Anda di halaman 1dari 11

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. Karena dengan rahmat dan karunia-
Nya kami masih diberikan kesempatan untuk menyelesaikan makalah ini. Tak lupa shalawat
dan salam kita limpahkan kepada junjungan kita nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat
dan kita selaku umatnya. Disamping itu kami ucapkan terimakasih kepada guru pembimbing
dan teman-teman yang telah memberikan dukungan dalam menyelesaikan laporan ini.
Dalam kehidupan sehari-hari kita banyak menemukan bahwa semua mahkluk hidup
mengalami pertumbuhan dan perkembangan, tidak terkecuali tumbuhan. Namun kadang kala
kita tidak pernah menyadari bahwa dalam perkembangan dan pertumbuhan itu banyak sekali
hal yang tidak kita ketahui, misalnya reaksi saat fotosintesis, hormone yang membantu
pertumbuhan dan lain sebagainya. Allah telah memberikan kita media untuk belajar lewat
segala sesuatu yang ada di sekeliling kita, namun kita malah menyia-nyiakan hal itu dengan
tidak mau memepelajarinya secara mendetail.
Mahkluk hidup semuanya mengalami pertumbuhan dan perkembangan, diantaranya
adalah tumbuhan. Tumbuhan dapat tumbuh dengan berbagai substansi hidup yang beraneka
ragam dan nutrisi yang beraneka ragam pula. Namun banyak dari kita yang tidak mengetahui
bagaimana proses pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan dari hari ke hari, bulan ke
bulan, tahun ke tahun, hingga mati. Oleh karena hal itu, penulis telah melakukan percobaan
kecil untuk mengetahui proses perkembangan dan pertumbuhan itu dengan menanam
berbagai biji tumbuhan di suatu media agar kita bisa meneliti pertumbuhannya. Selain dari
pada itu penulis menuangkan hasil penelitian itu kedalam laporan ini yang diberi judul
“Penelitian Perkecambahan Biji-bijian”
Laporan ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran Biologi. Penulis
menyadari bahwa dalam penulisan laporan ini masih banyak kekurangan, oleh sebab itu
penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Dan semoga dengan
selesainya laporan ini, dapat bermanfaat bagi pembaca dan teman-teman.
Amin…
Sukabumi , 5 Agustus 2010

PENYUSUN
BAB I
LATAR BELAKANG

A. Biologi
Ilmu biologi adalah ilmu yang mempelajari segala hal yang berhubungan dengan mahkluk
hidup dan kehidupan. Yang dibahas dalam ilmu biologi tidak lain adalah yang masih berkaitan dengan
mahkluk hidup, seperti zat yang membentuk mahkluk hidup, zat yang dibutuhkan mahkluk hidup,
serta berbagai hal mengenai hubungan antara mahkluk hidup dengan lingkungannya.
Ilmu biologi dirintis oleh Aristoteles yang merupakan ilmuwan berkebangsaan yunani yang kita
sebut juga sebagai bapa perintis biologi. Ilmu biologi sangat berpengaruh dan berguna bagi kehidupan
manusia. Biologi banyak digunakan untuk berbagai bidang kehidupan seperti, pertanian, peternakan,
perikanan, kedokteran, dll.

B. Fotosintesis
Fotosintesis adalah suatu proses biokimia pembentukan zat makanan atau energy yaitu glukosa
yang dilakukan oleh tumbuhan, alga, dan beberapa jenis bakteri dengan menggunakan zat hara, CO 2,
dan air serta dibutuhkan bantuan energi cahaya matahari. Hampir semua mahkluk hidup bergantung
dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis. Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi
kehidupan di bumi. Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di
atmosfer bumi. Organisme yang menghasilkan energy melalalui fotosintesis disebut sebagai fototrof.
Fotosintesis merupakan salah satu cara asimilasi carbon karena dalam fotosintesis carbon bebas dari
CO2 diikat menjadi gula sebagai molekul penyimpan energy.
Cara lain yang ditempuh organisme untuk mengasimilasi carbon adalah melalui kemosintesis
yang dilakukan oleh sejumlah bakteri belerang.

C. Kapas
Kandungan dominan kapas terdiri atas serat-serat tumbuhan (selulosa). Sedangkan untuk zat-zat
hara lainnya jumlahnya sangat sedikit. alasan utama memakai media kapas adalah karena kapas dapat
menjaga kelembaban yang lebih lama dan lebih baik daripada media tanah, sehingga kacang-kacanga
yang ditanam di media kapas dapat tumbuh lebih cepat. Selain itu, tekstur kapas yang lembut sangat
cocok untuk akar tanaman yang masih muda sehingga akar muda tersebut dapat berkembang lebih
baik untuk jangka waktu tertentu.
Kekurangan kapas adalah tidak mengandung unsur hara yang dapat mendukung kehidupan
tanaman dalam jangka waktu yang lebih lama.
D. Perkecambahan
Perkecambahan diawali dengan penyerapan air dari lingkungan dari lingkungan sekitar biji, tanah,
udara maupun media lainnya. Perubahan yang teramati adalah membesarnya ukuran biji yang disebut
tahap imbibisi. Biji menyerap air dari lingkungan sekitarnya, baik dari tanah maupun udara. Kehadiran
air dalam sel mengaktifkan sejumlah enzim perkecambahan awal. Asam abisat menurun kadarnya
sedangkan giberelin meningkat.

E. Rumusan masalah
1. Bagaimanakah perkembangan biji-bijian yang berbeda dengan media tanam yang sama?
2. Apakah pengaruh media yang hanya berupa kapas diberi air terhadap pertumbuhan setiap biji-
bijian?
3. Mengapa biji-bijian ini dapat tumbuh, bagaimanakah reaksinya?

D. Tujuan Penelitian
Tujuan kami dalam menyusun hasil laporan ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas yang
diberikan oleh guru mata pelajaran biologi. Selain itu kami juga ingin memperdalam wawasan
khususnya dalam bidang biologi.

E. Organ Pada Tumbuhan


Akar, asal akar adalah dari akar lembaga (radiks), pada dikotil akar lembaga terus tumbuh
sehingga membentuk akar tunggang, pada monokotil akar lembaga mati kemudian pada batang akan
tumbuh batang-batang yang memiliki ukuran hampir sama sehingga membentuk akar serabut.
Akar monokotil dan dikotil ujung dilindungi oleh tudung akar atau kaliptra.
Batang, terdapat perbedaan antara batang dikotil dan monokotil dalam susunan anatominya.
Batang dikotil memiliki lapisan-lapisan dari luar ke dalam. Sedangkan batang monokotil pada
epidermisnya terdiri dari satu lapisan sel, batas antara korteks dan stele umumnya tidak jelas. Pada
stele monokotil terdapat ikatan pembuluh yang menyebar dan bertipe kolateral tertutup yang artinya
diantara xylem dan floem tidak ditemukan kambium. Tidak adanya kambium pada monokotil
menyebabkan batang monokotil tidak dapat tumbuh besar, dengan perkataan lain tidak terjadi
pertumbuhan menebal sekunder.
Daun, daun merupakan modifikasi dari batang. Merupakan bagian tumbuh-tumbuhan yang paling
banyak mengandung klorofil, sehingga kegiatan fotosintesis paling banyak berlangsung di daun.

F. Manfaat pengamatan
1. Mengetahui lebih jauh mengenai reaksi yang terjadi saat tumbuhan menyerap air sebagai
sumber kehidupan.
2. Lebih mempertajam wawasan dalam ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang ilmu biologi.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A. Kajian Teori
• Fotosintesis adalah suatu proses biokimia pembentukan zat makanan atau energy yaitu
glukosa yang dilakukan oleh tumbuhan, alga, dan beberapa jenis bakteri dengan menggunakan zat
hara, CO2, dan air serta dibutuhkan bantuan energi cahaya matahari.
• Melalui peristiwa imbibisi maka biji-bijian ini dapat mulai tumbuh dikarenakan air yang
masuk kedalam biji mengangtifkan beberapa enzim pertumbuhan dan membuat biji menjadi
mengembang dan pecah. Enzim bekerja menghidrolisis cadangan makanan yang terdapat pada
kotiledon dan endosfilem. Proses ini menghasilkan molekul kecil seperti amilase yang menghidrolisis
pati menjadi gula. Selanjutnya gula akan diserap oleh endosperma oleh kotiledon selama pertumbuhan
embrio menjadi bibit tanaman.
• Perkecambahan dibagi ke dalam dua jenis:
1. Perkecambahan di atas tanah (epigeal)
Perkecambahan ini terjadi apabila pembentangan ruas batang di bawah daun lembaga atau
hipokotil sehingga mengakibatkan daun lembaga dan kotiledon terangkat ke atas tanah.
2. perkecambahan di bawah tanah (hypogeal)
Perkecambahan ini terjadi apabila ada pembentangan ruas batang teratas (epikotil) sehingga
daun lembaga ikut tertarik ke atas tanah tetapi kotiledon tetap di dalam tanah.

B. Rumusan hipotesis
Hampir semua mahkluk hidup bergantung dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis.
Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan di bumi. Fotosintesis juga berjasa
menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di atmosfer bumi. Organisme yang menghasilkan
energy melalalui fotosintesis disebut sebagai fototrof. Fotosintesis merupakan salah satu cara asimilasi
carbon karena dalam fotosintesis carbon bebas dari CO2 diikat menjadi gula sebagai molekul
penyimpan energi.
BAB III
METODE PENELITIAN

A. Alat dan bahan


1. 4 Aqua gelas
2. Kapas
3. 2 Biji kacang merah
4. 2 Biji kacang kedelai
5. 4 Biji kacang hijau
6. 2 Biji kacang dadap

B. Prosedur
1. Sediakan 4 wadah aqua.
2. Masukkan kapas kedalam wadah.
3. Masukkan air dengan volume yang sama kedalam setiap wadah.
4. Masukkan biji-bijian kedalam setiap wadah.
5. Masukkan hasil pengamatan kedalam tabel hasil pengamatan.

C. Analisis data
Setiap tumbuhan memerlukan air dan carhaya untuk tumbuh dan berkembang. Namun disamping
itu tumbuhan tidak hanya membutuhkan air untuk tumbuh dan berkembang, melainkan unsur lainnya
seperti unsur hara, cahaya matahari, kelembaban yang tepat, dll.
Perkecambahan diawali dengan penyerapan air dari lingkungan sekitar biji, baik tanah, udara,
maupun media lainnya. Perubahan yang teramati adalah membesarnya ukuran biji yang disebut tahap
imbibisi. Biji menyerap air dari lingkungan sekelilingnya, baik dari tanah maupun udara (dalam
bentuk embun atau uap air. Efek yang terjadi adalah membesarnya ukuran biji karena sel-sel embrio
membesar) dan biji melunak. Proses ini murni fisik.
BAB IV
DATA DAN PEMBAHASAN

Pada penelitian ini dapat kita lihat bahwa tumbuhan melakukan fotosintesis dalam
pertumbuhannya. Fotosintesis adalah suatu proses bio kimia yang dilakukan mahkluk hidup
berklorofil untuk memproduksi energy terpakai (nutrisi) dengan memanfaatkan energy cahaya.
Fotosintesis merupakan salah satu cara untuk asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas
dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energy. Berikut ini adalah reaksi
kimia singkat dari proses fotosintesis 12H2O + 6CO2 + cahaya matahari dan klorofil → C6H12O6
(Glukosa) + 6O2 + 6H2O. Tumbuhan menangkap cahaya menggunakan pigmen yang disebut kloropil.
Kloropil terdapat dalam organel yang disebut kloroplas. Kloropil menyerap cahaya yang akan
digunakan dalam fotosintesis. Dari data diatas dapat kita lihat bahwa dalam menyediakan cadangan
makanan tumbuhan membutuhkan H2O dan CO2 serta cahaya matahari, oleh karena itulah mengapa
tumbuhan yang kita tanam dengan hanya mnggunakan media kapas dapat tumbuh. Namun kita lihat
lagi, bahawa walaupun biji-bijian yang kita tanam dapat tumbuh, tetap saja pertumbuhannya sangat
lambat, ini dikarenakan biji-bijian yang kita tanam kekurangan nutrisi lain seperti pupuk.
45

40

35

30

KacangHijau
25
KacangMerah
KacangDadapan
20
KacangKedelai
15 KacangHijau

10

0
Hari 1 Hari 2 Hari 3 Hari 4 Hari 5 Hari 6

39

34
33 Kacang Hijau

25 23 Kacang Kedelai
33
17 29 Kacang Dadapan
18
23 42 Kacang Merah
11 35
12 15
7 29 Kacang Hijau
10 25 39
20 34
4
5 25
6 18
7 12
4

Hari 1 Hari 2 Hari 3 Hari 4 Hari 5 Hari 6


39

34
33 Kacang Hijau

25 23 Kacang Kedelai
33
17 29 Kacang Dadapan
18
23 42 Kacang Merah
11 35
12 15
7 29 Kacang Hijau
10 25 39
20 34
4
5 25
6 18
7 12
4

Hari 1 Hari 2 Hari 3 Hari 4 Hari 5 Hari 6

BAB V
SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan
Fotosintesis merupakan salah satu cara untuk asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon
bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energy. Berikut ini adalah
reaksi kimia singkat dari proses fotosintesis 12H2O + 6CO2 + cahaya matahari dan klorofil → C6H12O6
(Glukosa) + 6O2 + 6H2O. Tumbuhan menangkap cahaya menggunakan pigmen yang disebut kloropil.
Kloropil terdapat dalam organel yang disebut kloroplas.

B. Saran
Untuk melakukan percobaan ini kita harus memperhatikan prosedur percobaan. Karena jika kita
melakukan kesalahan maka hasil dari percobaan ini akan jauh dari yang kita harapkan. Contohnya,
jika kita salah dalam menuangkan jumlah volume air kedalam wadah yang berisi kapas, maka akan
akan menyebabkan pertumbuhan yang tidak normal pada biji-bijian yang kita tanam.
Selain itu kita harus benar-benar memperhatikan perkembangan dari biji-bijian yang kita tanam
setiap hari. Hal ini dikarenakan kita harus berjaga-jaga jikalau ada factor lain yang dapat mengganggu
atau menghambat pertumbuhan dari tanaman yang kita teliti.
DAFTAR PUSTAKA

http://www.wikipedia.org
http://www.google.com
http://biologiku.blogspot.com