Anda di halaman 1dari 22

Otot Dan Fascia

1
PENDAHULUAN

 Otot melekat pada tulang,


kartilago/tulang rawan, ligamentum
dan kulit, baik secara langsung
maupun dihubungkan dengan
jaringan berstruktur fibrous/berserat
yang disebut tendon atau
aponeurosis.
2
klasifikasi otot
 Otot dikelompokkan berdasarkan bentuknya
 Sebagian besar otot berserat yang jalannya paralel, namun
ada pula yang obliq atau mengumpar
 susunan otot sangat rumit
 bentuk dam susunan serat otot mencerminkan fungsinya
 jika berfungsi untuk menggerakkan tulang, maka serat otot
berjalan ke arah yang sama
 jika fungsinya adalah untuk menahan organ, maka ia akan
saling bersilangan
 Jika berfungsi untuk membuka dan menutup saluran, maka
ia berbentuk melingkar, seperti pada otot sphinter anus
ataupun saluran kencing
3
4
5
UKURAN OTOT

 Otot juga berbeda dalam ukuran


 Gastrocnemius adalah otot terbesar yang
menjadi bantalan belakang betis
 Sartorius panjangnya dpt mencapai 60 cm
 Stapedius adalah otot paling kecil berada di
telinga dalam, sebesar padi, serat ototnya
hanya setebal dua garis

6
NAMA OTOT
Otot diberi nama berdasarkan:
1. tempat di sekitarnya, misalnya Tibialis, radialis,
ulnaris, peroneus
2. Arah otot berjalan, misalnya m.rectus abdominis,
obliqui capitis, tranversalis
3. fungsi otot: flexor,extensor, abductor
4. bentuknya: deltoid, trapezius, rhomboideus
5. jumlah bagiannya: biceps, triceps,
6. titik perlekatannya: sterno-cleido-mastoid.
sterno-hyoid, sterno-thyroid
7
Jenis otot

1. Otot polos
2. otot skelet
3. otot jantung

8
Cara Mahasiswa Belajar Otot

Ada 4 hal yang harus dipelajari dari otot


1. Origo
2. Insersio
3. Aksi/fungsi
4. Hubungan dengan sekitarnya

9
Origo Dan Insersio
 origo otot adalah tempat perlekatannya
pada benda yang lebih terfiksasi
 insersio adalah tempat perlekatan otot
pada benda yang lebih dinamis geraknya
 fungsi: misalkan m.levator labii superioris
alaeque nasi berfungsi untuk mimik, gerak
bibir dan alae nasi, pipi dan kulit dagu
 hubungan sekitarnya: disarafi oleh
N.Facialis (VII)
10
Tendon

 Tendon adalah tali berserta berwarna


putih mengkilat, panjang dan tebalnya
bervariasi, kadang bulat kadang pipih,
cukup kuat dan sama sekali tidak elastis.
Sedikit sekali disuplai pembuluh darah,
juga miskin persarafan
 Intinya terdiri dari bahan yang mampu
menghasilkan gelatin
11
12
13
Aponeurosis
 Aponeurosis adalah tendon yang pipih
berbentuk pita, warna putih mutiara, mengkilat,
memantulkan warna warni, , strukturnya sama
dengan tendon, miskin bersarafan, cuma
aponeurosis yang tebal yang ada pembuluh
darahnya
 Tendon dan aponeurosis lengket pada otot di
satu sisi dan sisi lainnya melekat pada tulang,
kartilago, ligamentum, membran fibrosa.
14
Galea aponeurotica/ aponeurosis epicranialis

M.epicranius, venter frontalis

M.epicranius

15
Fascia
 Fascia , artinya lembaran pembungkus
 Yakni lembaran serat yang bervariasi tebal dan kuatnya,
ditemukan di semua regio tubuh, termasuk di organ-organ
lunak
 Fascia dibagi 2, yaitu fascia superfisialis dan fascia dalam
 Fascia superficialis terletak di bawah kulit di seluruh tubuh,
gunanya untuk menghubungkan kulit dengan fascia dalam
ataupun aponeurosis otot
 Fascia dalam: padat, tidak mengancung serat, membentuk
bungkus otot dan memberi tempat perlekatan yang
 N luas bagi otot.

16
Otot Dan Fascia Dibagi Berdasarkan Bagian
Tubuh, Yakni
1. Otot dan fascia di kepala, wajah dan
leher
2. Di badan
3. Extremitas atas
4. Extremitas bawah

17
18
OTOT TERKUAT

19
20
21
22