P. 1
perkembangan bayi

perkembangan bayi

|Views: 220|Likes:
Dipublikasikan oleh Roh Yatun

More info:

Published by: Roh Yatun on Oct 19, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/01/2014

pdf

text

original

Tahap-tahap Tumbuh Kembang Manusia

1. Neonatus (lahir ± 28 hari) Pada tahap ini, perkembangan neonatus sangat memungkinkan untuk dikembangkan sesuai keinginan. Implikasi keperawatan : membantu orang tua untuk mengidentifikasi dan menemukan kebutuhan yang tidak ditemukan. 2. Bayi (1 bulan ± 1 tahun) Bayi usia 1-3 bulan : mengangkat kepala mengikuti obyek dengan mata melihat dengan tersenyum bereaksi terhadap suara atau bunyi mengenal ibunya dengan penglihatan, penciuman, pendengaran dan kontak menahan barang yang dipegangnya mengoceh spontan atau bereaksi dengan mengoceh Bayi usia 3-6 bulan : o mengangkat kepala sampai 90° o mengangkat dada dengan bertopang tangan o belajar meraih benda-benda yang ada dalam jangkauannya atau diluar jangkauannya o menaruh benda-benda di mulutnya, o berusaha memperluas lapang pandang o tertawa dan menjerit karena gembira bila diajak bermain o mulai berusaha mencari benda-benda yang hilang Bayi 6-9 bulan : o duduk tanpa dibantu o tengkurap dan berbalik sendiri o merangkak meraih benda atau mendekati seseorang o memindahkan benda dari satu tangan ke tangan yang lain o memegang benda kecil dengan ibu jari dan jari telunjuk o bergembira dengan melempar benda-benda o mengeluarkan kata-kata tanpa arti o mengenal muka anggota keluarga dan takut pada orang lain o mulai berpartisipasi dalam permainan tepuk tangan

Teori-teori tumbuh kembang Development task theory (Robert Havighurst) --. .6 stages ‡ Infancy & Early Childhood (masa bayi dan kanak-kanak awal) o o o o o o o o o Belajar berjalan. mengunyah permen karet. makan terlalu banyak. mengambil makanan padat Belajar bicara Belajar mengontrol eliminasi (urin & fekal) Belajar tentang perbedaan jenis kelamin Membentuk konsep-konsep sederhana mengenai kenyataan sosial dan fisik Belajar membedakan mana yang benar dan mana yang salah. overdependen. menyalahgunakan obat. menunjukkan perilaku seperti menggigit kuku.kesulitan mempercayai orang lain. merokok. minum alkohol.Bayi 9-12 bulan : o berdiri sendiri tanpa dibantu o berjalan dengan dituntun menirukan suara o mengulang bunyi yang didengarnya o belajar menyatakan satu atau dua kata o mengerti perintah sederhana atau larangan o minat yang besar dalam mengeksplorasi sekitarnya o ingin menyentuh apa saja dan memasukkan benda-benda ke mulutnya o berpartisipasi dalam permainan Implikasi keperawatan : mengontrol lingkungan sekitar bayi sehingga kebutuhan perkembangan fisik dan psikologis bayi dapat terpenuhi. mengembangkan hati nurani Belajar mengadakan hubungan emosi Teori Perkembangan Psikoseksual (Sigmund Freud) a. Tahap oral-sensori (lahir sampai usia 12 bulan) karakteristik : aktivitas melibatkan mulut (sumber utama kenyamanan) Perasaan dependen (bergantung pada orang lain) Individu yang terfiksasi --.

8 bulan) tahap 4 : koordinasi dari skema sekunder (8-12 bulan) tahap 5 : reaksi sirkular tersier (12-18 bulan) tahap 6 : intervensi dari arti baru (18-24 bulan) .bayi menjadi curiga. penuh rasa takut. Pada saat kebutuhan dasar tidak terpenuhi secara adekuat --. fase sensorimotor (lahir ± 2 tahun) tahap 1 : Penggunaan aktivitas refleks (lahir ± 1 bulan) tahap 2 : reaksi sirkular primer (1-4 bulan) tahap 3 : reaksi sirkular sekunder (4. Trust vs mistrust -. dan tidak percaya. Hal ini ditandai dengan perilaku makan. rasa hangat dan nyaman. Teori perkembangan Psikososial (Erik H Erickson ) a. Teori perkembangan Kognitif Piaget (1952) a. pengasingan. Pemenuhan kepuasan untuk makan dan mengisap. menarik diri dari lingkungan masyarakat.menghasilkan kepercayaan. tidur dan eliminasi yang buruk.bayi (lahir ± 12 bulan) Indikator positif : belajar percaya pada orang lain Indikator negatif : tidak percaya. cinta dan rasa aman ---.Implikasi : prosedur pemberian makan sebaiknya memberikan kenyamanan dan keamanan.

Teori perkembangan moral Kohlberg (1968) a.tahap orientasi hukuman dan kepatuhan (lahir . . Anak menggabungkan label baik dan buruk. Tingkat premoral (prekonvensional) : lahir sampai 9 tahun kewaspadaan terhadap moral yang bisa diterima secara sosial Kontrol didapatkan dari luar.tahap orientasi egoistik secara sederhana (6-9 tahun) : Anak menyesuaikan minat diri sendiri dengan aturan. pembagian yang seimbang dan kejujuran menjadi muncul Hidup dinilai dengan bagaimana anak dapat memuaskan kebutuhan dari orang lain. berasumsi bahwa penghargaan atau bantuan akan diterima.6 tahun) : Peraturan diikuti untuk menghindari hukuman . . benar dan salah dalam perilaku tawar menawar.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->