Anda di halaman 1dari 39
TOPIK BAHASAN 1. PENDEKATAN 2. IDENTITAS PEMBANGUNAN 3. KEBIJAKAN & AGENDA PEMBANGUNAN
TOPIK
BAHASAN
1. PENDEKATAN
2. IDENTITAS PEMBANGUNAN
3. KEBIJAKAN & AGENDA PEMBANGUNAN
1
1
PENDEKATAN MENGACU KEPADA FILOSOFI PEMBANGUNAN RPJP SULSEL Hakikat Pembangunan Peningkatan kualitas manusia, Menciptakan peluang kepada daerah
PENDEKATAN
MENGACU KEPADA FILOSOFI
PEMBANGUNAN RPJP SULSEL
Hakikat Pembangunan
Peningkatan kualitas manusia,
Menciptakan peluang kepada daerah
dan kelompok masyarakat untuk
mengembangkan diri sesuai dengan
karakter masing‐masing (choice &
voice)
Visi Misi SAYANG
disepadankan dengan RPJP Sulsel
RPJMD merupakan Program Prioritas
(Tahap Pertama) dari RPJP Sulsel 2008
– 2028.
2
2
VISI PEMBANGUNAN 2008 - 2013 SULSEL SEBAGAI PROPINSI SEPULUH TERBAIK DALAM PELAYANAN HAK DASAR
VISI
PEMBANGUNAN
2008 - 2013
SULSEL SEBAGAI PROPINSI
SEPULUH TERBAIK DALAM
PELAYANAN HAK DASAR
HAK DASAR Pangan yang tersedia, terjangkau dan aman Layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas Layanan pendidikan
HAK DASAR
Pangan yang tersedia, terjangkau dan aman
Layanan kesehatan yang terjangkau dan
berkualitas
Layanan pendidikan yang terjangkau dan
berkualitas
Kesempatan kerja dan lapangan usaha
Layanan perumahan dan sanitasi
Akses air bersih
Kepastian pemilikan dan penguasaan tanah
Sumberdaya alam dan lingkungan hidup
Rasa aman dan tenteram
Partisipasi dalam kehidupan sosial politik
INDIKATOR VISI TIDAK SEMATA-MATA DIUKUR DARI POSISI RELATIF TERHADAP CAPAIAN PROPINSI LAIN (10 BESAR DALAM PENCAPAIAN
INDIKATOR
VISI
TIDAK SEMATA-MATA DIUKUR DARI
POSISI RELATIF TERHADAP CAPAIAN
PROPINSI LAIN (10 BESAR DALAM
PENCAPAIAN IPM & INDIKATOR LAINNYA),
TETAPI LEBIH DITEKANKAN KEPADA LAJU
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN
Sesuai dengan kebijakan filosofis yang dianut
(Kemandirian Lokal) senantiasa mengacu
kepada diri sendiri (Self Reference).
IPM dan indikator kuantitatif lainnya tidak
sepenuhnya mampu mencerminkan kualitas
yang dicapai (mencerminkan hakikat
pembangunan)
MISI PEMBANGUNAN 2008 - 2013 1. Meningkatkan kualitas pelayanan untuk pemenuhan hak dasar masyarakat 2. Mengakselerasi
MISI PEMBANGUNAN
2008 - 2013
1.
Meningkatkan kualitas pelayanan untuk
pemenuhan hak dasar masyarakat
2.
Mengakselerasi laju peningkatan dan
pemerataan kesejahteraan melalui
penguatan ekonomi masyarakat
3.
Mewujudkan keunggulan lokal untuk
memicu laju pertumbuhan ekonomi wilayah
4.
Menciptakan lingkungan kondusif bagi
kehidupan inovatif
5.
Menguatkan kelembagaan dalam
perwujudan tata kelola yang baik
NILAI DASAR (CORE VALUES) KESADARAN KOSMOLOGIS PARTISIPASI PLURALISME DITOPANG OLEH NILAI‐NILAI DASAR TRADISIONAL YANG SETARA &
NILAI DASAR
(CORE VALUES)
KESADARAN KOSMOLOGIS
PARTISIPASI
PLURALISME
DITOPANG OLEH
NILAI‐NILAI DASAR
TRADISIONAL YANG
SETARA & SEPADAN
PACCE HARMONI DINAMIS SIRI LEMPU KONFIGURASI NILAI DASAR SULSEL
PACCE
HARMONI DINAMIS
SIRI
LEMPU
KONFIGURASI NILAI DASAR SULSEL
NILAI BUDAYA Bukan produk statis yang harus diwarisi, tetapi lebih merupakan perwujudan proses kreatif yang berkesinambungan,
NILAI BUDAYA
Bukan produk statis yang harus
diwarisi, tetapi lebih
merupakan perwujudan
proses kreatif yang
berkesinambungan,
berupa reinterpretasi,
reaktualisasi dan revitalisasi
nilai dan norma tradisional
diperhadapkan kepada pesan‐
pesan perubahan yang dibawa
oleh spirit zaman (zeitgeist)
ESENSI PEMBANGUNAN Proses reaktualisasi dan revitalisasi nilai‐nilai budaya lokal agar senantiasa terkait dengan pesan‐pesan perubahan yang
ESENSI
PEMBANGUNAN
Proses reaktualisasi dan
revitalisasi nilai‐nilai budaya
lokal agar senantiasa terkait
dengan pesan‐pesan perubahan
yang dibawa oleh spirit zaman
(zeitgeist) sehingga dapat
memelihara keterkaitan
(interkoneksitas) dengan
lingkungan strategisnya
STRATEGI PEMBANGUNAN (VERSI SAYANG) Memperkuat fungsi fasilitasi, pemberdayaan dan demokrasi
STRATEGI
PEMBANGUNAN
(VERSI SAYANG)
Memperkuat fungsi
fasilitasi, pemberdayaan
dan demokrasi
STRATEGI PEMBANGUNAN (VERSI REVISI) Fasilitasi dan Pemberdayaan: Pelibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya secara optimal Demokrasi
STRATEGI
PEMBANGUNAN
(VERSI REVISI)
Fasilitasi dan Pemberdayaan:
Pelibatan masyarakat dan pemangku
kepentingan lainnya secara optimal
Demokrasi :
Mendorong peranswasta dan
masyarakat untuk melakukan
pengawasan kinerja pemerintah
secara konstruktif
Mengoptimalkan institusi dan
komunitas masyarakat Sulsel yang
bermukim diluar Sulsel untuk
membantu pembangunan daerah
3
3
KEBIJAKAN KEUANGAN DAERAH Peningkatan Kapasitas Fiskal Insentif bagi industri strategis (untuk mewujudkan keunggulan lokal) Kendali terhadap
KEBIJAKAN
KEUANGAN DAERAH
Peningkatan Kapasitas Fiskal
Insentif bagi industri strategis (untuk
mewujudkan keunggulan lokal)
Kendali terhadap retribusi daerah yang
berdampak negatif terhadap perekonomian lokal
Dukungan bagi program Kabupaten / Kota
Kemandirian
Kualitas pelayanan
Perekonomian lokal
Keberpihakan kepada golongan ekonomi lemah
Insentif bagi koperasi dan UMKM
Kemitraan dengan pihak ketiga untuk:
Pembangunan sarana dan prasarana wilayah
Kegiatan usaha komersial (perusda & BUMD)
AGENDA MISI RPJM PEMBANGUNAN PROGRAM UTAMA PROGRAM POKOK SAYANG + ARAHAN RPJP PROGRAM RENSTRA KERJA SKPD
AGENDA
MISI RPJM
PEMBANGUNAN
PROGRAM
UTAMA
PROGRAM POKOK
SAYANG +
ARAHAN RPJP
PROGRAM
RENSTRA
KERJA
SKPD
STRUKTUR PROGRAM
MISI PROGRAM POKOK Peningkatan kualitas pelayanan Perbaikan sistem pelayanan dalam pemenuhan hak dasar Peningkatan dan pemerataan
MISI
PROGRAM POKOK
Peningkatan kualitas pelayanan Perbaikan sistem pelayanan
dalam pemenuhan hak dasar
Peningkatan dan pemerataan
kesejahteraan melalui
penguatan ekonomi masyarakat
dasar
Peningkatan akses masyarakat
ke aset produksi
Pengembangan sektor unggulan
Mewujudkan keunggulan lokal
untuk memicu laju
pertumbuhan ekonomi wilayah
Integrasi dan Kompetensi
Wilayah
Iklim yang kondusif bagi
kehidupan yang inovatif
Kondisi keamanan, keadilan
dan kepatuhan hukum
Menguatkan kelembagaan
dalam mewujudkan tata kelola
pemerintahan yang baik
Penguatan kelembagaan
pemerintah
Penguatan kelembagaan
masyarakat
MISI Vs KEBIJAKAN & PROGRAM POKOK
KUALITAS MANUSIA PELAYANAN PEMERATAAN KESEJAHTE RAAN KEUNGGULAN HAK DASAR LOKAL KELEMBAGAAN MASYARAKAT LINGKUNGAN ATRAKTIF & KONDUSIF
KUALITAS
MANUSIA
PELAYANAN
PEMERATAAN
KESEJAHTE RAAN
KEUNGGULAN
HAK DASAR
LOKAL
KELEMBAGAAN MASYARAKAT
LINGKUNGAN ATRAKTIF & KONDUSIF
KELEMBAGAAN PEMERINTAH
KETERKAITAN ANTAR AGENDA PEMBANGUNAN
AGENDA PEMBANGUNAN 1. Peningkatan kualitas pelayanan untuk pemenuhan hak dasar masyarakat 2. Peningkatan dan pemerataan kesejahteraan
AGENDA
PEMBANGUNAN
1.
Peningkatan kualitas pelayanan untuk
pemenuhan hak dasar masyarakat
2.
Peningkatan dan pemerataan
kesejahteraan
3.
Perwujudan keunggulan lokal untuk
memicu laju pertumbuhan ekonomi
wilayah
4.
Penciptaan lingkungan kondusif bagi
kehidupan inovatif
5.
Penguatan kelembagaan masyarakat
6.
Penguatan kelembagaan pemerintah
Agenda 1 Peningkatan kualitas pelayanan SASARAN Ketersediaan dan kemudahan akses terhadap fasilitas pelayanan kesehatan, pendidikan, dan
Agenda 1
Peningkatan kualitas pelayanan
SASARAN
Ketersediaan dan kemudahan akses
terhadap fasilitas pelayanan kesehatan,
pendidikan, dan pangan; terbukanya
peluang untuk mendapatkan pekerjaan
yang layak; terciptanya lingkungan yang
kondusif secara fisik (perumahan, sanitasi
dan air bersih), secara sosial (rasa aman dan
tenteram) maupun secara ekologis
(kelestarian sumberdaya alam dan
lingkungan hidup); serta terjaminnya hak
atas tanah dan partisipasi dalam kehidupan
sosial politik
Untuk meningkatkan kualitas manusia
yang menjamin terpenuhinya kebutuhan
puncak manusia: aktualisasi diri
Agenda 1 Program Utama 1. Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan (Program Kesehatan Gratis) 1. Sasaran: AHH >
Agenda 1
Program Utama
1. Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan
(Program Kesehatan Gratis)
1.
Sasaran:
AHH > Rata-rata nasional
2.
Program Kerja:
a.
Peningkatan kualitas, jumlah dan distribusi
fasilitas pelayanan kesehatan (Dinkes)
b.
Peningkatan akses masyarakat kepada
fasilitas pelayanan kesehatan
c.
Peningkatan jumlah, mutu dan penyebaran
tenaga kesehatan
d.
Perbaikan Gizi Masyarakat
e.
Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit
f.
Pengembangan Pelayanan Kesehatanan
Berbasis (Bersumber) Masyarakat
g.
Pelayanan perumahan, sanitasi dan air
bersih
h.
Dstnya
.
.
.
.
.
Agenda 1 (Program Utama -lanjutan) 2. Peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan (Program pendidikan gratis) Sasaran: RLS >
Agenda 1
(Program Utama -lanjutan)
2.
Peningkatan kualitas penyelenggaraan
pendidikan (Program pendidikan gratis)
Sasaran:
RLS > Rata-rata nasional
Program Kerja:
Peningkatan kualitas, jumlah dan distribusi fasilitas pendidikan
Peningkatan akses masyarakat terhadap fasilitas pendidikan
(Program pendidikan gratis)
Penarikan kembali siswa putus sekolah
Perluasan jangkauan pelayanan pendidikan dasar ke wilayah
kepulauan, pegunungan, remote dan terpencil
Peningkatan jumlah, mutu dan penyebaran tenaga kependidikan
Dstnya
. . . .
.
3.
Pemberantasan buta aksara
Sasaran:
AMH > Rata-rata nasional
Program Kerja:
Intensifikasi dan perluasan akses pendidikan keaksaraan
fungsional
Mengembangkan budaya baca
Agenda 1 (Program Utama - lanjutan) 4. Peningkatan Layanan Perumahan, Sanitasi, dan Air Bersih Sasaran: Pemukiman
Agenda 1
(Program Utama - lanjutan)
4. Peningkatan Layanan Perumahan,
Sanitasi, dan Air Bersih
Sasaran:
Pemukiman dan Lingkungan Bersih
Program Kerja:
Pengembangan Perumahan
Pemberdayaan Komunitas Perumahan
Peningkatan layanan dan akses air bersih
Perbaikan Pengelolaan Persampahan dan
Drainase
Perbaikan Lingkngan Kumuh
Agenda 2 Peningkatan & pemerataan kesejahteraan SASARAN Terwujudnya struktur perekonomian yang ramah terhadap kelompok masyarakat kecil
Agenda 2
Peningkatan & pemerataan kesejahteraan
SASARAN
Terwujudnya struktur perekonomian yang
ramah terhadap kelompok masyarakat kecil /
marginal tanpa mengenyampingkan
kepentingan kelompok swasta menengah atas
terjalinnya sinergi antarsemua kelompok
masyarakat sehingga mencegah terjadinya tatanan
perekonomian yang predatorik
bermuara pada meningkatnya daya beli
masyarakat Sulawesi Selatan ( di atas rata‐ rata
nasional)
Kesejahteraan tidak hanya menyangkut
kesempatan ekonomi (yang antara lain
diwujudkan dalam bentuk daya beli yang
tinggi), tetapi juga berkaitan dengan peluang
yang semakin besar untuk melakukan
aktualisasi diri.
Agenda 2 Program Utama 1. Peningkatan kualitas ketahanan pangan a. Sasaran: Dstnya . . . .
Agenda 2
Program Utama
1.
Peningkatan kualitas ketahanan pangan
a.
Sasaran:
Dstnya
. . .
.
b.
Program Kerja:
Peningkatan produksi padi
(program surplus 2 juta ton)
Peningkatan produksi pangan
2.
Petani sebagai pelaku agribisnis
3.
Pengembangan kawasan andalan berbasis
masyarakat lokal
4.
Penataan desa sebagai komunitas
5.
Kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan
hidup
Agenda 3 Perwujudan keunggulan lokal SASARAN Terwujudnya keunggulan lokal sebagai basis pengembangan setiap tatanan internal guna
Agenda 3
Perwujudan keunggulan lokal
SASARAN
Terwujudnya keunggulan lokal
sebagai basis pengembangan setiap
tatanan internal
guna memperkuat ketahanan sosial‐
ekonomi (pertumbuhan ekonomi yang
relatif tinggi) dan ketahanan budaya
Keunggulan lokal adalah hasil transformasi
dari potensi spesifik yang dimiliki suatu
tatanan
Agenda 3 Program Utama 1. Pengembangan industri strategis Sasaran: Berkembangnya industri strategis di Sulawesi Selatan yang
Agenda 3
Program Utama
1.
Pengembangan industri strategis
Sasaran:
Berkembangnya industri strategis di Sulawesi
Selatan yang mampu berperan sebagai motor
pertumbuhan perekonomian Sulawesi Selatan
Program Kerja:
Menemukenali jenis industri strategis serta
insentif dan kemudahan yang perlu disediakan
oleh pemerintah daerah
Pengikut sertaan modal pemerintah dalam
industri strategis
2.
Pengembangan pusat pelayanan
di bidang pendidikan, kesehatan, perbankan, MICE dan lainnya
3.
Mewujudkan kabupaten sebagai komunitas yang
memiliki keunggulan lokal
4.
Penataan struktur tata ruang
Agenda 4 Penciptaan lingkungan kondusif SASARAN: Terciptanya iklim dan lingkungan yang kondusif bagi bagi setiap individu
Agenda 4
Penciptaan lingkungan kondusif
SASARAN:
Terciptanya iklim dan lingkungan yang kondusif
bagi bagi setiap individu dan setiap tatanan
internal untuk melakukan aktualisasi diri, serta
tumbuhkembangnya kelembagaan masyarakat
yang pada gilirannya akan mendorong
terselenggaranya aktivitas sosial ekonomi,
politik dan budaya.
Meningkatnya daya tarik Sulsel sebagai daerah
tujuan investasi, pariwisata, pelayanan regional
dan kota-kota di Sulsel telah mampu
berkembang sebagai kota hunian / tempat
tinggal (dormitory town) yang nyaman
Prasyarat:
adanya kelembagaan pemerintah yang bersih, tangguh dan
berwibawa yang berfungsi sebagai prime mover
AKTIVITAS SOSIAL,EKONOMI DAN POLITIK KAMTIBMAS SUPREMASI HUKUM INFORMASI KELEMBAGAAN PEMERINTAH
AKTIVITAS
SOSIAL,EKONOMI DAN POLITIK
KAMTIBMAS
SUPREMASI HUKUM
INFORMASI
KELEMBAGAAN PEMERINTAH
Agenda 4 Program Utama 1. Pengembangan media dan kebebasan media dalam mengomunikasikan kepentingan masyarakat 2. Pembenahan
Agenda 4
Program Utama
1.
Pengembangan media dan kebebasan media
dalam mengomunikasikan kepentingan
masyarakat
2.
Pembenahan struktur hukum dan
meningkatkan budaya hukum serta
menegakkan hukum secara adil, konsekuen,
tidak diskriminatif dan memihak pada rakyat
kecil
3.
Membantu memantapkan dan meningkatkan
profesionalisme Polri agar mampu melindungi
dan mengayomi masyarakat, mencegah tindak
kejahatan, dan menuntaskan tindak
kriminalitas
Agenda 5 Penguatan kelembagaan masyarakat SASARAN Menguatnya nilai‐nilai budaya lokal yang berbasis pada nilai‐nilai budaya bahari
Agenda 5
Penguatan kelembagaan masyarakat
SASARAN
Menguatnya nilai‐nilai budaya lokal yang berbasis pada
nilai‐nilai budaya bahari dan keagamaan yang
teraktualisasi dengan nilai‐nilai yang dibawa oleh spirit
zaman untuk mencegah mewujudnya tatanan sosial yang
predatorik
Tumbuhkembangnya kelembagaan masyarakat yang
tangguh dan mandiri pada seluruh aspek kehidupan
yang mampu mendukung terselenggaranya
pembangunan berbasis komunitas (Community‐Based
Development); menyediakan dan menciptakan pilihan‐
pilihan (choice) kepada masyarakat; mendorong dan
meningkatkan kemampuan untuk memilih dan
menyalurkan aspirasi (voice) dari anggota masyarakat
pada segenap lapisan; dan secara aktif mendorong
terwujudnya daerah kabupaten dan kota sebagai
komunitas yang maju dan mandiri.
Mewujudnya daerah kabupaten dan kota sebagai
komunitas yang berbasis pada keunggulan lokal yang
spesifik.
PEMBANGUNAN KELEMBAGAAN MASYARAKAT POLITIK EKONOMI GENDER IPTEK LINGKUNGAN GLOBAL REVITALISASI & REAKTUALISASI NILAI BUDAYA TRADISIONAL LINGKUP
PEMBANGUNAN
KELEMBAGAAN MASYARAKAT
POLITIK
EKONOMI
GENDER
IPTEK
LINGKUNGAN
GLOBAL
REVITALISASI & REAKTUALISASI
NILAI BUDAYA TRADISIONAL
LINGKUP AGENDA
Agenda 5 Program Utama 1. Pengembangan kelembagaan sosial 2. Pengembangan kelembagaan politik 3. Pengembangan kelembagaan Ekonomi
Agenda 5
Program Utama
1.
Pengembangan kelembagaan sosial
2.
Pengembangan kelembagaan politik
3.
Pengembangan kelembagaan Ekonomi
4.
Pengembangan kelembagaan Iptek
5.
Pengembangan kelembagaan berbasis
Gender
6.
Pembangunan kelembagaan desa
(Komunitas Desa)
Agenda 6 Penguatankelembagaan pemerintah SASARAN: Terwujudnya kelembagaan pemerintah dengan paradigma berbeda, yaitu mengedepankan pelayanan ketimbang pengendalian;
Agenda 6
Penguatankelembagaan pemerintah
SASARAN:
Terwujudnya kelembagaan pemerintah
dengan paradigma berbeda, yaitu
mengedepankan pelayanan ketimbang
pengendalian; streering ketimbang
rowing (pelaku pembangunan);
berprespektif gender dan
pembangunan berkelanjutan; serta
mengikuti prinsip‐ prinsip tata
pemerintahan yang bersih dan
berwibawa (clean and good
governance)
Agenda 6 Prinsip good governance visioner, transparansi, partisipatif, akuntable (tanggung gugat), supremasi hukum, demokrasi, profesionalisme dan
Agenda 6
Prinsip good governance
visioner, transparansi,
partisipatif, akuntable
(tanggung gugat), supremasi
hukum, demokrasi,
profesionalisme dan
kompetensi, responsif, efisien
dan efektif, desentralisasi,
kemitraan dengan duniausaha,
swasta dan masyarakat,
komitmen pada pengurangan
ketidakmerataan, komitmen
pada lingkungan hidup, dan
komitmen pada pasar yang fair.
Agenda 6 Program Utama 1. Peningkatan kualitas dan profesionalisme aparatur untuk melakonkan peran sesuai dengan paradigma
Agenda 6
Program Utama
1.
Peningkatan kualitas dan profesionalisme
aparatur untuk melakonkan peran sesuai
dengan paradigma baru.
a. Program Kerja:
Pendidikan dan pelatihan berkelanjutan
sebagai bagian integral dari penjenjangan
karier / profesionalisme
Penyusunan Sistem Informasi Kepegawaian
2.
Struktur dan budaya organisasi
3.
Penyediaan sarana dan prasarana yang
sepadan (kompatibel)
TERIMA KASIH
TERIMA KASIH