P. 1
Macam-macam Hukum

Macam-macam Hukum

|Views: 412|Likes:
Dipublikasikan oleh Kumala Ayu Darma
Ini tugas PKn
Rabu, 27 Oktober 2010 by Pak Kal**
Ini tugas PKn
Rabu, 27 Oktober 2010 by Pak Kal**

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Kumala Ayu Darma on Oct 27, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/01/2013

pdf

text

original

MACAM-MACAM PENGGOLONGAN HUKUM Menurut sumbernya, hukum dibedakan menjadi : a) Hukum undang-undang b) Hukum kebiasaan c) Hukum

traktat d) Yurisprodensi

Menurut bentuknya , hukum dibedakan menjadi : a) Hukum tertulis b) Hukum tidak tertulis

Menurut tempat berlakunya , hukum dibedakan menjadi : a) Hukum nasional b) Hukum internasional c) Hukum gereja d) Hukum asing

Menurut waktu berlakunya , hukum dibedakan menjadi : a) Hukum positif (ius constitutum) b) Hukum yang diharapkan berlaku pada masa yang akan datang (ius constituendum) c) Hukum asasi (hukum alam)

Menurut cara mempertahankan , hukum dibedakan menjadi : a) Hukum materiil b) Hukum formal

Menurut sifatnya , hukum dibedakan menjadi : a) Hukum yang memaksa b)Hukum yang mengatur

Menurut wujudnya , hukum dibedakan menjadi : a. Hukum obyektif b) Hukum subyektif

Menurut isinya , hukum dibedakan menjadi : a) Hukum Privat Hukum privat adalah hukum yang mengatur hubungan-hubungan antara orang yang satu dengan orang yang lain, dengan menitikberatkan kepada kepentingan perseorangan. Hukum privat terdiri dari atas : 1) Hukum adat Menurut Ter Haar, hukum adat adalah keseluruhan peraturan-peraturan yang menjelma dalam keputusan-keputusan para fungsionaris hukum (dalam arti luas) yang mempunyai wibawa serta pengaruh dan yang dalam pelaksanaannya berlaku dengan serta merta (spontan) dan dipatuhi dengan sepenuh hati. Hukum adat dapat ditemukan pada keputusan para fungsionaris hukum dalam arti luas yakni putusan hakim, kepala adat, rapat desa, wali tanah, petugas-petugas di lapangan agama dan petugas-petugas desa lainnya. Hukum adat tumbuh dari kebutuhan hidup yang nyata, cara hidup dan pandangan hidup yang keseluruhannya merupakan kebudayaan masyarakat tempat hukum adat itu berlaku. Masyarakat hukum adat Indonesia memiliki sifat-sifat umum, yakni sifat relegius-magis, sifat commun (kemasyarakatan), sifat kontan (tunai) dan sifat konkret.

2) Hukum dagang Hukum dagang merupakan bagian dari hukum perdata. Hukum dagang merupakan hukum bagi para pedagang (orang yang melakukan perniagaan). Hukum dagang adalah rangkaian peraturan yang mengatur segala perbuatan perantara antara konsumen dengan produsen untuk mencari keuntungan. Hukum dagang Indonesia bersumber pada kitab undang-undang hukum perdata. Kitab undang-undang hukum dagang berbagai peraturan perundang-undangan khusus mengatur hal-hal yang berhubungan dengan perdagangan, seperti undang-undang oktroi dan undang-undang pengangkutan.

3)Hukum perdata Pada umumnya yang dimaksud dengan hukum perdata adalah hukum perdata materiil. Sumber pokoknya adalah Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Hukum perdata adalah rangkaian peraturan hukum hukum yang mengatur hubungan hukum antara orang yang satu dengan orang lain, dengan menitikberatkan kepada kepentingan perseorangan. Sistematika hukum perdata menurut KUH Perdata terdiri atas : Buku I perihal orang (van personen) Buku II perihal benda (van zaken) Buku III perihal perikatan (van verbintennisen) Buku IV perihal pembuktian dan kadaluawarsa (van bevwisj en verjaring). Sistematika hukum perdata menurut ilmu pengetahuan terdiri atas 4 bagian yaitu : 1. Hukum perorangan/ pribadi ialah semua kaidah hukum yang mengatur siapa-siapa yang dapat membawa hak, yang menjadi pembawa hak dan kedudukannya dalam hukum. Materi pokok yang diatur dalam hukum pribadi adalah : o manusia sebagai subyek hukum o kecakapan untuk memiliki hak-hak dan untuk bertindak sendiri melaksanakan hak-haknya.

2. Hukum keluarga ialah semua kaidah hukum yang mengatur hubungan abadi antara dua orang yang berlainan kelamin dalam suatu perkawinan dan akibat-akibatnya. Materi pokok yang diatur dalam hukum keluarga adalah tentang : o perkawinan beserta hubungan dalam hukum harta kekayaan antara suami/ istri o hubungan antara orang tua dan anak-anaknya (kekuasaan orang tua) o perwalian o pengampuan

3. Hukum harta kekayaan ialah semua kaidah hukum yang mengatur hak-hak apakah yang didapatkan pada orang dalam hubungannya dengan orang lain yang mempunyai nilai uang. Materi pokok yang diatur dalam hukum kekayaan adalah : ohak mutlak, yaitu hak-hak yang berlaku terhadap tiap orang o hak perorangan yaitu hak-hak yang hanya berlaku terhadap seorang atau suatu pihak tertentu saja.

4. Hukum waris ialah semua kaidah hukum yang mengatur bagaimanakah nasib kekayaan seseorang yang meninggal dunia dan siapa-siapakah yang berhak atas kekayaan itu. Hukum waris dibedakan menjadi hukum waris wasiat dan hukum waris tanpa wasiat. Para ahli waris dalam hukum waris tanmpa wasiat menurut KUHPerdatra terdiri atas 4 golongan, yaitu : Golongan 1 : Keturunan darti yang meninggal dunia, yakni anak, suami atau istri yang hidup terlama dan cucu sebagai ahli waris pengganti. Golongan 2 : Orang tua, saudara-saudara sekandung dan keturunannya dari yang meninggal dunia. Golongan 3 : Leluhur dari yang meninggal dunia baik dari pihak suami maupun istri. Golongan 4 : Keluarga sedarah sampai derajat keenam.

4) Hukum acara perdata Yang dimaksud hukum acara perdata adalah hukum perdata formal. Hukum acara perdata adalah rangkaian peraturan hukum yang menentukan bagaimana cara-cara mengajukan ke depan pengadilan perkara-perkara keperdataan dalam arti luas dan cara-cara meklaksanakan putusan-putusan (vonis) hakim yang jugha diambil berdasarkan peraturan-peraturan tersebut. Hukum acara perdata juga diartikan sebagai rangkaian peraturan hukum tentang cara-cara memelihara dan mempertahankan hukum perdata materiil. Kasus yang dapat diajukan ke pengadilan perdata adalah masalah yang berhubungan dengan kepentingan perseorangan, seperti soal perkawinan, jual beli, sewa-menyewa, utang piutang, hak milik, warisan dan sebagainya.

b) Hukum Publik Pengertian hukum publik adalah peraturan-peraturan hukum yang mengatur hubungan antara negara dengan alat perlengkapan negara atau hubungan negara dengan perseorangan yang menyangkut kepentingan umum. Hukum publik terdiri atas :

1) Hukum Tata Negara Menurut Moh. Kusnadi dan Harmaily Ibrahim, hukum tata negara adalah sekumpulan peraturan hukum yang mengatur organisasi negara, hubungan antara alat perlengkapan negara dalam garis vertical dan horizontal serta kedudukan warganegara, yang didalamnya terdapat bentuk negara dan pemerintahan yang diinginkan, alat perlengkapan negara dan wewenangnya serta kewajibannya, pembagian wilayah negara, hubungan antara alat perlengkapan negara serta hak dan kewajiban asasi warga negara.

2) Hukum Administrasi Negara Hukum administrasi negara adalah sekumpulan peraturan hukum yang mengatur mengenai cara bekerja alat-alat perlengkapan negara dalam memenuhi tugasnya masing-masing serta dalam hubungannya dengan alat-alat perlengkapan negara lainnya. Menurut Oppenheim, bila hukum tata negara mempelajari negara dalam keadaan tidak bergerak maka hukum administrasi negara mempelajari negara dalam keadaan bergerak. Oleh karena itu hukum administrasi negara merupakan peraturanperaaturan yang mengikat badan-badan negara ketika mereka mulai menggunakan wewenangnya yang ditentukan dalam hukum tata negara.

3) Hukum Pidana Hukum pidana yang dimaksud adalah hukum pidana materiil yaitu sekumpulan peraturan pidana yang berisi perintah dan larangan. Pengertian hukum pidana adalah hukum yang mengatur tentang pelanggaran-pelanggaran dan kejahatan-kejahatan terhadap kepentingan umum. Keistimewaan hukum pidan adalah sanksinya yang tegas dan dapat segera dilaksanakan. Pelaksanaan hukum pidana didasarkan pada KUHP yang diberlakukan oleh UU No. 1 Tahun 1964.

4) Hukum Acara Pidana Hukum acara pidana yang dimaksud adalah hukum pidana formal yakni rangkaian peraturan hukum yang menentukan bagaimana cara mengajukan ke depan pengadilan, perkara-perkara kepidanaan dan bagaimana cara-cara menjatuhkan hukuman oleh hakim, jika ada orang yang disangka melanggar aturan hukum pidana yang telah ditetapkan sebelum melanggar hukum itu terjadi. Dengan kata lain, hukum pidana adalah rangkaian kaidaah hukum tentang cara memelihara dan mempertahankan hukum pidanaa material. Hukum acara pidana merupakan salah satu hukum yang telah dikodifikasi dalam bentuk Undang-Undaang Nomor 8 tahun 1198111 perihal Kitaaab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

5) Hukum Internasional Hukum internasional terdiri atas hukum perdata internasional dan hukum publik internasional. Hukum perdata internasional adalah hukum yang mengatur hubungan hukum antara warga-warga negara suatu negara dengan warga negara lain dalam hubungan antarbangsa. Hukum publik internasional adalah hukum yang mengatur hubungan hukum antara negara yang satu dengan negara lain dalam hubungan antarbangsa.

Hukum traktat Hukum traktat adalah perjanjian yang diadakan di antara dua negara atau lebih dan sifatnya mengikat negara serta warga negara dari negara yang mengadakan perjanjian itu.

Hukum ekonomi Hukum ekonomi adalah suatu hubungan sebab akibat atau pertalian peristiwa ekonomi yang saling berhubungan satu dengan yang lain dalam kehidupan ekonomi sehari-hari dalam masyarakat.

Hukum nasional Hukum nasional adalah hukum yang berlaku dalam suatu negara.

Hukum asing Hukum yang berlaku di negara lain.

Hukum gereja Kumpulan norma yang ditetapkan oleh gereja untuk para anggotanya.

Ius constitutum Hukum yang telah ditetapkan; hukum yang berlaku sekarang.

Hukum materiil Hukum yang mengatur isi hubungan antara kedua belah pihak atau menerangkan perbuatan-perbuatan mana yang dapat dihukum dan hukum apa yang dapat dijatuhkan.

Hukum formal Hukum yang mengatur cara mempertahankan atau menjalankan peraturan-peraturan hukum materiil.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->