SILABUS Mata pelajaran Kelas/Jurusan Semester Standar Kompetensi : Geografi : XII / IPS :1 : 1.

Mempraktikkan keterampilan dasar peta dan pemetaan
Alokasi Waktu (menit) 10 x 45 Sumber/ Bahan/Alat

Kompetensi Dasar

Materi Pembelajaran  Komponen peta.  Prinsip dasar peta dan pemetaan.

Indikator  Menunjukkan komponenkomponen peta  Mengidentifikasi prinsip dasar tentang penggambaran satu wilayah pada globe ke bidang datar  Membuat peta wilayah pada bidang datar.

Kegiatan Pembelajaran  Secara individu, mengidentifikasi komponen peta pada atlas  Secara kelompok, diskusi tentang penggambaran satu wilayah pada globe ke bidang datar.  Secara kelompok membuat peta satu wilayah dari globe ke bidang datar.

Penilaian

1.1. Mendeskripsikan prinsip-prinsip dasar peta dan pemetaan

Jenis tagihan: Tugas individu Tugas kelompok Bentuk Tagihan: Laporan Uraian berstruktur

Sumber: 1. Buku paket geografi yang relevan 2. Buku paket yang digunakan siswa Bahan/alat: Atlas Globe

1.2. Mempraktikkan keterampilan dasar peta dan pemetaan

 Membuat peta lingkungan sekitar/sekolah

 Membuat laporan data hasil pengukuran  Merumuskan data hasil pengukuran  Membuat peta hasil pengukuran langsung di lapangan

 Secara kelompok, mengukur lokasi sekolah/ lingkungan dengan bantuan kompas, meteran dan busur  Secara kelompok mengolah data hasil pengukuran lokasi sekolah / lingkungan  Secara kelompok, membuat peta hasil pengukuran langsung di lapangan

Jenis tagihan : Tugas kelompok Bentuk tagihan: Uraian berstruktur

10 x 45

Sumber : 1.buku paket geografi yang relevan 2. Buku paket yang digunakan siswa Bahan/alat: Atlas Globe Denah Kompas Meteran

biaya angkut.Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Indikator Kegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu (menit) Sumber/ Bahan/Alat 1. pasar. pasar. biaya angkut. pasar. tenaga kerja dan lingkungan  Secara kelompok mengidendifikasi faktor penyebab gejala aglomerasi industri  Secara kelompok. teknologi dan lingkungan  Faktor penyebab gejala aglomerasi industri  Keterkaitan sarana transportasi dengan aglomerasi  Pemanfaatan peta dalam kajian aspek-aspek pertanian  Mengklasifikasi industri berdasarkan kriteria tertentu  Menentukan lokasi industri atas dasar bahan baku. Menganalisis lokasi industri dan pertanian dengan pemanfaatan peta  Klasifikasi industri  Menentukan lokasi industri atas dasar bahan baku.   Secara individu mengklasifikasikan industri berdasrkan kriteria tertentu dari berbagai referensi  Secara kelompok menganalisis keterkaitan sarana transportasi dengan aglomerasi industri  Mengidentifikasi menfaat peta dalam menganalisis lokasi industri  Diskusi tentang penentuan lokasi industri atas dasar bahan baku. tenaga kerja dan lingkungan  Mengidentifikasi faktor penyebab gejala aglomerasi industri  Menganalisis manfaat  Mengidentifikasi manfaat peta dalam menganalisis lokasi industri  Mengidentifikasi manfaat peta dalam menganalisis lokasi pertanian  Membuat laporan diskusi tentang pemanfaatan peta dalam menganalisis lokasi industri dan pertanian. tenaga kerja modal. mendiskusikan manfaat peta dalam menganalisis lokasi pertanian  Secara kelompok membuat laporan tentang pemanfaatan peta dalam menganalisis lokasi industri dan pertanian.3. baiaya angkut. Jenis tagihan : Tugas kelompok Ulangan Bentuk tagihan: Uraian berstruktur 10 x 45 Sumber : Buku geografi yang relevan Bahan/alat: Gambar-gambar tentang industri .

Menjelaskan pemanfaatan citra penginderaan jauh Jenis tagihan: Tugas individu Bentuk Tagihan: Laporan Uraian berstruktur Sumber: 1. mengidentifikasi manfaat citra penginderaan jauh  Membuat kliping tentang pemanfaatan citra penginderaan jauh Penilaian 2. mengamati unsur-unsur citra penginderaan jauh dari citra yang tersedia  Secara kelompok. Buku paket geografi yang dipakai siswa 2. buku geografi yang relevan Alat /bahan: Koran Majalah Internet 2. Jenis tagihan: Tugas indisividu Tugas kelompok Ulangan 15 x 45 Alat/ Bahan : Perangkat keras SIG Perangkat lunak SIG Peta/ Atlas .2.Standar Kompetensi : 2. Buku paket geografi yang digunakan siswa 2.1. Memahami pemanfaatan citra penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografi (SIG) Alokasi Waktu (menit) 10 x 45 Sumber/ Bahan/Alat Kompetensi Dasar Materi Pokok  Pengertian penginderaan jauh  Mengidentifikasi unsur – unsur citra penginderaan jauh  Pemanfaatan citra penginderaan jauh Indikator  Menjelaskan pengertian penginderaan jauh  Membedakan unsur – unsur citra penginderaan jauh  Mengidentifikasi pemanfaatan citra penginderaan jauh  Membuat laporan (kliping) tentang pemanfaatan citra penginderaan jauh dalam kasus tanah longsor di Trenggalek Pengalaman Belajar  Mengungkapakn kembali pengertian penginderaan jauh dari beberapa referensi secara mandiiri  Secara kelompok. Buku geografi yang relevan Bentuk tagihan: Uraian berstruktur Laporan  Tahapan kerja SIG  Pengoperasian SIG secara konvensional  Melakukan tahapan kerja SIG  Memberi contoh mengoverlaykan peta transparansi  Menentukan tahapan – tahapan dalam urutan kerja SIG  Secara kelompok membuat peta dasar kalurahan tertentu. Menjelaskan pemanfaatan Sistem Informasi Geografi  Merumuskan konsep dasar dan kmponen SIG  Merumuskan konsep dasar SIG  Mengidentifikasi komponen – komponen SIG  Mengungkapkan kembali konsep dasar SIG  Secara kelompok mengidentifikasi komponen SIG Jenis tagihan: Tugas indisividu Tugas kelompok 8 x 45 Sumber: 1.

 Melakukan kegiatan mengoverlaykan tranparansi peta  Secara kelompok. Secara kelompok membuat peta tematik tentang sex rasio. mendiskusikan penerapan SIG dalam mmenentukan lokasi usaha warnet/foto copy  Penerapan SIG dalam kajian geografi  Manfaat SIG dalam kajian geografi  Mengaplikasikan SIG dalam menentukan lokasi usaha warnet/foto copy  Mengidentifikasi beberapa manfaat SIG dalam kajian geografi  Mendiskusikan beberapa manfaat SIG dalam kajian geografi Bentuk tagihan: Uraian berstruktur Laporan Jenis tagihan: Tugas indisividu Tugas kelompok Ulangan Bentuk tagihan: Uraian berstruktur Laporan 15 x 45 . tingkat pendidikan. menyimpulkan hasil overlay peta  Secara kelompok membuat laporan hasil diskusi  Secara kelompok. densitas penduduk. mata pencaharian.

hubungan serta interaksi spasial desa dan kota Potensi desa Struktur ruang desa dan kota Secara kelompok. diskusi tentang potensi desa kaitannya dengan perkembangan desa kota  Secara kelompok. Buku georafi yang relevan 2. menghitung kekuatan interaksi antara dua wilayah dari data yang disajikan dalam LKS Jenis tagihan: Tugas individu Tugas kelompok Bentuk Tagihan: Laporan Uraian berstruktur Sumber: 1. Menganalisis wilayah dan pewilayahan Alokasi Waktu (menit) 12 x 45 Sumber/ Bahan/Alat Kompetensi Dasar   Materi Pembelajaran Indikator  Mengidentifikasi potensi desa dan kitannya dengan perkembangan desa kota  Mengidentifikasi ciri – ciri struktur ruang desa  Mengidentifikasi ciri – ciri struktur ruang kota  Menganalisis model-model teori struktur spasial kota  Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya interaksi spasial desa . diskusi tentang ciri – ciri struktur kota  Secara kelompok.kota  Menghitung kekuatan interaksi antara dua wilayah  Kegiatan Pembelajaran Penilaian 3. diskusi tentang ciri – ciri struktur desa  Secara kelompok. spasial.1. menganalisa model-model teori struktur spasial kota  Mengungkapkan kembali faktor – faktor yang mempengaruhi terjadinya interaksi spasial desa – kota dari berbagai referensi  Secara individu .SILABUS Nama Sekolah MKelas/Jurusan Semester Alokasi waktu Standar Kompetensi : SMA Katolik Untung Surapati : XII / IPS : 2 (dua) : 48 x 45 menit : 1. Buku paket yang digunakan siswa Sumber/alat: Gambar (chart)  Interaksi desa dan kota Jenis tagihan: Tugas individu Ulangan Bentuk Tagihan: Laporan Uraian berstruktur . Menganalisis pola persebaran.

2. Menganalisis kaitan antara konsep wilayah dan pewilayahan dengan perencanaan pembangunan wilayah Konsep wilayah dan pewilayahan Wilayah formal dan fungsional Contoh perwilayahan secara formal dan fungsional Membuat perwilayahan berdasrkan fenomena geografis di lingkungan setempat Jenis tagihan: Tugas indisividu Tugas kelompok Sumber: 1. Penilaian Alokasi Waktu (menit) 12 x 45 Sumber/ Bahan/Alat 3.Kompetensi Dasar  Materi Pembelajaran Indikator  Merumuskan pengertian konsep wilayah dan pewilayahan  Mengidentifikasi kota-kota atau wilayah yang termasuk ke dalam wilayah formal dan atau fungsional  Membedakan generalisasi wilayah (region generalization ) dan klasifikasi wilayah (region classification)  Menghitung delimitasi wilayah secara kuantitatif  Menentukan batas – batas wilayah pertumbuhan  Menjelaskan pengertaian pusat pertumbuhan  Menjelaskan perbedaan spread effect dan backwash effect  Mengungkapkan tahapan fase – fase pertumbuhan suatu wilayah  Menganalisis batas – batas wilayah pertumbuhan Kegiatan Pembelajaran  Mengungkapan kembali perbedaan wilayah formal dan fungsional (nodal) dari berbagai referensi  Mengidentifikasi kota / wilayah yang termasuk ke dalam wilayah formal dan fungsional  Melalui diskusi. buku paket yang digunakan siswa 2. menghitung delimitasi wilayah secara kuantitatif dari data yang telah tersedia pada LKS  Secara individu. membedakan generalisasi wilayah (region generalization ) dan klasifikasi wilayah (region classification)  Secara kelompok. menentukan batas – batas wilayah pertumbuhan Nangro Aceh Darusalam sebelum dan sesudah terjadinya gempa bumi (tsunami)  Secara kelompok. Buku geografi yang relevan Bahan/alat: Peta Indonesia Atlas Bentuk tagihan: Uraian berstruktur - Menentukan batas – batas wilayah pertumbuhan Mengidentifikasi pusat pusat pertumbuhsn Karakteristik pertumbuhan kota: 1) Stadium pembentukan inti kota 2) Stadium formatif 3) Stadium modern Teori tempat yang sentral Pusat – pusat pertumbuhan Jenis tagihan: Tugas indisividu Tugas kelompok 16 x 45 - Bentuk tagihan: Uraian berstruktur - . menganalisa perbedaan spread effect dan backwash effect  Menelaah tentang batas-batas wilayah pertumbuhan dari berbagai referensi.

Rostow  Contoh-contoh negara maju dan negara berkembang   Secara kelompok.Menganalisis wilayah / perwilayahan negara maju dan berkembang   Indikator negara maju dan negara berkembang Ukuran keberhasilan pembangunan dari UNRISD (United Nations Research Institute For Social Development) tahun 1997 Mengidentifikasi ciri/indikator negara maju dan negara berkembang Memberikan . Rostow  Melalui diskusi di dalam kelompok. Rostow Memberikan contoh negara – negara berkembang  Mengungkapkan kembali ciri/indikator negara maju dan berkembang  Mengidentifikasi ukuran keberhasilan pembangunan (UNRISD) tahun 1997 Jenis tagihan: Tugas indisividu Tugas kelompok Bentuk tagihan: Uraian berstruktur Laporan 10 x 45 Sumber: 1. Buku geografi yang relevan Bahan/alat: Peta Indonesia Atlas 3. buku paket yang digunakan siswa 2.contoh negara berkembang Jenis tagihan: Tugas indisividu Tugas kelompok Bentuk tagihan: Uraian berstruktur Laporan  .contoh ukuran keberhasilandengan tepat negara maju menurut UNRISD(United Nations Research Institute For Social Development) tahun 1997 Mengidentifikasi tentang tahapan – thapan perkembangan negara menurut W. buku paket yang digunakan siswa 2.W. diskusi tentang pengaruh pusat pertumbuhan perkembangan ekonomi dan perubahan masyarakat Jenis tagihan: Tugas indisividu Tugas kelompok Ulangan Bentuk tagihan: Uraian berstruktur Laporan 12 x 45 Sumber: 1. mengidentifikasi contoh. Buku geografi yang relevan Bahan/alat:: Peta Atlas 10 x 45  Tahapan-tahapan perkembangan negara menurut W. diskusi tentang tahapan – tahapan perkembangan negara menurut W.W. mengidentifikasi pusat – pusat pertumbuhan di Indonesia  Secara kelompok.Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Indikator Kegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu (menit) Sumber/ Bahan/Alat - Teori tempat yang sentral Teori kutub pertumbuhan Pusat – pusat pertumbuhan di Indonesia  Mengidentifikasi karakteristik pertumbuhan sebuah kota  Menjelaskan perbedaan teori tempat yang sentral dan teori kutub pertumbuhan  Menunjukkan pada peta tentang pusat – pusat pertumbuhan di Indonesia  Mengidentifikasi pusat-pusat pertumbuhan di Indonesia  Menjelaskan pengaruh pusat pertumbuhan terhadap perkembangan ekonomi danperubahan sosial-budaya masyarakat    Mengidentifikasi karakteristik pertumbuhan sebuah kota  Mengidentifikasi perbedaan teori tempat yang sentral dan teori kutub pertumbuhan  Secara kelompok dengan alat peraga peta .W.3.

menganalisis beberapa model pengembangan wilayah negara maju dengan gambar pola bentuk kota di negara maju  Mengidentifikasi model pengembangan negara berkembang  Diskusi kelompok tentang pola pembangunan /pengembangan wilayah di Indonesia  Membuat laporan tulisan tentang pola pembangunan atau pengembangan wilayah Indonesia Penilaian Alokasi Waktu (menit) 10 x 45 Sumber/ Bahan/Alat Model pengembangan wilayah negara maju dan negara berkembang Mengemukakan beberapa model pengembangan wilayah negara maju Mengemukakan model pengembangan negara berkembang Jenis tagihan: Tugas kelompok  Sumber: 1. buku paket yang digunakan siswa 2.Kompetensi Dasar  Materi Pembelajaran  Indikator Kegiatan Pembelajaran  Secara kelompok. Buku geografi yang relevan Bahan/alat:: Peta Atlas Gambar model pengembangan wilayah Jenis tagihan: Tugas indisividu Tugas kelompok Ulangan Bentuk tagihan: Uraian berstruktur Laporan Laporan poran  Pola pembangunan atau pengembangan wilayah Indonesia  Menyajikan pola pembangunan atau pengembangan wilayah Indonesia .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful