Anda di halaman 1dari 17

Materi Sejarah Kelas XI IPS

A. Kebijakan Politik Pemerintah Pendudukan Jepang


Penyerahan tanpa syarat Letnan Jenderal H. Ter Poorten, Panglima Angkatan
Perang Hindia Belanda kepada pimpinan tentara Jepang Letnan Jenderal Hitoshi
Imamura terjadi pada tanggal 8 Maret 1942. Hal ini menandai berakhirnya pemerintahan
Hindia Belanda di Indonesia yang kemudian digantikan oleh pemerintahan pendudukan
Jepang. Indonesia memasuki period baru, yaitu periode pendudukan militer Jepang.
Terdapat tiga pemerintahan militer pendudukan, yaitu sebagai berikut.
1. Pemerintahan militer Angkatan Darat (Tentara ke-25) untuk Sumatra dengan
pusatnya di Bukittinggi
2. Pemerintahan militer Angkatan Darat (Tentara ke-16) untuk Jawa-Madura
dengan pusatnya di Jakarta
3. Pemerintahan militer Angkatan Laut (Armada Selatan ke-2) untuk daerah
Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku dengan pusatnya di Makassar.

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


1
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

Pada mulanya, tentara Jepang membentuk pemerintahan pendudukan militer di Pulau


Jawa yang bersifat sementara. Hal itu sesuai dengan Osamu Sirei (Undang-Undang
yang dikeluarkan oleh Panglima Tentara ke-16) No. 1 Pasal 1 yang dikeluarkan pada
tanggal 7 Maret 1942.

Koordinator pemerintahan setempat disebut gunseibu. Misalnya wilayah Jawa


Barat pusat koordinator pemerintahan berada di Bandung. Pada setiap gunseibu
ditempatkan beberapa komandan militer. Mereka mendapat tugas untuk memulihkan
ketertiban dan keamanan, menanam kekuasaan, dan membentuk pemerintahan setempat.
Jepang kekurangan tenaga pemerintahan yang sebenarnya telah dikirimkan, tetapi
kapalnya tenggelam karena diserang oleh Sekutu dengan menggunakan terpedo. Oleh
karena itu, dengan terpaksa diangkat pegawai-pegawai bangsa Indonesia. Hal itu
tentunya menguntungkan pihak Indonesia karena memperoleh pengalaman dalam bidang
pemerintahan.
Di Jawa Barat, pembesar militer Jepang menyelenggarakan pertemuan dengan
para anggota Dewan Pemerintahan Daerah dengan tujuan untuk menciptakan suasana
kerjasama yang baik. Gubernur Jawa Barat, Kolonel Matsui, didampingi oleh R. Pandu
Suradiningrat sebagai wakil gubernur, sedangkan Atik Suardi diangkat sebagai
pembantu wakil gubernur.

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


2
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

Pada tanggal 19 April 1942, diangkat residen-residen berikut ini.


1. R. Adipati Aria Hilman Djajadiningrat di Banten (Serang)
2. R.A.A Surjadjajanegara di Bogor
3. R.A.A Wiranatakusuma di Priangan (Bandung)
4. Pangeran Ario Suriadi di Cirebon
5. R.A.A Surjo di Pekalongan
6. R.A.A Sudjiman Martadiredja Gandasubrata di Banyumas.

Di kota Batavia, sebelum namanya diubah menjadi Jakarta, H. Dahlan Abdullah


diangkat sebagai kepala pemerintahan daerah kotapraja, sedangkan jabatan kepala polisi
diserahkan kepada Mas Sutandoko.
Jepang juga mengeluarkan berbagai aturan. Dalam undang-undang No. 4
ditetapkan hanya bendera Jepang, Hinomaru, yang boleh dipasang pada hari-hari besar
dan hanya lagu kebangsaan Jepang, Kimigayo, yang boleh diperdengarkan. Selanjutnya
mulai tanggal 1 April 1942 ditetapkan harus menggunakan waktu (jam) Jepang. Mulai
tanggal 29 April 1942 ditetapkan bahwa kalender yang dipakai adalah kalender
Jepang yang bernama Sumera. Tahun 1942, kalender Masehi sama dengan tahun 2602
Sumera. Demikian juga setiap tahun rakyat Indonesia diwajibkan untuk merayakan hari
raya Tencosetsu¸ yaitu hari lahirnya Kaisar Hirohito.
Pada bulan Agustus 1942 pemerintahan militer Jepang meningkatkan penataan
pemerintahan. Hal itu tampak dengan dikeluarkannya Undang-Undang No. 27 tentang
aturan pemerintahan daerah dan Undang-Undang No. 28 tentang aturan pemerintahan
syu dan tokubutsu syi.
Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si
3
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

Didepan Sidang Istimewa ke-82 Parlemen di Tokyo, Perdana Menteri Tojo pada
tanggal 16 Juni 1943 memutuskan bahwa pemerintah pendudukan Jepang memberikan
kesempatan kepada bangsa Indonesia untuk turut mengambil bagian dalam
pemerintahan. Selanjutnya, pada tanggal 1 Agustus 1943 keluar pengumuman Saiko
Syikikan tentang garis-garis besar rencana mengikutsertakan orang-orang Indonesia
dalam pemerintahan negara.
Pengikutsertaan bangsa Indonesia tersebut dimulai dengan pengangkatan Prof.
Dr. Hoesein Djajadiningrat sebagai Kepala Departemen Urusan Agama pada tanggal 1
Oktober 1943. Pada tanggal 10 November 1943, Mas Sutardjo Kartohadikusumo dan
R.M.T.A Surio masing-masing diangkat sebagai residen (syucokan) di Jakarta dan
Bojonegoro. Selanjutnya, pengangkatan 7 penasehat bangsa Indonesia dilakukan pada
pertengahan bulan September 1943. Mereka disebut sanyo dan dipilih untuk enam
macam departemen (bu), yaitu berikut ini
1. Ir. Soekarno untuk Somubu (Departemen Urusan Umum)
2. Mr. Suwandi dan dr. Abdul Rasyid untuk Naimubu-bunkyoku (Biro Pendidikan dan
Kebudayaan Departemen Dalam Negeri)
3. Prof. Dr. Mr. Supomo untuk shihobu (Departemen Kehakiman)
4. Mochtar bin Prabu Mangkunegoro untuk Kotsubu (Departemen Lalu-Lintas)
5. Mr. Muh. Yamin untuk Sendenbu (Departemen Propaganda)
Badan Pertimbangan Pusat atau Cuo Sangi In adalah suatu badan yang bertugas
mengajukan usul kepada pemerintah serta menjawab pertanyaan pemerintah tentang
politik dan menyarankan tindakan-tindakan yang perlu dilakukan oleh pemerintahan
militer.
Pada bulan Juli 1944, Kepulauan Saipan yang letaknya sudah berdekatan dengan
kepulauan Jepang jatuh ke tangan Amerika.
Salah satu cara yang dilakukan Perdana Menteri Koiso untuk mempertahankan
pengaruh Jepang di negeri-negeri yang didudukinya adalah dengan menjanjikan
kemerdekaan kelak di kemudian hari. Melalui cara demikian rakyat di negeri-negeri
tersebut akan menyambut kedatangan pasukan sekutu sebagai penyerbu terhadap
negerinya.

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


4
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

Tanggal 1 Maret 1945 mengumumksn pembentukan Badan Penyelidik Usaha-


usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia / BPUPKI (Dokuritsu Junbi Cosakai). Tujuan
pembentukan badan itu adalah untuk mempelajari dan menyelidiki hal-hal penting
menyangkut pembentukan negara Indonesia merdeka.

B. Mobilitas Sosial dan Kesempatan Berpolitik


1. Pembentukan Gerakan Tiga A, Poetera, dan Jawa Hokokai
a. Gerakan Tiga A
Dengan nama Gerakan Tiga
A tersebut merupakan singkatan dari
semboyan propaganda Jepang, yaitu
Nippon Cahaya Asia, Nippon
Pelindung Asia, Nippon Pemimpin
Asia. Mr. Samsuddin sebagai
ketuanya.
Gerakan Tiga A hanya
berumur beberapa bulan saja.
Pemerintaha pendudukan Jepang
menganggap bahwa Gerakan Tiga A
tidak cukup efektif dalam usahanya
mengerahkan bangsa Indonesia.
Oleh karena itu, pada bulan Desember 1942, telah direncanakan untuk
membentuk organisasi baru. Organisasi baru itu dipimpin oleh tokoh-tokoh
pergerakan nasional yang lebih dikenal luas di kalangan rakyat Indonesia. Tokoh-
tokoh tersebut dikenal sebagai tokoh Empat Serangkai, yaitu Ir. Soekarno, Drs.
Moh. Hatta, Ki Hajar Dewantara, dan K.H. Mas Mansur.
b. Poetera
Pada tanggal 1 Maret 1942, ia mengumumkan lahirnya gerakan baru yang
bernama Poesat Tenaga Rakyat yang disingkat Poetera. Tujuannya untuk
membangun dan menghidupkan segala sesuatu yang telah dirobohkan oleh
imprelialisme Belanda.

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


5
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

Bagi Jepang, tujuan pembentukan Poetera adalah untuk memusatkan segala


potensi masyarakat Indonesia dalam rangka membantu usaha perangnya. Sebelas
macam yang ahrus dilakukan, sebagaimana yang tercantum dalam peraturan dasarnya.
Diantaranya yang terpenting adalah :
1. Tugas untuk memengaruhi rakyat supaya kuat rasa tanggung jawabnya untuk
menghapuskan pengaruh Amerika, Inggris dan Belanda
2. Mengambil bagian dalam mempertahankan Asia Raya
3. Memperkuat rasa persaudaraan antara Indonesia dan Jepang
4. Mengintensifkan pelajaran-pelajaran bahasa Jepang serta
5. Tugas dalam bidang sosial-ekonomi
Pemimpin tertinggi Poetera adalah Ir. Soekarno, dibantu oleh Drs. Moh.
Hatta, Ki Hajar Dewantara, dan K.H. Mas Mansur.

c. Jawa Hokokai
Pada tahun 1944, Panglima Tentara Keenambelas, Jenderal Kumakici
Harada, menyatakan berdirinya organisasi Jawa Hokokai (Himpunan Kebaktian
Jawa). Pimpinan Jawa Hokokai pada tingkat pusat dipegang langsung oleh
Gunseikan.
Kegiatan-kegiatan Jawa Hokokai sebagaimana digariskan dalam peraturan
dasarnya adalah sebagai berikut.
1. Melaksanakan segala sesuatu dengan nyata dan ikhlas untuk menyumbangkan
segenap tenaga kepada pemerintah Jepang.
2. Memimpin rakyat untuk menyumbangkan segenap tenaga berdasarkan semangat
persaudaraan antar segala bangsa
3. Memperkokoh pembelaan tanah air.
Anggota Jawa Hokokai minimal berusia 14 tahun, bangsa Jepang atau
bangsa Indonesia, dan pegawai negeri atau kelompok profesi. Jawa Hokokai
merupakan organisasi sentral yang anggota-anggotanya terdiri dari bermacam-macam
Hokokai sesuai dengan bidang profesinya. Guru-guru bergabung dalam wadah Kyoiku
Hokokai (Kebaktian Para Pendidik) dan para dokter bergabung dalam wadah Izi
Hokokai (Kebaktian Para Dokter).

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


6
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

Selain itu, Jawa Hokokai juga mempunyai anggota-anggota istimewa yang


terdiri atas Eujinkai (Organisasi Wanita), Keimin Bunka Shidosho (Pusat
Kebudayaan), Boei Engokai (Tata Usaha Pembantu Prajurit Peta dan Heiho) serta
hokokai perusahaan.

2. Kerja Sama Kaum Nasionalis Islam


Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI) yang pernah didirikan di Surabaya tahun
1937 pada zaman Hindia Belanda oleh KH. Mas Mansur dan kawan-kawan.
Pada bulan Oktober 1943 secara resmi MIAI dibubarkan dan diganti dengan
organisasi baru yaitu Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi) yang disahkan oleh
Gunseikan pada tanggal 22 November 1943. Masyumi di pimpin oleh Ketua Pengurus
Besar K.H. Hasyim Asy’ari dengan wakilnya dari Muhammadiyah adalah K.H. Mas
Mansur, K.H. Farid Ma’ruf, K.H Mukti, K.H. Hasyim dan Kartosudarmo, sedangkan
wakil dari NU adalah K.H Nachrowi, Zainul Arifin dan K.H Mochtar.

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


7
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

C. Sistem Mobilitas dan Kontrol Pemerintahan Pendudukan Jepang serta Dampaknya


terhadap Masyarakat.
1. Pengerahan Pemuda
a. BPAR (Barisan Pemuda Asia Raya)
Latihan-latihan yang diadakan Jepang untuk menanamkan semangat
berpihak kepada Jepang di kalangan kaum muda adalah dalam Barisan Pemuda Asia
Raya (BPAR). BPAR merupakan bagian dari Gerakan Tiga A. BPAR dimulai dari
tingkat pusat di Jakarta, sedangkan daerah-daerah dibentuk Komite Penginsafan
Pemuda yang anggotanya terdiri dari unsur kepanduan. Di tingkat pusat, BPAR
diresmikan pada tanggal 11 Juni 1942 dan dipimpin oleh dr. Slamet Sudibyo dan S.A
Saleh.
b. Seinendan dan Keibodan
Pada tanggal 29 April 1943, tepat pada hari ulang tahun Kaisar Jepang,
diumumkan secara resmi pembentukan dua organisasi pemuda, yaitu seinendan dan
keibodan. Seinendan dan keibodan merupakan organisasi kepemudaan semi-militer.
Kedua organisasi itu langsung dipimpin oleh genseikan. Secara resmi disebutkan
bahwa pembentukan kedua organisasi tersebut bertujuan untuk mendidik dan melatih
pemuda agar dapat menjaga dan mempertahankan tanah airnya dengan kekuatan
sendiri.
Seinendan beranggotakan pemuda-pemuda Asia yang berusia antara 15-25
tahun. Namun, usia anggotanya kemudian diubah menjadi 14-22 tahun. Pada bulan
Oktober 1944 pemerintah militer Jepang juga membentuk Josyi Sienendan (Seinendan
Putri).
Pada bulan Oktober 1943 dibentuk Fujinkai (Himpunan wanita). Usia
minimum dari anggota wanita tersebut juga diberikan latihan-latihan militer.

c. Organisasi-Organisasi Semi Militer Lainnya


Pada tanggal 1 November 1944, dibentuk Suishintai (Barisan Pelopor),
kemudian pada tangal 8 Desember 1944 dibentuk Jibakutai (Barisan Berani Mati).
Pada tanggal 15 Desember 1944, dibentuk Hizbullah (Kaikyo Seinen Teishintai) yang
merupakan barrisan semi-militer dari kaum muda Islam dan Gakukotai atau Korps
Pelajar.
Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si
8
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

d. Heiho dan Peta


Pada bulan April 1943,
dikeluarkan pengumuman yang isinya
memberikan kesempatan kepada pemuda
Indonesia untuk menjadi pembantu prajurit
Jepang, baik Angkatan Darat maupun
Angkatan Laut. Syarat-syarat menjadi
anggota Heiho antara lain berbadan sehat,
berkelakuan baik, berumur antara 18-25
tahun, dan pendidikan terendah Sekolah
Rakyat (Sekolah Dasar).

2. Pengerahan Tenaga Kerja


Dalam situasi perang, Jepang
berkepentingan untuk membangun kubu-kubu,
jalan-jalan, lapangan udara, dan sebagainya
sehingga diperlukan tenaga kasar.
Bekerja di pabrik-pabrik dan pelabuhan-
pelabuhan. Tenaga-tenaga kasar itulah yang
disebut romusha. Romusha adalah nama barisan
pekerja asal Jawa yang tidak termasuk bagian dari
ketentaraan.
Dalam kampanye tersebut para romusha diberikan julukan prajurit ekonomi atau
pahlawan pekerja yang digambarkan sebagai orang-orang yang sedang melakukan tugas
suci untuk memenangi Perang Asia Tmur Raya.
Pengerahan tenaga tersebut mengakibatkan perubahan pada struktur sosial di
Indonesia. Pemuda-pemuda yang meninggalkan desanya pergi ke kota karena khawatir
diambil sebagai romusha. Oleh karena itu, pemerintah pendudukan Jepang bertindak lebih
jauh lagi. Akhirnya, hampir semua laki-laki yang tidak cacat diambil sebagai romusha
sehingga yang tinggal hanyalah kaum wanita, anak-anak dan laki-laki yang kurang sehat.

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


9
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

Dibentuklah rukun tetangga (tonarigumi) sampai ke pelosok-pelosok. Hal itu


sesuai denga tujuan yang disebutkan dalam berita pembentukannya, yaitu agar penduduk
berusaha meningkatkan produksi hasil buminya dan menyerahkannya untuk negeri.

3. Pemerahan Ekonomi dan Bahan Pangan


Pemerintah pendudukan Jepang kemudian mengambil alih semua kegiatan
ekonomi. Langkah pertama adalah merehabilitasi sarana dan prasarana ekonomi, antara
lain jembatan, alat-alat transportasi, dan telekomunikasi secara fisik. Beberapa peraturan
dikeluarkan untuk melakukan pengawasan terhadap kegiatan ekonomi. Guna mencegah
meningkatnya harga barang dan timbulnya berbagai manipulasi, pemerintah pendudukan
mengeluarkan peraturan pengendalian harga dan hukuman yang berat bagi pelanggarnya.
Pelaksanaan pengawasan terhadap perkebunan-perkebunan dilakukan oleh suatu
badan pengawas yang ditunjuk oleh gunseikan, yaitu Saibai Kigyo Kanrikodan (KSK).
Hanya beberapa tanaman saja yang mendapat perhatian pemerintah pendudukan
Jepang, antara lain karet dan kina. Karena tanaman karet dan kina dianggap penting, maka
kerusakan perkebunan kina dan akrt relatif kecil jika dibandingkan dengan tanaman yang
lain.
Hasil perkebunan lainnya adalah tebu yang dapat menghasilkan gula. Dalam
bidang moneter, pemerintah pendudukan Jepang menetapkan bahwa mata uang yang
berlaku adalah gulden dan mata uang Hindia Belanda. Tujuannya agar harga barang-
barang dapat dipertahankan seperti sebelum perang. Selanjutnya dilakukan likuidasi
terhadap beberapa bank bekas milik musuh, yaitu De Javashe Bank, Nederlansche
Handels Maatschappij, Nederlands – Indische Escompto Bank, dan Batavia Bank.

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


10
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

Sidang Cuo Sangi In (Dewan Pertimbangan Pusat) pada bulan Oktober 1944
juga menghasilkan kesepakatan-kesepakatan untuk meningkatkan penyerahan kebutuhan
perang, antara lain sebagai berikut.
a. Memperkuat para prajurit PETA dan Heiho
b. Menggerakkan tenaga kerja untuk keperluan
masyarakat dan perang
c. Meneguhkan susunan penghidupan masyarakat
dalam masa perang
d. Memperbanyak hasil produksi pangan.
Pemerintah selanjutnya meminta kepada
Dewan penasehat (Sanyo Kaigi) yang antara lain
beranggotakan Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, Otto
Iskandardinata, Dr. buntaran Martoadmodjo, dan
R.P Soeroso untuk memecahkan masalah beras
tersebut. Dalam sidang pada tanggal 8 Januari
1945, Sanyo Kaigi menyimpulkan bahwa
kekurangan dalam penyetoran padi disebabkan
oleh faktor-faktor berikut ini.
a. Musim kemarau yang panjang pada tahun
1944 sehingga panen tidak dapat
diharapkan
b. Cara memberikan penerangan mengenai
penyetoran padi kepada pemerintah kurang
cukup jelas bagi rakyat dan kebanyakan
rakyat berpendapat bahwa padi dibawa ke
luar keresidenan,. Bahkan ke luar jawa
c. Struktur masyarakat dan kondisi sosial
belum teratur dan masih belum dapat
menyesuaikan diri dengan keadaan perang
d. Kurangnya pengawasan dalam pelaksanaan pemindahan padi, mulai dari tangan para
pedagang sampai menjadi beras di tangan pemerintah.

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


11
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

Seriusnya masalah sandang mendorong rakyat untuk membuat pakaian dari


karung goni, bahkan ada yang mengganti pakaian dengan lembaran karet mentah sebagai
busananya. Oleh karena itu, kampanye-kampanye untuk menolong rakyat jembel yang
tidak berpakaian dilakukan secara intensif oleh Jawa Hokokai dan aparat pemerintah
lainnya. Bahkan, pada bulan April 1944 diadakan Pekan Pengumpulan Pakaian untuk
Rakyat Jelata.

1. Di dalam Pemerintahan penduduk Jepang terdapat barisan pekerja. Barisan pekerja


asal jawa yang tidak termasuk bagian ketentraman :
a. Heiho d. Peta
b. Romusha e. G 3 A
c. bushido
2. Di dalam diri ksatra harus ada jiwa dan semangat. Jiwa atau semangat ksatria antara
lain berisi kesetiaan dan bakti kepada tuan atau pimpinanya :
a. Bushido d. Budanco
b. Cudanco e. Giyuhei
c. Bungsyu
3. Taktik peperangan dengan cara bertahan dari serangan musuh adalah :
a. Keibodan d. Heiho
b. Ofesif e. Peta
c. Defesif
4. Apa yang dimaksud dengan Keimin bunka Shidosho :
a. Daerah istimewa d. Penguasa perkebunan
b. Pusat Kebudayaan e. Armada selatan kedua
c. Departemen kepolisian
5. Pelaksanaan pengawasan terhadap perkebunan-perkebunan dilakukan oleh suatu
badan pengawas yang ditunjuk oleh Gunseikan yaitu :
a. Gulden d. SKK
b. Nanpokeihatsu kenso e. Agregat
c. Cuo Sangi in
6. Pasukan (Pilot) berani mati Jepang dalam Perang dunia II yang menghancurkan kapal-
kapal sekutu :
a. Kamizake d. Minseifu
b. Keimubu e. Son
c. Minseibu
7. Departemen Urusan Dalam negeri bagian pengajaran olah raga, dan Seinanden :
a. Kyoiku Hokokai d. Kigyo Saibein
b. Naimubu – bunkyoku e. Keibodan
c. Naimubu bunkyoku

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


12
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

8. Barisan pembantu polisi di Sumatera Keibodan disebut Bogodan dan di Kalimantan


disebut Boineokonan Hokukudan :
a. Kyoiku Hokokai d. Kigyo Saibein
b. Naimubu – bunkyoku e. Keibodan
c. Naimubu bunkyoku
9. Badan – badan penyelidikan usaha – usaha persiapan kemerdekaan Indonesia :
a. Dokuritsu Junbi Cosakai d. Keimin Bunka Shidhoso
b. Cuo Sangi In e. Keibodan
c. Jibakutai
10. Lembaga – lembaga pusat latihan pemuda :
a. Cuo Seinen Kunrensyo d. Minseibu
b. Jibakutai e. Nogyo Kumia
c. Kyoiku Hokokai
11. Apa tujuannya Tokoh – tokoh mini mulai diawasi :
a. Untuk menyakinkan bahwa para pemuka agama islam di daerah tidak berbahaya
bagi pemerintah
b. Agar para pelatihan tersebut harus dipilih dengan syarat memiliki pengaruh luar
dilingkunganya
c. Agar bias tau apa saja kegiatannya
d. Untuk pengaruh luar dilingkungannya dan mempunyai watak yang baik
e. Seseorang menjadi tenaga kerja paksa
12. System ekonomi yang mewajibkan penduduk suatu daerah untuk memenuhi
kebutuhan sendiri adalah system :
a. Sistem Budanco d. Sistem Daerah
b. Sistem Pekerjaan e. Sistem Ekonomi Dutarki
c. Sistem Ekonomi autarki
13. Tata usaha pembantu prajurit Peta dan Heiho adalah
a. Cuo Sangi In d. Jawa Hokokai
b. Fujinkai e. Keimin Bunka Shidosho
c. Boe Engokai
14. Tentara jepang membentuk pemerintahan pendudukan militer di pulau jawa yang
bersifat sementara UUD dikeluarkan oleh panglima tentara ke – 16 adalah
a. No 1 pasal 1 d. No 2 pasal 1
b. No 2 pasal 2 e. No 2 pasal 3
c. No 1 pasal 2
15. Koordinator pemerintahan setempat disebut :
a. Osamu Sheirei d. KU
b. Gunsaibu e. Bingsino
c. Kochi
16. Setiap rakyat Indonesia diwajibkan untuk merayakan hari raya Tencosetsu yaitu hari
lahirnya
a. Atik Suwardi d. K. pandu
b. Matsoloi e. Prof.dr.Hoesan
c. Kaisar hiro hitto

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


13
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

17. Pemimpin badan perdagangan pada poetra penasehat orang jepang adalah
a. Miyosi d. Akiyama
b. G. Tanighuci e. K.Sultan Pamunjak
c. Kiro Yamasaki
18. Pada tanggal dan bulan berapakah sidang wo sangi in pertama dilakukan
a. 21 Oktober 2001 d. 20 Oktober 1943
b. 19 Oktober 1943 e. 10 Oktober 1951
c. 24 Oktober 1945
19. Disebut apakah pengangkatan 7 penasihat bangsa Indonesia yang dilakukan pada
pertengahan bulan September 1943 :
a. Wo Sangi In d. Sangyobu
b. Sanyo e. Somubu
c. Shihobu
20. Siapakah pemimpin tertinggi Poetra kecuali :
a. Mr. Maria d. Drs. Moh Hatta, Ki hajar Dewantara
b. Supeno e. R. A. A. Surjo
c. Ir. Soekarno
21. Siapa penasehat Poetra yang berasal dari orang jepang :
a. Miyoshi d. K.H Mas Mansyur
b. Ir. Soekarno e. Mr. Samsudin
c. Drs. Moh Hatta
22. Organisasi apakah yang ada di kaum Nasionalis islam pada bulan September 1943 :
a. Nahdatul ulama d. Masyumi
b. Baitul ulama e. Syu Sangi kai
c. Gunseikan
23. Apa kegiatan dari Hokokai :
a. Memenuhi kebutuhan sendiri untuk tetap bertahan
b. Memperbanyak hasil Produksi pangan
c. Memperkuat prajurit peta dan heiho
d. Memimpin Rakyat untuk menyumbangkan segenap tenaga berdasarkan semangat
persaudaraan antar segala bangsa
e. Mengusahakan untuk produksi barang-barang
24. Siapa yang termasuk residen-residen yang diangkat pada tanggal 19 april 1942 :
a. R.Adipati Aria Hilman Djajadiningrat d. Drs. Moh Hatta
b. Ir. Soekarno e. Ki Hajar Dewantara
c. KH.Mas Mansur
25. Siapakah nama pemimpin Masyumi (Majelis Syuro Muslimin Indonesia) :
a. K.H Mochtar d. K.H Farid Ma’ruf
b. Zainul Arifin e. K.H Hasyim Asy’ari
c. K.H Nachrowi
26. Berikut merupakan cara-cara jepang untuk menjepangkan rakyat indonesia,kecuali….
a. mengibarkan bendera hinomaru pada setiap upacara bendera
b. menyanyikan lagu kimigayo pada setiap upacara kenegaraan
c. bahasa jepang diajarkan di sekolah-sekolah di indonesia
d. membentuk pemerintah militer gunseibu di indonesia
e. memberi kesempatan kepada bangsa indoneia untuk berpolitik

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


14
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

27. Empat serangkai indonesia yang dipercaya oleh jepang memimpin pusat tenaga kerja
rakyat (putera) ialah...
a. soekarno,hatta,moh.yamin,ki hajar dewantara
b. soekarno,hatta,K.H.Mas mansyur,ki hajar dewantara
c. soekarno,hatta,sutarjo,kartohadikusumo,dr samsi
d. soekarno,hatta,mr supomo dr rajiman wedyodiningrat
e. ir.soekarno,moh.hatta,mangusarkoro,dan moh.husni thamrin
28. Usaha para pemimpin indonesia untuk mewujudkan negara indonesia merdeka, ialah
dengan melalui lembaga-lembaga....
a. BPUPKI dan Putera
b. BPUPKI dan PPKI
c. BPUPKI dan GAPI
d. BPUPKI dan panitia sembilan
e. PPKI dan PNI
29. Dalam pidato 1 juni 1945,Ir soekarno mengusulkan........
a. pancasila dasar negara indonesia merdeka
b. dasar-dasar filsafat negara indonesia merdeka
c. dasar dan pandangan bangsa pancasila
d. dasar dan pandangan hidup negara kesatuan republik indonesia
e. proklamasi kemerdekaan indonesia
30. Tujuan jepang membentuk peta antara lain....
a. ikut membantu jepang mempertahankan jawa terhadap serangan sekutu
b. melatih para pemuda indonesia berorganisasi
c. menyadarkan kepada bangsa indonesia bahwa semangat berjuang itu penting
d. siap membela tanah air setiap saat
e. para pemuda harus dibina jiwa dan semangatnya

1. Pada masa pendudukan Jepang Indonesia dibagi mejadi tiga, yaitu?


Jawab :
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
2. Siapa sajakah residen-residen ang diangkat pada tanggal 19 April 1942?
Jawab :
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


15
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

3. Apa yang dimaksud badan Pertimbangan Pusat atau Cuo Sangi in?
Jawab :
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................

4. Apa tujuan dari poetra menurut Ir.Soekarno?


Jawab :
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
5. Siapa saja penasehat poetra yang berasal dari orang Jepang?
Jawab :
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
6. Sebutkan kegiatan-kegiatan Hokokai?
Jawab :
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
7. Sebutkan 2 organisasi pada bulan September 1943 pada kaum Nasionalis Islam?
Jawab :
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
8. Pada politik ekonomi perang juga menggariskan desentralisasi, dalam rangka
desentralisasi itu pulau Jawa mempunyai 2 tugas, tugas apakah itu?
Jawab :
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
9. Pada Bulan Oktober 1944 menghasilkan kesepakatan untuk menigkatkan penyerahan
kebutuhan perang, apa sajakah kesepakatan tersebut?
Jawab :
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


16
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/
Materi Sejarah Kelas XI IPS

10. Tujuan agar harga barang dapat dipertahankan seperti perang selanjutnya dilakukan
likuidasi terhadap beberapa bank bekas milik musuh, bank apa saja itu?
Jawab :
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................

Created by Aries Eka Prasetya, S.Pd, M.Si


17
HISTORY EDUCATION http ://ariesgoblog.wordpress.com/