P. 1
MR Edisi 223

MR Edisi 223

|Views: 582|Likes:
Dipublikasikan oleh akang_sia4065

More info:

Published by: akang_sia4065 on Oct 30, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2012

pdf

text

original

e-mail : mediarakyat_new@yahoo.

com Contact Person : 0812 9936 977

SURAT KABAR UMUM

Press Release
Hal. 3
Moralitas Wajib Dimiliki Kepala Daerah

website : www.mediarakyatonline.com

Hal. 7
Asap Merapi Membumbung Sampai 1,5 Kilometer

Pembawa Suara Pembangunan
Edisi 223 Tahun X, 1 - 10 November 2010

Bangsa

Hal. 8
Sistem Pendidikan Harus Di Desain Ulang?

Harga Rp. 3.500,- (Luar Jawa + Ongkos Kirim)

Baca Juga
Kebijakan Zakat Tidak Akan Kurangi Penerimaan Pajak
Dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2010, masyarakat yang menunaikan zakat dan (Hal 2)

Dagang Hewan Kurban Harus Ada Surat Sehat
Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, meminta pedagang hewan menjelang Hari Raya (Hal 4)

DPR RI Tolak Kenaikan Tarif Dasar Listrik
Johan Budi Marzuki Alie

Jakarta,(MR) Ketua DPR Marzuki Alie menegaskan, DPR menolak rencana pemerintah menaikan tarif dasar listrik (TDL) pada tahun 2011 karena masih ada banyak cara yang bisa ditempuh untuk menekan defisit anggaran PLN. "Dewan berpendapat bahwa kenaikan itu tidak perlu terjadi karena masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk menutupi kekurangan subsidi," ujar marzuki saat baca hal 11 menyampaikan pidato penutupan masa sidang I tahun sidang

Kejagung Dinilai Melacurkan Diri
ICW: Izin Presiden Jadi Dagangan Politik
Jakarta, (MR) Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Presiden untuk segera memberikan izin pemeriksaan terhadap sejumlah kepala daerah yang tersangkut kasus dugaan korupsi. Hal itu penting, untuk menunjukkan komitmen Presiden SBY dalam hal pemberantasan korupsi. "Seharusnya kasus-kasus itu bisa ditangani secara cepat. Kami tidak melihat ada keseriusan dari Presiden. Kalau masih memegang komitmen memberantas korupsi, seharusnya segera memberikan izin pemeriksaan," tegas peneliti hukum ICW Tama Satrya Langkun dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (24/10). Pihaknya khawatir, mandeknya sejumlah kasus dugaan baca hal 11 korupsi di Kejaksaan Agung, telah menjadi

Kejaksaan Agung Akui tidak Independen
Jakarta, (MR) Kejaksaan Agung akhirnya mengakui ketidakberdayaan mereka di dalam independensi menegakkan hukum terhadap pejabat negara. Hal ini dilatarbelakangi sejumlah kasus korupsi yang menjerat kepala daerah belakangan ini. Apabila dibandingkan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Korps Adhyaksa dinilai lamban dalam menahan pejabat negara yang menjadi tersangka korupsi. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Babul Khoir Harahap menuding aturan hukum yang ada mengekang Kejaksaan. Babul pun menganggap institusi kejaksaan tidak bisa dibandingkan dengan KPK. "KPK itu kan lembaga superbody dan memiliki independensi, tidak seperti Kejagung," imbuh Babul. Lebih lanjut, Babul mengeluhkan ketidakberdayaan Kejagung di dalam menahan sejumlah kepala daerah dan anggota Dewan yang terjerat kasus korupsi. Hal ini mengingat Kejagung terganjal keharusan mendapatkan izin apabila hendak menahan seorang pejabat. baca hal 11 "Berbeda dengan KPK yang setelah

Hartono Tanoesoedibjo

Peringatan Hari Jadi Kota Tasikmalaya Ke-9 Serempak di 7 Kecamatan
KotaTasikmalaya,(MR) Masyarakat Kota Tasikmalaya menggelar acara gerak jalan sehat secara serempak, di 7 wilayah Kecamatan, dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-9 tahun 2010 sabtu (16/10). Ke-7 dari 10 Kecamatan tersebut adalah Kecamatan Kawalu, Camat Tamansari Kecamatan Tamansari, Kecamatan Mangkubumi, Kecamatan Cihideung, Kecamatan Bungursari, Kecamatan Indihiang dan Kecamatan Cipedes. Dua Kecamatan yaitu Kecamatan baca hal 11

Jakarta,(MR) Pengamat hukum tata negara Margarito Kamis menilai Kejaksaan Agung telah melacurkan diri dengan berlindung di balik Pasal 36 ayat (2) UU No 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Menurutnya, Korps Adhyaksa seyogianya memusatkan perhatian pada penegakan hukum ketimbang menggunakan alasan birokratis dan administrasi negara sebagai dalih mengulurulur waktu. Margarito bahkan mengklaim sinyalemen Kejaksaan Agung merendah di bawah hierarki Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk tidak menahan kepala daerah yang berada di bawah Partai Demokrat. baca hal 11

Kajati Sumsel : Kejaksaan Fokus Kembalikan Uang Negara

Indomie Aman Dikonsumsi
Produk mie instan saat ini sedang hangat menjadi topik pembicaraan masyarakat akibat produk mie instan INDOMIE dilarang beredar di negara Taiwan. Menurut penuturan dari beberapa sumber, Departemen Kesehatan menyatakan bahwa produk mie instan Indomie aman untuk dikonsumsi. Bocoran informasi tersebut mengatakan bahwa: "Produk INDOMIE ternyata masih lebih aman dimakan oleh orang jika dibandingkan dengan produk dari INDOCEMENT ataupun produknya INDOMOBIL."

HUT Prabumulih Jadi Kebanggaan Warga
Prabumulih,(MR) Setiap tahunnya Kota Prabumulih yang juga dikenal dengan sebutan Kota Nanas dan Kota seinggok Sepembunian ini menggelar berbagai rangkayan acara, yakni rangkayan acara dalam rangka memeriahkan Hari jadi Kota yang jatuh pada tanggal 17 oktober. Pada tahun 2010 ini beberapa rangkayan kegiatan acara yang digelar untuk memeriahkan sekalius memberikan hiburan kepada masyarakat yang tentunya menjadi warna tersendiri bagi kota ini pada Sri HUT Kota Prabumulih ke-9 Pembangunan jalan di Prabumulih tiap-tiap tahunnya. baca hal 11 Suasana peringatanSultan HB X

Foto : Amirudin MR

Kinerja kejaksaan saat ini mentargetkan kualitas perkara dengan memfokuskan untuk pengembalian uang Negara, diantaranya untuk wilayah Sum-Sel saja sudah ada Rp.500 juta yang telah mengembalikan. Prabumulih, (MR) Dalam memenuhi kerja untuk wilayah Sumatera Selatan Kejaksaan Tinggi Sumsel memfokuskan penyidikan dengan mentargetkan kepada pengembalian uang Negara, disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi Sum-Sel Yafiz Ham,SH. di Prabumulih, saat menghadiri Pertemuan Ibu-Ibu Ikatan Adiaksa Darma Kartini dalam forum pertemuan konsultasi yang diadakan 3 bulanan sekali dalam rangka dinas bertempat di Gedung Patra Ria Pertamina Selasa (26/10). Dalam kesempatan itu, Yafiz Ham,SH mengatakan untuk kinerja kejaksaan saat ini mentargetkan kualitas perkara dengan memfokuskan untuk pengembalian uang Negara, diantaranya untuk wilayah Sum-Sel saja sudah ada Rp.500 baca hal 11 juta yang telah mengembalikan yakni, dari

Lintas Daerah
Anggota DPR-RI :
Natuna, (MR) Salah seorang dari anggota Komisi VIII DPR-RI Asal Provinsi Kepri Herlini Amran, MA. Rabu beberapa pekan lalu melakukan rises di Kecamatan Sedanau Kabupaten Natuna. Kedatangan tokoh perempuan yang telah berhasil mengantongi sebanyak 3.400 suara itu bertujuan untuk dapat langsung menyerap aspirasi yang disampaikan oleh

Minimnya Transportasi Penghambat Majunya Natuna
masyarakat Natuna. Meskipun selalu ketinggalan pesawat, berkat adanya keinginan yang kuat untuk dapat melihat langsung seperti apa kondisi Natuna. Akhirnya Senin ( 9/8 ) Herlina berhasil juga menginjak tanah laut sakti rantau bertuah. “ Karena saya perwakilan dari Kepri makanya saya turun langsung keseluruh Kabupaten di Kepri sebagai tanggung jawab moral. Jadi saya sudah ke Kabupaten Lingga, Tanjung Pinang, Bintan, Batam dan Karimun. Pokoknya sudah semua, kecuali Natuna. Memang sudah lama saya ingin ke Natuna, tapi terus ketinggalan pesawat, Alhamdulillah sekarang saya sudah sampai ke Natuna. Jadi saya di Ranai sejak tanggal 9 kemaren. Hari ini saya ke Kecamatan Sedanau ditemani Bapak Hendra, karena saya belum tahu daerah ini makanya baca hal 11

Anggota Komisi VIII DPR-RI Herlini Amran, MA saat berdialog dengan warga Sedanau.

2
248 Pegawai dan Jaksa Dijatuhi Hukuman Disiplin
Jakarta, (MR) Selama 2010 hingga September, Kejaksaan Agung telah menerima 861 laporan pengaduan terkait dengan kinerja pegawai dan jaksa di Kejaksaan Agung. Dari jumlah itu, sebanyak 355 laporan telah diselesaikan. Kejaksaan Agung memberikan laporan kinerja Kejaksaan Agung Republik Indonesia dalam pencapaiannya selama satu tahun kerja dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, Rabu (20/10). Dalam laporan tersebut disebutkan, sebanyak 248 pegawai baik tata usaha maupun jaksa telah dijatuhkan hukuman disiplin. "Mereka berasal dari golongan I sampai dengan IV dengan berbagai penjatuhan jenis hukuman yakni ringan, sedang, dan berat," ucap Kepala Pusat Penerangan Hukum Babul Khoir, Rabu (20/10) Sementara itu, 3 jaksa diduga melakukan tindak pidana korupsi dan telah dilimpahkan ke Jampidsus untuk dilakukan penyidikan. "Ada tiga orang jaksa yang telah dilakukan pemeriksaan karena telah melakukan perbuatan tercela dan telah dijatuhi hukuman disiplin berat berupa pemberhentian tidak dengan hormat sebahai pegawai negeri sipil," terang Babul. Lebih lanjut, Babul juga menuturkan sebanyak empat Jaksa yang diduga melakukan tindak pidana dan sudah diputus di pengadilan serta dijatuhi hukuman disiplin berupa pemberhentian sementara sebagai PNS. “Ada Ester Tanak selaku Jaksa Fungsional pada Kejari Jakarta Utara, Poedji Rahardjo selaku Jaksa Fungsional pada Pusdiklat Kejaksaan Agung, Bordju Rony selaku Jaksa Fungsional pada Kejari Jakarta Selatan, dan Cecep Sunarto selaku Jaksa Fungsional pada Kejari Jakarta Selatan,” tutup Babul. >> Ediatmo

Berita Utama
Jakarta, (MR) Dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2010, masyarakat yang menunaikan zakat dan sumbangan yang sifatnya wajib dapat dikurangkan sebagai alat pengurang penghasilan bruto. Aturan baru ini dinilai tidak akan mengurangi penerimaan pajak secara makro. Karena itu pemerintah tetap optimistis target penerimaan pajak 12,1% terhadap PDB 2011 bisa tercapai. Hal itu diungkapkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Agus Supriyanto di Jakarta, Jumat (22/10). Menurutnya, kebijakan baru ini tidak akan mengurangi penerimaan dari sektor pajak, karena kebijakan semacam ini sudah berlaku sejak lama. "Zakat itu sudah lama berlaku. Sama dengan pengeluaranpengeluaran lain yang sudah jelas. Jadi tidak mengurangi penerimaan pajak kita," ujarnya. Menurutnya, selama ini terjadi salah pemahaman bahwa zakat mengurangi pajak, sebenarnya zakat tersebut menjadi salah satu pengurang pernghasilan yang terkena pajak. "Zakat tidak menjadi faktor pengurang pajak, tapi penghasilan kena pajak. Jadi penghasilan berapa, dikurangi pajak. Sehingga menjadi netto penghasilan, itu baru dipajaki. Kemarin ada beberap yang salah paham. Dia pengurang penghasilan," tukasnya. Agus mengatakan, untuk implementasi pengawasannya, nanti akan berjalan seperti selama ini, yakni ketika wajib pajak mengisi SPT pajak pribadi, nanti dimasukkan biaya-biaya pengurang penghasilan kena pajak. "Selama ini sudah berjalan, kami yakin instrumeninstrumen lainnya sudah disiapkan," ujar Agus. Selama ini, UU 36 tahun 2008 memuat beberapa hal yang bisa dijadikan pengurang dari penghasilan kena pajak. Yakni, sumbangan dalam rangka penanggulangan bencana nasional, sumbangan penelitian dan pengembangan, biaya infrastruktur sosial, sumbangan fasilitas pendidikan dan sumbangan dalam rangka pembinaan olahraga. Sebelumnya, Direktur Jenderal Pajak Mochamad Tjiptardjo mengungkapkan bahwa pemerintah telah mema-

Tahun Edisi 223 Tahun X 1 - 10 November 2010

Kebijakan Zakat Tidak Akan Kurangi Penerimaan Pajak

Bestek Rehab Gedung DPRD Deli Serdang Dinilai Tidak Jelas
Deli Serdang (MR) Komisi D DPRD Deli Serdang minta agar pengerjaan renovasi gedung DPRD Deli Serdang dihentikan, bahkan kalau perlu dilakukan tender ulang, karena disinyalir adanya dugaan penyimpangan konstruksi (bestek) oleh pelaksana kerja yang dinilai tidak profesional. Dewan tidak mau “rumah rakyat” yang merupakan sentralnya pengawasan kinerja pemerintahan dijadikan ajang percobaan oleh rekanan dan pelaksana kerja belum memenuhi syarat. Jika sudah ditemui adanya penyimpangan bestek, sekretaris dewan selaku pengguna anggaran wajib menghentikan pembangunan itu dan menenderkan ulang proyek tersebut, ujar Ketua Komisi D A Latif Khan, Kamis (21/ 10) saat dihubungi via telepon selularnya. Desakan penghentian pelaksanaan renovasi itu, selain ditengarai dugaan penyimpangan bestek, pelaksanaan tender juga dinilai tidak transparan dan sarat dengan kepentingan oknum tertentu. Seharusnya ada penjelasan resmi seperti apa gedung mau dibuat. Seharusnya dilakukan penghentian sementara pembangunan sebelum jelas besteknya, ujarnya lagi. Latif juga menyatakan keheranannya mengapa muncul ide membangun ruangan istirahat untuk pimpinan dewan. Kantor DPRD adalah tempat bekerja, bukan tempat istirahat. Lagi pula belum ada tugas di kantor rakyat yang sampai membuat pimpinan memerlukan ruangan khusus untuk istirahat. Ini sudah merupakan bentuk pembodohan dan menghambur-hamburkan uang rakyat. Pantauan MR, Selasa (19/10), para tukang membongkar kembali tiang beton serta mengganti besi yang sudah terpasang dengan besi lain, setelah tiang beton dicor dan sudah dipasang batu bata. Informasi diperoleh menyebutkan, renovasi berat kantor dewan berbiaya sebesar Rp 980 juta lebih itu dikerjakan oleh PT PS. Dalam bestek ukuran besi yang digunakan untuk cor pondasi/sloop bangunan samping berukuran 14 mm dengan cincin besi ukuran 8 mm dan setiap tiang terdiri dari 6 batang besi. Tetapi yang dipasang malah besi berukuran 10 mm dengan cincin ukuran 6 mm dan satu tiang 4 batang besi. Diduga karena terlihat dari luar, ujung besi kelihatan kelihatan kecil dan mengundang tanya banyak orang akhirnya tiang tersebut dibongkar kembali. Salah seorang tukang saat ditanya mengatakan, besinya salah pasang, jadi dibongkar kembali. Pekerja yang tidak mau menyebut identitasnya itu, mengatakan tiang besi yang akan dipasang kembali lebih tebal dari besi semula. Jika ukuran besi tiang beton sudah menyalah, sangat diragukan ukuran besi yang digunakan untuk fondasi juga rentan dengan penyimpangan bestek, belum lagi bahan material lainnya. Tentunya sangat berpengaruh terhadap kekuatan bangunan. >> T. Manalu

sukkan faktor zakat sebagai pengurang pengha-silan kena pajak, terhitung sejak 23 Agustus 2010. Peraturan ini, kata dia, tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2010. "Peraturan Pemerintah ini sudah menjelaskan bagaimana zakat dan sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib dapat dikurangkan dari penghasilan bruto," kata Tjiptardjo. Syarat zakat yang bisa mengurang itu harus dibayarkan kepada badan amil zakat atau lembaga amil zakat yang dibentuk atau disahkan pemerintah.

Menteri ESDM:

Jabatan Hanya Alat Jalankan Peran
Jakarta, (MR) Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Saleh berpendapat bahwa jabatan hanyalah alat bagi seseorang menjalankan perannya dengan baik di dunia. “ Allah Maha Tahu, Pak Presiden hanya menjalankan kehendakNya. Insya Allah, saya mencari ridho-Nya,” katanya dalam pesan singkatnya menanggapi isu perombakan Kabinet Indonesia Bersatu II di Jakarta, Kamis (21/10). Setahun masa kerja KIB II beredar isu bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan merombak kabinet sebagai bagian dari peningkatan kinerja pemerintahan. Sesuai amanat konstitusi, Presiden mempunyai hak prerogratif menentukan para menteri guna membantu tugas-tugasnya. Darwin mengatakan, selama satu tahun terakhir, pihaknya telah mencapai target yang ditetapkan dan dinilai secara tuntas Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4). "Walaupun masih ada permasalahan yang perlu waktu penyelesaian, tapi banyak yang sudah selesai," katanya. Menurut dia, fokus kinerja kementeriannya antara lain meningkatkan kelancaran pasokan bahan bakar dan listrik bagi rakyat. Di antaranya mengatasi sejumlah kendala

Ia mencontohkan, zakat dimaksud adalah yang dilaksanakan oleh wajib pajak orang pribadi yang beragama Islam atau wajib pajak badan yang dimiliki pemeluk agama Islam. Bagi mereka, zakat yang sifatnya wajib dapat menjadi pengurang penghasilan bruto tersebut. "Masyarakat diharapkan bisa semakin mendorong menjalankan kewajiban keagamaan berupa membayar zakat juga melakukan sumbangan yang sifatnya wajib," kata Tjiptardjo. Dalam PP 60/2010 Pasal 1 ayat 1a disebutkan bahwa zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto meliputi zakat atas penghasilan yang dibayarkan oleh Wajib Pajak orang pribadi pemeluk agama Islam dan/atau oleh Wajib Pajak badan dalam negeri yang dimiliki oleh pemeluk agama Islam kepada

badan amil zakat atau lembaga amil zakat yang dibentuk atau disahkan oleh Pemerintah. Dan tidak hanya bagi pemeluk Islam, juga sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib bagi Wajib Pajak orang pribadi pemeluk agama selain agama Islam dan/atau oleh Wajib Pajak badan dalam negeri yang dimiliki oleh pemeluk agama selain agama Islam, yang diakui di Indonesia yang dibayarkan kepada lembaga keagamaan yang dibentuk atau disahkan oleh Pemerintah. Kemudian di Pasal 2, dinyatakan apabila pengeluaran untuk zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib tidak dibayarkan kepada badan amil zakat atau lembaga amil zakat, atau lembaga keagamaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) maka pengeluaran tersebut tidak dapat dikurangkan dari penghasilan bruto. >> Muhammad/Nugraha

Tanggul Jebol, Ratusan Rumah Kebanjiran
Tangerang, (MR) Kekhawatiran warga Perumahan Villa Mutiara, Tangerang, Banten, akhirnya menjadi kenyataan. Hujan yang terus mengguyur wilayah tersebut membuat ratusan rumah kebanjiran, Selasa (26/10). Tanggul di sisi kanan dan kiri Kali Angke jebol, tidak mampu menahan debit air. Hingga kini kawasan tersebut masih menjadi kubangan air. Banjir juga dialami warga Tangerang lain, yakni di kawasan Cileduk Indah. Hujan yang mengguyur sejak semalam menjadikan kawasan itu tergenang. Akibatnya lalu lintas hingga hari ini macet. Warga harus berjuang melawan air untuk beraktivitas pagi ini. Ada yang nekad masuk ke air, dan tidak sedikt pula warga memanfaatkan jasa becak atau odong-odong. Petugas harus mengevakuasi satu per satu warga yang masih terjebak mulai dari bayi hingga ibu-ibu dengan cara digendong. Hujan semalam sepertinya meluluhlantakan perjalan warga ibu kota. Hampir semua ruas jalan di ibu kota tergenang dan kemacetan tidak terhidarkan. Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memastikan curah hujan di Jakarta akan berada diatas normal hingga akhir bulan ini. Namun, meski kemarin hujan mengguyur sekitar empat jam saja, Jakarta sudah diterjang banjir. >> Halim Untar

Mentri ESDM, Darwin Saleh

penyaluran BBM, meningkatkan jumlah dan kehandalan daya listrik, memperkuat komitmen gas dan batubara buat kepentingan domestik, dan memperbaiki perangkat kepastian usaha dan iklim investasi energi dan pertambangan. Langkah konkritnya di bidang migas adalah melancarkan pasokan BBM di kawasan timur Indonesia dengan menghidupkan kembali backloading Depot Biak, pembangunan terminal transit BBM Bau-Bau, dan memberlakukan harga BBM bersubsidi yang sama di seluruh Indonesia. Capaian lainnya adalah memulai pembangunan unit regasifikasi di Teluk Jakarta, selesainya konsep final neraca gas, rencana induk jaringan transmisi dan distribusi gas

bumi, dan penerbitan peraturan menteri (permen) ESDM tentang penetapan alokasi gas bumi. "Selain juga sampai saat ini perjanjian jual beli gas untuk keperluan domestik khususnya PLN dan pupuk sudah 65 persen," katanya. Di bidang lainnya adalah penerbitan permen kewajiban pasok batubara ke domestik, perbaikan kontrak pasokan batubara PLN, dan finalisasi pengaturan peningkatan nilai tambah mineral dan batubara. Sedang capaian di sektor kelistrikan, menurut Darwin, adalah pembangunan gardu induk berkapasitas total 2.159 MVA, gardu distribusi 1.266 MVA, jaringan distribusi sepanjang 18.004 km sirkuit, proses final perpres penugasan PLN membeli listrik hasil

pembangkit panas bumi, dan percepatan pembangunan pembangkit lstrik yang menggunakan energi terbarukan, gas, dan batubara. "Kami juga telah menindaklanjuti penyelesaian permasalahan IPP (pembangkit listrik swasta," katanya. Dari 50 IPP terkendala, 21 sudah diverifikasi Badan

Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dengan dua IPP di antaranya sudah tuntas. Darwin juga mengatakan, dalam pemanfaatan coal bed methane (CBM) telah dilakukan penyusunan perangkat peraturan, sehingga bisa menghasilkan listrik pada 2011. >> Mohammad

Pemimpin Umum : Hisar MT Sagala, Penasehat : KH. DR. TG. Abd. Rahman Anwar SH. MA, Bambang Nugroho. ST, Aleh Heryanto.ST, Drs. Insanul Kamil, Syamsurizon. SH. MSi, Drs. Ir. H. Didin Sahidin, NJ. MSP, Ir.H.Agus Irianto MM, Drs. H. Ilyas Sabli, Konsultasi Hukum : Susanto. SH, Pemimpin Redaksi / Penanggung Jawab : Hisar MT Sagala, Dewan Redaksi : Hisar MT Sagala, Drs.H. Asep Achmad Djaelani, MM, Iwan Saputra, SE, M.Si, Drs. H. Yono Kusyono, Redaktur : Irwan Hamid, Litbang : Herman Sugianto, Manager Iklan : Rudi Harris, Manager Distribusi : Herdi, Layout / Design : Ahmad Y, St, Fhoto Grafer : Hamin, Staf Redaksi : Jenri. S, Rusman, Rudi, Besti, Chandra.
PERWAKILAN/ BIRO : Jakarta Pusat : Ediatmo (Kepala), Nokipa, Jakarta Utara : Eka Lesmana (Kepala), Sarif, Yanto Sitanggang, Jakarta Timur : Sukron (Kepala), Wisnu, Jakarta Barat : Mohammad (Kepala), Nugraha, Tedy Sutisna, Jakarta Selatan : Hengki (Kepala), Yusandi, Sahrial Nova, Karawang : K. Komarudin, Warsian, Cece Wiriyadi, Bogor, Depok : Ali, Ruslan, Bekasi Kota : S. Wahyudi, Kab. Bekasi : A. Natawi Jaya, Marulloh, H. Andang Hamdani, Purwakarta : Sapan Supriatna, Biro Subang : Iman, Bandung Kota : Dodi Sulaeman (Kepala), Tuty Suhartati, Bandung Barat : Dayanto, Darfi, Kabupaten Bandung : Maman, Sumedang/ Majalengka : Edi Moelyana (kepala), Ani Suhartini, Wawan Setiawan, Budi, Ratim, Ruhiyat, Agus Atang, Darmansyah, Indramayu : Abdullah (Kepala), Mukromin, Suhada, Cirebon : Masduri, Kuningan : Dian, Biro Garut : Undang Suryana (Kepala), Ali Hasan, Usep Jaelani, Kab. dan Kota Sukabumi : Rustandi, Asep Zamzam, B. Supandi, Biro Cianjur : Ruslan AG, H. Apipudin, Jaenudin, Mulyadi, Biro Kabupaten Tasik/ Kota Tasik : Zamzam Hermansyah (Kepala), H. Ade Dimyati, Barkah Sudrajat, Iin Kartiwan, Widayanti, Yuyu Wahyudin, Dede R, Ciamis : Heri Herdiana (Kepala), Banjar : Ahmad Setia (Kepala), Tangerang : Halim Untar (Kepala), Herman, Lebak/ Pandeglang : Belfri (Kepala), Herianto, Serang : Sukendar (Kepala), Nani, Lampung : Kab. Tanggamus & Pringsewu: Dahlan (Kab. Biro), Jainuddin, Perwakilan Sumatera Selatan : Alex Effendi, (Kepala), Kota Palembang, Adiyanto, (Kepala), Kota Prabumulih / kab. Muara Enim : Alex Effendi (Kepala), Indra Apriansyah, Wendi Karno, H.M. Taher SN, Teti Pega, Amiruddin, Biro Batu Raja / OKU : Sahmi, (Kepala), Biro Oku Selatan : Swardi, (Kepala), Thomas Ivan, Ogan Ilir : Marleni (Kepala), Astute, Tulang Bawang : Sumarta (Kepala), Nani, Kota Metro : Tohir (Kepala), Maman Irawan, Pekanbaru : Paizal (Kepala), Nurdin, Padang : Marqian, Bengkulu : Aman Sipahutar, Biro Mukomuko : Hilman Daud, Bengkulu Utara : Syaiful Bahkri S, Jambi : Hendar, Dumai : Suparta (Kepala), Parjio, Tanjung Pinang : Winarto, Jerlin P, Rony Rudianto, Biro Batam : Ganda S.Prawira (Kepala), Agus Stanza AMd, Englis Simaremare, Biro Tanjung Balai Karimun : Jerlin P (Kepala), Kab. Lingga : Heri Susanto, Nurjaly, Hendrano, Biro Natuna : Herman Sugianto (Kepala), Didik Harjanto, M. Amin, Edi Zamri, Kab. Anambas : S. Edwar. S, (Kepala), Rokan Hilir : M. Erickson. S.Pd (Kepala), Rasmali SH, Syahdan, Purwokerto : Hanapiah (Kepala), Kuswandi, Batang : Rika Ida (Kepala), Hapid, Kota Semarang: Irman Idrus (Kepala), Warsoma, Cilacap : Murtaqin, Pekalongan : Hetty (Kepala) Narwan, Purbalingga : Hermanda, Yogyakarta : Suratno, Klaten : Sutrisno, Tarmo, Jawa Timur : RH. Batubara (Kepala), Adesva HT, Lambok Ferdinando, Hertanto, V. Julius Tarigan, Sidoarjo : Palguno, Biro Blitar: A. Parlin Siagian (Kepala), Yatik Endang, Luhut P. Siagian, Kupang : Moses Mone Kaka (Kepala), Klaudius Edy Burga, Kalimantan Barat : Ranto Leonardo, Kalimantan Selatan / Tengah : Gatner Eka Tarung, SE (Kepala), Banjar Masin : Mulia, Banjar Baru : Asrian Talatika, Pulang Pisau : Yabi. K, Samarinda : Kipan Suerta, Delimah, Belu & TTu : Heribertus Kolo (Kepala), Lodowikus Umbu Lodongo, Robertus Seran, Agus TB. SH, Flores Timur : Ferdinandus (Kepala), K. Lewoema, Sorong : Dea (Kepala), Gonjali, Kota Medan : Frendi Tua (Kepala), Herwan, Siti, Tebing Tinggi : Hasni (Kepala), Herdan, Langkat : Ojak Sianturi (Kepala), Waskito, Deli Serdang : T. Manalu (Kepala), Belfri, Pematang Siantar : Heru (Kepala), Sintan, Simalungun : Togap Munthe (Kepala), Jentar Bangun, Tarutung : Juang N, Dairi : Karlen (Kepala), Benni Sitorus, Dadang Kusmandi, Padang Sidempuan : Chairun (Kepala), Hotman, Ali, Bali : Nyoman, Putu Artha.

Alamat Redaksi Tata Usaha / Iklan / Sirkulasi : Jl. Paledang RT 19/20 No. 4 Kel. Karawang Kulon - Karawang 41311 Telp. (0267) 8454238 Jawa Barat E-mail : mediarakyat_new@yahoo.com PO. BOX 88 Karawang 41300 Rekening : Bank BRI Cab.Karawang No. Rek : 0116-01-022016-50-9 a/n: Hisar MT Sagala Kantor Perwakilan Utama : Jl. Bina Harapan No. 38-C, Telp. (021) 79192764 Kel. Duren Tiga Pancoran - Jakarta Selatan Penerbit : Yayasan Media Rakyat Intermedia Percetakan : PT. Wahana Semesta Intermedia

Yang tidak tercantum di BOX Redaksional bukan wartawan kami. Dalam melaksanakan tugas jurnalistik wartawan kami dilengkapi dengan Tanda Pengenal dan Surat Tugas Peliputan dari Redaksi yang masih berlaku. Dan saat bertugas wartawan kami selalu membawa Surat Kabar Media Rakyat Edisi terbaru.

Edisi 223 Tahun X Tahun 1 - 10 November 2010

Berita Utama
Jakarta, (MR) Moralitas kunci penting untuk menghindarkan diri dari niat busuk seperti korupsi. Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, sepakat bahwa moralitas dan integritas wajib dimiliki oleh semua kepala daerah. Ia memandang dua hal itu lebih penting ketimbang setumpuk peraturan tentang pengawasan dan penggunaan anggaran daerah. “Peraturan kurang, tapi ada niat baik yang menegakkan, itu akan amanaman saja. Sebaliknya, sebaikbaiknya aturan tapi kalau memang niat sudah tidak baik ya susah,” ucapnya di Jakarta, Sabtu (23/10). Bila tak ada moralitas atau integritas dari seorang kepala daerah, celah dari peraturan akan mudah sekali terlihat. Akibatnya, penyelewengan anggaran untuk memperkaya diri menjadi hal yang dianggap lumrah. Ia pun tak bisa memastikan apa yang akan terjadi dengan beberapa bupati/wali kota yang tersangkut masalah korupsi, dan ia lantik menjadi kepala daerah beberapa waktu lalu. Meski menurutnya, regulasi kita menyebutkan, sebelum berstatus terdakwa, seseorang masih berhak untuk memegang sebuah jabatan. “ Kalau masih tersangka yang tidak kita copot. Karena memang peraturannya seperti itu,” tuturnya. Gamawan menyadari, regulasi dan peraturan perlu diperketat untuk menghindari penyelewengan atas anggaran daerah, yang berujung pada mendekamnya seorang kepala daerah dalam bui. Revisi UU yang mampu memperketat pengaturan dan pembatasan kampanye, dan regulasi pengawasan, menjadi beberapa poin yang diusulkan Gamawan.

3

130 Pegawai Kota Tasikmalaya

Duduki Jabatan Baru

Moralitas Wajib Dimiliki Kepala Daerah

Menteri Dalam Negeri, Gama-wan Fauzi

Tasikmalaya,(MR) Sebanyak130 Pegawai di Lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya siap menduduki jabatan baru diantaranya 100 pegawai mengalami rotasi dan 30 pegawai mendapatkan promosi jabatan. Pengambilan sumpah sendiri dipimpin langsung Walikota Tasikmalaya Drs. H. Syarif Hidayat, M.Si bertempat di Aula Bale Kota Tasikmalaya. Turut mendampingi Wakil Walikota Tasikmalaya Ir. H. Dede Sudrajat, MP. dan Sekda Kota Tasikmalaya Drs. H. Tio Indra Setiadi. Disaksikan anggota Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya, Para Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya serta tamu undangan dari Tokoh Masyarakat Kota Tasikmalaya (12/10). Walikota Tasikmalaya menegaskan bahwa rotasi, mutasi dan promosi pegawai tidak bisa dihindari sebagai konskuensi dari kekosongan jabatan yang ditinggalkan karena pegawai yang menduduki jabatan tertentu dan telah memasuki masa pensiun, pindah tugas maupun meninggal dunia yang didasarkan kepada kompetensi, kemampuan, pengalaman dan wawasan penguasaan tugas pegawai melalui seleksi dari Baperjakat Kota Tasikmalaya tanpa ada campurtangan kepentingan pribadi ataupun golongan tertentu. “ Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada saudara atas pengabdian yang telah dicurahkan selama melaksanakan tugas ditempat yang lama dan selamat melaksanakan tugas ditempat yang baru”, ungkapnya. >> Iin Kertiwan

Atasi Krisis Air Bersih, 15 Miliar Hanya Untuk Jangka Pendek
Natuna, (MR) Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Natuna Sabkhi Khalid mengatakan bahwa untuk mengatasi krisis air bersih yang terjadi, pada tahun 2010 ini Pemkab Natuna kembali menganggarkan dana bantuan sebesar Rp 15 Miliar. Dana tersebut dikatakannya hanya mampu membenahi sebagian kecil dari kekurangan yang dibutuhkan oleh pihak PDAM, karena dana tersebut bukan dianggarkan untuk pembenahan jangka pajang. “ Kalau untuk air bersih kita sudah berikan modal kepada PDAM. Harapan saya, dengan adanya dana yangsebesar itu dapat direalisasikan untuk menanggapi kekurangan air bersih yang jangka pendek ini. Kalau untuk sekarang ini yang kita kasih ke PDAM itu, adalah untuk mengantisipasi kekurangan air jangka pendek. Artinya masih ada mata air yang belum dimanfaatkan, dan yang ada sekarang perlu kita benahi lagi. Karena katanya PDAM menemukan mata air untuk jangka pendek tapi saya juga masih kurang jelas dimana tempatnya itu,” Ungkap Sabkhi di ruang dinasnya. Menurut Sabkhi untuk dapat mengatasi krisis air bersih yang selama ini terjadi di Kabupaten Natuna dirinya tidak berani megatakan bahwa dana yang ada saat ini mampu mengatasi persoalan yang ada. Karena masih banyak pembenahan-pembenahan yang harus dilakukan. Semua itu juga tidak bisa diserahkan seratus persen kepada pihak PDAM. Dalam hal ini harus melibatkan sejumlah pihak terkait yang ada sesuai dengan bidangnya, dan harus ada perencanaan-perencanaan awal yang jelas untuk pembangunan jangka panjang. “Kalau untuk jangka panjang itu tidak bisa, saya tidak ingin PDAM yang bangun infrastrukturnya, ini cukup dari Dinas PU. Jadi fisiknya Pemkab yang bangun, pengolahannya diserahkan ke PDAM. Nanti setelah kita bangun tempatnya atau waduk air dan segala macam, setelah itu baru PDAM yang mengelolanya sebagai distribusi. Karena kalau kita serahkan pembangunan dan dana belum tentu PDAM bisa melaksanakan itu secepat mungkin, karena semua itukan butuh proses-proses terutama kalau untuk lelang mereka tidak punya panitianya, kredibilitas masalah untuk lelang untuk penyerahan-penyerahan masalah ini ,” Katanya menjelaskan. Dikatakannya pula bahwa pembangunan jangka panjang yang akan dilakukan nantinya juga sangat berpengaruh terhadap berapa besar dana yang disediakan, dan pihak terkait mana saja yang harus dilibatkan. Untuk mengetahui berapa besar jumlah dana yang dibutuhkan dalam hal ini menurutnya lebih tepat jika melibatkan keberadaan Dinas Pekerjaan Umum ( DPU ). “ Kalau untuk menempuh jangka panjang itu tergantung dari anggarannya, bisa untuk 10 tahun, 20 tahun, atau 30 tahun itu semua tergantung dari anggaran yang diusulkan khususnya Dinas PU. Kalau menurut saya itu tidak masalah soal anggarannya, karena airkan kebutuhan masyarakat dan dipakai selamanya. Dalam hal ini pihak yang paling berperan ini adalah Dinas PU dia adalah tekhnik perencanaanya“. Katanya kembali menjelaskan. Lebih jauh lagi dia mengatakan bahwa untuk dapat mengatasi semua yang terjadi akan melalui beberapa tahapan pembaharuan yang sudah tersusun dan terencana dengan baik dan terarah baik dari pihak PDAM, Dinas PU, Distamben, Bappeda, begitu juga DPRD Natuna. Sedangkan untuk pembangunan teknisnya, Sabkhi mengatakan bahwa ada dua pola yang perlu diperhatikan yaitu pengaliran air menggunakan sistem manual. Kemudian sejumlah lahan yang akan dijadikan tempat penampungan air terlebih dahulu harus dibebaskan dan adanya perawatan air dengan cara memasukan obatobatan agar tetap terlihat bersih. “Kalau pembangunan teknisnya bisa dua pola, pola pertama masih menggunakan

“Pengerahan massa, pembatasan tempat-tempat kampanye, itu harus diperketat. Atau misalnya incumbent harus mundur sebelum pencalonan, agar anggaran daerah tidak disalahgunakan,” paparnya. Regulasi untuk memperketat pengawasan anggaran satu tingkat, imbuhnya, juga tak kalah penting. Gubernur yang mengawasi keuangan kabupaten/kota, dan pemerintah pusat yang mengevaluasi keuangan

provinsi dan daerah harus lebih jeli dari sebelumnya. Langkah lain yang juga ia lakukan untuk menghindari terseretnya kepala daerah ke meja hijau akibat korupsi, adalah dengan memberikan pembekalan kepada bupati/wali kota terpilih selama tiga minggu di Jakarta. Harapannya, dengan pengetahuan tersebut, bupati/ wali kota makin bijak mengalokasikan anggarannya. >> Mohammad

Pembangunan Gedung DPRD Kota Banjar Dilanjutkan
Sabkhi Khalid

Dinkes Indramayu Diminta Renovasi Pustu Sumuradem

Pustu Sumuradem disaat banjir (foto:Abdullah)

Indramayu,(MR) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu Jawa Barat, di minta merenovasi gedung UPTD Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Sumuradem Kecematan Sukra. Pasalnya, tempat pelayanan kesehatan itu bangunannya rusak parah dan menjadi langganan musibah banjir bila musim hujan tiap tahunnya. Pantauan Media Rakyat di lokasi, Pustu Sumuradem terletak di areal kantor UPTD pendidikan, KUA, SD Negeri dan Kantor Kuwu Sumuradem, yang lokasinya cukup strategis mudah di jangkau warga yang membutuhkan pelayanan medis, karena berada di jalur utama jalan raya pantura Sukra. Sejumlah warga yang hendak memeriksa kesehatan dirinya di Pustu Sumuradem tersebut, mengharapkan pihak Dinas Instansi terkait, supaya merenovasi gedung Pustu dan menormalisasi saluran pembuangan air di sekitar tempat pelayanan Kesehatan gratis ini. Karena, lingkungan yang bersih sangat mendukung aktivitas para tenaga Medis dalam melayani warga, tuturnya. Petugas Medis Pustu Sumuradem, H. Mugianto, menyatakan siap melayani warga sekalipun dalam ke adaan tertimpa musibah banjir. Meskipun begitu, Wartawan Media Rakyat Jakarta, belum dapat minta komentar kepala UPTD Pusat Kesehatan Masyarakat (puskesmas) Kecematan Sukra. >> Mukromin

Lalu Lintas Jalan Protokol di Kupang Semrawut
Kupang (MR) Lalu lintas di jalan-jalan protokol Kota Kupang, semrawut. Banyak angkutan kota (angkot) maupun kendaraan pribadi, diparkir sesuka hati pengemudinya, walau ada tanda dilarang parkir. Kondisi ini terpantau di Jalan Soeharto, Jalan Sudirman, Jalan Siliwanggi, Jalan Ahmad Yani dan Jalan Cak Doko Pada Kamis (21/10/2010), di perempatan lampu merah Jalan Cak Doko, Kelurahan Oetete, angkot lampu lima, diparkir sekitar sepuluh meter dari lampu merah. Angkot itu berhenti untuk menurunkan dan menaikkan penumpang. Saat berhenti, puluhan kendaraan yang ada di belakangnya tidak dapat melewati, karena kondisi jalan sempit. Kemacetan pun terjadi. Pengemudi membunyikan klakson panjang, bahkan ada pengemudi lain yang langsung mengeluarkan kata-kata kotor kepada sopir angkot tersebut. Hal yang sama terjadi di Jalan Soeharto, tepatnya depan Pasar Inpres Naikoten. Di jalan tersebut ada tanda larang parkir. Ironisnya, sopir memarkir angkot tepat di tanda larang itu. Di Jalan Sudirman Kuanino, banyak kendaraan pribadi yang diparkir di badan jalan sampai berjam-jam. Badan jalan menjadi sempit. Kondisi itu dapat menimbulkan kemacetan. Selain itu, kendaraan yang diparkir tidak beraturan. Ada yang parkir lurus mengikuti arah jalan, dan ada juga yang parkir miring hingga bodi kendaraan condong ke badan jalan. Pemandangan yang sama dijumpai di Jalan Moh. Hatta, persisnya di depan Rumah Sakit Umum (RSU) Prof. Dr. W. Z Johannes Kupang. Sopir angkot line 1, 2, 3 dan 27 selalu diparkir untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Bahkan, diparkir persis pada belokan dari jalan umum menuju pintu masuk area parkir RSU Kupang. Akibatnya, kendaraan lain yang ingin masuk kompleks RSU terpaksa bersabar menunggu angkot lewat. >>Moses

sistem gravitasi, ketinggian air itu tidak perlu pakai tembak lagi, atau secara manual sistemnya, dia tidak perlu pakai tembak atau Jetpump, yang ada sekarangkan jauh hingga mencapai ketinggian 4 km. Pola kedua bebaskan wilayah dan lahanlahan disitu dulu, itukan untuk jangka panjang, dan dibuat bendungan atau waduk lalu kita tembakan pakai Jetpump dan disalurkan ke masyarakat. Sebelum itu terdahulu diberi obat agar lebih bersih. Sekarang ini airnya masih alami apabila hujan dia keruh kalau panas baru bersih, dan kalau tidak hujan-hujan maka tidak ada airnya,” Lanjutnya. Menindaklanjuti keberadaan dana yang dianggarkan kembali melalui APBD tahun 2010 sebesar Rp 15 Miliar diakatakannya bahwa semua itu akan dipergunakan untuk memperbaharui sumber-sumber air yang belum terkaper. Dana tersebut juga dipergunakan oleh pihak yang bersangkutan untuk biaya operasional, pembenahan SDM, dan perawatan jaringan yang sudah rusak. “ Pembaharuan sumber air itu ada, tetapi saya masih kurang jelas juga ada berapa titik sumber air yang sedang diproses. Karena saya tidak ikut survei kemarin, tapi katanya cukup untuk jangka pendek. Disamping itu dana Rp 15 Milar itu, ada juga untuk peningkatan SDM mereka termasuk juga untuk biaya operasional mereka, dan untuk membangun jaringan ataupun perbaikan perawatan meteran-meteran mereka disetiap Desa,” Katanya mengakhiri. >>Otoy

Banjar,(MR) Proyek pembangunan Gedung DPRD Kota Banjar yang sempat tertunda pembangunannya beberapa waktu lalu, saat ini sedang dilanjutkan, “ hal itu setelah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan pelaksana proyek PT.Baja Manunggal Persada menandatangani kontrak proyek gedung itu “ Untuk penawaran yang diajukan pada waktu lelang belum lama ini”. Proyek Pembangunan Gedung senilai Rp.2.411. 336.000,- Penyediaan barang dan jasa oleh PT.Baja Manunggal Perkasa, dan Konsultan Pengawas oleh CV. Cipta Eka. waktu pelaksanaan 180 hari menurut kalender dengan nomor kontrak 602.1/03.kontrak/10.KS.3482/ PJPK.DH.7-Sep-2010. Proses penyelesaian Gedung DPRD tersebut menggunakan biaya dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD ) Kota Banjar. Untuk lebih lanjut pelaksanaan proyek pembangunan Gedung DPRD dimulai dari awal sampai senin (25/9) sudah menginjak kurang lebih satu bulan. Hal itu ke depan dari bangunan keseluruhan Gedung DPRD Kota Banjar akan rampung pembangunannya 2011 mendatang. Dengan dilanjutkannya pengerjaan pembangunan gedung DPRD tersebut menurut Bambang Sugianto selaku PPTK dari sekretariat DPRD kota Banjar. Yang menangani proyek gedung DPRD mengatakan, “ Proses pembangunan sudah berjalan dan sekarang dari pantauan kami prosesnya baru mulai merapikan pengerjaan sarana mobilitas dan merapikan pagar benteng bagian luar bangunan gedung tersebut ”. ungkapnya. Lebih lanjut Bambang menjelaskan sampai akhir tahun 2010 ini, proses pembangunan gedung sudah harus selesai sekitar 45 persen dari bangunan. Keseluruhan “ Penyelesaiannya dilakukan dengan dua kontrak tahun 2010 harus selesai 45% sisanya ditahun 2011 hingga bangunan selesai, ”Bambang berharap mudah-mudahan akhir Pebruari 2011 mendatang bisa selesai pembangunannya, jelasnya kepada wartawan MR senin (25/10). >> A-S

Nampak pekerja proyek sedang beraktifitas merapikan tiang benteng halaman dan alamat Gedut DPRD Kota Banjar Dijalan Tentara Pelajar. Sumanding Wetan. Senin (25-9)

DPRD Kota Tasikmalaya Gelar Paripurna Peringatan Hari Jadi Ke-9
Kota Tasikmalaya, (MR) Di Pendopo Kota Tasikmalaya Senin (18/10) dilaksanakan Rapat Paripurna Istimewa DPRD dengan agenda rapat dalam rangka peringatan Hari jadi Kota Tasikmalaya yang ke-9. Dengan pimpinan rapat Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Drs. Otong Koswara yang membuka dan membacakan agenda rapat serta menyampaikan peringatan hari jadi Kota tasikmalaya berdasarkan UU no. 10 tahun 2001 tentang pembentukan Kota Tasikmalaya yang ditetapkan sebagai hari jadi Kota Tasikmalaya pada tanggal 17 Oktober. Otong Koswara juga menyampaikan berbagai keberhasilan telah diraih Kota Tasikmalaya di usia ke-9 ini namun masih banyak kekurangan yang perlu ditingkatkan lagi “ Permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya atas segala kekurangan pembangunan yang masih belum maksimal sampai saat ini ” katanya dan lagi “ Dalam peringatan ini mari kita jadikan momen instropeksi diri serta evaluasi ” pungkasnya. Dalam sambutan Walikota Tasikmalaya Drs. H Syarif Hidayat M.Si. menyampaikan bahwa peringatan hari jadi adalah sebagai bukti rasa syukur bahwa Kota tasikmalaya terbentuk berdasarkan UU Nomor10 tahun 2001 yang seyogyanya bisa mensejahterakan masyarakat Kota Tasikmalaya. Ditambahkannya, dengan usia ke-9 tahun ini kita patut mengingat 9 tahun yang telah dijalani apa yang harus di tingkatkan dan di benahi dalam pembangunan dan upaya mensejahterakan masyarakat. ditambahkan walikota bahwa pembangunan yang dilaksanakan adalah hasil dari program Pemerintah Kota tasikmalaya yang didukung oleh pemerintah pusat serta Provinsi . Indikator Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, yaitu : 1). Infrastruktur perkotaan dengan prioritas pembangunan jalan sebagai kelancaran akses masyarakat sepanjang 285KM, 2).Kualitas Kesehatan sebagai peningkatan pelayanan kesehatan yang paripurna dengan tersedianya SDM dan ketersediaan obat-obatan terlihat adanya peningkatan persentase harapan hidup 69,42 menjadi 69,45 dan berbagai kekurangan lain akan ditingkatkan tahun 2011 yang dicanangkan sebagai tahun kesehatan, 3).Pemerataan dan mutu pengelolaan pendidikan dengan hasil yang membanggakan dengan 99,52% yang dapat membaca dari target 99,22%, partisipasi SD 108,8% dari target 99,44%,SMP 101,71% dari target 95,85%,dan partsispasi SMA 89,40% dari target 92,79% yang kesemuanya akan ditingkatkan lagi dengan program rintisan belajar 12 tahun dan berbagai program bantuan biaya pendidikan diantaranya Bawalkot. 4).Pertumbuhan ekonomi dengan hasil kinerja dari data BPS laju inflasi tahun 2010 sebesar 2,17% posisi ke-4 dari 7 Kota di jawa Barat serta indek daya beli masyarakat dari 62,4 menjadi 62,1 yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang cukup membanggakan. 5).Pengentasan kemiskinan terlihat dari turunnya kategori keluarga miskin yaitu 3944 RTS menjadi 37254 RTS. 6).Peningkatan SDM aparatur dan kinerja pemerintah daerah. 7).Aspek penataan ruang dengan merancang kebijakan untuk pembangunan Kota Tasikmalaya serta penyelamatan gunung yang memiliki serapan air yang dimiliki akan di buka sebagai taman hijau kota. 8).Penegakan hukum salah satu upaya pemkot dengan membuat perda untuk ketertiban umum salah satunya yang terakhir perda no.12 tahun 2009 tentang pembangunan tatanilai yang berlandaskan ajaran agama islam. Acara di hadiri seluruh pejabat daerah Kota Tasikmalaya, perwakilan pemerintahan se Priangan timur, unsur forum Konsultasi Daerah serta undangan dari unsur tokoh masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat, perwakilan Gubernur Jawa Barat serta para undangan lainnya. >> Iin Kartiwan

4
Wagub Sumsel :

Berita Utama
untuk disembelih pada Hari Raya Idul Adha," kata Kepala Seksi Kese-hatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertahut) Ban-tul, Witanta di Bantul, Jumat. Menurut dia, surat keterangan sehat hewan sangat diperlukan mengingat kemungkinan munculnya penyakit sehingga hewan dalam keadaan tidak layak konsumsi beredar di pasaran menjelang Idul Adha "Kami harus memastikan kesehatan hewan yang akan disembelih terutama di pedagang hewan dengan menyertakan surat keterangan sehat sehingga tidak merugikan warga yang membeli," katanya. Oleh karena itu, pihaknya akan memaksimalkan seluruh petugas kesehatan hewan di pusat kesehatan hewan sebanyak sembilan unit yang tersebar di Bantul bekerja sama dengan mahasiswa fakultas kedokteran hewan. "Petugas akan melakukan pengawasan

Tahun Edisi 223 Tahun X 1 - 10 November 2010

Jembatan Payu Putat Dibangun Tahun 2011
Prabumulih,(MR) Permasalahan jembatan Payu Putat yakni jembatan penghubung antara dua kecamatan yakni Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Muara Enim dan Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih yang tepatnya berada di Kelurahan Payu Putat,yang sebelumnya sempat dikhawatirkan warga tentang perealisasian pembangunannya, karena kedua wilayah Kabupaten yang dinaungi perbatasan tersebut (Prabumulih-Muara Enim) menunggu realisasi dari pihak Pemerintahan Provinsi seperti yang dimuat koran ini edisi lalu. Menjawab pertanyaan wartawan seputar permasalahan kapan akan terealisasinya pembangunan jembatan tersebut Wakil Gubernur Sumatera Selatan H.Edi Yusuf,SH.MM seusai rapat DPRD Prabumulih tentang HUT Kota Prabumulih, Edi mengatakan bahwasannya tahun 2011 ini, jembatan tersebut bisa dipastikan mulai dibangun. Dikatakan Edi saat ini sedang Pra-anggaran jadi kepada pihak DPU (Dinas Perkerjaan Umum) Bina Marga Prabumulih melakukan koordinasi dengan pemerintahan Provinsi dan kalau tahun ini disusun anggaran berarti tahun 2011 jembatan tersebut direalisasikan, jelas Edi yusup. >> Alex effendi

Dagang Hewan Kurban Harus Ada Surat Sehat
dan pantauan di lapangan dan akan memeriksa kesehatan hewan kurban untuk kemudian diterbitkan surat keterangan layak atau tidaknya hewan tersebut dikonsumsi," katanya. Ia akan meminta pedagang tidak menjual hewan kurban jika dalam pemeriksaan hewan terbukti berpenyakit. >> Suratno

Yogyakarta,(MR) Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, meminta pedagang hewan menjelang Hari Raya Idul Adha 1431 Hijriah menyertakan surat

keterangan sehat dari petugas kesehatan atau dokter hewan setempat. "Dengan demikian kondisi hewan dipastikan dalam keadaan sehat tidak mempunyai penyakit dan layak

Pawai HUT Prabumulih Spektakuler

Akibat Keterbatasan Daya
2.148 Pemohon Listrik Diminta Bersabar
Natuna,(MR) Sejak berdirinya Kantor PT. PLN Persero Ranting Ranai Kabupaten Natuna telah berhasil menyalurkan aliran listriknya kesebanyak 9.973 pelanggan. Dari jumlah yang ada pihaknya tidak menentukan berapa besar daya yang disalurkan ke setiap rumah warga, semua itu tergantung dari angka kontrak yang ada. Pihaknya juga telah menutup penerimaan pelanggan baru sejak akhir tahun 2009 lalu, semua itu dikarenakan keterbatasan daya yang dimiliki. “Mesin PLN itu kita bicarakan ada daya terpasang dan ada daya mampu. Kalau daya mampu, kita bisa diangka 1 Mega Watt. Untuk mesin Prusda mempunyai daya berkisar 2 Mega Watt. Jadi daya mampu kita berkisar 3 Mega Watt. Daya yang diberikan ke rumah-rumah itu bervariasi sesuai dengan daya yang di kontrak. Sebetulnya kita tidak melakukan penyambungan lagi. Jadi akhir 2009 sudah ditutup. Kecuali untuk kapasitas umum, sosial, dan rumah ibadah, itupun tergantung kemampuan travo kita. Kalau jumlah untuk di Ranai sendiri 3.035 pelanggan. Kalau total gabungan semua sub-sub ranting di bawah kita itu sebanyak 9.973,” jelas Eko Maruli Wibowo, ST Manager PLN Cabang Ranai Kamis ( 12/8 ) di ruang kerjanya. Menanggapi adanya sejumlah daftar tunggu, dengan tegas Eko mengatakan bahwa pihaknya belum dapat mengabulkan semua itu. Keinginan sejumlah masyarakat Natuna untuk dapat merasakan penerangan listrik tersebut, kemungkinan besar dapat terbantu apabila mesin yang berada di Pering sudah bisa dioperasikan. “ Mulai dari Sedanau, Kelarik, Midai, Serasan, Tarempa, Letung, dan Tambelan ini adalah sub-sub ranting kita di bawah Ranai. Kalau daftar tunggu di PLN Ranai sendiri ada 2.148 yang pasang baru, lalu yang naik daya 93. Untuk saat ini belum bisa dibantu, karena setatus kita sekarang ini masih krisis. Kita ini berat beban di malam hari yang mencapai 2, 950 Mega Watt, sedangkan daya mampu kita hanya 3 Mega Watt. Karena itu kita tidak bisa menambah pelanggan baru lagi. Tapi di siang hari kita mempunyai kelebihan daya karena beban puncak siang kita hanya 2,22 Mega Watt. Jadi masih ada sisanya, disinilah kita ada pelayanan khusus. Kita akan melakukan pemasangan baru kalau mesin kita yang di Pering sudah bisa kita operasikan. Jika memang ada penambahan mesin lebih, kita akan membuka pemasangan baru lagi,” Ungkap Eko menjelaskan. Menurut Eko, penyebab sering terajadinya pemadaman bergilir yang ada selama ini bukan dikarenakan mesin yang mereka miliki tidak memadai, tetapi dikarenakan ketidak beresan mesin yang dimiliki oleh Perusda. Sampai saat ini pihaknya masih belum menemukan kerusakan yang terjadi. “Kondisi mesin PLN sekarang ini bagus tidak ada masalah. Untuk mesin Perusda yang sudah diperbaiki baru 1 unit selesai. Tinggal limit 3,7 lagi yang harus diperbaiki. Perlu diketahui bahwa, pemadaman bergilir dan hidup mati itu suatu yang berbeda. Masalah hidup matinya listrik di Kabupaten Natuna ini sebetulnya sudah lama. Jadi disini penyebabnya adalah adanya masalah sinkron nioe yang terjadi di mesin Prusda. Mesin mereka di sitem elektronikalnya ada suatu yang bermasaalah, sampai saat ini belum bisa dicari tahu penyebabnya. Kalau operator kita bisa buang beban secepatnya mungkin akan padam sebagian. Tapi kalau tidak sempat membuang beban itu baru pemadaman total,” Tambah Eko. Namun apapun yang terjadi pihaknya tidak akan membiarkan begitu saja, sampai saat ini masih terus dilakukan perbaikan. Untuk jangka panjang pihaknya telah melakukan survey, dari survey tersebut kemungkinan pihaknya akan membangun sebuah pembangkit baru. “Apapun kendalanya itu harus kita atasi. Memang di PLN ini cukup kompliktif sangat rumit dan beragam. Selain mengatasi masalah teknis, kita juga harus mengatasi masalah pelanggan dan masyarakat, kemudian masalah BBM ini juga sangat sensitif, satu liter saja ada yang bermain pasti ketahuan. Dalam jangka panjang kita sedang melakukan survey untuk pembangunan PLTU di Ranai ini. Untuk kedepan kita akan mempercepat proses

Calon Bupati Karawang Terindikasi Kampanye Luar Jadwal
Terkait dengan calon incumbent, terindikasi juga memanfaatkan kebijakan pemerintah yang dipaparkan dengan diselipkan ajakan memilih. Akan tetapi, belum ada laporan tertulis untuk itu.
Karawang, (MR) Ketua Panwaslukada Kabupaten Karawang, Masmuhyi menyebutkan kegiatan-kegiatan yang digelar pasangan calon sudah terindikasi ke dalam kampanye di luar jadwal. Pasalnya dalam kegiatan tersebut pasangan calon menyisipkan ajakan memilih, memaparkan visi misi, serta memasang atribut dengan nomor urutnya. “ Itu sudah terkategori kampanye di luar jadwal,” katanya. Masmuhyi mengatakan pasangan calon lebih mengemas kegiatan tersebut dalam bentuk peresmian kantor relawan, pengajian di mesjid-mesjid, dan bakti sosial. Dia menegaskan bentuk-bentuk demikian telah dilakukan semua pasangan calon. “ Kami sudah mencatat kegiatan mereka,” ucapnya. Terkait dengan calon incumbent, terindikasi juga memanfaatkan kebijakan pemerintah yang dipaparkan dengan diselipkan ajakan memilih. Akan tetapi, belum ada laporan tertulis untuk itu. Panwaslukada masih mengumpulkan bukti-buktinya. Sedangkan, mengenai maraknya alat peraga pasangan calon terpampang di tempat-tempat umum, Masmuhyi meminta ketegasan dari pihak Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karawang. Dia mengatakan telah mengirimkan surat kepada Satpol PP untuk menurunkannya. Namun hingga sekarang masih terpasang juga. Kepala Satpol PP Kabupaten Karawang, R. Tedjasuria membantah jika pihaknya dituding tidak tegas dalam menurunkan alat peraga pasangan calon. Menurut dia, pihaknya telah menempuh prosedur yang tepat. “ Kami telah mengundang mereka dan mengimbau untuk segera menurunkan. Kami juga memberi batas waktu kepada mereka untuk menurunkannya,” kata Tedja. Lebih lanjut Tedja menyebutkan penurunan alat peraga merupakan sepenuhnya kewenangan Panwaslukada. Pihaknya hanya membantu kerja Panwaslukada. Selain itu dalam menurunkan alat peraga nanti mesti didampingi oleh Panwaslukada dan perwakilan tim sukses pasangan calon. “Jadi nanti dari tim sukses yang kami paksa untuk menurunkan alat peraga yang terpasang selama ini,” ucapnya. Sebelumnya, Panitia Pengawas Pemilukada (panwaslukada) Kabupaten Karawang menilai semua pasangan calon bupati dan wakil bupati terindikasi berkampanye di luar jadwal. Hal itu berdasarkan laporan rutin dari Panwas Kecamatan yang mengikuti kegiatan para calon tersebut setelah penetapan pasangan calon. >>Tim

Prabumulih,(MR) Pawai Pembangunan (Karnaval) yang diadakan Pemerintah Kota Prabumulih dalam memperingati Hari Ulang Tahun Kota Prabumulih (HUT) yang ke-09 berlangsung dengan meriah (16/10), pawai ini diikuti oleh 69 peserta mulai dari tingkat sekolah menengah pertama (SLTP) ada 21 sekolah, tingkat SLTA 18 sekolah dan 7 dari tingkat umum, kemudian dari kendaraan hias Dinas ada 16 peserta serta dari kendaraan hias umum ada 7 peserta. Karnapal pembangunan ini yang ber start awal dari lapangan Riajaya Pertamina dan finis di lapangan Prabujaya, berlangsung dengan keadaan terkendali meski cuaca panas menyengat namun tidak menyurutkan semangat peserta pawai dan warga masyarakat yang menonton untuk memeriahkan HUT kota ini, Acara karnapal ini dibuka langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Prabumulih, Asri Ag SH. tepat pada pukul 09:00, para peserta pawai berbondong-bondong dengan mengenakan berbagai atribut yang menarik. Tempat tepisah, memeriahkan pawai pembangunan dalam rangka menyambut HUT Kota ini, Wakil Wali Kota Prabumulih Ir.Ridho Yahya MM beserta rombongan yakni dari segenap unsure muspida dan unsure muspika se-Kota Prabumulih yang menunggu iring-iringan rombongan pawai yang akan menunjukan aksinya dihadapan Wawako Prabumulih bertempat di jalan jendral sudirman yang tepatnya berada di depan kantor Bank BRI Cabang Prabumulih atau depan Eks Kantor walikota.>> Alex

penyampaian PLTP kita yang di Pering ,” Katanya menceritakan apa yang selama ini terjadi. Terkait semua ini Eko berharap, “Marilah kita bersama-sama hemat dalam menggunakan listrik. Saya lihat masyarakat disini kurang hemat dalam menggunakan listrik. Buat yang belum mendapatkan listrik supaya bersabar, karena kita sedang berupaya memperbaiki krisis listrik di Natuna ini.

Saya harap jangan melakukan pencurian listrik, jangan sekalikali menggunakan calo untuk mendapatkan listrik. Kita juga berupaya memper-cepat proses penyelesaian mesin di Pering. Saya juga berharap jangan ada yang memperjual belikan KWH meter milik PLN dan tidak boleh KWH meter itu dipindahpindah dari bangunan satu ke bangunan lain “. Pintanya berharap. >> Otoy

Pentas Seni Jampana Meriahkan Hari Jadi Kota Tasik
alitas masyarakat. Drs. H. Rukmana Budiana M.Si selaku Kadis Budparpora menyampaikan laporan maksud dan tujuan kegiatan : 1).Meningkatkan apresisi masyarakat kota tasikmalaya terhadap warisan budaya budaya daerah di indonesia. 2).Terciptanya ruang publik yang menjunjung tinggi semangat toleransi sebagai wujud penghormatan terhadap realitas pluralitas budaya dalam bingkai bhinneka tunggal ika ; 3).Terciptanya komunikasi publik masyarakat kota tasikmalaya yang dapat melipat gandakan nilai agama, nilai-nilai luhur bangsa, budaya lokal, seni tradisi, penghagaan terhadap sejarah dalam bingkai negara kesatuan republik indonesia. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Unsur forum konsultasi pimpinan daerah, para pejabat sipil, TNI dan POLRI, pimpinan BUMN/ BUMD camat se wilayah Kota Tasikmalaya, para peserta pentas seni jampana dan undangan. >> Iin Kartiwan

Tasikmalaya,(MR) Di sepanjang jalan otista Kota Tasikmalaya, sebanyak 33 Jampana dari 10 kecamatan, 14 OPD dan 9 Komunitas disuguhkan dalam Pentas Seni Jampana dalam rangka peringatan hari jadi Kota Tasikmalaya ke-9 yang dibuka secara resmi Walikota Tasimalaya Drs.H. Syarif Hidayat M.Si, didampingi Wakil Walikota Tasikmalaya Ir.H Dede Sudrajat, MP dan di hadiri seluruh unsur pejabat dan unsur forum konsultasi daerah Kota Tasikmalaya serta ditonton ribuan masyarakat yang menyaksikan saat itu. Senin (18/

10) lalu. Walikota Tasikmalaya juga menyampaikan, ” kegiatan pentas seni jampana tidak sematamata bermakna hiburan saja, tapi bermakna menjadi pendorong masyarakat Tasikmalaya untuk terus bersinergi meningkatkan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” katanya. Dede Sudrajat juga mengharapkan kegiatan seperti ini dapat diapresiasi oleh seluruh masyarakat tasikmalaya sebagai simbol budaya yang dapat meningkatkan semangat solidaritas, moralitas dan spiritu-

Edisi 223 Tahun X Tahun 1 - 10 November 2010

Sos-Ek-Bis
Jakarta (MR) Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Hatta Rajasa menyatakan, berbagai upaya penghematan yang dilakukan pemerintah akan menekan pemborosan hingga Rp 60 triliun pada 2011. "Penghematan bisa mencapai Rp 40 triliun hingga Rp 60 triliun," kata Hatta di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (22/ 10). Ia menyebutkan, pemerintah serius melakukan penghematan dengan meminta seluruh kementerian atau lembaga melakukan penghematan. "Penghematan dilakukan terutama untuk non belanja modal dan belanja untuk infrastruktur," kata Hatta. Menurut dia, hasil penghematan anggaran itu dapat dialokasikan untuk meningkatkan pembiayaan pembangunan infrastruktur dan menekan defisit. Mengenai penghematan di lingkungan Kemenko Perekonomian, Hatta mengatakan, pada Jumat pagi dirinya memimpin rapat pimpinan di kementeriannya membahas penghematan anggaran. "Kami memutuskan penghematan anggaran sebesar 10 persen untuk anggaran 2011 sehingga jumlah anggaran berkurang Rp16 miliar dari jumlah semula Rp 126 miliar," kata Hatta. Menurut Menko Perekonomian itu, penghematan anggaran KL tidak akan menurunkan daya beli masya-rakat khususnya pegawai negeri sipil. "Penghematan bukan pemotongan gaji PNS sehingga tidak mempengaruhi daya beli PNS. Ini misalnya menyangkut pemindahan tempat seminar dari hotel-hotel ke gedung pemerintah saja," katanya menambahkan.

5

Koramil Kandanghaur Gelar Kerja Bakti

Pemerintah Akan Tekan Pemborosan Anggaran

Indramayu,(MR) Para Personil Komando Rayon Militer (Koramil) 1616 Kandanghaur, bersama masyarakat, Pamong Desa Cipaat dan unsur Muspika Kecamatan Bongas Kabupatan Indramayu Jawa Barat, mengadakan kerja bhakti didesa tersebut, Rabu siang pekan lalu. Kuwu Desa Cipaat, Caskim, dilokasi kerja bakti sosial di ruas jalan raya yang menghubungkan antara desa menjelaskan, kegiatan kerja bakti /gotong royong ini merupakan agenda rutin Komandan Koramil Kandanghaur, yang didukung pihak Muspika Bongas,baik dari unsur Polisi Pamong Praja (Pol.PP) yang dipinpin Kasi Trantib Kurwadi maupun dari Polsek. Diungkapkannya, adanya kerja bakti berupa penebangan atau pemangkasan pohon-pohon, maka ruas jalan raya di Cipaat ini tampak bersih dan indah, sehingga aktivitas transportasi tidak mengalami hambatan. Sebab itu, kami mohon Dinas Bima Marga Indramayu, supaya meningkatkan ruas jalan ini dari aspal biasa menjadi Hotmie, mengingat jalan ini punya paranan penting dalam peningkatan pembangunan disegala bidang, kata Caskim. Tokoh masyarakat Desa Cipaat, ketika ditemui Kontributor (MR) Nia Daniyati, memyatakan kerja bakti didesanya sangat bermanfaat bagi warga setempat. Kami mendukung kerja bakti yang dilaksanakan pihak Koramil, Muspika dan Pamong Desa, yang bisa mendidik masyarakat dibidang kebersihan, ketertiban dan keindahan, ujarnya. >> Abdullah

Sehari sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memang meminta para

menteri berhemat dan melakukan efisiensi. Ini disampaikan Presiden Yudhoyono saat me-

mimpin langsung rapat paripurna kabinet di Istana Bogor, Jawa Barat. >>Ediatmo

Masyarakat dan Korpri Kota Bandung Serikat Karyawan Telkom “Beberesih” Sungai Anak Kali Cidurian Datangi DPRD Bali dan Utilitas Kota
Bandung,(MR) Sang Maha Pencipta, Allah SWT menitipkan alam jagat raya kepada manusia untuk dijaga dan dipelihara. Allah pun menjanjikan kesejahteraan bagi manusia jika manusia menjaga dan memelihara alam dengan baik. Sebaliknya Allah akan murka kalau manusia merusak alam. “Manusia perusak alam, mereka sama dengan orangorang dzalim dan kafir,” kata Ketua Forum Silaturahmi Umat Beragama (FSUB) Kota Bandung, KH Ahmad Suherman dalam tauziyah singkatnya menjaga alam lingkungan disela kegiatan bhakti sosial bebersih Anak Sungai Cidurian-Kali Cicadas Baru, di kawasan Cijawura Buahbatu Bandung, Minggu kemarin. Aksi bebersih sungai yang diprakarsai Koalisi Riksa Cai untuk Bandung, disaksikan Wali Kota Bandung, H Rosada dan Sekda, H Edi Siswadi. Tampak hadir juga, sejumlah kepala dinas diantaranya trio lingkungan hidup Kota Bandung (BPLH, Dinas Pertanian, Dinas Pertamanan). Wali Kota Bandung, H Dada Rosada yang hadir dilokasi, menyatakan, dirinya sangat apresiatif. Gerakan yang ditunjukan koalisi riksa cai dikatakannya sebagai wujud panggilan kepedulian, solidaritas dan tanggung jawab untuk memperbaiki lingkungan. Kegiatan serupa diharapkan Dada, tidak saja berlanjut tapi juga bisa diikuti warga lainnya. Masyarakat setidaknya diingatkan, membuang sampah ke sungai sama dengan menabung bencana, masyarakat sendiri yang akan menuai kesengsaraan. “Kita awali hari ini, tidak buang sampah ke sungai. Bagi yang daerahnya belum atau tidak ada tempat penampungan sampah sementara, simpan saja depan rumah atau di pinggir jalan ketimbang dibuang ke sungai. Ini akan memudahkan kita membersihkannya,” ujar Dada. Koordinator kegiatan, Ibonk menuturkan, koalisi riksa cai untuk Bandung merupakan gabungan 40 komunitas, diantaranya penggemar vespa, mahasiswa peduli alam sejumlah perguruan tinggi. LSM dan masyarakat peduli lingkungan. Bhakti sosial diperkirakan melibatkan lebih kurang 10.000 orang. Peserta banyak juga yang dari luar Kota Bandung, diantaranya Jogyakarta, DKI Jakarta dan Banten. Kegiatan yang bertemakan “ Sungaiku Hidupku ” dikatakan Ibonk, merupakan gerakan moral yang berorientasi pada penguatan rasa hormat pada sungai sebagai penopang kehidupan manusia. Kali Cicadas baru yang merupakan anak sungai Cidurian digambarkannya, cukup memprihatinkan karena sering menjadi tempat pembuangan sampah, limbah rumah tangga dan sisa aktivitas manusia lainnya. “Perlu ada kepedulian dan upaya nyata perbaikan. Jika tidak, ini bakalan mengundang bencana juga gangguan kenyamanan, tidak saja kini tapi juga dimasa mendatang. Kita tidak ingin dikatakan generasi yang kufur nikmat,” ujarnya. Masih dalam gerakan lingkungan hidup, ditempat terpisah sedikitnya 3.000 anggota Korpri Kota Bandung dari berbagai SKPD, aparat kewilayahan kecamatan dan kelurahan, guru dan siswa se Bandung, menggelar aksi kebersihan. Gerakan dikatakan Ketua DPC Korpri Kota Bandung, H Nanang Sudjana, dilakukan dalam rangka bakti Korpri memperingati HUT ke 39 Tahun 2010, sekaligus menunjang sukses Kota Bandung dalam peraihan sukses Adipura. >>Dodi Sulaeman

Honda Siapkan Strategi Pertahankan Pasar Motor
Bandung,(MR) Persaingan memperebutkan pasar sepeda motor, saat ini, kian ketat beberapa produsen sepeda motor terus berinovasi dan meluncurkan varianvarian terbarunya. Begitu pula dengan yang dilakukan PT Astra Honda Motor (AHM). Tahun ini, PT AHM kembali merilis produk terkininya, New Honda Blade. “Trend pertumbuhan pasar sepeda motor diikuti juga terjadi pada segmen cub (bebek) berkapasitas di bawah 125 cc,” kata Teddy Ramli, General Manager Promosi PT Daya Adira Mustika (DAM), main dealer sepeda motor Honda area Jabar. Teddy mengatakan, pada segmen tersebut, pihaknya merebut pangsa pasar mayoritas. Khusus segmen cub di bawah 125 cc, hingga Agustus 2010, Honda merebut 47,5% pasar sepeda motor nasional. Untuk Jabar, sekitar 15%. Dia berpendapat, segmen ini merupakan salah satu pasar potensial. Menurutnya, segmen ini diisi kawula muda. Mayoritas, katanya, kalangan ini menginginkan sepeda motor berpenampilan sporty. Pertengahan Oktober 2010, pihaknya meluncurkan New Honda Blade terbaru. “Kami kira, penampilan New Honda Blade lebih sporty dan dapat memenuhi keinginan konsumen, khususnya, kawula muda,” ujarnya. Target penjualannya, Teddy mengutarakan, secara nasional, pihaknya berharap dapat menjual sebanyak 16 ribu unit per bulan. “Alokasi Jabar, sekitar 15%.”. >> Dodi Sulaeman

Denpasar (MR) Puluhan karyawan yang tergabung dalam DPD Serikat Karyawan Telkom mendatangi DPRD Bali, Senin (25/10) kemarin. Kedatangan mereka yang dipimpin Putu Edy dan Sekretarisnya Gusti Gede Doni diterima Wakil Ketua DPRD Bali Ketut Suwandi, S.Sos. dan Ketua Komisi III DPRD Bali Putu Agus Suradnyana di ruang rapat gabungan. Dengan membentangkan spanduk merah putih di depan ruang rapat gabungan dan ikat kepala merah, mereka menyampaikan penolakan atas rencana Telkom Flexi merger dengan Esia milik Bakrie. Penolakan akusisi tersebut didasarkan pertimbangan sangat paradoks. Pertama alasan untuk menyehatkan Telkom Group yang telah memiliki unit bisnis Flexi yang sangat sehat dengan 15 juta pelanggan dengan revenue Rp 3 triliun per tahun dengan perusahaan sangat kecil Esia tak bisa diterima karyawan Telkom. ''Ini betul-betul sebuah ide paradoks, bukankah perusahaan yang besar dan sehat yang menggandeng perusahaan kecil, bukan sebaliknya,'' katanya. Pertimbangan lain, bagaimana mungkin karyawan Telkom Flexi yang nantinya setelah bergabung dengan Esia menjadi lebih sejahtera. Lantas bagaimana cara mensejahterakan karyawan yang jumlahnya jauh lebih besar ketika berlindung dalam sebuah perusahaan kecil milik swasta. Jika Telkom Flexi ingin berkembang, menurut mereka, yang layak ditata ulang justru portofolio produk Telkomsel atau Flexi dengan menempatkan sebagai pengemudi utama. Suwandi maupun Wakil Ketua Komisi III IGN Suryanta Putra usai pertemuan menyatakan mendukung penolakan merger karyawan Telkom tersebut. Keduanya berjanji untuk memperjuangkan ke pusat supaya merger itu bisa dibatalkan. ''Kita menginginkan perusahaan yang 52 persen sahamnya milik pemerintah bisa berdiri sendiri di republik ini,'' katanya. Bahkan muncul kekhawatiran jika dimerger akan muncul persaingan makin tajam yang akan menekan Telkom Spedy. Suwandi mengisyaratkan akan segera mengundang Direktur Telkom Denpasar sebelum membawa masalah ini ke Komisi VI DPR-RI yang membidangi masalah perhubungan dan telekomunikasi. >>Putu Artha

Direksi BPRS Al-Madinah Tasikmalaya Dilantik
karena sesuai syariat, mendukung kemajuan lembaga ekonomi Islam dan mendukung gerakan amar ma’ruf nahi munkar. “Ini adalah pertamakalinya pemerintah Kota Tasikmalaya memiliki BUMD yang berlandaskan syariah, saya berharap mudah-mudahan dapat meningkatkan pelayanan masyarakat dan menumbuhkan perekonomian daerah,” katanya. Drs. Mujadi membacakan notulen hasil rapat umum pemegang saham PT.BPRS AlMadinah bahwa hasil penilaian kemampuan dan kepatutan (fit & propert test) kepada seluruh kandidat, (19/5) serta dinyatakan lulus menjadi pengurus PT. BPRS Al-Madinah, tercantum dalam surat No.12/2/DPbS/ PAdBS/Tsm/Rahasia dan No.12/5/DPbS/PAdBS/Tsm/ Rahasia memutuskan : 1). H Mus Mualim, SE selaku Direktur utama. 2). Rudyono, BSc selaku Direktur, 3). DR.H. Ade Komaludin , SE, MSc selaku Komisaris utama. 4).DR.Dedi Rudiana, SE, MP selaku komisaris, 5).H Wawan Setiawan Nawawi, MA. 6). H Ipin Tajul Arifin, MA . >> Iin K

KotaTasik,(MR) Aula Balekota Tasikmalaya menjadi tempat dilantiknya 6 orang Direksi PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (PT.BPRS) Tasikmalaya oleh Drs. H. Syarif Hidayat M.Si Walikota Tasikmalaya yang sekaligus menjabat pemegang saham pengendali atas nama Pemkot Tasikmalaya. jum’at (15/ 10). Disaksikan Wakil Walikota Tasikmalaya Ir.H Dede Sudrajat, Sekretaris Daerah Drs.H Tio Indera Setiadi beserta jajaran Kepala OPD Kota Tasikmalaya. Walikota menyampaikan bahwa Capitalism Economic System

dipraktekkan hampir oleh seluruh negara dunia termasuk Indonesia. tetapi sistem kapitalis ternyata tak mampu bertahan ketika diterpa gelombang krisis moneter. Seolah membuka mata dunia ternyata sistem ekonomi syariah mampu bertahan bahkan berkembang. Ditengah krisis keuangan yang melanda seluruh negara. Manfaat yang diperoleh yaitu terwujudnya integritas seorang muslim yang kaffah, mendapat keuntungan duniawi berupa keuntungan bagi hasil dan ukhrawi yaitu terbebasnya dari unsur riba, bernilai ibadah

6

Advertorial

Edisi 223 Tahun X 1 - 10 November 2010

Rangkaian Kegiatan Karnaval Peringatan HUT Kota Prabumulih Berlangsung Meriah, Menghibur dan Spektakuler

Rangkayan aktraksi para peserta karnapal yang menunjukan aksinya di hadapan Wakil Walikota Prabumulih Ir.Ridho Yahya MM besreta rombongan..

Photo bersama dengan para Peserta Pawai Peringatan HUT Kota Prabumulih yang ke-09 seusai menunjukan kebolehan masing-masing peserta di hadapan wawako dan para rmbongan

Iring-iringan para peserta karnapal yang ber start dari lapangan Ria Jaya komperta menuju lapangan prabujaya yang menempuh jarak berkisar 5 KM.

Rangkayan pemberian hadiah HUT Prabumulih yang ke-09 tahun 2010,yang dilakukan hamper setiap peserta karnapal yang di terima langsung oleh Wakil Walikota beserta rombongan secara bergilir.
(all foto alex collection )

Edisi 223 Tahun X 1 - 10 November 2010

Wali Kota Bandung Tawarkan Lahan Gratis Di Pasar Sarijadi

Nusantara 7 Gunung Merapi Meletus Asap Membumbung Setinggi 1,5 Kilometer
Yogyakarta,(MR) Gunung Merapi meletus dengan mengeluarkan awan panas, Letusan terjadi Sejak 17.02 Wib hingga 17.34 Wib terjadi empat kali awan panas dan sampai sekarang awan panas terus muncul susul menyusul tidak berhenti," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi Surono di Yogyakarta Selasa (26/10). Menurut Surono, munculnya awan panas tersebut menjadi tanda sebagai erupsi Gunung Merapi. Awan panas pertama yang muncul pada pukul 17.02 WIB tersebut mengarah ke barat. Namun awan panas berikutnya tidak dapat terpantau dengan baik karena kondisi cuaca di puncak Merapi cukup gelap dan hujan. Sirine bahaya di Kaliurang, Sleman, berbunyi pada pukul 17.57 WIB. Pada pukul 18.05 WIB, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta menarik semua petugas dari pos pengamatan. "Pada 2006, awan panas terjadi selama tujuh menit, namun pada tahun ini awan panas sudah terjadi lebih dari 20 menit," kata Surono. Lamanya awan panas tersebut menunjukkan energi yang cukup besar. Pada pukul 18.00 WIB terdengar letusan sebanyak tiga kali yang terdengar dari pos Jrakah dan pos Selo yang disusul dengan asap membumbung setinggi 1,5 kilometer mengarah ke selatan. "Tipe letusan Merapi sudah dipastikan eksplosif," kata Surono Gunung berapi aktif di Indonesia Merapi, Selasa petang, meletus dengan mengeluarkan

Bandung,MR Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Bermartabat Kota Bandung periode 2010 - 2014, Rahmat Kurnia ST. Didampingi Direktur Administrasi, Drs. Dani Ramdani dan Direktur Operasional, Heryadi SE., Ak., PD. melakukan Expose Rencana Pembangunan Pasar Sarjadi dan Pasar Cijerah dihadapan Wali Kota Bandung, H. Dada Rosada. Dalam exposenya Rahmat Kurnia menerangkan pembangunan Pasar Sarijadi akan dijadikan Pasar Tradisional percontohan yang Bersih Sehat dan Bersahabat, rencananya pelelangan pembangunan dimulai tanggal 6 September 2010 dan mulai masuk tahap pembangunan tanggal 16 Oktober 2010, dibagi menjadi dua tahap, tahap pertama 48 kios dan 56 meja di blok A dan B, selanjutnya tahap kedua membangun 56 meja, mechanical electrical serta finishing di blok C tahun 2011, “ Pelaksanan pembangunan tahap awal dilakukan sekitar 60 hari kalender, sehingga akhir tahun dapat berfungsi, tahun ini kita akan bangun dua blok, sementara sisanya akan dilanjutkan sampai berfungsi pertengahan tahun 2011,” jelas Rahmat. Pembangunan Pasar Sarijadi merupakan proyek pasar sehat yang akan menjadi percontohan, Wali Kota Bandung meminta pada jajaran direksi PD. Pasar Bermartabat adanya perjanjian yang dapat mengancam para pedagang terusir apabila tidak menjaga kebersihan, “ Saya minta ke jajaran Direksi, dibuatkan kontrak kebersihan, setiap pedagang bisa dicabut izinnya apabila tidak menjaga dan membangun lingkungannya, apalagi ini gratis tapi membuat kotor, kita ingin tertib bersih dan indah ,” tegas Dada. Menurut Dada, rencana pembangunan pasar percontohan Sarijadi merupakan implementasi dari hasil studi banding ke Solo beberapa waktu lalu, “ Kita komparasi dengan solo, hasil studi banding kita dulu harus terlaksana, walaupun tidak seratus persen sama, sehingga nanti tidak lagi dibilang studi banding tak ada hasil,” ujarnya. Proyek pasar akan dibangun diatas lahan seluas 4000 m² itu disiapkan untuk menampung 160 pedagang, selain ditawarkan pada masyarakat umum diutamakan pada para pedagang Pasar Sari Rahayu (Cibogo) yang lokasinya berdekatan dengan proyek pembangunan, “ Saat ini Sarijadi berisi hanya 28 pedagang lama, untuk mengisi pasar kita tawarkan pada mereka secara gratis 100% menempati lahan, tetapi retribusi ditarik untuk pengelolaan dan perawatan oleh PD. Pasar, ” kata Dada. Rencana pembangunan pasar dengan luas area hijau 681 m², sarana parkir untuk 40 mobil dan seratus motor ini diperkirakan mencapai biaya 3 milyar rupiah, Untuk tahap awal pembangunan, diperlukan setengah dari total biaya. “ Rancang bangun sebenarnya dua tahap, secara keseluruhan sebesar 3 Milyar, tahap awal diperkirakan mencapai 1,5 Milyar, sisanya pembangunan Blok C dan Taman tahun 2011,” pungkas Rahmat. >>Dodi Sulaeman

awan panas yang letusan pertamanya tercatat sejak pukul 17.02 WIB. Ribuan warga yang berada di lereng Gunung Merapi akhirnya turun menuju Yogyakarta. Ribuan warga yang hendak

mengungsi diberikan masker gratis oleh petugas dari pemerintah daerah setempat dengan dibantu Tentara Nasional Indonesia dan Polisi. Masker tersebut digunakan lantaran asap vulkanik yang ditimbulkan

terasa perih di mata dan membuat kepala pusing. Terbukti tak sedikit warga yang mengungsi terkulai lemas lantaran pingsan akibat menghirup asap abu vulkanik Gunung Merapi. >>Suratno

Cuaca Buruk Picu Lonjakan Harga Beras Lokal
rap hampir 90 ribu ton. Kondisi inilah yang membuat Perum Bulog memutuskan impor 300 ribu ton beras dari Vietnam. Hal tersebut menunjukkan buruknya perencanaan produksi beras di Tanah Air. Kendati sudah mengimpor beras, para pedagang mengaku konsumen tetap memilih beras lokal yang harganya lebih mahal. Hal itu terjadi lantaran kualitas beras impor rendah. Dari pantauan MR di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur pada Ahad (24/10), beras kualitas sedang jenis IR dijual seharga Rp 6.500 hingga Rp 6.800 per kilogram. Harga tersebut akan terus naik hingga awal tahun depan. >> Nokipa

Empat Bulan tak Dibayar, Puluhan Karyawan Mengamuk
Medan,(MR) Puluhan karyawan PT Djakarta Lloyd cabang Medan, Sumatra Utara, Selasa (26/10), mengamuk. Mereka menerobos masuk kantor, mengobrakabrik ruangan, dan merusak hampir seluruh inventaris. Para karyawan perusahaan jasa angkut kapal ini kesal karena gaji dan hak normatif termasuk asuransi kesehatan belum dibayar sejak empat bulan terakhir. Sejumlah pegawai yang sudah bekerja belasan tahun itu mendesak dewan direksi mundur dari jabatan. Pemerintah setempat juga diminta mengusut kekayaan para petinggi perusahaan yang diduga didapat dari hasil korupsi. Sebelum membubarkan diri, para pendemo mengancam melakukan aksi serupa jika tuntutan pembayaran hak tidak dipenuhi. >> Frendi Tua

Jakarta,(MR) Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik, kini sulit membeli beras. Hingga akhir Oktober, Perum Bulog Jember,

Jawa Timur, baru membeli 40 ribu ton gabah petani. Jumlah tersebut jauh dari target 70 ribu ton. Padahal tahun silam, Bulog Jember mampu menye-

Advertorial

Ujian Nasional Dijadwalkan April 2011

Wagub Sumsel Harapkan Prabumulih Tingkatkan Prioritas Pembangunan Perekonomian Kerakyatan

W

akil Gubernur Sumatera Selatan H.Edi Yusuf,SH mengaku bangga dengan keberhasilan Pemerintahan Kota Prabumulih yang telah menorah berbagai prestasi dan penghargaan, diantaranya mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) migas sebesar 4,95 persen dan non migas mencapai 5,64 persen. Selain itu Edi juga berharap pada ulang tahun ke-10 nanti Prabumulih bisa lebih baik lagi dan ia pun berharap agar pemerintah pusat dan daerah dapat saling mendukung serta mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah. Selain itu Edi juga memintakan agar teknologi tepat guna dapat ditingkatkan supaya terhindar dari krisis, serta meningkatkan prioritas pembangunan perekonomian kerakyatan, dan ia juga meminta agar perkebunan karet dapat diberikan kredit melalui Bank dengan pemkot sebagai penanggung jawabnya “ Sebab untuk diketahui provinsi sumsel adalah provinsi penghasil komuditas terbesar untuk komuditas karet tersebut ” jelas Edi pada saat memberikan pengarahan dalam rapat paripurna istimewa III masa persidangan III DPRD Kota Prabumulih dalam rangka memperingati hari jadi ke-09 prabumulih bertempat di gedung DPRD Prabumulih (18/10). Dalam kesempatan itu juga wagub mengungkapkan agar persoalan tapal batas antara kabupaten kota jangan dijadikan perpecahan antar pemerintah kota atau kabupaten karena pada dasarnya itu hanya persoalan administrasi Negara. Sementara walikota Prabumulih Drs. Racman Djalili,MM melaporkan bahwa berkat dukungan DPRD dan semua pihak, maka kota nanas ini dari tahun ketahun telah berhasil dan terus berupaya untuk meningkatkan berbagai prsetasi, hal ini ditunjukan dengan adanya delapan indicator yang telah dianugerahkan oleh pemerintahan pusat dan provinsi, meliputi sertifikat sebagai kota kecil terbersih, pembangunan sarana kesehatan yakni pembangunan puskesmas di kecamatan prabumulih timur dan barat serta rawat inap. Disektor pendidikan pemkot sudah membangun 150 unit gedung yang terdiri dari SD, MI, MTS, SMK,dan MA, swasta dan negeri, serta pemberian bantuan bibit ikan unggulan. Demikian pula sector pertanian rakyat sudah diberikan bantuan bibit karet unggulan, selain itu juga telah diberikan KTP system online melalui program siak yakni KTP dan KK menggunakan NIK, serta keberhasilan menorah prestasi berbagai Festival di Jakarta dan Palembang jelas Walikota. Seusai rapat paripurna ke III tersebut, rombongan langsung menuju lapangan Prabujaya dengan membuka pameran yang di buka langsung oleh wakil gubernur dengan menabuh gendang bersama, hadir juga pada peringatan HUT kota Prabumulih tersebut Bupati dan wakil Bupati serta walikota dan wakil walikota, DPRD Provinsi Sumsel, komandan kodim 004 Letkol Inf Budi Kusworo, Kapolres Prabumulih AKBP Mirzal Alwi, SIK, DanYon Zipur Letkol I made dan SubPom Kapten A.Burhan serta para kepala intansi di lingkungan pemerintahan kota Prabumulih. >> Alex/ ADV

Jakarta, (MR) Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Djemari Mardapi mengatakan pelaksanaan Ujian Nasional untuk tingkat SMA/MA, SMA Luar Biasa dan SMK tahun 2011 diperkirakan akan dilaksanakan pada awal April. Sedangkan ujian ulangan digelar satu bulan setelah pelaksanaan UN utama yakni sekitar akhir Mei. “ Bila pada tahun ini ujian nasional dilaksanakan pada bulan Maret, maka tahun depan diperkirakan mundur menjadi April," katanya pada Lokakarya UN di Jakarta. Ia mengatakan untuk UN tingkat SMA,MA,SMALB dan SMK 2011 direncanakan dilaksanakan pada 4 hingga 9 April. Sementara untuk ujian ulangan akan digelar pada 23-27 Mei. Sementara itu, ujian utama tingkat SMP, MTS dan SMPLB dapat dilaksanakan pada 11-14 April dan ulangan 2324 Mei. Sementara Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) diselenggarakan pada Mei 2011. Djemari menjelaskan sambil menunggu tahun depan UN akan disempurnakan. Seperti kriteria kelulusan untuk sekolah yang telah mencapai standar nasional pendidikan atau kategori mandiri ditentukan oleh BSNP. "Sementara untuk yang belum penuhi standar ditentukan oleh masing-masing provinsi," katanya. Penyelenggaran UN SMA, SMK dan MA, tambahnya, BSNP mendelegasikan pelaksanaanya pada perguruan tinggi yang diselenggarakan pemerintah dengan dibantu oleh dinas pendidikan dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Sedangkan untuk tingkat SMP dan MTS dilakukan oleh dinas pendidikan provinsi dan kota. Djemari menambahkan, penyempurnaan lainnya yakni mengenai pencetakan bahan ujian nasional harus dilakukan oleh perusahaan yang memenuhi kriteria dan sebaiknya dilakukan pada rayon seperti rayon Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Indonesia Timur. "Pencetakan bahan UN SMA,MA, dan SMK dilakukan perguruan tinggi negeri," katanya. Pihaknya juga akan meniadakan tim pemantau independen yang bertugas memantau pelaksanaan UN untuk SMP dan MTS dan akan diserahkan pada dinas pendidikan dan kabupaten. Djemari menegaskan, UN wajib dilaksanakan pada semua satuan pendidikan karena amanat dari PP No 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. >>Hengki

8
Wakil Walikota Tasik :

Pendidikan
Jakarta (MR) Sistem pendidikan nasional harus didesain ulang karena kenyataannya telah melahirkan kesenjangan akses pendidikan yang semakin lebar serta meninggalkan karakter bangsa. Padahal, tujuan pendidikan nasional yang dicita-citakan para pendiri bangsa adalah masyarakat yang cerdas, berkeadilan, serta berkarakter keindonesiaan. Sejumlah praktisi, pengamat, dan sastrawan, Selasa (19/ 10/2010), menyatakan, setahun pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, kesenjangan terhadap akses pendidikan belum teratasi. Biaya pendidikan semakin mahal serta pendidikan untuk melahirkan generasi berkualitas secara keilmuan dengan karakter keindonesiaan yang kuat tercerabut dari desain pendidikan nasional. Pengamat pendidikan, HAR Tilaar, mengatakan, acuan sistem pendidikan nasional yang berkiblat kepada negaranegara maju, terutama yang tergabung dalam Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD), menciptakan kesenjangan akses dan mutu pendidikan yang semakin lebar antara sekolah yang berstandar pelayanan minimal, sekolah standar nasional, dan sekolah bertaraf internasional. ”Padahal, semestinya bangsa ini harus memperjuangkan pemerataan dan keadilan pendidikan terlebih dahulu,” ujarnya. Pendidikan selama puluhan tahun belum bisa menopang pengentasan kemiskinan. Kenyataannya, hampir 1,7 juta anak usia 6-15 tahun tidak tamat SMP. Padahal, mereka itu seharusnya mendapatkan hak dasar pendidikan sembilan tahun yang menjadi tanggung jawab negara. Sebanyak 30 persen lulusan SMP tidak bisa melanjut pendidikan. Adapun lulusan SMA yang tak bisa melanjutkan ke perguruan tinggi hampir 60 persen. Pendidikan itu tidak cuma untuk menciptakan anak pandai, tetapi juga harus membentuk warga yang berkarakter. Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengatakan, sulitnya siswa miskin menikmati pendidikan tinggi memang menjadi persoalan serius. ”Mata rantai kemiskinan di keluarga harus diputus dengan memberikan akses seluasluasnya bagi anak miskin untuk sekolah dan kuliah,” kata Mohammad Nuh. Langkah yang ditempuh pemerintah, antara lain, memberikan berbagai beasiswa untuk siswa miskin serta mengalokasikan 20 persen dari kapasitas kursi perguruan tinggi negeri untuk mahasiswa miskin. Muslimin Nasution, Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI), mengatakan, arsitektur pendidikan telah salah mendesain pendidikan nasional. ”Pendidikan itu tidak cuma untuk menciptakan anak pandai, tetapi juga harus membentuk warga yang berkarakter,” ujarnya. Sastrawan Acep Zamzam Noor mengatakan, pendidikan sekarang mengabaikan pembelajaran sastra. Padahal, sastra ikut memengaruhi pemben-

Tahun Edisi 223 Tahun X 1 - 10 November 2010

Idealnya PAUD Berada Di Tiap RW
Tasikmalaya,(MR) “Berdasarkan data yang saya terima jumlah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Tasikmalaya belum seimbang dengan jumlah Rukun Warga (RW), idealnya PAUD berada di tiap RW” ungkapan Wakil Walikota Tasikmalaya dalam silaturahmi bersama warga masyarakat sukarindik dalam pengajian bulanan yang dilaksanakan di mesjid Ahmad Dahlan RW.03 Kelurahan Sukarindik Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya Selasa (19/10). Setelah memberikan bantuan, Ir.H. Dede Sudrajat MP dalam sambutannya juga menitipkan kepada mustami yang nota bene ibu-ibu untuk mengikutsertakan anaknya yang masih dibawah 6 tahun untuk mengikuti PAUD “ Pentingnya pendidikan bagi putra putri kita untuk mengenalkan pada pendidikan” katanya. Ditambahkan Dede, ketika kunjungan mentri Pendidikan Nasional yang menyampaikan pentingnya pendidikan pada anak serta menitipkan untuk mengembangkan PAUD di Kota Tasikmalaya dan diakhir sambutan “ Hayu urang sasarengan masihan pendidikan ka putra urang sateu acan 6 tahun margi nuju dina masa ke emasan” pungkasnya. Ketua DKM Aip menyambut kedatangan Wakil Walikota dengan prakata bahwa kebahagiaan tak terhingga bisa bersilaturahmi dengan Wakil Walikota serta sempat menjelaskan sejarah singkat pendirian mesjid 1 tahun yang lalu. Hadir pula dalam kesempatan tersebut 50 jamaah pengajian, Camat Bungursari Drs. Rojab Riswan M.Si, Sekmat Bungursari Drs. Acep jaya permana dan Lurah Sukarindik Drs. Asep Somantri serta jajaran DKM mesjid Ahmad Dahlan. >> H. Ade Dimyati

Sistem Pendidikan Harus di Desain Ulang?
tukan karakter siswa. Pada zaman penjajahan Belanda, setiap siswa harus membaca 25 buku sastra dalam setahun. ”Sekarang, belum tentu siswa membaca satu buku sastra dalam setahun,” ujar Acep dalam Sarasehan Kebahasaan dan Kesastraan Indonesia yang berlangsung di Yogyakarta. >>Mohammad

Diterjang Puting Beliung Ruang Kelas Rusak Parah

Bangunan SMPN 1 Ranai Minta Diperhatikan
Natuna, (MR) Menurut Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 1 Ranai Kabupaten Natuna Assarina, A.Md keberadaan sekolah yang telah berhasil dijadikan sekolah negerikan sejak tahun 1975 sampai saat ini jumlah pelajar yang ada dinilainya terus bertambah. “ SMP 1 Bunguran Timur swastanya berdiri pada tahun 1957. Kemudian di negerikan tahun 1975 dengan jumlah Assarina, A.Md siswa semakin tahun semakin bertambah. Untuk tahun 2010-2011 ini jumlah siswa berjumlah 520 siswa. Dimana ada 5 lokal untuk kelas 7, 5 lokal untuk kelas 8 dan 5 lokal untuk kelas 9,” Ungkap Assarina belum lama ini di ruang dinasnya. Dia menjelaskan bahwa, sekolah yang berdiri berkat adanya keinginan kuat sejumlah masyarakat setempat dan dibangun di atas hamparan tanah hibah itu, sebelum dipercayakan kepada dirinya, pertama sekali sekolah tersebut dipimpin oleh sosok masyarakat yang akrab dipanggil Muhammad. Keberadaan sekolah yang telah mengalami beberapa kali pergantian Kepala Sekolah itu dinilainya menyimpan segudang prestasi baik prestasi akademik maupun non akademik. “ Pencetus pendiri sekolah ini kalau tidak salah saya adalah hasil musyawarah masyarakat, karena tanah disini banyak tanah hibah. Kepala sekolah pertama sekali adalah Pak Muhammad, kemudian Pak H. Gazali Manaf. Setelah itu, balik lagi ke Pak Muhammad, terus Pak Hermansyah, kemudian Ibu Hesneti, dan sekarang saya. Jelas banyak sekali prestasi yang sudah diraih sekolah ini. Akademik maupun non akademik. Non akademik itu misalnya di Hardiknas kita selalu mendapat juara, bidang kesenian, olahraga, dan sain. Jadi yang mendapat juara 1 kita kirimkan ketingkat Provinsi. Tapi tahun ini belum bisa dikirim, mudahmudahan tahun depan bisa di kirim,” Katanya menjelaskan. Sebagai Kepsek yang menginginkan agar semua anak didiknya dapat memperoleh ilmu yang cukup, serta dapat mengikuti pelajaran dengan baik, dirinya berharap agar pihak bersangkutan dapat lebih memperhatikan keadaan bangunan fisik sekolah yang ada. Karena upaya untuk dapat memperbaiki kondisi bangunan sekolah yang dinilainya sudah sangat tua itu, akan menjadi lebih baik dan sempurna apabila mendapat bantuan dana dari pemerintah. “ Untuk pemerintah kami mengharakpan sekali, karena SMP ini termasuk sekolah yang tertua. Jadi mohonlah diperhatikan agak lebih, dan harus sering di pantau. Bangunan di SMP ini adalah banguan yang sudah tua. Kalau dana dari sekolah untuk rehap yang besar-besar itu manalah cukup, memang harus ada bantuan dari Pemerintah Daerah,” Pintanya berharap. >>Otoy

LKS SMK Kota Tasikmalaya Digelar
Kota Tasikmalaya, (MR) Di ruang pertemuan SMKN 2 Kota Tasikmalaya dilaksanakan pembukaan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan Tingkat Kota Tasikmalaya oleh Wakil Walikota Tasikmalaya Ir.H. Dede Sudrajat, MP didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Drs. Endang Suherman, MM.,M.Pd di saksikan 200 peserta LKS seluruh siswa SMK se Kota Tasikmalaya.Selasa (19/10) Dalam sambutannya Wakil Walikota menyampaikan Program penting di SMK yaitu :1).Peningkatan Jumlah SMK sehingga tahun 2015 diharapkan 70% SMK dan SMA 30%. 2). Perintisan SMK bertaraf Internasional. 3). Pengembangan program kewirausahaan bagi para siswa. Menurutnya, bahwa kondisi saat ini jumlah SMK 37 sekolah atau 58,74% berbanding dengan 26 SMA atau 41,26% sehingga untuk mencapai target di tahun 2015 harus melakukan berbagai terobosan dan inovasi dalam pengembangan SMK. Diakhir sambutan disampaikan dengan dukungan yang kuat baik moril, spiritual maupun material dari semua pihak diharapkan peserta lomba bisa menampilkan yang terbaik “tak lupa saya sampaikan selamat atas prestasi juara pertama futsal tingkat nasional antar SMK” pungkasnya. Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Drs. Endang

Suherman, MM.,M.Pd dalam laporannya menyampaikan LKS ini sebagai salah satu media untuk meningkatkan kompetensi siswa, mempromosikan keberadaan dan potensi SMK pada dunia usaha, meningkatkan motivasi siswa untuk

proaktif terhadap perkembangan ilmu dan teknologi. dari 9 jurusan di lombakan 41 mata lomba yang dilaksanakan dari tanggal 19 s/d 20 oktober yang diikuti 200 peserta dari seluruh SMK se Kota Tasikmalaya. >> Iin Kartiwan

Indramayu, (MR) Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Salamdarma 02 Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu Jawa Barat, tertimpa musibah bencana alam angin puting beliung, yang menghantam satu ruang kelas rusak berat dan beberapa ruang lainnya rusak ringan, Jumat malam pekan silam. Agus supriyatna, S.Pd. Kepala SDN Salamdarma 02 mengatakan, akibat kerusakan ruang kelas itu, para peserta program sekolah gratis yang dananya bersumber dari APBD II/APBD I/APBN mengalami habatan dalam mensukseskan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Menurutnya, sebelum gedung sekolah itu direnovasi, para murid dan rekan-rekan guru merasa tidak nyaman dalam melaksanakan KBM program Wajab Belajar Pendidikan Dasar (Wajardikdas) 9 tahun. Pasalnya, kondisi bangunan sekolah yang retak-retak setiap saat akan roboh yang bisa menelan korban luka-luka dan kerugian material yang tidak kita inginkan, kata Agus prihatin. Dilokasi terpisah beberapa orang Wali Murid SDN Salamdarma 02, kepada Kontributor MR Nia Daniati menyampaikan harapannya supaya pihak Dinas Instansi terkait mencairkan anggaran untuk merenovasi gedung bangunan sekolah yang rausak parah tersebut. Sebab, keberhasilan KBM baik dibidang akademik maupun ekstra kurikuler, diawali suksesnya kegiatan KBM didalam ruang kelas yang representative, katanya. >> Abdullah

Walikota Tasik Ambil Sumpah Wisudawan STIKES Muhamadiyah
D III Kebidanan 74 orang, S1 keperawatan 69 orang dan Profesi Ners 93 orang “ Wisuda ini bertujuan agar setiap lulusan memiliki tanggung jawab dan kewenangan sebagai seorang ahli madya, sarjana keperawatan dan ahli madya kebidanan yang diakui lembaga berwenang ” katanya. Drs. H Suchri Suarli, MM., M.MKes selaku ketua STIKES Muhammadiyah dalam sambutan singkatnya menjelaskan wisuda digelar di aula yang kurang memungkinkan karena hasil kesepakatan dosen serta mahasiswa dan aula masih dalam proses pembangunan. Ditambahkan Drs.H. Suwarsono Muhammad pengurus pusat muhamadiyah yang mengamanatkan sebagai perguruan tinggi baru janganlah berlomba lomba untuk menjadi perguruan tinggi yang besar “ Jangan berlomba ingin menjadi besar tapi berlombalah menjadi perguruan tinggi yang hebat ” tambahnya. >> H Ade Dimyati

Tasikmalaya,(MR) Disaksikan para orang tua wisudawan serta undangan yang hadir, sebanyak 260 Mahasiwa STIKES Muhammadiyah Kota Tasikmalaya dari Diploma III Kebidanan, Keperawatan dan Sarjana Keperawatan resmi di Wisuda serta diambil sumpahnya yang dipimpin langsung Walikota Tasikmalaya Drs.H. Syarif Hidayat, M.Si. di STIKES Muhammadiyah Jl. Siliwangi Kota Tasikmalaya, kamis (7/10). Drs.H Syarif Hidayat, M.Si.

secara singkat menjelaskan pentingnya ilmu bagi manusia dan beliau mengutip pernyataan praktisi keilmuan yang menyatakan manusia menjadi manusia bukan karena kelahirannya akan tetapi karena pendidikannya “ Contohnya ilmu bila dibandingkan dengan harta, ilmu bisa menjaga pemiliknya tapi harta harus dijaga pemiliknya ” singkatnya. Ketua Pelaksana Wisuda Saryomo, AMK.,M.Si. menyampaikan 260 Wisudawan terdiri dari 24 Diploma III keperawatan,

Edisi 223 Tahun X Tahun 1 - 10 November 2010

Investigasi
Jakarta,(MR) Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Kehutanan (Menhut), MS. Kaban terkait kasus korupsi Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT). “ MS. Kaban diperiksa sebagai saksi kasus SKRT dengan tersangka Wandoyo Siswanto," kata Juru bicara KPK, Johan Budi di Jakarta, Senin (25/10) Sebelumnya, penyidik KPK telah menahan mantan Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Wandoyo Siswanto. Wandoyo terkait dugaan korupsi SKRT. Sementara itu, MS. Kaban terlihat memenuhi panggilan KPK guna memberikan keterangan yang menyeret mantan anak buahnya di Kemenhut itu. Kaban menuturkan pengadaan SKRT merupakan proyek lanjutan sejak jaman orde baru pemerintah Presiden Soeharto, proyek tersebut sempat berhenti, kemudian berjalan kembali karena perubahan pengelolaan. Bahkan KPK memeriksa Anggoro Widjojo sebagai tersangka kasus SKRT dan perwakilan dari perusahaan pemenang proyek SKRT di Kemenhut, PT Masaro Radiocom. “Agendanya memang begitu, kemarin memang sudah DPO (Daftar Pencarian Orang) dan hari ini dijadwalkan diperiksa. Saya belum tahu dia hadir atau tidak,” ujar Johan. Kaban Mengaku Tidak Tahu Masalah Aliran Dana Mantan Menteri Kehutanan MS Kaban mengaku tidak mengetahui masalah aliran dana proyek Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) Kementerian Kehutanan (Kemenhut). “Saya tidak tahu soal aliran dana karena itu di luar (proyek),” kata Kaban usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (25/10). Kaban membantah dirinya terlibat kasus korupsi SKRT karena tidak ada penandatanganan terkait rekomendasi proyek tersebut. Namun demi-

9

Anggota Satpol PP Prabumulih Larang Wartawan Ambil Fhoto
Prabumulih,(MR) Perlakuan yang tidak mengenakan yang diperagakan Ito Fifadli seorang anggota dari kesatuan Polisi Pamong Praja kota Prabumulih dengan mencekal para wartawan dalam meliput acara rapat terbuka paripurna DPRD Prabumulih dengan cara menghalangi setiap wartawan dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya untuk mengambil gambar dalam rangkayan acara tersebut. Perlakuan ito tersebut tentunya mendapatkan kecaman dari para wartawan, saat hal ini di pertanyakan mengapa ia menghalangi wartawan dalam melaksanakan tugasnya tersebut, dengan nada sedikit marah ito mengatakan “ Saya sudah beberapa kali mendapatkan teguran dari wakil walikota (Ir. Ridho Yahya, MM) melalui sms (pesan singkat), namun karena wartawan masih bersikeras menanyakan alasan mereka menghalangi tersebut dengan menuturkan kesepakatan yang telah disepakati bersama dengan pihak humas bahwasnnya dalam setiap pembuatan berita wartawan harus berkerja secara profesional terutama dalam pengambilan gambar untuk dimuat dalam suatu surat kabar wartawan harus meliput langsung dan mengambil gambar langsung yang tidak boleh meminta kepada pihak humas. Namun ungkapan wartawan tersebut tidak menyurutkan kekerasan ito menghalangi wartawan melaksanakan tugasnya, bahkan ito bertambah sedikit emosi mengatakan “ Ya wawako sms beberapa kali dengan saya (Ito) bahkan marsudi (ajudan wawako) lah marah tau marsudi ” kata ito dengan nada tinggi. Sampai berita ini dikirim wawako belum sempat dikonfirmasi tentang kebenaran SMS larangan untuk wartawan tersebut. >> Alex/Teti

MS Kaban Diperiksa KPK

Juru bicara KPK, Johan Budi

Diduga Menipu “Pasutri” Digiring Warga
Kuwu Talkiman : Damaikan Masalah Warga Cilandak Lor

Bau Busuk Limbah Pabrik Gula PTPN IX, Meresahkan
Mojokerto,(MR) Bila melintasi desa Gempol Kerep Rt.13 Rw.03 kecamatan Gedek Kabupaten Mojokerto akan tercium aroma bau busuk yang dapat membuat orang sakit kepala hingga muntahmuntah. Udara yang berbau busuk tersebut di duga berasal dari perusahaan pabrik gula gempol kerep yang ada di desa tersebut, selain memproduksi gula, perusahaan tersebut juga memproduksi limbah yang dapat mencemari udara dan lingkungan, penduduk desa merasa terganggu, tidak bisa makan dan tidak bisa tidur akibat bau limbah yang di hasilkan Pabrik. Investigasi lapangan yang di lakukan wartawan bersama LSM dengan langsung menemui dan mewawancarainya beberapa warga disekitar, terkait Bau busak tersebut, terungkap bahwa bukan hanya bau busuk yang di hasilkan pabrik tersebut namun pabrik gula gempol kerep milik PTPN IX ( Persero) juga membuang limbah di kali di sekitar tempat tinggal penduduk, hal itu di ungkapkan salah satu warga yang rumahnya berdekatan dengan, got. kata warga setempat “ kami setiap malam tidak bisa tidur dan makan,dan kami muntah muntah” akibat bau tidak sedap dan kami pun tidak bisa memakai air sumur karena tercemar, air sumur itu bau tidak

kian, Kaban menyatakan proyek pengadaan SKRT sudah sesuai prosedur dan melalui proses yang normal. Mantan menteri itu menambahkan Kemenhut dan anggota DPR RI tidak pernah ada kesepakatan atau koordinasi tentang perusahaan mana yang memenangkan proyek. “ Kalau ada pendapat lain, terserah. Saya mengatakan karena sesuai dengan prosedur undangundang,” ujar Kaban. Sebelumnya, Kaban menjalani pemeriksaan sebagai saksi di KPK terkait dugaan korupsi proyek SKRT yang melibatkan perusahaan PT Masaro Radiocom dengan tersangka mantan Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kemenhut, Wandoyo Siswanto. Selain Kaban,

penyidik KPK juga memeriksa Sekretaris Direktorat Jenderal Perlindu-ngan Konservasi Alam Kemen-hut, Hartono. KPK memeriksa Anggoro Widjojo sebagai tersangka buronan kasus SKRT dan perwakilan dari perusahaan pemenang proyek SKRT di Kemenhut, PT Masaro Radiocom. KPK menetapkan Anggoro Widjojo sebagai tersangka kasus korupsi SKRT, pertengahan 2009. Penyidik KPK juga menetapkan tersangka lainnya, yakni Direktur Utama PT Masaro Radiocom Putranefo A Prayugo. Kasus SKRT merupakan program revitalisasi dan rehabilitasi hutan senilai Rp180 miliar dan diduga merugikan uang negara sekitar Rp13 miliar. >> Ediatmo

Indramayu, (MR) Puluhan warga Desa Cilandak Lor Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu Jawa Barat, mengadukan kasus dugaan tindak pidana penipuan pasangan suami istri (Pasutri) berinisial Sar dan Sun, warga desa setempat, kepada Kuwu Talkiman, dikantornya Rabu siang pekan lalu Kuwu Cilandak Lor Talkiman, tampaknya berhasil mendamaikan masalah para warga desanya, yang disinyalir menjadi korban modus operandi penipuan pasutri tersebut, berkisar 36 warga yang tercatat. “ Kami selaku pelayan masyarakat berusaha mencari solusi yang terbaik, sehingga kedua belah pihak saling memenuhi hak dan kewajibannya sesuai pada saat transaksi apakah sewa garapan atau gadai tanah sawah,” ujarnya. Talkiman mengingatkan, bila ada warga yang melaksanakan transaksi apapun jenis bisnisnya, jika lokasi di Wilayah Cilandak Lor, sebaiknya berkoordinasi dengan petugas desa setempat, hal itu untuk mencegah kerugian yang tidak kita inginkan. Sebab, tidak menutup kemungkinan banyak cara yang dilakukan untuk mencari keuntungan pribadi dengan mengorbankan orang lain, terangnya. Musyawarah perdamaian antara Pasutri dengan para korbannya itu berlangsung di Aula Kantor Kuwu Cilandak Lor, yang langsung dipimpin Kuwu Talkiman, beserta staf dan aparat keamanan baik dari Polsek maupun Koramil, telah berhasil memutuskan satu kesepakatan bahwa; Sar dan Sun bersedia menjaminkan tanah darat/pekarangan berikut bangunan rumahnya kepada warga yang diduga menjadi korban penipuannya. >> Abdullah

sedap akibat limba pabrik gula itu, kata warga.Warga tidak melakukan protes kawatir para suami mereka di pecat dari perusahaan tersebut, kata warga kepada wartawan. Terlihat kondisi warga yang tinggal berdekatan dekat pabrik gula tiap malam harus mencium bau limbah yang tidak sedap yang jelas akan mengganggu kesehatannya, di sisi lain, pemerintah sendiri tidak mau mengambil solusi terkait pencemaran air dan lingkungan yang bisa mengakibatkan keracunan, bagi masyarakatnya. Pencemaran lingkungan dan rusaknya ekosistem sekitar kali jelas terlihat, menurut beberapa warga sering melihat ikan di sungai mabuk hingga mati, tim invastigasi mencoba menelusuri tepi sungai desa gempol kerep sampai ke sungai pelayaran Mojokerto, ternyata sepanjang sungai kecil air yang

dari hulu airnya bening. Salah satu warga mengatakan “Kalau malam hari, air bercampur limbah yang mengalir di kali itu mengeluarkan asap panas hingga warga merasa sangat terganggu dengan asap dan bau busuk, pada malam hari bau busuknya sangat tajam”, ungkap warga. Untuk menyampaikan aspirasi warga tersebut, LSM dan wartawan mencoba mendatangi kantor Pabrik Gula Gempol kerep Mojokerto, ternyata tidak bisa menemui pimpinan pabrik gula setempat, menurut satpam ada rapat seluruh pimpinan pabrik gula jadi tidak bisah di ganggu. Diharapkan, dinas terkait seperti BLH Mojokerto dapat secepatnya turun kelokasi mengatasi masalah ini dan juga di harapkan aparat terkait dapat menindak perusahaan tersebut (Bersambung) >> Y.A.B

Akibat Pesta Miras Warga Indramayu Tewas
Indramayu,(MR) Diduga akibat kesurupan roh jahat, Tiga warga masingmasing Mulyana (30) dan Yaman (37) warga Desa Pangkalan Kecamatan Losarang dan Maryadi (48) Warga Desa Kebulen Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu Jawa Barat, ternyata menjadi korban seusai pesta Minuman Keras (Miras), disebuah warung nasi di jalur pantura Desa Pangkalan, Senin siang pekan lalu. Keterangan yang dihimpun Media Rakyat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menyimpulkan bahwa, akibat pesta Miras oplosan dari jenis alcohol murni, mensoin dan ciu, akhirnya Mulyana dan Yaman menemui ajalnya saat perjalanan dari Desa Pangkalan menuju RSUD Indramayu, Rabu siang pekan silam. Sedangkan Maryadi kondisinya kritis yang hingga saat ini masih dalam perawatan intensif pihak medis RSUD Indramayu. Namun sayangnya sampai berita ini diturunkan wartawan SKU Media Rakyat Jakarta, belum sempat meminta konfirmasi kepada Kuwu Desa Pangkalan, Camat dan Kapolsek Losarang. Beberapa tokoh masyarakat Desa Pangkalan yang ditemui wartawan berharap pihak yang berwenang segera mengusut tuntas adanya musibah yang menewaskan warga Indramayu tersebut. Pasalnya, bila hal itu dibiarkan akan merusak generasi muda di bumi wilalodra ini, pintanya. >>Suhada

Langgaran Aturan, Kepala MI Saronge Harus Dipecat!
Kepsek MI Sarongge kembali mengulangi perbuatan nya, dulu di tahun 2009 MI mendapat kuota BSM sebanyak 20 siswa hanya diberikan ke siswa cuma pakaian batik saja, dan yang lebih parah di tahun 2009 orang tua dibebankan untuk bayar uang bangunan sebesar Rp6000,Sementara yang saya tau bahwa sekolah setingkat SD, MI dan SMP sudah diharamkan ada pungutan, tapi di sekolah MI Saronge masih ada saja pungutan bahkan hak siswa miskin pun di embat disekolah.
Sukabumi, (MR) Sebanyak 30 siswa yang terdaftar dan harusnya mendapat bea siswa miskin (BSM) tahun 2010 di sekolah MI Saronge sampai jumat (22/10) belum menerima hanya karena oknum Kepsek tidak memberikannya. IN kepala sekolah MI Saronge, saat di konfirmasi wartawan MR Jumat (22/10) menuturkan bahwa dana BSM telah tersalurkan sesuai mekanisme, namun ujung-ujungnya, IN mengakui pula bahwa BSM disekolahnya belum dibagikan karena belum ada keterangan miskin dari pihak orang tua siswa penerima bantuan,” Ungkapnya. Menurut salah satu orang tua siswa yang terdaftar sebagai penerima BSM mengatakan Kepsek MI Sarongge kembali mengulangi perbuatan nya, dulu di tahun 2009 MI mendapat kuota BSM sebanyak 20 siswa hanya diberikan ke siswa cuma pakaian batik saja, dan yang lebih parah di tahun 2009 orang tua dibebankan untuk bayar uang bangunan sebesar Rp6000,- Sementara yang saya tau bahwa sekolah setingkat SD, MI dan SMP sudah diharamkan ada pungutan tapi di sekolah MI Saronge masih ada saja pungutan bahkan hak siswa miskin pun di embat disekolah. Untuk Sebanyak 30 siswa kepala sekolah telah merencanakan pembagiannya, rencananya dibelikan sepatu tidak dengan seragam atau peralatan sekolah lainya, sebagai orang tua siswa yang kategori masyarakat miskin saya merasa tertindas oleh perilaku Kepsek ini dan terhadap pemerintah menindak Kepse MI Saronge yang telah semena-mena terhadap kami orang tua siswa. Di lain tempat, di kecamatan ci Emas tidak pernah terdengar pemotongan bea siswa miskin, tapi di Mi Saronge berbagai alasan pihak sekolah untuk memperdaya orang tua siswa “ Saya sebagai orang tua siswa hanya bisa mengurut dada karena pernah saya protes pun tidak didengarkannya. Masih menurut orang tua siswa di tahun 2010 MI Saronge kembali mendapat bantuan BSM. Ditempat terpisah Nurhidayat, SH pengurus LBH pers Indonesia saat diminta tanggapanya mengatakan “ Perilaku Kepala Sekolah MI Saronge telah menodai Dunia Pendidikan Indonesia, di Indonesia ini masih banyak Guru-guru yang layak dan mempunyai moral, jadi seyogyanya Kepala Sekolah seperti ini dipecat saja, saya pun siap untuk mendampingi para orang tua, bila mereka melaporkan perbuatan Kepala Sekolah MI Saronge, sebagai kepedulian saya terhadap dunia pendidikan, bentuk ketidak adilan ketidak transfarasian yang dilakukan Kepala Sekolah MI Saronge sudah pantas dilaporkan,” Pungkasnya. >>Rus

10
Kuwu Bugis Gelar Penyuluhan Pertanian
Indramayu,( MR ) Berkisar pada 15 November para petani sudah bertanam padi, baik paritas benih Cidenok maupun Cikogo, yang penting bibit padi itu terjamin keunggulanya dengan hasil produksi pertanian sesuai harapan petani, jangan sampai gagal panen lagi. Hal tersebut mengemuka dalam dialog penyuluhan pertanian Musim Tanam (MT) 2010/2011, dihadiri Kuwu Bugis, pengendali Organisme Pengganggu Pertumbuhan (OPP), Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dan para pengurus/anggota kelompok Tani, di Aula Kantor Desa Bugis Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu Jawa Barat, kamis siang lalu. Dalam pengarahanya Kuwu Bugis Ato Sunarto mengharapkan, para petani dan pengusaha Traktor harus kompak saat awal di mulainya pengolahan Lahan sawah pertanian. Pasalnya, tempo kerja sama yang baik antara semua pihak kegiatan produktivitas pertanian bisa menghambat rencana penanaman padi tersebut, katanya. Toto Suwarto, Petugas Pengendali OPP Kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Anjatan, kepada para petani berpesan supaya menggunakan pupuk,SP dan obat obatan lainya, sesuai petunjuk yang ada, sehingga dapat menghasilkan panen padi yang menggembirakan kita semua. Jadi para petani jangan malu bertanya bila menemukan kesulitan dalam pemeliharaan Tanaman padi, terangnya. Beberapa orang petani sesuai mengikuti acara penyuluhan pertanian, kepada Kontribrutor Media Rakyat Nia Daniati, mengeluhkan akibat gagal panen pokoknya tidak punya modal untuk mengolah lahan pertanian pada MT 2010/2011 ini. “ Kami berharap Dinas yang terkait dapat memberikan kemudahan pinjaman dana untuk kridit usaha Tani, baik dalam bentuk kelompok maupun perorangan, sehingga rencana tanam padi sesuai jadwal,” katanya. >> Mukromin.

Nusantara
Natuna, (MR) Sejak dimekarkan saat ini Kabupaten Natuna sudah memiliki penduduk sebanyak 95.775 jiwa. Dari jumlah yang ada Kecamatan Bunguran Timur tercatat sebagai daerah yang memiliki jumlah penduduk terbanyak yakni mencapai angka sekitar 28 Ribu jiwa. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk dan Capil) Kabupaten Natuna menilai angka yang diperoleh tersebut menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat Natuna untuk memiliki identitas diri sudah mulai meningkat. “ Khusus di Natuna sampai bulan Agustus berjumlah 95.775 jiwa. Terdiri dari laki-laki 49.791 jiwa, dan perempuan 45.984 jiwa, itu posisi 6 Agustus 2010. Untuk sementara ini jumlah penduduk yang paling banyak yaitu Bunguran Timur, dengan jumlah penduduknya 28 Ribu jiwa. Jadi kesadaran masyarakat untuk memiliki identitas mulai meningkat. Keinginan masyarakat untuk memiliki KTP, KK, dan Akte Kelahiran itu sudah cukup tinggi. Cuma kadangkadang daerah kepulauan ini susah untuk mengurusnya perlu biaya, dan waktu,” Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Disduk dan Capil Kabupaten Natuna Drs. H Yacob Ismail Rabu (11/ 8) di ruang dinasnya. Yacob mengatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui berapa banyak jumlah kelahiran dan kematian di kabupaten ini, karena pihaknya hanya ditugaskan untuk mengatur sistem administarasi kependudukan saja. “Kita Disduk tidak menghitung jumlah kematian dan kelahiran, di laporan Disduk ini tidak ada item tentang kelahiran dan kematian. Yang lebih tahu masalah itu saya rasa Dinas Kesehatan. Dispenduk sendiri hanya pendaftaran penduduk. Sebenarnya keinginan dan kesadaran itu sudah dari dulu, tapi sekarang ini kita melakukan semacam soialisasi. Sebagai pendukung adanya KTP, KK, dan Akte juga merupakan factor pendukung masyarakat untuk memiliki adentitas tersebut,” Ungkap Yacob menjelaskan. Dijelaskannya pula, sampai saat ini pihaknya masih tetap terus berusaha untuk dapat membangkitkan kesadaran masyarakat terkait keberadaan identitas diri yang harus dimiliki oleh semua warga, salah satunya adalah melalui program pemutakhiran data kependudukan. “Kita juga melakukan program yang agak penting sekarang adalah program pemutakhiran data penduduk. Pemutahiran data penduduk ini dilakukan secara nasional bukan hanya di Natuna, tetapi di seluruh Kabupaten dan Kota di Indonesia. Pemutahiran ini adalah dalam rangka memberikan NIK (Nomor Induk Kependudukan) kepada setiap penduduk. Jadi setiap orang mempunyai NIK. NIK ini nanti dipakai untuk penerapan di KTP “. Kata Yacob kembali menjelaskan. Seiring dengan berjalannya waktu Yacob menilai apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab pihaknya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sudah berjalan dengan baik. Dalam memberikan pelayanan pihaknya tidak pernah membedakan antara satu dengan yang lainnya. Karena itu dia berharap agar pemohon dapat melengkapi persyaratannya terlebih dahulu. “Mengenai kendala Alhamdulillah sudah tidak ada kendala lagi. Cuma satu yang ingin saya sampaikan, kadang-kadang ada semacam isu tentang pembuatan KTP itu susah. Sebenarnya tidak susah kalau syaratsyaratnya lengkap. Kita tidak mempersulit masyarakat. Disduk ini memberikan pelayanan

Tahun Edisi 223 Tahun X 1 - 10 November 2010

Disduk Natuna Minta Pembuat Identitas Lengkapi Syarat

Drs. Yacob Ismail

yang sama kepada semua masyarakat. Artinya tidak ada perbedaan antara pejabat dan masyarakat biasa. Kalau membuat KTP orang pindahan itu syaratnya surat pindah. Jadi saya mengharapkan kepada warga yang ingin membuat KTP penuhi dulu sayarat-syaratnya. Terutama kepada penduduk pindahan, harus ada surat pindahnya,” Pinta Yacob menegaskan. >> Otoy

Sekda Prabumulih Tutup Pameran HUT ke-9
Prabumulih,(MR) Jum’at (22/10) pemerintah Kota Prabumulih menutup acara pameran dalam rangka memeriahkan HUT Kota Prabumulih yang ke-09 tahun 2010, rangkayan acara penutupan tersebut sekaligus mengumumkan para pemenang lomba yang diselenggarakan pemerintahan kota prabumulih sekaligus dengan pembagian hadiah lomba dan uang pembinaan kepada masing-masing pemenang, serta pembagian hadiah dan penghargan kepada Stand terbaik serta dalam rangkayan acara penutupan pameran tersebut mempertontonkan aksi para pemenang lomba kreatif diantaranya tari kreasi nanas Prabumulih oleh SDN I Prabumulih,dan Cerita Rakyat yang bertema “ Bujang Landung ” oleh Fajri dari SDN 47 Prabumulih serta tampilan lagu Seinggok sepembunian versi rock oleh group Band “Berto Band”. Dalam sambutannya, Walikota Prabumulih melalui Sekretariat daerah Prabumulih H.Nila Utama,MBA menyampaikan bahwasannya kegiatan pameran pembangunan sudah berjalan sebagaimana mestinya, walaupun dirasakan perlu diadakan perbaikan dan pembenahan namun secara keseluruhan penyelenggaraan pameran ini sudah berjalan dengan baik, hal ini tentunya berkat kerja keras dari segenap panitia dan didukung oleh semua unsure yang terkait dan masyarakat luas, “Saya mengucapkan terimakasih kepada panitia yang telah mengemban tugasnya dengan baik dan mudahmudahan dimasa-masa yang akan datang kekompakan dan kerjasama dari panitia kami harapkan akan lebih sempurna lagi, oleh karena itu saya sarankan kepada panitia untuk mengadakan evaluasi hasil kerja yang telah dicapai dan mempelajari kekurangan dan kekeliruan yang ada untuk selanjutnya sebagai bahan

Pemerintah Dituntut Peduli Lingkungan
Bekasi, (MR) Saat ini kondisi Muara Gembong Bekasi Utara sangat memperihatinkan, banjir tak henti-hentinya melanda, kini masyarakat mengeluh karena segala aktivitas terganggu dan mendapat kesulitan dalam mencari napkah, sebagai besar penduduk Muaragembong bekerja sebagai nelayan dan pekerja tambak. Jalan yang rusak akibat limpasan dari sungai citarum juga menghambat para pengendara motor yang setiap hari melewati jalan yang biasa dilalui. Tokoh masyarakat Muara Pecah Nurjaya, saat dikonfirmasi wartawan MR menuturkan “Memang bulanbulan ini banjir tak henti-hentinya datang, air sungai citarum selalu meluap dan limpas kejalan, kebun serta tambak milik warga sekitar, sehingga warga sangat merugi dengan kejadian tersebut” uangkapnya. Selain itu, ratusan hektare tambak yang berdekatan dengan laut Muara Bendera juga terkena abrasi sehingga banyak tambak yang menjadi laut kembali, Penduduk sangat mengharapkan bantuan pemerintah terutama kepada Bupati, DPR, dan Departemen Pekerjaan Umum untuk turun langsung ke lapangan melihat kondisi muaragembong yang semakin parah. Kami mengharapkan ada pengerukan sungai dan muara yang dangkal yang berlokasi di desa Pantai Bahagia kecamatan Muara Gembong. “Departemen Pekerjaan umum jangan hanya membuat janji, kami ingin bukti karena sampai saat ini belum ada pelaksanaan, masyarakat sangat mengharapkan bantuan dan merespon janji yang telah diberikan oleh departemen Pekerjaan Umum”. Padahal jika pengerukan di lakukan sangat memungkinkan jika banjir datang, air bisa langsung turun ke sungai, muara dan ke laut sehingga cepat kering. >> Warsian / Natawijaya

Muaragembong Harus Bangkit

Kades Amran Minta Usulan Musrenbagdes Dikabulkan
Natuna, (MR) Mewakili rakyat dalam mengumandangkan pendapatnya untuk disampaikan kepada pemerintah baik daerah maupun pemerintah pusat. Kepala Desa ( Kades ) Gunung Durian Kecamatan Bunguran Utara Kabupaten Natuna Amran dengan tegas mengatakan bahwa pihaknya sudah beberapa kali menyampaikan usulan kepada pihak terkait agar apa yang diharapkan masyarakat dapat dikabulkan. Namun sampai saat ini usulanusulan yang selalu dibahas dalam Musrenbagdes itu belum juga mereka peroleh. “ Musrenbang tahun 2009 waktu itu, kami mengusulkan Gedung Serba Guna dan Kantor Desa belum juga terealisasi. Kemudian bantuan sejumlah alat-alat untuk nelayan dan petani. Kami juga usulkan masalah tahap awal pelaksanaan pertanian. Pada tahun 2009 kemaran sudah ada juga yang terealisasikan tapi cuma dana upah pekerja. Karena potensi yang bisa diandalkan di Desa Gunung Durian ini adalah pertanian. Soalnya potensi yang dapat mengangkat perekonomian kami adalah pertanian seperti padi. Kami juga sudah pernah mengusulkan peternakan sapi, dan sudah ditanggapi oleh ketua DPRD tapi belum ada juga “. Ungkap Amran beberapa pekan lalu di ruang dinasnya. Amran mengatakan bahwa, keberadaan wilayah yang memiliki lahan pertanian dan peternakan lebih luas ketimbang dengan kelautan itu, cendrung lebih banyak mendapat bantuan dari luncuran dana PNPM ketimbang bantuan yang mereka peroleh dari Kabupaten Natuna sendiri. Selain dari penggunaan yang terarah dan jelas upaya yang harus mereka tempuh juga tidak terlu rumit. Mengenai keberadaan ADD dia menjelaskan bahwa semuanya sudah dimanfaatkan dengan baik. “ Jadi yang kami usulkan kemaren itu adalah jaring untuk tangkapan ikan di daerah pesisir ” jelasnya. Amran mengatakan “ Desa kami ini kalau dibandingkan antara pertanian dan kelautan itu pertanian yang lebih besar. Diperkirakan 75 persen pertanian dan sisanya itu kelautan. Untuk tahun ini operasional kantor sudah dipisahkan, tahun 2009 kemaren ADD sudah dipisahkan 30 persennya untuk pemerintah desa, 70 persenya untuk pemberdayaan. Jadi yang 30 persenya itu, kami upayakan untuk perlengkapan kantor desa. Anggaran seperti ini saya rasa sudah cukup mantap. Karena disampping kita bisa merealisasikan anggaran pemberdayaan juga untuk anggaran desa. Tapi kalau kita lihat sekarang kita lebih cenderung dengan proyek yang kita usulkan melalui PNPM, karena sangat cepat direalisasikan. Pada tahun 2009 kita sudah dapat MDA”. Katanya menjelaskan. Ketika ditanya apa yang diusulkan untuk tahun 2011 mendatang, sambil tertawa Amran mengatakan bahwa pihaknya masih tetap akan mengusulkan apa yang belum mereka peroleh pada tahun sebelumnya. Dari raup wajah dan sorotan mata yang tampak redup seolah-oleh telah lelah membuat usulan, karena tidak dipenuhi itu, dengan nada yang sedikit merendah Amran kembali menceritakan bahwa pihaknya juga berharap agar pembangunan gorong-gorong yang dikerjakan pada tahun 2007 silam, kiranya dapat dilanjutkan kembali. Dalam hal ini sebagai pemimpin dia berharap agar warga yang ada di daerahnya dapat sedikit bersabar meskipun apa yang menjadi harapan bersama itu belum terpenuhi. “ Untuk tahun 2011 nanti, saya membolak-balikkan usulan tahun 2009 seperti Gedung Serba Guna, Kantor Desa, pembenahan sektor pertanian, kemudian bantuan untuk para nelayan. Kemaren saya juga mengusulkan, karena proyeknya telah dilaksanakan pada tahun 2007 yaitu jalan umun, ini ada gorong-gorong yang belum diselesaikan itu juga sangat sulit bagi kami untuk menyelesaikan. Jadi kalau bisa tolong diperhatikan hal-hal seperti itu. Padahal itu proyek tahun 2007. dan saya berharap kepada masyarakat, saya mohon kesabarannya dalam mengatasi hal-hal yang telah terjadi, walaupun di desa kita belum banyak terbantu. Karena setiap manusia pasti ada khilafnya”. tuturnya. >>Am/T

perbaikan dan pengembangan” uangkapnya. Selain itu Nila juga mengucapkan selamat kepada Standstand terbaik serta para pemenang festival dan peserta perlombaan, serta sekda berpesan agar prestasi yang telah dicapai jangan hanya sampai di sini saja namun selalu berusaha untuk meningkatkan prestasi agar menjadi lebih baik lagi di eventevent mendatang. Acara tersebut juga dihadiri oleh Ibu Wakil Walikota Prabumulih Suryati Ngesti Rahayu Ridho Yahya dan Assisten II Zamri Ismadi,S.Ip. >> Alex

Terkait MoU Listrik Payu Putat Pemkot Prabumulih Hanya Mengetahui
Prabumulih, (MR) Masyarakat minta pemerintahan Kota Prabumulih jangan lepas tangan terkait permasalahan listrik di Kelurahan Payu Putat karena dianggap telah merugikan dan menderitakan warga setempat. Pihak pemerintah jangan lepas tangan dan harus turut andil pada setiap kebijakan yang di keluarkan PLN maupun kroninya, seperti keputusan PLN yang menetapkan bahwa pemasangan listrik yang mengharuskan warga dengan system cura, jelas keputusan sepihak yang hanya menguntungkan PLN tapi merugikan dan menderitakan warga sebagai konsumen, atas keputusan itu, warga akan berontak dan akan menentukan sikap, demikian Zulkarnain, Sekretaris Ikatan Masarakat Payu Putat (IMP) beberapa waktu yang lalu. Amir warga Borpit Kelurahan Payu Putat menambahkan bahwasannya untuk saat ini dan kedepannya, warga telah mengadakan kesepakatan untuk tidak membayar pemasangan listrik sebelum ditentukan kebijakan yang menetapkan pemasangan listrik secara regular. Amir juga mengatakan, bahwa saat ini masyarakat sangat menderita dengan ulah pihak PLN di sisi lain pemerintah kota Prabumulih lepas tangan dan tidak mau memperjuangkan nasib rakyat. Lebih lanjut dikatakan Amir tentang penderitaan yang dialami warga adalah pembayaran listrik yang selalu membengkak, setiap pelanggan listrik diharuskan membayar sejumlah 200 s/d 300 ribu rupiah setiap bulan. Hal ini telah dirasakan warga kurun waktu lebih dari 5 bulan. Menurut Amir, pada waktu konsumen melakukan pembayaran listrik, pihak CV. Karim Tehnik, terlebih dahulu menanyai konsumen dalam pemakaian sehari-hari. tentunya dengan seperti itu menjadi tanda tanya bagi warga, yang berarti pembayaran pemakaian listrik tersebut diterka-terka saja yang tentunya besar kemungkinan pembengkakan dalam pembayaran telah terjadi. Masih kata Amir, untuk saat ini dan kedepannya kami warga telah sepakat untuk tidak akan membayar lagi tunggakan listrik dan berharap pihak PLN memutuskan hubungan kontrak kerja sama kepada pihak CV. Karim Tehnik ” tegas Amir. Terkait tudingan warga yang menganggap Pemkot Prabumulih tidak pernah memikirkan nasib masyarakatnya,Wakil Walikota Prabumulih seusai acara Penyuluhan hukum gratis dibalai pertemuan Dinas Kertrans Prabumulih mengajak Wartawan untuk mempertanyakan inti permasalah yang tengah menimpa masyarakat tersebut kepada Pihak PLN ranting Prabumulih yang kebetulan berkantor tidak jauh dari kantor Disnakertrans. Selanjutnya Wakil Walikota mempertanyakan permasalahan listrik tersebut kepada pihak PLN. Wakil Walikota mengungkapkan kepada wartawan, bahwasannya permasalahan ini akan di rundingkan dengan duduk satu meja membahas masalah ini agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan, Jalasnya. Ditempat dan waktu yang berbeda masih seputar permasalahan listrik, dan Wakil Walikota menjelaskan kepada wartawan bahwasnnya perjanjian MoU yang disebut-sebut warga tersebut adalah antara pihak PLN dan PT.Karim Teknik, dalam hal ini pemerintah hanya selaku mengetahui saja. Kata Ridho, jika masyarakat memang tidak puas dengan pemasangan listrik yang ditetapkan dengan system cura warga tentunya menuntut pihak PLN untuk memutuskan perjanjian kerja sama dulu kepada CV. Karim Teknik, dan jika pemutusan hubungan kesepakatan kerja tersebut telah di cabut baru kita bisa menentukan system regular, jelasnya. >> Alex

Edisi 223 Tahun X Tahun 1 - 10 November 2010

Nusantara
Denpasar,(MR) Pengangguran di Indonesia kini mencapai 8,59 juta orang atau 7,41 persen dari total angkatan kerja di Nusantara sebanyak 116 juta orang. "Angkatan kerja tersebut didominasi lulusan sekolah dasar (SD) 57,44 juta orang atau 49,42 persen," kata Dra Suwito Ardiyanto, SH,MH, widyaswara utama Bidang Penempatan Tenaga kerja Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Denpasar, Rabu. Seusai tampil sebagai pembicara pada Lokakarya Pengembangan Jejaring Kerja Sama Penyuluhan dan Bimbingan Jabatan, formasi hasil penempatan tenaga kerja "10:3:2" hingga sekarang masih relevan. Ia mencontohkan, apabila terdapat sepuluh orang pencari kerja hanya tersedia tiga lowongan pekerjaan dan dari tiga lowongan itu hanya dua yang bisa diisi, sementara satu lagi tidak bisa dipenuhi akibat tidak memiliki keterampilan. Dari segi persaingan internasional hasil survei "World Economic Forum 2010" menunjukkan Indonesia berada pada peringkat 54 dari 133 negara yang disurvei. Dibanding dengan negara tetangga seperti Singapura yang menempati peringkat ketiga, Malaysia ke24, Brunei Darussalam ke-32 dan Thailand ke-36, sehingga kondisi ketena-gakerjaan di Indonesia sangat parah. Salah satu upaya dalam mengatasi masalah tersebut dengan meningkatkan kualitas penempatan tenaga kerja, yakni penempatan tenaga kerja pada jabatan yang tepat. Upaya tersebut dilakukan melalui meningkatkan peranan penyuluhan dan bimbingan jabatan. Suwito Ardiyanto menambahkan, PBJ mempunyai dua

11

Daud Ibrahim:

Layanan Jamkesmas, Gratis
Indramayu,(MR) Pelayanan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) bersifat Nasionan tidak terbatas pada wilayah, sehingga peserta Jamkesmas berhak mendapat pelayanan kesehatan gratis di daerah mana saja. Sebab, Jamkesmas dananya bersumber dari APBN yang di kelola Departemen Kesehatan RI. Daud Ibrahim, pelaksana perawatan UPTD Puskesmas Cipancuh Kecematan Haurgeulis Kabupaten Indramayu Jawa Barat, mengatakan hal tersebut kepada Wartawan, di ruang kerjanya Rabu Siang (12/10) lalu. Petugas puskesmas Cipancuh tersebut menyatakan, jenis pelayanan kesehatan gratis bagi pemilik Kartu Peserta Jamkes di antaranya, rawat jalan, rawat inap, operasi, persalinan dan rujukan umum dari semua penyakit apa saja, yang sesuai dengan tujuan pasien bersangkutan. Sedangkan Operasi Mata katarak gratis buat peserta Jamkesmas itu sifatnya local/Daerah/Kabupaten. Untuk Dinas Kesehatan (Diknas) Kabupaten Indramayu, terdapat 2 lokasi pelayanan operasi mata katarak yaitu di UPTD puskesmas Sukra dan UPTD Puskesmas Widasari. Ujar Daud yang di dampingi rekan kerjanya. Ilham Soleh, pengamat sosial pada Universitas Islam Pangeran Dharma Kusuma (Unidarma) Haurgeulis Indramayu, saat di hubungi melalui ponsel pihaknya berharap, kepada semua unsure masyarakat supaya memanfaatkan jenis pelayanan kesehatan gratis tersebut sebaik mungkin. Sebab, pemerintah telah mengalokasikan anggaran yang cukup untuk menyehatkan warga negaranya, tegasnya. >> Mukromin

Pengangguran di Indonesia Capai 8,59 Juta

tugas pokok yang sangat penting untuk menempatkan pencari kerja dalam jabatan yang tepat serta menemukan tenaga kerja yang cocok dengan kebutuhan pengguna

tenaga kerja. Untuk menempatkan pencari kerja dalam jabatan yang tepat perlu memahami dunia kerja serta pengetahuan atas jenis-jenis pekerjaan atau jabatan beserta syaratnya.

Selain itu mengenali potensi diori, bakat, minat kemampuan dan kualifikasi yang dimiliki pencari kerja serta mengenali kelemahan yang dimiliki, ujar Suwito Ardiyanto. >> Nyoman

Melacurkan Diri ................................................................... (Sambungan dari Hal 1)
Margarito memandang ada keterhubungan di antara sikap Presiden dan Kejagung mengenai penahanan kepala daerah yang tersandung korupsi. "Tidak bisa berdiri sendiri, tidak lepas dari sikap Presiden," imbuh Margarito. Lebih lanjut, Margarito menganggap sikap Presiden yang tidak mengeluarkan izin kepada Korps Adhyaksa secara administrasi negara sama saja perintah untuk tidak menahan sama sekali. Tendensi ini ditujukan baik terhadap Kejaksaan Agung maupun Mabes Polri. Margarito mencontohkan kasus Gubernur Maluku Utara Tayib Armayin yang juga Ketua DPP Partai Demokrat Maluku Utara yang belum juga ditahan sampai sekarang. " Kalau Presiden memiliki komitmen untuk memberantas korupsi, kenapa tidak segera dikeluarkan izin yang dimohonkan Kejaksaan Agung ? " paparnya beretorika. Akhir pekan lalu, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Babul Khoir Harahap menuding aturan hukum yang ada mengekang Kejaksaan. Babul pun menganggap institusi Kejaksaan tidak bisa dibandingkan dengan KPK. Babul juga mengeluhkan ketidakberdayaan Kejaksaan Agung dalam menahan sejumlah kepala daerah dan anggota Dewan yang terjerat kasus korupsi. Hal ini mengingat Kejaksaan Agung terganjal keharusan mendapatkan izin dari Presiden apabila hendak menahan seorang pejabat, seperti yang diatur pada UU No 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. "KPK itu kan lembaga superbody dan memiliki independensi, tidak seperti Kejaksaan Agung," ujar Babul ketika itu. >>Nokipa/Ady

DPR Tolak ............................ (Sambungan dari Hal 1)
2010-2011 DPR di Jakarta, Selasa (26/10). Sebelumnya pemerintah berencana menaikan tarif dasar listrik sebesar 5,4 persen, guna menutupi kekurangan anggaran PLN sebesar Rp4,6 triliun. Menurut Ketua DPR, berbagai cara yang bisa dilkukan untuk menekan kekurangan subsidi itu diantaranya dengan melakukan penghematan serta efisiensi di tubuh PLN. "Dewan mencatat, PLN sendiri yang akan melakukan penghematan dari tahun 2010 hingga 2015 dengan dilakukannya efisiensi baik dari sektor pembangkit, pengadaan maupun belanja rutin," ujarnya. Lebih lanjut Ketua DPR menjelaskan bahwa biaya sosial yang muncul akibat kenaikan TDL itu cukup tinggi. Meskipun kenaikan itu hanya 5,4 persen, tapi opini dari masyarakat akan negatif. >> Muhammad

Lurah Sedanau Berharap Dana Operasional Ditambah
Natuna,(MR) Lurah Sedanau Kecamatan Bunguran Barat Nurhatibah, SE menjelaskan bahwa penduduk yang ada di wilayah kerjanya saat ini tercatat sebanyak 6.400 jiwa lebih. Wilayah yang sudah resmi memiliki penduduk dengan Kartu Keluarga (KK) sebanyak 1.200 itu untuk sementara waktu telah berhasil mendata sebanyak 13 orang pendatang. Sedangkan warga yang pindah diperkirakan sebanyak 20 orang. Dalam bekerja pihak Kelurahan dibantu oleh 35 RT dan 8 RW. “ Penduduk disini sekitar 6.400 lebih jiwa, kalau KK 1.200 lebih. Disini ada beberapa kepala lingkungan, ada 8 RW dan 35 RT termasuk Selaut dan Segeram yang berada diluar Kelurahan Sedanau yang melintasi laut. Laporan masalah kematian, kelahiran itu ada. Laporan setiap bulannya dari RT, kalau ada RT yang melapor baru kami catat, setelah itu baru kita menjumpai RT. Kemaren itu ada warga bapak itu pas waktu kita tau sebelum RT melapor, memang laporan itu setiap bulannya ada, seperti yang keluar (pindah), masuk, meninggal, melahirkan dan kawin. Yang bulan ini melahirkan ada 3 orang, meninggal 1 orang, pendatang 13 orang, pindah (keluar) ada 20 orang dan kawin 11 orang ,” Pernyataan ini disampaikan oleh Lurah Sedanau Nurhatibah, SE Senin (16/ 8) di ruang dinasnya. Menurutnya, meskipun pemerintah sudah memberi kemudahan dalam pengurusan identitas diri tersebut, namun masih banyak juga warga yang belum mengurusnya. Meskipun tidak ada masalah yang terjadi namun bagi warga yang tidak memiliki identitas diri dengan lengkap dan jelas dikabarkan banyak yang tidak dapat mengambil sejumlah bantuan dari pemerintah setempat. “ Kalau untuk kesadaran masyarakat katakanlah setelah KK dan KTP itu gratis masyarakat sudah menyadari. Dengan adanya petugas dari Dispenduk Ranai itu sudah menerangkanlah yang tidak punya KTP. Cuma ada yang belum siap, kalau di Sedanau ini yang tidak punya KTP itu tak pernah bermasalah karena disini tidak ada razia. Cuma susah mau berurusan contohnya, mau keluar dari Sedanau, mau ngambil sembako, mau berobat dan untuk penataan penduduk itukan harus memiliki KTP dan KK. Disini ada yang belum terdaftar, dia masih menggunakan KK orang tua. Jadi yang sudah menikah atau berkeluarga itu harus memiliki KK dan KTP sendiri. Cuma itu kendalanya tapi enggak terlalu banyak,” Katanya menjelaskan. Dijelaskannya pula bahwa kesadaran masayarakat untuk dapat memiliki identitas diri itu mulai meningkat semenjak dikeluarkannya penegasan tentang administrasi kependudukan yang menjadi salah satu sarat utama dalam berurusan, baik yang berhubungan dengan bantuan hingga sampai pada pendidikan. “ Sejak adanya bantuan seperti minyak tanah, bantuan pakir miskin, mau melanjutkan sekolah di luar, mau berobat dan lain sebagainya, tanpa KTP dan tanpa keterangan dari Lurah itu enggak bisa dilayani. Dengan diterapkan peraturan seperti itu barulah masyarakat menyadari. Kemudian dari pemerintah kita inikan ada bantuan subsidi, untuk pengambilnya itu kita harus mengajukan photo copy KK dan KTP itu tidak bisa kita layani. Oleh karena itu masyarakat yang mau memiliki bantuan itu mau tak mau harus memiliki KK dan KTP “. Jelasnya melanjutkan. Sebagai ujung tombak pemerintahan dia berharap agar semua warga yang ada di wilayah kerjanya dapat menumbuhkan kesadaran kedalam dirinya masing-masing untuk dapat memiliki identitas diri serta mampu melngkapi persayaratan yang menjadai lampiran untuk dimasukan kedata kependudukan. Selain itu pihaknya juga masih terbentur dengan minimnya pendaanaan yang disediakan untuk mengunjungi daerah berada jauh dari jangkauan. “ Kalau kendala untuk mengurus KK sama KTP itu mereka minta bantuan sama saya. Memang KTP gratis, KK gratis, cuma kami mau kesana itu perlu dana, itulah beban atau kendalanya. Harapan kita untuk masyarakat supaya mau mengurus KK sama KTP melalui prosedur supaya kami bisa mengisikan ke data penduduk. Nah ini pernah kita bahas pada pertemuan Anggota Dewan sama Bupati, mudahan bisa menanggapinya dengan baik. Karena di Natuna ini ada 6 Kelurahan, memang selama ini dikasih uang operasionalnya, tapi itu kita kasih sama honor dan PTT, karena kita itu mengelolanya bersama. Sama juga dengan Kecamatan, tapi di Kecamatan ada SKPD-nya sendiri. Jadi mohon ditingkatkanlah operasional dan dana sosial. Karena masyarakat itu banyak pengaduan kepada Kelurahan kalau sudah tak dapat di Kelurahan baru ke Kecamatan,” Tegasnya meminta. Lebih jauh dia menjelaskan bahwa, pihaknya juga selalu mengadakan kegiatan perbaikan gizi balita, sayangnya apa yang direncanakan itu tidak dapat dilakukan dengan baik karena tidak ada bantuan dana yang mereka peroleh. “ Kalau di Kelurahan kita ini ada 8 Posyandu, itukan hampir setiap bulan kegiatannya. Kenyataannya tidak ada, bagaimana kita mau memberikan petugas bantuan, sedangkan untuk balita saja enggak ada, itu pun kalau kita ada rejeki baru kita kasih, tapi itu enggak setiap bulannya,” Akhirnya menjelaskan. >> Otoy

Tidak Independen ........ (Sambungan dari Hal 1)
mendapatkan alat bukti langsung bisa menahan 1x24 jam. Jangankan untuk menahan, untuk memeriksa (pejabat negara) saja kami harus mendapatkan izin dari Presiden terlebih dahulu," tutur Babul yang mengakui aturan hukum yang ada memang seperti itu. Sebelumnya, KPK menahan Gubernur Sumut Syamsul Arifin Syamsul atas kasus korupsi APBD Pemkab Langkat ketika menjadi bupati di daerah itu. Ia ditahan sejak Jumat (22/10) malam setelah keluar dari kantor instansi itu pada pukul 20.05 WIB. Syamsul Arifin ditahan setelah menjalani pemeriksaan lebih dari sembilan jam sejak tiba di KPK pukul 10.30 WIB karena diduga melakukan penyelewengan dana APBD Langkat yang diperkirakan merugikan negara sebesar Rp31 miliar dan langsung dijeblosken ke rumah tahanan (rutan) Salemba. Sebagai perbandingan, Gubernur Bengkulu Agusrin Najamudin terjerat dalam kasus korupsi penyaluran dan penggunaan Dana Bagi Hasil Pajak Bumi dan Bangunan/ Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (PBB/BPHTB) di Provinsi Bengkulu. Saat ini, kasus Agusrin masih ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Bengkulu dan dia masih belum dijadikan tersangka. Padahal, menurut data Indonesia Corruption Watch (ICW), pemberian izin pemeriksaan dari Presiden untuk Agusrin diberikan sejak 2008. >>Yanto

Hari Jadi Kota Tasik ....................................................... (Sambungan dari Hal 1)
Tawang dan Cibeureum telah menggelar kegiatan yang sama 3 hari sebelumnya, Rabu (13/ 10). Sementara untuk kegiatan di Kecamatan Purbaratu rencananya setelah pelaksanaan Peringatan Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-9 tingkat Kota Tasikmalaya. Dari data yang terhimpun, hampir seluruh lapisan masyarakat antusias mengikuti jalannya acara. Bertempat dihalaman kantor Kecamatan Bungursari Jl. Bungur Sari Kota Tasikmalaya, Camat Bungursari Rojab Riswan Taufik S.Sos. mengharapkan seluruh warganya untuk terus meningkatkan partisipasi dan membantu terselenggaranya pembangunan Kota Tasikmalaya khususnya di Bungursari. sebelum melepas 1000 peserta gerak jalan sehat. Di tempat berbeda, Camat Tamansari Rahman, S.Sos. cukup tersenyum lebar ketika pesta rakyat dinikmati hampir 1500 warga yang antusias padati halaman Kecamatan. “ Ini adalah pesta seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya, khusunya warga Tamansari ” jelasnya. Sementara untuk melepas peserta gerak jalan sehat diserahkan kepada Kapolsek Tamansari yang baru AKP. Dadi, Suhendar, SH. didampingi Camat Tamansari, Ketua BKM Tamansari dan tokoh masyarakat. Dimeriahkan suguhan kesenian tradisional seperti Calung, nasyid, kosidahan cukup menghangatkan suasana. Kabag Humas Setda Kota Tasikmalaya Drs. Asep MP. M.Si. menjelaskan bahwa warga Kota Tasikmalaya cukup antusias dan berperan serta aktif dalam menyambut Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-9 tahun 2010, terbukti hampir rata-rata 1000 - 2000 warga yang berada di Kecamatan-Kecamatan terlibat langsung dalam kegiatan, baik sebagai panitia, sponsor maupun sebagai peserta. “ Pemkot Tasikmalaya cukup bangga dengan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat yang tulus ikhlas dengan penuh kesadaran berpartisipasi menyambut Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-9 ini ” katanya. >> H. Ade Dimyati

HUT Kota Prabumulih .............................................. (Sambungan dari Hal 1)
Untuk pesta ulang tahun kali ini, seperti pesta ulang tahun sebelum-sebelumnya Kota Prabumulih menyelenggarakan berbagai rangkayan acara tontonan bagi masyarakat yang tentunya hal tersebut sangat di nanti-nantikan oleh masyarakat prabumulih dengan bangga. Seperti penelusuran Koran ini mendengar komentar dari masyarakat tentang HUT kota Prabumulih, seperti komentar Nurmala “ Waduh, kami sangat senang sekali kalo udah mendekati bulan oktober pak, karena kami tahu dalam tiap tahunnya kota prabumulih pastinya menyelenggarakan barbagai acara menarik yang tentunya kami sangat terhibur, saat ditanya apa saja acara yang paling disukai yang diselenggarakan pemerintah prabumulih ?, Nurmala menjawab “ Waduh saya jadi malu pak, tapi sejujurnya saya senengnya kalo HUT Prabumulih biasanya ada hiburan terbuka yakni dengan menampilkan artis dari ibu kota Jakarta, dan pameran, ungkap nurmala ”. Selain Nurmala kebanggaan yang sama juga di ungkapkan Sutikno (34) Warga jawa yang bertransmigrasi ke Sumatera dan telah lama menetap di prabumulih “ Prabumulih memang berbeda dengan kota lain mas, karena prabumulih selain dari masyarakat adatnya suka bergaul dengan kami para pendatang dari tanah seberang juga tradisi-tradisinya sangat unik dan menarik, “ Ya Kalo menurut saya karena saya orang dari daerah seberang tentunya semuanya menarik lo mas, tapi yang paling menarik dan sangat berkesen dihati saya yakni rangkayan acara karnapal ini menurut saya lo mas, kata sutikno, karena dalam rangkayan acara karnapal tersebut tentunya mengingatkan saya akan kampoeng halaman saya, sebab disitu saya lihat banyak juga peserta karnapal tersebut ya memang orang dari seberang yang memamerkan adat istiadat dan tradisi kami jawa, tapi pada tontonan karnapal tersebut kata sutikno adat dan tradisi daerah lainnya yang dipamerkan juga sama menariknya, namun bedanya bagi kami yang perantauan ini dengan diselenggarakannya HUT Kota yang seperti ini tentunya membesarkan hati kami bahkan sebagai seorang perantau merasa berada di daerah tanah kelahiran sendiri, ucap sutikno. Selain itu, ia juga berharap kepada pemerintahan Kota prabumulih dalam setiap tahunnya untuk melestarikan budaya seperti ini dengan adanya rangkayan acara HUT Kota, dan terhusus saya ucapkan terima kasih kepada walikota Drs Rachman djalili MM dan Wakil Walikota Ir.Ridho Yahya MM yang sangat memperhatikan kami sebagai warga pendatang di kota ini, tegasnya. >> Alex

Izin Presiden ....................... (Sambungan dari Hal 1)
komoditas politik. "Beberapa kasus di daerah selalu terganjal izin. Ini menjadi jualan, dagangan politik. Karena prosesnya sangat panjang sekali, dari Polres misalnya, harus izin ke Kapolri dulu, kemudian ke Presiden. Tahapan-tahapan itu malah menghambat," keluhnya. Ia mencontohkan kasus dugaan korupsi dengan tersangka Gubernur Bengkulu Agusrin M Nadjamudin yang ditangani Kejaksaan Agung. Kasus itu belum juga diproses, bahkan Agusrin masih berlaga pada pemilu kada tahun ini, dan terpilih kembali sebagai pemenang. "Kita khawatir ketika yang bersangkutan di proses secara hukum, akan menimbulkan biaya politik lagi untuk mencari penggantinya." >> Nokipa

Kajati Sumsel ...................... (Sambungan dari Hal 1)
lingkungan Pemerintahan Provinsi (Pemrov) Sumatera Selatan dan Rp1,8 miliar dari wilayah Palembang yang berkas perkaranya kami naikan, kata Kajati. Selain itu kajati Sum-Sel yang baru ini membantah bahwasannya pertemuan tersebut dikaitkan dengan pertemuan yang membahas tentang perlindungan hukum bagi para pejabat yang berada di wilayah Sumsel “ Pertemuan ini pertemuan dalam rangka dinas semacam rapat konsultasi tiga bulanan sekali dalam membahas masalah-masalah yang tengah di hadapi oleh para kejaksaan di wilayah sumsel, dan untuk saat ini kami ada target dalam meningkatkan prestasi, karena setiap tahun diadakan pertemuan rapat kerja seluruh kejaksaan se-Indonesia dan saat itulah bisa dilihat prestasi apa yang telah di peroleh pada saat dilaporkan nanti” tuturnya. >> Alex/Tim saya sampaikan hasil ini kepada teman-teman Komisi yang bersangkutan. Supaya Komisi yang bersangkutan bisa turun kesini, Karena bisa ketemu langsung sama Menteri, ini data dari hasil rises anggota dewan yang menitipkan,”. Jelasnya menegaskan. Wakil Rakyat yang juga sebagai pengasuh salah satu majalah perempuan muslim itu, berulang-ulang kali menyayangkan keberadaan Natuna yang ada saat ini. Dengan tegas dia mengatakan bahwa kendala terbesar itu adalah minimnya transportasi. “ Saya mulai menjadi pengasuh majalah UMMI dari tahun 1997 sampai sekarang sudah 13 tahun. Kalau yang rutinnya hanya majalah UMMI, tapi ada juga majalah Islam yang lainnya. Tapi itu tidak berlangsung lama, yang tetap sampai sekarang ini adalah majalah UMMI. Untuk Natuna sekali lagi ini adalah masalah transportasi. Orang kesulitan mau datang ke Natuna, itu karena pesawatnya jarang. Kalau sudah sering seperti di Batam itu baru akan maju, karena pesawatnya setiap hari. Tidak ada yang lain permasalahan ini hanya transportasi,” Tegasnya menilai. >>Otoy

Majunya Natuna .................................................................. (Sambungan dari Hal 1)
minta ditemani Bapak ini. Jadi saya ingin memantau kondisi dari dekat seperti apa Natuna itu. Kemudian menjadi jaringan aspirasi, apa keluhan-keluhan yang ada disini. Karena suara saya itu ada 3.400, biarpun tidak banyak tapi lumayanlah,” Ungkap Herlini di Sedanau Kecamatan Bunguran Barat. Menurut Herlina, jika kondisi Natuna yang ada saat ini terus dibiarkan dan tidak segera diperbaiki, maka kemajuan yang selama ini diharapkan oleh masayarakat Natuna tidak akan pernah terwujud. Salah satu yang harus segera dibenahi adalah keberadaan transportasi. “ Disini sebenarnya adalah masaalah perhubungan. Arti kata jika Natuna masih seperti ini tidak akan maju atau tidak akan berkembang. Pesawatnya saja satu minggu cuma dua kali, bagaimana kita mau mengembangkan usaha seperti kerupuk. Orang jarang kesini masalahnya orang itu mau kesini saja susah. Jadi ini masalah perhubungan, nantilah akan saya sampaikan ya,”. Tegasnya menilai kondisi Natuna saat ini. Herlina berjanji setiap keluh kesah yang diperolehnya langsung dari masyarakat Natuna nantinya akan disampaikan kepada masing-masing Komisi yang ada di DPR-RI untuk ditindaklanjuti ke Menteri yang bersangkutan. “ Jadi apa keluhan-keluhan, kemaren kita sudah ada jaringan aspirasi. Nanti akan kita sampaikan seperti masalah perikanan disini, bagaimana hasil ikan disini, bagaimana dengan perhatian Pemerintah Pusat, sebenarnya disini banyak kegiatan. Saya inikan Komisi VIII, dan kita di dewankan perkomisi, jadi karena komisi VIII itu terbatas bidangnya, jadi nanti akan

SURAT KABAR UMUM

Nusantara

Edisi 223 Tahun X 1 - 10 November 2010

12

Tausiyah dan Jalan Santai Meriahkan HUT Kabupaten Natuna Ke-11
eluruh jajaran yang ada di wilayah Pemerintah Kabupaten Natuna baik eksekutif maupun legislatif bersama masyarakat Natuna beberapa waktu lalu tepatnya Kamis (14/10) berkumpul memadati ruang Mesjid Agung yang terletak di Komplek Gerbang Utara-ku, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ( HUT ) Kabupaten Natuna yang Ke-11. Dalam kesempatan hadir Bupati Natuna Drs. H Raja Amirullah, M.Si, Ketua DPRD Natuna Hadi Candra, S.Sos, dan sejumlah Unsur Muspida beserta SKPD. Acara yang bertemakan “ Dirgahayu Kabupaten Natuna ke-11 Mari Kita Berikan Kontribusi Nyata Dalam Mendukung Pembangunan Daerah Untuk Meraih Kemakmuran, Keadilan dan Kesejahteraan yang Merata,” itu, diisi dengan berbagai kegiatan agama seperi melaksanakan zikir bersama dan mendengarkan tausiyah yang disampaikan oleh Ustad M. Subui. Minggu pagi (17/10) ribuan masyarakat Natuna tampak antusias mengikuti senam pagi. Kedatangan masyarakat itu diperkirakan sudah memadati lapangan Pantai Kencana, ketika matahari pagi baru saja memperlihatkan sinarnya, tatkala jarum pendek pada sebuah arloji menunjukkan pukul 06.00 Wib. Masyarakat yang menggunakan kaos bebas dan membawa keluarganya itu, kemudian bergerak serentak ketika Bupati Natuna Drs. H. Raja Amirullah, Apt, mengangkat sebuah bendera di garis star. Massa terus berjalan melewati Tugu Padamu Negeri, bergerak menuju Komplek Gerbang Utara-ku. Ribuan masyarakat yang berjalan dengan santai itu, terus berputar beberapa kali disekitar jalan utama Mesjid Agung. Massa kemudian mengambil sebuah kertas bernomor, selanjutnya memasukannya kedalam tong yang sudah lama berada disekitar lokasi untuk diundi. Pemkab Natuna dalam kesempatan itu, telah melepaskan beberapa unit sepeda motor, sepeda santai, lemari es, dispenser dan juga kipas angin, untuk diberikan kepada masyarakat Natuna yang beruntung, ketika kertas bernomor undian yang dimasukan kedalam tong diambil secara acak. Sebagai penutup acara panitia pelaksana peringatan HUT Kabupaten Natuna kali ini mengadakan resepsi dan hiburan musik. >>Otoy Bupati Natuna Drs. H. Raja Amirullah, Apt saat membuka start sebagai tanda berlangsungnya jalan santai

S

Ketua DPRD Natuna Hadi Candra, S.Sos didampingi Wakil Ketua I DPRD Natuna Daeng Amhar, SE saat mengikuti acara jalan santai

Terlihat khusu jamaah mendengarkan tausiyah yang disampaikan oleh Ustad M. Subu di Mesjid Agung Natuna

Pelepasan jalan santai segera dimulai, peserta tampak bersiap siaga sambil mendengarkan aba-aba dan kibaran bendera yang akan dilakukan oleh Bupati Natuna.

Bupati Natuna saat mengikuti jalan santai, diikuti oleh ribuan masyarakat

Tampak antusias warga Natuna mengikuti jalan santai

Peserta jalan santai saat mengambil kupon undian berhadiah

Tampak menawan sejumlah doorprize yang disediakan untuk peserta lomba tersusun di begasi dan siap dibagi-bagikan kepada peserta yang beruntung

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->