Anda di halaman 1dari 5

PELAJARI

1. Carilah solusi khusus PD berikut ini:


d2y dy
2
+3 + 2y = 5 y(0) = 1 y'(0) = 7
dt dt

2. Carilah solusi persamaan Panas:


∂u ∂2 u
= 100 0 < x < 1 dan t > 0
∂x ∂x 2
u(0, t) = u(1, t) ; t > 0
u(x, t) = sin 2πx – 2 sin 5πx ; 0 ≤ t ≤ 1

z 4 −1
3. Gunakan metode Deret Kuasa untuk menghitung invers dari X(z) =
z 4 +1

z2
4. Cari invers dari transformasi X(z) =
( z +1)( z −1) 2

0 ; −5 < t < 0
5. Diketahui f (t ) =  , periode = 10
3 ; 0 <t < 5
Tentukan:
a) Koefisien Fourier dari f(t)
b) Deret Fourier dari f(t)

6. Ekspansikan f(t) = t2, 0 < t < 2π dalam deret Fourier, bila periode f(t) = 2π
 π π
 2 ;− <t <
7. Tentukan koefisien Fourier dari f(t) bila f (t ) =  2 2
π 3π
t − 6 ; < t <
 2 2
Dipandang periodik dengan periode p = 2π, diperderetkan dalam deret Fourier

RESPONSI: (seharusnya sudah diberikan pada Kalkulus 1)


DERET FOURIER & TRANSFORMASI FOURIER
Fungsi Periodik:
Fungsi f(t) disebut fungsi periodik bila terdapat bilangan positif p, sehingga
berlaku f(t+p) = f(t) untuk setiap t dalam domain f. P terkecil disebut periode dari f.
Dalam aplikasi, jumlah dari beberapa fungsi periodik merupakan fungsi periodik. Misal
f1(t), f2(t), f3(t), ..., fn(t) berturut-turut mempunyai periode p1, p2,…., pn maka f1(t) + f2(t) +
f3(t) + ...+ fn(t) mempunyai periode kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari p1, p2,….,
pn, hal ini disebabkan bentuk fungsi tersebut (peroiode) terbatas pada bilangan Rasional.
Namun bila merupakan bilangan Irrasional maka secara umu sifat tersebut tidak berlaku,
yaitu jumlah dua fungsi periodik bukan merupakan fungsi periodik.
Contoh:
Kedua fungsi sin t dan sin (t 2 ) merupakan fungsi periodik dengan periode 2π


dan , namun fungsi sin t + sin (t 2 ) bukan merupakan fungsi periodik.
2
Contoh:
Tentukan periode dari fungsi berikut:
1. f(t) = sin 2t
2. f(t) = tan 2t + cos 2t
Jawab:
1. Fungsi sinus dan cosinus merupakan fungsi periodik dengan periode 2π
Maka f(t) = sin 2t = sin (2t + 2π) = sin 2 (t + π) = f (t + π)
Jadi sin 2t periodik dengan periode p = π
2. Fungsi dengan tangen dan cotangen merupakan fungsi periodik dengan periode π
Maka tangen tan 2t = tan (2t + π) = tan 2 (t + π/2) dan periode p1 = π/2
Misal g(x) = cos2x = ½ (1-cos 2x) = ½ (1-cos 2(x +π)) = g (x+π)
Maka p2 = π. Jadi periode dari f(t) adalah KPK (π, π/2) = π

Koefisien Fourier:
Fungsi f(t) disebut fungsi kontinu bagian demi bagian pada interval [a, b] bila
dipenuhi berikut:
1. Interval [a, b] dapat dibagi menjadi sebanyak hingga sub interval sehingga f(t)
kontinu pada sub interval tersebut.
2. Limit dari f(t) pada setiap ujung dari sub interval adalah berhingga
Atau dapat dikatakan bahwa fungsi f(t) mempunyai sebanyak hingga titik diskontinu.
Misal f(t) didefinisikan pada (-L, L), periodik dengan periode 2L, kontinu bagian demi
bagian, maka deret Fourier dari f(t) didefinisikan sbb:
a0 ∞
 π nt π nt 
f(t) = + ∑ a n cos + b n sin  ............ (1)
2 n =1  L L 
Dengan a0, an dan bn disebut koefisien Fourier dari f(t)
L
1
a0 =
L ∫f(t)
-L
dt ............ (2)

1
L
π nt
an =
L ∫f(t)
-L
cos
L
dt , n = 1, 2, 3, ....

1
L
π nt
bn =
L ∫f(t)
-L
sin
L
dt , n = 1, 2, 3, ....

Misal f(t) terdefinisi pada (0, 2L), periodik dengan periode p = 2L dan kontinu bagian
demi bagian pada (0, 2L), maka koefisien Fourier dari f(t) diberikan sbb:
2L
1
a0 =
L ∫f(t)
-L
dt ............ (3)

1
2L
π nt
an =
L ∫f(t)
0
cos
L
dt , n = 1, 2, 3, ....

1
2L
π nt
bn =
L ∫f(t)
0
sin
L
dt , n = 1, 2, 3, ....

Untuk selanjutnya, bila f(t) terdefinisi pada suatu interval dan periodik dengan periode
sama dengan panjang interval maka batas integral dari koefisien Fourier merupakan
ujung-ujung dari interval tersebut.

Lanjut Soal

8. Carilah solusi persamaan integral: y(t) = e + t - ∫ y(x) e dx yang


2t x-t

merupakan invers dari Y(s)


1
9. Tentukan invers dari transformasi Laplace: F(s) =
s − 3s − 4
2

10. Diketahui fungsi tangga satuan sbb:


0 t ≤a
u (t − a ) =  , grafik fungsi tangga satuan ditunjukkan pada gambar:
1 t >a

Dengan a ≥ 0

Bentuk fungsi tangga g(t) = f(t – a) u(t-a), maka selesaikan Transformasi Laplace
dari g(t).

0 t <0

11. Diketahui g (t ) = 1 0 <t < 2
t t >2

a. Nyatakan g(t) ke dalam suku-suku dari u(t-a)


b. Tentukan Transformasi Laplace dari g(t)

12. Diketahui masalah nilai awal : y" + 4y' + 4y = r(t)


0 t <0

r (t ) = 2t 0 ≤ t ≤1 ; y (0) = y ' (0) = 0
0 t >1

a. Tentukan Transformasi Laplace r(t)


b. Tentukan solusi masalah nilai awal tersebut.

13. Tentukan Transformasi Laplace dari fungsi g(t) = t sin(t – ¼ π)


s +a
14. Tentukan invers dari G(s) = ln  
 s +b 
15. Konvolusi dari dua fungsi f(t) dan g(t) didefinisikan sbb :
t

f(t) * g(t) = (f * g) (t) = ∫ f ( x) g (t − x)dx


0

Tentukan f(t) * g(t) bila:


a. f(t) = t ; g(t) = sin t
b. f(t) = 1 ; g(t) = sin t

16. Carilah solusi persamaan integral: y(t) = e +t - ∫ y(x) e dx


2t x-t

Dengan menggunakan notasi konvolusi fungsi y(t) = f(t) + g(t) * y(t)

 1 
17. ℒ-1   = ……….
 5+3

18. ℒ {3 cos 6t – 5 sin 6t} = ……….


sin t 0 < t <π
19. Grafik fungsi f(t) = 
 0 π < t < 2π

meluas secara periodik dengan periode 2π


a. Cari ℒ {f(t)}
b. Gambarkan grafiknya
 s 2 + 2s + 3 
20. ℒ  2
-1
 = ……….
 ( s + 2 s + 2)( s + 2s + 5) 
2

SELAMAT MENCOBA

Beri Nilai