Lomba Sekolah Sehat Tumbuhkan Manusia Sehat 15 Aug 2006 Senin, 14 Agustus 2006 kemarin, Menteri Kesehatan Dr. dr.

Siti Fadilah Supari, Sp.JP(K) menerima wakil dari 24 sekolah calon pemenang Lomba Sekolah Sehat tahun 2006. Lomba Sekolah Sehat (LSS) dilaksanakan sejak tahun 1991 guna memberikon dorongan dan motivasi untuk meningkatkan pembinaan dan pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) oleh instansi terkait di berbagai tingkatan administrasi. Pesertanya adalah seluruh sekolah dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) Radhatul Alfat (RA), Sekolah Dasar (SD) Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP)I Madrasah Tsanawiyah (MT) hingga tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah (MA). Diharapkan lomba ini dapat mendorong Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (TP UKS) tingkat propinsi, kabupaten/kota, kecamatan dan desa untuk meningkatkan mutu pelayanan UKS di seluruh sekolah di wilayah kerja masingmasing. UKS sendiri, adalah strategi penting untuk meningkatkan kesehatan anak usia prasekolah (TK) dan sekolah. Sekolah adalah kelompok masyarakat yang terorganisir dimana informasi dapat lebih mudah disebarkan. Sesuai usia murid di tiap tingkatan pendidikan, dapat ditanamkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Upaya UKS dilakukan lewat Tri Program UKS, yaitu Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan dan Pembinaan Lingkungan Kehidupan Sekolah Sehat. Kenapa sekolah memerlukan UKS? Pendidikan dan kesehatan merupakan dua sisi mata uang. Keduanya, tak terpisahkan, merupakan bagian dari indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau yang secara internasional disebut Human Development Index (HDI). Indikator ini memperlihatkan sebaik apa mutu sumber daya manusia di suatu negara. Bahkan, secara hukum kesempatan untuk memperoleh pendidikan dan kesehatan adalah hak anak, dan wajib dipenuhi oleh masyarakat dan negara. Jumlah peserta didik yang mencapai 60 juta menjadikan sekolah sebagai kekuatan kunci untuk memenuhi hak dan kebutuhan generasi muda Indonesia. UKS memiliki daya ungkit yang tinggi untuk rnenumbuhkan kesadaran hidup sehat dan meningkatkan derajat kesehatan peserta didik. UKS dapat pula dimanfaatkan untuk menjadi perpanjangan tangan bagi program-program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), gizi, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP dan PL), pengobatan, promosi kesehatan, dan berbagai upaya kesehatan lain. Pelaksanaan UKS bertitik berat pada kegiatan promotif dan preventif. Dukungan upaya kuratif dan rehabilitatif tentu diberikan oleh tenaga kesehatan yang terlibat dalam UKS. UKS dapat didukung atau dibina oleh Puskesmas. Untuk mendukung Puskesmas, Departemen Kesehatan telah mengembangkan konsep Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) yang proaktif mendorong ketertibatan dan kemondirian remaja dalort; memelihara dan meningkatkan status kesehatannya. PKPR telah dilaksanakan sedikitnya di 20 propinsi dan akan terus dikembangkan secara bertahap hingga mencakup seluruh Indonesia. Agar berhasil, pelaksanaan UKS juga harus memperhatikan perkembangon fisik dan psikologis murid sesuai usia dan tingkat pendidikan. Setiap tingkatan pendidikan memiliki kemampuan penyerapan, jenis masalah kesehatan, dan jenis perilaku yang harus dibentuk. Untuk anak usia TK/RA dan SD/MI, PHBS dimulai dengan membentuk kebiasaan menggosok gigi dengan benar, mencuci tangan, serta membersihkan kuku dan rambut. Pada tingkat SMP/MT dan SMA/MA murid remaja antara lain berisiko terhadap penyalahgunaan Napza, kehamilan yang tidak diingini, abortus yang tidak aman, penyakit menular seksual, stress, dan trauma, Murid usia remaja perlu dibina agar manjalankan hidup sehat lewat pendidikan ketrampilan kehidupan sehari-hari (life-skill education). Usaha kesehatan di sekolah bukanlah ranah kerja Departemen Pendidikan Nasional atau Departemen Kesehatan saja, tetapi merupakan upaya terpadu lintas program dan lintas sektor. Diperlukan kerjasama berbagi' program dan sektor terkait untuk meningkatkan derajat kesehatan serta membentuk PHBS pada anak usia sekolah. Keberhasilannya dapat

LSM.juga ditentukan oleh dukungan Departemen Pendidikan Nosional. mereka akan lebih giat membina dan mengembangkan UKS di daerah. Departemen Agama dan Departemen Dalam Negeri. Menteri Kesehatan percaya bahwa sekembalinya wakil sekolah-sekolah pemenang LSS ke daerah asal. 1 2 3 4 5 6 7 8 PROGRAM Latihan Rutin PMR Pelantikan PMR Pengebetan Litsus PMR Pelayanan kesehatan UKS Pendataan anggota PMR WIRA Kelas 2 Bersih-bersih UKS Piket harian UKS URAIAN -pembentukan isi kegiatan -pengajuan proposal -pengajuan proposal -pembentukan struktur organisasi baru -menangani pasien -presensi daftar hadir JADWAL PELAKSANAAN -Setiap hari selasa PENANGGUNG JAWAB -Ketua PMR -19-21 Februari 2009 --Ketua Panitia -28-29 Maret 2009 --Ketua Panitia -1-7 April 2009 --Ketua Panitia -Sepanjang kepengurusan -1 April 2009 -Seluruh Anggota PMR -Biro Administrasi -Departemen Kesehatan -Departemen Kesehatan -pembuatan jadwal piket -Perdua pekan sekali -pembuatan jadwal piket -Setiap hari sekolah Mengetahui Brebes." begitu Menkes menutup sambutannya. SLTP/MT dan SMU/SMK/MA atas keberhasilan menjadi pemenang. [Indeks] PROGRAM KERJA PMR WIRA SMK NEGERI 01 BREBES TAHUN PELAJARAN 2008 No. "Saya menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh perwakilan para pemenang Lomba Sekolah Sehat baik dari tingkat TK/RA. Menteri Kesehatan atas nama pimpinan Departemen Kesehatan sangat berterima kasih atas upaya mandiri tanpa kenal lelah untuk kepentingan bersama. SD/MI. swasta dan dunia usaha juga tentu saja dapat berperan sesuai bidang masing-masing. 04 Agustus 2009 .

Kepala SMK Negeri 01 Brebes Pembina PMR Wira Drs. Pd Nip. 131846012 . Joko Mulyanto Eti Srihandayani S.

Setiabudi No.PROPOSAL BAKTI SOSIAL PMR WIRA SMK NEGERI 01 BREBES 2009/2010 SMK NEGERI 01 BRBES Jl. 17 Telp: (0283)671625 Brebes .

7 agustus 2009 PANITIA BAKTI SOSIAL Ketua Robiul Awaliyah NIS : 11 . dan pihak lain yang bersangkutan didalamnya. serta inayah-Nya kepada kami hangga kami dapat melaksanakan kegiatan Bakti Sosial PMR WIRA SMK Negeri 01 Brebes tahun 2009/2010. Kami menyadari bahwa kegiatan ini sangat berat tanpa bantuan serta dukungan berbagai pihak baik sekolah. 17 Telp: (0283)671625 Dengan menyebutkan puja dan puji syukur kehadiran Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat. semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar tanpa adanyahalangan apapun. guru. atas segala saran dan bantuan serta motivasinya kami ucapkan terima kasih. Steiabudi No. siswa. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan program PMR WIRA SMK Negeri 01 Brebes yang telah tersusun sekaligus sebagai dharma bakti kami terhadap PMI Indonesia.PROPOSAL BAKTI SOSIAL PMR WIRA SMK NEGERI 01 BREBES Jl. Brebes. Kiranya cukup sekian.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful