P. 1
7.Tokoh Wayang

7.Tokoh Wayang

|Views: 1,826|Likes:
Dipublikasikan oleh masjonthit

More info:

Published by: masjonthit on Nov 01, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/16/2013

pdf

text

original

Sections

  • Abimanyu
  • Amba
  • Anggraini
  • Antaboga
  • Antarja
  • Antasena
  • Arimbi
  • Arjuna
  • Arya Prabu Rukma
  • Aswatama
  • Bagaspati
  • Bagong
  • Baladewa
  • Banuwati
  • Basudewa
  • Basukesti
  • Basukiswara
  • Basukunti
  • Basunanda
  • Basupati
  • Basurata
  • Bima
  • Bogadatta
  • Bomantara
  • Brajadenta
  • Brajalamatan
  • Brajamusti
  • Brajawikalpa
  • Burisrawa
  • Cakil
  • Dadungawuk
  • Dananjaya
  • Dandunwacana
  • Danurwenda
  • Darmahambara
  • Dewayani
  • Drestadyumna
  • Drona
  • Drupada
  • Drupadi
  • Dursala
  • Dursasana
  • Dursilawati
  • Ekalaya
  • Erawati
  • Gagakbaka
  • Gandabayu
  • Gandamana
  • Gandari
  • Gandawati
  • Garbanata
  • Gardapati
  • Gardapura
  • Gareng
  • Gatotkaca
  • Gendari
  • Hangyanawati
  • Irawan
  • Jahnawi
  • Jarasanda
  • Jatagempol
  • Jayadrata
  • Jayamurcita
  • Jembawati
  • Jungkungmadeya
  • Kalabendana
  • Kalakatung
  • Kalaruci
  • Kalasasradewa
  • Kalayasa
  • Kangsa
  • Karna
  • Kartamarma
  • Kartapiyoga
  • Kencakarupa
  • Krepa
  • Krepi
  • Kresna
  • Kumaladewa
  • Kunti
  • Leksmanamandrakumara
  • Leksmanawati
  • Madrim
  • Maerah
  • Mandrapati
  • Mayanggaseta
  • Nagagini
  • Nakula
  • Narasinga
  • Nirbita
  • Pancatnyana
  • Parikesit
  • Pergiwa
  • Pergiwati
  • Prabakesa
  • Prabakusuma
  • Pracona
  • Pragota
  • Pratiwi
  • Pujawati
  • Puntadewa
  • Purocana
  • Radeya
  • Rajamala
  • Rarasati
  • Retna Kasimpar

Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

Antaboga ANTABOGA. ketika masih muda disebut Nagasesa. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. Dewi Nagagini. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. setiap 1000 tahun sekali. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. istrinya. SANG HYANG. putri Anantaswara. Selain itu. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. walau itu anaknya. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. orang kedua dalam keluarga Pandawa. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. Sang Hyang Antaboga. Putrinya. tetapi dalam keadaan triwikrama. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. Ibunya bernama Dewi Wasu. Karena Nagatatmala memang bersalah. Dalam pewayangan. anaknya sendiri. ia mempunyai dua anak. putri Sang . Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. sesuai dengan yang dikehendakinya. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. istri Batara Yamadipati. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. walaupun terletak di dasar bumi. Dalam pewayangan disebutkan. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. menikah dengan Bima. ujudnya tetap seekor naga. Untunglah Dewi Supreti.

bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. cahaya terang memasuki mulutnya. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. Nagasesa menjawab. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. Batara Guru menyanggupinya. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. Tidak hanya itu. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. mengacau. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. dan kemudian menempatkannya di tempat semula.Hyang Wenang. dibawa ke samudra. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. Namun setelah berhasil memutarnya. Untuk membangun ikatan keluarga. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. . dan saat itulah muncul Batara Guru. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. para dewa bukan membor samudra. melainkan mengaduk-aduknya. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. yang artinya mengaduk-aduk. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. Itu pula sebabnya. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah.

Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. dan Candrabirawa. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. . cucu Sang Hyang Antaboga.Perlu diketahui. Jadi. yang suami Dewi Pertiwi. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. yang benar adalah Aji Kawastram. Lihat Antareja. Kata ‘maya’. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. Dalam Kitab Mahabarata. Sebenarnya sebutan itu keliru. Bersama dengan menantunya. Prabu Kresna. tak terlihat. Kata an atau artinya tidak. Antareja tidak pernah ada. cucunya. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. artinya. Antaboga berangkat ke kahyangan. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. Yang kelokannya tidak mengenal batas. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. yakni Antareja. kata anta artinya batas.

Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. putra Bima dengan Dewi Urangayu. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. sehingga kebal terhadap senjata. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. putri Prabu Ganggapranawa. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). Anatareja berkulit napakawaca. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. salah satu dari lima satria Pandawa. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. bernama: Raden Gatotkaca. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. dengan Dewi Nagagini. pendiam. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. dan Arya Anantasena. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. dan berputra Arya Danurwenda. . Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. pemberian ibunya.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. Lidahnya sangat sakti. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. yang mempunyai kesaktian.

Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. putra Dewi Nagagini. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. yang dapat . Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. dengan Dewi Urangayu. salah satu dari lima satria Pandawa. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. yaitu : Anantareja. putra Dewi Arimbi. dan Gatotkaca. mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian.

terus terang. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. Brajadenta. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Brajamusti. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. Prabu Arimba. tidak pernah berdusta. Arimba/Hidimba. salah seorang dari lima satria Pandawa. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. menggantikan kedudukan kakaknya. Brajawikalpa dan Kalabendana. bernama. putra Prabu Pandu. bersahaja. kekuasaan . Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. Anantasena berwatak jujur. raja raksasa negara Pringgandani. Brajalamatan. dengan Dewi Hadimba. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. berani kerena membela kebenaran. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung.mengembalikan kematian di luar takdir. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. Arya Prabakesa. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. Setelah dewasa.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. raja Negara Kumbina. swaraswati keraton Mandura. dengan Dewi Krepi. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. dan bergelar Prabu Bismaka. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. putra Prabu Rumbaka. Akhir riwayatnya diceritakan. trengginas. putri Prabu Kunti. dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. Ia berambut dan . Arya Basudewa. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. raja Boja. cerdik pandai. raja negara Surateleng atau Trajutisna. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. Prabu Rumbaka. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti.

Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. Resi Drona). Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . Dari ayahnya. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. Pancawala (putra Prabu Puntadewa).bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Ketika ayahnya. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. raja negara Magada. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Ia memiliki sifat dan perwatakan . cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. dengan Dewi Anggini. pemberani. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. keturunan Prabu Citragada. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina.

Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. Dewi Pujawati. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. Di dalam cerita pedalangan Jawa. ayahnya. Ia mempunyai tabiat . Ia memiliki Ajian Candrabirawa. lucu. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. lagak lagu katanya kekanak-kanakan. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. menantunya sendiri. Bagaspati sangat sakti. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. Sebelum tewas. Akhir riwayatnya diceritakan. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati.. seorang hapsari/bidadari. Carub atau Astrajingga.Bagawan Bagaspati. ikhlas. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. Jawa). Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . Bagaspati mempunyai watak. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. suara besar agak serak (agor . percaya akan kekuasaan Tuhan. dan berputra Dewi Pujawati. sabar. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. tindakannya seperti .

kakak Dewi Kanistri. kata-katanya menjengkelkan. anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. tetapi selalu tepat. ia hidup sampai jaman Madya . putri Bathara Hira.orang bodoh. Bagong berumur sangat panjang. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. Seperti halnya dengan Semar.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. raja Boja. putri Prabu Kunti. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). Dewi Prita/Dewi Kunti. swaraswati Keraton Mandura. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. Setelah usia lanjut. Kakrasana. Kakrasana dan Narayana. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. Secara tidak resmi.

Sebagai penggantinya. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. Beberapa tahun kemudian. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. membagun sebuah padepokan/pertapaan. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Atas kemurahan hatinya. Dewi Basuwati. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Basukiswara .Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. putri Prabu Kunti. raja Boja. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. . Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. Prabu Basukesti. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. cerdik pandai. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Setelah usianya lanjut. Dewi Prita/Dewi Kunti. Arya Basuketi. arif bijaksana dan suka menolong. berani. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga.

Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil.Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). Prabu Basupati menjadi sangat sakti . Dewi Basundari dan Arya Basundara. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Dengan kereta sakti Amarajaya. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. putri . Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. Arya Basukesti. mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Putri Bathara Brahma. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. juga tahu segala bahasa binatang. Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). Ia mengikuti jejak Prabu Basupati.

. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. Prabu Basurata berkeinginan moksa. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Arya Basupati. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Arya Basunada. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Arya Basukesti dan Arya Bamurti. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. dengan permaisuri Dewi Srisekar. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). Setelah menikahkan putrinya. Dari perkawinan tersebut.

Dewi Arimbi. Bayusuta. Dandunwacana. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. wilayah negara Amarta. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. Balawa. Pandusiwi. Kusumadilaga. Kalung Nagasasra. serta 2 orang saudara lain ibu. Birawa. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. Kusumayuda. 2. atau Wijasena. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . berputra Raden Gatotkaca dan 3. Dewi Nagagini. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Sumping Surengpati. tabah. Ia putra kedua Prabu Pandu. Alugara. Gada Rujakpala. gagah berani. Dewi Urangayu. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. . Gelang Candrakirana. Aji Bandungbandawasa. Nagata. kuat. berputra Arya Anantareja. Kuku Pancanaka. Bima memililki sifat dan perwatakan. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. Gelung Pudaksategal. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. Kowara. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. Pupuk Jarot Asem. patuh dan jujur. yaitu . yaitu : 1. Kelatbahu Candrakirana.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. Sena. teguh. Nakula dan Sadewa. Bratasena. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem.

Durmuka. Gardapura . raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Kartamarma. Citraksi. Surtayu. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Bomawikata. Citrayuda. Citraboma. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Dursasana (Adipati Banjarjungut). (raja negara Banyutinalang). Surtayuda. Durmagati. Kartadenta. Citraksa. .Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Carucitra. Wikataboma. Durgempo. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa.

Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. maka yang mati akan hidup kembali. Bila salah satu diantara mereka mati. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. Ia pandai bermain gada. Dalam perang Bharatayuda. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. raja negara Surateleng. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. kejam. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. Karena ketekunanya bertapa. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. Di medan peperangan. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. Selain sakti. ia menjadi sangat sakti. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. Berwatak angkara murka. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana.

Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. Oleh kakaknya. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. Brajamusti. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Arimba / Hidimba. Dengan bantuan Bathari Durga. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajadenta sangat sakti. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. . Brajadenta berwatak keras hati. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. ingin menangnya sendiri. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Arya Prabakesana. Brajamusti. Bima tinggal di Jadipati. Brajalamatan. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. Dewi Arimbi. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. Akhir riwayatnya diceritakan.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. Usahanya kembali menghalami kekagalan. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. Dewi Arimbi. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Prabu Arimbaji. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama.

Brajadenta.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. pemberani dan sangat sakti. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. masing-masing bernama . Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. . Arimba/Hidimba. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. Dewi Arimbi. Arya Prabakesa. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. mudah marah. Brajamusti. putranya dengan Bima.

Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. Brajalamatan. keras hati dan ingin menang sendiri. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. berlindung pada kemenakannya. Brajadenta. Bersama kakaknya. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Prabu Arimbaji. Brajadenta dan kedua adiknya. Brajalamantan dan Brajawikalpa. Arya Prabakesa. raja negara Astina. agak bengis.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. Dengan bantuan Bathari Durga. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. istri Prabu Duryudana. Dewi Arimbi. Arimba/Hidimba. . Ia sangat sakti. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca.

Dewi Surtikanti. Arya Prabakesa. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . pendendam. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Arimba/Hidimba. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. ingin selalu menang sendiri. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . Brajalamatan dan Kalabendana. setia.peristiwa . walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. Burisrawa berwujud setengah raksasa.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. gagah perkasa dan sangat sakti. pemberani. tangguh. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. Ia berwatak sombong. Dewi Arimbi. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . Brajadenta. senang menurutkan kata hatinya. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. Dewi Erawati. Brajamusti.

putri Prabu Kiswaka. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. Dalam perang Bhratayuda. . raja Astina dan Adipati Karna.yang penuh dengan kekerasan. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. putra Prabu Setyajid/Ugrasena. raja Mandura. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. raja negara Lesanpura. Prabu Duryudana. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa.

pemberani. Cakil memiliki sifat. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. trengginas. berkaki putih . banyak tingkah dan pandai bicara. Ia berwatak kejam.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. serakah. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. tangkas. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. semuanya berwarna hitam. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya.

sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. yaitu : Prabu Yudhistira. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. di kawasan hutan Mertani. Arya Dananjaya sangat sakti.(=pancal panggung/Jawa). raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. Atas seijin Bathari Durga. Pada mulanya Dadungawuk menolak. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. . Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. ketika dipinang oleh Arjuna. Bersama kakaknya. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. Setelah pesta perkawinan selesai. Ia mempunyai dua kakak kandung. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. Arya Danduwacana.

Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. . Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Kepada Arjuna ia menyerahkan . Celengdemalung. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. Arya Dandunwacana menyerahkan. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. pusaka Jala Sutra Emas. hak memakai nama Arya Dandunwacana. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . Podangbinurehan. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . Kepada Bima. Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. negara Jodipati. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. putra Prabu Pandu raja negara Astina. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. gagah perkasa. Dandangminangsi. Berwatak pemberani. Ditya Sapujagad. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Menjanganketawang dan Cecakandon. jujur. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. Jangettinelon. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk.

jujur. Nagapratala. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. Ia berkulit Napakawaca. pendiam. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. . cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. yang mempunyai kesaktian. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. Hyang Anantaboga. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. Anantareja. Arya Danurwenda masih kecil. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta.

Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Wresni dan . Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. dari pertapaan Retawu. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. Dewi Amba. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. raja negara Srawantipura.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. Putri sulungnya. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya.

Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. Karena menghendaki kemenangan para daitya. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. Kumbina dan Dwarawti). Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. Druhyu. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. istri Prabu Yudhistira. raja Amarta. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. putri Sanghyang Indra. dan Dewi .Andaka. masing-masing bernama . dan berputra tiga orang lelaki. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. Lesanpura. raja daitya negara Parwata. masing-masing bernama . ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Dewi Drupadi. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya. raja negara Astina. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. Dewayani meminta Resi Sukra. Yadu dan Turwasu.

Setelah melalui pertempuran sengit. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. tinggi hati. . Pada saat itu roh Ekalaya. yaitu Resi Drona. congkak. memiliki sifat pemberani. Drestadyumna berwajah tampan. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna.Srikandi. bengis. istri Arjuna. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. putra Resi Drona. Drestaka dan Drestara. Resi Drona berwatak. cerdik. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . sombong. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. putri Prabu Hiranyawarma. Ia tewas dibunuh Aswatama. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. raja negara Dasarna. tangkas dan trenginas. menghadapi senapati perang Kurawa. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. banyak bicaranya.

Untuk mencari pengalaman hidup. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. yang memenggal putus kepalanya.tetapi kecakapan. raja negara Tempuru. putra Prabu Drupada. Arya Sucitra pergi meninggalkan . adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. putri Prabu Purungaji. setelah gugurnya Resi Bisma. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. kecerdikan. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra.

Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. Dewi Drupadi. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. Dalam masa kekuasaanya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. Di dalam perang besar Bharatayuda. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. bijaksana.sabar. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. luhur budinya.Hargajembangan. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. teliti dan .

gagah dan bermulut lemar. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. Sedangkan menurut Mahabharata. Arjuna. Nakula dan Sahadewa. Ia berbadan besar. yaitu. Menurut pedalangan Jawa. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca.setia. Bima. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. takabur. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. Srutakirti dari Arjuna 4. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. Srutasoma dari Bima. 2. 3. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Yudhistira. Dursala tewas dalam pertempuran . Srutanika dari Nakula 5. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. 1. ia sangat sakti. Dursala mempunyai watak dan sifat.Partawindya dari Yudhistira. Srutawarman dari Sahadewa. Selain pernah berguru pada Resi Drona.

Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartamarma. takabur. Citraboma. putri Adipati Banjarjungut. Surtayuda. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. Bomawikata. besar kepala. Gardapati (raja Negara Bukasapta). mempunyai watak dan sifat. Durmagati. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa.gemar bertindak sewenang-wenang. Carucitra. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Wikataboma. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . Dursasana berbadan besar. gagah dan bermulut lebar. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Surtayu. Gardapura . Citraksa. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. (raja negara Banyutinalang). Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. senang meremehkan dan menghina orang lain. Bogadatta (raja negara Turilaya). Durgempo. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Citraksi. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. Kartadenta. Citrayuda. Durmuka.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi.

Carucitra. Durmuka. Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Diantara 100 orang. Durgempo. Gardapati (raja negara Bukasapta). Surtayuda.hancur berkeping-keping. Bogadatta (raja negara Turilaya). Dursasana (Adipati Banjar Jumut). dan Widandini (raja negara Purantara) . . Kartadenta. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Duryudana (raja Negara Astina). Citrayuda. Gardapura. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Citraboma. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Citraksa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Surtayu. Wikataboma. Durmagati. Citraksi. Bomawikata. keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. dihantam gada Rujakpala.

setia. Ia adalah raja negara Paranggelung. Wataknya bersahaja. menarik hati. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. raja negara Sindu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. jujur. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. Menjelang . Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. keinginanya selalu terlaksana. gaya dan kata-katanya serba menarik.Hidupnya serba mewah. sangat mencintai istrinya. Ekalaya berwatak. putri hapsari/bidadari Warsiki. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. Ekalaya seorang raja kesatria. tekun dan tabah.

raja negara Mandura. . Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. Dewi Erawati berwatak. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. setia. Winata dan Wimuka/Wilmuka. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. Dewi Surtikanti. Jawa). Dewi Banowati. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. penuh belas kasih. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. sabar dan wingit. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama.kematiaanya. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya.

sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. raja negara Mandaraka.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. semenjak jaman Arya Dandunwacana. Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. . Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati.

Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. gagah berani. menantunya yang setelah menjadi . punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. murid Resi Boma. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. teguh sentosa. bersahaja. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. pendiam dan sakti. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. dan berputra dua orang bernama. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. Karena penggantinya. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. raja negara Astina.

Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. gagah. Sedangkan menurut pedalangan. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. pemberani. Prabu Gandabayu meninggal. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. dan diangkat menjadi patih negara Astina. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. Ketika ayahnya. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. Ia berwajah tampan. menurut Mahabharata. tegap. pendiam.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. . Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu.

(raja negara Turilaya). Surtayuda. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Arya Sakuni. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Gardapati (raja negara Bukasapta). Surtayu. Durgempo. raja negara Astina. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. masingmasing bernama . Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini.Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. . Citraboma. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Bogadatta. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Durmuka. Kurawa terhadap Pandawa. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Kartadenta. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Carucitra. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Durmagati. Citrayuda. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Gardapura. Wikataboma.

putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. sabar dan teliti serta setia. 2. luhur budinya. Akhir riwayatnya diceritakan. . Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. Dretadyumna/ Trustajumena. 1. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. Arya Sucitra.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. 3. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. raja negara Amarta. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. bijaksana. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada. bergelar Prabu Drupada. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. yang kemudian menjadi istri Arjuna. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. masing-masing bernama . Dewi Gandawati ikut belapati. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. Dewi Srikandi. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. Sepeninggal Prabu Gandabayu. suaminya naik tahta kerajaan Pancala.

raja negara Garbasumanda. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. Untuk mengukuhkan tali persaudraan. senapati perang negara Dwarawati. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. raja negara Karanggubarja. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Dewi Garbarini. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. Dewi Wersini. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. putri Prabu Kalayaksa.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. karena ingin memperistri bidadari.

Durmuka. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. ia berhasil merebut negara Bukasapta. Bogadatta (raja negara Turilaya). Kartadenta. Citraksi. Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Citraboma. Gardapati berwatak keras hati. Citraboma. Kartadenta. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. . Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Bomawikata. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). raja negara Glagahtinalang. Surtayuda. Gardapati (raja negara Bukasapta). Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Citraksa. Surtayu. Gardapura . Durgempo. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Bomawikata. Citrayuda. Citraksa. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina).Kurawa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Durmagati. Durmagati. Citraksi. Dengan kesaktiannya. Wikataboma. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Wikataboma. Citrayuda. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). cerdik dan licik. Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Surtayuda. Durgempo. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Bogadatta (raja negara Turilaya). Durmuka. Carucitra. congkak. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Carucitra. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Surtayu.

dan masuk dalam golongan panakawan. ia hidup sampai jaman Madya. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. tak berleher. hidung bulat bundar. sehingga tiada yang kalah dan menang.Gardapura bersifat sombong. Setelah selesai tapanya. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. Nala Gareng berumur sangat panjang. . Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. Matanya juling. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. Gareng bernama Bambang Sukskati. cerdik dan licik. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. perut gendut. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. Aslinya. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. kaki pincang. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. keras kepala. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. terjadilah peperangan antara keduanya. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. Karena sabda Sanghyang Ismaya. kakaknya. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba.

Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . adik Arimbi. Sebelum itu. Sebagai raja muda di Pringgadani. Tali pusarnya tidak dapat diputus. kakak ibunya yang bernama Arimba. Ia adalah anak Bima. Gatotkaca telah membuat huru-hara. Dalam pewayangan.Gatotkaca GATOTKACA. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. menjadi raja di negeri itu. ibunya bernama Dewi Arimbi. Brajamusti. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. Begitu lahir di dunia. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu.

bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. anak Arjuna. Senjata. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. Namun. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. Tubuhnya tetap utuh. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. Tutuka pingsan. Setelah penggemblengan selesai. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. putri Batara Surya. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. yang bernama Kunta Wijayandanu. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Karena kesal. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. Bima dan Arimbi mengizinkan. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. penutup kepala gaib. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. itu bukan diserahkan pada Arjuna. Di kahyangan. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Setelah tali pusarnya putus.untuk keperluan itu. dan yang ketiga Dewi Suryawati. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. . musuhnya akan mati. Ia mengenakan Caping Basunanda. Usahanya ini tak berhasil. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. Dari perkawinan dengan Pergiwa. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. Namun. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. begitu tali pusar itu putus. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri.

Bimasiwi. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. Arimbiatmaja. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. . Gurubaya. ada lagi nama alias Gatotkaca. Purbaya.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. karena ia le-laki. yakni Kalananata. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. Namun. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. Sebenarnya. Karena itu. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. ketika mereka berperang tanding. Bra-jadenta. Krincingwesi. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. dan Mladangtengah. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. Abimanyu. Akibatnya. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. Sebagai raja muda Pringgadani. dan amat menyayangi Gatotkaca. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. Guritna. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. Kancingjaya. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. ia terbang amat tinggi. Menjelang ajalnya. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. Trincingwesi. terutama Brajamusti. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Ketika jatuh ke bumi. sesudah Gatotkaca gugur. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. dan Bimaputra. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah.

Brajadenta . Ia lalu berguru pada Resi Seta. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. Subadra Larung 11. Baru saja latihan perang itu dimulai. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Gatotkaca menjawab. Wahyu Senapati 7. Kalabendana Lena 9. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. para putra Pandawa. putra Prabu Matswapati dari Wirata.Pregiwati 3. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. Pregiwa . Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. para putra Pandawa. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. Beberapa tahun menjelang Baratayuda.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. Gantotkaca Rante 10. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. Gatotkaca Sungging 4. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. Gatotkaca Sewu 5. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. Selain malu. sehingga pingsan. dengan Aji Narantaka itu . Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1.Brajamusti 8. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Namun. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. Sesuai janjinya. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. ia sadar. Aji Narantaka 12. putra Dursasana.

bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. Guntur Prahara. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. Guntur. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. Badannya kekar dan kokoh. dan Dukun. tidak diketahui dengan jelas. dengan muka agak . Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. Pada tahun 1960-an Ir. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. lengkap dengan taringnya. Gelap. yakni Butaprepat. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta.Gatotkaca mengalahkan Dursala. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. Di Surakarta. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti.1820) di Surakarta. Mengenai soal wanda ini. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. Sukarno. Nama itu diberikan karena waktu lahir. sehingga menampilkan kesan gagah. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). Dalam pewayangan. Boma Narakasura. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. yakni wanda Kilat. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. Patih Kala Sakipu. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. mukanya tidak terlalu tunduk. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. Panglawung. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . Dalam perang melawan raksasa. hanyalah Prabu Kala Pracona. dan Guntur Samodra. Tatit. sedangkan kata kaca artinya rambut. Presiden RI. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. dan Abimanyu di darat. Bentuk badannya tegap. Gatotkaca menyambar dari udara. dengan wajah mirip Bima. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. dan Dursala.

. dengan tubuh besar. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. kuat. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. Pergiwati. tunduk. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. Wajahnya juga memandang ke bawah. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. Dulu. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. membagi Gatotkaca atas empat wanda. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. dan Sukarno. Dewi. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. Baca Bima. lengkap dengan taringnya. Sementara itu. seolah mencerminkan sifat andap asor. raja Mataram. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. wajah raksasa. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali.datar. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. Wanda Guntur. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum.

(raja negara Turilaya). Wikataboma. raja negara Astina. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. lembut. Durmuka. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. Dursasana (Adipati Banjarjungut). putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Arya Watubaji. Surtayuda. Durgempo. Gardapati (raja negara Bukasapta). dengan bantuan Dewi . Gardapura. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Carucitra. istri Bathara Derma. Bogadatta. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. Surtayu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Citraboma. masingmasing bernama . Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Citrayuda. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. Durmagati. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Sesuai dengan ketentuan Dewata. baik budi. sederhana. Arya Sakuni. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Kartadenta. suaminya. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. Kurawa terhadap Pandawa.

Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. Setelah ada kesepakatan. sesuai dengan takdir dewata. Sumitra. Bratalaras. Abimanyu. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. Ia berwatak tenang. Prabukusuma. Antakadena dan Bambang Sumbada. Wilungangga. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. tekun dan wingit. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). bernama. ayahnya sendiri. Wisanggeni. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. di keputrian negera Surateleng. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. Kumalasakti. Endang Pregiwa. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. Akhir riwayatnya diceritakan. Endang Pregiwati. dari pertapaan Yasarata. Wijanarka. salah satu dari lima satria Pandawa. . Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. dengan Dewi Ulupi. Sedangkan menurut Mahabharata. Kumaladewa. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. menjelang pecah perang Bharatayuda. jatmika.Wilutama.

tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. begitu kelahiran Dewabrata. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. . Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. raja negara Astina. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga.

Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. Karenanya berbadan tinggi besar. Prabu Supala raja negara Kadi. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. Ia sangat sakti. keras hati. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. perkasa dan berwajah setengah raksasa. raja raksasa dari negara Widarba. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. ingin menangnya sendiri. bengis. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. penganiaya. gagah. Untuk memenuhi ambisinya. .

Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. . Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. istri Arya Prabu Rukma. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. berwatak angkara murka. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. istri Arya Prabu Rukma. ayahnya. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Karena ketekunannya bertapa. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. berwatak angkara murka. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti.

ia menukar namanya dengan nama patihnya. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. ayahnya.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. . Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. dan bergelar Prabu Sinduraja. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. berani. Arya Wirata dan Arya Surata. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Jayadrata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. penuh kesungguhan dan setia. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa.

Prabu Jayamurcita. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. dan Arya Suryakaca. karena ketika . Sebelum menemui ajalnya. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Bambang Sasikirana.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. raja negara Pringgandani. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. bernama. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. mengutus adiknya. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. Raden Gatotkaca. putra Dewi Suryawati. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. raja negara Madukara (lama). Merasa sangat sakti. istri Arjuna. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. putra Dewi Pregiwa. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu.

putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. berani tak mengenal takut. Drestadyumna dapat dihidupkan . Dewi Jembawati berwatak jujur. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. ia memperoleh dua orang putra bernama . tangkas dan terampil. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. teguh. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. setia.perang berlangsung ia masih kecil. dengan Dewi Trijata. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. waspada. cerdik pandai. gesit. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. Demikian pula dengan tabiat. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. sangat berbakti dan penuh belas kasih. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. yang berwajah sangat tampan. raja negara Dwarawati. Gatotkaca. berwujud sebagai wanara / kera. tangguh. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. dan Gunadewa. daripada tinggal di istana Dwarawati. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. kesetiaan. sabar. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. Karena mati sebelum takdir. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. Perbedaannya. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. ibunya. Samba. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. Jayasupena tidak bisa terbang. Dari perkawinan tersebut. Ketika lamarannya ditolak.

raja negara Dwarawati. setia. Brajamusti. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. . Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. sangat jujur. raja Awangga. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. dari negara Wirata.kembali oleh Prabu Kresna. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. Brajadenta. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. bernama. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. Arimba/Hidimba. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Prabkesa. Dewi Arimbi. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung.

maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). Daya berpkirnya lambat. dari negara Mandura. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Karena pembawaannya yang agak tolol ini. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk. Bertubuh gemuk pendek. Dalam cerita pedalangan. Merasa sangat sakti. putra ke-empat Prabu Basukunti. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. namun memiliki gerakan yang cekatan. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. . Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. Dalam peperangan. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan.

Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. kakak Arya Ugrasena). Ia pernah menyerang negara Kumbina. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. Selain ingin merebut Dewi Badrahini.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . putri Prabu Rumbaka. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. Prabu . Dalam peperangan tersebut. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. serakah. raja negara Astina. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. kejam. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. raka negara Astina. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). seperti Arya Prabu Rukma. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. mau menangnya sendiri. Prabu Kalasasradewa sangat sakti. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. bengis. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. pemberani dan sangat sakti. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. Arya Ugrasena. suka menurutkan kata hati. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. serakah. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. Berwatak angkara murka. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. istri Prabu Basudewa.

raja negara Astina. adik Prabu Gorawangsa. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. Dengan dukungan Suratimantra. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. Setelah remaja. Karena sangat sakti. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. Ia lahir di negara Bombawirayang. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. oleh Suratrimantra. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. keras hati. ingin menangnya sendiri. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. permaisuri Prabu Basudewa. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. pamannya yang sakti. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. raja Mandura. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). penghianat.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. Pemberontakan Kangsa gagal. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra.

Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. . Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. padahal ia masih gadis. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. putri bungsu raja Mandura. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. Prabu Basukunti. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa.Karna KARNA. Waktu masih berusia remaja. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. Basukarna adalah putra sulung. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. Basukarna adalah anak buangan. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. Resi Druwasa. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. sedangkan Arjuna anak yang ketiga.

ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Namun permohonan itu ditolak. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. Setelah lahir. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. Maka. atau Suryatmaja. Tahun berganti tahun. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk.yang artinya telinga. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. Manakala hari telah terang. Itulah sebabnya. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. dan Yama Widura. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. Dengan ilmunya yang tinggi. Itulah sebabnya. ia masih tergolek di tempat tidurnya. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. ia diberi nama Karna . Kebetulan mereka memang tidak punya anak. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). Resi Krepa. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. dan matahari sudah naik. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. Nama lain baginya adalah Talingasmara. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. sering bangun siang. yakni putra-putra Drestarastra. sesudah masa kehamilannya cukup. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Pandu. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. . Menjelang masa remaja. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. Alasannya.

Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. ditolak. ataukah sebaliknya. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. Duryudana. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. Karna menjadi Adipati di Awangga . Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. Lagi pula. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. termasuk para Kurawa.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Adu tanding pun dimulai. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. Lebih-lebih Arjuna. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. Namun Kunti juga ragu. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. Yakin. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. Keduanya seimbang sama kuat. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna.

Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. kelak ternyata. Basukarna. Dan. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. Karna harus menyamar sebagai brahmana. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. tetapi karena hasil usahanya sendiri. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. sehingga keringatnya bercucuran. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. yakni ilmu ketrampilan memanah. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. menyengat paha Basukarna. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. Karena merasa ditipu. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. Sewaktu tahu apa yang terjadi. walaupun telah menjadi menantunya. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. melainkan seorang ksatria.yang menentukan hidup atau mati. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. Saat itu seekor ketonggeng. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. .bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. atau raja muda. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. kutukan itu akan terbukti. adik Surtikanti. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. putri Prabu Salya. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. sejenis kalajengking berbisa. yaitu raja penguasa di Awangga. pada saat yang genting . raja Mandraka. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti.

siapa pun yang memintanya. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. yakni Prabu Anom Duryudana. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. Bima. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. Ki Nartasabda.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. salah lihat. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. yaitu Batara Surya. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. percaya diri. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. sebab Batara Endra. dan Arjuna. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. dan mengaku sebagai Arjuna. Jadi. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. Dalam pewayangan. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. Selain seimbang kesaktiannya." . "Ingatlah Karna. tahu membalas budi. tetapi gagal. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. Meskipun sebelumnya telah tahu. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. teguh dalam pendirian. putri sulung Prabu Salya.

Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya ." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta. Karna menolak bujukan itu dengan alasan. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. Hamba sendiri yang akan melepaskannya. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi.Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. Karenanya. apa alasan brahmana itu memintanya. berkata: "Karna.. Esok harinya. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. dengan senang hati hamba akan menerimanya. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna." Demikianlah. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. .. Namun." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. Sehari menjelang Baratayuda.. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. ambillah. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan.. Kini. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. Seperti yang diduga oleh Batara Surya. itu tergantung pada siapa yang memintanya. Pada pertemuan empat mata." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. Jika seorang brahmana datang meminta. Kresna secara khusus datang menemui Karna. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas.. ksatria mulia. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba . sebagai ganti barang yang hamba ambil. Tanpa menanyakan. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. . dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh.yang masih dalam ujud brahmana..

Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. Dinda Karna. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang." Karna: "Kakanda Kresna. Resi Krepa. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana. sifat iri. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. pendirian mereka.. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. Yang penting. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. bukan perang kecil. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting.. Kakanda Kresna. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. itu semua agar Baratayuda dapat segera . Bahkan Maharesi Bisma. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa.. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. sejak masih remaja. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka." Karna: "Kakanda Kresna. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan.. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. . Adinda telah mengenal para Kurawa. sehingga Baratayuda dapat dicegah. Itulah sebabnya.Kresna: "Dinda Karna. Rasanya. Namun. . Adinda tahu benar. Barata-yuda harus segera terjadi. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran." Kresna: "Saya memahami hal itu. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. Jadi. dan dengki mereka. Begawan Drona. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil." Kresna: "Tetapi. culas. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. Kakek Abiyasa. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. Itu adalah kewajiban Adinda. bagaimana pun. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria. membalas kebaikan dengan kebaikan pula.

ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. Demikian pula. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. Dinda Basukarna . Namun. Di tepi sungai yang dianggap suci itu. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. Adinda tahu." Kresna: "Adinda Karna. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. jelas berbeda. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. dan siapa yang akan unggul. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya.terjadi sebagaimana seharusnya. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. sebelum menghadap pada Sang Pencipta. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. lewat tengah hari. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu. selalu harus ada yang menjadi korban." kata titisan Wisnu itu. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. kita semua belum tahu. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. Coba renungkan hal itu. bagaimana pun." Kresna: "Adinda Karna. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya.. Seandainya Adinda yang gugur. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. . Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna." Karna: "Itu pun Adinda pahami. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan.. Entah siapa yang akan kalah. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. Karenanya. Sekali lagi. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat.. seandainya Adinda yang menang. Hati kecilnya merasa. Namun. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah.

bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. Namun. adik-adik hamba. Hanya karena keadaan. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati.. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan." Kunti: "Tetapi . Tidak bisa tidak. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa.. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. betapa remuknya hati seorang ibu. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. junjungan hamba. cobalah engkau renungkan barang sejenak. Karna Anakku.. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba. Anakku. Ibunda mengerti.. Jika harapanku ini engkau kabulkan." Kunti: "Karna. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria."Basukarna anakku. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia.. Namun. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi. Para dewa dapat menjadi saksi. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. ibumu ini. Namun. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. Namun hamba mohon. Engkau seorang ksatria utama. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. dengan menguatkan hati. Hamba mengerti. Aku.. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. Ibunda tentu juga tahu. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi.." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya.. Arjuna. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. engkau adalah prajurit sejati. Engkau tentu juga tahu. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. perang besar akan terjadi esok hari.. Namun. Dapatkah engkau membayangkan. . .. ada yang .

" Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah.. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. Demikian pula. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. Biarlah aku memelukmu barang sejenak. Aku tidak berkesempatan merawat.harus mengorbankan suaminya. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. Doaku untukmu. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. Dan. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. menciumi ubunubunnya. tidak terlaksana.. sebagai ksatria. maka ia akan gugur sebagai pahlawan. Tetapi. Untuk itu. Dalam Baratayuda. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. anakku. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. sejak engkau masih berujud bayi merah. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. izinkan aku memelukmu. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. maafkanlah Ibumu ini. jika ia tidak ikut beperang. derajat dan pangkat. Kesedihanku sebagai seorang ibu... Jika hamba gugur.. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu. aku telah kehilangan engkau. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. . ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. mungkin Baratayuda akan gagal. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. anakku.. Kunti lalu berkata: "Anakku. penguasa Astina itu mulai khawatir. kumohon kepadamu. kemuliaan.. mengorbankan orang yang disayanginya.. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. batal. memelihara dan mengasihimu. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. Puluhan tahun. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. dan . Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban. Karena itu. Karna. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra.. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut.. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. buah hatiku . Pertimbangan yang lain adalah. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. anakku .

raja Dwarawati. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. Agar seimbang dan tampak sederajat. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. dan mengasihinya. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. Duryudana lalu meng-ingatkan. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. Dan. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. Sementara itu. sebagaimana dikehendakinya. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. Basukarna . bahwa perang ini bukan perang pribadi. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. seorang anak yang terbuang sejak bayi. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. melesat ke arah dada Arjuna. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. Namun. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri.cari Arjuna. yang paling tepat adalah Prabu Salya. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. Karena desakan Duryudana ini. Alasannya. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. Basukarna. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. Panah Wijayacapa meluncur deras. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. dan menurut anggapannya. Karena jika bukan dia yang gugur. mengasuh. kemudian membujuk Prabu Salya. Duryudana dengan cepat melerai. Hanya karena bujukan Duryudana. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna.

gugur karena siasat licik Kresna. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. putri Prabu Salya. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. Ia mempersalahkan Adimanggala. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. Permadi sanggup. Pada saat Baratayuda berlangsung. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. Tetapi versi lain menyebutkan. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. abang satu ibu lain ayah. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. turun dari kereta. Permadi mencoba membantah. putri Prabu Anom Duryudana. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. selain sebagai ipar. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. Jadi. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti.Bhs. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. Basukarna mendapat dua orang putra. namun tidak seorang pun yang percaya. . Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. Suatu hari. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. ia juga merupakan besan. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. Dari keterangan para dayang. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. Dengan demikian. yakni patih Kadipaten Awangga.

Dalam pewayangan di Indonesia. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. Usaha Permadi ini berhasil. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. dan terjadilah perang tanding. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. Guna me-nyirnakan angkara murka. Karna menolak. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. dewa itu segera melerainya. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. dan bahkan juga nama baiknya. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. terpaksa menerima kenyataan itu. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. Lagi pula. Diterangkan. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. Setelah tahu apa yang terjadi. ia sanggup mengorbankan jiwanya. . yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. Karenanya. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara.Dalam waktu singkat. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana.

Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. Dalam Mahabarata. bukan bangsawan). sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. Basukarna. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. selain dendam pada Arjuna. Karna ternyata sanggup. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. . atau Basusena. dan Arjuna. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. Kelak. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 .Sebagian dalang yang lain menyebutkan. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Dewi. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. Lihat juga Kunti.

putra Abimanyu dengan Dewi Utari. Gardapati (raja negara Bukasapta). Citraksa. Wikataboma. Kartadenta. Surtayuda. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. cerdik. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. lincah. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Durmuka. Citraksi. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. Durgempo. Setelah mertuanya meninggal. Ia berbadan besar. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Ia menikah dengan Dewi Karastri. putri raja Banyutinalang. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Citraboma. keras hati. Bogadatta (raja negara Turilaya).Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartawiyoga berwatak keras hati. berani dan selalu menuruti kata hati. Durmagati. . Surtayu. Citrayuda. Duryudana (raja Negara Astina). Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Gardapura. Bomawikata. pandai bicara. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. gagah dan berwajah setengah raksasa. Carucitra. Kartamarma memliki perwatakan.

Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. Rajamala. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. Upakeca / Rupakeca. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. telah datang menyusul Kakrasana.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. yaitu. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. Citragada dan Wicitrawirya. Bagawan Abiyasa. dari padepokan Retawu. penghianat. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. yaitu. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Setatama. dengan Dewi Durgandini. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. ingin menangnya sendiri. raja negara Astina. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. Kencakarupa berwatak keras hati. berani dan .

Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). Krepa berwatak jujur. Dalam Mahabharata diceritakan. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. Prabu Matswapati. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Cerita Pedalangan menyebutkan. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Akhir riwayatnya diceritakan. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca.selalu menurutkan kata hati. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. setia dan penuh pengabdian. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. . Kisah lain menyebutkan. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu.

. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana. sampai akhir hayatnya.

putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. Kembang Wijayakusuma. adalah putra Prabu Basudewa. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa.Dewi Rukmini. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. berputra . Kakrasana.Dewi Setyaboma.Dewi Pratiwi. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. 2. dari negara Lesanpura. Arya Setyaka. antara lain. kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna.Dewi Jembawati. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. . Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. berputra: Saradewa (berwujud raksasa). seorang swarawati keraton Mandura. 4. Senjata Cakra. Kaca paesan. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Ia lahir kembar bersama kakaknya. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. Terompet/Sangkala Pancajahnya. 3. berputra . berputra .Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga.

raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. Prabu Kresna menginginkan moksa. bernama. Wilugangga. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. Ia berwatak penuh belas kasih. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. dengan Dewi Jimambang. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. tenang. setia dan wingit. Antakawulan dan Bambang Sumbada.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. Bambang Irawan. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. Sejak kecil. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. Bima/Werkundara dan Arjuna. Wijanarka. putri Prabu Kunti. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Sumitra. pemberani. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. raja negara Astina. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. raja Boja. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Puntadewa. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. putra Prabu . Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. Endang Pregiwa. Nakula dan Sadewa. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. Wisanggeni. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Abimanyu. Daya khasiat minyak Jayengkaton. Endang Pregiwati. Arya Basudewa. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. kakaknya. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. Bagawan Wilawuk. apabila dioleskan pada pelupuk mata. Bratalaras.

melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. menarik hati. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. yang menjadi istri Arya Warsakapura. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. putra kedua Adipati Karna. Wataknya bersahaja.Pandu dengan Dewi Madrim. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. Akhir riwayatnya diceritakan. keinginanya selalu terlaksana. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. Ia mempunyai kakak kandung . gaya dan kata-katanya serba menarik. Hidupnya serba mewah. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga.

Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. setia. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. Kangsa pergi kenegara Mandura. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. raja negara Mandura. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang.bernama Narasoma. Prabu Pandu. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. Dengan dukungan Suratrimantra. adik Prabu Gorawangsa. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). Kedua putra kembarnya. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. tetapi juga putra Prabu Basudewa. raja negara Mandura. Dari perkawinan tersebut. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. raja negara Widarba. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. sabar dan Wingit. . Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. Oleh Kangsa. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. diusir keluar dari negara Mandura. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). digauli oleh Prabu Gorawangsa.

percaya akan kekuasaan Tuhan. sabar. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. seorang hapsari/bidadari. Akhir riwayatnya diceritakan. di daerah kerajaan Jodipati. yaitu. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Akhir riwayatnya diceritakan. Menurut purwacarita. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. Mandrapati mempunyai watak. Mandrapati mempunyai watak. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. Narasoma dan Dewi Madrim. ikhlas. seorang hapsari/bidadari. wilayah negara Mertani.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Narasoma dan Dewi Madrim. sabar. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). ikhlas. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. percaya akan kekuasaan Tuhan. yaitu. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. padepokan Pandansurat dimerdekakan. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati.

Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. Nakula tidak akan dapat lupa .ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. setia. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. manusia kera kekasih dewata. Dari perkawinan tersebut. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. Ia lahir kembar bersama adiknya. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). dari negara Mandura bernama. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Mereka bertemu. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. sangat berbakti. dari negara Mandaraka. memperrtunjukkan kemahirannya menari. salah satu dari lima satria Pandawa. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. Dewa Tabib. dengan permaisuri Dewi Kunti. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. Puntadewa.

kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. taat. Akhir riwayatnya diceritakan. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Senapati negara Mretani. setia. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. wilayah negara Amarta. Ia juga mempunyai cupu berisi. raja negara Awuawulangit. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . Dewi Madrim. 1. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. . "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. 2. belas kasih. Nakula mempunyai watak jujur. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. Setelah selesai perang Bharatyuda. putri Resi Badawanganala. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. Dewi Srengganawati.

Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. Arya Singamulangjaya. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. Narasinga menjadi sangat sakti. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana.Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. Ia tewas dalam . adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. raja negara Surateleng. Karena ketekunannya bertapa. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti.

Ibunya bernama Dewi Kandini. raja negara Mandaraka. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. putra Prabu Basudewa.peperangan melawan Narayana. putra Prabu Kresna. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. dari negara Lesanpura. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. Senapati perang Dwarawati. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. putra Sanghyang Brahma. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. selain berguru pada ayahnya. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. setia. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. Setelah ayahnya. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. Selain sakti. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. Karena itu selain sakti. Sedangkan dalam olah keprajuritan. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. jujur.. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). putri Arya Kidangtalun. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. andel Resi Palasara. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda.

Ramayana dan Pramasata 2. Ia seorang anak yatim. akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. Bagawan Sarmiti. berputra . Antakadewa dan Bambang . nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. berputra . Dewi Dangan. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. Sumitra. jujur dan adil. dengan Dewi Manuhara. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. 1. Prabakusuma. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. Kumalasakti. kekuasaan Pancatnyana semakin besar. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. berputra . Dewi Gentang. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. Bratalaras.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. Dalam kitab Adiparwa. Dewi Tamioyi 3. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. salah satu dari lima satria Pandawa. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Puyangan. Ia berwatak bijaksana. ia masih dalam kandungan ibunya. yaitu . Dewi Satapi/Dewi Tapen. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). Dewi Impun. Dewi Niyedi 5. Ramaprawa dan Basanta. Abimanyu. berputra . berputra . Wijarnaka. Kumaladewa. Wilugangga. Bambang Irawan. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng.

Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Kumalasakti. Abimanyu. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. bernama. dengan Dewi Manuhara. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. putra Prabu Puntadewa. raja negara Pringgondani. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. berbakti dan teguh dalam pendirian. Arimba/Hidimba. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. Ia dan adik bungsunya. Wilugangga. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. Bratalaras. Bambang Irawan. putra Bima dengan Dewi Arimbi. baik budi. Sumitra. Brajamusti. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Dari perkawinan tersebut. Kumaladewa. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. Dewi Arimbi. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Antakadewa dan Bambang Sumbada. Baru setelah remaja. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. bernama. Brajadenta. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. setia. Brajalamatan. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. Arjuna. jujur. setia. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. Brajawikalpa dan Kalabendana. setia. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Prabakusuma. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. jujur. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Arjuna. Dewi . Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. Wijanarka. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya.Sumbada.

Arimbi. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. raja raksasa dari negara Manikmantaka. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. juga ahli dalam ilmu pengobatan. Akhir riwayatnya diceritakan. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. tenang. Bambang Tetuka/Gatotkaca. Ia sangat sakti. Wijarnaka. putri Bathara Indra. baik tingkah lakunya. satria Pandawa putra Prabu Pandu. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . mengalahkan semua para Dewa. Dewi Mustakaweni. berwatak angkara murka. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. Wisanggeni. Kumalasakti. Akhir riwayatnya diceritakan. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. Atas keputusan Bathara Guru. Abimanyu. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. Kumaladewa. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. jatmika. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. Endang Pregiwa. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. besar tanggung jawabnya. Ia adalah putra Arjuna. raja negara Awangga. Sumitra. yaitu. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. Bratalaras. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Wilugangga. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. Bambang Irawan. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. Wilugangga. Endang Pregiwati. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. Antakawulan dan Bambang Sumbada. dengan Dewi Supraba. halus. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Ia kemudian mengutus patihnya.

putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. dengan Ken Sagupi. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. setelah selesainya perang Bharatayuda. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. Akhir riwayatnya diceritakan. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. Suaranya lantang. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. Kedua putranya. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. . dan Dewi Rarasati/Larasati. Wresni dan Andaka. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. Arya Udawa. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. ia mempunyai dua orang saudara bernama. Dewa keadilan dan kesejahteraan. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga.dan Kasipu. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Ken Sagupi. senang bergurau. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. yaitu. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. seorang swarawati Keraton Mandura. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa.

Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. sabar. sabar. yang kemudian diberikan kepada putranya. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. dan dua orang adik kembar lain ibu. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. Dewi Erawati. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. penuh belas kasih. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. Bima/Werkudara dan Arjuna. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Ia mempunyai watak. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra.Dewi Pratiwi berwatak setia. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Sitija. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. ikhlas. dengan Dewi Darmastuti. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. seorang hapsari/bidadari. dan sangat berbakti. jujur. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Ia juga terkenal pandai bermain catur. jujur. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. setia. raja jin negara Mertani. tekun dalam agamanya. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. . putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Pujawati berwatak. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. percaya atas kekuasaan Tuhan. Dewi Banowati. Dewi Surtikanti. masing-masing bernama.

raja negara Mandaraka. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. Atas perintah Arya Sakuni. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Setelah menobatkan Parikesit. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. Arya Gamdamana. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. serta berjiwa penjilat. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. . Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri.Dalam perang Bharatayuda. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. Ia seorang arsitek ulung. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. dan berhasil menewaskan Prabu Salya.

Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Resi Balarama/Baladewa. sais kereta kerajaan Astina. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. Menurut ketentuan dewata. Citragada dan Wicitrawiya. Upakeca/Rupakenca. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. bernama. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. yaitu: Resi Bisma. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. . berani. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. masing-masing bernama . Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. Adipati Karna. Duryudana dan Bima. Dewi Nirada. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". Kecaka/Kencakarupa. Setatama. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. Rajamala berwatak keras hati. raja negara Astina. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. tidak bisa mati selama masih terkena air. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Ia sangat sakti. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada.

seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Arya Prabu Rukma. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. putri Arya Prabu Rukma. dengan Ken Sagupi. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. . putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. sabar.dengan permaisuri Dewi Rumbini. Ken Sagupi. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. ia mempunyai tiga orang saudara. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. patuh dan berbakti. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. Dewi Rarasati berwatak setia. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. Bambang Sumitra dan Bratalaras. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. yaitu : Arya Udawa. sangat menginsyafi.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. raja negara Astina. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. Dari garis keturunan ayahnya. seorang swarawati keraton Mandura. mengerti dan menguasai dirinya. istri pertama Arjuna. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang.

Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. Citragada dan Wicitrawirya. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. halus. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. dari padepokan Retawu.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Kencaka/Kencakarupa. raja negara Astina. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. Bagawan Abiyasa. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Rajamala. bernama. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. Setatama. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. hatinya keras dan sedikit suka usil. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. Setelah Prabu Kresna mati moksa. cerdik pandai. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. sabar. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Ia meningal dalam usia lanjut. Dewi Surtikanti. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. Narayana. dengan Dewi Durgandini. . raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. Dewi Erawati. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. tenang. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. bernama. yaitu.

Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu.Rupakenca berwatak tinggi hati. Bima/Werkundara dan Arjuna. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Nakula. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. keras kepala dan mau menangnya sendiri. taat. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. Setelah selesai perang Bharatayuda. Ia lahir kembar bersama kakanya. Sadewa mempunyai watak jujur. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . wilayah negara Amarta. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). setia. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). Akhir riwayatnya diceritakan. putri Resi Badawanganala. Selain sangat sakti. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. sombong. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. bernama. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. belas kasih. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Akhir riwayatnya di ceritakan. Dewa Tabib. Prabu Matswapati. Puntadewa. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. dari negara Mandura. Senapati negara Mretani yang berkhasiat.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->