Anda di halaman 1dari 23

SISTEM GERAK MANUSIA

“RANGKA”
“SMA KELAS
XI”

ERLINA DWI SETYOWATI


05304244048

Pendidikan biologi ‘ 05
• Mengidentifikasi struktur dan fungsi
sistem gerak Indikator.
• Mengidentifikasi kelainan yang dapat
terjadi pada sistem gerak
• Menjelaskan keterkaitan antara struktur,
fungsi, dan proses serta kelainan
dasar
penyakit yang dapat terjadi pada sistem
Kompetensi
gerak pada manusia.
• Menjelaskan struktur dan fungsi organ
manusia dan hewan tertentu, penyakit
kompetensi
yang mungkin terjadi serta implikasinya Standar
terhadap salingtemas. Kelas / Semester: XI / II
Mata pelajaran: biologi
Pendahuluan.
Pernahkah kalian berfikir bagaimana
kita dapat berjalan, berlari, duduk,
berdiri atau melompat?
Coba perhatikan seseorang menari,
berlari, ataupun melompat?
Mengapa kita dapat berjalan tegap?
untuk dapat menjawabnya, kita
dapat mencermati materi sistem
rangka manusia melalui program ini,
silahkan klik materi-materi dibawah
ini. selamat belajar!!!

Susunan Bentuk Jenis –jenis Kelainan


Persendian
tulang bentuk tulang tulang tulang
Susunan tulang
Tulang tengkorak
Tulang badan Tulang anggota badan
(cranium)
Susunan tulang
Tulang tengkorak
Tulang tengkorakTulang
sebagian
badan besar tersusun
Tulang atas
anggota badan
(cranium)
tulang-tulang yang pipih. Tulang tengkorak
dibedakan menjadi dua bagian yaitu tulang –
tulang bagian kepala dan tulang-tulang muka.
Susunan tulang
Tulang tengkorak
Tulang badan Tulang anggota badan
(cranium)

Meliputi tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, tulang


gelang bahu dan tulang gelang panggul.

Bersifat fleksibel tiap ruas dihubungkan


cakram invertebral. Persendian tulang
belakang memungkinkan gerakan
kedepan, belakang dan samping.
Persendian tulang atlas dengan tulang
tengkorak memungkinkan dapat
mengangguk. Pada persendian tulang
aksis dengan tulang tengkorak
memungkinkan dapat bergerak
berputar.
Susunan tulang
Tulang tengkorak
Tulang badan Tulang anggota badan
(cranium)
Tulang Rusuk dan Tulang
Dada

Gelang Bahu

Gelang Punggul
Susunan tulang
Tulang tengkorak
Tulang badan Tulang anggota badan
(cranium)

Tulang anggota badan terdiri dari tulang lengan dan tulang tungkai.
Tulang tungkai untuk menyangga tubuh untuk berdiri yang
memungkinkan dapat bergerak secara bebas.
Bentuk tulang
Tulang pipa Tulang pipih Tulang pendek
Bentuk tulang
Tulang pipa Tulang pipih Tulang pendek

berisi sumsum merah


berperan sebagai tempat
pembetukan darah. Tulang
pipa dibagi menjai tiga:
epifisis, diafisis, cakra
epifisis. Pada anak-anak ,
cakra epifisis berupa tulang
rawan yang mengandung
osteoblas karena masih
mengalami pemanjangan
tulang. Contohnya tulang
lengan dan paha.
Bentuk tulang
Tulang pipa Tulang pipih Tulang pendek

terdiri atas lempengan


tulang kompak dan
tulang spons.
Didalamnya terisi
sumsum merah yang
berfungsi sebagai
tempat pembuatan sel
darah merah dan putih.
Contohnya tulang
belikat, tulang panggul
dan tulang dahi.
Bentuk tulang
Tulang pipa Tulang pipih Tulang pendek

Disebut juga ruas. Berisi


sumsum merah, berfungsi
sebagai tempat pembuatan
sel darah merah dan putih.
Contoh: tulang pergelangan
tangan dan kaki, telapak
tangan dan kaki serta ruas
tulang belakang.
Jenis tulang
Tulang keras Tulang rawan
Jenis tulang
Tulang keras Tulang rawan

Dibentuk osteoblas. Osteoblas


menghasilkan osteosit. Osteoblas
mensekresikan zat intraseluler dari
serabut kolagen dan membentuk
matriks tempat garam kalsium
didepositkan. Osteoklas bersifat
mengikis tulang. Osteoklas berinti
banyak dan besar. Osteoklas
melubangi tulang yang dimasuki
kapiler darah dan osteoblas
sehingga terbentuk matriks tulang
yang baru.
Jenis tulang
Tulang keras Tulang rawan

Tersusun dari kondrosit menghasilkan matriks berupa kondrin.


Tulang rawan menerima nutrisi dari pembuluh darah dari jaringan
ikat di sekitarnya dengan difusi. serat kolagen dan serat elastik
mengisi ruang antar sel tulang, mengandung kapur sehingga
bersifat lentur. Kondrosit memiliki lakuna tempat menerima nutrien
dari kapiler darah melalui difusi, karena kapiler darah tidak dapat
masuk dalam matriks.

Tulang rawan Tulang rawan


hialin serat Tulang rawan elastis
Artikulasi
Sinartrosis Amfiartosis Diartrosis
Artikulasi
Sinartrosis Amfiartrosis Diartrosis

Sinartosis: hubungan antara


ujung tulang yang direkatkan
jaringan ikat yang mengalami
osifikasi sehingga tidak dapat
bergerak. Sinartosis
sinkondrosis : hubungan antar
tulang dihubungkan kartilago
hialin. sinartosis sutura :
hubungan antar tulang yang
dihubungkan jaringan ikat
serabut padat.
Artikulasi
Sinartrosis Amfiartrosis Diartrosis

Amfiartosis: hubungan
antara ujung tulang yang
dihubungkan oleh jaringan
kartilago. Amfiartosis
sindesmosis: sendi
dihubungkan oleh jaringan
ikat serabut dan ligamen.
Amfiartosis simfisis, sendi
dihubungkan oleh
kartilago serabut pipih
seperti cakram.
Artikulasi
Sinartrosis Amfiartrosis Diartrosis

Diartosis: hubungan
antar tulang yang tidak
dihubungkan jaringan
sehingga memungkinkan
terjadi gerakan bebas.
Gerakan bebas pada
tersebut dimungkinkan
adanya ligamen, kapsul,
cairan sinovial, membran
sinovial dan tulang
rawan hialin
Artikulasi
Sinartrosis Amfiartrosis Diartrosis

Sendi Peluru Sendi Pelana


Memungkinkan Dapat bergerak dua arah
terjadinya seperti orang yang naik kuda
gerakan tulang di atas pelana.
ke segala arah.

Sendi Luncur Sendi Putar

Memungkinkan Tulang yang satu


gerakan ke dapat berputar mengitari
depan-belakang tulang lainnya, tetapi
atau kiri-kanan. gerakan tersebut terbatas.

Sendi Engsel Gerakannya dua


arah, seperti engsel.
Gangguan dan kelainan tulang
Osteoporosis

Osteoporosis suatu
keadaan dimana
kemampuan tulang
mulai berkurang dan
diserai kerusakan
struktur sehingga
tulang menjadi rapuh
dan patah.
Be a smart student

Thanks for your attention.

PRESENTED BY :
Erlina dwi setyowati
05304244048
Pend. Biologi NR ‘05
Daftar pustaka
http://tinggibadan.net/image/penyakit%20dari%20tulang.jpg
http://www.kabarindonesia.com/gbrberita/20080126134145.jpg
http://yudiherdadi.files.wordpress.com/2008/03/tulang.jpg
http://sarwoedi.files.wordpress.com/2008/01/kerangka-dada.jpg
http://anangargo.com/wp-content/uploads/2008/09/bpfjoint.jpg
Syamsuri,istamar. 2006 Biologi untuk SMA kelas XI semester 1.
jakarta. Erlangga
guyton