Anda di halaman 1dari 1

Fathia Lutfiananda

10/305568/PA/13533
Ilmu Pengetahuan
 Pengetahuan : adalah suatu benda abstrak yang bisa dimiliki oleh (kata benda)
manusia.
Sedang manusia yang memiliki pengetahuan dikatakan tahu (kata sifat)
Pada umumnya, orang yang dikatakan cerdas memiliki pengetahuan yang
luas/banyak.
 Kecerdasan : benda abstrak yang memiliki ukuran bertingkat (rendah-sedang-
tinggi)
 Pengetahuan : benda abstrak yang memiliki ukuran bercacah (sedikit-sedang-
banyak)
Perwujudan dari pengetahuan adalah kalimat verbal (bisa berupa kalimat matematik atau
alimat verbal) yang nilainya benar.
 Kumpulan dari pengetahuan yang benar disebut ilmu (pengetahuan) dengan
syarat-syarat tertentu:
1. Pengetahuan harus benar.
Contoh-contoh imu : Fisika, Geologi, Geofisika.
Geofisika merupakan ilmu yang sebagian dari ilmu Fisika, sebagian dari ilmu
Geologi dan sebagian lagi khas ilmu Geofisika.
2. Pengetahuan dalam ilmu harus memenuhi kriteria tertentu. Ada batasan-
batasannya. Contoh :
Fisika : Pengetahuan tentang materi-materi energi
Geologi : Pengetahuan tentang bumi dan planet-planet
Geofisika : Senyawa dari sebagian Fisika dan Geologi
Batsan termasuk metode mendapatkan pengetahuan cerapan panca indera.
3. Ada sistematika.
Sebuah ilmu dibagi-bagi dalam bagian-bagian. Contoh:
Fisika : Mekanika, Termodinamika, Listrik, Magnet, dll.
Geofisika : Seismologi, Fisika batuan, Hidroligi, Fisika Gunung Api, dll.
4. Ada prosedur untuk menambah atau mengenai pengetahuan-pengetahuan yang
ada dalam ilmu (dinamika ilmu)
 Metode ilmiah
Langkah-langkah metode ilmiah:
1) Ada masalah ( yang relevan, masuk dalam domain ilmu yang dikuasai)
2) Membuat hipotesis (wujudnya berupa kalimat pengetahuan yang belum teruji)
3) Menguji hipotesis
a. Eksperimen
b. Penjabaran matematik (termasuk argumentasi verbal)
4) Langkah ke-2 dan ke-3 diulang-ulang hingga menemukan tesis yang diyakini
benar.
5) Kesimpulan tesis yang benar.
 Syarat ilmu : Pengetahuan-pengetahuan anggotanya terkait satu sana lain secara
logis.
 Berdasarkan atas kaitan logisnya ilmu terdiri atas teori-teori.
 Teori : Kumpulan pengetahuan yang merupakan bagian dari ilmu dimana
pengetahuan-pengetahuan itu terkait dengan erat secara logis.
Contoh : Teori lempeng tektonik.