Anda di halaman 1dari 19

Materi Sejarah Kelas XI IPS

A. KEBIJAKAN PEMERINTAH KOLONIAL DI INDONESIA PADA ABAD KE-19


DAN ABAD KE-20
1. Kedatangan Belanda ke Indonesia Sampai Terbentuknya VOC
a. Latar Belakang Kedatangan Belanda
Pada mulanya pedagang – pedagang Belanda yang berpusat di Rotterdam
membeli rempah – rempah dari Lisabon, Portugis.
Pada tahun 1580 Raja Philip dari Spanyol naik tahta. Ia
berhasil mempersatukan Spanyol dan Portugis.
Akibatnya, Belanda tidak dapat lagi mengambil
rempah – rempah dari Lisabon yang sedang di kuasai
Spanyol. Hal itulah yang mendorong Belan mulai
mengadakan penjelajahan samudra untuk mendapatkan
daerah asal rempah – rempah.
b. Perjalanan Belanda ke Indonesia
Pada tahun 1594 Claudius berhasil menemukan kunci rahasia pelayaran ke
Timur jauh. Cludius kemudian menyusun peta yang
disebut India Barat dan India Timur. Pada tahun 1595
usaha Belanda makin maju dalam mendapatkan peta ke
Asia. Seorang Belanda bernama Linscoten berhasil
menemukan tempat-tempat di pulau Jawa yang dari
tangan Portugis dan banyak menghasilkan rempah-
rempah untuk diperdagangkan. Peta yang dibuat oleh
Linscoten diberi nama interario yang artinya keadaan di
dalam atau situasi di Indonesia.

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


1
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

Pada bulan April 1595, Cornelis de Houtman dan Dekeyzer dengan 4 buah
kapal memimpin pelayaran menuju nusantara. Pelayaran tersebut menempuh rute
Belanda – Pantai Barat Afrika – Tanjung Harapan – Samudera Hindia – Selat Sunda –
Banten. Pada bulan Juni 1596 pelayaran yang dipimpinoleh de Houtman berhasil
berlabuh di Banten. Pada tanggal 28 November 1598 rombongan baru dari negeri
Belanda di pimpin oleh Jacob Van Neck dan Wybrecht Van Waerwyck.
c. Terbentuknya VOC
Atas prakarsa dari 2 tokoh Belanda, yaitu Pangeran Maurits dan Johan Van
Olden Barnevelt, pada tahun 1602 kongsi-kongsi dagang Belanda dipersatukan
menjadi sebuah kongsi dagang besar yang diberi nama VOC (Verenigde Oost
Indische Compagnie) / persekutuan maskapai perdagangan Hindia Timur.
Voc terdiri dari 17 orang dan membuka kantor
pertamanya di Banten yang dikepalai oleh Francois
Wittrt. Tujuan dibentuk VOC adalah
1. Menghindari persaingan tidak sehat diantara sesame
pedagang Belanda untuk keuntungan maksimal.
2. Membantu dana pemerintah Belanda yang sedang
berjuang menghadapi Spanyol.
VOC memiliki satu kelebihan, yaitu tata kerja yang rapi dan terkontrol dalam
sebuah organisasi yang kuat.

2. Kebijakan Pemerintah Kolonial dan System Birokrasi Pemerintahan VOC di


Indonesia (sebelum abad ke 19)
a. Politik Perdagangan dan Kebijakan Pemerintah VOC
Pusat-pusat perdagangan yang berhasil dikuasai VOC antara lain Malaka
(1641), Padang (1662), Makasar (1667), dan Banten (1684). Peraturan yang ditetapkan
VOC dalam melaksanakan monopoli perdagangan antara lain sebagai berikut :
1. Contingenten yaitu kewajiban bagi rakyat untuk membayar pajak berupa hasil
bumi
2. Peraturan tentang ketentuan areal dan jumlah tanaman rempah-rempah yang boleh
ditanam.

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


2
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

Beberapa Gubernur VOC yang dianggap berhasil dalam mengembangkan usaha


dagang dan kolonisasi VOC di Nusantara antara lain :
1. Jan Pieterszoon Coen (1679-1629)
Ia dikenal sebagai peletak dasar imperialisme Belanda
di Nusantara.
2. Antonio Van Diemen (1636-1645)
Ia berhasil memperluas kekuasaan VOC ke Malaka
pada tahun 1641.
3. Joan Maetsycker (1653-1678)
Ia berhasil memperluas wilayah kekuasaan VOC ke
Semarang, Padang, dan Manado.
4. Cornelis Speelman (1681-1684)
Ia menghadapi perlawanan bersenjata walaupun tdak
berhasil mengalahkan Sultan Hasanuddin dari
Makassar, Trunojoyo di Mataram, dan Sultan Ageng
Tirtayasa dari Banten.

b. System Birokrasi VOC


Guna memerintah wilayah Nusantara yang sudah
dikuasai, VOC mengangkat seorang Gubernur Jenderal yang
dibantu oleh 4 orang anggoita yang disebut Raad Van Indie
(Dewan India). Dalam melaksanakan pemerintahan, VOC
menerapkan system pemerintahan tidak langsung (indirect
rule) dengan memanfaatkan system feodalisme. Ciri khas
feodalisme adalah ketaatan mutlak dari lapisan bawahan
kepada atasannya.

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


3
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

c. Kemunduran VOC
Kemunduran VOC terjadi sejak awal abad ke 18
disebabkan oleh :
1. Banyaknya korupsi
2. Biaya perang yang besar
3. Persaingan dengan kongsi dagang lain
4. Utang VOC yang besar
5. Pemberian deviden kepada pemegang saham walaupun usaha VOC mundur
6. Berkembangnya Liberalisme
7. Anggaran pegawai terlalu besar
8. Pendudukan Prancis atas Belanda
VOC dibubarkan pada tanggal 31 Desember 1799
3. Pemerintahan Kolonial Hindia Belanda
Pada tahun 1795, Prati Patriot Belanda yang anti Raja, atas bantuan Prancis
berhasil merebut kekuasaan dan membentuk pemerintahan baru yang disebut Republik
Bataaf dan dipimpin oleh Napoleon Bonaparte.

4. Masa Peerintahan Herman W. Daendles


Pada tahun 1806, Prancis (Napoleon)
membubarkan Republic Bataaf dan membentuk
Koninkrijk Holland atau kerajaan Belanda. Napoleon
membutuhkan orang yang kuat dan berpengalaman
militer untuk mempertahankan jajahannya di
Nusantara dan mengangkat Herman Willem Daendles
sebagai Gubernur Jenderal di Nusantara.

5. Penjajahan Inggris di Indonesia 1811-1816


Sejak tahun 1806 Inggris berusaha melemahkan kekuasaan Belanda di
Nusantara. Pada tahun 1810 dan serangan yang menentukan terjadi pada tahun 1811,
sejak itu Indonesia secara resmi dikuasai EIC (East India Company). Latar belakang
pendudukan Inggris adalah :

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


4
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

a. Continental stelsel yang diterapkan oleh Napoleon di Eropa (1806)


b. Nusantara yang praktis dikuasai Prancis (Belanda-Perancis)
Isi dari Kapitulasi Tuntang adalah :
a. Seluruh Jawa dan sekitarnya diserahkan kepada Inggris
b. Semua tentang Belanda menjadi tawanan Inggris
c. Semua pegawai Belanda yang mau bekerja sama dengan Inggris dapat memegang
jabatannya terus
d. Semua utang pemerintah Belanda yang dahulu, bukan menjadi tanggung jawab
Inggris
Kapitulasi Tuntang ditandatangani pada tanggal 18 September 1811 oleh
S. Auchmuty.
Seminggu sebelum Kapitulasi Tuntang, 11-8-1811 raja
muda ( Viceroy ) Lord Minto yang berkedudukan di
India, mengangkat Thomas Stamford rafless sebagai
wakil gubernur di jawa dan bawahannya,
( Bengkulu, Maluku, Bali, Sulawesi,dan Kalimantan
Selatan ).

6. Pemerintah Hindia Belanda 1816-1942


Pemerintahan kolektif itu mempunyai
tugas utamanya menormalisasikan keadaan
lama (Inggris) ke alam baru (Belanda).
Masa peralihan hanya berlangsung dari tahun 1816-1819.

7. Masa Pemerintahan Van den Bosch dan Penerapan System Tanam Paksa
Pada tahun 1830-1870
Pengertian Cultuur Stelsel sebenarnya adalah kewajiban kepada rakyat (Jawa)
untuk menanam tanaman ekspor yang laku di jual di Eropa. Menurut Van den Bosch,
cultuur stelsel didasarkan atas hokum adat bahwa barang siapa yang berkuasa di sutau
daerah, ia memiliki tanah dan penduduknya .
A. Latar Belakang Sistem Tanam Paksa
1. Di Eropa, Belanda terlibat dalam peperangan-peperangan pada masa kejayaan
Napoleon.

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


5
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

2. Terjadinya Perang Kemerdekaan Belgia yang di akhiri dengan pemisahan Belgia


dari Belanda tahun 1830.
3. Terjadi Perang Dipenogoro ( 1825-1830 ) yang merupakan perlawanan rakyat
jajahan termahal bagi Belanda.
4. Kas Negara kosong dan utang yang di tanggung Belanda cukup berat.
5. Pemasukan uang dari penanaman kopi tidak banyak.
6. Kegagalan usaha mempraktikan gagasan Liberal ( 1816-1830 ) dalam
mengeksploitasi tanah jajahan.

Van den Bosc sebagai pengusul dari Cultuur Stelsel, kemudian di angkat sebagai
Gubernur Jendral Hindia Belanda.

Daendels mulai
menjalankan
tugasnya pada
tahun 1808
dengan tugas
utama mempertahankan P. Jawa dari serangan
Inggris. Mengapa P. Jawa pantas dipertahankan
dari serangan Inggris ?

B. Aturan-aturan Tanam Paksa


1. Persetujuan akan diadakan dengan penduduk agar mereka menyediakan sebagian
dari tanahnya untuk penanaman tanaman Ekspor yang dapat di jual di pasaran
Eropa.
2. Tanah pertanian tersebut tidak boleh melebihi seperlima dari tanah pertanian
yang di miliki penduduk desa.
3. Pekerjaan yang di perlukan untuk menanam tanaman tersebut tidak boleh
melebihi pekerjaan untuk menanam tanaman padi.
4. Tanah yang disediakan penduduk tersebut bebas dari pajak tanah.
5. Hasil dari tanaman tersebut diserahkan kepada pemerintah Hindia Belanda.

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


6
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

Di dalam praktiknya seringkali menyimpang dari ketentuan-ketentuan pokok sehingga


rakyat banyak dirugikan. Penyimpangan-penyimpangan tersebut antara lain :
1. Dilakukan dengan cara paksaan.
2. Luas tanah harus disediakan penduduk melebihi ketentuan.
3. Pengerjaannya jauh lebih sama.
4. Pajak tanah masih tetap dikenakan.
5. Petani tidak mendapat kelebihan hasil panen.
Agar para bupati dan kepala desa menunaikan tugasnya dengan baik, pemerintah
kolonial memberikan perangsang yang di sebut Cultuur Procenten.Cultuur
Procenten adalah bonus dalam persentasi tertentu yang diberikan kepada para
pegawai Belanda, para bupati, dan kepala desa apabial hasil produksi di suatu
wilayah mencapai atau melampaui target yang dibebankan.

C. Akibat-Akibat Tanam Paksa


1. Bagi Belanda
a. Meningkatnya hasil tanaman ekspor dari negeri jajahan dan dijual Belanda
di pasaran Eropa.
b. Perusahaan pelayaran Belanda yang semula kembang kempis,pada masa
tanam paksa mendapat keuntungan yang besar.
c. Pabrik-pabrik gula kemudian juga dikembangkanoleh penguasa Belanda.
2. Bagi Indonesia
a. Kemiskinan dan penderitaan fisik dan mental yang berkepanjangan.
b. Beban pajak yang berat.
c. Pertanian, khususnya padi, banyak mengalami kegagalan panen.
d. Jumlah penduduk Indonesia menurun.
e. Rakyat Indonesia mulai mengenal tanaman dagang yang berorientasi
ekspor

D. Reaksi terhadap Tanam Paksa


Tanam paksa telah menimbulkan rekasi dari beberapa kalangan.Antara lain
sebagai berikut :
1. Rakyat Indonesia
2. Kaum Pengusaha ( kapitalis )

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


7
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

3. Kaum Humanis Belanda


a. Baron van Hoevell
b. Eduard Douwes Dekker

8. Politik Ekonomi Liberal Kolonial Sejak Tahun 1870


A. Latar Belakang
Politik ekonomi liberal kolonial dilatar belakangi oleh :
1. Pelaksanaan system tanam paksa telah menimbulkan penderitaan rakyat
Pribumi.
2. Berkembangnya paham liberalisme sebagai akibat dari Evolusi Perancis dan
Evolusi Industri.
3. Kemenangan partai Liberal dalam Parlemen Belanda yang mendesak
Pemerintah Belanda menerapkan system Ekonomi Liberal di Negeri
Jajahannya ( Indonesia ).
4. Adanya Traktat Sumatera pada tahun 1871 yang memberikan kebebasan dari
Belanda untuk meluaskan wilayahnya ke Aceh.
Pelaksanaan Politik Ekonomi Liberal itu dilandasi dengan beberapa peraturan :
1. RR atau Undang-undang tentang tata cara pemerintahan di Indonesia.
2. Peraturan tentang pembendaharaan Negara India-Belanda.
3. Undang-undang Gula ( Suiker Wet ).
4. Agrische Beskuit yang mengatur lebih rinci tentang Agraria.

Hal-hal apakah
pemerintah Raffles
di Nusantara
cenderung
mendapat
tanggapan positif
dari para raja dan rakyat setempat ?

B. Pelaksanaan Sistem Politik Ekonomi Liberal


Atas dikeluarkannya Undang-Undang Agraris tahun 1870, Indonesia memasuki
zaman penjajahan baru. Setelah 1870 di Indonesia diterapkan imperialisme modern.
Sejak tahun 1870 telah diterapkan Opendeur Politiek, yaitu politik pintu terbuka
terhadap modal-modal swasta asing.

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


8
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

C. Perkembangan Perdagangan
Penerapan sistem ekonomi lberal di Indonesia pada tahun 1870. Pada tahun 1869
pembukaan Terusan Suez turut memperlancar hubungan perdagangan Asia-Eropa.
Pemerintah kolonial melakukan
impor mesin-mesin dan
perlengkapan modern sehingga
produksi perkebunan dan pabrik
gula meningkat. Perluasan produksi
tanaman ekspor dan impor barang-
barang konsumsi dari negeri Eropa mengakibatkan perdagangan internasional
semakin ramai di Nusantara.

D. Akibat Sistem Politik Liberal Kolonial


Pelaksanaan politik liberal membawa akibat sebagai berikut :
1. Bagi Belanda
Memberikan keuntungan yang sangat besar kepada kaum swasta
Belanda dan pemerintah kolonial Belanda.
Hasil-hasil produksi perkebunan dan pertambangan mengalir ke negeri
Belanda.
Negeri Belanda menjadi pusat perdagangan hasil dari tanah jajahan.
2. Bagi Rakyat Indonesia
Kemerosotan tingkat kesejahteraan penduduk.
Adanya krisis perkebunan.
Menurunnya konsumsi bahan makanan.
Menurunnya usaha kerajinan rakyat.
Pengangkutan dengan gerobak.
Rakyat menderita karena masih menerapkan kerja rodi.

9. Politik Etis
A. Latar Belakang
Latar belakang munculnya politik etis sebagai berikut :
1. Sistem tanam paksa menimbulkan penderitaan rakyat Indonesia.
2. Sistem ekonomi liberal tidak memperbaiki kesejahteraan rakyat.

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


9
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

3. Belanda melakukan penekanan dan penindasan terhadap rakyat.


4. Rakyat kehilangan tanahnya.
5. Adanya kritik dari kaum intelektual Belanda sendiri.
B. Pelaksanaan Politik Etis
1. Desentralisasi Pemerintahan
Sebelum tahun 1900 pemerintahan di Nusantara dilakukan secara sentralisasi.
Seluruh jalannya pemerintahan ditentukan oleh menteri jajahan dan pusat
pemerintahan yang ada di negeri Belanda.

2. Irigasi
Sarana yang sangat vital bagi pertanian adalah sarana irigasi ( pengairan ). Pada
tahun 1885 pemerintahan telah membangun secara besar–besaran bangunan irigasi
di Brantas dan Demak.
3. Emigrasi ( Transmigrasi )
Penduduk jawa dan madura yang pada tahun 1865 berjumla 14 juta meningkat dua
kali lipat pada tahun 1900.
4. Edukasi
Pda mulanya kolonial belanda membentuk dua macam sekolah untuk rakyat
pribumi, yaitu sekolah kelas I dan sekolah kelas II.
5. Bidang Hukum dan Pengadilan
Berdasarkan peraturan pemerintah tahun 1854 dan peraturan hindia belanda tahun
1925, bidang hukum dan peradilan hindia di Belanda dibagi atas dua bagian, yaitu
pengadilan Gubernemen dan pengadilan Pribumi.

C. Kegagalan Politik Etis


Kegagalan politik etis tersebut tampak dalam kenyataan-kenyataan sebagai berikut:
1. Sejak pelaksanaan sistem ekonomi liberal, Belanda mendapatkan keuntungan yang
besar, tinkat kesejahteraan rakyat Pribumi tetap rendah.
2. Hanya sebagian kecil kaum Pribumi yang memperoleh keuntungan dan kedudukan
yang baik dalam masyarakat kolonial, yaitu golongan pegawai negeri.
3. Pegawai negeri dari golongan Pribumi hanya digunakan sebagai alat saja, sehingga
dominasi bangsa belanda tetap sangat besar.

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


10
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

B. Perkembangan Ekonomi dan Demografi di Indonesia pada Masa Kolonial


1. Pertumbuhan penduduk Indonesia pada abad ke-19 dan Awal Abad ke-20
Berdasarkan tingkat kepadatan penduduk, wilayah di Nusantara dapat dibagi
atas 3 kelompok yaitu :
a. Kelompok berpenduduk padat.
b. Kelompok berpenduduk sedang.
c. Kelompok berpenduduk jarang.
2. Mobilitas Penduduk Indonesia pada Abad ke-20
A. Migrasi Intern
Berarti perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah yang lain
dalam satu pulau baik secara individu maupun kelompok.
B. Migrasi Ekstern
Berarti perpindahan penduduk dari satu pulau ke pulau lainnya baik
secara berkelompok maupun sendiri.
C. Kepadatan Penduduk dan Gejala Sosial-Ekonomi
Rata-rata kepadatan penduduk Indonesia hanya 31,9 jiwa per
kilometer persegi akan tetapi di Pulau Jawa saja tingkat kepadatannya
adalah 316,1 jiwa per kilometer persegi.Sedangkan di luar Jawa
hanya 10,7 jiwa per kilometer persegi. Antara tahun 1928 dan 1938
diperkirakan perluasan areal persawahan sebesar 4%, sedangkan
kenaikan jumlah penduduk sekitar 17%.
Dampak lain dari penyempitan kepemilikan tanah adalah
meningkatnya kaum buruh tani yang tidak memiliki tanah.

C. Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat Indonesia pada Masa Kolonial


1. Perubahan Struktur Sosial
a. Golongan Eropa dan yang mempersamakan terdiri dari :
1. Bangsa Belanda dan keturunannya.
2. Bangsa Eropa lainnya
3. Orang-orang Bangsa lain yang telah dipersamakan dengan
Eropa karena kekayaan.
b. Golongan Timur Asing
c. Golongan pribumi yaitu bangsa Indonesia asli.

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


11
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

2. Perluasan Pengajaran dan Mobilitas Sosial


Mobilitas geografi adalah perpindahan tempat tinggal yang terwujud dalam
migrasi ekstern maupun migrasi intern dan urbanisasi. Perluasan pengajaran
baik dalam bidang ilmu dapat menarik perhatian rakyat.Kemudian dianggap
sebagai alat untuk dapat memasuki tingkatan hidup baru.

3. Kebijakan Pemerintahan Kolonial dalam Bidang Keagamaan


Snouck Hurgronje yang telah mempelajari islam secara merata tiba di
Nusantara pada tahun 1889.Sejak saat itu politik terhadap islam atas nasihatnya
mulai didasrakan pada fakta-fakta.Walaupun demikian bebrapa pejabat seperti
Snouck Hurgronje menyarankan agar sarekat islam diakui pendirinya kaerena
mereka berpandangan bahwa keberadaan sarekat islam merupakan kebangkitan
suatu bangsa.

4. Kedudukan dan Peranan Perempuan


Gagasan tentang kemajuan kaum perempuan itu juga muncul pada diri R.A
Kartini (1879-1904). Gagasan tersebut
dituangkan dalam surat pribadinya.

Dalam tulisannya tersebut ia


mengemukakan bahwa kehidupan
wanita sunda melalui 3 periode :
a. Masa kanak-kanak
b. Masa kehidupan patuh
c. Masa penuh pengaruh
Fase berikutnya dari gerakan wanita
Indonesia diwakili dengan berdirinya
sebuah perkumpulan Putri Mardika.

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


12
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

SOAL PILIHAN GANDA


1. Pada mulanya pedagang-pedagang Belanda yang berpusat di Rotterdam membeli
rempah-rempah dari Lisabon Portugis dan pada waktu itu Belanda masih dalam
penjajahan ……
a. Jepang b. Spanyol c. Amerika d. Thailand e. Taiwan
2. Pada tanggal 28 Nopember 1598 rombongan baru dari negeri Belanda di pimpin oleh
….
a. Pangeran Maurits d. Linscoten
b. Johan Van Olden Barnevelt e. Cornelis de Hoveman
c. Jacob Van Neck dan Wybrecht Van Waerwyck
3. Sejak tahun 1806 Inggris berusaha melemahkan kekuasaan Belanda di nusantara. Usaha
itu pun memuncak pada tahun …
a. 1808 b. 1809 c. 1811 d. 1810 e. 1820
4. Selama 20 tahun pertama dari system tanam paksa dan beban berat yang harus di
tanggung oleh rakyat adalah tanam paksa dari tahun ….
a. 1850-1870 d. 1820-1840
b. 1870-1890 e. 1810-1830
c. 1830-1850
5. Penerapan system ekonomi Liberal di Indonesia pada tahun 1870 hampir bersamaan
waktunya dengan pembukaan Terusan Suez pada tahun……
a. 1869 b. 1859 c. 1839 d. 1849 e. 1879
6. De Waal memperhitungkan bahwa sejak Voc hingga Zaman ekonomi Liberal tahun
1884, rakyat Indonesia berhak mendapatkan 528 gulden dari Belanda dan bahkan
apabila dihitung dengan bunganya menjadi ….
a. 1575 juta gulden c. 1568 juta guldend e. 1545 juta gulden
b. 1585 juta gulden d. 1558 juta gulden
7. Pertumbuhan penduduk antara tahun 1905 sampai 1920 agak tersendat-sendat hal itu di
akibatkan tingginya angka kematian sekitar ….
a. 34 sampai 35 per seribu jiwa d. 31 sampai 33 per seribu jiwa
b. 33,5 sampai 34,5 per seribu jiwa e. 32,5 sampai 35 per seribu jiwa
c. 30 sampai 34 per seribu jiwa
8. Ketika sensus penduduk pada tahun 1930 diadakan, penduduk Indonesia berjumlah 60,7
juta jiwa, dari jumlah itu 41,7 juta jiwa berdiam di pulau ….
a. Kalimantan b. Sumatera c. Jawa d. Bali e. Sulawesi
9. Pada pemerintahan Letnan Gubernur Jenderal Raffles. Jumlah penduduk pulau Jawa
yang tertulis dalam buku History of Java yang berjumlah …..
a. 4.616.270 jiwa d. 4.616.702 jiwa
b. 6.416.720 jiwa e. 4.716.602 jiwa
c. 4.166.720 jiwa
10. Menurut sensus penduduk pada tahun 1930 penduduk pulau Jawa telah berjumlah 40
juta jiwa, jadi dalam kurun waktu 130-140 tahun penduduk pulau jawa telah naik hampir
a. 12 kali lipat b. 17 kali lipat c. 11 kali lipat d. 10 kali lipat e. 9 kali lipat
11. Di bawah ini salah satu akibat dari penetrasi bangsa barat yang makin mendalam di
Jawa adalah ….
a. pertumbuhan penduduk yang semakin menurun
b. pertumbuhan penduduk yang tetap
c. pertumbuhan penduduk yang makin cepat
d. pertumbuhan penduduk yang cenderung menurun
e. pertumbuhan penduduk yang cenderung meningkat

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


13
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

12. Kedudukan wanita pada masa Kartini di tulis dalam suratnya pada tanggal 25 Mei 1899
kepada Stella Zeehandelaar seorang gadis dari negara …
a. Belanda b. Italia c. Vietnam d. Taiwan e. Cina
13. Pada tahun 1913 di Brebes terbit wanita Sworo yang dipimpin oleh seorang guru dari …
a. Yogyakarta b. Ponorogo c. Klaten d. Magelang e. Gorontalo
14. Konggres wanita pertama diadakan pada tanggal ….
a. 23 Desember 1929 d. 22 Desember 1938
b. 20 Desember 1938 e. 22 Desember 1928
c. 21 Desember 1928
15. Poetri Merdika di Jakarta merupakan surat kabar yang sangat maju pada tahun …
a. 1916 b. 1915 c. 1814 d. 1914 e. 1714
16. Keadaan gadis-gadis yang dialami oleh Kartini juga terdapat di daerah Pasundan.
Seorang guru wanita Belanda yang berada di Indonesia pada tahun 1913 menulis tentang
keadaan di Sunda. Dalam tulisannya tersebut ia mengemukakan bahwa kehidupan
wanita Sunda melalui …… periode.
a. 2 b. 3 c. 5 d. 4 e. 6
17. Pada abad ke berapakah terjadi pemberontakan terus menerus di daerah pedesaan pada
umumnya di gerakkan oleh pemuka agama.
a. 27 b. 19 c. 18 d. 25 e. 23
18. Sesudah tahun 1920 pertumbuhan penduduk berlangsung dengan cepat. Hal itu
disebabkan wabah-wabah besar tidak terjadi lagi antara tahun….
a. 1920-1930 b. 1930-1950 c. 1910-1920 d. 1909-1912 e. 1912-1918
19. Berapa jumlah penduduk Indonesia ketika diadakan sensus tahun 1930…
a. 67,0 jiwa d. 60,7 jiwa
b. 71,5 jiwa e. 70,6 jiwa
c. 76,7 jiwa
20. Perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lainnya dalam 2 pulau, baik secara
individu maupun kelompok disebut dengan….
a. Imigrasi Ekstern d. Migrasi Ekstern
b. Imigrasi Intern e. Transmigrasi
c. Migrasi Intern
21. Orang-orang mana sajakah yang lebih banyak mengadakan migrasi intern perseorangan
a. Sumatera Barat, Jawa d. Sumatera Barat, Bali
b. Minangkabau, Sumatera Barat e. Minagkabau, Jawa
c. Minangkabau, Sumatera Barat, Bali
22. Daerah manakah yang banyak mengalir perantau-perantau ke Riau dan Jambi ?
a. Aceh d. Kalimantan Barat
b. Sumatera Barat e. Kalimantan Selatan
c. Kalimantan Timur
23. Migrasi dari Jawa ke Aceh di sebabkan oleh
a. pembukaan perkebunan-perkebunan besar
b. penyempitan areal pertanian
c. pertambahan jumlah penduduk
d. keleluasaan yang wajar oleh pemerintah
e. sedikitnya lapangan pekerjaan
24. Berikut ini yang bukan perubahan social akibat migrasi adalah…..
a. hubungan yang semakin erat
b. tumbuhnya rasa persatuan dan kesatuan antar suku bangsa di Indonesia
c. pertambahan jumlah penduduk
d. terjadi ketegangan dan konflik antara penduduk asli dan pendatang
e. jawaban a, b, d benar
Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si
14
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

25. Pertumbuhan penduduk mendorong meluasnya daerah….


a. Pertanian d. Peternakan
b. Perkebunan e. Perikanan
c. Perhutanan
26. Agar dapat melaksanakan tugasnya dengan leluasa, VOC diberi hak-hak istimewa oleh
pemerintah Belanda yang dikenal sebagai Hak Octroi. Berikut ini yang termasuk Hak
Octroi adalah ….
a. monopoli perdagangan
b. mencetak dan mengedarkan uang
c. mendirikan benteng
d. tidak mengadakan perjanjian dengan raja
e. jawaban a, b, d benar
27. Keberadaan VOC di Batavia memperkuat kedudukan Voc untuk memudahkan usahanya
menguasai wilayah perdagangan rempah-rempah yang lebih luas di Nusantara. Pusat-
pusat perdagangan yang berhasil di kuasai VOC antara lain ….
a. Bali b. Surabaya c. Semarang d. Banten e. Bandung
28. Peraturan-peraturan yang ditetapkan VOC dalam melaksanakana monopoli perdagangan
antara lain ….
a. Asisten residen d. Kaum aristrokat
b. Indirect rule e. East Indian Company
c. Verplichte Levarantie
29. Pada tahun 1795, Partai Patriot Belanda yang anti Raja, atas bantuan Prancis berhasil
merebut kekuasaan dan membentuk pemerintahan baru. Pemerintahan baru tersebut
diberi nama ….
a. Compagnie des Indies d. Koninkrijk Holland (kerajaan Belanda)
b. Republik Bataaf e. Weltevreden
c. Dewan Asia
30. Ketika akhirnya Inggris menyerbu Pulau Jawa, pengganti Daendels, Gubernur Jenderal
Jansen, tidak mampu bertahan. Akhirnya dari penjajahan Belanda – Pranci itu ditandai
dengan Kapitulasi Tuntang. Isi dari Kapitulasi Tuntang antara lain adalah …..
a. seluruh jawa dan sekitarnya diserahkan kepada inggris
b. hanya jawa timur yang diserahkan kepada inggris
c. jawa tengah dan jawa barat yang diserahkan kepada inggris
d. utang pemerintah belanda menjadi tanggung jawab inggris
e. tentara inggris menjadi tawanan Belanda
31. Agar VOC leluasa dalam melaksanakan tugasnya pemerintah Belanda memberikan hak-
hak istimewa kepadaVOC yang meliputi hak sebagai berikut, kecuali ….
a. Mengangkat dan memberhentikan pegawai
b. Memiliki tentara
c. Mendirikan Negara merdeka disebrang lautan
d. Mengeluarkan / mencetak uang
e. Menyatakan perang dan damai
32. Hak VOC untuk menebang tanaman rempah-rempah di Maluku agar harganya stabil /
naik disebut …
a. Verplichte Leverantie c. Contingenten e. Eksterpasi
b. Pelayaran Hongi d. Poenale Sanctie

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


15
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

33. Makin luasnya wilayah Voc berakibat kemunduran Voc itu sendiri, penyebabnya
adalah…
a. makin banyaknya korupsi
b. tidak sesuai dengan semangat liberalisme ekonomi
c. bersaing dengan portugis dan voc
d. biaya perang yang terlalu besar
e. anggaran untuk pegawai terlalu besar
34. Proses penyerahan kekuasaan di Indonesia dari Belanda ke Inggris tahun 1814 ditandai
dengan…..
a. Convention of London d. Kapitulasi Kalijati
b. Traktat Sumatera e. Perjanjian Bongaya
c. Kapitulasi Tuntang
35. Sebenarnya system tanam paksa merupakan kelanjutan dari praktik pemerasan yang
pernah dilakukan oleh Daendles sebelumnya, yaitu ….
a. Kerja rodi d. Preanger Stelsel
b. Verplichte Leverantie e. Contingenten
c. Hongi tochten
36. Undang-undang yang menyatakan bahwa dalam menyusun anggaran belanja pemerintah
colonial Hindia Belanda harus mendapat persetujuan parlemen adalah….
a. Suiker Wet d. Poenale Sanctie
b. Agrarische Wet e. Wilden Schoolen - Ordonantie
c. Compatibilitet Wet
37. Buku karya Multatuli yang berisi tentang Kisah Saijah dan Adinda, petani yang jadi
korban Tanam Paksa di Lebak, Banten berjudul ….
a. Max Havelaar d. from dark to light
b. Eure Schuld e. Indonesia menggugat
c. Al ik en Nederlander Was
38. Sistem pertanian yang hanya di lakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup sendiri,
adalah pengertian dari …
a. Subsistence farming d. Deep farming
b. Normal farming e. Special farming
c. Better of farming
39. Kewajiban bagi rakyat pribumi untuk membayar pajak berupa hasil bumi kepada VOC,
adalah pengertian dari……
a. Verplichte leverantie d. Pelayaran Hongi
b. Contigenten e. Landrent
c. Ekstirpasi
40. Sistem pemerintahan tidak langsung, yaitu system pemerintahan yang di terapkan pada
masa VOC dengan memanfaatkan bupati-bupati sebagai kepala pemerintahan
tradisional, adalah pengertian dari….
a. Indirect rule d. Ekstirpasi
b. Condirent rule e. Opendeur politiek
c. Cultuur Procenten
41. Dalam melaksanakan system sewa tanah dan system pertanian bebas, Raffles
menghadapi hambatan-hambatan yang disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut, adalah
a. Keuangan Negara dan pegawai-pegawai yang cakap jumlahnya tidak terbatas
b. Sistem ekonomi desa pada waktu itu belum memungkinkan diterapkannya ekonomi
uang
c. Pejabat yang bertindak sabar dan apa adanya
d. Memberikan kepastian hokum atas tanah yang dimiliki petani
e. Pemerintah mempunyai pemasukan Negara cukup terjamin.
Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si
16
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

42. Badan-badan penegak hukum yang ada pada masa Raffles adalah sebagai berikut,
adalah….
a. Court of Justice d. Treaty of London
b. Rodi Working e. Court of Tenant
c. Pnybank
43. Sistem tanam paksa yang diusulkan Van Den Bosch di dorong oleh hal-hal sebagai
berikut , kecuali….
a. Kas Negara yang kosong
b. Keinginan para bupati untuk mendapatkan culture procenten
c. Pemasukan uang dari penanaman kopi tidak banyak
d. Utang luar negeri yang berat
e. Perang yang memakan biaya besar
44. Atas bantuan Perancis, Belanda berhasil merebut kekuasaan dan kemudian membentuk
pemerintahan baru bernama Republik Bataaf. Arti dari Bataaf adalah ...
a. Bangsa besar d. Nama nenek moyang Inggris
b. Satu Kesatuan e. Nama Raja Belanda
c. Nama nenek moyang bangsa Belanda
45. Usulan Van Deventer diringkas dengan apa yang dikenal dengan Trilogi Van Deventer,
yang terdiri atas sebagai berikut, kecuali ….
a. Irigasi d. Perpindahan Penduduk
b. Emigrasi e. Demografi
c. Edukasi
46. Di dalam latar belakang politik etis, diantaranya adalah adanya kritik dari kaum
intelektual Belanda sendiri (kaum etisi) terhadap praktik Kolonial Liberal. Tokoh-tokoh
yang melancarkan kritik tersebut antara lain sebagai berikut, kecuali …
a. Van Kol d. Van den Breg
b. Van Deventer e. Max Van Havelaan
c. Baron Van Hoevell
47. Pemerintah Belanda berkewajiban mengembalikan Batig Slot (keuntungan) sebesar 187
juta gulden untuk rakyat Indonesia. Pembayaran utang tersebut dapat dilakukan dengan
cara….
a. Mengeksploitasi tanah dan penduduk Indonesia
b. Meringankan beban rakyat Indonesia
c. Memberantas hal-hal yang dapat menghambat kemajuan Indonesia
d. Memajukan pendidikan Indonesia
e. Jawaban b,c,d benar
48. Berdasarkan tingkat kepadatan penduduknya, wilayah di Nusantara dapat dibagi atas 3
kelompok, yaitu :
- kelompok penduduk padat
- kelompok penduduk sedang
- kelompok penduduk jarang
pulau yang berpenduduk padat antara lain :…..
a. Sumatera, Kalimantan, Sulawesi
b. Nusa Tenggara, Maluku, Papua
c. Jawa, Bali, Sumatera Barat
d. Kalimantan, Nusa Tenggara, Jawa
e. Bali, Sulawesi Selatan, Maluku

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


17
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

49. Perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain dalam satu pulau, baik secara
individu maupun kelompok adalah pengertian dari….
a. Migrasi d. Migrasi Pulau
b. Migrasi Intern e. Migrasi Pindah Pulau
c. Migrasi Ekstern
50. Perpindahan penduduk dari satu pulau ke pulau lainnya baik secara kelompok maupun
sendiri-sendiri, adalah pengertian dari ….
a. Migrasi Intern d. Migrasi Ekstern
b. Migrasi Pulau e. Migrasi
c. Migrasi Daerah

SOAL ESSAY !
1. Seorang raja dari Spanyol yang berhasil naik tahta pada tahun 1580 karena ia
mempersahkan Spanyol dan Portugis. Siapa raja yang dimaksud ?
2. a. Menghindari persaingan tidak sehat diantara sesama pedagang Belanda untuk
keuntungan maksimal.
b. Memperkuat posisi Belanda dalam menghadapi persaingan.
Uraian diatas merupakan tujuannya dibentuknya ?
3. Agar dapat melaksanakan tugas dengan leluasa VOC diberi hak istimewa pemerintah di
Belanda yang dikenal sebagai Hak Octroi. Meliputi apa saja hak octroi tersebut ?
4. Malaka, Padang, Makassar, dan Banten merupakan pusat – pusat perdagangan yang
berhasil dikuasai oleh VOC. Pada tahun berapa VOC berhasil menguasai daerah – daerah
tersebut ?
5. Contingenten merupakan salah satu peraturan yang ditetapkan VOC untuk melakukan
Monopoli perdagangan. Jelaskan pengertian dari Contingenten ?
6. Dalam melksanakan pemerintahan, VOC menerapkan system pemerintahan tidak
langsung dengan memanfaatkan system feodalisme. Apa cirri khas feodalisme ?
7. Sejak awal abad ke-18 VOC mengalami kemunduran. Disebabkan oleh hal apa saja
kemunduran VOC ?
8. Pada tahun berapa Napoleon membubarkan republic Bataaf dan membentuk kerajaan
Belanda ?
9. Dalam masa pemerintahan Herman Willem Daendels sebagai gubernur jendral ia
membuat suatu kebijakan yang controversial. Apa kebijakan tersebut ?
10. Pengadilan untuk Eropa
Pengadilan untuk orang Pribumi
Pengadilan untuk Timur Asing.
Merupakan 3 jenis pengadilan dalam bidang ?
11. Continental stelsel yang ditterapkan oleh Napoleon di Eropa dengan memblokade
perdagangan Inggris di Eropa. Diatas merupakan salah satu latar belakang dari ?
12. - Kerajaan di nusantara terutama di luar Jawa bertindak mandiri
- Usaha – usaha sepihak Raffles yang ingin menguasai kembali nusantara
Uraian diatas merupakan kesulitan – kesulitan yang dihadapi oleh ?
13. Kultur stelsel yang didasarkan atas hukum adat merupakan pendapat dari ?
14. - Terjadinya perang kemerdekaan Belgia
- Terjadinya perang Diponegoro
Merupakan latar belakang dari ?
15. Ketentuan – ketentuan pokok system tanam paksa dalam staatblad tahun 1834 nomor 22
yaitu berfungsi ?
16. Dampak negative pemberlakuan tanam paksa di Indonesia adalah ?

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


18
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

17. Pada tahun 1602 kongsi-kongsi dagang Belanda dipersatukan oleh tokoh-tokoh Belanda
menjadi sebuah kongsi dagang besar yang diberi nama VOC. Siapa tokoh yang dimaksud
dalam uraian tersebut ?
18. UU gula yang menetapkan bahwa tanaman tebu adalah monopoli pemrintah yang secara
berangsur – angsur akan di ahlikan kepada pihak swasta. Diatas merupakan peraturan dari
pelaksanaan ?
19. Usulan dari Van Deventer dirngkas dengan apa yang dikenal dengan Trilogi Van
Deventer yang terdiri dari ?
20. Perdaganagan perantara yang ada di pulau Jawa umumnya terdiri dari perdagangan
distribusi dan perdagangan kolektif. Apa peran perdagangan distribusi ?

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


19
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/