Anda di halaman 1dari 19

Kamis

Jul
22
Top of Form
Search Ketik kata k

Bottom of Form

• Beranda KKI
• Umum
• Ragam Info
• Hukum
• Sekilas Kriminalitas
• Kasus LA-LIN
• Aneka Peristiwa

Kasus Lalu Lintas


RENCANA PELAKSANAAN QUICK WINS
TAHUN 2010
Kamis, 25 Mar 2010
RENCANA PELAKSANAAN QUICK WINS TAHUN 2010
I. PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG

Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Indonesia tahun


2005-2025 telah menetapkan tujuan yaitu mewujudkan bangsa
Indonesia yang maju, mandiri, dan adil sebagai landasan bagi tahap
pembangunan berikutnya menuju masyarakat adil dan makmur
dalam Negara Kesatuan. Arah pencapaian sasaran pokok yang
dilakukan, salah satunya adalah terwujudnya rasa aman dan damai
bagi seluruh rakyat serta terjaganya keutuhan wilayah Negara
Kesatuan Republik Indonesia dan kedaulatan negara dari ancaman
baik dari dalam maupun luar negeri. Keterwujudan itu ditandai salah
satunya dengan Polri yang profesional, partisipasi kuat masyarakat
dalam bidang keamanan, intelijen dan kontra intelijen yang efektif,
serta mantapnya koordinasi antara institusi pertahanan dan
keamanan.

Arah sasaran pokok dalam RPJP ditindaklanjuti dalam Rencana


Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2010-2014 yang merupakan
agenda Pembangunan Nasional. Polri sebagai bagian dari sistem
pemerintahan harus menjabarkan dan merumuskan agenda
Pembangunan Nasional tersebut dalam program strategis Polri
berupa Rencana Strategis (Renstra). Penjabaran ini dimaksudkan
agar tidak terjadi tumpang tindih dengan program kementerian lain,
sehingga program yang disusun akan spesifik dengan tugas pokok,
peran dan fungsi Polri. Penjabaran tersebut akan merupakan arah
kebijakan yang merupakan tindak lanjut dari agenda perubahan dan
pembenahan kultural Polri, dalam rangka membangun dan
mengembangkan Polri menjadi lebih baik lagi.

Presiden RI dalam pembukaan Rapat Pimpinan Polri tanggal 8


Februari 2010 lalu menegaskan, bahwa Polri merupakan komponen
yang berperan dalam pembangunan nasional. Oleh karena itu,
Presiden meminta jajaran Polri untuk terus meningkatkan proteksi,
pengayoman, dan pelayanan terhadap masyarakat. Dalam
peningkatan kinerja tersebut, Presiden menegaskan agar tetap
mengacu pada 3 (tiga) peran konstitusional Polri, yaitu menjaga
kamtibmas (law and order), memerangi kejahatan (fighting crimes)
dan melindungi, mengayomi, serta melayani masyarakat (protecting
and serving the people).
Menindaklanjuti arahan Presiden tersebut, Kapolri berharap agar
seluruh jajaran Polri terus membangun kemitraan dengan pihak-
pihak yang berkaitan dengan tugas-tugas kepolisian serta
memantapkan kepercayaan masyarakat, karena kepercayaan
masyarakat sangatlah penting dalam menunjang keberhasilan
pelaksanaan tugas. Sesuai dengan Grand Strategi Polri, tahun 2010
sudah akan memasuki tahap Partnership Building, setelah
sebelumnya pada tahun 2005-2009 adalah tahap membangun
kepercayaan masyarakat. Dalam implementasi kebijakan strategi
partnership building (membangun kemitraan), segenap jajaran Polri
sampai dengan lapis terdepan diharapkan mampu menunjukkan
perubahan kultur sebagai polisi yang humanis dan protagonis serta
mampu mejalin komunikasi yang baik dengan komponen
masyarakat.

Dalam kaitan dengan hal tersebut, Kapolri mengingatkan akan


adanya perubahan yang mendasar yang harus dilakukan, yaitu
pemahaman tentang perlunya fleksibilitas polisi Polri dalam
masyarakat pada waktu menjalankan perannnya. Perubahan
mendasar tersebut adalah tegas namun humanis ketika
menjalankan peran selaku penegak hukum, egaliter (setara) dan
humanis ketika menjalankan kemitraan, serta bersikap humanis
ketika berperan sebagai pelindung, pelayan dan pengayom. Ini
artinya anggota Polri dituntut untuk cerdas dan fleksibel dalam
memposisikan diri agar dalam masyarakat tidak terjadi kesalahan
dalam melakukan pendekatan.

Untuk itulah telah disusun program-program yang merupakan


jabaran dari arah kebijakan Polri dalam bentuk Rencana Strategis
(Renstra). Pada Renstra Tahap I tahun 2005-2009 telah disusun 8
program, dan pada Renstra Tahap II tahun 2010-2014, telah
ditingkatkan menjadi 13 program. Dalam rangka memberikan
dukungan pada Pembangunan Nasional, pengembangan esensi dari
setiap program tersebut sangatlah penting dalam rangla
pengembangan Polri ke depan. 13 program tersebut adalah :

1. Dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya


Polri.
2. Pengawasan melekat dan akuntabilitas aparat Polri.
3. Peningkatan sarana dan prasarana Polri.
4. Penelitian dan Pengembangan Teknologi Polri.
5. Pengembangan SDM Polri.
6. Pendidikan dan Latihan Polri.
7. Pengembangan strategi Keamanan dan Ketertiban.
8. Kerjasama keamanan dan ketertiban.
9. Pemberdayaan potensi keamanan.
10.Pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
11.Penyelidikan dan Penyidikan Tindak Pidana.
12.Penangggulangan gangguan keamanan kadar tinggi.
13.Pengembangan hukum.
Berkaitan dengan penjabaran RPJM 2010-2014 tersebut, Kapolri
telah memberikan direktif dan penekanan dalam Renstra Polri 2010-
2014. Direktif yang disampaikan yaitu agar dikembangkan sasaran-
sasaran kegiatan Polri yang memiliki key leverage (daya ungkit)
yang kuat atau quick wins. Pada Renstra Polri Tahap II akan
dilaksanakan 21 program quick wins. Kapolri dalam arahan saat
penutupan Rapim Polri menegaskan, setiap 6 (enam) bulan akan
dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kinerja masing-
masing Satker untuk mengetahui sejauh mana efaktifitas
perencanaan yang telah disusun dan target yang dicapai.

Khusus untuk fungsi lalu lintas, penjabaran yang dilakukan telah


mengacu pada visi dan misi dari Polri. Visi Polri untuk tahun 2010-
2014 adalah Terwujudnya pelayanan kamtibmas prima; tegaknya
hukum dan kamdagri mantap; serta terjalinnya sinergi polisional
yang proaktif. Berdasarkan Visi Polri, Ditlantas Babinkam Polri telah
menetapkan Visi Polantas 2010-2014, yaitu "Terwujudnya Pelayanan
Kamseltibcarlantas Prima, Kesadaran dan Kepatuhan Berlalu-Lintas,
serta Terjalinnya Sinergi Polisional yang Proaktif'.

Dalam rangka peningkatan kinerja jajaran lalu lintas, maka


disusunlah rencana pelaksanaan Quick Wins Tahun 2010. Rencana
pelaksanaan ini dimaksudkan untuk memberikan arahan bagi
seluruh jajaran lalu lintas, sehingga ketika menyusunkan program
dan kemudian mengimplementasikan ada arah dan target yang
jelas. Target ini diperlukan agar pada setiap periode evaluasi bisa
diukur tingkat keberhasilan pada implementasi di masing-masing
wilayah. Didasarkan pada visi tersebut, maka dari 21 program Quick
Wins tahun 2010, untuk fungsi lalu lintas telah pada tahun 2010
telah ditetapkan 8 program Quick Wins, yaitu :

1. Transparansi pelayanan SSB (SIM, STNK, BPKB)


2. Mewujudkan akses transparansi online
3. Mewujudkan Iptekpol onlin
4. Perangkat informasi teknologi kepolisian
5. Mewujudkan Hukum kepolisian on Line
6. Implementasi strategi polmas terhadap masyarakat
7. Ketanggapsegeraan (Quick Response)
8. Penanganan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas
Rencana pelaksanaan Quick Wins Ditlantas Babinkam Polri Tahun
2010 ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolri agar seluruh
jajaran lalu lintas memberikan respons yang sama dalam rangka
peningkatan kinerja Polri khususnya fungsi lalu lintas. Rencana
pelaksanaan Quick Wins tahun 2010 diharapkan juga bukan hanya
menjadi petunjuk bagi pelaksanaan kinerja fungsi lalu lintas, tetapi
juga bisa menumbuhkan motivasi untuk bekerja keras mencapai
target yang telah dicanangkan sesuai perencanaan yang telah
disusun.

B. DASAR
1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian
Negara RI.
2. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan
Angkutan Jalan.
3. Renstra Polri 2010-2014.
4. Arahan Kapolri pada Penutupan Rapim Polri 2010 tanggal
10 Februari 2010.
5. Program Kerja Ditlantas Babinkam Polri 2010-2014.

C. MAKSUD DAN TUJUAN


1. Buku Rencana Pelaksanaan Quick Wins Ditlantas Babinkam Polri
2010 disusun dengan maksud agar bisa menjadi arahan bagi
perencanaan, penentuan target, dan pelaporan kinerja fungsi lalu
lintas pada tingkat kewilayahan.
2. Buku Rencana Pelaksanaan Quick Wins Ditlantas Babinkam Polri
2010 disusun dengan tujuan untuk menjadi panduan dalam
pengisian program, penentuan target dan pelaporan kinerja fungsi
lalu lintas pada tingkat kewilayahan
D. RUANG LINGKUP
Ruang lingkup buku panduan Penentuan Target Kinerja
Ditlantas Babinkam Polri 2010 ini adalah :

1. Kegiatan / kinerja pada Fungsi Lalu Lintas.


2. Pedoman penentuan target kinerja
3. Pedoman pengisian kinerja.
4. Pedoman penyusunan laporan kinerja.

II. RENSTRA POLRI TAHUN 2010-2014

A. GRAND STRATEGI POLRI

Reformasi Polri dimulai dengan pemisahan Polri dari ABRI yaitu


tanggal 1 April 1999 yang perlu ditindak lanjuti Polri dengan
merumuskan tugas, peran dan tanggung jawab Polri dalam
kehidupan Negara yang demokratis dalam tatanan masyarakat
madani, yang sangat menjunjung tinggi transparasi, keadilan, hak
asasi manusia, demokrasi supremasim hukum dan moral. Maka
kemudian disusunlah arah reformasi Polri yanbg dilandasi dengan
reformasi instrumental, reformasi struktural, dan reformasi kultural.
Agar perubahan dan reformasi Polri terus berkelanjutan dan adanya
kejelasan arah perubahan Polri disusunlah Grand Strategi Polri
menuju tahun 2025 yang terbagi dalam tiga tahap pelaksanaan
sebagai berikut :

1. Tahap I (2005-2010)
Strategi Membangun Kepercayaan (public trust), baik kepercayaan
kepada publik maupun kepercayaan kepada internal Polri.
2. Tahap I (2011-2015)
Strategi Berorientasi pada Kemitraan (partnership building), yaitu
bermitra dengan aparat criminal justice system, dengan aparatTNI,
pelaku ekonomi dan dengan masyarakat dalam mewujudkan
supremasi hukum di Indonesia.
3. Tahap III (2016-2025)
Strategi berorientasi Kesempurnaan (strive for excellence), dengan
tekad, berbasis kopentensi yang tinggi serta penguasaan tehnologi
modern Polri akan memberikan pelayanan dan jaminan keamanan
kepada masyarakat secara optimal agar masyarakat terbebas dari
rasa takut sehingga pembangunan berjalan lancar kesejahteraan
masyarakat meningkat.
B. VISI DAN MISI POLRI

1.VISI POLRI
Terwujudnya pelayanan kamtibmas prima, tegaknya hukum dan
kamdagri mantap serta terjalinnya sinergi polisional yang proaktif.
2.MISI POLRI
a. Melaksanakan deteksi dini dan peringatan dini melalui
kegiatan / operas! penyelidikan, pengamanan dan
penggalangan;
b. Memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan secara
mudah, responsif, dan tidak diskriminatif;
c. Menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran
lalu lintas untuk menjamin keselamatan dan kelancaran arus
orang dan barang;
d. Menjamin keberhasilan penanggulangan gangguan keamanan
dalam negeri;
e. Mengembangkan perpolisian masyarakat yang berbasis pada
masyarakat patuh hukum;
f. Menegakkan hukum secara profesional, obyektif, proporsional,
transparan dan akuntabel untuk menjamin kepastian hukum
dan rasa keadilan;
g. Mengelola secara profesional, transparan akuntabel dan
modern seluruh sumber daya polri guna mendukung
operasional tugas polri;
h. Membangun sistem sinergi polisional interdepartemen dan
lembaga internasional maupun komponen masyarakat dalam
rangka membangun kemitraan dana jejaring kerja (partnership
building / networking).

C.ARAH BIJAK DAN STRATEGI POLRI.

1. Menjangkau semua titik sebaran pelayanan dengan kuwalitas


pelayan prima;
2. Memperkuat polsek sebagai unit pelayan terdepan;
3. Melembagakan polmas di seluruh desa dan komunitas;
4. Membangun kemampuan deteksi yang menjangkau semua
sendi kehidupan masyarakat dan semua tingkat situasi
keamanan;
5. Membangun citra polisi pelayan masyarakat yang tegas dan
humanis melalui semua bentuk media secara sistematis;
6. Memantapkan situasi keamanan pada wilayah pasca konflik
menjadi wilayah tenteram permanen;
7. Membangun pengamanan garis pantai, sungai dan danau;
8. Membangun pengamanan pulau terluar berpenghuni;
9. Membangun pengamanan perbatasan berpenduduk;
10.Mendukung situasi keamanan bagi tumbuhnya daya saing
ekonomi;
11.Mengawal agenda demokrasi;
12.Membangun kerjasama lintas departemen dalam mewujudkan
pembangunan berwawasan keamanan;
13.Menjamin kelancaran, keamanan dan ketertiban arus barang
dan orang sehingga sendi kehidupan ekonomi dan sosial
masyarakat;
14.Membangun kemampuan keamanan swakarsa dengan besar
dalam era komunitas;
15.Membasmi kejahatan terorisme dan akar penyebabnya;
16.Menjalin kerjasama kepolisian internasional dalam
menghadapi kasus international crime;
17.Membangun kemampuan forensik dari pusat sampai polres;
18.Membangun kemampuan identifikasi nasional yang didukung
dengan teknologi terkini;
19.Mengembangkan iptekpol menuju industri kepolisian yang
mandiri;
20.Memajukan pendidikan kepolisian dalam upaya menuju era
kualitas pada pembangunan sdm kepolisian;
21.Membangun kemampuan manajemen kepolisian dalam rangka
meningkatkan internal service yang efektif, efisien dan
akuntabel;
22.Membangun kemampuan leadership kepolisian di semua
strata melalui meryt system berlandaskan paradigma
pelayanan untuk mewujudkan public trust dan internal trust
dalam kinerja kepolisian;
23.Membangun hukum kepolisian berlandasan uud 45;
24.Membangun sistem kesejahteraan anggota polisi sejalan
dengan prestasi kinerja yang dihasilkan;
25.Mewujudkan sistem penghargaan terhadap prestasi kinerja
anggota polisi dan komponen keamanan swakarsa;
26.Membangun sistem pengawasan dan pengendalian yang
obyektif dan edukatif dalam rangka mewujudkan manajemen
kepolisian sebagai sub sistem dari god governance dan clean
government.
D. PROGRAM QUICK WINS POLRI 2010.
1. Ketanggap segeraan (quick response)
2. Transparansi pelayanan ssb.
3. Transparansi penyidikan melalui penerbitan SP2HP.
4. Transparansi rekrutmen.
5. Pelayanan pemberian skck (surat keterangan catatan
kepolisian).
6. Perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terhadap
komunitas masyarakat di garis pantai.
7. Implementasi strategis polmas terhadap masyarakat /
komunitas perairan (danau, pantai, dan sungai).
8. Intensifikasi strategi polmas desa (melalui fkm, bkipm).
9. Peningkatan profesionalisme dalam olah tkp.
10.Mewujudkan inspektur tangkas.
11.Peningkatan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat
yang berada pada titik - titik.perbatasan yang berpenduduk.
12.Pencegahan aksi teror.
13.Mewujudkan bpkk (balai pelayanan kamtibmas keliling).
14.Mewujudkan brimob nusantara.
15.Kegiatan sambang nusa (untuk patroli polair di pulau terluar
dan terpencil).
16.Mewujudkan partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan
keamanan melalui pembentukan barikade (barisan keamanan
desa).
17.Mewujudkan akses transparansi online.
18.Mewujudkan hukum kepolisian online.
19.Mewujudkan iptek pol online.
20.Perangkat informasi teknologi kepolisian (perintek)
21. Klinik pelayanan kesehatan keliling....( BERSAMBUNG )

KASUS LA-LIN LAIN:


Jul
22
OPERASI INTENSIF DINI HARI SURABAYA
Operasi Intensif Dini Hari
Jul
22
LEBARAN JALUR NAGREK LANCAR
Jika Selama Pengerjaan Tidak Turun Hujan
Jul
21
TABRAKAN BERUNTUN DI BELOKAN MAUT
NAGRAK 5 LUKA PARAH
Tabrakan Beruntun, 5 Orang Luka Parah Selasa, 07/10/2008 - 17:20 21.07.2010.05.jpgGARUT,
(PRLM).- Peristiwa tabrakan beruntun cukup mengerikan menimpa tiga unit mobil dan sebuah
motor di jalan raya Cibatu-Garut, tepatnya di belokan maut Kampung Nagrak Desa Maripari
Kec. Sukawening Kab. Garut, Selasa (7/10) pukul 13.00 WIB. Sekalipun dalam kejadian
tersebut, tak sampai menelan korban jiwa. Namun, lima orang terpaksa harus dilarikan ke
Puskesmas terdekat karena mengalami luka cukup parah. Kelima korban yang luka parah
tersebut masing-masing, yaitu Juandi (27), Ani (25) warga Kmp. Sukasenang Desa Cibunar Kec.
Cibatu pengendara motor. Sedangkan Roni (32) penduduk Cipari Desa Sukarasa Kec.
Pangatikan sopir mobil Carry, dan Ny. Yati (32) asal Kmp. Loji Desa Keresek Kec. Cibatu,
penumpang di mobil Carry, dan Udin (27) sopir truk warga Kmp./Desa Babakan Loa Kec.
Pangatikan. Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun “PRLM”, peristiwa tersebut terjadi
bermula ketika sebuah mobil Kijang Super bernopol BG 4828 LQ tengah mengisi angin ban
sebelah kirinya di belokan Kmp Nagrak Desa Maripari Kec. Sukawening, dari arah Garut
meluncur mobil Carry merah bernopol D 1337 TA yang dikendarai Roni bertujuan Cibatu untuk
mengantar rombongan pulang dari hajatan di Kec. Ciawi Tasik. Namun saat hendak menyalip
mobil Kijang yang tengah berhenti di depannya itu, tiba-tiba dari belakang sebuah mobil truk
yang penuh sesak membawa rombongan pemain sepak bola asal Desa Babakan Loa Kec.
Pangatikan menghantam bagian belakang mobil Carry. Karena hantamannya cukup keras mobil
Carry pun terlempar ke kanan hingga membentur motor bebek Yamaha Vega merah Nopol Z
5389 EC yang datang dari arah Cibatu. Di saat kedua pengendara motor Vega tersebut
terpelanting jatuh ke badan jalan, mobil Carry yang penuh sesak oleh rombongan pengantin itu
pun membentur tiang sebuah tembok beton yang berada di pinggir jalan sebelah kanan, sampai
akhirnya mobil Carry terhenti tepat di depan sebuah warung. Jika tak terganjal tiang tembok
beton kemungkinan mobil Carry menyeruduk masuk ke dalam warung tersebut. Setelah
menghantam hingga penyok bagian belakang Carry, mobil truk warna kuning bernopol D 8809
AD itu langsung menabrak mobil Kijang yang sebelumnya terkena hantaman mobil Carry.
Akibatnya, kaca dan body bagian belakang mobil Kijang asal luar Jawa tersebut mengalami
kerusakan cukup parah. Begitu pula bagian depan truk, selain penyok berat, juga kaca bagian
depan hancur berantakan. Warga sekitar yang siang itu tengah berada di rumahnya masing-
masing, setelah mengetahui adanya kejadian tabrakan beruntun, langsung memburu ke lokasi
kejadian untuk memberikan pertolongan. Ke Tabrakan Beruntun, 5 Orang Luka Parah Selasa,
07/10/2008 - 17:20 21.07.2010.05.jpgGARUT, (PRLM).- Peristiwa tabrakan beruntun cukup
mengerikan menimpa tiga unit mobil dan sebuah motor di jalan raya Cibatu-Garut, tepatnya di
belokan maut Kampung Nagrak Desa Maripari Kec. Sukawening Kab. Garut, Selasa (7/10)
pukul 13.00 WIB. Sekalipun dalam kejadian tersebut, tak sampai menelan korban jiwa. Namun,
lima orang terpaksa harus dilarikan ke Puskesmas terdekat karena mengalami luka cukup parah.
Kelima korban yang luka parah tersebut masing-masing, yaitu Juandi (27), Ani (25) warga Kmp.
Sukasenang Desa Cibunar Kec. Cibatu pengendara motor. Sedangkan Roni (32) penduduk Cipari
Desa Sukarasa Kec. Pangatikan sopir mobil Carry, dan Ny. Yati (32) asal Kmp. Loji Desa
Keresek Kec. Cibatu, penumpang di mobil Carry, dan Udin (27) sopir truk warga Kmp./Desa
Babakan Loa Kec. Pangatikan. Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun “PRLM”,
peristiwa tersebut terjadi bermula ketika sebuah mobil Kijang Super bernopol BG 4828 LQ
tengah mengisi angin ban sebelah kirinya di belokan Kmp Nagrak Desa Maripari Kec.
Sukawening, dari arah Garut meluncur mobil Carry merah bernopol D 1337 TA yang dikendarai
Roni bertujuan Cibatu untuk mengantar rombongan pulang dari hajatan di Kec. Ciawi Tasik.
Namun saat hendak menyalip mobil Kijang yang tengah berhenti di depannya itu, tiba-tiba dari
belakang sebuah mobil truk yang penuh sesak membawa rombongan pemain sepak bola asal
Desa Babakan Loa Kec. Pangatikan menghantam bagian belakang mobil Carry. Karena
hantamannya cukup keras mobil Carry pun terlempar ke kanan hingga membentur motor bebek
Yamaha Vega merah Nopol Z 5389 EC yang datang dari arah Cibatu. Di saat kedua pengendara
motor Vega tersebut terpelanting jatuh ke badan jalan, mobil Carry yang penuh sesak oleh
rombongan pengantin itu pun membentur tiang sebuah tembok beton yang berada di pinggir
jalan sebelah kanan, sampai akhirnya mobil Carry terhenti tepat di depan sebuah warung. Jika
tak terganjal tiang tembok beton kemungkinan mobil Carry menyeruduk masuk ke dalam warung
tersebut. Setelah menghantam hingga penyok bagian belakang Carry, mobil truk warna kuning
bernopol D 8809 AD itu langsung menabrak mobil Kijang yang sebelumnya terkena hantaman
mobil Carry. Akibatnya, kaca dan body bagian belakang mobil Kijang asal luar Jawa tersebut
mengalami kerusakan cukup parah. Begitu pula bagian depan truk, selain penyok berat, juga
kaca bagian depan hancur berantakan. Warga sekitar yang siang itu tengah berada di rumahnya
masing-masing, setelah mengetahui adanya kejadian tabrakan beruntun, langsung memburu ke
lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan. Ke GARUT, (PRLM).- Peristiwa tabrakan
beruntun cukup mengerikan menimpa tiga unit mobil dan sebuah motor di jalan raya Cibatu-
Garut, tepatnya di belokan maut Kampung Nagrak Desa Maripari Kec. Sukawening Kab. Garut,
Selasa (7/10) pukul 13.00 WIB. Sekalipun dalam kejadian tersebut, tak sampai menelan korban
jiwa. Namun, lima orang terpaksa harus dilarikan ke Puskesmas terdekat karena mengalami luka
cukup parah....
Jul
21
SABANG PENAMPUNGAN MOBIL BEKAS SINGAPURA
TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH -- Direktur Bidang Kawasan Khusus dan Daerah
Tertinggal di Bappenas, Suprayoga Adi menyatakan, pengembangan wilayah khusus dan
strategis di Indonesia malah menciptakan bentuk yang tak diinginkan. Contohnya, Sabang yang
ditetapkan menjadi Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas oleh Presiden pada tahun 2000,
hingga kini hanya menjadi tempat penampungan limpahan mobil-mobil bekas asal Singapura....
Jul
21
METROMINI TABRAK PEMBATAS PENUMPANG
SELAMAT
Metromini Tabrak Pembatas Jalan di Layang KP Melayu, Penumpang Selamat
Kembali ke atas

SUARA RAKYAT
Pertanyaan:
Maaf pak.. Mau tanya.. Pembukaan caba polri dibuka tgl brapa? Pnerimaan BIN da gak pak?
Dan dengar-dengar kuotany trbts. Tlng dijelaskan mksd dr keterbatasan tu pak. Terimakasih
bnyk
Jawaban:
_awal feb, kuota 1.000 di bagi bagi , khususnya untuk polwan, berimob , polisi perbatasan

BERITA TERIKINI
Umum
• MINTA SBY BENTUK TIM INVESTIGASI URANIUM PT FREEPORT
• BUKAN OPERASI MILITER
• KPK BANJIR LAPORAN HARTA POLITISI SENAYAN
Ragam Info
• SMP 4 KAPUAS LARANG BERJILBAB
• PESTA MIRAS EMPAT REMAJA KAPUAS TEWAS
• GEMPA 5,2 SR DI BENGKULU
Hukum
• RAIBNYA 156 MILIAR HARUS DIKEJAR PIDANAKAN
• YUSRIL HARUS DIBERI KEADILAN
• Kasus Agen Elpiji Pengoplos Gas
• GUGATAN KPU MENGANCAM KEDUDUKAN 237 ANGGOTA DPR RI
Sekilas Kriminalitas
• WAGUB PAPUA : FREEPORT PANIPU
• 6 PELAKU PERUSAK RUANG SEKDA DITANGKAP
• KASUS DIVESTASI KPC
• TIKAM ISTERI LALU BAKAR DIRI
Kasus La-Lin
• LEBARAN JALUR NAGREK LANCAR
• OPERASI INTENSIF DINI HARI SURABAYA
• METROMINI TABRAK PEMBATAS PENUMPANG SELAMAT
Aneka Peristiwa
• 50 TAHUN KEJAKSAAN
• KEJAKSAAN MASIH MINIM GEBRAKAN
• RUMAH UNTUK KAJATI DARI GUBERNUR
• Beranda KKI
• Tentang KKI
• Umum
• Ragam Info
• Hukum
• Sekilas Kriminalitas
• Kasus La-Lin
• Aneka Peristiwa
• Hubungi KKI

Copyright © 2007 - 2009


Komisi Kepolisian Indonesia
Site by Funethic
Kirimkan Suara Anda ke:

komisikepolisianindonesia [at] yahoo


[dot] com atau
Komisi Kepolisian Indonesia Office
Jl. Mampang Prapatan No.100
Jakarta 12760
telephone : 021 797 2672

*hanya surat suara anda yang telah disetujui


kami, yang akan ditampilkan dalam situs ini