Anda di halaman 1dari 6

BAB I

PENDAHULUAN
Tidak dapat disangkal lagi bahwa kebutuhan manusia akan jaringan internet dewasa ini
meningkat pesat dan akan terus meningkat. Seiring dengan hal itu kemudahan serta
kenyamanan dalam membuat situs mutlak diperlukan dan menjadi salah satu isu hangat
yang terus diperbincangkan, mewarnai perkembangan teknologi internet di dunia.
Mengenai anggapan bahwa hanya orang-orang yang menguasai rumitnya kode
pemrograman yang dapat membuat dan mengolah isi situs tentu tidak akan ada lagi di
jaman sekarang berkat program atau aplikasi CMS. Dengan bantuan aplikasi ini, pengguna
komputer yang awam bahasa pemrograman maupun tidak menguasai program-program
web builder pun akan mampu untuk membangun sebuah situs yang cukup representatif.
Seseorang yang akan membuat website dengan Joomla tidak harus memiliki latar belakang
pendidikan berbasis teknologi informasi.

Apa itu CMS?


Content Management System (CMS), adalah sebuah aplikasi berbasis web (webbased
application) yang memungkinkan setiap orang membuat dan mengembangkan sebuah
situs dinamis, tanpa perlu memahami bahasa pemrograman. Inti dari CMS adalah
aplikasilah yang akan melakukan manajemen semua content dari situs, tanpa perlu kita
atur satu demi satu. Content dari sebuah situs meliputi artikel, foto, musik, video, dan lain-
lain. Atau, secara sederhana, CMS adalah aplikasi membuat web dinamis secara mudah.
Sedangkan Joomla adalah sebuah CMS yang multi-purpose atau memiliki banyak fungsi.
Dibandingkan dengan CMS seperti Wordpress, Joomla memiliki lebih banyak fitur dan
fungsi. Konsekuensinya, Joomla lebih rumit untuk diaplikasikan.

Sejarah Joomla
Semuanya berawal dari pertentangan mengenai Mambo (sebuah program open source yang
menjadi cikal bakal Joomla) pada agustus 2005 antara tim pengembangnya dengan Miro
International pty ltd, sebuah yayasan nirlaba dari Australia, pemegang hak cipta Mambo 2
pada saat itu yang berencana melindungi proyek ini dari undang-undang. Namun tim

MODUL JOOMLA! oleh: Ageng Tri Priyotomo Halaman 1


pengembang Mambo tidak setuju dan menilai banyak dari kebijakan tersebut yang terlalu
bersifat komersil dan bertentangan dengan gerakan open source. Akhirnya, tim
pengembang Mambo yang saat itu dipimpin Andrew Eddie mulai membuat proyek sendiri
dan mendirikan situs opensourcematters.org, sebagai langkah pertama untuk
mengumumkan rencana mereka kepada seluruh pengguna Mambo. Ia juga mengambil
langkah tegas dengan menulis surat terbuka pada forum Mamboserver.com untuk meraih
dukungan seluruh pengguna dan pengembang Mambo pada saat itu. Surat tersebut
menimbulkan reaksi yang beragam di kalangan pengguna Mambo, dan ribuan orang
bergabung dengan situsnya (opensourcematters.org) dalam waktu satu hari.
Akhirnya pada 16 september 2005, Joomla ( diambil dari bahasa swahili, “jumla” ), yang
juga berarti “kebersamaan”, resmi dirilis, meski masih identik dengan Mambo versi 4.5.2.3
yang merupakan generasi terbaru Mambo saat itu. Kini Joomla telah berkembang
berkembang menjadi Joomla 1.5, versi terbaru dari Joomla yang akan kita pelajari, dan
telah dirilis pada tanggal 22 Januari 2008 yang lalu, 1 tahun setelah memenangkan Pact
Publishing Open Source Content Management System Award di tahun 2006 dan 2007.

Mengapa menggunakan Joomla ?


Karena Joomla cocok digunakan untuk membangun hampir semua jenis situs, mudah
digunakan (user friendly), menyediakan bermacam-macam fitur untuk membuat content
situs yang dinamis, dan yang paling utama adalah karena program ini tersedia secara gratis
untuk kita semua.
Keuntungan-keuntungan lain dari Joomla :
 Karena merupakan produk open source, maka banyak pengguna yang dapat ikut
berinteraksi untuk mengembangkan dan memperbaiki program ini beserta
fiturfiturnya,
artinya semua pengguna Joomla juga dapat menikmati perkembangan
program ini beserta fitur-fiturnya (meski tidak semuanya disediakan secara gratis ).
 Memudahkan dan menghemat waktu anda dalam membuat dan mengedit isi situs,
cocok dengan frase yang terkenal di kalangan pengguna Joomla, “What You See is
What You Get”.
 Instalasi modul (program / fitur pendukung) yang mudah untuk situs Joomla anda.

MODUL JOOMLA! oleh: Ageng Tri Priyotomo Halaman 2


 Tersedianya berbagai macam template dan plugins gratis yang dapat anda gunakan
untuk mempercantik tampilan situs.
 Sistem keamanan yang lebih baik, karena source code aplikasi open source seperti
Joomla misalnya, meski terbuka untuk umum, memiliki semacam rule code yang
tidak megijinkan penyertaan source code virus ke dalam aplikasi mereka. Umumnya 3
aplikasi tersebut tidak akan dapat berjalan normal atau mengalami error page jika hal
tersebut dipaksakan.

Kekurangan Joomla
• Jarang sekali penyedia layanan hosting gratis seperti wordpress.com atau
blogspot.com untuk aplikasi Joomla. Peminat Joomla harus memiliki hosting dan
domain tersendiri dalam ukuran yang relatif besar.
• Joomla cukup rumit dan complicated bagi pemula, namun tetap jauh lebih sederhana
dari web builder lain yang berbasiskan bahasa pemrograman.

Contoh situs-situs yang dibuat menggunakan Joomla


Situs luar negeri yang menggunakan Joomla antara lain:
 United Nations (Governmental organization) - http://www.unric.org
 MTV Networks Quizilla (Social networking) - http://www.quizilla.com
 L.A. Weekly (Online publication) - http://www.laweekly.com
 IHOP (Restaurant chain) - http://www.ihop.com
 Harvard University (Educational) - http://gsas.harvard.edu
 Citibank (Financial institution intranet) - Not publicly accessible
 The Green Maven (Eco-resources) - http://www.greenmaven.com
 Outdoor Photographer (Magazine) - http://www.outdoorphotographer.com
 PlayShakespeare.com (Cultural) - http://www.playshakespeare.com
 Senso Interiors (Furniture design) - http://www.sensointeriors.co.za
Situs dalam negeri yang menggunakan Joomla antara lain:
 Situs Penyakit Binatang - http://vet-indo.com
 Band Letto - http://www.lettolink.com

MODUL JOOMLA! oleh: Ageng Tri Priyotomo Halaman 3


 Excelcomindo Pratama (Pro XL) - http://www.xl.co.id
 Komunitas Joomla Indonesia - http://www.id-joomla.com
 Universitas Andalas - http://www.unand.ac.id
 Penerbit Erlangga - http://www.erlangga.co.id
Situs resmi Joomla:
 www.joomla.org

MODUL JOOMLA! oleh: Ageng Tri Priyotomo Halaman 4


EVALUASI
1. Sebutkan pengertian dari Content Management System
2. Jelaskan aplikasi Content Management System yang anda ketahui
3. Jelaskan kelebihan dan kekurangan Joomla! sebagai aplikasi pembuatan
website.
4. Akseslah ke situs www.joomla.org dan pelajarilah whitepaper dari joomla

MODUL JOOMLA! oleh: Ageng Tri Priyotomo Halaman 5


BAB II
INSTALASI JOOMLA
Installasi Joomla dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu secara online dan offline.
Jika anda hendak melakukan installasi secara online berarti anda sudah harus memiliki
domain dan web hosting sebagai web server untuk menyimpan database anda.
Pada bab ini akan kita pelajari cara installasi Joomla secara offline yang berarti
menjadikan komputer anda sebagai localhost atau web server lokal, sehingga kita tidak perlu
bekerja secara online setiap saat. Setelah situs anda selesai baru akan kita pelajari cara untuk
upload ke jaringan internet.
Komponen yang Dibutuhkan
Untuk melakukan installasi Joomla anda memerlukan sebuah web server yang bagus
(biasanya digunakan Apache), sistem database (biasanya digunakan MySQL) dan bahasa
pemrograman PHP. Selengkapnya lihat tabel di bawah:
Software Versi Terbaik Versi Minimum Situs
PHP 5.2 + 4.2 http://www.php.net
MySQL 4.1.x + 3.23 http://www.mysql.com
Apache
(termasuk mod_mysql,
mod_xml, mod_zlib)
2.x + 1.3 http://www.apache.org
Jika anda hendak melakukan installasi dengan menggunakan komputer anda sebagai
server lokal maka anda tidak perlu melakukan installasi tiap-tiap komponen di atas satu demi
satu. Sekarang sudah tersedia software yang menyediakan komponen-komponen di atas
sebagai satu paket, antara lain:
LAMP (Linux) – biasanya sudah termasuk dalam paket Linux
WAMP (Windows) - http://www.wampserver.com
MAMP (Macintosh) - http://www.mamp.info
XAMPP (Multi-platform) - http://www.apachefriends.org/en/xampp.html
Catatan :
Aplikasi Joomla kompatibel dengan OS Windows, Linux, maupun MacOS. Anda juga
membutuhkan browser seperti IE, Mozilla Firefox, Opera, atau Safari. Walaupun bekerja
secara offline koneksi internet juga dibutuhkan untuk men-download file installasi yang
dibutuhkan. Software extract tool semacam WinZip atau WinRAR juga diperlukan.
7
Installasi XAMPP______________________________________________________
Untuk proses installasi Joomla anda memerlukan sebuah web server. Jika anda ingin
bekerja dengan menggunakan komputer anda sebagai server lokal maka cara yang paling
mudah adalah dengan menginstall XAMPP. Berikut ini langkah-langkahnya:
1. Download terlebih dahulu program ini di alamat:
www.apachefriends.org/en/xampp.html
2. Setelah selesai download jalankan program dan ikutilah instruksi yang diberikan. Jika
ada pertanyaan untuk menginstall Apache dan MySQL maka pilihlah ‘Ya’.

MODUL JOOMLA! oleh: Ageng Tri Priyotomo Halaman 6