Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. setiap 1000 tahun sekali. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. Putrinya. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). putri Anantaswara. Sang Hyang Antaboga. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. walaupun terletak di dasar bumi. walau itu anaknya. menikah dengan Bima. istri Batara Yamadipati. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. Dewi Nagagini. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. ia mempunyai dua anak. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. ketika masih muda disebut Nagasesa. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. putri Sang . Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang.Antaboga ANTABOGA. Selain itu. Dalam pewayangan disebutkan. Ibunya bernama Dewi Wasu. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. sesuai dengan yang dikehendakinya. orang kedua dalam keluarga Pandawa. tetapi dalam keadaan triwikrama. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. istrinya. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. Untunglah Dewi Supreti. SANG HYANG. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. Karena Nagatatmala memang bersalah. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. anaknya sendiri. ujudnya tetap seekor naga. Dalam pewayangan. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka.

dan kemudian menempatkannya di tempat semula. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga.Hyang Wenang. cahaya terang memasuki mulutnya. Batara Guru menyanggupinya. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. Itu pula sebabnya. mengacau. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. dibawa ke samudra. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. Namun setelah berhasil memutarnya. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. . melainkan mengaduk-aduknya. yang artinya mengaduk-aduk. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. dan saat itulah muncul Batara Guru. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. Nagasesa menjawab. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. Untuk membangun ikatan keluarga. Tidak hanya itu. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. para dewa bukan membor samudra. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru.

Antaboga berangkat ke kahyangan. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. . yang benar adalah Aji Kawastram. Antareja tidak pernah ada. Lihat Antareja. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. artinya. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. Dalam Kitab Mahabarata. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. Bersama dengan menantunya. Kata an atau artinya tidak. yang suami Dewi Pertiwi. cucu Sang Hyang Antaboga. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. yakni Antareja.Perlu diketahui. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. tak terlihat. dan Candrabirawa. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. Prabu Kresna. cucunya. Sebenarnya sebutan itu keliru. kata anta artinya batas. Jadi. Yang kelokannya tidak mengenal batas. Kata ‘maya’.

putra Bima dengan Dewi Urangayu. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). raja ular/taksaka di Tawingnarmada. dan Arya Anantasena. . dengan Dewi Nagagini. pendiam. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. Anatareja berkulit napakawaca. putra Bima dengan Dewi Arimbi. pemberian ibunya. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. bernama: Raden Gatotkaca. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. dan berputra Arya Danurwenda. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. sehingga kebal terhadap senjata. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. salah satu dari lima satria Pandawa. yang mempunyai kesaktian. Lidahnya sangat sakti. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. putri Prabu Ganggapranawa.

Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. putra Dewi Nagagini. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. yaitu : Anantareja.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. dengan Dewi Urangayu. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. salah satu dari lima satria Pandawa. dan Gatotkaca. putra Dewi Arimbi. yang dapat . Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu.

Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. bersahaja. Arimba/Hidimba. Brajawikalpa dan Kalabendana. Anantasena berwatak jujur. bernama. menggantikan kedudukan kakaknya. Arya Prabakesa. raja raksasa negara Pringgandani. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Brajamusti. kekuasaan . Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. Brajalamatan. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. terus terang. berani kerena membela kebenaran. tidak pernah berdusta. salah seorang dari lima satria Pandawa. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. putra Prabu Pandu. Setelah dewasa. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. Prabu Arimba. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra.mengembalikan kematian di luar takdir. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Brajadenta. dengan Dewi Hadimba. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

Prabu Rumbaka. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. raja negara Surateleng atau Trajutisna. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. swaraswati keraton Mandura. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. raja Negara Kumbina. dan bergelar Prabu Bismaka. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. cerdik pandai. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. Akhir riwayatnya diceritakan. putra Prabu Rumbaka. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. dengan Dewi Krepi. dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. Arya Basudewa. Ia berambut dan . Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. trengginas. putri Prabu Kunti. raja Boja.

Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. keturunan Prabu Citragada. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. Dari ayahnya. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. Ia memiliki sifat dan perwatakan . Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. pemberani. Ketika ayahnya. Resi Drona).bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. dengan Dewi Anggini. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). raja negara Magada. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani.

sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . Jawa). dan berputra Dewi Pujawati. Sebelum tewas. Bagaspati mempunyai watak. tindakannya seperti . rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. Dewi Pujawati. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. percaya akan kekuasaan Tuhan. seorang hapsari/bidadari. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. suara besar agak serak (agor . Bagaspati sangat sakti. menantunya sendiri. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. Akhir riwayatnya diceritakan. ikhlas. lagak lagu katanya kekanak-kanakan. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. Ia mempunyai tabiat . Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan.Bagawan Bagaspati.. sabar. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. Di dalam cerita pedalangan Jawa. ayahnya. lucu. Carub atau Astrajingga.

ia hidup sampai jaman Madya . Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. Bagong berumur sangat panjang. kata-katanya menjengkelkan. putri Bathara Hira. tetapi selalu tepat. kakak Dewi Kanistri. Seperti halnya dengan Semar. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras.orang bodoh.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa).Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Dewi Prita/Dewi Kunti. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. putri Prabu Kunti. Kakrasana. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. swaraswati Keraton Mandura. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. raja Boja. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. Setelah usia lanjut. Kakrasana dan Narayana. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . Secara tidak resmi. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena.

Sebagai penggantinya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Atas kemurahan hatinya. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Beberapa tahun kemudian. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. membagun sebuah padepokan/pertapaan. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Basukiswara . putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. Dewi Basuwati. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara.

Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. raja Boja. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. Prabu Basukesti. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. Setelah usianya lanjut.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. Arya Basuketi. putri Prabu Kunti. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. berani. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. Dewi Prita/Dewi Kunti. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. arif bijaksana dan suka menolong. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. cerdik pandai. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. .

mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. Arya Basukesti. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Karena ketekunannya bertapa. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata).Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Putri Bathara Brahma. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. putri . Dengan kereta sakti Amarajaya. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). Dewi Basundari dan Arya Basundara. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. juga tahu segala bahasa binatang. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata.

Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Dari perkawinan tersebut. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. . kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Setelah menikahkan putrinya. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. Arya Basupati. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Prabu Basurata berkeinginan moksa.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Arya Basunada. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). dengan permaisuri Dewi Srisekar.

Kalung Nagasasra. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. berputra Raden Gatotkaca dan 3. Nakula dan Sadewa. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. patuh dan jujur. Dewi Nagagini. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. wilayah negara Amarta. yaitu : 1. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. Ia putra kedua Prabu Pandu. kuat. Alugara. Gelung Pudaksategal. Balawa. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. 2. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Dewi Arimbi. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. Birawa. Kusumayuda. Gelang Candrakirana. . raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. serta 2 orang saudara lain ibu. Kelatbahu Candrakirana. Kuku Pancanaka.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. Aji Bandungbandawasa. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. atau Wijasena. Gada Rujakpala. teguh. Dandunwacana. tabah. Pandusiwi. Kowara. Bratasena. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . gagah berani. Bayusuta. Nagata. Kusumadilaga. Sumping Surengpati. Pupuk Jarot Asem. berputra Arya Anantareja. Dewi Urangayu. Sena. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. yaitu . Bima memililki sifat dan perwatakan. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan.

Carucitra. Kartamarma. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Durgempo. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Citraksi. Surtayu. Citraboma. Gardapura . Dursasana (Adipati Banjarjungut). Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Wikataboma. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Citrayuda. Citraksa. Kartadenta. Durmagati. (raja negara Banyutinalang). Surtayuda.Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Durmuka. . Bomawikata.

menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. Karena ketekunanya bertapa. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. raja negara Surateleng. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Selain sakti. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. ia menjadi sangat sakti. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. Berwatak angkara murka. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. Ia pandai bermain gada. Di medan peperangan. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. Bila salah satu diantara mereka mati. kejam. Dalam perang Bharatayuda. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. maka yang mati akan hidup kembali. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa.

Dewi Arimbi. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. Arya Prabakesana. Prabu Arimbaji. . Brajadenta sangat sakti. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Dewi Arimbi. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Brajamusti. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. Arimba / Hidimba. Brajawikalpa dan Kalabendana. Dengan bantuan Bathari Durga. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Bima tinggal di Jadipati. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. ingin menangnya sendiri. Usahanya kembali menghalami kekagalan. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Brajadenta berwatak keras hati. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. Brajalamatan. Oleh kakaknya. Akhir riwayatnya diceritakan. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. Brajamusti.

Brajadenta. Arimba/Hidimba. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. masing-masing bernama . Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. . raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Arya Prabakesa. mudah marah. Brajawikalpa dan Kalabendana. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. Brajamusti. putranya dengan Bima. pemberani dan sangat sakti. Dewi Arimbi.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka.

Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajalamantan dan Brajawikalpa. Dengan bantuan Bathari Durga. Brajalamatan. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. raja negara Astina. Dewi Arimbi. berlindung pada kemenakannya.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. Prabu Arimbaji. Brajadenta. Ia sangat sakti. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. keras hati dan ingin menang sendiri. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Arimba/Hidimba. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. Arya Prabakesa. Brajadenta dan kedua adiknya. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. . Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. istri Prabu Duryudana. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. agak bengis. Bersama kakaknya. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah.

Dewi Erawati. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . Dalam peperangan pemberontakan tersebut. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. Arimba/Hidimba. Brajadenta.peristiwa . Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. ingin selalu menang sendiri. Dewi Surtikanti. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. Arya Prabakesa. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. Ia berwatak sombong. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Burisrawa berwujud setengah raksasa. Brajamusti. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . setia. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. Dewi Arimbi. pendendam. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . pemberani. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. gagah perkasa dan sangat sakti. tangguh. Brajalamatan dan Kalabendana. senang menurutkan kata hatinya.

yang penuh dengan kekerasan. raja negara Lesanpura. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. Prabu Duryudana. Dalam perang Bhratayuda. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. . Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. raja Astina dan Adipati Karna. putri Prabu Kiswaka. raja Mandura. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. putra Prabu Setyajid/Ugrasena.

raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. banyak tingkah dan pandai bicara. pemberani. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. Ia berwatak kejam. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. berkaki putih . Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. serakah. semuanya berwarna hitam. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. Cakil memiliki sifat. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. trengginas. tangkas.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang.

dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. Arya Danduwacana. yaitu : Prabu Yudhistira. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. . di kawasan hutan Mertani. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama .(=pancal panggung/Jawa). Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. Pada mulanya Dadungawuk menolak. Arya Dananjaya sangat sakti. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. Atas seijin Bathari Durga. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. Setelah pesta perkawinan selesai. Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. ketika dipinang oleh Arjuna. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. Ia mempunyai dua kakak kandung. Bersama kakaknya. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati.

gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. Celengdemalung. putra Prabu Pandu raja negara Astina.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. Menjanganketawang dan Cecakandon. Arya Dandunwacana menyerahkan. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. Berwatak pemberani. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. . Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. Jangettinelon. jujur. negara Jodipati. Kepada Arjuna ia menyerahkan . naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. Dandangminangsi. pusaka Jala Sutra Emas. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. Podangbinurehan. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. Ditya Sapujagad. berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. gagah perkasa. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . hak memakai nama Arya Dandunwacana. Kepada Bima. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani.

putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. Anantareja. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Hyang Anantaboga. yang mempunyai kesaktian. Ia berkulit Napakawaca. . sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. jujur. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. pendiam. Arya Danurwenda masih kecil. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. Nagapratala. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan.

dari pertapaan Retawu. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. Dewi Amba. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. Putri sulungnya. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Wresni dan . raja negara Srawantipura. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya.

Karena menghendaki kemenangan para daitya. Kumbina dan Dwarawti). Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. masing-masing bernama . putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Lesanpura.Andaka. raja daitya negara Parwata. Yadu dan Turwasu. istri Prabu Yudhistira. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. Druhyu. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. raja Amarta. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. dan Dewi . Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. dan berputra tiga orang lelaki. Dewayani meminta Resi Sukra. raja negara Astina. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. masing-masing bernama . Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. putri tunggal Prabu Wrisaparwa.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. Dewi Drupadi. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. putri Sanghyang Indra. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya.

Ia tewas dibunuh Aswatama. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. congkak. Setelah melalui pertempuran sengit. Drestaka dan Drestara. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. . Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. yaitu Resi Drona. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. Pada saat itu roh Ekalaya. Resi Drona berwatak. tinggi hati. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. menghadapi senapati perang Kurawa. istri Arjuna.Srikandi. cerdik. putri Prabu Hiranyawarma. banyak bicaranya. sombong. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. tangkas dan trenginas. Drestadyumna berwajah tampan. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . raja negara Dasarna. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. putra Resi Drona. memiliki sifat pemberani. bengis.

Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. putri Prabu Purungaji. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. putra Prabu Drupada. raja negara Tempuru. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. setelah gugurnya Resi Bisma. Arya Sucitra pergi meninggalkan . adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan.tetapi kecakapan. yang memenggal putus kepalanya. Untuk mencari pengalaman hidup. kecerdikan. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra.

Ketika Prabu Gandabayu mangkat. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. bijaksana. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. teliti dan . Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. Di dalam perang besar Bharatayuda. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. Dewi Drupadi. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa.sabar. Dalam masa kekuasaanya. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. luhur budinya.Hargajembangan. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama.

1. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. Srutawarman dari Sahadewa. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. Srutanika dari Nakula 5. Sedangkan menurut Mahabharata. Dursala tewas dalam pertempuran . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Selain pernah berguru pada Resi Drona. Nakula dan Sahadewa. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. Dursala mempunyai watak dan sifat. Srutakirti dari Arjuna 4. Menurut pedalangan Jawa.Partawindya dari Yudhistira. Yudhistira. Ia berbadan besar. Srutasoma dari Bima. 3. gagah dan bermulut lemar. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. Arjuna. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. 2.setia. Akhir riwayatnya diceritakan. takabur. Bima. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. ia sangat sakti. yaitu.

Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Durmuka. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. Citrayuda. Citraksi. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Gardapati (raja Negara Bukasapta).gemar bertindak sewenang-wenang. Kartadenta. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. besar kepala. Surtayu. Surtayuda. putri Adipati Banjarjungut. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. Bomawikata. Carucitra. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Gardapura . Anggota tubuh dan kepala Dursasana . Citraboma. Durgempo. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Wikataboma. Durmagati. Dursasana berbadan besar. Citraksa. takabur. mempunyai watak dan sifat. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. senang meremehkan dan menghina orang lain. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). (raja negara Banyutinalang). gagah dan bermulut lebar. Kartamarma. Bogadatta (raja negara Turilaya).

Wikataboma. dan Widandini (raja negara Purantara) . Citraksi. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). Surtayuda. Durgempo. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). . Durmagati. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Kartadenta. keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Citraksa. Diantara 100 orang. Carucitra. Durmuka. Citraboma. dihantam gada Rujakpala. Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Duryudana (raja Negara Astina). Surtayu. Gardapura. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Bomawikata.hancur berkeping-keping. Citrayuda. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Gardapati (raja negara Bukasapta). Bogadatta (raja negara Turilaya).

Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Ia adalah raja negara Paranggelung.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. Menjelang . Ekalaya seorang raja kesatria. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. sangat mencintai istrinya. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. Wataknya bersahaja. setia. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. raja negara Sindu. jujur. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. menarik hati. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. keinginanya selalu terlaksana.Hidupnya serba mewah. putri hapsari/bidadari Warsiki. gaya dan kata-katanya serba menarik. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. tekun dan tabah. Ekalaya berwatak. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra.

Dewi Surtikanti. Winata dan Wimuka/Wilmuka. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah.kematiaanya. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. Dewi Erawati berwatak. sabar dan wingit. Jawa). penuh belas kasih. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. . yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. Dewi Banowati. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. setia. raja negara Mandura. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped.

semenjak jaman Arya Dandunwacana.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati. raja negara Mandaraka. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. . Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak.

punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. raja negara Astina. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. menantunya yang setelah menjadi . Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. pendiam dan sakti. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. gagah berani. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. teguh sentosa.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. bersahaja. Karena penggantinya. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. murid Resi Boma. dan berputra dua orang bernama. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana.

Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. Prabu Gandabayu meninggal. dan diangkat menjadi patih negara Astina. menurut Mahabharata. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. gagah. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. . Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. Sedangkan menurut pedalangan. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. pendiam. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. tegap. Ketika ayahnya. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. Ia berwajah tampan. pemberani. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati.

Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Durmagati. Durgempo. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Bogadatta. Carucitra. Surtayuda.Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. (raja negara Turilaya). Surtayu. Kurawa terhadap Pandawa. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). . Gardapura. masingmasing bernama . Arya Sakuni. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Gardapati (raja negara Bukasapta). Dursasana (Adipati Banjarjungut). Durmuka. Citraboma. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Citrayuda. Wikataboma. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Kartadenta. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. raja negara Astina. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam.

yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. bijaksana. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. sabar dan teliti serta setia. bergelar Prabu Drupada. Akhir riwayatnya diceritakan. 1. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. yang kemudian menjadi istri Arjuna. 2. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. Dewi Srikandi. . masing-masing bernama . Ia sangat berbakti terhadap suaminya. Sepeninggal Prabu Gandabayu. raja negara Amarta. 3. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. luhur budinya. Dewi Gandawati ikut belapati. Arya Sucitra. Dretadyumna/ Trustajumena. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini.

Untuk mengukuhkan tali persaudraan.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. karena ingin memperistri bidadari. raja negara Garbasumanda. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. senapati perang negara Dwarawati. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. Dewi Wersini. raja negara Karanggubarja. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. putri Prabu Kalayaksa. Dewi Garbarini. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura.

Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Citrayuda. Citraksi. Bomawikata. Durgempo. Durmuka. Citraksa. Wikataboma. ia berhasil merebut negara Bukasapta. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Gardapati berwatak keras hati. Kartadenta. Citraksi. Durmuka. Wikataboma. Carucitra. Durmagati. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Surtayuda. Dursasana (Adipati Banjarjungut). dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Dengan kesaktiannya. Gardapati (raja negara Bukasapta). Dursasana (Adipati Banjarjungut). Gardapura . Citraboma. Durmagati. Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Durgempo. Kartadenta. Citraksa. Bomawikata. Bogadatta (raja negara Turilaya). raja negara Glagahtinalang. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Citraboma. . Citrayuda. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Surtayu. Bogadatta (raja negara Turilaya). Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina).Kurawa. Surtayuda. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Surtayu. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. cerdik dan licik. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. Carucitra. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. congkak.

Karena sabda Sanghyang Ismaya. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. Aslinya. Matanya juling. cerdik dan licik. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba.Gardapura bersifat sombong. kaki pincang. ia hidup sampai jaman Madya. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. dan masuk dalam golongan panakawan. terjadilah peperangan antara keduanya. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. keras kepala. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). sehingga tiada yang kalah dan menang. . perut gendut. kakaknya. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. hidung bulat bundar. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. Nala Gareng berumur sangat panjang. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. Setelah selesai tapanya. tak berleher. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. Gareng bernama Bambang Sukskati. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima.

Sebelum itu.Gatotkaca GATOTKACA. adik Arimbi. ibunya bernama Dewi Arimbi. Tali pusarnya tidak dapat diputus. Begitu lahir di dunia. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . menjadi raja di negeri itu. Ia adalah anak Bima. Dalam pewayangan. Brajamusti. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. kakak ibunya yang bernama Arimba. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. Gatotkaca telah membuat huru-hara. Sebagai raja muda di Pringgadani. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu.

Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. Namun. Tutuka pingsan. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. putri Batara Surya. itu bukan diserahkan pada Arjuna. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. dan yang ketiga Dewi Suryawati. Setelah penggemblengan selesai. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. penutup kepala gaib. begitu tali pusar itu putus. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. Tubuhnya tetap utuh. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. Di kahyangan. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. Usahanya ini tak berhasil. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena.untuk keperluan itu. . Istri pertamanya Dewi Pregiwa. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. Setelah tali pusarnya putus. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. Bima dan Arimbi mengizinkan. anak Arjuna. Namun. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. Karena kesal. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. yang bernama Kunta Wijayandanu. Senjata. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. Ia mengenakan Caping Basunanda. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. Dari perkawinan dengan Pergiwa. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. musuhnya akan mati.

Purbaya. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. Ketika jatuh ke bumi. ia terbang amat tinggi. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. dan amat menyayangi Gatotkaca. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. ketika mereka berperang tanding. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. Akibatnya. Gurubaya. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. Namun. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. karena ia le-laki. Menjelang ajalnya. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. Karena itu. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. Bimasiwi. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. dan Bimaputra. dan Mladangtengah. Abimanyu. Krincingwesi. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Sebenarnya. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Arimbiatmaja. Bra-jadenta. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. Trincingwesi. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. Sebagai raja muda Pringgadani. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. . yakni Kalananata. sesudah Gatotkaca gugur. terutama Brajamusti. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. ada lagi nama alias Gatotkaca. Guritna. Kancingjaya.

Ia lalu berguru pada Resi Seta. putra Prabu Matswapati dari Wirata. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. Aji Narantaka 12. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. Selain malu. Subadra Larung 11. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. Pregiwa . Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. Kalabendana Lena 9. Gatotkaca Sungging 4. Sesuai janjinya. Baru saja latihan perang itu dimulai. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. putra Dursasana. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan.Brajamusti 8. Beberapa tahun menjelang Baratayuda. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka.Pregiwati 3. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. Gantotkaca Rante 10. para putra Pandawa. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. Wahyu Senapati 7. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. para putra Pandawa. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. Namun. dengan Aji Narantaka itu . Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. Brajadenta . maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Gatotkaca Sewu 5. ia sadar. Gatotkaca menjawab. sehingga pingsan. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya.

Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. dan Dukun. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. Presiden RI. hanyalah Prabu Kala Pracona. Bentuk badannya tegap. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. lengkap dengan taringnya.Gatotkaca mengalahkan Dursala. Guntur Prahara. Dalam pewayangan. Gelap. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. dan Dursala. yakni Butaprepat. Panglawung. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. Nama itu diberikan karena waktu lahir. Dalam perang melawan raksasa. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). Patih Kala Sakipu. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan).1820) di Surakarta. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. dan Abimanyu di darat. dengan wajah mirip Bima. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. Boma Narakasura. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. sedangkan kata kaca artinya rambut. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. sehingga menampilkan kesan gagah. dan Guntur Samodra. Badannya kekar dan kokoh. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. Mengenai soal wanda ini. mukanya tidak terlalu tunduk. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. Pada tahun 1960-an Ir. Gatotkaca menyambar dari udara. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. dengan muka agak . lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. Tatit. Sukarno. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. Guntur. Di Surakarta. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. yakni wanda Kilat. tidak diketahui dengan jelas.

Wajahnya juga memandang ke bawah. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. Baca Bima.datar. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. seolah mencerminkan sifat andap asor. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. Wanda Guntur. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. Pergiwati. . Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. tunduk. membagi Gatotkaca atas empat wanda. dan Sukarno. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. Dulu. raja Mataram. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. dengan tubuh besar. wajah raksasa. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. lengkap dengan taringnya. kuat. Sementara itu. Dewi.

raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. sederhana. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. Bogadatta. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. dengan bantuan Dewi . Kartamarma (raja negara Banyutinalang). dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. istri Bathara Derma. lembut. Arya Watubaji. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Wikataboma. Kartadenta. Citrayuda. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. Gardapura. baik budi. Carucitra. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Citraboma. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Kurawa terhadap Pandawa. Sesuai dengan ketentuan Dewata. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. Durmagati. Arya Sakuni. raja negara Astina. Durgempo. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. (raja negara Turilaya). Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Gardapati (raja negara Bukasapta).Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Durmuka. Surtayu. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. suaminya. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. masingmasing bernama . Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Surtayuda. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa.

jatmika. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Setelah ada kesepakatan. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. Bratalaras. Sedangkan menurut Mahabharata. Wijanarka. dari pertapaan Yasarata. Endang Pregiwa. tekun dan wingit. Wisanggeni. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. Kumaladewa. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina.Wilutama. bernama. ayahnya sendiri. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. di keputrian negera Surateleng. . Kumalasakti. Antakadena dan Bambang Sumbada. sesuai dengan takdir dewata. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. Ia berwatak tenang. Prabukusuma. menjelang pecah perang Bharatayuda. Abimanyu. Sumitra. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. dengan Dewi Ulupi. salah satu dari lima satria Pandawa. Wilungangga. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. Endang Pregiwati.

Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. . Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. raja negara Astina. begitu kelahiran Dewabrata. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga.

maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. raja raksasa dari negara Widarba. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. ingin menangnya sendiri.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. penganiaya. Prabu Supala raja negara Kadi. . Karenanya berbadan tinggi besar. Untuk memenuhi ambisinya. gagah. bengis. keras hati. perkasa dan berwajah setengah raksasa. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. Ia sangat sakti.

Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. istri Arya Prabu Rukma. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Karena ketekunannya bertapa. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. berwatak angkara murka. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. ayahnya. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. .Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. istri Arya Prabu Rukma. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. berwatak angkara murka.

Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. penuh kesungguhan dan setia. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. dan bergelar Prabu Sinduraja. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. Arya Wirata dan Arya Surata. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. berani. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. ia menukar namanya dengan nama patihnya. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. Jayadrata. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. . Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. ayahnya. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati.

dan Arya Suryakaca. istri Arjuna. putra Dewi Pregiwa. karena ketika . patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. Raden Gatotkaca. Bambang Sasikirana. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. putra Dewi Suryawati. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. Sebelum menemui ajalnya. raja negara Pringgandani. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. bernama. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Prabu Jayamurcita. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. raja negara Madukara (lama). Merasa sangat sakti. mengutus adiknya.

tangguh. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. setia. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. berani tak mengenal takut. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. Drestadyumna dapat dihidupkan . selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. daripada tinggal di istana Dwarawati. Samba. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. ibunya. ia memperoleh dua orang putra bernama . Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. tangkas dan terampil. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. Karena mati sebelum takdir. berwujud sebagai wanara / kera. kesetiaan. Perbedaannya. sabar. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. Dari perkawinan tersebut.perang berlangsung ia masih kecil. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. yang berwajah sangat tampan. cerdik pandai. Gatotkaca. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. sangat berbakti dan penuh belas kasih. Dewi Jembawati berwatak jujur. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. dengan Dewi Trijata. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. Ketika lamarannya ditolak. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". raja negara Dwarawati. gesit. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. teguh. Demikian pula dengan tabiat. Jayasupena tidak bisa terbang. dan Gunadewa. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. waspada. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu.

Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi.kembali oleh Prabu Kresna. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. dari negara Wirata. Arimba/Hidimba. Brajadenta. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. Dewi Arimbi. Prabkesa. setia. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. bernama. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. raja Awangga. raja negara Dwarawati. Brajamusti. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. sangat jujur. .

putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. .Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. Merasa sangat sakti. Bertubuh gemuk pendek. namun memiliki gerakan yang cekatan. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk. Dalam cerita pedalangan. putra ke-empat Prabu Basukunti. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. Daya berpkirnya lambat. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. Karena pembawaannya yang agak tolol ini. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). dari negara Mandura. Dalam peperangan.

putri Prabu Rumbaka. Dalam peperangan tersebut. Prabu . Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. Berwatak angkara murka. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. raja negara Astina. serakah. kakak Arya Ugrasena). Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. suka menurutkan kata hati. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. istri Prabu Basudewa. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. Arya Ugrasena. kejam. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. seperti Arya Prabu Rukma. mau menangnya sendiri. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. serakah. raka negara Astina. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. Ia pernah menyerang negara Kumbina. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. pemberani dan sangat sakti. tinggi hati dan mau menangnya sendiri.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. Prabu Kalasasradewa sangat sakti. bengis.

pamannya yang sakti. oleh Suratrimantra. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. Setelah remaja. Ia lahir di negara Bombawirayang. adik Prabu Gorawangsa. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. Pemberontakan Kangsa gagal. raja negara Astina. Dengan dukungan Suratimantra. keras hati. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). permaisuri Prabu Basudewa. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. Karena sangat sakti. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. ingin menangnya sendiri. raja Mandura. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. penghianat. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura.

Karna KARNA. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. Prabu Basukunti. Basukarna adalah anak buangan. Resi Druwasa. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. Waktu masih berusia remaja. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. . yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. putri bungsu raja Mandura. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. Basukarna adalah putra sulung. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. padahal ia masih gadis.

Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. sesudah masa kehamilannya cukup. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. atau Suryatmaja. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. Nama lain baginya adalah Talingasmara. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. Tahun berganti tahun. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. Namun permohonan itu ditolak. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. Manakala hari telah terang. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. ia masih tergolek di tempat tidurnya. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. Menjelang masa remaja. dan matahari sudah naik. Resi Krepa. dan Yama Widura. Itulah sebabnya. Maka. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. Setelah lahir. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. Alasannya. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). Dengan ilmunya yang tinggi. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. sering bangun siang. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. ia diberi nama Karna . Itulah sebabnya. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. Pandu. yakni putra-putra Drestarastra. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. .yang artinya telinga.

Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. Lebih-lebih Arjuna. ditolak. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. Yakin. termasuk para Kurawa. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. ataukah sebaliknya. Karna menjadi Adipati di Awangga . Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. Lagi pula. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. Adu tanding pun dimulai. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. Duryudana. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. Namun Kunti juga ragu. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. Keduanya seimbang sama kuat. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak.

. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. pada saat yang genting . menyengat paha Basukarna. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. melainkan seorang ksatria.yang menentukan hidup atau mati. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. yakni ilmu ketrampilan memanah. Karna harus menyamar sebagai brahmana. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. adik Surtikanti. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. Karena merasa ditipu. walaupun telah menjadi menantunya. Dan. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. yaitu raja penguasa di Awangga. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. sehingga keringatnya bercucuran. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. Saat itu seekor ketonggeng. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. sejenis kalajengking berbisa. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. atau raja muda. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. raja Mandraka. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. putri Prabu Salya. Basukarna. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. kelak ternyata. kutukan itu akan terbukti. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. Sewaktu tahu apa yang terjadi. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. tetapi karena hasil usahanya sendiri. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra.

perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. yaitu Batara Surya. yakni Prabu Anom Duryudana. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. teguh dalam pendirian. Dalam pewayangan. percaya diri. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. dan Arjuna. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. sebab Batara Endra. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. tahu membalas budi. Bima. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. dan mengaku sebagai Arjuna. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. putri sulung Prabu Salya. Ki Nartasabda. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Jadi. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. salah lihat. Meskipun sebelumnya telah tahu. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. Selain seimbang kesaktiannya. siapa pun yang memintanya." . "Ingatlah Karna. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. tetapi gagal.

Esok harinya. Namun.. Tanpa menanyakan. Karenanya... dengan senang hati hamba akan menerimanya. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. Jika seorang brahmana datang meminta. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. sebagai ganti barang yang hamba ambil. Pada pertemuan empat mata. Seperti yang diduga oleh Batara Surya. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba ." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. berkata: "Karna. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. Hamba sendiri yang akan melepaskannya.. Kini. ksatria mulia. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya ." Demikianlah. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. itu tergantung pada siapa yang memintanya. ambillah. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. . beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama.yang masih dalam ujud brahmana.. Sehari menjelang Baratayuda. apa alasan brahmana itu memintanya." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Kresna secara khusus datang menemui Karna. Karna menolak bujukan itu dengan alasan.. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi.Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna. .

" Kresna: "Saya memahami hal itu. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. Bahkan Maharesi Bisma. sejak masih remaja. Begawan Drona. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Barata-yuda harus segera terjadi. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang." Kresna: "Tetapi. Jadi. itu semua agar Baratayuda dapat segera . Namun. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. culas. dan dengki mereka. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. Itu adalah kewajiban Adinda. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. Kakanda Kresna. bukan perang kecil. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. pendirian mereka. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa.." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. Yang penting. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil.. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. bagaimana pun.." Karna: "Kakanda Kresna. Adinda tahu benar.Kresna: "Dinda Karna. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar." Karna: "Kakanda Kresna. membalas kebaikan dengan kebaikan pula. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. Itulah sebabnya. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang. Resi Krepa. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. . melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. Adinda telah mengenal para Kurawa. sifat iri. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini.. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. Dinda Karna. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. . bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. Kakek Abiyasa. sehingga Baratayuda dapat dicegah. Rasanya. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan.

. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar." Karna: "Itu pun Adinda pahami. kita semua belum tahu. lewat tengah hari. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. Adinda tahu. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu." Kresna: "Adinda Karna.. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. Entah siapa yang akan kalah. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. Demikian pula.terjadi sebagaimana seharusnya. Karenanya. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. bagaimana pun. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya." Kresna: "Adinda Karna. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. Coba renungkan hal itu. selalu harus ada yang menjadi korban. Namun. Di tepi sungai yang dianggap suci itu. seandainya Adinda yang menang. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. . Dinda Basukarna . Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. Hati kecilnya merasa. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. dan siapa yang akan unggul. Seandainya Adinda yang gugur. jelas berbeda. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. Namun. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu. Sekali lagi. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa." kata titisan Wisnu itu. sebelum menghadap pada Sang Pencipta. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara..

Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. Anakku... dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. Namun. . Karna Anakku. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. perang besar akan terjadi esok hari. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi. Namun hamba mohon. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati... sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. Dapatkah engkau membayangkan.. cobalah engkau renungkan barang sejenak. Engkau seorang ksatria utama. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria." Kunti: "Tetapi . anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi. Arjuna. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa. ada yang . dengan menguatkan hati." Kunti: "Karna. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. engkau adalah prajurit sejati. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. Ibunda mengerti.. Ibunda tentu juga tahu. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. .."Basukarna anakku. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. Aku. Namun. Namun. Hanya karena keadaan. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. Tidak bisa tidak. Hamba mengerti. ibumu ini. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. junjungan hamba. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria... betapa remuknya hati seorang ibu. Engkau tentu juga tahu. Namun. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. adik-adik hamba. Jika harapanku ini engkau kabulkan. Para dewa dapat menjadi saksi.. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba.

sejak engkau masih berujud bayi merah. Dalam Baratayuda. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. Pertimbangan yang lain adalah. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. kemuliaan. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. menciumi ubunubunnya. mungkin Baratayuda akan gagal. Karena itu. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus.. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. Puluhan tahun. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. Karna. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. jika ia tidak ikut beperang. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. mengorbankan orang yang disayanginya. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. Doaku untukmu. Demikian pula. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana.harus mengorbankan suaminya. maka ia akan gugur sebagai pahlawan. Kesedihanku sebagai seorang ibu. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. Dan. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. izinkan aku memelukmu." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. ." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. memelihara dan mengasihimu. batal.. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . anakku . Kunti lalu berkata: "Anakku. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu.. Untuk itu. Aku tidak berkesempatan merawat. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat.. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. derajat dan pangkat. Biarlah aku memelukmu barang sejenak.. anakku.. anakku.. aku telah kehilangan engkau. penguasa Astina itu mulai khawatir. dan . kumohon kepadamu. maafkanlah Ibumu ini.. Jika hamba gugur. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. tidak terlaksana. Tetapi. buah hatiku . sebagai ksatria...

Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. Agar seimbang dan tampak sederajat. Namun. raja Dwarawati. Alasannya. Basukarna. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. bahwa perang ini bukan perang pribadi. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. Karena desakan Duryudana ini. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. melesat ke arah dada Arjuna. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. Sementara itu. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. Duryudana lalu meng-ingatkan. Duryudana dengan cepat melerai. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. Hanya karena bujukan Duryudana. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. Panah Wijayacapa meluncur deras. dan menurut anggapannya. kemudian membujuk Prabu Salya.cari Arjuna. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. sebagaimana dikehendakinya. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. seorang anak yang terbuang sejak bayi. Basukarna . dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. dan mengasihinya. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. Karena jika bukan dia yang gugur. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. Dan. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. mengasuh. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. yang paling tepat adalah Prabu Salya. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati.

Bhs. . Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. putri Prabu Salya. Jadi. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. putri Prabu Anom Duryudana. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Dengan demikian. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. Dari keterangan para dayang. Pada saat Baratayuda berlangsung. abang satu ibu lain ayah. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. yakni patih Kadipaten Awangga. Suatu hari. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. Permadi mencoba membantah. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana.gugur karena siasat licik Kresna. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. selain sebagai ipar. Ia mempersalahkan Adimanggala. ia juga merupakan besan. Tetapi versi lain menyebutkan. namun tidak seorang pun yang percaya. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. Permadi sanggup. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. Basukarna mendapat dua orang putra. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . turun dari kereta.

Diterangkan. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. Guna me-nyirnakan angkara murka. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. Usaha Permadi ini berhasil. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. Karna menolak. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga.Dalam waktu singkat. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. dewa itu segera melerainya. Lagi pula. Karenanya. ia sanggup mengorbankan jiwanya. dan terjadilah perang tanding. Setelah tahu apa yang terjadi. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. dan bahkan juga nama baiknya. . terpaksa menerima kenyataan itu. Dalam pewayangan di Indonesia. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara.

Sebagian dalang yang lain menyebutkan. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. Dewi. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. atau Basusena. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. . yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Kelak. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. Dalam Mahabarata. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. Basukarna. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. selain dendam pada Arjuna. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. bukan bangsawan). Lihat juga Kunti.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. dan Arjuna. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. Karna ternyata sanggup. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. Basukarna adalah salah seorang pesertanya.

Surtayuda. Kartawiyoga berwatak keras hati. Durgempo. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. gagah dan berwajah setengah raksasa. berani dan selalu menuruti kata hati. Bogadatta (raja negara Turilaya). Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Duryudana (raja Negara Astina). Ia menikah dengan Dewi Karastri. cerdik. Durmagati. Bomawikata. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. . Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. putri raja Banyutinalang.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Surtayu. Kartadenta. Ia berbadan besar. Citraboma. Wikataboma. Gardapati (raja negara Bukasapta). Citrayuda. Kartamarma memliki perwatakan. keras hati. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. lincah. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Setelah mertuanya meninggal. Carucitra. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. putra Abimanyu dengan Dewi Utari. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. pandai bicara. Citraksi. Citraksa. Durmuka. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. Gardapura.

yaitu. dari padepokan Retawu. Citragada dan Wicitrawirya. Rajamala.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. telah datang menyusul Kakrasana. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. ingin menangnya sendiri. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Kencakarupa berwatak keras hati. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. penghianat. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. raja negara Astina. dengan Dewi Durgandini. Upakeca / Rupakeca. Setatama. berani dan . Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. yaitu. Bagawan Abiyasa.

tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit.selalu menurutkan kata hati. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Krepa berwatak jujur. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Dalam Mahabharata diceritakan. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. setia dan penuh pengabdian. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. Akhir riwayatnya diceritakan. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. Prabu Matswapati. Kisah lain menyebutkan. . Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Cerita Pedalangan menyebutkan. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu.

Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. . sampai akhir hayatnya. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana.

istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. berputra: Saradewa (berwujud raksasa). putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. berputra . Senjata Cakra. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. 3. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. adalah putra Prabu Basudewa. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. Ia lahir kembar bersama kakaknya. Kaca paesan. 4. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. berputra . Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna.Dewi Setyaboma. antara lain. Arya Setyaka. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. Terompet/Sangkala Pancajahnya. berputra . raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa).Dewi Pratiwi.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. Kakrasana. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. dari negara Lesanpura. Kembang Wijayakusuma. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. 2. seorang swarawati keraton Mandura. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina.Dewi Jembawati. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga.Dewi Rukmini. .

Wisanggeni. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. Arya Basudewa. Bratalaras. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. bernama. Bambang Irawan. pemberani. Endang Pregiwa. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. Endang Pregiwati. Puntadewa. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. apabila dioleskan pada pelupuk mata. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. dengan Dewi Jimambang. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. Sumitra. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Abimanyu. Sejak kecil. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. putra Prabu . Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. setia dan wingit. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. Ia berwatak penuh belas kasih. Bagawan Wilawuk. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. kakaknya. raja Boja. Nakula dan Sadewa. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. putri Prabu Kunti. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. raja negara Astina. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. tenang. Prabu Kresna menginginkan moksa. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Wijanarka. Wilugangga. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. Daya khasiat minyak Jayengkaton. Bima/Werkundara dan Arjuna. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti.

Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. putra kedua Adipati Karna. gaya dan kata-katanya serba menarik. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. keinginanya selalu terlaksana. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. menarik hati. Akhir riwayatnya diceritakan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. Hidupnya serba mewah. Ia mempunyai kakak kandung . Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda.Pandu dengan Dewi Madrim. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. yang menjadi istri Arya Warsakapura. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. Wataknya bersahaja.

Oleh Kangsa. raja negara Widarba. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. Kedua putra kembarnya. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. Kangsa pergi kenegara Mandura. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. adik Prabu Gorawangsa. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. diusir keluar dari negara Mandura. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. sabar dan Wingit. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. raja negara Mandura. tetapi juga putra Prabu Basudewa. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. Dengan dukungan Suratrimantra. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Prabu Pandu. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. setia. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. . Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. raja negara Mandura. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. Dari perkawinan tersebut. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya.bernama Narasoma. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. digauli oleh Prabu Gorawangsa.

sabar. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. seorang hapsari/bidadari. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. Menurut purwacarita. ikhlas. yaitu. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. yaitu. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . dan dikarunia 2 (dua) orang putra. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. di daerah kerajaan Jodipati. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Mandrapati mempunyai watak. seorang hapsari/bidadari. percaya akan kekuasaan Tuhan. wilayah negara Mertani. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Narasoma dan Dewi Madrim. Akhir riwayatnya diceritakan. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. padepokan Pandansurat dimerdekakan. sabar. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. Mandrapati mempunyai watak. percaya akan kekuasaan Tuhan. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. ikhlas. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Narasoma dan Dewi Madrim.

Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. Dari perkawinan tersebut. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). Puntadewa. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. salah satu dari lima satria Pandawa. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Dewa Tabib. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. Ia lahir kembar bersama adiknya. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. dari negara Mandaraka. sangat berbakti. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. Mereka bertemu. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. memperrtunjukkan kemahirannya menari. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. dari negara Mandura bernama. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. Nakula tidak akan dapat lupa . Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. dengan permaisuri Dewi Kunti. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. putra Prabu Pandu raja negara Astina. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. manusia kera kekasih dewata. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. setia.

Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. Ia juga mempunyai cupu berisi. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. Akhir riwayatnya diceritakan. belas kasih. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. Dewi Madrim. Nakula mempunyai watak jujur. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . setia. putri Resi Badawanganala. Setelah selesai perang Bharatyuda.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. Dewi Srengganawati. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. taat. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. Senapati negara Mretani. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. 1. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. 2. raja negara Awuawulangit. wilayah negara Amarta. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. .

adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. Ia tewas dalam .Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. Karena ketekunannya bertapa. Narasinga menjadi sangat sakti. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. raja negara Surateleng. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana. Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. Arya Singamulangjaya. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti.

patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. setia. Senapati perang Dwarawati. andel Resi Palasara. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Sedangkan dalam olah keprajuritan. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). putra Sanghyang Brahma. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. raja negara Mandaraka. putra Prabu Basudewa. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. selain berguru pada ayahnya. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. dari negara Lesanpura. putri Arya Kidangtalun. putra Prabu Kresna. Ibunya bernama Dewi Kandini. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . Karena itu selain sakti.peperangan melawan Narayana. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. Selain sakti.. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. Setelah ayahnya. jujur.

Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. Dewi Satapi/Dewi Tapen. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. Dewi Dangan. Dalam kitab Adiparwa. dengan Dewi Manuhara. Ramaprawa dan Basanta. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. Dewi Niyedi 5. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Dewi Impun. Wijarnaka. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. ia masih dalam kandungan ibunya. berputra . Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Dewi Gentang. Dewi Puyangan. akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. Ia berwatak bijaksana. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. Antakadewa dan Bambang . Prabakusuma.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. berputra . Bambang Irawan. berputra . berputra . Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). kekuasaan Pancatnyana semakin besar. Bratalaras. Sumitra. Kumalasakti. 1. yaitu . Kumaladewa. Wilugangga. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. Abimanyu. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. Ramayana dan Pramasata 2. Dewi Tamioyi 3. berputra . Bagawan Sarmiti. salah satu dari lima satria Pandawa. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. Ia seorang anak yatim. jujur dan adil. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. Akhir riwayatnya diceritakan.

baik budi. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. putra Prabu Puntadewa. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. Antakadewa dan Bambang Sumbada. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Abimanyu. setia. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. setia. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. bernama. dengan Dewi Manuhara. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. Baru setelah remaja. Brajawikalpa dan Kalabendana. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. Bambang Irawan. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Kumaladewa. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Arjuna. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Bratalaras. bernama. Dewi . Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. Arimba/Hidimba. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Wilugangga. Ia dan adik bungsunya. jujur. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca.Sumbada. Kumalasakti. berbakti dan teguh dalam pendirian. setia. Prabakusuma. Wijanarka. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Arjuna. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. Sumitra. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Brajalamatan. Dewi Arimbi. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. jujur. raja negara Pringgondani. Dari perkawinan tersebut. Brajadenta. Brajamusti. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Ia mempunyai tujuh saudara kandung.

Antakawulan dan Bambang Sumbada. satria Pandawa putra Prabu Pandu. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. Wilugangga. Ia sangat sakti. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Endang Pregiwati. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. Akhir riwayatnya diceritakan. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri.Arimbi. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. Dewi Mustakaweni. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Kumalasakti. yaitu. Wilugangga. mengalahkan semua para Dewa. jatmika. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. Kumaladewa. Wijarnaka. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. juga ahli dalam ilmu pengobatan. tenang. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . Endang Pregiwa. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. raja negara Awangga. Ia kemudian mengutus patihnya. Ia adalah putra Arjuna. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. Wisanggeni. besar tanggung jawabnya. berwatak angkara murka. halus. dengan Dewi Supraba. Atas keputusan Bathara Guru. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. raja raksasa dari negara Manikmantaka. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. Bambang Irawan. baik tingkah lakunya. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. putri Bathara Indra. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Akhir riwayatnya diceritakan. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. Bratalaras. Bambang Tetuka/Gatotkaca. Sumitra. Abimanyu. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka.

dan Kasipu. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. yaitu. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. seorang swarawati Keraton Mandura. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. Dewa keadilan dan kesejahteraan. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. Suaranya lantang. ia mempunyai dua orang saudara bernama. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. Ken Sagupi. dengan Ken Sagupi. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. senang bergurau. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. setelah selesainya perang Bharatayuda. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. dan Dewi Rarasati/Larasati. . Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. Akhir riwayatnya diceritakan. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. Wresni dan Andaka. Arya Udawa. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. Kedua putranya.

penuh belas kasih. tekun dalam agamanya. Ia juga terkenal pandai bermain catur. sabar.Dewi Pratiwi berwatak setia. jujur. dengan Dewi Darmastuti. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. percaya atas kekuasaan Tuhan. . Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Akhir riwayatnya diceritakan. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. sabar. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. masing-masing bernama. dan sangat berbakti. Dewi Banowati. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. setia. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. ikhlas. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. Sitija. yang kemudian diberikan kepada putranya. Ia mempunyai watak. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. seorang hapsari/bidadari. raja jin negara Mertani. Dewi Pujawati berwatak. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. Bima/Werkudara dan Arjuna. dan dua orang adik kembar lain ibu. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. Dewi Erawati. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Dewi Surtikanti. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. jujur. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi.

Dalam perang Bharatayuda. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. raja negara Mandaraka. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. serta berjiwa penjilat. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. Arya Gamdamana. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. Setelah menobatkan Parikesit. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Atas perintah Arya Sakuni. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. . Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. Ia seorang arsitek ulung. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala.

kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. berani. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. tidak bisa mati selama masih terkena air. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. Setatama. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. raja negara Astina. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Upakeca/Rupakenca. Duryudana dan Bima. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. Rajamala berwatak keras hati. yaitu: Resi Bisma. Resi Balarama/Baladewa. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti".Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. sais kereta kerajaan Astina. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. . putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Menurut ketentuan dewata. Dewi Nirada. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. bernama. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. masing-masing bernama .Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. Citragada dan Wicitrawiya. Kecaka/Kencakarupa. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Adipati Karna. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Ia sangat sakti.

Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. Bambang Sumitra dan Bratalaras. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa.dengan permaisuri Dewi Rumbini. sabar. patuh dan berbakti. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. . sangat menginsyafi. Dari garis keturunan ayahnya. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). Sedangkan dari garis keturunan ibuny. mengerti dan menguasai dirinya. raja negara Astina.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. putri Arya Prabu Rukma. istri pertama Arjuna. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. Ken Sagupi. Dewi Rarasati berwatak setia. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. ia mempunyai tiga orang saudara. seorang swarawati keraton Mandura. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. Arya Prabu Rukma. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. dengan Ken Sagupi. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. yaitu : Arya Udawa. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna.

halus. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. Dewi Erawati. cerdik pandai. bernama. Narayana. Setatama. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. bernama. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. . tenang. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. Citragada dan Wicitrawirya. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. sabar. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). dari padepokan Retawu. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. raja negara Astina. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. yaitu. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Setelah Prabu Kresna mati moksa. Bagawan Abiyasa.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. Ia meningal dalam usia lanjut. hatinya keras dan sedikit suka usil. Kencaka/Kencakarupa. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. dengan Dewi Durgandini. Rajamala. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. Dewi Surtikanti. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta.

raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Dewa Tabib. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. putri Resi Badawanganala. Puntadewa. Ia lahir kembar bersama kakanya. Bima/Werkundara dan Arjuna. keras kepala dan mau menangnya sendiri. setia. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Nakula. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. sombong. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Akhir riwayatnya diceritakan. taat. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. belas kasih. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). wilayah negara Amarta. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Akhir riwayatnya di ceritakan. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. Prabu Matswapati. bernama. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. Sadewa mempunyai watak jujur. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula).Rupakenca berwatak tinggi hati. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . Selain sangat sakti. dari negara Mandura. Setelah selesai perang Bharatayuda.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful