P. 1
Perpindahan Kalor Ppt

Perpindahan Kalor Ppt

|Views: 1,284|Likes:
Dipublikasikan oleh Anton Tj Hadhi

More info:

Published by: Anton Tj Hadhi on Oct 20, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/07/2013

pdf

text

original

SARÌJONO

SMA NEGERÌ 1 KEPANJEN
PERP¡NDAHAN KALOR
$AR¡JONO
SMA NEGERÌ 1 KEPANJEN
T¡GA CARA
PERP¡NDAHAN KALOR
Ada tiga cara
perpindahan kalor,
yaitu:
÷ konduksi,
÷ konveksi,
÷ dan radiasi
$AR¡JONO
SMA NEGERÌ 1 KEPANJEN
KONDUK$¡ DALAM
ZAT
· Konduksi dalam zat
non logam adalah
perpindahan energi
kalor dari satu partikel
sedang bergetar ke
partikel tetangganya
melalui tumbukan.
· Konduksi dalam logam
adalah perpindahan
energi kalor melalui
elektron-elektron.
$AR¡JONO
SMA NEGERÌ 1 KEPANJEN
KONDUKTOR DAN
¡$OLATOR
Konduktor ialah zat
yang mudah
menghantarkan kalor
secara konduksi, dan
Ìsolator zat yang sukar
menghantarkan kalor
secara konduksi.
metal
plastik
$AR¡JONO
SMA NEGERÌ 1 KEPANJEN
KONDUKTOR
· konduktor
$AR¡JONO
SMA NEGERÌ 1 KEPANJEN
ÌSOLATOR
$AR¡JONO
SMA NEGERÌ 1 KEPANJEN
LOGAM, AÌR DAN UDARA
Semua logam adalah
konduktor baik.
Air adalah konduktor
buruk atau isolator
baik.
Udara adalah
konduktor paling
buruk atau isolator
paling baik.
$AR¡JONO
SMA NEGERÌ 1 KEPANJEN
RUMU$ LAJU KALOR
$ECARA KONDUK$¡
· Rumus laju kalor
secara konduksi
k = koef. Konduksi
D = jarak (m)
A = luas permukaan (m
2
)
t = waktu (s)
/
%
9
"

T
1
T
2
d
A
Reservoir
Bersuhu
tinggi
Reservoir
Bersuhu
rendah
$AR¡JONO
SMA NEGERÌ 1 KEPANJEN
KONVEK$¡
Konveksi adalah
perpindahan kalor
yang dilakukan oleh
pergerakan fluida
akibat perbedaan
massa jenis.
$AR¡JONO
SMA NEGERÌ 1 KEPANJEN
KONVEK$¡ ALAM¡AH DAN
KONVEK$¡ PAK$A
Ada dua jenis
konveksi, yaitu
konveksi alamiah dan
konveksi paksa.
Dalam konveksi paksa,
fluida yang telah
dipanasi langsung
diarahkan ke
tujuannya oleh sebuah
peniup (blower) atau
pompa.
,,,33
$AR¡JONO
SMA NEGERÌ 1 KEPANJEN
APL¡KA$¡ KONVEK$¡
PAK$A
Aplikasi konveksi
paksa terdapat
pada sistem
pendinginan mobil
dan pengering
rambut ,r dryer).
Konveksi
Udara panas
Elemen
pemanas
Kipas
Tekan
$AR¡JONO
SMA NEGERÌ 1 KEPANJEN
KONVEKSÌ ANGÌN DARAT
DAN ANGÌN LAUT
· Siang hari :
$AR¡JONO
SMA NEGERÌ 1 KEPANJEN
RUMU$ LAJU KALOR
KONVEK$¡
· Rumus laju kalor
konveksi
%
9
"

$AR¡JONO
SMA NEGERÌ 1 KEPANJEN
RAD¡A$¡
Radiasi (pancaran)
adalah perpindahan
kalor dalam bentuk
gelombang
elektromagnetik.
sehingga
perpindahan kalor
secara radiasi dapat
melalui ruang
hampa.
$AR¡JONO
SMA NEGERÌ 1 KEPANJEN
PEMANCAR KALOR
RAD¡A$¡ YANG BA¡K
Permukaan hitam
dan kusam adalah
pemancar kalor
radiasi yang baik
dan sekaligus
penyerap kalor
radiasi yang buruk.
$AR¡JONO
SMA NEGERÌ 1 KEPANJEN
PER$AMAAN $TEFAN -
BOLTZMAN
Persamaan $9ef,3
- Bol92,3
digunakan untuk
menghitung laju
radiasi kalor setiap
benda:

%
9
"
9
$AR¡JONO
SMA NEGERÌ 1 KEPANJEN
MANFAAT RAD¡A$¡
KALOR
Radiasi kalor
dimanfaatkan pada:
÷ pendiangan rumah,
÷ rumah kaca,
÷ panel surya (8ol,r-
p,3el).
$AR¡JONO
SMA NEGERÌ 1 KEPANJEN

.%# !#! # /.47  ../.3.08  /.9.9: 43/:8  43..7.37.8 $#  $ #  ! . 50753/.

9 3434. 20.3-0709.2.50753/.24.9:5./.790 80/.: 009743 009743 W $#  $ #  ! . 50753/.790909..3./. &$ % W 43/:8/..3  43/:8/...3 0307.4720.47/..78.30307 .:9:2-:.2 ..3.70 5.2.

7 203.7.39.9.38:.47 80..3.3 84..7. &% # $ % # 43/:947.9 .947. 203..43/:8 /. 5.7..7.32:/.39.43/:8  209.3.47 80.89 $#  $ #  ! .

 &% # W 43/:947 $#  $ #  ! .

$ % # $#  $ #  ! .

:84./.9.3 -:7:.  #&# $02:./.7.947 5.9.4. $#  $ #  ! .43/:947 -:7:. 43/:947-.. 43/:9475..947 -.  &/..  7.2..3-.:84./.

.7.43/:8 "   %  9 / 401 43/:8 .#&&$& # $# &$ % % #0807.9: 8 $#  $ #  ! .47 078:: 93 /  #0807.85072:.7.47 80.3 2 9.:. W #:2:8.. 2 :.47 078:: 703/.

.. '$ 43.-.3.:..31:/.3/./.340 50707.9507-0/.08.038 $#  $ #  ! .47 . 50753/.3 2.. .88.

8.: 5425.9.  .  $#  $ #  ! .390.33 . /5..038 43.08..8.38:3 /.085.085.08 .7.2.243.30 9::./:.3./.4080-:.  1:/.9: 43. '$  '$!$ /.3 43..33. 503:5 -407 .8....

7.3.3 5.3.8 5.8.5.843.7/707 $#  $ #  ! .907/.5.3503073 7.9 5.!$ '$ !$ 43.08 5.2-:9 .88902 503/33.8 %0./.8 0203 502.324- /.08 &/.

3.7 $#  $ #  ! . '$#% &% W $.

08 "    % 9 $#  $ #  ! .47 43.#&&$& #  '$ W #:2:8.:.

/..50753/..25.#$ #.8/.2-039: 042-. $#  $ #  ! .3.47/..3 009742.7.3.:7:.5.7.8 5.7.3 ./.9 20..3  .47 80.3 ../. 50753/.309  803..

/.47 7.47 7.2.7. 502.!# # #$ !072:.8.380.3-.2 /.3-:7: $#  $ #  ! ./. /...39.:8 50307./..3:8.8.3.5.

47809./.5 -03/.3 /:3.3 492.2.3$901.: 7..!#$$%  % !078.. "   9  % 9 $#  $ #  ! .3:39: 2039:3.8.

7 5..308:7.35..9...47 /2.8.  5.31. 7:2. 503/.37:2.30 $#  $ #  ! . 84./.%#$  # #.3./.

$#  $ #  ! .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->