Anda di halaman 1dari 5

c  

 c
c 

NAMA SEKOLAH : SMK Negeri 2 Makassar


PROGRAM KEAHLIAN : Teknik Mesin (Mekanik Alat Berat)
MATA PELAJARAN : Kompetensi Kejuruan / Produktif
KELAS/ SEMESTER : 1 MAB / 1 (Ganjil)
PERTEMUAN KE :
ALOKASI WAKTU : 16 Jam @ 45 Menit
STANDAR KOMPETENSI : Mengenal dan Mengetahui Teknik Kelistrikan
KOMPETENSI DASAR : Prinsip Battery, Electrical Engine System dan
Charging System Serta Pre Heating System
INDIKATOR : 1.| Penjelasan Tipe Battery dan struktur Battery
2.| 2. Penjelasan Pengisian Battery dan kapasitas
battery.
3.| 3. Prinsip kerja electrical engine system.
4.| 4. Struktur dan prinsip kerja starting system.
5.| 5. Struktur dan prinsip kerja Charging System.
St ruktur dan prinsip kerja Pre Heating system.

 
 c
1.| Dapat menyebutkan dan menjelaskan tipe dan struktur battery.
2.| Dapat menjelaskan tentang pengisian dan kapasitas battery.
3.| Mampu mengetahui struktur dan cara kerja electrical engine system.
4.| Dapat memahami tentang prinsip kerja dari starting.
5.| Mampu mengetahui struktur dan cara kerja Charging system.
6.| Mampu mengetahui struktur dan cara kerja Pre Heating system.

  c
 c
 c
(Terlampir)

  
 c
1.| Dengan metode ceramah
2.| Tanya jawab
3.| Diskusi
4.| Latihan / pemberian tugas

  

 c
1.| Kegiatan Awal
ã| Pembukaan dan berdo¶a.
ã| Absensi siswa.
ã| Pre test, tanya jawab.
2.| Kegiatan Inti
ã| Memberikan informasi materi pelajaran.
ã| Penjelasan dan penyajian materi pembelajaran.
ã| Tanya jawab, diskusi.
ã| Respon siswa.
3.| Kegiatan Penutup
ã| Menarik kesimpulan.
ã| Post Test.
ã| Pemberian tugas.

 | 

c
 c
1.| Papan tulis, Spidol dan Penghapus.
2.| Laptop, LCD Proyektor
3.| Modul.
4.| Buku Kelistrikan.

 


1.| Tanya jawab
2.| Sikap
3.| Tugas-tugas
4.| Ujian, dll.

 

(Terlampir)

 
 

(Terlampir)
Makassar, September 2010
Guru Pamong, Mahasiswa PPL,

    !


NIP. 19661115 199003 1 008 NIM. 07 2514 032

Mengetahui :.
Kepala SMK Negeri 2 Makassar,
" 
 
" #
NIP. 19601231 198603 1 274
m  $

|   m
   
¢ | t t jl
ti t
t  tt 
 | tjl
tti i
 it  tt 
 | Mti t 
t  
 jlt ili t 
 | titt i i
 j i t ti t
 | Mti t 
t  
 jC i t 
 | Mti t 
t  
 j ti t 

| m  $  
| % 
   
 
Btt   
     i li t i
 t  it     

 j tt l   
i
iit  ltti l 
  i t
iit ll tl
t lit 
B  

 t 
i  tt  t i 
 ji 
it:
 |  t 
i  i l l    t t  tt 
 i i i i i i  l  t   li 
i 
l  t il  





|  t 
i li i l  t   li 
i 
  l   i l      t lit 
t il  
  i l lil  




Berdasarkan tipenya, battery dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
a.| Tipe basah (wet type), terdiri dari elemen-elemen yang telah diisi
penuh dengan muatan listrik (full charged) dan dalam penyimpanannya
telah diisi dengan elektrolit. Battery ini tidak bias dipertahankan tetap
dalam kondisi full charge, sehingga harus diisi (charge) secara
periodik. Selama battery tidak digunakan atau dalam penyimpanan,
akan terjadi reaksi kimia secara lambat yang menyebabkan
berkurangnya kapasitas battery, reaksi ini disebut s&"'().
b.| Tipe Kering (dry type), terdiri dari plat-plat (positif & negatif) yang
telah diisi penuh dengan muatan listrik, tapi dalam penyimpanannya
tidak diisi dengan elektrolit. Battery tipe ini pada dasarnya sama
seperti dengan battery tipe basah. Elemen-elemen battery diisi secara
khusus dengan cara memberikan arus DC pada plat yang direndamkan
dalam larutan elektrolit lemah. Setelah plat-plat terisi penuh dengan
muatan listrik, kemudian diangkat dari larutan elektrolit kemudian
dicuci dengan air dan dikeringkan. Plat -plat tersebut kemudian di-
assembling dalam case battery, sehingga bila battery tersebut akan
dipakai, cukup diisi elektrolit dan langsung bias digunakan tanpa
charge kembali.

* | #)"## " "
 +
, |  - #. ' ' #)#+" 
/ | #" .  #)+" 
0 |  - #.()#)+" 
1 |  - #. #)+"