Anda di halaman 1dari 9

TUGAS

REKAYASA BAHAN GALIAN


GRANODIORIT
KATA PENGANTAR

Allhamdulillah dan syukur saya ucapkan karena akhirnya makalah ini


dapat saya selesaikan sesuai waktunya.. Semua isi dari tulisan ini berasal dari
beberapa referensi yang saya ambil seperti internet dan beberapa buku.
Sebagai penulis saya meminta maaf apabila dalam isi terdapat beberapa
kekurangan yang mendasar dikarenakan terbatasnya bahan. Sekarang ini
penambangan batuan granodiorit masih dilakukan secara sederhana, tidak
seperti penambangan batubara, emas, zirkon, dan lainnya. Ini dikarenakan
batuan granit atau granodiorit fungsi dari batuan ini sebagai lantai , dinding
atau ornamen hiasan yang hanya orang tertentu yang menyukainya.
Besarharapan saya dengan adanya uraian tentang granodiorit ini akan
membuka pikiran kita bahwa granodiorit juga memiliki nilai jual yang cukup
tinggi sihingga ini akan menjadi sebuah usaha yang cukup bisa diandalkan.
DAFTAR ISI

HAL JUDUL

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
1.2 MAKSUD DAN TUJUAN
1.3 BATASAN MASALAH

BAB II URAIAN BAHAN GALIAN


II.1 PENGERTIAN BAHAN GALIAN
II.2 CARA PENAMBANGAN
II.3 PRODUK JADI BAHAN GALIAN

BAB III KESIMPULAN

BAB IV PENUTUP

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN

BAB I.1 LATAR BELAKANG

Alasan mengapa penulis mengambil judul granit atau granodiorit ini


adalah karena prospek yang bagus dan kebutuhan akan granit atau granodiorit
ini selalu meningkat dari tahun ke tahun, baik sebagai lantai atau ornamen
dinding yang lebih tahan lama dibading kayu, marmer, atau keramik.

BAB I.2 MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dan tujuan daripada makalah ini adalah agar para pengusaha
yang ingin mengambil bisnis atau usaha dibidang batuan granit atau granodiorit
dapat memahami secara benar tentang cara penambangan, pemanfaatan,
serta harga pasar dan sasaran pasar, sehingga bisnis atau usaha ini
memperoleh keuntungan dan dapat dilakukan secara benar dan bertanggung
jawab terhadap lingkungan.

BAB I.3 BATASAN MASALAH

Dalam pengerjaan makalah ini saya menghadapi beberapa kendala


seperti: kurangnya materi bahan karena belum tersedianya data yang lengkap
tentang batuan ini, selain itu harga pasar juga yang tidak diketahui sampai saat
ini.
BAB II
URAIAN BAHAN GALIAN

BAB II.1 PENGERTIAN BAHAN GALIAN

Granit atau granodiorit merupakan salah satu batuan beku, yang bertekstur
granitik dan struktur holokristalin, serta mempunyai komposisi kimia ±70% SiO2
dan ±15% Al2O3, sedangkan mineral lainnya terdapat dalam jumlah kecil,
seperti biotit, muskovit, hornblende, dan piroksen. Umumnya granit berwarna
putih keabuan, Sebagai batu hias warna granit lainnya adalah merah, merah
muda, coklat, abu-abu, biru, hijau, dan hitam, hal ini tergantung pada komposisi
mineralnya.

Granodiorit ini asal muasalnya adalah batuan yang terjadi dari proses
pembekuan magma yang bersifat asam, terbentuk jauh didalam kulit bumi,
sehingga disebut sebagai batuan dalam. Terbentuknya sekitar 3-4 km di bawah
permukaan bumi. Bentuk intrusi dapat berupa batholit, lakolit, maupun phacolit.
Karena membekunya jauh didalam kulit bumi, bentuk dan ukuran mineral
pembentukanya besar-besar dan dan mudah dibedakan antara mineral yang
satu dengan mineral yang lain. Kenampakan demikian dikenal dengan istilah
holokristalin, porfiritik,. Penyusunya antara lain merah, coklat, abu-abu atau
kombinasi diantaranya. Dan sifat yang paling dasar yang membedakan batuan
granidiorit dengan batuan granit adalah ukuran butir kristal granodiorit yang
relatif kecil dibanding dengan granit. Granit mempunyai sumber cadangan yang
potensial, namun sampai saai ini belum banyak yang ditambang. Potensi
tersebut terdapat di Pulau Sumatera, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat,
Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan.

Granit mempunyai komposisi utama kuarsa, potash feldspar (khususnya


ortoklas dan microlin), plagioklas (terutama albite-oligoklas), biotit dan mika,
mineral penyertanya antara lain magnetit, ilmenit, zirkon, allanit, turmalin,
kadang-kadang didapatkan muskovit, hornblende, piroksen, dan garnet. Garanit
mempunyai kekuatan tekan 1000-2500 kg/cm², dengan berat jenis 2,6-2,7.
Diorit mempunayai komposisi mineral mendekati granit dengan ukuran butir
yang relatif lebih kecil. Transisi antara granit dan diorit disebut sebagai
granodiorit yang mempunyai warna relatif lebih gelap, kekuatan tekan 1000-
2500kg/cm², engan berat jenis 2.6-2,9.
Granit atau granodiorit ini mempunyai sumber cadangan yang potensial, namun
sampai saai ini belum banyak yang ditambang. Potensi tersebut terdapat di
Pulau Sumatera, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan
Sulawesi Selatan.

BAB II.2 CARA PENAMBANGAN

Tekinik penembangan granit atau granodiorit dilakukan seperti pada


penambangan andesit. Mempertimbangkan warna dan tekstur granit atau
granodiorit lebih indah dibanding dengan andesit, penambangan dalam bentuk
balok untuk selanjutnya dipotong atau digrenda dengan ukuran tertentu,
kemuduan dipoles sangat dianjurkan. Sisa hasil pemotongan dapat
dimanfaatkan untuk pembuatan teraso.

BAB II.3 PRODUK JADI BAHAN GALIAN

Lembaran granit atau granodiorit yang sudah dipoles dapat


dipergunakan sebagai lantai atau ornamen dinding. Batuan ini apabila terkena
sinar matahari dan air hujan relatif lebih resisten dibanding dengan marmer.
Disamping itu granit atau granodiorit dimanfaatkan juga sebagai meja dan
lainnya. Sia potongan granit atau granodiorit dicetak bersqma semen putih
untuk membuat teraso.
BAB IV
KESIMPULAN

Batuan granit atau granodiorit adalah salah satu batuan beku yang
terbentuk dari pendinginan atau pembekuan magma. Magma merupakan
larutan yang kompleks. Karena terjadi penurunan temperatur, perubahan
tekanan dan perubahan dalam komposisi, larutan magma ini mengalami
kristalisasi. Perbedaan kombinasi hal-hal tersebut pada saatpembekuan
magma mengakibatkan terbentuknya batuan yang memilki teksturyang
berbeda. Ketika batuan beku membeku pada keadaan temperatur dan tekanan
yang tinggi di bawah permukaan dengan waktu pembekuan cukup lama maka
mineralmineral penyusunya memiliki waktu untuk membentuk sistem kristal
tertentu dengan ukuran mineral yang relatif besar.
DAFTAR PUSTAKA

www.scribd.com/23228463-chapter-3-mineral

www.google.com/batuan granit atau graodiorit.


LAMPIRAN