Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

SANG HYANG. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. ketika masih muda disebut Nagasesa.Antaboga ANTABOGA. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. orang kedua dalam keluarga Pandawa. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. Karena Nagatatmala memang bersalah. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. putri Sang . sesuai dengan yang dikehendakinya. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. Dalam pewayangan disebutkan. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. istrinya. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. walau itu anaknya. walaupun terletak di dasar bumi. Putrinya. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. ia mempunyai dua anak. Ibunya bernama Dewi Wasu. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. putri Anantaswara. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. ujudnya tetap seekor naga. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. Untunglah Dewi Supreti. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. Dewi Nagagini. Dalam pewayangan. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. Sang Hyang Antaboga. setiap 1000 tahun sekali. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). Selain itu. tetapi dalam keadaan triwikrama. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. istri Batara Yamadipati. menikah dengan Bima. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. anaknya sendiri.

Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. Tidak hanya itu. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. mengacau. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. melainkan mengaduk-aduknya.Hyang Wenang. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. Namun setelah berhasil memutarnya. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. cahaya terang memasuki mulutnya. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. . dibawa ke samudra. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. yang artinya mengaduk-aduk. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. Nagasesa menjawab. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. Batara Guru menyanggupinya. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. para dewa bukan membor samudra. Itu pula sebabnya. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. dan saat itulah muncul Batara Guru. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. Untuk membangun ikatan keluarga. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’.

Antareja tidak pernah ada. Lihat Antareja. Sebenarnya sebutan itu keliru.Perlu diketahui. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. yang suami Dewi Pertiwi. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. yakni Antareja. Prabu Kresna. artinya. cucunya. Yang kelokannya tidak mengenal batas. tak terlihat. kata anta artinya batas. cucu Sang Hyang Antaboga. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. Jadi. Dalam Kitab Mahabarata. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. Bersama dengan menantunya. Antaboga berangkat ke kahyangan. Kata ‘maya’. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. Kata an atau artinya tidak. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. dan Candrabirawa. . hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. yang benar adalah Aji Kawastram. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa.

putra Bima dengan Dewi Arimbi. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). bernama: Raden Gatotkaca. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. . menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. dan berputra Arya Danurwenda. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. putri Prabu Ganggapranawa.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. dan Arya Anantasena. pendiam. salah satu dari lima satria Pandawa. yang mempunyai kesaktian. Lidahnya sangat sakti. sehingga kebal terhadap senjata. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. pemberian ibunya. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. dengan Dewi Nagagini. Anatareja berkulit napakawaca. putra Bima dengan Dewi Urangayu.

salah satu dari lima satria Pandawa. yang dapat . Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. yaitu : Anantareja. dengan Dewi Urangayu. putra Dewi Arimbi. dan Gatotkaca. putra Dewi Nagagini.

Arya Prabakesa. terus terang. Anantasena berwatak jujur. salah seorang dari lima satria Pandawa. berani kerena membela kebenaran.mengembalikan kematian di luar takdir. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. Arimba/Hidimba. bersahaja. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. Brajamusti. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. Brajawikalpa dan Kalabendana. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. Prabu Arimba. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. Setelah dewasa. menggantikan kedudukan kakaknya. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. Brajalamatan. bernama. Brajadenta. putra Prabu Pandu. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. tidak pernah berdusta. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. dengan Dewi Hadimba. kekuasaan . raja raksasa negara Pringgandani.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

Arya Basudewa. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. raja Negara Kumbina. trengginas. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. Prabu Rumbaka. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. raja Boja. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. Ia berambut dan . Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. putra Prabu Rumbaka.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. raja negara Surateleng atau Trajutisna. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. putri Prabu Kunti. dengan Dewi Krepi. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. cerdik pandai. Akhir riwayatnya diceritakan. dan bergelar Prabu Bismaka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . swaraswati keraton Mandura. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama.

Dari ayahnya. raja negara Magada. keturunan Prabu Citragada. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. pemberani. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. dengan Dewi Anggini. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. Resi Drona). dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. Ia memiliki sifat dan perwatakan . cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . Ketika ayahnya. Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina.bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan.

dan berputra Dewi Pujawati. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. ayahnya. Akhir riwayatnya diceritakan. seorang hapsari/bidadari. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. Dewi Pujawati. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. percaya akan kekuasaan Tuhan. menantunya sendiri. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. tindakannya seperti . suara besar agak serak (agor . Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati.Bagawan Bagaspati. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. lagak lagu katanya kekanak-kanakan. sabar. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . Ia mempunyai tabiat .. Bagaspati mempunyai watak. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. Bagaspati sangat sakti. Carub atau Astrajingga. ikhlas. lucu. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. Sebelum tewas. Jawa).

anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. tetapi selalu tepat. putri Bathara Hira.orang bodoh. Seperti halnya dengan Semar. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. kata-katanya menjengkelkan. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. ia hidup sampai jaman Madya . kakak Dewi Kanistri. Bagong berumur sangat panjang.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

swaraswati Keraton Mandura. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Kakrasana dan Narayana. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. raja Boja. Secara tidak resmi. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. Setelah usia lanjut. Dewi Prita/Dewi Kunti. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . Kakrasana.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. putri Prabu Kunti. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa).

Atas kemurahan hatinya. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Basukiswara . Arya Basunanda dan Arya Basumurti. membagun sebuah padepokan/pertapaan. Sebagai penggantinya. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. Beberapa tahun kemudian. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Dewi Basuwati.

putri Prabu Kunti. raja Boja. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . .ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. cerdik pandai. Prabu Basukesti. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. Setelah usianya lanjut. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. Dewi Prita/Dewi Kunti. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. Arya Basuketi. berani. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. arif bijaksana dan suka menolong.

Karena ketekunannya bertapa. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Arya Basukesti. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata.Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). Dengan kereta sakti Amarajaya. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. putri . Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. Dewi Basundari dan Arya Basundara. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). juga tahu segala bahasa binatang. Putri Bathara Brahma. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon.

Setelah menikahkan putrinya. Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. Arya Basupati. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. . Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. Dari perkawinan tersebut. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. Arya Basunada. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. dengan permaisuri Dewi Srisekar. Prabu Basurata berkeinginan moksa.

Gada Rujakpala. Kowara. Gelung Pudaksategal. Bima memililki sifat dan perwatakan. Alugara. kuat. tabah. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Sumping Surengpati. Balawa. Kalung Nagasasra. berputra Raden Gatotkaca dan 3. Pupuk Jarot Asem. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Ia putra kedua Prabu Pandu. teguh. serta 2 orang saudara lain ibu. gagah berani.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. Aji Bandungbandawasa. Birawa. Dewi Urangayu. Nakula dan Sadewa. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. Nagata. 2. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. Kusumayuda. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. Gelang Candrakirana. patuh dan jujur. berputra Arya Anantareja. yaitu . Kelatbahu Candrakirana. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Kusumadilaga. Pandusiwi. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . Dewi Nagagini. Bratasena. Sena. Bayusuta. Dewi Arimbi. yaitu : 1. Kuku Pancanaka. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. Dandunwacana. atau Wijasena. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. . wilayah negara Amarta. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta.

Surtayuda. Citraksi. Wikataboma. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Citraksa. Citrayuda. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Durmuka. Bomawikata. Durmagati. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. . Surtayu. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Kartadenta. Durgempo. (raja negara Banyutinalang).Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Citraboma. Gardapura . Carucitra. Kartamarma. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari.

Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. Ia pandai bermain gada. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. Karena ketekunanya bertapa. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. raja negara Surateleng. kejam. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Bila salah satu diantara mereka mati. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. Berwatak angkara murka. Dalam perang Bharatayuda. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . dan diloncati salah satu diantara yang hidup. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. Di medan peperangan. Selain sakti. maka yang mati akan hidup kembali. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. ia menjadi sangat sakti. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit.

Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. Arya Prabakesana. Brajadenta berwatak keras hati. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. Dewi Arimbi. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Brajawikalpa dan Kalabendana. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. ingin menangnya sendiri. Brajamusti. . Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. Oleh kakaknya. Brajamusti. Usahanya kembali menghalami kekagalan. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Dewi Arimbi. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Akhir riwayatnya diceritakan. Bima tinggal di Jadipati. Arimba / Hidimba. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Prabu Arimbaji. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Brajalamatan. Brajadenta sangat sakti. Dengan bantuan Bathari Durga.

Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Arimba/Hidimba. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. Arya Prabakesa. putranya dengan Bima. pemberani dan sangat sakti. mudah marah. Brajawikalpa dan Kalabendana. masing-masing bernama . Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. Brajadenta. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. Dewi Arimbi. . raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. Brajamusti.

putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. . Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. berlindung pada kemenakannya. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. raja negara Astina. Brajawikalpa dan Kalabendana. Arimba/Hidimba. Brajalamatan. istri Prabu Duryudana. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. Brajadenta. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. keras hati dan ingin menang sendiri. Arya Prabakesa. Brajadenta dan kedua adiknya. Dewi Arimbi. agak bengis. Bersama kakaknya. Ia sangat sakti. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Prabu Arimbaji. Dengan bantuan Bathari Durga. Brajalamantan dan Brajawikalpa. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca.

Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. Arya Prabakesa.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. setia. Dewi Surtikanti. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . Brajalamatan dan Kalabendana. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. Dewi Erawati. pemberani. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Arimba/Hidimba. pendendam. gagah perkasa dan sangat sakti. Burisrawa berwujud setengah raksasa. Brajadenta. Dewi Arimbi. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca.peristiwa . Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. senang menurutkan kata hatinya. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. Ia berwatak sombong. Brajamusti. tangguh. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. ingin selalu menang sendiri. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama .

Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. raja negara Lesanpura. . putri Prabu Kiswaka. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. putra Prabu Setyajid/Ugrasena. raja Astina dan Adipati Karna. Prabu Duryudana.yang penuh dengan kekerasan. raja Mandura. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. Dalam perang Bhratayuda. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki.

banyak tingkah dan pandai bicara. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. serakah. tangkas. semuanya berwarna hitam. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. pemberani. Cakil memiliki sifat. trengginas. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. Ia berwatak kejam. berkaki putih .

sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Bersama kakaknya. Setelah pesta perkawinan selesai. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. di kawasan hutan Mertani.(=pancal panggung/Jawa). yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. . raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. yaitu : Prabu Yudhistira. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. Ia mempunyai dua kakak kandung. Atas seijin Bathari Durga. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. ketika dipinang oleh Arjuna. Arya Danduwacana. Pada mulanya Dadungawuk menolak. Arya Dananjaya sangat sakti.

akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. . Berwatak pemberani. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . putra Prabu Pandu raja negara Astina. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. Kepada Arjuna ia menyerahkan . Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . Arya Dandunwacana menyerahkan. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. pusaka Jala Sutra Emas. Dandangminangsi. Podangbinurehan. Ditya Sapujagad. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. Kepada Bima. gagah perkasa. jujur. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. Celengdemalung. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. hak memakai nama Arya Dandunwacana. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. Jangettinelon. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. negara Jodipati. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. Menjanganketawang dan Cecakandon. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa.

cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. Ia berkulit Napakawaca. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. yang mempunyai kesaktian. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. pendiam. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. Arya Danurwenda masih kecil. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. . Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. Hyang Anantaboga.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. jujur. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Nagapratala. Anantareja. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala.

Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. Wresni dan . Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. Putri sulungnya. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Dewi Amba. dari pertapaan Retawu. raja negara Srawantipura. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura.

Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). Karena menghendaki kemenangan para daitya. Lesanpura. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. raja daitya negara Parwata. Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya. dan berputra tiga orang lelaki. raja negara Astina. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. masing-masing bernama . raja Amarta. dan Dewi . putri Sanghyang Indra. masing-masing bernama . istri Prabu Yudhistira. Dewayani meminta Resi Sukra. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Druhyu. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. Dewi Drupadi. Kumbina dan Dwarawti). Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama.Andaka. Yadu dan Turwasu.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. putri tunggal Prabu Wrisaparwa.

Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. menghadapi senapati perang Kurawa. yaitu Resi Drona. Pada saat itu roh Ekalaya. congkak. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. Drestadyumna berwajah tampan. putra Resi Drona. Drestaka dan Drestara. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. raja negara Dasarna. Ia tewas dibunuh Aswatama. istri Arjuna. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama.Srikandi. tangkas dan trenginas. putri Prabu Hiranyawarma. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. banyak bicaranya. Setelah melalui pertempuran sengit. . tinggi hati. sombong. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. Resi Drona berwatak. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. cerdik. bengis. memiliki sifat pemberani.

Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. Arya Sucitra pergi meninggalkan . Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. raja negara Tempuru. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma.tetapi kecakapan. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). yang memenggal putus kepalanya. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. putra Prabu Drupada. Untuk mencari pengalaman hidup. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. putri Prabu Purungaji. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. setelah gugurnya Resi Bisma. kecerdikan.

Hargajembangan. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. bijaksana. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. Di dalam perang besar Bharatayuda. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. Dalam masa kekuasaanya. luhur budinya. Dewi Drupadi. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. teliti dan . Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan.sabar. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama.

Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Bima. 3. besar kepala dan senang meremehkan orang lain.Partawindya dari Yudhistira. Srutakirti dari Arjuna 4. Yudhistira. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. Menurut pedalangan Jawa. Akhir riwayatnya diceritakan. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. 2. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. 1. ia sangat sakti. yaitu. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Arjuna. Srutanika dari Nakula 5. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. gagah dan bermulut lemar. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Ia berbadan besar. Sedangkan menurut Mahabharata. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. Dursala mempunyai watak dan sifat. Nakula dan Sahadewa. takabur. Srutawarman dari Sahadewa. Selain pernah berguru pada Resi Drona. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. Dursala tewas dalam pertempuran .setia. Srutasoma dari Bima.

Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. Gardapura . Carucitra. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Surtayu. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. Kartamarma. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Surtayuda. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. Bogadatta (raja negara Turilaya). raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. mempunyai watak dan sifat. Durmagati. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. Kartadenta. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. senang meremehkan dan menghina orang lain. takabur.gemar bertindak sewenang-wenang. Bomawikata. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Citraksi. Citrayuda. Durmuka. gagah dan bermulut lebar. Citraboma. putri Adipati Banjarjungut. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. (raja negara Banyutinalang). Citraksa.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Durgempo. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. besar kepala. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Dursasana berbadan besar. Wikataboma.

Carucitra. Durmagati. keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Durmuka. Gardapura. Surtayuda. Citraksa. dihantam gada Rujakpala. Bogadatta (raja negara Turilaya). dan Widandini (raja negara Purantara) . Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta.hancur berkeping-keping. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Bomawikata. Wikataboma. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartadenta. . Surtayu. Citraboma. Durgempo. Gardapati (raja negara Bukasapta). Diantara 100 orang. Duryudana (raja Negara Astina). Citraksi. Citrayuda.

Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. setia. Wataknya bersahaja. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. menarik hati. jujur.Hidupnya serba mewah. Ekalaya seorang raja kesatria. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. raja negara Sindu. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. keinginanya selalu terlaksana. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. putri hapsari/bidadari Warsiki. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. Ia adalah raja negara Paranggelung. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. tekun dan tabah. Ekalaya berwatak. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. gaya dan kata-katanya serba menarik. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. sangat mencintai istrinya. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. Menjelang .

putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. Jawa).kematiaanya. penuh belas kasih. raja negara Mandura. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. Dewi Banowati. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. setia. Dewi Erawati berwatak. sabar dan wingit. Winata dan Wimuka/Wilmuka. . Dewi Surtikanti. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan.

raja negara Mandaraka. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. semenjak jaman Arya Dandunwacana.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. . Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati.

Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. teguh sentosa. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. raja negara Astina. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. murid Resi Boma. gagah berani. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. dan berputra dua orang bernama. bersahaja. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. pendiam dan sakti. Karena penggantinya. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. menantunya yang setelah menjadi .

gagah. dan diangkat menjadi patih negara Astina. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. menurut Mahabharata. Sedangkan menurut pedalangan. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. tegap. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. pendiam. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. Ketika ayahnya. pemberani. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. Ia berwajah tampan. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. . Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. Prabu Gandabayu meninggal. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini.

Surtayuda.Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Durgempo. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Carucitra. Gardapati (raja negara Bukasapta). (raja negara Turilaya). masingmasing bernama . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Kartadenta. Durmagati. Citraboma. raja negara Astina. Kurawa terhadap Pandawa. Durmuka. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Arya Sakuni. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Gardapura. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Bogadatta. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). . Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Citrayuda. Wikataboma. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Surtayu. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika.

yang kemudian menjadi istri Arjuna. raja negara Amarta. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. Dretadyumna/ Trustajumena. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. 3. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. Sepeninggal Prabu Gandabayu. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. Arya Sucitra. . bijaksana. luhur budinya. 2. Dewi Srikandi. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. 1. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. Dewi Gandawati ikut belapati. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. sabar dan teliti serta setia. masing-masing bernama . raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. bergelar Prabu Drupada. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. suaminya naik tahta kerajaan Pancala.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada.

putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. karena ingin memperistri bidadari. Untuk mengukuhkan tali persaudraan. raja negara Karanggubarja. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Dewi Wersini. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. raja negara Garbasumanda. senapati perang negara Dwarawati. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . putri Prabu Kalayaksa. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. Dewi Garbarini. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci.

Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Dursasana (Adipati Banjarjungut). Citraksa. Citraboma. Gardapati berwatak keras hati. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Bomawikata. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Durmuka. Carucitra. Surtayuda. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Bogadatta (raja negara Turilaya). Surtayu. . Durmagati. Citraboma. Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Surtayuda. Dengan kesaktiannya. Gardapura . Bogadatta (raja negara Turilaya). putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Gardapati (raja negara Bukasapta). raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Citrayuda. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. ia berhasil merebut negara Bukasapta. Wikataboma. raja negara Glagahtinalang. Durgempo. Carucitra. Kartadenta. cerdik dan licik. Citraksa. Surtayu. Citraksi. Durgempo. Citraksi. Bomawikata. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Wikataboma. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. Durmagati. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Kartadenta. Durmuka. Citrayuda. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). congkak. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa.Kurawa.

tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). ia hidup sampai jaman Madya. dan masuk dalam golongan panakawan. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. Karena sabda Sanghyang Ismaya. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. keras kepala. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati.Gardapura bersifat sombong. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. sehingga tiada yang kalah dan menang. Setelah selesai tapanya. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. . Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. tak berleher. kaki pincang. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. terjadilah peperangan antara keduanya. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. Matanya juling. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. cerdik dan licik. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. perut gendut. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. hidung bulat bundar. kakaknya. Gareng bernama Bambang Sukskati. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. Aslinya. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. Nala Gareng berumur sangat panjang. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng.

ibunya bernama Dewi Arimbi. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu. Sebagai raja muda di Pringgadani. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . menjadi raja di negeri itu. Gatotkaca telah membuat huru-hara. Begitu lahir di dunia. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. Tali pusarnya tidak dapat diputus. Sebelum itu. adik Arimbi. Brajamusti. kakak ibunya yang bernama Arimba. Dalam pewayangan.Gatotkaca GATOTKACA. Ia adalah anak Bima. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani.

Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Dari perkawinan dengan Pergiwa. itu bukan diserahkan pada Arjuna. musuhnya akan mati. Karena kesal. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. putri Batara Surya. Ia mengenakan Caping Basunanda. Setelah tali pusarnya putus. dan yang ketiga Dewi Suryawati. Bima dan Arimbi mengizinkan. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Namun. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. Namun. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. yang bernama Kunta Wijayandanu. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. Senjata. . penutup kepala gaib. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. Di kahyangan. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. Setelah penggemblengan selesai. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. anak Arjuna. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. Tutuka pingsan. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa.untuk keperluan itu. begitu tali pusar itu putus. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. Usahanya ini tak berhasil. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Tubuhnya tetap utuh.

ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. Sebenarnya. ia terbang amat tinggi.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. Namun. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. Purbaya. Arimbiatmaja. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. . Guritna. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. karena ia le-laki. Bra-jadenta. Karena itu. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. Kancingjaya. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. terutama Brajamusti. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. Trincingwesi. Akibatnya. Ketika jatuh ke bumi. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Gurubaya. sesudah Gatotkaca gugur. yakni Kalananata. Krincingwesi. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. ketika mereka berperang tanding. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Menjelang ajalnya. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. Abimanyu. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. ada lagi nama alias Gatotkaca. dan amat menyayangi Gatotkaca. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Bimasiwi. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. dan Mladangtengah. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. dan Bimaputra. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. Sebagai raja muda Pringgadani. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna.

datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. putra Dursasana. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. Namun. Baru saja latihan perang itu dimulai. Beberapa tahun menjelang Baratayuda. para putra Pandawa. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. Ia lalu berguru pada Resi Seta. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. Gatotkaca menjawab. Brajadenta . Wahyu Senapati 7. sehingga pingsan. para putra Pandawa. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Pregiwa .Brajamusti 8. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Aji Narantaka 12.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. putra Prabu Matswapati dari Wirata. Gatotkaca Sungging 4.Pregiwati 3. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. ia sadar. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. dengan Aji Narantaka itu . Selain malu. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. Kalabendana Lena 9. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. Gatotkaca Sewu 5. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Gantotkaca Rante 10. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. Sesuai janjinya. Subadra Larung 11.

dan Dukun. Tatit. Mengenai soal wanda ini. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. mukanya tidak terlalu tunduk. dan Dursala. hanyalah Prabu Kala Pracona. Bentuk badannya tegap. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. Dalam pewayangan. Boma Narakasura. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. lengkap dengan taringnya. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). dan Guntur Samodra. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. dengan wajah mirip Bima. yakni Butaprepat. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa.1820) di Surakarta. dan Abimanyu di darat. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. Guntur Prahara. Di Surakarta. Pada tahun 1960-an Ir. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. sehingga menampilkan kesan gagah. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. yakni wanda Kilat. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti.Gatotkaca mengalahkan Dursala. Presiden RI. Nama itu diberikan karena waktu lahir. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. Panglawung. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . tidak diketahui dengan jelas. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. Patih Kala Sakipu. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. Sukarno. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. Badannya kekar dan kokoh. sedangkan kata kaca artinya rambut. Dalam perang melawan raksasa. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. Guntur. dengan muka agak . Gelap. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. Gatotkaca menyambar dari udara.

sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. Sementara itu. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh.datar. raja Mataram. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. Baca Bima. membagi Gatotkaca atas empat wanda. wajah raksasa. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. . Pergiwati. tunduk. dan Sukarno. seolah mencerminkan sifat andap asor. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. Dewi. dengan tubuh besar. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. lengkap dengan taringnya. Wajahnya juga memandang ke bawah. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. kuat. Wanda Guntur. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. Dulu.

Carucitra. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Durmuka. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. Citraboma. Gardapati (raja negara Bukasapta). Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Wikataboma. istri Bathara Derma. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. masingmasing bernama . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Durgempo. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. suaminya. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. raja negara Astina. Dursasana (Adipati Banjarjungut). penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. Surtayuda. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Kartadenta. Arya Sakuni. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. baik budi. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Surtayu. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Citrayuda. Arya Watubaji. sederhana. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Kurawa terhadap Pandawa. Durmagati. lembut. (raja negara Turilaya). Sesuai dengan ketentuan Dewata. Gardapura. Bogadatta. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. dengan bantuan Dewi .

Antakadena dan Bambang Sumbada. dengan Dewi Ulupi. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. ayahnya sendiri. dari pertapaan Yasarata. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. Sumitra. menjelang pecah perang Bharatayuda. Prabukusuma. bernama. Wisanggeni. Ia berwatak tenang. Kumalasakti. sesuai dengan takdir dewata. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. di keputrian negera Surateleng. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. Kumaladewa. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. Bratalaras. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. . tekun dan wingit. Abimanyu. Wijanarka.Wilutama. Sedangkan menurut Mahabharata. jatmika. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. Endang Pregiwa. Akhir riwayatnya diceritakan. Endang Pregiwati. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. salah satu dari lima satria Pandawa. Wilungangga. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. Setelah ada kesepakatan.

Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. .Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. raja negara Astina. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. begitu kelahiran Dewabrata. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari.

Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. Untuk memenuhi ambisinya. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. penganiaya. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. Ia sangat sakti. bengis. Karenanya berbadan tinggi besar. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. gagah. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. perkasa dan berwajah setengah raksasa. Prabu Supala raja negara Kadi. ingin menangnya sendiri. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. keras hati. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. . berani serta selalu menurutkan kata hatinya.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. raja raksasa dari negara Widarba.

Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. istri Arya Prabu Rukma. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Karena ketekunannya bertapa. . Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. istri Arya Prabu Rukma. berwatak angkara murka. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. ayahnya. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. berwatak angkara murka. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama.

dan bergelar Prabu Sinduraja. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. . Jayadrata. Arya Wirata dan Arya Surata. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. penuh kesungguhan dan setia. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. ayahnya. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. ia menukar namanya dengan nama patihnya. berani. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang.

karena ketika . Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. mengutus adiknya. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. Abimanyu menyerang negara Plangklawati.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. istri Arjuna. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. Merasa sangat sakti. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. Bambang Sasikirana. dan Arya Suryakaca. putra Dewi Suryawati. putra Dewi Pregiwa. Sebelum menemui ajalnya. Prabu Jayamurcita. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. raja negara Pringgandani. Raden Gatotkaca. raja negara Madukara (lama). Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. bernama.

Jayasupena tidak bisa terbang. gesit. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. ibunya. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. setia. Dari perkawinan tersebut. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. raja negara Dwarawati. teguh. kesetiaan. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. Perbedaannya. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. Gatotkaca. Ketika lamarannya ditolak. sangat berbakti dan penuh belas kasih. dengan Dewi Trijata. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. yang berwajah sangat tampan. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. berwujud sebagai wanara / kera. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. Drestadyumna dapat dihidupkan . Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. dan Gunadewa. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. Samba. Demikian pula dengan tabiat. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. cerdik pandai. tangkas dan terampil. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. tangguh. waspada. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". daripada tinggal di istana Dwarawati. ia memperoleh dua orang putra bernama . berani tak mengenal takut. sabar. Karena mati sebelum takdir. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir.perang berlangsung ia masih kecil. Dewi Jembawati berwatak jujur. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana.

Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi.kembali oleh Prabu Kresna. Dewi Arimbi. Brajalamatan dan Brajawikalpa. setia. raja Awangga. Arimba/Hidimba. Prabkesa. dari negara Wirata. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. Brajadenta. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. . bernama. sangat jujur. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. raja negara Dwarawati. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. Brajamusti. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari.

putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. Dalam peperangan. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. . Karena pembawaannya yang agak tolol ini. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat).Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. putra ke-empat Prabu Basukunti. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. namun memiliki gerakan yang cekatan. dari negara Mandura. Daya berpkirnya lambat. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk. Dalam cerita pedalangan. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. Merasa sangat sakti. Bertubuh gemuk pendek. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama.

Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. Ia pernah menyerang negara Kumbina. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. mau menangnya sendiri. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. raja negara Astina. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. kejam. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. serakah. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. putri Prabu Rumbaka. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. Berwatak angkara murka. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. Dalam peperangan tersebut. serakah. raka negara Astina. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. Arya Ugrasena. Prabu . yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. pemberani dan sangat sakti. Prabu Kalasasradewa sangat sakti. seperti Arya Prabu Rukma. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. bengis. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. kakak Arya Ugrasena). istri Prabu Basudewa. suka menurutkan kata hati. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura.

adik Prabu Gorawangsa.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. Setelah remaja. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Dengan dukungan Suratimantra. keras hati. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. Ia lahir di negara Bombawirayang. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . penghianat. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. ingin menangnya sendiri. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. raja Mandura. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. permaisuri Prabu Basudewa. oleh Suratrimantra. pamannya yang sakti. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. Karena sangat sakti. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. raja negara Astina. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Pemberontakan Kangsa gagal. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa.

***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. Prabu Basukunti. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. Resi Druwasa. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. Basukarna adalah putra sulung. putri bungsu raja Mandura. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. Basukarna adalah anak buangan. Waktu masih berusia remaja. . yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. Ilmu dipelajarinya dari gurunya.Karna KARNA. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. padahal ia masih gadis. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak.

Itulah sebabnya. Manakala hari telah terang. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. ia diberi nama Karna . dan Yama Widura. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. ia masih tergolek di tempat tidurnya. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. . Resi Krepa. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. Menjelang masa remaja. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. yakni putra-putra Drestarastra. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. Dengan ilmunya yang tinggi. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. Pandu. Setelah lahir. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau.yang artinya telinga. Alasannya. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. Tahun berganti tahun. dan matahari sudah naik. sering bangun siang. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. Nama lain baginya adalah Talingasmara. Maka. Namun permohonan itu ditolak. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. sesudah masa kehamilannya cukup. atau Suryatmaja. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. Itulah sebabnya.

ditolak. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. Lagi pula. Lebih-lebih Arjuna. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. Duryudana. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. termasuk para Kurawa. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. ataukah sebaliknya. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. Adu tanding pun dimulai. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. Yakin. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. Namun Kunti juga ragu. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. Keduanya seimbang sama kuat. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. Karna menjadi Adipati di Awangga .

tetapi karena hasil usahanya sendiri. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. adik Surtikanti. Karena merasa ditipu. Sewaktu tahu apa yang terjadi. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. Basukarna. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. kutukan itu akan terbukti. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. sehingga keringatnya bercucuran. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. atau raja muda. Dan. pada saat yang genting . Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom.yang menentukan hidup atau mati. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. yakni ilmu ketrampilan memanah. raja Mandraka. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. Karna harus menyamar sebagai brahmana. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. menyengat paha Basukarna. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. yaitu raja penguasa di Awangga. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. sejenis kalajengking berbisa. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. kelak ternyata. Saat itu seekor ketonggeng. walaupun telah menjadi menantunya. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. melainkan seorang ksatria. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. .bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. putri Prabu Salya. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun.

dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. dan Arjuna. sebab Batara Endra. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. siapa pun yang memintanya. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. percaya diri. dan mengaku sebagai Arjuna. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. Ki Nartasabda. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. Bima.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. teguh dalam pendirian. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. Jadi. putri sulung Prabu Salya. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. Selain seimbang kesaktiannya. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca." . CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. "Ingatlah Karna. tetapi gagal. yakni Prabu Anom Duryudana. yaitu Batara Surya. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. tahu membalas budi. Meskipun sebelumnya telah tahu. salah lihat. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. Dalam pewayangan.

sebagai ganti barang yang hamba ambil. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. Sehari menjelang Baratayuda. itu tergantung pada siapa yang memintanya. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa. Karenanya. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan.. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna... Seperti yang diduga oleh Batara Surya. apa alasan brahmana itu memintanya.. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. dengan senang hati hamba akan menerimanya. tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. Hamba sendiri yang akan melepaskannya. Kresna secara khusus datang menemui Karna. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi. berkata: "Karna. . Esok harinya. Namun." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna. Pada pertemuan empat mata." Demikianlah.. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. . Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas.. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh.yang masih dalam ujud brahmana. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba ." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir.Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. Karna menolak bujukan itu dengan alasan. ksatria mulia." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta. Tanpa menanyakan. Jika seorang brahmana datang meminta. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. Kini. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. ambillah. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan.

tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Jadi." Karna: "Kakanda Kresna. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa. Itulah sebabnya. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. Yang penting. bagaimana pun. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. Namun. sejak masih remaja. Barata-yuda harus segera terjadi.. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil.. Kakanda Kresna." Karna: "Kakanda Kresna. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. Rasanya. Adinda tahu benar. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. Kakek Abiyasa. culas. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. bukan perang kecil. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. itu semua agar Baratayuda dapat segera . melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria. Resi Krepa." Kresna: "Tetapi. Begawan Drona. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. . sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. Adinda telah mengenal para Kurawa." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. Itu adalah kewajiban Adinda. . yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. sifat iri. sehingga Baratayuda dapat dicegah. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. Bahkan Maharesi Bisma. membalas kebaikan dengan kebaikan pula.." Kresna: "Saya memahami hal itu. dan dengki mereka. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi.Kresna: "Dinda Karna. Dinda Karna. pendirian mereka..

Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya.. Dinda Basukarna ." kata titisan Wisnu itu. dan selalu harus ada yang dikor-bankan.terjadi sebagaimana seharusnya. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. Namun. Demikian pula. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya." Kresna: "Adinda Karna. seandainya Adinda yang menang. Namun. sebelum menghadap pada Sang Pencipta. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu. Hati kecilnya merasa. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. Entah siapa yang akan kalah. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. . cobalah Adinda renungkan sekali lagi. Adinda tahu. kita semua belum tahu. bagaimana pun. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. Karenanya. selalu harus ada yang menjadi korban. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. Coba renungkan hal itu. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. dan siapa yang akan unggul.. jelas berbeda. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. Sekali lagi. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun." Karna: "Itu pun Adinda pahami." Kresna: "Adinda Karna.. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. Di tepi sungai yang dianggap suci itu. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. lewat tengah hari. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . Seandainya Adinda yang gugur. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan.

Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. adik-adik hamba. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. Ibunda mengerti. Namun. Anakku." Kunti: "Karna. Tidak bisa tidak. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. Namun hamba mohon.. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Engkau tentu juga tahu. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. junjungan hamba.. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi. Ibunda tentu juga tahu. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu. cobalah engkau renungkan barang sejenak. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. Namun." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. betapa remuknya hati seorang ibu.. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba .. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. . Jika harapanku ini engkau kabulkan. Engkau seorang ksatria utama. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya.. Karna Anakku.. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi. . maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. perang besar akan terjadi esok hari. engkau adalah prajurit sejati. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. Namun. Dapatkah engkau membayangkan. Para dewa dapat menjadi saksi."Basukarna anakku. ibumu ini.. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. Hamba mengerti. Namun. Hanya karena keadaan. ada yang ... Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. Aku. dengan menguatkan hati. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa." Kunti: "Tetapi . Arjuna.. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria.

aku telah kehilangan engkau. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa.. mengorbankan orang yang disayanginya. Kunti lalu berkata: "Anakku.." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban.. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. mungkin Baratayuda akan gagal. dan .. derajat dan pangkat. menciumi ubunubunnya. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. . Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu. anakku. Doaku untukmu. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. anakku. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . Karena itu. maka ia akan gugur sebagai pahlawan.. Karna. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. Puluhan tahun. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. kemuliaan. kumohon kepadamu. sejak engkau masih berujud bayi merah. Dalam Baratayuda. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana. izinkan aku memelukmu. tidak terlaksana. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. jika ia tidak ikut beperang. Aku tidak berkesempatan merawat. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. Demikian pula. memelihara dan mengasihimu. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya.harus mengorbankan suaminya.. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. Jika hamba gugur. penguasa Astina itu mulai khawatir. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu.. batal. Dan. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. Tetapi. anakku .. Kesedihanku sebagai seorang ibu. sebagai ksatria.. Untuk itu. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. Biarlah aku memelukmu barang sejenak. maafkanlah Ibumu ini. Pertimbangan yang lain adalah. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah.. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. buah hatiku .

sebagaimana dikehendakinya. Sementara itu. Basukarna. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. Alasannya. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. kemudian membujuk Prabu Salya. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. Panah Wijayacapa meluncur deras. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. Basukarna . Hanya karena bujukan Duryudana. Dan. Namun. dan mengasihinya. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. Duryudana dengan cepat melerai. Duryudana lalu meng-ingatkan. melesat ke arah dada Arjuna. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. raja Dwarawati. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. Karena jika bukan dia yang gugur. Karena desakan Duryudana ini. Agar seimbang dan tampak sederajat. bahwa perang ini bukan perang pribadi. dan menurut anggapannya. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. mengasuh. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. yang paling tepat adalah Prabu Salya. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. seorang anak yang terbuang sejak bayi.cari Arjuna. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna.

Jadi. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. Dari keterangan para dayang. Tetapi versi lain menyebutkan. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. abang satu ibu lain ayah. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. selain sebagai ipar. Ia mempersalahkan Adimanggala. ia juga merupakan besan. putri Prabu Anom Duryudana. Permadi mencoba membantah. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . namun tidak seorang pun yang percaya. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. Dengan demikian. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan.gugur karena siasat licik Kresna. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. yakni patih Kadipaten Awangga. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. Basukarna mendapat dua orang putra. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. Pada saat Baratayuda berlangsung. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas.Bhs. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. . putri Prabu Salya. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. turun dari kereta. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. Suatu hari. Permadi sanggup.

Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. ia sanggup mengorbankan jiwanya. Karenanya. terpaksa menerima kenyataan itu. Lagi pula. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. dewa itu segera melerainya. . Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. Diterangkan. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. Usaha Permadi ini berhasil. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. Dalam pewayangan di Indonesia. Karna menolak. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. Guna me-nyirnakan angkara murka. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. dan bahkan juga nama baiknya. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya.Dalam waktu singkat. dan terjadilah perang tanding. Setelah tahu apa yang terjadi. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak.

oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. Kelak. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. . selain dendam pada Arjuna. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. Basukarna adalah salah seorang pesertanya." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. bukan bangsawan). Dewi. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. Karna ternyata sanggup. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. dan Arjuna. atau Basusena. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. Basukarna. Dalam Mahabarata. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Lihat juga Kunti. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar.

Kartadenta. Kartawiyoga berwatak keras hati. Citraksi. Citraksa. . Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. pandai bicara. Gardapati (raja negara Bukasapta). Kartamarma memliki perwatakan. gagah dan berwajah setengah raksasa. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. Citrayuda. Duryudana (raja Negara Astina). Ia menikah dengan Dewi Karastri.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Citraboma. lincah. Gardapura. Bogadatta (raja negara Turilaya). Wikataboma. Bomawikata. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. Surtayu. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. putri raja Banyutinalang. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. keras hati. Ia berbadan besar. Durmuka. Durmagati. Setelah mertuanya meninggal. Durgempo. berani dan selalu menuruti kata hati. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. Surtayuda. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. putra Abimanyu dengan Dewi Utari. cerdik. Carucitra.

putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. dengan Dewi Durgandini. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. Bagawan Abiyasa. yaitu. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. raja negara Astina. telah datang menyusul Kakrasana. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. yaitu. Kencakarupa berwatak keras hati.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. ingin menangnya sendiri. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. penghianat. dari padepokan Retawu. Setatama. berani dan . Upakeca / Rupakeca. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. Citragada dan Wicitrawirya. Rajamala. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara.

Akhir riwayatnya diceritakan. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Cerita Pedalangan menyebutkan. .selalu menurutkan kata hati. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Prabu Matswapati. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. Krepa berwatak jujur. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. Kisah lain menyebutkan. Dalam Mahabharata diceritakan. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. setia dan penuh pengabdian.

Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. . Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. sampai akhir hayatnya. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci.

berputra: Saradewa (berwujud raksasa). Ia lahir kembar bersama kakaknya.Dewi Jembawati. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari.Dewi Rukmini. berputra . Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna.Dewi Setyaboma. 4. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. antara lain. berputra . putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Arya Setyaka. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Kakrasana. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. berputra . Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. 3. 2. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Senjata Cakra. Kaca paesan.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. dari negara Lesanpura. seorang swarawati keraton Mandura. adalah putra Prabu Basudewa. Kembang Wijayakusuma. . Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. Terompet/Sangkala Pancajahnya.Dewi Pratiwi.

putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. kakaknya. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. putra Prabu . Endang Pregiwati. Daya khasiat minyak Jayengkaton. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. bernama. Bagawan Wilawuk. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. Sumitra. Bima/Werkundara dan Arjuna. raja negara Astina. apabila dioleskan pada pelupuk mata. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Wisanggeni. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. putri Prabu Kunti. dengan Dewi Jimambang. Endang Pregiwa. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Wijanarka. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. Wilugangga. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. Sejak kecil. tenang. Bambang Irawan. setia dan wingit. Ia berwatak penuh belas kasih. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Nakula dan Sadewa. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. Arya Basudewa. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. Bratalaras. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. Abimanyu. pemberani. Prabu Kresna menginginkan moksa. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. raja Boja. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Puntadewa.

Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. menarik hati. Hidupnya serba mewah. Akhir riwayatnya diceritakan. keinginanya selalu terlaksana. Ia mempunyai kakak kandung . Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. gaya dan kata-katanya serba menarik. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. Wataknya bersahaja. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. yang menjadi istri Arya Warsakapura.Pandu dengan Dewi Madrim. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. putra kedua Adipati Karna. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti.

. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). setia. adik Prabu Gorawangsa. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. Prabu Pandu. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. Dengan dukungan Suratrimantra. raja negara Mandura. raja negara Mandura. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya.bernama Narasoma. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. Kangsa pergi kenegara Mandura. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). raja negara Widarba. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. diusir keluar dari negara Mandura. sabar dan Wingit. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. Kedua putra kembarnya. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. Oleh Kangsa. digauli oleh Prabu Gorawangsa. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. tetapi juga putra Prabu Basudewa. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. Dari perkawinan tersebut. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati.

tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Mandrapati mempunyai watak. percaya akan kekuasaan Tuhan. Narasoma dan Dewi Madrim. Akhir riwayatnya diceritakan. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. sabar. Narasoma dan Dewi Madrim. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. ikhlas. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). percaya akan kekuasaan Tuhan. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. yaitu. yaitu. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. seorang hapsari/bidadari. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. sabar. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . di daerah kerajaan Jodipati. Menurut purwacarita. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. seorang hapsari/bidadari. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. wilayah negara Mertani. Mandrapati mempunyai watak. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. padepokan Pandansurat dimerdekakan. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Akhir riwayatnya diceritakan. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. ikhlas. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya.

Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Dari perkawinan tersebut. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. setia. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. Puntadewa. dengan permaisuri Dewi Kunti. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. Ia lahir kembar bersama adiknya. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). manusia kera kekasih dewata. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Nakula tidak akan dapat lupa . Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. Dewa Tabib.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. dari negara Mandura bernama. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. dari negara Mandaraka. sangat berbakti. salah satu dari lima satria Pandawa. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. Mereka bertemu. memperrtunjukkan kemahirannya menari. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala.

tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. 1. . Dewi Madrim. setia. Setelah selesai perang Bharatyuda. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. wilayah negara Amarta. Senapati negara Mretani. Dewi Srengganawati. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. raja negara Awuawulangit. putri Resi Badawanganala. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. Ia juga mempunyai cupu berisi. taat. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. Akhir riwayatnya diceritakan. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. belas kasih. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. Nakula mempunyai watak jujur. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. 2.

Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. Ia tewas dalam . Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. Arya Singamulangjaya. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. raja negara Surateleng. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana. Narasinga menjadi sangat sakti. Karena ketekunannya bertapa.

putri Arya Kidangtalun. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. Sedangkan dalam olah keprajuritan. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. raja negara Mandaraka. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. Setelah ayahnya. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih.. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana.peperangan melawan Narayana. jujur. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Senapati perang Dwarawati. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. putra Prabu Basudewa. putra Prabu Kresna. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. andel Resi Palasara. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. setia. Karena itu selain sakti. putra Sanghyang Brahma. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. dari negara Lesanpura. selain berguru pada ayahnya. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. Selain sakti. Ibunya bernama Dewi Kandini.

kekuasaan Pancatnyana semakin besar. Bagawan Sarmiti. 1. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. Ia seorang anak yatim. Sumitra.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. Dewi Puyangan. berputra . karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Dewi Tamioyi 3. Ramaprawa dan Basanta. Bambang Irawan. Dewi Niyedi 5. berputra . Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. Dewi Impun. Wilugangga. berputra . Ia berwatak bijaksana. dengan Dewi Manuhara. akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Wijarnaka. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). Ramayana dan Pramasata 2. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. Kumaladewa. Dewi Satapi/Dewi Tapen. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. Akhir riwayatnya diceritakan. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. Abimanyu. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. Dewi Dangan. Bratalaras. salah satu dari lima satria Pandawa. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. Prabakusuma. yaitu . Dalam kitab Adiparwa. jujur dan adil. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. berputra . ia masih dalam kandungan ibunya. Antakadewa dan Bambang . Dewi Gentang. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. Kumalasakti. berputra .

setia. bernama. baik budi. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Bambang Irawan. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. Wijanarka. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala.Sumbada. Kumaladewa. Dari perkawinan tersebut. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. Brajawikalpa dan Kalabendana. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Brajadenta. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. setia. Brajamusti. Bratalaras. Baru setelah remaja. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. raja negara Pringgondani. setia. dengan Dewi Manuhara. Arjuna. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. Dewi . Arimba/Hidimba. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. Brajalamatan. Dewi Arimbi. jujur. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Arjuna. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. putra Prabu Puntadewa. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. jujur. Wilugangga. Sumitra. bernama. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Ia dan adik bungsunya. Prabakusuma. Antakadewa dan Bambang Sumbada. berbakti dan teguh dalam pendirian. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Kumalasakti. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. Abimanyu.

Wijarnaka. Kumalasakti. Abimanyu. Wisanggeni. Atas keputusan Bathara Guru. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. Bratalaras. Endang Pregiwa. Kumaladewa. raja raksasa dari negara Manikmantaka. Ia sangat sakti. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Wilugangga. mengalahkan semua para Dewa. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. halus. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. Ia adalah putra Arjuna. Endang Pregiwati. yaitu.Arimbi. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. Ia kemudian mengutus patihnya. jatmika. baik tingkah lakunya. Dewi Mustakaweni. raja negara Awangga. berwatak angkara murka. Sumitra. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. Akhir riwayatnya diceritakan. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. Bambang Irawan. Wilugangga. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. dengan Dewi Supraba. Bambang Tetuka/Gatotkaca. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. satria Pandawa putra Prabu Pandu. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. juga ahli dalam ilmu pengobatan. putri Bathara Indra. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. tenang. besar tanggung jawabnya.

Wresni dan Andaka. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. seorang swarawati Keraton Mandura. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. . Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. setelah selesainya perang Bharatayuda. Ken Sagupi. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. senang bergurau. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Suaranya lantang. Arya Udawa. yaitu. Kedua putranya.dan Kasipu. dengan Ken Sagupi. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. ia mempunyai dua orang saudara bernama. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. Dewa keadilan dan kesejahteraan. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. dan Dewi Rarasati/Larasati.

Akhir riwayatnya diceritakan. raja jin negara Mertani. . jujur. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. masing-masing bernama. yang kemudian diberikan kepada putranya. Bima/Werkudara dan Arjuna. jujur. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. sabar. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. tekun dalam agamanya. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. penuh belas kasih. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Dewi Pujawati berwatak. Dewi Surtikanti. Sitija. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. Ia juga terkenal pandai bermain catur. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. sabar. Ia mempunyai watak. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti.Dewi Pratiwi berwatak setia. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. Dewi Erawati. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. setia. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. dengan Dewi Darmastuti. Dewi Banowati. ikhlas. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. dan sangat berbakti. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . dan dua orang adik kembar lain ibu. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. seorang hapsari/bidadari. percaya atas kekuasaan Tuhan.

Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala.Dalam perang Bharatayuda. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. Arya Gamdamana. Ia seorang arsitek ulung. Atas perintah Arya Sakuni. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. . Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. serta berjiwa penjilat. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. raja negara Mandaraka. Setelah menobatkan Parikesit. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri.

keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. Duryudana dan Bima. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. Ia sangat sakti. berani. yaitu: Resi Bisma. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Upakeca/Rupakenca. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. bernama. Rajamala berwatak keras hati. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. tidak bisa mati selama masih terkena air. Resi Balarama/Baladewa.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. raja negara Astina. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. masing-masing bernama . Setatama. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. sais kereta kerajaan Astina. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. Kecaka/Kencakarupa. Menurut ketentuan dewata. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. Citragada dan Wicitrawiya. Dewi Nirada. . Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. Adipati Karna. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati.

Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. mengerti dan menguasai dirinya. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. istri pertama Arjuna. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. Dari garis keturunan ayahnya. Ken Sagupi. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. raja negara Astina. yaitu : Arya Udawa. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Dewi Rarasati berwatak setia.dengan permaisuri Dewi Rumbini. seorang swarawati keraton Mandura. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. ia mempunyai tiga orang saudara. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. Arya Prabu Rukma. dengan Ken Sagupi. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. sabar. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. Bambang Sumitra dan Bratalaras. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. patuh dan berbakti. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. putri Arya Prabu Rukma. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. sangat menginsyafi.

Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Kencaka/Kencakarupa. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. halus. . putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. Bagawan Abiyasa. yaitu. raja negara Astina. tenang. bernama. Dewi Erawati. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Setelah Prabu Kresna mati moksa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Dewi Surtikanti. hatinya keras dan sedikit suka usil. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. Setatama. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. dengan Dewi Durgandini. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. sabar. Ia meningal dalam usia lanjut. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Narayana. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. bernama. cerdik pandai. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. Rajamala. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. dari padepokan Retawu. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. Citragada dan Wicitrawirya. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya.

Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. bernama. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). wilayah negara Amarta. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Bima/Werkundara dan Arjuna. Dewa Tabib. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. setia. Setelah selesai perang Bharatayuda. Puntadewa. taat. Selain sangat sakti. Prabu Matswapati. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala).Rupakenca berwatak tinggi hati. dari negara Mandura. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Ia lahir kembar bersama kakanya. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. putri Resi Badawanganala. sombong. Nakula. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. keras kepala dan mau menangnya sendiri. Sadewa mempunyai watak jujur. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. belas kasih. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. Akhir riwayatnya di ceritakan. Akhir riwayatnya diceritakan.