Anda di halaman 1dari 8

Tips Persiapan PPL ( Program Pengenalan Lapangan)

Tips buat rekan-rekan mahasiswa yang mempersiapkan diri menghadapi PPL(Program Pengenalan Lapangan),
pada kesempatan kali ini hanya sekedar berbagi pengalaman saat menjadi mahasiswa dan mempersiapkan
diri untuk PPL. Sebagaimana diketahui PPL adalah bagian yang integral dari keseluruhan kurikulum , dan
merupakan muara dari seluruh kegiatan akademik bidang kependidikan. PPL berfungsi mengorganisasi,
mengkoordinasi dan mengembangkan penyelenggraan program praktek kependidikan dan keguruan. Sebagai
tenaga kependidikan yang profesional, lulusan UNJ bidang kependidikan harus memiliki seperangkat
kompetensi yang diperlukan oleh seorang guru/tenaga kependidikan yang profesional serta dapat
menerapkan di dalam menyelenggarakan berbagai program kependidikan, baik di sekolah maupun di
luar sekolah.
Tips PPL
1. Persiapan serta survey lokasi
Sebelum kegiatan PPl di mulai maka hal yang harus diperhatikan olah mahasiswa adalah survey lokasi PPL
dengan tujuan agar lebih mengenal atmosfir lingkungan praktek agar mental terbangun dan lebih nyaman.
2. Mengumpulkan Materi ajar serta RPP
agar proses PPl lancar dan sesuai rencana maka mahasiswa wajib mengetahui materi yang digunakan
berdasarkan pada kurikulum sekolah tempat mengajar selanjutnya menggunakannya untuk membuat RPP.
3. Gunakan materi ajar yang Up to date
mahaiswa peserta RPP sebaiknya senantiasa mencari sumber balajar yang up to date dengan menggunakan
fasilitas internet untuk mendapatkan materi ajar dan pengembangan diri,
4. Mempersiapkan mental
hal terpenting saat PPL adalah mental, dimana mental mengajar yang baik akan sangat berpengaruh
terhadap kualitas calon guru di kelas. tips terbaik membangun mental adalah dengan latihan menggunakan
materi ajar di depan cermin. dengan demikian kita akan lebih mudah introspeksi diri terutama performa
kita saat mengajar.
5. Konsultasi Dengan Guru pamong dan Dosen Pembimbing
agar kita lebih optimal dalam mengexplore kemampuan mengajar alangkah baiknya setiap kali mengajar kita
melakukan konsultasi dengan guru pamong atau dosen pembimbing sebagai korektor penampilan serta
kemampuan kita di depan kelas sehingga hal tersebut menjadi bahan evaluasi pengajaran kita berikutnya
agar lebih baik.
6. Motivasi Pengembangan Diri
yang paling penting adalah tujuan utama PPL kita, maksudnya adalah PPL bukan sebagai beban serta
kewajiban semata akan tetapi merupakan penyadaran diri untuk mengembangakan diri agar lebih baik dan
senantiasa bertambah baik setiap harinya.

Tips Mengajar ( persiapan PPL)

Tips Mengajar, Mengajar memang tampak mudah dari sudut pandang teori, akan tetapi pada praktiknya
ternyata mengajar tidak semudah itu. ternyata berdasarkan pengalaman saat PPL mengajar memerlukan
perpaduan antara kemapuan memahami teori serta konsep pemahaman dalam mengajar itu sendiri. hampir
setiap mahasiswa calon guru telah mendapat pembekalan sebelum proses PPL dilaksanakan, akan tetapi
tanpa explorasi dalam mempersiapkan proses pembelajaran bisa dijamin kita akan gagal. Gagal dalam
konteks ini dapat di artikan dalam berbagai sudut pandang. Gagal bila murid tidak mampu memahami apa
yang kita sampaikan, Gagal bilamana murid merasa jenuh dengan pelajaran kita dan masih banyak lagi .
untuk menghindari hal itu maka langkah2 dibawah ini mungkin sedikit bisa membantu.
Tips Mengajar
Sebelum Menyampaikan Materi :

1. Pelajarilah kembali materi yang akan disampaikan dan buatlah rangkuman atau point-point penting
pada materi tersebut, karena mungkin anda banyak mengajar mata pelajaran lainnya maka
terkadang sudahagak lupa dengan materi ini sehingga perlu dipelajari lagi agar lebih siap.
2. Buatlah diktat atau rangkuman yang dapat di fotocopy atau disalin oleh siswa, sehingga kita tidak
perlu merujuk banyak buku kepada siswa. Hal ini juga memudahkan siswa sehingga ia tidak perlu
banyak membeli buku. Apabila mata pelajarannya eksak/hitungan, buatlah rangkuman rumus kepada
siswa.
3. Siapkan soal-soal latihan sebanyak-banyaknya dan dibagi menjadi kategori ringan, sedang, dan
susah. Rangkum semua soal tersebut dalam satu buku atau file dan buat memo disetiap soal
tersebut… memo ini dibuat agar anda tahu kapan anda pernah memberikannya kepada siswa dan
pada kelas berapa, sehingga soal yang sudah diberikan tidak disampaikan lagi pada pertemuan
berikutnya.
4. Milikilah absen siswa anda, dan buatlah tabel nilai dan presentase kemajuan siswa. Hal ini berguna
agar anda dapat mengetahui apakah materi anda telah diserap dengan baik oleh siswa dan siswa
mana yang perlu anda bimbing lebih ekstra agar nilainya tidak jatuh.

Saat di Kelas :

1. Buatlah suasana yang menarik dan tidak membosankan, untuk itu anda harus banyak latihan agar
cara berbicara, sikap, dan metode ajar anda dapat diterima dengan baik oleh siswa. Menjadi guru
yang garang dan terlalu disiplin terkadang akan membentuk siswa yang keras juga, untuk itu
buatlah siswa takut karena hormat kepada anda dan bukan takut karena hukuman anda. Pernah ada
siswa yang sangat nakal, namun ia justru malu dan takut dengan salah satu guru yang sangat
dihormatinya. Berikan perhatian anda dengan penuh kasih sayang, bukan mencari kesalahan mereka.
2. Buatlah quiz di awal dan akhir penyampaian materi, bila waktu tidak memungkinkan lakukan hanya di
akhir materi bukan diawalnya… hal ini dapat menjadi indikator apakah materi yang telah
disampaikan sudah diterima dengan baik oleh siswa. Saya banyak mengalami quiz dilakukan hanya di
awal materi, hal ini hanya membuang waktu dan tidak efisien karena secara logika tentunya siswa
belum mengetahui materi yang akan disampaikan. Kalo soal quiznya materi hari kemaren itu
namanya ulangan… jadi perlu bedakan antara quiz dengan ulangan yach…
3. Sampaikan materi dengan menyampaikan point-point pentingnya saja, jangan terlalu banyak
bertele-tele atau terlalu banyak bercerita yang bukan dalam ruang lingkup materi anda. Untuk
materi eksak, perbanyaklah contoh soal… sampaikan perlahan dan buat agar siswa juga sama2 ikut
berfikir.
4. Lakukan sistem ajar yang lebih interaktif berupa tanya jawab, pancinglah siswa agar banyak
bertanya. Selain itu ada juga perlunya anda bersenda gurau disela-sela penyampaian materi agar
tidak terlalu tegang.
5. Pekerjaan Rumah (PR) dapat anda berikan setiap akhir penyampaian materi, namun bila ternyata itu
tidak efektif misalnya banyak yang tidak mengerjakan atau ternyata banyak yang saling mencontek
pekerjaan teman2nya sebaiknya metode PR nya anda ubah misal dengan beda soal tiap siswa atau
cara lainnya.
6. Anda perlu melakukan evaluasi terhadap cara anda mengajar, ini bisa dilakukan dengan memberikan
questioner pada siswa terhadap cara mengajar anda.
7. Anda juga dapat melakukan quiz interaktif, yaitu dengan membaca soal satu persatu dan mahasiswa
langsung menjawab.. anda berikan waktu yang terbatas untuk menjawab soal tersebut. Misal
bacakan soal no. 1 kemudian langsung dijawab oleh siswa, setelah itu bacakan soal no.2 kemudian
siswa menjawab, demikian seterusnya… metode ini membuat siswa berfikir cepat dan tidak dapat
mencontek.

Jurus Jitu Menjadi guru ppL yang Disayangi semua Murid Di Kelas

[Tips ini adalah non-fiksi belaka. Kesamaan pada nama, tempat, dan peristiwa bukanlah kebetulan. Bagi
pihak yang merasa tersentil, tergelitik, atau tersindir, kami mohon maaf dan harap maklum.
Anda adalah seorang mahasiswa/i ppL yang merasa tidak dihargai, tidak diperhatikan, tidak digaji dan
tidak digubris oleh murid ? inilah saat yang tepat untuk berubah ! dengan jurus jitu super actual yang
ditulis langsung oleh murid yang tidak menghargai, tidak memperhatikan, tidak menggaji dan tidak
menggubris guru-guru ppL ini, anda bisa mengetahui cara-cara ampuh untuk menjinakkan kelas liar. Gag
percaya? 1. Bapak-bapak Ibuk-ibuk, yang suaranya keciil, boleh kok bawak mic ke dalem kelas.
Jikalau missal seandainya anda ingin menarik perhatian murid-murid yang hobi nggosip dan senguin cara
yang paling ampuh adalah dengan suara yang keras. Gag peduli betapa gag pentingnya pelajaran yang anda
sampaikan, asal dengan suara keras, pasti menarik perhatian siswa. Buat bapak2 ibuk2 yang udah dari
sononya bersuara keciil, stop menyalahkan takdir! Sekarang udah ada teknologi baru judulnya mic. Abaikan
guru kelas sebelah yang tiba-tiba nongol trus tanyak, “Lho Bu, disini lagi ada kondangan ya?” abaikan juga
kepsek yang lewat sambil melongo, karena di sini yang terpenting adalah menarik perhatian murid !
2. Praktikumnya yang banyak doong..
Pilih mana, ngadain praktikum biar murid-murid belajar sendiri atau repot-repot ngajar di depan kelas
teriak-teriak tapi gag ada yang ndengerin? Kalo misalnya ada murid yang gag paham gr2 gag diterangin?
Yaaaah, itu sih urusannya murid sendiri laa..
3. Intinya adalah menerangkan yang ada di buku bukan membacakan dan menulis ulang
Kalo anda tetep nekat pingin ngajar teriak-teriak di depan kelas, pastikan anda menerangkan dengan baik
dan benar. Caranya? Ya terangin aja rumus-rumus yang ada di buku itu dari mana asal muasalnya (gag
penting nerangin sapa yang nemuin , lahir dimana, hobinya apa, zodiaknya apa, makanan n minuman
favoritnya apa). Cukup jelasin aja kira-kira mana yang bakal keluar di ulangan, trus gimana cara pake nya..
4. Jangan kasih tugas banyak-banyak
Masak gag kasian sih sama murid-muridnya?
5. Pliss jangan bikin dunia sendiri sama papan.
Sepertinya di sini terdapat kesalahan konsep tentang menerangkan. Nerangin di depan kelas sih boleh-
boleh aja, tapi OMG, bapak-bapak, ibuk-ibuk, yang diterangin tu muritnyaa, bukan papannya ! gimana
muritnya mau pinter kalo 6 jam seminggu dihabisin buat ngomong sama papan. Gag heran ntar kalo ada
papan jadi arsitek, dokter, pengacara, dll, dst, dsb.
6. Bikin soal ulangan jangan sulit-sulit
Trik rahasia biar disayang murit-murit sekelas……selalu bikin soal ulangan yang guampang biar semua murit
dapet 100.
7. Jaga ulangan jangan sambil melotot.
Santé aja laah.. pernah sma juga kan ? pernah ngerasain ulangan juga kan? Maka daripada itulah sehingga
di anjurkan pada bapak-bapak ibuk-ibuk agar supaya saat menjaga ulangan jangan terlalu ketat..give us a
break…gag usah melototin murit satu-satu (gag kedip pula)..kebetulan tugas mulia tsb udah ada yang punya,
yaitu tak lain dan tak bukan adalah milik Om CCTV yang selain telah merampas hak privasi murit, juga
menguras harta rakyat…untuk apa mendatangkan Om CCTV ?? Entahlah, saya juga tak tau..
Nah, demikianlah 7 jurus jitu menjadi guru ppL yang disayangi murit-murit..bahkan saat berada di kelas
paling liar sekalipun…semoga bermanfaat.
Siapakah manusia terjenius yang pernah dimiliki dunia? Da Vinci? John
Stuart Mills? Atau Albert Einstein seperti yang selama ini diperkirakan orang? Ketiganya
memang dianggap jenius-jenius besar yang telah memberikan banyak pengaruh terhadap
bidangnya masing-masing. Tapi gelar manusia terjenius yang pernah dimiliki dunia rasanya
tetap layak diberikan kepada William James Sidis. Siapakah ia? Mengapa namanya
tenggelam dan kurang dikenal walau angka IQnya mencapai kisaran 250–-300?..

Keajaiban Sidis diawali ketika dia bisa makan sendiri dengan menggunakan sendok pada
usia 8 bulan. Pada usia belum genap 2 tahun, Sidis sudah menjadikan New York Times
sebagai teman sarapan paginya. Semenjak saat itu namanya menjadi langganan headline
surat kabar : menulis beberapa buku sebelum berusia 8 tahun, diantaranya tentang anatomy
dan astronomy. Pada usia 11 tahun Sidis diterima di Universitas Harvard sebagai murid
termuda. Harvardpun kemudian terpesona dengan kejeniusannya ketika Sidis memberikan
ceramah tentang Jasad Empat Dimensi di depan para professor matematika.

Lebih dasyat lagi : Sidis mengerti 200 jenis bahasa di dunia dan bisa menerjamahkannya
dengan amat cepat dan mudah. Ia bisa mempelajari sebuah bahasa secara keseluruhan
dalam sehari !!!! Keberhasilan William Sidis adalah keberhasilan sang Ayah, Boris Sidis yang
seorang Psikolog handal berdarah Yahudi. Boris sendiri juga seorang lulusan Harvard, murid
psikolog ternama William James (Demikian ia kemudian memberi nama pada anaknya) Boris
memang menjadikan anaknya sebagai contoh untuk sebuah model pendidikan baru
sekaligus menyerang sistem pendidikan konvensional yang dituduhnya telah menjadi biang
keladi kejahatan, kriminalitas dan penyakit. Siapa yang sangka William Sidis kemudian
meninggal pada usia yang tergolong muda, 46 tahun – sebuah saat dimana semestinya
seorang ilmuwan berada dalam masa produktifnya. Sidis meninggal dalam keadaan
menganggur, terasing dan amat miskin. Ironis. Orang kemudian menilai bahwa kehidupan
Sidis tidaklah bahagia. Popularitas dan kehebatannya pada bidang matematika membuatnya
tersiksa. Beberapa tahun sebelum ia meninggal, Sidis memang sempat mengatakan kepada
pers bahwa ia membenci matematika – sesuatu yang selama ini telah melambungkan
namanya. Dalam kehidupan sosial, Sidis hanya sedikit memiliki teman. Bahkan ia juga sering
diasingkan oleh rekan sekampus. Tidak juga pernah memiliki seorang pacar ataupun istri.
Gelar sarjananya tidak pernah selesai, ditinggal begitu saja. Ia kemudian memutuskan
hubungan dengan keluarganya, mengembara dalam kerahasiaan, bekerja dengan gaji
seadanya, mengasingkan diri. Ia berlari jauh dari kejayaan masa kecilnya yang sebenarnya
adalah proyeksi sang ayah. Ia menyadarinya bahwa hidupnya adalah hasil pemolaan orang
lain. Namun, kesadaran memang sering datang terlambat.

Mengharukan memang usaha Sidis. Ada keinginan kuat untuk lari dari pengaruh sang Ayah,
untuk menjadi diri sendiri. Walau untuk itu Sidis tidak kuasa. Pers dan publik terlanjur
menjadikan Sidis sebagai sebuah berita. Kemanapun Sidis bersembunyi, pers pasti bisa
mencium. Sidis tidak bisa melepaskan pengaruh sang ayah begitu saja. Sudah terlanjur
tertanam sebagai sebuah bom waktu, yang kemudian meledakkan dirinya sendiri.
oleh Michael H. Hart
01. NABI MUHAMMAD (570 SM - 632 SM)

Jatuhnya pilihan saya kepada Nabi Muhammad dalam urutan pertama daftar Seratus Tokoh yang
berpengaruh di dunia mungkin mengejutkan sementara pembaca dan mungkin jadi tanda tanya
sebagian yang lain. Tapi saya berpegang pada keyakinan saya, dialah Nabi Muhammad satu-satunya
manusia dalam sejarah yang berhasil meraih sukses-sukses luar biasa baik ditilik dari ukuran agama
maupun ruang lingkup duniawi.

Berasal-usul dari keluarga sederhana, Muhammad menegakkan dan menyebarkan salah satu dari
agama terbesar di dunia, Agama Islam. Dan pada saat yang bersamaan tampil sebagai seorang
pemimpin tangguh, tulen, dan efektif. Kini tiga belas abad sesudah wafatnya, pengaruhnya masih tetap
kuat dan mendalam serta berakar.

Sebagian besar dari orang-orang yang tercantum di dalam buku ini merupakan makhluk beruntung
karena lahir dan dibesarkan di pusat-pusat peradaban manusia, berkultur tinggi dan tempat perputaran
politik bangsa-bangsa. Muhammad lahir pada tahun 570 M, di kota Mekkah, di bagian agak selatan
Jazirah Arabia, suatu tempat yang waktu itu merupakan daerah yang paling terbelakang di dunia, jauh
dari pusat perdagangan, seni maupun ilmu pengetahuan. Menjadi yatim-piatu di umur enam tahun,
dibesarkan dalam situasi sekitar yang sederhana dan rendah hati. Sumber-sumber Islam menyebutkan
bahwa Muhamnmad seorang buta huruf. Keadaan ekonominya baru mulai membaik di umur dua puluh
lima tahun tatkala dia kawin dengan seorang janda berada. Bagaimanapun, sampai mendekati umur
empat puluh tahun nyaris tak tampak petunjuk keluarbiasaannya sebagai manusia.

Umumnya, bangsa Arab saat itu tak memeluk agama tertentu kecuali penyembah berhala Di kota
Mekkah ada sejumlah kecil pemeluk-pemeluk Agama Yahudi dan Nasrani, dan besar kemungkinan
dari merekalah Muhammad untuk pertama kali mendengar perihal adanya satu Tuhan Yang
Mahakuasa, yang mengatur seantero alam. Tatkala dia berusia empatpuluh tahun, Muhammad yakin
bahwa Tuhan Yang Maha Esa ini menyampaikan sesuatu kepadanya dan memilihnya untuk jadi
penyebar kepercayaan yang benar.

Selama tiga tahun Muhammad hanya menyebar agama terbatas pada kawan-kawan dekat dan
kerabatnya. Baru tatkala memasuki tahun 613 dia mulai tampil di depan publik. Begitu dia sedikit
demi sedikit punya pengikut, penguasa Mekkah memandangnya sebagai orang berbahaya, pembikin
onar. Di tahun 622, cemas terhadap keselamatannya, Muhammad hijrah ke Madinah, kota di utara
Mekkah berjarak 200 mil. Di kota itu dia ditawari posisi kekuasaan politik yang cukup meyakinkan.

Peristiwa hijrah ini merupakan titik balik penting bagi kehidupan Nabi. Di Mekkah dia susah
memperoleh sejumlah kecil pengikut, dan di Medinah pengikutnya makin bertambah sehingga dalam
tempo cepat dia dapat memperoleh pengaruh yang menjadikannya seorang pemegang kekuasaan yang
sesungguhnya. Pada tahun-tahun berikutnya sementara pengikut Muhammad bertumbuhan bagai
jamur, serentetan pertempuran pecah antara Mektah dan Madinah. Peperangan ini berakhir tahun 630
dengan kemenangan pada pihak Muhammad, kembali ke Mekkah selaku penakluk. Sisa dua setengah
tahun dari hidupnya dia menyaksikan kemajuan luar-biasa dalam hal cepatnya suku-suku Arab
memeluk Agama Islam. Dan tatkala Muhammad wafat tahun 632, dia sudah memastikan dirinya
selaku penguasa efektif seantero Jazirah Arabia bagian selatan.

Suku Bedewi punya tradisi turun-temurun sebagai prajurit-prajurit yang tangguh dan berani. Tapi,
jumlah mereka tidaklah banyak dan senantiasa tergoda perpecahan dan saling melabrak satu sama lain.
Itu sebabnya mereka tidak bisa mengungguli tentara dari kerajaan-kerajaan yang mapan di daerah
pertanian di belahan utara. Tapi, Muhammadlah orang pertama dalam sejarah, berkat dorongan kuat
kepercayaan kepada keesaan Tuhan, pasukan Arab yang kecil itu sanggup melakukan serentetan
penaklukan yang mencengangkan dalam sejarah manusia. Di sebelah timurlaut Arab berdiri
Kekaisaran Persia Baru Sassanids yang luas. Di baratlaut Arabia berdiri Byzantine atau Kekaisaran
Romawi Timur dengan Konstantinopel sebagai pusatnya.

Ditilik dari sudut jumlah dan ukuran, jelas Arab tidak bakal mampu menghadapinya. Namun, di medan
pertempuran, pasukan Arab yang membara semangatnya dengan sapuan kilat dapat menaklukkan
Mesopotamia, Siria, dan Palestina. Pada tahun 642 Mesir direbut dari genggaman Kekaisaran
Byzantine, dan sementara itu balatentara Persia dihajar dalam pertempuran yang amat menentukan di
Qadisiya tahun 637 dan di Nehavend tahun 642.

Tapi, penaklukan besar-besaran --di bawah pimpinan sahabat Nabi dan penggantinya Abu Bakr dan
Umar ibn al-Khattab-- itu tidak menunjukkan tanda-tanda stop sampai di situ. Pada tahun 711, pasukan
Arab telah menyapu habis Afrika Utara hingga ke tepi Samudera Atlantik. Dari situ mereka membelok
ke utara dan menyeberangi Selat Gibraltar dan melabrak kerajaan Visigothic di Spanyol.

Peta Kekuasaan Kerajaan Islam sekitar 632-740

Sepintas lalu orang mesti mengira pasukan Muslim akan membabat habis semua Nasrani Eropa. Tapi
pada tahun 732, dalam pertempuran yang masyhur dan dahsyat di Tours, satu pasukan Muslimin yang
telah maju ke pusat negeri Perancis pada akhirnya dipukul oleh orang-orang Frank. Biarpun begitu,
hanya dalam tempo secuwil abad pertempuran, orang-orang Bedewi ini -dijiwai dengan ucapan-ucapan
Nabi Muhammad- telah mendirikan sebuah empirium membentang dari perbatasan India hingga pasir
putih tepi pantai Samudera Atlantik, sebuah empirium terbesar yang pernah dikenal sejarah manusia.
Dan di mana pun penaklukan dilakukan oleh pasukan Muslim, selalu disusul dengan berbondong-
bondongnya pemeluk masuk Agama Islam.

Ternyata, tidak semua penaklukan wilayah itu bersifat permanen. Orang-orang Persia, walaupun masih
tetap penganut setia Agama Islam, merebut kembali kemerdekaannya dari tangan Arab. Dan di
Spanyol, sesudah melalui peperangan tujuh abad lamanya akhirnya berhasil dikuasai kembali oleh
orang-orang Nasrani. Sementara itu, Mesopotamia dan Mesir dua tempat kelahiran kebudayaan purba,
tetap berada di tangan Arab seperti halnya seantero pantai utara Afrika. Agama Islam, tentu saja,
menyebar terus dari satu abad ke abad lain, jauh melangkah dari daerah taklukan. Umumnya jutaan
penganut Islam bertebaran di Afrika, Asia Tengah, lebih-lebih Pakistan dan India sebelah utara serta
Indonesia. Di Indonesia, Agama Islam yang baru itu merupakan faktor pemersatu. Di anak benua
India, nyaris kebalikannya: adanya agama baru itu menjadi sebab utama terjadinya perpecahan.

Apakah pengaruh Nabi Muhammad yang paling mendasar terhadap sejarah ummat manusia? Seperti
halnya lain-lain agama juga, Islam punya pengaruh luar biasa besarnya terhadap para penganutnya. Itu
sebabnya mengapa penyebar-penyebar agama besar di dunia semua dapat tempat dalam buku ini. Jika
diukur dari jumlah, banyaknya pemeluk Agama Nasrani dua kali lipat besarnya dari pemeluk Agama
Islam, dengan sendirinya timbul tanda tanya apa alasan menempatkan urutan Nabi Muhammad lebih
tinggi dari Nabi Isa dalam daftar. Ada dua alasan pokok yang jadi pegangan saya. Pertama,
Muhammad memainkan peranan jauh lebih penting dalam pengembangan Islam ketimbang peranan
Nabi Isa terhadap Agama Nasrani. Biarpun Nabi Isa bertanggung jawab terhadap ajaran-ajaran pokok
moral dan etika Kristen (sampai batas tertentu berbeda dengan Yudaisme), St. Paul merupakan tokoh
penyebar utama teologi Kristen, tokoh penyebarnya, dan penulis bagian terbesar dari Perjanjian Lama.

Sebaliknya Muhammad bukan saja bertanggung jawab terhadap teologi Islam tapi sekaligus juga
terhadap pokok-pokok etika dan moralnya. Tambahan pula dia "pencatat" Kitab Suci Al-Quran,
kumpulan wahyu kepada Muhammad yang diyakininya berasal langsung dari Allah. Sebagian terbesar
dari wahyu ini disalin dengan penuh kesungguhan selama Muhammad masih hidup dan kemudian
dihimpun dalam bentuk yang tak tergoyangkan tak lama sesudah dia wafat. Al-Quran dengan demikian
berkaitan erat dengan pandangan-pandangan Muhammad serta ajaran-ajarannya karena dia bersandar
pada wahyu Tuhan. Sebaliknya, tak ada satu pun kumpulan yang begitu terperinci dari ajaran-ajaran
Isa yang masih dapat dijumpai di masa sekarang. Karena Al-Quran bagi kaum Muslimin sedikit
banyak sama pentingnya dengan Injil bagi kaum Nasrani, pengaruh Muhammad dengan perantaraan
Al-Quran teramatlah besarnya. Kemungkinan pengaruh Muhammad dalam Islam lebih besar dari
pengaruh Isa dan St. Paul dalam dunia Kristen digabung jadi satu. Diukur dari semata mata sudut
agama, tampaknya pengaruh Muhammad setara dengan Isa dalam sejarah kemanusiaan.

Lebih jauh dari itu (berbeda dengan Isa) Muhammad bukan semata pemimpin agama tapi juga
pemimpin duniawi. Fakta menunjukkan, selaku kekuatan pendorong terhadap gerak penaklukan yang
dilakukan bangsa Arab, pengaruh kepemimpinan politiknya berada dalam posisi terdepan sepanjang
waktu.

Dari pelbagai peristiwa sejarah, orang bisa saja berkata hal itu bisa terjadi tanpa kepemimpinan khusus
dari seseorang yang mengepalai mereka. Misalnya, koloni-koloni di Amerika Selatan mungkin saja
bisa membebaskan diri dari kolonialisme Spanyol walau Simon Bolivar tak pernah ada di dunia. Tapi,
misal ini tidak berlaku pada gerak penaklukan yang dilakukan bangsa Arab. Tak ada kejadian serupa
sebelum Muhammad dan tak ada alasan untuk menyangkal bahwa penaklukan bisa terjadi dan berhasil
tanpa Muhammad. Satu-satunya kemiripan dalam hal penaklukan dalam sejarah manusia di abad ke-13
yang sebagian terpokok berkat pengaruh Jengis Khan. Penaklukan ini, walau lebih luas jangkauannya
ketimbang apa yang dilakukan bangsa Arab, tidaklah bisa membuktikan kemapanan, dan kini satu-
satunya daerah yang diduduki oleh bangsa Mongol hanyalah wilayah yang sama dengan sebelum masa
Jengis Khan

Ini jelas menunjukkan beda besar dengan penaklukan yang dilakukan oleh bangsa Arab. Membentang
dari Irak hingga Maroko, terbentang rantai bangsa Arab yang bersatu, bukan semata berkat anutan
Agama Islam tapi juga dari jurusan bahasa Arabnya, sejarah dan kebudayaan. Posisi sentral Al-Quran
di kalangan kaum Muslimin dan tertulisnya dalam bahasa Arab, besar kemungkinan merupakan sebab
mengapa bahasa Arab tidak terpecah-pecah ke dalam dialek-dialek yang berantarakan. Jika tidak,
boleh jadi sudah akan terjadi di abad ke l3. Perbedaan dan pembagian Arab ke dalam beberapa negara
tentu terjadi -tentu saja- dan nyatanya memang begitu, tapi perpecahan yang bersifat sebagian-
sebagian itu jangan lantas membuat kita alpa bahwa persatuan mereka masih berwujud. Tapi, baik Iran
maupun Indonesia yang kedua-duanya negeri berpenduduk Muslimin dan keduanya penghasil minyak,
tidak ikut bergabung dalam sikap embargo minyak pada musim dingin tahun 1973 - 1974. Sebaliknya
bukanlah barang kebetulan jika semua negara Arab, semata-mata negara Arab, yang mengambil
langkah embargo minyak.

Jadi, dapatlah kita saksikan, penaklukan yang dilakukan bangsa Arab di abad ke-7 terus memainkan
peranan penting dalam sejarah ummat manusia hingga saat ini. Dari segi inilah saya menilai adanya
kombinasi tak terbandingkan antara segi agama dan segi duniawi yang melekat pada pengaruh diri
Muhammad sehingga saya menganggap Muhammad dalam arti pribadi adalah manusia yang paling
berpengaruh dalam sejarah manusia.