Perbedaan perjanjian internasional tertulis dan tidak tertulis

Law Online Library Dalam istilah para sarjana hukum internasional dikenal adanya dua bentuk perjanjian internasional yaitu :1. Berbentuk tidak tertulis atau perjanjian internasional lisan (unwritten agreement atau oral agreement).2. Perjanjian internasional yang berbentuk tertulis (written agreement).Perjanjian internasional tak tertulis, pada umumnya adalah merupakan pernyataan secara bersama atau secara timbal balik yang diucapkan oleh kepala negara, kepala pemerintahan atau menteri luar negeri, atas nama negar... [Read Post]

BENCANA ALAM

Banjir Bandang Wasior akibat Pembalakan Liar
Jumat, 8 Oktober 2010

WASIOR (Suara Karya): Banjir bandang yang menghancurkan Kota Wasior, ibu kota Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, dipicu oleh aktivitas pembalakan liar (illegal logging). Kerusakan alam di sana merupakan dampak dari eksploitasi hutan yang berlebihan. Hal tersebut diungkapkan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan di Jakarta, Kamis (7/10). Ia mengatakan, tanda-tanda pembalakan liar banyak ditemukan di kawasan Papua Barat, seperti Sorong Selatan dan Wasior. Sekarang memang sudah berkurang, namun dampaknya seperti yang terjadi sekarang ini. Ia pun menyebutkan, alih fungsi hutan akibat pemekaran wilayah juga memicu terjadinya bencana yang merenggut banyak korban jiwa itu. "Kawasan hutan yang berubah jadi kota karena pemekaran di kawasan hulu mungkin ada dampaknya," kata Zulkifli Hasan. Kementerian Kehutanan sudah gencar melakukan penegakan hukum untuk memerangi illegal logging. Seiring dengan itu, Zulkifli Hasan berharap masyarakat lebih giat menanam pohon untuk meminimalisasi potensi bencana alam. "Tugas kami adalah terus-menerus melakukan penanaman pohon, terutama di kawasan pegunungan untuk menghindari terjadinya bencana alam," ujarnya. Mendukung pernyataan Menteri Kehutanan, Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Hadi Daryanto mengatakan, perambahan hutan untuk perkantoran dan perumahan pemerintah daerah menyebabkan daya dukung lingkungan Cagar Alam Wondoboi di Wasior merosot dan menyebabkan banjir bandang. "Perambahan hutan mengakibatkan turunnya daya dukung lingkungan Cagar Alam Wondoboi yang berada di atas Wasior, sehingga saat curah hujan tinggi terjadi banjir bandang," kata Hadi di Jakarta, Kamis. Apalagi, menurut dia, lokasi Wasior tepat di bawah kawasan Cagar Alam Wondoboi yang memiliki dua danau. Sementara itu, perluasan kantor dan perumahan pemerintah daerah berada persis di bawah cagar alam tersebut. "Wasior merupakan bagian dari kabupaten pemekaran tahun 2004. Lokasinya berada dalam Taman Nasional Teluk Cendrawasih. Posisinya di antara Nabire dan Manokwari sebagai ibu kota Kabupaten Teluk Wondama di Papua Barat." Selain dua danau, katanya, di wilayah itu juga ada dua sungai yang meluap ke Teluk Wondama, yakni Sungai Wasior dan Sungai Dusner. Hadi mengakui bahwa di kawasan itu terdapat dua hak pengusahaan hutan di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, yakni PT Wapoga Mutiara Timber seluas

1

7 Oktober 2010 | 21:30 WIB Yogyakarta. "Kami terpaksa mengevakuasi korban luka berat ke Rumah Sakit Nabire. Banjir di Wasior Akibat Anomali Cuaca Kamis. maka akan menimbulkan risiko lingkungan 2 . kata peneliti kebencanaan dari Universitas Gadjah Mada Sudibyakto. Papua Barat. yakni kerentanan fisik. hingga Kamis (7/10) sore. Kerentanan sosial bisa terlihat dari masih rendahnya tingkat pendidikan dan pengetahuan masyarakat tentang bencana.Banjir bandang yang melanda Wasior. banyak wilayah di Indonesia yang memiliki tingkat kerentanan cukup tinggi terhadap banjir terutama di daerah aliran sungai (DAS). jumlah korban tewas juga 87 jiwa dan 66 lainnya hilang. Teluk Wondama. kerentanan fisik antara lain masih terjadinya penebangan hutan secara liar." katanya di Yogyakarta. sekitar 90 korban banjir di Wasior yang mengalami luka berat dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Nabire dengan menggunakan helikopter guna mendapat perawatan medis yang lebih baik. kemampuan wilayah untuk menangkap air hujan tidak seimbang. Sementara itu. dan kerentanan budaya disebabkan antara lain kearifan lokal di masyarakat yang sudah mulai ditinggalkan. sementara warga yang mengalami luka ringan. Sebanyak 66 orang masih dinyatakan hilang. yang menewaskan 83 orang lebih merupakan dampak terjadinya anomali cuaca akibat La Nina dan degradasi lingkungan. ketika intensitas curah hujan tinggi. Menurut dia. berjumlah sekitar 95 orang.178 ribu hektare dan PT Dharma Mukti Persada yang sudah tidak aktif. Kamis sore. dan di atas rata-rata normal. informasi dari Papua semalam menyebutkan. Menurutnya. sedang. dan berat sebanyak 837 orang. Papua. korban tewas yang telah berhasil ditemukan Tim Penanggulangan Bencana. "Ketika sebuah bahaya dan kerentanan bertemu." kata Asisten II Setda Kabupaten Teluk Wondama Yap Akwan saat dihubungi wartawan dari Jayapura. Selain kemampuan wilayah yang tidak seimbang menangkap air hujan. hujan deras di musim kemarau seperti saat ini masih terjadi di Indonesia. Namun. Ia mengatakan.Com . Kamis. dan budaya. Sementara data dari Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat menyebutkan. karena hampir semua korban memerlukan perawatan dan pengobatan yang serius. "Salah satu penyebab terjadinya anomali cuaca itu adalah munculnya La Nina ketika suhu muka laut di barat wilayah khatulistiwa Pasifik mendingin. bukti dari terjadinya anomali cuaca ekstrem adalah curah hujan yang intensitasnya masih tinggi. Dampaknya. Data korban tewas itu berbeda dengan data dari PMI yang menyebutkan korban tewas 87 orang dan luka-luka 837 orang. sosial ekonomi. Tingkat kerentanan tersebut diperparah oleh beberapa kerentanan lainnya. POS KUPANG.

"Untuk mengantisipasi dan menanggulangi terjadinya bencana. PU. Masyarakat juga perlu mulai mempercayai dan memperhitungkan perkiraan cuaca atau bencana yang dikeluarkan pemerintah. Apalagi." kata Wakil Ketua DPD Laode Ida dalam siaran pers." katanya." kata senator dari Sulawesi Tenggara ini. "Pemerintah telah gagal sebagai pemandu dan sekaligus pengendalikan kebijakan pemda otonom." "Kejadian itu akibat eksploitasi sumber daya alam (hutan) yang tidak terkendali dengan akibat langsungnya berupa penggundulan kawasan hutan. Pemerintah perlu menerapkan kebijakan desentralisasi dan era otonomi terpadu sebagai suatu tahapan untuk membuat memastikan adanya blue print dan desain pengelolaan yang memperhatikan prinsipprinsip keseimbangan ekosistem yang berkelanjutan (sustainable development). Menurut dia. bukan saja tata kelola lingkungan dengan basis tata ruang yang ideal yang tidak diperhatikan. Ia mengatakan. komunikasi dan koordinasi antarinstansi dengan masyarakat sering tidak optimal dan tidak terjalin dengan baik. baik di musim hujan maupun kemarau. Kehutanan." kata Sudibyakto yang juga pengarah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB ). Rabu (6/10/2010). Namun. sehingga para pejabat daerah dengan secara bebas 'atas nama kewenangan daerah otonom' dalam mengeksploitasi sumber daya alam.yang sangat tinggi. Akibatnya. terjadinya degradasi lingkungan itu menimbulkan berbagai macam bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. melainkan justru para pejabat di daerah secara leluasa juga menghancurkan lingkungannya. yang semula berfungsi sebagai penyanggah utama dan sekaligus pencegahan terjadinya banjir. setiap unit atau instansi pemerintah sebenarnya telah memiliki semacam Indeks Risiko Bencana (IRB) seperti Kementerian ESDM. Hutan yang gundul di Wasior itu dengan dampak korban banjirnya sekarang ini hanyalah sebagian kecil 3 . Dia menilai. pemerintah harus segera melakukan evaluasi menyeluruh tentang berbagai kebijakan Pemda dan kondisi lingkungan di daerah terkait eksploitasi sumber daya alam (hutan dan termasuk tambang) seraya meminta untuk terlebih dahulu melakukan moratorium eksploitasi sumber daya alam. "Masyarakat juga diharapkan mulai memperhitungkan perkiraan bencana atau cuaca yang dikeluarkan resmi oleh pemerintah dan memiliki strategi adaptasi yang kuat. koordinasi antarinstansi perlu dijalin erat. diperkirakan curah hujan masih tinggi hingga Februari 2011. karena bencana masih terbuka untuk terus terjadi. dan BNPB.

Walhi. Bencana banjir bandang yang diduga akibat penggundulan hutan ini. Siapa yang benar? Sama-sama bilang punya bukti. Institut Hijau Indonesia. Alasannya karena dia sendiri. terjadi pada Senin 4 Oktober." tutupnya. Institut Hijau Indonesia.´ antara lain dikatakan oleh Direktur Institute Hijau Indonesia. tidak ada. menegaskan bahwa bencana dahsyat yang mirip dengan tsunami di Aceh dalam skala lebih kecil itu. 14 Oktober 2010. bukan karena pembalakan liar. Greenpeace dan Komnas HAM menyatakan bahwa bencana banjir bandang yang meluluhlantakkan Kecamatan Wasior. Sedangkan Presiden SBY cs bilang mereka juga punya bukti. di mana untuk sementara meminimalkan kunjungan pejabat di distrik Wasior. Bahwa bencana tersebut semata-mata karena curah hujan yang terlalu tinggi. Greenpeace dan Komnas HAM bilang punya bukti foto-foto udara dari citra satelit. menyerukan kepada publik. terutama LSM-LSM dan Komnas HAM untuk berhenti dengan pernyataan tuduhan pembalakan liar dan konsesi HPH sebagai penyebab bencana dahsyat tersebut. Kamis. 4 . Walhi. Kabupaten Teluk Wondama. dan pemberian izin HPH yang tidak terkontrol. yang datanya diambil sejak tahun 1990. Papua Barat adalah dikarenakan pembalakan liar. termasuk dia (SBY) telah melihat sendiri secara langsung bahwa tidak ada kerusakan hutan akibatulah pembalakan liar seperti yang dituduhkan itu. Dalam pernyataan persnya di Manokwari. Sedangkan pemerintah. Penyebab banjir diperkirakan dari meluapnya air danau yang berada tepat di atas gunung Kota Wasior. telah melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa memang bukti-bukti yang dituduhkan itu. dan sejenisnya. Pernyataan yang sangat bertolak belakang ini akhirnya disikapi pemerintah melalui Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan pada Kamis. "Saat ini pemerintah perlu segera mengkoordinasikan pengerahan bantuan kemanusiaan secara efektif dan efisien. dan juga tidak ada aktifitas manusia yang menyebabkan kerusakan hutan itu. termasuk pernyataan langsung dari SBY sendiri yang disampaikan sampai dua kali. dia tidak menemukan adanya kerusakan hutan akibat pembalakan liar. 14 Oktober kemarin dia mengatakan bahwa setelah satu jam melalui udara. konsesi HPH. Chalid Muhammad. Tapi kenapa bukti-bukti itu belum ada yang menunjukkan kepada publik? ³Bagaimana pemerintah bisa menjelaskan kayu-kayu gelondongan yang terbawa arus? Bukti kayu gelondongan yang terpotong rapi itu menegaskan adanya penebangan hutan.dari konsekuensi tak terpadunya daerah otonom dan atau lepasnya tanggung jawab pemerintah nasional dalam proses-proses kelola sumber daya alam lokal.

tidak cukuplah pemerintah menyuruh pihak lain diam. Sehingga kalau dikelabui pun tak bakal tau.com) Kalau pemerintah serius hendak menghentikan kontroversial ini. Pasti salah satunya salah. Memantau dari udara terhadap semua wilayah yang patut diduga sebagai sumber bencana. bersama-sama dengan beberapa orang wartawan untuk bersama-sama meninjau langsung ke lokasi. 5 . alias semacam suatu konspirasi di balik perang pernyataan ini? Sebab kalau tidak demikian. Dengan demikian semua pihak melihat secara langsung. lalu kenapa ada dua pernyataan yang sangat bertolak belakang? Apakah LSM-LSM seperti Walhi dan Institut Hijau Indonesia itu berbohong? Bahkan juga Komnas HAM berbohong? Apakah mereka berani berpertauhkan kredibilitasnya yang selama ini sudah sedemikian baik. Yang harus dilakukan pemerintah adalah tindakan nyata: Mengajak pihak-pihak dari Walhi. Greenpeace Indonesia. Kalau pemerintah benar-benar yakin dengan apa yang dikatakannya itu. Sehingga saat terjadi hujan terus-menerus dan volume air sangat tinggi bendungan tersebut akhirnya jebol dan airnya menerjang pemukiman. Atau pasti salah satunya berbohong. Sebab bisa jadi Menteri Kehutanan dan Presiden SBY yang mengaku sudah melihat langsung dari udara itu. dan kemungkinan dikelabui pihak-pihak tertentu di Papua sana menjadi lebihkecil. Oleh karena itu kata Zulkifli Hasan. dengan memberi pernytan bohong kepada publik tentang penyebab bencana di Wasior itu? Tidak mungkin ada dua pernyataan yang saling bertentangan itu dua-duanya benar. dan Komnas HAM. sebenarnya dikelabui. atau dikelirukan. Untuk mengklarifikasikannya saran saya tersebut di atas sangat baik untuk dilakukan. Pasti salah satunya mendapat data yang keliru. maka seharusnya tidak ada keraguan sedikitpun untuk segera melakukan klarifikasi bersama dengan cara demikian. Keduanya bisa saja dikelabui demi kepentingan korporasi. Seolah-olah publik dipaksa percaya apaoun yang dikatakan pemerintah.³Hentikan kontroversi penyebab bencana Wasior. atau meminta masyarakat berhenti bercuriga. Karena semakin banyak pihak yang dilibatkan akan semakin banyak yang berpengetahuan tentang bagaimana cara paling optimal dan terbaik untuk memantau hutan dari udara untuk mengetahui penyebab bencana sesungguhnya itu.³Yang kami temukan justru lebih dari 20 titik longsoran yang menyebabkan munculnya semacam bendungan. Ataukah memang ada semacam pura-pura tidak tahu. tetapi dibawa memantau wilayah hutan lain yang memang tidak ada pembalakan liar dan sejenisnya itu. karena sudah jelas penyebabnya adalah surah hujan yang cukup tinggi!´(Kompas. Tidak bisa pemerintah seolah-olah mau memonopoli kebenaran begitu saja.´ katanya. Keduanya jelas tidak menguasai seluk-beluk yang berkaitan dengan wilayah hutan seperti itu. Institut Hijau Indonesia. atau pengusaha-pengusaha hitam pemegang HPH yang tak akan ragu sedikitpun untuk melakukan hal-hal demikian. Tidak dibawa ke wilayah hutan terjadinya pembalakan tersebut.

dan merusak citra Indonesia dimata dunia internasional. Greenpeace. Bukan hanya kapalnya tidak diizikan masuk wilayah Indonesia. Antara lain anggota Komisi I DPR Partai Demokrat Nurhayati Assegaf mengingatkan pemerintah agar waspada menghadapi agenda neokolinisme . Kenapa SBY harus takut. dan juga Komnas HAM itu. terus kita mendewakan mereka. akan membungkam suara dan sekaligus mempermalukan Walhi. sebaliknya kredebilitas pemerintah akan naik. 6 . bukankah dia penerima penghargaan lingkungan hidup juga? Avatar Home Tree Award yang diterima pada April 2010 lalu seharusnya membuat semakin percaya diri dan berani mempertahankan pernyataannya bahwa tidak ada pembalakan liar. dan sejenisnya di Wasior. akan semakin banyak terungkap praktik-praktir perusakan hutan oleh korporasi yang menyebabkan terjadinya pemutusan kontrak dagang internasional sebagaimana dialami oleh Grup Sinat Mas.Dengan sendirinya bila semua yang dikatakan pihak pemerintah itu benar. dan menemukan apa sebenarnya penyebab bencana tersebut? Atau secara umum pemerintah semakin khawatir dengan diizinkannya Greenpeace masuk ke wilayah Indonesia.com. Nestle dan Kraft. Institut Hijau Indonesia. Kontroversi tentang penyebab bencana Wasior ini juga mungkin bisa kita kaitkan dengan adanya pembatalan izin masuk dari kapal Raibow Warrior milik kelompok pecinta lingkungan hidup internasional. Apa memang ada hubungannya antara aksi-aksi Greenpeace selama ini dengan neokolinisme yang tiba-tiba ditudingkan ke arah Greenpeace itu? ³Jangan mentang-mentang Greenpeace. Khawatir mereka sampai minta izin ke Wasior. Terungkapnya praktik perusakan hutan di Kalimantan. Kapal yang memuat 15 orang anggota Greenpeace ini seharusnya masuk wilayah Indonesia pada 13 Oktober kemarin. katanya mengomentari rencana kunjungan kapal Rainbow Warrior itu ke Indonesia (Rakyat Merdeka. 14/10/2010) Kenapa kok pihak pemerintah SBY seperti mendadak pobia dengan Greenpeace ini? Apakah ada kaitannya dengan bencana di Wasior itu sehingga Greenpeace dilarang masuk. Kredebilitas mereka di mata publik bisa runtuh. Sumatera. tetapi izin masuknya mendadak dibatalkan oleh Kementerian Luar Negeri RI dengan alasan terdapat ketidakcocokan antara sifat kunjungan yang mereka sampaikan dengan jadwal mereka selama di sini. Greenpeace juga mendadak dikecam oleh kalangan kader Presiden SBY. dan Papua oleh Grup Sinar Mas belum lama ini telah menyebabkan terjadinya pemutusan kontrak dagang secara sepihak oleh Unilever.

Apalagi dia belum sempat mengunjungi Wasior.Kemungkinan lain adalah karena pihak Greenpeace juga turut mengkritik Presiden SBY. ³Kami menyayangkan. ³Dari rekaman video saja. sikap pemerintah seperti ini justru semakin memperuncing kontroversi pernyataanpenyebab bencana di wasior itu. apa yang sebenarnya terjadi di Wasior sana. Seharusnya prioritas terlebih dahulu keselamtan masyarakat di sana «. 09/10/2010) Nah. Zulkifli Hasan juga menepis dugaan bahwa banjir bandang itu akibat penggundulan hutan oleh para pengusaha pemilik Hak Pengelolaan Hutan (HPH) di kawasan itu. kemungkinan besar. Dan dengar saja apa kata pemerintah. Hikmat Soeriatanuwijaya mengatakan bahwa SBY tidak seharusnya begitu cepat membuat kesimpulan itu. banyak katu-kayu besar.´ (Solopos Online. sudah bisa dilihat bahwa murni pebenangan liar. atau baru tiga hari setelah bencana terjadi.´ kata Hikmat. Apabila benar demikian. Kalau terbukti pemerintah yang benar maka semua pihak. yang terlalu cepat membuat pernyatan bahwa bencana banjir bandang di Wasior itu tidak ada kaitannya dengan pembalakan liar. Coba lihat. Ini bukti terjadi penebangan. yakni tanggal 8 Oktober. pemicu banjir adalah meluapnya air dalam bendungan alami di atas kota Wasior akibat hujan deras. keberanian Greenpeace menkritik SBY inilah yang menyebabkan pembatalan izin masuk kapal mereka ke sini. Kesimpulan pemerintah didasarkan pada hasil kajian tim ahli Kementerian Kehutanan terhadap kondisi hutan di sekitar Wasior. bukan dengan cara pemerintah suruh pihak lain diam. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan menyebutkan. Waktu itu. memang belum apa-apa SBY telah memberi pernyataannya itu. bukan mata kepala Menteri Kehutanan & SBY saja. Juru Bicara Greenpeace Indonesia. termasuk Greenpeace Indonesia untuk sama-ama melihat dengan mata kepala masing-masing. seharusnya SBY jangan tergesa-gesa memberikesimpulan itu. termasuk Greenpeace ini akan runtuh kredebilitasnya di mata publik. 7 . Dia juga mempertanyakan data-data yang diperoleh pemerintah. tetapi seperti saran saya di atas ajak semua pihak. Maka untuk menghentikannya.

"Wasior dilewati lempeng Australia sehingga banyak terjadi patahan atau tanah ambles. apapun yang disampaikan pemerintah sudah tidak dipercaya oleh masyarakat luas. Zulkifli mengemukakan bahwa banjir Wasior dipastikan akibat pasokan air dari daerah tangkapan DAS Miei. DAS Iriati. Menurutnya. sehingga membentuk lembah di antara perbukitan. Ia tetap memandang. Pada kesempatan sama. kesimpulan pemerintah itu terburuburu. pemicu banjir karena adanya perusakan hutan. jalanan dalam 8 . Selasa 12 Oktober." ungkap Menhut Zulkfili Hasan dalam jumpa persnya sore kemarin. sampai saat ini banjir bandang itu telah menewaskan hampir 150 orang dan sekitar 120 orang dinyatakan hilang. sebagai bukti adanya penggundulan hutan di Wasior. DAS Manggarai. hal itu mungkin hanya terjadi di sekitar kota yang tidak berpengaruh signifikan terhadap daerah tangkapan air di ketiga DAS di sana (Wasior. Ia mendesak pemerintah membentuk sebuah tim independen untuk meneliti penyebab utama banjir bandang itu. "Andai terjadi penebangan liar. Untuk mengantisipasi terulangnya kejadian serupa. Para korban tewas umumnya tenggelam akibat terseret air bah yang juga menumbangkan pepohonan dan menghanyutkan potongan-potongan kayu.Laporan resmi menyebutkan. Namun Menteri Kehutanan. menteri mengungkapkan bahwa Kementerian Kehutanan berencana merehabilitasi kawasan bencana Wasior yang digulung banjir bandang. kawasan cagar alam Wondiboi di atasnya merupakan pegunungan yang sangat curam. sehari sebelum kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono." ungkap Menhut Zulkifli di Jakarta. mendukung sikap Walhi. Zulkifli Hasan menepiskan tudingan itu. "Wasior tidak tepat untuk dijadikan permukiman padat dan dijadikan kota. Direktur Eksekutif Walhi Berry Nahdian Forkan menilai. Bagian hulu DAS Manggarai menunjukkan bekas amblesan. batu dan puing-puing." jelas Zulkifli. red). Elfian Effendi. Nahdian Forkan juga menekankan agar menteri kehutanan melakukan penelitian kajian lebih jauh lagi. Para pegiat lingkungan menunjuk berbagai foto dan gambar dari koran dan televisi yang memperlihatkan potongan-potongan pohon. dan DAS Wanayo. Dari Wasior dilaporkan. Apalagi. Kesimpulan itu diperoleh setelah pihaknya melakukan investigasi mendalam pascavbanjir bandang yang menewaskan lebih seratus jiwa." tandasnya. Direktur Eksekutif LSM lingkungan Greenomics. Pihaknya juga akan mengusulkan penduduk setempat direlokasi karena daerah tersebut hanya penyangga yang sempit dan tidak layak menjadi area permukiman dan pemekaran kota. Bagaimana dengan kemungkinan dampak pembalakan liar? Dengan tegas Zulkifli menampiknya. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa wilayah Wasior tidak layak huni. "Debit air banjir bandang merupakan akumulasi dari air banjir normal ditambah limpasan yang tertahan oleh sumbatan palung sungai akibat tanah longsor.

Jalan dan jembatan sudah dibersihkan dan sudah berfungsi. batuan maupun tanah. "Saya rasa yang sekarang kita rencanakan adalah ada rehabilitasi dan juga kemungkinan bagaimana melihat kawasan-kawasan yang nantinya memang lebih aman. Hermanto Dardak. Penelitian akan dilakukan secara komprehensif menyangkut morfologi. Kementerian Pekerjaan Umum mendatangkan 32 alat berat untuk membersihkan jalanan. Jadi tentu kita akan menyesuaikan dengan curah hujan yang ada.kota yang terbenam lumpur akibat banjir bandang. serta jenis tanah yang ada di Wasior. Hermanto mengatakan. pihaknya akan segera membuat zonasi daerah-daerah mana saja yang aman bagi permukiman penduduk. "Kita lihat morfologinya." jelasnya. Menurut Hermanto. Jadi. batuan." kata Wakil Menteri PU. harus kita hindari. saat ini air bersih sudah mengalir kembali di Wasior. kemarin telah dibersihkan dan dapat berfungsi kembali. "Ada 22 alat berat kita yang sudah beroperasi di sana ditambah lagi 10 dari Manokwari. (jpnn) 9 . kebutuhan air bersih secara prinsip sudah terpenuhi. Ada instalasi pengelolaan air atau IPA yang dikirim ke lokasi. Terutama batuan yang serpih." jelasnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful