Anda di halaman 1dari 105

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN


SEKOLAH TINGGI AKUNTANSI NEGARA

KURIKULUM DAN GBPP


PROGRAM DIPLOMA III KEUANGAN SPESIALISASI
AKUNTANSI PEMERINTAHAN
TAHUN 2009
(KURIKULUM TAHUN 2007)
DAFTAR ISI

MATA KULIAH PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN (MPK)


1. Pendidikan Agama Islam 1
2. Kewarganegaraan 3
3. Bahasa Indonesia 4
4. Bahasa Inggris I 6
5. Bahasa Inggris II 9

MATA KULIAH KEILMUAN DAN KETERAMPILAN (MKK)


6. Pengantar Ilmu Ekonomi 12
7. Ekonomi Mikro 14
8. Ekonomi Makro 16
9. Aplikasi Komputer 18
10. Statistika Deskriptif 20
11. Organisasi Bisnis dan Manajemen 23
12. Ekonomi Internasional 26
13. Pengantar Akuntansi I 28
14. Lab. Pengantar Akuntansi I 31
15. Pengantar Akuntansi II 34
16. Lab Pengantar Akuntansi II 36
17. Keuangan Publik 38
18. Perpajakan I 40
19. Perpajakan II 43
20. Manajemen Keuangan 46

MATA KULIAH KEAHLIAN BERKARYA (MKB)


21. Akuntansi Keuangan Menengah I 49
22. Lab. Akuntansi Keuangan Menengah I 52
23. Akuntansi Keuangan Menengah II 55
24. Lab. Akuntansi Keuangan Menengah II 57
25. Akuntansi Keuangan lanjutan 60
26. Akuntansi Biaya 62
27. Sistem Informasi Akuntansi 65
28. Hukum Administrasi Keuangan Negara I 67
29. Hukum Administrasi Keuangan Negara II 70
30. Akuntansi Pemerintah I 72
31. Akuntansi Pemerintah II 74
32. Auditing 76
33. Audit Sektor Publik. 79
34. Akuntansi Perpajakan 81
35. Aplikasi Komputer Akuntansi dan Keuangan. 83
MATA KULIAH PERILAKU BERKARYA (MPB)
36. Etika PNS 84
37. Kapita Selekta Pengembangan Kepribadian 87

MATA KULIAH BERKEHIDUPAN BERMASYARAKAT (MBB)


38. Pengantar Ilmu hukum 89
39. Pengantar Hukum Pidana 91
40. Hukum Perdata 94
41. Peradilan Tata Usaha Negara 97
42. Budaya Nusantara 100
Nama Program : Program D III Keuangan Spesialisasi Akuntansi
Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Pendidikan Agama Islam

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Pendidikan Agama bertujuan untuk membantu


terbinanya mahasiswa yang beriman, dan
bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa,
berbudi luhur, berfikir filosofis, bersikap rasional
dan dinamis, berpandangan luas, ikut serta
dalam kerjasama antarumat beragama dalam
rangka pengembangan dan pemanfaatan ilmu
dan teknologi serta seni untuk kepentingan
manusia dan nasional.

Pokok Bahasan

1. Manusia Dan Agama


a. Alam Semesta Sebagai Ciptaan Allah
b. Hakikat Manusia Menurut Ajaran Islam
c. Kebutuhan Manusia Akan Agama Bagi Kehidupan

2. Agama Islam Sebagai Petunjuk Bagi Manusia


a. Perbandingan Agama-Agama Besar Dan Mengetahui Kedudukan Agama Islam Di
Antara Agama-Agama Tersebut
b. Agama Islam Sebagai Petunjuk Dalam Mencapai Kebahagiaan Dunia Dan Akhirat

3. Sumber Ajaran Islam


a. Sistematika Sumber Ajaran Islam Serta Kedudukan Al-Qur’an Sebagai Pedoman
Kegiatan Umat Islam
b. Kedudukan Akal Dan Peranan Ijtihad Sebagai Sumber Pengembangan Ajaran Islam

4. Wawasan Islam Dan Hubungan Sumber Dengan Dasar Ajaran Islam


a. Kerangka Dasar Ajaran Islam
b. Hubungan Sumber Ajaran Islam Dan Kerangka Dasar Ajaran Islam
c. Mempalajari Komponen Dasar Ajaran Islam Yang Melahirkan Berbagai Madzhab
Dalam Islam

5. Aqidah Islam
a. Aqidah Dan Ruang Lingkupnya
b. Makna Qadha Dan Qadar
c. Kemahaesaan Allah Untuk Meningkatkan Keyakinan Kepada-Nya Sebagai Sumber
Segala Yang Ada Di Alam
d. Mempelajati Hari Akhirat Dan Hukum Alam Tentang Kiamat
e. Kedudukan Dan Peranan Malaikat Serta Makhluk Ghaib Lainnya Terhadap Manusia
f. Tugas Nabi Dan Rasul, Serta Peranan Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam
Sebagai Rasul Terakhir
g. Eksistensi Kitab-Kitab Suci Dan Khususnya Al-Qur’an

6. Syariat Islam
a. Syariat Islam Dan Pengertian Fiqih
b. Pengertian, Tujuan, Kedudukan Dan Hikmah Ibadah Dalam Islam
c. Arti Shalat Serta Hikmahnya Bagi Kehidupan
d. Mempealjari Pelaksanaan Dan Hikmah Ibadah Puasa
e. Pelaksanaan Dan Hikmah Zakat
f. Pelaksanaan Dan Hikmah Ibadah Haji
g. Pengertian Dan Kaidah Muamalah Dalam Islam

 
h. Asas, Kaidah Dan Sistem Kewarisan Islam
i. Kerjasama Intern Umat Bergama, Antar Umar Beragama, Dan Umat Bergama
Dengan Penyelenggara Negara.

 
Nama Program : Program D III Keuangan Spesialisasi Akuntansi
Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Kewarganegaraan

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali peserta didik dengan pengetahuan dan
kemampuan dasar berkenaan dengan hubungan
antara warga negara dengan negara serta
pendidikan pendahuluan bela negara agar menjadi
warga negara yang dapat diandalkan oleh bangsa
dan negara.

Pokok Bahasan
1. Kewarganegaraan
a. Pengantar
b. Wawasan Kewarganegaraan

2. Hak Asasi Manusia


a. Definisi HAM
b. Ruang Lingkup
c. Peraturan Perundang-Undangan

3. Hak dan Kewajiban WNI


a. Pengertian Hak Dan Kewajiban
b. Hak Sebagai WNI
c. Kewajiban Sebagai WNI

4. Bela Negara
a. Pengertian Bela Negara
b. Latar Belakang Pentingnya Bela Negara
c. Peraturan Perundang-Undangan yang Berlaku

5. Demokrasi
a. Pengertian Demokrasi
b. Demokrasi Pancasila
c. Demokrasi Bangsa-Bangsa Lain

6. Wawasan Nusantara
a. Pengertian Wawasan Nusantara
b. Pentingnya Wawasan Nusantara

7. Ketahanan Nasional
a. Pengertian Ketahanan Nasional
b. Ruang Lingkup Ketahanan Nasional

8. Politik dan Strategi Nasional


a. Wawasan Politik
b. Kondisi Politik Dan Strategi Nasional

 
Nama Program : Program D III Keuangan Spesialisasi Akuntansi
Pemerintahan

Mata Kuliah : Bahasa Indonesia

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali Peserta Didik Dengan Pengetahuan


Tentang Fungsi Dan Kedudukan Bahasa
Indonesia Sehingga Mereka Dapat Membuat
Surat, Memo/Nota Dinas, Formulir, Laporan
Teknis Dan Laporan Karya Ilmiah Serta Pidato
Dalam Bahasa Indonesia Yang Baik Dan Benar.

Pokok Bahasan

1. Sikap Positif Terhadap Bahasa Indonesia


a. Sikap Bahasa
b. Fungsi Dan Kedudukan Bahasa Indonesia
c. Ragam Bahasa

2. Pengertian Mengenai Surat Dinas, Fungsi Surat Dinas, Bahasa Surat Dinas, Dan
Penulisan Surat Dinas
a. Pengertian Dan Fungsi Surat Dinas
b. Bahasa Surat Dinas
c. Penyusunan Surat Dinas

3. Perbedaan Memo/Nota Dinas Dan Surat Dinas


a. Pengertian Memo, Nota Dinas Dan Surat Dinas
b. Penyusunan, Penggunaan, Dan Pemakaian Bahasa Dalam Memo Atau Nota Dinas

4. Pembuatan Laporan Dalam Formulir


a. Pengertian Berbagai Bentuk Formulir
b. Pengisian Formulir Laporan Dalam Bahasa Yang Benar
c. Penyusunan Laporan Dalam Bentuk Formulir

5. Pengertian Laporan Teknis Yang Berbentuk Artikel


a. Pengertian Laporan Teknis Yang Berbentuk Artikel
b. Hal-Hal Yang Berhubungan Dengan Artikel

6. Laporan Teknis Berupa Naskah Yang Tertuang Dalam Beberapa Bab Atau Bagian
a. Pengertian Laporan Teknis Yang Berupa Naskah
b. Kesistematisan Dalam Laporan Teknis Yang Berupa Naskah
c. Hal-Hal Yang Berkaitan Dengan Pemakaian Bahasa Yang Benar Dalam Laporan
Teknis Yang Berupa Naskah

7. Hakikat, Cara, Santun, Dan Daya Tarik Pidato Dalam Bahasa Indonesia Yang Baik Dan
Benar
a. Hakikat Berpidato
b. Santun Berpidato
c. Kiat Memikat Pendengar

 
8. Hakikat Berdiskusi Yang Mangkus Dan Sangkil Dalam Bahasa Indonesia Yang Baik Dan
Benar
a. Hakikat Berdiskusi
b. Hal-Hal Yang Berhubungan Dengan Diskusi
c. Bahasa Dalam Diskusi

9. Hakikat Protokoler Serta Penggunaan Bahasa Indonesia Yang Baik Dan Benar Dalam
Acara Keprotokolan
a. Pengertian Protokoler
b. Jenis Protokoler
c. Santun Protokoler
d. Bahasa Protokoler

10. Bertelepon Yang Sangkil Dalam Bahasa Indonesia Yang Benar


a. Hakikat Bertelepon
b. Santun Bertelepon
c. Bahasa Indonesia Dalam Bertelepon

 
Nama Program : Program D III Akuntansi Spesialisasi Akuntansi
Pemerintahan

Mata Kuliah : Bahasa Inggris I

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Mahasiswa mampu memahami dan


menerapkan keterampilan dasar berbahasa
inggris yang dapat mendukung prestasi
akademiknya.

Pokok Bahasan
1. Parts Of Speech
a. Parts Of Speech

2. Derivatives
a. Word Function In A Sentence

3. Reading Comprehension
a. Sentence Arrangement
b. Recretional Reading (College Life)
c. Vocabulary & Special Terms

4. Simple Present Tense


a. Present Tense & Present Continuous Tense

5. Reading Comprehension
a. Reading : The Field Of Accounting
b. Vocabulary & Special Terms

6. Past Tense
a. Past Tense & Past Continuous Tense

7. Reading Comprehension
a. Reading : Bookkeeping
b. Vocabulary & Special Terms

8. Future Tense
a. Simple Future

9. Reading Comprehension
a. Future Continuous
b. Future Perfect
c. Past Future
d. Reading : Recreational Reading
e. Vocabulary & Special Terms

10. Paragraph Writing


a. Kinds Of Paragraph

11. Reading Comprehension


a. Topic Sentence, Supporting Details, Concluding Sentence
b. General Reading
c. Vocabulary & Special Terms

 
12. Question Tags

13. Reading Comprehension


a. Reading : Business Transactions And Financial Statements
b. Vocabulary & Special Terms

14. Cumulative Review Of Structure Problems


a. Cumulative Review Of Structure Problems

15. Reading Comprehension


a. General Reading
b. Vocabulary

16. Opinion Paragraph


a. Opinion & Facts

17. Paragraph Writing


a. Samples Of Opinion Paragraph

18. Reading Comprehension


a. Reading : Budgetting
b. Vocabulary & Special Terms

19. Articles And Zero Articles


a. A, An, Some, Any, The & No Article

20. Reading Comprehension


a. General/Recreational Reading

21. Summary Writing


a. Vocabulary & Special Terms
b. Summarizing The Paragraph Of Reading

22. Passive & Active Voice


a. Rules Of Passive Voice

23. Reading Comprehension


a. Passive With Causative Verbs
b. Sentence That Cannot Be Cahanged Into Passive
c. Stative Passive
d. Reading : Cost Accounting
e. Vocabulary & Special Terms

24. Participial Adjectives


a. Participial Adjectives

25. Reading Comprehension


a. Reading : Tax Accounting
b. Vocabulary & Special Terms

 
26. Gerund And Infinitives
a. Gerunds And Infinitives

27. Reading Comprehension


a. Differences Between Gerund And Presen Participle Form
b. General Reading
c. Vocabulary

28. Conditional Sentence


a. Conditional Sentence

29. Reading Comprehension


a. Reading : Auditing
b. Vocabulary & Special Terms

30. Reported Speech


b. Direct Speech

31. Reading Comprehension


a. Indirect Speech/Reported
b. Reading : A Career In Accounting

32. The Relative Clause


b. Relative Clause

33. Reading Comprehension


a. Reading : Computers

34. Summary Writing


a. Vocabulary & Special Terms
b. Summarizing : Computer Component

35. Cumulative Review Of Structure Problems


a. Cumulative Review Of Structure Problems

36. Reading Comprehension


a. Reading : General Reading

 
Nama Program : Program D III Keuangan Spesialisasi Akuntansi
Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Bahasa Inggris II

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Setelah mengikuti mata kuliah ini Mahasiswa
diharapkan mampu memahami dan
meningkatkan ketrampilan berbahasa inggris
yang dapat diukur melalui nilai toefl skor untuk
mendukung prestasi akademiknya.

Pokok Bahasan

1. Parts Of Speech
a. Jenis-Jenis Parts Of Speech dan Soal-Soal Grammar Dasar TOEFL
b. Word Order
c. Bacaan: Short Reading
d. Menemukan Main Idea Tiap Paragraph
e. Stated Detail Questions
f. Simple Present Tense & Present Continuous Tense
g. Past Tense & Past Continuous Ts
h. Future Tenses(Will, Would Or Other Modals)
i. Perfect Tenses
j. Bacaan: Short Reading
k. Find Unstated Details
l. Pronoun Referent

2. Degree Of Comparison
a. Positive Degree
b. Comparative Degree
c. Superlative Degree
d. Bacaan: More Than Two-Paragraph Reading
e. Implied Detail Questions
f. Definisi Dari Structure
g. Arti Dari Bagian Kalimat
h. Synthesizing/Latihan2 Soal TOEFL

3. Conditional Sentence
a. Type I
b. Type II
c. Type III
d. Bacaan: Free Trade
e. Menemukan Arti Kata Yang Sulit
f. Arti Kata Sederhana
g. Opinion Paragraph

4. Passive Voice
a. Rules Of Passive Voice
b. Sentences That Cannot Be Changed Into Passive
c. Stative Passive
d. Bacaan: TOEFL Reading
e. Tone, Purpose/Course
f. Argument Paragraph

 
5. Subject dan Verb Kalimat , Preposisi, Appositive
a. Subject And Verb Of Sentence
b. Object Preposisi
c. Apositive
d. Coordinate Connectors

6. Adjective Clause, Adverb Problems dan Listening Dasar


a. Adjective Clause
b. Adverb Time And Cause Connector
c. Other Verb Connector
d. Homophone, Homonym, Homograph, Other Sound Alike
e. Short Dialogues (Agreement, Negative, Who And Where)

7. Grammar
a. Cumulative Review Of Structure Problems
b. Bacaan: Compilation Short And Mid Reading Problem
c. Listening TOEFL Simulation

8. Gerunds dan Infinitives


a. Gerunds And Infinitives
b. Past Part. & Present Part.
c. Bacaan: Long Reading TOEFL
d. Specific Information On Reading
e. Independent Essay

9. Reduced Clause Sentences dan Short Dialogues


a. Reduced Adjective Clause
b. Reduced Adverb Clause
c. Figurative Expression /Two- Word Verb
d. Listening On Suggestion And Passive

10. Style Dalam Bahasa Inggris dan Memahami Bacaan


a. Styles In Written English 1
b. Bacaan: Decisions

11. Style Lain dalam Bahasa Inggris dan Memahami Bacaan


a. Styles In Written English 2
b. Problems With Subject/Verb Agreement
c. Bacaan: Combination Short Reading And Long Reading

12. Sisipan Subjects And Verbs, Conversation Material


a. Invert The Subject And Verb With Quest. Words, Comparisons
b. Invert The Subject And Verb With Place Expression, Negatives And Conditionals
c. General Conversation
d. Academic Discussion
e. Announcement

13. Parallel Structure dan Memahami Bacaan


a. Par. Struct. With Coordinate Conjunction
b. Par. Struct. With Paired Conjunction, Comparisons
c. . –Er, -Er Structure
d. Long Reading TOEFL

14. Irregular, Plural, Kata Benda, Serta Pronoun


a. Correct Singular And Plural Serta Irregular Plural
b. Membedakan Orang Dengan Benda/Kata Ganti Serta Predikat
c. Membedakan Possesif dan Pronoun
d. Academic Discussion, Lecturing, Long Conversation Listening Material
10 

 
e. Tapping The Interview

15. Latihan Grammar dan Memahami Bacaan dan Listening Pada Simulasi TOEFL 2
a. Cumulative Review Of Structure Problems
b. Bacaan: Compilation Short And Long TOEFL Reading
c. Compilation Of TOEFL Listening Material

11 

 
Nama Program : Program D III Keuangan Spesialisasi Akuntansi
Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Pengantar Ilmu Ekonomi

Tujuan Instruksional Umum : Setelah mengikuti pelajaran ini perserta


diharapkan mampu memahami tentang
Pengertian Ilmu Eekonomi, Sistem Ekonomi dan
Peran dan Lingkup Ekonomi secara Mikro dan
Makro.

Pokok Bahasan

1. Pengertian Ilmu Ekonomi


a. Definisi dan Batasan Ilmu Ekonomi
b. Objek Ekonomi

2. Sistem Ekonomi
a. Kebutuhan yang tidak Terbatas dan Pemuas Kebutuhan yang Terbatas
b. Faktor Biologis, Kebudayaan, Pengetahuan Politik dan Keamanan
c. Apa, Bagaimana dan untuk Siapa Barang Produksi
d. Rumah Tangga Perorangan, Perusahaan dan Pemerintah
e. Motivasi Kegiatan Ekonomi
f. Hubungan Ketiga Pelaku Ekonomi

3. Hukum dan Asas Ekonomi, Nilai dan Teori Ekonomi, Tingkah Laku Konsumen
a. Hubungan Kausal dan Hubungan Fungsional
b. Pengertian Nilai Pakai dan Nilai Tukar : Subjektif dan Objektif
c. Pendekatan Marginal
d. Pendekatan Indeference Curve

4. Fungsi Pasar, Pengertian Permintaan & Hukum Permintaan, Pengertian Penawaran &
Hukum Penawaran. Sebab Timbulnya Permintaan, Kurva Permintaan dan Hukum
Permintaan
a. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Permintaan
b. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penawaran

5. Pengaruh Permintaan dan Penawaran Atas Keseimbangan


a. Terciptanya Harga
b. Perubahan Harga
c. Ekuilibrium

6. Elastisitas
a. Pengertian Elastisitas
b. Manfaat Elastisitas Permintaan
c. Jenis-jenis Elastisitas
d. Elastisitas Penawaran dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya

7. Bentuk Pasar
a. Pasar Monopoli dan Bentuk Kurvanya
b. Persaingan Sempurna dan Bentuk Kurvanya
c. Duopoly
d. Oligopoly
e. Pasar Persaingan Monopoli

8. Kurva Keuntungan dan Kerugian Pada Bentuk Pasar


a. Super Normal Profit
b. Normal Profit
c. Break Even

12 

 
d. Subnormal Profit

9. Biaya dan Hasil Penjualan


a. Pengertian Biaya dan Jenis-jenis Biaya
b. Pengertian, Perhitungan, dan Kurva: Total Cost, Fixed Cost, Variable Cost, Average
Total Cost, Average Fixed Cost, Average Variable Cost, Marginal Cost.

10. Biaya dan Hasil Penjualan (Lanjutan)


a. Pengertian dan Kurva Total Revenue, Average Revenue dan Marginal Revenue;
b. Perhitungan Penentuan Laba Rugi.

11. Pendahuluan
a. Ruang Lingkup Teori Ekonomi Makro
b. Variabel-variabel Ekonomi Mikro dan Makro
c. Jenis-jenis dan Hubungan dalam Model Ekonomi

12. Pendapatan Nasional


a. Circular Flow of Income
b. Metode Perhitungan Pendapatan Nasional;
c. Perhitungan Nilai Tambah.

13. Pasar Uang


a. Penawaran Uang
b. Fungsi dan Motif Permintaan Uang
c. Keseimbangan Umum di Pasar Uang

14. Kesimbangan Simultan di Pasar Uang


a. Variabel-variabel Ekonomi Makro
b. Variasi-variasi dalam Kesimbangan Simultan
c. Pengaruh Kebijakan Fiskal dan Moneter terhadap Nilai-nilai Keseimbangan

15. Bank
a. Pengertian
b. Sejarah Bank
c. Jenis Bank Primer dan Sekunder
d. Bank Snetral
e. Kebijakan yang dilakukan Pemerintah
f. Lembaga-lembaga Keuangan

16. Inflasi dan Deflasi


a. Pengertian
b. Jenis-jenis
c. Sebab-sebab
d. Penegndalian

17. Penganguran
a. Pengertian
b. Sebab-sebab
c. Akibat Pengangguran dalam Perkembangan Ekonomi dan Masyarakat
d. Jenis-jenis
e. Langkah-langkah Penanggulangan

18. Kebijakan Fiskal dan Moneter


a. Pengertian
b. Sebab-sebab ditempuhnya Kebijakan Fiskal dan Moneter
c. Jenis-jenis Kebijaksanaan
d. Fungsi dan Sruktur APBN

13 

 
Nama Program : Program D III Keuangan Spesialisasi Akuntansi
Pemerintahan

Mata Kuliah : Ekonomi Mikro

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali Peserta Didik Dengan Pengetahuan


Dan Keterampilan Tentang Teori Ekonomi Mikro,
Fungsi Pasar, Proses Terbentuknya Harga,
Teori Permintaan Konsumen, Hubungan Input
Dan Output (Produksi) Baik Dalam Jangka
Pendek Maupun Jangka Panjang Sehingga
Mahasiswa Mempunyai Konsep Dasar Dalam
Analisis-Analisis Ekonomi Seacara Mikro.

Pokok Bahasan
1. Teori Ekonomi Mikro Secara Umum.
a. Pengertian dan Ruang Lingkup Teori Ekonomi
b. Teori Ekonomi Mikro dan Teori Ekonomi Makro.

2. Mekanisme Pasar Memecahkan Tiga Masalah dalam Perekonomian.


b. Pengertian Pemecahan Masalah

3. Eksistensi Hukum Permintaan dan Penawaran, serta Beberapa Penyimpangan yang


Terjadi.
a. Hukum Permintaan dan Penawaran.
b. Elastisitas Harga
c. Elastisitas Income.

4. Proses Pembentukan Permintaan Konsumen Menurut Versi Guna Batas (Marginal Utility
Approach).
a. Pengertian Total Utility dan Marginal Utility
b. Keseimbangan Konsumen dalam Marginal Utility Approach.

5. Konsep Teori Permintaan Melalui Pendekatan Indifference Curve


a. Pengertian Konsep Indifference Curve
b. Keseimbangan Konsumen Menurut Pendekatan Indifference
c. Pengaruh Perubahan Harga, Perubahan Income, Terhadap Keseimbangan
Konsumen
d. Income Consumption Curve (Icc), Dan Engel Curve.
e. Hubungan Antara Income Elasticity Pada Berbagai Bentuk Engel Curve
f. Price Consumption Curve (Pcc)
g. Substitution Effect Dan Income Effect, Baik Untuk Barang Normal; Super Normal
(Lux); Inferior; Maupun Barang Super Inferior (Giffen)

6. Hubungan yang Spesifik dari Input dan Output Seperti yang Digambarkan oleh Fungsi
Produksi.
a. Fungsi Produksi Dengan Satu Variabel Input
b. Tiga Tahapan Dalam Proses Produksi

7. Hubungan yang Spesifik dari Input dan Output Seperti yang Digambarkan oleh Fungsi
Produksi.
c. Mempelajari Hubungan yang Spesifik dari Input dan Output Seperti yang
Digambarkan oleh Fungsi Produksi.

14 

 
8. Hubungan yang Spesifik dari Input dan Output Seperti yang Digambarkan oleh Fungsi
Produksi.
a. Least Cost Combination
b. Kurva Peluasan Produksi (The Expansion Path)
c. Produksi Linier Homogen

9. Berbagai Sifat dan Perilaku Biaya Produksi Jangka Pendek, Hubungan Antara Biaya dan
Produksi dalam Tahap Kedua, dan pengetahuan Tentang Konsep Biaya Produksi Jangka
Panjang.
a. Pengertian Biaya, Yang Meliputi Biaya Tetap, Variabel Maupun Biaya Total
b. Mambahas Tentang Biay-A Rata-Rata (Ac), Biaya Marginal (Mc) Maupun Biaya Total
(Tc)
c. Membahas Antara Biaya Rata-Rata Jangka Pendek (Sac), Smc Dengan Marginal
Produ-Ct (Mp) Dan Averege Product (Ap) Pada Stage Ke Ii
d. Fungsi Produksi Jangka Panjang Didalamnya Dibahas Pula Tentang Hubungan
Antara Biaya Produksi Jangka Pendek Dan Biaya Jangka Panjang

10. Proses Pembentukan Harga dan Kuantitas Keseimbangan Sehingga Diperoleh


Maximisasi Profit Baik dalam Jangka Pendek Maupun Jangka Panjang.
a. Pengertian Pasar Persaingan Sempurna
b. Fungsi Permintaan Maximisasi Profit
c. Pendekatan Total
d. Pendekatan Marginal
e. Keseimbangan Jangka Pendek dalam Pasar Persaingan Sempurna
f. Kurva Penawaran Jangka Pendek dalam Pasar Persaingan Sempurna.
g. Keseimbangan Jangka Panjang dalam Pasar Persaingan Sempurna.
h. Constant Cost Industri
i. Increasing Cost Industry
j. Decreasing Cost Industri

11. Proses Pencapaian Keseimbangan Perusahaan yang Beroperasi di Pasar Monopoli.


a. Pengertian Pasar Monopoli.
b. Proses Penentuan Harga
c. Pendekatan Total
d. Pendekatan Marginal
e. Diskriminasi Harga
f. Keseimbangan Jangka Panjang pada Pasar Monopoli
g. Beberapa Pengaturan Pajak pada Pasar Monopoli
h. Keseimbangan Jangka Panjang

12. Beberapa Bentuk (Model) Oligopoli.


a. Membahas Cournot Model, Edge Worth, Dan Chamberlin Model
b. Model Kurva Permintaan Yang Patah (The Kinked Demand Curve Model) Dan
Bentuk Lain Dari Oligopoli Yakni Kartel
c. Termasuk Didalamnya Pembahasan Mengenai Proses Pencapaian Keseimbangan
Pada Model Pasar Ini

13. Keseimbangan Di Pasar Input.


a. Membahas Permintaan Input Untuk Perusahaan Yang Menggunakan Satu Input
Variabel (Value Marginal Product dan Marginal Revenue Product)
b. Monopsoni yaitu Bentuk Pasar Input Dimana Hanya Ada Satu Pembeli, Sementara
Jumlah Produsen Input yang Bersangkutan Cukup Banyak

14. Keseimbangan Pertukaran pada Contoh Perekonomian Sederhana, (Dua Individu, Dua
Input dan Dua Output dalam Mencapai Pareto Optimal)
a. Menjelaskan Production Contract Curve
b. Production Tranformation Curve

15 

 
Nama Program : Program D III Keuangan Spesialisasi Akuntansi
Pemerintahan

Mata Pelajaran : Ekonomi Makro

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali peserta didik dengan pengetahuan


dan keterampilan tentang ruang lingkup teori
ekonomi makro, konsep circular flow of income,
konsep dan siklus pendapatan nasional, teori
konsumsi dan saving, prinsip dasar invesatasi,
analisis keseimbangan agregat, analisis pasar
tenaga kerja, konsep uang beredar dan inflasi,
peran APBN dalam kehidupan dan peran
perdagangan dalam ekonomi sehingga
mahasiswa mempunyai konsep dasar dalam
analisis-analisis ekonomi secara makro.

Pokok Bahasan

1. Pengertian Teori Ekonomi Makro dan Ruang Lingkupnya


a. Pengertian Teori Ekonomi Makro dan Perbedaannya Dengan Teori Ekonomi Mikro
b. Contoh-Contoh Analisa Makro dan Mikro
c. Keuntungan Mempelajari Toeri Ekonomi Makro
d. Rencana Materi Perkuliahan Selama Satu Semester dan Buku Referensi Yang
Digunakan

2. Konsep Circular Flow Of Income


a. Prinsip Dasar Pembuatan Model
b. Berbagai Bentuk Model Ekonomi
c. Contoh-Contoh Analisisi Model Ekonomi Sederhana, Tertutup, dan Terbuka

3. Konsep, Siklus, Dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Nasional.


a. Cara-Cara Menghitung GDP
b. Konsep dan Siklus GDP (GNP, NNP, NP, PI, DI)
c. Analisis Terhadap Besaran-Besaran Kontraksi dan Ekspansi Ekonomi
d. Contoh-Contoh Kritik Terhadap Penggunaan GDP dalam Mengukur Tingkat
Kemakmuran

4. Hubungan C, Y, dan S Serta Teori-Teori Konsumsi dan Faktor2 Yang Mempengaruhi C


a. Derifasi Fungsi C dan Fungsi S
b. Hubungan MPC/APC, MPS/APS, dan Derifasi Fungsi C dan Fungsi S
c. Teori-Teori Keynes Friendam, dan Duessenbery Mengenai Konsumsi

5. Lingkup Permasalahan Investasi, Prinsip-Prinsip Dasar Keputusan Investasi.


a. Real Investment dan Portfolio Investment
b. Contoh Penurunan Curva Investasi
c. Investment Decision:
d. Financial Analisys
e. Economic Analisys
f. Social Analisys

6. Kekuatan Permintaan dan Penawaran Di Pasar Uang dan Pasar Komoditi


a. Struktur Lembaga-Lembaga
b. Keuangan di Indonesia
c. Contoh Analisa Neraca Moneter
d. Bentuk Pergeseran Curva LM Dan Curva IS
e. Pergeseran Keseimbangan IS-LM dan Kaitannya Dengan Pigou Effect dan Keynes
Effect

16 

 
7. Kekuatan Permintaan dan Penawaran di Pasar Uang dan Pasar Komoditi
a. Struktur Lembaga-Lembaga
b. Keuangan di Indonesia
c. Contoh Analisa Neraca Moneter
d. Bentuk Pergeseran Curva LM dan Curva IS
e. Pergeseran Keseimbangan IS-LM dan Kaitannya dengan Pigou Effect dan Keynes
Effect

8. Analisis Keseimbangan AD dan AS, Analisis Pasar Tenaga Kerja, dan Interdependency
Metode Laba Bruto
a. Cara Menurunkan
b. Curva AD, Dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Curva AD
c. Curva AS, Dan Faktor2 yang Mempengaruhi Curva AS
d. Analisis Curva Permintaan dan Penawaran Tenaga Kerja
e. Fungsi Produksi dan Kapasitas Produksi Nasional
f. Analisis Kurva Inflationary dan Deflationary Gap
g. Curva Interdependency Pasar-Pasar Ekonomi

9. Pentingnya Pengendalian Jumlah Uang Beredardan Seluk-Beluk Inflasi.


a. Pengertian Kebijaksaan Moneter
b. Instrumen-Instrumen Moneter Yang Langsung Maupun Tidak Langsung
Mempengaruhi Jumlah Uang Beredar
c. Contoh Penggunaan Piranti Moneter
d. Arti Inflasi, Sebab-Sebab Meningkatnya Inflasi, dan Teori-Teori Inflasi

10. Peran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dalam Kehidupan.


a. Arti Kebijaksanaan Fiskal, dan Contoh Analisis Kebijaksanaan Fiskal
b. Arti Dari Balance, Defisit, dan Surplus Budget
c. Dampak Dari Kebijaksanaan Fiskal Terhadap Kegiatan Ekonomi.

11. Peran Perdagangan (Barang dan Jasa) dalam Kehidupan Ekonomi.


a. Arti Kebijaksanaan Perdagangan, dan Bentuk-Bentuk Kebijaksanaan Perdagangan
b. Arti, Bentuk, dan Beberapa Isu Mengenai Neraca Pembayaran
c. Contoh Analisis Neraca Pembayaran

17 

 
Program Program : Program D III Keuangan Spesialisasi Akuntansi
Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Aplikasi Komputer

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali peserta didik dengan pengetahuan


tentang dasar-dasar komputer, perangkat keras,
perangkat lunak, perangkat komunikasi data,
teori dasar database. Juga mahir
mempergunakan beberapa paket aplikasi
perkantoran yaitu pengolah kata (ms-word), alat
presentasi (ms-power point), database (ms-
access), dan spread-sheet (ms-excel).

Pokok Bahasan

1. Definisi Komputer dan Komputerisasi


a. Definisi Komputer dan Komputerisasi
b. Sejarah Komputer
c. Reprentasi data
d. Kapasitas dan Kecepatan

2. Perangkat Keras dan Perangkat Lunak


a. Alat-Alat Input dan Output
b. Motherboar, CPU, Memory
c. Operating Sistem
d. Apllication Sistem

3. Dos Vs Windows dan Komunikasi Data


a. Dos, Windows Xp,
b. Tipologi Jaringan, Internet

4. Seluruh Materi Pokok Word


a. Praktikum Ms-Word

5. Praktikum Ms-Powerpoint
a. Seluruh Materi Pokok Powerpoint

6. Praktikum Ms-Powerpoint
a. Efek Grafis
b. Efek Suara

7. Praktikum Ms-Powerpoint
a. Presentasi Hasil Karya Perorangan

8. Praktikum Ms-Excel
a. Seluruh Materi Dasar Excel

9. Praktikum Ms-Excel
a. Formula If
b. Double If

10. Praktikum Ms-Excel


a. Nested If

18 

 
11. Praktikum Ms-Excel
a. Formula Counta
b. Countif
c. Sumif
d. Vlookup
e. Max, Min

12. Praktikum Ms-Excel


a. Grafik

13. Konsep Database


a. Hirarki Data
b. Pendekatan Tradisional Vs Database
c. Komponen Basis Data
d. Ddl, Dml Dan Query

14. Praktikum Ms-Access


a. Form, Report

15. Praktikum Ms-Access


a. Query

19 

 
Nama Program : Program D III Keuangan Spesialisasi Akuntansi
Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Statistika Deskriptif

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali peserta didik dengan pengetahuan


tentang kegunaan statistik, ukuran lokasi rata-
rata, modus, median, kuartil, desil, range,
deviasi, simpangan baku, varians, kemencengan
dan keruncingan kurva, regresi, korelasi, analisi
time series, distribusi teoritis, dan pengujian
hipotesis sehingga mahasiswa mempunyai
konsep dasar dalam memanfaatkan statistik
sebagai alat analisis dan pengolahan data.

Pokok Bahasan
1. Mempelajari Arti dan Kegunaan Statistik, Arti Sempit dan Luas, Mengetahui Syarat Data
Yang Baik dan Pembagian Data Serta Mengetahui Beberapa Istilah Pokok.
a. Arti dan Kegunaan Data
b. Syarat Data Yang Baik
c. Pembagian Data
d. Arti Statistik
e. Beberapa Istilah Pokok (Elemen, Karakteristik, Variabel, Populasi, Sampel, Sensus,
Sampling, dan Sampling Error)
f. Arti Pengumpulan Data

2. Mempelajari Memilih Bentuk Fungsi Yang Tepat Untuk Mewakili Data Yang Dikumpulkan,
Melakukan Penjumlahan dengan Menggunakan Simbol Sigma.
a. Pentingnya Matematika dalam Statistik
b. Beberapa Macam Fungsi dan Bentuk Kurvanya
c. Simbol Penjumlahan dengan Sigma
d. Frekuensi Relatif dan Kumulatif

3. Mempelajari Arti Ukuran Lokasi Rata-Rata Hitung, Median dan Modus.


a. Arti dan Kegunaan Rata-Rata Hitung (Mean), Median dan Modus untuk Data
Berkelompok dan Tidak.

4. Mempelajari Arti Kuartil, Desil, dan Persentil.


a. Arti Kuartil, Desil, Persentil Data Berkelompok dan Tidak.

5. Mempelajari Range, Rata-Rata, Deviasi, Simpangan Baku, dan Koefisien Variasi.


a. Arti dan Kegunaan Berbagai Ukuran Variasi Seperti Range, Rata-Rata, Deviasi,
Simpangan Baku, dan Koefisien Variasi.

6. Mempelajari Ukuran Kemencengan dan Keruncingan Kurva.


a. Arti Dan Kegunaan Ukuran Kemencengan dan Keruncingan Kurva.

7. Mempelajari Analisa Korelasi dan Regresi Khususnya untuk Meramal


a. Arti Analisa Korelasi
b. Arti Analisa Regresi
c. Arti Koefisien Determinasi

8. Mempelajari Analisa Korelasi dan Regresi Khususnya untuk Meramal.


a. Metode Least Square untuk Regresi
b. Ramalan Dengan Regresi Koefisien Korelasi Data Berkelompok, Rank, dan Kualitatif

9. Mempelajari Analisis Regresi Linier Berganda Untuk Meramalkan dengan


Memperhitungkan Banyaknya Faktor Yang Mempengaruhi Variabel Y.
20 

 
a. Arti Hubungan Lebih dari Dua Variabel
b. Koefisien Regresi Parsial
c. Koefisien Korelasi Parsial
d. Koefisien Determinasi Berganda
e. Meramalkan Dengan Persamaan Regresi Linier Berganda

10. Mempelajari Fungsi Non Linear untuk Meramalkan.


a. Trend Parabola
b. Transformasi Semi Log dan Full Log
c. Trend Logistik dan Gompertz

11. Mempelajari Angka Indeks dan Sekaligus Cara Menggunakannya.


a. Arti Dan Kegunaan Angka Indeks Sederhana, Agregatif Tertimbang dan Tidak
Tertimbang, dan Pengujiannya

12. Mempelajari Analisis Time Series dan Sekaligus Cara Menghitungnya.


a. Arti dan Pentingnya Analisis Time Series
b. Menentukan Trend Dengan Metode Tangan Bebas, Rata-Rata Semi, Rata-Rata
Bergerak dan Metode Least Square

13. Mempelajari Analisis Time Series dan Sekaligus Cara Menghitungnya.


a. Arti dan Pentingnya Analisis Time Series
b. Menentukan Trend Dengan Metode Tangan Bebas, Rata-Rata Semi, Rata-Rata
Bergerak dan Metode Least Square

14. Mempelajari Indeks Musiman dan Cara Menghilangkan Pengaruh Musiman.


a. Arti dan Kegunaan Indeks Musiman
b. Cara Menghitung Indeks Musiman
c. Cara Menghilangkan Pengaruh Musiman
d. Metode Rata-Rata Sederhana, Relatif Bersambung, dan Rasio

15. Mempelajari Gerakan Siklis dan Cara Mengukurnya, dan Penggunaan Analisis Regresi
Berganda Untuk Ukuran Musiman.
a. Gerakan Siklis dan Cara Mengukurnya
b. Penggunaan Regresi Linear Berganda Untuk Menemukan Ukuran Musiman

16. Mempelajari Arti Stastik II, Khususnya yang Terkait Dengan Kesimpulan yang Tidak
Pasti
a. Penjelasan Tentang
b. Pemberian Nilai;
c. Pembobotan Nilai;
d. Pembuatan PR Dan Absensi
e. Tujuan dan Pengertian Dasar Statistik II

17. Mempelajari Konsep Pendekatan Probabilitas Secara Klasik, Frekuensi, Relatif,


Subyektif, dan Perhitungan Probabilitas
a. Probabilitas dengan Pendekatan Klasik, Frekuensi Relatif Subyetif
b. Pengertian Set, Sub, Set Ruangan Sampel dan Kejadian

18. Mempelajari Probabilitas Sebagai Ukuran Ketidak Pastian dan Kegunaan dalam
Ekonomi.
a. Pengertian tentang Mutually Exclusif Event, Non Exclusive, Independent, Dependent
Kejadian, Gabungan [Union] & Probabilitas Bersyarat [Bayes Theory].

19. Mempelajari Nilai Probabilitas Berdasarkan Fungsi Probabilitas untuk Variable Diskrit dan
Kontinyu
a. Permutasi dan Kombinasi ;
21 

 
b. Fungsi Probabilitas Diskkrit & Kontinyu;
c. Fungsi Probabilitas Bersama

20. Mempelajari Nilai Probabilitas Berdasarkan Fungsi Probabilitas untuk Variable Diskrit dan
Kontinyu.
a. Fungsi Binominal
b. Fungsi Poisson
c. Fungsi Hipergeometrik

21. Mempelajari Nilai Probabilitas Berdasarkan Fungsi Probabilitas untuk Variable Diskrit dan
Kontinyu.
c. Fungsi Normal

22. Mempelajari Nilai Harapan untuk Fungsi-Fungsi Probabilitas


a. E (X) ;
b. E [X – E (X) ] 2 untuk Fungsi Fungsi Probabilitas

23. Mepel Sampel Secara Acak, Baik Dengan Pengembalian Maupun Tidak.
b. Pengambilan Sampel “ With & Without Replacement “ serta Perhitungan Standar
Error

24. Mempelajari Perkiraan Tunggal & Interval.


a. Unbiased & Biased Estimator;
[
b. Perkiraan Tunggal 1 & 2 Rata-Rata X 1 − X 2 ]
⎛ ∧ ∧

c. 1&2 Proporsi ⎜ P1 − P2 ⎟
⎝ ⎠
25. Mempelajari Perkiraan Tunggal & Interval
c. Perkiraan Interval untuk U & P serta [ U1 – U2] & [ P1 – P2 ]

26. Mempelajari Hipotesis.


a. Pengujian Hipotesis Satu Rata-Rata dan Satu Proporsi
b. Pengujian Hipotesis dua Rata-Rata Dan 2 Proporsi
c. Pengujuan Hipotesis Lebih dua Rata Data [ ANOVA ]
d. Pengujian Hipotesis Lebih Dari dua Proporsi [ Chi – Square ]

22 

 
Nama Program : Program D III Keuangan Spesialisasi Akuntansi
Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Organisasi, Bisnis, dan Manajemen

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Pada akhir perkuliahan, mahasiswa mampu


memahami dasar-dasar manajemen , dunia
usaha, fungsi-fungsi manajemen, pengelolaan
SDM, risiko bisnis, manajemen pemasaran dan
produksi, dan ekspansi usaha

Pokok Bahasan

1. Dunia Usaha Dan Lingkungannya


a. Pengertian Usaha Bisnis
b. Latar Belakang Munculnya Usaha
c. Maksud Dan Tujuan Bisnis
d. Ruang Lingkup Dunia Usaha/Bisnis
e. Lingkungan Internal Dan Eksternal Dunia Usaha

2. Pengertian, Ciri Dan Fungsi Perusahaan


a. Pengertian Dasar Perusahaan
b. Ciri-Ciri Perusahan
c. Fungsi-Fungsi Perusahaan
d. Lokasi Perusahaan

3. Bentuk-Bentuk Perusahaan, Kelebihan Dan Kekurangannya


a. Perusahaan Perseorangan
b. Firma
c. Persekutuan Komanditer
d. Perseroan Terbatas
e. Koperasi Di Indonesia
f. Yayasan

4. Dasar-Dasar Manajemen
a. Pengertian Manajemen
b. Mengapa Manajemen Dibutuhkan
c. Definisi Manajemen

5. Manajemen Dan Manajer


a. Definisi Manajemen
b. Tingkatan Manejemen
c. Manajer Fungsional Dan Manejer Umum
d. Fungsi-Fungsi Yang Dilaksanakan Manajer
e. Kegatan-Kegiatan Manajer
f. Peranan Manajer Dalam Perusahaan

6. Perkembangan Teori Manajemen


a. Keterampilan Manajer
b. Teori Manajemen Klasik
c. Manajemen Ilmiah
d. Teori Organisasi Klasik
e. Aliran Hubungan Manusiawi
f. Aliran Manajemen Modern

23 

 
7. Manajemen Dan Lingkungan Eksternal Organisasi
a. Faktor-Faktor Lingkungan Eksternal
b. Lingkungan Ekstern Mikro
c. Lingkungan Ekstern Makro

8. Perencanaan Dalam Pengambilan Keputusan


a. Penjelasan Perencanaan
b. Alasan-Alasan Perlunya Perencanaan
c. Hubungan Perencanaan Dengan Fungsi-Fungsi Lainnya
d. Tipe-Tipe [Erencanaan Dan Rencana
e. Perencanaan Strategik
f. Hambatan Dalam Perencanaan Efektif

9. Penetapan Tujuan Dan Pengambilan Keputusan


a. Visi Dan Visi Organisasi
b. Fungsi Tujuan Organisasi
c. Kebutuhan Penyeimbangan Tujuan
d. Manajemen By Objective (MBO)

10. Pengertian Pengorganisasian


a. Struktur Organisasi
b. Pembagian Kerja
c. Departementalisasi

11. Koordinasi Dan Rentang Manajemen


a. Koordinasi
b. Rentang Manajemen

12. Wewenang, Delegasi Dan Desentralisasi


a. Pengertian Wewenang, Kekuasaan Dan Pengaruh
b. Struktur Lini Dan Staf
c. Wewenang Lini Dan Staff
d. Sentralisasi Versus Desentralisasi

13. Perencanaan SDM


a. Penarikan Dan Seleksi SDM
b. Latihan Pengembangan SDM
c. Pemberian Kompensasi Kepada Karyawan

14. Kepemimpinan Dalam Organisasi


a. Motivasi
b. Motivasi Bukan Sekedar Teknik-Teknik
c. Pengertian Kepemimpinan
d. Pendekatan-Pendekatan Studi Dan Sifat Kepemimpinan

15. Dasar-Dasar Proses Pengawasan


a. Pengertian Pengawasan
b. Tipe-Tipe Pengawasan
c. Tahap-Tahap Dalm Proses Pengawasan
d. Pentingnya Pengawasan
e. Perancangan Proses Pengawasan
f. Alat Bantu Pengawasan Manajerial
g. Karakteristik-Karakteristik Pengawasan Yang Efektif

16. Manajemen Produksi Dan Operasi


a. Perbedaan Produksi, Manufaktur Dan Operasi
b. Tugas Manajer Produksi Dan Operasi
c. Mengorganisasikan Proses Produksi
d. Pengelolaan Material, Pembelian Dan Persediaan
24 

 
17. Manajemen Pemasaran
a. Pengertian Pemasaran
b. Peran Pemasaran Dalam Masyarakat
c. Konsep Pemasaran
d. Fungsi Pemasaran
e. Proses Pemasaran
f. Proses Pemasaran
g. Bauran Pemasaran

18. Produk Dan Harga


a. Kategori Produk
b. Daur Hidup Produk
c. Mengelola Bauran Produk
d. Pengertian Dan Tujuan Penetapan Harga
e. Metode Penetapan Harga

19. Resiko Dan Asuransi


a. Pengertian Resiko
b. Jenis Resiko
c. Metode Penanganan Resiko
d. Sistem Kerja Asuransi

20. Ekspansi Bisnis


a. Arti Ekspansi
b. Motif Ekspansi
c. Arah Ekspansi
d. Bentuk Ekspansi
e. Merger Dan Akuisisi

25 

 
Program Diploma : Program D III Keuangan Spesialisasi Akuntansi
Pemerintahan

Mata Mata Kuliah : Ekonomi Internasional

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Setelah mengikuti mata kuliah ini, diharapkan
mahasiswa memahami konsep-konsep
perdagangan internasional, neraca
pembayaran, dan kebijakan ekonomi
internasional

Pokok Bahasan
1. Pengertian dan Ruang Lingkup Ekonomi Internasional
a. Filosofi Perdagangan Internasional
b. Pentingnya Ilmu Ekonomi Internasional
c. Pembahasan Ekonomi internasional
d. Tujuan dan Kebijakan Ekonomi Internasional

2. Hukum Keunggulan Komparatif


a. Teori Perdagangan Non Klasik
b. Keunggulan Mutlak Adam Smith
c. Keunggulan Komparatif David Ricardo
d. Keunggulan Komparatif dan Biaya Oportunitas

3. Teori Perdagangan Modern


a. Teori Hecksher & Ohlin
b. Factor Price Equalization
c. Teori Permintaan dan Penawaran
d. Kurva Kemungkinan Produksi dan Indefference Curve
e. Offer Curve

4. Teori Standar Perdagangan Internasional


a. Kurva Kemungkinan Produksi dgn Biaya Meningkat
b. Kurva Indiferen Masyarakat
c. Ekuilibrium tanpa Perdagangan

5. Kebijakan Ekonomi Internasional


a. Definisi
b. Instrumen Kebijakan Ekonomi Internasional
c. Tujuan Kebijakan Ekonomi Internasional
d. Macam-Macam Retriksi dalam Perdagangan Internasional
e. Subsidi

6. Terms of Trade
a. Definisi
b. Pengukuran Terms of Trade
c. Ilustrasi Terms of Trade
d. Kegunaan Model Perdagangan

7. Liberalisasi Perdagangan
a. Teori Liberalisasi perdagangan
b. Liberalisasi Perdagangan dalam Praktek

26 

 
8. Customs Union
a. Pendahuluan
b. Customs Union

9. Perpindahan Faktor prosuksi Antar Negara


a. Pendahuluan
b. Tanagan Kerja
c. Modal
d. Perpindahan Modal antar Dua Negara

10. MNC
a. Pendahuluan
b. Sifat MNC
c. Faktor yang mempengaruhi Keputusan MNC
d. Faktor Non Ekonomi
e. Kekuatan Bersaing MNC
f. Efek Global MNC

11. Perdagangan Internasional dan Pertumbuhan Ekonomi


a. Peranan Perdagangan Internasional dan Pertumbuhan Ekonomi
b. Efek Pertumbuhan Faktor Produksi (kasus negara kecil)
c. Kasus Pertumbuhan Negara Besar

12. Hambatan Perdagangan Tarif


a. Pendahuluan
b. Analisis Keseimbangan Parsial terhadap Tarif
c. Teori Struktur Tarif
d. Analisis Keseimbangan Umum thd Pemberlakuan Tarif di Negara Kecil
e. Analisis Keseimbangan Umum thd Pemberlakuan Tarif di Negara Besar
f. Teori Optimum

13. Hambatan Perdagangan Non Tarif dan Proteksionis Baru


a. Pendahluan
b. Kuota Impor
c. Hambatan Non Tarif lainnya
d. Ekonomi Politik Proteksionaisme, Kebijakan Industri dan Kebijakan Perdagngan
Strategis
e. Sejarah Kebijakan Komersial AS
f. Putaran Uruguai

14. Pasar Valuta Asing


a. Arti dan Fungsi
b. Spekulasi
c. Kurva Permintaan dan Penawaran Valas
d. Sistem Kurs Valas
e. Purchasing Power Parity

15. Neraca Pembayaran


a. Pendahuluan
b. Prinsip-prinsip Akuntansi Neraca Pembayaran
c. Neraca Perhitungan dan Ketidakseimbangan Dalam Transaksi Internasional
d. Stusi Kasus AS Sebagai Negara Peg-Hutang Tersebar di dunia

27 

 
Nama Program : Program D III Keuangan Spesialisasi Akuntansi
Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Pengantar Akuntansi I

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali Peserta Didik Dengan Pengetahuan


Dan Keterampilan Tentang Akuntansi, Prinsip
Cara Yang Digunakan Dalam Penataan
Transaksi Keuangan, Pengklasifikasiannya
Serta Proses Penyusunan Laporan Keuangan
Untuk Perusahaan Jasa Dan Perusahaan
Dagang, Dilanjutkan Dengan Pengertian Dan
Pembahasan Tentang Pos-Pos Neraca Yang
Meliputi Unsur-Unsur Aktiva Dan Hutang Jangka
Pendek Sehingga Mahasiswa Mempunyai
Konsep Dasar Dalam Praktek Akuntansi Dan
Penyusunan Laporan Keuangan.

Pokok Bahasan
1. Pengertian Akuntansi Dan Bidang-Bidang Yang Berhubungan Dengan Akuntansi
a. Akuntansi Sebagai Sistem Informasi
b. Profession Of Accountancy
c. Prinsip Dan Praktik Akuntansi
d. Transaksi Bisnis
e. Persamaan Akuntansi Dan Elemen Dasarnya
f. Laporan Keuangan Perusahaan Perorangan: Income Statement, Statement Of
Owner’s Equity, Balance Sheet, Statement Of Cash Flow
g. Laporan Keuangan Korporasi

2. Pengertian Perkiraan, Jurnal, Buku Besar, Dan Laporan Keuangan Serta Dapat
Menyimpulkan Siklus Akuntansi
a. Klasifikasi Akun
b. Chart Of Accounts
c. Sifat Akun
d. Jurnal
e. Neraca Percobaan

3. Siklus Akuntansi Dan Menyusun Langkah-Langkah Yang Harus Dilakukan Sebelum


Melakukan Tutup Buku Untuk Penyusunan Laporan Keuangan
a. Prinsip Penandingan
b. Sifat Proses Penyesuaian
c. Jurnal Penyesuaian
d. Worksheet
e. Financial Statement
f. Jurnal Dan Posting Ayat Jurnal Penyesuaian
g. Jurnal Penutup
h. Tahun Fiscal

4. Karakteristik Perusahaan Dagang Dan Perlakuan Akuntansinya


a. Akuntansi Untuk Pembelian
b. Akuntansi Untuk Penjualan
c. Biaya Transportasi & Pajak Penjualan
d. Pelaporan Periodik Untuk Perusahaan Dagang
e. Sistem Persediaan
f. Penyesuaian Persediaan
g. Penyesuaian Untuk Deferrals Dan Accruals
h. Worksheet Untuk Perusahaan Dagang

28 

 
5. Langkah-Langkah Yang Harus Dilakukan Pada Saat Tutup Buku Pada Perusahaan
Dagang
a. Laporan Keuangan Untuk Perusahaan Dagang: Income Statement, Retained
Earnings Statement, Balance Sheet
b. Jurnal Penyesuaian
c. Jurnal Penutup
d. Jurnal Balik
e. Interim Statement
f. Koreksi Kesalahan

6. Sistem Akuntansi Dan Buku Besar Pembantu Dan Jurnal Khusus


a. Prinsip-Prinsip Sistem Akuntansi
b. Instalasi Dan Revisi Siatem Akuntansi
c. Struktur Pengendalian Intern
d. Metode Pemrosesan Data
e. Buku Besar Pembantu Dan Jurnal Khusus.
f. Modifikasi Sistem Akuntansi Lain

7. Perkiraan Kas Dan Pengendaliaannya


a. Pengendalian Kas
b. Pengendalian Intern Terhadap Penerimaan Kas
c. Pengendalian Inern Terhadap Pengeluaran Kas
d. Transaksi Kas Dan Electronic Fund Transfer

8. Klasifikasi Dan Metode-Metode Yang Berhubungan Dengan Perlakuan Akuntansi Untuk


Piutang Dan Investasi Sementara
a. Klasifikasi Piutang
b. Pengendalian Piutang
c. Karakteristik Notes Receivables
d. Akuntansi Untuk Notes Receivables
e. Piutang Tak Tertagih
f. Allowance Method Of Accounting For Uncollectibles
g. Direct Method Of Accounting For Uncollectibles
h. Temporary Investments
i. Temporary Investments Dan Receivables Di Neraca

9. Pengertian, Penilaian, Dan Metode Yang Digunakan Dalam Perlakuan Akuntansi Untuk
Persediaan
a. Importance Of Inventories
b. Inventory Systems
c. Menentukan Kuantitas Aktual Dalam Persediaan
d. Menentukan Cost Of Inventory
e. Inventory Costing Methods Under A Periodic System
f. Accounting For Reporting Inventory Under A Perpetual System
g. Penilaian Persediaan Selain Berdasar Cost
h. Penyajian Persediaan Pada Neraca
i. Estimating Inventory Cost

10. Karakteristik, Harga Perolehan, Metode Penyusutan, Dan Pelaporan Aktiva Tetap
a. Perolehan Plant Assets
b. Depresiasi
c. Akuntansi Untuk Depresiasi
d. Composite-Rate Depreciation Method
e. Capital And Revenue Expenditure
f. Disposal Of Plant Assets
g. Perolehan Plant Assets Melalui Leasing
h. Deplesi
i. Intangible Assets
29 

 
j. Pelaporan Di Laporan Keuangan

11. Karakteristik Kewajiban Jangka Pendek Dan Perlakuan Akuntansinya


a. Payroll Dan Payroll Taxes
b. Sistem Akuntansi Untuk Payroll Dan Payroll Taxes
c. Liability For Employee’s Fringe Benefits
d. Short –Term Notes Payables
e. Product Warranty Liability

30 

 
Nama Program : Program D III Keuangan Spesialisasi Akuntansi
Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Lab. Pengantar Akuntansi I

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali Peserta Didik Dengan Pengetahuan


Dan Keterampilan Tentang Akuntansi, Prinsip
Cara Yang Digunakan Dalam Penataan
Transaksi Keuangan, Pengklasifikasiannya Serta
Proses Penyusunan Laporan Keuangan Untuk
Perusahaan Jasa Dan Perusahaan Dagang,
Dilanjutkan Dengan Pengertian Dan
Pembahasan Tentang Pos-Pos Neraca Yang
Meliputi Unsur-Unsur Aktiva Dan Hutang Jangka
Pendek Sehingga Mahasiswa Mempunyai
Konsep Dasar Dalam Praktek Akuntansi Dan
Penyusunan Laporan Keuangan.

Pokok Bahasan
1. Pengertian Akuntansi Dan Bidang-Bidang Yang Berhubungan Dengan Akuntansi
a. Akuntansi Sebagai Sistem Informasi
b. Profession Of Accountancy
c. Prinsip Dan Praktik Akuntansi
d. Transaksi Bisnis
e. Persamaan Akuntansi Dan Elemen Dasarnya
f. Laporan Keuangan Perusahaan Perorangan: Income Statement, Statement Of
Owner’s Equity, Balance Sheet, Statement Of Cash Flow
g. Laporan Keuangan Korporasi

2. Pengertian Perkiraan, Jurnal, Buku Besar, Dan Laporan Keuangan Serta Dapat
Menyimpulkan Siklus Akuntansi
a. Klasifikasi Akun
b. Chart Of Accounts
c. Sifat Akun
d. Jurnal
e. Neraca Percobaan

3. Siklus Akuntansi Dan Menyusun Langkah-Langkah Yang Harus Dilakukan Sebelum


Melakukan Tutup Buku Untuk Penyusunan Laporan Keuangan
a. Prinsip Penandingan
b. Sifat Proses Penyesuaian
c. Jurnal Penyesuaian
d. Worksheet
e. Financial Statement
f. Jurnal Dan Posting Ayat Jurnal Penyesuaian
g. Jurnal Penutup
h. Tahun Fiscal

4. Karakteristik Perusahaan Dagang Dan Perlakuan Akuntansinya


a. Akuntansi Untuk Pembelian
b. Akuntansi Untuk Penjualan
c. Biaya Transportasi & Pajak Penjualan
d. Pelaporan Periodik Untuk Perusahaan Dagang
e. Sistem Persediaan
f. Penyesuaian Persediaan
g. Penyesuaian Untuk Deferrals Dan Accruals
h. Worksheet Untuk Perusahaan Dagang

31 

 
5. Langkah-Langkah Yang Harus Dilakukan Pada Saat Tutup Buku Pada Perusahaan
Dagang
a. Laporan Keuangan Untuk Perusahaan Dagang: Income Statement, Retained
Earnings Statement, Balance Sheet
b. Jurnal Penyesuaian
c. Jurnal Penutup
d. Jurnal Balik
e. Interim Statement
f. Koreksi Kesalahan

6. Sistem Akuntansi Dan Buku Besar Pembantu Dan Jurnal Khusus


a. Prinsip-Prinsip Sistem Akuntansi
b. Instalasi Dan Revisi Siatem Akuntansi
c. Struktur Pengendalian Intern
d. Metode Pemrosesan Data
e. Buku Besar Pembantu Dan Jurnal Khusus.
f. Modifikasi Sistem Akuntansi Lain

7. Perkiraan Kas Dan Pengendaliaannya


a. Pengendalian Kas
b. Pengendalian Intern Terhadap Penerimaan Kas
c. Pengendalian Inern Terhadap Pengeluaran Kas
d. Transaksi Kas Dan Electronic Fund Transfer

8. Klasifikasi Dan Metode-Metode Yang Berhubungan Dengan Perlakuan Akuntansi Untuk


Piutang Dan Investasi Sementara
a. Klasifikasi Piutang
b. Pengendalian Piutang
c. Karakteristik Notes Receivables
d. Akuntansi Untuk Notes Receivables
e. Piutang Tak Tertagih
f. Allowance Method Of Accounting For Uncollectibles
g. Direct Method Of Accounting For Uncollectibles
h. Temporary Investments
i. Temporary Investments Dan Receivables Di Neraca

9. Pengertian, Penilaian, Dan Metode Yang Digunakan Dalam Perlakuan Akuntansi Untuk
Persediaan
a. Importance Of Inventories
b. Inventory Systems
c. Menentukan Kuantitas Aktual Dalam Persediaan
d. Menentukan Cost Of Inventory
e. Inventory Costing Methods Under A Periodic System
f. Accounting For Reporting Inventory Under A Perpetual System
g. Penilaian Persediaan Selain Berdasar Cost
h. Penyajian Persediaan Pada Neraca
i. Estimating Inventory Cost

10. Karakteristik, Harga Perolehan, Metode Penyusutan, Dan Pelaporan Aktiva Tetap
a. Perolehan Plant Assets
b. Depresiasi
c. Akuntansi Untuk Depresiasi
d. Composite-Rate Depreciation Method
e. Capital And Revenue Expenditure
f. Disposal Of Plant Assets
g. Perolehan Plant Assets Melalui Leasing
h. Deplesi
a. Intangible Assets
b. Pelaporan Di Laporan Keuangan
32 

 
11. Karakteristik Kewajiban Jangka Pendek Dan Perlakuan Akuntansinya
a. Payroll Dan Payroll Taxes
b. Sistem Akuntansi Untuk Payroll Dan Payroll Taxes
c. Liability For Employee’s Fringe Benefits
d. Short –Term Notes Payables
e. Product Warranty Liability

33 

 
Nama Program : Program D III Keuangan Spesialisasi Akuntansi
Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Pengantar Akuntansi II

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Setelah mengikuti mata pelajaran ini, mahasiswa
diharapkan mampu memahami transaksi
keuangan yang ada dalam Partnership dan PT
(Perseroan), Hutang Obligasi dan Investasi
dalam Surat Hutang Obligasi, Laporan Arus Kas,
pengantar akuntansi manajerial dan Job Order
Cost System serta mampu mengoperasikan
Software MYOB Accounting dalam pencatatan
dan pelaporan keuangan perusahaan.

Pokok Bahasan
1. Partnership
a. Karakteristik, keuntungan dan kerugian partnership
b. Akuntansi untuk partnership
c. Pembagian net income atau net loss
d. Partnership dissolution
e. Likuidasi partnership
f. Penyajian laporan keuangan partnership

2. Perusahaan korporasi
a. Karakteristik dan Pembentukan korporasi
b. Stockholder’s equity
c. Source of Paid In Capital
d. Karakteristik Capital Stock
e. Penerbitan Capital Stock
f. Transaksi Saham Treasury (Treasury Stock)
g. Stock Split
h. Perlakuan akuntansi untuk dividen

3. Penyusunan laporan keuangan perusahaan korporasi


a. Melaporkan unusual items dalam laporan keuangan
b. Earnings per common share
c. Appropriation of Retained Earnings
d. Comprehensive Income

4. Akuntansi untuk investasi dalam saham


a. Investasi pada saham
b. Akuntansi untuk investasi jangka panjang pada saham

5. Hutang Obligasi dan Investasi dalam surat hutang obligasi


a. Pendanaan korporasi
b. Karakteristik obligasi
c. Konsep Present Value dan penerapannya pada Bonds Payable
d. Akuntansi untuk Bonds Payable
e. Bond Sinking Fund
f. Bond Redemption
g. Investasi pada obligasi
h. Penyajian Bonds Payable dan Investment in Bonds di Neraca
i. Appendix: Effective Interest Method of Amortization

34 

 
6. Laporan Arus Kas
a. Tujuan Laporan Arus Kas
b. Item-item Pelaporan arus kas
c. Laporan Arus Kas – Indirect Method
d. Laporan Arus Kas – Direct Method

7. Job Order Cost System


a. Perbedaan Financial Accounting dan Managerial Accounting
b. Istilah dan Komponen Biaya Manufaktur
c. Overview Sistem Akuntansi Biaya
d. Job order cost system untuk perusahaan manufaktur
e. Job order cost system untuk perusahaan jasa

8. Software MYOB Accounting


a. Instalasi Software Myob Accounting
b. Membuat File Data Akuntansi Perusahaan
c. Melakukan Setting:
d. Kode Pajak
e. Accounts Dan Banking Accounts
f. Purchase Accounts
g. Payroll Accounts
h. Daftar Relasi (Card File)
i. Daftar Persediaan
j. Saldo Awal Akun-Akun

9. Pencatatan Transaksi Keuangan menggunakan Software MYOB Accounting


a. Jurnal umum
b. Jurnal pembelian
c. Jurnal penjualan
d. Transaksi terkait bank
e. Transaksi payroll
f. Transaksi terkait inventory
g. Time billing

10. Verifikasi Pencatatan Transaksi dan Pencetakan Laporan Keuangan mengggunakan


Software MYOB Accounting
a. Verifikasi pencatatan transaksi
b. Pencetakan laporan laba rugi
c. Pencetakan neraca

35 

 
Nama Program : Program D III Keuangan Spesialisasi Akuntansi
Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Lab. Pengantar Akuntansi II

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan


keterampilan dasar berbahasa inggris yang dapat
mendukung prestasi akademiknya.

Pokok Bahasan
1. Kewajiban lancar
a. Sifat kewajiban lancar
b. Wesel bayar dan kewajiban lancar lainnya
c. Kewajiban kontinjensi
d. Kewajiban pajak

2. Partnership
a. Karakteristik, keuntungan dan kerugian partnership
b. Akuntansi untuk partnership
c. Pembagian net income atau net loss
d. Partnership dissolution
e. Likuidasi partnership
f. Penyajian laporan keuangan partnership

3. Perusahaan korporasi
a. Karakteristik dan Pembentukan korporasi
b. Stockholder’s equity
c. Source of Paid In Capital
d. Karakteristik Capital Stock
e. Penerbitan Capital Stock
f. Transaksi Saham Treasury (Treasury Stock)
g. Stock Split
h. Perlakuan akuntansi untuk dividen

4. Pajak penghasilan, item yang tidak biasa, dan investasi dalam saham
a. Pajak penghasilan perusahaan
b. Melaporkan unusual items dalam laporan keuangan
c. Earnings per common share
d. Appropriation of Retained Earnings
e. Comprehensive Income
f. Akuntansi investasi dalam saham

5. Hutang Obligasi dan Investasi dalam surat hutang obligasi


a. Pendanaan korporasi
b. Karakteristik obligasi
c. Konsep Present Value dan penerapannya pada Bonds Payable
d. Akuntansi untuk Bonds Payable
e. Bond Sinking Fund
f. Bond Redemption
g. Investasi pada obligasi
h. Penyajian Bonds Payable dan Investment in Bonds di Neraca
i. Appendix: Effective Interest Method of Amortization

6. Laporan Arus Kas


a. Tujuan Laporan Arus Kas
b. Item-item Pelaporan arus kas
c. Laporan Arus Kas – Indirect Method
d. Laporan Arus Kas – Direct Method
36 

 
7. Akuntansi manajemen dan aplikasinya: Job Order Cost System
a. Perbedaan Financial Accounting dan Managerial Accounting
b. Istilah dan Komponen Biaya Manufaktur
c. Overview Sistem Akuntansi Biaya
d. Job order cost system untuk perusahaan manufaktur
e. Job order cost system untuk perusahaan jasa

8. Setting awal Software MYOB Accounting


a. Instalasi Software MYOB Accounting
b. Membuat file data akuntansi perusahaan
c. Melakukan setting:
d. kode pajak
e. accounts dan banking accounts
f. purchase accounts
g. payroll accounts
h. daftar relasi (card file)
i. daftar persediaan
j. saldo awal akun-akun

9. Transaksi Keuangan menggunakan Software MYOB Accounting


a. Jurnal Umum
b. Jurnal Pembelian
c. Jurnal Penjualan
d. Transaksi terkait Bank
e. Transaksi Payroll
f. Transaksi terkait Inventory
g. Time Billing

10. Verifikasi Pencatatan Transaksi dan Pencetakan Laporan Keuangan mengggunakan


Software MYOB Accounting
a. Verifikasi Pencatatan Transaksi
b. Pencetakan Laporan Laba Rugi
c. Pencetakan Neraca

37 

 
Nama Program : Program D III Keuangan Spesialisasi Akuntansi
Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Keuangan Publik

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali peserta didik dengan pengetahuan


tentang teori peranan keuangan pemerintah,
penerimaan dan pengeluaran pemerintah, utang
negara, kebijakan fiskal, dan perimbangan
keuangan antara pusat dan daerah.
Pokok Bahasan

1. Peranan Keuangan Pemerintah


a. Peranan Pemerintah Dalam Perekonomian
b. Kepincangan-Kepincangan Dalam Mekanisme Pasar
c. Eksternalitas Dan Barang Publik
d. Macam-Macam Kegiatan Pemerintah

2. Pengeluaran Pemerintah
a. Kegiatan Dan Pengeluaran Pemerintah Selalu Meningkat
b. Efisiensi Dalam Pengeluaran Negara
c. Kebijakan Subsidi
d. Pengaruh Subsidi Barang Dalam Jumlah Tertentu
e. Klasifikasi Pengeluaran Pemerintah

3. APBN
a. Pengertian Anggaran
b. Kebijakan Anggaran
c. Kebijakan Apbn, Pengalaman Di Indonesia

4. Analisa Biaya Dan Manfaat


a. Kriteria Investasi
b. Macam Manfaat Dan Biaya Suatu Proyek
c. Mengenal Dan Mengukur Manfaat Suatu Proyek
d. Mengenal Dan Mengukur Biaya Suatu Proyek
e. Menentukan Waktu Dan Bunga Diskonto

5. Penerimaan Pemerintah
a. Sumber-Sumber Penerimaan Negara
b. Distribusi Beban Pemerintah
c. Sistem Perpajakan Dan Politik Pajak
d. Penggeseran Beban Pajak
e. Hubungan Antara Penjual/Produsen Dengan Pasar
f. Kesejahteraan Yang Hilang Karena Pajak

6. Pajak Langsung Dan Pajak Tidak Langsung


a. Pengertian Pajak Langsung Dan Pajak Tidak Langsung
b. Pejak Langsung Dan Pajak Tidak Langsung Sebagai Sumber Penerimaan Negara
c. Pengaruh Pajak Langsung Dan Pajak Tidak Langsung Terhadap Kesejahteraan
Konsumen
d. Pajak Penghasilan
e. Pajak Kekayaan
f. Pajak Pertambahan Nilai
g. Pajak Bumi Dan Bangunan

7. Penentuan Harga Barang Oleh Pemerintah


a. Penetuan Harga Barang Publik
b. Kebijakan Harga Hasil Pertanian
38 

 
8. Pengaruh Pajak Dalam Perekonomian
a. Pengaruh Pajak Terhadap Produksi
b. Pengaruh Pajak Terhadap Distribusi Pendapatan
c. Pengaruh Pajak Terhadap Keinginan Untuk Bekerja
d. Macam Dan Ciri Utang Negara

9. Utang Negara
a. Macam Dan Ciri Utang Negara
b. Sumber Pinjaman Negara
c. Masalah Pengelolaan Negara

10. Masalah Kebijakan Fiscal


a. Asal Mula Kebijakan Fiskal
b. Macam-Macam Kebijakan Fiskal
c. Tujuan Kebijakan Fiskal
d. Konflik Antara Stabilitas Dan Kesempatan
e. Kaitan Kebijakan Fiskal Dan Moneter

11. Hubungan Pembangunan Ekonomi Dan Pinjman Luar Negeri


a. Pendahuluan
b. Pinjaman Luar Negeri Sebagai Sumber Kapital
c. Pemilihan Antara Pinjaman Dalam Negeri Dan Pinjaman Luar Negeri
d. Pinjaman Luar Negeri Dan Inflasi
e. Kapasitas Untuk Memabyar Utang Luar Negeri Indonesia
f. Meringankan Beban Pinjaman
g. Posisi Utang-Utang Indonesia Di Antara Negara-Negara Asean
h. Pembayaran Utang Luar Negeri Dan Bunga Dalam Hubungannya Dengan Apbn
i. Kesimpulan

12. Distribusi Pendapatan


a. Pro Dan Kontra Redistribusi Pendapatan
b. Beberapa Kesulitan Pengukuran Ketidakmerataan
c. Teknik Redistribusi Pendapatan
d. Pengaruh Kebijakan Redistribusi Pendapatan Terhadap Keinginan Untuk Bekerja,
Biaya Sosial Dan Pembebanan Pajak

13. Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dan Daerah


a. Transfer Pemerintah Pusat Ke Pemerintah Daerah
b. Besarnya Transfer Pemerintah Pusat Ke Pemerintah Daerah
c. Bantuan Pemerintah Dan Pembangunan Daerah Yang Seimbang
d. Bantuan Pusat “Tax Effort” Dan “Fiscal Need”
e. Ikhtisar Dan Kesimpulan

39 

 
Nama Program : Program D III Keuangan Spesialisasi Akuntansi
Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Perpajakan I

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Agar peserta kuliah dapat menjelaskan


pengertian dan fungsi pajak, hukum pajak,
Sistem pemungutan pajak, jenis pajak dan tarif
pajak, Wajib Pajak dan pengukuhan Pengusaha
Kena Pajak Pembukuan dan Pelaporan Pajak,
Pembayaran Pajak, Pemeriksaan pajak.
Penagihan Pajak dan ketetapan pajak, sengketa
pajak. Pajak Penghasilan Pasal 21, Pajak
Penghasilan Pasal 22, Penghasilan Pasal 23/26,
Pajak Penghasilan Pasal 4(2)/15 dan
menjelaskan subyek dan obyek pasal 4(2)15
beserta penghitungan PPh pasal 4(2)/15 dan
pelaporannya

Pokok Bahasan

1. Pengertian Dan Fungsi Pajak


a. Pengertian Pajak Menurut Ahli Dan Undang-Undang
b. Pengertian Pungutan Selain Pajak
c. Fungsi-Fungsi Pajak Dan Turunannya
d. Penerimaan Negara Bukan Pajak

2. Hukum Pajak Di Indonesia Beserta Fungsi Dan Tujuannya


a. Sumber Hukum Dan Perkembangan Hukum Pajak
b. Pengertian Hukum Pajak
c. Sejarah Dan Perubahan-Perubahan Hukum Pajak
d. Fungsi Dan Tujuan Hukum Pajak
e. Reformasi Perpajakan Dan Perubahan UU Pajak

3. Landasan, Filosofi Dan Penafsiran Hukum Pajak


a. Azas-Azas Di Dalam Penyusunan UU Pajak
b. Pengertian Penafsiran Hukum Pajak
c. Kegunaan Dan Tatacara Penafsiran Hukum Pajak

4. Sistem Pemungutan Pajak, Jenis Pajak Dan Tarif Pajak


a. Dasar Dan Teori Pemungutan Pajak
b. Sistem Pemungutan Pajak
c. Azas Pemungutan Pajak
d. Jenis-Jenis Pajak
e. Tarif-Tarif Pajak

5. Kewajiban Mendaftarkan Diri Menjadi Wajib Pajak Dan Pengukuhan Pengusaha Kena
Pajak
a. Pengertian Wajib Pajak
b. NPWP
c. Syarat, Tempat Dan Waktu Pendaftaran Wajib Pajak
d. Syarat, Tempat Dan Waktu Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak
e. Sanksi Tidak Mendaftarkan Diri
f. Perubahan Data Wajib Pajak, Perpindahan Tempat Usaha Wajib Pajak
g. Penghapusan NPWP Dan Pencabutan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak

40 

 
6. Pembukuan Dan Pelaporan Pajak
a. Pengertian Pembukuan Dan Pencatatan
b. Kewajiban Pembukuan Bagi Wajib Pajak
c. Surat Pemberitahauan (SPT)
• Kewajiban Penyampaian SPT
• Tatacara Penyampaian SPT
d. Sanksi -Sanksi

7. Pembayaran Pajak
a. Kewajiban Pembayaran Pajak
b. Surat Setoran Pajak
c. Sanksi Keterlambatan Pembayaran
d. Sanksi Tidak Melakukan Pembayaran Pajak

8. Pemeriksaan Pajak Dan Ketetapan Pajak


a. Pengertian Pemeriksaan Pajak
b. Hak Dan Kewajiban Dalam Pemeriksaan Pajak
c. STP
d. SKPKB
e. SKPKBT
f. SKPLB
g. SKPN

9. Penagihan Pajak
a. Pengertian Penagihan Pajak
b. Dasar-Dasar Penagihan Pajak
c. Angsuran Dan Penundaan Pembayaran Pajak
d. Tindakan Penagihan Pajak Dari Penerbitan Surat Teguran Sampai Dengan
Pelaksanaan Lelang

10. Sengketa Pajak


a. Pengertian Pembetulan Ketetapan Pajak
b. Tatacara Pembetulan Ketetapan Pajak
c. Pengertian Pengurangan Dan Atau Penghapusan Sanksi Administrasi
d. Tatacara Pengurangan Dan Atau Pengh Sanksi Adm
e. Pengertian Keberatan
f. Tatacara Dan Syarat Pengajuan Permohonan Keberatan
g. Surat Keputusan Keberatan
h. Pengertian Banding
i. Tatacara Dan Syarat Pengajuan Permohonan Banding
j. Putusan Banding

11. Pengertian Pajak Penghasilan (Pph) Dan Latar Belakang Pemotongan Dan Pemungutan
Pph
a. Pengertian Pph
b. Latar Belakang Pemotongan Dan Pemungutan Pph
c. Pemotong Dan Pemungut Pph
d. Pph Pasal 21, Pasal 22, Pasal 23/26 Dan Pph Pasal 4(2)

12. Pengertian Pajak Penghasilan Pasal 21 Dan Menjelaskan Subyek, Non Subyek, Obyek
Dan Non Obyek Pph Pasal 21 Beserta Komponen Penghitungan Pph Pasal 21 Pegawai
Tetap
a. Pengertian Pph Pasal 21
b. Pemotong Pph Pasal 21 Yang Dipotong Pph Pasal 21 Dan Penghasilan Yang
Merupakan Obyek Pph Ps 21
c. Bukan Pemotong Pph Pasal 21, Bukan Yang Dipotong
d. Pph Pasal 21 Dan Penghasilan Yang Non Obyek Pph Pasal 21
e. Penghitungan Pph Pasal 21 Pegawai Tetap Disetahunkan Penghitungan Pph Pasal
21 Pegawai Tetap Tidak Disetahunkan
41 

 
f. Penghitungan Pph Pasal 21 Non Pegawai Tetap
g. Penghitungan Pph Pasal 21 Bukan Pegawai
h. Penghitungan Pph Pasal 21 Tenaga Ahli Penghitungan Pph Pasal 21 Yang Bersifat
Final

13. Pengertian Pajak Penghasilan Pasal 22 Dan Menjelaskan Subyek, Non Subyek, Obyek
Dan Non Obyek Pph Pasal 22 Beserta Penghitungan Pph Pasal 22 Dan Pelaporannya
a. Pengertian Pph Pasal 22
b. Subyek Dan Obyek Pph Ps 22 Non Subyek Dan Non Obyek Pph Pasal 22
c. Penghitungan Pph Pasal 22
d. Pelaporan Pph Pasal 22

14. Pengertian Pajak Penghasilan Pasal 23/26 Dan Menjelaskan Subyek, Non Subyek,
Obyek Dan Non Obyek Pph Pasal 23/26 Beserta Penghitungan Pph Pasal 23/26 Dan
Pelaporannya
a. Pengertian Pph Pasal 23/26
b. Subyek Dan Obyek Pph Pasal 23/26, Non Subyek Dan Non Obyek Pph Pasal 23/26
c. Penghitungan Pph Pasal 23/26
d. Pelaporan Pph Pasal 23/26
15. Pengertian Pajak Penghasilan Pasal 4(2)/15 Dan Menjelaskan Subyek Dan Obyek Pasal
4(2)/ 15 Beserta Penghitungan Pph Pasal 4(2)/15 Dan Pelaporannya
a. Pengertian Pph Pasal 4(2)/15
b. Subyek Dan Obyek Pph Pasal 4(2)/15
c. Penghitungan Pph Pasal 4(2)/15
d. Pelaporan Pph Pasal 4(2)/15

42 

 
Nama Program : Program Diploma III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Perpajakan II

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Agar pesrta kuliah mampu menjelaskan


pengertian PPh beserta subyek, obyek dan
penghitungannya, ketentuan bea materai,
Pengertian PPN beserta subyek, obyek dan
penghitungannya, pengertian PBB beserta
subyek, obyek dan penghitungannya

Pokok Bahasan
1. Pengertian Pajak Penghasilan (PPh) Dan Subjek PPh
a. Pengertian PPh Dan Perkembanganya
b. Penggolongan Subjek Pajak
c. Perbedaan WPDN Dan WPLN Non Subjek Pajak

2. Objek PPh
a. Pengertian Dan Pengelompokan Penghasilan
b. Obyek Pajak Bersifat Non Final
c. Obyek Pajak Bersifat Final Pajak
d. Non Obyek Pajak
e. Penghasilan Bentuk Usaha Tetap

3. Penghitungan PPh Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi Non Usahawan


a. Wajib Pajak Orang Pribadi
b. Karyawan
c. PTKP Dan Penggabungan
d. Penghasilan
e. Kredit Pajak Dan Zakat

4. Penghitungan PPh Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi Usahawan Yang Tidak
Menyelenggarakan Pembukuan
a. Norma Penghitungan
b. Penghasilan Neto.
c. Wajib Pajak Orang Pribadi
d. Pengusaha Tertentu
e. Kredit Pajak
f. Penghitungan Pph Pasal 29 Dan 25

5. Biaya-Biaya Yang Boleh Dan Yang Tidak Boleh Dikurangkan Dari Penghasilan Bruto
a. Biaya-Biaya Yang Boleh Dikurangkan (Deductible Expense)
b. Penyusutan Dan Amortisasi
c. Biaya-Biaya Yang Tidak Boleh Dikurangkan (Nondeductible Exp)

6. Penghitungan PPh Bagi Wajib Pajak Badan


a. Omzet Usaha Dan Harga
b. Pokok Penjualan
c. Penghasilan Dari Ln Dan Pph Pasal 24
• Kompensasi Kerugian
• Kredit Pajak
d. Penghitungan PPh Pasal 29 Dan 25
43 

 
7. Wajib Pajak Yang Semata-Mata Mempunyai Penghasilan Bersifat Final Dan Ketentuan
Tentang Revaluasi Aktiva Tetap
a. Penghasilan Bersifat Final
b. Penghitungan Pph Terutang Untuk Wp Yang Mempunyai Penghasilan Yang Bersifat
Non Final Sekaligus Bersifat Final
c. Pengertian Revaluasi Aktiva Tetap
d. Penghitungan Pph Atas Revaluasi Aktiva Tetap

8. Ketentuan Yang Mengatur Tentang Bea Meterai


a. Dasar Hukum
b. Pengertian Bea Meterai
c. Obyek Bea Meterai
d. Jenis Bea Meterai
e. Saat Terutang
f. Saat Pelunasan
g. Cara Melunasi Bea Meterai
h. Sanksi-Sanksi

9. Pengertian PPN Dan Karakteristiknya


a. Pengertian PPN
b. Dasar Hukum PPN
c. Karakteristik PPN

10. Obyek PPN Dan Bukan Obyek Ppn Serta Subyek PPN
a. Terminologi Bkp/Non Bkp Dan Jkp/Non Jkp, Daerah
b. Pabean, Penyerahan Bkp/Jkp Dan Kegiatan Usaha/Pekerjaan
c. Obyek PPN Dan Perkembangan Obyek Ppn
d. Subyek PPN
e. Pengusaha Kecil
f. Hubungan Istimewa
g. Pemungut PPN

11. Saat Dan Tempat Pajak Terutang


a. Saat Terjadi Penyerahan
b. Saat Pajak Terutang
c. Saat Pembuatan Faktur Pajak
d. Tempat Pajak Terutang Pemusatan Tempat Pajak Terutang

12. Pengertian Faktur Pajak Dan Dasar Pengenaan Pajak


a. Pengertian Dan Macam Faktur Pajak
b. Saat Pembuatan Faktur Pajak
c. Persyaratan Formil Dan
d. Materiil Faktur Pajak
e. Sanksi-Sanksi
f. Pengertian Dan Macam Dasar Pengenaan Pajak

13. Pengkreditan Pajak Masukan, Penghitungan Ppn Dan PPN


a. Tatacara Pengkreditan Pajak Masukan
b. Kriteria Pajak Masukan Yang Dapat/Tidak Dapat Dikreditkan
c. Penghitungan PPN
d. Karakterisitik PPNBM

44 

 
e. Obyek Dan Tarif PPNBM
f. Penghitungan PPNBM

14. Pengertian Pajak Bumi Dan Bangunan (PBB), Obyek PBB, Dan Subyek PBB
a. Pengertian PBB,
b. Bumi, Bangunan, NJOP, SPOP
c. SPPT
d. Obyek Yg Dikenakan, Tidak Dikenakan, Dan NJOPTKP
e. Pengertian Subjek Pajak
f. Kriteria Subyek Pajak Yang Dapat Ditunjuk sebagai WP

15. Penghitungan PBB, Saat Dan Tempat PBB Terutang, Pelunasan PBB, Penghitungan
Sanksi, Penagihan, Keberatan, Banding Dan Pengurangan PBB
a. Penghitungan PBB
b. Saat Dan Tempat PBB Terutang
c. Penghitungan Sanksi
d. Penagihan
e. Keberatan
f. Banding
g. Pengurangan

16. Pengertian Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (BPHTB), Subyek Dan
Obyek, Penghitungan, Keberatan, Banding Dan Pengurangan
a. Pengertian Pph Pasal 4(2)/15
b. Subyek Dan Obyek Pph Pasal 4(2)/15
c. Penghitungan Pph Pasal 4(2)/15
d. Pelaporan Pph Pasal 4(2)/15

45 

 
Nama Program : Program Diploma III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata kuliah : Manajemen Keuangan

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Agar peserta kuliah mampu untuk menjelaskan
prinsip-prinsip dasar manajemen keuangan,
tujuan perusahaan, manajemen investasi,
manajemen pembiayaan, dan kebijakan dividen.

Pokok Bahasan
1. Pengantar Manajemen Keuangan
a. Definisi manajemen keuangan
b. Tujuan perusahaan
c. Bentuk-bentuk organisasi perusahaan
d. Sepuluh aksioma yang mendasari manajemen keuangan

2. Laporan Keuangan, Pajak, dan Arus Kas


a. Laporan laba rugi dan neraca
b. Pajak perusahaan
c. Arus kas bebas

3. Evaluasi Kinerja Keuangan Perusahaan dan Cara-cara menghitung GDP


a. Analisis rasio keuangan
b. Analisis dupont

4. Peramalan, Perencanaan dan Penganggaran


a. Peramalan Keuangan
b. Tingkat Pertumbuhan yang Dapat Dicapai
c. Perencanaan keuangan dan anggaran
d. Nilai Waktu dari Uang
e. Nilai yang akan datang, metode pembungaan, dan nilai tunai
f. Anuitas dan perpetuitas
g. Tingkat bunga

5. Risiko dan Imbal Hasil


a. Tingkat imbal hasil yang diharapkan
b. Risiko, diversifikasi, dan risiko pasar
c. Portofolio beta dan tingkat imbal hasil yang diminta investor
d. Efek inflasi atas tingkat imbal hasil dan hubungan waktu dan tingkat bunga

6. Penilaian Obligasi
a. Definisi nilai dan proses dasar penilaian
b. Jenis dan karakteristik obligasi
c. Nilai obligasi dan yield to maturity
d. Lima hubungan penting pada penilaian obligasi

7. Penilaian Saham
a. Jenis dan ciri saham preferen
b. Nilai saham preferen
c. Karakteristik saham biasa
d. Nilai saham biasa
e. Tingkat imbal hasil yang diharapkan pemegang saham
f. Hubungan antara nilai dan penghasilan

8. Kriteria Pengambilan Keputusan Penganggaran Modal Cara menurunkan


a. Metode payback period
b. Metode net present value

46 

 
c. Metode profitability index
d. Metode internal rate of return
e. Arus Kas dan Topik Lain Dalam Penganggaran Modal

9. Arus Kas dan Topik Lain Dalam Penganggaran Modal


a. Menghitung arus kas bebas proyek
b. Pengaruh keterbatasan modal
c. Proyek yang bersifat mutually exclusive

10. Analisis Risiko dalam Penganggaran Modal


a. Risiko dan keputusan investasi
b. Metode memasukkan risiko ke dalam penganggaran modal
c. Pendekatan lain untuk mengevaluasi risiko dalam penganggaran modal

11. Biaya Modal


a. Konsep dan definisi biaya modal
b. Menghitung biaya modal individual dan biaya modal rata-rata tertimbang
c. Menggunakan cost of capital perusahaan untuk mengevaluasi investasi baru

12. Pengelolaan Nilai Pemegang saham


a. Penilaian perusahaan – kunci penciptaan nilai perusahaan
b. Menjelaskan pemicu nilai
c. Economic value added (EVA)
d. Kompensasi berdasarkan kinerja

13. Analisis dan Pengaruh dari Leverage


a. Risiko keuangan dan risiko bisnis
b. Analisis titik impas
c. Analisis leverage operasi, keuangan, dan gabungan

14. Kebijakan Dividen dan Pembiayaan Internal


a. Perencanaan Struktur Keuangan Perusahaan
b. Teori struktur modal
c. Agency cost dan nilai perusahaan
d. Alat dasar pengelolaan struktur modal

15. Kebijakan Dividen dan Pembiayaan Internal


a. Kebijakan dividen
b. Pengaruh kebijakan dividen terhadap harga saham
c. Kebijakan dividen dalam praktek
d. Dividen saham dan pemecaham saham
e. Pembelian kembali saham

16. Pengelolaan Modal Kerja dan Sumber Dana jangka Pendek


a. Mendefinisikan modal kerja bersih
b. Trade off dalam hal tingkat risiko dan return pada pengelolaan modal kerja
c. Prinsip hedging dalam pengelolaan modal kerja
d. Mernghitung biaya kredit jangka pendek

17. Pengelolaan Kas dan Surat Berharga,


a. Tujuan pengelolaan kas
b. Menganalisa mekanisme-mekanisme yang berbeda untuk pengelolaan prosedur
penerimaan dan pengeluaran kas
c. Menetapkan komposisi surat berharga yang mudah dijual yang bijak

18. Pengelolaan Piutang dan Persedian


a. Faktor penentu dalam pengelolaan piutang
b. Alasan perusahaan mempunyai persediaan

47 

 
c. Menyimpulkan pengaruh Total Quality Management terhadap pengelolaan
persediaan

19. Term Loan dan Leases


a. Karakteristik dasar term loan.
b. Menghitung komponen pokok dan bunga dalam hutang cicilan
c. Jenis-jenis dasar perjanjian lease
d. Menghitung keuntungan bersih leasing dibandingkan membeli aset
e. Sumber potensi keuntungan ekonomi leasing dibandingkan pembelian

48 

 
Nama Program : Program Diploma III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Akuntansi Keuangan Menengah I

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali peserta didik dengan pengetahuan


tentang konsep dan praktik akuntansi yang
menyangkut kerangka kerja konseptual, siklus
akuntansi, konsep penentuan pendapatan dan
pengukuran laba, neraca, laporan arus kas,
kas, piutang, persediaan, dan aktiva tetap
sehingga mahasiswa mempunyai konsep dasar
dalam praktik akuntansi keuangan terutama
menyangkut pos-pos aktiva.

Pokok Bahasan
1. Kerangka Konseptual Akuntansi
a. Kebutuhan Akan Suatu Kerangka Konseptual Akuntansi
b. Kerangka Konseptual Akuntansi Menurut FASB:
c. Latar Belakang
d. Tujuan Pelaporan Keuangan
e. Karakteristik Kualitatif Informasi Akuntansi
f. Unsur-Unsur Laporan Keuangan
g. Tinjauan Umum Tentang Prinsip-Prinsip Pengakuan, Pengukuran, Pelaporan
h. Asumsi-Asumsi Yang Mendasari Model Akuntansi Keuangan

2. Tahapan-Tahapan Dalam Proses Akuntansi


a. Tahap-Tahap Dalam Proses Akuntansi:
b. Pencatatan
c. Pengikhtisaran
d. Akuntansi Akrual Dan Basis Kas
e. Jurnal-Jurnal Khusus Dan Buku Besar Pembantu
f. Metode Penutupan Persediaan
g. Contoh Akuntansi Akrual Dan Basis Kas

3. Pengakuan Dan Pengukuran Laba


a. Pentingnya Pengakuan, Pengukuran Dan Pelaporan Laba
b. Penentuan Laba
c. Pengertian Laba
d. Konsep Pemeliharaan Modal Finansial
e. Konsep Pemeliharaan Modal Fisik
f. Bentuk-Bentuk Laporan Laba Rugi
g. Laporan Perubahan-Perubahan Laba Ditahan
h. Implikasi-Implikasi Kerangka Konseptual Akuntansi (SFAC #6) Terhadap Pelaporan
Laba

4. Neraca Dan Laporan Arus Kas


a. Pengertian Dan Kegunaan Neraca
b. Unsur-Unsur Neraca Dan Klasifikasinya: Aktiva, Kewajiban, Penyertaan Pemilik
c. Perkiran Offset
d. Bentuk-Bentuk Neraca
e. Pengungkapan Tambahan Untuk Neraca
f. Pengertian Dan Kegunaan Laporan Arus Kas
g. Unsur-Unsur Laporan Arus Kas
h. Metode-Metode Pelaporan Arus Kas

5. Kas Dan Investasi Jangka Pendek


a. Pengertian Dan Komposisi Kas
b. Saldo Kompensasi
c. Manajemen Dan Pengendalian Kas
49 

 
d. Kas Kecil
e. Rekonsiliasi Bank
f. Kriteria Untuk Mengklasifikasikan Investasi Jangka Pendek
g. Komposisi Investasi Jangka Pendek
h. Pencatatan Pembelian Dan Penjualan Surat Berharga Yang Dapat Dipasarkan
i. Penilaian Surat Berharga Yang Dapat Segera Dipasarkan
j. Metode Harga Perolehan
k. Metode Harga Pasar
l. Metode Harga Perolehan Atau Harga Pasar, Mana Yang Lebih Rendah

6. Piutang Dan Wesel Tagih


a. Pengertian Dan Klasifikasi Piutang
b. Pengakuan/Pencatatan Piutang
c. Penilaian Dan Pelaporan Piutang
d. Basis Penilaian
e. Metode-Metode Penilaian
f. Penaksiran Piutang Tak Tertagih
g. Penjaminan Dan Penjualan Piutang
h. Jenis-Jenis Wesel Tagih
i. Penilaian Wesel Tagih Dan Masalah-Masalah Khusus Yang Terkait
j. Pendiskontoan Wesel Tagih
k. Penyajian Piutang Dan Wesel Tagih Di Neraca

7. Persediaan, Dan Penilaiannya Berdasarkan Harga Pokok


a. Pengertian Dan Klasifikasi Persediaan
b. Sistem-Sistem Persediaan:
c. Sistem Periodek
d. Sistem Perpetual
e. Unsur-Unsur Persediaan
f. Penentuan Harga Pokok Persediaan
g. Metode-Metode Alokasi Harga Pokok Tradisional: Identifikasi Khusus, LIFO, FIFO,
dan Rata-Rata
h. Perbandingan Antara Metode-Metode Alokasi Harga Pokok Persediaan
i. Evaluasi Lifo Sebagai Suatu Metode Alokasi Harga Pokok
j. Pemilihan Suatu Metode Persediaan

8. Prosedur Taksiran Dan Penilaian Harga Pokok Berdasarkan Harga Selain Harga Pokok
a. Metode Laba Bruto
b. Metode Harga Jual Eceran
c. Metode Harga Jual Eceran Dengan Nilai Dolar/Rupiah
d. Penilaian Persediaan Berdasarkan Harga-Harga Selain Harga Pokok:
e. Metode Harga Pokok Atau Harga Pasar Yang Lebih Rendah
f. Kerugian Atas Komitmen-Komitmen Pembelian
g. Penilaian Dan Tukar Tambah Dan Pemilikan Kembali
h. Pengaruh Kesalahan-Kesalahan Dalam Pencatatan Persediaan
i. Penyajian Persediaan Di Neraca

9. Masalah-Masalah Yang Berhubungan Dengan Pengakuan Pendapatan


a. Pengakuan Pendapatan Sebelum Penyerahan Barang Atau Pelaksanaan Jasa
b. Akuntansi Untuk Kontrak-Kontrak Jangka Panjang
c. Akuntansi Untuk Kontrak-Kontrak Pembangunan Jangka Panjang
d. Akuntansi Untuk Kontrak-Kontrak Jangka Panjang Di Bidang Jasa
e. Pengakuan Pendapatan Setelah Penyerahan Barang Atau Pelaksanaan Jasa
f. Metode Penjualan Angsuran
g. Metode Pemulihan Biaya
h. Metode Tunai
i. Metode-Metode Akuntansi Sebelum Pengakuan Pendapatan
j. Metode Deposit-Umum
k. Metode Deposit-Industri Franchise
l. Penjualan Komisi/ Konsinyasi
50 

 
10. Penggunaan Dan Pengafkiran Aktiva Tetap
a. Pengertian Penyusutan
b. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Beban Penyusutan Periodik
c. Metode-Metode Penyusutan
d. Amortisasi Aktiva Tetap Tak Berwujud
e. Deplesi Sumber Daya Alam
f. Perubahan Dalam Taksiran Variabel Dlm Penyusutan
g. Penghentian Penggunaan Aktiva Tetap:
h. Melalui Penjualan
i. Melalui Pertukaran Dengan Aktiva Lain
j. Pengafkiran
k. Akun. Penggantian Kerugian Aktiva Yg Diasuransikan
l. Penyajian Informasi Aktiva Tetap Di Neraca Dan Pengungkapan Tambahan Yang
Diperlukan

51 

 
Nama Program : Program Diploma III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Lab. Akuntansi Keuangan Menengah I

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali peserta didik dengan pengetahuan


tentang konsep dan praktik akuntansi yang
menyangkut kerangka kerja konseptual, siklus
akuntansi, konsep penentuan pendapatan dan
pengukuran laba, neraca, laporan arus kas,
kas, piutang, persediaan, dan aktiva tetap
sehingga mahasiswa mempunyai konsep dasar
dalam praktik akuntansi keuangan terutama
menyangkut pos-pos aktiva.

Pokok Bahasan
1. Kerangka Konseptual Akuntansi
a. Kebutuhan Akan Suatu Kerangka Konseptual Akuntansi
b. Kerangka Konseptual Akuntansi Menurut FASB:
c. Latar Belakang
d. Tujuan Pelaporan Keuangan
e. Karakteristik Kualitatif Informasi Akuntansi
f. Unsur-Unsur Laporan Keuangan
g. Tinjauan Umum Tentang Prinsip-Prinsip Pengakuan, Pengukuran, Pelaporan
h. Asumsi-Asumsi Yang Mendasari Model Akuntansi Keuangan

2. Tahapan-Tahapan Dalam Proses Akuntansi


a. Tahap-Tahap Dalam Proses Akuntansi:
b. Pencatatan
c. Pengikhtisaran
d. Akuntansi Akrual Dan Basis Kas
e. Jurnal-Jurnal Khusus Dan Buku Besar Pembantu
f. Metode Penutupan Persediaan
g. Contoh Akuntansi Akrual Dan Basis Kas

3. Pengakuan Dan Pengukuran Laba


a. Pentingnya Pengakuan, Pengukuran Dan Pelaporan Laba
b. Penentuan Laba
c. Pengertian Laba
d. Konsep Pemeliharaan Modal Finansial
e. Konsep Pemeliharaan Modal Fisik
f. Bentuk-Bentuk Laporan Laba Rugi
g. Laporan Perubahan-Perubahan Laba Ditahan
h. Implikasi-Implikasi Kerangka Konseptual Akuntansi (SFAC #6) Terhadap Pelaporan
Laba

4. Neraca Dan Laporan Arus Kas


a. Pengertian Dan Kegunaan Neraca
b. Unsur-Unsur Neraca Dan Klasifikasinya: Aktiva, Kewajiban, Penyertaan Pemilik
c. Perkiran Offset
d. Bentuk-Bentuk Neraca
e. Pengungkapan Tambahan Untuk Neraca
f. Pengertian Dan Kegunaan Laporan Arus Kas
g. Unsur-Unsur Laporan Arus Kas
h. Metode-Metode Pelaporan Arus Kas

5. Kas Dan Investasi Jangka Pendek


a. Pengertian Dan Komposisi Kas
b. Saldo Kompensasi
c. Manajemen Dan Pengendalian Kas
52 

 
d. Kas Kecil
e. Rekonsiliasi Bank
f. Kriteria Untuk Mengklasifikasikan Investasi Jangka Pendek
g. Komposisi Investasi Jangka Pendek
h. Pencatatan Pembelian Dan Penjualan Surat Berharga Yang Dapat Dipasarkan
i. Penilaian Surat Berharga Yang Dapat Segera Dipasarkan
j. Metode Harga Perolehan
k. Metode Harga Pasar
l. Metode Harga Perolehan Atau Harga Pasar, Mana Yang Lebih Rendah

6. Piutang Dan Wesel Tagih


a. Pengertian Dan Klasifikasi Piutang
b. Pengakuan/Pencatatan Piutang
c. Penilaian Dan Pelaporan Piutang
d. Basis Penilaian
e. Metode-Metode Penilaian
f. Penaksiran Piutang Tak Tertagih
g. Penjaminan Dan Penjualan Piutang
h. Jenis-Jenis Wesel Tagih
i. Penilaian Wesel Tagih Dan Masalah-Masalah Khusus Yang Terkait
j. Pendiskontoan Wesel Tagih
k. Penyajian Piutang Dan Wesel Tagih Di Neraca

7. Persediaan, Dan Penilaiannya Berdasarkan Harga Pokok


a. Pengertian Dan Klasifikasi Persediaan
b. Sistem-Sistem Persediaan:
c. Sistem Periodek
d. Sistem Perpetual
e. Unsur-Unsur Persediaan
f. Penentuan Harga Pokok Persediaan
g. Metode-Metode Alokasi Harga Pokok Tradisional: Identifikasi Khusus, LIFO, FIFO,
dan rata-rata
h. Perbandingan Antara Metode-Metode Alokasi Harga Pokok Persediaan
i. Evaluasi LIFO Sebagai Suatu Metode Alokasi Harga Pokok
j. Pemilihan Suatu Metode Persediaan

8. Prosedur Taksiran Dan Penilaian Harga Pokok Berdasarkan Harga Selain Harga Pokok
a. Metode Laba Bruto
b. Metode Harga Jual Eceran
c. Metode Harga Jual Eceran Dengan Nilai Dolar/Rupiah
d. Penilaian Persediaan Berdasarkan Harga-Harga Selain Harga Pokok:
e. Metode Harga Pokok Atau Harga Pasar Yang Lebih Rendah
f. Kerugian Atas Komitmen-Komitmen Pembelian
g. Penilaian Dan Tukar Tambah Dan Pemilikan Kembali
h. Pengaruh Kesalahan-Kesalahan Dalam Pencatatan Persediaan
i. Penyajian Persediaan Di Neraca

9. Masalah-Masalah Yang Berhubungan Dengan Pengakuan Pendapatan


a. Pengakuan Pendapatan Sebelum Penyerahan Barang Atau Pelaksanaan Jasa
b. Akuntansi Untuk Kontrak-Kontrak Jangka Panjang
c. Akuntansi Untuk Kontrak-Kontrak Pembangunan Jangka Panjang
d. Akuntansi Untuk Kontrak-Kontrak Jangka Panjang Di Bidang Jasa
e. Pengakuan Pendapatan Setelah Penyerahan Barang Atau Pelaksanaan Jasa
f. Metode Penjualan Angsuran
g. Metode Pemulihan Biaya
h. Metode Tunai
i. Metode-Metode Akuntansi Sebelum Pengakuan Pendapatan
j. Metode Deposit-Umum
k. Metode Deposit-Industri Franchise
l. Penjualan Komisi/ Konsinyasi
53 

 
10. Penggunaan Dan Pengafkiran Aktiva Tetap
a. Pengertian Penyusutan
b. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Beban Penyusutan Periodik
c. Metode-Metode Penyusutan
d. Amortisasi Aktiva Tetap Tak Berwujud
e. Deplesi Sumber Daya Alam
f. Perubahan Dalam Taksiran Variabel Dlm Penyusutan
g. Penghentian Penggunaan Aktiva Tetap:
h. Melalui Penjualan
i. Melalui Pertukaran Dengan Aktiva Lain
j. Pengafkiran
k. Akun. Penggantian Kerugian Aktiva Yg Diasuransikan
l. Penyajian Informasi Aktiva Tetap Di Neraca Dan Pengungkapan Tambahan Yang
Diperlukan

54 

 
Nama Program : Program Diploma III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Akuntansi Keuangan Menengah II

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali peserta didik dengan pengetahuan


tentang konsep akuntansi menyangkut
pengakuan dan pelaporan atas pos-pos
kewajiban lancar, kewajiban jangka panjang,
modal saham, laba ditahan, investasi,
pengakuan pendapatan, leasing, perubahan
akuntansi dan koreksi kesalahan, laba per
saham, dan analisis laporan keuangan
sehingga mahasiswa mempunyai konsep dasar
dalam praktik akuntansi keuangan terutama
menyangkut pos-pos pasiva dan praktik bisnis
yang lain.

Pokok Bahasan
1. Pendanaan Dengan Hutang
a. Klasifikasi Dan Pengukuran Liabilities
b. Akuntansi Hutang Jangka Pendek.
c. PV Obligasi.
d. Pendanaan Dengan Obligasi.
e. Off-Balance Sheet Financing.
f. Analisis Posisi Hutang.
g. Pengungkapan Hutang.

2. Pendanaan Dengan Ekuitas


a. Jenis Dan Klasifikasi Saham
b. Penerbitan Modal Saham
c. Akuntansi Untuk Saham Treasury
d. Akuntansi Untuk Stock Rights, Warrants,Dan Options
e. Akuntansi Stock-Based Compensation
f. Stock Conversion
g. Faktor Yang Mempengaruhi Laba Ditahan
h. Akuntansi Dividen
i. Ekuitas Lainnya
j. Pengungkapan Ekuitas

3. Aktiva Tetap –Akuisisi


a. Akuntansi Untuk Pembelian Debt & Equity Securities
b. Akuisisi Aktiva Selain Dengan Kas
c. Kapitalisasi Atau Pembebanan
d. Akuntansi Aktiva Tak Berwujud
e. Penilaian Aktiva Pada Nilai Kini
f. Pengukuran Efisiensi Property, Plant, & Equipment

4. Aktiva Tetap –Penggunaan Dan Penarikan


a. Penyusutan
b. Deplesi
c. Perubahan Estimasi
d. Impairment
e. Amortisasi Dan Impairment Aktiva Tak Berwujud Yang Menjadi Subjek Amortisasi
f. Impairment Aktiva Tak Berwujud Yang Tidak Menjadi Subjek Amortisasi
g. Impairment Goodwill
h. Penarikan Aktiva
55 

 
5. Akuntansi Investasi Ke Sekuritas Hutang Dan Sekuritas Ekuitas
a. Alasan Berinvestasi
b. Klasifikasi Investasi
c. Pembelian Sekuitas
d. Pengakuan Pendapatan Dari Investasi Sekuritas
e. Akuntansi Perubahan Nilai Sekuritas
f. Penjualan Sekuritas
g. Dampak Penjualan Sekuritas
h. Transfer Sekuritas
i. Klasifikasi Dan Pengungkapan

6. Akuntansi Leasing
a. Keuntungan Dari Leasing
b. Kriteria Klasifikasi Leasing
c. Akuntansi Untuk Leasing-Lessee
d. Akuntansi Untuk Leasing-Lessor
e. Pengungkapan Untuk Leasing
f. Akuntansi Untuk Sale-Leaseback

7. Earning Per Share (EPS)


a. Struktur Modal Sederhana Dan Kompleks
b. Basic EPS
c. Diluted EPS
d. Efek Dari Actual Exercise Or Conversion
e. Multiple Potentially Dilutive Securities
f. Penyajian Di Laporan Keuangan
g. Ilustrasi Komprehensif Multiple Potentially Dilutive Securities

8. Perubahan Akuntansi Dan Koreksi Kesalahan


a. Perubahan Dalam Akuntansi
b. Koreksi Kesalahan
c. Ikhtisar Perubahan Dan Koreksi Kesalahan

9. Analisis Laporan Keuangan


a. Kerangka Analisis Laporan Keuangan
b. Dampak Alternative Metode Akuntansi

56 

 
Nama Program : Program Diploma III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Lab. Akuntansi Keuangan Menengah II

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali peserta didik dengan pengetahuan


tentang konsep dan praktik akuntansi yang
menyangkut pengakuan dan pelaporan atas
pos-pos kewajiban lancar, kewajiban jangka
panjang, modal saham, laba ditahan, investasi,
pengakuan pendapatan, leasing, perubahan
akuntansi dan koreksi kesalahan, serta laba per
saham sehingga mahasiswa mempunyai
konsep dasar dalam praktik akuntansi
keuangan terutama menyangkut pos-pos
pasiva dan praktek bisnis yang lain

Pokok Bahasan

1. Mengerjakan latihan dan menyelesaikan kasus definisi liabilities, klasifikasi dan


Pengukurannya, Dan Akuntansi Untuk Liabilities.
a. Definisi Laibilities
b. Klasifikasi dan pengukuran liabilities
c. Akuntansi untuk liabilities dengan jumlah yang pasti
d. Akuntansi untuk liabilities dengan jumlah yang diestimasikan
e. Akuntansi untuk contingent liabilities
f. Penyajian Liabilities di neraca

2. Mengerjakan latihan dan menyelesaikan kasus jenis dan karakteristik obligasi,


pencatatan untuk penerbitan obligasi, pelunasan obligasi pada saat jatuh tempo,
pelunasan obligasi sebelum jatuh tempo, restrukturisai hutang, analisis terhadap posisi
hutang perusahaan
a. Jenis dan karakteristik obligasi
b. Penerbitan obligasi
c. Akuntansi untuk bunga obligasi
d. Pelunasan obligasi saat jatuh tempo
e. Pelunasan obligasi sebelum jatuh tempo
f. Restrukturisasi hutang
g. Off Balance Sheet Financing
h. Analisis posisi hutang perusahaan
i. Pelaporan obligasi di neraca
j. Akuntansi untuk serial bonds

3. Mengerjakan latihan dan menyelesaikan kasus jenis dan klasifikasi modal saham,
penerbitan dan pembelian kembali saham, stock rigths, warrants, options, stock
conversion, dan stock splits.
a. Jenis dan klasifikasi saham
b. Saham Preferen dan Saham Biasa
c. Penerbitan Modal saham
d. Akuntansi untuk saham treasury
e. Akuntansi untuk Stock rights, warrants,dan options
f. Stock conversion dan Stock Splits
g. Penyajian Contributed capital di neraca

57 

 
4. Mengerjakan latihan dan menyelesaikan kasus faktor-faktor yang mempengaruhi retained
earnings dan pembatasan-pembatasan terhadap retained earnings
a. Faktor-faktor yang mempengaruhi retained earnings
b. Prior period adjustment
c. Pembatasan-pembatasan terhadap retaiend earnings
d. Jenis-jenis dividen dan pencatatannya
e. Quasi reorganization
f. Penyajian retained earnings di neraca

5. Mengerjakan latihan dan menyelesaikan kasus jenis-jenis investment in debt & equity
securities.
a. Akuntansi untuk pembelian Debt & Equity Securities
b. Pengakuan pendapatan dari Investments in Securities
c. Akuntansi untuk perubahan nilai sekuritas
d. Pencatatan perubahan kategori sekuritas
e. Klasifikasi dan pengungkapan investasi di neraca
f. Long Term Investment in Funds
g. Cash Surrender Value of Life Insurance
h. Accounting by Creditors for Impairment of a Loan

6. Mengerjakan latihan dan menyelesaikan kasus mendalami proses pengakuan


pendapatan sebelum barang/jasa diserahkan dan setelah barang/jasa diserahkan
a. Pengakuan pendapatan sebelum barang/jasa diserahkan
b. Akuntansi untuk Long Term Construction-type Contracts
c. Akuntansi untuk Long Term Service Contract
d. Pengakuan pendapatan setelah barang/jasa dikirimkan/diserahkan
e. Installment Sales Method
f. Cost Recovery Method
g. Cash Method
h. Metode Akuntansi untuk transfer asset sebelum pengakuan pendapatan

7. Mengerjakan latihan dan menyelesaikan kasus akuntansi untuk leasing


a. Keuntungan dari leasing
b. Kriteria klasifikasi leasing
c. Akuntansi untuk leasing-lessee
d. Akuntansi untuk leasing-lessor
e. Kehaursan pengungkapan untuk leasing
f. Akuntansi untuk sale-Leaseback
g. Kriteria klasifikasi leasing untuk real estate
h. Leveraged Leases

8. Mengerjakan latihan dan menyelesaikan kasus jenis-jenis perubahan akuntansi dan


koreksi kesalahan
a. Perubahan di dalam estimasi
b. Perubahan di dalam prinsip akuntansi
c. Perubahan di dalam entitas akuntansi
d. Akuntansi untuk koreksi kesalahan

9. Mengerjakan latihan dan menyelesaikan kasus earning per share (EPS)


a. Keharusan pengungkapan EPS
b. Struktur modal sederhana & kompleks
c. Basic EPS
d. Fully Diluted EPS
e. Pengaruh Conversi atau Penukaran Sekuritas terhadap EPS
f. Pengaruh Rugi bersih terhadap EPS
g. Primary EPS & Fully Diluted EPS
h. S. Penyajian EPS di neraca

58 

 
10. Mengerjakan latihan dan menyelesaikan kasus analisis laporan keuangan
a. Tujuan Analisis Laporan Keuangan
b. Comparative Statement Analysis
c. Financial Ratio:

59 

 
Nama Program : Program Diploma III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Akuntansi Keuangan Lanjutan

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali peserta didik dengan pengetahuan


tentang konsep dan praktik akuntansi
menyangkut persekutuan, reorganisasi,
restrukturisasi dan likuidasi dari perseroan
terbatas, bentuk usaha joint venture, prosedur
akuntansi penjualan cicilan, prosedur penjualan
konsinyasi, akuntansi cabang, penggabungan
usaha dan konsolidasi, serta transaksi mata
uang asing sehingga mahasiswa mampu
mempraktekkan masalah-masalah akuntansi
yang lebih komplek dalam dunia usaha.

Pokok Bahasan

1. Partnership
a. Pembentukan Persekutuan
b. Pembubaran Karena Perubahan Kepemilikan
c. Likudasi
d. Likuidasi Bertahap

2. Likuidasi Perseroan, Reorganisasi, Dan Restrukturisasi Hutang.


a. Likuidasi Perseroan
b. Reorganisasi
c. Restrukturisasi Hutang

3. Joint Venture.
a. Pengertian Joint Venture
b. Akuntansi Joint Venture
c. Penutupan Pembukuan Joint Venture

4. Cicilan Dan Memahami Latar Belakang Teoritisnya.


a. Pengertian
b. Pengakuan Laba Kotor
c. Penjualan Cicilan Harta Tak Gerak
d. Penjualan Cicilan Barang Dagangan
e. Pelaporan Transaksi
f. Pertukaran (Trade In)
g. Pembatalan Dan Pemilikan Kembali
h. Masalah Penghitungan Bunga

5. Konsinyasi.
a. Pengertian
b. Operasi Penjualan Cicilan
c. Pembukuan Atas Komisioner
d. Pembukuan Untuk “Consignor”
e. Retur
f. Pelaporan Transaksi Penjualan Konsinyasi

6. Kantor Pusat Dan Cabang


a. Perbedaan Agen Dengan Cabang
b. Operasi Dan Prosedur Akuntansi Agen
c. Operasi Dan Prosedur Akuntansi Cabang
60 

 
d. Laporan Keuangan Gabungan Kantor Pusat Dan Cabang
e. Penyesuaian Atas Perkiraan Timbal Balik (“Reciprocal”)
f. Pengiriman Uang Antar Cabang
g. Pengiriman Barang Dagang Antar Cabang
h. Laporan Keuangan Gabungan Apabila Pengiriman Barang Ke Cabang Dibebani
Harga Di Atas Harga Pokok
i. Masalah Kurs Mata Uang
j. Laporan Keuangan Gabungan

7. Penggabungan Usaha
a. Jenis Penggabungan Usaha
b. Bentuk Penggabungan Usaha
c. Konsep Akuntansi Untuk Penggabungan Usaha
d. Akuntansi Penggabungan Usaha Dengan Pooling Of Interest Method
e. Akuntansi Penggabungan Usaha Dengan Purchase Method

8. Laporan Keuangan Konsolidasi


a. Neraca Konsolidasi Pada Tanggal Perolehan
b. Neraca Konsolidasi Setelah Tanggal Perolehan
c. Laporan Rugi Laba Konsolidasi
d. Alokasi Kelebihan Harga Perolehan Investasi Pada Net Asset Dan Goodwill
e. Konsolidasi Dengan Menggunakan Equity Method
f. Konsolidasi Dengan Menggunakan Incomplete Equity Method
g. Konsolidasi Dengan Menggunakan Cost Method
h. Transaksi Antar Perusahaan
i. Laporan Keuangan Konsolidasi

9. Indirect Holdings Dan Mutual Holding


a. Struktur Afiliasi
b. Indirect Holdings-Father-Son-Grandson Strucuture
c. Indirect Holdings- Connecting Affiliates Structure
d. Mutual Holdings

10. Transaksi Mata Uang Asing Dan Laporan Keuangan Mata Uang Asing
a. Konsep Transaksi Mata Uang Asing
b. Transaksi-Transaksi Mata Uang Asing
c. Laporan Keuangan Mata Uang Asing

61 

 
Nama Program : Program Diploma III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Akuntansi Biaya

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali peserta didik dengan pengetahuan


tentang fungsi manajemen, peran controller,
peran akuntansi biaya, konsep biaya, klasifikasi
biaya dan sistem informasi biaya, siklus biaya,
metode akumulasi biaya, job order, proses
costing, konsep biaya kualitas, joint cost dan
joint product, biaya bahan, biaya overhead,
departementalisasi factory overhead, dan
akuntansi berdasar aktivitas, penganggaran,
dan analisis biaya dan laba. sehingga
mahasiswa mempunyai konsep dasar dalam
praktik kalkulasi harga pokok, perencanaan dan
pengendalian biaya.

Pokok Bahasan

1. Fungsi-Fungsi Manajemen, Peranan Kontroller, Dan Peranan Akuntansi Biaya


a. Fungsi-Fungsi Manajemen
b. Partisipasi Kontroller Dalam Perencanaan & Pengendalian
c. Departemen Biaya
d. Peranan Akuntansi Biaya
e. Sertifikasi & Etika Dan Badan-Badan Yang Mempengaruhi Profesi

2. Konsep Biaya, Sistem Informasi Akuntansi Biaya Dan Klasifikasi Biaya


a. Konsep Biaya
b. Sistem Informasi Akuntansi Biaya
c. Klasifikasi Biaya

3. Klasifikasian Biaya Berdasarkan Volume, Dan Pemilahan Biaya Tetap Dan Variable
a. Mengklasifikasi Biaya
b. Memisahkan Biaya Tetap Dan Variabel
c. Pengembangan Regresi Dan Persamaan Korelasi

4. Arus Biaya Dalam Perusahaan Industri, Pelaporan Hasil-Hasil Operasi, Sistem Dan
Akumulasi Biaya
a. Arus Biaya Dalam Perusahaan Industri
b. Pelaporan Hasil-Hasil Operasi
c. Sistem Biaya
d. Akumulasi Biaya

5. Sistem Harga Pokok Pesanan Dan Akuntansinya Dalam Perusahaan Industri Dan Jasa
a. Sekilas Tentang Sistem Harga Pokok Pesanan
b. Akuntansi Bahan
c. Akuntansi Tenaga Kerja
d. Akuntansi Overhead Pabrik
e. Akuntansi Pekerjaan Telah Selesai Dan Terjual
f. Sistem Harga Pokok Pesanan Dalam Perusahaan Jasa

6. Sistem Harga Pokok Proses.


a. Proses Akumulasi Biaya
b. Laporan Harga Pokok Produksi

62 

 
c. Penambahan Bahan Di Departemen 2 Dan Selanjutnya

7. Biaya Kualitas Dan Akuntansi Kegagalan Untuk Kerugian Produksi


a. Biaya-Biaya Kualitas
b. Akuntansi Untuk Kerugian Produksi Dalam Sistem Harga Pokok Pesanan
c. Akuntansi Untuk Kerugian Produksi Dalam Sistem Harga Pokok Proses

8. Harga Pokok Produk Sampingan Dan Produk Bersama


a. Definisi Produk Sampingan Dan Produk Bersama
b. Metode Penghitungan Harga Pokok Produk Sampingan

9. Biaya Bahan
a. Perolehan Dan Penggunaan Bahan
b. Model Kuantitatif
c. Pengendalian Bahan
d. Metode-Metode Penghitungan Persediaan

10. Just- In- Time Dan Backflushing


a. Just-In-Time
b. Backflushing

11. Tarif Overhead Pabrik


a. Sifat Overhead Pabrik
b. Menggunakan Tarif Overhead Yang Ditentukan Dimuka
c. Faktor-Faktor Yang Dipertimbangkan Dalam Penentuan Tarif Overhead
d. Penghitungan Tarif Overhead
e. Overhead Pabrik Aktual
f. Overhead Pabrik Dibebankan Dan Kelebihan/Kekurangan Pembebanan
g. Perubahan Tarif Overhead

12. Departementalisasi
a. Departementalisasi
b. Departemen Produksi Dan Pendukung
c. Biaya-Biaya Langsung Departemen
d. Biaya-Biaya Tidak Langsung Departemen
e. Penetapan Tarif Overhead Departemental

13. Akuntansi Aktivitas


a. Sistem ABC
b. ABC Dan Distrosi Harga Pokok Produk
c. Keuntungan Strategis ABC
d. Contoh Implementasi ABC
e. Kelebihan Dan Kekurangan ABC
f. ABM

14. Penganggaran: Laba, Penjualan, Dan Biaya


a. Perencanaan Laba
b. Prinsip Penganggaran
c. Anggaran Lengkap

15. Penganggaran: Pengeluaran Modal, Riset Dan Pengembangan, Kas, Dan PERT
a. Anggaran Pengeluaran Modal
b. Riset Dan Pengembangan
c. Anggaran Kas
d. PERT

16. Standard Costing: Penyusunan Standar Dan Analisis Varians


a. Penyusunan Standar
b. Penentuan Varians Biaya
c. Varians Bauran Dan Yield
63 

 
d. Pertanggungjawaban Dan Pengendalian Varians

17. Standard Costing: Incorporating Standards Into The Accounting Records


a. Penyusunan Standar
b. Penentuan Varians Biaya
c. Varians Bauran Dan Yield
d. Pertanggungjawaban Dan Pengendalian Varians

18. Pembiayaan Langsung, CVP, Dan Theory Of Constraint


a. Direct Costing
b. CVP Analysis
c. TOC

64 

 
Nama Program : Program Diploma III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Sistem Informasi Akuntansi

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali peserta didik dengan pengetahuan


tentang siklus utama bisnis, peran E business,
desain database, system tools, penggunaan
teknologi informasi, pengendalian dan audit
sistem informasi serta penerapan Sistem
Informasi Akuntansi.

Pokok Bahasan

1. Introduction Of AIS Dan Metode Pembelajaran SIA


a. Metode Pembelajaran SIA Dan Materi Pelajaran Selama 1 Semester
b. Definisi SIA
c. Peranan SIA Dalam Dunia Usaha

2. SIA Dalam Dunia Usaha


a. Proses Data Transaksi

3. SIA Dalam Dunia Usaha Dan Pengantar E Busines


a. E Business
b. Metode Meminimalisir Hambatan E Business
c. Teknologi Communication Network Dalam E Business
d. Hambatan E Business
e. Teknologi Communication Network Dalam E Business

4. Data Base Relasional


a. Sistem Database Dan File
b. Pengorganisasian Data Ke Dalam Base Relasional

5. Pembuatan Model Database Dan Desain Database


a. Pembuatan Diagram ER
b. Analisa Diagram ER

6. Pengembangan Sistem Dan Teknik Dokumentasinya


a. Pembuatan DFD Dan Flowchart
b. Evaluasi DFD Dan Flowchart

7. Pengendalian Intern Dan Pengendalian SIA Berbasis Komputer


a. Definisi Dan Komponen Pengendalian Intern
b. Ancaman Yang Mungkin Terjadi Dan Prosedur Pengendaliannya
c. Prinsip Keandalan Sistem
d. Kriteria Pencapaian Prinsip Tsb

8. Penipuan Dan Pengamanan Komputer


a. Peluang Terjadinya Penipuan
b. Teknik2 Penipuan Via Komputer
c. Cara Mendeteksi Penipuan

9. Siklus Pendapatan: Penjualan Dan Penagihan Kas


a. Aktivitas Bisnis Dalam Siklus Pendapatan
b. Ancaman Yang Mungkin Terjadi
c. Evaluasi Model Data REA Siklus Pendapatan
65 

 
10. Siklus Pengeluaran : Pembelian Dan Pengeluaran Kas
a. Aktivitas Bisnis Dalam Siklus Pengeluaran
b. Ancaman Yang Mungkin Terjadi
c. Evaluasi Model Data REA Siklus Pengeluaran

11. Siklus Produksi


a. Aktivitas Bisnis Dalam Siklus Produksi
b. Ancaman Yg Mungkin Terjadi
c. Evaluasi Model Data REA Siklus Produksi

12. Siklus Penggajian Dan Manajemen Sumber Daya Manusia


a. Aktivitas Bisnis Siklus Penggajian Dan MSDM
b. Ancaman Yang Mungkin Terjadi
c. Evaluasi Model Data REA Siklus Penggajian Dan MSDM

13. Sistem Buku Besar Dan Pelaporan


a. Proses Update Buku Besar.
b. Ancaman Yang Mungkin Terjadi
c. Implikasi Perkembangan TI
d. Evaluasi Model Data REA Sistem Buku Besar Dan Pelaporan

14. Pengantar Pengembangan Sistem Dan Analisis Sistem


a. Tahap-Tahap Dalam Siklus Pengembangan Sistem (SDLC)
b. Langkah2 Dlm Analisa Sistem

15. Strategi Pengembangan SIA


a. Alternatif Pengadaan Software
b. Penggunaan Prototipe
c. Penggunaan Computer Aided Software Engineering

16. Desain, Implementasi Dan Operasi Sistem


a. Tahap Desain Sistem
b. Iahap Implementasi Sisten
c. Tahap Operasi & Pemeliharaan

66 

 
Nama Program : Program Diploma III Spesialisasi Akuntansi
Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Hukum Administrasi Keuangan Negara I

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali peserta didik dengan teori


mengenai fungsi pemerintah dalam
perekonomian yang tercermin dalam
kebijaksanaan anggaran belanja dan
kebijaksanaan fiskal serta kegagalan
mekanisme pasar akibat campur tangan
pemerintah, dalam kaitannya sebagai stabilisasi
pembangunan ekonomi.

Pokok Bahasan

1. Pengetian Dan Ruang Lingkup Keuangan Negara


a. Peranan Pemerintah Dalam Perekonomian
b. Kepincangan-Kepincangan Dalam Mekanisme Pasar
c. Eksternalitas Dan Barang Publik
d. Macam - Macam Kegiatan Pemerintah.

2. Pengeluaran Pemerintah
a. Kegiatan Dan Pengeluaran Pemerintah Selalu Meningkat
b. Efisiensi Dalam Pengeluaran Negara
c. Kebijakan Subsidi
d. Pengaruh Subsidi Barang Dalam Jumlah Tertentu
e. Klasifikasi Pengeluaran Pemerintah.

3. Penerimaan Pemerintah Dan Pengaruh Pajak Dalam Perekonomian Serta Pinjaman Luar
Negeri
a. Sumber - Sumber Penerimaan Negara
b. Distribusi Beban Pemerintah
c. Sistem Perpajakan Dan Politik Pajak
d. Penggeseran Beban Pajak
e. Hubungan Antara Penjual / Produsen Dengan Pasar
f. Kesejahteraan Yang Hilang Karena Pajak.

4. Pajak Langsung Maupun Pajak Langsung


a. Pengertian Pajak Langsung Dan Tak Langsung
b. Pajak Langsung Dan Tak Langsung Sebagai Sumber Penerimaan Negara
c. Pengaruh Pajak Langsung Dan Tak Langsung Terhadap Kesejahteraan Konsumen
d. Pajak Penghasilan
e. Pajak Kekayaan
f. Pajak Pertambahan Nilai
g. Pajak Bumi Dan Bangunan
h. Pengaruh Pajak Terhadap Pro-Duksi
i. Pengaruh Pajak Terhadap Dis-Tribusi Pendapatan
j. Pengaruh Pajak Terhadap Keinginan Untuk Bekerja.

5. Hubungan Antara Pembangunan Ekonomi Dan Pinjaman Luar Negeri.


a. Pinjaman Luar Negeri Sebagai Sumber Kapital
b. Pemilihan Antara Pinjaman DN Dan LN.

6. Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara


a. Fungsi, Asas-Asas, Prinsip-Prinsip, Dan Klasifikasi Anggaran
b. Sistem Penyusunan/Perenca-Naan Anggaran

67 

 
c. Kebijakan Anggaran
d. Kebijakan APBN, Pengalaman Di Indonesia.

7. Utang Negara
a. Macam Dan Ciri Utang Negara
b. Sumber Pinjaman Negara
c. Masalah Pengelolaan Utang Negara

8. Kebijakan Fiskal
a. Asal Mula Kebijakan Fiskal
b. Macam-Macam Kebijakan Fiskal
c. Tujuan Kebijakan Fiskal
d. Konflik Antara Stabilitas Dan Kesempatan Kerja
e. Kaitan Kebijakan Fiskal Dan Kebijakan Moneter.

9. Administrasi Keuangan Negara


a. Pengertian, Obyek, Ruang Lingkup, Dan Tugas Administrasi
b. Pengertian Dan Ruang Ling-Kup Administrasi Keuangan Negara

10. Dasar Hukum Pengelolaan Keuangan Negara


a. Tingkatan Peraturan Admi-Nistrasi Keuangan Negara
b. Dasar Hukum Pengelolaan Keuangan Negara

11. Siklus Anggaran


a. Pengertian Siklus Anggaran
b. Penyusunan Rancangan Anggaran Oleh Pemerintah
c. Pengajuan Rancangan Anggaran Kepada DPR Dan Pembahasan Rancangan
Anggaran
d. Pelaksanaan Anggaran Oleh Pemerintah
e. Pemeriksaan Pelaksanaan Anggaran Oleh BPK
f. Pertanggungjawaban Keuangan Negara (PAN).

12. Pengurusan Dan Pertanggungjawaban Keuangan Negara


a. Pengurusan Keuangan Negara
b. .Pengurusan Administratif (Umum)
c. Pengurusan Comptable (Khu-Sus)
d. Fungsi Bendaharawan
e. Macam-Macam Bendaharawan
f. Dana Yang Dikelola Oleh Bendaharawan UYHD, Belanja Rutin
g. Dana Yang Dikelola Oleh Bendaharawan Proyek
h. Pelaksanaan Anggaran Oleh Pemerintah.

13. Jenis-Jenis Pengeluaran


a. Jenis Pengeluaran Dalam Anggaran Rutin
b. Belanja Pegawai
c. Belanja Barang
d. Belanja Pemeliharaan
e. Perjalanan Dinas
f. Belanja Subsidi/Bantuan
g. Perbaikan (Revisi) Terhadap Anggaran Rutin
h. Jenis Pengeluaran Dalam Belanja Pembangunan
i. Perbaikan (Revisi) Terhadap Anggaran Pembangunan.

14. Proses Pengelolaan Barang, Perlengkapan Dan Kekayaan Milik Negara


a. Pendahuluan
b. Perencanaan Dan Penentuan Kebutuhan
c. Penganggaran
d. Pengadaan Barang / Jasa Instansi Pemerintah
e. Pengertian Dan Peristilahan Mengenai Barang/Jasa

68 

 
f. Pengadaan Dalam Negeri / Lokal :
g. Pelelangan
h. Pemilikan
i. Swakelola
j. Pengadaan Luar Negeri / Internasional
k. Penyaluran Dan Penyimpanan
l. Pergudangan, Pemeliharaan, Dan Penghapusan
m. Inventarisasi
n. Pengendalian/Pengawasan
o. Barang Kekayaan Milik Negara.

15. Tuntutan Ganti Rugi Dan Tuntutan Perbendaharaan


a. Pendahuluan
b. Pengertian Tuntutan Ganti Rugi (TGR)
c. Dasar Hukum TGR
d. Penelitian Dan Tindakan Pen-Dahuluan TGR
e. Proses Tuntutan Ganti Rugi
f. Kadaluarsa TGR
g. Pengertian Dan Dasar Hukum Tuntutan Perbendaharaan (TP)
h. Penelitian Dan Tindakan Pendahuluan TP
i. Prosedur Tuntutan Perbendaharaan Biasa Dan Khusus
j. Penghapusan
k. Pengawasan TGR Dan TP.

16. Hubungan Keuangan Pusat Dan Daerah


a. Pengertian Hubungan Keuangan Pusat (APBN) Dan Daerah (APBD)
b. Perkembangan Hubungan Keuangan Pusat Dan Daerah
c. Pengaturan Subsidi / Perimbangan Keuangan
d. Bantuan Pembiayaan Kepada Daerah Dan Penggunaannya.

17. Otonomi Daerah


a. Pengertian, Dasar Pemikiran Dan Dasar Hukum Otonomi Daerah
b. Pembagian Daerah
c. Pembentukan Dan Susunan Pemerintahan Daerah
d. Dasar-Dasar Pembiayaan Pemerintahan Daerah Otonom
e. Sumber - Sumber Penerimaan Keuangan Daerah Otonom
f. Pengelolaan Dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Otonom
g. Sistem Informasi Keuangan Daerah otonom

18. Tinjauan Luar Negeri


a. Pengertian Pinjaman Luar Negeri
b. Jenis-Jenis Pinjaman Luar Negeri
c. Perencanaan Pinjaman Proyek / Bantuan Teknik Luar Negeri

69 

 
Nama Program : Program Diploma III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Hukum Administrasi Keuangan Negara II

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali peserta didik dengan pengetahuan


tentang pengertian pengelolaan barang milik
negara, perencanaan pengadaan, ketentuan
pengadaan barang dan jasa, penatausahaan
barang milik negara, penghapusan,
pemanfaatan dan pemindahtangan,
pengelolaan piutang dan utang, pengelolaan
Investasi, dan badan layanan Umum.

Pokok Bahasan

1. Pengertian Aset Negara, Lingkup, Unsur-Unsur, Dan Fungsi Administrasi Dan Keuangan
Terkait Pengelolaan Aset Negara
a. Pengertian Asset Negara, Dan Jenis-Jenis Asset Negara
b. Pengertian Dan Ruang Lingkup Pengelolaan Asset Negara.
c. Pengertian, Fungsi, Asas-Asas, Prinsip-Prinsip, Dan Pengelolaan Asset Negara
d. Dasar Hukum Pengelolaan Asset Negara

2. Mempelajari Masalah Perencanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah


a. Perencanaan Dan Penganggaran Asset Negara
b. Data Dukung Penganggaran Asset Negara
c. Jenis-Jenis Pengadaan Asset Negara
d. Kebijakan Pengadaan

3. Mempelajari Tatacara Persiapan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah


a. Pemaketan
b. Pembentukan Panitia
c. Pengumuman Dan Penentuan Biaya
d. Penentuan Sistem Pengadaan
e. Penyusunan Jadwal Pengadaan
f. Penentuan HPS

4. Mempelajari Tatacara Pelaksanaan Pengadaan Barang Pemerintah


a. Tatacara Penunjukan Langsung
b. Tatacara Pemilihan Langsun
c. Tatacara Pelelangan Terbatas
d. Tatacara Pelelangan Umum
e. Tatacara Swakeola
f. Penyusunan Dokumen Pengadaan

5. Mempelajari Tatacara Pengadaan Jasa


a. Tatacara Penunjukan Langsung
b. Tatacara Pemilihan Langsung
c. Tatacara Seleksi Terbatas
d. Tatacara Seleksi Umum
e. Tatacara Swakelola
f. Penyusunan Dokumen Pengadaan Jasa

6. Mempelajari Tatacara Penilaian/Evaluasi Pengadaan Pembuatan Kontrak, Dan


Pelaksanaan Pengadaan
a. Jenis-Jenis Penawaran
b. Jenis-Jenis Penilaian/Metode Evaluasi

70 

 
c. Jenis-Jenis Kontrak
d. Isi Kontrak
e. Pelaksanaan Pekerjaan

7. Mempelajari Penggunaan, Pemeliharaan Dan Pengamanan Asset Negara


a. Tatacara Penggunaan Aset Negara
b. Tatacara Pemeliharaan
c. Tatacara Pengamanan

8. Mempelajari Pemanfaatan Asset Negara


a. Penyewaan
b. Kerjasama Operasi
c. Bangun Guna Serah (BOT)
d. Bangun Serah Guna (BTO)

9. Mempelajari Penatausahaan Asset Negara


a. Inventarisasi Fisik
b. Pembukuan Termasuk Klasifikasi Dan Koding
c. Pelaporan

10. Mempelajari Penghapusan Dan Pemindahtangan Aset Negara


a. Tatacara Dan Syarat Penghapusan
b. Tatacara Dan Syarat Pemindahtangan

11. Mempelajari Pengendalian Dan Penawasan Asset Negara


a. Tatacara Pengedalian
b. Tatacara Pengawasan
c. Tuntutan Gant Rugi

71 

 
Nama Program : Program Diploma III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Akuntansi Pemerintah I

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa
diharapkan mampu memahami, menjelaskan
dan mengevaluasi praktik-praktik akuntansi
yang berlaku di pemerintah termasuk institusi
pemerintah dan swasta yang mengelola dana
publik

Pokok Bahasan

1. Lingkungan Dan Karakteristik Akuntansi Pemerintah Dan Organisasi Nonprofit


a. Karakteristik Dan Tipe Organisasi Pemerintah Dan Non Profit
b. Tujuan Akuntansi Dan Pelaporan Keuangan Organisasi Pemerintah Dan Non Profit
c. Karakteristik Akuntansi Dan Pelaporan Keuangan Organisasi Pemerintah Dan Non
Profit
d. Prinsip Akuntansi Dan Standar Pelaporan Keuangan Organisasi Pemerintah Dan
Organisasi Non Profit

2. Akuntansi Dan Pelaporan Keuangan Pemerintah


a. Evolusi Prinsip Akuntansi
b. Lingkungan Dan Tujuan
c. Prinsip Government Accounting Standard Board

3. Konsep Penganggaran, Akuntansi Anggaran Dan Pelaporan Anggaran


a. Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Anggaran
b. Terminologi Penganggaran Dasar
c. Pendekatan Dalam Penganggaran
d. Penyiapan Anggaran
e. Pertimbangan Dan Tindakan Legislative
f. Overview Atas Akuntansi Penganggaran
g. Overview Atas Pelaporan Anggaran

4. General And Special Revenue Fund


a. Akuntansi General Fund
b. Jurnal Penutup
c. Neraca
d. Statement Of Revenues, Expenditures, And Change In Fund Balance
e. Statement Of Revenues, Expenditures, And Change In Fund Balance (Budget And
Actual)

5. Revenue Accounting (Governmental Funds)


a. Definisi Dan Pengakuan Pendapatan
b. Sumber Pendapatan (Pajak, Perijinan, Intergovernmental, Dll)
c. Revisi Anggaran Pendapatan
d. Jurnal Pembalik
e. Koreksi Kesalahan
f. Perubahan Prinsip Akuntansi

72 

 
6. Expenditure Accounting (Governmental Funds)
a. Definisi Dan Pengakuan Expenditure
b. Klasifikasi Expenditure
c. Pengendalian Akuntansi Expenditure
d. Prosedur Akuntansi Expenditure
e. Klasifikasi Expenditure
f. Akuntansi Atas Alokasi Dan Allotments
g. Revisi Apropriasi
h. Jurnal Penyesuaian
i. Jurnal Koreksi
j. Perubahan Prinsip Akuntansi
k. Jurnal Penutup

7. Capital Project Funds (CPF)


a. Operasi Dan Standar Akuntansi CPF
b. Ilustrasi Kasus CPF

8. Debt Service Funds (DSF)


a. Lingkungan DSF, Pembiayaan Dan Pengakuan Expenditure
b. Ilustrawsi Kasus DSF (Terkait Dengan Bonds)

9. General Fixed Assets And General Long Term Debts Accounting


a. General Fixed Assets Accounting
b. General Long Term Debts Accounting

10. Trust And Agency (Fiduciary) Funds


a. Fokus Akuntabilitas
b. Trust Funds
c. Agency Funds
d. Pensions Trust Funds
e. Laporan Keuangan
f. Pengungkapan Dalam Laporan Keuangan

73 

 
Nama Program : Program Diploma III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Akuntansi Pemerintah II

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Setelah mata kuliah ini mahasiswa mempunyai
bekal yang memadai mengenai praktik-praktik
akuntansi yang berlaku pada pemerintah, dan
mampu mengidentifikasikan serta
mengevaluasi praktik-praktik yang diterapkan
oleh satuan kerja pemerintah dan institusi yang
mengelola dana publik.

Pokok Bahasan

1. Praktik-Praktik Akuntansi Dalam Institusi Pengelola Dana Publik Baik Pemerintah


Maupun ONL Swasta
a. Institusi Pengelola
b. Standar Akuntansi
c. Standar Pelaporan
d. Kelompok Institusi Dana Menurut GASB

2. Akuntansi , Pelaporan Dan Tujuan Pembukuan


a. General Fund
b. Special Fund
c. Journal Entri
d. Pelaporan
e. Hubungan Dengan Dana Lain

3. Praktik-Praktik Akuntansi Organisasi, Pelaporan, Dan Tujuan Pembukuan


a. Capital Project Fund
b. Journal Entry
c. Pelaporan
d. Hubungan Dengan Dana Lain

4. Praktik-Praktik Akuntansi Organisasi, Pelaporan, Dan Tujuan Pembukuan


a. Debt Servise Fund
b. Journal Entry
c. Pelaporan
d. Hubungan Dengan Dana Lain

5. Belanja Modal Dan Penerbitan Surat Utang Jangka Panjang Untuk Dana Yang
Tujuannya Pelaporan
a. GFAAG/GLTDAG
b. Pencatatan
c. Pelaporan

6. Tujuan Pembentukan Dana Yang Bertujuan Mencari Laba, Praktik Akuntansi, Pelaporan
Dan Perbandingan
a. Proprietary Fund
b. BUMN/BUMD

7. Organisasi Yang Dibentuk Untuk Mengelola Dana Masyarakat


a. Fiduciary Fund
b. Dana Pensiun Di Indonesia
c. Lembaga Penyadang Bea Siswa

74 

 
8. Praktik Akuntansi Dan Pelaporan Rumah Sakit Serta Perbandingan Antar Rumah Sakit
Pemerintah Dengan Rumah Sakit Swasta
a. Rumah Sakit

9. Tujuan Pembentukan Perguruan Tinggi Baik Negeri Maupun Swasta


a. Perguruan Tinggi

75 

 
Nama Program : Program Diploma III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Auditing

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali peserta didik dengan pengetahuan


dan keterampilan tentang audit dan profesi
auditor, kaidah-kaidah laporan audit, prinsip-
prinsip kode etik profesi akuntan, kewajiban
hukum, pokok-pokok tujuan audit, jenis dan
proses memperoleh bahan bukti audit, hal-hal
yang harus dipersiapkan sebelum melakukan
audit, kerangka dasar materialitas dan risiko,
studi atas struktur pengendalian intern, proses
penyusunan rencana dan program audit, tujuan
pengendalian intern serta dasar-dasar audit
kas, piutang, persediaan dan harga pokok
penjualan, aktiva tetap termasuk
penyusutannya serta memahami karakteristik
capital expenditure dan revenue expenditure,
kewajiban, modal dan laba ditahan, perhitungan
rugi laba, dan arti penting tahap perampungan
audit.

Pokok Bahasan

1. Kerangka Dasar Audit Dan Profesi Akuntan / Auditor.


a. Hakikat Auditing
b. Perbedaan Auditing Dan Akuntansi
c. Standar Audit
d. Jenis Audit Dan Auditor

2. Penyusunan Laporan Audit Sesuai Kaidah Yang Berlaku.


a. Isi Laporan Audit
b. Laporan Audit Dengan Opini WTP
c. Penyimpangan Dari Pendapat WTP
d. Materialitas
e. Kepastian Negative

3. Penyusunan Laporan Audit Sesuai Kaidah Yang Berlaku.


a. Isi Laporaan Audit
b. Laporan Audit Dengan Opini WTP
c. Penyimpangan Dari Pendapat WTP
d. Materialitas
e. Kepastian Negative

4. Prinsip-Prinsip Kode Etik Profesi Akuntan


a. Kode Etik
b. Etika Dalam Bisnis
c. Kode Perilaku Akuntan Indonesia
d. Integritas, Obyektivitas, Standar Teknis, Dan Penawaran

5. Kewajiban Hukum.
a. Definisi Hukum
b. Kewajiban Terhadap Klien
c. Kewajiban Kepada Pihak Ketiga
d. Kewajiban Criminal

76 

 
6. Pokok-Pokok Tujuan Audit.
a. Tujuan Laporan Audit Atas Laporan Keuangan
b. Tanggung Jawab Manajemen ,Auditor
c. Menetapkan Tujuan Audit
d. Tujuan Audit Umum
e. Pencapaian Tujuan Audit

7. Jenis Dan Proses Mengumpulkan Bahan Bukti Audit.


a. Hakikat Bahan Bukti
b. Keputusan Bahan Bukti Audit
c. Bahan Bukti Yang Menyimpulkan
d. Jenis Bahan Bukti
e. Prosedur Analitis
f. Teknik Statistik Dan Komputerisasi

8. Materialitas Dan Risiko Audit.


a. Materialitas
b. Pertimbangan Materialitas
c. Alokasi Pertimbangan
d. Hakkikat Risiko
e. Risiko Bawaan
f. Pertimbangan Materialitas Dan Risiko
g. Evaluasi Hasil
h. Going Concern

9. Penilaian Atas SPI Perusahaan.


a. Kepentingan Klien Dan Auditor
b. Sistem Akuntansi Tipikal
c. Metode Pemrosesan Data
d. Elemen SPI
e. Lingkungan SPI

10. Rencana Dan Program Audit Secara Lengkap.


a. Jenis-Jenis Pengujian
b. Hubungan Antara Pengujian Dan Bahan Bukti
c. Bauran Bahan Bukti
d. Perencanaan Nama Program Audit
e. Ikhtisar Proses Audit

11. Audit Kas


a. Tujuan Audit Kas
b. Pengendalian Intern Kas
c. Siklus Transaksi Kas
d. Nama Program Audit Kasrekonsiliasi Kas/Bank
e. Bebarapa Contoh Penggelapan Kas
f. Penyajian Di Neraca

12. Audit Piutang.


a. Tujuan Audit Piutang Dan Penagihan
b. Pengendalian Intern Piutang
c. Nama Program Audit Piutang Dan Konfirmasi Piutang
d. Penyajian Piutang Di Neraca

13. Audit Persediaan Dan Harga Pokok Penjualan.


a. Tujuan Audit Persediaan HPP
b. Pengendalian Intern Persediaan Dan Harga Pokok Penjualan
c. Prosedur Audit Dan KKA
d. Inventarisasi Fisik Persediaan
e. Penilaian Persediaan
f. Penyajian Di Laporan Keuangan

77 

 
14. Audit Aktiva Tetap
a. Tujuan Audit Aktiva Tetap
b. Pengendalian Intern Aktiva Tetap
c. Prosedur Audit Mencakup Audit Atas Penyusutan Aktiva Tetap
d. Capital Expenditure Dan Revenue Expenditure
e. Penyajian Dalam Laporan Keuangan

15. Audit Berbagai Jenis Kewajiban Jangka Pendek Dan Jangka Panjang
a. Tujuan Audit Kewajiban Jangka Panjang
b. Prosedur Audit Dan KKA
c. Penyajian Dalam Laporan Keuangan

16. Audit Atas Modal dan Laba Yang Ditahan


a. Prosedur Audit Dan KKA
b. Penyajian Dalam Laporan Keuangan

17. Audit Perhitungan Rugi-Laba


a. Prosedur Audit
b. Reviu Audit

18. Prosedur Dan Reviu Audit


a. Prosedur Audit
b. Reviu Audit

78 

 
Nama Program : Program Diploma III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Audit Sektor Publik.

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali mahasiswa dengan pengetahuan


dan keterampilan tentang pemeriksaan pada
pemerintahan yang meliputi pemeriksaan
keuangan pemerintah pusat dan daerah,
Pemeriksaan kinerja dan pemeriksaan dengan
tujuan tertentu di pemerintahan

Pokok Bahasan
1. Jenis Audit Dalam SPKN Dan Lembaga Pemeriksa Di Pemerintahan
a. Jenis Audit Di Pemerintahan.
b. Peranan Lembaga Pemeriksa Di Pemerintahan.

2. Standar Pemeriksaan Keuangan Di SPAP


a. Ruang Lingkup Standar Pemeriksaan Keuangan.
b. Standar Pemeriksaan Keuangan Di SPAP Yang Berlaku Juga Bagi Pemeriksaan
Keuangan Di Pemerintahan.

3. Standar Tambahan Pemeriaksaan Keuangan Di Pemerintahan Dari SPAP Di SPKN


a. Beberapa Ciri Standar Tambahan.
b. Standar- Standar Pemeriksaan Keuangan Tambahan Di SPKN.

4. Kode Etik Di Pemerintahan


a. Kode Etik Dari BPKP.
b. Kode Etik Dari BPK RI.

5. Perencanaan Pemeriksaan Di Pemerintahan


a. Rencana Di Unit Pemeriksa.
b. Rencana Pemeriksaan Di Tim Pemeriksa

6. Unsur Pengendalian Intern Dan Evaluasinya


a. Unsur Pengendalian Intern.
b. Evaluasi Pengendalian Intern.
c. Risiko Dalam Audit.

7. Bukti Audit Teknik Audit.


a. Jenis Bukti Audit.
b. Mendokumentasikan Bukti Audit .
c. Teknik Audit

8. Reviu
a. Reviu Pokok Bahasan 1 S.D 7.

9. Laporan Audit.
a. Laporan Audit Standar.
b. Laporan Yang Menyimpang Dari Bentuk Standar.

10. Audit Neraca.


a. Audit Akun Asset Lancar Dan Investasi.
b. Audit Aktiva Tetap.
c. Audit Kewajiban Dan Ekuitas.

79 

 
11. Audit Laporan Realisasi Anggaran.
a. Audit Pendapatan.
b. Audit Belanja Dan Pembiayaan

12. Perencanaan Audit Kinerja.


a. Tahapan Perencanaan Audit Kinerja

13. Pelaksanaan Audit Kinerja.


a. Pengumpulan Dan Pengorganisasian Bukti Audit.
b. Temuan Dan Pengembangan Temuan.

14. Laporan Audit Kinerja.


a. Laporan Audit Kinerja.
b. Pendistribusian Dan Laporan Yang Bersifat Rahasia.

15. Kasus Audit Kinerja


a. Contoh Audit Kinerja Di Instansi.
b. Contoh Audit Kinerja Di Nama Program Dan Kegiatan.

16. Reviu.
a. Reviu Pokok Bahasan 1 S.D 7 (Setelah Mid-Term).

80 

 
Nama Program : Program Diploma III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Akuntansi Perpajakan

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali peserta didik dengan pengetahuan


pencatatan transaksi, penyajian laporan laba
rugi dan neraca yang berkaitan dengan
perpajakan.

Pokok Bahasan
1. Perbedaan Akuntansi Pajak Dengan Akuntansi Secara Umum, Neraca Dan Transaksi
Yang Terkait Dengan Aspek Perpajakan, PSAK Dengan UU KUP Pasal 28
a. Definisi Akuntansi
b. Definisi Pajak dan Jenis Pajak
c. Pembahasan PSAK dan UU KUP
d. Definisi Pencatatan
e. Tata Cara Penyajian Transaksi Di Neraca Dan Laba Rugi Secara Umum.
f. Perbedaan Antara Akuntansi Pajak Dengan Akuntansi Umum.

2. Transaksi PPh Pasal 21 Secara Menyeluruh, Baik Ditanggung Perusahaan Atau Sebagai
Tunjangan Dan Penyajiaannya Dalam Neraca Dan Laba Rugi
a. Objek PPh Pasal 21
b. Klasifikasi PPh Pasal 21
c. Pencatatan Dan Pembebanan PPh Pasal 21, Cash Basis Atau Accrual Basis.
d. Perbedaan Tunjangan Pajak dan Beban PPh Pasal 21
e. Pencatatan PPh Pasal 21 atas Bonus, THR, Rapelan dll.
f. Tata Cara Penyajian Transaksi PPh Pasal 21 di Neraca dan Laba Rugi Secara
Umum.

3. Transaksi PPh Pasal 22 Secara Menyeluruh, Baik Sebagai Pembeli Yang


Memungut/Dipungut Maupun Sebagai Penjual Yang Memungut/Dipungut Dan
Penyajiaannya Dalam Neraca Dan Laba Rugi
a. Klasifikasi PPh Pasal 22
b. Pencatatan dan Pembebanan PPh Pasal 22 Atas Penjualan, Pembelian, Dan Impor
c. Tata Cara Penyajian Transaksi PPh Pasal 22 di Neraca dan Laba Rugi Secara
Umum.

4. Transaksi PPh Pasal 23 Secara Menyeluruh, Baik Sebagai Biaya Atau Sebagai
Penghasilan Dan Penyajiaannya Dalam Neraca Dan Laba Rugi
a. Objek PPh Pasal 23
b. Klasifikasi PPh Pasal 23
c. Pencatatan dan Pembebanan PPh Pasal 23 atas Biaya dan Pendapatan.
d. Tata Cara Penyajian Transaksi PPh Pasal 23 di Neraca dan Laba Rugi Secara
Umum.

5. Gabungan Transaksi PPh Pasal 21, 22, dan 23 Penyajiaannya dalam Neraca dan Laba
Rugi dan Pembahasan.
a. Pencatatan Jurnal Terkait PPh Pasal 21, 22, 23 l
b. Tata Cara Penyajian Transaksi PPh Pasal 21, 22 dan 23 di Neraca dan Laba Rugi
Secara Umum.

6. Transaksi PPh Pasal 26 Secara Menyeluruh, Baik Penghasilan Bruto atau Gross Up dan
Penyajiaannya Dalam Neraca dan Laba Rugi.
a. Objek PPh Pasal 26
b. Klasifikasi PPh Pasal 26
c. Pencatatan dan Pembebanan PPh Pasal 26 atas Biaya dan Pendapatan.
81 

 
d. Tata cara Penyajian Transaksi PPh Pasal 26 di Neraca dan Laba Rugi Secara
Umum.

7. Transaksi PPh Pasal 4(2) dan Pasal 15 Secara Menyeluruh, Baik Penghasilan Bruto Atau
Gross Up dan Penyajiaannya dalam Neraca dan Laba Rugi.
a. Objek PPh Pasal 4(2) dan Pasal 15
b. Klasifikasi PPh Pasal 4(2) dan Pasal 15
c. Pencatatan Dan Pembebanan PPh Pasal 4(2) dan Pasal 15 atas Biaya dan
Pendapatan.
d. Tata Cara Penyajian transaksi PPh Pasal 4(2) dan Pasal 15 di Neraca dan Laba Rugi
Secara Umum.

8. Gabungan Transaksi PPh Pasal 26, dan 4(2) Penyajiaannya dalam Neraca dan Laba
Rugi
a. Pencatatan Jurnal Terkait PPh Pasal 26, 4(2), 15
b. Tata cara Penyajian transaksi PPh Pasal 26 dan 4(2), pasal 15, di Neraca dan Laba
Rugi Secara Umum

9. Gabungan Perlakuan Transaksi PPh pasal 21, 22, 23, 26, dan 4(2) Terkait Dengan
Penyajian Laporan Neraca dan Laba Rugi.
a. Latihan Soal Komprehensif Perlakuan Transaksi PPh pasal 21, 22, 23, 26, dan 4(2)
Terkait Dengan Penyajian Laporan Neraca Dan Laba Rugi

82 

 
Nama Program : Program Diploma III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Aplikasi Komputer Akuntansi dan Keuangan.

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Mata Kuliah ini membekali peserta dengan
pengetahuan tentang pelaksanaan tugas audit
dengan mempergunakan alat bantu komputer,
mendownload database yang akan diaudit ke
dalam MS-Excel kemudian melakukan audit
data. Database bukan lagi suatu blackbox yang
isinya pasti benar tidak pernah salah, maka
dengan pengetahuan ini dimungkinkan
ditemukan isi database yang menyimpang dari
semestinya

Pokok Bahasan

1. Pengertian Komputer Audit dan Hubungan dengan Audit Konvensional

2. Teknologi Informasi / SIM


a. Organisasi PDE
b. Jaringan

3. Konsep Audit Komputer


a. Minimum Requirement
b. Metode Batch, Realtime dan Online

4. Pengendalian / Control
a. General Control
b. Application Control

5. Proses dan Langkah Audit

6. Database Akuntansi

7. Memahami Download / Transfer / Konversi Data


a. Transfer Data
b. Downloading Data
c. Impor Data

8. Memahami Pengantar TABK

9. Sampel Data

10. Audit Data dengan Berbagai Formula dalam Excel


a. Formula IF,
b. Condition Formating pada Penjumlahan, Pengurangan, Perkalian, Pembagian
c. Formula IF dalam IF
d. Formula Date, Weekday, Month, Year
e. Formula Counta, Countblank, Countif, Isna, Vlookup
f. Formula Subtotal, Filter dan Fivot Table

11. Audit tentang Depresiasi

83 

 
Nama Program : Program Diploma III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Etika PNS (Pegawai Negeri Sipil)

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Memberikan pemahaman mengenai nilai-nilai


yang tepat atas penerapan standar etika dalam
profesi sebagai akuntan dan sebagai PNS.
Dengan demikian diharapkan mahasiswa dapat
Memunculkan kesadaran dan kepekaan
terhadap issue-issue etika profesi akuntan dan
etika PNS sekaligus meningkatkan ketaatan
terhadap setiap ketentuan yang berlaku
danMeningkatkan kemampuan dalam
memecahkan dilemma etis tanpa mengabaikan
pertimbangan-pertimbangan teknis yang
penting.

Pokok Bahasan

1. Pendahuluan
a. Rencana Perkuliahan
b. Pengertian Etika
c. Profesi dan Etika
d. Peranan Etika dalam Profesi Akuntan
e. Etika Bisnis dan Akuntan Profesional
f. Etika Profesi dan Etika Kerja

2. Teori dan Konsep Etika


a. Teori Teleologi
b. Teori Deontologi
c. Teori Etika Keutamaan
d. Hak/Right
e. Keadilan/Justice
f. Kepedulian

3. Profesionalisme Akuntansi
a. Pengertian dan Ciri-Ciri Profesi
b. Kewajiban dan Sifat Hubungan Dgn Klien
c. Profesi sebagai Komunitas
d. Sumber-Sumber Panduan Etika
e. Akuntan Sebagai Profesi
f. Harapan Publik akan Profesi Akuntan

4. Panduan Etika bagi Profesi Akuntansi


a. Pentingnya Etika Profesi bagi Akuntan
b. Kerangka Dasar Etika Profesi
c. Kode Etik Akuntan Publik AS (AICPA)
d. Kode Etik Akuntan Mgt As (IMA)
e. Kode Etik Akuntan Indonesia

5. Integritas, Objektivitas dan Independensi


a. Pengertian Kode Etik
b. Independensi dan Profesionalisme
c. Independensi dan Akuntan Publik
d. Independensi dalam Kenyataan dan Penampilan
e. Independensi dalam kode Etik Akuntan Indonesia

84 

 
f. Independensi dalam kode Etik Akuntansi manajemen

6. Benturan Kepentingan dan Kerahasiaan


a. Pengertian Umum Benturan Kepentingan
b. Klasifikasi Benturan Kepentingan
c. Bentuk-Bentuk Benturan Kepentingan
d. Benturan Kepentingan dan Akuntansi Profesi
e. Jenis-Jenis Benturan Kepentingan
f. Kerahasiaan dan Akuntan
g. Kerahasiaan dan Akuntan Publik
h. Kewajiban Kerahasiaan bagi Akuntan Non Publik
i. Informasi Rahasia dan Benturan Kepentingan

7. Kerangka Analisis Etika dan Isu-Isu Etika dalam Praktik Akuntansi


a. Pentingnya Kepekaan Etis
b. Kerangka Analisis Etika
c. Penalaran Moral dan Pendekatan Standar Moral
d. Analisa Dampak Stakeholder

8. Birokrasi, Pelayanan Publik, dan Etika


a. Pengertian Birokrasi
b. Fungsi Pelayanan Publik
c. Pengertian Etika Pelayanan Publik
d. Relevansi Etika dalam Pelayanan Publik
e. Sumber-Sumber Nilai Etika Pelayanan Publik

9. Prinsip-prinsip Etika dalam Pelayanan Publik (PP)


a. Prinsip-Prinsip Umum Etika dalam Pelayanan Publik
b. Karakteristik Pelayanan Bermutu
c. Standar Pelayanan Publik di Indonesia
• Prinsip-prinsip Pelayanan Publik
• Kriteria Pelayanan Publik

10. Hakekat Profesionalisme dalam Pelayanan Publik


a. Pentingnya Profesionalisme dalam Birokrasi Pelayanan Publik
b. Kewajiban Profesional dalam Pelayanan Publik
c. Nilai-nilai Profesionalisme dalam Pelayanan Publik
d. Netralitas Birokrasi PNS

11. Kode Etik dan Perilaku Pelayanan Publik


a. Pentingnya Kode Etik dan Perilaku bagi Pelayan Publik
b. Kewajiban dan larangan bagi PNS
c. Kode Etik dan Perilaku bagi PNS

12. Isu-Isu Etika dan Prinsip-Prinsip Manajemen Etika Pelayan Publik


a. Mal Praktik dalam Pelayanan Publik
b. Korupsi
c. Benturan Kepentingan
d. Prinsip-prinsip manajemen Etika Pelayanan Publik

13. Aturan Disiplin PNS


a. Aturan Absensi
b. Aturan Etika PNS
c. Aturan Anti KKN

14. Pengertian Korupsi, Prinsip-Prinsip Korupsi dan Bentuk-Bentuk Korupsi


a. Definisi Korupsi
b. Prinsip-Prinsip Anti Korupsi
c. Bentu-Bentuk Korupsi
85 

 
15. Faktor Penyebab Korupsi dan Dampak Negatifnya
a. Faktor Penyebab Korupsi
b. Dampak Masif Korupsi Terhadap Eksistensi Negara dan Bangsa

16. Membangun Etos Pribadi


a. Tiga Unsur Etos Pribadi
b. Faktor-Faktor Pendorong Perilaku Tidak Etis
c. Rasionalisasi Perilaku Tidak Etis
d. Lima Prinsip untuk Berperilaku Etis
e. Pengecekan Etika

86 

 
Nama Program : Program Diploma III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Kapita Selekta Pengembangan Kepribadian

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali peserta didik dengan pengetahuan


tentang konsep dan praktik pengembangan
kepribadian yang meliputi aspek-aspek seperti
etiket, mengatasi ketegangan (stress), dan
pengembangan kemampuan komunikasi

Pokok Bahasan

1. Mempelajari Kepribadian
a. Kepribadian, watak dan temperamen
b. Teori Kepribadian
c. Temperamen

2. Mempelajari Pengembangan Kepribadian


a. Kanak-Kanak
b. Transformasi Kanak-Kanak
c. Orang Dewasa

3. Mempelajari Dinamika Kepribadian


a. Justice
b. Distribusi dan Penggunaan Energi Psikis
c. Kecemasan dan Ketakutan

4. Mempelajari Etos Kerja


a. Etos Kerja Semangat untuk Berkolaborasi, Berprestasi, Berkomunikasi dan Inovasi

5. Mempelajari Motivasi Diri


a. Hierarki Kebutuhan Manusia Abraham Maslow
b. 10 Prinsip Motivasi
c. Perilaku Positif Asertif
d. Perilaku Efektif
e. Citra Diri

6. Mempelajari Cara Mengatasi Stress


a. Asal-Usul Stress
b. Belajar Mengatasi Keadaan
c. Penyembuhan
d. Manajemen Stress

7. Mempelajari Etika
a. Pengertian Etika
b. Hal-Hal Yang Menjadi Perhatian dalam Etika
c. Pihak yang Berkepentingan
• Internal
• Eksternal
d. Unsur-Unsur Etika

87 

 
8. Mempelajari Etiket
a. Etiket Pergaulan dengan Atasan, Bawahan dan Sepangkat
b. Etiket Bertelepon
c. Etiket Bertamu
d. Etiket Berpakaian
e. Etiket Berbicara
f. Etiket Makan
g. Lain-Lain

9. Mempelajari Komunikasi
a. Seni Berbicara, Master Of Ceremony
b. Rapat
c. Menulis Surat
d. Body Language
e. Protokoler

10. Mempelajari Cara Menulis Laporan


a. Praktik
b. Presentasi

88 

 
Nama Program : Program Diploma III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Pengantar Ilmu hukum

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Mata Kuliah ini membekali peserta didik dengan
pengetahuan tentang pengantar Hukum di
Indonesia sehingga di akhir perkuliahan
mahasiswa dapat mengetahui arti dan tujuan
hukum, sumber-sumber hukum, mazab-mazab
ilmu hukum, penemuan hukum, sampai dengan
asas-asas hukum acara pengadilan

Pokok Bahasan

1. Arti dan Tujuan Hukum


a. Manusia dan Masyarakat
b. Pengertian Hukum
c. Definisi Hukum Sebagai Pegangan

2. Sumber-Sumber Hukum
a. Sumber Hukum Material
b. Sumber Hukum Formal
c. Peraturan Perundang-Undangan Negara Indonesia
d. ( UU 10 Tahun 2004 )

3. Mazab-Mazab Ilmu Hukum


a. Mazab Hukum Alam
b. Mazab Sejarah
c. Teori Teokrasi
d. Teori Kedaulatan Rakyat
e. Teori Kedaulatan Negara
f. Teori Kedaulatan Hukum
g. Asas Keseimbangan

4. Penemuan Hukum
a. Pembentukan Hukum oleh Hakim
b. Penafsiran Hukum
c. Pengisian Kekosongan Hukum

5. Pembidangan Ilmu Pengetahuan Hukum


a. Kodifikasi Hukum
b. Macam-Macam Pembagian Hukum

6. Ilmu Hukum Sebagai Kaedah Hukum


a. Hakekat Kaedah
b. Kaedah Hukum dan Kaedah Lainnya

7. Ilmu Hukum Sebagai Pengertian Hukum


a. Masyarakat Hukum
b. Subyek Hukum dan Obyek Hukum
c. Perbuatan Hukum
d. Pengertian dan Macam-Macam Hak
e. Peristiwa Hukum

8. Pengertian Tata Hukum Indonesia


a. Arti Tata Hukum
b. Tata Hukum Indonesia
c. Dasar-Dasar Berlakunya Beraneka Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia

89 

 
9. Asas-asas Hukum Tata Negara Indonesia

a. Proklamasi Kemerdekaan dan Lahirnya Pemerintah Indonesia


b. Kekuasaan Pemerintahan Negara RI Menurut UUD 1945 Sebelum Amandemen
c. Pokok-Pokok Tata Pemerintah RI Menurut UUD 1945 Sesudah Amandemen Ke-4

10. Asas-asas Hukum Perdata


a. Sejarah Hukum Perdata di Indonesia
b. Pembagian dan Sistematika
c. Hukum Perdata
d. Status KUH Perdata
e. SEMA 3 Tahun 1963 dan UU Nasional dalam bidang perdata
f. Hukum Pribadi & Keluarga
g. Hukum Benda & Waris
h. Hukum Perikatan
i. Hukum Pembuktian & Daluarsa

11. Asas-Asas Hukum Pidana


a. Pengertian, Pembagian & Tujuan Hukum Pidana
b. Riwayat Hukum Pidana di Indonesia
c. KUHP dan UU Hukum Pidana Khusus yang Bersifat Nasional
d. Ketentuan-Ketentuan Umum dalam KUHP
e. Kejahatan dalam KUHP
f. Pelanggaran dalam KUHP
g. UU Hukum Pidana Khusus yang Bersifat Nasional
h. Tindak Pidana Khusus diluar KUHP

12. Asas-Asas Hukum Dagang


a. Arti dan Tugas Perdagangan
b. Sumber-Sumber
c. Sistematika Hukum Dagang
d. Sejarah KUHD
e. Hubungan Hukum Dagang dan Hukum Perdata
f. Buku I KUHD : Perdagangan pada Umumnya
g. Buku II KUHD: Hak dan Kewajiban yang Lahir dari Pelayaran
h. Buku III KUHD: Kepailitan dan Penundaan Pembayaran
i. UU Nasional diluar KUHD

13. Asas-asas Hukum Acara Pengadilan


a. Pengertian Pokok Hukum Acara
b. Pelaksanaan Acara Perdata
c. Pelaksanaan Acara Pidana
d. Pra Peradilan
e. Banding, Kasasi dan Peninjauan Kembali.

90 

 
Nama Program : Program D III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Pengantar Hukum Pidana

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali peserta didik dengan pengetahuan


mengenai pengertian hukum pidana di
Indonesia, asas-asas berlakunya hukum pidana,
interpretasi hukum pidana, perbuatan dan
rumusan delik, kesalahan dalam arti luas dan
melawan hukum , dasar peniadaan pidana,
dasar pemberatan dan peringanan pidana,
ajaran kausalitas, pembahasan umum
pemberantasan tindak pidana korupsi, subyek
dan pertanggungjawaban korupsi, perbandingan
antar UU tindak pidana korupsi, rumusan delik
korupsi, komisi pemberantasan korupsi
(KPK),penyelenggaraan negara yang bersih dan
bebas KKN,peran serta masyarakat dalam
pencegahan dan pemberantasan korupsi serta
percepatan pemberantasan korupsi.

Pokok Bahasan
1. Pengertian dan Istilah Hukum Pidana Di Indonesia
a. Pengertian dan Istilah Hukum Pidana
b. Hukum Pidana yang Berlaku di Indonesia
c. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

2. Asas-Asas Berlakunya Hukum Pidana Menurut Waktu dan Tempat


a. Menurut Waktu :
• Asas Legalitas
• Asas Nonretroaktif
• Penerapan Asas Legalitas
b. Menurut Tempat :
• Asas Teritorial
• Asas Nasional Aktif
• Asas Universal.

3. Penafsiran Undang-Undang Hukum Pidana


a. Penafsiran Gramatikal
b. Penafsiran Sistimatis
c. Penafsiran Logis
d. Penafsiran Historis
e. Penafsiran Analogis
f. Penafsiran A Contrario
g. Penafsiran Ekstensif
h. Penafsiran Terbatas

4. Perbuatan Dan Rumusan Delik


a. Pengertian Delik
b. Cara Merumuskan Delik
c. Jenis-Jenis Delik

91 

 
5. Kesalahan Dalam Arti Luas dan Melawan Hukum Serta Kesengajaan
a. Kesalahan dalam Arti Luas
b. Kesalahan dalam Arti Hukum Pidana
c. Dapat Dipertanggungjawabkan
d. Melawan Hukum (Jes: 37-47)
e. Sifat Melawan Hukum Umum
f. Sifat Melawan Hukum Khusus
g. Sifat Melawan Hukum Formal
h. Sifat Melawan Hukum Materiil
i. Kesengajaan (Jes: 81-95)

6. Dasar Peniadaan/Penghapusan Pidana Menurut KUHP dan diluar KUHP


a. Dasar Peniadaan Pidana Menurut KUHP
b. Ontoerekeningsvatbaarheid,Tidak Dapat Dihukum karena Orangnya Sendiri (Pasal
44)
c. Overmacht (Daya Paksa)
d. Noodweer (Pembelaan Terpaksa)
e. Melaksanakan Undang-Undang (JES:64)
f. Melaksanakan Perintah Jabatan yang Sah
g. Perintah Jabatan yang Tidak Sah (JES:65)
h. Pembelaan Melampaui Batas (JES:59)
i. Keadaan Darurat (JES:60)
j. Dasar Peniadaan Pidana Diluar KUHP
• Umum
• Khusus
• Tidak Tertulis
k. Ketidakmampuan Bertanggungjawab

7. Pemberatan dan Peringanan Pidana


a. Dasar Pemberatan Pidana
• Ambtelijkheid( Tanggungjawab Pejabat)
• Recidive( Tanggungjawab Ulang )
• Samenloop( Tanggungjawab Majemuk )
b. Dasar Peringanan Pidana
• Poging(Percobaan)
• Medeplichtigheid
• Minderjarigheid

8. Ajaran Kausalitas
a. Pengertian Ajaran Kausalitas
b. Macam-Macam Ajaran Kausalitas (Von Buri,Traeger )
c. Ajaran Yang Menginvidualiseer Dan Menggeneraliseer

9. Pembahasan Umum Tindak Pidana Korupsi


a. Hukum Pidana diluar KUHP
b. Asal Kata dan Pengertian Korupsi
c. Lukisan Sebab Akibat Korupsi
d. Pendekatan Normatif
e. Korupsi Materiil dan Keuangan Dalam UU
f. PTPK

10. Subyek dan Pertanggungjawaban Pidana dalam Delik Korupsi


a. Subyek Delik Korupsi adalah Orang dan Korporasi
b. Pertanggungjawaban Pidana Dalam Delik Korupsi

11. Perbandingan UU PTPK


a. UU No 3 Tahun 1971
b. UU No 31 Tahun 1999
92 

 
c. UU No 20 Tahun 2001

12. Rumusan Delik Korupsi


a. Rumusan Delik yang Dibuat oleh Pembuat
b. UUPTPK
c. Rumusan Delik yang Diadopsi dari KUHP

13. Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi ( KPK )


a. Undang-Undang No 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana
Korupsi ( KPK )

14. Penyelenggaraan Negara yang Bersih


a. UU No 28 Tahun 1999
b. PP No 71 Tahun 2000
c. Inpres No 5 Tahun 2004.

93 

 
Nama Program : Program D III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Hukum Perdata

Tujuan Instruksional Umum : Membekali peserta didik dengan pengetahuan


tentang pengertian Hukum Perdata dan Bisnis
dengan segala aspeknya yang meliputi Hukum
Material dan Formal: pengertian, subyek, objek,
ruang lingkup, unsur-unsur, pembuktian dan
penilaian alat bukti,. proses ber_acara didepan
majelis hakim, putusan pengadilan, upaya banding
serta pemeriksaan kasasi dan pemeriksaan
peninjauan kembali.

Pokok Bahasan

1. Hukum dan Pembedaan


a. Pengertian Hukum dalam Arti Definisi Hukum
b. Pengertian Hukum menurut Pendapat Masyarakat
c. Pengertian Hukum sebagai Sumber Formil, Fungsinya, Sifat/Waktu/Wilayah Berlakunya
d. Pengertian Hukum Berdasarkan Kepentingan yang Diatur,Wujud dan Bentuknya

2. Hukum Perdata dan Sistematika KUH Perdata


a. Pengertian Hukum Perdata dalam arti Luas dan Sempit, Formal dan Material, Tertulis
dan Tidak Tertulis
b. Pengertian Asas-Asas dan Sifat Hukum Perdata
c. Keadaan Hukum Perdata di Indonesia dan status/kedudukan KUH Perdata/BW dan
Pendapat para Ahli Hukum
d. Sejarah dan Sistematika KUHPerdata/BW di Indonesia

3. Hukum Perorangan
a. Pengertian Subyek Hukum
b. Pengertian Manusia sebagai Subyek Hukum
c. Pengertian Kewenangan Berhak
d. Pengertian Kecakapan Berbuat
e. Akibat Ketidakwenangan berhak

4. Badan Hukum
a. Pengertian dan Hakekat Badan Hukum
b. Pengertian Syarat Formal dan Material Badan Hukum
c. Kedudukan dan Macam Badan Hukum
d. Siapa yang mewakili Badan Hukum
e. Tanggung Jawab Badan Hukum

5. Domisili dan Catatan Sipil


a. Pengertian Domisili dan Macam Domisili
b. Pengertian Tempat Kediaman Hukum dan Tempat Kediaman Sesusungguhnya
c. Pengertian Arti Pentingnya Domisili
d. Macam-macam Domisisli menurut BW
e. Pengertian dan Fungsi Catatan Sipil
f. Sejarah Catatan Catatan Sipil di Indonesia
g. Macam-macam Akta Catatan Sipil
h. Pengertian dan Kegunaan AKTA yang dibuat Catatan Sipil

94 

 
6. Hukum Keluarga (1)
a. Dasar Hukum dan Peraturan Perundang-Undangan Perkawinan
b. Pengertian Perkawinan/Asas dan Hakikat
c. Pengertian Keturunan /Afstaming
d. Pengertian Kekuasaan Orang Tua / Ouderlijke Macht
e. Pengertian Perwalian / Voogdij

7. Hukum Keluarga (2)


a. Pengertian dan Hakikat Pendewasaan (Handlichting/Perlunakan)
b. Pengertian Pengampuan, Permintaan dan Akibat Hukumnya
c. Pengertian Orang Yang Hilang ( Keadaan Tidak Hadir / Afwezeigheid)
d. Pengertian Adopsi (Pengangkatan Anak)
e. Pemahaman terhadap UU No.12/2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia

8. Hukum Acara Perdata dan Ulangan Pemeriksaan pada Peradilan Perdata dan Bisnis
a. Pengertian Proses Beracara di Pengadilan
b. Pengertian Putusan Pengadilan
c. Pengertian dan Proses Banding
d. Pengertian dan Proses Pemeriksaan Kasasi
e. Pengertian Peninjauan Kembali
f. Prinsip Peninjauan Kembali
g. Alasan Peninjauan Kembali
h. Putusan Mahkamah Agung

9. Hukum Waris dalam Hukum Perdata


a. Pengertian Hukum Waris
b. Pengertian Pewaris dan Ahli Waris
c. Azas yang Berlaku dalam Hukum Waris
d. Pengertian Subyek Hukum Waris
e. Pengertian Obyek Hukum Waris
f. Hak dan Kewajiban Pewaris, Ahli Waris
g. Pengertian Legitimie Porte
h. Perihal Pembagian Warisan
i. Harta Peninggalan yang Tidak Terurus

10. Hukum Perikatan dan Pelaksanaan Perjanjian dalam Hukum Perdata


a. Azas-azas Hukum Perikatan
b. Pengaturan dan Sumber-sumber Hukum Perikatan
c. Syarat untuk Sahnya Perjanjian
d. Empat Teori tentang Kesepakatan
e. Macam-macam Perikatan
f. Pengertian Melaksanakan Perjanjian
g. Penafsiran Perjanjian
h. I’tikad Baik dalam Perjanjian
i. Kekuasaan Hakim untuk Mencampuri Suatu Perjanjian
j. Pembatalan Suatu Perjanjian

11. Risiko, Wan Prestasi dan Keadaan Memaksa dalam Hukum Perdata
a. Pengertian dan Pengaturan Resiko
b. Pengertian Wanprestasi
c. Tindakan Kreditur terhadap Debitur
d. Pengertian Keadaan Memaksa
e. Unsur-unsur Keadaan memaksa
f. Pengaturan Keadaan memaksa
g. Sifat Keadaan memaksa

95 

 
12. Penghapusan Perikatan dan Perjanjian-perjanjian Khusus (Perjanjian Nominatif)
a. Sepuluh Macam Cara Hapusnya Perikatan
b. Hapusnya Perikatan karena Ketetapan Waktu Menurut Perjanjian
c. Hapusnya Perikatan dengan Cara-Cara Khusus yang Ditetapkan dalam Materi
Perikatan
d. Perjanjian Jual Beli, Sewa Menyewa
e. Pemberian/Hibah, Schenking
f. Persekutuan Perdata/Maatschap
g. Penyuruhan/Lastgeving ( Pemberian Kuasa )
h. Perjanjian Pinjam Barang yang Tak Dapat Diganti/ Dapat Diganti
i. Penanggungan Utang (Borgtooht)
j. Perjanjian Perdamaian (Dading/Kompromie)
k. Perjanjian Kerja / Perburuhan

13. Pembuktian dan Daluwarsa dalam Hukum Perdata


a. Pengertian Bukti Tulisan
b. Pengertian Kesaksian
c. Pengertian Persangkaan
d. Pengertian Pengakuan
e. Pengertian Sumpah
f. Pengertian Daluwarsa (Lewat Waktu/Verjaring)
g. Macam Daluwarsa
h. Pengertian Pelepasan Hak. (Rechtsverwerking)
i. Pengertian Decheance (Verval Termijn)

14. Pengertian Hukum Dagang dalam Hukum Perdata


a. Pengertian – Pengertian Hukum Dagang
b. Sistematika KUH Dagang
c. Hubungan KUHD dengan BW (KUHPdt)
d. Pengertian Ekonomi dalam KUHD
e. Pentingnya Pengertian Perusahaan/Bedrijf
f. Pentingnya Suatu Perusahaan Memiliki Pembukuan
g. Orang-orang Perantara
h. Perkumpulan Dagang

15. Perseroan Terbatas (PT) dalam Hukum Perdata dan Bisnis


a. Istilah dan Pengertian PT
b. Nama dan Pendirian PT
c. Modal dan Saham Perseroan
d. Organisasi PT

16. Kepailitan dan Penundaan Kepailitan pada Peradilan Perdata dan Bisnis
a. Pengertian dan proses Kepailitan
b. Pengaturan Hukum Kepailitan
c. Yang Berhak Mengajukan Kepailitan
d. Yang Dapat Dinyatakan Pailit
e. Permohonan dan Persyaratan Pailit
f. Tindakan Sementara
g. Upaya Hukum
h. Akibat Hukum Putusan Kepailitan
i. Pengurusan Harta Pailit
j. Verifikasi. Tagihan, Perdamaian, Insolvensi, Penundaan Kewajiban
k. Persamaan dan Perbedaan antara Kepailitan dan Penundaan Kepailitan

96 

 
Nama Program : Program Diploma III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Peradilan Tata Usaha Negara

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali peserta didik dengan pengetahuan


tentang dasar-dasar peradilan tata usaha
negara yang meliputi aspek seperti objek,
ruang lingkup, wewenang peradilan,
penyelesaian sengketa, proses penyelesaian
peradilan tata usaha negara.

Pokok Bahasan
1. Administrasi dan Hukum Administrasi
a. Pengertian dan Peristilahan Administrasi
b. Pengerian dan Peristilahan Hukum Administrasi Negara/Hukum Tata Usaha Negara
dalam Tata Hukum Indonesia

2. Kedudukan, Landasan dan Ruang Lingkup Hukum Administrasi


a. Pengertian Kedudukan dan Landasan Hukum Administrasi
b. Pengertian dan Ruang Lingkup Hukum Administrasi

3. Sumber Hukum Administrasi Mempelajari Sumber Materiil dan Formil Hukum Administrasi
a. Pengertian Sumber Hukum
b. Pengertian Sumber Hukum Materiil Hukum Administrasi
c. Pengertian Sumber Hukum Formil Hukum Administrasi
d. Sumber Hukum Formil (perbandingan) berdasarkan TAP MPR Nomor XX Tahun
1966 dan TAP MPR Nomor III/MPR/ 2000 tentang Sumber Hukum dan Tata Urutan
Perundang-undangan

4. Susunan, Hubungan antara Tingkatan Pemerintahan


a. Pengertian Hubungan antara Tingkatan dalam Pemerintahan
b. Pengertian Susunan Pemerintahan Negara Indonesia dan Lembaga-lembaga
Negara
c. Pengertian Penyelenggara Pemerintahan Tingkat Pusat/Daerah

5. Subjek, Objek, Ruang Lingkup Perbuatan Pemerintahan


a. Pengertian Perbuatan Pemerintahan
b. Pengertian Pemerintah dan Pemerintahan
c. Ciri-Ciri KTUN (Beschikking)
d. Kompetensi/Kewenangan : Atributif, Delegatif, Mandat
e. PTUN berdasar UU No.5 Tahun 1986

6. Sarana atau Instrumen Yuridis Tata Usaha Negara


a. Pengertian Perundangan dan KTUN yang memuat pengaturan yang bersifat umum
b. Pengertian Peraturan-peraturan Kebijaksanaan
c. Pengertian Izin, Dispensasi, Lisensi dan Konsesi
d. Pengertian Freies Ermessen
e. Pengertian Rencana atau Het Plan

7. Azas-Azas Umum Pemerintahan yang Baik


a. Pengertian Hakikat Azas-azas Umum Pemerintahan Yang Baik
b. Dasar Penerapan Azas-azas Umum Pemerintahan Yang Baik
c. Azas-azas Umum Pemerintahan yang Baik di Indonesia

97 

 
8. Azas-Azas Pembuatan Keputusan Tata Usaha Negara
a. Pengertian dan Praktek Pembuatan KTUN
b. Pengertian Landasan Pembuatan KTUN
c. Pengertian Pembuatan Dokumen

9. Pengertian Subjek, Objek, Ruang Lingkup, Unsur-Unsur Dan Kewenangan Peradilan


Tata Usaha Negara
a. Pengertian Kewenangan, Tujuan, dan fungsi Peradilan Tata Usaha Negara
b. Dasar Hukum Peradilan Tata Usaha Negara

10. Kewenangan dan Susunan Peradilan Tata Usaha Negara


a. Kewenangan Peradilan Tata Usaha Negara
b. Susunan Pengadilan dan Tempat Kedudukan
c. Ketua, Wakil Ketua, Hakim dan Panitera Pengadilan
d. Sekretaris Pengadilan, Rangkap Jabatan dan Hakim Ad Hoc

11. Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara


a. Pengertian Sengketa Tata Usaha Negara
b. Upaya administratif banding
c. Administratif dan Keberatan Administratif
d. Upaya Peradilan dan Pengujian KTUN

12. Prosedure/Proses Beracara pada Peradilan Tata Usaha Negara


a. Pengertian Hukum Acara
b. Subjek pada HAPTUN
c. Objek pada HAPTUN
d. PTUN yang berwenang
e. Mengadili

13. Gugatan pada Peradilan Tata Usaha Negara


a. Pengertian Gugatan
b. Pengajuan dan Alasan Gugatan
c. Kuasa Hukum pihak-pihak yang bersengketa
d. Tenggang waktu dan biaya perkara
e. Permusyawaratan dan persiapan
f. Penetapan Ketua Pengadilan terhadap gugatan berkenaan
g. Perlawanan terhadap Penetapan Ketua Pengadilan
h. Pengajuan Gugatan Proforma proses penyusunannya

14. Pokok Sengketa Peradilan Tata Usaha Negara


a. Penetapan Susunan Hakim
b. Penetapan Hari Sidang dan pemanggilan
c. Permohonan Penundaan Pelaksanaan KTUN
d. Pemeriksaan dengan Acara Biasa
e. Intervensi dalam Persidangan
f. Pemeriksaan dengan Acara Cepat

15. Pembuktian pada Peradilan Tata Usaha Negara


a. Pengertian Alat Bukti
b. Surat atau Tulisan,Keterangan Ahli, Saksi
c. Pengetahuan Hakim
d. Penilaian Hasil Pembuktian

16. Putusan Pengadilan pada Peradilan Tata Usaha Negara


a. Proses pengambilan Putusan
b. Macam dan syarat Putusan Pengadilan
c. Pelaksanaan Putusan Pengadilan
d. Pengertian Putusan Ganti Rugi, Rehabilitasi
98 

 
e. Pengertian Putusan Kompensasi

17. Banding, Pemeriksaan Kasasi dan Peninjauan Kembali pada Peradilan Tata Usaha
Negara
a. Pengertian dan proses Banding
b. Pengertian dan proses pemeriksaan Kasasi
c. Pengertian Peninjauan

99 

 
Nama Program : Program Diploma III Keuangan Spesialisasi
Akuntansi Pemerintahan

Nama Mata Kuliah : Budaya Nusantara

Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Membekali peserta didik dengan pengetahuan


tentang Keanekaragaman Kebudayaan yang
ada di Indonesia.

Pokok Bahasan

1. Manusia Indonesia dan Suku-Suku Bangsanya


a. Pengertian Kemajemukan Budaya
b. Gambaran Kebudayaan Indonesia

2. Kebudayaan
a. Definisi
b. Wujud
c. Unsur-unsur

3. Dinamika Kebudayaan dan Dampaknya


a. Pengertian
b. Faktor pendorong
c. Dampak dan Cara Penanggulangannya

4. Pengaruh Kebudayaan Timur dan Barat


a. Kebudayaan Hindu
b. Kebudayaan Budha
c. Kebudayaan Islam
d. Kebudayaan Barat

5. Kebudayaan Aceh
a. Unsur-Unsurnya
b. Etos Budayanya
c. Masalah Konflik Sosial

6. Kebudayaan Batak
a. Unsur-Unsurnya
b. Etos Budayanya

7. Kebudayaan Minang
a. Unsur-Unsurnya
b. Etos Budayanya

8. Kebudayaan Betawi
a. Unsur-Unsurnya
b. Etos Budayanya

9. Kebudayaan Jawa
a. Unsur-Unsurnya
b. Etos Budayanya
c. Pengaruhnya Terhadap Kebudayaan Indonesia

100 

 
10. Kebudayaan Sunda
a. Unsur-Unsurnya
b. Persamaan dan Perbedaannya dengan Kebudayaan Jawa

11. Kebudayaan Bali


a. Unsur-Unsurnya
b. Tri Hita Karana

12. Kebudayaan Dayak


a. Unsur-Unsurnya
b. Etos Budayanya
c. Konflik Dayak dengan Madura

13. Kebudayaan Ambon


a. Unsur-Unsurnya
b. Etos Budayanya

14. Nusa Tenggara Timur (Flores Dan Timor)


a. Unsur-Unsurnya
b. Etos Budayanya

15. Bugis, Makasar, Toraja, dan Mandar


a. Unsur-Unsurnya
b. Etos Budayanya

16. Irian Barat / Papua


a. Unsur-Unsurnya
b. Etos Budayanya

17. Orang Tionghoa di Indonesia


a. Unsur-Unsurnya
b. Etos Budayanya

101