P. 1
KORAN MAMA

KORAN MAMA

|Views: 840|Likes:
Dipublikasikan oleh Rizky Fajary Lestiawan

More info:

Published by: Rizky Fajary Lestiawan on Oct 25, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/03/2013

pdf

text

original

Eceran Rp. 2.

500 PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALI MANTAN BARAT
Online: http://www.pontianakpost.com/
Jawa Pos Group Media *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
Senin 29 Maret 2010 M / 13 Rabiul Akhir 1431 H
Pontianak Post
M NASARUDDIN,
MAKKAH
11:49 17:53 14:56 19:01 04:29
Kota Makkah bakal
menjadi kota tercantik
di dunia. Bila sebel-
umnya Masjidil Haram
dikelilingi bukit berbatu,
sekarang mulai dikelil-
ingi hotel-hotel penca-
kar langit. Hotel itulah
untuk menampung umat
Islam yang menunaikan
ibadah haji dan umrah
tiap tahun. Bila telah
rampung, kuota hajipun
bakal dihapus.
Makkah Berbenah; Menuju Kota Tercantik di Dunia
GROW WI TH CHARACTER
BERSAMAAN dengan krisis Asia yang sedang
hebat-hebatnya, ada sebuat film Hollywood yang
sukses besar. Titanic! Masih
ingat ceritanya? Film ini
bercerita tentang sebuah
kisah nyata dari arogansi
seseorang. Terlalu percaya
atau overconfidence pada
kapalnya yang besar dan
mewah. Bahkan, saat be-
rangkat pada “pelayaran
perdana”, Titanic diumum-
kan sebagai kapal yang tidak
bisa tenggelam!
Semua penumpang pun
jadinya sangat percaya dan
just enjoy dengan pelayan Trans-Atlantic itu. Pesta
digelar setiap malam. Bahkan, ketika kapal mulai
miring, musik pengiring dansa masih berbunyi.
Arogansi itu pula yang membuat Titanic menabrak
gunung es. Kelihatan kecil di permukaan laut, tapi
sangat besar di bawah permukaan. Ketika terjadi
kepanikan di Titanic, terlihat bahwa semua orang mau
menyelamatkan diri masing-masing. Tidak peduli
orang lain lagi.
Titanic, Saving Private
Ryan dan Wall Street
Hermawan Kartajaya
‹Ke Halaman 7 kolom 1
‹Ke Halaman 7 kolom 1
Verlita Evelyn
SELEBRI TAS
PADATNYA aktivitas syuting membuat pesin-
etron Verlita Evelyn tidak mau terburu-buru memiliki
momongan. “Aku
belum ada isinya.
Aku juga belum
periksa kandungan.
Tetapi, kalau dikasih
cepat, ya bersyukur.
Kalau tidak, ya ng-
gak apa-apa,” ujar
Verlita Evelyn di se-
la-sela pertandingan
sepak bola antara
tim MD dan war-
tawan infotainment
di Tanah Abang, Ja-
karta Pusat, kemarin
(28/3).
Artis kelahiran
Sur abaya, Jawa
Timur, 1 Desember
1983, tersebut men-
gatakan, momongan
adalah titipan Tuhan.
Jika dia dan suami
belum siap, tentu
Tuhan tidak akan
memberikan dalam waktu yang dekat. “Program
belum ada. Tetapi, aku sih ikhlas saja,” ucap bintang
sinetron Bunga Perawan itu. “Kan usia pernikahan
kami baru dua bulan. Aku juga masih muda dan nggak
pernah menunda sesuatu yang memang itu karunia,”
tegas istri penyanyi Ivan Saba itu.
Selain itu, Verlita yang berniat melanjutkan
pendidikan mengatakan bahwa sang suami tidak
menuntut agar cepat-cepat punya buah hati. “Ng-
gak ada tuntutan dari suami atau keluarga. Mereka
membebaskan. Malahan, mereka selalu mengingat-
kan, kalau belum dikasih, nggak perlu ngoyo, santai
saja, jangan itu dijadikan beban supaya nggak stres,”
tuturnya.(ash/tia)
Tak Buru-buru Punya Anak
Dulu Dikelilingi Bukit, Kini Dipagari Hotel Pencakar Langit
73
SEBUAH hotel yang diberi
nama Zamzam Tower atau Buruj
Zamzam nampak menjulang
tinggi selatan Masjidil Haram.
Hotel berbintang lima yang
berlantai 70 dengan kapasitas
860 kamar itu merupakan hotel
tertinggi di Kota Makkah saat
ini.
Bila tinggi menara Masjidil
Haram 89 meter, maka Hotel
Zamzam ini dua kali lipat lebih
tinggi menara hotel tersebut.
Mungkin bisa mencapai 200
meter. Meski pembangunannya
belum rampung, sudah kelihatan
jauh lebih tinggi dari menara
masjid kebanggaan umat Islam
tersebut. Kalau dilihat maketnya,
terdapat menara sebuah jam
dinding raksasa yang bisa dilihat
‹Ke Halaman 7 kolom 5
‹Ke Halaman 7 kolom 5
Dalam beberapa kesempatan, Prof Dr Ing Bachar-
uddin Jusuf Habibie mengaku sangat kecewa melihat
nasib PT Dirgantara Indonesia. Sebab, industri pesawat
terbang yang dirintisnya itu kini jalan di tempat. Ba-
gaimana kondisinya sekarang?
’’KITA pernah mengembangkan sendiri pesawat
terbang CN-235 dan N-250 untuk membuktikan bahwa
SDM Indonesia mampu menguasai dan mengembangkan
teknologi secanggih apa pun. Di mana itu semua seka-
rang?” tegas B.J. Habibie, mantan presiden RI, di depan
peserta kuliah umum
bertema Filsafat dan
Teknologi untuk Pem-
bangunan di Balai
Sidang Universitas In-
donesia (UI), Depok,
Jumat lalu (12/3).
Ya, PT Dirgantara
Indonesia (PTDI) me-
mang tidak bisa dibandingkan dengan ketika perusahaan
itu masih bernama Industri Pesawat Terbang Nurtanio
(IPTN) dan Habibie masih menjabat presiden direktur.
Saat itu IPTN memiliki 16 ribu karyawan. Kompleks ge-
dung IPTN di kawasan Jalan Pajajaran, Bandung, berdiri
JAKARTA--Peserta ujian nasional (unas)
tingkat SMP/MTs dijanjikan dijaga ketat tim
pemantau independen (TPI). Meski tak ada
pengawas, TPI berhak berperan sebagai pen-
gawas bila dianggap perlu.
Unas SMP/MTs dan SMP luar biasa (SM-
PLB) yang berlangsung mulai hari ini (29/3)
hingga Kamis (1/4) tentu tak akan luput dari
pengawasan TPI. Koordinator Nasional Pen-
gawas dan TPI Haris Supratno mengatakan,
pelaksanaan unas SMA memberikan banyak
pengalaman terhadap Kementerian Pendidikan
Nasional (Kemendiknas) dan TPI. ”Hampir
semua modus dan pola kecurangan memang
kami petakan sebagai pengalaman untuk
memantau unas tingkat SMP,” papar Haris
kemarin (28/3).
Dia menjelaskan, beberapa modus telah
dipelajari secara turun-temurun. Salah satunya,
peserta unas beralasan ke toilet. ”Dalam standar
operasional kan juga dijelaskan, mereka harus
didampingi saat ke belakang (toilet, Red),”
MEGAH: Tower
Zamzam dilihat
dari depan Kak-
bah. Pengerjaan
hotel tertinggi di
Kota Makkah itu
terus dilakukan.
M Nasaruddin/Jawa Pos
Perketat
Pengawasan
Unas SMP
dari kejauhan, terletak di tengah
dua pencakar langit lainnya.
Hotel yang dibangun di ka-
wasan jalan menuju ke Misfalak
dan bekas Bukit Benteng Turki
Utsmani, Raja Hijaj yang pernah
menguasai Makkah dan Madi-
nah ini, merupakan salah satu
diantara sekian banyak hotel
yang akan dibangun di sekelil-
ing Masjidil Haram. Hotel ini
merupakan bagian dari perluasan
halaman masjid yang mencapai
360 ribu meter persegi itu.
Pemerintah Arab saudi, terus
memperluas halaman masjid
dan menata kembali hotel-hotel
dan pemukiman yang berada
di sekitarnya. Untuk perluasan
halaman masjid yang mencapai
Agung Putu Iskandar/Jawa Pos
HELI KOPTER: PT Dirgantara Indonesia hingga kini masih
memproduksi helikopter.
Bertahan di Industri Pesawat
Sempat Produksi
Alat Pencetak Panci
BOGOR – Langit di kawasan seki-
tar Bogor, Jawa Barat, dipenuhi balon
raksasa warna-warni tiga hari terakhir.
Berlangsung di lapangan Ex Polo, Sen-
tul City, sejak 26 Maret lalu, The 1st
Indonesian Hot Air Baloon Adventure
berakhir kemarin (28/3).
Selama tiga hari itu ekshibisi aneka
balon udara menjadi perhatian warga
sekitar Bogor maupun Jakarta. Sebanyak
20 pilot dan balon udara datang dari ber-
bagai dunia. ’’Ini kali pertama (diadakan
di tanah air). Kami mengundang para
pilot balon udara itu sejak September
2009,’’ kata Fitriandini Arif, managing
director PT Beraksi Komunikasi, kepada
Gayus Libatkan Tiga Perusahaan
Bantu Putar Uang Hasil
Penggelapan Pajak
JAKARTA--Penyidikan
maraton kasus mafia pajak yang
dilakukan oleh tim khusus bentu-
kan Kapolri semakin mengerucut.
Sejumlah perusahaan diduga
membantu Gayus Tambunan
untuk menghilangkan jejak uang
hasil penggelapan pajak Rp24,
6 miliar.
Informasi itu didapat dari
pengakuan partner Gayus, Andi
Kosasih, dan penelusuran rekam
jejak rekening milik pegawai
pajak bergolongan III A tersebut.
Karena itu, tim akan memanggil
‹Ke Halaman 7 kolom 1
Tri Mujoko Bayuaji/JP
BALON SENTUL: Sebanyak 20 balon udara dari berbagai negara di dunia hadir di halaman parkir Sentul Inter-
national Convention Center, Bogor, kemarin (28/3).
Sekali Naik Bayar Rp 5 Juta
The 1st Indonesian Hot Air
Baloon Adventure
‹Ke Halaman 7 kolom 5
LAKI Datangi KPK,
Desak Tuntaskan
Korupsi Bansos
JAKARTA--Ketua Umum DPP Laskar
Anti Korupsi (LAKI), Burhanudin Abdullah
bersama sembilan anggota lainnya menda-
tangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi
(KPK), Jakarta, Kamis (25) sekitar pukul
13.00 WIB. Mereka meminta KPK segera me-
nyelesaikan kasus Bantuan Sosial (Pemprov)
Kalimantan Barat tahun 2006-2009, sebesar
Rp22,14 miliar ke KONI Kalbar.
Burhanudin Abdullah mengatakan kasus
Bansos tersebut memang sudah diserahkan ke-
pada pihak KPK. Namun ada permintaan dari
Kepolisian Daerah Kalbar untuk mengambil
alih kasus tersebut. Sehingga pihaknya merasa
khawatir kalau memang kasus tersebut di
tangani Polda Kalbar akan terjadi perbedaan
dengan hasil audit BPK Kalbar.
”Karena memang hasil akhir audit dari
BPK telah diserahkan ke KPK. Jadi kami
meminta untuk segera melakukan tindakan
guna memprosesnya lebih lanjut. Jangan
sampai kasus tersebut diserahkan lagi ke
Polda Kalbar, karena kalau diserahkan tentu-
nya pihak kepolisian akan memulai dari nol
lagi. Sehingga kasus ini akan sangat lama,”
tambahnya saat menjawab Pontianak Post,
Kamis (25/3) di kantor KPK, Jalan Rasuna
Said, Kuningan Jakarta.
Lebih lanjut dikatakan Burhanudin, dia
meminta kepada KPK untuk segera menun-
taskan kasus ini. Kemudian dapat mengadili
pihak-pihak yang bertanggung jawab atas
kerugian negara yang dialami dari akibat
dugaan penyelewengan uang negara ini.
”Marilah kita bersama-sama berkomit-
men memerangi tindak korupsi yang ada di
Kalbar,” tegasnya.
‹Ke Halaman 7 kolom 5
internasional 2
Pontianak Post Senin 29 Maret 2010
Abhisit dan Pro-Thaksin
Bertemu Malam Ini
BANGKOK – Setelah dua pekan
menekan pemerintah Thailand dengan
berdemonstrasi, kelompok ‘Kaus Merah’
mencatat kemajuan berarti kemarin (28/3).
Perdana Menteri (PM) Abhisit Vejjajiva
akhirnya sepakat berdialog langsung den-
gan mereka.
Bahkan, dialog kedua kubu disiarkan
langsung melalui televisi nasional. Dalam
siaran tersebut, tampak Abhisit dan salah
seorang pemimpin demonstran pendukung
mantan PM Thaksin Shinawatra, Veera
Muksikapong, memulai dialog dengan
berjabat tangan. Namun, sesaat kemudian,
ketegangan yang justru lebih mengemuka
karena kedua pihak sama-sama memper-
tahankan posisi.
“Tuntutan kami sederhana dan tidak
basa-basi, bubarkan parlemen dan kem-
balikan mandatnya kepada rakyat,” tegas
Veera.
Veera ditemani dua pemimpin demon-
stran lainnya. Ketiganya mengenakan
kaos merah sebagai warna kebesaran pro
Thaksin. Kelompok pendukung
mantan pemilik klub sepak bola
Manchester City tersebut bersatu
di bawah nama Front Persatuan
Demokrasi Melawan Kedikta-
toran (UDD).
Sementara itu, Abhisit, yang
tampak tegang selama berdia-
log, juga didampingi dua pe-
nasihatnya. Beda dengan kubu
pro-Thaksin, kedua pendamping
Abhisit itu mengenakan kaus
biru, warna kebesaran Partai
Demokrat, partai asal Abhisit.
Dalam pandangannya, kubu
Abhisit tetap berpendirian bahwa
pembubaran parlemen tidak akan
menyelesaikan krisis politik di
Thailand. “Saya harus mengam-
bil keputusan berdasarkan kon-
sensus dari seluruh elemen
bangsa, termasuk massa Kaus
Merah,” kata Abhisit. ”Saya
tidak pernah menolak ide untuk
mempercepat pemilu. Tapi, kita
harus memikirkan, apakah pem-
bubaran (parlemen) benar-benar
bisa menyelesaikan masalah?,”
lanjut politikus jebolan Univer-
sitas Oxford, Inggris, itu seperti
dikutip Associated Press. Sebe-
lumnya, Abhisit beberapa kali
menegaskan penolakannya atas
tuntutan pembubaran parlemen
dan mempercepat pemilu.
Merespons sikap pemer-
intah itu, seorang perwakilan
demonstran, Jatuporn Prompan,
menyatakan Abhisit tidak perlu
khawatir dengan pemilu jika
memang dirinya yakin dicintai
rakyat. “Jika Anda yakin akan
memenangkan pemilu, sehar-
usnya mengembalikan mandat
itu kepada rakyat,” tegasnya.
“Katakan saja, apalah Anda mau
membekukan parlemen atau
tidak, jadi kita bisa memikirkan
langkah selanjutnya.”
Pagi hari sebelum sepakat
berdialog, Abhisit melalui si-
aran televisi menegaskan bahwa
pihaknya tidak akan takluk pada
tuntutan demonstran. Namun,
dua jam kemudian, dia berubah
pikiran dan menyepakati untuk
bernegosiasi langsung dengan
perwakilan UDD.
“Guna mencari jalan untuk
mengembalikan perdamaian dan
meminimalkan kemungkinan
terjadinya kekerasan, perdana
menteri menerima permintaan
demonstran untuk bernegosiasi,”
jelas seorang staf Abhisit dalam
sebuah pengumuman singkat.
Kedua pihak bertemu di
sebuah sekolah tinggi di pinggi-
ran Bangkok. Aparat keamanan
melakukan sweeping bom di da-
lam gedung pertemuan sebelum
Abhisit memasuki tempat itu.
Agence France Presse me-
laporkan, perundingan sempat
diskors setelah tiga jam perde-
batan berlangsung.
Namun, pertemuan yang
dimulai sejak pukul 16.00 waktu
setempat itu tampak tidak meng-
hasilkan kata sepakat. Pihak opo-
sisi berjanji akan menerima hasil
pemilu, berikutnya mengesamp-
ingkan siapapun pemenangnya.
(cak/ttg)
UNJUK RASA:
Para pendukung mantan Per-
dana Menteri Thaksin Shina-
watra unjuk rasa di luar pang-
kalan Angkatan Darat Thailand
Resimen Infanteri XI di Bangkok,
kemarin (28/3).
REUTERS / SUkREE SUkplang
Dialog Tanpa Hasil Konkret
cover story
Pontianak Post Senin 29 Maret 2010 3
PT Dirgantara Indonesia
(PT DI) dituntut untuk terus
menambah pendapatan. Ta-
hun ini Kementerian BUMN
menarget PT DI mendapat
kontrak Rp1,5 triliun. Itu
naik 36 persen dari target
tahun lalu Rp1,1 triliun.
DIREKTUR Integrasi Pesawat
PT DI Budiwuraskito mengata-
kan, dalam rapat umum pemegang
saham (RUPS), pemerintah me-
nargetkan kontrak Rp1,7 triliun
lantaran tren industri dirgantara
terus menanjak. Namun, akhirnya
disepakati Rp1,5 triliun.
Target sebesar itu, kata Budi,
memang tidak mudah. Namun,
tahun lalu PT DI berhasil men-
embus target pemerintah. Dari
target kontrak karya Rp1,1 triliun,
PT DI berhasil meraup Rp1,4 tril-
iun. “Peluang
di industri dir-
gantara masih
sangat terbu-
ka,” ujar Budi
saat ditemui di
kompleks PT
DI di Bandung
pekan lalu.
Menurut dia,
perputaran uang di bisnis dirgan-
tara cukup besar, yakni sekitar
USD10 miliar per tahun. Uang
berjibun tersebut tak hanya dida-
pat dari pembuatan pesawat, tapi
juga pembuatan komponen, sub-
kontrak bagian-bagian pesawat
besar, dan perawatan (mainte-
nance). “Kalau kami
bisa mendapat satu
persen saja dari
per put ar an
uang itu, pe-
rusahaan ini
sangat sehat,”
katanya. Satu
persen dari
USD10 miliar
berarti USD100 juta dolar atau
sekitar Rp911,5 milliar (kurs
USD1 = Rp9.115).
Saat ini PT DI memiliki se-
jumlah produk layanan selain
pembuatan pesawat terbang
dan helikopter. Di antaranya,
aerostructure, aircraft services,
engineering services, dan pertah-
anan (defence). Masing-masing
memiliki pasar.
Aerostructure, misalnya. Bi-
dang itu bertugas membuat
komponen-komponen pesawat.
Di antaranya, pembuatan bahan
komposit (bodi pesawat yang
dibuat dari campuran bahan-
bahan ringan seperti kain dan alu-
minium), drive rib, inboard outer
fxed leading edge (IOFLE) yang
biasa digunakan Airbus A380.
Targetkan Raih Rp1,5 T
PT DI menyuplai sejumlah pro-
dusen pesawat terbang yang lebih
besar. Misalnya, Airbus (Prancis),
Boeing (Amerika), Bombardier,
EADS CASA (Eropa), Spirit
Aero System, Korean Airlines
Aerospace (Korea Selatan), dan
Mitsubishi Heavy Industries
(Jepang).
Menurut Budi, PT DI saat ini
berutang Rp1,7 triliun kepada pe-
merintah. Karena itu, PT DI harus
tancap gas mendongkrak income
dari omzet berdagang pesawat dan
komponen-komponennya. Na-
mun, Budi berharap pemerintah
feksibel terhadap utang gede itu.
“Kami akan berupaya mengon-
versinya jadi modal penyertaan
atau produk barang dan jasa lain,”
jelas Budi. (aga/iro)
Agung Putu ISkAndAr/JAwA PoS
PUSING TARGET: Direktur Integrasi Pesawat PT Dirgantara Indonesia Budiwuraskito saat
ditemui di ruangannya. Target kontrak Rp1,7 triliun cukup memusingkannya.
Terancam Krisis
Karyawan Jilid II
Persoalan tenaga kerja
yang membelit PT Dirgan-
tara Indonesia (DI) pada 2003
terancam terjadi lagi. Bedanya,
kali ini pemicunya bukan PHK
(pemutusan hubungan kerja),
tapi karena gelombang pensiun
berjamaah yang bakal terjadi
pada 2014.
SAAT ini PT DI memiliki
4.200 karyawan. Tapi, jumlah itu
akan turun tiap tahun. Pada 2014,
badan usaha milik negara (BUMN)
produsen burung besi itu hanya
akan dioperasikan 300 orang.
”Yang senior banyak yang harus
pensiun,” kata Manager Corporate
Communication Rakhendi Triyatna
saat ditemui di kompleks PT DI di
Bandung pekan lalu.
Kondisi itu tak bisa dibiarkan.
Apabila, jika tidak ada penanganan,
grafk perkembangan PT DI yang
terus menanjak bisa terjun bebas.
Mereka akan mengalami persoalan
krisis tenaga kerja. ”Karena itu, se-
cara bertahap dalam beberapa tahun
ke depan akan ada rekrutmen besar-
besaran,” kata Rakhendi yang juga
akan pensiun dua tahun lagi.
Tahun ini 25 orang akan ditarik
menjadi karyawan. Pada 2011, se-
banyak 700 lebih tenaga kerja akan
direkrut. Mereka yang direkrut
tidak hanya dari bagian produksi,
tapi juga bagian manajemen pe-
rusahaan. ”Setiap 300 orang yang
direkrut terdapat 30 orang lulusan
ITB (Institut Teknologi Bandung,
Red),” kata lelaki 53 tahun itu.
Hingga sekarang, kata Rak-
hendi, PT DI masih cukup bisa
mengandalkan tenaga dari dalam
negeri. Pekerja di bagian produksi
umumnya adalah lulusan seko-
lah menengah kejuruan (SMK)
penerbangan atau umum. Selain
SMK, tenaga sarjana yang diambil
kebanyakan dari teknik pener-
bangan ITB.
Direktur Integrasi Pesawat PT
DI Budiwuraskito mengatakan,
karyawan yang bekerja di PT
DI tak perlu susah beradaptasi.
Sebab, budaya kerja PT DI sudah
sangat kuat terbentuk. Mereka yang
bertugas mengebor dan mengecor
aluminium alloy (bahan ringan kuat
pembuat bodi pesawat) dan kom-
posit cukup mengikuti para senior.
”Dua bulan di sini kami training
pasti sudah bisa,” katanya.
Soal tenaga kerja, PT DI me-
mang tak punya banyak masalah.
Yang menjadi masalah hanyalah
peralatan dan mesin untuk membu-
at pesawat. Peralatan yang dipakai
kini masih terbatas. Bahkan, untuk
meng-handle order yang terus
berdatangan, peralatan tersebut
sampai overload.
Menurut Budi, pesawat dibuat
dalam beberapa bagian yang ter-
pisah untuk kemudian disatukan.
Biasanya, panjang setiap bagian
sekitar 5 meter. Nah, mesin yang
berkapasitas 5 meter itulah yang
cukup terbatas. Proses produksi
menjadi lama karena mesinnya
terbatas. ”Harus antre,” kata Budi,
lantas tersenyum. (aga/iro)
Gelombang Pensiun
Besar PT DI di 2014
Agung Putu ISkAndAr/JAwA PoS
PEMBUATAN PESAWAT: Suasana pembuatan pesawat di
kompleks PT Dirgantara Indonesia yang berdiri di lahan seluas
83 hektare di Jalan Pajajaran Bandung.
Salah satu bisnis yang
dibidik PT Dirgantara In-
donesia (DI) saat ini adalah
maintenance pesawat ter-
bang. Pasar perawatan pe-
sawat terbang di Indonesia
kini didominasi Singapura.
Karena itu, PT DI berharap
agar maskapai yang banyak
beroperasi di Indonesia
mengalihkan perawatan
burung besinya ke PT DI.
“SINGAPURA memang
lebih besar dan kuat. Kalau soal
kualitas dan fasilitas, tidak ban-
yak perbedaannya,” kata Direk-
tur Integrasi Pesawat PT DI
Budiwuraskito. Budi –sapaan
Budiwuraskito—mengatakan
bahwa potensi perawatan itu
sangat besar. Sebab, maskapai
yang beroperasi di Indonesia
sangat banyak. Tiap tahun jum-
lah pesawat yang harus dirawat
terus bertambah. “Ini peluang
strategis,” ujarnya.
PT DI, menurut Budi, sudah
memiliki sejumlah jasa layanan
maintenance pesawat untuk
perawatan bodi pesawat dan
aircraft service di bawah PT Nu-
santara Turbin Propulsi (NTP).
Namun, kondisi itu tidak sejalan
dengan maskapai penerbangan
milik Indonesia sendiri, yakni
Garuda Indonesia. Maskapai
pelat merah tersebut mempu-
nyai pusat perawatan pesawat
sendiri yang juga dikomersilkan
bernama Garuda Maintenance
Facilities (GMF).
Saat ini, ucap Budi, ada
keinginan dari Kementerian
BUMN untuk menggabung
semua pusat perawatan pesawat
dan helikopter milik negara pada
satu atap. Tidak hanya pesawat
komersial, tapi juga militer.
Alasannya, itu bisa menghemat
ongkos sekaligus membesarkan
bisnis perawatan pesawat. Pelu-
ang untuk menggusur dominasi
Singapura pun terbuka lebar.
Budi yakin jika itu bisa ter-
wujud, perawatan pesawat di
tanah air bisa diintegrasikan
dalam satu atap. Mulai struktur
pesawat, avionic system (sistem
atau software pesawat), hingga
mesin.
Namun, kata Budi, proses
merger tersebut tak bakal bisa
singkat. Sebab, yang disatukan
tidak hanya tempat. Tapi juga
sumber daya manusia (SDM).
Kalau sekadar menggabung,
struktur dan tenaga kerjanya bisa
sangat gemuk dan malah tidak
efektif. “Mungkin masih perlu
dua tahun lebih untuk mewujud-
kannya,” jelas dia. (aga/iro)
Rebut Bisnis Perawatan dari Singapura
cmyk
cmyk
+
+
+
+
PONTIANAK bIsNIs
LOKOMOTIF KEMAJUAN EKONOMI KALBAR
4 Pontianak Post l Senin 29 Maret 2010
2774.85
2799.15
0.49
AGRI 1903.55 0.23
MINING 2396.77 2.86
BASIC-IND 296.8 0.26
MISC-IND 720.93 0.18
CONSUMER 751.11 -0.36
PROPERTY 166.45 2.02
INFRASTRUC 709.52 -0.67
FINANCE 353.18 0.51
TRADE 333.57 -0.31
MANUFACTUR 599.58 -0.00
INDEKS NILAI (+/-)
DOW JONES 10850.36 0.08
NASDAQ 2395.13 -0.10
HANG SENG 21053.11 1.32
NIKKEI 10996.37 1.55
STI 2906.28 0.00
Jumat 26/03/2010
VALAS JuAL BELI
USD 9200.00 9050.00
SGD 6563.35 6433.35
AUD 8366.40 8194.40
JPY 99.89 97.39
EUR 12323.95 12096.95
Jumat 26-03-2010 Jumat 26-03-2010
22/03 23/03 24/03 25/03 26/03
IHSG IndekS Sektoral beI SaHam IndekS & valaS
Top VoLumE
STOCK HARGA %
ELSA 480 18.51
BNBR 76 1.33
ELTY 250 8.69
BUMI 2350 4.44
BIPI-W 99 0.00
ENRG 154 1.31
Top FrEquENT
STOCK HARGA %
ELSA 480 18.51
KIAS 440 8.64
BUMI 2350 4.44
COWL 225 0.00
ELTY 250 8.69
LPKR 610 7.01
Top VALuE
STOCK HARGA %
BUMI 2350 4.44
PTBA 17800 4.09
ELSA 480 18.51
TLKM 8200 -1.20
BBRI 8400 0.59
KLBF 1870 2.74
2813.08
PT Philip Securities Indonesia
Your Partner In Finance P
2702.40
2720.86
JAKARTA - PT Aneka
Tambang (ANTM) Tbk akan
membangun proyek pengem-
bangan pabrik Chemical Grade
Alumina di Tayan, Kalimantan
Barat dan PLTU Pomala di
Sulawesi Tenggara. Proyek itu
membutuhkan dana pinjaman
pihak ketiga sebesar USD 325
juta. “Kami akan mencari dana
sebesar USD 250 juta untuk
proyek Tayan dan sisanya sebe-
sar USD 75 juta untuk PLTU-
nya,” kata Direktur Utama
Antam Alwin Syah Loebissai
di Jakarta, Sabtu (27/3).
Alwin mengatakan saat ini
pihaknya tengah menjajaki
pinjaman sebesar USD 325 juta
dari perbankan asal Jepang. Total
kebutuhan dana untuk proyek
pengembangan pabrik Chemical
Grade Alumina di Tayan tersebut
sebenarnya sekitar USD 300-400
juta, dimana 35 persennya berasal
dari dana internal perseroan dan
65 persennya akan dipenuhi
melalui pinjaman dari pihak
ketiga. “Apabila total kebutu-
han dana proyek pembangunan
PLTU Pomala sekitar USD 300
juta, sekitar USD 75 juta berasal
dari pinjaman,” jelasnya.
Dia menargetkan semua ke-
butuhan pendanaan dari pihak
luar akan didapat pada 2010.
Sebab, jika proses pemenuhan
pendanaan untuk proyek Tayan
sudah selesai pada tahun ini,
maka pada awal tahun depan
proyek ini diharapkan sudah bisa
memasuki tahap kontruksi.
Masa kontruksi sendiri diper-
kirakan akan memakan waktu
sekitar 28-30 bulan,” ungkapnya.
Sampai saat ini perseroan tengah
membuka tender engineering,
procurement, construction (EPC)
untuk menunjuk kontraktor yang
akan mengerjakan proyek terse-
but. “Penawaran sudah masuk
tapi belum diumumkan peme-
nangnya. Akhir Maret selesai,
dan awal April hasilnya akan
diumumkan,” ujarnya.
Antam merupakan peru-
sahaan BUMN yang berdisi
sejak 1968. Perusahaan terbuka
tersebut bergerak dalam bidang
usaha eksplorasi, penamban-
gan, peleburan, pengilangan
sampai pemasaran produk fer-
ronickel, nickel, emas, perak,
dan bauksit berorientasi ekspor.
Sebanyak 35 persen saham
Antam dimiliki publik selebih-
nya dimiliki pemerintah.
Pada 2009, emiten berkode
ANTM mencetak keuntungan
bersih Rp 604,30 miliar atau turun
55,83 persen dibandingkan peri-
ode sama 2008, sejumlah Rp 1,36
triliun. Melorotnya laba bersih itu
dipicu menguapnya penjualan
bersih Antam sekitar 9,18 persen
menjadi Rp 8,71 miliar dari tahun
sebelumnya Rp 9,59 miliar.
Laba kotor Antam juga turun
54,81 persen dari tahun sebelum-
nya Rp 1,65 triliun menjadi Rp
1,19 triliun pada akhir 2009. “Laba
usaha juga terkoreksi 65,70 persen
menjadi Rp 587,52 miliar dari
sebelumnya Rp 1,71 miliar.(luq)
WARTAWAn koran ini
ber kesempatan mengunjungi
pelaku usaha tersebut, kemarin
(28/3), dikediamannya di Jl Putri
Candramidi Gg.Trijaya No.21
Pontianak. Umi menceritakan,
dia memulai usaha menjadi
produsen minuman tradisional
sejak tahun 2005. Waktu itu
modal awal hanya Rp50 ribu
saja. Bahan-bahan minuman
banyak di dapat dari alam.
Seperti jahe, temulawak, temu
kunci, kunyit dan bahan-bahan
dasar sejenis lainnya. Setelah dua
tahun menjalankan usaha tersebut
barulah mendapat binaan dari Jasa
Raharja sekitar Rp15juta. Dan
AnAlisis sAhAm
PERGERAKAn IHSG sepekan ke-
marin diwarnai masuknya dana asing yang
melambungkan IHSG menem-
bus level 2.800. Pasar modal
Indonesia masih dianggap salah
satu yang menarik saat ini.
Sehingga mereka masuk di saat
bursa Eropa dan Asia memiliki
sentimen negatif.
Saat IHSG menembus level
2.800, dana asing net buy hingga
Rp850 miliar pada sesi I hari
Kamis lalu dari total transaksi
Rp2,5 triliun. Setelah itu, banyak
yang memprediksi indeks akan
segera terkoreksi. Tetapi ternyata
tetap menguat hingga penutupan
akhir pekan di level 2.813.
Investor memanfaatkan laporan keuangan
tahun 2009 untuk sektor perbankan yang
masih cukup positif. Perbankan beberapa
kali mampu mengangkat indeks mulai dari
level 2.525. Hal ini terjadi setelah situasi
politik akibat kasus Century mereda dengan
masih amannya posisi Menkeu dan wapres
dalam pemerintahan SBY. Sementara itu
Wall Street pada perdagangan Jumat (26/3)
ditutup mixed. Selama dua hari bertutur-turut
Disclaimer :
ANALISA ini dibuat hanya sebagai informasi berdasarkan pendapat,
sumber-sumber yang dapat diandalkan dan bukan ditujukan untuk
memberikan rekomendasi atau patokan kepada pihak siapapun untuk
membeli dan menjual suatu efek tertentu. Keputusan untuk melakukan
transaksi jual, beli atau investasi saham lainnya sepenuhnya merupakan
tanggung jawab dan keputusan pembaca sendiri. Segala kerugian bukan
tanggung jawab Phillip Securities Indonesia dan Pontianak Post.(*)
Fandy Cendrawira
Analis Saham Phillip
Securities Indonesia
Transaction Fee Beli 0.2%, Jual 0.3%
Minimal Fee Rp 15,000 per daily transaction
Minimal Setoran Rp 5,000,000
Phillip Securities Indonesia Cabang Pontianak Jl. Teuku Umar
Komp. Mall Pontianak C 23-24
Telp. (0561-777887) Email : Cendra@phillip.co.id
karena para investor semakin pesimis terhadap
kemampuan pasar untuk menjaga agar tetap
terjadi reli.
Dow Jones Industrial Average
hanya naik 9 poin, atau telah naik
sebanyak 68 poin setelah para
pemimpin Eropa mengumumkan
rencananya untuk membantu
penyelesaian utang Yunani. Se-
mentara Nasdaq turun 2,28 poin
atau 0,1% ke level 2.395,13, in-
deks S&P500 naik 0,86 poin atau
0,07% ke level 1.166,59. Pola ini
seperti sebagai tanda pasar yang
terlalu panas. Dow telah naik 16
selama terakhir 21 hari.
Sedangkan Harga minyak
turun 0,53 poin atau 0,66% ke
US$80 per barel. Harga emas naik 11,5
poin atau 1,05% ke US$1.104,20. Investor
diharapkan lebih mencermati situasi pasar
sebelum buy atau sell.(*)
Antam Segera Garap Proyek Tayan
Cari Utang
USD 325 Juta
Mengembangkan Usaha Minuman Tradisional
Bermodal Rp50 Ribu, Kini Bisa Jadi Produsen
ASRI/PONTIANAK POST
BERKEMBANG : Umi bertekad terus mengembangkan usaha
minuman tradisional.
berkembang hingga saat ini.
“Awalnya menjual produk
hanya pada teman dekat dan sanak
keluarga. Setelah mulai dikenal
masyarakat luas, barulah saya
coba jual di pasaran,” kata Umi.
Kini produk mereka bisa
dipasarkan hingga ke daerah di
Kalbar. Dengan biaya produksi
satu bulan Rp4,8 juta, peng-
hasilan yang bisa diperoleh
Rp6.480.000 perbulan.
Yanto menambahkan, saat ini
tidak ada kendala memasarkan
produknya. Kendati demikian
semakin tingginya harga bahan
baku seperti jahe, temulawak,
gula, rempah-rempah dan berba-
gai bahan baku lainnya membuat
biaya produksi lebih besar. “Dulu
ketika baru memulai membuka
usaha harga jahe dengan kualitas
bagus hanya sekitar Rp3-4 ribu
per kilo. Tetapi saat ini harga jahe
sudah mencapai Rp20-25 ribu per
kilo, belum lagi naiknya harga
rempah-rempah, cengkeh, gula
dan berbagai bahan baku lain-
nya. Makanya untuk mengatasi
besarnya biaya produksi selain
dituntut untuk pintar membaca
peluang pasar, kita juga dituntut
harus cerdas untuk mensiasati be-
sarnya pengeluaran,” paparnya.
Lanjut Yanto saat ini usaha
yang ia lakukan untuk menutupi
besarnya pengeluaran yaitu den-
gan memproduksi teh yang terbuat
dari bahan baku bunga Rosella,
karena menurutnya pembuatan
teh Rosella lebih praktis dan harga
produksinya jauh lebih murah
dibandingkan dengan minuman
tradisional lainnya. “Walaupun
keuntungan tidak banyak tetapi
dengan memproduksi teh rosella
ini, besarnya pengeluaran untuk
memproduksi minuman tradis-
ional bisa tertutupi,” ujarnya.
Dikalangan wirausaha kerap
ditemui kendala-kendala dalam
pengembangan usaha. Namun,
menurut Yanto, hal jangan sampai
membuat berputus asa. Jadikan
itu tantangan agar kita dapat terus
bekerja keras. “Bekerja keras
untuk menemukan solusinya,
karena semua masalah pasti ada
jalan keluarnya, asalkan kita mau
berusaha. Alhamdulillah, hingga
saat ini usaha saya berjalan den-
gan baik,” tuturnya.(ash)
Setiap usaha pasti mem-
buahkan hasil yang memuas-
kan jika dilakukan dengan
keseriusan dan kerja keras.
Demikian juga dengan Yanto
(38) bersama istrinya Umi
(31) sejak lima tahun lalu
merintis usaha jualan minu-
man tradisional. Hingga kini
berkembang menjadi pro-
dusen mandiri dengan nama
Barokah Herbal
cmyk
cmyk
+
+
+
+
Sementara itu di sisi lain,
ditemui terpisah, Ketum MABT
Kalbar Harso Utomo Suwito me-
nyampaikan, selain melakukan
reshuffe kepengurusan, MABT
Kalbar juga tengah menyiap-
Renaldy
5 Pontianak Post Senin 29 Maret 2010 Hau PHeng You
PONTIANAK – Sekretaris
Jenderal Majelis Adat Budaya
Tionghoa Kalimantan Barat,
Lim Hui Kuang siap menjalan
tugas yang diembannya. Ia
menilai, MABT bisa menjadi
wadah yang baik dan semakin
besar untuk mengembangkan
kebudayaan dan adat tionghoa.
“Saya mengerti ini amanah
yang berat yang dipercayakan
pada saya. Jadi tidak dapat
dibuat main-main,” tegasnya
ditemui di Sekretariat MABT
Kalbar beberapa waktu lalu.
Dalam menjalankan tugas se-
bagai Sekjen MABT, bapak yang
akrab disapa Ahui Segedong
ini menegaskan, ingin adanya
kerapian organisasi dan tertib
administrasi. “Kalau yang na-
manya urusan sosial, saya bekerja
dengan lurus dan bukan untuk
cari keuntungan. Tapi tolong juga
koreksi, jika ada langkah yang
saya kerjakan sampai sekarang
kurang baik. Saya tidak lepas
dari khilaf,” ujarnya.
Sementara itu, Tio Yau Pheng
yang ditunjuk DPP MABT
Kalbar sebagai caretaker DPD
MABT Sanggau juga menyam-
paikan kesiapannya. Ia sendiri
telah tinggal di Sanggau sekitar
40 tahun. Yau Pheng yakin
mengatahui keadaan daerahnya
secara baik, termasuk tokoh-
tokoh yang berkompeten untuk
menjadi ketua DPD MABT
Sanggau yang baru.
“Kita mencari tokoh yang
mau memberikan perhatian
penuh dalam mengembangkan
adat dan budaya tionghoa di
Sanggau,” kata ketum DPP
Perkumpulan Seni Permainan
Naga dan Barongsai, Lauya,
dan Tatung Kalbar ini.
Ia akan melakukan penelitian
yang mendalam untuk mem-
bentuk kepengurusan MABT
yang menyeluruh. Menurut
Yau Pheng, sudah saatnya
masyarakat Sanggau membena-
hi kekurangan. Ada kesempatan
untuk menghidupkan kembali
SK kadaluarsa yang selama
ini mati suri.
“Saya ingatkan jangan
lagi ada yang mengaku seba-
gai Ketua MABT Sanggau
yang tidak legitimate sesuai
SK-nya,” ujarnya.
Ia berharap, dalam satu
bulan kedepan sudah bisa
menyelesaikan tugasnya,
yaitu melaksakan musdalub
DPD MABT Sanggau dan
pelantikan pengurus baru.
“Kami sangat mengharapkan
dukungan masyarakat Sanggau
demi kepentingan adat dan bu-
daya tionghoa,” katanya.
Caretaker DPD MABT Ka-
puas Hulu Renaldy menga-
kui, dirinya belum menguasai
wilayah Kapuas Hulu. Tapi
menurutnya, itu tidak menjadi
masalah. “Banyak teman saya
dari Kapuas Hulu, saya yakin
mereka mau membantu. Seka-
rang kami dalam proses pen-
dataan dan pendekatan dengan
tokoh masyarakat yang peduli
dengan MABT,” ujarnya.
Disamping itu, Tjhin Djie Sen
yang dihubungi kemarin menya-
takan, meski ditunjuk sebagai
caretaker DPD MABT Kota Pon-
tianak, ia tidak berminat menjadi
ketua. Dalam penjaringan ia san-
gat berhati-hati, terutama karena
warga tionghoa di Pontianak lebih
banyak. “Calon-calonnya sudah
ada, proses musdalub tinggal
pelaksanaan saja. Rencana yang
diutarakan Harso Utomo Suwito,
kami nilai realistis,” katanya.
Menurut pantauannya, ban-
yak masyarakat Pontianak men-
dukung langkah-langkah reor-
ganisasi MABT Kalbar secara
menyeluruh. Terutama dalam
menyongsong tantangan kede-
pan yang semakin berat. “Ten-
tunya, saya berharap, pengurus
baru yang terbentuk nantinya
mampu melakukan hubungan
vertikal dan horizontal pada
semua etnis. Kita tahu, Kota
Pontianak ini masyarakatnya
sangat heterogen,” ujarnya.
Implementasikan Agenda MABT Kalbar
kan website. Di dalamnya
dimuat berbagai informasi
tentang MABT Kalbar
dan kabupaten/kota. Meski
telah dapat diakses di www.
mabtkalbar.com, isi website
masih sangat terbatas.
“Kami harap dukungan
semua pihak untuk peram-
pungan dan launching web-
site ini. Jadi, informasi yang
ada di kami dapat leluasa
diakses masyarakat dengan
cakupan yang lebih luas, tidak
hanya di lokal Kalbar saja,”
pungkasnya.(mde)
Tio Yau Pheng Tjhin Djie Sen
KALBAR bisa mencontoh
semangat Jawa Timur dalam
hal kegigihan untuk mening-
katkan potensi ekspor. Misal-
nya, ekspor kopi ke Tiongkok.
Pasalnya, masih potensial
dikembangkan dan menjanji-
kan. Potensi kopi di Kalbar
cukup besar. Khas kopi bubuk
di daerah ini sudah terkenal
di Indonesia hingga ke manca
negara. Seperti, kopi cap obor,
cap jojon, dll.
Ketua DPD Asosiasi Ek-
sportir Kopi Indonesia (AEKI)
Jatim Ichwan Nursidik men-
gatakan terbukanya potensi
ekspor ke Tiongkok itu di-
dasari oleh jumlah penduduk
yang besar di wilayah tersebut.
“Apalagi sekarang perdagan-
gan bebas dengan Tiongkok
(ACFTA) turut membuka
potensi itu,” katanya.
Diakuinya, selama ini ek-
spor kopi Jatim ke Tiongkok
memiliki prosentase yang ke-
cil. Sebagian besar kopi Jatim
diekspor ke Jepang, Eropa,
khususnya Jerman dan Italia,
juga pada kawasan Timur Ten-
gah. “Permintaan dari pasar ini
masih besar. Total kita ekspor ke
53 negara di dunia,” katanya.
Menurut Ichwan, sekitar
75 ribu ton kopi diproduksi di
Jatim. Konsumsi permintaan
industri lokal sekitar 35 ribu
ton per tahun. Sedangkan yang
diekspor rata-rata 60 ribu ton
per tahun. Kekurangannya
bisa dipenuhi dari Lampung,
Bali, NTT, Sumatra Utara, dan
Sulawesi Selatan.
“Dari beberapa daerah di
Indonesia kita datangkan ke
Jatim. Sebab Jatim dikenal
dengan image kopi yang ba-
gus. Bahkan Jatim juga dipilih
sebagai pintu gerbang ekspor
karena brand image kopi sudah
dikenal buyer,” katanya. Kopi
yang diekspor dalam bentuk
biji-bijian bukan kopi olahan.
Sebagian besar produksi kopi
Jatim 80-85 persen merupakan
kopi robusta dan arabika.
Meski diakuinya dalam ku-
run waktu 10 tahun terakhir kon-
disi ekspor kopi stagnan, namun
ke depan akan lebih prospektif.
“Permintaan kopi masih besar,
apalagi life style cafe juga
meningkat,” katanya.
Ichwan menambahkan, menu-
runnya ekspor kopi karena kon-
disi lahan yang terbatas. Apalagi
di Jawa, lahan kopi berbenturan
dengan hutan lindung. Ia juga
mengatakan, saat ini merupakan
siklus kopi sedang turun. “Siklus
alamiah, kalau tahun sebelum-
nya produksi kopi tinggi, maka
pada tahun berikutnya dipas-
tikan mengalami penurunan,”
tambahnya.(puj)
Ekspor Kopi ke Tiongkok
Her an kok bus
antarnegara seenaknya
memarkirkan busnya di
jalan raya untok menaik-
nurunkan penumpang
dan barang yang me-
langgar aturan daerah,
nasional dan interna-
sional padahal terminalnya sudah ada di Pontianak Utara
sehingga sangat mengganggu lalu lintas dan merisaukan
para pengguna jalan. Yang saya tahu fungsi daripada agen
atau travel bus hanya untuk menjual tiket dan penitipan
barang, bukan terminal (besar busnya daripada kantor).
Tolong ditertibkan, kalau perlu ditindak tegas dilarang
beroperasi! (081649293343)
Tempat Rekreasi
Mengapa di kota Pontianak tidak ada tempat yang
mengasyikkan untuk rekreasi. (081352465837)
Tegangan Rendah
Tolong para pimpinan
PLN perhatikan kami warga
dusun Panjak, Desa Sahan,
Kecamatan Seluas. Tegangan
listrik di daerah kami sangat
rendah sekitar 150 – 180 volt
sehingga kami tidak bisa me-
mompa air untuk MCK, dan
juga kulkas kami es batunya
cair. Jika hal ini dibiarkan
berlarut-larut, akan membuat alat elektronik cepat rusak.
(081257123222)
Mati Tolen
Kepada Bapak Bupati Sambas,
kemane becaca’ nye Terpikat Terigas
nye. Masa’ udah tige malam lampu di
Tebas padam tolen. Sedangkan anak-
anak kame’ sedang mau menghadapi
ujian nasional. Tolonglah pak bupati
peratikan juak kame’. Katenye bupati
urang tebas, tapi lampu di Tebas mati
tolen. Bagaimane urang sambas nak maju, sedangkan mau
ujian aja lampu mati. Pikirkanlah ye. (081352523772)
WFC Sambas
Kapan ya pembangunan water front city Sambas diker-
jakan. Kalau WFC itu selesai sepenuhnya, pasti Sambas
menjadi Berias dan untuk promosi wisata Kalbar tentunya,
demi mendukung Visit Wisata Kalbar 2010. Bravo kota
‘some-bush’ tercinta! (085245677846)
‘Dimonopoli’ Bus Antarnegara
HALO PUBLIK
18 Pontianak Post Rabu 3 Juni 2009
Pontianak Post Senin 29 Maret 2010
6
Bongkar Muat Barang
Kepada instansi yang berwenang, di jalan Barito Ponti-
anak Selatan, tiap hari ada bongkar muat barang yang bikin
macet. Parkir truknya saja sampai dua deret sehingga me-
makan setengah badan jalan. Kami juga bayar pajak bung,
jangan monopoli jalan seperti itu. (081352123431)
Bak Sampah
Ketika melintasi Jalan Budi
Utomo terdapat bak penampungan
sampah yang persis berdekatan den-
gan kantor Agribisnis serta bersebe-
lahan dengan sekolah. Kalau kita peduli dan jeli, kenapa bak
penampungan sampah itu tidak dipindah saja ke tempat yang
lebih pantas. Terkadang saat kita melintas dengan kendaraan
roda dua atau jalan kaki, tercium bau khas yang menyengat.
Demi keindahan tata kota, khususnya di Jalan Budi Utomo
bisa segera dicarikan solusinya. (081352690310)
Pontianak Post Senin 29 Maret 2010 AnekA
7
Sambungan dari halaman 1
360.000 meter persegi itu,
kabaranya pemerintah Arab
Saudi telah menganggarkan
60 triliun riyal untuk ganti
untung, sejak beberapa tahun
silam.
Di Tower Zamzam terdapat
tiga hotel, yaitu Hotel Mar-
wah dan Hotel Rotana. Di
belakangnya, juga terdapat
sebuah hotel yang di dalam-
nya terdapat jalan terowongan
yang menuju ke luar kota, juga
sedang dibangun. Dengaan
demikian, tower ini nantinya
terdapat empat hotel yang
mampu menampung ribuan
orang. Bila semuanya ram-
pung, maka kuota haji pun
bakal dihapus.
Pembangunan hotel yang
semula mendapat reaksi dari
jamaah Turki karena bekas
benteng Turki Utsmani ini,
merupakan waqaf dari Raja
Arab King Abdul Azis Ali
Saud. Penghasilan hotel mau-
pun supermarket yang ada di
dalamnya, akan digunakan
untuk operasional dua masjid
yaitu Majidil Haram dan
Masjid Nabawi, Madinah.
Perluasan Masjidil Haram
sebenarnya bukan kali per-
tama. Sebab, dilakukan sejak
tahun 634 H. Dan perluasan
pertama kali sejak pemerin-
tahan kerajaan Arab Saudi
pada 1953, ketika dipimpin
oleh Raja Suud Ibnu Abdul
Azis. Saat itu menganggarkan
1 miliar riyal, dengan menger-
jakan 55 ribu tenaga kerja.
Sekarang sejumlah hotel-
hotel kecil di sekeliling
masjid dibongkar, seperti
halnya di Pasar Seng (Sukul
Lail) yang sekarang sedang
dibangun. Rumah dan bukit
di sebelah barat masjid, su-
dah diratakan dengan tanah.
Ketika saya berada ke kota
suci umat Islam itu pekan
lalu, terlihat kesibukan yang
sangat tinggi, mulai pagi
hingga sore hari.
Ratusan truk nampak ber-
jejer mengangkut batu-batu
dan bongkaran bangunan.
Batu-batu itu dibuang di
luar kota, ke arah menuju
ke Arafah. Akibat truk-truk
yang mondar mandir itu pula,
membuat jalan menuju ke
luar kota arah barat Masjidil
Haram, sering macet.
Pada sisi lain, juga terlihat
kesibukan pekerja yang ten-
gah memasang tiang hotel
pencakar langit itu, ada juga
yang sedang menyelesaikan
Tower Zamam, yang menjadi
idola jamaah asal Indonesia
dan Asia itu.
Dari sekian ribu tenaga
kerj a yang membangun
perluasan halaman masjid
serta pembangunan hotel
yang menjadi kebanggaan
umat Islam sedunia itu,
adalah dari Indonesia. Dan
500 diantaranya asal Pati,
Jateng. Ada juga dari Jawa
Timur, dan Lombok, Nusa
Tenggara Barat.
Sujiono, warga Desa Tiu-
dan, Kecamatan Gondang,
Tulungagung, merupakan
salah satu diantara sekian
banyak pekerja di sana.
Ayah tiga anak yang dikirim
oleh PT Arafah Duta, Ja-
karta, yang bergabung den-
gan perusahaan Biladin ini,
sehari-hari sebagai tukang
plester bangunan Zamzam
Tower..**
Sambungan dari halaman 1
ucapnya.
Modus lain, peserta sengaja
membawa masuk HP selama
ujian. Menurut Haris, modus
tersebut tentu melibatkan
kerja sama antara panitia dan
pemantau unas. ”Apalagi,
untuk SMP tidak ada penga-
wasan, hanya pemantauan,”
papar dia.
Meski demikian, jelas Ha-
ris, pengawas dan TPI tidak
akan diam saja. Kali ini, papar
dia, pemantau dari perguruan
tinggi (PT) juga boleh bekerja
sebagai pengawas. ”Tidak
memiliki hak penuh, bila di-
perlukan saja,” ujarnya.
Dia melanjutkan, pemantau
berperan penting untuk mem-
perlancar unas pada satuan
pendidikan. Dia menuturkan,
banyaknya kecurangan unas
ditemukan oleh TPI bukan
saat ujian dilaksanakan, me-
lainkan sebelum naskah soal
dibagikan kepada peserta.
”Mulai isu jawaban, perceta-
kan rusak, hingga kesalahan
memasukkan amplop. Semua
berada di luar tanggung jawab
kami,” tegasnya.
Haris menambahkan, yang
dicari PT justru kesalahan
siswa saat mengerjakan ujian
di kelas. ”Melihat gerak-gerik
siswa yang mencurigakan dan
memantau panitia penyeleng-
gara,” kata dia.
Tahun ini, terang dia, ki-
nerja pemantau memang sedi-
kit rumit. Tidak ingin disebut
sebagai pengawas, pemantau
bekerja mengawasi siswa,
guru, dan kondisi sekolah.
”Jika ada indikasi kecurangan,
TPI langsung berkoordinasi,”
ungkapnya.
Haris juga membuka pelu-
ang soal ujian pengganti.
Ujian itu, imbuh dia, bukan
sebuah percobaan bagi siswa.
Dia berharap, pada ujian
reguler seluruh siswa dapat
mengerjakan soal sesuai
dengan kemampuan masing-
masing. ”Tanpa upaya apa
pun, selain pemikiran me-
reka,” ucapnya.
Menurut dia, mengikuti
ujian pengganti justru men-
ghabiskan waktu dan tenaga,
baik siswa maupun panitia
pelaksanaan unas. ”Tidak
perlu coba-coba lah,” te-
gasnya. Haris menegaskan,
tidak tertutup kemungkinan
ujian itu tetap dijadwalkan
jika siswa tak percaya dengan
kemampuan sendiri. ”Akhir-
nya, nyontek dengan berbagai
macam cara,” beber dia. .(zul/
agm)
Sambungan dari halaman 1
megah, menempati lahan
seluas 83 hektare.
Yang paling laris adalah pesa-
wat CN-235. Pesawat berkapasi-
tas 35 sampai 40 orang itu paling
banyak diorder dari dalam negeri
maupun luar negeri. Selain itu,
ada pesawat C-212 (kapasitas
19-24 orang). Produk chopper
alias helikopter juga tak mau
kalah. Ada NBO-105, NAS-332
Super Puma, NBell-412, dan se-
bagainya. Semua produk burung
besi tersebut begitu membang-
gakan bangsa saat itu.
Namun, persoalan muncul
saat krisis ekonomi menggebuk
Indonesia pada 1998. Ketika itu,
PTDI yang bernama Industri
Pesawat Terbang Nusantara
(IPTN) mendapat order membuat
pesawat N-250 dari luar negeri.
Pesawat terbang ini berkapasitas
50 hingga 64 orang. Sebuah ka-
pasitas ideal untuk penerbangan
komersial domestik. Umumnya
pesawat domestik di tanah air
saat ini menggunakan pesawat
dari kelas yang tak jauh berbeda
dari N-250.
PTDI menerima pesanan 120
pesawat. Ongkos proyek yang
disepakati USD 1,2 miliar. PTDI
langsung tancap gas. Ribuan
karyawan direkrut. Mesin-mesin
pembuat komponen didatangkan.
’’Kami berupaya keras menyele-
saikan proyek itu sesuai target,’’
tutur Direktur Integrasi Pesawat
PTDI Budiwuraskito saat ditemui
di Bandung pekan lalu.
Namun, PTDI harus me-
nelan pil pahit. Pemulihan krisis
ekonomi bersama International
Monetary Fund alias IMF meng-
haruskan Indonesia menerima
sejumlah kesepakatan. Salah
satunya, Indonesia tak boleh
lagi berdagang pesawat. ’’Itu
benar-benar memukul kami,’’
kata Budiwuraskito, pria Sema-
rang ini.
Padahal, kata Budi, PTDI
telanjur merekrut banyak kary-
awan. Sejumlah teknologi dan
peralatan sudah didatangkan.
Semua siap produksi. Pesawat
contoh bahkan sudah jadi, sudah
bisa terbang, dan siap dijual.
Tinggal menunggu proses ser-
tifkasi penerbangan. ’’Nggak
tahu, mungkin ada negara yang
takut tersaingi kalau Indonesia
bikin pesawat,’’ujarnya mengin-
gat sejarah kelam PTDI itu.
Bayangan menerima duit
gede USD 1,2 milliar menguap.
Malah, PT DI harus memikir-
kan cara menghidupi karyawan
yang telanjur direkrut. Proyek
memang batal, tapi orang-orang
yang hidup dari PT DI juga tetap
harus dikasih makan. ’’Akhirnya,
mau tidak mau, kami mem-PHK
karyawan secara baik-baik,’’
katanya.
Pada 2003, PTDI memutus
kerja sembilan ribu lebih kary-
awan. Jumlah itu terus bertam-
bah. Dari 16 ribu pekerja, PTDI
hanya menyisakan tiga ribu
pekerja. Baik di bagian produksi
maupun manajemen. Kondisi
itu semakin membuat PTDI
terpuruk. Apalagi, tak ada lagi
order pesawat yang datang. Roda
perusahaan pun tak berjalan.
Namun, PTDI berupaya mem-
pertahankan diri. Semua pasar
yang bisa menghasilkan duit
disasar. Mulai pembuatan kom-
ponen pesawat hingga industri
rumah tangga seperti pembuatan
sendok, garpu, dan sejenisnya.
Salah satunya membuat alat
pencetak panci.
’’Pabrik-pabrik pembuat panci
itu kan perlu alat pencetak. Bi-
asanya mereka impor dari luar
negeri. Mengapa harus impor
kalau bisa kita bikinin. Dan, itu
lumayan untuk membuat roda
perusahaan berjalan,’’kata Budi.
Tapi, urusan panci itu tak banyak
membantu. Pada 2007, BUMN
yang didirikan pada 26 April
1976 itu dinyatakan pailit alias
bangkrut.
***
PTDI tak lantas almarhum.
Pemerintah masih punya keingi-
nan mengembangkannya meski
modal yang diberikan tak terlalu
deras. Dan, kendati sudah dinya-
takan pailit, masih ada rekanan
dari mancanegara yang percaya
akan kualitas produk PTDI.
Salah satunya British Aero-
space (BAE). PTDI mendapat
order sebagai subkontrak sayap
pesawat Airbus A380 dari pabrik
burung besi asal Inggris itu.
Juga ada order dari dua negara
Timur Tengah enam pesawat
jenis N-2130. Apalagi, Indonesia
sudah menceraikan IMF. Artinya,
PTDI sudah leluasa berdagang
pesawat.
Budi menuturkan, order enam
pesawat itulah yang bisa dibilang
’’menyelamatkan’’PTDI saat itu.
Laba dari pesanan itu digunakan
sebagai modal pengembangan.
Selain itu, PTDI semakin fokus
menggarap pasar komponen dan
bagian-bagian pesawat dengan
menjadi subkontrak atau offset
program. Antara lain bagian
inboard outer fxed leading edge
(IOFLE) dan drive rib alias ’’ke-
tiak’’ sayap milik Airbus A380.
Airbus A380 adalah pesawat
bikinan Airbus SAS (Prancis)
yang sudah kondang di jagat
dirgantara. Pesawat ini biasanya
digunakan untuk penerbangan
internasional lintas benua den-
gan muatan 500 hingga 800
penumpang. ’’Kita mencoba
meraih untung dengan menjadi
subkontrak dari pemain besar,’’
kata Budi.
Kondisi PTDI terus membaik.
Dalam waktu dekat mereka akan
memproduksi pesawat tempur
dengan dana urunan bersama pe-
merintah Korea Selatan (Korsel)
sebesar USD 8 milliar. Indonesia
menyumbang USD 2 milliar, se-
dangkan pemerintah Korsel USD
6 milliar. ’’Tapi, untuk Indonesia
itu akan kita konversikan dalam
bentuk tenaga, teknologi, dan
pengembangan pesawat terse-
but,’’ katanya.
Kemampuannya tak jauh
berbeda dengan F-16 Fightning
Falcon, pesawat tempur kondang
buatan Amerika Serikat yang di-
gunakan 24 negara di dunia. Rin-
ciannya, 200 unit untuk Korsel
dan 50 untuk Indonesia. ’’Proyek
ini memakan waktu sampai tujuh
tahun,’’ kata Budi. (aga/iro)
Dulu Dikelilingi Bukit, Kini Dipagari Hotel ...
Perketat Pengawasan Unas SMP
Sempat Produksi Alat Pencetak Panci
Sambungan dari halaman 1
Saya memakai analogi Titanic
ini ketika menjelaskan krisis di
Indonesia ketika itu. Di permu-
kaan, kelihatan perusahaan yang
susah, hanya kesulitan cash fow.
Penjualan turun, utang bertum-
puk, kapasitas terpasang, dan
karyawan jadi “beban”. Tapi,
kalau didalami, sebetulnya ada
struktur keuangan yang salah.
Rasa percaya diri berlebihan
ditambah iming-iming bunga
murah utang USD, membuat
debt equity ratio jadi sangat
berbahaya. Kebesaran utang,
sehingga lupa pada bankruptcy
cost. Padahal, ini “hanya” pelaja-
ran fnancial management 101!
Ditambah overconfidence
kepada Pak Harto yang waktu
itu dianggap “selalu” bisa me-
nyelesaikan masalah apa pun.
Karena itu, proyek banyak di-
mark up dan uang pinjaman pun
dilarikan ke luar negeri untuk
pribadi. Kalau nggak begitu, bi-
asanya kapasitas terpasang pun
dibikin berlebihan. Mumpung
bisa kan!
Itulah yang saya katakan
waktu itu sebagai suatu mata
rantai over confdence to “over-
investment to over-capacity.
Padahal, masalah sebenarnya
yang ada “di dasar paling bawah”
gunung es itu adalah masalah
marketing! Tidak peduli PDB!
No clear positioning, no
solid differentiation and no
strong brand! Di waktu krisis,
perusahaan yang punya PDB
kuat masih bisa bertahan dari
kebangkrutan. Selain itu, setiap
penambahan kapasitas kan harus
dilihat dari perkembangan pasar
yang mau diambil.
Bukan asal menambah ka-
pasitas, bikin produk dan nanti
mendorongnya ke pasar secara
“ngawur”! Dengan memperli-
hatkan analogi seperti ini, orang
jadi gampang “ngeh” tentang
krisis. Dan, bagaimana sesudah
krisis terjadi dan banyak aset
perusahaan disita BPPN. Ya,
persis seperti di Titanic, setiap
perusahaan berusaha menyela-
matkan diri sendiri-sendiri.
Justru dengan krisis itulah,
terbedakan karakter masing-
masing. Ada pemilik perusahaan
yang benar-benar melaporkan
aset dan utangnya untuk menye-
lesaikan secara baik-baik.
Namun, ada juga yang me-
nyembunyikan banyak aset,
tapi mengemukakan semua
utangnya. Beberapa pengusaha
malah jadi “tambah kaya” se-
sudah krisis, karena berhasil
dapat hair cut dari sebagian besar
utangnya.
Analogi krisis Asia di Indo-
nesia dengan Titanic ini sampai
sekarang masih banyak diingat
orang yang ketika itu menden-
garkan saya. Saya juga meng-
gunakan flm garapan Stephen
Spielberg untuk menggambar-
kan “landscape yang berubah”.
Film itu namanya “Saving
Private Ryan”. Ceritanya diawali
dengan pendaratan tentara Se-
kutu di Pantai Normandy. Semua
rencana dan strategi sudah dibuat
berdasar asumsi dan intelijen
yang ada. Tapi, ketika pendaratan
dilakukan, mendadak langit jadi
hitam dan hujan lebat.
Dengan demikian, eksekusi
pendaratan tidak cocok dengan
skenario semula. Selain itu,
tentara Jerman yang diperkira-
kan masih tidur di pagi hari,
ternyata malah menunggu. Dari
tempat perlindungannya, tentara
Jerman itu memuntahkan pelu-
runya pada pasukan Sekutu yang
mendarat. Akibatnya? Banyak
sekali korban jatuh. Walaupun,
akhirnya bisa berhasil, tentara
Sekutu mengeluarkan cost yang
sangat tinggi untuk itu. Selain
itu, banyak komandan lapangan
yang tertembak mati. Prajurit
pun bingung melihat pemimpin-
pemimpinnya mati. Untung-
nya, beberapa sersan langsung
mengambil alih kepemimpinan
dan memberikan pengarahan
kepada para prajurit!
Krisis Asia yang hebat juga
seperti itu! Para pemilik peru-
sahaan besar yang KKN sudah
mempunyai strategi pengem-
bangan bisnisnya berdasarkan
info yang ada. Mereka tidak
pernah menyangka bahwa Pak
Harto bisa “jatuh”. Waktu itu
Pak Harto tersenyum saja, semua
orang “bingung” memikirkan
maksudnya. Apalagi kalau Pak
Harto sudah bilang, “Serahkan
pada saya!” Semuanya akan
beres!
Siapa sangka, krisis Asia
ternyata memang tidak bisa
diselesaikan Pak Harto. Walau-
pun sebenarnya pada lima tahun
terakhir kepemimpinannya, Pak
Harto kelihatan makin lemah.
Tapi, perusahaan besar yang
ber-KKN tetap saja tidak punya
“skenario” lain kalau landscape
berubah! Akibatnya? Cost-nya
jadi tinggi ketika tahu-tahu cuaca
berubah. Mereka jadi bingung
karena tidak pernah menduga
hal itu. Banyak perusahaan yang
langsung bangkrut atau ditutup!
Justru waktu itu, saya melihat
perusahaan yang tidak terlalu
besar “lebih kuat”.
Overhead tidak besar seh-
ingga tidak perlu PHK. Selain
itu, karena nggak pernah KKN,
ya sudah punya kompetensi.
Perusahaan menengah kecil,
bahkan para wirausaha kecil
yang membentuk ekonomi
informal ini, adalah seperti
sersan-sersan di flm Stephen
Spielberg itu!
Merekalah, waktu itu yang
nggak punya utang USD, jadi
bisa jadi motor survival ekonomi
Indonesia! Sedangkan flm Wall
Street yang dibintangi Michael
Douglas sering saya pakai sebagai
analogi orang yang rakus. Greed
is Good! Adalah kata-kata yang
terkenal dari flm itu.
Para broker di Wall Street kan
memang seperti itu. Banyak yang
stres ketika mimpinya untuk
cepat kaya tidak tercapai. Krisis
waktu itu juga disebabkan oleh
para pengusaha KKN yang tidak
pernah puas. Sudah besar, masih
kurang besar! Asyik ber-KKN ria
dan tidak perlu ber-PDB! Pada
waktu krisis datang, banyak yang
stres, bahkan stroke dan gone!
Nah, ketiga flm itulah yang saya
pakai untuk menjelaskan krisis
Asia waktu itu. Pelajarannya?
Orang selalu suka pada gaya
story telling. Karena itu, peng-
gunaan flm yang banyak diton-
ton orang selalu bisa menolong
untuk menjelaskan sesuatu yang
ruwet jadi mudah. Dan, itu sudah
pas dengan gaya saya bicara
dan menulis! Sekali lagi, don’t
underestimate it. Story-telling is
so powerfull!**
Titanic, Saving Private Ryan dan Wall Street
Sambungan dari halaman 1
bos-bos perusahaan yang su-
dah diketahui identitasnya oleh
penyidik itu.
“Dalam pekan ini mereka akan
dimintai keterangan. Awalnya
tentu sebagai saksi,” ujar sumber
kemarin (28/3). Gayus diduga
memutar uang hasil penggelapan
pajak itu melalui sejumlah peru-
sahaan. “Inisialnya PKP, AP dan
ETS,” katanya. Dana yang dipu-
tar itu sejumlah Rp12,15 miliar
yang dikirimkan oleh seseorang
bernama Selly.
Menurut sumber itu, Gayus
juga mengirim dana Rp50 juta
ke seseorang bernama KR yang
mempunyai rekening di Bank
Mandiri. “Cara ini khas dilaku-
kan oleh seseorang yang punya
keterampilan pencucian uang,”
katanya.
Kejahatan kerah putih me-
mang membutuhkan kekhususan
penyelidikan. Akses dan jaringan
mereka secara tidak langsung ter-
lindungi oleh rahasia perbankan
melalui UU Perbankan. Pasal
40 UU perbankan misalnya,
mengatur tentang kerahasian
rekening nasabah dan dana yang
disimpannya.
“Karena itu, kami akan
berkonsultasi dengan PPATK dan
Bank Indonesia. Kita ingin peny-
idikan lancar namun tetap sesuai
aturan,” kata sumber itu. Tim
bentukan Kapolri yang menyidik
kasus Gayus berisi orang-orang
yang cukup istimewa. Rata-rata
mereka pernah mendapatkan
pelatihan anti white collar crime
di luar negeri, di antaranya ke
Singapura dan Australia.
Seorang jenderal bintang dua
Irjen Mathius Salempang ikut
menjadi bagian dari tim ini. Sa-
lempang saat masih menjadi per-
wira menengah yang berpengala-
man sebagai reserse ekonomi.
Dia juga pernah menjabat sebagai
wakil Direktur II Ekonomi
Khusus Bareskrim. Salempang
juga pernah menjadi leader tim
penyidik kasus pembunuhan
aktivis HAM Munir yang rumit
dan njlimet prosesnya.
Untuk menambah kekuatan
tim, beberapa orang dari unit
Cybercrime Mabes Polri juga
dilibatkan. Mereka yang jago
IT itu bertugas mengecek se-
luruh komunikasi elektronik
Gayus Tambunan yang pernah
dimiliki datanya oleh penyidik
sebelumnya.
Anggota Satuan Tugas Pem-
berantasan Mafa Hukum Yunus
Husein menilai pemanggilan
perusahaan-perusahaan yang
diduga menjadi rekanan Gayus
sangat penting. Sebab, dari hasil
investigasi PPATK sebelumnya,
dana Gayus berindikasi tak
sekedar penggelapan namun juga
korupsi dan pencucian uang.
“Kami mengindikasikan bah-
wa ada beberapa dugaan pidana
korupsi, dan pencucian uang
yang disamarkan,” katanya saat
jumpa pers, di Kantor PPATK, Jl
Juanda, Jakarta. Setelah diteliti
PPATK dan diserahkan pada
Bareskrim, penanganan selan-
jutnya hanya mengarah kepada
pasal penggelapan. “Bahkan,
tuntutan percobaan dan akhirnya
divonis bebas. Ini sangat aneh,”
katanya.
Menurut Yunus yang juga Ketua
PPATK, ada uang negara yang
diambil Gayus. “Dia juga aktif me-
nyembunyikan dan menyamarkan.
Jadi jelas ada korupsi sekaligus
pencucian uang,” katanya. Ang-
gota Satgas yang lain Denny In-
drayana mengusulkan pada Dirjen
Pajak agar segera meneliti ulang
kinerja aparat pajak. “Termasuk
gaya hidup mereka. Apakah sesuai
dengan gaji dan penghasilannya,”
katanya.
Di Mabes Polri pemeriksaan
Andi Kosasih terus berlangsung.
Selama penyidikan Andi ber-
sikap kooperatif. Dia beberapa
kali juga meminta izin untuk
menelepon keluarganya. Salah
satu pengacara Andi, OC Kaligis
kemarin datang ke bareskrim.
Menurut OC, pemeriksaan lan-
car. “Kami hanya mendampingi.
Belum ada komentar dulu,” kata
pengacara senior itu.
Andi kemarin juga ditemui
oleh penyidik Propam. Dari
pengamatan, penyidik Propam
sudah mengikuti pemeriksaan
Andi sejak dia menyerah pada
Jumat (26/3) sore lalu. Saat itu
sejumlah penyidik senior Propam
hilir mudik ke Bareskrim hingga
dini hari.
Menurut salah seorang pe-
nyidik Propam Kombes Budi
Wasesa keterangan Andi pent-
ing sebagai bahan pemeriksaan
Komjen Susno Duadji. “Selain
Gayus, dia itu kan saksinya kasus
Susno,” katanya singkat.
Terkait perburuan Gayus di
luar negeri, Menteri Hukum dan
HAM Patrialis Akbar menyatakan
bahwa Gayus bisa menembus
imigrasi karena menghilang-
kan nama belakangnya. Gayus
memperpendek namanya dengan
hanya mencantumkan tiga suku
kata dari empat suku kata asli
pada namanya.
Dalam paspor tersebut ter-
tera nama Gayus Halomoan
Partahanan dan menghilangkan
nama Tambunan. Patrialis juga
memastikan bahwa Gayus ada di
Singapura. “Itu berdasarkan isian
keberangkatan yang tertulis nega-
ra tujuan,” katanya.Menkumham
sudah mengirimkan notifkasi
kepada 19 atase imigrasi di luar
negeri, termasuk Singapura. Agar
segera melapor jika mendeteksi
WNI yang masuk dengan nama
depan Gayus. (rdl/zul/jpnn/iro)
Gayus Libatkan Tiga Perusahaan
Sambungan dari halaman 1
wartawan kemarin.
Beberapa negara Eropa dan
Asia tampil dalam ekshibisi
balon udara itu. Belgia mem-
perkenalkan balon udara ber-
bentuk gajah. Wakil Amerika
Serikat membawa balon udara
berbentuk celana jins. Ada
pula sejumlah balon udara dari
Prancis, Jepang, Filipina, dan
Thailand.
Selama pameran, pengun-
jung diberi kesempatan naik
balon udara. Dirut PT Awan
Balloons Rizky F. Arball me-
nyatakan, pengunjung harus
memiliki tinggi minimal 120
cm. Mereka yang punya ri-
wayat sakit jantung dilarang
naik. ’’Setiap pengunjung
wajib mengisi formulir data
diri,’’ jelasnya.
Untuk berkeliling di udara
selama tiga jam, para pengun-
jung dikenakan tarif Rp 5 juta
sekali naik. Jika hanya ingin
terbang di tempat, panitia
mengenakan tarif Rp 100 ribu
sekali naik.
Selama pameran cuaca
menjadi kendala. Angin ken-
cang sempat menghentikan
penerbangan. Rizky menga-
takan, untuk menerbangkan
balon udara butuh angin den-
gan kecepatan paling rendah.
’’Keselamatan menjadi per-
timbangan. Apalagi, ini even
pertama,’’ kata pilot balon
udara asal Indonesia itu.
Menurut Rizky, pameran
balon udara kali pertama terse-
but bisa menjadi perkenalan
kepada publik. Mayoritas
publik awam dengan olahraga
dirgantara yang sudah dikenal
di Eropa itu. ’’Targetnya nanti
setiap tahun digelar,’’ harap-
nya. (bay/dwi)
Sekali Naik Bayar Rp 5 Juta
Sambungan dari halaman 1
Sebelumnya, melalui Juru
bicara KPK, Johan budi SP,
setelah BPK menyerahkan
hasil audinya, sekarang ini
KPK sedang melakukan telaah
terhadap kasus itu.
”Pengaduan adanya dugaan
korupsi Bansos Provinsi ke
KONI Kalbar telah masuk ke
KPK. Sekarang ini pihaknya
sedang melakukan telaah ter-
hadap pengaduan kasus terse-
but, tentunya untuk perkem-
bangan penanganannya harus
sesuai dengan prosedur yang
telah ada,” ujarnya.
Pemberantasan Buram
Anggota badan pekerja
Kontak Rakyat Borneo, Agus
Budiman mengatakan proses
pemberantasan korupsi di
Kalbar buram. Sejumlah ka-
sus korupsi penanganannya
berjalan stagnan. “Instituisi
pemerintah yang bertanggung
jawab menuntaskan perkara
hukum tindak pidana koruspi
tak mampu mewujudkannya,”
kata dia kemarin (27/3).
Padahal, menurut Agus,
telah ada kesepakatan untuk
menuntaskan kasus korupsi
di Indoensia. Terutama di-
internal kejaksaan. Dengan
adanya kesepakatan Ciloto
tahun 2005 yang menegaskan
kesepakatan untuk member-
antas tindak pidana korupsi
oleh kejaksaan mulai tingkat
Kejaksaan Agung hingga
Kejaksaan Negeri. Namun
kesepkatan itu sepertinya
sulit terealisasi di Kalbar.
Dia menambahkan ketidak-
tegasan pihak kejaksaan sep-
erti kasus korupsi yang pernah
dilaporkan Kontak Rakyat
Borneo. Yakni kasus dugaan
korupsi APBD Kalbar tahun
1999-2004, hingga kini tidak
ada kejelasanan nasib proses
hukumnya.
“Jumlah kasus korupsi
makin berderet panjang. Na-
mun penanganannya terus ber-
larut. Sangat jarang sampai ke
meja pengadilan. Bansos Kota
dan Provisnsi ajang pertaruhan
lembaga penegak hukum di
Kalbar untuk menuntaskan
secara cepat. Sehingga tidak
menimbulkan kesan lamban
mengungkap dan menetapkan
tersangka pada level kasus
yang melibatkan pejabat pub-
lik,” kata Agus.(fah/stm)
LAKI Datangi KPK, Desak Tuntaskan Korupsi ...
// ADA FOTO
Senin 29 Maret 2010 8
Pontianak Post
politika
ANDAIKAN Nurdin Halid lengser dari takhta
ketua umum PSSI, tak sedikit yang siap mengam-
bil alih. Salah satunya
Maruarar Sirait. Ara,
panggilan politikus
yang menjadi motor
Pansus Century itu,
bukan main-main.
Dia mengaku serius.
“ Me ma n g a d a
yang meminta untuk
maju. Saya sendiri
siap saja,” kata poli-
tikus muda PDIP itu.
Meski tidak secara
rinci menyebut asal
dukungannya, Ara menyatakan hal itu datang dari
sejumlah pemerhati sepak bola nasional.
Persoalan sepak bola di Indonesia, kata dia,
terlalu kompleks. Dia menilai PSSI belum me-
nemukan formula pengembangan sepak bola
yang sesuai. Profesionalisme klub Indonesia di
mata dia masih ditegakkan setengah hati oleh
PSSI. Kondisi itulah yang membuat prestasi tim
nasional yang makin terpuruk. “Ini yang harus
dibenahi, posisinya harus tegas,” ujar putra Sabam
Sirait itu.
Pembinaan pemain, ujar Ara, tampaknya belum
menjadi perhatian serius. Fasilitas pengembangan
pemain harus dimiliki setiap klub. Kebijakan
itulah yang harus ditularkan melalui aturan
PSSI. “Fisik, teknik, dan mental, semuanya harus
dikembangkan bersama,” ujarnya. Akuntabilitas
klub kepada publik juga harus jelas. “Seperti
halnya kerja Pansus Century,” ujarnya memberi
perumpamaan.
Di level masyarakat, sepak bola adalah
olahraga favorit. Menurut Ara, jika terpilih,
dirinya ingin membawa program sepak bola
di setiap wilayah. Menurut dia, setidaknya
suatu lingkungan masyarakat harus memiliki
satu lapangan sepak bola. Itu penting demi
pengembangan tunas sepak bola di skala paling
dasar. “Kalau tidak lapangan bola, ya lapangan
futsal,” ujarnya.
Meski namanya asing dari panggung sepak
bola nasional, pria yang juga ketua umum
Taruna Merah Putih (ormas sayap PDIP, Red)
itu mengaku gibol. Organisasi yang dia kelola
boleh saja berorientasi politik, tapi dia selalu
menyisipkan program yang nyerempet si kulit
bundar. Seperti menggelar turnamen sepak
bola.
“Saya juga baru bangun lapangan futsal di
sekitar Jakarta,” ujarnya. Kalau yang ini, bisnis
atau untuk pembinaan” (bay/c2/tof)
Maju Calon Ketum PSSI
Maruarar Sirait
Penyelidikan Kasus
Bank Century
JAKARTA – Komisi Pem-
berantasan Korupsi (KPK) mulai
serius menyelidiki keterlibatan
para pejabat tinggi Bank Indo-
nesia (BI) dalam kasus Bank
Century. Pemeriksaan mulai
menyentuh para deputi gubernur
BI. Setelah memeriksa Deputi
Gubernur BI S. Budi Rochadi,
KPK menjadwalkan pemeriksaan
Deputi Gubernur BI Budi Mulya
sebagai saksi pekan depan.
’’Kami memang akan memin-
tai keterangan Deputi Gubernur
BI Budi Mulya pekan depan.
Tapi, waktu tepatnya kapan saya
belum tahu persis,’’ ujar Juru
Bicara KPK Johan Budi S.P. saat
dihubungi kemarin (28/3). Selain
Budi Mulya, Deputi Gubernur
BI Budi Rochadi bakal diperiksa
lagi setelah menjalani pemerik-
saan Kamis lalu (25/3).
Menurut Johan, pemanggilan
tersebut berdasar kesimpulan
dari tiga kali gelar perkara yang
diadakan KPK. Pemeriksaan ter-
hadap pejabat tinggi BI, tutur dia,
diperlukan untuk mengembang-
kan penyelidikan kasus Bank
Century. Pemeriksaan seputar
persoalan proses merger hingga
pemberian fasilitas pendanaan
jangka pendek (FPJP).
Sebelumnya, Deputi Guber-
nur BI Budi Rochadi sesudah
diperiksa pada Kamis lalu men-
gatakan bahwa dirinya menerima
sejumlah pertanyaan dari penyi-
dik terkait pengucuran dana FPJP
ke Bank Century Rp6,7 triliun.
’’Lebih banyak pertanyaan soal
FPJP,’’ katanya setelah peme-
riksaan saat itu. Meski begitu,
Budi membantah bahwa BI tidak
mengawasi pemberian fasilitas
itu ketika Bank Century gagal
kliring.
Sumber Pontianak Post di
KPK menyebutkan, setelah Budi
Mulya, berikutnya giliran man-
tan Deputi Gubernur Senior BI
Miranda Swaray Goeltom akan
dipanggil. Pemanggilan Miranda
yang namanya mencuat dalam
dugaan suap cek perjalanan atas
pemilihan dirinya pada 2004
itu juga terkait merger hingga
pemberian FPJP. ’’Kapasitasnya
sama sebagai saksi, seperti para
pejabat tinggi BI yang lain,’’
tutur sumber itu kemarin.
KPK mungkin juga menjad-
walkan pemanggilan mantan
Gubernur BI Boediono hingga
Ketua Komite Stabilitas Sistem
Keuangan (KSSK) Sri Mulyani.
Tetapi, Johan belum memastikan
waktu pemeriksaan Boediono
dan Sri Mulyani.
Selama ini, ungkap Johan, pi-
haknya menggunakan bahan saat
keduanya diperiksa Pansus Hak
Angket Bank Century. ’’Selama
diperlukan, ya akan kami panggil.
Yang jelas, kami masih memakai
keterangan yang disampaikan
dalam pansus,’’ ujar Johan.
Bahan dari pansus, kata Jo-
han, memang digunakan dalam
penyelidikan KPK. Namun,
data Pansus tersebut tidak bisa
dibawa ke persidangan. ’’Yang
bisa membawa ke persidangan ya
minimal adanya dua alat bukti,’’
tuturnya.
Sebelumnya, KPK memeriksa
sejumlah pejabat BI. Di anta-
ranya, Deputi Direktur Penga-
wasan Bank I BI Heru Kristiana
dan mantan Direktur Pengawasan
Bank I BI Sabar Anton Tariho-
ran. Selain itu, KPK memeriksa
mantan Direktur Pengawasan
Bank I BI Zainal Abidin, Direk-
tur Pengawasan Bank I BI Boedi
Armanto, dan dua pengawas
bank (Hisbullah-Pahala Santoso).
(ken/dwi)
KPK Segera Panggil Deputi Gubernur BI
Johan Budi SP
JAKARTA – Beragam tayangan
yang disuguhkan di bioskop menjadi
kegundahan orang tua. Mereka tak
mampu lagi membatasi anak untuk
menyerap informasi yang disampai-
kan melalui flm layar lebar terse-
but. Koalisi Perempuan Indonesia
(KPI) meminta agar pemerintah
mempertimbangkan hak anak dan
perempuan dalam setiap flm yang
hendak disensor.
Sekjen KPI Masruchah men-
egaskan, geliat film Indonesia kini memang
memanas. Hanya, papar dia, penulis skenario
tidak boleh melupakan hak penonton yang masih
di bawah umur. ”Segmen anak-anak hampir tak
pernah ada,” ungkap dia.
Menurut dia, film khusus anak-anak dan
perempuan jarang disentuh pembuat flm. Ide-ide
yang muncul justru didominasi flm horor. Bah-
kan, lanjut dia, beberapa flm horor menonjolkan
fisik perempuan secara berlebihan. ”Image
bahwa perempuan menakutkan akan tertanam
jika anak-anak menontonnya,” jelas dia.
Sementara itu, sutradara flm Garin Nugroho
mengatakan, puncak peringatan Hari Film Na-
sional pada 30 Maret seharusnya menjadi titik
introspeksi pembuat flm di Indo-
nesia. ”Bagaimana film tersebut
tidak sekadar laku, melainkan juga
memuat informasi yang berman-
faat,” terang dia.
Garin menilai, pasar perflman di
Indonesia tidak diimbangi dengan
profesionalisme. Kebanyakan di
antara pembuat flm membidik tiga
segmen pasar. Yakni, segi agama,
vulgar dan kekerasan, serta mistik.
”Justru pasar yang membuat kuali-
tas flm di Indonesia menjadi krisis,” tegasnya.
Apalagi, kepedulian pembuat flm untuk mem-
berikan pendidikan kepada anak sedikit. Menurut
Garin, karena sedikitnya flm anak Indonesia,
sebagian besar di antara mereka memilih flm
anak luar negeri. ”Adat, budaya, dan kebiasaan
mereka kan sangat berbeda,” jelas pemilik nama
lengkap Garin Nugroho Riyanto tersebut.
Bahkan, flm horor yang dimunculkan tidak
sedikit menggunakan model perempuan sebagai
pusat eksploitasi. ”Jika kreatif, pembuat flm bisa
memadukan unsur pendidikan yang dikemas da-
lam segmen horor,” ucapnya. ”Tentu masyarakat
di bawah umur tertarik untuk menikmatinya,”
tambah Garin. (nuq/agm)
Terpidana Kasus BLBI
yang Kabur ke AS
JAKARTA – Upaya memu-
langkan koruptor buron ke tanah
air terus dilakukan pemerintah
melalui Tim Pemburu Koruptor
(TPK). Setelah mengurus terpi-
dana seumur hidup kasus Ban-
tuan Likuiditas Bank Indonesia
(BLBI) Adrian Kiki Ariawan,
TPK menginventarisasi koruptor
lain yang akan diekstradisi.
Itu menjadi salah satu pem-
bicaraan TPK saat mengadakan
rapat koordinasi di Kejaksaan
Agung pada Jumat lalu (26/3).
’’Permasalahan ekstradisi tentu
dibicarakan saat rapat koor-
dinasi,’’ kata Kapuspenkum
Kejagung Didiek Darmanto
kemarin (28/3).
Informasi yang dihimpun
mengatakan, salah seorang yang
diburu adalah Sherny Kojongian.
Dia merupakan terpidana kasus
BLBI Bank Harapan Sentosa
(BHS). Untuk keperluan itu, pe-
merintah mengirim permintaan
ekstradisi ke Amerika Serikat,
tempat Sherny diduga melari-
kan diri.
Saat dikonfmasi hal tersebut,
Didiek menyatakan belum bisa
memastikan. ’’Saya belum dapat
laporannya. Besok (hari ini, Red)
kami sampaikan,’’ kata mantan
wakil kepala Kejaksaan Tinggi
(Wakajati) Jatim itu.
Sherny merupakan mantan di-
rektur kredit/treasury. Dia men-
jadi terpidana bersama dengan
Hendra Rahardja (komisaris
utama PT BHS) dan Eko Edi
Putranto (komisaris/pemegang
saham). Akibat kasus itu, negara
rugi Rp 1,9 triliun.
Ketua TPK Darmono sebe-
lumnya mengatakan, prioritas
kerja TPK adalah memperbaiki
sistem dalam memburu Sherny.
’’Target kami bagaimana pene-
gakan hukum berjalan sesuai
dengan aturan yang ada,’’ kata
Darmono akhir pekan lalu.
Terkait upaya ekstradisi
Adrian Kiki, dia mengatakan,
pihaknya sedang merevisi su-
rat-surat jawaban yang akan
disampaikan kepada pemerintah
Australia. ’’Masih ada yang
perlu disempurnakan, terkait
materi dan formatnya. Segera
kami kirimkan ke pemerintah
Australia,’’ terang Darmono
yang juga menjabat wakil jaksa
agung.
Seperti diwartakan, mantan
Presdir Bank Surya Adrian Kiki
ditangkap otoritas Australia
Barat pada 28 November 2008.
Saat ini proses hukum Adrian
Kiki dalam tahap banding terkait
rencana ekstradisi. (fal/c4/oki)
Lindungi Perempuan dan
Anak dari Pengaruh Film
Garin Nugroho
Setelah Adrian Kiki, TPK
Buru Sherny Kojongian
Didiek Darmanto
EART HOUR :
Suasana malam
dari arah tenggara
Bundaran Hotel
Indonesia, sebelum
lampu dimatikan
untuk Earth Hour di
Jakarta pada (27/3).
Sekitar 125 negara
bergabung untuk
mematikan lampu
mengikuti kesepa-
katan perundingan
tentang iklim PBB
di Kopenhagen.
Gerakan ini bisa
menghemat energi
secara global.
AFP PHOTO / Adek BERRY
BOLTON - Bulan ini merupakan
periode positif Manchester United.
Setan Merah, sebutan United, ber-
tahan di puncak klasemen Premier
League sepanjang Maret 2010. United
memantapkan posisinya seiring ke-
menangan 4-0 atas Bolton Wanderers
di Stadion Reebok kemarin dini hari
WIB (28/3).
Raihan itu tidak mengubah kon-
figurasi tiga besar yang notabene grup
persaingan juara. Hingga pekan ke-32,
United teratas dengan 72 poin dan
dibayangi Chelsea dengan 71 poin lalu
Arsenal (68 poin).
Selain mantap berkuasa di liga
domestik, United menorehkan hasil
manis di Liga Champions pada bulan
ini pula. Tim besutan Sir Alex Fergu-
son itu memecundangi juara lima kali
AC Milan 4-0 di Old Trafford (10/3)
guna lolos ke perempat final dengan
agregat 7-2.
United berpeluang melengkapi
,bulan madunya, saat melawat ke klub
raksasa Bundesliga Jerman, Bayern
Munchen, Rabu dini hari WIB (31/3).
Bentrok di Allianz Arena itu terjadi
dalam first leg perempat final Liga
Champions.
“Kepercayaan diri tinggi telah kami
kantongi untuk laga di Allianz Arena.
Saya percaya kami bisa mempertah-
ankan tren positif sepanjang bulan ini,”
kata Ferguson sebagaimana dilansir
ESPN.
Laga di Allianz Arena, lanjut pelatih
yang akrab disapa Fergie itu, mendapat
prioritas meski United ditunggu big
match kontra Chelsea di Old Trafford
pekan depan (3/4). “Setiap laga kini
sama pentingnya dan siapapun lawan
kami pekan depan, kami selalu menar-
getkan hasil absolut,” terangnya.
Fergie sah-sah saja pede (percaya
diri) karena United tetap produktif
lawan Bolton sekalipun minus Wayne
Rooney. Pencetak 33 gol United itu di-
simpan selain tengah dalam pemulihan
cedera lutut. Dimitar Berbatov yang
dianggap belum tampil sesuai bande-
rol mahalnya (30,75 juta pounds atau
sekitar Rp 418 miliar), menyumbang
dua gol pada menit ke-69 dan 75.
Berbatov pun mencetak double
perdana di Premier League. Sebelum
gol Berbatov, mental Bolton sudah
down gara-gara gol bunuh diri Jlloyd
Samuel pada menit ke-38. Itu meru-
pakan gol bunuh diri kali ke-11 yang
dicatat lawan United di liga musim ini.
Darron Gibson melengkapi kemenan-
gan United pada menit ke-82 atau 95
detik setelah menggantikan Darren
Fletcher.
“Saya tahu Dimi (sapaan akrab
Berbatov di United, Red) biasanya
memainkan peran di belakang front-
man. Tapi, dia bisa berperan bagus pula
ketika dipercaya sebagai front-man.
Kerjasamanya dengan Giggs juga ba-
gus,” puji Fergie kepada Berbatov.
Di kubu lawan, kekalahan masih
menempatkan Bolton dalam ancaman
degradasi. Tim asuhan Owen Coyle
itu masih tertahan di peringkat ke-15
dengan selisih hanya lima poin (32-27)
dari zona merah. Namun, Coyle yakin
timnya masih bisa survive.
“Kalah dari Manchester United
bukan sesuatu yang teramat buruk.
Seandainya kami tidak memberikan
gol kepada mereka, kami punya pelu-
ang meraih poin,” tutur mantan pelatih
Burnley itu.
Dalam kesempatan sama, Coyle
mengritik aksi sikut defender United
Nemanja Vidic kepada striker Bol-
ton asal Swedia, Johan Elmander,
di awal babak kedua. Itu membuat
Elmander harus menerima lima ja-
hitan di kepala. Coyle makin kesal
karena pelanggaran Vidic tak diganjar
hukuman apapun dari wasit Martin
Atkinson. (dns)
StatiStik Pertandingan
Bolton Man United
5 Tembakan ke Gawang 6
14 Tembakan Melenceng 7
3 Penyelamatan 5
- Offside 2
11 Sepak Pojok 6
- Kartu Kuning -
- Kartu Merah -
15 Pelanggaran 16
46% Penguasaan Bola 54%
ROMA - Persaingan perebutan
scudetto di Serie A Liga Italia se-
makin seru. Itu menyusul kemenan-
gan AS Roma atas Inter Milan 2-1
(1-0) di Olimpico, Roma, kemarin
dini hari (28/3). Akibatnya,
selisih angka kedua tim se-
makin menipis.
Ya, Inter memang masih
berkuasa di puncak klasemen
pada pekan ke-31 Serie A
dengan 63 poin. Sedangkan, sunti-
kan tiga poin dari kemenangan atas
Inter membuat Roma mengemas 62
poin, hanya tertinggal satu angka di
belakang Inter.
Kemenangan yang menghidupkan
mimpi Roma mengejar scudetto
di musim ini. “Kemenangan yang
penting setelah terus mengejar Inter.
Mereka hanya unggul satu poin dan
kami akan berusaha semam-
punya,” bilang Luca Toni,
striker Roma, seperti dikutip
Football Italia.
Dengan tersisa tujuh
pertandingan lagi di Serie A,
peluang untuk naik atau justru turun
peringkat masih terbuka. Namun,
Roma punya keuntungan karena pada
tujuh laga sisa, mereka melawan tim
yang di atas kertas mampu mereka
atasi. Mereka menyisakan laga kandang
versus Atalanta (11/4), Sampdoria
(25/4), dan Cagliari (9/5). Kemudian,
empat laga kandang menghadapi Bari
(3/4), Lazio (18/4), Parma (2/5), dan
Chievo Verona (16/4). Sampdoria
satu-satunya lawan dari zona Eropa.
Selain itu, konsentrasi Roma hanya
terbagi dengan Coppa Italia. Tim
besutan Claudio Ranieri tersebut
selangkah lagi menuju final. Hasil
imbang sudah cukup mengantarkan
mereka ke final, karena pada first
leg semifinal, mereka menang 2-0
atas Udinese.
Bandingkan dengan Inter yang
masih bertarung pada tiga kompetisi
sekaligus dan berambisi merebut tre-
ble winners. “Inter masih memimpin.
Mereka melakukan segalanya agar
tetap begitu. Semoga Liga Champi-
ons mengganggu mereka,” Daniele
De Rossi, gelandang Roma.
Tidak mudah bagi Roma meraih
tiga angka atas Inter. Setelah dapat
beberapa peluang, mereka mampu
memimpin lewat gol De Rossi den-
gan memanfaatkan skrimit di depan
gawang Inter pada menit ke-17.
Skor 1-0 tetap bertahan hingga turun
minum.
Inter baru bisa menyamakan
kedudukan pada menit ke-66 melalui
sepakan Diego Milito yang lepas dari
jebakan offside. Tapi, Roma dapat
merebut kemenangan setelah Luca
Toni mencetak gol penentu pada
menit ke-72.
Bentrok kedua tim berlangsung
ketat. Kendati menguasai laga, tapi
Inter menembus benteng pertah-
anan Roma. Mereka justru sering
melakukan pelanggaran yang men-
gakibatkan wasit Emidio Morganti
menjatuhkan tujuh kartu kuning
kepada pemain Inter.
“Pada 40 menit pertama sangat luar
biasa, kami bermain simple dan pass-
ing yang berjalan bagus. Seusai jeda,
Inter mulai menunjukkan tajinya
dan kami kesulitan, tapi tetap solid.
Sulit rasanya menyembunyikan am-
bisi scudetto,” jelas Claudio Ranieri,
pelatih Roma. (ham)
9
LFP
Pontianak Post l Senin 29 Maret 2010
StatiStik Pertandingan
AS Roma Inter Milan
4 Tembakan ke gawang 3
13 Tembakan melenceng 13
3 Sepak pojok 4
16 Pelanggaran 26
- Offside 2
2 Penyelamata n gawang 2
3 Kartu kuning 7
- Kartu merah -
38% Penguasaan bola 62%
2 aS roma v inter milan 1
0 Bolton v man United 4
Pede ke Allianz Arena
buka peluang
Rekor Il Trattore
Terhenti di 137 Laga
TERHENTI sudah rekor selalu bermain secara
beruntun dalam 137 laga di Serie A Liga Italia
yang dipegang kapten Inter Milan Javier Zanetti.
Itu terjadi setelah Zanetti menerima kartu kuning
pada pertandingan kontra AS Roma, kemarin dini
hari (28/3).
Akibat kartu kuning yang dihadiahkan wasit
Emidio Morganti pada menit ke-31, membuat
Zanetti telah mencatat koleksi empat kartu kuning
sepanjang musim ini. Itu artinya dia terpaksa absen
pada partai berikutnya karena akumulasi kartu.
Setelah lebih dari tiga tahun tampil membela
Inter di Serie A tanpa jeda, pemain serbabisa asal
Argentina itu akhirnya harus menyaksikan laga Inter
berhadapan dengan Bologna di pekan ke-32 Serie
A (3/4) dari tribun penonton.
Kali terakhir Zanetti tidak bermain adalah ketika
Inter mengalahkan Livorno 4-1 pada 25 Oktober
2006 lalu. Saat itu, pemain berusia 36 tahun tersebut
masuk dalam daftar pemain cadangan, tapi hanya
duduk di bench sepanjang 90 menit.
Kemudian, kali terakhir Zanetti terkena huku-
man yang membuat tak bisa tampil di lapangan
adalah pada 11 Maret 2006 ketika Inter membekuk
Sampdoria dengan skor tipis 1-0. Sekian lama
terbebas dari absen lantaran akumulasi, akhirnya
dia absen juga.
Sepanjang musim ini, dia telah bermain dalam
total 4017 menit di lapangan. Selama musim ini,
Zanetti selalu menjadi starter. Dan terhitung dalam
42 laga terakhir, hanya sekali dia turun tidak sebagai
starter, yakni pada Coppa Italia musim lalu.
Dengan usia yang telah mencapai 36 tahun, bukan
usia emas bagi pemain sepak bola, prestasi yang
dicapai Zanetti patut diapresiasi. Pelatih Inter Milan
Jose Mourinho pernah menyatakan tidak percaya
bila Zanetti telah berusia 36 tahun. (ham)
Utak-atik JUara liga inggriS
Man United
Tanggal Lawan Prediksi Realisasi
21-03-2010 v Liverpool (home) 3 3
27-03-2010 v Bolton (away) 3 3
03-04-2010 v Chelsea (home) 1 ?
11-04-2010 v Blackburn (away) 3 ?
17-04-2010 v Man City (away) 1 ?
25-04-2010 v Tottenham (home) 3 ?
01-05-2010 v Sunderland (away) 3 ?
09-05-2010 v Stoke City (home) 3 ?
Poin Sekarang 72
Prediksi Poin Tambahan 14
Poin Akhir Musim 86
Arsenal
Tanggal Lawan Prediksi Realisasi
20-03-20 10 v West Ham (home) 3 3
27-03-2010 v Birmingham (away) 3 1
03-04-2010 v Wolves(home) 3 ?
10-04-2010 v Tottenham (away) 1 ?
18-04-2010 v Wigan (away) 3 ?
24-04-2010 v Man City (home) 3 ?
01-05-2010 v Blackburn (away) 3 ?
09-05-2010 v Fulham (home) 3 ?
Poin Sekarang 68
Prediksi Poin Tambahan 16
Poin Akhir Musim 84
Chelsea
Tanggal Lawan Prediksi Realisasi
21-03-20 10 v Blackburn (away) 3 1
24-03-2010 v Portsmouth (away) 3 3
27-03-2010 v Aston Villa (home) 3 3
03-04-2010 v Man United (away) 1 ?
12-04-2010 v Bolton (home) 3 ?
17-04-2010 v Tottenham (away) 1 ?
25-04-2010 v Stoke City (home) 3 ?
01-05-2010 v Liverpool (away) 1 ?
09-05-2010 v Wigan (home) 3 ?
Poin Sekarang 71
Prediksi Poin Tambahan 12
Poin Akhir Musim 83
AFP PHOTO / GIUSEPPE CACACE
Javier Zanetti, Inter Milan
BeReBUt BolA
Kapten AS Roma Francesco
totti (tengah) berebut bola
dengan Wesley Sneijder (kiri)
dalam pertandingan Seri A
kemarin (28/3).
AFP PHOTO / Filippo MONTEFORTE
AFP PHOTO/ANDREW YATES
KUASAI : Pemain Man United Antonio Valencia (kanan) beusaha me-
nguasai bola dari Jack Wilshere (Bolyon) dalam laga kemarin (28/3.
METRO SPORT 10
Pontianak Post
Senin 29 Maret 2010
Kejurnas
Grasstrack
Seri Pertama
PONTIANAK—Pembalap grasstrack asal
Kalimantan Tengah, Rudi Hartono tampil
memukau dengan merebut juara umum di
kejurnas grasstrack seri pertama region IV Ka-
limantan di Sirkuit Semboja Indah Kabupaten
Sanggau, Minggu (28/3) kemarin. Pembalap
tersebut memupus impian para crosser Kalbar
untuk merajai kejuaraan tersebut dan merebut
juara umum yang berhadiah satu unit motor.
Rudi Hartono merajai kelas bergengsi yakni
bebek modifkasi 4 langkah senior. Diikuti oleh
Novia Andrian, Abi wijaya, Urai Anan dan
Jaya Afandi di posisi kedua hingga kelima.
Meskipun demikian, Oi Masyuri mengem-
balikan muka Kalbar dengan merebut juara
umum di nomor bergengsi bebek open junior.
Oi mampu menaklukan Rudi Hartono (Ka-
lteng) yang berada di posisi kedua dan Frangki
(Kalteng) di posisi ketiga. Berkat kemenangan
tersebut Rudi juga sukses membawa pulang
satu unit motor TVS.
Di nomor bergengsi lainnya, bebek standar
pemula kejurnas, pembalap tim Korwil Kota
Pontianak, Aji Marompong tampil mengejut-
kan dengan merebut juara di kelas tersebut.
Diikuti Rizal, Abi Wijaya, Iwan Erlangga dan
Wawan di posisi kedau hingga keempat.
Di nomor bebek modifkasi dua tak, pem-
balap Kalbar tak memberi kesempatam bagi
pembalap Kalteng dan Kaltim untuk merebut
juara di nomor tersebut. Novi Andrian kembali
mengembalikan muka Kalbar dengan merebut
juara di nomor tersebut. Diikuti Oi Masyuri,
Yulian H di posisi kedua dan ketiga. Crosser
Kalteng, Frangky dan Rudi Hartono harus puas
berada di posisi keempat dan kelima.
Korwil IMI Sanggau, M Zulkifi Setiman
mengucapkan terima kasih kepada semua
pihak yang mensuport kejuaraan tersebut.
“Terutama kepada IMI Kalbar dan tentunya
semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu
persatu,” tandasnya. (bdi)
Crosser Kalbar
dan Kalteng Bersaing
Muhammadiyah
Diuji SMAN 7
PONTIANAK—Hari ini,
Senin (29/3), dua kekuatan fut-
sal Kalbar akan bentrok dalam
laga semifnal Open Tournament
Futsal AJS-KONI Kalbar 2010
di GOR Pangsuma Pontianak.
Runner up tahun lalu, Safani asal
Kota Pontianak akan bentrok den-
gan tim wilayah Selatan Kalbar,
Ketapang Serantau. Pertandingan
kedua tim tersebut diprediksi
sejumlah pengamat futsal akan
berlangsung alot.
Safani yang memiliki kualitas
pemain diatas rata-rata dan kerap
meraih juara di berbagai even
futsal daerah ini akan diuji oleh
new comer Ketapang Serantau
yang mengusung tiga pemain
timnas junior Jakarta. Apakah Sa-
fani yang bertindak sebagai tuan
rumah, akan mampu menaklukan
tim asal Selatan tersebut. Atau
sebaliknya, Ketapang Serantaulah
yang akan membuat malu tim
Safani. Pertandingan tersebut bisa
disaksikan hari ini, Senin (29/3)
mulai pukul 17.00 WIB.
Dalam laga perempat fnal,
Minggu (28/3) kemarin, Safani
menjungkalkan Mega Mitra den-
gan skor 5-1. Penampilan Mega
Mitra sehari sebelumnya yang
memukau dengan mengkandas-
kan jawara bertahan Britama tak
terlihat pada laga menghadapi
Safani kemarin. Tim ini takluk
dengan skor sangat telak 5-1.
Sementara Ketapang Serantau
kembali memukau penonton den-
gan menekuk tim All Star U-19
dengan skor 4-1. Hingga berita
ini diturunkan, sedang berjibaku
antara Comel menghadapi MU FC
dan Aldo melawan BFC.
Tak kalah seru akan terjadi di
kategori pelajar. Semifnalis tahun
lalu SMA Muhammadiyah akan
bentrok menghadapi SMAN 7
Pontianak hari ini, pada pukul
17.00 WIB. Sementara juara
bertahan SMA Bhayangkari akan
ditantang tim yang selalu tampil
mengejutkan yakni SMK Bina
Mandiri. Apakah SMA Bhayang-
kari akan mampu menaklukan
SMK Bina Mandiri, atau seba-
liknya. Bisa disaksikan dalam laga
hari ini, Senin (29/3) pada pukul
19.00 WIB. (bdi)
Budianto/Pontianak PoSt
PEREMPAT FINAL: Tim Ketapang Serantau kembali tampil memukau dengan menaklukan All Star
U-19 dalam laga perempat fnal, Minggu (28/3) kemarin di GOR Pangsuma Pontianak.
Safani Ditantang Ketapang Serantau
Laga Hari ini
Pukul 17.00 WIB
SMa Muhammadiyah vs SMan 7 Ptk
Pukul 18.00 WIB
Safani vs ketapang Serantau
Pukul 19.00 WIB
SMa Bhayangkari vs SMk Bina Mandiri
Pukul 20.00 WIB
Comel/Mu FC vs aldo/BFC
PONTIANAK—Kalbar kini
memiliki 30 wasit baru berser-
tifkat C2 dan C3. Para calon
wasit tersebut kini sudah resmi
menjadi wasit yang siap memim-
pin pertandingan setelah kurang
lebih satu minggu mengikuti
pelatihan wasit sepakbola yang
berlangsung di Asrama Haji
Pontianak. Sabtu (27/3) malam
kemarin kegiatan tersebut resmi
ditutup.
Rusman Nilam Ketua II PSSI
Kalbar, dalam sambutannya
mengharapkan agar para wasit
tersebut dalam menjalankan
tugasnya untuk menjungjung
tinggi sportivitas dan profesiona-
lisme. ”Menjadi wasit haruslah
jujur dan tidak ada indikasi uang.
Profesional dalam memimpin,”
pintanya.
Dia juga mengungkapkan
rasa bangganya sebab, dalam
pelatihan yang berlangsung se-
lama kurang lebih satu minggu,
seluruh peserta lulus dengan
predikat baik. ”Artinya disini
semua yang mengikuti pelatihan
ini sungguh-sungguh dan benar-
benar mengedepankan etika
profesionalisme,” ujarnya.
Lebih lanjut dia berharap
agar apa yang diperoleh dalam
pelatihan tersebut, benar-benar
diterapkan di lapangan. ”Seo-
rang wasit harus tegas dan ber-
tanggungjawab. Jangan dicap
jelek, karena tidak tegas dan
tidak adil,” katanya.
Dia juga menambahkan den-
gan keberadaan para wasit
baru ini setidaknya SDM wasit
sepakbola Kalbar yang dulunya
minim menjadi lebih meningkat.
(bdi)
30 Wasit Sepakbola Baru
Hasil Perlombaan :
Bebek standar pemula kejurnas
1. aji Marompong (kalbar),
2. Rizal (kalbar),
3. abi Wijaya (kalbar),
4. iwan Erlangga (kalbar),
5. Wawan P (kalbar)
Bebek open junior
1. oi Masyuri (kalbar),
2. Rudi Hartono (kalteng),
3. Frangki (kalteng),
4. aliong (kalbar),
5. akong (kalbar).
Bebek modifkasi dua tak
1. novi andrian (kalbar),
2. oi Masyuri (kalbar),
3. Yulian H (kalbar),
4. Frangky (kalteng),
5. Rudi Hartono (kalteng).
Bebek modifkasi 4 langkah senior
1. Rudi Hartono (kalteng),
2. novi andrian (kalbar),
3. abi Wijaya (kalbar),
4. urai anan (kalbar),
5. Jaya afandi (kalbar)
Kelas Campuran
1. novi andrian (kalbar),
2.Fatikin,
3. Suprianto, Samsul (kalbar),
5. ai desar (kalbar)
Standar lokal
1. ahin (Sgu),
2. Rosi (Stg),
3. Sardi (Stg)
SE Executive
1. indar (Stg),
2. Roni Mustafa (Stg),
3. Wilis (Sgu)
SE Prestasi,
1. Yono (kalbar),
2. andre Bontos (kalbar),
3. ai desar (kalbar)
FFA
1. oi masyuri (kalbar),
2.Fatikin (kalbar),
3. ai desra (kalbar)
Marseille Juara
Piala Liga Prancis
ST DENNIS - Kebesaran nama
Olympique Marseille tidak perlu
diragukan lagi di seantero Prancis.
Namun kenyataannya, klub yang men-
gusung moto Droit au But (langsung
ke titik sasaran) itu harus menunggu
17 tahun untuk mengakhiri puasa
gelar. Dini hari kemarin, Mamadou
Niang dkk merebut Coupe de la
Ligue alias Piala Liga Prancis setelah
mengalahkan juara bertahan Girondins
Bordeaux 3-1.
“Ini kebahagiaan besar buat banyak
orang. Ada emosi yang meluap-luap
di sini,” ucap pelatih Marseille Didier
Deschamps, seperti dilansir Reuters.
“Kemenangan ini saya persembahkan
buat semua yang mengikuti perjalanan
klub ini, terutama fans dan keluarga
besar Marseille. Tapi, ini adalah victory
pemain yang telah berjuang keras di
lapangan,” lanjut dia.
Dalam fnal yang dihelat di Parc des
Princess, Paris itu kedua tim sejatinya
memulai laga dengan percaya diri dan
motivasi tinggi. Tapi, karena terlalu
ngotot, kedua tim malah melupakan
pentingnya penyelesaian di depan
gawang lawan. Akibatnya, hingga
babak pertama usai, belum ada gol
tercipta.
Di babak kedua, Marseille yang
menurunkan skema ofensif 4-3-3
bermain lebih hati-hati, namun efek-
tif. Hasilnya, di menit ke-62 klub
berjuluk Les Pocheens itu membuka
skor lewat Souleymane Diawara. Se-
lang enam menit kemudian, Mathieu
Valbuena menggandakan keunggulan
Marseille.
Sebaliknya Bordeaux tampak tidak
bisa keluar dari ketegangan. Tertinggal
dua gol membuat anak buah Laurent
Blanc itu semakin gugup. Akibatnya,
defender Mathieu Chalme malah mem-
buat aksi bunuh diri yang membuat skor
jadi 3-0 buat Les Pocheens. Meski Lu-
dovic Sane akhirnya menjebol gawang
Steve Mandanda di menit ke-83, itu
tidak cukup mengangkat mental dan
performa Bordeaux.
Publik Marseille jelas sangat bangga.
Mereka memuji-muji Deschamps yang
dianggap mengembalikan kejayaan
Les Pocheens setelah hampir dua
dekade tanpa trof. Gelar terakhir yang
mereka peroleh sebelum ini adalah
Liga Champions 1993. Perlu dicatat,
saat itu Deschamp merupakan kapten
Marseille.
“Tapi rasanya tidak mungkin kalau
Marseille menginginkannya lebih dari
Bordeaux. Saya yakin mereka mengin-
car gelar ini seperti halnya kami,” kata
Deschamps. “Bordeaux adalah juara
bertahan yang bertekad memenanginya
dua kali beruntun. Dari perspektif itu,
kami berdua punya motivasi yang
sama kuatnya,” lanjut rekan seangkatan
Blanc di timnas Prancis itu.
Sementara itu, Blanc menyebut fak-
tor kelelahan sebagai penyebab utama
kekalahan Les Girondins, sebutan
Bordeaux. “Ada beberapa pemain yang
kelelahan. Sementara Marseille ber-
main dengan taktis dengan menguras
energi kami. Mereka sangat prima,”
ucap Blanc. (na)
MALLORCA - Barcelona berhasil
melalui salah satu ujian sulit paro musim
kedua ini. Los Blaugranes, sebutan Bar-
celona, menundukkan Real Mallorca
di kandang mereka, ONO
Estadi, dini hari kemarin lewat
gol semata wayang Zlatan
Ibrahimovic yang diciptakan
pada menit ke-63.
Meski hanya menang tipis,
gol tunggal Ibra, panggilan
Ibrahimovic, sangat bermak-
na. Tambahan tiga angka bukan hanya
melambungkan mereka ke puncak
klasemen sementara dengan 74 poin,
atau unggul tiga angka atas pesaing
utamanya Real Madrid. Lebih dari
itu, kemenangan atas Mallorca yang
sepanjang musim ini dikenal sebagai
raja kandang efektif untuk menjaga
konfidensi penggawa Barca jelang
duel el clasico di markas Real, Santiago
Bernabeu (11/4).
Di samping itu, gol tersebut punya
arti penting buat Ibra secara personal.
Itu adalah gol ketiga dia dalam tiga laga
terakhir Barca. Ini berarti, Ibra semakin
mendekati performa terbaiknya, seperti
awal musim lalu. Bisa dibilang, Ibra
sudah menjawab kritik media dan
pengamat yang belakangan gencar
menyerangnya.
“Saya sebenarnya tidak pernah
panik atau khawatir kalau lama tidak
mencetak gol. Saya santai dengan
itu, karena pada akhirnya gol akan
datang sendiri,” ungkap Ibra usai
laga, seperti dikutip Associated Press.
“Buktinya adalah malam ini, dan saya
sangat gembira. Tapi yang paling
penting adalah membawa tim meraih
kemenangan,” lanjut tukang gedor
berkebangsaan Swedia itu.
Meskipun laga ini cukup berat,
pelatih Josep Guardiola mengambil
keputusan yang berani. Yakni men-
cadangkan superstriker Lionel Messi
dan playmaker Xavi Hernandez yang
sebenarnya sudah ft. Tidak heran ka-
lau di babak pertama, mereka tampak
kesulitan menembus pertahanan Mal-
lorca. Peluang-peluang tercipta berkat
manuver-manuver Ibra atau Pedro
Rodiriguez, bukan buah dari serangan
yang terorganisasi rapi antarlini.
Sebaliknya, penggawa Mallorca
yang berkali-kali mengancam gawang
Barca. Saat laga baru jalan dua menit,
Aritz Aduriz sudah membuka peluang
lewat tendangan kerasnya yang me-
layang di atas mistar. Beberapa saat
kemudia, giliran Gonzalo Castro me-
maksa Victor Valdes melakukan penye-
lamatan sulit dengan tembakannya.
Sadar timnya terancam bahaya,
Guardiola akhirnya melakukan se-
jumlah pergantian penting. Messi
masuk menggantikan Andres Iniesta
(51) sedangkan Xavi mengisi posisi
Yaya Toure (61). Pergantian itu efektif
menyegarkan mesin serangan Barca.
Hanya dua menit setelah Xavi masuk,
mereka sukses membuka skor.
“Anak-anak main fantastis di babak
kedua,” ucap Guardiola. “ami menang
di salah satu stadion paling angker
musim ini. Tapi saya tahu, kalau kami
tidak main agresif dan intens, kami tidak
akan menang. Semoga pemain me-
mandang kemenangan ini sebagai satu
langkah awal ke depan,” paparnya.
“Tidak pernah mudah mengisti-
rahatkan Leo (Messi, Red). Tapi dia
sangat kelelahan setelah membantu
kami mengalahkan Osasuna midweek
lalu (24/3). Saya harus bijaksana,” jelas
Guardiola. (na)
DANIEL Alves mendapat-
kan kartu kuning dalam lawatan
ke Mallorca dini hari kemarin.
Itu adalah kartu kuning Alves
yang kelima musim ini, seh-
ingga konsekuensinya dia tidak
boleh tampil satu laga. Namun,
alih-alih menyesal, bek kanan
asal Brazil itu malah girang.
Ternyata, Alvez memang
mengincar kartu kuning di laga
kemarin. Dia sengaja mempro-
vokasi wasit David Fernandez
Borbalan agar sang pengadil
mencabut kartu peringatan dari
sakunya. Tujuan dia, supaya bisa
absen saat Barca menjamu Ath-
letic Bilbao Sabtu mendatang
(3/4), sehingga bisa tampil di el
clasico pekan selanjutnya.
“Gagasan utamanya me-
mang melakukan provokasi
agar mendapat kartu kuning,”
ucap Alvez blak-blakan, seba-
gaimana dilansir Reuters. Kar-
ena itu, cara yang dilakukannya
tergolong aman. Yakni terlihat
sengaja mengulur waktu saat
laga sudah masuk injury time.
Bukan dengan cara menekling
lawan atau melakukan handball
yang bisa berakibat serius.
“Kita harus pintar mengatur
strategi menjelang el clasico.
Dengan begini, saya bisa absen
di pertandingan menjamu Bil-
bao, dan bukannya saat harus
melawan Real Madrid. Dari
segi fsik, dia juga lebih bugar
dalam duel yang disebut-sebut
menentukan juara musim ini
tersebut,” ungkapnya.
Sikap sebaliknya ditunjukkan
Xabi Alonso, gelandang Real
yang juga merupakan pilar di
barisan pertahanan. Meskipun
sudah mengantongi empat kartu
kuning. (na)
StatiStik Pertandingan
Mallorca Barcelona
2 Tendangan ke Gawang 5
8 Tendangan Melenceng 2
1 Offside 5
4 Tendangan Sudut 8
4 Penyelamatan 2
4 Kartu Kuning 3
0 Kartu Merah 0
31% Penguasaan Bola 69%
worlD soccer
11
Pontianak Post l Senin 29 Maret 2010
LFP
Tiga Angka yang Berharga
Persiapan Khusus ala Alves
Trofi Pertama
Setelah 17 Tahun
0 Mallorca v Barcelona 1
REUTERS/EddiE KEOGh
Daniel Alves
AFP PhOTO / FRANCK FiFE
jAwArA: Pemain dan ofsial tim Marseille melakukan selebrasi men-
jadi jawara Liga Prancis 2010 di Stade-de-France, Paris kemarin (283).
AFP PhOTO/ JAiME REiNA
seleBrAsi: Kiper Barcelona dan pemain lainnya merayakan kemenanganya melawan Mallorca dalam pertandingan Liga Spanyol kemarin (28/3).
1 2 Pontianak Post Senin 29 Maret 2010 OTOMOTIF
PERKEMBANGAN tekno-
logi yang pesat ikut memen-
garuhi industri otomotif dunia.
Para produsen mobil dunia
terus mengembangkan berba-
gai inovasi terbaru pada mobil
buatan mereka. Beberapa pro-
dusen yang melakukan adalah
Mercedes-Benz dengan mobil
S-Class seri terbarunya. Sedang-
kan Volvo lewat sedan andalan-
Mobil Mewah Fitur Canggih
nya, S60. Mobil mewah yang
memiliki teknologi canggih itu
rencananya dirilis di Indonesia
tahun ini.
Volvo S60
Sedan seri terbaru keluaran
Volvo ini diumumkan sejak
2009. Namun, Volvo baru mer-
ilisnya secara resmi pada Ge-
neva Motor Show 2010. Volvo
S60 merupakan pengembangan
dari seri S60 sebelumnya. Volvo
hanya menyempurnakan beber-
apa kekurangan yang dimiliki
S60 versi lama.
Desain Volvo S60 tidak
mengalami perombakan yang
cukup drastis. Volvo hanya
masih memakai konsep mobil
mewah yang sporty. Ini bisa
kita lihat pada tampilan bodi
depan yang lebih ramping.
Lekukan-lekukan tajam masih
menghiasi sisi depan. Dengan
bentuk bumper dan lampu depan
bermanuver agresif.
Pabrikan asal Swedia ini
juga menyisipkan desain kon-
vensional khas Skandinavia.
Yaitu dengan penggunaan
spoiler yang lebih kecil, namun
dinamis. Kontur bagian atap
dan sekeliling lampu belakang
ditambahi garis-garis halus
sehingga menghasilkan suatu
paduan desain berkelas.
Salah satu keistimewaan
Volvo S60 adalah sistem sus-
pensi Four C (Continuously
Controlled Chassis Concept).
Teknologi ini menggunakan
tujuh sensor yang mampu
mendeteksi perilaku mobil dan
mengaktifkan pola peredaman
dalam waktu 4 milidetik. Sensor
tersebut akan mendeteksi setiap
bahaya yang lewat di depan
mobil, seperti pohon, manusia,
dan kendaraan lainnya. (nay/
bs/c9/kkn)
Rilisan Terbaru
Mercedez dan Volvo
13
Pontianak Post l Senin 29 Maret 2010
show selebritas
&
Vira Gaet Berondong,
Yuni Tampil Berani
Dewi Perssik
Lucy Liu Duta Gizi
AkTris Lucy Liu menda-
pat peran baru. Dia menjadi
duta untuk kampanye Micronu-
trient Heinz (MH). MH adalah
organisasi nirlaba yang memer-
angi kekurangan gizi dan ane-
mia pada bayi dan anak-anak
di negara berkembang.
“Sebagai duta kesehatan
bagi anak-anak, saya bangga
dengan tim kampanye Mi-
cronutrient Heinz yang ingin
memerangi kelaparan tersem-
bunyi dari mikronutrien gizi
buruk dan anemia. Penyakit
yang selama ini menjadi anca-
man kesehatan global, yang
menghambat perkembangan
dan fisik pikiran jutaan bayi
dan anak,” ujar Liu, yang juga
menjadi duta untuk Badan
Perserikatan Bangsa-Bangsa
yang Menangani Anak-anak
(UNICEF).
Menjadi duta besar UNICEF,
bintang Charlie’s Angels ini se-
makin peka dengan ancaman
kelaparan dan kelangsungan
hidup anak. Ia pun menyempat-
kan diri mengunjungi daerah
pasca gempa di Pakistan. Serta,
kamp-kamp pengungsian di
Kongo dan sebuah panti asu-
han di Rusia yang mencegah
penderitaan untuk anak-anak
tak berdosa. (net/aal)

ARTIS Vira Yuniar tampaknya
tak ingin berlama-lama hidup
menjanda. Saat ini ia mulai
membuka diri kepada setiap
laki-laki.
“Saya sekarang membuka
diri, tapi saya nggak menyesal
(Bercerai,red). Sekarang saya
belajar dari sekitar orang-orang,
adalah yang kita inginkan. Ka-
lau (dapat lebih muda,red( saya
pasrah” ucap Vira ditemui di
Mal FX, Senayan, Jakarta, belum
lama ini.
Kini, ibu dari Cut Sjalinni Ryan
dan Teuku Prayaa Alcany Ryan
siap menerima tawaran main
sinetron. Keputusan comeback
selain menjadi diri sendiri karena
hidup sebagai single parent.
“Ingin main sinetron dan me-
nyibukkan diri,” jawab perem-
puan kelahiran Tanjung Pinang,
1 September 1981 ini.
Pinta Vira, ia ingin hidup ba-
hagia dan kepas dari baying-
bayang suaminya, Teuku Ryan.
Cewek berambut panjang ini me-
nyesalkan banding yang dilaku-
kan Ryan. “Cukup saya sudah
tidak ingin hidup bersama Ryan,
hati saya sudah tidak ada cinta
lagi. Saya ingin hidup bahagia,
hidup hanya sekali,” tukas Vira.
Sedangkan Pasangan Yuni
Shara dan Raffi Ahmad makin
berani memperlihatkan kes-
eriusannya. Di atas panggung
Konser Spektakuler Kilau 17
ANTV, Raffi mengungkapkan
alasannya memilih Yuni menjadi
kekasihnya.
Maklum, sebelumnya, Raffi
dikenal sebagai playboy dengan
sederet bekas pacar seperti Lau-
dya Bella, Bunga Zainal, hingga
Velove Vexia.
“Kalau janda (Yuni) lebih
berpengalaman,” kata Raffi ter-
tawa.Yuni hanya tersenyum me-
lihat kekasihnya yang usianya
terpaut lebih dari 10 tahun bicara
seperti itu. “Meskipun dia janda,
saya tetap suka. Kita berdua udah
klik,” ucap Raffi serius.
Keduanya tampil membawa-
kan lagu lawas bertajuk Kasih
yang sempat dipopulerkan oleh
Rafika Duri. Pasangan yang
seperti tante dan keponakan
ini tampak mesra dan peluk-
pelukan. Raffi yang terlihat tidak
hapal lirik justru menghandalkan
Yuni.
“Kita duet secara mendadak.
Kita belum latihan, belum gladi
resik, lebih spontanitas. Karena
Raffi sibuk, jadi nggak ada waktu
untuk latihan. Jadi Raffi kasih
kepercayaan ke saya,” terang
Yuni. (aal)
SETELAH menghebohkan dunia per-
filman Indonesia dengan beradegan mesra
dengan aktor Indra L Brugman d i
film TIRAN (Mati di Ranjang),
Dewi Perssik berkeinginan
menjajal film nuansa Is-
lam. Ia ingin memerankan
tokoh wanita berjilbab.
“Pasti orangtua ku
bangga. Saya ingin men-
jadi perempuan yang lebih
baik,” kata Dewi saat ditemui
di JIExpo, Kemayoran, Ja-
karta.
Mantan istri Syaiful Jamil
ini mengaku memiliki modal
untuk bermain di film religi.
Katanya lagi, sebagai anak
santri, ia memiliki pengeta-
huan agama dan cerita-cerita
bernuansa Islam.Tak hanya
terobsesi bermain di film re-
ligi. Ia juga ingin terlibat di
film yang mengangkat tentang
kebangsaan.
“Ingin seorang Dewi Perssik
memerankan tokoh RA Kartini
yang berani dan seorang pejuang,”
ujarnya. Saat ditanya apakah
dirinya akan menikah kembali
dalam waktu dekat, Dewi men-
gaku belum berhasrat.
Janda Aldi Taher ini justru ber-
pandangan, para lelaki ketaku-
tan jika berdekatan dengan
dirinya.
“Mereka melihat
Dewi Perssik itu wah.
Padahal saya masih
mencuci dan menge-
pel rumah sendiri.
Karena tidak ada
pembantu,” katan-
ya dengan nada
berkelakar.
Pemilik goyang
gergaji ini mengaku jika kelak ingin menikah
lagi, akan lebih selektif mencari calon suami.
Dengan alasan tidak ingin gagal lagi dalam
membina rumah tangga.
“Kriterianya, dia bisa membimbing saya,
dan tidak kasar,” tuturnya.
Soal kabar yang mengatakan bahwa Syai-
ful Jamil pernah mengajaknya untuk rujuk
kembali, tidak dibantahnya. Namun ung-
kapnya, Syaiful saat ini sudah memi-
liki kekasih.(din)
inginkan Peran
Wanita Berjilbab
SEJAK menikah dan memiliki anak,
2006, artis Cornelia Agatha langsung
menghilang dari dunia selebritis. Ia pun
menolak jika profesinya sebagai artis
untuk meraup kekayaan, karena itu ia
lebih senang main teater.
“Soalnya suami yang nanggung hidup
saya, Sekarang jadi artis bukan cari uang,
sekarang idealisme. Tawaran banyak,
tapi saya nggak mau sering (tampil,red)
di televisi,” ujar Lia, saat ditemui pe-
luncuran buku “Cinta itu, Kami,” karya
Moammar Emka, di Mal FX, Senayan,
Jakarta, baru-baru ini.
Kata Lia, ia tak ingin menyia-nyiakan
dalam menjalani hidup tanpa mendap-
atkan hal baru. “Saya ingin naik kelas,
kalau masih main film atau sinetron saya
nggak akan maju. Sudah cukup, sejak
SMP saya sudah main film. Menikah di
usia 30, ingin urus anak dan suami,”
Kepuasan diri yang didapatkan pere-
muan yang melejit dalam sinetron Si
Doel Anak Sekolahan ini tak sia-sia,
selain menikmati ia pun secara tak lang-
sung memengarungi fans menonton saat
manggung di pentas teater.
“Penggemarku sekarang malah jadi
ikutan suka teater. Kalau aku manggung,
mereka suka nonton,” ujar istri Sony La-
lwani ini yang berharap suatu saat teater
dapat menghidupi keluarga. (din)
Tak Cari Uang
Sebagai Artis
Cornelia agatha
Yuni Shara - Rafi Ahmad
dan Vira Yuniar (bawah)
c
m
y
k
Pontianak Post Senin 29 Maret 2010 14
BLA BLA BLA
“Kekompa-
kan antar siswa
di sekolah itu
sangat penting.
Dengan begini,
kita bisa saling
tolong menolong
and lebih merasa
akrab dengan
temen di seko-
lah.”
Nia
Siswi XI IPS
“ D e n g a n
kekompakan,
past i t i ngkat
p e r k e l a h i a n
antar siswa di
sekolah bisa
ber kur ang.
Bukannya
saling sindir-
sindiran, anak-
anak di sekolah
pasti saling akur
Lussy
Siswi XI IPS
“Kompak itu
sebuah keharu-
san! Kita jadi ng-
gak segan untuk
minta atau mem-
berikan perto-
longan dengan
temen-temen di
sekolah. Ini juga
yang membuat
masa-masa seko-
lah sangat me-
nyenangkan.”
Fitri
Siswi XI
MODEL : FANNY & PUTRI
/ FOTOGRAFER : SHANDO SAFELA
Then, dari sekian banyak hal yang ada di seko-
lah, salah satu hal yang paling kalian ingat pastinya
adalah teman-teman. Mereka berjuang bersama-
sama kalian untuk mencapai tujuan akhir, yaitu
lulus dengan nilai yang memuaskan. Dibutuhkan
rasa saling memiliki satu sama lain dan juga saling
menghormati agar kalian tetap bisa menjaga rasa
nyaman berada di sekolah bersama teman-teman.
Well, inilah yang selalu dijaga oleh anak-anak
SMA 1 Kubu Raya. Bukan hanya kompak saat
berada di sekolah, mereka juga selalu berusaha
kompak di luar jam sekolah. Bagaimana sih cara
mereka agar selalu kompak? Keuntungan apa yang
mereka dapatkan dari kekompakan yang selalu
mereka jaga?
Well, ada keterangan dari Tiffany Utami. Cewek
yang berada di kelas XI IPS 4 ini mengaku senang
dengan kekompakan yang ada di sekolahnya. “Ng-
gak nyesal lah pokoknya memilih sekolah ini. Aku
nggak ngerasa bosen di sekolah karena ada temen-
temen yang bisa diajak seneng-seneng,” cuapnya.
Nah, agar kita bisa membentuk pertemanan
yang kompak, kita harus bisa menjaga diri
agar tidak memilih-milih temen. Kita
harus menanamkan mindset bahwa
semua teman yang ada di seko-
lah adalah sama. So, nggak
akan ada jurang ataupun
level antara anak satu
dan anak lainnya. “Yang
pasti jangan ada yang sok
borju atau merasa dirinya
lebih exclusive dari yang
lain. Kalo kita merasa kita
senasib sepenanggungan,
pasti kita jadi lebih kom-
pak,” lanjutnya. **
Jaga Kekompakan
di Sekolah
Guys, untuk Xpresi edisi sekolah kali ini, kita kedatangan tamu
dari SMA 1 Sungai Raya. Kesempatan kali ini, mereka mengangkat
tema mengenai kekompakan yang terjalin di sekolah. Selamat
membaca hasil tulisannya yah!
Temen belajar. 1. Kalo kalian
kompak, temen bisa dijadi-
kan sebagai guru. Daripada
kalian hire guru private den-
gan ongkos mahal, mend-
ingan kalian mengadakan
agenda belajar bareng temen
yang pinter. Kekompakan
terjaga, plus gratis pula!
Bodyguard. 2. Jangan takut
untuk punya musuh kalo ka-
lian punya temen yang kom-
pak. Kalo ada orang yang
nyakitin kamu, temen-temen
bisa berubah jadi bodyguard
yang siap melindungi dirimu.
Ember Peluap Kekesalan. 3.
Kalo ortu kelewat sibuk
untuk mendengar keluh ke-
sahmu, siapa lagi yang siap
mendengarkan seribu kelu-
hanmu? Yes, they are your
friends! Nggak ada ruginya
deh punya temen kompak!
(**)
Kekompakan
Meraih Prestasi
Kekompakan adalah hal yang sangat pen-
ting. Dengan adanya kekompakan, diharapkan
para siswa bisa semakin akrab dan juga saling
tolong-menolong ketika salah satu siswa yang
mengalami kesusahan. Pihak sekolah pun terus
berusaha agar kekompakan di sekolah terus
terjalin. Salah satunya adalah dengan kegiatan
ekstrakurikuler yang ada di sekolah. Dengan
mengikuti kegiatan seperti ini, diharapkan para
siswa terlatih untuk bekerja secara team work
dan bisa memprioritaskan kekompakan ketim-
bang kepentingan sendiri. Diharapkan ke depan-
nya, kekompakan yang ada antar siswa semakin
erat dan tentunya bisa semakin berprestasi. **
Syarif Faisal S.Pd
Guru Olahraga
eweK kelahiran 9 September
1993 ini mengaku punya banyak
temen yang sangat disayanginya
di sekolah. Selain sebagai tempat
curhat dan juga berkeluh kesah, teman-temannya
di sekolah adalah orang-orang yang sangat
mengedepankan kekompakan. Apa sih rahasia
dari kekompakan kalian? “Yang pasti kita
selalu bareng kemana-mana. Nggak
cuma di kelas ataupun di kantin, kita
juga ketemuan di luar jam sekolah,”
cuapnya.
Then, pernahkah kalian mengalami hambatan
atau kesusahan untuk menjaga kekompakan?
“Nggak pernah. Kalo memang ada masalah,
yah akan kita diskusiin langsung. Jadi, nggak
ada yang berantem sampe berlarut-larut. Kita
semua terbuka dan saling berbagi kalo ada
masalah,” ungkapnya.
Doski menjelaskan, salah satu hal yang
menjadi keuntungan kalo kita bisa menjaga
kekompakan dengan teman adalah, kita jadi
lebih comfort berada di sekolah. Kita juga jadi
banyak koneksi, dan mengenal teman-teman
lebih dekat. “Teman-teman itu adalah alasan
kuat kenapa kita betah di sekolah. Mereka
sebagai motivator, dan juga sebagai hiburan
waktu kita merasa bosan. Maka dari
itulah, kekompakan itu sangat pent-
ing,” tambah cewek yang duduk di
kelas XI IPS 4 ini.
Overall, doski berpesan agar kita jangan
arogan dan tetep down to earth dengan teman-
teman di sekolah. “Kalo tingkah laku kita jelek
di sekolah, pastinya kita nggak akan disukai oleh
temen-temen di sekolah. Sebaliknya, kita harus
tetep menjaga perilaku masing-masing agar
kekompakan akan terus terjaga,” tutupnya. **
Spending More Time Bareng Temen
Evy Karline
Cheerleader
Nggak ada persahaba-
tan yang lebih indah dari
persahabatan yang abadi.
Inilah mungkin yang ingin
selalu dijaga oleh setiap
orang. Well, begitu pula
dengan sosok yang satu
ini. Agar stay close dengan
teman-temannya, doski
selalu berusaha untuk
menghabiskan waktu lebih
banyak bersama teman-
teman. Wanna know more?
Yuk kita liat penjelasannya!
anyak orang yang mengatakan bahwa masa-
masa sekolah adalah masa yang paling indah
n unforgettable. Well, pernyataan ini basicly
memang benar adanya. Bagaimana nggak
guys, selain di tempat inilah kalian mendapatkan
ilmu dan pembelajaran, sekolah bisa dikatakan
sebagai rumah kedua bagi kalian. Hampir setengah
hari waktu kalian, dihabiskan bersama teman-te-
man dan guru di sekolah. That’s why, banyak rem-
aja yang udah lulus dari bangku sekolah, sangat
merindukan masa-masa ini.
B
CUAP CUAP
TAK TIK TANG
dan menghormati satu sama lain.”
Teman Jadi
Bodyguard
Kalo kalian merasa bahwa
kalian bisa survive tanpa
teman-teman, u are all to-
tally wrong guys! Banyak
keuntungan yang bisa
kalian dapet kalo kalian
selalu kompak dengan
temen. Mau tau apa aja?
Check these out!
SMA 1 Kubu Raya
SOSOK
C
Kekerasan Antarmahasiswa dan Akar Masalah
PEMBELAJARAN efektif
merupakan salah satu prediktor
mutu pendidikan. Sementara mutu
pendidikian itu sendiri tidaklah
mudah didefinisikan, lebih sulit
dibanding mendefinisikan mutu
di bidang lainnya. Meskipun tidak
mudah didefinisikan, mutu pen-
didikan harus diupayakan untuk
didefinisikan, setidaknya diperlu-
kan sebuah parameter terukur guna
memudahkan proses penjaminan
mutu, monitoring dan evaluasi
kegiatan pendidikan. Pada saat ini
pemerintah telah menetapkan
Standar Nasional Pendidikan (SNP)
sebagai rujukan atau parameter
dalam penyelenggaraan pendidikan
bermutu, yakni standar; isi, proses,
kompetensi lulusan, pendidik dan
tenaga kependidikan, sarana dan
prasarana, pengelolaan, pembi-
ayaan dan penilaian pendidikian.
Satu diantara standar tersebut
adalah standar kompetensi kelulu-
san menyita perhatian dan menjadi
pembicaraan serius di masyarakat
dewasa ini. Prof. Dr. H. Djaali
selaku anggota Badan Standar
Nasional Pendidikan (BSNP)
mengakui secara jujur bahwa tugas
BSNP yang paling berat adalah
penilaian atau pengukuran standar
kompetensi kelulusan yang saat ini
dilakukan melalui Ujian Nasional
(UN). Hal ini dapat dimaklumi
karena semua standar nasional
pendidikan bermuara pada standar
kompetensi kelulusan tersebut.
Pro kontra UN sesungguhnya
mudah dipahami karena asum-
sinya sangat sederhana, bahwa UN
menjadi masalah karena belum
terpenuhinya standar pendidikan
nasional lainnya, khususnya belum
terpenuhinya pencapaian standar
proses atau belum terselengga-
ranya pembelajaran efektif.
Richard Dunne & Ted Wragg
(1996) dalam bukunya “Effective
Teaching” menyatakan bahwa
“Pembelajaran efektif (effec-
tive teaching) adalah jantungnya
sekolah efektif atau sekolah yang
berhasil mencapai tujuannya. Di
bagian pengantar buku tersebut
di atas, Anwar Jasin menyatakan
bahwa “Mutu hasil pendidikan se-
bagian besar ditentukan oleh mutu
kegiatan belajar mengajar. Mutu
profesional guru harus terlihat pada
kemampuannya mengelola kelas
dan mengajar secara efektif dalam
arti dia mampu membelajarkan para
siswa menguasai bahan pelajaran
yang diberikannya sesuai dengan
tuntutan kurikulum”.
Diyakini bahwa kotak hitam
(black box) pendidikan ada di
ruang kelas, lebih khusus ada pada
proses pembelajaran, tidak sedikit
siswa telah menjadi korban salah
ajar (malteaching), dan selama
ini pikiran siswa tidak tersekolah-
kan (unschool mind) akibat dari
pembelajaran yang kurang efektif
tersebut, misalnya pembelajaran
yang mengingkari bagaimana/gaya
belajar siswa sebagaimana terjadi
pada sebuah “Universitas Rimba”
yang rektornya seekor “Singa” dan
“Sekolah Para Binatang”, yang
kepala sekolahnya seekor “Kancil”.
Sebaliknya, esensi dari sekolah
yang cerdas (intelligence school)
ditandai dari siswanya yang men-
jadi manusia pembelajar (learning
person). Dan guru efektif adalah
guru yang melahirkan peserta didik
yang terus belajar (learning person).
Oleh karena itu jangan mengaku
atau mengklaim diri sebagai seorang
guru/pendidik yang efektif, profe-
sional, dan bermartabat sebelum ia
mampu memberi kemudahan dalam
pembelajaran dan melahirkan siswa
yang rajin belajar.
Pengertian pembelajaran efektif
bukanlah sesuatu yang sederhana
atau tentu tidak memadai lagi jika
hanya diartikan sebatas transfer
of knowledge, justru menjadi
penting ketika diartikan sebagai
pembelajaran konstruktivistik yang
lebih berorientasi pada siswa (stu-
dent centries). Dalam arti, peserta
didik atau si belajar menjadi pusat
pembelajaran. Sementara teaching-
learning berada melingkari peserta
didik tersebut. Keberhasilan teach-
ing learning tergantung pada; (1)
enabling environment; (2) knowl-
edge infrastructure; (3) human and
physical resource, and (4) school
management and governance.
Akhirnya hal tersebut di atas sangat
ditentukan oleh sebuah kebijakan
pendidikan.
Pendapat senada menyatakan
bahwa, “Mutu pendidikan diten-
tukan oleh “Effective Teaching
and Learning (ETL)”. ETL itu
sendiri dipengaruhi oleh; (1) teacher
supply, training, and profesional
development support;(2) school
leadership internal organization
and culture; (3) quality assurance
and support system; (4) account-
ability mechanisms and processes,
including school governence; (5)
the physical environment of the
school; (6) the curriculum and it’s
assessment:instructional aid; (7)
links and partnerships with parent
and the community; and (8) the
well-being attendance and motiva-
tion of all pupils.
Penulis tambahkan pembe-
lajaran menjadi efektif apabila
pembelajaran diberikan kepada
siswa yang telah mengetahui
informasi atau pesan yang akan
diajarkan. Informasi awal tersebut
berguna dalam mengkonstruksi
informasi atau pengetahuan baru
yang masuk ke dalam otak atau
pikiran peserta didik yang dilaku-
kan melalui berbagai metode atau
strategi pembelajaran.
Bagaimana halnya dengan me-
tode ceramah yang mendominasi
hampir seluruh proses pembelaja-
ran atau perkuliahan selama ini?.
Sebuah penelitian menunjukkan
bahwa “Dalam perkuliahan ber-
gaya ceramah, mahasiswa kurang
menaruh perhatian selama 40%
dari seluruh waktu kuliah mer-
eka. Penelitian lain menunjukkan
bahwa sekitar 60% dari mahasiswa
berorientasi praktis ketimbang
teoretis dalam pembelajaran,”
dikutip dari Melvin L. Silberman
(2004) dalam bukunya “Active
Learning”.
Pendapat Confusius yang ser-
ing dikutip sejak lebih dari 2400
tahun lalu mengatakan; “Yang saya
dengar, saya lupa. Yang saya lihat,
saya ingat. Yang saya kerjakan, saya
pahami”. Kebanyakan manusia be-
lajar melalui dan berdasarkan kon-
teks, karena itu sedapat mungkin
perkayalah konteks di seputar hal
dan bidang yang sedang dipelajari,
dikenal saat ini sebagai “Contextual
Learning”.
Penelitian otak yang lebih mu-
takhir menyatakan bahwa “belajar
dapat diselesaikan dengan paling
baik bila kegiatan pembelajaran
tersebut dikaitkan secara langsung
dengan pengalaman fisik, atau
learning by doing, dan melibatkan
emosi peserta didik, terutama
pada periode krusial yakni pada
anak usia dini,” dikutip dari
Daniel Muijs & David Reynolds
(2008) dalam bukunya “Effective
Teaching”.
Parker J. Palmer (2009) dalam
bukunya “The Caurage to Teach
”menambahkan tidak sebatas itu
saja, pembelajaran efektif diten-
tukan oleh identitas dan integritas
seorang guru. Beliau menegaskan
bahwa kemampuan untuk bisa
mendidik siswa dengan baik
tergantung pada hubungan keper-
cayaan. Hubungan kepercayaan
sangat bergantung pada kemam-
puan pendidik menjelajahi ruang
nurani hidupnya sendiri atau
mengenal identitas diri”. Ditegas-
kannya bahwa “Pengajaran yang
baik tidak dapat disederhanakan
menjadi bentuk-bentuk, teknik-
teknik pengajaran belaka. Pengaja-
ran yang baik berasal dari identitas
dan integritas gurunya.” ( Penulis,
Dosen FKIP Untan.
EDI TORI AL
631912). Biro Sambas: Mursalin (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Andi Chandra, Andre Januardi (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Mustaan, Budi-
man. Pemasaran/Sirkulasi: -. Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Kombis: Nurtiman. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie, Bank: BPD Kalbar, BEII, Bapindo. Harga Langganan per 1 Bulan dalam kota Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm
kolom hitam putih Rp 20.000,- spot colour Rp 25.000,- full colour Rp 30.000,- Iklan baris Rp 10.000,- per baris (minimal 2 baris, mak simal 10 baris) pembayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar
Minggu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.
PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALI MANTAN BARAT
Jawa Pos Group
Pontianak Post
Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Persetujuan Perubahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah
Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redaksi: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pemasaran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi @pontianakpost.com. Pener-
bit: PT.Akcaya Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairulrahman Sidang Redaksi: Abu
Soñan, MusIim Minhard, Surhan Sani, MeIa Danisari, YuIñ Asmadi, Donatus Budiono, BasiIius. Sekretaris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: Marius AP, U Ronald, Efrizan, Aseanti Pahlevy, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, Pringgo, Pracetak/
Artistik: Karnadi (Koordinator), *UD¿VA.Riyanto, Ilustrator: Kessusanto, Sigit. Fotografer: Timbul Mudjadi, Bearing, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi, M Khusdarmadi, Hari Kurniathama (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562)
GAGASAN
15 Pontianak Post Senin 29 Maret 2010 OPINI
Aswandi
O l e h
Oleh:
Syarif Ibrahim Alqadrie
DARI segi tawuran mahasiswa,
Kalbar menduduki peringkat 10 be-
sar, setelah Jakarta; Makasar, Band-
ung, Surabaya, Medan, Semarang,
Palembang, Yogyakarta, Lampung,
Padang, dan Pontianak. Dari segi
intensitas, Kalbar merebut posisi
6 besar setelah 5 kota sebelumnya
sejak 12/3-2010, ketika Bengkel Seni
FISIPOL (BSF) ludes dibakar oleh
sejumlah mahasiswa. Seminggu ber-
selang, sejumlah informasi masuk
ke HP saya berisi 2 pertanyaan:
(1) Dapatkah tawuran dimasukkan
sebagai kekerasan atau masih dalam
tataran konfllik, mengapa? (2) Ka-
lau tawuran dikategorikan sebagai
kekerasan, bagaimana mencabut
akar-akarnya?
Konflik, Kekerasan dan Bom
Waktu
Jawaban pertanyaan pertama
adalah bahwa tawuran yang terjadi
pada 12/3-2003 tidak lagi disebut
konflik, karena konflik, menurut
Simon Fisher (2000) berkaitan den-
gan perbedaan atau ketidaksesuaian
pendapat antara dua orang/kelompok
atau lebih mengenai satu hal/isu.
Adalah benar bahwa tawuran dimu-
lai dengan perbedaan pendapat (con-
flict). Namun, pada kasus tersebut,
para mahasiswa tidak dapat, tidak
mampu, tidakmau dan tidakberha-
sil mengelola dan menyelesaikan
perbedaan antar mereka yang terjadi
sebelumnya dengan menghargai
perbedaan. Konsekuensinya adalah
pengrusakan berbalas pembakaran
tidak terhindarkan. Karena itu,
tawuran pada saat itu sudah dapat
dikategorikan sebagai kekerasan dan
kebrutalan di Kampus.
Sampai hari ini pihak kepoli-
sian sudah memeriksa 8 maha-
siswa tersangka (Pontianak Post,
18/3:1). Andaikata para pelaku
pengrusakan tidak ditangkap dan
diadili, sama juga artinya dengan
menyimpan bom waktu yang
setiap saat akan meledak lebih
dahsyat lagi.
Akar kekerasan dan Tiga
Dimensi Kekerasan
Pertanyaan kedua, bagaimana
mencegah dan mencabut akar-akar
kekerasan Kampus? Rangkaian
tawuran dari pengrusakan ke pemba-
karan merupakan kekerasan tersem-
bunyi (latent). Upaya membongkar
akar kekerasan Kampus tampaknya
mengalami jalan panjang. Setelah
8 mahasiswa berhasil ditetapkan
sebagai tersangka, apakah kekerasan
itu akan selesai tuntas, dan tidak
akan terjadi lagi? Saya kira tidak.
Dalam upaya menemukan akar
kekerasan, Model Tiga Dimensi
Kekerasan Simon Fisher (2000) da-
pat digunakan. Berdasarkan model
ini, ada tiga dimensi kekerasan: (1)
tampak dan (2) tidak tampak yang
meliputi sumber kekerasan terdiri
dari sikap, perasaan dan nilai, serta
(3) kekerasan struktural.
Pengrusakan dan pembakaran
dalam tawuran adalah kekerasan
tampak, yang diatasi sementara
dengan tindakan petugas keamanan.
Tindakan tersebut tidak menjamin
proses kekerasan pada gelombang
berikutnya dapat diselesai tuntas.
Untuk itu, intervensi dalam mem-
bongkar akar-akar kekerasan pada
dimensi kedua dan ketiga sangat
diperlukan dan dilakukan secara
bersamaan.
Sumber kekerasan latent pada
sekelompok mahasiswa tampaknya
hanya dapat dibongkar melalui pen-
ingkatan metode, pendekatan dan
teknis dalam proses belajar-menga-
jar. Kekerasan mahasiswa yang tim-
bul dari kondisi struktural tampaknya
hanya dapat dihilangkan dengan per-
baikan kebijakan PT dalam proses
belajar mahasiswa. Dalam upaya
membongkar kekerasan mahasiswa,
kita, sebagai dosen, tidak saja telah
melakukan penafsiran mendalam
terhadap tawuran, tetapi juga telah
mengawasi diri sendiri secara jujur
terhadap apa yang kita telah perbuat
dalam mencegah kekerasan. Ini be-
rarti kita telah bertindak adil dengan
tidak melemparkan kesalahan hanya
kepada mahasiswa. Sayangnya, hal
prinsip di atas belum sepenuhnya kita
lakukan, tidak mampu kita adakan,
bahkan yang pernah ada ditiadakan.
Dengan begitu, kita menghadapi
kesulitan untuk menghilangkan
sumber kekerasan pada dimensi
kedua: sikap, perasaan dan nilai-nilai
kekerasan dalam diri mahasiswa.
Reward dan Punishment
Sebagai akar masalah pertama,
beban tugas mahasiswa berkaitan
dengan proses belajar-mengajar,
sangat kurang. Seandainya setiap
dosen memberi tugas berbentuk
merevieu buku terdiri dari abstrak,
ringkasan dan komentar per semester
berjumlah 6 buah (masing-asing 3
buku/bab sebelum dan setelah ujian
mid semester), maka mahasiswa
akan memiliki beban tugas rata-rata
36 – 48 buah (6-8 x 6) pekerjaan
dalam setiap semester. Beban tugas
sebanyak ini di luar tugas-tugas lain-
nya tidak akan menyisakan waktu
luang bagi mereka untuk bersantai
sepanjang malam kecuali malam
Minggu. Koreksi dan pengembalian
tugas yang telah dikoreksi kepada
mahasiswa dalam setiap 3 – 7 hari
sekali, akan menyempurnakan
tugas itu..
Mahasiswa yang mengerjakan
tugas dengan jujur dan mengumpul-
kan tepat waktu memperoleh gan-
jaran (reward) setimpal dan mereka
yang tidak menyerahkan pekerjaan
serta melakukan ketidakjujuran akan
diberi sanksi (punishment). Kes-
eimbangan reward dan punishment
akan mengurangi sumber kekerasan:
sikap dengan tidak berleha-leha, jujur
dan bertanggung jawab; perasaan
hilangnya iri dengki, kecewa dan ma-
sakbodoh; dan pudarnya nilai-nilai
kekerasan (pemaksaan kehendak,
dan sebagainya).
Sebagian dosen telah memberi
tugas, namun persentase melakukan-
nya, mengoreksi dan mengembali-
kan pekerjaan itu kepada mahasiswa
perlu ditingkatkan? Cara seperti ini
merupakan pelaksanaan Kurikulum
Berbasis Karakter (KBKt) dan
Kurikulum Berbasis Kompetensi
(KBKp). Namun, banyak pihak
meragukan bahwa karakter, mental
dan moral dapat diajarkan dan diatasi
dalam mata kuliah. Kalaupun ada
KBKt dan KBKp, mereka hen-
daknya dimulai dan diikuti dengan
dua pendekatan di atas: deeply inter-
prestative dan honestly introspective
oleh pejabat, dosen, mahasiswa dan
pihak terkait dalam membongkar
kekerasan di kampus.
Kegersangan Hubungan
dan DO
Faktor akar masalah kedua
adalah kurang adanya sentuhan
perhatian, kepedulian dan kelem-
butan di lingkungan fakultas
dari orang yang “mau dituakan”
atau “bersedia menuakan” diri di
depan para mahasiswa sebagai
sahabat, “adik,” dan ”anak,” yang
sangat didambakan oleh setiap
generasi muda dalam menuntut
ilmu. Kegersangan, kekosongan,
kesenjangan, kekakuan dan ket-
erasingan hubungan antara “orang
tua” dengan “adik/anak” di dalam
kampus yang tidak mengandung
academic atmosphere akan mem-
bosankan seperti berada di dalam
“kurungan besi.” Kondisi seperti itu
dapat mengubah orientasi mereka
dari kondisi kemanusiaan dan
socialitas (humane and societal
nature) ke kondisi “teknokratis,”
“rasionalitis” dan “robotis” seh-
ingga segalanya dianggap benda
mati dan didasarkan pada keun-
tungan materi.
Faktor akar masalah ketiga
berkaitan dengan pemberhentian
kuliah di tengah jalan (/DO).
Pengamatan menunjukkan ada
hubungan antara mahasiswa ber-
masalah, nilai IP sangat rendah,
kedekatan dengan Miras dan ke-
biasaan membuang waktu sampai
larut malam di luar aktivitas belajar.
Itulah sebabnya, peraturan DO,
berkaitan dengan kekerasan dimensi
ketiga: kekerasan structural melem-
baga, perlu direvisi. Kebijakan DO
seharusnya dilakukan bukan karena
lamanya masa kuliah mahasiswa
(lebih dari 16 semester [8 tahun]
untuk Program S1) yang merugikan
mahasiswa dan melanggar HAM,
karena dilakukan setelah maha-
siswa menghabiskan banyak waktu
dan dana. Namun DO diterapkan
karena nilai IP kumulatif mereka
sampai pada 3 – 4 semester kurang
dari 2 atau tidak ada nilai B pada
3 – 4 semester.
Pelaksanaan DO diharapkan
mampu mengurangi jumlah maha-
siswa bermasalah, Pepatah menyata-
kan ‘lebih baik membunuh nyamuk
sumber demam berdarah (DBD)
daripada membakar kamar tidur
karena nyamuk tersebut.’Harus ada
keberanian menerapkan kebijakan
seimbang antara reward dan punish-
ment kepada mahasiswa dan dosen
sehingga mereka yang berprestasi
tidak sama dengan mereka yang
bobrok. Ini juga adalah factor akar
masalah. **
* Penulis, Dosen Fisipol Untan,
dan Coopromotor beberapa maha-
siswa Program Doctor di UGM dan
UIN Yogya.
Pembelajaran Efektif
MENJELANG akhir Maret ini, pembahasan dengan tema
pajak mendominasi pemberitaan semua media di Indonesia. Pada
saat sekitar 16 juta wajib pajak terdaftar alias ber-NPWP (nomor
pokok wajib pajak) sedang sibuk memenuhi tenggat 31 Maret
untuk penyerahan surat pemberitahuan tahunan (SPT) pajak,
aneka kasus pajak yang melibatkan pegawai dan mantan pegawai
pajak malah mencuat.Yang paling mutakhir adalah kasus makelar
kasus (markus) pajak senilai Rp 25 miliar yang melibatkan pe-
gawai Ditjen Pajak Gayus Halomoan Tambunan. Pria yang baru
berumur 30 tahun dan golongan kepegawaiannya baru III A itu
sudah memiliki rekening berisi Rp 25 miliar.
Kekayaan Gayus “hampir” setara dengan mantan orang nomor satu
di Ditjen Pajak yang kini menjabat ketua Badan Pemeriksa Keuangan
(BPK), Hadi Poernomo, yang juga sedang disorot. Pundi-pundi Pak
Poeng -begitu Hadi Poernomo biasa dipanggil- “hanya” Rp 38,8
miliar dan Rp 36 miliar di antaranya diklaim hibah dari orang tua
dan mertua. Karena istilah hibah tidak bebas nilai, Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang meneliti laporan kekayaan
Hadi.Sebelum kasus pegawai dan mantan orang nomor satu di
Ditjen Pajak itu muncul, masyarakat juga disuguhi kasus dugaan
L/C fiktif yang juga melibatkan mantan pegawai di Ditjen Pajak,
M. Misbakhun. Dia sudah berganti baju sebagai pengusaha sebelum
sekarang terjun ke dunia politik. Masalah L/C Misbakhun senilai
USD 22,5 juta (Rp 207 miliar) dari Bank Century (kini Bank Mu-
tiara) disorot setelah Staf Khusus Presiden Andi Arief menengarai
jaminan kredit itu bermasalah dan kini Bareskrim Mabes Polri
mengusut kasus tersebut.
Kasus Gayus, Hadi, dan Misbakhun yang semua pernah menjadi
aparat kantor pajak dan terungkap berturut-turut pada Maret ini benar-
benar mencemaskan. Deretan skandal itu mengakibatkan kampanye
gencar Ditjen Pajak di berbagai media soal sadar pajak menjadi mirip
perumpamaan “panas setahun terhapus oleh hujan sehari”. Kini di
berbagai kesempatan sering terdengar nada sinis dari masyarakat
karena uang yang mereka serahkan ke negara dalam bentuk pajak
ternyata rawan disalahgunakan.
Kasus terakhir tentang ulah Gayus malah mirip pukulan telak bagi
Ditjen Pajak yang tengah giat menaikkan citranya lewat kampanye
“Hari gini nggak bayar pajak, apa kata dunia?”Merespons berbagai
kasus tersebut, kini sudah muncul gerakan di situs jejaring sosial
facebook untuk memboikot bayar pajak. Grup facebook ini bertajuk
“Gerakan 1.000.000 facebookers dukung BOIKOT BAYAR PAJAK
untuk KEADILAN”. Mereka membawa slogan “Bayar pajak cuma
buat dinikmati Gayus dan teman-temannya? NO WAY!”
Penyebaran tindakan menolak bayar pajak tidak bisa dibiarkan.
Penolakan bayar pajak merupakan ancaman yang sangat serius bagi
kelangsungan hidup dan kesejahteraan masyarakat. Sebab, bila
terealisasi, gerakan tersebut jelas mengurangi penghasilan negara
yang memang terbesar dari pajak. Tentu kita tidak ingin kembali
mengalami situasi seperti tahun 1997/1998, ketika penghasilan
negara minus dan itu berarti negara harus berutang kepada donor
biaya dunia seperti IMF.Karena itu, pemerintah, dalam hal ini Ke-
menterian Keuangan dan Ditjen Pajak, harus segera menjelaskan
kepada masyarakat bahwa kasus Gayus merupakan permainan
pegawai tertentu yang memanfaatkan celah aturan perpajakan. Selain
itu, aparat hukum yang menangani semua kasus pajak harus bekerja
secara adil, lugas, dan transparan. Semua pihak harus selalu ingat
bahwa pajak adalah uang yang dipungut dari warga negara! (*)
Awas, Ada Gerakan Tolak Bayar Pajak!
Ujian nasional (unas) memakan korban. Seorang siswi
SMK di Cilacap, Jawa Tengah, meninggal saat menempuh
unas. Tidak diketahui pasti penyebab petaka tersebut.
Namun, bisa jadi, penyebabnya beban berat unas yang
memaksa anak untuk belajar overtime. Ditambah tidak
memperhatikan sarapan, fisik tak mampu menopang
ketahanan tubuh.
Jika jauh hari sudah siap, niscaya anak-anak itu tidak
perlu belajar dengan model sistem kebut semalam (SKS).
Untuk itu, dalam unas SMP mulai Senin ini (29/3), guru,
orang tua, dan siswa perlu memperhatikan waktu belajar
serta kesehatan. Jadi, di hari pelaksanaan tidak perlu be-
lajar dengan model SKS. Yang tidak boleh lupa, sebelum
berangkat unas, sarapan dulu. (*)
Sarapan Pagi Plus Hindari SKS
Abdul Hakim.
Pontianak Post
Senin 29 Maret 2010
TOTAL SPORT
20 16
Rafael
Nadal
Jenson Button
Menang di Aussie
MELBOURNE - Terima kasih,
hujan. Grand Prix Australia yang
dikhawatirkan berlangsung mem-
bosankan, kemarin (28/3) berubah
menjadi balapan yang mendebarkan.
Di akhir lomba 58
putaran itu, Jenson
Button muncul se-
bagai jawara. Sang
juara dunia 2009
menunjukkan kemampuan dalam hal
menghemat ban, meraih kemenangan
pertama bersama tim barunya, McLaren-
Mercedes.
Menjelang seri kedua Formula 1 2010 ini,
memang ada ketakutan bahwa balapan bakal
berlangsung tanpa drama. Berbagai aturan
baru, khususnya larangan pengisian bahan
bakar, telah menjadikan pit stop sebagai
proses yang langka. Di seri pembuka di
Bahrain, para pembalap hanya perlu satu kali
masuk pit untuk ganti ban. Alhasil, nyaris tak
ada drama, nyaris tak ada salip-menyalip.
Di Sirkuit Albert Park, Melbourne, ke-
marin, segala kekhawatiran langsung sirna
sebelum lomba dimulai. Hujan membuat
lintasan basah, sehingga para pembalap harus
mengawali lomba memakai ban intermediate
(setengah basah).Khas start basah, drama pun
tak terelakkan. Sejumlah insiden terjadi. Satu
melibatkan tiga juara dunia: Jenson Button,
Fernando Alonso (Ferrari), dan Michael
“Schumi” Schumacher (Mercedes GP).
Button aman di depan, namun Alonso dan
Schumi melorot ke belakang.
Di tikungan 6, kecelakaan lebih besar
terjadi. Kamui Kobayashi (Sauber-Ferrari)
menabrak Sebastien Buemi (Toro Rosso-
Ferrari) dan Nico Hulkenberg (Williams-
Cosworth). Safety car pun harus keluar
mengamankan lintasan.
Begitu lomba berlanjut di putaran kelima,
hujan mereda. Para pembalap dan pimpinan
tim pun harus memutar otak, kapan masuk
pit untuk memasang ban kering. Pada pu-
taran ketujuh, McLaren-Mercedes gambling
duluan. Button menjadi pembalap pertama
yang memasang ban kering (jenis lunak).
Meski sempat melebar, Button lantas
menjadi yang tercepat di lintasan. Pembalap
lain menyusul pasang ban kering beberapa lap
kemudian (kebanyakan di putaran kesembilan).
Setelah itu, tak ada lagi ancaman hujan. Lomba
pun bisa berlangsung “normal.” Sebastian Vet-
tel, bintang Red Bull-Renault yang memulai
lomba dari pole position, dengan mantap terus
memimpin di depan. Jenson Button, berkat
strategi jitu, menyodok di belakangnya.
Apes bagi Vettel, untuk kali kedua ber-
turut-turut Dewi Fortuna meninggalkannya
saat memimpin lomba. Bila di Bahrain dia
mengalami kerusakan busi mesin, di Mel-
bourne dia mengalami masalah rem. Pada
putaran ke-26, dia pun keluar dari lintasan.
“Benar-benar membuat saya kecewa,” kata
pembalap Jerman tersebut.
Dari situ, Button pun mulai mencium bau
kemenangan. Tinggal menunggu, apakah
perlu masuk pit stop lagi untuk mengganti
ban. Ternyata tidak perlu. Meski memakai
ban lunak itu sejak putaran ketujuh, Button
sama sekali tidak mengalami masalah hingga
putaran ke-58 alias terakhir. Ban lunak itu
mampu dia hemat sampai 51 putaran!
Di belakangnya, Robert Kubica meraih
hasil mengagumkan untuk Renault, fnis di
urutan kedua juga hanya dengan satu kali pit
stop. Disusul pasangan Ferrari, Felipe Massa
dan Fernando Alonso.
Rekan Button, Lewis Hamilton, sebe-
narnya punya peluang finis kedua. Tapi,
pada lap 30-an, McLaren memutuskan untuk
mengganti lagi ban lunak pada mobil Hamil-
ton. Strategi yang sama diterapkan pembalap
kedua Red Bull-Renault, Mark Webber.
Meski jauh lebih cepat dari yang di depan,
Hamilton dan Webber sama-sama “nyangkut”
di belakang pasangan Ferrari. Hanya dua
putaran sebelum fnis, Webber dan Hamilton
bertabrakan dan keluar lintasan. Hamilton
mampu meneruskan lomba, tapi melorot ke
urutan enam di belakang Nico Rosberg (Mer-
cedes GP). Webber harus ganti sayap depan
dan melorot ke urutan sembilan.Pada putaran
terakhir, Schumi juga mendapat sorakan. Sang
juara dunia tujuh kali menyalip Pedro de la
Rosa (Sauber-Ferrari) untuk fnis di urutan
sepuluh, mengamankan satu poin!
Dengan hasil ini, Button pun membukti-
kan kemampuan pada dunia, bahwa dia me-
mang layak menyandang gelar juara dunia.
Sebelumnya, banyak yang meragukan But-
ton. Menganggapnya sebagai “nomor dua”
di McLaren, di belakang Hamilton.
Usai lomba, Button mengaku begitu gem-
bira. Dia sempat mengira, keputusan masuk
pit duluan di putaran ketujuh adalah keputusan
yang salah. Apalagi, keputusan itu ternyata
keputusannya sendiri. Bukan keputusan tim.
Pihak McLaren pun gembira luar biasa. “Dia
(Button, Red) yang memutuskan itu, dan itu
menghasilkan kemenangan. Kami semua
mengira itu adalah keputusan yang salah. Tapi
dia (Button, Red) membuktikan bahwa kami
salah,” kata Martin Whitmarsh, bos McLaren,
dengan mata berkaca-kaca.(aza)
Miami Masters 2010
MIAMI - Perhelatan Miami
Masters berpotensi besar men-
jadi kuburan bagi para petenis
level tertinggi di kelompok
pria. Unggulan kedua Novak
Djokovic (Serbia) sudah ters-
ingkir dari kompetisi setelah
kalah di babak kedua. masih
di babak yang sama, kemarin
(28/3) WIB, giliran unggulan
ketiga sekaligus juara bertahan
Andy Murray (Inggris Raya)
yang tersisih.
Murray terlempar dari per-
saingan setelah menyerah 4-6,
4-6 pada wakil tuan rumah,
Mardy Fish. Selain kehilangan
gelarnya, Murray juga mengh-
adapi penurunan peringkat. Dia
dipastikan melorot ke peringkat
keempat ATP (Asosiasi Tenis
Pria) digeser Rafael Nadal
(Spanyol).
“Anda tentu tak bisa berbuat
banyak saat merasa bermain
buruk. Saya tak terlalu memikir-
kannya, tapi dalam beberapa
pekan terakhir saya benar-benar
terpuruk secara mental dan itu
tak bisa diterima,” kata Murray
pada Eurosport.
Kemenangan Fish diiringi
sambutan meriah di Crandon
Park, Key Biscane. Petenis per-
ingkat ke-101 itu menghadapi
masalah besar saat mengawali
pertandingan. Dia ketinggalan
1-3 sebelum mampu bangkit
untuk membalikkan keadaan.
Giliran Murray yang menghada-
pi kesulitan akibat servis keras
yang menjadi andalan Fish.
“Mardy melepaskan servis-
nya dengan sangat baik di saat
yang diperlukan, terutama di
set kedua. Saya tak bisa berbuat
banyak untuk meredamnya,”
tutur Murray.
Tersingkirnya para ung-
gulan utama di babak awal
itu membuat Miami Masters
menghadapi kejutan seperti
yang terjadi di Indian Wells
Masters yang berakhir pekan
lalu. Partai puncak turnamen
dilalui tanpa kehadiran petenis
yang berada di unggulan lima
besar. Menuju babak ketiga
Miami Masters, tersisa satu
petenis di daftar tiga besar ung-
gulan. Unggulan teratas Roger
Federer (Swiss) masih bisa
lolos dengan nyaman. Federer
mengandaskan Nicolas Lapentti
(Ekuador), 6-3, 6-3 dalam 66
menit.
“Kekalahan Novak dan
Andy sedikit mengkhawatirkan
saya. Sebagai unggulan teratas,
bukan hal yang menyenangkan
melihat dua nama besar tersisih.
Apalagi, saat itu saya masih
belum memulai pertandingan,”
beber Federer.
Namun, Federer mengakui
tekanan tersebut hilang ketika
dia melakukan servis perta-
ma kali dalam laga melawan
Lapentti. Imbasnya, dia bisa
bermain bagus hi30
ngga akhir. “Saya bisa melaju
ke babak berikutnya karena
melakukan servis dengan baik.
Saya mendapat awal yang baik
karena tahu bisa memanfaatkan
sebagian besar peluang dengan
baik,” lanjut Federer. (ady)
PERsAINgAN perebutan tiket playoff wilayah
barat makin mendekati kepastian. Memang baru
satu tiket yang sudah pasti jadi milik LA Lakers,
namun persaingannya makin mengerucut men-
jelang berakhirnya musim reguler yang tersisa
kurang dari dua pekan. Tujuh tempat tersisa
akan diperebutkan oleh sembilan tim saja. Artinya,
lima tim terbawah sudah dipastikan
tak punya peluang lagi dan bisa
menatap persaingan musim depan.
Tim teranyar yang harus me-
lepaskan peluang meraih playoff
adalah New Orleans Hornets. Tim
yang dua tahun sebelumnya se-
lalu lolos ke playoff itu mengalami
kekalahan 102-112 saat menjamu
Portland Trail Blazers, kemarin
WIB. Kekalahan itu membuat Hornets tak mung-
kin lagi bersaing untuk berada setidaknya di
posisi kedelapan wilayah barat Kebetulan
posisi kedelapan diduduki oleh Blazers. Dengan
rekor menang kalah 44-29, Blazers unggul 10,5
game dari Hornets.
“Kami paham kebutuhan untuk bersaing, ber-
siap dan bermain, serta membangun momentum.
Kami tak bisa pergi ke sebuiah pertandingan tanpa
memiliki keinginan untuk menang,” ungkap Jeff
Bower, pelatih Hornets.
Keterpurukan Hornets sudah tercium sejak
awal musim. Mereka mengganti pelatih usai rekor
menang kalah 3-6 di bawah kepemimpinan Byron
Scott. Petaka tambahan berupa bekapan cedera
yang mengakrabi point guard Chris Paul di awal
tahun 2010.Blazers memenangkan sepuluh dari 12
laga terakhir mereka. Hasil tersebut cukup mem-
perkuat posisi kereka di akhir musim reguler.
“Kami berusaha untuk terus melaju. Kami punya
peluang untuk mengendalikan nasib kami senndiri
menuju playoff dalam beberapa pertandingan lagi.
Jadi kami harus bermain bagus, berusaha tak meli-
hat ke belakang dan menghadapi tim-tim di depan
kami,” ungkap Brandon Roy, guard Bazers. (ady)
Terima Kasih, Hujan
Mental Buruk, Murray Kandas
Blazers Depak Hornets
dari Perburuan Playoff
Brandon Roy, guard Bazers
Hasil GP austRalia
(sepuluh besar, 58 putaran)
1. Jenson Button, McLaren-Mercedes
2. Robert Kubica, Renault
3. Felipe Massa, Ferrari
4. Fernando Alonso, Ferrari
5. Nico Rosberg, Mercedes GP
6. Lewis Hamilton, McLaren-Mercedes
7. Vitantonio Liuzzi, Force India-Mercedes
8. Rubens Barrichello, Williams-Cosworth
9. Mark Webber, Red Bull-Renault
10. Michael Schumacher, Mercedes GP
andy Murray
REutERs / Mick tsikas
JUaRa: Pembalap Mclaren, Jenson Button, menjadi juara pada Grand Prix F1 australia di Melbourne (28/3).
PONTIANAK - Kalimantan
Barat mendapatkan bantuan pen-
didikan lebih dari Rp50 miliar untuk
bidang pendidikan. Bantuan berasal
dari pemerintah pusat dan badan
usaha milik negara.
Bantuan paling besar berasal dari
Kementerian Pendidikan Nasional
mencapai Rp37,25 miliar. Bantuan
ini diantaranya untuk beasiswa anak
kurang mampu tingkat sekolah
dasar, menengah pertama, dan me-
nengah atas sebesar Rp35,48 juta.
Bantuan lainnya untuk beasiswa
prestasi siswa SMP dan SMA
senilai Rp408 juta, SMP terbuka
sebesar Rp811 juta, serta untuk
anak berkebutuhan khusus sebesar
Rp538 juta.
Bantuan lain berasal dari Kemen-
terian Agama, mencapai Rp11,533
miliar. Bantuan untk beasiswa
madrasah ibtidaiyah, madrasah
tsanawiyah, dan madrasah aliyah
dengan jumlah total mencapai
Rp10 miliar. Bantuan juga diper-
untukan bagi lembaga agama dan
keagamaan Katolik sebesar Rp184
juta, Kristen Rp135 juta, Hindu
Senin 29 Maret 2010 17
metropolis
Pontianak Post
Melihat Perayaan Minggu Palma di Pontianak
Lambaian Palma Mengelukan Yesus Saat Masuk Yerusalem
u Ke Halaman 23 kolom 1
u Ke Halaman 23 kolom 1
Wajah-wajah penuh doa memenuhi
ruang gereja. Mereka mengikuti jejak
umat Yerusalem yang mengelukan
Yesus ketika memasuki gerbang kota
itu. Bagaimana umat Katolik meraya-
kannya sekarang?
BUDI MIANK
Pontianak
MINGGU pagi di Gereja Keluarga
Kudus Kota Baru Pontianak. Pukul tujuh
pagi umat sudah berdatangan. Satu persatu
memilih daun-daun palma yang sudah
disediakan. Mereka akan mengikuti Misa
Minggu Palma, tanda dimulainya Pekan
Suci. Sebuah perayaan yang mengingatkan
ketika Yesus memasuki Kota Yerusalem.
Matahari yang baru saja menapaki tang-
IlustrasI kekes
Bekelit
ga langit menyengat. Umat tak hirau. Mereka
terus mengikuti arak-arakan dengan gembira.
Sorak sorai hosanna terus menggema. Sebuah
ritual keagamaan yang benar-benar mengin-
gatkan peristiwa ribuan tahun lalu.
Sebelum memasuki gereja, umat ber-
kumpul di halaman pastoran. Sebuah altar
dengan dua lilin menyala sebagai pertanda
misa akan dimulai. Misa kali ini dipimpin
Pastor Yusup Gusti Ketut Prihatmono CM. Ia
dibantu sejumlah diakon, petugas dari umat,
dan sejumlah misdinar.
“Minggu palma bukanlah peristiwa yang
sedih, tapi mengembirakan. Yesus menjadi
contoh bagi semua orang, terutama bagaimana
kita memupuk iman. Orang-orang begitu men-
gelukannya. Seluruh hidupnya menjadi milik-
Nya. Bahkan keledai pun milik Tuhan. Kalau
Tuhan memerlukan, kita harus menyediakan.
Kita patut mencontoh umat Yerusalem yang
pendopo gubernur
GUBERNUR Kalimantan Barat, Corne-
lis mengingatkan para pejabat di lingkungan
Provinsi Kalbar untuk berhati-hati dalam
membuat suatu kepu-
tusan. Soalnya, jika
keputusan tersebut
salah, pejabat yang
bersangkutan dapat
diadili. “Saya mohon
para PNS dan pejabat
eselon II di lingkun-
gan pemprov supaya
hati-hati, harus cermat
dan teliti,” katanya
belum lama ini.
Cornelis menye-
butkan, pemerintah
bisa diadili jika salah mengambil keputusan.
Apabila menyangkut kesalahan administrasi,
pemerintah atau pejabat bisa di PTUN-kan
sedangkan bila menyangkut pidana, yang ber-
sangkutan dapat diajukan ke pengadilan umum.
Pernyataan ini disampaikan menyusul
SUNGAI RAYA - Sebanyak 6.660 siswa
sekolah menengah pertama dan siswa madra-
sah tsanawiyah bertarung memperebutkan nilai
terbaik di ujian nasional hari ini, Senin (29/3).
Pelajar diminta tetap tenang, stabilitas, tidak
tergopoh-gopoh dan mengerjakan soal jangan
lupa berdoa.
Kepala Dinas Pendidikan Kubu Raya Frans
Randus mengatakannya, ”Ujian diselengga-
rakan selama empat hari. Kita minta pelajar
santai dan rilek saja. Tetapi jangan lupa bela-
jar,” kata dia.
Menurutnya, antara unas SLTA/SMK dan
SMP/Mts tidak ada beda. Hanya pendistribu-
sian soal dilakukan lebih awal. Di Kubu Raya
ada 9 subrayon. ”Pada Sabtu kemarin. Seluruh
soal sudah dibagikan ke sekolah Subrayon.
Sebanyak 57 sekolah penyelenggara tinggal
mengambil kertas soal setiap hari,” ucapnya.
Dalam menangkal kebocoran, kertas-kertas
soal di subrayon dikawal ketat. Selain ikut me-
libatkan pihak sekolah juga aparat kepolisian.
Cermat Ambil Keputusan
SMPN 1 Sui Raya
Unas Menumpang
Cornelis
u Ke Halaman 23 kolom 1
u Ke Halaman 23 kolom 5
BUDI MIANK/PONTIANAKPOST
PALMA: Umat Katolik saat mengikuti Misa Minggu Palma, kemarin.
kubu raya
PONTIANAK – Ujian nasional tingkat
sekolah menengah pertama atau sederajat
mulai digelar hari ini, (29/3). Isu kebocoran
soal pun merebak. Siswa diminta tetap
konsentrasi dan mengabaikan isu-isu yang
tidak bertanggungjawab.
Ketua Komisi D DPRD Kota Pontianak
Nanang Setia Budi berharap unas SMP ini
berlangsung lancar. Menurutnya, pelak-
sanaan unas SMA beberapa waktu lalu
harus menjadi bahan pelajaran, terutama
isu-isu yang dapat menggangu
konsentrasi siswa dalam melak-
sanakan unas.
Kebocoran soal sangat tidak
diharapkan, meskipun sam-
pai dengan saat ini isu
tersebut masih belum
jelas, tetapi terlihat cu-
kup meresahkan siswa
dan segenap stakeholder
pendidikan di Kaliman-
PONTIANAK - Jika dilihat
dari rasio jumlah penduduk,
sekolah yang ada relatif cukup.
Kepala Dinas Pendidikan Ka-
limantan Barat, Alexius Akim
mengatakan permasalahan
muncul ketika rasio sekolah
dibandingkan dengan sebaran
dan populasi penduduk.
”Pada daerah perkotaan,
terdapat sekolah dengan jumlah
pelajar dan rombongan belajar
melebihi kapasitas. Sedang-
kan pada daerah tertentu ada
sekolah yang jumlah siswanya
lima orang per kelas,” ungkap
Akim di SMKN 3 Pontianak,
Sabtu (27/3).
Menurut Akim, pada ka-
sus tersebut, pemerintah tidak
memiliki pilihan lain. Anak dari
dusun tidak mungkin berseko-
lah di daerah yang lebih padat
pemukimannya, karena jarak
tempuhnya mencapai 3 sampai
PONTIANAK – Kepolisian akan bertindak
tegas terhadap pihak-pihak yang menyebarkan
isu kebocoran soal ujian nasional. “Polisi juga
bertanggungjawab karena dalam unas membantu
pengamanan,” kata Kabid Humas Polda Kalbar
Suhadi SW di Pontianak, kemarin.
Menurut dia, pengamanan kepolisian saat pelak-
sanan unas, teknisnya menjaga dari luar. Tidak
masuk hingga ke ruang kelas. Karena, lanjut Suhadi,
telah ada pengawas ujian yang bertanggungjawab
PONTIANAK
- Bagi pehobi sep-
ak bola, piala dun-
ia menjadi ajang
penantian. Momen
empat tahunan itu
aksi pemain kelas
dunia tersuguh-
kan. Aksi tim kelas
dunia berlaga di-
manfaatkan untuk
berjudi. Dengan
judi sistem model
taruhan. Modusnya berupa judi
online atau melalui akomodir
bandar.
Kasat Reskrim
Poltabes Pontianak
Kompol Sunario
mengatakan polisi
telah mendeteksi
lokasi yang diduga
bakal jadi tempat
judi taruhan piala
dunia. Mengenai
judi bola, yang
terkadang online
si st emnya, di a
mengatakan polisi
tetap akan lacak. Karena ini te-
masuk kejahatan cyber crime
Abaikan Isu Soal Bocor
tan Barat, terutama Kota Pontianak.
“Kami berharap unas SMP dapat
berjaan dengan baik dan lancar.
Siswa bisa tetap konsentrasi, dan
stakeholder pendidikan juga
tidak was-was selama
penyelenggaraan unas
2010 ini,” jelasnya.
Syaf i ’ un anggot a
komisi pendidikan terse-
but menjelaskan sangat
berharap tidak ada lagi isu dan usaha
yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu
untuk melakukan stressing pada pelak-
sanaan unas SMP. Cukup unas SMA
yang menjadi korban sebaran isu tak
bertanggungjawab, sehingga konsentrasi
anak didik menjadi buyar, dan ketakutan-
ketakutan muncul pada anak didik.
“Anak didik membutuhkan dorongan
moril untuk melaksanakan unas pada
Ada Sekolah,
Siswanya Lima Orang
Tindak Pembocor Soal Unas
Tertinggal, Dibantu Rp37 Miliar
Polisi tidak
main-main. Bila ter-
bukti membocorkan
akan kami tindak. Se-
suai prosedur hukum
yang berlaku.
Suhadi SW
Titik Rawan Judi
Online Terdeteksi
Sunario
MUJADI/PONTIANAK POST
ATAP RUSAK: Terminal opelet Pasar Dahlia masih termasuk baru, karena baru saja direnovasi. Saat ini atap terminal banyak yang rusak.
MUJADI/PONTIANAK POST
BANTUAN: Mendiknas Muhammad Nuh menyerahkan bantuan untuk
pendidikan di Kalbar, Sabtu kemarin.
BEARING/PONTIANAKPOST
UJIAN: Siswa SMA saat ujian. Hari ini, giliran
SMP yang melaksanakan ujian nasional.
u Ke Halaman 23 kolom 1
u Ke Halaman 23 kolom 1
u Ke Halaman 23 kolom 1
u Ke Halaman 23 kolom 1
1 8 Pontianak Post Senin 29 Maret 2010 METROPOLITAN
FUTSAL STKI P
TURNAMEN futsal Badan Eksekutif Mahasiswa
(BEM) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
(STKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)
Pontianak 2010 pada Sabtu (28/3) malam berakhir.
Turnamen yang digelar selama sepekan tesebut dii-
kuti 50 tim dari mahasiswa STKIP-PGRI Pontianak.
Kegiatan berlangsung di lapangan futsal Safani, Jalan
Danau Sentarum.
Gelar jawara diraih tim Tepong FC yang mengalah-
kan Marau FC di final dengan skor 4-2. Sementara itu
tempat ketiga diraih Akira D.14 setelah menang atas
Flores Club. Sedangkan gelar top skorer diperoleh Ardi
Kusnadi dengan raihan 38 gol.
Ketua panitia, Fahrizal menjelaskan bahwa turnamen
futsal antar mahasiswa STKIP tersebut diselenggarakan
sebagai ajang silaturahmi mereka. Selain itu mereka juga
berupaya mencari bibit muda yang handal di bidang
olahraga ini. “Selain ajang kumpul dan silaturahmi, juga
akan diambil pemain-pemain yang bagus untuk atlet
masa depan,” tukasnya kepada Pontianak Post.
Markus, ketua BEM STKIP-PGRI Pontianak men-
gatakan bahwa kegiatan futsal tersebut merupakan
agenda tahunan dari program kerja mereka, sebagai
salah satu usaha membantu lembaga dalam upaya
mencari bibit atlet futsal. “Kegiatan ini (untuk) mencari
atlet baru sebagai bentuk kerjasama dengan lembaga,
agar memudahkan pencarian bibit dan pembinaan ke
depannya,” kata dia. Atlet-atlet muda dan berbakat dari
setiap angkatan tersebut, dikatakan dia, perlu diseleksi.
Dari hasil seleksi ini kemudian dilakukan pembinaan
secara terus menerus. (sgg)
Tepong FC Jawara
WAHYU ISMIR,
Pontianak
Minggu pagi, terlihat
puluhan orang berpakaian
ihram melakukan tawaf
memutari kakbah. Dengan
semangatnya mereka
yang rata-rata berusia
paruh baya tersebut
melakukan salah satu
syarat haji tersebut. Tak
hanya tawaf, rombongan
jamaah tersebut juga
melakukan lari-lari kecil
yang biasa disebut
dengan sa’i.
Melihat Kegiatan Calon Jemaah Haji di Kota Pontianak
Usia Tak Lagi Muda, Tetap Semangat Penuhi Panggilan-Nya
JANGAN salah sangka, walaupun itu
adalah salah satu rangkaian kegiatan haji,
bukan berarti hal tersebut dilaksanakan di
Kota Makkah. Itu adalah Manasik Haji,
yaitu pelatihan pelaksanaan ibadah haji yang
dilakukan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah
Haji (KBIH) Al-Hidayah, yang dilaksanakan
di halaman Masjid Mujahidin Pontianak.
Walaupun 90 pesertanya rata-rata beru-
sia tak lagi muda, tetapi mereka terlihat
antusias mengikuti kegiatan tersebut. Di
bawah bimbingan H Hidayat Dehar, selaku
pengurus KBIH Alhidayah, ditambah dengan
suasana pagi yang cerah, membuat mereka
tetap bersemangat, sehingga tak terlihat rasa
capek yang mendera.
“Ini semua dikarenakan panggilan Al-
lah SWT, maka Alhamdulillah kami masih
diberikan kesehatan dan semangat untuk
melakukan ibadah haji,” ungkap Sofyan
Zainal, salah seorang peserta.
Menurut Sofyan, kegiatan ini sangat
bermanfaat bagi calon haji, karena bertujuan
agar jamaah benar-benar matang dalam
memahami tata cara ibadah haji, membimb-
ing calon haji mencapai puncak keimanan
dan ibadah, menyiapkan secara psikologis,
mental dan kearifan untuk menghadapi
berbagai persoalan selama bermukim di
Tanah Suci.
“Agar para calon jamaah haji yang be-
rangkat pada tahun ini dapat menjalankannya
dengan sungguh-sungguh, sehingga ibadah
haji yang akan dilakukan tidak sia-sia dan
menjadi haji yang mabrur,” ungkap Sofyan.
Demikian pula dengan seorang ibu yang
akrab disapa dengan panggilan Lies. Manasik
bagi calon haji yang dilakukan saat itu sebagai
bukti kepedulian pihak pemerintah beker-
jasama dengan KBIH, dalam memantapkan
para calon jemaah haji dari Kota Pontianak.
“Manasik bagi calon jamaah haji yang
kita lakukan ini sudah hampir menyerupai
dengan apa yang kita laksanakan di Tanah
Suci nanti, jadi kami mengikuti manasik ini
dengan serius dan tekun, sehingga nanti di
Tanah Suci tidak buta dengan pelaksanaan
haji yang kita lakukan,” katanya. (*)
WAHYU ISMIR/PONTIANAK POST
TAWAF: Tampak para calon jamaah haji melakukan tawaf mengelilingi kakbah, dalam
pelatihan pelaksanaan ibadah haji yang digelar KBIH Al-Hidayah, kemarin (28/3).
PONTIANAK – Pengerjaan proyek Taman
Alun-Alun Kapuas dengan menggunakan dana
pascabencana mendapat sorotan Komite Pemantau
Pemilihan dan Kinerja Kepala Daerah (KPPKD) Kota
Pontianak. Hal tersebut diungkapkan Yayat Darmawi,
ketua KPPKD belum lama ini.
Dia memandang bahwa pengalihan dana pas-
cabencana ke proyek konvensional Taman Alun-Alun
Kapuas begitu memprihatinkan. Menurut dia, perlu
kejelasan aturan dasar pengalihan dana tersebut, se-
hingga masyarakat juga tidak bertanya-tanya tentang
persoalan di dalamnya.
“Proyek penimbunan sungai dan pengerjaan proyek
Taman Alun Kapuas tersebut
membutuhkan kejelasan
aturan dasarnya. Mengapa
sampai dana pascabencana
tersebut dialihkan peman-
faatannya. Agar masyarakat
tidak bertanya-tanya, ada
apa gerangan dengan pelak-
sanaan proyek tersebut?”
katanya kepada Pontianak
Post.
Persoalan tersebut menu-
rut dia, kian kusut ketika
persoalan antara pihak yang
mengerjakan rehab Taman Alun-Alun Kapuas belum
memiliki titik temu dengan mereka yang berjualan
di sana. “Sekarang dana yang digunakan juga be-
lum jelas aturan pengalihan dan penggunaan dana
tersebut,” kata dia.
Dia sendiri memiliki penilaian bahwa proyek
pembenahan taman yang terletak persis di depan
Makorem 121/ABW tersebut sebagai langkah yang
cukup baik. Tentu saja, hal tersebut dilakukan dalam
upaya untuk membangun serta mengembangkan
Kota Pontianak. Terutama penataan pasar sekaligus
tempat rekreasi satu-satunya yang ada di Kota Pon-
tianak. Tetapi dia begitu menyayangkan jika belum
ada kejelasan berkenaan solusi bagi pedagang serta
penanganan proyek tersebut. (sgg)
PROYEK pencetakan sawah yang
dilaksanakan di Kabupaten Kubu Raya,
diingatkan agar tak mengulang kegagalan
proyek serupa yang sebelumnya terjadi.
Seperti diketahui bahwa di kabupaten in-
duk, Kabupaten Pontianak, proyek pence-
takan sawah mengalami kegagalan.
Proyek dimaksud telah dilaksanakan
di Desa Kecurit, Kecamatan Toho, Ka-
bupaten Pontianak. Kegagalan tersebut
kembali diingat sejumlah masyarakat
di Kabupaten Kubu Raya, agar tak
terulang. Seperti diungkapkan Daeng
Deraman dari Forum Pemuda Kabupaten
Kubu Raya, agar instansi terkait dapat
mengusut pelaksanaan proyek tersebut
di Kubu Raya, apakah telah berjalan
dengan sesuai. “Kita tidak ingin pence-
takan sawah yang gagal di Kabupaten
Pontianak, terjadi di Kubu Raya,” kata
dia didampingi Berdi, usai berdiskusi
dengan mantan anggota Komisi B DPRD
Provinsi Kalimantan Barat Harry Triyoga,
kemarin (28/3).
Mereka juga meminta agar PT WM
yang sudah di-blacklist Dinas Pertanian
dan Peternakan (Distanak) Kabupaten
Pontianak, tidak diperkenankan untuk
melakukan kegiatan mereka di kabupaten
ini. Apalagi tujuan dari proyek penceta-
kan sawah, ditegaskannya, dilaksanakan
untuk kepentingan masyarakat. Dia juga
mengingatkan sebisa mungkin untuk
menghindari kerugian negara dengan
mengevaluasi serta mengusut pelaksan-
aan proyek serupa. Mereka mensinyalir
proyek pencetakan sawah dengan pagu
dana ratusan juta dari APBD Provinsi
Kalimantan Barat terdapat kejanggalan.
“Disinyalir peruntukannya bagi lahan
pribadi, tetapi bukan lahan pribadi petani,”
ucapnya.
Pencetakan sawah merupakan upaya
mencetak sawah baru, dengan menggu-
nakan lahan baru atau memberdayakan
lahan-lahan telantar, kritis, maupun lahan
petani, sehingga luasan sawah semakin
bertambah. “Mestinya ada lahan baru
yang dicetak menjadi sawah atau mem-
bantu petani mengelola lahannya sendiri,
bukan lahan yang sudah jadi sawah atau
lahan pribadi milik pengusaha yang
dibantu,” kata dia.
Informasi yang mereka terima bahwa
para petani telah dibantu benih, pupuk
maupun alsintannya. Namun bantuan-
bantuan tersebut dalam bentuk pinjaman,
di mana petani harus membayar melalui
hasil panen mereka. Ironisnya, apa yang
diperoleh petani adalah hasil garapan
mereka dikurangi pinjaman sebagai
bantuan tersebut.
“Mereka tidak ingin proyek pence-
takan sawah di Kabupaten Pontianak
yang gagal terjadi Kubu Raya. Kita
menyarankan, jika terdapat dugaan
(penyimpangan), sebaiknya dilaporkan
kepada pihak terkait, sehingga diketahui
apa sebenarnya terjadi. Bila diduga ada
kerugian di situ, maka akan diproses
secara hokum,” telaah Harry Triyoga
mengenai apa yang diungkapkan per-
wakilan masyarakat Kabupaten Kubu
Raya tersebut. Dia juga berharap agar
instansi terkait dapat merespon apa yang
disampaikan masyarakat. Aparat terkait
diminta dia untuk dapat melakukan evalu-
asi serta langkah antisipasi menghindari
kerugian negara. Dia mengingatkan
bahwa evaluasi yang dilakukan meru-
pakan sebuah upaya untuk mengindari
terjadinya kemungkinan penyimpangan
yang dimaksud. (ote)
Proyek Pencetakan Sawah Disorot
Kubu Raya Was-was,
Kasus Toho Terulang
Dana Pascabencana
Dipertanyakan
Untuk Pengerjaan Taman Alun Kapuas
Yayat Darmawi
SUGENG/PONTIANAK POST
JAWARA: Tepong FC menjadi jawara dalam Turna-
men Futsal STKIP-PGRI Pontianak yang berakhir,
Sabtu (28/3) malam.
LONGSOR:
Galian di Jalan
KH Wahid Hasyim
longsor, sehingga
badan jalan men-
jadi berkurang.
Ironisnya sejum-
lah warga kemudi-
an memanfaatkan
lubang tersebut
sebagai tempat
pembuangan
sampah.
MUJADI/PONTIANAK POST
WAHYU ISMIR/PONTIANAK POST
TAWAF: Tampak para calon jamaah haji melakukan tawaf
mengelilingi kakbah, dalam pelatihan pelaksanaan ibadah haji
yang digelar KBIH Al-Hidayah, kemarin (28/3).
DOMPET PEDULI
SEGI TI GA EMAS
PINYUH
Pontianak Post Senin 29 Maret 2010
19
BUNAIYAH binti Kasim, warga Gang masjid
Khariyah RT 04 RW 02 Kelurahan Sui Pinyuh
menderita
canasofaring ke
KGB leher (benjolan
di leher telinga kanan)
sesuai kesimpulan Dr
Henky Hartono SpPA
menyebutkan penya-
kit itu nasopharynx,
biopsy: Undifferenti-
ated carcinoma (WHO
type III).
Sebagai keluarga
kurang mampu meng-
harapkan bantuan dari
donator dan dermawan untuk membantu biaya
pengobatan. Bagi dermawan yang menyumbang
silakan melalui rekening BRI No 3620-01-
001166-53-3 an hamdan Pontianak Post Biro
Pinyuh. Setiap penyumbang dimohon sms ke
hp 085252113629. (ham)
Penyumbang
Tristan Farel Alfarizi Rp 50.000
Treesy Nabila Rp 50.000
Jumlah Rp 6.141.200
Siapa menyusul?
Bunaiyah Butuh Bantuan
Bunaiyah
MEMPAWAH-Menurut pengakuan
petugas, soal-soal yang diterima dari
Provinsi akan ditempatkan pada satu
sekolah penyelenggara, dengan penga-
manan petugas.
Nyatanya, lokasi sekolahan itu justru
terlihat lengang alias sepi dari petugas.
Untuk memastikan keamanan dan kera-
hasiaan soal-soal yang akan diujikan
mulai hari ini, Dinas Pendidikan Ka-
bupaten Pontianak telah berkoordinasi
dengan Polres Pontianak.
“Guna mengantisipasi terjadinya hal
yang tidak diinginkan terkait keamanan
dan kerahasiaan soal ujian SMP ini,
telah berkoodinasi dengan pihak ke-
polisian,” aku Drs H Djoko Ichwanto,
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan
Kabupaten Pontianak.
Soal-soal kata dia telah didistri-
busikan dari dinas provinsi ke dinas
kabupaten pada Jumat (26/3). Sabtu
kemarin soal-soal tersebut mulai didis-
tribusikan kepada setiap rayon sekolah
penyelenggara UN SMP di Kabupaten
Pontianak. “Ada lima sekolah SMP yang
ditunjuk sebagai rayon penyelenggara
ujian di Kabupaten Pontianak. Setelah
didistribusikan, maka soal-soal tersebut
menjadi tanggungjawab rayon, sebelum
diberikan ke setiap sekolah-sekolah
penyelenggara ujian,” aku dia.
Menyangkut pengamanan Joko
menyebutkan, telah menyurati Polres
Pontianak untuk berkoordinasi dan
mengintruksikan setiap jajaran Polsek
untuk menempatkan anggotanya pada
rayon yang ditunjuk. Pengamanan di-
lakukan sejak soal ujian tiba di masing-
masing rayon.
“Pengawalan dan pengamanan soal
ujian ini dilakukan hingga seluruh
kegiatan ujian selesai diselenggarakan.
Bagaimanapun juga keamanan dan kera-
siaan soal ujian ini menjadi tanggung-
jawab semua pihak,” sebut Djoko.
Dia berharap dukungan dan ker-
jasama dari pihak sekolah, masyarakat
hingga orang tua siswa itu sendiri untuk
bersama-sama mensukseskan seluruh
rangkaian penyelenggaraan ujian ting-
kat SMP ini. “Kita berharap, semoga
seluruh kegiatan ujian berjalan lancar
sesuai yang direncanakanya. Tak terjadi
hal-hal yang sampai adanya kebocoran
soal,” doanya.
Sekretaris Komisi D DPRD Kabu-
paten Pontianak, Suherman Khouw
mewarning Diknas dan polisi lebih
intensif dalam menjaga keamanan dan
kerahasiaan soal UN. Jangan sampai
terdengar ada yang bocor dikalangan
pelajar dan masyarakat terkait pelak-
sanaan ujian itu.
“Antisipasi terhadap kebocoran soal
ujian itu perlu dilakukan dengan baik.
Pihak sekolah dapat berkoordinasi
dengan polisi. Bila perlu tempatkan
beberapa personil polisi baik berpakaian
dinas maupun preman di setiap rayon
dan sekolah,” sarannya.
Penyelenggaraan UN 2010 ini
sedikitnya akan diikuti sebanyak 3. 306
siswa dari 59 SMP dan Madrasah Tsan-
awiyah (Mts) di Kabupaten Pontianak.
UN akan berlangsung selama empat
hari sejak tanggal 29 Maret hingga 1
April. (ham)
Warga Rasau
Minta Lampu Jalan
SUDAH sewajarnya jika banyak masyarakat
yang mengajukan permohonan perlunya
penerangan lampu jalan kepada Pemerintah
Kabupaten Pontianak.
Selain sudah memberikan konstribusi setiap
kali membayar iuran, namun warga mengaku
belum menikmati pelayanan tersebut.
Kali ini giliran warga di Desa Sui Rasau
Kecamatan Sui Pinyuh mendesak Bidang Per-
tamanan DPU Kabupaten Pontianak untuk
mmasang lampu jalan desa. Sebab, kondisi
jalan di desa itu pada malam hari gelap gulita.
Padahal, jalan desa yang ada adalah akses ke-
luar masuk masyarakat yang menjual sayur di
Pasar Sungai Pinyuh.
“Setiap subuh, masyarakat yang berjualan
sayur ke pasar Sungai Pinyuh menggunakan
jalan desa ini. Dengan kondisi jalan yang
gelap gulita, membuat kami kerap kali harus
meningkatkan kewaspadaan. Mungkin saja,
minimnya penerangan itu memicu terjadinya
tindak kriminal,” kata Sudirman warga Desa
Sungai Rasau.
Kades Sui Rasau Zulkarnain sama sekali
tidak menampik, usulan seperti itu sudah aca-
pkali dia terima. Bahkan tiap mengikuti rapat
Rakorcam hal seperti itu sudah pula diangkat.
Nyatanya, masih ada jalur-jalur yang ada tiang
dan jaringan. Namun lampu jalannya yang
belum terpasang. (ham)
SADANIANG- Desa Suak Barangan
dan Ansiap Kecamatan Sadaniang hingga
kini belum memiliki akses jalan. Karena itu
Pemerintah Kabupaten Pontianak didesak
untuk membuka akses jalan. Jika jalan bisa
terbuka, maka akan saling menghubungkan
satu desa dengan desa lainnya.
“Selama ini, dua desa itu masuk kategori
daerah tertinggal alias terisolir. Sebagai
masyarakat, kami menuntut terbukanya
jalan penghubung Desa Suak Barangan-
Amawang sepanjang 16 km. Selama ini,
daerah kami terisolir lantaran tidak adanya
akses jalan yang menghubungkan dengan
daerah kecamatan. Kalau jalan ini sudah
terealisasi, maka akan sangat bermanfaat
dalam mendukung aktifitas masyarakat,”
kata Kepala Desa (Kades) Suak Barangan,
Ahin, Sejak dimekarkannya Kecamatan
Toho dengan Sadaniang yang sudah ber-
jalan tiga tahun. Hingga kini belum ada
kantor camat yag masih menempati Kantor
Desa Pentek.
Menindaklanjuti hasil Musrenbang
2010 ternyata hanya dihadiri Ibu Kurdiah
(Bapeda, Arpan dan MS Ondon (anggota
DPRD dapil IV), juga Dinas Pendidikan,
Pertanian, Kesehatan, Perikanan dan enam
Kepala Desa, LSM, tokoh adat, pemuka
agama, tokoh masyarakat. Selaku Kades
Suak Barangan tambah Ahin berpikir,
sampai kapan Desa Suak Barangan dan
desa-desa lainnya di Kecamatan Sadaniang
baru akan punya fasilitas maupun sarana
prasarana seperti kantor camat tempat pe-
layanan kepada masyarakat.
“Hingga kini kami hanya melewati jalan
tikus sejauh 3 km dari Dusun Guroya
menuju Dusun Barangan. Sudah tiga kali
musrenbang dilaksanakan dari tahun ke
tahun selalu dibicarakn dan diusulkan.
Hingga kini belum ada jawaban. Bahkan
profosal yang diajukan di Kantor Bu-
pati, DPRD dan Bappeda terindikasi sudah
menumpuk. Namun sampai tahun 2010 ini
mungkin dilewatkan begitu saja,” ungkap
Ahin.Apalagi mau minta pembangunan
yang lain seperti kebutuhan akan listrik,
handtractor untk pertanian dan staliser dan
lain sebagainya. Sementara jalan yang men-
jadi skala prioritas tiap kali musrenbang
sama sekali belum diperhatikan. (ham)
Kodim 1201 Mempawah (0561) 691023
Polres Pontianak (0561) 691008
RSUD Rubini Mempawah (0561) 691981
BPK Mempawah (0561) 691190
BPK Pinyuh (0651) 652113
Pemkab Mesti Bangun Jalan Penghubung Desa
Lokasi Penyimpanan
Soal Ujian Lengang
HAMDAN/PONTIANAK POST
LENGANG: SMP Negeri I Mempawah Hilir tempat menyimpan soal-soal ujian nasional 2010 terlihat lengang, baik dari
petugas keamanan maupun kalangan guru. Seorang penjaga sekolah terlihat pulas tidur dalam ruang kelas terbuka
ketika dipantau koran ini, sore kemarin.
3.303 Pelajar SMP Ikuti UN
MEMPAWAH- Rasa kecemasan ternyata tak
hanya datang dari kalangan orangtua murid. Na-
mun kalangan pendidik termasuk penyelenggara
pendidikan juga mengaku hal itu.
Terlebih pula setelah mengetahui hasil try out
siswa SMP ternyata cukup mencemaskan. Itu
diketahui dari prosentase kelulusan pelajar saat
uji coba ternyata, dibawah 50 persen dari total 3.
306 peserta.
“Hasil try out yang dilaksanakan, tingkat kelulu-
san dibawah 50 persen. Namun, kita tetap optimis
dapat ranking kelulusan SMP pada tahun pelajaran
2010 ini dapat diperbaiki. Target kelulusan lebih
dari 80 persen,” aku Drs Hj Zaitin Noor, Kepala
Seksi Kurikulum dan Kesiswaan Bidang SMP
Diknas Kabupaten Pontianak.
Try out yang dilaksanakan Dinas Pendidikan
(Diknas) itu dalam persiapan jelang ujian nasional
(UN) tingkat SMP mulai dilaksanakan 29 Maret
2010 hari ini.
Pihaknya telah melakukan langkah dan upaya
untuk persiapkan siswa jelang UN, melalui keg-
iatan try out, bimbingan belajar (Bimbel) hingga
upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Ma-
nusia (SDM) guru dibeberapa daerah yang tingkat
kelulusannya mengkhawatirkan.
“Try out tiga kali diuji cobakan oleh sekolah,
Diknas dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah
(MKKS) Kabupaten Pontianak,” katanya.
Dalam rangka meningkatkan hasil kelulusan
siswa SMP, pihaknya berupaya meningkatkan
kualitas SDM guru SMP. Dengan mengirim tenaga
pendidik mengikuti kegiatan seminar di Jakarta,
Semarang dan lainnya.
“Peningkatan SDM guru ini terbatas. Hanya
kirim beberapa guru mata matematika, bahasa
Inggris dan IPA. Guru yang dikirim juga dipri-
oritaskan yang mengajar di daerah dan tingkat
kelulusannya mengkhawatirkan,” cerita dia.
Terpisah banyak kalangan orang tua siswa
merasa khawatir dengan minimnya persiapan
siswa SMP jelang UN. Melihat hasil try out, jelas
sangat mencemaskan.
“Meskipun try out tidak bisa dijadikan tolok
ukur kelulusan UN nanti. Setidaknya hasil tersebut
dapat dijadikan gambaran sebuah persiapan atas
prestasi siswa. Apalagi hasil try out justru dibawah
50 persen. Bukan tidak mungkin persentase ke-
lulusan itu justru lebih anjlok pada pelaksanaan
UN nanti.
SMP Negeri I Mempawah Hilir yang dijadikan
tempat penyimpanan soal UN 2010 sore kemarin
terlihat lengang dari pengamanan petugas. Yang
tampak dengkur seorang penjaga sekolah di dalam
kelas dalam posisi kelas terbuka. (ham)
Hasil Try Out,
Mencemaskan
UMAT Katolik di seluruh dunia hari ini memperingati
Minggu Palma. Di gereja-gereja Katolik, seluruh umat ber-
bondong-bondong mengikuti Misa Minggu Palma. Mereka
membawa Daun Palma atau Daun Palem, tak terkecuali Gereja
Bunda Maria Jeruju.
Menurut Pastor Thoby M. Kraeng SVD, Minggu Palma
dirayakan satu minggu sebelum Hari Raya Paskah. Minggu
Palma ditandai dengan masuknya Yesus ke kota Yerusalem.
Minggu Palma merupakan bagian dari perayaan Paskah. di
mana Yesus yang dielukan sebagai Raja Orang Yahudi me-
masuki Kota Yerusalem pada 2.000 tahun silam.
“Perayaan ini merupakan perayaan masuknya Yesus ke kota
Yerussalem sebelum ia disalibkan. Minggu Palma disebut juga
Minggu Mengenangkan Sengsara Tuhan, sebab pada hari itu
akan dibacakan kisah tentang hari-hari terakhir kehidupan
Yesus di dunia,” ujar Thoby.
Lebih lanjut Thoby menambahkan, Minggu Palma merupakan
awal dari rangkaian kegiatan menjelang paskah yang biasa dis-
ebut dengan pecan suci. Dalam Minggu Palma tersebut diawali
dengan kisah Yesus memasukin Yerusalem dengan mengguna-
kan keledai. Semua orang bersahut-sahut menyebut namaNya.
Jalan yang ia lewati pun di tutupi dengan daun palma. Selain itu,
terdapat juga perayaan Kamis Putih dimana Yesus melakukan
pembasuhan kaki terhadap murid-muridnya, Yesus merayakan
hari raya Paskah bangsa Yahudi. Setelah itu, Yesus melakukan
perjamuan malam terakhir. Sesudah itu, Yesus dan muridNya
pergi ke Taman Getsemani untuk berdoa. Pada saat itu lah, Yesus
di tangkap oleh para prajurit Romawi untuk di adili. Setelah itu
Jumat Agung dimana Yesus diadili di hadapan Pontius Pilatus.
Dilajutkan dengan Sabtu Suci dimana saat itu Yesus wafat, dan
puncaknya Minggu Paskah yang merupakan peristiwa kebang-
kitan Yesus. “Paskah merupakan peristiwa paling penting dalam
kehidupan agama seorang Katolik karena peristiwa ini merupakan
puncak dari iman kita terhadap Yesus Kristus. Karena itu dalam
memasuki pekan suci, marilah kita menghayati lagi pengorbanan
Yesus dalam hidup kita,” tuturnya.
Selain itu, Thoby mengatakan, Pekan Suci adalah pekan di
mana umat kristiani seharusnya tidak melupakan Tuhan. Mereka
patut melalui pekan ini sebagai pekan yang lain daripada yang
lainnya, sebagai pekan yang sungguh-sungguh Suci, dengan
turut ambil bagian dalam seluruh kegiatan mengenangkan
kembali hari-hari terakhir Yesus sebelum kematian-Nya. ““Ada
banyak upacara-upacara agung dan indah dalam Pekan Suci ini
untuk membantu kita mengenangkan karya penyelamatan kita.
Semoga dalam pekan suci ini, kita semua dapat menghayati
makna dan cinta kasih Yesus dalam hidup kita. Selamat hari raya
Paskah dan Tuhan memberkati selalu,” tandasnya.(wah/ser)
Seremoni
Advertorial
20 Pontianak Post Senin 29 Maret 2010
Foto: Wahyu
MINGGU PALMA: umat Katolik saat memperingati
Minggu Palma.
Minggu Palma, Lambang
Kebesaran Kristus
haRGa KoMoDItI DaN
PaKaN tERNaK DI PoNtIaNaK
MINGGU KE 3 MARET 2010
Komoditi Harga
Doc Broiler FS/Ekor Rp. 4.500,-
Broiler Hidup/kg Rp. 18.500,-
Ayam Buras hidup/kg Rp. 35.000,-
Daging Sapi/Kg Rp. 70.000,-
Daging Babi/Kg Rp. 37.000,-
Karkas Kambing/Kg Rp. 60.000,-
Telur Ayam Ras/Kg Rp. 14.500,-
Pakan Petelur Stater/Kg Rp. 5.700,-
Pakan Petelur Grower/Kg Rp. 5.600,-
Pakan Layer/Kg Rp. 4.100,-
Pakan Pedaging Starter/ kg Rp. 5.800,-
Pakan Pedaging Finisher/kg Rp. 5.700,-
Kulit Sapi / Kg Rp. 7.500,-
Kulit Kambing / Lembar Rp. 20.000,-
6.400
7.200
10.750
12.000
9.000
70.500
18.875
33.750
14.300
7.975
24.925
3.875
900
7.125
8.250
PERKEMBaNGaN haRGa Rata-Rata BEBERaPa
BahaN PoKoK PENtING DI Kota PoNtIaNaK
No. NaMa BaRaNG SatuaN haRGa KEt.
Beras Lokal/Kampung
Beras IR64
Gula Pasir
Minyak Goreng Bimoli
Minyak Goreng Curah
Daging Sapi Murni
Daging Ayam Ras
Daging Ayam Kampung
Telur Ayam Ras
Susu Kental Manis Bendera
Susu Bubuk Putih Cap Bendera
Jagung Pipilan Kering
Garam Beryodium
Tepung Terigu Segitiga Biru
Kacang Kedelai
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
KG
KG
KG
LITER
KG
KG
KG
KG
KG
KLG
400 GR/KTK
KG
250 GR/BKS
KG
KG
Luar Negeri
Kualitas a
BahaN KEButuhaN PoKoK
* (Nisbah utk Nasabah)
• Umur Tanaman 3 tahun Rp. 957.46,-
• Umur Tanaman 4 tahun Rp. 1.030.60,-
• Umur Tanaman 5 tahun Rp. 1.105.96,-
• Umur Tanaman 6 tahun Rp. 1.144.59,-
• Umur Tanaman 7 tahun Rp. 1.183.91,-
• Umur Tanaman 8 tahun Rp. 1.222.54,-
• Umur Tanaman 9 tahun Rp. 1.261.86,-
• Umur Tan. 10 s/d 20 tn Rp. 1.301.73,-
Harga Kernel/Kg :
Rp. 2.876.94,- (tidak termasuk PPN)
Indeks “K” : 85.79 %
hasil Rapat tim Pengkajian dan Kesepakatan Penetapan
harga tBS Kelapa Sawit Produksi Petani Kalbar Bulan MaREt 2010
PATOKAN HARGA / KG TBS KELAPA SAWIT PRODUKSI PETANI KALBAR SBB :
Harga CPO/ Kg Rp. 6,463.52
(tidak termasuk PPN)
PENEtaPaN haRGa taNDaN
Buah SEGaR (tBS)
tIM PENEtaPaN haRGa PEMDa tINGKat I KaLBaR
DEPoSIto RuPIah / DoLLaR aS
BANK (Rp) 1 bln (%) 3 bln(%) 6 bln (%) 12 bln (%)
Bank Panin 8,00 8,00 8,00 8,00
Bank Muamalat -- -- -- --
Bank Centradana Kapuas 8.25 8.25 8.25 8.25
BPR Lokadana 7,5% 8.5% 9,5% 10,5%
No.
Mie Instan (Indomi Rasa Kaldu Ayam)
Cabe Merah Besar (Biasa)
Bawang Merah
Ikan Asin Teri
Kacang Hijau
Kacang Tanah
Ketelah Pohon
Minyak Tanah
Telur Ayam Kampung
Cabe Keriting
Bawang Putih
Sumber Data :
Dinas Perindag
Prop. Kalbar
BahaN KEButuhaN PoKoK
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
BKS
KG
KG
KG
KG
KG
KG
LITER
KG
KG
KG
1.175
27.250
12.000
45.500
14.000
12.250
2.375
3.000
29.350
32.250
15.250
SatuaN haRGa KEt.
SEPERTI kita ketahui polusi ada disekitar kita, dan kita
hadapi sehari-hari. Salah satu polusi yang sangat berbahaya
adalah polusi udara yang disebabkan oleh polusi pabrik,
polusi asap rokok atau polusi dari asap kendaraan yang
langsung mengancam
pada paru-paru.
Oleh karena itu tim-
bul berbagai masalah
kesehatan yang ber-
kaitan dengan perna-
fasan misalnya sakit
tenggorokan, asma, si-
nusitis atau bronchitis.
Diantara obat herbal
yang harus Anda mi-
liki di rumah saat ini
adalah Granus, kapsul
gurah modern, diguna-
kan untuk mencegah
dan mengobati penya-
kit yang disebabkan oleh polusi udara tersebut. Terbuat dari
ramuan sari daun srigunggu, akar pelarut lendir dan lain-lain.
Khasiat Granus, adalah untuk; mengencerkan racun dan
kotoran dalam saluran pernafasan kemudian mengeluarkannya
melaui kelenjar keringat atau urine. Membantu menyembuh-
kan berbagai penyakit pernafasan seperti; TBC, atsma, sesak
nafas, paru-paru dan lain-lain. Menambah volume paru-paru
dan memanjangkan nafas (baik bagi pengolah nafas, beladiri,
atlet, olahragawan, dan pesenam). Selain itu, juga menjadikan
suara jadi merdu, bersih, halus dan empuk. Dan membuat suara
jadi keras, nyaring dan panjang.
Produk Granus ini telah mendapatkan sertifkat dari Depkes
RI dan sertifkasi halal MUI. Dapat diperoleh di apotek dan
toko obat di kota Anda.
Untuk informasi produk dapat menghubungi nomor telepon
kantor kami yang merupakan distributor tunggal untuk wilayah
Kalimantan Barat CV. Rizadana Jl. Parit Haji Husin 2 No B.4,
Telp 0561-7500132 dan di nomor Hp 08125658234.
Granus sudah tersedia di TO Sinar mutiara, Apt Vega, Apt
Amelia, Apt Kimia farma, Apt Imam Bonjol, Apt Sahabat,
Apt Mulia, Apt Mandiri, Apt Sei Durian, Apt Pretty, Apt
Merdeka Timur, Apt Anugerah, TO Murni, Apt Sungai Raya
Dalam, TO Batara, Apt Irma, Apt Barokah, Apt Sha-sha, Apt
Karitas Bhakti dan TOSeruni.(biz)
Ayo Konsumsi Granus
Karena Nafas Anda Sangat Berharga
“AWAL 2003, sebenarnya aku sudah
merasakan sesuatu yang tak nyaman
di kandung. Selain selalu sakit setiap
kali datang bulan, darah menstruasi
yang keluar pun sangal banyak dan tak
beraturan. Terkadang sampai 2 minggu
terus menerus darahnya tak berhenti.
Kalau itu masih bisa kuatasi dengan
obat-obatan dari dokter kandungan.
Namun 2 tahun kemudian kondisiku
mendadak parah. Selain sakit luar biasa,
darah yang keluarpun sangat banyak
sampai-sampai aku sempat pingsan,”
cerita Ny Yasna.
Warga Jl. Pangeran Danau, Muara
Enim Sumatra Selatan ini menjelaskan,
karena penyakit yang dideritanya makin
parah, pihak rumah sakit Muara Enim
merujuknya ke Kota Palembang. Di
sinilah kelahuan, ternyata dia mengidap
kista dan mioma yang sudah akut. Lalu
dilakukan operasi. Hanya bertahan seta-
hun, akhir 2005 kondisi Yasna lebih para
dari sebelurnnya dan dilarikan ke rumah
sakit. Saat itu pula diketahui ia mengidap
kanker mulut rahim stadium lanjut.
Bila tak segera dioperasi, akan men-
jalar ke bagian lain dalam tubuh. Saat
ilulah dirasakannya dunia seperti kia-
mat. Kematian seolah sudah diambang
pintu. “Saat itu pula ku coba kontak
Shinse Husein di Jakarta, dan beliau
mengirimkan obat yang terbuat dari sari
buah pohon Shachi. Dengan obat inilah
perlahan kondisiku membaik, hingga
benar-benar pulih dalam waktu 6 bulan,
tanpa operasi,” kata Yasna.
Sejak itulah semangat hidupnya, kata
Yasna, muncul kembali. “Obat pak Hu-
sein pun rutin kupesan ke Jakarta, yakni
lewat cabang utamanya Bunda Laras
di Bekasi. Bulan keempat, kurasakan
kondisiku benar-benar sudah membaik.
Dan aku pun sudah mulai beraktivitas
walau masih sebatas di lingkungan ru-
mah. Sebulan kemudian kuperiksakan
diri lagi ke Palembang, hasilnya makin
baik, kankernya makin mengecil. Dan
enam bulan setelah mengkonsumsi
Seabuckthorn, dokter yang selama ini
menanganiku benar-benar heran, atas
kepulihan kondisi yang kuidap. Kanker
mulut rahim yang semula mengkhawat-
irkan itu telah lenyap,” uajranya.
Alamat praktik Shinse Husein:
Perumahan Muara Karang blok B-4
Barat No.45 Jakarta Utara, telp (021)
6678649. Konsultasi gratis hubungi:
0816903378 dan obat bisa juga didap-
atkan di Sinar Mutiara Jl. Gajahmada
(seberang pemadam kebakaran Budi
Pekerti), telp (0561) 738566-7061088
Pontianak. Penyalur: TO Mulia Jl. A
Yani Sanggau Kapuas. TO Tiara Jl. Jen-
dral Sudirman Sintang. TO Swallow Jl.
Koper Makmur Singkawang. TO Aman
Jl. Mohamad Hambal Pemangkat,
Singkawang. TO Ceria Jl. Pasar Baru
Sei Pinyuh. TO Duri Jl. Raya Sei Duri.
PANITIA Musda I hingga saat ini selalu berkoordinasi
dengan pengurus DPD dan DPC, karena menurut pengalaman
sebelumnya yakni ketika pelantikan baik DPD, DPC maupun
PAC, pelaksanaannya selalu ber-
jalan sukses, maka Musda yang
merupakan kegiatan akhir kepen-
gurusan tentunya harus lebih
sukses lagi agar tidak meninggal-
kan kesan yang kurang baik.
Melihat munculnya beberapa
kandindat ketua, memberikan ke-
san yang baik terhadap hasil kerja
DPD selama ini yang berarti ber-
hasil melakukan pembinaan, bimb-
ingan dan arahan terhadap para
kader untuk menjadi pemimpin.
“Jika muncul kader yang ingin
mencalonkan diri bersaing dengan
senior, etika yang baik jika terlebih dahulu menyampaikan pro-
gram kerja atau visi-visinya kepada senior, sehingga tak terkesan
menjadi ketua DPD hanya dengan modal mau saja,” tegas Handy
Abdul Syukur, Sekretaris DPD yang juga pembawa Partai Hanura
ke Kalbar setelah dideklarasikan Wiranto, SH.
Menanggapi munculnya usulan beberapa DPC Partai
Hanura se Kalbar yang menyatakan siapapun ketua Hanura,
sekretarisnya tak perlu diganti, Handy Abdul Syukur menga-
takan, bahwa hal itu biasa bagi yang fanatik dan mendapat
kesempatan serta didorong terus menjadi ketua DPC. “Sebagai
pembawa partai Hanura di Kalbar tentu pendapat, keinginan,
masukan dan saran, akan menjadi perhatian serta pertim-
bangan,” katanya yang juga mengungkapkan bahwa Hanura
sebagai partai yang baru diharapkan dapat memberi contoh
yang baik dan lebih mengedepankan demokrasi dan etika
berdasarkan hati nurai. “Bukan jabatan yang dikedepankan
melainkan hasil kerjanya,” kata Handy Abdul Syukur.
Ketika ditanya siapa saja yang sudah resmi mencalonkan
diri sebagai kandidat ketua DPD, Syukur menjawab bahwa
hingga saat sekarang belum ada yang terbuka menyatakan
mencalonkan diri. “Memang ada ketua DPC yang telah memo-
hon izin secara lisan untuk mencalonkan diri yakni, ketua
DPC Singkawang. Ia juga siap menjadi tuan rumah Musda I.
Namun kami menyarankan bagi yang benar-benar berminat
untuk menjadi ketua DPD, hendaknya mengajukan permoho-
nan resmi tertulis sekaligus melampirkan program kerja dan
visi-misnya. Karena kami saja waktu akan menjadi pengurus
DPD dimasa kepemimpinan. (Alm). H. Aspar Aswin diminta
menyampaikan biodata lengkap,” ungkapnya.
Tim 9 terang Handy Abdul Syukur, akan kembali diundang
untuk memberikan penilaian akan kelayakan para kandidat.
“Tetapi saya yakin semua kandidat yang mencalonkan diri
nanti akan mendapat kesempatan seluas-luasnya. Dan hen-
daknya bagi calon kandidat yang disebut-sebut namanya
selama ini, diharapkan tidak sekadar menyatakan minatnya
saja tetapi harus dibuktikan secara nyata sesuai nama Partai
Hanura, Hati Nurani Rakyat,” pungkas Syukur.(ags/ser)
BERTEMPAT di SDN 01
Pontianak, Jl. Letnan Jend
R Soeparto Kecamatan Pon-
tianak Selatan, Sabtu (27/3)
berlangsung fnal lomba mata
pelajaran(LMP) tingkat keca-
matan. Untuk jumlah sekolah
yang ikut serta terdiri dari 25
Sekolah Dasar (SD)/Madrasah
Ibtidaiyah (MI) di Pontianak
Selatan dan 17 SD/MI di Pon-
tianak Tenggara.
Kepala Sekolah SDN 01 Dra
Nursinah mengatakan, mata
pelajaran yang diperlombakan
yaitu; Pendidikan Kewargane-
garaan, Bahasa Indonesia,
IPA, IPS serta Matematika. Ia
juga menambahkan, mekan-
isme LMP ini ialah para siswa
harus menjawab pertanyaan
dengan waktu yang singkat,
dan masing-masing sekolah
mewakili 3 siswanya dalam
satu kelompok.
Selain itu, diselengarakan-
ya LPM ini bertujuan untuk
membuat anak lebih percaya
diri bersaing dengan teman-
temanya yang berbeda seko-
lah, sekaligus mengingatkan
anak untuk rajin membaca
buku-buku pelajaran. “Mem-
baca harian Pontianak Post
dengan informasi yang leng-
kap. Juga sangat membantu
pihak sekolah dalam membuat
pertanyaan untuk LMP ini,”
pungkasnya.
Ketua Panitia Lomba Ke-
camatan Pontianak Selatan
Suhaili SPd mengatakan,
LMP atau lebih dikenal lom-
ba cerdas cermat ini telah
kita lakukan setiap tahunya.
Kepala SDN 05 ini juga men-
gatakan, lomba ini nantinya
akan mengambil juara pertama
dari setiap kecamatan untuk
diperlombakan pada tingkat
Kota Pontinak. “Dengan cer-
das cermat ini diharapkan,
para siswa semakin giat untuk
belajar , dan terus meningkat-
kan prestasi sekolah, sekaligus
mengharumkan nama sekolah
masing-masing,” ujar Suhaili.
Ketua panitia lomba Keca-
matan Pontianak Tenggara Drs
Adnan H M Zin menuturkan,
LMP ini juga upaya para
pen didik di masing-masing
sekolah untuk memfasilitasi
anak-anak agar termotivasi,
berani tampil dan didukung
dengan belajar yang giat. Di-
harapkan, para siswa mampu
bersaing dengan sekolah lain.
Apalagi, dengan sekolah yang
memiliki standar kurikulum
internasional seperti Alazar
dan Karya Yosef.
Koordinator lomba Rah-
mani SPd saat dihubungi via
telepon mengatakan, untuk
Pontianak Selatan ada 5 seko-
lah yang memiliki peringkat
terbaik. Dianataranya; SD
Kanker Rahim Sembuh Lewat Shinse Husein
TO Tulus Budi Jl. A Yani Ketapang.
TO Sinar Abadi Jaya Jl. Gajahmada
Pontianak. Ijin praktik Depkes No.
1.3.01.3175.091.(biz)
Demokrasi Perlu
Ditanamkan di Hanura
handy abdul Syukur
Foto aGuS
DENGAR PENDAPAT: Para peneliti dari dialog center dan Fordialam saat melakukan
dengan pendapat, Sabtu kemarin.
DIALOG Center Program
Pascasarjana Universitas Islam
Negeri (PPs UIN) Sunan Kali-
jaga bekerjasama dengan Fo-
rum Dialog Agamawan Muda
(Fordialam) Kalbar dan Cor-
daid, Sabtu (27/3) menggelar
publik hearing hasil penelitian
riset media dan Partisipation
Action Riset (PAR) tahap pen-
dahuluan di Casa the Tapaz, Jl.
Gadjahmada.
Direktur Dialog Center Prof.
Dr. Phil. HM Nur Kholis Se-
tiawan mengatakan, public
hearing dimaksudkan untuk
menyampaikan hasil riset yang
dilakukan dialog center bek-
erjasama dengan fordialam.
“Kami melakukan dua riset
sekaligus yaitu riset media
dan PAR. PAR disini merupa-
kan tahap pendahuluan guna
mengidentifikasi masalah di
lokasi penelitian,” ungkapnya.
Riset media terang Nur Kho-
lis, dimulai sejak Maret 2009
hingga Januari 2010.
“Secara kebetulan temuan
riset media dan PAR sinkron,
dalam arti ketemu dengan
asumsi atau hipotesa yang
kita miliki bahwa ada perso-
alan sosial, ekonomi, budaya
dan agama yang bisa menjadi
potensi konfik di Kalbar dan
di Pontianak,” ujarnya. Riset
media jelas Nur Kholis, dilaku-
kan dengan menganalisis lewat
sample sekian banyak pem-
beritaan media lokal mengenai
kehidupan sosial-ekonomi,
budaya dan agama.
“Ternyata banyak persoalan-
persoalan yang kita temukan
menunjukkan adanya potensi
konfik horizontal yang cukup
serius di Kalbar dan Ponti-
anak,” ungkapnya sembari
mencontohkan bahwa potensi
konfik tersebut bisa disebab-
kan trauma konfik antaretnis
yang pernah terjadi.
Dialog Center bekerjasama
dengan Fodialam, kata Nurkho-
lis, mempunyai program besar
yang temanya peningkatan
kerukunan umat beragama ber-
basis pemberdayaan ekonomi.
“Temuan penelitian berupa da-
ta-data yang valid, akan menjadi
dasar perumusan program real
dan strategi yang akan dilaku-
kan kawan-kawan Fordialam
kedepan,” tandasnya yang juga
menjelaskan perbedaan Riset
PAR dengan Riset biasa. “Riset
PAR hasilnya harus melaku-
kan perubahan sosial sedang-
kan riset biasa hasilnya untuk
publikasi dalam bentuk buku,
artikel atau jurnal,” terang pria
berkacamata ini.
Sementara Ketua Fordialam
Kalbar Prof. Dr. Yohanes Ba-
hari, MSi mengatakan, kajian
penelitian Fordialam beker-
jasama dengan Dialog Center
dilakukan dengan metode antara
lain: Fokus Group Discution
(FGD), Riset Media dan Pe-
nelitian PAR. “Ketiga hal ini
dilakukan untuk mengetahui
Kerukunan Umat Beragama
dalam Latar Sosial, Ekonomi,
Budaya dan Agama di Pon-
tianak,”terangnya.(ags/ser)
Public Hearing Hasil Riset Media & PAR
Kerjasama Dialog Center PPs UIN Kalijaga-Fordialam Kalbar
Tingkatkan Prestasi Siswa, Harumkan Nama Sekolah
Foto aNDEaS
DISKUSI : Suasana diskusi yang dilakukan siswa saat
menjawab pertanyaan para dewan juri pada LMP di SDN 01
Pontianak Selatan, Sabtu (27/3).
Muhammadiyah II , SD Gem-
bala Baik, SD Mujahidin, SD
Dahlia dan SDN 36. Kecama-
tan Pontianak Tenggara seko-
lah dengan peringkat terbaik
diantaranya; SD Alazar, MIN
Bangka Belitung , SD Gem-
bala Baik II , SD Bina Mulya,
dan SDN 32. Sehingga dipas-
tikan, untuk SD Muhammadi-
yah akan mewakili Kecamatan
Pontianak Selatan, dan untuk
SD Alazar akan mewakili Pon-
tianak Tenggara dalam lomba
mata pelajaran ditingkat Kota
Pontianak.(and/ser)
SD/MI Tingkat Kecamatan Ikut Lomba Mata Pelajaran
KOmuniKasi bisnis
Advertorial
Pontianak Post Senin 29 Maret 2010 21
Sekolah Tunas Bangsa
TUJUAN berdirinya Sekolah
Tunas Bangsa adalah mem-
berikan kesempatan kepada
siswa-siswinya, untuk mencapai
hasil pembelajaran yang setara
dengan dunia pendidkan inter-
nasional melalui pendidikan
akademik, kurikulum yang ber-
makna dan berkesinambungan.
Sekolah Tunas Bangsa me-
nyediakan kesempatan belajar
bagi siswa-siswinya agar mam-
pu menjadi; Pertama, pemikir
dengan melatih inisiatif dalam
menerapkan keterampilan ber-
pikir kritis, kreatif dan sistima-
tis. Memperoleh pengetahuan
yang mendalam dan mengem-
bangkan pemahamannya secara
keseluruhan pada berbagai
ra gam disiplin ilmu secara
berimbang. Mengasah berbagai
keterampilan untuk kepentingan
riset, inkuiri dan mencari serta
mampu menilai beragam sudut
pandang dan mau belajar dari
pengalamannya tersebut.
Kedua, pemecah masalah ya-
ng mengenali dan melakukan
pendekatan terhadap masalah
yang rumit serta membuat kepu-
tusan yang etis dan beralasan.
Menerapkan keterampilan berpikir
secara kritis dan kreatif dalam
memecahkan permasalahan.
Ketiga, momunikator yang
efektif dan dapat memahami
serta dapat mengekspresikan
ide maupun informasi dengan
penuh percaya diri, kritis, bersifat
membangun dan kreatif, meng-
gunakan lebih dari satu bahasa
dalam berbagai referensi atau
sumber acuan dan memahami
cara berkomunikasi dua arah
dengan menjadi seorang penden-
gar yang aktif. Keempat, orang
yang kolaboratif dengan efektif
bekerjasama dengan orang lain.
Bertindak dengan integritas serta
kejujuran dengan penuh rasa
keadilan dan menghargai mar-
tabat setiap individu, kelompok
dan masyarakat dan menunjuk-
kan sikap empati, kasih sayang
dan hormat terhadap kebutuhan
serta perasaan orang lain.
Kelima, pembelajar yang
mandiri dengan menunjukkan
kemandirian dalam belajar.
Secara aktif menikmati pem-
belajaran dan kecintaan belajar
ini dipertahankan sepanjang
Toddler (2 Th), Playgroup, TK, SD, SMP, SMA
Pendaftaran Gelombang II: 1 Maret-30 April
PERKAWINAN Anda mencapai titik jenuh? Jangan
dibiarkan terlalu lama bisa berakibat fatal. Anda para suami
harus mempunyai cara menghindarkan diri variasi dalam
rumah tangga sangat diperlukan,
untuk menjaga keharmonisan
apalagi menyangkut urasan ran-
jang suami istri.
Coba konsumsi kapsul Epimas
berbahan herbal berkhasiat men-
ingkatkan vitalitas dan stamina
serta gairah bagi pria, efektif
membangkitkan keperkasaan
pria, meningkatkan stamina dan
membantu pembuluh darah jadi
elastis, sehingga aliran darah
meningkat dan terjadi ereksi
prima secara alami dan terhindar
dari disfingsi ereksi (DE).
Epimas mengandung cordiceps sinesis sejenis jamur yang
berasal dari ulat rumput yang tumbuh di padang rumput pe-
gunungan Himalaya Tibet. Kegunaannya pelancar peredaran
darah, anti oxidant, anti kolesterol, menstimulasi hormon
testoteron. Epimedium sagitatum, tanaman berdaun yang
tumbuh di dataran China.
Ganoderma dikenal dengan jamur lingzhi di China dan reishi
di Jepang. Kegunaan mengatasi letih lesu menjaga metabolisme
hati, daya tahan tubuh dari fu dan masuk angin, merelaksasi
syaraf dan meningkatkan kualitas tidur dan daya ingat. Eury-
coma longifolia dikenal dengan tongkat ali dan pasak bumi,
kegunaan meningkatkan energi dan gairah pada pria. Panax
ginseng atau ginseng Korea kegunaan meningkatkan daya tahan
tubuh dari kelelahan, lemah fsik juga daya tahan dari stress.
Efektivitas dirasakan 1 minggu pertama pemakaian rutin aman
diminum tanpa BKO, halal, dan tanpa efek samping serta ijin
resmi BPOM harga sangat terjangkau.
Simak pengalaman Ashari (58 Th) seorang sekuriti.
“Sudah lama saya tidak melakukan hubungan dengan istri,
walaupun kadang timbul perasaan ingin, tapi kurang ber-
gairah karena merasa sudah tidak muda lagi. Namun setelah
mengkonsumsi Epimas, saya merasakan gairah dan vitalitas
saya meningkat, sehingga bangun pagi saya tidak merasakan
capek, pegal pada pinggang”.
Rasakan manfaat Epimas untuk keharmonisan rumah tangga
Anda. Epimas tersedia dalam kemasan botol isi 30 kapsul dan
blister isi 12. Kapsul Epimas telah tersedia di apotek dan toko
obat terdekat di kota Anda. Pontianak: Apt Imam Bonjol Jl.
Imam Bonjol, Apt Sei Raya Dalam, Apt Murni, Apt Amelia,
Toko Batara, Apt Arwana Jl. Sungai Raya Dalam. Apt Mak-
mur 2, Apt Gajah Mada, Apt Bintang, TO SinarAbadi I dan 2
Jl. Gajahmada. Apt Kimia Farma, Apt Cipta, Apt Sehat, TO
Murni, Apt Utama Jl. Tanjungpura. Apt Merdeka Timur Jl.
Cokroaminoto, Apt Mulia Jl. Urip.
Apt Mandiri I dan 2 Jl. Merdeka Barat, TO Jenaka, TO S.
Lestari Jl. Ahmad Dahlan. TO Fajar Jl. Komyos Sudarso. Apt
Kharitas Bhakti Jl. Siam, Apt Makmur Jl. Serayu, Apt Abadi
Jl. Dipanegoro, Apt Mega S Farma Jl. Veteran. TO Paris Jl
Parit Husin 2. Singkawang: Apt Singkawang, Apt Merdeka
Jl. Dipanegoro. Mempawah: Apt Mempawa Jl. GM Taufk.
Sambas: The Santos Jl. Keramat. Sanggau: Apt Yoga Jl. A Yani.
Ketapang: Apt Lestari Farma Jl. Suprapto.(biz)
Buktikan Anda Tak
Bisa Diremehkan
MENGAPA orang bisa
stroke? Itu akibat tekanan darah
tinggi, disebabkan tersumbatnya
pembulu darah di otak. Penyakit
ini cukup kejam, sehingga orang
menginginkan lebih baik mati
dari pada hidup menderita dan
menyusahkan keluarga. Pre-
sentase kasus stroke meninggal
masih di atas 20%.
Gejala awal hipertensi adalah:
sakit kepala, pusing, kejang pada
tangan dan kaki yang sering di
rasakan, mudah lelah, pengliha-
tan kabur, sering mimisan dan
bumi terasa berputar. Apabila
aliran darah tidak lancar dapat
menyebabkan pusat pergerakan
maupun pembicaraan tertekan,
sehingga merasa lumpuh, mati
rasa, berbicara tak jelas dan tidak
mampu mengurus diri sendiri.
Kisman, warga Pontianak
Tenggara, sudah 5 tahun stroke
akibat tekanan darah tinggi.
Tangan dan kakinya sudah hilang
rasa, sehingga ia sudah tak dapat
mengurus dirinya sendiri. Apabi-
la ada rekannya yang menyuruh
minum obat atau makan buah-
buahan, ia mengkomsumsinya
kurang lebih tiga bulan, untuk
mengetahui apakah ada peruba-
han, jika tidak ia hentikan.
Awal Mei 2008, seorangnya
menawarkan kapsul Prima Tensi.
Baru sebulan ia mengkomsum-
si sudah merasakan perubahan.
Sekitar 3 bulan tangan dan kaki su-
dah bisa digerakkan. “Saya sangat
bersyukur mengkomsumsi Prima
Tensi, kini saya sudah mulai bisa
mengurus diri sendiri. Dan saya
yakin terbebas dari stroke, karena
saya tetap mengkomsumsi Prima
Tensi,” ujarnya optimis.
Kapsul Prima Tensi sudah te-
ruji dan terbukti secara klinis
dapat menormalkan tekanan da-
rah tinggi, membuka sumbatan
pembuluh darah tersumbat baik
lama maupun baru, memper-
lancar peredaran darah ke jan-
tung dan otak, memperbaiki jar-
ingan yang sakit karena dapat
melancarkan metabolisme tubuh.
Prima Tensi harganya ekonomis,
isi 60 kapsul. Satu botol sudah bisa
dirasakan mampaatnya. Tersedia
di apotik dan toko obat terdekat di
kota Anda. Pontianak: Apt Imam
Bonjol Jl. Imam Bonjol. Apt Sei
Raya Dalam, Apt Murni, Apt Ame-
lia, Toko Batara Jl. Sungai Raya
Dalam. Apt Makmur 2, Apt Gajah
Mada, Apt Bintang, TO Sinar
Abadi I dan 2 Jl. Gajahmada. Apt
Kimia Farma, Apt Sehat, TO Mur-
ni, Apt Utama Jl. Tanjungpura. Apt
Merdeka Timur Jl. Cokroaminoto.
Apt Mulia Jl. Urip. Apt Mandiri
I dan 2 Jl. Merdeka Barat. TO
Jenaka, TO S Lestari Jl. Ahmad
Dahlan. TO Fajar, Apt Bersama
Jl. Komyos Sudarso. Apt Kharitas
Bhakti Jl. Siam. Apt Makmur Jl.
Serayu. Apt Abadi Jl. Dipanegoro.
Apt Mega S Farma Jl. Veteran. TO
Paris Jl. Parit Husin 2.
Singkawang: Apt Singkawang,
Apt Merdeka Jl. Dipanegoro.
Mem pawah: Apt Mempawa Jl.
GM Taufik. Sambas: The San-
tos Jl. Keramat. Sanggau: Apt
Yoga Jl. A Yani. Ketapang: Apt
Lestari Farma, Apt Medistra Far-
ma Jl. R Suprapto. Apt Mulia
dan Apt Sumber Sehat Jl. MT
Haryono. Informasi lebih lanjut
hubungi perwakilan kami di No:
081352022980. Terdaftar di POM
TR. 053 349531.(biz)
Stroke Akibat Tekanan Darah Tinggi
Kisman
Dapatkan Gula Darah Stabil
& Vitalitas Maksimal
PARA ahli kesehatan menemukan manfaat beberapa senya-
wa pada kedelai untuk menekan kadar gula darah yang berlebih
dalam tubuh. Kini manfaat kedelai tersebut tersedia dalam
bentuk serbuk minuman kedelai dalam kemasan yakni Natoya.
Natoya mengandung protein yang berperan menurunkan rasio
insulin-glukosa postpandrial.
Sejauh ini diketahui bah-
wa polisakarida kedelai da-
lam Natoya dapat menekan
kadar glukosa dan trigliserip
postprandial. Sedangkan
isofavon mampu mengen-
dalikan glukosa dalam darah
penderita diabetes. Efek
penghambatan isoflavon
kedelai yaitu menurunkan
hiperglisemia postpandrial
pada penderita diabetes.
Selain itu, protein dari sari
kedelai mampu mening-
katkan sekresi hormon
insulin dan glukogen
yang sebagiannya akan
diubah menjadi energi.
Karena asam amino arginin dan glisin
yang dikandung kedelai, dipastikan oleh para pakar sebagai
komponen penyusun hormon insulin dan glukogen yang dike-
luarkan oleh kelenjar pangkreas.
Diet kedelai secara rutin dapat memperbaiki glukosa intoler-
ance. Asupan protein dari susu kedelai Natoya 2 kali sehari secara
rutin, akan mampu meningkatkan metabolisme tubuh menjadi
lebih baik. Bahkan pengalaman banyak orang yang mengkon-
sumsi susu kedelai secara teratur tidak saja bermanfaat melawan
serangan kencing manis atau diabetes, tetapi juga dapat mendor-
ong kelancaran peredaran darah pada pembuluh darah di penis.
Segera dapatkan Natoya di supermarket, swalayan, apotik
dan toko obat di kota Anda. Informasi lebih lanjut hubungi
perwakilan Pontianak: (0561) 7559489/081522515978. Garuda
Mitra, Koperasi Bank Kalbar, Koperasi Bina Sejahtera Wali
Kota, Asoka Baru Swalayan, Koperasi Korem, Kaisar Siatan
Swalayan, MM Citra Abadi, MM Mitra Jaya, Xing Mart.
Citra Jeruju Swalayan, MM Makmur Kencana, MM Sing Jaya
Abadi, H Mart Swalayan, Citra Abadi Swalayan, MM Purnama
Mart, MM Ada Mart, Swalayan Pesona, Apt Kimia Farma, Apt
Mandiri 1 & 2, Apt Damai, Apt Irma. Apt Sahabat, Apt Mitra
Setia, Apt Zam-Zam, Apt Tanjung Pura, Apt Cipta.
Apt Pelangi, Apt Seroja, Apt Anda, Apt Makmur 2, Apt
Mulya, Apt Sadar, Apt Pelangi Podomoro, Apt Jeruju Medika,
Apt Bersama, Apt Gajah Mada. Apt Pretty, Apt Barokah, Apt
Sejahtera, Apt Mulia, Apt Puspa, Apt Puspita, Apt Merdeka
Timur, Apt Jenaka, Apt Amelia, Apt Murni, Apt Sui Raya
Dalam. Apt Sahabat Apt Arwana, TO Segar Bugar, TO Fajar,
TO Devin, TO Sehat Mulia, TO Hari Jaya, TO Mega Mart,
TO Mekar Sari, TO Titi Baru, TO Berkat Usaha 2. TO DMC
2, TO Ari Utama, TO Ghea Jaya, TO Meteor, TO Sinar Mak-
mur, TO Sunkist, TO Mayora, TO DMC, TO Sari Wangi, TO
Panca Jaya, TO Mitra 88, TO Cipta Bahagia, Apt Medika
11, Apt Medika, Apt Farma Kita, TO Kenari Jaya, TO Liya.
Sanggau (08125704130), Sintang (08125741021), Ngabang
(081345258846), Nanga Pinoh (081345594109), Singkawang
(081352332844), Mempawah/Pinyuh (08125689294): Apt
Bakti Sehat, TO Vitalitas. Dicari perwakilan untuk kabupaten.
Terdaftar di Depkes RI P-IRT 80632170106.(biz)
hayatnya. Mengembangkan
rasa ingin tahu dan menjadi
seorang partisipan yang aktif
dalam komunitas belajar. Me-
nilai dan memahami kelebi-
han serta keterbatasan yang
dimilikinya untuk mendukung
pembelajaran serta pengem-
bangan pribadinya.
Keenam, warga dunia yang
dapat memahami, menghormati
dan menghargai budaya serta
sejarah pribadinya dan bersikap
terbuka terhadap berbagai sudut
pandang, nilai-nilai dan tradisi
orang-lain serta masyarakat lain.
Mengeksplorasi berbagai kon-
sep, ide dan isu yang bermuatan
lokal dan global.
Hubungi alamat kami: Jl. Ar-
teri Supadio, Km.2 Kabupaten
Kubu Raya. Telp (0561) 725555,
fax: (0561) 723333, hotline:
0811565553, website: www.tu-
nasbangsa.sch.id, e-mail: info@
tunasbangsa.sch.id.(biz)
BELAJAR: Siswa Tunas Bangsa sedang belajar science.
DI usia 0-6 tahun (the gold-
en age) adalah periode emas
bagi anak untuk memperoleh
proses pendidikan. Periode
emas yang dimaksud bahwa
pada masa ini tidak kurang
dari 1.000 miliar sel otak
siap untuk dirangsang, agar
kecerdasan seseorang dapat
berkembang secara optimal.
Enam tahun pertama adalah
masa-masa paling penting dan
menentukan dalam memban-
gun kecerdasan anak diband-
ing masa sesudahnya. Jika
anak mendapatkan rangsangan
yang maksimal, maka potensi
pertumbuhan dan perkem-
bangan anak akan terbangun
secara maksimal.
Go Smart Preschool dan
Kindergarten, adalah lembaga
pendidikan anak yang baru
didirikan untuk memfasili-
tasi pembentukan pondasi yang
kuat bagi anak melalui pen-
didikan yang sesuai dengan
kebutuhan dan kemampuan
anak. Go Smart menerapkan
kurikulum nasional yang diper-
kaya dengan kurikulum global.
Kategori kelas yang ditawarkan
adalah: Nursery (anak usia 2-3
tahun), Pre-Kinder (anak usia
3-4 tahun), Kindergarten 1/TK
A (anak usia 4-5 tahun) dan
Kindergarten 2/TK B (anak
usia 5-6 tahun).
Go Smart Montessori learn-
ing area meliputi practical
life (melakukan keterampilan
dasar sehari-hari), sensorial
area (melatih alat indera),
mathematics (matematika),
language arts (bahasa) dan
cultural activities (lingkungan
dan kebudayaan). Adapun
program highlights pada Go
Smart adalah numeracy, pho-
nics, music & movement,
spell & read, writing & read-
ing, science, art & craft, Eng-
lish, Mandarin, character
building, indoor & outdoor
activity, field trip dan banyak
program lainnya yang akan
meningkatkan kreativitas dan
Go Smart Preschool & Kindergarten
Guiding Kids To Be Smart & Independent
kecerdasan anak.
Fasilitas dan sarana pendu-
kung berupa lokasi yang strat-
egis, tenaga kerja yang handal
dan berpengalaman, ruang
kelas yang nyaman (full AC),
perpustakaan, pojok musik
dan seni, kolam renang serta
taman bermain yang aman dan
menyenangkan.
Daftarkan anak Anda segera
karena Go Smart memberikan
diskon biaya pendaftaran bagi
yang mendaftar pada Maret-
April 2010. Go Smart berala-
mat di Jl. KH. Wahid Hasyim
No. 11 (persimpangan Gg.
Padi/Jl. Prof Dr Hamka), telp
(0561) 748853 dan Hp. 0812
560 63898.(biz)
DALAM menghadapi tan-
tangan zaman yang semakin
komplek tidak sedikit warga di
sekeliling kita yang nyaris tidak
sanggup mengikuti perkemban-
gan zaman tersebut, di mana
teknologi kian hari semakin
canggih ditambah lagi dengan
beranjak naiknya harga kebutu-
han pokok sehari-hari membuat
warga yang kurang mampu
semakin sulit untuk memenuhi
segala apa yang menjadi kebu-
tuhan hidup sehari-hari.
Dengan terhimpitnya ma-
salah perekonomian ada se-
bagian orangtua yang merasa
kurang mampu untuk menyeko-
lahkan anak-anaknya kejenjang
yang lebih tinggi, sebagian
orangtua berkeinginan anaknya
mempunyai keterampilan yang
bisa dimanfaatkan untuk masa
depan mereka.
Yayasan Bintasik bisa mem-
berikan solusi untuk para orang-
tua yang mempunyai keinginan
anaknya mempunyai keterampi-
lan, dengan demikian Yayasan
Bintasik memberikan sebuah
keterampilan di bidang otomotif
yang bisa dipakai untuk bekal
di masa depan dan bisa untuk
berwira usaha sendiri.
Dengan belajar otomotif
dari yang tidak mengetahui
masalah nama-nama kunci,
komponen-komponen mesin
jadi bisa mengetahuinya. Den-
gan masa pendidikan 2-6 bulan
tergantung jurusan yang diam-
bil, dengan belajar otomotif
di Yayasan Bintasik digaransi
sampai bisa.
Di Yayasan Bintasik cara
pembelajarannya yaitu teori
15 % dan praktek 85 %. Di
sini siswa dituntut untuk lebih
banyak praktik bongkar pasang
mesin duduk dan mesin jalan,
dan apabila dalam melakukan
praktik mesin jalan belum bisa
hidup mesinnya, siswa diang-
gap belum lulus dan siswa
harus mengulangi praktik lagi
sampai mesin itu bisa hidup
kembali dan baru bisa dinya-
takan lulus dan mendapatkan
sertifkat otomotif.
Tanpa kendaraan ibarat pa-
tah kaki begitu pepatah di
jaman tehnologi ini, siapapun
orangnya kepengin memiliki
kendaraan walaupun itu roda
dua dan lama kelamaan akan
berkembang kepengin punya
mobil atau kendaraan roda em-
pat, inilah manusia yang selalu
ingin berkembang.
Lembaga Studi Otomotif Bintasik
Kini Yayasan Bintasik mem-
buka pendaftaran baru kursus
mekanik mesin mobil dan
se peda motor dan ditambah
gratis belajar mengemudi serta
simnya (A), berlaku sampai
akhir Mei 2010. Pendaftaran
dibuka setiap hari gelombang
I tanggal 1-15 dan gelombang
II tanggal 16-30 setiap bulan.
Yayasan Bintasik juga menye-
diakan asrama + makan gratis
2 kali sehari bagi siswa yang
berasal dari luar kota.
Segera daftarkan diri Anda
di Yayasan Bintasik dengan
alamat Jl. Prof. M. Yamin
No 5 depan Masjid Al-Asyr-
af simpang Ampera, Kota
Baru Pontianak. Telp (0561)
767508 / 081522562229 /
081345708984.(biz)
Peserta didik sedang praktik motor
Plus Gratis Belajar Mengemudi+ Sim A
PAMOR ponsel merek lokal
buatan Tiongkok belum pudar.
Untuk mendukung penjualan,
mereka menggandeng operator
telekomunikasi tertentu. Seper-
ti SkyBee yang merilis dua tipe
yang bundling dengan IM3 dari
Indosat. Mereka menggarap
ponsel dengan fitur chatting
dan akses jejaring sosial.
“Ceruk pasar ponsel chat-
ting semacam ini masih sangat
besar, terutama di kalangan
pengguna ponsel pemula dari
segmen menengah ke bawah,’’
kata Ahmad Rusdilfahmi Head
Of Branch Surabaya di Royal
Plaza, Surabaya.
Dua ponsel besutan SkyBee
memiliki target pasar yang
berbeda. Seri SkyBee 80SS
diposisikan untuk pengguna
dari kalangan Business En-
tertainment Phone. Sementara
seri 83AT lebih ditujukan untuk
pengguna yang menyukai Chat
Entertainment Phone.
“Saat ini jaringan servis Sky-
Bee sudah hadir di 23 lokasi di
18 kota di seluruh Indonesia.
Di Jatim, jaringan servis ada
di Surabaya dan Malang,’’
kata Chief Commercial Offcer
Mobile Phones and Operator
Products Division SkyBee,
Sung Khiun.(aan/puj/tia)
Bundling
Pendukung
Sales
22 Pontianak Post Senin 29 Maret 2010
kubu raya 23
Pontianak Post
l
Senin 29 Maret 2010
Sambungan dari halaman 17
hari Senin, kita semua ber-
harap yang terbaik dan tidak
ada kendala teknis di lapan-
gan,” tambahnya.
Ia mengharapkan, keboc-
oran soal tidak benar-benar
terjadi. Sehingga anak bisa
yakin dengan jawaban mer-
eka sendiri, tanpa terpengaruh
dengan adanya sms-sms yang
masuk ke handphone mereka
berkenaan dengan jawaban
unas mereka.
Dinas Pendidikan Kota Pon-
tianak melansir ada 9.385 siswa
sekolah menengah pertama
dan siswa madrasah tsnawiyah
mengikuti ujian nasional hari
ini, Senin (29/3). Kepala Dinas
Pendidikan Kota Pontianak,
Mulyadi mengatakan ujian
dilaksanakan empat hari. Pen-
gawasan yang dilakukan sama
seperti unas SMA.
Dari total 9.385 peserta
ujian, 8.270 orang adalah siswa
SMP, 1.111 siswa MTs, dan
empat siswa sekolah menengah
pertama luar biasa. Ada empat
mata pelajaran yang diuji-
ankan, yakni Bahasa Indonesia,
Bahasa Inggeris, Matematika,
dan Ilmu Pengetahuan Alam.
”Pelaksanaan unas SMA
dan SMP tidak ada bedanya.
Hanya saja untuk unas SMP ini
distribusi soal dilakukan sehari
sebelumnya,” ujar Mulyadi,
Sabtu (27/3).
Mulyadi menjelaskan distri-
busi soal dari Dinas Pendidikan
Kalbar ke Dinas Pendidikan
Kota Pontianak dilaksanakan
Minggu (28/3), langsung di
percetakan. Kemudian, diknas
kota langsung menyerahkannya
ke subrayon.
Sebelum melaksanakan
ujian, Dinas Pendidikan Kota
Pontianak bersama pihak seko-
lah juga melaksanakan ber-
bagai persiapan. Mulai dari
bimbingan belajar setiap hari,
hingga melaksanakan tryout.
Tak hanya sisi materi pelajaran,
persiapan mental siswa juga
dilakukan.
”Kami juga mengadakan
zikir akbar pada Rabu lalu.
Zikir ini diikuti seluruh siswa
SMP dan MTs di Pontianak.
Bagi siswa nonmuslim, di-
laksanakan bimbingan rohani
di sekolahnya,” ungkap Mu-
lyadi.
Untuk menghindari kebo-
coran soal, Dinas pendidikan
melakukan pengamanan soal.
Soal yang disimpan dalam
lemari besi. Pukul 06.00, pelak-
sanaan unas baru didistribusi-
kan kepada sekolah penye-
lenggara. ”Kami melibatkan
kepolisian untuk pengamanan
soal. Ada juga penjagaan 24
jam di subrayon. Saat ujian
berlangsung juga ada tim pen-
gawas dari perguruan tinggi,”
katanya.
Sementara itu, Gubernur
Kalimantan Barat, Cornelis
merasa yakin bahwa di provinsi
ini tidak ada soal ujian nasional
yang bocor. Sebab, sejak awal
pihak pemprov bersama panitia
telah melakukan pengamanan
secara ketat.
“Kita sudah melaksanakan
semuanya sesuai prosedur,”
katanya ketika berdialog den-
gan Wakil Presiden Boediono
di pendopo, Jumat (26/3)
malam.
Pernyataan ini disampaikan
menyusul adanya isu tentang
kebocoran soal. Menurut Cor-
nelis, bisa saja fotocopy soal
yang dikatakan beredar sebe-
lum pelaksanaan ujian dikirim
melalui fax dari provinsi lain
sehingga seolah-olah soal itu
berasal dari Kalbar. Akibatnya,
citra Kalbar menjadi kurang
baik.
“Sekar ang or ang l agi
meributkan soal ujian bocor.
Sebenarnya di sini tidak ada
yang bocor, pengamanan sudah
kita lakukan secara maksimal,”
ujarnya. (rnl/uni/sgg)
Sambungan dari halaman 17
6 jam perjalanan.
”Jadi angka partisipasi kasar
dan angka partisipasi murni
persekolahan di Kalbar dipen-
garuhi kesadaran masyarakat
terhadap pentingnya pendidi-
kan dan ekonominya,” jelas
Akim.
Akim menjelaskan pada se-
mua jenjang tingkat sekolah di
Kalbar, angka partisipasi murnin-
ya masih dibawah APM nasional.
Untuk tingkat sekolah dasar dan
madrasah ibtidaiyah, APM-nya
sebesar 92,17 persen sedangkan
APK 117,92 persen. Pada ting-
kat SMP/MTs, APK sebesar
83 persen, dan tingkat SMA/
MA/SMK, APK sebesar 59,01
persen. ”Letak sekolah atau akses
ke pusat pendidikan dan mutu
layanannya juga memengaruhi
APK dan APM,” katanya.
Secara keseluruhan, jum-
lah siswa tahun pelajaran
2009/2010 tingkat sekolah
dasar sebanyak 631.271 orang,
SLTP sebanyak 185.401 orang,
dan SLTA sebanyak 80.548
orang. Angka buta aksara,
termasuk usia produktif masih
cukup tinggi, yakni 148.687
orang.
Khusus usia produktif angka
buta aksaranya masih 55.721
orang. Angka putus sekolah
tingkat SD/MI sebesar 1,10
persen, SMP/MTs sebesar 1,70
persen, dan SMA/MA/SMK
sebesar 3,52 persen.
Untuk mengatasinya Pe-
merintah Kalbar melakukan
berbagai upaya pembangunan.
Dimaksudkan untuk perluasan
akses dan pemeratan layanan
pendidikan.
Peningkatan mutu dan daya
saing lulusan, serta penguatan
tata kelola, pencitraan publik,
dan akuntabilitas persekola-
han. ”Upaya tersebut sesuai
dengan misi Kementerian Pen-
didikan Nasional 2010-2014,”
katanya. (uni)
Sambungan dari halaman 17
pengalaman-pengalaman yang
pernah terjadi sebelumnya.
“Akibat tidak cermat, tidak
teliti, pejabat diperkarakan oleh
masyarakat dan kalah. Itu memalu-
kan. Makanya, kerja harus sesuai
aturan,” ujarnya. Di era sekarang,
tambah Cornelis, panglima yang
berkuasa adalah hukum dan hak
asasi manusia. Karena itu, semua
gerak dan tingkah laku harus
berlandaskan pada hukum. Tidak
hanya untuk kalangan masyarakat
umum, tetapi juga bagi para pe-
jabat.
“Jadi saya minta para pejabat
pemerintah, tolong, landasan yu-
ridis formal yang berlaku itu selalu
diperhatikan. Jangan sembarangan
ambil keputusan,” katanya. Ketua
Mahkamah Agung, Harifin A
Tumpa juga menyampaikan hal
senada. Menurut dia, masyarakat
kadang-kadang tidak bisa men-
erima kebijakan atau keputusan
yang diambil oleh pemerintah dan
mengajukannya ke PTUN.
Persoalan-persoalan hukum ini
dapat dihindari apabila keputusan
dibuat berlandaskan hukum yang
kuat. Peluang untuk digugatnya
keputusan pejabat atau pemerintah
seringkali akibat kecerobohan atau
pengabaian aturan. (rnl)
Sambungan dari halaman 17
mengelu-elukan Yesus,” kata
Yusup saat memberikan hom-
ilinya sebelum pemberkatan
daun-daun palma.
Setelah itu, umat melaku-
kan perarakan yang dimulai
dari pastoran. Perarakan ini
juga diikuti drumband dari
Persekolahan Pasifkus. Mer-
eka menambah kemeriahan
peringatan peristiwa berseja-
rah yang terjadi ribuan tahun
lalu itu.
Drum band ini menjadi
pemandu dalam perarakan itu.
Di belakangnya, ada misdinar
dan sejumlah petugas dari
umat. Kemudian diikuti umat.
Ribuan umat terus melam-
baikan daun-daun palma,
layaknya umat Yerusalem
mengelukan Yesus.
“Setiap tahun, kalau misa
kedua, selalu ada perarakan. Ini
semakin mengingatkan kita pada
peristiwa ketika Yesus masuk
kota Yerusalem,” kata Salomon,
seorang umat yang datang ber-
sama anaknya.
Rute perarakan tidak begitu
jauh. Umat meninggalkan pas-
toran menuju persimpangan
Jalan Seram II, kemudian ber-
belok ke kanan menuju Jalan
Sutan Syahrir. Setiba di Sutan
Syahrir, umat berbelok ke
kanan lagi menuju Gereja Ke-
luarga Kudus. Begitu tiba di
halaman gereja, umat langsung
masuk. Sejak mulai perarakan
hingga memasuki gereja, kel-
ompok paduan suara terus me-
nyanyikan lagu-lagu gembira.
Dan, misa pun dimulai.
Dalam homilinya, Pastor
Yusup kembali mengingatkan
bahwa misa Minggu Palma ini
untuk mewartakan kabar gem-
bira. Misa ini sebagai awal umat
memasuk pekan suci. (*)
Sambungan dari halaman 17
Rp185 juta, dan Budha Rp130
juta.
Selain pemerintah pusat, ada
tiga BUMN yang juga mem-
berikan bantuan. PT Pertamina
memberikan beasiswa bagi
1.750 siswa senilai Ro1,16 mil-
iar. Perusahaan lainnya adalah
PT Pelindo, memberikan satu
unit genset kepada SMKN 3
senilai Rp250 juta dan bantuan
15 unit komputer senilai Rp92
juta. Bantuan berupa komputer
juga diberikan PT Angkasa Pura
II sebanyak 30 unit dengan total
nilai Rp150 juta.
Bantuan diserahkan lang-
sung dalam acara dialog Wakil
Presiden Boediono bersama
komunitas pendidikan di SMKN
3 Pontianak, Sabtu (27/3).
Boediono menjelaskan pemer-
intah daerah jangan meragukan
kepedulian pemerintah pusat
dalam bidang pendidikan. Di
Kalimantan Barat masih terdapat
berbagai kekurangan indikator
dasar pada bidang pendidikan
sehingga perlu lebih ditingkat-
kan. Namun, kondisi tersebut
tidak boleh membuat komunitas
pendidikan guru di Kalbar patah
semangat.
”Justru dijadikan pemacu da-
lam mengejar ketertinggalan.
Waktu saya ngobrol dengan
Mendiknas, Kalbar nomor em-
pat namun dari bawah. Harus
ada tekad agar lebih baik lagi,”
ungkap Boediono.
Menurut Boediono, jika ada
daerah yang tertinggal, semua
pihak harus saling membantu.
”Intinya adalah niat. Jika ada
niat, yang lain bisa mengikuti,”
katanya. (uni)
Sambungan dari halaman 17
berkenaan dengan hal terse-
but.
Tugas polisi lebih kepada
memastikan pelaksanaan ujian
agar dapat berlangsung lancar
dan aman. Tanpa kendala,
berkaitan dengan kenyamanan
peserta dari kemungkinan fak-
tor gangguan keamanan oleh
pihak yang tidak bertanggung
jawab.
Suhadi mengingatkan kepa-
da sejumlah pihak untuk tidak
mencoba membocorkan soal
Unas atau memberikan kunci
jawaban kepada peserta.
“Polisi tidak main-main.
Bila terbukti membocorkan
akan kami tindak. Sesuai prose-
dur hukum yang berlaku. Ini
sudah komitmen sejak awal.
Karena dalam proses unas
seluruh Polres terlibat. Tanpa
tekecuali,” kata Suhadi terkait
bila ada pemocoran soal pada
unas.
Dia menambahkan polisi
akan menghentikan pelaksa-
naan unas bila menemukan
kecurang secara massal. Mis-
alnya berupa pembocoran soal.
Karena, menurut Suhadi, bila
soal telah bocor berarti sama
hal bukan ujian namanya. “Tapi
itu baru bisa polisi lakukan
bila masalahnya benar-benar
serius,” katanya.
Menurut Suhadi, polisi tetap
selalu berkoordinasi dengan
instansi terkait yakni dinas
pendidikan dalam pengamanan
unas. “Termasuk apabila ada
ditemukan kecurangan,” ka-
tanya. Dia menambahkan,
masyarakat agar tidak segan
melapor ke pihak berwajib,
bila menemukan kecurangan
di pelaksanaan unas tingkat
SMP ini.
“Polisi akan menelusuri set-
iap laporan masyarakat terkait
tentang unas. Andai terbukti
maka pasti kami tindak. Bagi
pelaku pembocor soal atau
penyebar kunci jawaban akan
dijatuhi hukuman sesuai aturan
yang berlaku,” kata Suhadi.
(stm)
Sambungan dari halaman 17
yang tidak dibenarkan se-
cara hukum. Menurut Sunario,
apabila polisi menemukan judi
tentu akan ditindak. “Namanya
judi pasti akan kita proses den-
gan hukum,” katanya, Minggu
(28/3). Dalam bentuk apapun
modus operandinya. Termasuk
judi di dunia maya. Dengan
memanfaatkan kecanggihan
teknologi, pelaksanaannya.
“Polisi tetap berupaya men-
gungkapnya,” ujar Sunario.
Polisi, lanjut Sunario, memi-
liki langkah untuk mengantisi-
pasi perjudian online. Meski
tak menyebut secara detail,
namun dia mengungkapkan
bahwa razia akan dilakukan.
Ke tempat yang dicurigai men-
jadi lokasi judi taruhan bola.
Memaanfaatkan ajang piala
dunia. “Bila terbukti secara
hukum, akan ditindak, judi itu,”
kata dia.
Dia menambahkan judi on-
line tergolong cyber crime. Ada
aturan hukum yang mengatur
untuk itu. Sehingga pelakunya
bisa dikenakan sanksi hukum.
Dengan menjeratnya sesuai
pasal yang menuangi kasus
tersebut. Bila bertaruh, kata
Sunario, meski online sudah
tergolong bentuk pelanggaran
hukum, karena berjudi, serta
bertentangan dengan hukum
yang mengatur tentang cyber
crime.
Pelaku judi online bisa
dikenakan hukuman pidana.
“Ancaman hukumannya lima
tahun kurungan penjara,” kata
Sunario. Dia menegaskan itu,
berdasar atas ketentuan pasal
303 tentang cyber crime.
Kasat Reskrim juga meminta
masyarakat melapor ke pihak
kepolisian bila menemukan
atau mengetahui ada tindak
pidana judi, berupa taruhan
secara online. “Saat piala dunia
tengah berlangsung,” katanya.
(stm)
Sambungan dari halaman 17
”Jadi, dikawal ketat. Tidak
akan ada celah kebocoran dan
permainan,” ungkap Frans.
Subrayon sekolah ditunjuk
diantaranya SMPN-1 Sun-
gai Raya. Eks SMP terbakar
yang sudah hampir 2 tahun
tak selesai pengerjaannya ini
menumpang di sekolah dasar
terdekat. Sementara subrayon
lain diantaranya SMPN 1 Sun-
gai Kakap, SMPN1 Rasau Jaya,
SMPN1 Sungai Ambawang
dan SMPN lain di kecamatan
berbeda.
Dinas Pendidikan Kubu
Raya mengawal Unas SMP/
Mts ini juga melibatkan tim
pamantau independen. Kalau
sebelumnya TIP berasal dari
Untan, sekarang dari STKIP-
PGRI. Kemarin Disdik, para
kepsek SMP sudah diberikan
pengarahan oleh kepala daer-
ah. Intinya dalam pertemuan
tersebut menyamakan persepi
pengawasan.
”Pokoknya jangan ada kesan
TPI arogan. Kepsek juga jangan
apriori. Sebab, kita sama-sama
bertanggung jawab kepada
ujian nasional,” ujar dia.
Disdik meminta unas dia-
wasi dan dilaksanakan sesuai
jadwal. Pihaknya juga berharap
kejujuran ketika melakukan
pengawasan dijaga. Jangan
sampai karena memuluskan
perjalanan siswa, sekolah coba
berbuat curang. ”kalau ditemu-
kan, kita akan tindak tegas
sesuai aturan,” kata Frans
Kepada orangtua, disdik juga
minta jangan ditakuti tentang
unas. Kalau sudah belajar teratur
serahkan saja semuanya kepada
di atas. Apalagi unas SMP/Mts
tidak seketat seperti SLTA/SMK.
”Dua mata pelajaran nilainya
boleh 4,0. Nilai rata-rata juga
boleh 5,5. Anak tersebut sudah
dinyatakan lolos. Jadi kita minta
tak apriori mengejar nilai 9-10
lalu menghalalkan segala cara,”
ucap dia (den)
Sambungan dari halaman 24
memastikannya baru saya
percaya,” katanya. Anak dari
Maharaja Imam Sambas, Ba-
suni Imran ini berinisiatif men-
ghubungi temannya itu karena
Sabtu pukul 11.00 bunga bang-
kai mekar.
Kemekaran bunga itu tentu
saja membuat terkejut pria
kelahiran enam puluh satu
tahun ini. Menurut pengakuan-
nya, bunga yang menimbulkan
bau menyengat bila mekar itu,
disangka bunga bakung yang
tumbuh liar. Bila melihat dari
warna. “Sejak beberapa min-
ggu lalu tumbuhnya dan terus
meninggi,” kata menjelaskan.
“Lalu mengembang macam
jantung pisang,” tambahnya.
Nabila, anaknya, pernah
mengabarkan kepadanya bah-
wa bunga yang lagi mengem-
bang di pekarangannya adalah
bunga bangkai. Tapi, kabar
dari anak perempuannya yang
berusia empat belas tahun itu
tak dipercayai.
Kembali, Taqiuddin mengi-
sahkan bahwa Sabtu sore,
bunga bangkai depan rumah-
nya mekar. Kemekarannya
menularkan bau tak sedap ke
hidung. “Seperti bau terasi,”
ujar Taqiuddin.
“Waktu itu lalat banyak
hinggap. Baunya merayap
hingga ke dalam rumah. Bau-
nya makin menyengat karena
tiupan angin,” kata Taqiuddin
menceritakan ketika bunga
bangkai lagi mekar.
Dia menambahkan, kalan-
gan masyarakar sekitar kedia-
mannya banyak yang datang.
Untuk melihat bunga bangka.
Bunga langka di Pontianak.
Supaya aman, ia berinisiatif
memagari lokasi tempat bun-
ga tersebut tumbuh. Dengan
membuat pagar sederhana.
Berupa pancangan kayu. Dan
dia menimbuninya dengan ta-
nah. “Agar akarnya kuat,” kata
Taqiuddin.
Ahmad Mundzirin, salah
satu warga, mengatakan baru
pertama kali melihat bunga
bangkai. Ketika menemuinya di
pekarangan rumah Taqqiuddin
saat sedang asyik mengamati
bunga itu.
Nabila, anak Taqqiuddin,
menceritakan bahwa meski
ia yang mengabari ayahnya,
berkenaan bunga bangkai yang
tumbuh depan rumahnya, awal-
nya juga tidak mengetahui
secara persis. Namun bermula
saat menjemur pakaian, ada tet-
angga lewat, yang menegaskan
bahwa depan rumahnya ada
bunga bangkai. (*)
Sambungan dari halaman 24
Namun rekomendasi tidak
berfungsi karena dinas terkait
menahan burung peserta selama
enam jam. “Belum ada kasus
burung peserta lomba yang ter-
pelihara dan dijamin kesehatan-
nya, menyebarkan flu burung.
Penahanan ini hanya sebuah
ketakutan,”jelasnya.
Andi, salah satu peserta yang
kecewa karena burungnya ditahan
selama enam jam di bandara ber-
harap pemerintah dan panitia
saling kerja sama sehingga tidak
terjadi masalah seperti ini. “Panitia
dan pemerintah harus kompak,
agar peserta lomba bisa tenang dan
tidak dipersulit untuk mengikuti
kegiatan ini,” pintanya.
Kamaludin, Ketua Boy dan
Rusly ikut prihatin dengan adanya
penahanan burung peserta lomba.
“Burung yang dilombakan selalu
bersih. Seharusnya dinas terkait
bisa tahu, yang mana hewan yang
boleh dan tidak boleh masuk.
Makanananya saja empat sehat
lima sempurna, jadi tidak mungkin
nyebarin fu burung,” katanya.
Kepala Dinas Peternakan dan
Kesehatan Hewan Kalimantan
Barat, Abdul Manaf Mustafa
mengatakan pihaknya terpaksa
menolak ratusan ekor burung yang
akan menjadi peserta Lomba Bu-
rung Berkicau di Kalbar, Minggu
(28/3).
Soalnya, burung-burung yang
berasal dari luar Kalbar tersebut
tidak mengantongi surat keteran-
gan bebas fu burung dari instansi
terkait di daerah asal, serta tidak
melalui pemeriksaan Polymerase
Chain Reaction sebagaimana yang
disyaratkan dalam UU/18/2009.
“Waktu itu mereka daftarkan
435 ekor burung dan minta re-
komendasi dari kita. Kita sudah
berikan rekomendasi. Dalam
rekomendasi itu kita juga sudah
jelaskan kepada mereka bahwa
harus periksa laboratorium dulu,
harus ada surat keterangan bebas
fu burung dari dokter hewan dan
ada pemeriksaan PCR,” ujarnya,
kemarin.
Syarat-syarat itu merupakan
bagian dari analisis risiko mengin-
gat Kalbar sudah menjadi daerah
yang bebas fu burung. Dalam UU
18/2009 Pasal 46, jelas Manaf,
telah ditegaskan pula bahwa tiap
orang dilarang memasukkan he-
wan dari daerah tertular atau
diduga tertular ke daerah yang
bebas.
Pada pasal 89 ayat 2 disebutkan
bahwa pelanggar dapat dipidana
minimal 1 tahun, maksimal 5
tahun dan denda minimal Rp150
juta dan maksimal Rp1 miliar. Se-
mentara jika menimbulkan kema-
tian orang, pada ayat 3 disebutkan
bahwa pelanggar dapat dipidana
minimal 3 tahun, maksimal 9
tahun dan denda minimal Rp3
miliar, maksimal Rp9 miliar.
Sedangkan jika pelanggaran
ini diakibatkan oleh kesalahan
pejabat berwenang, denda dapat
ditambah lagi satu per tiga dari
denda yang diatur dalam pasal
89 ayat 2 dan 3. “Seolah-olah
kami yang menghambat, padahal
kami tidak menghambat. Undang-
undanglah yang menolak mereka
karena tidak mengikuti prosedur,”
katanya.
Apabila prosedur yang di-
syaratkan diikuti oleh peserta,
Manaf menjamin pihak karantina
hewan tidak punya alasan untuk
menolak. Burung-burung yang
dibawa pasti akan diperkenankan
untuk masuk ke Kalbar.
Manaf menambahkan, di da-
lam rekomendasi yang diterbitkan,
DPKH juga sudah menjelaskan
bahwa sesampai di Kalbar, burung
peserta kontes harus dibawah
pengawasan DPKH. Untuk itu,
DPKH sudah membentuk tim
khusus. (rnl/tin)
Sambungan dari halaman 24
biasa. Di puskesmas tersebut
bisa ditempatkan dokter spesialis,
dokter umum dan lain-lain seh-
ingga pelayanan yang diberikan
dapat lebih intensif.
Awalnya, kata Subuh, pem-
prov berharap kualitas pelayanan
kesehatan di perbatasan minimal
sama dengan yang ada di wilayah
perbatasan Malaysia. Namun,
menteri justru menginginkan agar
pelayanan di perbatasan Kalbar
lebih unggul daripada perbatasan
jiran.
“Menkes maunya maksimal,
bukan minimal,” ujar dia. Sebetul-
nya, fasilitas pelayanan kesehatan
di perbatasan Kalbar tidak kalah
dengan yang ada di negeri jiran,
khususnya dari segi sumber daya
manusia. Puskesmas di perbatasan
Kalbar ada yang telah memiliki
dokter sementara puskesmas di
wilayah perbatasan Malaysia
hanya setingkat diploma.
Namun, jelas Subuh, di
wilayah Kalbar, infrastruktur
pendukung seperti jalan masih
sangat minim sehingga akses
masyarakat ke pelayanan kes-
ehatan menjadi sulit. “Di situ
keunggulan mereka. Di sana
jalannya rata, sehingga akses
masyarakat serta cakupan pe-
layanan imunisasi dan lain-lain
menjadi lebih baik,” katanya.
Karena itu, untuk peningkatan
derajat kesehatan masyarakat, dia
menilai perlu adanya sinergisitas
lintas sektor misalnya dari sektor
pekerjaan umum. “PU hendaknya
tidak Cuma membangun jalan un-
tuk akses ke sentra perekonomian
tetapi juga ke sentra pelayanan
kesehatan,” harapnya.
Usai berkunjung ke Dekra-
nasda Kalbar, Menteri Kesehatan,
Endang Rahayu Sedianingsih juga
mengatakan bahwa pihaknya
memang akan meningkatkan
fasilitas pelayanan kesehatan di
perbatasan.
Dia pun sudah menginstruk-
sikan jajarannya supaya lebih
memperhatikan kawasan per-
batasan. Hanya saja, kata Endang,
perbaikan fasilitas kesehatan di
perbatasan belum dalam bentuk
pembangunan sebuah rumah sakit.
“Untuk rumah sakit mungkin
belum,” katanya. (rnl)
Sambungan dari halaman 24
perbaikan jalan, kepada
pihak Pemkot, namun per-
mohonan kami dikembalikan
karena menurut petugas terse-
but, bekas yang kami ajukan
belum lengkap,” ujar Effendy,
salah seorang warga Gang
Sapta Marga 3, saat ditemui
di sela pengerjaan jalan gang
tersebut.
Menurutnya, kerusakan
jalan sudah berlangsung lama,
membuat masyarakat harus
kesal bila melintas dijalan
tersebut, apalagi bila musim
hujan datang, jalan-jalan yang
rusak berlubang sehingga bisa
membahayakan masyarakat
yang melintas dengan meng-
gunakan sepeda motor, bisa
terjatuh karena lubang ditu-
tupi air.
Kerusakan jalan yang rusak
kurang lebih 540 m, melalui
rapat dan musyawarah kepada
warga, maka diambil keputusan
untuk berswadaya guna mem-
perbaiki dan meningkatkan
jalan, dengan urunan dari se-
tiap kepala keluarga, sehingga
terkumpul dana untuk membeli
material untuk memperbaiki
jalan yang rusak.
Ketua RT, Kasianus Kimin,
mengatakan dirinya telah beru-
paya mengajukan proposal per-
baikan jalan di gang tersebut,
namun masih belum mendapat
tanggapan dari Pemkot.
“Namun hal itu seharusnya
diaspresiasi Pemkot Pontianak
untuk lebih memperhatikan
masyarakat, guna perbaikan
jalan-jalan yang masih banyak
rusak, khususnya di Gang
Sapta Marga 3 ini, dan di kota
Pontianak pada umumnya,”
kata Kasianus.
Rudi Hartono, salah satu
warga mengatakan, penger-
jaan swadaya perbaikan jalan
ini berlangsung kurang lebih
dua bulan. Dilakukan dengan
gotong royong, menggunakan
material seperti semen, batu,
pasir, serta kawat beton oleh
masyarakat perumahan, se-
hingga sekarang jalan yang
berada di perumahan sekitar
220 m telah disemen.
“Kami berharap pemerintah
dapat memberikan bantuan
guna penyelesaian pengerjaan
jalan tersebut, karena selama
ini kami hanya mengerjakannya
dengan swadaya masyarakat,”
imbuhnya. (wah)
Sambungan dari halaman 17
bermunculan terkait pelantikan
pejabat eselon II/III kabinet Bupati
Kubu Raya. Hanya saja yang perlu
dicermati adalah jangan sampai
muncul kepentingan oknum di-
belakang.
Pasalnya, santer terdengar pros-
es pelantikan pejabat dimaksud
akan diwarnai aksi. ”Kebebasan
berpendapat sah-sah saja. Akan
tetapi perhatikan juga dampak ke
belakang. Ini yang kita tidak mau
nantinya terjadi,” ucap dia.
Politikus Demokrat Kubu Raya
ini menambahkan pelantikan
empat pejabat eselon II/II Kubu
Raya sudah sesuai prosedur. Se-
bab, Gubernur Kalbar juga mem-
berikan rekomendasi. Itu artinya
orang-orang dipilih sudah sesuai
syarat formal dan non formal.
Selain itu, juga dianggap mampu
menjalankan program Kepala
Daerah.
”Kadis/Kabad seperti itu yang
dibutuhkan. Apalagi, program
terdepan dan berkualitas menjadi
ciri khas Kubu Raya. Kita percaya
siapa-siapa yang ditunjuk Bupati
bisa amanah,” katanya.(den)
Abaikan Isu Soal Bocor
Ada Sekolah, Siswanya Lima Orang
Cermat Ambil Keputusan
Lambaian Palma Mengelukan Yesus Saat Masuk Yerusalem
Tertinggal, Dibantu Rp37 Miliar
Tindak Pembocor Soal Unas
Titik Rawan Judi Online Terdeteksi
Hak Prerogatif Bupati
SMPN 1 Sui Raya Unas Menumpang
Awalnya Dikira Bunga Bakung, Berbau Seperti...
Burung Kontes Ditahan 6 Jam
Menkes Janji Tahun Depan
Swadaya Perbaiki Jalan
kuyup kita dibuatnya. Bila tidak
segera berteduh. Blitz kamera
wartawan foto tetap berkilat.
Ingin mengabadikan bunga
bangkai yang mekar. Beberapa
warga masih mengamati bunga
resmi milik Bengkulu ini.
Bunga itu tumbuh depan
pekarangan rumah Haji Taquid-
din Hamdi. Dia menjelaskan
bunga itu tidak ditanam. Tetapi
tumbuh sendiri. Ia juga heran
kenapa bunga bangkai bisa
mekar depan rumahnya yang
bercat putih itu. Ayah enam
anak ini mengatakan, mengisi
masa pensiunnya, hobi berco-
cok tanam di halaman rumah.
Jenis tumbuhan yang ia tanam
adalah segala macam bunga.
Namun tidak untuk bunga
bangkai.
Awalnya tidak menyakini
bunga berwarna ungu itu ada-
lah bunga bangkai. “Setelah
teman saya pensiunan dinas
pertanian, Sugianto
KETUA Fraksi Demokrat Kubu Raya Bam-
bang Sridadi menilai sah-sah saja protes wakil
rakyat l ai n t erkai t
pelantikan kabinet Bu-
pati Kubu Raya beber-
apa waktu lalu. “Ke-
beratan boleh. Namun
harus mengedepankan
kondusivitas Kubu
Raya,” kata dia, ke-
marin.
Menurutnya, pelan-
tikan pejabat kabinet
Kubu Raya sudah
sesuai. Selain sudah
mengikuti rekomenda-
si Gubenur Kalbar, Cornelis juga merupakan hak
preogratif kepala daerah. ”Sebagai user. Bupati
jelas tahu siapa-siapa yang dilantiknya. Tentulah
bukan orang sembarangan. Selain berprestasi
juga piawai dalam bekerja,” ungkapnya.
Ia tak mempermasalahkan komentar ber-
Ke Halaman 23 kolom 5
Ke Halaman 23 kolom 5
Ke Halaman 23 kolom 5
Ke Halaman 23 kolom 5
Ke Halaman 23 kolom 5
metropolis
Pontianak Post 24 Senin 29 Maret 2010
KUBU RAYA
Hak Prerogatif Bupati
Bambang Sridadi
TERTIB LALU LINTAS
Burung
Kontes
Ditahan
6 Jam
MASYARAKAT Gang Sapta Marga 3, Ke-
camatan Pontianak Barat, Kelurahan Sungai
Beliung, berswadaya memperbaiki jalan, dengan
urunan membeli material guna meningkatkan
jalan di perumahan tersebut.
Hal ini dilakukan karena jalan di gang tersebut
dalam kondisi rusak parah, yang tidak mendapat
perhatian dari Pemkot. Pengerjaan peningkatan
jalan terpaksa dilakukan dengan dana swadaya
masyarakat.
“Kami pernah mengajukan permohonan
Swadaya Perbaiki Jalan
Tak Kantongi Surat Bebas AI
PONTIANAK – Sekitar 400 burung peserta lomba
Kicau Burung se-Indonesia dari berbagai provinsi
tertahan enam jam di Bandara Supadio pada Sabtu
(27/3). Pemerintah beralasan burung-burung itu
tidak mengantongi surat bebas flu burung alias avian
influenza.
Menurut Ketua Yayasan Boy dan Rusly Pontianak,
Djohansyah penahanan burung itu membuat peserta
loma kecewa. “Lomba kicau burung ini bisa men-
gangkat nama Kalbar. Pesertanya banyak dari luar
pulau. Adanya penahanan membuat peserta kecewa,”
kata Djohansyah, kemarin.
Ia menambahkan, harusnya ada 1.500 burung yang
ikut. Akibat tertahan enam jam jumlahnya menyusut
menjadi 1.000 ekor. Banyak yang tidak bisa ikut
lomba, padahal mereka sudah datang jauh-jauh dari
luar Kalbar. Menurut Djohansyah, gubernur sudah
memberikan rekomendasi terkait lomba tersebut.
MINGGU siang rintik hujan mengguyur Pon-
tianak. Halaman kediaman Haji Taqiuddin Hamdi
di Jalan Suwigno termasuk tempat yang tersiram
guyuran hujan. Meski tidak deras, tapi bisa basah
SUTAMI/PONTIANAKPOST
RAFFLESIA: Bunga Rafflesia Arnoldi yang tumbuh
di rumah Taqiuddin.
Ramai masyarakat berkunjung melihat bunga
langka. Bunga yang jarang tumbuh di Ponti­
anak. Meski bunga itu menimbulkan bau men­
yengat, tidak mengurangi minat masyarakat.
Bagaimana bunga ini bisa begitu menarik?
SUTAMI
Pontianak
WAHYU/PONTIANAKPOST
BERSAMA: Warga bersama-sama memban-
gun jalan lingkungan.
Puskesmas Internasional
di Perbatasan
PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan
Kalimantan Barat, HM Subuh mengungkapkan
pemerintah pusat berencana untuk membangun
puskesmas skala internasional di kawasan
perbatasan pada 2011. Hal ini disampaikan
Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedian-
ingsih ketika berkunjung ke Pontianak pekan
kemarin.
“Kita harapkan bisa dibangun di lima ka-
bupaten perbatasan, tepatnya di Aruk, Jagoi
Babang, Entikong, Jasa dan Nanga Badau,”
ujarnya, Sabtu (27/3).
Menurut Subuh, pihaknya sudah mengin-
formasikan rencana ini kepada masing-masing
kepala dinas di tingkat kabupaten. Karena itu,
kabupaten-kabupaten perbatasan diharapkan
dapat segera mempersiapkan diri.
Tiap dinas kesehatan diminta untuk membuat
rencana anggaran yang diperlukan. Jika ren-
cana tersebut sudah dibuat, Dinas Kesehatan
Provinsi Kalbar akan menyampaikannya ke
Kementerian Kesehatan. “Menkes juga minta
supaya bupati menyiapkan tanah di perbatasan.
Sebaiknya yang sudah bersertifikat agar tidak
menjadi permasalahan di kemudian hari dan
puskesmas internasional bisa langsung diban-
gun jika nanti dananya dikucurkan,” katanya.
Puskesmas skala internasional ini memiliki
keunggulan dibandingkan dengan puskesmas
Menkes Janji
Tahun Depan
BUDI MIANK/PONTIANAKPOST
DIBANGUN: Gereja Katolik Keluarga Kudus Kota Baru
sedang dalam proses pembangunan.
Taqiuddin Hamdi; Perkarangannya Mekar Bunga Raffesia Arnoldi
Awalnya Dikira Bunga Bakung, Berbau Seperti Terasi
metro KetAPANG
Pontianak Post 25
Cetakan Kedua Bakal Libatkan Wali Kota
“Bangau yang terbang saat
pelatuk senapan mengincar
jantung. Mencari bukit yang
aman dari peluru bumi.
Mencari jejak kaki kawan
yang telah lama hilang.
Menjadi tua dan bulu-bulu
bercerabutan. Kemudian
mencari tempat di mana
malaikat menginap.”
M. Kusdharmadi
Singkawang
Antologi Puisi Mimpi Sang Dare Diluncurkan
Senin 29 Maret 2010
pemilukada
Pro-KAlbAr
Gelar Debat Calon
PASANGAN calon bupati dan wakil Bupati
Ketapang akan memaparkan visi dan misinya, serta
program kerja ditambah
beradu argumen pada
debat kandidat yang
direncanakan 12 Mei
2010 mendatang. Debat
kandidat yang digelar
KPU Kabupaten Keta-
pang ini dilaksanakan
sekali dengan dibagai
menjadi tiga sesi.
“Untuk tahap pertama
para calon bupati mem-
paparkan program pem-
bangunan lima tahun ke
depan. Tahap keduan
para calon wakil bupati
mengenai sumber daya
manusia, pendidikan dan kesehatan. Sedangkan
tahap ketiga mengenai permasalahan aktual di
Kabupaten Ketapang,” ungkap Ketua Pokja Pen-
calonan KPU Kabupaten Ketapang, Alkap Pasti
belum lama ini.
KPU Ketapang juga akan menetapkan para penelis
layaknya debat capres dan cawapres. Dipredikasi
sesi ketiga dari debat calon akan berlangsung seru.
Pasalnya dalam sesi ketiga calon ataupun pasangan
calon akan menanggapi pertanyaan dari panelis
maupun jawaban yang diberikan oleh calon ataupun
pasangan calon lain. Dari argumentasi yang diberi-
kan itulah diketahui sejauhmana penguasaan calon
ataupun pasangan calon mengenai permasalahan
aktual di kabupaten Ketapang.
ITULAh, sepenggal puisi yang berjudul
Biograf Bangau, dalam buku Antologi Puisi
Mimpi Sang Dare, karya Ida Nursanti Basuni.
Rencananya, buku cetakan kedua karya Ida,
akan melibatkan Wali Kota Singkawang hasan
Karman.
Ida menggelar pertemuan dengan hasan
Karman, di ruang kerja Wali Kota Selasa
(23/3). Di ruangan itu, tertata sejumlah foto-
foto kegiatan pemerintahan. Ida pun menggelar
dialog bersama orang nomor satu di Pemkot
Singkawang itu.
Dengan lugas, pelan dan santai, Ida men-
gungkapkan motif dari kumpulan puisinya.
Maksudnya adalah, memberikan gambaran dan
aktivitas yang terjadi di Kota Singkawang. Itu
agar diketahui oleh warga kota ini. Sehingga
bisa menggugah untuk tujuan yang positif.
Banyak hal yang diutarakan Ida kepada
hasan Karman.
bidik
■ Ke Halaman 31 kolom 1
■ Ke Halaman 31 kolom 1
■ Ke Halaman 31 kolom 1
HENDY/PONTIANAKPOST
CALON IBUKOTA: Salah satu ruas jalan di
Jawai yang rencananya akan dijadikan ibukota
Kabupaten Sambas Utara (KSU).
■ Ke Halaman 31 kolom 1
pemuda
Seleksi Pertukaran
SOSIALISASI Undang-Undang nomor 10
tahun 2009 tentang kepemudaan dilakukan 27
Maret 2010. Kesempa-
tan itu juga sekaligus
dimanfaatkan Dinas
Kebudayaan Pariwisata
Pemuda dan Olahra-
ga untuk penyuluhan
narkoba.
Dialog bersama pe-
muda Ketapang itu, ter-
ungkap juga pada bulan
April 2010 akan dilaku-
kan seleksi pertukaran
pemuda.
Menurut Agus Enizar,
Kasi Pemuda di Disbud-
pora Ketapang bahwa
seleksi pertukaran pemuda yang akan dilakukan
diantaranya, pertukaran pemuda ASEAN-Jepang.
Selain itu, seleksi pertukaran pemuda Indonesia-
Australia., Kapal pemuda Nusantara.
Kekurangan 500 Penari
mTQ
BAGIAN penting kesuksesan MTQ XXIII
Tingkat Kalbar di Ngabang, Kabupaten Landak
adalah kesenian yang
bakal dihelat dalam pem-
bukaan MTQ 4 Mei
mendatang. Sayangnya,
masih ada kekurangan
dalam menggarap tarian
kolosal karena jumlah
penari yang dicari 1.800
orang, namun baru ada
1.300 orang.
”Sampai saat ini,
pelajar yang mengi-
kuti untuk tarian kolosal
pembukaan MTQ masih
berlatih setap sore, dan
latihan ini sudah sekian
bulan lamanya,” kata Ketua Bidang Kesenian dan
Kreasi Lukas Kanoh, melalui anggotanya Erni
Yovita Ludis, akhir pekan lalu di Ngabang.
Dikatakan Pengawas SMP/SMA Kabupaten
Landak ini, dalam melatih para penari, dijumpai
hambatan dilapangan seperti hujan pada sore hari,
lampu padam, bersamaan latihan itu ada anak-anak
menghadapi Ujian Nasional (Unas). Otomatis
pelajar kelas satu dan kelas dua, diliburkan.
Erni Yovitas Ludis
■ Ke Halaman 31 kolom 1
Morkes Minta
PNS Netral
BENGKAYANG-Masa kampanye
yang dijadwalkan Komisi Pemilihan
Umum Kabupaten Bengkayang bagi
enam pasangan calon Bupati dan Wakil
Bupati Bengkayang 2010, belum diman-
faatkan secara baik.
Pemasangan baliho-baliho dan stiker
yang menjadi favorit bagi pasangan calon
ketika musim pemilukada juga belum
merata. Misalnya di pantai utara yang meru-
pakan pemilih terbesar, yakni di Kecamatan
Sui Raya, Sui Raya Kepulauan dan Capkala
belum dimanfaatkan oleh pasangan calon.
Baliho-baliho yang dipasang hanya bisa
dihitung dengan jari dan ada yang belum
memasang sama sekali.
“Agak sepi memang. Bahkan, per-
temuan-pertemuan terbatas juga jarang
diadakan. Tak tahulah penyebabnya.
Apakah menunggu hari-hari terakhir masa
kampanye atau memang beginilah kondisi
yang sebenarnya,” kata salah satu warga
Sui Raya, kepada Pontianak Post, kemarin.
Ketua KPU Bengkayang, Edy A kepada
Pontianak Post mengatakan, jadwal yang
diberikan oleh KPU untuk pasangan calon
melakukan kampanye memang sedikit
lebih panjang dibandingkan 2005 lalu.
KETAPANG- Ketapang dihebohkan
dengan beredarnya SMS kunci jawaban
ujian nasional untuk tinglat SMP/MTSN.
Namun, sebaiknya hal ini jangan dipercaya
karena sangat diragukan kebenarannya.
Siswa diminta untuk mengabaikan kiriman
SMS gelap tersebut. Apalagi menjelang Unas
seperti sekarang.
‘’Peserta diharapkan tidak percaya akan
SMS kunci jawaban yang belum tentu
kebenarannya yang beredar via SMS. Para
peserta Unas untuk percaya pada kemam-
puan sendiri,’’ ujar Kepala Dinas Pendidikan
Ketapang Drs hM Mansyur M.Si. Dia me-
nambahkan seluruh persiapan Unas berjalan
sesuai aturan berlaku.
Mulai persiapan soal hingga pengawas
maupun tempat ujian. Ia berharap Unas
tingkat SMP se-derajat berjalan lancar seperti
Unas SMA sederajat.
Sebanyak 4.816 siswa SMP/MTSN se-
luruh Kabupaten Ketapang akan mengikuti
ujian nasional (Unas). Diharapkan seluruh
siswa-siswi serius menghadapi Unas kali
ini, bahkan semua pihak berharap Unas
berjalan lancar.
Sumbang
Kerusakan Jalan
SANGGAU – Beroperasinya mobil-mobil asing,
khususnya dari Malaysia dan Brunai di wilayah
Kalbar dan di Kabupaten Sanggau khususnya,
sudah berlangsung sejak lama dan perlu diatur
dengan sebuah perangkat aturan.
Aturan tersebut oleh banyak kalangan dipandang
penting sebagai upaya penertiban dan ada kejelasan
soal dampak keberadaan mobil asing bagi daerah
yang bersangkutan. Sebab, pemerintah daerah
tidak dapat menarik pajak dari mobil-mobil as-
ing tersebut. Sebab, secara tak langsung mereka
juga menyumbang percepatan kerusakan jalan.
Sesungguhnya, keberadaan mobil asing ini konon
diijinkan beroperasi di Kalbar selama 60 hari, dan
diharuskan kembali ke negaranya jika batas waktu
itu telah selesai.
Namun tidak ada yang bisa memastikan apakah
mobil-mobil asing itu benar-benar kembali ke
negaranya.
Agus Enizar
Kampanye Pilbup Masih Sepi
■ Ke Halaman 31 kolom 5
Aturan Operasional Mobil Asing
■ Ke Halaman 31 kolom 1
HENDY/PONTIANAKPOST
MUBAZIR: Kapal-kapal sitaan dibiarkan rusak di sebuah dermaga di Pemangkat. Padahal, ketimbang hancur kapal ini masih bisa dimanfaatkan khususnya buat
nelayan lokal.
Alkap pasti
ODY/PONTIANAKPOST
ANTOLOGI: Walikota Hasan Karman sedang melihat Puisi Mimpi Sang Dare, atologi
milik Ida Nursanti Basuni.
hEINZ (32) pemuda asal Austria berkeliling dunia mengu-
nakan sepeda sport. Ia meninggalkan Austria 15 Maret 2009
dan dia masuk ke Ngabang setahun kemudian. Tepat Kamis
(25/03), pukul 02.00 siang di depan Puskemas Ngabang.
hobi bersepeda mengantarkan heinz keliling dunia.
Selama 1 tahun lebih sudah melewati 28 negara. Seperti
Eropa, Amerika latin, Timur Tengah, Asia, termasuk di
Indonesia.
Mengapa heinz bisa ke Ngabang? Sebagai komunity
www.couchsurfng.com mengatarkan orang-orang dari
berbagai belahan dunia hadir di satu Negara. Tanpa ba-
yaran. Sebaliknya bila kita ingin berpetualangan di negara
eropa atau negara lain, kita juga akan disambut baik oleh
si tuan rumah.
Kunci
Jawaban
Beredar
Via SMS
Unas SMP, Puluhan
Pemantau Diturunkan
SINGKAWANG – Pengurus Nahdatul
Ulama Kota Singkawang menyatakan
kepatuhannya terhadap hasil Muktamar
NU ke 32 di Makasar pada 23 – 27 Maret.
Mendukung sepenuhnya Sahal Mahfudz
sebagai Rois Aam dan Said Akil terpilih
menjadi Ketua Umum Tanfdziyah.
“Kami mendukung semua hasil mukta-
mar. Pengurus NU Kota Singkawang ber-
sikap sami’na wato’na. Kami mendengar
dan kami mentaati,” ujar Sekretaris NU
Kota Singkawang, Edy Purwanto.
Edy bersama Ketua NU Kota Sing-
kawang, M Nadjib, serta beberapa
pengurus lainnya, sengaja datang ke
Makassar sebagai peserta muktamar.
Sebagai pengurus di Kota Singkawang,
mereka juga mendapatkan hak suara.
Namun dia enggan menyebutkan siapa
yang dipilih.
PNS bersikap
dan bertindak
netral. Tidak
berafalisiasi atau
memihak kepen-
tingan salah satu
peserta.
Morkes Effendi
Bersepeda, heinz
Jelajahi 28 Negara
I Wayan Sugiri
NU Singkawang Patuhi Hasil Muktamar
■ Ke Halaman 31 kolom 1
■ Ke Halaman 31 kolom 1
WAN/PONTIANAKPOST
KELILING: Heinz, pengeliling dunia asal Austria bersama Kris-
tianus Pama saat hendak meninggalkan Kota Ngabang.
Pontianak Post Senin 29 Maret 2010
26 SINGKAWANG
Polres Singkawang : 631150
Satlantas : 631024
Polsek Skw Barat : 631286
BPK Bhakti Suci : 631514
RS Abdul Azis : 631798
St. Vincetius : 631008
Harapan Bersama : 631791
BPKS Tua Pekong : 637473
Nomor Telepon Penting
unas
SINGKAWANG – Sejumlah Pembantu
Rumah Tangga (PRT) di Kota Singkawang
berkumpul di Aula Kantor Dinas Bina
Marga SDA dan ESDM, Sabtu (27/3).
Mereka diberikan bekal untuk peningkatan
keterampilan pramuwisma oleh Gabungan
Organisasi Wanita (GOW) Kota Sing-
kawang.
Ketua GOW Kota Singkawang, Dra Hj
Sulha MSi dalam kesempatan itu mengata-
kan keharmonisan menjadi suatu tolok ukur
kebahagiaan dalam suatu keluarga. Akan
tetapi pada suatu keadaan, keterbatasan
kemampuan individu membuat keluarga
memerlukan kehadiran pembantu rumah
tangga (PRT).
Kebutuhan PRT saat ini tak hanya
sekedar berada di rumah dan mengurusi
pekerjaan rumah semata. Lebih daripada
itu, kondisi saat ini sangat memerlukan
PRT yang bisa menyelesalaikan pekerjaan
dengan benar.
Melihat pentingnya peningkatan dan
pengembangan wawasan pramuwisma
atau dalam kata lain disebutkan sebagai
pembantu rumah tangga, GOW Kota Sing-
kawang melaksanakan program-program
yang diantara untuk meningkatkan keter-
ampilan pramuwisma.
Sulha mengatakan sangat dimungkinkan
adanya perbedaan kebiasaan dalam suatu
keluarga. Dalam suatu keluarga biasanya
terdapat aturan-aturan yang berlaku. Se-
orang pramuwisma harus bisa menyesuai-
BENGKAYANG – Lagi,
Bupat i Kabupat en Beng-
kayang Drs. Jacobus Luna
Msi, melakukan perombakan
terhadap kabinetnya, Jum’at
(26/3). Beberapa pejabat di-
angkat dalam jabatan struktural
eselon II, III dan IV. Pejabat
yang dilantik itu antara lain,
Rasani Djuni yang menjabat
Asisten II Perekonomian dan
Kesejahteraan Rakyat Rakyat
pada Sekretariat Daerah Kabu-
paten Bengkayang.
“Dalan rangka pengisian
jabatan berdasarkan perda
nomor 02 tahun 2010, se-
lama ini kita mempunyai dua
asisten. Dan dengan dilan-
tiknya, saudara Rasani Djuni
S. Sos sebagai asisten II, maka
tiga (jabatan) asisten di sek-
retariat daerah telah terisi,”
kata Bupati dalam sambutan-
nya. Kemudian, Agustinus Bili
Duka Nono, menjabat Kepala
Bagian Umum pada Asisten
III Administrasi dan Umum
Sekretariat Daerah Kabupaten
Bengkayang. Tulen, dilantik
menjadi camat Siding.
“Camat Siding yang sedi-
anya tanggal 19 April yang lalu
dilakukan, ditunda dan dilak-
sanakan sekarang. Sedangkan
yang lain merupakan mutasi
dan promosi biasa dalam or-
ganisasi,” kata Luna.
Selain itu, ada juga Darwis
sebagai Kabid Kelautan dan
Pesisir Pulau-pulau kecil pada
Dinas Kelautan dan Perikanan
Kabupaten Bengkayang. Her-
manus, diangkat menjadi Kabid
Pengendalian Statistiuk dan
Litbang Bappeda Kabupaten
Bengkayang. Yulius Didik
Bintoro jati sebagai Kasi Pe-
merintahan Kecamatan Suti
Semarang. Sol’im sebagai
Kasi Pengolahan, Pemasaran
dan Kelembagaan Perkebunan
pada Bidang Pengembangan
Usaha Dinas Kehutanan dan
Perkebunan (Dishutbun).
Kemudian, Mauludin, seba-
gai Kasi Bimbingan Usaha dan
Perlindungan Perkebunan pada
Bidang Pengembangan Usaha
Dishutbun. Ade Sutejo, sebagai
Kasi Pemerintahan Kecamatan
Lembah Bawah. Emil Cans,
sebagai Kasubbag Tata Usaha
Kantor Pelayanan Perizinan
Terpadu. Terakhir, Hamdan
Sumargo, sebagai Kepala Seksi
Kesejahteraan Sosial Kecama-
tan Suti Semarang.
Luna mengatakan, pelayanan
publik yang menjadi tugas or-
ganisasi diharapkan dapat lebih
optimal dengan pembagian
tugas pengerahan tanggung-
jawab melalui jabatan yang
dipercayakan kepada pejabat di
masing-masing SKPD. (ody)
Bupati Rombak SOPD
SINGKAWANG – Nelayan
semakin mudah mengisi bahan
bakar di Pelabuhan Ikan Kuala.
Tidak perlu lagi, pergi ke Stasiun
Pengisian Bahan Bakar Umum
dengan membawa jiriken. Tetapi,
cukup datang ke SPDN (Solar
Packed Dealer Nelayan) di TPI
Kuala Singkawang.
“Dengan adanya SPDN ini
bisa lebih mempermudah nelayan
untuk memeroleh bahan bakar
minyak. Tidak perlu lagi jauh-
jauh bawa jiriken antre di SPBU,
namun cukup di SPDN karena
lebih dekat,” kata Kepala Dinas
Kelautan dan Perikanan Kota
Singkawang Arief Fahmi belum
lama ini di Singkawang kepada
wartawan.
Ia menambahkan, sejauh ini
SPDN berjalan lancar dalam
melayani nelayan. Bahkan, kata
dia, untuk kapal nelayan yang
ingin membeli bahan bakar dalam
jumlah banyak, juga lebih mudah.
Karena, menurut Fahmi, sudah
ada dispenser yang bisa langsung
terhubung ke kapal nelayan.
SETELAH sukses mengamankan jalan-
nya pelaksanaan ujian nasional tingkat
SMA di Kabupaten Bengkayang, Polres
Bengkayang juga akan kembali menga-
mankan jalannya pelaksanaan ujian na-
sional tingkat SMP sederajat.
“Seperti pengamanan yang sudah kita
lakukan, ketika pelaksanaan ujian nasional
tingkat SMA sederajat, maka kita juga
kembali mengamankan jalannya pelak-
sanaan ujian nasional tingkat SMP sed-
erajat,” kata Kapolres Bengkayang, Ajun
Komisaris Besar Polisi Mosyan Nimicth
kepada Pontianak Post, belum lama ini di
Bengkayang.
Kata Mosyan, pola pengamanan juga
sama persis dengan ketika mengamankan
jalannya pelaksanaan ujian nasional
SMA.
Misalnya, kata dia, anggota yang ber-
pakaian dinas tidak akan merapat di seko-
lah, melainkan mereka yang menggunakan
pakaian sipil saja. “Secara psikologis
anak-anak bisa terganggu.
Untuk itu, anggota dalam pengamanan
tidak juga mencolok,” kata Mosyan.
Mosyan mengatakan, tidak hanya
mengamankan jalannya proses ujian na-
sional, pihaknya juga mengamankan dari
kebocoran.
“Para guru juga kita pantau, jadi bukan
hanya muridnya saja,” kata Mosyan. (zrf)
Tiga Asisten Terisi
kan kondisi itu.
“Untuk itu seorang pramu-
wisama, hendaknya bisa me-
nyesuaikan diri dengan keadaan
dimana mereka bekerja,” ujar
Sulha. Melalui kegiatan ini, Sulha
berharap kepada peserta yang
hadir untuk bisa mengikutinya
dan menerapkan pengetahuan
yang mereka terima. (ody/*)
Dispenser Bisa Langsung ke Kapal
“Ada dispenser yang langsung
bisa mengisi ke kapal nelayan.
Yang jelas, saat ini sudah lancar,”
katanya.
Di sisi lain Fahmi juga men-
gungkapkan, bahwa tahun 2010
ini, pihaknya juga akan mem-
berikan bantuan kepada para
nelayan.
“Tetap ada bantuan untuk
nelayan,” kata Fahmi.
Seperti diberitakan, Kepala
Bidang Laut dan Pesisir Dinas
Dinas Kelautan dan Perikanan
Kota Singkawang Edi Prawoko
SPDN sudah mendapat izin op-
erasi dari Pertamina.
“Izin operasi dari Pertamina
sudah terbit pada Bulan Novem-
ber dan sudah kita terima pada
Bulan Desember ini. Insya Al-
lah mengawali tahun 2010 akan
beroperasi,” ungkap Edi Prawoko
beberapa waktu lalu. (ody)
Tingkatkan Keterampilan, GOW Latih PRT
Kawal Bahan Ujian
ODY/PONTIANAKPOST
PELATIHAN: Sejumlah PRT Kota Singkawang berkumpul di Aula Kantor Dinas Bina Marga SDA dan ESDM, Sabtu
(27/3) mengikuti latihan oleh GOW.
ODY/PONTIANAKPOST
SPDN: Nelayan kecil dimudahkan mengisi bahan bakar di SPDN
kriminal
SINGKAWANG Pontianak Post Senin 29 Maret 2010 27
Polres Singkawang : 631150
Satlantas : 631024
Polsek Skw Barat : 631286
BPK Bhakti Suci : 631514
RS Abdul Azis : 631798
St. Vincetius : 631008
Harapan Bersama : 631791
BPKS Tua Pekong : 637473
Nomor Telepon Penting
ZULKARNAIN FAUIZIE
SINGKAWANG
Wawan alias Iwan, begitulah biasa
pria ini dipanggil. Dia adalah siswa
SMA negeri favorit di Kota Sing-
kawang. Sepekan sebelum ujian
nasional berlangsung, Wawan sering
melaksanakan shalat berjamaah di
SINGKAWANG - Salah satu
sumber penerimaan untuk mem-
biayai kegiatan rutin pemban-
gunan pusat dan daerah adalah
penerimaan pajak. Iuran wajib
kepada kas negara berdasar-
kan undang-undang, sehingga
dapat dipaksakan. Hasilnya
digunakan untuk membiayai
pengeluaran pemerintah.
Di Kota Singkawang, yang
berkontribusi besar terhadap
APBD adalah bagi hasil pajak
penghasilan antara pusat dan
daerah. Walikota Singkawang,
Hasan Karman mengatakan,
pada 2009, Pemkot singkawang
menyetor pajak penghasilan ke
kantor pelayanan pajak sebesar
Rp 11, 180 miliar.
“Terdiri dari, Pph Pemkot
Singkawang sebanyak 4.195
orang sebesar Rp 3, 466 miliar
dan pph melalui penerbitan
SP2D sebesar Rp 7, 714 miliar,”
terangnya.
Pajak penghasilan atau biasa
disebut Pph 21 dikenakan atas
penghasilan berupa gaji, upah,
TeMuAn tim evaluasi dana alokasi desa
(ADD) Sungai nyirih, Selakau, Sambas ta-
hun anggaran 2009 belum juga ditanggapi.
Baik dari aparat desa, badan perwakilan
desa, kecamatan, pemerintah kabupaten dan
aparat hukum. Warga resah, menganggap
hasil kerja tim tidak bernilai.
Salah satu anggota tim evaluasi, A Majid
Songke mengutarakan, masyarakat san-
gat mengharapkan tindakan pemerintah.
Temuan tim, kata dia, tidak mengada-ada.
Semuanya dilakukan dengan investigasi
yang mendalam. Sesuai keterangan dan
fakta di lapanga.
“Apa lagi yang ditunggu, mengapa tidak
ditanggapi. Ini fakta, kami tidak merekayasa
temuan. Contoh nyata, kuitansi dari kades
untuk belanja ADD semuanya tidak diakui
toko yang bersangkutan,” tegasnya.
Tim evaluasi atau pencari fakta dibentuk
dalam rapat desa pada 26 Januari 2010.
Perwakilan warga, BPD dan Kepala Desa
Sungai nyirih hadir kala itu. Hasilnya, dari
Rp 121,5 juta ADD yang dikucurkan senilai
Rp 20 juta lebih tidak dapat dipertanggung-
jawabkan. Bahkan ada yang fktif.
Menurut Songke, tidak ada maksud lain
dari temuan tim tersebut. Warga hanya ingin
kasus ini menjadi pelajaran bagi kepala desa
dan aparat desa lainnya. Pun dengan Kepala
Desa Sungai nyirih yang akan datang.
“Tidak ada maksud lain. Kami hanya in-
gin kejadian ini tidak terulang lagi di Sungai
nyirih. Harus ada efek jera,” katanya.
Dilanjutkannya, penyalahgunaan we-
wenang untuk menguntungkan diri sendiri
dan merugikan keuangan negara, termasuk
unsur korupsi. Hal itu, jelasnya, sesuai
dengan pasal 3 undang-undang nomor 31
tahun 1999. “ADD adalah uang negara.
Setiap penyimpangan terhadap uang negara
untuk keuntungan pribadi dapat dikatakan
korupsi. Mengapa korupsi dibiarkan,”
ujarnya geram.
Bahkan, Songke menyarankan, setiap
calon kepala desa nantinya diberikan pe-
nataran P-4. Atau, katanya lagi, harus ada
pelatihan sejenis untuk membentuk mental
dan penataan keuangan desa.
“Jangan sampai kejadian ini terulang.
Lebih baik kepala desa tidak sembarangan,
harus ada pelatihan,” sarannya.
Disamping itu dia menambahkan kalau
apa yang diduga telah dilakukan ini akan
memberikan dampak yang tidak baik
demi pembangunan daerah ke depannya.
Harusnya sebelum pemilihan, setidaknya
beberapa calon kepala desa melakukan
semacam kontrak janji terhadap masyarakat
yang dipimpinnya.
‘’Kalau ada masalah langsung disorot
masyarakat,’’ katanya. (hen)
ADD Sei Nyirih
Dianggap Korupsi
INGIN
BERLANGGANAN
PONTIANAK POST ?
HUBUNGI :
(0561) 735070
(0561) 735071
Gaji PNS
Rp1 Miliar
Setor Pajak
honorarium, tunjangan dan
pembayaran lain dengan nama
dan dalam bentuk apapun sehu-
bungan dengan pekerjaan atau
jabatan, jasa.
“Itu tertuang dalam 21 un-
dang-undang nomor 7 tahun
1983 tentang pajak penghasilan
yang telah diubah terakhir den-
gan undang-undang nomor 36
tahun 2008,” katanya.
Tahun lalu, ujar Hasan Kar-
man, pemerintah telah melaku-
kan perubahan yang strategis di
bidang desentralisasi fskal.
Kebijakan yang cukup funda-
mental dalam penataan kembali
hubungan keuangan antara pusat
dan daerah. Yakni, memberi ke-
wenangan yang lebih besar ke-
pada daerah dalam perpajakan
dan retribusi, sejalan dengan se-
makin besarnya tanggung jawab
daerah dalam penyelenggaraan
pemerintahan dan pelayanan
kepada masyarakat.
“undang-undang 28 tahun
2009 yang baru ini mulai ber-
laku pada tanggal 1 januari
2010.
Tujuan lainnya, memberikan
kepastian bagi dunia usaha
mengenai jenis - jenis pungutan
daerah dan sekaligus mem-
perkuat dasar hukum pemung-
utan pajak,” katanya.
Hasan Karman meminta
masyarakat segera membayar
pajak. Karena pemerintah telah
melakukan berbagai upaya me-
mudahkan layanan.
Dengan sistem self assess-
ment yang memeberikan ke-
percayaan kepada wajib pa-
jak untuk mendaftarkan diri,
menghitung hutang pajak send-
iri dan melaporkan perhitungan
pajaknya ke kantor pelayanan
pajak.
“Semuanya dipermudah.
Apalagi ada sistem jemput bola,
dengan pojok pajak, mobil pajak
serta drop box,” tuturnya. (hen)
Hari Ini Ujian Nasional Tinglat SMP
Salat Malam, Berdoa dan Belajar Dilaksanakan
UJIAN nasional. Ternyata
membikin siswa baik itu SMA
maupun SMP merasa perlu
ekstra belajar agar bisa din-
yatakan lolos. Selain merasa
malu tak lulus, siswa tak
ingin kesempatan untuk ting-
gal dan mengulang kembali
ujian. Berbagai cara mereka
lakukan, agar kelulusan bisa
diraih.
sebuah masjid di dekat rumahnya.
Sikapnya berbeda sebelumnya. “Dia
biasanya shalat di rumah, tapi sebelum
ujian dia sering shalat berjamaah di
masjid,” kata orang tua Wawan, ke-
pada Pontianak Post.
usai pulang dari masjid menun-
aikan ibadah shalat magrib berja-
maah, Wawan pulang ke rumah dan
azan isya memanggil dia pun lantas
bergegas. Diantara shalat magrib dan
isya, Wawan sering mengambil buku
pelajaran yang akan diujikan pada
keesokan harinya. Setelah shalat isya
berjamaah, Wawan kembali ke rumah
dan buku pelajaran pun disantapnya.
“nyaris lupa makan. Tapi, kita
ingatkan, jangan sampai sakit, karena
makan terlambat,” kata orang tuanya.
usai makan malam, Wawan kembali
memegang buku pelajaran ilmu pasti.
Dia tak mau menyia-siakan kesempa-
tan emasnya untuk belajar.
“Pukul sepuluh malam baru dia
tidur,” katanya. Sebelum tidur, Wawan
berpesan kepada orang tuanya, agar
membangunkannya pada dini hari atau
sekitar pukul setengah tiga malam.
Wawan terbangun. Dia mengambil air
wudhu melaksanakan shalat malam,
tahajjud.
“Dulunya juga pernah. Tapi, ja-
rang. Kalau mau ujian dia rutin,” kata
ibunya lagi. usai berdoa kepada sang
illahi, Wawan kembali meneruskan
belajar dan mengulang yang telah
dibaca ketika malam hari.
Satu jam kemudian, dia kembali
tidur. Kadangkala dia melaksanakan
shalat subuh berjamaah di masjid atau
di rumah.
Setelah itu, dia kembali belajar.
“Anak saya lebih religius menjelang
ujian nasional,” kata ibunya.
Ibu Wawan sangat berharap, dengan
lebih mendekatkan diri kepada sang
illahi dan tekun belajar, akan mem-
berikan dampak positif.
“Siapa yang belajar dengan sung-
guh-sungguh, yakin akan memperoleh
keberhasilan,” kata ibunya optimis
Wawan akan menuai kesuksesan
dengan memperoleh kelulusan.
Begitu juga dialami oleh Rah-
mi, panggil saja begitu. ABG yang
menuntut ilmu di SMP negeri ini juga
tekun belajar dan berdoa seperti apa
yang dikerjakan Wawan.
Tapi, Rahmi hanya shalat di ru-
mah bersama keluarga. “Kita sangat
berharap bisa lulus,” katanya. Rahmi
berkeinginan akan masuk sekolah
favorit. “Dua sekolah pilihannya,
SMA 1 atau SMA 3. Keduanya diang-
gap favorit,” kata ibu Rahmi, kepada
Pontianak Post. (*)
SINGKAWANG – Anggaran Pendapatan
Belanja Daerah (APBD) Kota Singkawang
masih berada di tangan pemerintah pusat.
Belum ada keputusan setuju atau tidak. Pe-
merintah Kota Singkawang berharap, April
ini sudah dapat digunakan.
Pemkot Singkawang sendiri telah men-
etapkan APBD sebagai perda. Pun dengan
pemerintah provinsi, anggaran tersebut dis-
etujui. Saat ini masih menunggu persetujuan
pemerintah pusat. “Kita memperkirakan
sekaligus berharap apa yang tertuang dalam
APBD 2010 dapat digunakan bulan April
nanti,” ungkap Walikota Singkawang, Hasan
Karman.
Pemkot Singkawang, kata dia, terus
melakukan komunikasi dan konsultasi den-
gan pusat. Dilanjutkan Hasan Karman, setiap
item dalam APBD sangat diperlukan pemkot
untuk belanja daerah. Daerah tidak akan dapat
membangun selama APBD belum dicairkan.
“Sampai saat ini kita masih menunggu. Se-
moga saja tidak ada masalah dan disetujui
pusat,” ujarnya.
Walau sudah disetujui antara eksekutif dan
legislatif termasuk pemprov, jelas Hasan Kar-
man, APBD juga harus mendapat persetujuan
pusat. “APBD yang kita sampaikan tergantung
pusat. Ada kemungkinan diterima atau be-
berapa item ditinjau lagi,” katanya.
Salah satu anggaran yang sangat diperlukan
saat ini, tambahnya, pembangunan sarana air
bersih oleh PDAM Kota Singkawang. Karena
mata anggaran tersebut menyangkut hajat
hidup orang banyak. “Karena dana pemban-
gunan PDAM dananya bersumber dari APBD.
Kalau belum mendapat persetujuan, kon-
sekuensinya sarana air bersih PDAM belum
dapat kita bangun,” pungkasnya. (hen)
Walikota Tunggu
Jawaban Pusat
HENDI/PONTIANAKPOST
DIABAIKAN: Sebuah poster Cap Go Meh masih dibiarkan tergantung
di Gedung Wanita (eks bioskop) Singkawang. Padahal, CGM sudah
sebulan lalu.
terigas
tilik
Pontianak Post Senin 29 Maret 2010 SAMBAS
28
Serahkan Pelayanan Pembuatan KTP di Kecamatan

SAMBAS – Anggota DPRD
Sambas Faisal M Bakrie mengatakan
kecepatan pelayanan administrasi
pemerintahan menjadi tolak ukur
keberhasilan pembangunan. Ia mene-
gaskan dalam pembuatan kartu tanda
penduduk supaya bisa diserahkan ke
kecamatan.
“Pembuatan KTP dan akta kelahi-
ran dipusatkan di ibukota kabupaten
memang tidak dipungut biaya. Tetapi,
bagi masyarakat kurang mampu ong-
kos transportasi ke Sambas lebih be-
sar hanya untuk mendapatkan kartu
pengenal identitas itu,” ungkapnya
belum lama ini.
Ia menyebutkan sehingga menjadi
persoalan dalam tertib administrasi pe-
merintahan. Dikatakannya, karena
masyarakat tidak mau membuat KTP
sebab biaya ke ibukota mahal.
“Pemkab Sambas sebenarnya bisa
membangun pelayanan pembuatan
KTP di kecamatan dengan sistem kom-
puterisasi. Hampir setiap kecamatan
berada pada jalur telekomunikasi yang
mudah online internetan,” katanya.
Politikus Partai Persatuan Pemban-
gunan ini mengemukakan pemerin-
tah daerah hanya mempersiapkan
perangkat dan seorang personil serta
program online. Menurutnya, tahap
pertama mungkin sistem rayonisasi.
“Kecamatan induk sebelum pe-
mekaran dijadikan pusat pelayanan
untuk beberapa kecamatan di seki-
tarnya. Seperti Kecamatan Pemang-
kat melayani pembuatan KTP bagi
Semparuk, Salatiga, Selakau dan
Selakau Timur,” jelas Faisal.
Suryadi Aspan, anggota DPRD
Sambas menegaskan KTP, kartu ke-
luarga dan akta kelahiran merupakan
hak setiap warga negara. Menurut-
nya, bukan hanya pemberian secara
gratis oleh pemerintah daerah tetapi
pelayanan kepada masyarakat harus
diperhatikan.“Setiap pembuatan su-
paya diproses secara benar dalam arti
kata tidak ada manipulasi identitas.
Sehingga tidak kasus hukum yang
menyangkut administrasi kepen-
dudukan tersebut,” ungkapnya.
Anggota legislatif lainnya, Anwari
menyebutkan untuk melindungi hak-
hak masyarakat diperlukan regulasi.
Dikatakannya, dengan adanya pera-
turan daerah diharapkan pelayanan-
nya tertib dan tidak diskriminatif.
“Kami mengharakan dengan terbit-
nya perda nanti, setiap warga Kabupaten
Sambas tercatat kelahiran hingga men-
inggal dunia. Sehingga data kependudu-
kan yang dimiliki daerah benar-benar
valid dan bisa dipertanggungjawabkan,”
tuturnya.
Ia mengatakan pembuatan perda ini
dalam menindaklanjuti Undang-undang
No. 23 tahun 2006 tentang administrasi
kependudukan. (riq)
SAMBAS – Aktivis mahasiswa
merasa geli ketika mengetahui
Pemerintah Kabupaten Sambas
tidak mengetahui berapa jumlah
kekayaannya. Azman, dari Per-
himpunan Mahasiswa Kabupaten
Sambas kemarin mengatakan hal
ini membawa dampak besar terh-
adap pembangunan daerah.
“Hampir sepuluh tahun pemin-
dahan ibukota, sama sekali tertib
administrasi pemerintahan tidak
dilaksanakan. Apa itu tidak lucu.
Masyarakat berhak tahu berapa
jumlah aset yang dimiliki daerah,”
katanya dengan nada miris.
Aktivis Himpunan Mahasiswa
Islam ini mengatakan wajar saja
pengalihan aset dari Kabupaten
Sambas induk kepada Beng-
kayang tidak pernah tuntas. Be-
lum lagi, katanya, persoalan
sertifikasi lahan yang dimiliki
daerah.
“Pemkab Sambas hanya bisa
memotivasi masyarakatnya un-
tuk tertib administrasi. Ternyata
dalam tubuh pemerintahan sendiri
sistem administrasinya bobrok,”
tegasnya.Azman mencontohkan
banyak persoalan hukum muncul
dikarenakan pemerintah daerah
tidak tertib melakukan inventari-
sasi aset. Menurutnya, kalau pun
perlu pembiayaan dalam penila-
ian kekayaan daerah seharusnya
dianggarkan dalam APBD.
“Dampak persoalan ini sangat
luas. Berapa banyak gugatan per-
data dari masyarakat kepada daerah
akibat pembiaran administrasi yang
kurang sempurna,” tutur Azman.
Anggota Komisi A DPRD Sambas
Muazah Aladawiyah mendukung
pemerintah daerah melakukan pe-
nilaian aset. Menurutnya, sehingga
diketahui apa saja aset yang dimiliki
dengan nilainya.
“Karena selama ini, legislatif
hanya mengetahui pembiayaan
belanja modal. Namun, hasil dari
pelaksanaan kegiatan tidak dike-
tahui secara utuh,” ujarnya.
Politikus Partai Golkar ini
mengatakan beberapa pun biaya
penilaian aset harus dianggarkan.
Menurutnya, karena hal ini juga
menyangkut laporan keuangan
pemerintah daerah oleh BPK RI.
“Akibat tidak tertib admin-
istrasi, wajar saja sistem lapo-
ran keuangan selalu disclaimer.
Harapan kami, eksekutif segera
membenahi persoalan ini,” harap
Muazah.Kasubbag Penyimpanan
dan Distribusi Bagian Perlengka-
pan Sambas Syafrudin mengata-
kan untuk menilai aset pemerintah
daerah harus bekerja sama dengan
tim independen. “Adapun yang
bisa menilai aset daerah yakni tim
apresial. Tim ini mempunyai ser-
tifkasi sehingga nilai kekayaaan
pemerintah daerah dapat diketahui
berapa jumlahnya,” katanya.
Ia menyebutkan sebagai con-
toh luasan tanah yang dimiliki
Pemkab Sambas mencapai 6,14
juta meter persegi. Dikatakannya,
belanja ini mulai tahun 2001-2009
dengan total pembiayaan sebesar
Rp15,01 miliar. (riq)
SAMBAS – Pembangunan kawasan
pesisir utara Kalimantan Barat perlu
diperhatikan secara khusus. “Selama ini,
Kecamatan Paloh kurang diperhatikan
sehingga menjadi wilayah yang kurang
memberikan kontribusi bagi pendapatan
daerah,” kata Sehan, anggota DPRD
Sambas kemarin.
Ia mengatakan wacana pemben-
tukan kabupaten baru muncul salah
satu faktornya karena pembangunan
kurang diperhatikan. Legislator Partai
Golkar ini mengemukakan persoalan
mendasar yakni infrastruktur jalan dan
abrasi pantai.
“Keberadaan jalan dalam meningkat-
kan pertumbuhan ekonomi diharapkan
dibenahi. Karena Paloh juga merupakan
pintu depan perbatasan Indonesia,” un-
gkapnya.
Sehan mengucapkan terima kasih
kepada pemerintah pusat yang telah
mengubah status jalan provinsi menjadi
jalan negara. Harapannya, jangan sam-
pai hanya status saja tinggi sedangkan
pembenahan tidak dilakukan.
“Harapan masyarakat daerah mereka
terbangun setiap tahun walau hanya
sedikit. Tetapi, mereka bisa menikmati
hasil pembangunan secara langsung,”
katanya.
Anggota DPRD Kalimantan Barat
Tony Kurniadi mengatakan salah satu
program pembangunan menengah
provinsi yakni membangun kawasan
pesisir, perbatasan dan pulau terluar.
Menurutnya, sinkronisasi program
pembangunan kabupaten dan provinsi
supaya terus dikoordinasikan.
“Bila memang kebutuhan pembi-
ayaan memerlukan campur tangan
pusat, pemprov dan pemkab supaya
bersama-sama memaparkannya. Seh-
ingga kekuatan memperjuangkan suatu
program terintegritas,” tuturnya.
Legislator Partai Amanat Nasional
ini mengungkapkan ego sektoral
antarlembaga dan pemerintah kabu-
paten dan provinsi. Sebutnya, hal ini
dalam upaya percepatan pembangunan
wilayah.
“Salah satu dalam membangun
keterpaduan dapat dilakukan pada
saat musrenbang. Karena musrenbang
tingkat daerah berakhir di provinsi,
sehingga keterpaduan sangat diharap-
kan,” ungkap Tony. (riq)
Lucu, Pemda
Tidak Tahu
Kekayaannya
Perhatikan Pembangunan Kawasan Pesisir

PRoGRAM wajib belajar sembilan tahun
menjadi target utama pembangunan daerah.
Ketua LSM Pioneer Andi Wahyudi mengharapkan
persentase kelulusan siswa sekolah menengah
pertama pada tahun 2010 jangan
sampai turun.
“Jumlah peserta ujian na-
sional untuk siswa SMP paling
besar setiap tahunnya. Karena
tingkat kelulusan pada ting-
katan ini sangat berpengaruh
terhadap indeks pembangunan
manusia,” katanya kemarin.
Ia mengemukakan tahun
2009, persentase kelulusan
hanya 50 persen. Menurutnya, kalau kondisi sama
terjadi tentu saja membawa dampak sistemik bagi
pemerintahan.“Bayangkan saja siswa yang akan
ikut ujian mencapai 5.373 peserta. Kalau seten-
gahnya tidak lulus berarti ada 2.686 siswa yang
harus mengikuti ujian ulang atau ikut Paket B,”
ungkap Andi. Dampak sistemik besarnya angka
tidak lulus, katanya, pembiayaan pendidikan gratis
pasti besar. Dikatakannya, karena siswa yang tidak
lulus harus mengulang lagi di kelas IX.
“Persoalan ini baru dilihat dari dua sisi yakni
segi pembiayaan pendidikan dan IPM. Belum lagi
bila ditinjau dari jumlah mereka yang memutuskan
tidak sekolah,” katanya.
Andi mengungkapkan siswa yang putus sekolah
tanpa memiliki ijazah SMP hanya menjadi pen-
gangguran produktif. Sebutnya, karena pola pikir
dan mental angkatan kerja ini kurang dari berbagai
aspek berdampak menjadi korban traffcking bagi
yang perempuan. (riq)
Kelulusan Jangan Turun
Andi Wahyudi
Toriq/ponTiAnAkposT
JEMBATAN KAYU: keberadaan jembatan kayu (geratak, red), di pinggiran sungai ini, bisa menjadi objek
wisata air di kabupaten sambas. Di daerah lain, geratak sudah banyak tergantikan beton.
HIRUK pikuk pertandingan sepak bola yang
dikemas dalam Jawai Cup 2010, kemarin,
berakhir. Berjubel warga memadati lapangan
sepak bola tempat berlangsungnya acara yang
menampilkan pertandingan fnal antara Bor-
neo dan Hemster. Hingga pluit panjang wasit
ditiup, kesebelasan Borneo berhasil menahan
Hemster dengan skor 2-0.
Pengcab PSSI Kabupaten Sambas hadir
langsung menutup kompetisi spektakuler di
Jawai yang berlangsung beberapa pekan terse-
but. Sejumlah tropi, piagam, uang tunai serta
hadiah pendamping sound system disiapkan
kepada masing-masing tiga pemenang; juara I
Borneo (Rp 20 juta) , juara II Hemster (Rp 15
juta), dan juara II Acdi Jawai (10 juta).
Darso, selaku penggiat sepak bola di Jawai
dan sekaligus promoter Jawai Cup 2010,
menyambut baik suksesnya perhelatan sepak
bola tersebut. “Alhamdulillah selama kegiatan,
pertandingan berjalan lancer dan tertib,” ung-
kapnya bangga. (r)
Jawai Cup Berakhir
Ketapang
Pontianak Post Senin 29 Maret 2010
29
Ismet Siswadi
Jamhuri Amir
BAKAL CALON BUPATI DAN CALON WAKIL BUPATI
Yasyir Ansyari

Martin Rantan Suhermansyah AR. Mecer Henrikus Boyman Harun
(50,75%) (29,63%) (13,36%) (6,26%)
TERSEDIA JUGA KAPLING
DI KOMPLEK PERUMAHAN
KETAPANG-Kekurangan pasokan daya listrik untuk men-
goperasikan sumber air di Riam Merasap sudah seharusnya
diantisipasi sejak awal perencanaan baik oleh pemerintah daerah,
pelaksana dan konsultan. Pendapat tersebut dikemukakan Rustam
Halim,SH, ketua Lembaga Kajian Kebijakan Publik (LKKP)
Kalbar kepada wartawan, belum lama ini.
Menurut Rustam, sejatinya sebuah proyek, apalagi menelan
biaya besar seperti Riam Merasap sudah seharsunya difkirkan
mengenai penyediaan listrik.”Kebutuhan listrik tetap men-
jadi modal utama untuk menggerakkan sebuah investasi di
segala bidang,termasuk penyediaan air bersih bagi masyarakat
Ketapang,”katanya.
Ia meminta pemerintah daerah dan DPRD serius dalam me-
nyikapi persoalan kekurangan daya listrik pada proyek yang sudah
lama dikerjakan tersebut.”Bila proyek tersebut tidak beroperasi
gara-gara penyediaan daya listrik tidak mencukupi, maka proyek
tersebut sama saja tidak ada,”katanya.
Menurutnya, masyarakat sekarang menginginkan proyek yang
bermanfaat, walaupun nilainya tidak besar.”Apa artinya proyek
besar tapi manfaatnya tidak dirasakan oleh masyaraka,”katanya.
Ditanya target dari pemerintah daerah melalui Bappeda,proyek
tersebut sudah berfungsi tahun 2011, menurut Rustam, dirinya
belum yakin. ”Secara umum kini Kalbar masih mengalami krisis
listrik, termasuk di Ketapang. Penyediaan kebutuhan listrik untuk
penduduk saja belum tercukupi,”katanya. (har)
Pemkab-DPRD
Diminta Seriusi
Riam Merasap
KETAPANG— Walaupun baru beroperasi 1
tahun 4 bulan, ternyata Kantor Pelayanan Pajak
(KPP) Pratama Ketapang telah memperoleh
prestasi yang cukup membanggakan. Dimana,
mendapat penghargaan sebagai Kantor Pelayanan
dengan pencapaian Kinerja Penerimaan pajak ter-
baik II Nasional tahun 2009. Selain itu, kontribusi
pajak terhadap APBD Ketapang juga mengalami
peningkatan.
Tahun 2009 kontribusi pajak pusat (PBB,
BPHTB, dan PPh WP OP/Karyawan) memberi-
kan sumbangan sebesar Rp 42, 37 milyar kepada
APBD Ketapang. “ Peningkatan ini sebesar 10.1
persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp
38,47 milyar,” kata Henny Suatei Suardi SE,
M.B.T, Kepala KPP Pratama Ketapang dalam
Pekan Panutan Penyampaian SPT PPh belum
lama ini.
Ia mengharapkan dengan adanya pekan panutan
penyampaian SPT PPh yang pertama dilakukan
di Ketapang, diharapkan dapat menjadi teladan ke-
pada masyarakat dalam memasukkan SPT Tahu-
nan dapat meningkat. Dengan demikian diharap-
kan kepatuhan wajib pajak dalam penyampaian
SPT Tahunan yang meningkat berimbas kepada
peningkatan jumlah pembayaran pajaknya.
Pada waktu itu, Henny mengungkapkan KPP
pratama Ketapang mulai resmi beroperasi sejak
tanggal 1 Desember 2008. Sebelumnya hanya
kantor perwakilan yaitu KP2KP. Diharapkan
segala hal berkaitan dengan pelayanan kewajiban
perpajakan dapat lebih mudah dilakukan karena
menjadi lebih dekat, tidak perlu ke Pontianak.
Wilayah kerja KPP Pratama meliputi Kabupaten
Ketapang, dan Kabupaten Kayong Utara.
Jenis-jenis pelayanan perpajakan yang menjadi
wewenang KPP Pratama Ketapang, khususya
menangani pajak pusat yang meliputi PPh, PPN,
PPnBM, PBB, dan BPHTB, dan bea Materai.
Meskipun KPP Pratama Ketapang merupakan
unsur instansi vertikap (pegawai pusat) . “Tetapi
dalam melaksanakan melaksanakan kegiatannya
juga memerlukan dukungan dan kerjasama den-
gan seluruh jajaranpemerintah daerah Kabupaten
Ketapang,” ujarnya. (ndi)
Kontribusi
Pajak Pusat
Meningkat
MENJELANG Pekan Olahraga
Propinsi (porprop) pada Juli 2010,
nampaknya Pemkab Ketapang ingin
terus meningkatkan pretsasi atlet ber-
bagai cabang olahraga. Karena itu,
Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda
dan OlahragaKabupaten Ketapang tak
henti melakukan terobosan pembinaan.
Selain itu, mereka juga melakukan
pelatihan bagi wasit. Belum lama ini
dilakukan pelatihan wasit sepakbola,
maka tanggal 31 Maret-1 April 2010
diagendakan pelatihan wasit bolavoly.
“Besok (hari ini,red) merupakan hari
terakhir bagi peserta untuk mengemba-
likan formulir pendaftaran, setelah itu
baru diketahui berapa jumlah peserta
yang ikut pelatihan wasit,” kata PNS di
Bidang Pemuda dan Olahraga, Disbud-
pora Ketapang.
Adanya pelatihan wasit bagi cabang
olahraga, khusus bola voly ini, tentu saja
mendapat dukungan KONI Ketapang.
Ketua Umum KOKAB/KONI Keta-
pang, H Abdulbad HA Rani S.Pd, S.AP
belum lama ini menegaskan pelatihan
wasit sangat penting dalam peningkatan
prestasi atlet.
Ditambahkan Dahlan AR, Humas
KOKAB/KONI Ketapang bahwa
dengan pelatihan wasit diharapkan
dapat meningkatkan mutu wasit olah-
raga khususnya bola voli yang ada di
Ketapang. Selain itu, mengingat sebagai
akibat kemajuan ilmu pengetahuan dan
teknologi, maka turut memengaruhi
aturan yang dipakai sebagai dasar
bertanding khususnya dalam cabang
cabang olahraga Bola Voly. (ndi)
Tingkatkan Kemampuan Wasit Voli
AndI/pontIAnAkpoSt
JALAN TENGGELAM: Beginilah kondisi jalan tanjungpura. Sepanjang tiga kilometer harus dilalui dengan
menaiki sampan. kedalaman air yang mencapai 1-3 meter disebabkan air Sungai pawan meluap.
Pontianak Post Senin 29 Maret 2010
30 KAYONG UTARA
potret
ragam
SUKADANA—Kayong
Utara tak hanya dikenal dengan
sumberdaya alamnya yang me-
limpah. Akan tetapi kabupaten
baru ini merupakan salah satu
wilayah situs sejarah penting.
Terbukti dengan adanya pen-
emuan situs purbakala hasil
budaya dimasa lalu. Pengakuan
tersebut diungkapkan mantan
anggota DPRD Kayong Utara.
Hasilah berharap agar situs-
situs sejarah di kabupaten ini
dapat dilestarikan.
Selain situs sejarah yang
terdapat di Sukadana, Simpang
Hilir, dan Teluk Batang, ke-
beradaan Pulau Maya Karimata
dalam catatan panjang sejarah
juga sangat banyak.
Sebuah Arca Muda, yang
ditemukan seorang pendulang
emas di Pulau Maya pada me-
dio 2009 lalu, menurut Hasila,
perlu ditindaklanjuti. “Ke-
beradaan Arca di kawasan
Totek Pulau Maya, Kecamatan
PM Karimata itu membuktikan
peradaban masa lalu cukup
besar di daerah ini. Itu juga
menjadi salah satu potensi
wisata sejarah,” ungkap Hasilah
yang juga dilansir secara resmi
melayuonline.com.
“Situs itu harus dilestarikan,
karena itulah kita sangat ber-
harap, sarana transportasi men-
jadi skala prioritas, karena tu-
juan sarana transportasi adalah
untuk membantu masyarakat,”
tambah Hasilah warga asal
Pulau Maya Karimata.
Selain arca muda yang erat
kaitannya dengan kebudayaan
Hindu atau Budha pada masa
lalu di Pulau Maya Karimata
tersebut, kawasan yang strategi
ini juga menjadi jalur perdagan-
gan internasional pada masa
lalu. Diketahui, di perairan
Pulau Maya Karimata, mudah
ditemukan barang keramik
berupa mangkuk, piring, dan
sendok. Barang tersebut dida-
pat di dalam laut, dan yang
pernah ditemukan diselimuti
karang. Selain itu, tak sedikit
situs eks penjajahan kolonial
juga ada di daerah ini, salah sa-
tunya mercusuar yang dibangun
1800-an di Pulau Serutu, Pulau
Karimata. (har)
Situs Sejarah
Kayong Utara
Perlu Dijaga
SUKADANA-Anggota Dewan
Perwakilan Daerah (DPD) DI daer-
ah pemilihan (Dapil) Kalbar, Erma
Suryani Ranik SH, menyarankan
agar status jalan dari Teluk Melano
menuju ke arah Perawas di wilayah
Kabupaten Kayong Utara dapat
ditingkatkan statusnya dari jalan
kabupaten menjadi jalan provinsi.
Hal ini disampaikan Erma ketika
jumpa pers di Bandara Rahadi Us-
man Ketapang, belum lama ini.
Saran peningkatan status jalan,
kata Erma, karena ada rencana
kalau status jalan tersebut hendak
diupayakan ditingkatkan menjadi
status jalan nasional.
Alasannya, guna menunjang
aktivitas Pelabuhan Nasional Teluk
Batang yang rencananya akan segera
dioperasikan April mendatang.
“Kalau ditingkatkan jadi jalan
nasional, rasanya mustahil na-
mun kalau ditingkatkan jadi jalan
provinsi kemungkinan bisa,” ujar
Erma yang belum lama kembali
dari Kecamatan Sungai Laur dalam
rangka menyerap aspirasi.
Sebelumnya, Bupati Kayong
Utara Hildi Hamid mengungkap-
kan, beroperasinya Pelabuhan Na-
sional Teluk Batang diharapkan bisa
menarik investor asing.
Oleh karena itu, fasilitas penun-
jang infrastruktur jalan darat yang
menembus Jalan Trans Kalimantan
menuju Pelabuhan Nasional Teluk
Batang dan jalan dari Teluk Melano,
Kecamatan Simpang Hilir menuju
ke arah Perawas yang menjadi
wilayah lintas Kalimantan akan
membuka hubungan darat.
Misalnya, antara Kabupaten Me-
lawi ke Kabupaten Sekadau hingga
fnish di Pelabuhan Nasional Teluk
Batang. Termasuk pula akses jalan
yang menghubungkan Tanjung
Satai ke Kecamatan Seponti diya-
kini mampu memberikan dampak
terhadap pergerakan ekonomi
masyarakat.(har)
KERJA keras Panitia khusus (Pansus)
DPRD Kayong Utara yang menyusun draf
Raperda sejak 8 Februari 2010 hampir tun-
tas. Pasalnya, pada 29 Maret 2010 ini akan
dilakukan pertemuan eksekutif dan legislatif
membahas 19 draf Raperda
sebelum ditetapkan menjadi
Perda. Menurut Sukran S.Ag,
rencana penetapan 19 draf
Raperda yang dibahas Pansus
men jadi Perda (peraturan
daerah) akan dilakukan tanggal
31 mei 2010.
“Dari tiga pansus tersebut,
ada tiga perda dari 21 Raperda
yang belum tuntas dibahas,
ketiga Raperda itu adalah Raperda berdasarkan
inisiatif DPRD,” kata Syukran S.Ag, legislator
PKS KKU.
Ketiga draf Rancangan Peraturan Daerah
(Raperda) tersebut, misalnya menyangkut
pajak walet maupun tentang zakat. Alasannya,
selain waktu yang terbatas, juga disebabkan
terbatasnya anggaran. Sebab, sampai saat ini
APBD 2010 Kayong Utara masih dalam tahap
evaluasi di Depdagri.
Sedangkan untuk draf Raperda sebelum
ditetapkan menjadi Perda, harus dilakukan
pengkajian oleh tim akademik. Untuk mem-
fasilitasi pengkajian akademik tersebut, masih
terkendala dengan alokasi anggaran.
“Jadi hanya 19 Raperda yang sudah siap,
seperti mengenai desa dasn lain-lain, jika tak
ada halangan tanggal 31 Maret 2010 akan
disyahkan menjadi Perda (peraturan daerah),”
kata Sukran S.Ag.
Dengan tuntasnya Raperda dan akan menjadi
Perda KKU tersebut sebagai bentuk konsekw-
ensi daerah otonomi baru, Kabupaten Kayong
Utara. Karena itulah para anggota DPRD KKU
dituntut kerja keras untuk memberikan berbagai
payung hukum terhadap kebijakan yang akan
dilakukan di daerah.
Sejumlah rapat dengan instansi terkait juga
sudah dilakukan, agar Perda yang dihasilkan
benar-benar dapat diterapkan dalam percepatan
pembangunan di KKU. intinya, Raperda yang
dibahas, dalam upaya memberikan payung
hukum membangun KKU. (ndi)
SATGAS Porprov Kayong Utara yang
dibentuk dengan Surat Keputusan (SK) Bupati
Nomor 29 Tahun 2010, akan berusaha semak-
simal mungkina dalam prorprov 2010. Ketua
Satgas Porprov, Drs Hendri Siswanto ,dalam
rapat koordinasi di pendopo Bupati (25/3)
menegaskan akan mentargetkan KKU masuk
dalam 10 besar.
KKU tak hanya sebagai penggembira dalam
Porprop. Karena itulah setiap cabang yang dii-
kuti dapat proaktif dalam melakukan seleksi
serta memberikan sokongan penuh. Sudah ada
15 cabang olahraga yang melakukan registrasi
kepada KONI serta sudah mengajukan ang-
garannya. (ndi)
KETAPANG - Kepala dinas
kebudayaan pariwisata pemuda dan
olaraga Ketapang, Yudo Sudarto
SPMSi, mengatakan kabupaten
Ketapang merupakan salah satu
daerah tujuan wisata di kalbar.
Apalagi dalam program visit
kalbar 2010 Ketapang wajib men-
suskseskan tahun kunjungan wisata
ke kalbar. Sehingga mensukseskan
Ketapang tujuan wisata perlu par-
tisipasi aktif seluruh komponen
masyarakat.
“Untuk mensukseskan Keta-
pang tujuan wisata seluruh elemen
masyarakat harus terlibat aktif,”
ungkap
Yudo Sudarto belum lama ini.
Salah satu upaya mensukseska
Visit Kalbar Years 2010, kata Yudo,
berbagai hal terlah dilakukan, sep-
erti sosialisasi melalui pagelaran
seni budaya.
Menurutnya melalui pagelaran
seni budaya ini dapat memperkenal-
kan warna dan keunikan dari budaya
ketapang.
“Masyarakat sebagai pelaku
wisata juga perlu tahu tentang sa-
dar wisata mulai dari kebersihan ,
keamanan, keramahan, kesejukan,
keindahan, ketertiban, dan kenan-
gan sebagai salah satu daya tarik
para turis datang ke daerah kita,”
ungkapnya.
Oleh karena, lanjut dia, sosialisasi
mengenai visit ketapang kepada
masyarakat perlu terus dilakukan.
Ia juga berharap masyarakat ber-
partisipasi aktif dan menjadi pelaku
utama kegiatan pariwisata.
“Mulai dari penyedia jasa wisata,
akomodasi, hotel restoran, trevel,
event organiser (E0), jasa tranpor-
tasi, pramuwisata dan penerima jasa
wisata lainnya,” tambahnya.
Menurutnya salah satu contoh
sosialisasi yang telah dilakukan
adalah pagelaran seni yang digelar
yang bertempat di lapangan sepakat,
Ketapang, beberapa waktu lalu.
Pagelaran seni budaya cukup
mendapat perhatian masyarakat.
Kehadiran sanggar betuas dan
dua selendang yang mengisi acara
tersebut juga mendapat perhatian
penonton.
Ditambah lagi dengan kehadiran
artis ibukota, Eva KDI yang mampu
menyedot pengunjung. (har)
Sarankan Melano Jadi Jalan Provinsi
Sukseskan Wisata, Seluruh Komponen Harus Aktif
19 Raperda Disetujui
Masuk Sepuluh Besar
Sukran
SITUS SEJARAH:
Gambar diatas menun-
jukkan penemuan situs
sejarah di Pulau Maya
Karimata. Perlu upaya
pelestarian benda ber-
sejarah seperti ini.
ISt foto
Pontianak Post Senin 29 Maret 2010 aneka
31
Sambungan dari halaman 32
“Kalau perusahaan sektor
perkebunan sampai melanggar-
nya, maka kita akan melakukan
peringatan 1 dan 2. Dan bila
sampai tidak digubris, kita akan
berikan sanksi dan berhadapan
dengan hukum,” tegasnya.
Tetapi dalam hal ini sangat
kecil sekali kemungkinan akan
terjadi, lataran semua peru-
sahaan sudah memahami dan
memiliki aturan. Namun itu tadi,
kalau masih ada yang coba-coba
maka konsekuensinya seperti
itu. Vinsensius juga mengung-
kapkan, kalaupun ada isu yang
mengatakan salah satu peru-
sahaan yang berada di daerah
Mandor ada yang melakukan
pengusuran lahan yang memiliki
kemiringan 30 derajat, rasanya
kecil sekali kemungkinannya.
Namun, hal ini harus dapat
dibuktikan terlebih dahulu den-
gan fakta yang jelas.
“Kita membutuhkan bukti
artinya jangan hanya isu saja,
tapi bagaimana realisasinya
harus kita lihat di lapangan dulu,
karena perusahaan juga sudah
tahu bagaimana akibatnya ka-
lau lahan dengan kemiringan
30 derajat digusur. Sebab,
larangan ini memang sudah di
tetapkan dalam undang-undang
maupun peraturan tentang
perkebunan,” tuturnya.(wan)
Sambungan dari halaman 32
Api yang diketahui pemilik
rumah mulai melahap bagian
demi bagian serta isi rumahnya
berawal dari kamar anaknya
Lelek (28), sekitar pukul 20.00
WIB.
Kristin (50) istri Acong menu-
turkan sebelum rumahnya terba-
kar, Lelek anak lelaki mereka me-
nyalakan rokok di dalam kama-
rya. Setelah menyalakan rokok
Lelek lantas meletakan korek api
gasnya di atas meja, entah me-
ledak atau bocor, tak berapa lama
berada di ruang depan melihat
kobaran api di kamar Lelek. “Dia
nyantai-nyantai di depan habis
menghidupkan rokok, tau-tau api
sudah besar di kamarnya,” tuka
Kristin yang berprofesi sebagai
guru SD Peniti.
Dalam waktu singkat rumah
berdinding kayu tersebut mulai
di rambat api hingga ke bagian
atap dan bagian depan. Bahkan
rumah Kamer tetangga korban
yang bersebelahan nyaris ikut
terbakar, jika tidak cepat dia-
mankan warga dengan meng-
bongkar seng dan menyirami
dengan air yang di sedot dengan
dua mesin robin milik warga
sebelum UPK Yayasan dan
UPK Pemda meluncur ke tem-
pat kejadian.
Usaha warga dengan tenaga
manual dan sedotan mesin robin
ini, ternyata tidak mampu untuk
mengalahkan jilatan lidah api
yang semakin membesar . Be-
berapa warga terlihat berusaha
mengelurakan barang-barang
sebisanya, spertihalnya mobil
peck-up milik korban yang
terparkir di depan rumah dorong
warga ketempat yang aman.
Selang setengah jam sebelum
api benar-benar dapat dipadam-
kan, dua unit pemadam keba-
karan milik swasta dan Pemda
serta satu mesi portebel datang
ke TKP untuk pembersihan
sisa-sisa bara api serta memas-
tikan api benar-benar padam.
Kerugian yang di alami korban
di perkiralan mencapai puluhan
juta rupiah, bahkan uang kes
milik Acong dan Kristin yang
mereka simpan juga ikut ludes
dilahap api, seta satu karung
uang logam yang dikumpulkan
anaknya sekian lama juga tert-
impa bangunan yang roboh dan
belum di temukan. (ani)
Sambungan dari halaman 32
Selain itu, Thadeus juga meng-
ingatkan agar penggunaan dana
bantuan pembangunan rumah
betang tersebut, digunakan se-
bagaimana mestinya dan harus
dipertanggungjawabkan. Baik
dipertanggungjawabkan kepada
sumber pemberi dana bantuan
pembangunan tersebut, maupun
kepada masyarakat di Kabupaten
Sanggau. “Rumah betang ada-
lah alat pemersatu yang dapat
digunakan sebagai pusat pelak-
sanaan kegiatan kebudayaan dan
adat istiadat masyarakat Dayak
khususnya,” imbuhnya.
Untuk itu, lanjut Thadeus,
dengan berdirinya rumah betang
tersebut akan menjadi keban-
gaan dan ikon bagi masyarakat
di Kabupaten Sanggau. Di rumah
betang pula dapat dilakukan ber-
bagai kegiatan berkaitan dengan
pengembangan seni, budaya dan
menggali berbagai kearifan lokal
yang masih belum terekspos.
“Apalagi Kabupaten Sanggau
adalah salah satu daerah yang
memiliki banyak macam ragam
seni dan budaya, termasuk etnis
Dayak yang menyebar hingga ke
seluruh kecamatan yang ada di
Bumi Daranante ini,” tandasnya.
(nto)
Harus Ditaati Perusahaan
Rumah Acong Terbakar
Selesaikan Rumah Betang
Sambungan dari halaman 25
“Format sederhananya seperti
debat pilpres. Tahap pertama
para pasangan calon diberikan
waktu untuk memaparkan men-
genai visi dan misi. Pada tahapan
ketiga panelis mengajukan
pertanyaan dan kandidat dapat
menunjuk tangan untuk men-
jawab dan menanggapi jawaban
kandidat lagi,” terangnya.
Sementara itu mengani pan-
elis, pihak KPU Kabupaten
Ketapang, lanjut Alkap, bakal
meminta dari akademisi. Akade-
misi yang bakal menjadi panelis
pun tidak sembarang akademisi.
Harus akademisi yang mempu-
nyai integritas, prefesional, dan
independen. Rencanan KPU
Kabupaten bakal menghubungi
akademisi yang bersangkutan,
Senin (29/3).
“Rencananya bakal ada dua
penelis yang kita hadirkan
dalam debat nantinya,bahkan
para panelis ini bukan asal dari
Ketapang,” katanya.
Sementara itu, salah satu
tokoh masyarakat Ketapang,
Ujang Daud Hy, debat ini sangat
baik. Bahkan ia meminta KPU
Ketapang membuat format debat
calon ini layaknya masyarakat
menonton sepak bola, dapat
disaksikan publik secara luas.
“Jangan hanya tim sukses saja
diundang akan tetapi masyarakat
juga diundang atau bila perlu
masyarakat diberi kesempatan
bertanya,” ungkapnya.
Tentu saja, kata dia, de-
bat calon ini bukan maksud
menjatuhkan atau menguji
kepintaran pasangan calon,
namun ia melihat sebuah ajang
sejauhmana sensivitas pasangan
calon terhadap kondisi politik,
ekonomi, pendidikan, kesehatan
atau seluruh aspek kehidupan
masyarakat.(har)
Gelar Debat Calon
Sambungan dari halaman 32
“Kalau tak salah rumah orang-
tuanya di Desa Semulung Ke-
camatan Embaloh Hulu,” jelas
salah seorang ibu-ibu yang eng-
gan menyebutkan namanya.
Bahkan menurut wanita be-
rambut pendek tersebut, korban
pernah menikah dengan seorang
perempuan. Bahkan diketahui
kalau korban punya anak istri.
“Tapi tak tahulah sekarang
anak istrinya kemana. Yang jelas
Asen dulu pernah menikah dan
punya anak,” kata ibu tersebut.
Sama dengan keterangan
Rambo, menurut warga sekitar,
Asen belakangan memang tidak
parkir. Hal ini membuat curiga
orang yang berjualan di sekitar
lokasi Asen tinggal. “Tadi kami
juga sempat meliat ke bawah
kolong bersama kawan-kawan
yang lain,” kata salah satu peda-
gang yang berjualan di sekitar
lokasi.
Dikonfrmasi terpisah Kasat
Reskrim Polres Kapuas Hulu
AKP Syarifudin menegaskan,
kalau Asen meninggal secara
wajar. “Mungkin karena sakit
atau sebagainya, yang jelas sesuai
dengan hasil visum sementara
tidak ada tanda-tanda kekerasan
pada tubuh korban,” jelasnya.
Bahkan menurut keterangan
dokter, Asen telah meninggal
lebih dari satu hari. Kini mayat
Asen sudah diserahkan kepada
pihak kelurga,” kata Syarifudin.
(wank)
Sambungan dari halaman 32
Tedi juga menuding pemda
sudah bertindak tidak adil dan
pilih kasih, karena membiar-
kan penambangan pasir merah
beroperasi dikawasan tersebut.
“Sepertinya, ijin hanya diberikan
kepada orang yang punya duit dan
punya kedekatan dengan pejabat
setempat,” tandasnya.
Ia juga mengungkapkan, bahwa
beberapa waktu lalu pernah salah
seorang warga Kamla melakukan
penambangan pasir merah, na-
mun sebelum pasir diangkat ke
daratan dan baru dipindahkan ke
atas ponton, sudah datang aparat
kepolisian yang melarang aktivitas
penambangan. “Sehingga pasir
yang sudah di atas ponton kembali
dibuang lagi ke sungai. Anehnya,
sekarang kok bisa ditambang oleh
pihak lain?” tegas Tedi dengan
nada bertanya.
Saat wartawan koran ini meng-
konfrmasi persoalan ini kepada
kepala Dinas Pertambangan dan
Energi (Distamben) Sintang tak
berhasil. Karena, beberapa staf
dinas ini mengatakan bahwa
kepala Distamben sedang tak
berada di tempat. Saat dihubungi
ponselnya, nomor yang bersang-
kutan hanya meninggalkan suara
mesin penjawab untuk mening-
galkan pesan.(by)
Sambungan dari halaman 32
Sementara itu proyek serupa di
Mensarang (kampung tetangga
Doku, Red) dapat berfungsi den-
gan baik dan bisa dimanfaatkan
oleh masyarakat.
“Kami masyarakat setem-
pat sewajarnya menyayangkan
proyek ini yang tidak dapat
berfungsi. Karenanya kita meng-
harapkan, supaya instansi terkait
yang melaksanakan proyek ini
mencari jalan keluar agar bisa
dimanfaatkan oleh masyarakat,”
harap Ridwan.
Beberapa waktu lalu, pernah
dikonfrmasi ke PDAM Kabu-
paten Sanggau tentang perihal
proyek penampung air bersih ini.
Namun seperti yang disampai-
kan oleh Kabag Teknik PDAM
Sanggau Hery Supriadi ST (saat
itu menjabat sebagai Direktur
Teknik, Red) mengaku tidak tahu
menahu soal itu. Alasannya kar-
ena pihak PDAM tidak memiliki
proyek pembangunan fasilitas
distribusi air bersih di Doku.
Dikatakannya, bahwa PDAM
Sanggau hanya memiliki sejum-
lah proyek yang berada di seputa-
ran dalam kota saja.(nto)
Sambungan dari halaman 25
Sebab, data seberapa besar
jumlah mobil asing itu belum
diketahui secara pasti. Bi-
asanya, mobil-mobil asing ini
dibawa pemiliknya dari negeri
seberang ke wilayah Kalbar
untuk berbelanja, bahkan ada
pula yang dibawa oleh warga
negara Indonesia.Kapolres
Sanggau AKBP I Wayan Sugiri
SH Msi ketika dimintai penda-
patnya tentang mobil asing
ini mengakui cukup banyak
beredar di Kalbar, termasuk di
Sanggau. Namun, menurutnya,
selama perizinan dan surat-
menyuratnya lengkap, tidak
masalah. Namun jika memang
menyalahi aturan yang berlaku
saat ini, maka Polisi akan men-
indak tegas dan menangkapnya
tanpa pandang bulu.
“Aturan tentang retribusi atau
pungutan dalam bentuk apa pun
terhadap mobil asing bagi kas
daerah memang belum ada.
Karenanya saat ini tugas tang-
gung jawab kepolisian tetap
pada porsinya,” katanya.
Menurutnya, soal retribusi
atau apapun jenisnya, ada
instansi terkait yang menan-
ganinya. Dalam tataran ke-
polisian, hanya akan bermain
pada aturan.
“Kalau ada yang melanggar
aturan tetap akan kita tangkap,”
tandasnya. (anto)
Sambungan dari halaman 25
Orang yang berjasa membawa
Heinz datang ke Landak adalah
Kristianus Pama Jubata, pria
lulusan Sastra Inggris, Univer-
sitas Sanata Dharma, Jogjakarta.
Kristianus Pama Jubata yang juga
anak dari V. Jiaan ini mengatakan,
banyak suka duka yang diutara-
kan Heinz kepada dirinya. Yang
paling berkesan selama dalam
perjalanan adalah di negara
Pakistan, negara ini tidak sebe-
sar pulau Jawa, tapi lebih kecil,
namun peduduknya sangat padat.
“Setiap dalam perjalanan dia
selalu menjumpai rumah-rumah,
dan di satu tempat pernah di
dikerumuni ratusan orang. Kata
Heinz, bak seperti bintang Hol-
lywood,” kata Pama.
Pama membeberkan, selama
dalam pengembaraan dia men-
gunakan sepeda sportnya itu,
negara yang ia lalu, hanya negara
Indonesia orang-orangnya pal-
ing ramah. Beda dengan dengan
negara eropa maupun amerika
latin, orang disana rada cuek,
alias tidak peduli sesama orang
sekitranya. ”Negara Indonesia
yang paling dia suakai, dan
apalagi dia suka makan nasi
goreng, dan suka sama suka
mayur,” kata Pama lagi.
“Heinz yang sampai saat ini
masih belum mau menikah, udah
berhasil menempuh perjalanan
21.000 Km, dan terakhir dia set-
elah dari Ngabang, melanjutkan
perjalanan ke Entikong, Kucing
Serawak Malaysia, Brunai Dar-
usalam, Manila dan terakhir balik
ke Turki. Dari Turki mengunakan
sepeda dan kembali ke Austria.
Sebelum Kalbar, Heinz sudah
pernah di Semarang, Surabaya,
Jakarta, kemudian Pontianak,
Ngabang,” bebernya.
Pama menambahkan, ada yang
unik dari Heinz. Sepeda yang ia
gunakan adalah sepeda rakitan
sendiri. Di negaranya itu Heinz
membeli onderdil sepedanya
ditempat terpisah-pisah. Tidak
heran bila nama sepedanya yang
tertulis Heinz.
“Selama dalam perjalanan
Heinz selalu berpergian siang
hari, sedangkan malam istirahat,
apakah di rumah warga atau tenda
yang dia bawa dari Austria. Beka-
lan lain Heinz beberapa buah
pakain, kompor gas, peta dunia,”
tukasnya. Di negerinya Heinz
adalah asisten pabrik tempat tidur
terkemuka di Austria. (wan)
Sambungan dari halaman 25
Bercerita tentang aktivitas-
nya hingga membuat puisi dan
mengumpulkannya. Sampai
diterbitkan dalam sebuah buku.
Bahkan penulis muda ini berniat
untuk melakukan cetakan kedua.
Karena bukunya itu digandrungi
pasar. Apalagi, pasaran bukunya
menembus pulau yang berada di
ujung Timur Indonesia.
Cerita lainnya adalah ketika
melakukan launching bukunya di
Kota Semarang. Perempuan satu
ini, menuturkan ketika berada di
kota yang terkenal dengan Winko
Babat ini, banyak orang mem-
berikan apresiasi kepada salah
satu puisi karyanya yang berjudul
Awan Singkawang.
“Sebuah persektif yang meng-
gambarkan keindahan,” katanya.
Ida juga tak ragu mengutarakan
niatnya kepada Hasan Karman
untuk dapat memberikan kata
pembuka yang terangkum dalam
kata pengantar untuk edisi kedua
bukunya, kelak. Wali Kota pun,
memberikan apresiasi terhadap
karya dan kreativitas perempuan
asli Singkawang ini.
Sebagai seorang yang juga
menyenangi puisi, dirinya secara
pribadi menyambut baik pelun-
curan buku Antologi Puisi Mimpi
Sang Dare tersebut. Terlebih lagi
buku antologi ini banyak bercerita
tentang kota Singkawang sebagai
wilayah budaya yang plural dan
multi-etnis. Tionghoa, Melayu,
Dayak, dan sejumlah suku lain-
nya, disajikan dengan indah
melalui bait-bait puisi.
Hasan Karman melihat karya
harus diketahui oleh publik,
khususnya warga Kota Sing-
kawang. Bahkan setiap SMU/
SMK dan Sekolah Tinggi di Kota
Singkawang bisa mengetahui
aktivitas dan dinamika yang ada
di Kota Singkawang melalui
buku kumpulan puisi ini yang
bisa menjadi koleksi perpustakan
sekolah.
“Tanpa sadar pola pembelajaran
sudah mulai berubah. Sekarang
tinggal klik (website di internet)
kita sudah bisa mendapatkan
informasi yang diinginkan,”
ucapnya. Ia juga menilai positif
buku Mimpi Sang Dare sebagai
bagian dari dunia pendidikan yang
berguna bagi pembangunan.
Disarankan kepada penulis
untuk memperluas jaringan ker-
jasamanya dengan komunitas-
komunitas sastra yang ada di luar
kota Singkawang, bahkan di luar
Kalimantan Barat. Dan, membuat
jaringan dengan komunitas penu-
lis dan seniman cerdas. (**)
Sambungan dari halaman 25
“Sekarang jadwalnya lebih
panjang. Jadwal kampanye rapat
umum saja selama dua pekan
yakni mulai tanggal 2-15 Mei,”
kata Edy kepada Pontianak Post,
belum lama ini. Edy mengatakan,
hak dari pasangan calon apakah
menggunakan kesempatan yang
diberikan oleh KPU atau tidak.
Bila kesempatan itu akan digu-
nakan, tentu harus melaporkan
kepada kepolisian khususnya
untuk kampanye rapat umum.
“Kampanye dalam rapat
umum biasanya mengerahkan
massa sebanyak-banyaknya,
maka bagi calon yang akan
melaksanakannya tentu akan
memberitahukan hal tersebut ke
kepolisian, sehingga kepolisian
bisa mengawal jalannya pelak-
sanaan kampanye tersebut,” kata
Edy, di ruang kerjanya. Ketua
Kelompok Kerja Kampanye
KPU Bengkayang, Martinus Kiu
kepada Pontianak Post menjelas-
kan, jadwal tersebut sebenarnya
harus dimanfaatkan oleh semua
calon untuk mengenalkan kepada
masyarakat luas. Bila waktunya
selesai, kata dia lagi, maka tim
sukses harus mencopot seluruh
baliho dan alat peraga lainnya.
Bila tak diindahkan, kata mantan
Ketua Panwaslu Pilkada Beng-
kayang 2005, panwaslu akan
mencopotnya.
Kapolres Bengkayang, Ajun
Komisaris Besar Polisi Mosyan
Nimicht minta seluruh pasangan
calon untuk melaporkan sebelum
melaksanakan kegiatan kampanye
terbuka. “Kita siap mengamankan
jalannya kampanye terbuka.
Pasangan calon harus melaporkan
kepada kita sebelum pelaksanaan
kampanye,” kata Mosyan.
Wacana Menghangat
Sedang di Ketapang, dimana
Pemilu Kada tinggal sekitar
50 hari lagi, dirasakan wacana
politik pun kian menghangat.
Empat pasangan calon yang su-
dah ditetapkan KPUD Ketapang
juga sudah menebar pesona untuk
menarik simpati.
Supaya Pelaksanaan Pemilu
berlangsung aman, tak hanya
masyarakat yang diharapkan
menjaga Kamtibmas. Demikian
juga dengan pegawai negeri sipil
(PNS) agar bersikap netral dan
menggunakan hak pilihnya ses-
uai hati nurani masing-masing.
Tebar pesona pasangan calon-
ditandai dengan banyaknya
spanduk dan baliho pasangan
calon di tepi jalan. Tak hanya di
di pusat Kota Ketapang. Span-
duk dan baliho pasangan calon
Bupati dan calon Wakil Bupati
juga sudah menambah “warna”
di pelosok pedesaan. Karena
itu, tak pelak lagi masyarakat
pun sudah membicarakan bakal
pemimpin yang mereka pilih.
Penilaian mereka pun beragam,
mulai dari visi dan misi, pengala-
man, dan lain-lain, termasuk isu
yang berbau “primordial” pun
dibicarakan masyarakat.
“Siapa pun yang terpilih, itulah
pilihan rakyat, “ kata seorang
warga Muara Pawan.
Sisi lain, netralitas PNS tetap
menjadi perhatian serius. Karena
itulah, Pemkab Ketapang dengan
surat nomor 870/0229/UP-B
tanggal 28 Januari 2010 sudah
mengeluarkan instruksi agar PNS
menjaga netralitas. Dalam surat
tersebut ditegaskan berdasarkan
keputusan Presiden RI nomor 16
tahun 2005 tentang pengesahan
perubahan anggaran dasar Korpri
antara lain menggariskan netrali-
tas Korpri.
Demikian juga dengan surat
edaran menteri pendagayagu-
naan aparatur negara nomor:
SE/8A/M.PAN/5/2005 tentang
netralitas pegawai negeri sipil
dalam pemilihan kepala daerah
serta menindaklanjuti surat de-
wan pengurus korpri Kalimantan
Barat nomor 131/02/Korpri -C
tanggal 06 Januari 2010, perihal
netralitas anggota Korpri dalam
Pilkada. (zrf/ndi)
Sambungan dari halaman 25
”Bisanya kalau sudah libur
pelajar itukan pulang kampung,
mau tidak mau pelajar yang
tadinya ikut tarian tidak mengi-
kuti latihan tarian. Pelajar kita
inikan ingin hidup, ada yang
tinggal diasrama, tempat orang,
cost. Ditambah lagi pasilitas
lain yang belum memadai,”
kata Erni.
Disinggung mengenai tehnis
latihan tarian? Ibu berkulit putih
ini mengaku konfgurasi tarian
sudah dibentuk, mengompak-
kan supaya kelihatan rapi.
”Sampai detik ini jumlah pe-
nari hanya 1.300 orang. Kurang
sekitar 400-500 siswa yang kita
usahakan lagi dari pelajar Seko-
lah Dasar (SD) kelas empat dan
kelas limakan sudah besar-besar
bisa kita ambil, terutama untuk
SD di dalam Kota Ngabang
dan sekitarnya, dan jika masih
kurang kita juga minta bantuan
untk siswa pelajar SMP Negeri
1 dan SMPN Negeri 2 Ngabang
yang masih ada, paling tidak
400 siswalah,” ungkapnya.
(wan)
Sambungan dari halaman 25
Mansyur mengatakan peserta
Unas SMP se-derajat untuk tetap
konsentrasi belajar dan menjaga
kesehatan diri, sehingga bisa
mengikuti seluruh proses Unas
dengan baik. Bahkan ia berharap
tidak ada siswa ikut ujian susulan
atau ujian ulang.
“Harapan kita tidak ada siswa
ikut ujian susulan apalagi men-
gulang,” harapnya.
Ia juga meminta orang tua
untuk mengawasi ketat proses
belajar anak di rumah, sehingga
fokus siswa menghadapi Unas
tidak buyar.
Hal senada diungkapkan Koor-
dinator Tim Pemantau Indepen-
den Ketapang (TPI) Unas SMP/
MTSN Ismail berharap Unas
berjalan sesuai yang diinginkan
semua pihak. Ismail meminta
semua pelajar menggunakan
prinsip jujur dan percaya ke-
pada kemampuan diri masing-
masing.
TPI akan menjalankan tugas-
nya secara profesional sesuai
dengan tugas dan fungsinya.
Untuk Unas SMP/MTs, TPI
menurunkan 86 orang pemantau
yang tersebar di seluruh Kabu-
paten. Apabila ada temuan atau
kejanggalan, TPI akan melapork-
annya ke Dinas Pendidikan untuk
ditindaklanjuti.
“Pemantauan akan kita lakukan
sesuai dengan tugas dan fungsi
yang kita emban, apabila ada
kejanggalan maka akan kita buat
berita acara,” jelasnya.
Terkait tingkat kebocoran soal,
TPI tidak dapat memperhitungkan
pasti, namun TPI telah melakukan
pemantau baik mulai penyim-
panan soal hingga distribusi
soal ke tingkat sekolah nantinya.
“Kalau ada kebocorang soal maka
hal tersebut akan menjadi atensi
kita,” tegasnya.
Distribusi Lancar
Sedang untuk Singkawang,
seluruh soal Unas SMT/MTSN
pagi ini sudah didistribusikan ke
lima sub rayon, Minggu (28/3)
dari Dinas Pendidikan Kota
Singkawang. Pendistribusian
berjalan lancar.
“Alhamdulillah, soal Unas
sudah kita distribusikan tadi (ke-
marin) pagi. Dari Diknas pukul
07.30 WIB, langsung diserahkan
ke lima sub rayon masing-masing.
Alhamdulillah, distribusi berjalan
lancar. Unas siap digelar (hari
ini). Mudah-mudahan tidak ada
masalah,” kata Anita Wijayanti,
Kepala Seksi Kurikulum Pen-
didikan Dasar (menangani SD
dan SMP) Dinas Pendidikan Kota
Singkawang, kemarin (28/3).
Dijelaskan Anita, selain dis-
tribusi yang lancar, jumlah soal
dan lembar jawaban juga tidak
ada masalah.
“Jumlah soal cukup, dan jumlah
lembar jawaban (LJ) juga tidak
ada masalah,” kata perempuan
yang fasih berbahasa Inggris ini.
Seperti diketahui, Sebanyak
3.033 pelajar SMP, MTS, dan SLB
akan mengikuti Ujian Nasional
(Unas) tahun ajaran 2009-2010.
Dijelaskan, bahwa untuk sub
rayon I, jumlah peserta adalah
838 pelajar. Sub rayon II, seban-
yak 873 pelajar. Sub rayon III
sebanyak 565 pelajar. Sub rayon
IV ada 587 pelajar, dan sub rayon
V 170 pelajar.
Menurut Anita, do masing-
masing sub rayon nanti, soal
akan dijaga ketat. Penjagaan
dilakukan oleh panitia sub rayon
dan juga kepolisian. “Kita minta
masing-masing dua orang petu-
gas kepolisian untuk menjaga di
masing-masing sub rayon. Saat
pendistribusian tadi (kemarin)
juga, dikawal aparat keamanan,”
katanya.
Perempuan yang anggun
mengenakan jilbab ini menam-
bahkan, di sub rayon nanti, soal
akan diambil oleh pihak sekolah
penyelenggara, setiap pukul
06.00 WIB. Tidak sekaligus,
melainkan per mata pelajaran
atau perhari.
“Nanti sekolah penyelenggara
mengambil soal di sub rayon, se-
tiap pukul 06.00 WIB. Misalnya,
kalau Unas mata pelajar matema-
tika, soal matematika dulu yang
diambil, dan seterusnya. Kalau
sekaligus nanti rentan, lagipula
transportasi di wilayah Sing-
kawang ini tidak ada masalah,”
ujar Anita.
Lebih jauh Kasi Kurikulum
mengatakan, bahwa Diknas
Singkawang sudah memberikan
surat edaran kepada orang tua,
agar memberikan dan kontrol
belajar terhadap siswa-siswi di
rumah. Begitu juga di sekolah.
Siswa juga diimbau, untuk
menjaga kesehatan agar stamina
dan pikiran bisa maksimal dalam
mengerjakan soal. (har/ody)
Sambungan dari halaman 25
Dikatakan Edy, pemilihan
rois aam berlangsung hidmad,
walau sempat riuh lantaran
salah satu calon kuat mengun-
durkan diri. Sesaat sebelum
pemilihan, Hasyim Muzadi
menyatakan tidak bersedia
dicalonkan sebagai Rois Aam.
“Pernyataan Hasyim disambut
dengan lantunan takbir dan
Selawat Badar para peserta
Muktamar,” ungkap Edy ber-
cerita.
Setelah Hasyim Muzadi men-
gundurkan diri, pemilihan rois
aam berjalan lancar. maka Sahal
Mahfudz, sebagai satu satu
kandidat terpilih menjadi Rois
Aam PBNU Masa Khidmah
2010-2015. Setelah itu, dilan-
jutkan dengan pemiliihan Ketua
Umum Tanfdziyah PBNU. Ada
tiga calon, yakni Mas Slamet,
Gus Sholah, dan Kang Said
Agil. “ Kemudian yang lolos
pemilihan selanjutnya adalah
Mas Slamet dan Said Agil,”
terangnya.
Slamet Effendi dan Said
Agil lolos karena keduanya
memeroloh sebanyak 158 dan
178 suara. Sedangkan Gus
Sholah hanya 38 suara. Pada
putaran kedua, Said Agil men-
gumpulkan 299 suara. Ungul
88 suara dari Slamet Effendi
yang hanya mendapatkan 211
suara.(hen)
Sambungan dari halaman 25
“Untuk pertukaran pemuda
Asean-Jepang yang dibutuh-
kan satu orang jenis kelamin
laki-laki, pertukaran pemuda,
Indonesia-Australia adalah jenis
kelamin perempuan, sedangkan
kapal pemuda nusantara dibu-
tuhkan satu laki-laki dan satu
perempuan,” kata Agus Enizar.
Seleksi pertukaran pemuda
yang diperkirakan pada perten-
gahan April 2010 tersebut,
maka setelah seleksi tingkat
Kabupaten Ketapang, akan di-
lanjutkan dengan seleksi tingkat
propinsi.
Selain itu, DisbudporaKeta-
pang, dibagian Pemuda dan
Olahraga juga mengagendakan
akan mengikuti Jambore Pe-
muda Indonesia (JPI) dan Bhakti
Pemuda Antar Propinsi (BPAP).
Demikian juga dengan agenda
Pemuda Pelopor. Agus Enizar
membenarkan, rencana Jambore
antar propinsi tersebut diagenda-
kan di Kabupaten Landak.
Kabupaten Ketapang dipastikan
akan ikut ambil bagian dalam
kegiatan itu. (ndi)
Pemda Dituding Pilih Kasih
Proyek Sarana Air Bersih Doku Mubazir
Juru Parkir Tewas di Kolong Ruko
Kampanye Pilbup Masih Sepi
Aturan Operasional Mobil Asing
Bersepeda, Heinz Jelajahi 28 Negara
Cetakan Kedua Bakal Libatkan Wali Kota
NU Singkawang Patuhi Hasil Muktamar
Seleksi Pertukaran
Kekurangan 500 Penari
Kunci Jawaban Beredar Via SMS
pro-kalbar
Pontianak Post
metropolis
Senin 29 Maret 2010
32
SRI WANTO WINARNO
BELUM BERFUNGSI: Tanki air bersih di Dusun Doku
hingga kini belum berfungsi. ■ Ke Halaman 31 kolom 5
Proyek Sarana Air Bersih Doku Mubazir
SANGGAU--Untuk sementara, masyarakat di lingkungan
Dusun Doku Kelurahan Sei Sengkuang Kecamatan Kapuas
belum bisa menikmati proyek pembangunan fasilitas sarana
air bersih, karena belum dapat difungsikan dan tanpa diketahui
apa penyebab pastinya.
Sarana air bersih yang dibangun berupa tanki ukuran
besar berwarna biru berjumlah 4 buah. Informasi yang di-
himpun koran ini dari warga setempat mengatakan, bahwa
sejak selesai dibangunnya fasilitas untuk pendistribusian air
bersih kepada masyarakat dilingkungan Doku, hingga kini
belum bisa difungsikan. Belum diketahui pula ini proyek
siapa, karena pada tanki itu tak tertulis proyek apa dan siapa
pekerjanya. Sehingga warga masyarakat setempat belum bisa
menikmati manfaatnya.
Memang sangat disayangkan, fasilitas yang dipastikan
menelan biaya besar ini terkesan mubazir. Bahkan pertim-
bangan pemberi proyek fasilitas air bersih ini juga mengun-
dang tanda tanya, mengingat lingkungan Doku ini lokasinya
berada di pinggiran sungai besar, yakni Sungai Sekayam.
Sehingga untuk urusan air belum menjadi persoalan serius
bagi masyarakat setempat.
Doku juga merupakan salah satu kampung di Kabupaten
Sanggau yang memiliki jembatan besi layaknya biasa yang
dibangun di jembatan Sungai Kapuas. Hal itu diakui pula
oleh Ridwan, ketua RT 6/02 Doku. Diakuinya, proyek ini
memang belum bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat
sejak dibangun hingga selesai. Dia tidak tahu pasti tahun
berapa proyek ini masuk ke wilayahnya, diperkirakan pada
2008 lalu.
Tanki sebanyak 4 buah itu awalnya berfungsi sebagai pe-
nampung air dari bron penampungan air yang dibangun sekitar
2 kilometer dari Doku. Namun air tersebut tidak mampu
mencapai tanki karena kurangnya tekanan dari bron.
Bahkan, kondisi bron penampung air yang jaraknya 2
kilometer dari tanki tersebut, saat ini kondisinya juga sudah
jebol dan airnya kering. Demikian pula pipa-pipa penyalur
air dari bron ke tanki, juga sudah tidak jelas lagi dan bahkan
ada yang sudah hilang.
■ Ke Halaman 31 kolom 5
Selesaikan Rumah Betang
sanggau
KETUA Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi
Kalimantan Barat Thadeus Yus, menginginkan
supaya pembangunan
rumah betang Kabupaten
Sanggau yang berlokasi
di Jalan Raya Bodok-
Sanggau Sei Mawang,
agar dapat segera dis-
elesaikan.
“Saya mengharapkan
agar pembangunan ru-
mah adat Dayak terse-
but segera diselesaikan,
supaya ke depan event-
event kebudayaan sep-
erdi gawai Dayak dan
sebagainya sudah dapat
menggunakan bangunan tersebut,” kata Thadeus.
Seperti yang diketahui, pelaksanaan agenda
tahunan gawai Dayak Kabupaten Sanggau dalam
beberapa tahun terakhir, masih dilangsungkan
di lokasi Komplek Keuskupan Sanggau yang
memang memiliki rumah panjang. Dan pernah
sekali dilaksanakan di komplek Gelora Pancasila
Sanggau Permai. “Kalau rumah betang tersebut
selesai pembangunannya, maka kita tidak perlu
lagi menggunakan tempat lain,” ujarnya.
KEGIATAN pengusuran lahan yang dilakukan
oleh pihak perusahaan dalam rangka penyiapan
areal untuk perkebunan,
diharapkan jangan sam-
pai melakukan pengu-
suran pada lahan yang
memiliki kemiringan di
atas 30 derajat. Sebab,
kegiatan ini akan men-
jadi salah satu ancaman
longsor.
Hal itu dikatakan Plt
Kadis Bunhut Kabu-
paten Landak Vinsen-
sius kepada koran ini
akhir pecan kemarin.
Jika lahan yang di atas
30 derajat juga masih di babat atau di gusur, ini
sudah menyalahi aturan sesuai dengan aturan
yang ditentukan oleh pemerintah khususnya di
bidang perkebunan.
Harus Ditaati Perusahaan
LanDaK
Vinsensius
TIDAK diinginkan tetapi terjadi, itulah
musibah yang menimpa keluarga Acong (55)
yang beralamat di Dusun Ensalang Desa Peniti
Kecamtan Sekadau Hilir, Jumat (26/3) malam.
Rumah berukuran 9 X 16 meter pesegi miliknya
ludes dilahap si api.
Rumah Acong Terbakar
seKaDau
■ Ke Halaman 31 kolom 5
LANDAK--Seluruh pelajar SMP/MTs/SLB se
Kabupaten Landak, hari ini (Senin, 29/3) mengikuti
Ujian Nasional (Unas). Unas ini berlangsung dari
29 Maret hingga 1 April mendatang.
“Di kabupaten kita ini, jumlah pelajar yang
mengikuti Unas mencapai 6414 siswa, ter-
diri dari laki-laki 2626 dan 3788 perempuan,
“akata Kadis Pendidikan Landak Aspan-
sius, melalui Kabid Dikmen Dinas Pendidi-
kan Landak Saul Ngange, kepada koran ini,
akhir pekan lalu di SMA Negeri 1 Ngabang.
Dia mengatakan, di Kabupaten Landak terdiri dari
5 sub rayon, masing-masing sub rayon SMP 1 Ng-
abang, sub rayon II SMP Negeri 2 Ngabang, sub
rayon III SMP Negeri 1 Sengah Teimla, sub rayon
IV SMP Negeri 1 Menjalin dan sub rayon V SMP
Negeri 1 Menyuke.
“Sedangkan total sekolah penyelenggaranya
ada 35 sekolah,” kata Saul.
Ia berharap kepada seluruh pelajar pada hari
pertama Unas, menginkan supaya dalam menjawab
soal, pelajar harus berdoa kepada Tuhan Yang Maha
Esa, mengisi ja waban jangan tergesa-gesa, dan yang
penting jaga kesehatan selama proses Unas. (wan)
Hari Ini, 6414 Pelajar Landak Ikuti Unas
■ Ke Halaman 31 kolom 5
■ Ke Halaman 31 kolom 5
Thadeus Yus
■ Ke Halaman 31 kolom 5
SUKARNI/pONTIANAKpOST
TINGGAL PUING: Rumah keluarga Acong
rata dengan tanah setelah dilahap si jago
SINTANG--Setelah sebelumnya sempat ditertibkan
dan dilarang melakukan penambangan pasir merah atau
pasir sungai, kini beberapa penambang justru beroperasi
kembali di beberapa titik penambangan di kelurahan
Ladang Sintang.
“Warga Kelurahan Ladang
(Kampung Ladang atau
Kamla, Red) pertanyakan le-
galitas tambang pasir merah
yang beroperasi kembali,
padahal dulu ada pertemuan
tingkat muspika yang men-
gatakan bahwa sepanjang
tepian Sungai Melawi tak
boleh ada aktivitas penam-
bangan, karena dekat dengan
pemukiman warga,” ungkap
Tedi Zulkarnaen Liu, warga
Kamla kepada koran ini,
akhir pekan kemarin.
Menurut dia, dulu laran-
gan aktivitas penambangan
pasir merah juga tak ada
solusi yang jelas dari pemda.
“Namun justru sekarang malah ada orang luar yang
menambang pasir dikawasan tersebut, dan terkesan
dibiarkan oleh pemerintah daerah,” ungkapnya.
Pemda
Dituding
Pilih Kasih
Saul Ngange
PUTUSSIBAU--Seorang le-
laki bernama Asen (50 Th) kemarin
ditemukan tewas di salah satu kolong
rumah toko (Ruko) di Jalan Melati
Kota Putussibau, Jumat (26/3) sekitar
pukul 09.00 pagi. Korban yang se-
hari-hari bekerja sebagai juru parkir
tersebut pertama kali ditemukan oleh
rekannya yang benama Rambo.
“Saya curiga dengan dia sudah
beberapa hari tidak pernah keliatan.
Pagi kemarin saya coba liat dia di
bawah kolong tempat dia beristi-
rahat,” ujar Rambo kepada petugas
kepolisian.
Menurut Rambo, dia (Asen, Red)
memang tinggal di bawah kolong
salah satu ruko di Kota Putussibau.
Tempat korban tinggal memang su-
dah rapi, terlebih bantal dan alasnya
terbuat dari dus bekas.
“Kalau tidak salah Asen pu-
nya keluarga di Kodim. Di sini
dia sudah lama tinggal di kolong
ruko orang tersebut,” terangnya.
Menurut keterangan warga di sekitar
lokasi korban merupakan orang baik
dan sudah dikenal luas, terutama
dikalangan terminal.
WANK/pONTIANAKpOST
dITEMUkAN: Jasat Asen yang ditemukan di kolong ruko dinaikkan ke mobil polisi untuk dilakukan visum.
Juru Parkir Tewas di Kolong Ruko
Sepertinya,
ijin hanya
diberikan ke-
pada orang yang
punya duit dan
punya kedekatan
dengan pejabat
setempat
Tedi Zulkarnaen Liu

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->