Dana Bantuan Program Keluarga Harapan

Di Lebak, Di Harapkan Tepat Sasaran
Lebak—JB Dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2010, di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten tidak lama lagi akan di realisasikan. Dana bantuan dari pemerintah tersebut, di harapakan tepat pada sasaran pada orang yang berhak untuk menerima. Hal ini di ungkapkan Muhamad (50) warga desa Cibadak, Kecamatan Cibadak kepada JURNAL BANTEN Jum’at (25/6) di kediamannya. “Saya berharap, dana bantuan dari pemerintah, yang di realisasikan melalui Program Keluarga Harapan (PKH), di harapkan tepat sasaran. “Ungkapnya Di jelaskan Muhamad, “Kalo dana bantuan tersebut tidak tepat sasaran, di hawatirkan, akan terjadi gejolak social di tubuh masyarakt. “Jelasnya Ungkapan yang sama, dikatakan Yusri (45), warga kampung Pejeuh. “ Benar, bantuan tersebut harus tepat pada sasaran, jangan sampai orang yang tidak layak mendapatkan, malah dapat. Sebaliknya juga begitu, orang yang layak, malah tidak dapat. “Katanya (HERYANTO)

untuk kesejahteraan masyarakat. dan saya hanya di beri kebijakan sebesar Rp.500ribu-Rp. Hal ini terungkap. mempunyai gagasan serta inisiatif. yaitu bagi hasil setelah beranak pinak. menggulirkan bantuan ternak sapi. “Tuturnya Hal yang sama. sementara kita tahu harga sapi/ekor mencapai jutaan rupiah.300ribu. sapi bantuan dari pemerintah yang kami terima. Kecamatan Cijaku kepada JURNAL BANTEN Jum’at (25/6) “ Seharusnya.1juta yang di berikan oleh Pelnis Distanak. di duga di perjual belikan oleh oknum Pelnis Distanak wilayah selatan Kabupaten Lebak. Provinsi Banten H. 40% untuk pemerintah dan 20% untuk pakan. di ungkapkan Kholid (50). 40% untuk petani. menurut aturan yang sudah di sepakati bersama. saya ngurusin sapi bantuan dari pemerintah. “Selam dua tahun. “ Ungkapnya . Sapi tersebut.Sapi Bantuan Pemerintah. dari penuturan Johan (45) warga desa Cihujan. di ambil oleh pihak Dinas Peternakan. memang tidak beranak. setelah hasil kami hanya di berikan kebijakan sebesar Rp.Mulyadi Jayabaya. namun kenyataannya. Di Duga Di Perjual Belikan Oleh Oknum Pelnis Distanak Lebak—JB Pada tahun 2004. Namun sapi bantuan yang di berikan kepada sejumlah warga di Kecamatan Cijaku. Bupati Kabupaten Lebak.

“Kilahnya (HERYANTO) . saya hanya melaksanakan perintah atasan. dan sapi ternak yang di jual itu sudah tidak produktif dan dalam keadaan sakit. langsung saya setorkan ke Dinas Peternakan Kabupaten sesuai dengan peraturan. yang berinisial “Y” membantah dugaan tersebut. “Itu tidak benar.Pelaksana Teknis (Pelnis) Distanak Kabupaten Lebak. hasil dari penjualan sapi itu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful