Anda di halaman 1dari 6

PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS

INSPEKTORAT
Alamat Jl. Patih Rumbih No. 80 Telp. (0513) 21355-22268
KUALA KAPUAS Kode Pos 73514

PROGRAM KERJA REVIU INTERIM


Atas
LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH
KABUPATEN KAPUAS

Nomor : 780/ / PKR/IRKAB.KPS. 2010

1. Pendahuluan

Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No.13 Tahun 2006 tentang Pengelolaan
Keuangan Daerah bahwa Inspektorat Kabupaten selaku APIP melakukan reviu atas laporan
keuangan. Pelaksanaan reviu dilakukan secara paralel dengan pelaksanaan anggaran dan
penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah.
Reviu keuangan dilaksanakan terhadap Laporan Keuangan akhir tahun yakni pada periode
per-31 Desember setiap tahun. Segala catatan hasil reviu merupakan masukan yang
berharga bagi perbaikan laporan keuangan daerah. Namun mengingat pendeknya batas
waktu pelaksanaan reviu dengan batas waktu penyampaian laporan keuangan daerah
kepada BPK, maka segala catatan hasil reviu terkadang sulit untuk ditindaklanjuti dalam
bentuk perbaikan. Untuk itu diperlukan terobosan, dimana reviu terhadap laporan keuangan
daerah dilakukan lebih dini yakni reviu terhadap laporan keuangan interim, yakni laporan
yang diterbitkan sebelum laporan keuangan per 31 Desember disusun.
Reviu Interim adalah salah satu kebijakan daerah untuk mendorong dan menstimulasi SKPD
dan Unit kerja dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas sebagai entitas akuntansi, agar
secara dini dapat mempersiapkan Laporan Keuangannya masing-masing, sebagai bahan
dasar bagi penyusunan Laporan Keuangan akhir tahun (Laporan Keuangan konsolidasi)
oleh entitas pelaporan yakni PPKD dan BUD.
Hasil Reviu Interim diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi entitas pelaporan, dalam
upayanya memperoleh kelengkapan penerimaan bahan pelaporan, kecermatan
pelaksanaan kegiatan pelaporan oleh entitas akuntansi, keterlibatan aktif entitas akuntansi
dalam penyusunan laporan serta pencapaian kesesuaiannya dengan standar akuntansi
pemerintah (SAP), keakuratan dan ketepatan penyelesaian dan penyampaian laporan setiap
entitas akuntansi sebagai bahan baku laporan keuangan hasil konsolidasi Kabupaten yang
disampaikan kepada Badan Pemeriksa Keuangan.

PKP Reviu Keu 2010.doc ----- page 1


2. Dasar Hukum Pelaksanaan Reviu

a. Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2008 tentang SPIP


b. Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 2005 tanggal 13 Juni 2005 tentang Standar
Akuntansi Pemerintahan;
c. Peraturan Menteri Dalam Negeri No.13 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Keuangan
Daerah Sebagaimana telah dirubah dengan Permendagri No.59 Tahun 2007 tentang
Perubahan Pemendagri No.13 Tahun 2006.
d. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2008 Tentang Pedoman Pelaksanaan
Reviu Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah.
e. Surat Tugas dari Bupati Kapuas Nomor : 701/…….-SPT/I-A/Irkab.KPS tanggal 18
Oktober 2010 untuk melaksanakan Reviu Interim atas Laporan Keuangan pemerintah
Daerah Kabupaten Kapuas Tahun 2010.

2. Standar Reviu

a. PP No.60 Tahun 2008 dan Lampirannya.


b. Peraturan Menteri Dalam Negeri No.13 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Keuangan
Daerah Sebagaimana telah dirubah dengan Permendagri No.59 Tahun 2007 tentang
Perubahan Pemendagri No.13 Tahun 2006.
c. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2005 Tentang Standar
Akuntansi Pemerintahan.
d. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2008 Tentang Pedoman Pelaksanaan
Reviu Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah.

3. Entitas Yang Direviu

Penyusunan laporan keuangan oleh :


1) Entitas Akuntansi dalm hal ini seluruh SKPD/Unit Kerja.
2) PPKD/Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas sebagai Entitas
Pelaporan.

4. Tahun Anggaran Yang Direviu

Tahun anggaran 2010.

PKP Reviu Keu 2010.doc ----- page 2


6. Alasan Reviu Interim

Peraturan Pemerintah No.60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah
Menetapkan Inspektorat Kabupaten melakukan reviu atas laporan Keuangan, sebelum
dilakukan pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.

7. Tujuan dan Sasaran Reviu Interim

Tujuan Reviu Interim adalah :

a. Memberikan keyakinan terbatas bahwa proses penyusunan laporan keuangan


pemerintah daerah dijalankan berdasarkan sistem pengendalian intern yang memadai
dan disajikan sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan.

b. Mendapatkan gambaran lebih awal terhadap Laporan Keuangan Daerah yang nantinya
akan lebih memudahkan bagi Tim Reviu dalam pelaksanaan Reviu Laporan Keuangan
Daerah per 31 Desember 2009, mengingat gambaran pendahuluan telah didapatkan
sebelumnya.

c. Memberikan rekomendasi agar dapat dilakukan perbaikan sebelum laporan keuangan


akhir tahun per-entitas akuntansi, sehingga laporan keuangan konsolidasi pada entitas
pelaporan dapat ditingkatkan kualitasnya.

Sasaran reviu Interim adalah :

a. Sistem Pengendalian Internal (SPI).

b. Laporan Keuangan Interim yang disajikan oleh entitas akuntansi. Laporan keuangan
dimaksud mencakup Neraca, Laporan Realisasi Anggaran dan Catatan atas Laporan
Keuangan. Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) Pernyataan No. 01 pada bagian
definisi mengenal istilah Laporan Keuangan Interim yakni laporan keuangan yang
diterbitkan di antara dua laporan keuangan tahunan. Standar Akuntansi Pemerintahan
(SAP) pada paragraf 29 menyatakan bahwa Laporan Keuangan disajikan sekurang-
kurangnya sekali dalam setahun.

8. Metode Reviu Interim

Reviu Interim dilakukan secara uji petik (sampling) dan bila tersedia waktu dan tenaga yang
cukup memadai, maka akan dilakukan reviu interim terhadap populasi (seluruh) entitas
akuntansi dengan menggunakan tekhnik-tekhnik reviu yang lazim.

PKP Reviu Keu 2010.doc ----- page 3


10. Kriteria Reviu Interim

Kriteria Reviu adalah kesesuaian Laporan Keuangan dengan kriteria-kriteria sebagaimana


diatur dalam :
a. PP No.24 Tahun 2005 Tentang Standar Akuntansi Pemerintah.
b. PP No.58 Tahun 2006 tentang Pengelola Keuangan Daerah/ Pemendagri No.13 Tahun
2006 sebagaimana telah dirubah dengan Pemendagri No.59 Tahun 2007.
c. Peraturan lain mengenai keuangan daerah.

11. Petunjuk Pelaksananaan Reviu Interim :

a. Penelaahan keandalan sistem pengendalian intern dalam penyajian laporan keuangan.


Reviu kesesuaian antara sistem dan subsistem Prosedur Penatausahaan Keuangan
Daerah (Sistem Operating Procedure/SOP) meliputi :
1) Sistem dan prosedur penerimaan kas.
2) Sistem dan prosedur pengeluaran kas.
3) Sistem dan prosedur akuntansi satuan kerja.
4) Sistem dan prosedur akuntansi pejabat pengelola keuangan daerah (PPKD).
5) Sistem dan prosedur penyusunan laporan keuangan.
Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah serta Kebijakan Akuntansi
Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Tahun 2010 merupakan dasar pelaksanaan
prosedur akuntansi pada tingkat SKPD dan Unit Kerja dilingkungan Pemerintah Daerah
meliputi :
1) Sistem dan prosedur akuntansi penerimaan.
2) Sistem dan prosedur akuntansi pengeluaran
3) Sistem dan prosedur akuntansi asset
4) Sistem dan prosedur akuntansi selain kas.

PKP Reviu Keu 2010.doc ----- page 4


b. Penelaahan Kesesuaian laporan keuangan dengan Standar Akuntansi Pemerintahan
(SAP) pada entitas akuntansi (SKPD dan Unit Kerja).

1) Penelusuran angka-angka (Vouching, Trasir, Footing, Cross Foooting) dan


permintaan keterangan terhadap komponen Laporan Keuangan dan akun-akun yang
lemah pengendaliannya dalam hal Klasifikasi, Pengakuan, Pengukuran dan
Pengungkapan Laporan Keuangan Interim.

2) Konfirmasi kepada entitas akuntansi (Bila tersedia waktu yang cukup).

3) Prosedur Analitis.

4) Penyusunan Kesimpulan Reviu.

Kuala Kapuas, 22 Oktober 2010

Pembantu Penanggungjawab Tim Ketua Tim,

SIHEN NYULING, SE YANMARTO, SH, M.Hum


NIP. 19550305 197811 1 002 NIP.19710101 199803 1 018

Mengetahui :

INSPEKTUR KABUPATEN KAPUAS

R I A N O V A, SH
Pembina Utama Muda
NIP. 19621105 198903 1 015

PKP Reviu Keu 2010.doc ----- page 5


PKP Reviu Keu 2010.doc ----- page 6