Anda di halaman 1dari 2

Januari 8, 2010

Beasiswa Dari India

Diarsipkan di bawah: Berita — bedjobanged @ 4:57 am


Tags: gratis, NU, pendidikan, beasiswa, india
Rate This

Jakarta, NUBatik Online


Sebagaimana tahun-tahun lalu, pemerintah India, melalui Indian Council for Cultural
Relations (ICCR) New Delhi menawarkan beasiswa untuk tahun ajaran 2010-2011
kepada kader-kader terbaik NU.

Sekjen PBNU Endang Turmudi menuturkan kepada NU Online, Senin (28/12), beasiswa
yang ditawarkan ini mencakup strata S1-S3 dengan jurusan seni, arsitek, sastra, bisnis
dan science. Terdapat pula jurusan teknik, farmasi, pertanian serta program post doctoral
dalam berbagai disiplin.

Beasiswa yang diberikan mencakup seluruh biaya kuliah dan kewajiban perkuliahan
lainnya, termasuk biaya hidup, akomodasi, layanan kesehatan, study tour dan lainnya,
tetapi tidak termasuk biaya perjalanan ke dan dari India.

Mahasiswa yang lolos dalam seleksi akan mendapatkan visa untuk seluruh masa studi
secara gratis, namun mereka yang mendaftar pada jurusan MPhil, PhD dan pasca sarjana
lainnya disyaratkan memperoleh visa riset.

Lembar aplikasi dapat dikirimkan ke bagian Pendidikan, kedutaan India, JL HR Rasuna


Said, Kav S-1, Kuningan, Jakarta Selatan, 12950 Indonesia, paling lambat Jum’at, 22
Januari 2010. Selanjutnya, mereka yang lolos dalam seleksi awal akan dipanggil
mengikuti test bahasa Inggris pada 5 Februari 2010. Perkuliahan dimulai sekitar Juni-Juli.

Formulir aplikasi bisa didownload di


http://www.iccrindia.org/applicationform/pdf/scholarship_form.pdf

Untuk mereka yang ingin mengikuti riset, form bisa didownload di


http://www.iccrindia.org/scholarships/annexure-II.pdf

Terdapat 304 perguruan tinggi di India yang bekerjasama dengan ICCR dalam program
beasiswa ini dan calon pemerima bisa memilih sesuai minat dan bakat yang dimilikinya.
Seluruh perguruan tinggi tersebut sudah ada dalam daftar yang terdapat dalam form
aplikasi.

Untuk informasi lebih lanjut di kedutaan India, bisa menghubungi Mr. A.S. Takhi,
Second Secretary (Education), E-mail: // <![CDATA[
var prefix = 'ma' + 'il' + 'to';
var path = 'hr' + 'ef' + '=';
var addy11312 = 'ssedu' + '@';
addy11312 = addy11312 + 'net-zap' + '.' + 'com';
var addy_text11312 = 'ssedu' + '@' + 'net-zap' + '.' + 'com';
document.write( '' );
document.write( addy_text11312 );
document.write( '' );
//\n
// -->
// ]]>ssedu@net-zap.com// Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus
memampukan JavaScript untuk melihatnya // <![CDATA[
document.write( '' );
// ]]>
telp.021- 5213775, 021- 5204160 HP 081586409866.

Endang mengingatkan, agar calon pelamar membaca dengan baik seluruh persyaratan
yang ada dan memenuhinya jika ingin diterima. Ia mencontohkan, pentingnya
menerjemahkan raport dalam bahasa Inggris, karena kalau tidak, lamaran langsung
didiskualifikasi.

“Hal-hal seperti ini sebenarnya ringan dan harus dipenuhi jika ingin lolos. Tahun lalu,
banyak yang tidak melampirkan persyaratan seperti penerjemahan rapot dalam bahasa
Inggris,” katanya.

Pelamar bisa langsung mengirimkan aplikasinya ke Kedutaan India atau jika ingin
mendapatkan rekomendasi dari PBNU, dikirimkan ke kantor sekretariat PBNU Jl Kramat
Raya 164 Jakarta Pusat, dan surat harus sudah sampai di PBNU pada 20 Januari 2010
untuk diperiksa kelayakannya mendapatkan rekomendasi.

Selanjutnya bagi mereka yang nantinya lolos, juga diharapkan melaporkan ke PBNU
untuk memudahkan komunikasi selama di India atau mendapatkan pembekalan dari
PBNU. (nuo/bim)

Ads by Google