dengan iampu yang menyaia.

Menonaktiiran conffoi power &ta:u menekan tomboi reset akan menotmaikan
LED kembaii ( iampu paciam

reset atau mengiriianglcan control po'wer untuk sementara waictu, akan menonnalkan

reiai secara manuai, sedangkan uniuk tipe otomaris iiiiak periu menekan tomboi reset untuk mengemimiikan reiai ire posisi normaliy closeii

Lapornn Enju Frakieie Agusias - Sepiember lhfifi di Feri*mina

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
i
trip,LED

LU

QM

AN

UL
i.

Seteiah reset trme teriampaui, dengan menekan tomboi

i

iihat tabei 5-4 i. Dengan

YY

iiF iY Cii;cnF

Beh Y . Kofttrsi Mot*r Infuhsi Tegangan Tinggi

rtsn

Sisrem hotek*inya Pade

Arcs

tEI

Fstemins.-....

msnonaktifilan
sehingga hai

cotTtF"tti

pawer pada renering periade, akan memperpanjang grakiu reset,

ini periu dihindari.

Types ol Trips

Cverload Single Phase or pecial Modules

Daiam meiaicsanakan fungsinya, MOR rian modui-modui tambahannya dibanfu

oieh supiai arus seirundpr riari eurrent trrsnsformer yang terpasang pada masing-masing
fasa 3,45 kV ( lihat gambar 5-35

current tr*n,rfarmer ( CT i.

Karena IviOR merupair:an suatu peraiatan relai eieirtronik maka ia membutuirkan

zuplai tegangan Pad.a Xr dan Xz untuk proses operasi dan untuk kebutuhan modui,

modul tambahannya. Tegangan
digunakan di Periamina

V?. iintuk

MOR.

jenis iain tiapt dilihat pada tabei 5-5;

I4oran

Kurju F:ahiek Agustus

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
Tabd S4 : Reset Times
RESET TIMES

Manual 65 to 85 secs.
10 secs. Max.

Auto

65 to 85 secs 60 to B0 secs

i.

Jadi, prinsip ke{anya berdasarkan ratia aru$ pada

Gamhar $35 I Koneksitas CT
O--o

UL AN QM LU

Y

far

\ Motor

,/,

L _-l

MOR-A

ini

didapat dari sustu controi cirewit. MOR yang

iiP IV

memburuirkan iegangan sobesar i

i0 voit i 50 iiz I i2

IUU

-

Septe;mhrr"

2*$* di Periamina (iF Flt Citoeap

kh

y - Kontrai Motar

Infx*si

Tegangan

lrhggl

Drrn Sistem fuateksinya peds Aree

0I Fqtet tinn......

Tabei 5-5 : Supiai Tegangan Untr* MOR
Volt-Amper Yang Dibutuhkan

1lCVdan120V
2-V

n'rfl-

\I g4tt DrlA \/ rlnn L1V t a

Untuk melihat besarnya anrs pa{ia masing-masing fasa digunakan affipermeter 3
fasa yang memiliki fasiiitas switch sehingga dapat mengukur besarnya an$ tii masing-

masing fasa secara bergantian. Fungsi iainnya adaiah sebagai penghubung singkat
ketiga fasa tersebut dan disambungkan ke tanah

V.7.'r Heater Thermai Mcdule i IITM )

Teiah ciisebutkan di atas, bahwa i{TM adaiah saiah saru rnodui tambahan yang

magnitude an$. Tanpa menggunakan FITM, rating arus dari reiai menjadi berkurang

LU

QM

ciaripaiia

gambar 5-36 ).

AN

tegangan teiah diaktifkan, maira

jika menggunakan heater yang terkecii yang digunakan bersama relai ( iiilat

UL

harus ciikombinasikan dengan MOR. Apabiia HTM telah terpasang dan kontroi

Gambar 5-36 : Grafih Tim*Current Trip HTM

o oo Ooo oo ocao t+ o (t oco @lro

(lN3lsnv 9oor Iv luvts o1o9) soNo33s Nr lntr dtut
ilJ
r

iaporan Kerjn

Frr,l+ieh dgastus -

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
i grounci ). Lihat
sub bab

V.l i.

reiai akan trip daiam wa*tu r 4 menit tergantung pada

o
F

z
F

o

tf. u,

(}

z
(E

(o

lO

Ir
:)
E
F ll. (L

t (t
C{

(J

o
(t,

t!
J F J f

(L

O o a.i

oo oro F

OOO olott

O o

o

(\r

oco

@rrr$

(",

(\t

r

Sepien#* 2$&# di Feftsmina UF fy" Cii*c*p

Bab

Y. Knntrai

iuiatar Indla*si Tegangan Tinggi Etan Sistem hateksinys psda Ares

$i pertamrns......

F{TM juga berfungsi untuk meneffuliart rntirig arus bagi mociui,modui idrusus

iainnya

jika

iiikombinasikan bersama reiai. Rating arus tersebut ciidasarkan
tabei 5-6.

pacia

Min

COLUMN A FLA Max FLA

Min

COLUMN B FLA Max FLA

(Amps)

s.F.

1.15

(Amps)

s.F. 1.00 (Amps) (Am.ps)

0.54 0.63 0.72 0.78 0.87 0.99
'1

0.62
0.71

0.77 0.86 0.98
1.09 1 ,16

.'10

1.17 1.26 1.36 1.48

Ltc
1.35

1.47
1.62 1.79
l oE

1.63
1.80 1.96

2.24
2.41

UL

2.25 2.42 2.57
2.81

2.s6 2.80
3.01

302
3.34 3.54 3.78 4.04 4.25 4.70 5.00 5.40 5.80 6.30 6.90

J.JJ J.3J 3.77 4.03 4.24 4.69 4.99 5.39 5.79 6.29 6.89 7.59

0.59 0 68 0.78 0.85 0.95 .CB .20 1.27 .37 1.48 1.61 1,77 1.96 2.13 2.45 2.63 2,79 3.05 3.28
1 1 1

LU

3.63 3.85 4.11 4.39 4.62 5.11 5.43 5.87 6.30 6.85 7.s0

Effective
12185

Untuk memperiihatkan runn#rg uver curcent aan.Trsiiure-to-sftsrt prutectron bagi motor-motor ciengan temperatur yang tiriak rneiebihi 4S " C , atau ciengan servtce fgctar

i SF i tidak kurang dari i, i 5, gunakaniah
ciaim FLA termasuk

FLA ciari rnotor yang akan ciiproteksi. Untuk motor jenis iain
paeia coiumn B.

:

i,00 i gunakafirating arus HTivf

i.apora* Kerja Pxtkiek;igxsfirs - Sepiember lfr(ifr tii Feriamin* UF

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
Tabei 5-6 I Rating
Relay Trip Rating (Amps)

minimum

;uii iouri nmpere t FLA ). Lihat

IiTtri

0.67 0.77 0.84 0.94
1.07
.19
1

0,68 0,79 0.90 0.98
1.09 1.24 1.38 1.46 1.58 1.70 1.85

HTM-20
HTM.21

1.26 1.36 1.47 1.60 1.76 1,95

HTM-22 HTM.23 HTM-24 HTM-25 HTM.26 HTM-27 HTM-28 HTM.29
HTM.3O HTM-31

212

2.44 2.62 2.78 3.04 3.27 3,62

2.04 2.25 2,45
2.81

3.03
3.21 3.51

HTM-32 HTM.33 HTM-34 HTM.35 HTM.36

7.60 8.10 8.60 9.20 9.80 10.5 11.0 1 1.8 12.7 13,7 14.4 15.8 17 ,1 18.3 19.5 20.9 22.8

8.09 8.59 9,79

9.1 9

10.4 10.9 11.7 12.6 13.6 14.3 15.7

17 .0

18.2 19.4

20.8 22.7 25.9

8.26 8.80 9.35 10.0 10.7 11.4 12.0 12.8 13.8 14.9 15.7 17 .2 18.6 19.9 21.2 22.7 24.8

8.79 9.34 9.99

s.so
10,1

10.8

10.6 11.3 1 1.9 12.7 13.7 14.8 15.6
17.1
1

1'l.5
12.3
13.1

13.8 14.8 15.9
17 .1

8.5

18.0 19.8

19.8

21 .1

22.6 24.7 27.0

21.4 22.9 24.4
26.1

28,5

3.78

AN

3.84 4.38
4.61

+.1 o

QM

4,18 4.43 4.73 5.05
5.31

5.10 5.42 5.86 5.29 6.84 7.49 8.25

5,88 6.25 6.75 7.25 7,88 8.63

Westinghouse Electric Corporation
Control Division Asheville, N.C. U.S.A. 28813

Printed

in USA

eoiumn

A yang memiiik i r*ring arus iiTlv{
1 SF

futi SF: i,i5
ii" Ciiacap

adaiah bahwa motrlr

LUZ

i=-

fub V.

Kon*ai Matar Indaksi Tegengan Tinggi Itan Sistem hateiisinya Pede Areo ttl P*arninn......

tersebui bisa riibebani colountn

> i 5 ?t, ciari beban pada nerneplnre, Rating anrs iiTM pada *ip tiaar iebih dari 125 %
dari Fi-A motor. Se<iangkan

e memiilki

rating

ratrng anls HTfui pada coloumn B memilit<i rattng trtp tidak iebih dari i i5 % iiari FLA motor. Dan besarnya arus yang dapat menyebabkan relai trip lapat diiihat pada koiom
paiing kanan dari tabei 5-6.

Sebagai tambahan, bahwa sebenarnya prinsip kerja generasi sebeiumnya, yaitu Thermai Overioad Relay

kesamaan iaiah mengadopsi panas motor yang timbui akibat overiosd ke heater. Panas

ini diambii ciari arus abnarmal yang diakiba*an beban lebih. Fungsi vtarna TOR dan

HTM adaiah rnewakiii rating-r*ting arus beban penuh dari motor yang diproteksi {

menggunakan sistem elektronik.

AN

UL

iihat tabel 5-6

LU

QM

V.7.2

Phase Unbaiance Moriuie {

Piifui juga merupakan mociul tambahan yang bersifat irhusus yang digunakan

bersama dan menjadi satu rangi<aian dengan MOR. Fungsinya adalah sebagai sensor dari phuse

faiiure

seimbang atau meiebihi harga-harga seperti tiitunjukkan pada taoei 5-7.

Loporan Kerj* Ftukte* Agusius - September 20AA d,i Periamina UF

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
I{TM meniru teknoiogi

t

TOR ). Keduanya memiiiki

)

Tetapi, TOR rnenggunakan kontak bimetal sedangkan HTM

PtlM

i

dan

phase cuf,rent unbaiance, jika magnitude arus fasanya tidak

Tabei 5-7 : Jenis PL;iU
Deskripsi

Tipe
DT TI\/T uavl
r

l0% phase unbalance
Pv

pTTtvf-1

?Ool^ nhace t V Vtt*v

rrnhelanrc

PLTM-2

209/o phase

unbalance,l0 dtk delai

PUM-3

pada start-up 20% phase urtbalance,?O

dtk delai

oada start-up

IUJ

iY

Crtacap

Beb V. Kontrai Mator Induiisi Tegangan Tinggi

I)an

Sistem Frateksinya Pada Area AI Pertsmina.,....

9/s

Phase ljnbalance

:

Imax

imax dan imin : besarnya arus cii antara ketiga fasa.

Bentuk fisik FIi-NI ciitampiikan pada gambar 5-37 sebagai berikut

V.8

Allen-Bradiey Overioad Reiay ( Staii Frotection Reiay )

ABOL ( SPR ) merupakan saiah satu jenis overio{)d reiai yang khusus iiigunakan

protectton relaSs. Sama iiengan MOR, PUM, ataupun HTM reiai ini juga menggunakan

QM

AN

untuk mengatasi beban iebih pacia saar startlng motor, oieii karena itu ciisebut juga staii

besaran arus sebagai ineiikasi beban. Hanya saja ABOL

LU

penundaan waktu

trip ( rirne deiay rrip ) sehingga motor riapat sukses berputar

kon<iisi starting. Muncuinya beban iebih saat starting vtsa ciisebabkan oieh besarnya

beban yang melebihi kapasitas atau sebab iain yang menghambat putaran rotor seperti
acianya kotoran. Gambar 5-38 r'nemperlihatkan

i-aporan Kerja Frakiek Agusius - Sepiember 20{i0 di Ferismina UF iv- Cifucap

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
:

-

Imin x 100 ?i

UL

(

SPR

) memiiiki fasiiitas
ciari

ABOL ( SPR )

I t_t/+

Bsb

Y

- Kanfroi Moter lnduirsi Tegengan ?iog# Itsn Sistern hateksinye Peda Ares 0i Pertarninc......

Gambar 5-38 : Siali Froiecrion Relay

Cross sectiona/ view. Moving parts are shaded'

Makin besar beban yang dilayani, maka arus yang masuk dari CT ke

aperntittg caii juga makin besar sehingga kekuatan megnetnya beriambah. Akibarnya
core menjarii tertarik ke atas mendekati posisi sentuhnya . Laju core ini bisa dipercepat
atarr diperiarnbat dengafi eara mengatur adsustment

di ciaiam ciashpot berdasarkan

sebuah katup pengatur aiiran minyak yang juga berftrngsi sebagai pengatur kecepaian

LU

QM

core naik dan turun. Lihat gambar 5-39 dan 5-4S"

Laporurn Kerja

hakiai(

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
OPERATING

cotL

CORE

DASHPOT

Eulletin 810 relay with
60 amperes.

a

stLtcoNE
FLUID PISTON

maximum continuous current rating of

eialam

UL

vaive dan menentukan jenis rninyak

vrscor

ity t kekentaiail ). Adyustment valve merupakan

AN

"Round Proiections"
ToP View of Piston

Gambar 5-40 : Core dan Dashpot
Calibration
Lines

ighest Current

Setting

Lowest Current No, Setting

:-

No. 5

-

1

fLq!C

Level

Cote and Dashpot Assembly

tuf
Agasius - September 7fififr di Fafiamin* AF IV Ciiacap

Bah 7 . Kantrcl Matar Indrlksi Tegrng*n Tinggi

il*n

Sistem Proteksinye Fade Area 0I Pensmina......

Dengan bukaan *riinsrment v*ive yang iebih besar maka saat pisto n care tenank oieir i i
gaya

ma$let ke atas, minyaii akan iebih mudah turun i<e bawah sehingga mengurangi

harnbatan gerakan core. Kaiau ingin memperiambat gerakan c*Fe, bukaan vaive diperkecii.

nda

eiua

jenis minyak yang dipakai berdasarkan kekeniaiannya

4i
1j Biue siiicon
21. Reei

ituici

silieon

ffuid

Gnnbar 5-4i : Karnktettuti{#j*edan Red siiicsn Fiuiti
)0t)

koii. Lihat gambar 540 cian tabei S-8.

Laporan

Ke13'a

Fruktefr Agnstus - September 2flfrfr di Fsi*rnina IiF

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
i iihai gambar 5-

+

iebih renciair kekentaiannya.

+

iebih tinggr kekentalannya.

-i6080

1Q--.-

r)

8?

6

UL LU QM AN
Ln-

8,5 -----2 ---

Tabei 5-8 : Kaiibrasi SFR AC & SC
Ccodnuoqt
Coil Calak E Number AC

Crlibirlioni

0C Cellbrallont

Coile 600V Ma,

Cuncnt

lnPr'
z
3 a

n

EIll.AUIA

AO2A

6 9

A03A A04A

A!.5i
AOSA

t2
10 20

AO/A
ACSA AC9A

u
art

AI OA

a8

AIiA
A

6{
50 I3A

lo 10t la ta
t30 1U t62

ll

8t0
5A 6A 1A 8A 9A 810.420A A2I A

a l r ls a315 'Li q5 2il ?. l.l 15 ?.l)l 2.1 3.5 4. 2.9 l.( 2.3 .1.0t l 45 dll 5 r11 5 6.1 2.9 3.8 2.ll 3o 4.3 8. 1.1 3.2r 45 6.0 t.l ttl 35 101 12 4.81 68 3.ci Lr l3.i g.o rzol rs J.l L7 85 I 1.4 57 l:l t8 r ]E 18.6 ll3 1? 8 t; I2.l] i6.0l 20 ul. 30.1 9r F.t i8.9 212 28. lo.5 t5t 20ci 25 ,t0 33 ll 20; 15 l2l ?8 136 5;' 2i l0 10 5l 61 l! 29 la 18 6l 7? ?3 31 l 46 56 68 25 ii6 66 80 l0 i2 :6 ;2 a5 7i .0 6t l4 ]1]2 38 l:.1 72 I 9r !04 5l : 6E 3l l0? 38:i4 12 9\ I r)3 5l , 82 tll l2l 46 6: 3l llil l3l i] 3{ M ,:11 5l 75 li)o il25 r50 77 ii1]: l126 ll53 5/ !l iL]8 llrS 153 68 91 131 165 195 6i 92 L2r ,r5l l8,l 75 If8 l li t8l Ittt €8 rt2 137 l6t J2l]5
2 l
t

'0 Hi llar Prrl No
67404

7

I

.67il5 .57r2: .6129

6740i

I

r 5.1

I

27

,17

1

1

.6 7{33 .67439 ,67144 -67{54 -67r 57 .6

i46l

.86396 .86!99

.8/00t
.87A02 .67.80
.6 /'r 79

i\224
A23A A24A

tt5
?10

d6 ?$
320

8i0.A25A
A26A
A27 A

3A
120

A23A A29A

97 i30 ll65 76 ICE 44 l8l 85 rllg 152 20i r2l Ia5 l2l5 lE l4 1162 ?t6 127,t lt{ ilb2 lt6 l?7{ r36 r!1 lz59 1328 llr 1212 i328 l{il 127 lr23 ir32 l!7
I

68 |

I

ls5
211

51

92

1.23

l5l
167 138 215 ?50 250 300 376 502 755

184

68
16

\47

116 153

i2{i
l2r1
l1?5
1325
L

tsl
rl2 I

]l5 tlr
t53

204 22t
262

.88199 .88198
88197

l/5
2\4

.22t16
.88195 x.90713 x.907 i2

r05
305

liso
I

t02 l2?
152

488 975

l{0

ra5

650

lo:o
I

213
305

l20I ll84 l2r5 22q I 3f6 ro5 I ros I
i

l5l

t67
458 612

x.90/l i
x._q0 710

i825

{60

615

920

x.90709

lil

tuo Cilac*p

Ea& v

'

Kantrai Motar inciuksi Tegrrnge.n Tinggi i-tan Sistem Proteksinya paeia Area Bi perternirra.....-

ABOL

( SFR ; ini dapat iiigunakan iieng &rr 2 siimber,
c

AC aiau DC. Tabei

berii<ut memperiiiratiran

ont a c t r af irigs -nya.

Ketika gangguao

b"iran

akan melemah dan core muiai bergerak turun. Untuk mempereepat gerak turunnya core

ciigunakan check vsive yafig ciapat membuka ketika bergerak rurun cian menurup saar
bergerak rraik.

fasa' Cata ini iebiir efisien karena cukup satu CT eian satu reiai saja yang eiigunakan.
Sebab iainnya ariaiah

AN

UL

ABOL

(

SFR

LU

QM

masing-masing fasa sama. iacii pendeteksiannya cukup iiengan satu buah SFR saja. Liirat sub bab V. i i.

i'-.9

Ground Fauit Reiay i GFR

Sama seperti reiai-reiai yang drjeiasiean sebeiufilnya, GFR juga rrlenggunakan

CT untuk mendeteksi gangguan hubungan fasa ke tanah. Prinsip kerjanya berciasarkan

oenjumiairan vei.lor anrs yang mengaiir pacia CT. Fesar vektor a6rs yang rnengaiir

neiaiui

CT

menuju moior yang diprcteksi" besarnya harus sarna dengan arus yang

qembaii dari motor, sehingga veklor arus resuitannya rnenjadi noi karena besar arusnya

Laparan Keria Frskiek Agusias - September

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
Tabei 5-9 i Lontact R?tin anet 3-Y : C
AC DC

Malimurn Gontact Rating per pole
NEMA Rating Designation A600
Amperes Continuous Carrying Cu rrent
10 10 10

Max. AC Voltage 120 240

Volt-

Voltage
Range

am peres
a

Ampere Rating

60 or 50 Hz

Make
60 30
15 12

Break
6

IYl

ke

Break

..,

480 600

1.5 1.2

10

7200 7204 7204 7200

'f

720 720 an tLv

115-i2s

230.25A 5 50-600

0.4 0.2 0.1

720

magnet pada CIperuttng curi

i dipasang pa{ia saiah satu iasa antara MoR rian ampenneter 3

jika teria{ii pembebanan iebih

saar Fengasuran, besarnya arus di

i

zi*fi

tii

ffi

Bfre

V

'

Kontrol Matar Intia*si Tegangan Tinggi ttsn Sistem hateksinye pada Aree iil penan ina......

sama teiapi arahnya beriarvanan.

iadi an$-arus tersebut, secara anaiisa vekror, saiing

menghiiangkan. Koniiisi di atas aciaiah kondisi normal, aninya tiriak aria gangguan.

Ketika terjadi gangguan hubung singkat fasa ke tanah, besarnya ams yang mengalir melalui

ketidakseimlrangan kondisi anis

dengan reiai-relai lainnya adaiah penggunaan CT y-ang hanya satu buah saja untuk
menganalisa saiuran 3 fasa sekaiigus. Lihat gambar j-42.

Gambar rr{shVi

3/

Lr

--------+

Pada GF'R, CT biasa disebut sebagai

LU

QM

IV Ciiacap

menggunaii:an ground-censor type GA-375*T dan GFR. tipe GAT-LZ. Tipe

Ge ground-eensor didesain unfuk aplikasi khusus seperti 60Ci voit rnotor contr*i

circuit, circuil breaker, dli. Gromd-censor ini ticiak akan mendeteksi grounrifauit pada sistem yang

iidak ditanahkan. Reiai GAT-I2

menyediakan 2 buah kontak NO dan NC pacia frekuensi 5S
cian

5*{4

.

tr-ryoran i{erjn Fraictek Agastus - September Zt}ti{i di Pertamina IIF IY Citacap

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
CT tidak tagr nol atau tidak saling meniariakan
selingga

ini mengartifran reiai uniuk rrip. perbedaan GFR

*42:

GFR dan Saluran 3,45 kV ; 3 Fasa

IqA(N

rusEs

ft\

6FeT

UL

l----<

AN

ground-cffi*i

area

0i

Fsriamina Up

merupakan

jenis s*lid-stsre

yang

i 60 i{2" Lihat ganrirar

5-43

tuo

Bab

i'"

Kcntrf,l fuiator indr,ksi Tegungun Tinggi

*an Sistem

Frote*sinya peda Area

tgi

pertamrns......

Gambar 5-43 : GA-3?5-T dan GA?-IZ

Gambar 5-44: Reiay control & connection { Tampak Beiaftang
Set lndicator Dot To Desired Pick-up Currenl Table on Page fnete, fo Relay Pickup Setting
2)

%

of Trip

Amperes

LU

Setting

4-',2
4 6 8
12

33%
5A%

66%
1OO7o

Kaki ii) dan (2i dihubungkan ke CT, kaki
pemakaian 4
amper.

-

tZ

Di area0i memakai jumper kaki (3) dan (5) Kaiii i4) dan i8i digunakan untuk

kontar

l'ic

( jiiea reiai rrip benrti akan open

untuk kontak NO ( jika rsiai trip berarti akan cir:sed i. area

i.aporan Kerja haktei( Agusius - Sepiemher 2{i0fi di Periamina tiP

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
i
To Sensor OutPut Terillil)als Output'TriPPed OPen

outpul'TriPPed Closed Outoul Common

UL
GAT-12 OnlY

Set Indicator Dot To Desired T mc Delay

AN

(Refer To Tinre Current Curves On Page 2)

Coniacts Shown ln

RatinE 10 AmPS., 250 Vac Max

Nornril lReset) Position

QM

T*b"liliiiEening
12-36
12

Range GFR Tipe GA

Pickup Current Range of Sensor in Amperes 25-75
25

50-150 50

150-450
150

400-1 200

400

18

37

75

225

600

24

50

100

300

800 200

36

75

150

450

1

(i) dan i5i di lumper unfuk

arnller,

jumper kaki (5i cian i?) untuir ZS - ?5 amper cian 5U i 50 -

i, sedangiean i€hj (6) aan iSi

eiigunakan

0i

menggunakan kontak

LUi/

iil

Crt*c*p

il'

lF
Bsb v

'

Kax#'ai

*iatar indairsi Tqangan ft'nggf fien

Sistem

fute*sinyn pade Area

t&I

Fenen ins...,..

nornsr (6) dan iS).

Di

bagian aias ierciapai arijusrmenr switch untuk rnenser Gn rrip

ampere rel*y yang riiinginkan ( iihat tabel

s-i$ ), seriangkan di bagian bawah terriapat

instantaneous operating ( 0,025 detik ).

Gambar 5-45 : Kurva Arus-l*'aktu GAT-II

(.)

3
P

tr

.01

P;c*up

Diiferensiai Reiay ( S? ITH

UL

V,lO

), selain diproteksi dengan reiai-reiai yang teiah dijeiasir:an sei:eiumnya

AN

Pada moior-motor intiuksi tegangan iinggi yang berdaya bssar

iagi yaitu dffirenstai reiay. Fungsinya adalah untuk meiintiungi motor terhadap bairaya

LU

hubung singkat yang teqadi pada winciing-nya aiibat arus yang sangat besar, sehingga biasa disebut sebagai avercurrettt

wiiis.

Secara urnum? riffirensia{

mengapit aiat tersebut di antara 2 CT per fasa ( iihat gambar 546 ). CTr mengukur aruE

}ang masuk ke aiat yang tiiproteksi dan CTe menguhrr an$ yang meninggaikan aiai msebut. Fada konriisi normai, arus pada keriua CT itu akan safila besaraya sehingga
reiai tidak bekerja.

Lryoran Ke$u hahtek Agusias - September 20fi{} di Fert*min* UP

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
36 CYCLES {0.6
SEC)

pula udsustment switch untuk msnrer time delay

i

6,'t2,24 atau J6 cy*les

i

dan

t48

l:a
lro

t30

6)

o

6 CYCLES (0.1 SEC}

Ii tr
l+.4

q,

E

lr.o

13.0

l?4

INSTANTANEOUS

{.025 SEC} . I

lrs

I

12 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 x1l i

I

I

I

I

I

I

I

I

|

I I I X12 X13 X14

k

Relay Pick-up-Multiples ol Current Setting

i

i iZ50 - 2250 tr

, afra satu reiai

QM

f*utt rietectar atau instafitarreaus

$$ercurrent trip

rei*y bekerja untuk meiindungi suafu aiat

dengan

Ii; frtamp

rlu

&ilb il . Kontrol Motar induf;si Tegangan

firggi

Etrn Si*em fuateksiny* Pada Aree $I tertaminc..,-..

Gambar 5-46 : Frinsip Kerja Sifferensiai Reiay
L

[1

= arus CT1

i2 = *ru$ CT2

Ketika terjadi gangguan, be$ar

meiewati koil sehi nggereiai bekerj a.

Di area 0l Fenamina tiP iV tidak msnggunakan 2 CT per fasa, reiapi cuhup safu

CT saja per fasa agw iebih efrsien dari segi biaya ( iihat garnbar 5-47 i. Meskipun
demikian, prinsip kerjanya sama yaitu bereiasarkan residu*i current yang meiewati CT.
cfg

Prinsip kerja reiai 87 ITFI

menimbuikan medan magnet yang dapat menarik moving canisci hingga bersentuhan

ciengan sftrrianary cont&ct. Pada moving corrt&ct terriapat spring untuk menahan

posisinya semuia.

magnet cian moving contttct. Makin dekat jaraknya berarti resicluai current yang
dibutuirkan untuk menggerakkan moving can{aci semakin kecii yang berarti puia kerja

Laporan K*vju Frfi*tek Agastus - Sepiember 2{i00 di Periamina UP IY Cilas*p

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
Ir €fr- 6--

: alat yang tiiproieksi C : koil dari reiai

C,r,

L

CTU

-+L

Ir dan Iz berbeda

sehingga ada residua{ currenr yang

Gambar s.47 : Differensiai Reiay Di Area

UL

r---1

0i

\

AN

tsobr ld hub. A

fr

I^DIDR

3p

hub,

f

LU

QM

Tr

(B+

rrx)

ini

menggunakan residuai current yang dapat

Di

bagian atas terdapat core screw untuk mengatur jarak antarfr

ati

Bilb

V

- Kanf.si M6tor Iniiaksi Tegangan Tinggi Etan Sistem fuateksinye Fetia Area $t' pertamina....".

reiai semaltin sensitif. iika makin jauh jaraknya semakin irurang sensiiif. Lihat gambar
5-48

'$
:AnoaARY

V.ii

i,'a;:\*r-".{.* t.,,*

*.$=:lllji\\i*i,l\r.,s_*

UL

:I{TACTS

:

Prosedur Gperasi

Saiam pembahasan tentang prosedur opeiasi, akan dijeiaskan proses bekerjanya

kontroier motor-motor induksi tegangan tinggi dan reiai-relai proteksinya berdasariian 2
buah gambar eiementtsry und connectron w#trrg tit*grarn yang dise{iiakan.

Y"il"i

Prosedur Operasi Kontroier ivloisr inriuksi z{iii

Paiia gambar 5-4q teriihat jaringan 3,45 kV menuju motor, riiiengkapi iiengan
fi.rse,

trafo, kontaktor-kontaictor, dan reiai-reiai proteksi yang semuanyatelafr riijeiaskan

paeia sub bab

V.a s.d V. i0. Terciapai puia tabel jenis motor induksi berdasarkan

FLA, tipe msin fuses, dan CT raria yang riigunakan.
karakteristik iiari fuse yang riigunakan.

i'apor*n Kerj* Fr*.kiek,,igusras

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
,:?S Gambar 5-4S : Retai 8? ITF
uovtxG
CONTACT

LU

QM

AN

- i$ii$ HF

F{p-

Di haiaman

iampiran rerrera

L

14

- Sepiewber lfiii* di Feriamin*

tiP

I*'Cilarcp

Bsb

Y. Kan*ai Matar fxdn*si

Tegangan Tinggi fran Sistem

fua**rinya

Peds

Arw $I

Pertamind?......

Ferhatikan puia rangkaian kontrolernya. dari atas ke bawah.

Di

sana terdapai

I

titik Frcabangan

g

Pada cabang I,

2:0 voit ke rangkaian kontroi. Saat itu akan terjaeii

ij. Koii IyiR i iii cabang i i
rnenjadi apen.

kontaknya yang ada paria rangkaian. Yang NO rnenjadt cioseri atn yang NC

21. Tiga buah kontak

ke penye ar{n, kemudian mengaiir meiaiui 2 koniak i\4.u ( NC
paralel, dan koii
Tvr

penghambat anrs. Ivib eiibuat paraiei bertujuan untuk keirandaian sistem,

AN

begiiu juga sistem paraiei pada koniak-koniak iain.

UL

open sehingga untuk seterusnya arus akan melaiui resistor

31" Deng&rttercnergizeiinya

menuju motor akan menutup dan motor berputar. $eluruh kontak Ma dan ldb

juga akan "bergerak, yang NO menj adi ciosed

4j. Kontak Ma i NO ) pada cabang i akan menuiup sebagai ltoidrng
jaiannya arus.

5j. Pada cabang II terdapat traio 2:30 I 115 volt untuk keperluan kontak MOR

NC ) yang menggunakan sistem eiekffonik. Biia ada gangguan overioari, koii
fuiOR ini akan tertuka sehingga koii fuD( energizeti.

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
jika tomboi stnrt ( NO i ditekan, arus akan mengaiir dari trafo 3450 i
:

akan energized dan menggerakkan seiuruh

MR pacia eabang VIII ( NO ) menutup. Arus terus menuju

i

yang saiing

energizeri. Begitu arus teiah rneiaiui h/ib, maka hfu aiian
sebagai

LU

QM

koii M, maka kontak M pada saluran 3 fasa yang

un

yang N:C mertj adi apen.
sy,steffi

unluk

i

t tJ
s

- Seprember 2**$ di Peframina UP

W fr'lrcap

Beb y*. Kontrol Motar Fxduksi Tegang*n Tinggi tten Sistem Pr:ote#;sixya Fadu Arca eti Fertsminn.....-

6i. Kontak Itri

i

NC

i

pada cabang

IV

akan apen sehingga lroii 86 iidair

tercnergizeri. Koii 8o ini berfrrngsi sebagai indiirasi trip dan memiiiki fasiiitas loeked-out reiay.
?1. Kontak IvIb

yang iariinya menyaia
merah
cabang

i R i yang tadinya
YI ciosed.

8j. Di eabang VII, kontak lvlb

akan berhenti bekerja. MSii berfungsi sebagai penaik suhu motor agar seiaiu

terjaga suhunya. iika motor bekerja ia akan mati dan jika mstor berhenti ia

motor.

AN

9j. .iika ter.ladi gangguan, apakah fu[OR atau GFR, maka koii 86 akan energizeti
dan iampu putih ( W ) ai.-an menyaia

UL

aican menyaia. MSH membutuirkan daya 25S watt dan terietsk

iuj.

Disediakan juga kontak-kontak MR tarnbahan

keperiuan tambahan untuk disambungkan ka aiarm di ruang kontrol.

G pada cabang t, ;ika tomboi stop

moror berhenti bekerja.Lampu hijau
padam.

o

Seiuruh langkah-langkah
bersamaan.

W

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
i NC i pada cabang V akan apen sehingga iampu hijau i
C

i

i sebelum mstor berputar i menjaiii padam. Lampu

padam aiean menyala icarena kontak Ma i NO i pada

i

i'{C ; ter-nuka cian motor sWCe lteater i I\dSH

i

rii dalam

QM

i cabang iii

)"

wtuk keperluan sp$re, atau

LU

( NC ) iiitekan, arus akan berhenti mengalir dan

i G ) akan menyala, iarnpu merah ( R ) akan

{ii atas, pada prakteicrya, te{adi seeara spontan dan

aa

lr+
t

Agastus - Septewber hfifufi di Fertamins, AP

iY

Cii*sap

64ngA.p t-t1g

, 'frrtul rff^te+"i lv^iar
(tyf*
t'

gt' G,,\+*o\f.-) .
I

7;ro"'l
at

t

\

\

le.cuerr,o-!-l

atTir

dgz.l-i,-Esexzd CySr. M6<t 17 7.+/ =W*r-.-:
c-u,<' -t s €,/

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
3Cr
i

I

M,--r

ecr

i\

T3

../tr'+

-

T2

I --1 lwTvK

"a'.\
l* -/

)

I

.<€nffi

I #,L
L,r Vo

n/

; A *ni, Hdg UJ'ry dxwFrs\f, 4 3*'7tu' !-1;
N

@+4,
@-+x-'

*htr
1

t!L--:rJ -

l,

l ffi'

Iilll $i'rrill'* Il\ 'il $N **KF
l$ lh

I

ffi

fqrdru^

fr"

6 *van<
t€*/

-Uryr/r+rc

e.*Prf'

.YP-. ./e1

ztu/-r..7
(-t ./

Itz

/a-e*

3s%o

./€9

,%a

/:ro- a.< /tA- /.< /3e- €.<

,ra/-r zs/s

.ga.;

t I I

.7q,./g' .zoe/g:

NN il

Yrn 1rc'A,<
6%ct
%.

/i2'tt

.l*'e--f.t

/,,Q-:rr

toe/s /d:; dt
2cn/5

I
I

$

UL

\*

SN'q.

?oy.

Zaa- 9g

z-ra/s
eadk

j

I
I ,l

$,'*,0:'

^to-/zR ?3a-4V

tl

\

AN

Gt/ ,:

&) I
L<sl
(2).

,**

..

F?;

oTru

QM

{E g,*;'lPA8 S? j il9 -. H t'3 '! 3,{'3 f ;O J rO 'r F.F F:O -t It

T

:

LU

{

? r
tt? rrirr
trat.

I F:si: lrLlif
Jtl^r..dx..lx.pfi

fir - -3Pf;lr3 tFI!i[.+;E; i' i iFFi;illtB;
'.|

ii r 3'-ii E't !.. t9 3,.r o.a 3H,,8 5 i 3 ',,i f,o 96 il g', B LFo. I -'' 8 &l * I .";'-'ii B ril,,l.F { 65C).
t r' <
Ut ts

F. ,l{ ts."t o fr:.-tr:tc-{ .r:to r, n t o r-'1 frr 1 o n li O J rr rr.r

/4/

JA

* a/-

.-24

t

-

.{

)

,l

E

ff< G-l-r---G rtu jlffi

''t

I

.J

lso

te

w;

I

f& !

f.f

'*-;3

3 il'
H'

E'

'-

rl<|L
.t..

l--

o

F

iil.. w.a. .//aJD64
(l a..
".lF-. ,1,

ls$

,'
;rl(r:.--

ls

-.

IN

-1.,1*

::t

.(i

r i

m
tn

F rt
(D

D
I

.,tb

,.t

! z 6l
!E
C: til

I

t

I t

s a
N

\ \

r\r

o
lrr

tn
T

i

n
-l
11

F ll!

I

I t

I

I i'l ai i
I I

E

I

s
r.t

b
T

P

I I

5tt s1t qo
-l

$8
ip P
6
z,
I

.t I 'l
I

J

I I a ,l

.. t
I

s
3
I

i
I

ry.4 'buaa+tr.g.ca't* ?OA.,/YP ir'O ./eAd) .4,
'l

3

:.
I

,

?

il,

F;F

sh,

r.\>i {r,*}

In.l$ \

/*-\

r'

\S/

frah ? . K&ntrai iti$tor indalksi Tegangan Tinggi ttan Sistem Praceksiny* Pade Aree $I Pertamina---

i,',ii.? Frssedur (iperasi Koniroier Fllstor induirsi i?s$ Seeara garis besar antara gambar 5-49 iian 5-5

225S

FF

i

memiiiki bentuk iian proseriur

operasi yang sama. F{anya saja garnbar
I.emper{sture Adrsniior

daiam deita iian wye.

Dffirensiui Reitty ( 87 iTH

Mengenai B? ITH reiair ciij*iaskan pada sub kontakrksniak 8?

{lontactar Switeh t iCS i " Penggunaan 3 buah icontak ini irarena memang suiit atau

Seiain itu juga terdapat alasan kehanciaian sistem.

AN

UL

ticiak mungkin ciijadikan satu, berkaitan riengan sistem nrekanik yang iiigunakan.

Saai terjadi gangguan, ketiga kontak akan menutup, iamp* puiiii

QM

Ketika irontali B? rnenuruF, arus akan firengenergizeii koii iCS sehingga kontaii iCS
4ru5

jugu flrenutup. Kontak iCS ini i:erfungsi untuk membantu mengaiirkan
gangguan ke

ksii

'l'ernperuture Moniior {

Karena motor yang digunakan merupakan motor yang berdaya besar, maka
temperaturnya harus terus ciiawasi.

ssnsornya ada cii daiarn belitan stator motor-

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
5-5i terdapat di.fferenstui reiay ( 87 iTii i,
t 'iM
'},

Anti llecycie I'irner t ART ), cian irentuk rangkaian motor

i

-ba-b

V.

i0. Pada eabang IV

terdapat

iTii

yailg berjiimiair

3

buah, riitamtrah

i

kontak inriicrtting

i

W

)

akaa ON=

LU

86, karena dikhawatirkan kontak

87 iranya sebentar

saja menutup.

TM

)

TM tiipasang {ii

eiaiam MCC seciangkan

ii6
Septenber httu* di Pettamina UP Fii Cilaeap

Bnb Y, Kan*oi

M*or

fwia,ksi Tegangan Tinggi ttan Sisten hateksinya F*da Area

tiI Pm*minc...

g

Anti Rec'ycie l'iwer { ART )
Saat kontair Ma

i NO i

pada cabang

V menutup i motor sC 3 fasa sedang bekerja i,
dan motor ttmer

arus mefiget ergized koii Y {ian

menggerakkan sistem mekanik fimer sehingga posisi NC 'berubah ke NO sesuai wakru ser paint yang iiiientukan. Karena koii Y energizeri maka kontak Y

V i menutup dan kontak Y i cabang i ) membuira.

Ketika motor AC 3 fasa berhenti karena dr stop atau trip Earcna gangguan, koii Y dan C masih ai$if karena ada k*ntak
Seiama motor AC

Sebeium set painr tersebut tercapai, motor AC 3 fasa tidak dapat dijaiankan karena

Fungsi sistem ART ini aciaiah untuk meneegah pengulangail sf€rf mator AC 3 fasa

AN

UL

kontak Y 1 cabang i i masih terbuka.

sebelum wakiuny4 hai iersebut berkaitan dengan suhu motcr yang iinggr atau

terjacii gangguan sehingga butuh penanganan dahuiu sebeium fi1en-stsrtkembaii.

Patacabang i, tertuii s " cxtstomer start i stap cireuit

stap

-

nya terserah kepaeia masing-masing pengguna. Di Fertamina -UP IV Cilacap
;

menggunakan bentuk rangkaian stnrt-stap sebagai berikut

Laporan

Kojn Ftaktek Agustus -

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
C Mi
cabang

V i bekerja untuk:

i catrang

Y(

eabang

V ) sebagai h*iriing system.

3 fasa berhenii, tirner akan

bergerak menuju niiai set point.

jika

QM

" , maksudnya rangiratan stnrt-

LU

Gambar 5-5S : Start-Stop Circuit

fu**
I
fit

lt i
September Z$As di Pexamina AP

Cilaenp

6AMg*r

s-rt t kr*o\
Cqe*,

<\,6W' lvkfo.. T,J,ftF;

\zsD &.rot\?

,IAN

N

AN

LU

\ \ \ t \ \ \
I

I

QM

\ li IN lnt lr
lGr

I Sz
lrr

i\
l; Itr

N

s

$ts

$lx

\lt

lrr

lt.

IN
IL

lr.

l*

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
A lrYteryP
i
I
I .

I cv*wvnort ertr*

).

(tz)"

,'

t

UL

A rYZorc*

lYP ?/**7

\rK

.t

I

{M

7

/oO

ffi

Sf aR"4

'.,1

4

a6)

W

f

S4.yrR /o/ 2,sow,

42

-f.)\'-

tj.vrt-

/ ,7/

t._Y n

-N

o

t

^DlI

tr

N

lo\

I ln

$

-lF -{F-

'

lttr

-4
--$ @* .l /rcJI

F/.

H
{Ifr<t?
'

l+

tQ.a? ;iF,..-?'1

-sl
,
t*ti

-rn

-----------

I

.@

,?tuv

rtt?

-.
:

'
.

3

\-/

w"M ?)-', {-rl}"A
{.l

t-l t%

t+16 1.l

+4 ^'*
,vt? I S,

',

ryPf L- 1rr*rr-no.zr*
/t,fa.dP ,rc &6or*rf

-3p._

ft/

Bab

Y

' Kan*ei Matar incinksi Tegangan fros3 ttorn Sistem kateiisinya Fade Area ni pe*amins.-....

v,1?

rQ-i$il$

$
{ii bidang
prsreiisi sisrenr, penggunaan

Seiring riengan iremajuan tehnoiogi

petaiatan proteksi yang ircrsifat konvensionai muiai beraiih pafupenggunaan pera iatan modern ciengan kemarnpuan eian keteiitian yang iebih baik. fQ-iuug ii- merupakan saiah satu conioh dari aiat proteksi modern yang di daiamnya ierd apat komponen-komponen

eleirtronika. Aiat

pengembangannya khusus eiiiakukan oieh Eiectytcai Components Dwiston. paaa
gambar 5-52 iarnpak bentuk

IQ-IOU0

fi aciaiah aiat yang {iigunakan untuk tujuan mator pr*tection
iiz baik uniuk

yang sapat diapiikasikan pada motor AC 3 fasa, 5S i 50

menengah, maupun tegangan tinggi" Dengan memantau besarnya arus motor AC 3 fasa

aiat

ini

dapat mencieteksi gangguan pada motor. Suatu ai.at yang disebut Resrstunce

Temperature {}evice

tidak muiiak diperiukan. Fungsi RTD adaiah memonitor besarnya suhu stator motor,
Lapornn Kujn Prsktek Agastas

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
ini prociuksi "
it'estmgitouse

Eiec*ic Carporatian-JSA .. yang

fisik fe-i000 il.

Gambar 5-52 : iQ-iiiii$

ii

UL AN QM LU

@
n:
I

W6.
0f'l

t

O

','

Q a*-

i4)

L-:
P'olc.tbn

C

O

P,q,m

ttr;l D

Slca

r

B

0o*

system

tegangan rendah,

( RTD }

terkaciang

juga dibutuhkan se'bagai tambairan waiaupun

ttv
September 2000 di Peaaminn

Uf ill" C;tn"tp

Bsb

Y. Kon*al lviatar induissi Tegangan Tinggi

Dtsn Sistem Frateirsinya psda Aren 0r pertsmin&......

kemuiiian sinyai suhu ini akan dikirim ke iQ-10S0 ii. Kombinasi antara sinyal arus dan

sinyai suhu yang diterirna iniiah yang dijadikan dasar ice{a oieir iQ-igug

ii" jika

keduanya atau saiah safu parameter tersebut besanrya rneiampaui niiai yang ditetapiran. maka

I+i000

17

akan trip.

Gambar 5-53 : Resistance Temperature Device i RTs

rROH AC

SUPPLY LINT

/

(*on-ru^*r",
I CiRRYINC \
CNO

Aiat tambahan iainnya, seiain ftTD" aciaiah PONI \ Product Operated jVetwork

lnrerTace,l yaitu suaiu aiat komunikasi yang iiapat dipasang iii bagian beiakang rQ-iS00

ii.

Fungsinya unfui{ menghubungifin iQ-i000

sehingga bisa dikontroi dan dipantau , meiaiui kornputer

inpor*n Kerja fualttek Agastus - September 2B0o rii Fertemine {iP ft- Cilaerp

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
i o

c

@ Westlngfiouse

UNIVERSAL RTD MODULE
J)f
I

lo
I

coH

DAIA

srnooe

o o
a 6 a o o

TO

l0-1000

II

t'ol.

I

a

Ntu-

o 1,, o l-AcNr o I -rs o,*, o
I

UL

o

ll,n lr_-l l::
I,tJI

l-ac -

rfs itw2
fltwJ#

ru\{r

f2

I

o
@

s
o

a a
a

il],o, '"zg I

"*o

-^ ls
I

1

@

t0

AN

o
o o
@

#1,,, zsl
zol

,,rro

E-11 I 1?
1J

o o
o o o o

a

o
a

*--i zrl

l-: |,{\i5#

uu,

rs
1t-

.o

c*D
r{r{6

16

QM

@

#--1*",

fl-

@

a

o

@

o

LU

iI dengan Locai Area Netwark
i iihat gambar i-54 i

setempat

izfr

Bab v

'

Kantral

*iotar

Inei:airsi Tegengan

Tinggi

Err,n Sistem fu*eksinya

pada Are* $I pe*smrrrn......

Gambar 5-54 :

t?0\1./e40v AUT0 si'CARTH 6RDUIiO Rtr'10TE C{lr'1r1c'r

iQ-i00fi

ii memiiiki 52 fasiiitas ( fungsi i
:

dapat dikeiompoh*an ciaiam 4 kategori urama, yairu

(a)

Ai*rm reitry c{}ndiifion seftings

Akan menutup ( bekerla ) pada kondisi arus motor atau suhu stator yang iebiir
besar iiariparia sei poinis. Alo,rm

motor tidak terganggu oieh aktifnya Ltiarffi tni,

inporrn Kojo fuahtek Agustus - September Ztthtt ,it f"n"m;"" UWI,- Citu*p

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
Gambar

i55 ; Panei Beiakang IQ-iS$ii ii
Conhunlcq tloog

UL

AN

Po.

t

frber-Opttc
Connec

tor

?2

vr.r^o to ?l crn bptro"
ALARH

QM

4-40 hA 0UTPUI
TRANST

l9

a
I

IB t7

Tl0r{ a

LU

Iif U I RA'RIHOTT INPUT

RTHOTE COMHCii

h,'c saouENct

DnD!!tr[ IIDDDDD! nnDln[tr

DDDDDDD DNDDDDD

nDlntrD

l6 I5 AUX IRIP
t3

14

1A IRIP

tl

proteksi" tiimana keseiuruhannya

ini hanya bersifai peringat*fi,

seriangkan kerja

B&h y

'

Konttot i*iotar rnciuksi Tegange* Tinggi Dan Sistem Pr*e1esinya pad*Area gr pexarninfl......

p)

Trip rei4t canriitian settifig.s

akan ffienutup atau membuka jika kondisi anrs motor atau suhu staror

ici

Auxifiary trip ref ay condition settings

Reiai ini dapai diubah posisinya sesuai kondisi yang diinginkan seperti unruk
ixs i uni ane $zss {} v-€r

{tt}

Spectitc apiicatton-reiated rnformatton

Memasuickan ciata-iftata, seperti rasio CT atau frekuensi eiari sumber tegangan

AC, yang iiibutuirkan oieh iQ-i000

Perhatikan ganrbar 5-55. Di sana tarnpak panei-pani bagian beiakang
sebagai berikut
.

-

LU

QM

-

AN

-

Terminai i ,2, flan 3 <iisediakan untuk akses ke Tr*nsitian Rei*y's Contact.
Tenninai 4 dan ? menerinra input regangan AC konrroi.

Terminai 5 sebagai chassis ground. Sambungan sesara iangsung harus diiakukan

antara terminai 5 cian main grounri bas agw operasinya iebih baik.

Terrninai 5 dapat oijumper dengan ierminai g sebagai cammon aC neutral urrtuk i ) terminai Terminai

Terminai lt-t eiigrrnakan sebagai incompiete sequence report-bacftJunction. Terrninai i

Penghubungjibre aptic digunairan untuk menghubungkan RTD mariuie

UL

-

Terminal 2+ dan 25 sebagai sinyal output 4 * ZA mA.

I dan iS.

I digunakan dengan remote trtp I reset Junctton.

i-

Lapar*n Krrjn hakteklgus*rs

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
currerii.

meiampaui kondisi normai yang teiah cii se/-

ii

untuk memonitor kerja moror.

ie-lg*6 ii,

23 disediakan untuk trip, a*riiiary trip dan aiarftr reigy's cont{tfi.

- Septertber

Ztts$ di

p@

i'z'z

Bfi*

,',

Kantrat Matar Indaksi Tegangan Tinggi

Itan

Sistem F:ateiisinya Facia Area

gi Pertwninn......

ea*rmwricstians parr dugunakan uilruk menghubungkan
carri.

F0i.ii cot?trrtlnlic*tian

Terrninai CT eiigunakan untuk menghubungkan trafo arus.
Tabei 5-i

lnput Supply
Requlrenrents: Frequency:

Power

Romote lnput Rating:

Output

Contact Rating: Output Rating:
t4-20 mA

Current

Transformer
Burden:

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
i memperiihatkan spesifikasi
IQ-i000 iI
:

Tabei 5-1i : Spesifikasi iQ-iffiS

II

12O

or 240 V AC (+15"/", -3O%)

Operating Temperature:

0" to 70'C (32' to 158"F)

50 or 60 Hz (software selectable)

Storage Temperature:

-20" to 85'C (-4" to 185'F)

UL

lQ-1000 ll = 12 VA RTD Modulc Option = 6 VA PONI Card=1VA

Humldity:

0 to 95% (noncondensing)

lQ-1000 il

AN

2.0 VA at 120 VAC

Dimensions:

Height = 10.25 in. (26.04 cm) Width = 6.72 in. (17.0 cm)

Depth = 3.20 in. (8.1 3 cm) 4.Bg in' (12.42 cm)
with PONI

QM

10 A at 240 VAC Resistive

10 A at 30 VDC Resistive

5.55 in. (14'10 cm) with RTD Module 6.75 in. (17'15 cm) with RTD Module and
PONI

LU

Maximum load resistance

=1KOhm

Shipping

T lbs

Weight:

(15.4 kg)

0.003 vA

i2i
Sepember 2$$$

iii Pettsmina

UP

iV

Ciiaeap

i
I
1

b
l
l

Bsb

Y. Kon*at friasar iariaksi Tegangan Tingg; ilen insrern ftatef;sinyr- Fada Arw uI Fensminc......

t"l
)

Gambar 5-56 memperiihatkan hagaimana iQ-i0it#

Ii,

anrara itsrdware dan

soitware, beke{a sama mengontrol, memonitor, dan memprotei< motor. Fenjeiasan
tentang ini bisa dibagi menladi 3 kategon utama

-

Sensirzg inpul

Fungsi proieksi

Fungsi penguicuran

V.iZ,i

Sensiag Input

Lihat gambar 5-56. iQ-1000

terpisah, masing-masing mengirimkan arus

iika

ground

fauit currenf

memonitor besanrya arus ground Tault dan membandingkannya dengan harga set point.

iika RTE digunakan daiam sistem iersebui, iQ-i0$il H akan mendeteksi
temperatw pada beiitan stator motor.

F*.

Laporan

Kujn hahtek Agastttf, - Septembr

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
:

Gambar As{i : Koordinasi

lQ-lffi n

TTI

TO Hf

IHPACC \ TWK >-

HA]N

CDNTACTOR

(5H

;1 xxl
)

I0-1000 II

I

LU

QM

AN

UL

ii

menerima sinyal arus motor dari 3 buah CT yang

i fasa dari saiuran AC yang menuju rnstor.

transformer juga digunakan, maka i'+10u$

iI

airan

besarnya

i24
2t10CI

di Penamina UP IY Citaetp

Beb V. K&ntrrll &iatar iniiaksi Tegangaa Tinggi fran Sistem Proteirsinye

F*ia Area t I Peftamina......

V.L2,2 Fungsi Froiek$i Yang dimaksud iungsi proteksi adaiah kemampuan iQ-i000

ii

untuk nlemantau

konriisi motor saat beroperasi, misainya kondisi anrs tian temperafur. Saat konciisikaneiisi tersebut melebihi niiai set paint, akan eiiisyaratkan oieh aiarm,
-bairkan

periu iangsung trip. Keiiua konriisi ini memiiiki firngsi-frrngsi sebagai berikut

ff
€r

Konriisi rsiarrn akan rnefigenergizeri ai.arnt reiqv dari iQ-iOSS ii.

Kondisi trrp
reiay.

.r

Kondisi cwiiiary trip akan energizing atau deenergizing *uxiii*ry trip rei*y.
Kondisi ini iiiprogram oieh pemakai dan mempunyai fasiiitas-fasiiitas
:

QM

r r . . I . i .

I?T Grounri

LU

.o

AN

iam

Underir;ad luiotor afid lod{i bearing ternpernture Winriing teftrpersttre Phase reversai

UL

instcnt*rreaus $vefcufrent

lauit

Saat kondisi

parametef-parameter yang ada seperti arus motor, temperatur, dii.

V.12"3 Fungsi P*ngukuran

h{aksuiinya adaiah bairwa iQ-itt00

dan menampiikan niiai-niiai tersebut dengan memonitor karairteristil'nya, antara iain

m*iar current ievei, RTD te*xperaiure" dll.

@

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
kaiau
.

aQan

menonairtifran motor dengan energtzmg atau deenergtzrng trtP

trip twja{ii, iQ-i000

ii

akan menyimpan hasii-hasii pengukuran dari

iI memiiiirj kernampuan

untuk mengirirung

125 Agustas

-

Sqtember Ztt$$

crt

Pexsrnina UP

ir-

Ciieeep

Bnb

V. Kontrol iufotor ind*ksi Tegangan linggi San,$isren

Ftote&sinya Ftda Area

fil Pefran

irrfi.,,..,

V.I2.4 Aplikani IQ-iiiSO Sub bab

n ini

ini

airan rtenjeiasican macam-macam lremampuan cian karairteristik

kontrol iQ-i000

mengapiikasikannya eii iapangan. Kemampuanicemampuan tersebut antara lain

V.12,4.i

Proteksi Motor

fQ-iu00
berikut
:

II rneiin,iungt kerja Rlotor, st$rter, dan beban dengan aara sebagai

LU

QM

* + + ? t + t + i +

Froteksi beban iebih Proteksi temperatur iebih Praieksi instsntaneaus aver Eurrent Proteksi ground fauir Proteksi pltase reversai Msmonitor motor bearrng temperature Proteksi kondisiyam Froteksi underiocei Memonitor ioad bearing temperature Froieksi incampiete sequence

Prqtpksi.Bpban Lebih Tatpa,RTD : kemampuan proteksi beban lebih motor

diiakukan dengan cara memantau temperatur rotor yang didasarkan pada jumlah anrs

yang masuk ke motor. Jiha tidak menggunakan RTD, iQ-i000

reiai untuk trip saat ievel arus rata-rata dari ketiga fasanya meiebihi batas perintah rrrp

Aiarm yang duput tiiproEam akan menglsyarutnan kepada pemakai ketika kondisinya
antara 607o
Set

- i0t]?ir

poinr tiari overioari trip dii*ntukan sebagai niiai maksimum oieh

dapat ditransfomrasikan

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
n.
informasi
sangat penting untuk ciapat memahami dan
:

AN

UL

Ii akan memerintahkan

eiari keeencierungan trntuk trip.

i+i000 ii

yang

ke rotor. Motor tidak dapat diaktifkan kembaii

sampai

i26

Beb v

'

Kon'r.al

Matar Induksi Tegangan Tinggi Dsn Sistem hateksinya padq Ares gl pertantina......

temperatur rotornya turun atau iebih reneiah dan aiarffi ievei ke dalam I2T a{arm level funcfion.
-v-ariabei

ser pointyang

cii masuLtan

yang digunakan adaiah arus urutan positif eian negatif

waktu- Data-data ini akan dipertirnbangkan sebagai cunent Jeeciback dari motor. Seiain iiu juga acia konsiania tambahan yang disimpan tiaiam nteffiary, sepeni FLA, LRC, sraii time oan uitimate trip.

i Bqban Lebih Dengan R"TD . data-data mengenai temperafur eii

dengan menggunakan RTD yang eiipasang -bersama dengan IQ-1000 II. hroteksi motor

ini riiiakukan meiaiui 2 carc:

ii.

Membanciingkan hasii pengukuran temperatur treiitan dengan progrfrstrneci trip

kondisi aktuai dan tingkat pemanasan serta pendinginan pada beiitan stator.

2i. Temperatur beiitan RTD { saat dikombinasikan dengan anrs uruian posiiif r' negaiif

LU

QM

AN

motor dan I2T algarithm untuk proteksi motor ) bekerjasama dengan pendinginan

rotor yang mengacu pada temperatur aktuai ciari belitan stator.

UL

temperature. Cata ini akan memberikan set .ftxed trrp point yang diciasarkan pada

Variabei-varia-bei input
:

digunakan

i lArus urutan positir ( Ir i

) ilerus urutan negatif ( Iz I unbaianced current i

i nWaktu i
LiTemperatur beiitan stator

Laporun Koju Praktek Agustas

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
i ir & Iz i motor serta
elapat

di

bawah

ini juga

ciiperiukan oieh IQ-i000

II jika RTD

L.{- t

l

t!

-

September hit0it di Pefiamina iiP

IY Ciiacnp

B&& y

.

Kontroi fiiator Indr**si Tegangan Tingpi fran Sistem hateksinya Puria Area AI Fe*aminc------

Daia-data

ini akan diperiinrbangkan

sebagai

feedb*ck dari moior. Konstanta-konstanta

moror yang iain juga diperiukan sebagi tambahan informasi bagi iQ-i000
FLA, LR.C, stali time, uittmate trtp, batasan tnp temperatur irciitan.

iI,

sepeni

Kurva Prpteksi '. motor protection cltrves didefinisikan sebagai icurva waictu
ierhadap arus moror untuk apiikasi iQ-i000

point yang diprogram ( iihat gambar 5-57 ). Itieainya, bentuk irurva ini

sedekat mungkin dengan motor tiamage curve kemudian melewati penggunaan

maksimum ciari motor sebeium terjacii kerusakan. fuiotor damage curve adalah titik di

antar arus motor dan waktu dimana ierjadi kerusakan yang disebabkan oieh suhu.

Ketika icurva waktu terhadap arus motor meiebihi tiamage cutrye, konciisi trip akan

motor pratection curve untuk apiikasi ichusus setelah parameter-parameter
berikut dimasukkan : FLA rcting,LRc, staii time, dan uitimate time.

UL

terjacii, cian motor berhenti bekerja. Secara otomatis, iQ-i000

QM

Funssi i,ry{tantanqous Over.Curfertt .( TOC

yang digunakan aeiaiah

IOC set poinl untuk seiuruh apiikasi minimal adaiah 1,6 kaii lebih besar cian LRC (
lacked-rotor current). Ranng uniuk

iOC start rieiay memiiiki harga rninimai 1 cycie unnrk mendeteksi kondisi. Rating start
rieiay eiari

i

-2A aC itne qtcies-

Fwngsi Lqckeri-Rotof, : pada gam-bar 5-57

adaiah

6,i kaii (

stctii time saat Seiuruh kurva daiam gambar 5-5? didasarkan pada maksimum allowabte

coiri start. Karena IQ-1000

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
ii
baik inr safiware, harciwcre,
&an

niiai

.cer

diietairi<an

ii

akan menganaiisa
se-bagai

AN

\

: iihat gambar 5'57. iOC set point
120u06

i2 kaii lebih besar dari FLa (

x FLa ).

Secara umufil,

LU

im

set

painr

aniara3OO -_ i6S0 Va dati

FLA'

teriihat iockeri-rotar current set point
point.

610 %

) F*LA dan teriihai juga iocked-roror staii time set

II menggunakan operattng current
'n
2900 di Pertamina AP

dan operating ttme datr
i'28

IY CilaeaP

Bab v . Kontrai *{ator Indaiwi Tegangan Tinggi Eran Sistem FTote*sinye Pada Area ttI Pertamixa......

motor, maka tidakiah psnting uniuk memprogramnya saai hat stcrt. Unit ini, secara
otomatis, akan mempertimbangkan apakah menggunaican hot atau coiri start waiaupun iockeri-rotor set point seharusnya di set untuk coicl star.

Utimate

paling rendah dari motor yang rusak karena over tirne. iika motor tersebut memiiiki servicefactor ( SF ) > i00?i), aitimate

i,25 riapat digunakan dengan uittmate trip ievei sebesar i25%.

lgngsi Underioad : ketika motor berputar, berkuransnya besar aRrs
menciariak menandakan adanya suatu ketidaknormaian.

bawah gan uneierloari aiarm set poinr, kondisi alarm tetap.Tetapi jika arus tersebut

UL

berada

di bawah underioad trip levei,

Underioad protection adaiah proteksi terhaciap konciisi

daripada beban minimum yang diiayani. Biasanya, digunakan saat ierjadi masaiah-

QM

masaiah paaa sistem mekanik, misainya blockedflow pada poffipa, ioss o1 back pressure
pacia pompa: atau rusaknya

unhrk mengunci fungsi unrierioad ketika motor tanpa beban meiakukan startirzg untuk

mencegah nuis*nce tripping. Seiiangk&n run rieiay berguna pacia apiikasi dimana motsr

riioperasikan unrier iight laad untuk periode wairtu yang singkat seperii convev€r
sysiem.

Fungsi

/,sry : saat motor berputar, jika ievef arus meie-bihi niiai set point

dimasukAan untuk jam trip ievei,reiai akan rrip. Lihai gambar 5-58, iam trip set poirit sebesar i8S% dari FLA. Penggunaan alarrnjuga dapat eiiprogram untuk iungsi jslrr.

taoir*n Kerjc Frsktek Agustas -

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
,Trip
', set

point dan uitimate trip Junction

adaiah harga anrs yang

*ip ievei

oapat dinaikkan secara benahap.

SF:

seeara

iika

arusnya berkurang di

maka reiai akan

trip dan motor

berhenti.

'beban

yang iebih renciah

AN

rinve beit. Fasilitas start yang dapat diprogram diseciiakan

LU

yafig

t!9
September 20t u di Penamins UP

IV Giacrp

Eab

i'-

'

Kenf.ei *iator indairsi Tegrng*n Tinggi Etan Sistem fuateksinya pad,' Area #i Fenaminn......

Dikatakan <iaiam kondisiian, jika motcr yang sedang berputar berhenti secara iiba-iiba
karena atia gangguan"

Efek Temperatur

temperatur rotor. Jika modui RTD fi{iak ciigunakan, IQ-I000

temperatur iingkungan sekitarnya aeiaiah

sebenarnya, tiriak rnemberikan eiek apapun kepada starttng ataupun runnmg motor

yang tiiproteksi' Karena ituiah, pa{ia apiikasi di lapangan faktor

pertimbangan jika temperaiur iingkungan iebih tinggi sehingga dapat dianiisipasi, Soiusi

terbaik ariaiah memakai RTD moriaie. Tanpa RTD, iQ-iO0S
cian

waktu, ssria mengubahnya untuk dianaiisa bersama dengan suhu stator i rotor.

tanpa

RTT i gambar 5-ig i

AN

diiakukan oieh iQ-i0cc II, di bawah ini diperiihatkan kurva proieksi motor ie-1000
cian ciengan

Data-data set pornt yang ciigunakanpaaacontoh di atas aciaiah sebagai berikut LRC d:t iulaximum ailowabie stal{ time + Uittmate trip ievei + Snn cycie set + il4atar running .;' Unrierioud protecttan sef p*int + iam protection,functions

LU

-ir

+ TOC

Ground F{ruit Pratectton ,i. ffiF
eiengan membatasi tingkat kebocoran arus

ini

sangat erat hubungannya iiengan graunderi system. sehingga untuk ungr*unded

Laporan &erla Prakteie Agxstus

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
: proteksi rnotor berhubungan
secara langsung dengan

II akan menganggap

4u o C Dan temperatur sekitar y-ang

ini periu dijariikan

Ii

akan menganaiisa arus

UL

- untuk rnengiiustrasikan

proteksi yang

ii

RTD moduie

i gamirar 5-60 i.

QM

:

: i2 xFLA : 6,i x FLA : 15 detik, coltf start . iOOoto x FLa : paiia iS detik : tiibebani eA% x FLe : 6$mx FLa : i 80?ir x FLA uniuk deiay

i

iieiik

\

: fungsi GFF pacia fQ-iu$S

Ii

diiakukan

{ ieainge curcent ieveis ). Fenggunaan firngsi

-

Septem

&tb V . Kan*al F*fstar i*duksi

Feganga

n Tinggi ttsn

Sistem hoteksinya Parin Ares

ai Pe*smina......

.ivstent ftingsi sequence

ini tidak dapat digunakan. Fungsi GFP membuiuhkan graurtd S*uir i ;era
pacia graunded system dengan sisi sekunrier dari

) transJorrner yang riipasang

mLtin pat$er transformsr yang dihubungkan ke motor riaiam rangkaian urye

yang digroundkan. Grounri Jauit transjbrmer yang ciigunakan harus memiiiki rasio CT
ilr

M&
ir
:1

sebesar 5S : 5 agar iQ- i 000

:ffi1

Frffi
.

ro

M
I

I

t*
h"
hs
Wtr

,t
*

#

t

t t
t

#,

rsh
ffi'

lt,lr'd.*

Laporan Kerju Prshteii Agnstus

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
{ bintang i

ii

ciapai membaca

tingkat gr*unri.i*ait curcerrt

sec&t& tepai"

LU

QM

AN

UL

* September l&ua di Pertaminn AF IY Ciiaeap

tJt

Eao

V.

Eelry.trai

fufator Induksi Tegnngxn

l;nggi

Etsn Sistem&ore*siny

a

Faris Area

gi

Ferttnrina..."..

Gambar $-57 : PIotor Frotecrion Curve

Ultimate

lrip b8sed
on
f

o/o

ot

ull-load
arnps
(100o/o

shown)

l2T

curves
a
1o

flhese are

combination of lr and ta

currents.)

UL

motor

I
6

o
E

5
o
E
'F

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
It4axinrum allovrable

stall time (30 sec. cold start) (15 sec. cold start)
('10 sec.

cold start) (5 sec. cold start) Based upcn locked rotor current of 6.1 times full-load amps

LU

QM

AN

lnstantaneous overcurrent set at
12 times

full-load
amps

lnstantaneous

i

overcurrent

)
I

delaY sot for
1 cycle

start

I
I

I

l

cycle = inhererrt delay)
(1

multiples of full-load amps

B
Agustus

10

Lap*ran Kerja

*aktek

-

Septentber 2a0fi di Pertnmina UP i*'- Ciiaeap

Bab

Y

'

Kantroi fuiatar Indsksi Tegangen Flnggf Dan Sistem fuateksinye pads Area

tli

pe*aminn-.....

Gambar 5-5* : ian Fraiection Curye

Underload trip level (in o/o
full-load amperes)

1

000

500

Delay time determined by underload run delay funclion

300 200

o
8 o
E

t

i=

LU

Underload trip function not active during underload start delay function.

QM

AN
10;

UL
8:
.; t-

6i

Laparnn Kerja Praktek Agarrns

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
,.

12

multiples of full-load

6 B 10 amperes ---->

4

lJJ

-

September 2utt0

di

Perrlamina i;-F

IY Cilarerp

Bsb ii ' Kanffoi idator induksi Tegaxgan Tinggi Et*n sistem fuote*sinya pada Area tti pertsmina......

1

000

Gamhar s-sg : Mstor Frstection currye Tanpa RT$
Ultimate trip level: 100o/o full-load amperes Note. I is a combination of positive (11)

Underload

trip level
6C'ozo

full-load

ar.nperes.

Underload run delay. 5 sec. Motor rt'rning

with loao

Underload

10

starl delay
20 sec.

Jam trip level:
1800/o futt-load

amperes

Jam start delay:
15 sec.

I
I I

|
C)

.1

o

U)

C {,
q)

.05

E 'z

cu

Motor starting rrent (locked-rotol 02 condition) 6.1 times full-load amps

multiples of full-loaO amperes

Laparan Keria

k*ktek

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
X = l.rt,

_r i t_l-

llii r-t-f-f-

llti

and negative
sequence

(12)

motor currents.

h,'Iax. ailow.

locked-rotor amperes: 6.1 times full-load amperes

Stall time:
15 sec.

B

LU

QM

AN
2

UL
ot,

6

lnstantaneous overcurrent: 12 times

full-load amp€rss
lnstantaneous overcurrent starl delay set for 1 cycle

.5

Agu.sfirs

- Septemb*

B*it ii - Kontrai Mator Inei*ksi Teg*ngan Tinggi Itan

Sistem fuote*sinya FffiiaAre*

$I pertamxa......

1

000

Gambar 5-6ti I Siotor Fratection Curve liengan RTD
X = lrtt,

Stator temPerature measured directlY.

Stator winding temPerature

500

(trip) function is set point.
Underload triP level: 60% full-load
amperes.-

300

200

Motor running

with load

Underload run delay: 5 sec.

with load

Underload start delay: 20 sec.

10
B

QM

Jam trip level:
amperes

190o/o full-load

LU

Jam start delay:
15 sec.

-} ()
o a
c)

+

.5
E .F

Motor starting current (locked
rotor) 6.1 times

full-load amps.

multiples of lull-load amPS

Laparan

-Fo>Kerie Fraktek;igur*s - September

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
t
-/.

t

lr,

Rotor algorithm Protection trip curve shifts left and right dePending uPon measured stator temPerature.
Note: I is a combination of positive (1,) and negative (lr) sequence motor currents.

558.15

=+

(2)'

= 139.5

Max. allow. locked-rotor amperes: 6.1 times full-load amperes Stall time:
15 sec

UL

6

= (6.1)'(1 5)
= 5u8.15

lnstantaneous j.

AN

overcurrent I 12 times I
amperes

i
I I

558.15 =-(12)'

= 3.88 seQ

lnstantaneous overcurrent

start delaY set for 1 cycle delaY.

6 B 10
i35
2$$g

tii Pertsmin*

UP I*'- Ciiaeap

Bni' ,i , Ksntrai &fotor I*d*ksi Tegangen Tinggi Itan Sistem k*eksinys Psd* Area ui Pefr*mins......

V.i2.5 *iotor Cycie Moniioring
Mengacu kepada kenrampuan dan fasiiitas iQ-tSS0
atns, dapat ciikatakan bahwa

ii

yang teiah tiisebutkan di

operation motar. lrJormai operatian rnofor dibagi 3 periode, yaitu start periode, run

periotie, dan stop periode. Sama scpeni penjelasan sebsiumnya, pemantauan narffiai aperation rnotar ini juga menggunakan bantuan besaran arus sebagai reierensinya. Namun, pemantauan
kecuaii

jika transition reia,v eii$makan untuk

reiay atau auxiiiary rrip relai digunakan sebagai pemuius daya saat terjadi gangguan.
Gambar s-oi memperiihatkan grafik start, run , da* st*p peride motor.

CURRENT IN % OF FLA

PFIOGRAMMED TRANSITION CURRENT LEVEL

CONTACTOR

CLOSES
30% OF FLA

//

-J
TIiVIE
I

I cvcr-e srop
1-

[',

Lapornn Ke$a Frs*tek Agustns

I

i

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
fQ-i000

iI

secara

tidak iangsung juga memantau normal

ini ti{iak bisa iangsung mempengaruhi kerja

kontaicor rnotor

mereeiuksi tegangan sffirting atau trip

LU

QM

AN

UL

Gambar

Adi : Grafik Operasi ftlotor

TRANSITION POINT

START CYCLE

I b-l <----I
TRANSITION
RELAY

,,\\.,..r E UIIJLtr

RUN

___a

I

cycLE

srop

TFANSITIOI{
RELAY OPEI.IS

i-..-

i

CLOSES

tJs

-

Septemher Zttos

di Fenamins AF IV Ciiaeap

B** V '

Kantroi &iotor Indafrsi Tegnngan Tinggi frsn Sistem.ftorefrsiny * Fads Area

*r Fe*sminc.....-

A. SIan Ppriocie
i{ubungan &ntate iQ-iSO$
pada gambar 5-6

ii

dan arus mstor seiama periorie srert diperliiratkan

dari FLA

set

painr, anggap motor ti{iak dalam kondisi trip. Pada saat itu teriihat tuiisan

"START" paria iayar tiispiay dan transition timer dimuiai. Lama waftfu dari timer
ditentukan oieh nrator start transitian tirne
set

transisi ketika arus muiai bergerak turun menuju transttton set paint ievel. Jika masa fiansisi ini ticiak terlaksana sebeiurn mencapai transition time,IQ-i000 II akan trip. Saat
,stttrt dimuiai stnrt rieioy timers akan

i + t

iOC start' deiay timer
Jam start rieiay timer

Underioari start deiay timer

LU

QM

B.

Run Ferioiie

Seteiair masa transisi teriewati, run perioiie iiimuiai dan berianjut sampai rnotor

current ievel turun di bawah 5 ?o dari fLA set potnt { saat stap periode

ke posisi *READY". Periode f,un adalah konciisi normai operiltian rn$tor. Fungsi

proteksi yang diiahukan sleh run rieiay akan ahtif pada kondisi ini seieiah sfarf riei*y

terlampaui. Fungsi utama dari run deiay yaitu unruk mencegah nuisance *ipping,
sebagai berikut
.

-

faait run deiuy timer run dei*y tirner Underlasci run deiay iimer Phase unbaiance aiarm run deiay trmer Perhatiican bahwa run rielay akan aidif hanya seteiah fungsi start rieioy riiiewari.
Grounri
Jam.

Laparan Kerjn F:aktek Agastas

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
i. Periode
start ini ditandai dengan an$ moror yang meiampaui i0?;

paiw. iQ-i0$S ii akan rnengaiami

masa

akiii

fungsiny a adal{nsebagai

:

AN

UL

i rian iQ-i0u0 ii

IJI

-

Septentber 2$0i] tli Pe*s.min* {iP

IY

Citaeap

fuh

f/ ' K*ntnsi Matar

In&tir*i Tegangan Tinggi fran

Sistem

hate*sinya Fali*Arce Bi Feframjna......

C.

$top PEriode
Saat Tnatar current ievel beraria

rii bawah 5 % eiari FLA

set

point,

stopperioeie

ciimuiai cian iQ-1000 II daiam kondisi program motie, ready mocie, ntazr trtp rnode.

1,'-.1

?-6 Femasangan Sambungan Kabei

Perencanaan pemasangan sambungan kabei akan menunjukkan interkoneksi aRtara fQ-iCO0

penting cian sangat dibutuirkan oieir para enjinir yang bertugas eiaiam peruncangan

insiaiasi iQ-i000 ii"
Eiectricai
C.ode atau

AN

UL

i000 iI ciitunjukkan oieh gambar j-62.

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
II
dan tnotor yang bersangkutan. Iniormasi pada sub bab

ini

amat

Seiuruh kabei yang eiigunakan harus sesuai dengan N*rianci

koiie ioi<ai $etempat. Saiah satu contoh sederhana rangkaian

ie-

T3

T2

TO MOTOR
OR

LU

QM

LOAD OEVICE UIiDER CONTR(

lQ-1000 ll
WITH JUMP€R CONNEqTtoNS

BrcX VIEW

-.o r8

El19

nn[Jntlru
itt trlnlt-.rt-.I -ltl t Jr J{ l{ lt il

AUXII.IAFY TNIP CONT^CTS

nituf.lr:lnn t.tt,li_l{-tL-tt-Jt_l nni lnilL:ln

Laparan Kujn huktek Agastas

-

September

Nfiu

tii Penaminu ItP

iit Clk"rp

Br,h V - Kantroi Motar fnduksi Tegang*n Tinggi

fran Sistem fttteflsinys Psda Area frI pertami*a......

Dibawah ini diberikan petunjuk-peturi.luk ientang pemasangan sambungan kabei:

(ai jangan

memasang kabei

kontroi atav kabei RTD meialui rangiraian regangan tinggi

dari mot*r starter. Jii'ia memang harus diianggar, konsuitasikan dengan
Westinghouse Eiectricai Components Division untuk mendapatkan insn-uksi i<husus.

(bi Pisahkan kondukior tegangan rendah

> 41t' VAC ) sejauh mungkin. u-mumnya dipisairkan
cm i.

ici

Kabei kontroi tegangan rendah yang riipasang iii iuar moiar sirrrter c*binet minirnai
menggunakan

(ci)

Kabei antara IQ-i000

(ei Kabei antara RTD moriuie

UL

stranried copper,'3 conduetor shieide{i.

conductar siiieiried.

Y"i2.7 Pengaruh Lingkungan

Agar tiapai bekerja opiimai <ian bebas dari pengaruh iingkungan sekiiar, iQ-iSSfi

Ilharusdioperasikanciaiamruangterlutuppatiatemperatur0"-70"Ci3?"-i58.F)
dengan iaicor keiembaban 95?tr non-condens ing.

Laparen Kerje fuaftteklgrsrns

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
i
i2S -t'AC ) dari kontiuktor tegangan iinggi
oieh jarak minimum

i

i,5 ft i

45

jenis #i4 Aw-G stran(ieti

dengan bahan czpper"

ii

dan R.TD moduie rninimai menggunakan

#i4

AWG

<ian RTD pada

moior harus meilggunakan #i8 AifoG,

3

LU

QM

AN

tJ9

-

September httatt

di Pertaminc AP iY tiiacry

Ba&

Y

'

Kantrsi i*iatar Intiaksi regangan Tinggi rtun sistem fuateiisinya psria Area t;i pertamrncr.-....

BAB

VT

FEi'{UTTTF

i(ESiivtrirf-Aj.{

ii'

Kontrai motor yalig ciigunakan cii area 0i Penamina i;? iV ada Z jenis, yaiiu:
air-break coniactor
1

i lTipe

I ii-Tipe vucuuntt-break eontactor t 50J4 i

2i' Peraiatan Froteksi yang iiigunakan di arlca0i Fenamina iiF iV CiiacapJuga adaZ
jenis, yaitu
.

UL

l lJenrs

konvensional

i lJenis modern

SARAN

ii.

Ferai&t&n irontroi iian proteksi yang konvensionai

digunakan sehingga memeriukan perawatan yang iebih intensif demi terjaganya
keirandaian sistem.
21. Seeiangkan peraiatan proteksi -yang rerbaru

karyawan Fertamina UF
riengan iebih mendaiam.
Laporan Keri* FVaiitek Agasfas

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
50L+ I LF-j0H4j0 )

)

Motluiar tlver{outl Reiay( MoR
Grounci Faulr Reia_v i GFR. )
ST fTT{

}

AN

Dffirensiai Reiqt i

i

QM LU

Staii Fratection Reiay ( SFR. )

+

rQ-iu00

fi

iii area Sl, suiiah

benahun-tahun

i

iQ- i 000

Ii i masih sangat sedikii ciari

iV

yang menguasai berrar, seiringga periu dipeiajari iagi

l9tJ

-

Septemb

Beb

V.

Kong,6l

M*ot

Indsksi Tegangan ?inggi -Dsn,Sisrem fuateksinye PndsArea

$I

Pertnrninrr.....-

DAFTAR P{JSTAKA

Direktorat Pengolaharl 2000. Pertamina {Jnit Pengolahan
Pertamina UP lv-, Ciiacap.

Fluor Daniei Engineers &, Constructor, Inc, Vbi.C)#Cfitr. Piunt lui*nuaf, Ctt*cap
D eb ottl enecicing Pr oj
e

Fiuor Daniei Engineers
D eb o ttl enecking P r oj

Fiuor Engineering, Yoi.CC)iliii. Operating Manuai, Cilac*p Refinery Exp*fisi*n
Proiect, Fiuor.

Fiuor Engineering, Yoi.CCX?iii. Operaring Manual, Cilac*p REinery Expansian
Projeci, Fiuor"
Irawan, N., i 996. Lapar*n Kerja Prahiek : Pengetes*n iuiatar Froteksi Rel*i

Kadir, A., iggg. Transmisi Tenag* Listrik, ceiakan periama, Fenerbit Universiias

AN

Indonesi a, Jakwta.

UL

Paraxyiene, Surabaya.

Sianipar,

R., i996. Diktat Kuitah

Universitas Trisakti, Jakarta.

W-estinghouse, 1985. Instruction Bookiet Ampgard Medium k'-oftage Startets,
W estinghouse

Westinghouse- 199J. ig-iAA:J y-uningsih"

Westinghouse Eiectric Corporation, iiSA-

S., i994. Laporan Kerla Praktek :

Parilxyiene Pertarnina UP L" Cilacap, Yog yaicarta.

zuhai, 1995' Dasar Teknik renag* Listrik Dan Eiek*onit'a ttaya' cetakan keiima' FT
Gramedia Pustaka Utama, iakana.

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
iy
Cilacap, Humas
ct, Fiuor Daniei.

&

Constructor, inc, Voi.CXA)iV-iii. Plartt

M*nual Ciiac*p

e

ct, Fiuor Daniei.

ili

Kilang

Pengganaan

ilan

Pengataran ivlotor Listrik I,

LU

QM

Electris Corporatisn, [JSe.

Ii

Auotor Proteetion System Uker's
Prrrteksi Motor 3,45

Manur*i,

kV

Kiiang

i4i
Sepe*b"r 2$00 di P*tumin* ilP

fii frlaeap

r

s

=

IJJ

l-

z
o
U'

o-

o

s z
I

Y

FI

UL AN QM

= (5

z
J Y
-t

6

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II

o = E

%
%e

@

G

(t,

D

z

rfr -!!I

LU

=

= a

G

G <t

..J

3 z

=2.2,= o Ji zo-o-rg

a s?,

X

G

<rcI =

=o-ztrJ :<JJO.

T I€
Ft

q
F?

F; F.-.

bJ A

I*t

ks

a

UL

H ffi
H

(n

l-'(

(r)

LU

QM

z
F{

H

F.{

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
:<

6 t?i (J. =)<:<

o.Xtr 4Yz.

-.==

o- z.

AN

3d
* rHA

+

{H oil

v,

KETERANGAN GAMBAR

1.

Area Kilang/Refinery Area
Kantor Pusat UP lV/Head Office Kantor PKK Area Penimbunan Minyak Mentah i Crude Terminal, Black & White Oil Jetty RSPC Swadana / Hospital Komplek Perumahan Pertamina Tegalkamulyan / Housing Complex Tritih Golf Club Lanud Tunggul Wulung / Airport Komplek Perumahan Pertamina Gunung Simping / Housing Complex

2. 3.
4.

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
5.
6.
7

HotelGriya Patra

"

B.

10.
11.

9.

12.

13.
14.
15.

UL

16.
17.

Komplek Perumahan Perlamina Donan dan Sidanegara / Housing Complex UPPDN lV Cilacap Group UPPDN lV Depot Cilacap UPPDN lV LOBP Cilacap Jalur pipa Minyak Mentah dan produk dari/ke Area 70 Kilang / Pipeline Pipa Minyak Mentah di Bawah Laut i Sub Marine Pipeline Bangunan Penahan Ombat</Pelindung Pantai/Groyne Crude lsland Berth Transit Terminal Lomanis/Transit Terminal Of Product UPPDN lV Cilacap Group Sub Marine Pipeline Single Buoy Mooring

AN

QM

AREA UP IV / UP IV AREA

@

AREA UPPDN IV / UPPDN IV AREA

LU

Jalur KA / Railway

I

Jalur Pipa / Pipelind
Jalur jalan

/ Roadway

19

'S!

s
I

t

J{J$

t'
fl

q
fr

rI

F

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
o at

!$l$
ot -l
=l
II

\v
{

'$

b
I

il, CI

t\

I

!l cl

CI

ol LI l.I rl I oi 3l hl

FE
-F

r,'l

u1
J1

r,
O lt

HO

o
rl J 2
It

gae
' tp'c e HU o. lll
-b

3
o
F

ll -Lt-

yiJ

tlt

LU

QM
a
F a

AN
rd

u u 6 J J

t-

rg

J B t o

t I

UL

C

o o

z rl

t

b !l

I

C'

aa

q
\r\ .

t ct

o

e
al

U

L
e \J

r

F

E CC
i[ rJ

z o

F J J F a
G

F

frrf) l3 t

rr

I

o F o

G

2
J

o

c
o u Y u o

u 3

o
o F
&
G

)r n -$ I

o

Jf,*
j{-.i
L5(s
h.-['

-

G

2 I J J t

tll:Elo

o.

EI: -tc

ilr
r:1 .;

EOUIPMENT NOISE
SHEET

DAt{l *
1

BV

.

,_:--

B

g\:-F\?t;

t-==

1r

nEVtEWE

D,-

r.o."o'W
'AIE

ffiireN
5CertOx ffirh
f

ffi;or

qour?MrNr

€cfA tc crBlc
6l:'1962 (thvrlcrl Merrlt'f,nf,nt

'oa fRnrtg
MODgL SEFVICE

coo
t.

rcssdrnorwtth AHS,

(Mrthodr lor )'lltf'Pr srrrn aa et Eoer€l eltd ANSI 31 '13'f 97 t

govrd lrapn

Ladll'

ATA FRO}I.

Srplrrrrba

E Clcstrrloa (AtlElrl (trPlrlnl $ ot"-

Lsrot irom Mrior Boun'ding Surfuerr
OCTAVS

BANO CENTER
3

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
(5PL' lfl ctEr}}D r" 3:'r

T'T .1.

A.

lll APPllcrblrl p ul{o,ata flucrata si-nt Equlgrnrrr ! Stanricf EgulFn;tr s ottrr lErplfinl I srrntrattbt'rtil g. frrrr rtrto [narornat

Sosnd Powlr Larol (P (Rr: lO'1?

(ir:

O.OO02

Mioobrnl

coLuMH
8.2

I

COLUMN C {OP

REOUENCY

t

1.5

AN

UL

(HEFTZI

lxorno

tP EgIAL

lcous.rtceu

r, sEil

GN

ogslGN

TR EATM ENT

tT

\c.?k;.

ATYE NT

1

rz5
250

COP

Zt1
-fi61

;<Yl rl

to0i)

QM

ao00

6'r =

LU
BOOO

A.WE

coMPUTE 3PL

I6HTED

O

VENDOR CITECX

A OR

I

ilrra 3 dO lq r-h ostl"t t.ltt EtrDltlrrorrcrlnrnrrrrrrdSFLvrllerhgrtrrfrrn6dlrrrdSh't2lrf$lcdout.

e

lFor Trtt Dne Onhl: dilf..!r*l wo 3!r'cttr thet tlrr rnfrimgm

I

thl tr mt.s?|d sPL vrlul urd to dncrrni,x

JSruorin
o<nl

ln Colurnn

h nor

bDnd'

-Vr

1\L

9l6,riprrion at Sp'rcbl

Dniln

Adc,od

con: ll$cLuDGD lN QU01E

Drrrigtioa gt Aeoud brl TrDtrr;rat:
COMMENTS:

Addrd Gon:

ttUNTE,D lN U.S.A.

Ebarwrr
I t
G.i F6'V.

Drrt

4 77 J'/

i - //-t 6

ti

REV.6

FLUCR
EOUIPMqNT NOISE DATA SI:5E1

ITEM NO.

(85

dBA)

."

SHEET

1

D:SCRIPTION
LOCATION

OF E OUIPMENT R
SE

"ANUFACTUFE

FV ICE

(lrrrrrrorntrrtt ,ta to br rnrCr ln rccotd.nct wtrh ANSI Sl.2'195t |PhY'iedMtrturlrnoatolsoundlendANslsl.r3.rg't|MtlhodrlgrMrrxlrrmlr of Sound Ptrtt to Lrvrfrl.
DATA FROM,

'

fl Tor

lll Applicoblrl pLordra fluntotro Sl,'.ltr Equiprnrnt f] I $ tOroricrl EquiDarrat f] Otnrr lErPlrinl f] Srml'rw'?bf?oal $Fwqrbrrrat c. Irrro Fltld
A.
E

rglrnrtlon

Crlculrtlon larrxlrl

Orhu

lErPlrlnf

VENDCIF CHECK A OR B:

E[

$ a - Wr 9r,'.r^ltio'E:llrrr'.qglFr.nrs'Ll'G.id.th.llhlltltthognincolu'nnAby'no?.rh.'r5d6l^,^Yo.ltt.b...'c'|lCl,..|ls'L.rc..<'r -' l^"'',Ci^g t"dition'l sorlt lo' " ' 85 gBt, tttt our ect,r6nt g ? D<l'ot 83 rlrd ct'rc'ibr btlcw
F"ot tl;.;
OCTAVE SANO CENTER F FEOUENCY

lroar SPL lor trch octrvr brnd lnd 85Oal ov,trll ll olr' mllrr a - Wt grr.rlnrrr thrr equipmrnt wlll nol frc..d toot moan rqut' nr.io. boondint rutt...r. lv'^dot $rll llll csl Colrllrrn l'l'l lh. .qelgctnl stt- tllt ncl tr3':l 6ott vd!t' girtn ln Colutitr t'

Sqsrrt So"iO PtG(turo Levo' ISPLI in drcibrfl lt Motrr lrorn Mrior Bounding Surlrcrr

IHEBTZI

STANOA RO

QM

AN

;;il"b-r

LU

77

ie
76

78
A.w€ t6HT
SPL COMPUT
E

D ED

VENDOF CHECK A OR

I (Fo? t.n D.r. OnlYl: Ie-wr9.,r,r^b.tht|th.dr.,iFu6dil|'rtn!.lnm.|.g'tds?!v.lu.'ur.dro6.l''hln'thrRMsv.|v..ll!r',t^col',nnBi,not
ft f..lDr lh.^ S ar8 lot 'xh oll'vt b'^'l' 2 h till*l oei' a - Oitfu.rncr ln ltir.r,t.rt SPL ttlv'l lt littltT ih'tr 6 dB 'n'l Shttl

Drrription ol SPrgrtl D.lrgn Orxrigtion of Accurtrcrl Trlltnrrnll
COMMENTS.

INUSA

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
riEr,O
INFORMATION.
Ono

Soynd Powlr Ltr,

lP\.rL) io Drclbrlr

UL

{Rr

0.00O2 Microbrrrl

tRl lO l? t'rrrrrl
C

COLUMN B
SPECTAL

| I

bisrcN a.?-l

I r"EAruENr
-B'3

ACOUST ICAL

coLuMN glahJpaRD
ITE

(OPltOrriaLl
c.2

c'l 'T

SF' CIAL OESIGN OBYBT,AIMENT

TOR/VENDOFI OF T'S RESPONSIBILIT

90

Addod

Addrd Con'

4to -T
-...-r-...'."

.- o.' .. -

r'r(/fl/R Za

SP

ECIFICATION

SH

EET

CENTRIFUGAL PUMP

ZanurstD /o/t/ra sHEEr -':o;'"'o: xo,ol3P/a4 '^.u, -1. =. DArE la '7-(a 4mV
F'

J'

$r*VolfeD l-7'82

1Fs , As Rurcr._^
srrt

,,

F,{'.,

,

CHK,D.-

NorGlQlxDlc^TtslNFolll^T|oxroricoA'llIED]Y?UlC}lASEtr

{w
}{O. ?UralE

trlY

l

xur^CrurEr

-C

s i
::::=;:;:::::

(r)

rl(yD--=-

ffiNs,

,'
lKlUlO '---i-

I\-E_-Y='utJef

Do -

- =.=

DlscH. ?lEss., Ke/clt'2'G

li..i,* ?,""

rDd*t rr "" '-..^'..-'''e-y r. ?[5S, .r /4, tr1le^ 'Av:.e et' llE D' tt n, xt/cn2+08 oIJt "r.r.r*,., o
.,

--,#lxk,:'s#-. #:,:fi:il"*'i@
M'IHR cr ?r, F 'rr!
xol.

-

*'u*'

#f%l rucrox

-l-

gv[lt' (r ?t) cegt{ou*r,![crxrertlxt E]Kt'Or Brucrtr Dlt tr Dlrfust s?Lrr: g Arl^t gfr^or TY?t v-otull qsct D 545-'., crHYDT. {rrss: Br^,.

rffi Lo-E l{'o"''n "o'o ::::::::" ,o" I 3oo. lffir6l l:;,, 'ffi-ffilvialfil-r"' wl::::liLt;rEo,D.
sHO?
TESIS

,.,J:::';:n:il#i#:?f:A_Ir^r 31| 7

^,roi,'}ii';;).i'*Dnv B\LL
( ?ultt lfl

ftAltNcs-ry?t' Err
COU?L|NG,

AN

i'll:Fj': o Fg'r "#;o"'T"F,|Jli'u?s''"' Sxtt r
Dllvtl
HALr

$rD rYr
WtE

?ACIING:

QM

;r';; rrc'. sEAr,pr*rr r'= .,\E"t. .oot Ef n-Zqo d/ axn Lotr -_'-I--nlr A

DAfr I

prur.

sEAt QUINcH ttulD

A?l SlAxDArD 610 @vtrxs -uNtE$s

A
PRINTED IN U.S.A.

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
EAcH

?!N

,M Bf^oN

r€.luq'Xll""rt'"1: trA.c3<aN

ire'i

x'reD rrv

ffi,

?unt

?ER'OUTANC:

?ro?os1t curvE

wA 2g

;e,Cvr/l 39oof -J
N?sHr (wArE

Zo

at

* !'3

ffil@'

/37'hl^.^r. tstto r* --JJ-J-<,t I coxnxuout ,sr"^ 2 3 I !,..- 2?g "r_-_5r1_lrrr.
o wlr.

?Ert.

owrT.
rEsT

NpsH

fl

sHo? lNs?tcTloN

rtsr-4-

Ke'/cM2'G

2",^r, oIHEt

o olSaANr. I lxst. AFIEI

i-w Gal
//Y,ta

f t,-v " -'-' ru"r' TzzTgte or
'

aub--LP-vaL--

;:,,y,,,

LLose-p

t^lErlA$

UL

'

ElHrusr

?Ultlr CAst/trn

cl ss[ F *S

A

o Drlvtr atr o rurcilsEt

.,*,

gsrYqYI

rAsE?rrrtr

E

hPr HYY' our'v
DE?TH M O

IHIEADED

LU

tosE0 N

tINE

SI{AFT

GTE^SE

o c.s. o

s.s.

o lroNr

rorol Dllvrl

XgEUt-

BDOw

ArPror. wr,

9llElvtil

tuxt..o J536 '' txel t45l (Ks) ruurxr*LIe) fi "oro, o ?urcHAsE o rs l@

ELE .
(IETRIC) FoR]t E'sse 7/?3

Application Data 36-693
SCALE X

.6 .7.8.e

I

t

5,6 ?I910

f

'so

lO:

C.URRENT lN AMPERES

40 6060R88E

R

HE

o-.o ooo() o 6 O F CD o); (o oOOo (l

oo oo oo
NF)

o o oo o o oo o o oo <rlr)(pF

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
I
9lO

100 90 80j

70
60 50

40

'to 9 7
6 q

UL

4

AN

TI z.l
z (f a

<l

-li

(nl ml c)l ()r

QM

l:,
,9 .8 .? ,6 ,5

LU

.5 "6.?.8.91

2

'

4

5 6 78

30 40 50609009 r- @(tlO
SCALE X I61CURRENT IN AMPERES
.
.1..

6 o

]

i

.... .'

N

o o

n

O o

o O OoOO c .f, ol-.oorI

O O oQoO

R

O o

O O

g
.

O O

3 3 3R3g
-"i

() o OOo O O ooo

Type CLS-I2, CLS-IA,'CL S-zz,PLS -24,CLS -7OO,HCI-$-l2f and HCLS-zz Motor- starter Current Lirniting Fuses L i Melting Timo-Current Chnrncieristics, 2.0 to 5.OB l(v :
'

",',,u:i.
.11

-

i'.''

' ,;i ,, ': ';l'-t, ' : ,Wostilr$lrbrrse
, .' .,,. g.i... 'tr11i1i.t,:;.'ii,.,.'",...' ,,. ,. .
"',jg'jf;-'iii,:ii,,.*.i:il1
i
::,.

Ctrrvus are basecl on tests stuoting witlr fuse units at an ambient temperarure ol2SdCand without initial loatl Ctrrvc,s nre ploltrttl lo ntinirnurn tr:st'Sloints so vrriations shoulcl be positive.

Curve No.
New lnformotion

Refsronee Data
Curve: Ref. Curve No. Date:
'. i

H

Electric Corptrrntiorr
Comlrorrtlrrt Sales, East Pittsburgh. Pa.

i,l'T''jrii t.tiij:i'.,n't;.,.#i

li4.,'i'i.iji,,"ti,j Sviitclrg*ar DiVtiion. i-'i, ,Pr-ilrled rlr tt SA... prirrri.rt:rrr tl '
' .

.

'..

'r.'ffiffiil'

Renelryal Parts Data

11-1s5 Page 17

Comnron Electrical Parts
_j

_-) J)

, ..

.i

i)
i
.-.. r :.- . . ..-:*,,,::;;;J;;,,j::,-rt 4:.-...,

.;.r. ---..,,,:-, _,, .,...

L-64 interlock trr,,o normally open contadts Style No. 843D943G22

Poten:

:a I

transformers

single phase, Oty 2

2soou 120 vcrt Style No. 2147A11G11 4160/120 volt Style No. 2147A11G12

n

r:"nary Fuse Bands,

Style No. 2147A11c31

Cty 3

November, 1985

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
._.

_.../ .jt

i.

Standard conirol transformer 2^3OOi120 volt, 750 voit amp St',,fs ry., 2147A1 l GOi volt, 750 vott TQap ]2147A11G03 amp Style No. 4160/i20 vott, 600 vott amp style No. 2147A1'lGOS
116.0/240_vott, 000 votr amp

Style No. 2147Aj1G07

QM

AN

UL

2i47A11c22

LU

Control transformer primary fuse, 4lO0 voit, 3 amp, Qly 2, , Style No. 2147411G25
l'

e :i:tr

- i r:ac#*nf; ?.lz-::

,

;

.

:: !1r::i.*i:.?&1:!&S44i8ii:

Potentialtransformer 3 phase open delta, Oty
23OO/120 volt Style No. 2147A11G14 4160/120 volt Style No. 2147A11G15

'1

\--;:/
Fuse block with f use clips for secondary fuses for conirol circuit. 120 volt, Qty 1 Style No. 2147A11G35

Renewal Parts Data 11-155 Page
1B

ll

Comrnon Electrical Parts

Ratio 25/5 Ratio 50/5 Ratio 75l5

Style No. 2i47A1?.GO1

siyle No. 2147A1?GO2 styie
t'.Io. 214.7

A12GA3

Ratio 100/5 Ratio i50/5
Ratio 20_0/5 Ratio 25415
F.atio 300/5

Style No. 2147A12GO4

style No.2i47A17-GO5
Style l.Jo.

21 47 A,1?-GO6

Style No. 2147A12GQ7

Ratio 400/5 Ratio 500/5 Ratio 600/5 Ratio 75A15 Ratio 8CI0/5

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
I

Si;-rqle phase cionut type, Oiy 3

3 Fhase oonui type, Ot;Also includes ground .ir-a fa r l'i n sioriner 5O/5
r

- ...,

...

,..,:...., ,.....- I

.""".::-.,,,.r

1

raliclo

Lre anplied rnyith an lQ 2OCC' and lC-10003

styie No. 2i47A14G02
S

ri'le ttjo.

2- 1

47A 1 4GO3

Style No. 2147ABGA4

St;4e No. 2',47A14GO4

Styie No. 2147A13G05 Style No.2147A13G06

style No.2147A14G05
Styie l,lo. 2i47414GOG

.

Style No. 2147A13GO7

style No. 2147A14GO7
Style No.2i47Ai4GO8
Style No--2147A14G09 Style No.2147A14G1Q

Style No.2147A13G08

Style No.2147A13G09

Style No.2i47A13G10

?,.

UL

Styie No. 2147A13G11

stf ie No.2147414G1i

\:

Style No. 2147A13Gi2

Style No. 2147A14G12

AN

Style No.2147A13G13

Styie No. 2147A1.4G13

fiatio 1000/5
4atio 12.0015

Style No. 2147A13G14 Style No.2147413G15

Style No. 2147A14G14

LU

QM

;
November, 1985

,6h

RUMAH SAKIT ISLAM '' FATIMAH
J'|n
'|r

ffiJ
Alamat

" "*o'"rhaxFr?J:ii2)423e6'4106s

KARTU BEROBAT PASIEN

Nama Pasien

\7871 I4AR7Vt"'pp'

,vf"qR l/ftiN 1a

No. Rekam Medis

c

5H/ AHE

Perhatian:

LU

QM

AN

2. Kartu iniberlaku selama-lamanya dan tidak boleh hilang 3. Dengan kartu inipelayanan akan menjadi mudah

1. Kartu ini harap selalu dibawa bila berobat I Dirawat di RSI Fatimah

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
PERTAMINA UP IV
1'

PRAI(TIKUM

f

:..

UL

NAMA .r,BKHS$UL
BERLAKU S/D:

gAgrM's
JK,g

uNlv :ILflRI$SI$rI

sggs{BER.2000

Tanggal

Poliklinik / R. Rawat / Kls.

,1 .. (:. t.

1l[{Jtj

4.".*

Ptt

EL - 0 H La EK 62. AK po ra TR 96. IM n K O 15 E er US 3 - FF ja EN AK Pr DI TI ak tek II
Tanggal Poliklinik / R. Rawat / Kls.

SECURITY UP IV Kepala

QM

AN

UL

ft,

,

ltfrlHARTO HK.SH.

LU

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->