Anda di halaman 1dari 1

The occurrence of the rainbow is a refraction of light. When refracted, the light will change direction.

Usually. This deflection occurs when light moves from one medium to another.

This happens because the light moves with different speeds in different mediums. When entering the
prism glass, the light will be deflected. Similarly, if exit from the prism. In addition to refract light, a
prism separates white light into its color components. Different colors of light is different in frequency,
so having a different velocity when entering a substance. Low speed of light in the glass will be
deflected more sharply when moving from air to glass, because the speed difference varies. Not
surprisingly, the components that make up white light is separated into its frequency when passing
through glass. In the prism, the light is deflected twice, when entering and exiting, so that the spread of
light occurs.
Drops of rainwater can refract and spread light like a prism. Under the right conditions, the refraction
of light form a rainbow.

Terjadinya pelangi adalah pembiasan cahaya. Ketika dibiaskan, cahaya akan berubah arah. Biasanya.
pembelokan ini terjadi ketika cahaya pindah dari medium satu ke yang lain.

Hal ini terjadi karena cahaya bergerak dengan kecepatan berbeda dalam medium berlainan. Ketika
memasuki prisma kaca, cahaya akan dibelokkan. Begitu pula jika keluar dari prisma. Selain
membiaskan cahaya, prisma memisahkan cahaya putih menjadi komponen warnanya. Warna cahaya
yang berlainan ini berbeda frekuensinya, sehingga memiliki kecepatan tempuh berbeda ketika
memasuki suatu zat. Cahaya yang kecepatannya rendah di dalam kaca akan dibelokkan lebih tajam
ketika pindah dari udara ke kaca, karena perbedaan kecepatannya berlainan. Tak mengherankan jika
komponen yang membentuk cahaya putih dipisahkan berdasarkan frekuensinya ketika melewati kaca.
Pada prisma, cahaya akan dibelokkan dua kali, ketika masuk dan keluar, sehingga penyebaran cahaya
terjadi.
Tetesan air hujan dapat membiaskan dan menyebarkan cahaya mirip sebuah prisma. Dalam kondisi
yang tepat, pembiasan cahaya ini membentuk pelangi.