Anda di halaman 1dari 7

TUGAS 3 STBI

Tanggal Pengumpulan: 29 Oktober 2010

SISTEM TEMU BALIK INFORMASI

Disusun Oleh:
090155201031 Mega Jaya

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA


UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI

2010

1
Tugas: Tuliskan Taksonomi untuk pencarian data nilai di kampus menurut
pendapat pribadi..!!

Jawaban:
Taksonomi untuk pencarian data nilai dikampus

User Task

Browsing Retrieval

Flat Guided High Classic model


Technology

boolean

2
Penjelasan dari taksonomi diatas adalah:

1. User Task, merupakan awal dalam proses pencarian informasi,


artinya data tidak akan bisa ditampilkan informasi yang kita cari
kalau tidak ada task (perintah yang diberikan dari user) system tak
akan bekerja dikarenakan tidak ada hal yang akan diproses, dengan
kata lain apa yang mau dicarai jika tidak ada task untuk melakukan
sebuah pencarian data.
2. Browsing, merupakan proses pencarian data, dan browser
merupakan alatnya atau interface yang digunakan dalam proses
pencarian data yang akan menampilkan dan menerima inputan dari
pengguna, dikarenakan pencarian data bukan dalam PC sendiri, atau
PC local, dan pencarian tidak hanya dilakukan ditempat yang sama
dimana data disimpan, serta pencarian tidak dilakukan hanya oleh
seseorang maka perlulah sebuah aplikasi yang bisa digunakan
sebagai interface tatap muka antara user dengan sumber informasi
yang letaknya entah dimana dan terhubung dengan suatu system
jaringan baik local / LAN, intra maupun jaringan yang berskala
global (Internet). Jawaban untuk ini bisa kita dapati dengan
menggunakan aplikasi browser, yang sekarang sudah banyak varian
nya seperti Internet ekplorer, Firefox, google chrome, Opera, safari,
dan aplikasi browser yang lainnya.
2.1 Flat, maksudnya flat dalam diagram taksonomi diatas
merupakan sebuah rule atau standart yang mesti ada
dalam setiap browsing, sehingga akan mendukung proses
pencarian kita. Bisa jadi antar browser yang ada punya
kelebihn dan kekurangan masing2, Cuma tentu seluruh
browser yang ada agar bisa menjadi semacam interface
bagi pengguna ada aturan main yang standart yang mesti
browser ikuti.
2.2 Guided, atau bisa diartikan panduan maksudnya dalam
proses browsing, agar informasi yang kita cari benar-
benar sesuai dengan yang kita inginkan dibutuhkan
langkah-langkah yang jelas, atau guided itu bisa dibilang
suatu metode yang baik yang dicoba ditampilkan oleh
sebuah aplikasi, kataknlah pencarian sehingga proses
pencarian bisa mudah dilakukan, sebagai contoh mesin
pencarian google, dengan hanya menampilkan berapa
menu item untuk pencarian, google berhasil menciptakan
panduan guided yang baik untuk semua orang, dengan

3
tampilan yang sederhananya ternyata bisa menjadi guide
dalam proses pencarian sekalipun orang yang masih baru
dalam proses pencarian. Dengan guide yang bagus maka
semakin besar proses retrieval informasi kita peroleh
semakin mendekati dengan yang kita inginkan.
2.3 High Technology, merupakan salah satu pendukung
utama juga dalam proses browsing, bisa jadi dari segi
tools(browser yang kita gunakan) dari segi infrastruktur
seperti ketersediaan atau kecanggihan jaringan yang
mendukung proses pencarian, bisa juga dari segi
hardware yang kita pake dalam proses pencarian juga
akan mempengaruhi hasil pencarian, sebagai contoh dulu
sebelum mengenal Internet Explorer, kita mengenal
aplikasi browser seperti nescape, karena terjadi
kompetitif diantara pembuat browser nama nescape
tenggelam mungkin salah satu yang menjadikannya
dilupakan orang karena dari segi technology yang
digunakannya. Contoh lain ketika Internet explorer masih
belum menggunakan technology Tab, maksudnya ketika
kita menginginkan proses pencarian baru, IE akan
membuka jendela baru dalam proses browsingnya,
sehingga efeknya akan terjadi tumpukan aplikasi IE di
taskbar menu, tidak efektif kan?bisa kita lihat dan coba
dengan IE versi lama, seperti IE versi 5, sama IE versi 6 .
sementara dizaman dia juga mozilla firefox sudah
mengenal technology tab, sehingga ketika menginginkan
buka jendela baru cukup dalam 1 frame yang lagi
berjalan. Menyadari technologynya ketinggalan akhirnya
IE mengeluarkan versi lanjutannya sehingga bisa
bertahan dengan competitor yang lainnya sehingga
technology tab juga kita temukan pada IE yang terbaru IE
versi 8. tidak hanya dari segi browser technology juga
akan mempengaruhi proses pencarian yang kita lakukan,
mungkin dari segi jaringan, dan metode pencarian.

3. Retrieval, maksudnya disini merupakan hasil yang diinginkan


pengguna, atau bisa dianalogikan dengan output dari suatu proses.
Hal ini jugalah alasan mengapa dalam diagram taksonomi
browsing ditempatkan sejajar dengan retrieval, karena level mereka
sejajar, ada inputan maka akan ada output yang diharapkan. Dan
sesuai tidaknya output yang ditampilkan akan dipengaruhi oleh
proses yang dilakukan.

4
Bisa kita lihat pada gambar berikut:

Keluaran, dalam
Inputan, dalam hal hal ini hasil yang
ini input browsing diinginkan
retireval

Browsing, dan
retrieval memiliki
level yang sama

Proses yang terjadi


akan mempengaruhi
hasil yang diinginkan

Nah penjelasan dari diagram diatas menurut saya merupakan suatu hal yang
standart dalam diagram taksonomi STBI untuk berbagai bidang, dan seperti
tugas yang akan kita bahas yaitu pencarian data nilai dikampus, juga harus
memiliki diagram atau hal2 diatas yang kita jelaskan. Perbedaannya dengan
STBI system yang lain hanya pada proses pencariannya atau metode yang
digunakan ada yang sudah kompleks, seperti search enginee Google, ada
yang masih beberapa tahapan aja. Tentu dengan semakin kompleks variable
yang kita pakai dalam proses pencarian hasilnya akan lebih mendekati
dengan apa yang pengguna inginkan. Karena kita sekarang mengambil
studi kasus pencarian nilai sebuah kampus, dalam hal ini saya mencoba
membayangkan kampus yang akan kita bahas kampus yang masih
berkembang, yang masih berbenah, bukan kampus yang sudah mapan,
sebab jika kita tidak jelaskan akan terjadi perbedaan persepsi dengan
taksonomi yang saya bangun diatas, bisa jadi suatu kampus A akan
memiliki proses pencarian yang lebih kompleks dalam proses pencarian
datanya dibandingkan dengan kampus B, ini tidak terlepas dari metode,
pengetahuan atau system yang digunakan masing2 kampus.

5
Dari taksonomi diatas untuk pencarian data nilai sebuah kampus akan
memiliki urutan-urutan sebagai berikut:
4.Classic Model, yang terdiri dari metode Boolean, merupakan STBI yang
paling sederhana, yang didasarkan dari teory Himpunan, dan aljabar
Boolean dimana hanya ada dua pernyataan saja Relevan atau tidak relevan.
Query data dihubungkan dengan menggunakan operator Logika AND, OR,
NOT hal ini akan sangat cocok buat pencarian yang datanya telah
tersturktur atau telah tersimpan sebelumnya, seperti kasus kita tadi proses
pencarian data nilai terhadap sebuah kampus, cocok karena proses
pencarian di pertegas ada atau tidak ada, sehingga memakan waktu yang
singkat dalam proses pengquerian data. Cuma ada beberapa kelemahan dari
penggunaan Boolean dia tidak mengenal pernyataan yang hamper sama
atau mirip-mirip sama, maksudnya hasil pencarian ada dua kemungkinan
banyak sekali atau sedikit sekali, bisa dijelaskan sebagai berikut banyak
sekali karena pada proses query memenuhi pemanggilan semua data ada hal
yang dimiliki bersama oleh semua data, dalam contoh mungkin kita bisa
perintah select dengan menggunakan kata kunci (*) maka semua data
dalam table tertentu akan muncul. Dan maksudnya sedikit sekali query akan
menuju langsung kedata yang harus persis sama, sehingga hasilnya
memungkin Cuma kita dapati satu result aja. Tidak mengenal peringkat
pengambilan document,
Tapi hal diatas untuk kasus pengambilan data nilai sebuah kampus
tidak diperlukan, untuk proses pengurutan data biasanya data yang
disimpan dalam database sudah terstruktur bahkan masing-masing
row mempunyai id yang bisa di increase secara otomatis tanpa
duplikat, sehingga proses pengurutan data bisa dimainkan dengan
menggunakan perintah query order by bla..bla Desc atau order by
bla..bla.. asc.

Kesimpulan
Dari uraian diatas ada berapa hal yang bisa disimpulkan, terutama dalam
pencarian data nilai sebuah kampus hal ata proses yang paling tepat adalah
dengan menggunakan classic model, dikarenakan data yang tersimpan
dalam sebuah kampus sudah mengarah ke DBMS, maksudnya data yang
tersimpan sudah terstruktur, kita tidak mencari data yang letaknya
berjauhan atau terpencar2 dari sebuah server-server yang ada, semua data
tersimpan secara kolektif dikampus yang berkompeten. Sehingga proses
STBI yang paling tepat digunakan adalah Classic Model, dikarenakan
kehandalan salah satu metodenya yaitu penggunaan aljabar Boolean yang
terkenal cepat logic pasti dan efisien. Karena pengguna pun dalam proses
pencarian informasi katakanlah data nilai bukan mencari data yang samar
tapi data yang sudah terecord sebelumnya sehingga data yang dicari adalah
data yang pasti, ini berarti classic model atau penggunaan aljabar Boolean

6
adalah STBI yang tepat digunakan dalam proses pencarian data nilai sebuah
kampus.
Daftar Pustaka

1. http://modulkuliah.blogspot.com
2. Drs. Ign. Djoko Irianto, M.Eng. 28/02/2010 Sistem Temu Balik
Informasi
3. http://www.scribd.com/doc/8486230/Information-RetrievalVektor