ARTIKEL

TCP/IP (TRANSMISSION CONTROL PROTOCOL/INTERNET PROTOCOL)
Tugas D I S U S U N Oleh :

MUSNI HERIZAL SAPUTRA Nim : 04110029 SEKOLAH TINGGI TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS AL MUSLIM MATANG GLUMPANG DUA – BIREUEN 2007-2008

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam salawat serta salam semoga dilimpahkan kepada Rasulullah SAW. Penulis bersyukur kepada Illahi Rabbi yang telah memberikan hidayah dan taufik-Nya kepada penulis sehingga Artikel yang berjudul TCP/IP dapat terselesaikan. Sayai menyadari bahwa dalam artikel ini masih banyak terdapat kekurangan dan kekhilafan. Oleh karena atas segala kekurangan mohon dimaafkan karena kesempurnaan hanya milik Allah semata. Kepada semua pihak yang telah membantu hingga artikel ini terselesaikan, saya ucapkan terima kasih.

Kreung Geukueh, 02 Januari 2008 Penulis,

(Musni Herizal Saputra)

i

DAFTAR ISI

KATA PENGGANTAR…………………………………………………...... i DAFTAR ISI……………………………………………………………….... ii BAB I KONSEP DASAR TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)…………………………............. 1 TCP/IP FUNDAMENTALS………………………………... 17 2.1 OSI Seven Layer Model & Seminar Outline 2.2 Definitions 2.3 IP addresses 2.4 Class formats BAB III .. 18

BAB II

............................. .................... 19 ........ .......... 19 19

IMPLEMENTASI TCP/IP DI WINDOWS SERVER 2003 ………………………………………………………………... 33 3.1 Keuntungan TCP/IP 3.2 Peningkatan Tumpukan (Stack) TCP/IP 3.3 Utiliti-utiliti TCP/IP .... 33 ........................ ... 35 36

BAB IV

PENGANTAR KONSEP DAN APLIKASI TCP/IP PADA WINDOWS NT SERVER………………………………….. 37 4.1 Windows NT TCP/IP 4.2 TCP 4.3 NetBIOS via TCP/IP ..... ............ .......... 37 37 44 51 51 51 51 52

BAB V

THE TCP/IP MODEL……………………………………... 5.1 Application Layer 5.2 Transport Layer 5.3 Internet Layer 5.4 Network Access Layer ......... ................ ................... .

REFERENSI ii

BAB I Konsep Dasar TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)

TCP/IP merupakan dasar dari segalanya, tanpa mempelajari TCP/PI kemungkinan kita tidak dapat melakah maju di dunia pehackingan. Dengan kata lain, TCP/IP merupakan awal dari segalanya. Banyak orang yg menyepelekan pentingnya mempelajari TCP/IP, mereka mengaku dirinya "hacker" tetapi tidak mengerti sama sekali apa itu TCP/IP. Merasa hacker hanya apabila bisa mencrash ataupun menjebol server, tetapi sebetulnya bukan itulah maksud dari segala itu. Hacker itu adalah orang yg haus akan pengetahuan, bukan haus akan penghancuran. Untuk menjadi hacker dibutuhkan kerja keras, semangat, motivasi yg tinggi serta pemahaman seluk-beluk internet itu sendiri, tanpa hal-hal tersebut mustahil anda dapat menjadi seorang hacker yang tangguh. TCP/IP adalah salah satu jenis protocol yg memungkinkan kumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam suatu network

(jaringan). Merupakan himpunan aturan yg memungkinkan komputer untuk berhubungan antara satu dengan yg lain, biasanya berupa bentuk / waktu / barisan / pemeriksaan error saat transmisi data. A. Apa yg membuat TCP/IP menjadi penting ?

Karena TCP/IP merupakan protokol yg telah diterapkan pada hampir semua perangkat keras dan sistem operasi. Tidak ada rangkaian protokol lain yg tersedia pada semua sistem berikut ini : a. Novel Netware. b. Mainframe IBM. c. Sistem digital VMS. d. Server Microsoft Windows NT e. Workstation UNIX, LinuX, FreeBSD f. Personal komputer DOS. 1

B.

Bagaimana awalnya keberadaan TCP/IP ? Konsep TCP/IP berawal dari kebutuhan DoD (Departement of Defense)

AS akan suatu komunikasi di antara berbagai variasi komputer yg telah ada. Komputer-komputer DoD ini seringkali harus berhubungan antara satu organisasi peneliti dg organisasi peneliti lainnya, dan harus tetap berhubungan sehingga pertahanan negara tetap berjalan selama terjadi bencana, seperti ledakan nuklir. Oleh karenanya pada tahun 1969 dimulailah penelitian terhadap serangkaian protokol TCP/IP. Di antara tujuan-tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Terciptanya protokol-protokol umum, DoD memerlukan suatu protokol yg dapat ditentukan untuk semua jaringan. 2. Meningkatkan efisiensi komunikasi data. 3. Dapat dipadukan dengan teknologi WAN (Wide Area Network) yg telah ada. 4. Mudah dikonfigurasikan. Tahun 1968 DoD ARPAnet (Advanced Reseach Project Agency) memulai penelitian yg kemudian menjadi cikal bakal packet switching . Packet switching inilah yg memungkinkan komunikasi antara lapisan network (dibahas nanti) dimana data dijalankan dan disalurkan melalui jaringan dalam bentuk unit-unit kecil yg disebut packet*. Tiap-tiap packet ini membawa informasi alamatnya masing-masing yg ditangani dengan khusus oleh jaringan tersebut dan tidak tergantung dengan paket-paket lain. Jaringan yg dikembangkan ini, yg menggunakan ARPAnet sebagai tulang punggungnya, menjadi terkenal sebagai internet. Protokol-protokol TCP/IP dikembangkan lebih lanjut pada awal 1980 dan menjadi protokol-protokol standar untuk ARPAnet pada tahun 1983. Protokolprotokol ini mengalami peningkatan popularitas di komunitas pemakai ketika TCP/IP digabungkan menjadi versi 4.2 dari BSD (Berkeley Standard Distribution) UNIX. Versi ini digunakan secara luas pada institusi penelitian dan pendidikan dan digunakan sebagai dasar dari beberapa penerapan UNIX komersial, termasuk SunOS dari Sun dan Ultrix dari Digital. Karena BSD UNIX mendirikan hubungan 2

Computer mail. maka FTP seringkali memerlukan nama pengguna (user name) dan password. (lihat RFC 959 untuk spesifikasi FTP) b. informasi error. informasi bagaimana menangani permintaan dan sembarang data penting yg harus ditransfer.( lihat RFC 854 dan 855 untuk spesifikasi telnet lebih lanjut) c. sedangkan ia memerlukan 3 . Biasanya berguna jika pengguna menggunakan komputer yg terbatas. Tiap-tiap paket berisi identitas (header) station pengirim dan penerima. banyak implementasi UNIX sekarang menggabungkan TCP/IP. Memungkinkan pengguna komputer untuk menjalankan suatu program didalam komputer yg berbeda. (lihat RFC 821 dan 822) d. meskipun banyak juga FTP yg dapat diakses melalui anonymous. Network File System (NFS). Unit informasi yg mana jaringan berkomunikasi. remote execution. Network terminal Protokol (telnet) memungkinkan pengguna komputer dapat melakukan log in ke dalam suatu komputer didalam suatu jaringan. (lihat RFC 1001 dan 1002 untuk keterangan lebih lanjut) e. permintaan suatu layanan dalam lapisan network. C. File Transfer Protokol (FTP) memungkinkan pengguna komputer yg satu untuk dapat mengirim ataupun menerima file ke komputer jaringan. alias tidak berpassword. Digunakan untuk menerapkan sistem elektronik mail. Pengiriman file (file transfer). Karena masalah keamanan data.control. Jadi hal ini berarti bahwa pengguna menggunakan komputernya sebagai perpanjangan tangan dari computer jaringan tersebut.antara TCP/IP dan sistem operasi UNIX. Pelayanan akses file-file jarak jauh yg memungkinkan klien-klien untuk mengakses file-file pada komputer jaringan jarak jauh walaupun file tersebut disimpan secara lokal. Layanan apa saja yg diberikan oleh TCP/IP ? Berikut ini adalah layanan "tradisional" yg dilakukan TCP/IP : a. Remote login.

(sebagai contoh dalam Berkeley UNIX ada perintah "rsh" dan "rexec") f. Bagaimanakah bentuk arsitektur dari TCP/IP itu ? Dikarenakan TCP/IP adalah serangkaian protokol di mana setiap protokol melakukan sebagian dari keseluruhan tugas komunikasi jaringan. Ada beberapa jenis remote execution. D. kondisi dan evolusi sistem internet. standar resmi bagi internet DS : Draft standard. berisikan bahan-bahan diskusi yg sifatnya informasi : Experimental. protokol tahap akhir sebelum disetujui sebagai standar PS I E : Proposed Standard. protokol-protokol yg telah digantikan atau tidak lagi dipertimbankan utk standarisasi. Nama database alamat yg digunakan pada internet (lihat RFC 822 dan 823 yg menjelaskan mengenai penggunaan protokol name server yg bertujuan untuk menentukan nama host di internet. protokol dalam tahap percobaan tetapi bukan pada jalur standar. meskipun ada juga isinya yg merupakan bahan diskusi ataupun omong kosong belaka. Diterbitkan oleh IAB (Internet Activities Board) yg merupakan komite independen para peneliti dan profesional yg mengerti teknis. maka tentulah implementasinya tak lepas dari arsitektur jaringan itu sendiri. Sebuah surat yg mengikuti nomor RFC menunjukan status RFC : S : standard. H : Historic. protokol pertimbangan untuk standar masa depan : Informational. Arsitektur rangkaian 4 . yg memungkinkan program untuk memanggil subroutine yg akan dijalankan di system komputer yg berbeda. yaitu yg dapat dijalankan dalam system komputer yg sama dan ada pula yg menggunakan "prosedure remote call system".sumber yg banyak dalam suatu system komputer.) RFC (Request For Comments) adalah merupakan standar yg digunakan dalam internet. name servers. ada yg berupa perintah-perintah dasar saja.

yg mana setiap lapisan menyediakan tipe khusus pelayanan jaringan : Peer process |Application layer |<----------------->|Application layer | |Presentation layer|<----------------->|Presentation layer| |Session layer |<----------------->|Session layer | |Transport layer |<----------------->|Transport layer | |Network layer |<----------------->|Network layer | |Data link layer |<----------------->|Data link layer | |Physical layer |<----------------->|Physical layer | Tiga lapisan teratas biasa dikenal sebagai "upper lever protocol" sedangkan empat lapisan terbawah dikenal sebagai "lower level protocol". Tiap lapisan bertugas memberikan layanan tertentu pada lapisan diatasnya dan juga melindungi lapisan diatasnya dari rincian cara pemberian layanan tersebut. Berikut adalah model referensi OSI 7 lapisan. Lapisan menjalankan perannya dalam pengalihan data dengan mengikuti peraturan yang berlaku untuknya dan hanya berkomunikasi dengan lapisan yang setingkat. berarti bahwa hierarki TCP/IP merujuk kepada 7 lapisan OSI tersebut. Tiap lapisan berdiri sendiri tetapi fungsi dari masing-masing lapisan bergantung dari keberhasilan operasi layer sebelumnya. Akibatnya sebuah layer pada satu sistem tertentu hanya akan berhubungan dengan lapisan yang sama dari sistem 5 . Karena TCP/IP merupakan salah satu lapisan protokol OSI * (Open System Interconnections). Model dengan menggunakan lapisan ini merupakan sebuah konsep yg penting karena suatu fungsi yg rumit yg berkaitan dengan komunikasi dapat dipecahkan menjadi sejumlah unit yg lebih kecil. Sebuah lapisan pengirim hanya perlu berhubungan dengan lapisan yang sama di penerima (jadi misalnya lapisan data link penerima hanya berhubungan dengan data link pengirim) selain dengan satu layer di atas atau dibawahnya (misalnya lapisan network berhubungan dengan lapisan transport diatasnya atau dengan lapisan data link dibawahnya).protokol TCP/IP mendifinisikan berbagai cara agar TCP/IP dapat saling menyesuaikan. Tiap lapisan harus transparan sehingga modifikasi yg dilakukan atasnya tidak akan menyebabkan perubahan pada lapisan yang lain.

Interface ini mendifinisikan operasi dan layanan yang diberikan olehnya ke lapisan lebih atas. TCP/IP model akan terlihat seperti ini : ========================================= |Application layer | | |Presentation layer | Application layer | |Session layer | | |===================|===================| |Transport layer | Transport layer/ | | | Host to host | |=======================================| |Network layer | Network layer/ | | | internet layer | |===================|===================| |Data Link layer | Network access | |Physical layer | | |===================|===================| Model OSI model internet 6 . Himpunan lapisan dan protokol dikenal sebagai "arsitektur jaringan". Pengendalian komunikasi dalam bentuk lapisan menambah overhead karena tiap lapisan berkomunikasi dengan lawannya melalui "header". Proses ini dikenal sebagai "Peer process".Disini kita tidak akan membahas model OSI secara mendalam secara keseluruhannya.yang lain. Walaupun rumit tetapi fungsi tiap lapisan dapat dibuat dalam bentuk modul sehingga kerumitan dapat ditanggulangi dengan mudah. Antara dua lapisan yang berdekatan terdapat "interface" (antarmuka). Tiap lapisan harus melaksanakan sekumpulan fungsi khusus yang dipahami dengan sempurna. karena protokol TCP/IP tidak mengikuti benar model referensi OSI tersebut. Dalam keadaan sebenarnya tidak ada data yang langsung dialihkan antar lapisan yang sama dari dua sistem yang berbeda ini. Lapisan atas akan memberikan data dan kendali ke lapisan dibawahnya sampai lapisan yang terendah dicapai. Walaupun demikian.

|---. Internet layer/ network layer Untuk mengirimkan pesan pada suatu internetwork (suatu jaringan yang mengandung beberapa segmen jaringan). Kombinasi dari data dan lapisan network disebut "paket".* token * -----|=---=| \-----/ \-----/ * ring * |=---=| |===| |===| ******* | | | | -|-------. Network Access Lapisan ini hanya menggambarkan bagaimana data dikodekan menjadi sinyalsinyal dan karakteristik antarmuka tambahan media.|---------|------------| Komputer Lainnya Meneruskan paket ke jaringan yang benar disebut "routing" dan peralatan yang meneruskan paket adalah "routers". Ketika jaringan menerima suatu pesan dari lapisan yang lebih atas. b. setelah pesan tersebut sampai pada jaringan yg benar. Informasi alamat jaringan digunakan untuk mengirimkan pesan ke jaringan yang benar. lapisan network akan menambahkan header pada pesan yang termasuk alamat asal dan tujuan jaringan. a. tiap jaringan harus secara unik diidentifikasi oleh alamat jaringan.Sekarang mari kita bahas keempat lapisan tersebut. _____ _____ |=====| |=====| ################### end nodes \-----/ \-----/ ## |===| |===| # # | | # # ---|---------. lapisan data link dapat menggunakan alamat node untuk mengirimkan pesan ke node tertentu.# routers # # | ## # # | # # # # |=---=| # # # # |=---=| # # # | # _____ _____ komputer ******* # |=====| |=====| Lainnya --. Suatu antar jaringan mempunyai dua tipe node : 7 .

tetapi tidak melakukan routing. Hal ini dikenal sebagai Service Access Point (SAP) ID kepada setiap paket (berlaku pada model OSI. Adapun fungsi IP : 1. IP (RFC 791. Protokol lapisan intenet yang utama adalah internet protokol. 8 . ICMP(dibahas nanti) digunakan untuk mengirimkan pesan-pesan ke lapisan host ke host. lihat juga RFC 919. Selain itu juga lapisan ini bertanggung jawab untuk pengiriman data melalui antar jaringan. sehingga dapat diketahui bahwa lapisan transport memerlukan proses khusus pada satu komputer ke proses yg bersesuaian pada komputer tujuan. Router kadang-kadang disebut "intermediate system" (istilah OSI) atau "gateway" (istilah TCP/IP). Mengenali pesan-pesan dari beberapa proses sedemikian rupa sehingga pesan tersebut dikirimkan melalui media jaringan yg sama disebut multiplexing . End nodes kadang-kadang disebut "end system" (istilah OSI) atau "host" (istilah TCP/IP) - Router memasukan mekanisme khusus untuk melakukan routing. Fragmentasi datagram pada antar jaringan 3. IP menggunakan protokolprotokol lain untuk tugas-tugas khusus internet.950). Pengalamatan 2.- "End nodes". 922. Transport layer /host to host Salah satu tanggung jawab lapisan transport adalah membagi pesan-pesan menjadi fragment-fragment yang cocok dengan pembatasan ukuran yg dibentuk oleh jaringan. menyediakan pelayanan kepada pemakai. Pada sisi penerima. router biasanya merupakan peralatan tersendiri yg tidak menyediakan pelayanan kepada pengguna akhir. End nodes menggunakan lapisan network utk menambah informasi alamat jaringan kepada paket. Karena routing merupakan tugas yg kompleks. istilah TCP/IP untuk SAP ini disebut port *). lapisan transport menggabungkan kembali fragment untuk mengembalikan pesan aslinya. Pengiriman datagram pada antar jaringan 4.

UDP tidak akan berusaha untuk mengembalikan datagram yg hilang dan proses pada lapisan atas harus bertanggung jawab untuk mendeteksi data yg hilang atau rusak dan mengirimkan ulang data tersebut bila dibutuhkan. Unreliable delivery. Protokol ini berusaha secara seksama untuk mengirimkan data ke tujuan. 9 . TCP dan UDP. TCP adalah protokol yg handal. Tanggung javab lapisan transport yg paling berat dalam hal pengiriman pesan adalah mendeteksi kesalahan dalam pengiriman data tersebut. Tetapi perlu dicatat bahwa kehandalan TCP tercapai dengan mengorbankan bandwidth jaringan yg besar. berarti kesalahan tidak dapat terjadi. tetapi kesalahan akan dideteksi jika terjadi. memeriksa kesalahan. b. UDP (User Datagram Protocol) disisi lain adalah protokol yg tidak handal. bukan berarti kesalahan mungkin terjadi. Karena proses lapisan atas (application layer) memiliki kebutuhan yg bervariasi. terdapat dua protokol lapisan transport /host to host. Pemulihan kesalahan dilakukan dengan jalan memberitahukan lapisan atas bahwa kesalahan telah terjadi dan meminta pengirimna kembali paket yg kesalahannya terdeteksi. Ada dua kategori umum deteksi kesalahan dapat dilakukan oleh lapisan transport : a. Karena pemeriksaan kesalahan memerlukan waktu dan mengurangi penampilan jaringan. Biasanya kategori ini digunakan jika setiap paket mengandung pesan yg lengkap. sering disebut datagram delivery dan paket-paket bebas yg dikerimkan dengan cara ini sering disebut datagram . Protokol ini hanya semampunya saja mengirimkan data. Unreliable delivery. tetapi menunjukkan bahwa lapisan transport tidak memeriksa kesalahan tersebut. sedangkan reliable delivery.Prosedur mengembalikan pesan dan mengarahkannya pada proses yg benar disebut demultiplexing . mengirimkan data ulang bila diperlukan dan mengirimkan error ke lapisan atas hanya bila TCP tidak berhasil mengadakan komunikasi (dibahas nanti). Reliable delivery. jika mengandung banyak paket.

Application layer. bagaimana cara agar email tersebut sampai pada tujuannya. seperti mail server (email program). Bagaimana TCP dan IP bekerja ? remote Seperti yg telah dikemukakan diatas TCP/IP hanyalah merupakan suatu lapisan protokol(penghubung) antara satu komputer dg yg lainnya dalam network. keyboard dan mouse sebagai masukan informasi. Antara TCP dan IP ada pembagian tugas masing-masing.4 dimana sistem dihubungkan satu sama lain dengan menggunakan segmen kabel twisted-pair point-to-point untuk membentuk suatu struktur ring.Dalam pengiriman email ada beberapa prinsip dasar yg harus dilakukan. Di lapisan ini dapat ditemukan program yg menyediakan pelayanan jaringan. terminal.Dari konsep ini kita dapat mengetahui bahwa pengirim email memerlukan "perantara" yg memungkinkan emailnya sampai ke tujuan (seperti layaknya pak pos). port berbentuk virtual (software) bukan berbentuk fisik seperti RS232 serial port (utk koneksi modem). siapa yg menerima email tersebut serta isi dari email tersebut. Tetapi dalam istilah internet. Lapisan sebelumnya hanya bertugas mengirimkan pesan yg ditujukan utk lapisan ini. Kedua. file transfer server (FTP program). 10 . meskipun ke dua komputer tersebut memiliki OS yg berbeda. Lapisan inilah biasa disebut lapisan akhir (front end) atau bisa disebut user program. Di PC contohnya monitor sebagai keluaran informasi. E. mencakup hal-hal umum berupa siapa yg mengirim email. Token Ring merupakan teknologi LAN data link yg didefinisikan oleh IEEE 802.c. Lapisan inilah yg menjadi alasan keberadaan lapisan sebelumnya. Sebuah sistem diijinkan untuk mengirim hanya bila sistem tersebut memiliki token (data unit khsusus yg digunakan bersama-sama) yg akan dilewarkan dari satu sistem ke sistem lain sekitar ring. Untuk mengerti lebih jauh marilah kita tinjau pengiriman sebuah email. Pertama. Komputer port adalah tempat adalah tempat dimana informasi masuk dan keluar. Dan ini adalah tugas dari TCP/IP.

Karena IP "hanya" mengirimkan data "tanpa" mengetahui mana data yg akan disusun berikutnya menyebabkan IP mudah untuk dimodifikasi daerah "sumber dan tujuan" datagram.jaringan. Parameter problem. datagram adalah kalimat yg digunakan jika kita hendak menggambarkan TCP/IP. Hal inilah penyebab banyak paket hilang sebelum sampai kembali ke sumber awalnya. Jika hal ini terjadi maka IP hanya akan memberikan pesan kesalahan (error message) kembali ke sumber data. Secara teknis. TCP akan membaginya kedalam beberapa datagram.port atau protokol tertentu tidak dapat dijangkau. terjadi jika host. b. yg berarti bahwa kedua komputer yg ikut serta dalam pertukaran data harus melakukan hubungan terlebih dulu sebelum pertukaran data ( dalam hal ini email) berlangsung. Selain itu TCP juga bertanggung jawab untuk menyakinkan bahwa email tersebut sampai ke tujuan. memeriksa kesalahan dan mengirimkan error ke lapisan atas hanya bila TCP tidak berhasil melakukan hubungan (hal inilah yg membuat TCP sukar untuk dikelabuhi). 11 . Datagram adalah unit dari data. ICPM adalah kependekan dari Internet Control Message Protocol yg bertugas memberikan pesan dalam IP. c. IP hanya bertugas sebagai kurir dari TCP dalam penyampaian datagram dan "tidak bertanggung jawab" jika data tersebut tidak sampai dengan utuh (hal ini disebabkan IP tidak memiliki informasi mengenai isi data yg dikirimkan) maka IP akan mengirimkan pesan kesalahan ICMP*. Berikut adalah beberapa pesan potensial sering timbul (lengkapnya lihat RFC 792): a.TCP merupakan connection-oriented. tugasnya adalah untuk meroute data packet . didalam network. dimana datagram tidak bisa dikirim karena time to live habis. Destination unreachable. terjadi kesalahan parameter dan letak oktert dimana kesalahan terdeteksi. Time exceded. yg tercakup dalam protokol. (jelas ! sumber dan tujuannya sudah dimodifikasi) Kalimat Datagram dan paket sering dipertukarkan penggunaanya. Jika isi email tersebut terlalu besar untuk satu datagram * . IP bertanggung jawab setelah hubungan berlangsung.

Header UDP tidak mengandung banyak informasi. UDP merupakan protokol yg tidak handal. Selain RFC 792 ada juga RFC 1256 yg isinya berupa ICMP router discovery message dan merupakan perluasan dari ICMP. Checksum.Akibatnya. pesan ini memberi saran kepada host asal datagram mengenai router yang lebih tepat untuk menerima datagram tsb. UDP adalah protokol sederhana yg berjalan dengan kemampuan jauh dibawah TCP. pesan ini saling mempertukarkan data antara host. f. adalah port asal dimana system mengirimkan datagram.IP ? 1. UDP UDP memberikan alternatif transport untuk proses yg tidak membutuhkan pengiriman yg handal.d. berisikan panjang datagram dan termasuk data. adalah port tujuan pada host penerima. karena tidak menjamin pengiriman data atau perlindungan duplikasi. berikut bentuk headernya : ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ + Source Port + Destination Port + ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ + Length + Checksum + ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Source port. Source quench. e. terutama membahas mengenai kemampuan bagi host untuk menempatkan rute ke gateway. Destination port. Echo request dan echo reply message.TCP. Seperti yg telah dibahas sebelumnya. Redirect. F. Length. TCP Seperti yg telah dibahas sebelumnya. TCP merupakan protokol yg handal dan bertanggung jawab untuk mengirimkan aliran data ke tujuannya secara handal dan 12 . bersifat optional yg berfungsi utk meyakinkan bahwa data tidak akan mengalami rusak (korup) 2. UDP tidak mengurus masalah penerimaan aliran data dan pembuatan segmen yg sesuai untuk IP. terjadi karena router/host tujuan membuang datagram karena batasan ruang buffer atau karena datagram tidak dapat diproses. Bagaimanakah bentuk format header protokol UDP.

Misalkan ada 3 orang yg mengirim file. TCP akan memberitahukan besarnya datagram yg bisa dibuat. TCP tidak memberi nomor datagram. TCP kemudian akan meletakan header di depan setiap datagram tersebut. kemudian mengambil nilai yg terkecil darinya. ketiga 1000. Nomor port digunakan untuk menjaga data dari banyaknya data yg lalu lalang. 13 . kedua 500. 1001. Misalkan anda ingin mengirim file berbentuk seperti berikut : TCP kemudian akan memecah pesan itu menjadi beberapa datagram (untuk melakukan hal ini. Port ini diletakan pada daerah tujuan port (destination port) . TCP menggunakan nomor urutan segmen dan acknowlegement (jawaban). Biasanya. nomor port ini menjadi sumber port (source port) number untuk masing-masing jenis transfer. Untuk memastikan diterimanya data. tetapi pada oktetnya. Hasilnya kemudian diletakan ke header TCP. Jadi jika ada 500 oktet data dalam setiap datagram. dan sejak itu port anda menjadi destination port dan port tujuan menjadi source port. untuk memudahkan). Kemudian semua susunan oktet didalam datagram akan diperiksa keadaannya benar atau salah. Header ini biasanya terdiri dari 20 oktet. Jika nilai keberadaan susunan oktet antara satu checksum dg checksum yg lain tidak sama. Setiap datagram mempunyai nomor urut (sequence number) masingmasing yg berguna agar datagram tersebut dapat tersusun pada urutan yg benar dan agar tidak ada datagram yg hilang. dan biasa disebut dg checksum . Ketika datagram dikirim. selanjutnya 1500 dan eterusnya. Yg perlu diperhatikan ialah bahwa checksum ini dilakukan di kedua komputer yg melakukan hubungan. dan 1002 untuk transfer file. maka source dan destination portnya akan terbalik.berurutan. TCP tidak mengetahui berapa besar datagram yg bisa ditampung jaringan. Yg perlu diperhatikan yaitu bahwa TCP perlu mengetahui juga port yg dapat digunakan oleh tujuan (dilakukan diawal hubungan). Tentu saja jika ada datagram yg kembali. TCP anda akan mengalokasikan nomor port 1000. datagram yg pertama mungkin akan bernomor urut 0. tetapi yg terpenting adalah oktet ini berisikan sumber dan tujuan nomor port (port number) dan nomor urut (sequence number) .

14 . Biasanya bagian header ini terlibat sewaktu hubungan berlangsung.sampai 500 oktet berikut + Jika kita misalkan TCP header sebagai .T---. ia akan segera langsung mengirim data tersebut dan tidak akan menunggu data yg terlambat.T---.T---.T---.T---. Jadi inilah bentuk datagram tersebut: ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ + Source Port + Destination port + ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ + Sequence number + ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ + Acknowledgment number + ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ + Data + |U|A|P|R|S|F| + + offset+ Reserved |R|C|S|S|Y|I| Window + + + |G|K|H|T|N|N| + ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ + Checksum | Urgent pointer + ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ + data anda -----.T---. Dicadangkan untuk penggunaan mendatang. yg bertugas untuk menunggu jawaban apakah datagram yg dikirim sudah sampai atau belum. Jika tidak ada jawaban (acknowledgement) dalam batas waktu tertentu. karena akan menyebabkan hubungan menjadi lambat.T---Ada beberapa bagian dari header yg belum kita bahas. yaitu gagalnya koneksi (lihat bahasan sebelumnya).T---.T---. Urgent pointer menunjukan nomor urutan oktet menyusul data yg mendesak.T---.maka sesuatu yg tidak diinginkan akan terjadi pada datagram tersebut. maka seluruh file akan berbentuk sebagai berikut : T---. Urgent pointer adalah bilangan positif berisi posisi dari nomor urutan pada segmen. Window berfungsi untuk mengontrol berapa banyak data yg bisa singgah dalam satu waktu. Reserved selalu berisi nol. Jika Window sudah terisi. maka data akan dikirim lagi. Seperti 'acknowledgement number' misalnya.

tetapi ada juga protokol tertentu yg dapat menggunakan IP. Karena meskipun jalannya IP menggunakan TCP. ACK saat di set ruang acknowledgement number memiliki arti. melakukan sinkronisasi nomor urutan untuk hubungan. e. d. set 0 diabaikan. Akhirnya. maka ia kemudian akan menambahkan header miliknya. checksum akan meminta IP tujuan untuk meyakinkan bahwa header tidak mengalami kerusakan.- Control bit (disamping kanan reserved. jadi kita harus memastikan IP menggunakan protokol apa untuk mengirim datagram tersebut. SYN. IP tidak peduli apa isi dari datagram. atau isi dari TCP header. source address adalah alamat asal datagram. Berikut inilah tampilan header IP : ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ ++++ + version + IHL + Type of Service + Total Length + ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ ++++ 15 . protocol number dan checksum . memulai fungsi push. URG. Tugas IP sangat sederhana. Ada enam kontrol bit : a. Protocol number meminta IP tujuan untuk mengirim datagram ke TCP. Yang perlu dicatat yaitu bahwa TCP dan IP menggunakan checksum yang berbeda. memaksa hubungan di reset. PSH. f. c. Destination address adalah alamat tujuan datagram (ini penting agar gateway mengetahui ke mana datagram akan pergi). Jika IP melewati suatu gateway. Inilah tugas IP sebenarnya. hubungan tidak ada lagi. FIN. 3. IP TCP akan mengirim setiap datagram ke IP dan meminta IP untuk mengirimkannya ke tujuan(tentu saja dg cara mengirimkan IP alamat tujuan). RST. Saat di set 1 ruang urgent pointer memiliki makna. Hal yg penting dari header ini adalah source address dan Destination address . Bila diset maka hubungan di buka. b. baca dari atas ke bawah). yaitu hanya mengantarkan datagram tersebut sampai tujuan (lihat bahasan sebelumnya).

IT----.IT---. kemudian data ------+ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ ++++ Jika kita misalkan IP header sebagai .IT---.IT----. maka file sekarang akan berbentuk : IT---.+ identification + Flag + Fragment Offset + ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ ++++ + Time to live + Protocol + Header Checksum + ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ ++++ + Source Address + ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ ++++ + Destination Address + ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ ++++ + TCP header.IT----.IT---- 16 .IT----.

1 OSI Seven Layer Model & Seminar Outline This seminar will present TCP/IP communications starting from Layer 2 up to Layer 4 (TCP/IP applications cover Layers 5-7) • • IP Addresses Data Link Layer o o Network Frames Address Resolution Protocol • Network Layer o o o Internet Protocol IP Routing ICMP Error Reporting 17 0 .BAB II TCP/IP FUNDAMENTALS 2.

etc.A computer.g. that communicate directly with one another (e. Ethernet. communications devices.a collection of computers.. connected to a physical network.A computer that interconnects two or more physical networks and that routes TCP/IP information among those networks (accurately referred to as a router) 18 .• Transport Layer o o User Datagram Protocol Transmission Control Protocol • Session through Application Layers o Domain Name System • Final example tracing DNS transaction through a router 2. Token Ring) v Host . that exchanges information with another computer via TCP/IP v Gateway . wiring.2 Definitions v Physical network .

0. 255.5 Subnet Mask (netmask) v 32-bit value v Generally used to subdivide (subnet) a given IP class network into smaller (sub)networks v Netmask determines which portion of an IP address is the network address and which is the host address 2.6 An IP address bit is a network address bit if the corresponding netmask bit is 1 2.hostid] 2. move connection ==> change IP address) • are referenced by humans via dotted decimal (or dotted quad) notation.4 Class formats 2. respectively) 19 .0.255. and C (class D is for multicast) of the form [netid.255. 32-bit addresses correspond to connections. 255. B.6..0.192. and C networks.3 • • IP addresses are unique.7 • consist of three primary classes A. 128.. e.2. B.0 for class A. not hosts (generally.7 An IP address bit is a host address bit if the corresponding netmask bit is 0 v "Natural netmask" has all netid bit locations = 1 and all hostid bit locations = 0(e. one number per 8 bits (1 octet or byte).g.0.0.255. and 255.g.

0 .255.zzz .yyy.191.223.0 Class B ==> 128.0.0 and 128.255.192.0.0 with netmask=255.yyy.192. 128.3 Netmask example: Netid and hostid conventions: • • • • Network addresses have hostid with all bits = 0 (e.255.xxx.0 .6.192. 255.xxx.54.255.0.239.g.1) IP network ranges by class: • • • • Class A ==> 1.0) Directed broadcast addresses have hostid with all bits = 1 (e.255.0 Class D ==> 224.0.192.0 Class C ==> 192.xxx.0.0) "Limited" broadcast has all bits = 1 (e..g.0 and 128.0 .0.255.126.0.0.g.0.yyy.255.yyy.zzz used for internal testing.xxx.xxx.255) Loopback address 127.zzz (multicast IP) Hosts with multiple IP addresses per interface and/or on multiple interfaces are called multi-homed hosts.255. 128. Ø Data Link Layer Ø Network Frames • • The basic unit of a physical network is a frame General form of a network frame • Network frame formats o Ethernet frames § Version 2 format 20 .0 with netmask=255.0.0.yyy..xxx.255.255 with netmask=255. no traffic generated (typically 127.xxx.255 with netmask=255.

1500 bytes o Token Ring MTU . Encapsulation of ARP message in a physical frame 21 .4192 bytes Some physical networks have a minimum frame size and must be padded (typically with bytes of "zeroes") to that size when the actual data size is smaller (Ethernet has a minimum frame size of 60 bytes) Address Resolution Protocol (ARP) • • The address resolution protocol (ARP) is used to associate physical network card addresses (MAC addresses) with IP addresses.§ IEEE 802 format o Token Ring frames § IEEE 802 format • • Every physical network has a maximum frame size called the maximum transfer unit (MTU) o Ethernet MTU .

• Ethernet example: Source IP address = 128.6. asking for the destination MAC address.192.192. ARP Request 2. Optionally. ARP requestor sends a broadcast frame with the destination IP address. 2.7 (80 C0 06 07) Source MAC address = 00 00 C0 8D 9C FB Destination IP address = 128.• ARP message format • ARP process 1. ARP Response 22 .193 (80 C0 06 C1) Destination MAC address = 00 00 1D E5 A3 B9 1.6. its source IP address and MAC address. 3. all other hosts within the same broadcast domain add the sender's MAC and IP addresses to its ARP cache. Host with destination IP address sends a directed frame back to ARP requestor filling in its MAC address and storing the MAC address of the sender in an ARP table (or cache).

21 128.237.52 128. respectively) TTL is set to maximum when ARP request received.141 128.26.192.192.126 MAC address 00:00:C0:B8:A5:E3 08:00:20:7C:7F:7E 00:00:1B:16:F7:FF 00:00:0C:4E:60:8F 00:00:94:21:66:14 TTL 155s 246s 626s 332s 185s 439s 128.192. MAC address. Time to Live) Sample ARP cache: IP address 128.106.192.10.153.192. not set when communicating with another host Tools to display ARP info (TTL usually not displayed): o arp (Windows 9x/NT/2000) o arp (Unix) Proxy ARP • • • Some devices (such as routers) respond to ARP requests for IP addresses connected to other networks by providing their MAC address in an ARP reply This behavior is called proxy (or promiscuous) ARP Proxy ARP example: 23 .192.ARP Table (or Cache) • • • To minimize broadcasts due to ARP requests.6. IP hosts and gateways store tables of MAC and IP addresses (called ARP tables or cashes) Each entry in the cache contains (IP address.159 00:05:02:E6:48:41 • • • The Time to Live (TTL) field has either a fixed or adjustable maximum (usually a workstation or router.111 128.

Internet Protocol • The Internet Protocol (IP) is an: o unreliable (delivery not guaranteed) o connectionless (packets independent of one another) o best-effort (attempt to deliver packets) packet delivery mechanism • • Basic unit is the datagram (up to 65.535 bytes) Encapsulation of IP datagram in a physical frames 24 .

used to record timestamps along the route IP Routing • • • • • Both hosts and routers participate in routing Direct routing .destination host not on same network --> datagram sent to a router for delivery Routing based on IP routing table of the form (netmask.• IP datagram format • • Network MTU and fragmentation o IP hosts send datagrams up to the MTU size of the physical network o Routers *may* have to fragment datagrams if outbound MTU smaller than inbound frame size § Each fragment has the format of an IP datagram § Fragments reassembled at receiving host (may be inefficient) § Higher probability of retransmission --> losing one fragment loses entire datagram IP Options o Loose and strict source routing .used to trace a route o Internet timestamp . Extract destination IP address ipdest from datagram 2. send datagram to next-hop 25 . ipdest) § If ipnet equals net-address.used to route a datagram along a specific path o Record route . next-hop) Routing algorithm 1. net-address. Starting at the beginning of the routing table (and for each entry) § Calculate network portion of ipdest --> ipnet = AND(netmask.transmitting a datagram from one computer directly to another on same physical network Indirect routing .

0.254.0.100) 4. ipdest = 10000000 11000000 11111110 01100100 (128. repeat steps a.0 • Host routing example 1: 1.0 equals 128.192. AND operation ---------------------------------6.0 next-hop 128.0 0.254.0. Host-specific routes (HSR) 3. Net-specific routes (NSR) 4.0.0 0.100 2.0 26 .192.1 hopcount 0 1 (comments) DCN DR entry 1 2 255. Compare ipnet and 1st routing table entry net-address 8.255.0.0) 7. for next entry § If no table entry matches.0.directly connected network and default route) Network for host routing examples § • Routing table for host H1 netmask net-address 128.0. Datagram ipdest=128.192. Calculate network portion of ipdest using 1st routing table entry netmask: 3. Directly connected networks (DCN) 2.• • • If ipnet does not equal net-address.0) 5. 128.0. and b.0.192.7 128.192.255. netmask = 11111111 11111111 00000000 00000000 (255. Default route (DR) Hosts have minimal routing tables (usually two entries . ipnet = 10000000 11000000 00000000 00000000 (128.1.192.0.192. declare a routing error Routing table order: 1.6.192.

Since they match.144. 0.0.255. AND operation ---------------------------------6.0. ipnet = 10000011 10010000 00000000 00000000 (131.0 does *not* equal 131. ipnet = 00000000 00000000 00000000 00000000 (0.e.144.0.10 2.1. Compare ipnet with 1st routing table entry net-address 8. send it to next-hop=128.144.144.0.0.0 does equal 0. Compare ipnet with 2nd routing table entry net-address 15. Since they match. the default gateway 27 ..192. ipdest = 10000011 10010000 00000100 00001010 (131.4. i. Datagram ipdest=131.4. netmask = 11111111 11111111 00000000 00000000 (255.0.192.0.e. netmask = 00000000 00000000 00000000 00000000 (0. calculate network portion of ipdest using 2nd routing table entry netmask: 10.144.. 128.0) 7.10) 11. i. send it to next-hop=128.7.4. Since they don't match.• 9.0 9.0.0. communicate directly with destination host Host routing example 2: 1.6. AND operation ---------------------------------13.0) 5.1. ipdest = 10000011 10010000 00000100 00001010 (131.0 16.0) 14. Calculate network portion of ipdest using 1st routing table entry netmask: 3.0.0.0) 12.192.0.10) 4.

255.232.192.150.0.0 0.192.192.0.255.2 hopcount 0 0 0 0 1 2 1 (comments) DCN DCN DCN DCN HSR NSR DR entry 1 2 3 4 5 6 7 255.0 0.192.4.2 128.15.255.0 255.250 128.255.255.6.192.192.144.6.150.250 128.232.255.192.0 255.255.0 128.0 255.192.7.255.232.0.0.192.255 131.0.0 128.150.250 128.0 255.0 next-hop 128.10 • Gateway routing example 1: 1.250 128. Find routing entry in table in which network portion of ipdest matches net-address and send datagram to corresponding nexthop (netmask) • 28 .0.192.7.255.2 128.• Network for gateway routing examples • Routing table for gateway G1 netmask net-address 128.24 2.0 255.0 168.192. Datagram ipdest=128.255.192.232.232.0 128.255.

0 match 5 255.232.24.44.232.15.0 match 2 255.255.0 128.0.0 match 3 255.149) -------------193.0 128.24.0 128.0 193.0 match 4 255.192.255.255.255.0 ---no no no no no send • • • • • • • • • • Gateway routing example 3: 1.56.0 168.0 match 2 255.150.6.255.56.44.150.44.15.192.192.192.255.24) result ------------------------1 255.150.15.0 (netmask) AND(193.0 net-address ----------128.10 168.56.150.255.255.56.15.255.0 directly net-address ----------128.0 128.39) result ----------------------1 255.192.0 128.6.192.255.255.192. Find routing entry in table in which network portion of ipdest matches net-address and send datagram to corresponding nexthop entry result ------1 match 2 match 3 match netmask ------255.24.15.192.192.0 168.0 128.255.255.192.15.0 255.255.44.0 128.0 255.255.192.39 2.39 match 6 255.150.0 128.0.44.0 128.24.0 128.• • • • • • entry netmask AND(128.15.255.6.4.150. Datagram ipdest=168. Datagram ipdest=193.0 168.255.44.7.255.144.2 net-address ----------128.0 193.255.0 168.0 ---no no send Gateway routing example 2: 1.0 match 3 255.150.192.255.0 to 128.15.192.7.255. Find routing entry in table in which network portion of ipdest matches net-address and send datagram to corresponding nexthop (netmask) entry netmask AND(168.255 168.255.0 168.192.255.7.56.44.0 --no no no • • • • • • 29 .15.149 2.24.0.0 131.192.

a collection of networks and gateways controlled by a single authority • • Two general types of update protocols o Interior gateway protocols .• • • • • 4 match 5 match 6 match 7 send to 255.0.255.15.Used by gateways connecting autonomous systems § Exterior Gateway Protocol (EGP) § Border Gateway Protocol (BGP) OSPF & RIP used at UGA o Only Foundry core routers communicate via OSPF o Foundry routers broadcast RIP sometimes (don't listen) 30 .0 131.0 255.24.56.192.255.255 255.0.0 128.0.56.24.255.0.0.4.232.0 no no no (default gateway) Routing Update Protocols • • Routing update protocols are used to modify the routing tables in gateways Autonomous system .144.192.0 0.0.24.0.149 193.255.0.255.0.0 193.232. RIP2) § Open Shortest Path First (OSPF) o Exterior gateway protocols .0 128.10 168.Used among gateways within an autonomous system § Routing Information Protocol (RIP.0 0.0 0.2 193.

o o RIP turned off all other routers Hosts can listen to RIP but must *NOT* broadcast RIP ICMP Error Reporting • • • Since IP networks are inherently unreliable. need a mechanism for reporting IP datagram delivery problems Internet Control Message Protocol (ICMP) used to report errors o ICMP *required* implementation of any TCP/IP software o Usually initiated by gateways. used by packet internet groper or ping) 31 .Used to test whether a destination is reachable and responding (e.. not gateways o ICMP messages delivered just like IP datagrams o Problems delivering ICMP messages do *not* generate additional ICMP messages o ICMP does not specify how to handle errors ICMP Message Encapsulation • ICMP Message Format • ICMP Echo Request/Reply . but can also be initiated by hosts o ICMP messages are sent back to source IP host.g.

source slows down rate it sends datagrams • ICMP Redirect .Used by a gateway to tell a directly connected host that a more efficient gateway should be used for a specific IP address • ICMP Time Exceeded .Used by a gateway to indicate that a routing loop has occurred (sent when the IP TTL value reaches 0 or when segment reassembly time exceeded) 32 .Used by a gateway to indicate that it is congested.• ICMP Destination Unreachable .Used by a gateway to indicate that it cannot route or deliver an IP datagram • ICMP Source Quench .

Selain itu. TCP/IP dikembangkan secara sempurna dan menawarkan banyak utiliti yang mampu meningkatkan penggunaan. Microsoft Windows 2003 memiliki dukungan yang sangat luas untuk TCP/IP baik sebagai suatu rangkaian protocol maupun seperangkat layanan untuk konektivitas dan manajemen jaringan-jaringan IP. dapat ber-interface dengan jaringan TCP/IP melalui suatu device yang dikenal sebagai gateway. Karena popularitasnya. Jaringan-jaringan yang didasarkan pada protocol transport lainnya. Anda juga akan belajar bagaimana Microsoft Windows 2003 berintegrasi dengan TCP/IP. dan keamanan. Jaringan-jaringan TCP/IP dapat dipadukan secara mudah dengan Internet. Di sini akan diuraikan tinjauan tentang konsep-konsep TCP/IP. unjuk kerja (performance). terminologi. Beberapa utiliti standar tersebut. TCP/IP juga merupakan standar protocol untuk Internet. misalnya File Transfer Protocol (FTP) dan Telnet. dan bagaimana standar-standar Internet dibuat.BAB III IMPLEMENTASI TCP/IP DI WINDOWS SERVER 2003 Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) adalah serangkaian protocol berstandar industri yang dirancang untuk wide area network (WAN). disertakan di dalam Windows Server 2003. 3.1 Keuntungan TCP/IP Semua sistem operasi yang modern menawarkan dukungan TCP/IP dan kebanyakan jaringan yang besar mengandalkan pada TCP/IP untuk sebagian besar lalu lintas jaringannya. banyak utiliti konektivitas standar yang tersedia untuk mengakses dan mentransfer data di antara sistem-sistem yang tidak serupa. Penambahan TCP/IP ke konfigurasi Windows Server 2003 memberikan sejumlah keuntungan: 33 . seperti ATM atau AppleTalk.

Dengan berhubungan ke Internet. 3. sebuah VPN (virtual private network) atau extranet dapat ditentukan. 2. yang sangat ideal untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi client/server yang dapat beroperasi pada WinSockcompliant stack dari vendor-vendor lain. Memungkinkan untuk melakukan server framework atau client yang termasuk cross-platform. 4. Memberikan suatu metode untuk memperoleh akses ke Internet. IP Security (IPSec) adalah suatu teknologi yang dipakai untuk meng-encrypt lalu lintas jaringan TCP/IP. scalable. TCP/IP Communication Protocol Fasilitas Windows 2003 yang signifikan adalah kemampuan untuk berhubungan ke Internet dan sistem-sistem yang tidak serupa. TCP/IP termasuk routable dan dapat dihubungkan ke jaringan-jaringan berbeda melalui gateway.1. Windows 2003 TCP/IP memiliki kapabilitas yang baru dan canggih. dan robust. Windows 2003 menyediakan *** fasilitas-fasilitas keamanan tingkat tinggi yang dapat diimplementasikan ketika berhubungan ke suatu sistem pada sebuah jaringan. IPSec memungkinkan transfer data yang aman di antara client-client yang jauh dan server perusahaan secara pribadi melalui virtual private network (VPN). Menawarkan suatu teknologi untuk menghubungkan sistem-sistem yang tidak serupa. Kapabilitas yang dimaksud adalah: 1. 34 . yang mengakibatkannya lebih mudah menuju jaringan dengan komputer-komputer Macintosh. IP Security. Selain itu. Untuk mendukung semua fasilitas tersebut. yang bisa menghasilkan akses jarak jauh yang tidak mahal. Microsoft TCP/IP menawarkan WinSock interface. client-client Macintosh sekarang dapat memakai protocol TCP/IP untuk mengakses bersama-sama pada sebuah server Windows Server 2003 yang sedang mengoperasikan File Services for Macintosh (AFP [AppleShare File Server] pada IP).

Point-to-Point Tunneling Protocol (PPTP) menyajikan fungsionalitas VPN yang mirip dengan apa yang disediakan IPSec. NetBEUI Protocol tersebut membantu dalam pemeliharaan lingkungan-lingkungan yang heterogen dan memudahkan migrasi ke suatu platform protocol transportasi TCP/IP yang berbasis Windows 2003 yang lebih fleksibel dan lebih kaya. 2. 3. yang meliputi: 1. Karena alasan inilah Windows 2003 mendukung: 1. Akhirnya. AppleTalk 2. 35 . Layer Two Tunneling Protocol (L2TP) merupakan suatu kombinasi PPTP dan Layer Two Forwarding (L2F). Pengirim perlu mentransmisikan ulang hanya paket-paket yang tidak diterima. L2F adalah suatu protocol transmisi yang memungkinkan server akses dial-up membingkai lalu lintas dial-up di dalam Point to Point Protocol (PPP) dan mentransmisikannya pada hubungan WAN ke server L2F (router).2. Pengakuan selektif yang memungkinkan suatu sistem melakukan pemulihan dari kemacetan secara cepat. Microsoft terus-menerus mendukung protocol dan sistem peninggalan untuk memelihara investasi para pelanggan di masa lampau dan memperkecil beban biaya. tekanan. 3. Point-to-Point Tunneling Protocol. 3.2 Peningkatan Tumpukan (Stack) TCP/IP Windows 2003 menyediakan sejumlah peningkatan stack TCP/IP. PPTP juga mendukung banyak protocol jaringan seperti IP. Internetwork Packet Exchanged/Sequenced Packet Exchange (IPX/SPX). Layer Two Tunneling Protocol. dan resiko dalam mengelola lingkungan yang heterogen. Dukungan jendela besar yang meningkatkan unjuk kerja ketika banyak paket sedang melakukan transit dalam jangka waktu yang lama. dan NetBIOS Enhanced User Interface (NetBEUI). Internetwork Packet Exchange (IPX).

UNIX host secara tradisional sudah dikelola dengan memakai Telnet sebuah interface teks yang mirip dengan command prompt yang dapat diakses pada suatu jaringan IP. Windows 2003 menyediakan baik server maupun client Telnet. dua utiliti TCP/IP memberikan kemampuan untuk mencetak dan memperoleh status cetak pada suatu printer TCP/IP. Kemampuan yang lebih baik untuk memperkirakan waktu perjalanan bolak-balik. dan Common Internet File System (CIFS). Selain itu. 2. Windows 2003 menghadirkan beberapa utiliti untuk mendiagnosa problem-problem yang berkaitan dengan TCP/IP yang meliputi PING. Utiliti diagnostik. 4. Kemampuan untuk memprioritaskan lalu lintas yang lebih baik dalam menuntut aplikasi. HyperText Transfer Protocol (HTTP). 3. Ipconfig. 3. Nslookup. Windows 2003 dapat mencetak secara langsung ke printer-printer berbasis IP. 4. Line Printer Remote (LPR) mencetak sebuah file ke host yang sedang mengoperasikan layanan Line Printing Daemon (LPD). Line Printer Queue (LPQ) memperoleh status urutan cetak pada host yang sedang mengoperasikan layanan LPD.3. Windows 2003 menyediakan dukungan untuk beberapa protocol transfer data berbasis IP yang berbeda. Utiliti transfer data. dan Tracert 36 .3 Utiliti-utiliti TCP/IP Utiliti-utiliti di dalam Windows 2003 mencakup: 1. Utiliti pencetakan. Telnet. Utiliti ini meliputi File Transfer Protocol (FTP).

maka terjadi time out yang menandakan pegiriman paket gagal dan harus diulang kemabali. 37 . Model protocol TCP disebut sebagai connection oriented protocol.0 dengan layanan aplikasi berorientasi internet dan intranet. artinya paket data dipecah dalam jumlah yang sesuai dengan besaran paket.2 TCP TCP (Transmission Control Protokol ) melakukan transmisi data per segmen. Komputer mitra yang menerima paket tersebut harus mengirim balik sebuah sinyal ACKnowledge dalam satu periode yang ditentukan. TCP/IP adalah protokol yang tersedia pada NT 4. IP. Web dan lainnya. Mail. 4. TCP PORT Port merupakan pintu masuk datagram dan paket data. TCP akan menyertakan nomor seri ( sequence number ). dan sebagainya.536. TCP/IP sendiri sebenarnya merupakan suite dari gabungan beberapa protokol. Agar pengiriman data sampai dengan baik.1 Windows NT TCP/IP TCP/IP protokol adalah jaringan dengan teknologi packet Switching yang berasal dari proyek DARPA ( development of Defense Advanced Research Project Agency ) ditahun 1970-an yang dikenal dengan nama ARPANET. Dapat dilihat contoh port pada table dibawah. seperti FTP. maka pada setiap paket pengiriman. Port ini lebih dikenal dengan nama well known port. TELNET. Port data dibuat mulai dari 0 sampai dengan 65. Di dalamnya terdapat protokol TCP. Port 0 sampai dengan 1024 disediakan untuk layanan standar. SMTP. POP.BAB IV PENGANTAR KONSEP DAN APLIKASI TCP/IP PADA WINDOWS NT SERVER 4. kemudian dikirim satu persatu hingga selesai. Bila pada waktunya sang mitra belum juga memberikan ACK.

Apabila IP penerima melihat pengiriman paket tersebut dengan identitas IP-address yang sesuai. yaitu : Ø Network ID ( identitas Jaringan ) Ø HOST ID ( Identitas Komputer ) Penulisan IP address terbagi atas 4 angka. yang masing-masing mempunyai nilai maksimum 255 ( maksimum dari 8 bit ) IP Address dirancang dalam beberapa CLASS yang didefinisikan sebagai berikut : Class A : Network id 0xxx xxxx Host Id ( 24 bit ) xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx Class B : Network Id 10xx xxxx xxxx Host Id ( 16 bit ) xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx Class C : Network Id 110x xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx Host Id ( 8 bit ) xxxx xxxx untuk lebih jelasnya. IP address terbagi dua ( 2 ) bagian. dimana aplikasi menunggunya. maka datagram tersebut akan diambil dan disalurkan ke TCP melalui port.Internet Protokol ( IP ) Internet protocol menggunakan IP-address sebagai identitas. maka dibawah ini akan disajikan class dalam bentuk tabel 38 . Pengiriman data akan dibungkus dalam paket dengan label berupa IP-address si pengirim dan IP-address penerima.

Dengan demikian untuk menentukan class A. apakah jaringan yang dimaksud adalah jaringan local atau non local Untuk jaringan non local berarti 39 .20 Class B 202. Alamat Broadcast Sebuah Address khusus didefinisikan dalam TCP/IP sebagai alamat BroadCast. cukup dilihat dari angka 8 bit pertama. Dapat dilihat pada table dibawah ini : Subnet mask diperlukan oleh TCP/IP untuk menentukan.43. 10.24.7.159.23.10 Class C untuk IP address yang legal akan diberikan oleh NIC ( Network Information Center ). bahwa layanan tertentu exist. yang mana setiap orang dapat memintanya melalui ISP ( Internet Service Provider ). B.123. Nilai subnet mask memisahkan network id dengan host id.15 Class A 190. Ø Mencari informasi dijaringan. yaitu alamat yang dapat dikirim kesemua jaringan sebagai upaya broadcasting. atau C. Subnet Mask Setiap jaringan TCP/IP memerlukan nilai subnet yang dikenal sebagai subnet mask atau address mask. Broadcasting IP diperlukan untuk : Ø Memberikan informasi kepada jaringan.

Tutorial : TCP/IP Sebelum TCP/IP digunakan. dari gambar diatas kita dapat melihat beberapa informasi penting setelah kita menjalankan perintah IPConfig pada 40 . Dengan demikian diperlukan address mask untuk menyaring ( filter ) IP address dan paket data yang keluar masuk jaringan tersebut. Untuk menghubungkan2 jaringan yang berbeda inilah dibutuhkan alat bantu yang disebut dengan ROUTER. sesuai dengan jaringan yang dihubungkannya. yaitu pintu untuk mencapai jaringan diluar jaringan local. Jika pada suatu jaringan disertakan dengan IP-address yang berbeda jaringan.harus mentransmisi paket data melalui sebuah router. maka komputer tersebut tidak dapat berkomunikasi dengan jaringan yang sudah ada. Router dapat berbentuk mesin Windows NT. UNIX. atau real router seperti CISCO. Router pada konfigurasi TCP/IP disebut sebagai GATEWAY. Router ini mempunyai 2 IP yang berbeda atau lebih. tentukan lebih dahulu IP-address dan subnet yang akan digunakan. Testing TCP/IP Lakukan Testing dengan intruksi IPconfig Perintah IPConfig digunakan untuk melihat indikasi pada konfigurasi IP yang terpasang pada Komputer kita.

Untuk lebih jelasnya kita bisa melihat hasil gambar diatas. yaitu batasan waktu agar paket data tersebut tidak mengambang dijaringan ( karena destinasi/tujuan tidak ditemukan ) 41 . namun seandainya jika kita melakukan ping untuk nomor IP yang tidak dikenal seperti gambar diatas maka akan dikeluarkan pesan Request Time Out yang berarti nomor IP tidak dikenal dalam jaringan tersebut ( ping 192.0. Harus diingat bahwa perintah ini dapat dijalankan dengan baik apabila telah terpasang Network Card di komputer anda.1 ) besarnya berapa bites dan waktunnya berapa detik itu menandakan bahwa perintah untuk menghubungkan ke LocalHost dapat berjalan dan diterima dengan baik.jendela command promt dikomputer kita. primary DNS jaringan. jika kita melihat ada keluar pesan Replay form No IP ( 127. Ipconfig menampilkan informasi berdasarkan Network Card yang terpasang. utilitas ping dapat digunakan sebagai berikut: Utilitas ping digunakan untuk mengecek apakah jaringan kita sudah bisa berfungsi dan terhubung dengan baik.90 ). misalnya adalah kita bias melihat Host Name.0. misalkan pada gambar diatas terlihat perintah ping LocalHost. physical Address dan sebagainya.0. Untuk mendeteksi apakah hubungan komputer dengan jaringan sudah berjalan dengan baik. TTL adalah Time To Live.168.

Routing selain bertugas menyampaikan paket data dari satu jaringan kejaringan lainnya. Windows NT dapat berfungsi sebagai router dengan menyediakan minimal 2 network interface card ( network interface dapat berbentuk Ethernet. token ring atau serial interface ).Static Routing Proses Routing Paket data yang akan dikirim dari satu jaringan kejaringan lainnya dilakukan dengan proses ROUTING. Dalam hal ini windows NT disebut sebagai multihomed compute. Routing juga memilih jalan terdekat untuk mencapai suatu tujuan. Komponen untuk melakukan Routing ini disebut dengan ROUTER. 42 .

dibangun table routing dengan instruksi route. Dengan demikian. Table tersebut berisi daftar jaringan yang dapat dicapai oleh router tersebut. Dynamic routing umumnya digunakan untuk jaringan komputer yang besar dan kompleks. maka administrator harus mengelola table routing tersebut secara cermat. tapi bila terdapat banyak jaringan.Static Routing VS Dynamic Routing Router yang mempunyai table routing yang dikelola secara manual disebut static router. Static router dapat mempelajari jaringan yang berada disekelilingnya secara terbatas ( bila hanya 2 jaringan ). Dynamic routing adalah fungsi dari routing protocol yang berkomunikasi dengan router lainnya untuk dapat saling meremajakan ( update ) table routing yang ada. Beberapa protocol yang digunakan dalam dynamic routing antara lain RIP ( routing Information Protokol ) dan OSPF ( Open Shortest path First ) Konfigurasi Static Routing Pada komputer yang berfungsi sebagai router. Untuk mendaftarkan jaringan pada table routing diperlukan syntax seperti : Route add [ jaringan ] mask [ subnet-mask ] [ gateway ] Route delete [ jaringan ] [ gateway ] Route change [ jaringan ] [ gateway ] Route print Route f 43 . administrator tidak perlu melakukan updating jalur (path).

4. NetBIOS meregistrasi namanya kekomputer lain dengan menggunakan name registration request ( via broadcast atau ke NetBIOS name server ) 44 . Aktifitas NetBIOS NetBIOS melakukan 3 hal yaitu registrasi nama. mencari nama ( discovery ) dan melepas nama (release ) Name registrasion Pada saat NetBIOS melakukan inisialisasi diatas TCP/IP.3 NetBIOS via TCP/IP Protokol NetBIOS NetBIOS merupakan protocol yang berada pada lapisan sesi ( session Layer ) yang dimplementasikan melalui software protocol seperti NetBEUI atau NBT ( NetBIOS over TCP/IP) Aplikasi mengakses jaringan melalui NetBIOS API ( Application Programming Interface ) untuk berinteraksi dengan I/O dan control dengan lapisan dibawahnya ( dalam hal ini TCP/IP) NetBIOS memberikan layanan antara lain : Registrasi nama mesin jaringan dan verifikasi Membangun hubungan dan terminasi Connection oriented & connectionless session data transfer Nama Komputer dan Resource NetBIOS menggunakan 16 byte address untuk mengidentifikasikan komputer dan resource lainnya dijaringan. Nama diberikan secara tunggal ( unique ) kepada spesifik proses komputer atau pada sekelompok komputer ( group ) Maksimum karakter yang dapat digunakan untuk nama NetBIOS adalah 15 karakter. Untuk dapat melihat nama NetBIOS pada komputer local dapat dilakukan dengan instruksi nbtstat. Dengan satu komputer atau sekaligus mengirim informasi pada banyak komputer.

Komputer yang mempunyai nama yang dicari tesrsebut akan memberikan jawaban nomor IP yang dicari. 5.Name Discovery Bila NT ingin berkomunikasi dengan host yang lain. lengkap dengan nama NetBIOS( mapping ). maka NT melakukan broadcast berupa name query yang dicari tersebut. Untuk HOST yang memiliki nama tersebut. Nama NetBIOS yang dilepas tersebut dapat digunakan oleh HOST yang lainnya. Name Release Name release terjadi bila aplikasi atau layanan NetBIOS dihentikan. HOST yang menghentikan layanan ini akan mengirimkan negative name registration response. NetBIOS Name Server ( NBNS ) Pencarian lewat nama server ( diimplementasikan oleh Microsoft sebagai WINS-Windows Internet Name Server 3. NetBIOS name cache Pencarian di cache. yang berisi nomor IP dan nama HOSTS ( mapping ) 6. Resolusi Nama NetBIOS Menterjemahkan nama NetBIOS menjadi nomor IP disebut dengan resolusi nama NetBIOS. maka ia akan menjawabnya dengan mengirimkan positive query response. 4. File LMHOSTS ( Lan Manager HOSTS ) File local yang berisi daftar nomor IP. pada cache terdaftar nama NetBIOS yang telah berhasil diresolusi 2. Local Broadcast Broadacast jaringan local. Nama Server Pencarian dilakukan pada name server yang dikenal dengan DNS ( Domain Name Server ) 45 . File HOSTS Unix-Style /etc/hosts file. Metoda Resolusi : 1.

Percobaan terakhir adalah menghubungi DNS server ( jika DNS enabled ).Ilustrasi Resolusi Nama NetBIOS 1. 20 dan 40 detik. caranya adalah dengan menterjemahkan nama NetBIOS kenomor IP. bila ditemukan stop 2. Bila tidak ditemukan maka dicoba file local HOSTS 6. setiap komputer yang akan berkomunikasi harus mengetahui nomor IP dari mitra komputer yang dituju. NetBIOS cache diperiksa. HOST melakukan broadcast dijaringan local ( sebanyak 3 kali percobaan ) 4. Bila tidak ditemukan. 10. Jika gagal juga. yaitu melalui pencarian di NetBIOS 46 . Percobaan ini dilakukan dalam interval 5. maka file LMHOSTS dibaca dan dicari jika nama tersebut terdaftar 5. Bila gagal juga maka akan keluar pesan error sebagai tanda bahwa nama tidak ditemukan. W I N S (Windows Internet Name Service) Resolusi Name NetBIOS Seperti diketahui. Jika mempunyai nama server ( telah dikonfigurasi sebelumnya ) maka percobaan dilakukan 3 kali untuk menghubungi nama server tersebut 3.

maka komputer tersebut melakukan broadcast untuk mencari pemilik dari nama NetBIOS Broadcast selain membuat trafik jaringan menjadi jenuh.cache. client menyatakan langsung ke Wins-server tentang nomor IP komputer yang akan dihubunginya ( disebut sebagai name query request 47 . komputer tersebut meregistrasi nomor IP dirinya kepada Wins-Server ( disebut sebagai NetBIOS name-IP Address mapping ) 2. juga tidak selalu dapat melewati Router untuk mencapai jaringan lainnya. Bila tidak ditemukan. Pada saat client ingin berkomunikasi dengan komputer lainnya. WINS menyimpan daftar nama NetBIOS beserta nomor IP. WINS diciptakan oleh Microsoft untuk menangani hak tersebut. sedangkan komputer yang meminta informasi disebut sebagai Wins-Client Proses Resolusi Sebelum 2 buah komputer berbasis NetBIOS dapat saling berkomunikasi. Oleh karena itu diperlukan suatu mekanisme bantu untuk mempercepat pencarian tersebut. beberapa tahapan harus dilalui beberapa tahap : 1. Komputer yang menyediakan informasi tersebut sebagai WINS-Server. sehingga komputer dapat meminta informasi dari WINS untuk resolusi nama tersebut. Setiap kali komputer dihidupkan dan berfungsi sebagai Wins-client.

Client menerima jawaban tersebut dan menyimpannya dalam NetBIOS cache.3. 4. sehingga pada komunikasi berikutnya. Wins-server menjawabnya berdasarkan database name NetBIOS yang dikelolanya. client tidak perlu menghubungi Wins-server lagi IIS (Internet Information Server) – NT Web Server Hypertext Transfer Protokol Web server adalah aplikasi internet yang menggunakan HTTP ( hypertext Transfer Protokol). Bila ditemukan maka server menjawab pertanyaan client dengan emberikan nomor IP yang dicari. HTTP mengerti tentang permintaan ( request ) yang ditayangkan oleh web client seperti Netscape atau internet Explorer ( IE ) 48 .

49 .

50 .

The Internet Protocol (IP) is normally described as the TCP/IP Network Layer. 5.2 Transport Layer In TCP/IP there are two Transport Layer protocols. There is no universal agreement regarding how to describe TCP/IP with a layered model but it is generally agreed that there are fewer levels than the seven layers of the OSI model. In this document an application is any process that occurs above the Transport Layer. including Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) and Post Office Protocol (POP) used for e-mail. The application determines the presentation of the data and controls the session. The User Datagram Protocol (UDP) performs no end-to-end reliability checks.1 Application Layer In TCP/IP the Application Layer also includes the OSI Presentation Layer and Session Layer. Most application level protocols are associated with one or more port number. The Transmission Control Protocol (TCP) guarantees that information is received as it was sent. Most descriptions present from three to five layers. In this technical reference document the layers of the TCP/IP model are defined as follows: 5. Because of the Inter-Networking emphasis of TCP/IP this is 51 .3 Internet Layer In the OSI Reference Model the Network Layer isolates the upper layer protocols from the details of the underlying network and manages the connections across the network. Hyper Text Transfer Protocol (HTTP) used for the World-Wide-Web. and File Transfer Protocol (FTP). In TCP/IP the terms socket and port are used to describe the path over which applications communicate. There are numerous application level protocols in TCP/IP.BAB V The TCP/IP Model The TCP/IP model does not exactly match the OSI model. 5. This includes all of the processes that involve user interaction.

When data is sent. Examples of Physical Layer standards are RS-232C. Token Ring. voltage levels. All upper and lower layer communications travel through IP as they are passed through the TCP/IP protocol stack. The characteristics of the hardware that carries the communication signal are typically defined by the Physical Layer. The four layer structure of TCP/IP is built as information is passed down from applications to the physical network layer. When data is received. and the addition of a header is called encapsulation.4 Network Access Layer In TCP/IP the Data Link Layer and Physical Layer are normally grouped together. FDDI. 52 . Most RFCs that refer to the Data Link Layer describe how IP utilizes existing data link protocols such as Ethernet. This describes attributes such as pin configurations. each layer treats all of the information it receives from the layer above as data and adds control information to the front of that data. This control information is called a header. V. and ATM. the opposite procedure takes place as each layer removes its header before passing the data to the layer above.commonly referred to as the Internet Layer.35. HSSI. and cable requirements.3. and IEEE 802. TCP/IP makes use of existing Data Link and Physical Layer standards rather than defining its own. 5.

" InterNet Network Working Group. "RFC 1010: Assigned Numbers." InterNet Network Working Group. November 1982. October 1989. Agustus 1980." InterNet Network Working Group." InterNet Network Working Group." InterNet Network Working Group. "RFC 768: User Datagram Protocol. J." InterNet Network Working Group. "RFC 792: Internet Control Message Protocol. J." InterNet Network Working Group. Postel. J. Postel. May 1987.". [10] [12] [13] . "RFC 793: Transmission Control Protocol." InterNet Network Working Group. September 1981. D. Postel. R. October 1985. Postel. Schoffstall dan C. Davin. Postel. J. Plummer. Reynolds dan J. "RFC 791: Internet Protocol (IP)." InterNet Network Working Group. J. "RFC 821: Simple Mail Transfer Protocol. "RFC 1123: Requirements for InterNet Hosts Application and Support." InterNet Network Working Group. September 1981. J. May 1983. J. September 1981. "RFC 1122: Requirements for InterNet Hosts Communication Layers.REFERENSI [1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] J. Case. J. Braden. Reynolds. Postel dan J. "RFC 1098: A Simple Network Management Protocol.C. October 1989. Fedor. "RFC 959: File Transfer Protocol (FTP). Postel dan J. R. "RFC 826: An Ethernet Address Resolution Protocol. Barden. April 1989. M. "RFC 854: Telnet Protocol Specification." InterNet Network Working Group. M. Postel. Reynolds. Agustus 1982. InterNet Network Working Group.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful