Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

Dalam pewayangan. Dalam pewayangan disebutkan. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. Putrinya. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. istrinya. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. menikah dengan Bima. Sang Hyang Antaboga. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. istri Batara Yamadipati. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka.Antaboga ANTABOGA. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. setiap 1000 tahun sekali. Dewi Nagagini. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. ia mempunyai dua anak. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. SANG HYANG. Untunglah Dewi Supreti. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. walaupun terletak di dasar bumi. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. putri Sang . Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. ketika masih muda disebut Nagasesa. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. putri Anantaswara. Karena Nagatatmala memang bersalah. walau itu anaknya. ujudnya tetap seekor naga. anaknya sendiri. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. tetapi dalam keadaan triwikrama. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. orang kedua dalam keluarga Pandawa. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. sesuai dengan yang dikehendakinya. Ibunya bernama Dewi Wasu. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). Selain itu.

para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. dan saat itulah muncul Batara Guru. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. Nagasesa menjawab. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. dibawa ke samudra. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. Batara Guru menyanggupinya. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. cahaya terang memasuki mulutnya. Tidak hanya itu. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. Namun setelah berhasil memutarnya. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. Itu pula sebabnya.Hyang Wenang. mengacau. para dewa bukan membor samudra. melainkan mengaduk-aduknya. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. . dan kemudian menempatkannya di tempat semula. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. yang artinya mengaduk-aduk. Untuk membangun ikatan keluarga. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu.

maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. yang benar adalah Aji Kawastram. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. Prabu Kresna. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. dan Candrabirawa. kata anta artinya batas. Kata ‘maya’.Perlu diketahui. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. artinya. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. tak terlihat. cucu Sang Hyang Antaboga. Yang kelokannya tidak mengenal batas. Antareja tidak pernah ada. Antaboga berangkat ke kahyangan. Jadi. cucunya. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. Sebenarnya sebutan itu keliru. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. Kata an atau artinya tidak. Dalam Kitab Mahabarata. . karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. Lihat Antareja. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. yang suami Dewi Pertiwi. Bersama dengan menantunya. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. yakni Antareja.

Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). dan berputra Arya Danurwenda. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. dan Arya Anantasena. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. Lidahnya sangat sakti. salah satu dari lima satria Pandawa. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. Anatareja berkulit napakawaca. putra Bima dengan Dewi Urangayu. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. pemberian ibunya. Ia juga memiliki cincin mustikabumi.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. yang mempunyai kesaktian. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. sehingga kebal terhadap senjata. bernama: Raden Gatotkaca. . raja ular/taksaka di Tawingnarmada. dengan Dewi Nagagini. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. putra Bima dengan Dewi Arimbi. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. pendiam. putri Prabu Ganggapranawa. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda.

mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. putra Dewi Nagagini.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. dan Gatotkaca. yang dapat . dengan Dewi Urangayu. putra Dewi Arimbi. yaitu : Anantareja. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. salah satu dari lima satria Pandawa. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti.

Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. Brajawikalpa dan Kalabendana. salah seorang dari lima satria Pandawa. bersahaja. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. menggantikan kedudukan kakaknya. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. bernama. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. terus terang. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. dengan Dewi Hadimba. Anantasena berwatak jujur. Arimba/Hidimba. Setelah dewasa. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. Arya Prabakesa. kekuasaan . Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. tidak pernah berdusta. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. Brajamusti. Brajalamatan. Brajadenta. raja raksasa negara Pringgandani. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. berani kerena membela kebenaran. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Prabu Arimba.mengembalikan kematian di luar takdir. putra Prabu Pandu.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. putri Prabu Kunti. Akhir riwayatnya diceritakan. trengginas. dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. Ia berambut dan . raja Negara Kumbina. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. swaraswati keraton Mandura. Prabu Rumbaka. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. dengan Dewi Krepi. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. Arya Basudewa. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. putra Prabu Rumbaka. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. cerdik pandai. raja negara Surateleng atau Trajutisna. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. dan bergelar Prabu Bismaka. raja Boja. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama.

Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. Ketika ayahnya. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. Resi Drona).bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. Ia memiliki sifat dan perwatakan . Pancawala (putra Prabu Puntadewa). cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. dengan Dewi Anggini. Dari ayahnya. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. keturunan Prabu Citragada. raja negara Magada. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. pemberani. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi.

karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. menantunya sendiri. suara besar agak serak (agor . sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. Ia mempunyai tabiat . Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. Carub atau Astrajingga. seorang hapsari/bidadari. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. Ia memiliki Ajian Candrabirawa.. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. ikhlas. Akhir riwayatnya diceritakan. Bagaspati sangat sakti. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor.Bagawan Bagaspati. sabar. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. ayahnya. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. tindakannya seperti . Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . Jawa). lucu. Dewi Pujawati. lagak lagu katanya kekanak-kanakan. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. dan berputra Dewi Pujawati. Bagaspati mempunyai watak. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. Sebelum tewas. percaya akan kekuasaan Tuhan. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada.

Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. Bagong berumur sangat panjang. kata-katanya menjengkelkan. ia hidup sampai jaman Madya . Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. kakak Dewi Kanistri. Seperti halnya dengan Semar. putri Bathara Hira. anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu.orang bodoh. tetapi selalu tepat.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. raja Boja. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. putri Prabu Kunti. Kakrasana dan Narayana. Kakrasana. swaraswati Keraton Mandura. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. Setelah usia lanjut. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. Secara tidak resmi. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Dewi Prita/Dewi Kunti. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita.

membagun sebuah padepokan/pertapaan. Atas kemurahan hatinya. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Basukiswara . Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. Beberapa tahun kemudian. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. Dewi Basuwati. Sebagai penggantinya. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki.

raja Boja. . Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. Arya Basuketi. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . arif bijaksana dan suka menolong. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. Prabu Basukesti. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. putri Prabu Kunti. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. cerdik pandai. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. Dewi Prita/Dewi Kunti. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Setelah usianya lanjut. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. berani. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal.

Dewi Basundari dan Arya Basundara. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. Putri Bathara Brahma. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. juga tahu segala bahasa binatang. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata).Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Dengan kereta sakti Amarajaya. Arya Basukesti. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). Karena ketekunannya bertapa. putri . Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati.

Setelah menikahkan putrinya. dengan permaisuri Dewi Srisekar. Prabu Basurata berkeinginan moksa. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Arya Basunada. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. .Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Arya Basupati. Dari perkawinan tersebut. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama .

berputra Raden Gatotkaca dan 3. Dewi Urangayu. Gelang Candrakirana. 2. Nagata. Bayusuta. yaitu . Kuku Pancanaka. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. Pandusiwi. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. Kalung Nagasasra. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Kowara. Kusumadilaga. Dewi Arimbi. teguh. Gelung Pudaksategal. yaitu : 1. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . Sumping Surengpati. Sena. Ia putra kedua Prabu Pandu. Balawa. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. Gada Rujakpala. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. Bima memililki sifat dan perwatakan. Dandunwacana. kuat. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. gagah berani. patuh dan jujur. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. . ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. Bratasena. wilayah negara Amarta. Aji Bandungbandawasa. Kelatbahu Candrakirana. tabah.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. Pupuk Jarot Asem. Birawa. Nakula dan Sadewa. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. Kusumayuda. serta 2 orang saudara lain ibu. berputra Arya Anantareja. Alugara. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. atau Wijasena. Dewi Nagagini.

(raja negara Banyutinalang). Surtayu. Durmuka. Durmagati. Citraboma. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Durgempo. Citraksa. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Gardapati (raja Negara Bukasapta). Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Surtayuda. Citraksi. Kartamarma. Wikataboma.Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Carucitra. . Gardapura . Bomawikata. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartadenta. Citrayuda.

Di medan peperangan. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Karena ketekunanya bertapa. Bila salah satu diantara mereka mati. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. raja negara Surateleng. maka yang mati akan hidup kembali. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. dan diloncati salah satu diantara yang hidup.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. kejam. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. Dalam perang Bharatayuda. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. ia menjadi sangat sakti. Selain sakti. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. Ia pandai bermain gada. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. Berwatak angkara murka.

Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Brajadenta sangat sakti.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Brajadenta berwatak keras hati. Brajalamatan dan Brajawikalpa. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Dengan bantuan Bathari Durga. . melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. Brajamusti. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. ingin menangnya sendiri. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Arimba / Hidimba. Dewi Arimbi. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. Akhir riwayatnya diceritakan. Brajalamatan. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Prabu Arimbaji. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajamusti. Brajawikalpa dan Kalabendana. Dewi Arimbi. Bima tinggal di Jadipati. Arya Prabakesana. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. Oleh kakaknya. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. Usahanya kembali menghalami kekagalan.

Brajadenta. Arya Prabakesa. Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. Dewi Arimbi. pemberani dan sangat sakti. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. . Brajawikalpa dan Kalabendana. putranya dengan Bima.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. mudah marah. masing-masing bernama . Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. Brajamusti. Arimba/Hidimba.

dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. Dengan bantuan Bathari Durga. Arya Prabakesa. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Bersama kakaknya. Arimba/Hidimba. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Prabu Arimbaji. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. Ia sangat sakti. . keras hati dan ingin menang sendiri.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. berlindung pada kemenakannya. Brajawikalpa dan Kalabendana. istri Prabu Duryudana. raja negara Astina. Dewi Arimbi. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. Brajalamantan dan Brajawikalpa. Brajalamatan. Brajadenta. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. agak bengis. Brajadenta dan kedua adiknya.

gagah perkasa dan sangat sakti. Brajadenta. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. Dewi Surtikanti. Burisrawa berwujud setengah raksasa. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan .peristiwa . Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . pendendam. Arimba/Hidimba. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. Dewi Arimbi. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Arya Prabakesa. senang menurutkan kata hatinya. tangguh. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . Dewi Erawati. ingin selalu menang sendiri. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Ia berwatak sombong. Brajamusti. Brajalamatan dan Kalabendana. setia. pemberani. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca.

. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. putri Prabu Kiswaka.yang penuh dengan kekerasan. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. raja Mandura. Dalam perang Bhratayuda. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. Prabu Duryudana. raja negara Lesanpura. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. raja Astina dan Adipati Karna. putra Prabu Setyajid/Ugrasena.

karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. Cakil memiliki sifat. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. tangkas. banyak tingkah dan pandai bicara. pemberani. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. semuanya berwarna hitam. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. Ia berwatak kejam. trengginas. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. serakah. berkaki putih . Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit.

Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar.(=pancal panggung/Jawa). yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. Arya Danduwacana. Bersama kakaknya. . Pada mulanya Dadungawuk menolak. Ia mempunyai dua kakak kandung. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. di kawasan hutan Mertani. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. Setelah pesta perkawinan selesai. Arya Dananjaya sangat sakti. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. yaitu : Prabu Yudhistira. ketika dipinang oleh Arjuna. Atas seijin Bathari Durga.

Dandangminangsi. Celengdemalung. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. putra Prabu Pandu raja negara Astina. pusaka Jala Sutra Emas. Menjanganketawang dan Cecakandon. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. . sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. putra Prabu Pandu raja negara Astina. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. Ditya Sapujagad. Jangettinelon. hak memakai nama Arya Dandunwacana. Kepada Arjuna ia menyerahkan . Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. negara Jodipati. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. Arya Dandunwacana menyerahkan. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . jujur. Kepada Bima. Berwatak pemberani. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. gagah perkasa. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. Podangbinurehan. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun.

Hyang Anantaboga. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. Ia berkulit Napakawaca. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. jujur. pendiam. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. Arya Danurwenda masih kecil.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. . sehingga kebal terhadap segala macam senjata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. yang mempunyai kesaktian. Nagapratala. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. Anantareja.

Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Wresni dan . keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. Dewi Amba. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. Putri sulungnya. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. dari pertapaan Retawu. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. raja negara Srawantipura.

mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. Kumbina dan Dwarawti). Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. Lesanpura. Dewayani meminta Resi Sukra.Andaka. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya. dan Dewi .000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. Yadu dan Turwasu. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. raja Amarta. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. masing-masing bernama . Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. dan berputra tiga orang lelaki. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. masing-masing bernama . Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. raja negara Astina. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. putri Sanghyang Indra. istri Prabu Yudhistira. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. raja daitya negara Parwata. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. Druhyu. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Dewi Drupadi. Karena menghendaki kemenangan para daitya.

. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. istri Arjuna. putri Prabu Hiranyawarma. cerdik. congkak. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. Setelah melalui pertempuran sengit. tangkas dan trenginas. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. bengis. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. Ia tewas dibunuh Aswatama. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda.Srikandi. raja negara Dasarna. Pada saat itu roh Ekalaya. Drestadyumna berwajah tampan. Resi Drona berwatak. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. menghadapi senapati perang Kurawa. sombong. memiliki sifat pemberani. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. banyak bicaranya. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. yaitu Resi Drona. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. Drestaka dan Drestara. putra Resi Drona. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . tinggi hati.

tetapi kecakapan. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). raja negara Tempuru. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. Untuk mencari pengalaman hidup. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. kecerdikan. Arya Sucitra pergi meninggalkan . yang memenggal putus kepalanya. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. setelah gugurnya Resi Bisma. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. putra Prabu Drupada. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. putri Prabu Purungaji. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna.

putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. luhur budinya. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. bijaksana. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. Di dalam perang besar Bharatayuda. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. Dewi Drupadi. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. Dalam masa kekuasaanya.sabar. teliti dan .Hargajembangan. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara.

Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. Dursala tewas dalam pertempuran . besar kepala dan senang meremehkan orang lain. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. ia sangat sakti. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Srutawarman dari Sahadewa. Nakula dan Sahadewa.setia. takabur. Selain pernah berguru pada Resi Drona. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. yaitu. Menurut pedalangan Jawa. Srutanika dari Nakula 5. Bima. gagah dan bermulut lemar. Srutasoma dari Bima. Yudhistira. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Srutakirti dari Arjuna 4. Ia berbadan besar. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. Akhir riwayatnya diceritakan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. 2. 3. Arjuna. Sedangkan menurut Mahabharata. Dursala mempunyai watak dan sifat. 1.Partawindya dari Yudhistira.

takabur. gagah dan bermulut lebar. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Surtayu. (raja negara Banyutinalang). besar kepala. senang meremehkan dan menghina orang lain. Carucitra. Wikataboma. mempunyai watak dan sifat. Citraksi. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. Kartamarma. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Durgempo. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. Bogadatta (raja negara Turilaya). Durmuka. Surtayuda. Dursasana berbadan besar. Citraboma. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. Durmagati. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. Bomawikata. Gardapura . Citraksa. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartadenta. Gardapati (raja Negara Bukasapta). putri Adipati Banjarjungut. Citrayuda.gemar bertindak sewenang-wenang.

Citraksi. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Durmuka. Carucitra. dan Widandini (raja negara Purantara) . Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Duryudana (raja Negara Astina). putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Durmagati. Bogadatta (raja negara Turilaya). raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Kartadenta. Wikataboma. Diantara 100 orang. Citrayuda. Citraksa. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). . Bomawikata.hancur berkeping-keping. Durgempo. Gardapura. Surtayuda. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Citraboma. Gardapati (raja negara Bukasapta). Surtayu. dihantam gada Rujakpala.

Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. Menjelang . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. gaya dan kata-katanya serba menarik. Ekalaya berwatak. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. tekun dan tabah. setia. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. sangat mencintai istrinya. menarik hati. putri hapsari/bidadari Warsiki. raja negara Sindu. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. keinginanya selalu terlaksana. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. Ia adalah raja negara Paranggelung. Wataknya bersahaja. jujur. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. Ekalaya seorang raja kesatria.Hidupnya serba mewah.

Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. Jawa). Dewi Banowati. setia. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Winata dan Wimuka/Wilmuka.kematiaanya. penuh belas kasih. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. Dewi Surtikanti. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. sabar dan wingit. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. raja negara Mandura. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. . Dewi Erawati berwatak. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped.

Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. . Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. semenjak jaman Arya Dandunwacana. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. raja negara Mandaraka. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani.

putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. dan berputra dua orang bernama. raja negara Astina. menantunya yang setelah menjadi . Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. murid Resi Boma. gagah berani.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. teguh sentosa. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. pendiam dan sakti. bersahaja. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. Karena penggantinya. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana.

Ketika ayahnya. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. Prabu Gandabayu meninggal. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. Sedangkan menurut pedalangan. tegap. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. menurut Mahabharata. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. pemberani. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. Ia berwajah tampan. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. gagah. pendiam. . Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. dan diangkat menjadi patih negara Astina.

tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Surtayu. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Kartadenta. Wikataboma. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Bogadatta. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Gardapati (raja negara Bukasapta). Dursasana (Adipati Banjarjungut). masingmasing bernama .Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Citrayuda. (raja negara Turilaya). Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. . Citraboma. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Surtayuda. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Durmuka. raja negara Astina. Arya Sakuni. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Carucitra. Gardapura. Durgempo. Durmagati. Kurawa terhadap Pandawa. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati.

suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. Sepeninggal Prabu Gandabayu. 3. 1. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. bergelar Prabu Drupada. Akhir riwayatnya diceritakan. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. masing-masing bernama . luhur budinya. Dewi Gandawati ikut belapati. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. yang kemudian menjadi istri Arjuna. Arya Sucitra.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. bijaksana. Dretadyumna/ Trustajumena. Dewi Srikandi. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. sabar dan teliti serta setia. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. . 2. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. raja negara Amarta. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada.

Dewi Garbarini. Untuk mengukuhkan tali persaudraan. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. senapati perang negara Dwarawati. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. karena ingin memperistri bidadari. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. putri Prabu Kalayaksa. raja negara Garbasumanda. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . raja negara Karanggubarja. Dewi Wersini. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa.

. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Surtayu. Surtayuda. Citraksa. Dengan kesaktiannya. Durgempo. Carucitra. Citraksi. Wikataboma. Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Citrayuda. Kartadenta. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. ia berhasil merebut negara Bukasapta. Kartadenta. Durgempo. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Citrayuda. Gardapura . dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Bomawikata. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Gardapati berwatak keras hati. Durmuka. congkak. cerdik dan licik. Wikataboma. raja negara Glagahtinalang. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Durmagati. Citraboma. Durmuka. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. Gardapati (raja negara Bukasapta). Carucitra. Bogadatta (raja negara Turilaya). Citraksi. Durmagati.Kurawa. Bomawikata. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. Surtayuda. Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Dursasana (Adipati Banjarjungut). Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Bogadatta (raja negara Turilaya). Surtayu. Citraboma. Citraksa.

Setelah selesai tapanya. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. perut gendut. hidung bulat bundar. terjadilah peperangan antara keduanya. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. ia hidup sampai jaman Madya. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. cerdik dan licik. Matanya juling. .Gardapura bersifat sombong. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). kakaknya. tak berleher. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. Gareng bernama Bambang Sukskati. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. Nala Gareng berumur sangat panjang. kaki pincang. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. keras kepala. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. Karena sabda Sanghyang Ismaya. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. sehingga tiada yang kalah dan menang. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. dan masuk dalam golongan panakawan. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. Aslinya. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina.

yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. Gatotkaca telah membuat huru-hara. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. Tali pusarnya tidak dapat diputus. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu. Sebelum itu. adik Arimbi. Sebagai raja muda di Pringgadani. menjadi raja di negeri itu. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. Brajamusti. Begitu lahir di dunia. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. ibunya bernama Dewi Arimbi. Dalam pewayangan.Gatotkaca GATOTKACA. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. Ia adalah anak Bima. kakak ibunya yang bernama Arimba.

warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. musuhnya akan mati. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. Dari perkawinan dengan Pergiwa. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. Tubuhnya tetap utuh. yang bernama Kunta Wijayandanu. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. Namun. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. Usahanya ini tak berhasil. anak Arjuna. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. Tutuka pingsan. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. begitu tali pusar itu putus. Setelah penggemblengan selesai. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. Di kahyangan. Karena kesal. Senjata. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. Bima dan Arimbi mengizinkan. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. Setelah tali pusarnya putus. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. itu bukan diserahkan pada Arjuna. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. putri Batara Surya. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. . penutup kepala gaib. Namun. Ia mengenakan Caping Basunanda.untuk keperluan itu. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. dan yang ketiga Dewi Suryawati. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu.

Karena itu. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. Abimanyu. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Krincingwesi. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. yakni Kalananata. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. karena ia le-laki. Gurubaya. Menjelang ajalnya. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. Sebagai raja muda Pringgadani. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. Ketika jatuh ke bumi. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. dan Bimaputra. sesudah Gatotkaca gugur. Arimbiatmaja. Trincingwesi. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. dan Mladangtengah. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. ketika mereka berperang tanding. Kancingjaya. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. Bimasiwi. . Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. Bra-jadenta. Guritna. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. Namun. Akibatnya. terutama Brajamusti. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. ia terbang amat tinggi. Sebenarnya. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. dan amat menyayangi Gatotkaca. Purbaya. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. ada lagi nama alias Gatotkaca. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari.

Selain malu. Brajadenta . para putra Pandawa. ia sadar. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. sehingga pingsan. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. Gatotkaca Sungging 4. putra Prabu Matswapati dari Wirata.Brajamusti 8. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena.Pregiwati 3. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. Gantotkaca Rante 10. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. Pregiwa . Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. Ia lalu berguru pada Resi Seta. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. Beberapa tahun menjelang Baratayuda. Kalabendana Lena 9. Gatotkaca menjawab. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. Baru saja latihan perang itu dimulai. Gatotkaca Sewu 5. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. Aji Narantaka 12. dengan Aji Narantaka itu . Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. Namun. Sesuai janjinya. para putra Pandawa. Wahyu Senapati 7. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. putra Dursasana. Subadra Larung 11. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala.

maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. Dalam pewayangan. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. Presiden RI. dan Abimanyu di darat. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. sedangkan kata kaca artinya rambut. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. Tatit. mukanya tidak terlalu tunduk. Badannya kekar dan kokoh. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. Patih Kala Sakipu. Boma Narakasura. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. Dalam perang melawan raksasa. Mengenai soal wanda ini. Di Surakarta. tidak diketahui dengan jelas. dengan muka agak .Gatotkaca mengalahkan Dursala. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. Guntur. Bentuk badannya tegap. sehingga menampilkan kesan gagah. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. dan Dukun. yakni wanda Kilat. Gatotkaca menyambar dari udara. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. Sukarno. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. yakni Butaprepat. hanyalah Prabu Kala Pracona. Gelap. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. Pada tahun 1960-an Ir. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. dan Dursala. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). dengan wajah mirip Bima.1820) di Surakarta. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. dan Guntur Samodra. Nama itu diberikan karena waktu lahir. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. Panglawung. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. lengkap dengan taringnya. Guntur Prahara. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya.

. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. Baca Bima. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. lengkap dengan taringnya. Dulu. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. Pergiwati. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. kuat. raja Mataram. wajah raksasa. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. Wajahnya juga memandang ke bawah. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. dengan tubuh besar. tunduk.datar. Wanda Guntur. membagi Gatotkaca atas empat wanda. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. Dewi. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. dan Sukarno. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. Sementara itu. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. seolah mencerminkan sifat andap asor.

dengan bantuan Dewi . Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . istri Bathara Derma. Citraboma. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. sederhana. baik budi. Citrayuda. Arya Sakuni. Wikataboma. (raja negara Turilaya). raja negara Astina. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. suaminya. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. Kurawa terhadap Pandawa. Bogadatta. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Durgempo. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Sesuai dengan ketentuan Dewata. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Arya Watubaji. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Surtayu. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Kartamarma (raja negara Banyutinalang).Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. masingmasing bernama . karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. Kartadenta. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. Durmagati. Gardapura. Dursasana (Adipati Banjarjungut). yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Durmuka. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. Carucitra. Surtayuda. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Gardapati (raja negara Bukasapta). penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. lembut.

bernama. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. Setelah ada kesepakatan.Wilutama. ayahnya sendiri. Akhir riwayatnya diceritakan. dengan Dewi Ulupi. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. Endang Pregiwa. Prabukusuma. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. Wilungangga. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. salah satu dari lima satria Pandawa. jatmika. Sedangkan menurut Mahabharata. menjelang pecah perang Bharatayuda. Sumitra. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. Endang Pregiwati. dari pertapaan Yasarata. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. Ia berwatak tenang. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). Abimanyu. . Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. di keputrian negera Surateleng. Antakadena dan Bambang Sumbada. Kumaladewa. Wisanggeni. Kumalasakti. tekun dan wingit. Wijanarka. sesuai dengan takdir dewata. Bratalaras.

Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. . tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. raja negara Astina. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. begitu kelahiran Dewabrata. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda.

maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. Ia sangat sakti. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. bengis. raja raksasa dari negara Widarba. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. Karenanya berbadan tinggi besar. keras hati. Untuk memenuhi ambisinya. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. gagah. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. . Prabu Supala raja negara Kadi. perkasa dan berwajah setengah raksasa. penganiaya. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. ingin menangnya sendiri. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada.

berwatak angkara murka. istri Arya Prabu Rukma. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. istri Arya Prabu Rukma. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. berwatak angkara murka. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. ayahnya. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. .

berani. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. . dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. Jayadrata. dan bergelar Prabu Sinduraja. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. ayahnya. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. ia menukar namanya dengan nama patihnya. penuh kesungguhan dan setia.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. Arya Wirata dan Arya Surata. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati.

karena ketika . Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. bernama. Prabu Jayamurcita. putra Dewi Suryawati. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. istri Arjuna. putra Dewi Pregiwa. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. Sebelum menemui ajalnya. dan Arya Suryakaca. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. raja negara Pringgandani. Bambang Sasikirana. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. Merasa sangat sakti. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. Raden Gatotkaca. mengutus adiknya. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. Abimanyu menyerang negara Plangklawati.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. raja negara Madukara (lama). Mereka masih keturunan Prabu Kumbala.

Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. teguh. gesit. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. Ketika lamarannya ditolak. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. berwujud sebagai wanara / kera. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. raja negara Dwarawati. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. Dewi Jembawati berwatak jujur. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. yang berwajah sangat tampan. Demikian pula dengan tabiat. ibunya. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. tangkas dan terampil. cerdik pandai. Jayasupena tidak bisa terbang. sangat berbakti dan penuh belas kasih. daripada tinggal di istana Dwarawati. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. setia. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. Dari perkawinan tersebut. berani tak mengenal takut. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. Karena mati sebelum takdir. Perbedaannya. waspada. karena garis keturunan dari Resi Jembawan.perang berlangsung ia masih kecil. dan Gunadewa. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. kesetiaan. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. sabar. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. ia memperoleh dua orang putra bernama . Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". Gatotkaca. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Samba. dengan Dewi Trijata. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. tangguh. Drestadyumna dapat dihidupkan .

raja negara Dwarawati. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. . Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. bernama. sangat jujur. raja Awangga. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna.kembali oleh Prabu Kresna. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. Brajamusti. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Arimba/Hidimba. Dewi Arimbi. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. dari negara Wirata. Brajadenta. setia. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. Prabkesa. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba.

Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. Bertubuh gemuk pendek. Merasa sangat sakti. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. Daya berpkirnya lambat. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. Dalam cerita pedalangan. Dalam peperangan. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. dari negara Mandura. putra ke-empat Prabu Basukunti. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. Karena pembawaannya yang agak tolol ini. . namun memiliki gerakan yang cekatan.

putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. kakak Arya Ugrasena). seperti Arya Prabu Rukma. istri Prabu Basudewa. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. kejam. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. mau menangnya sendiri. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. Arya Ugrasena. Dalam peperangan tersebut. bengis. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. pemberani dan sangat sakti. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. putri Prabu Rumbaka. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. raja negara Astina. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. raka negara Astina.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. serakah. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. Prabu . Prabu Kalasasradewa sangat sakti. Berwatak angkara murka. Ia pernah menyerang negara Kumbina. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. suka menurutkan kata hati. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. serakah.

berani dan selalu menurutkan kata hatinya. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Pemberontakan Kangsa gagal. penghianat. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. pamannya yang sakti. oleh Suratrimantra. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. raja Mandura. adik Prabu Gorawangsa. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. Setelah remaja. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. Karena sangat sakti. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. Dengan dukungan Suratimantra. keras hati. Ia lahir di negara Bombawirayang. permaisuri Prabu Basudewa. ingin menangnya sendiri. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. raja negara Astina.

Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. Resi Druwasa. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. padahal ia masih gadis. Waktu masih berusia remaja. Basukarna adalah anak buangan. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. . Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu.Karna KARNA. Prabu Basukunti. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. Basukarna adalah putra sulung. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. putri bungsu raja Mandura.

Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. Setelah lahir. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. Dengan ilmunya yang tinggi. Manakala hari telah terang. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. dan matahari sudah naik. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. Maka. Itulah sebabnya. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. Menjelang masa remaja. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. sesudah masa kehamilannya cukup. Itulah sebabnya. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. ia diberi nama Karna . yakni putra-putra Drestarastra.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. Alasannya. Nama lain baginya adalah Talingasmara. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. sering bangun siang. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Namun permohonan itu ditolak. atau Suryatmaja. ia masih tergolek di tempat tidurnya. Tahun berganti tahun. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). yaitu para Kurawa dan para Pandawa. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. . sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Pandu. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan.yang artinya telinga. dan Yama Widura. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. Resi Krepa.

Yakin. Adu tanding pun dimulai. Keduanya seimbang sama kuat. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. Duryudana. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. ataukah sebaliknya. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. termasuk para Kurawa. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. Lebih-lebih Arjuna. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. ditolak. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. Lagi pula. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. Karna menjadi Adipati di Awangga . Namun Kunti juga ragu. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu.

Karena merasa ditipu. walaupun telah menjadi menantunya. kutukan itu akan terbukti. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. adik Surtikanti. Saat itu seekor ketonggeng. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. sejenis kalajengking berbisa. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. raja Mandraka.yang menentukan hidup atau mati. menyengat paha Basukarna.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. Basukarna. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. tetapi karena hasil usahanya sendiri. yaitu raja penguasa di Awangga. sehingga keringatnya bercucuran. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. . Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. yakni ilmu ketrampilan memanah. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. Karna harus menyamar sebagai brahmana. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. pada saat yang genting . Sewaktu tahu apa yang terjadi. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. melainkan seorang ksatria. kelak ternyata. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. putri Prabu Salya. atau raja muda. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. Dan. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda.

percaya diri. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. tahu membalas budi. tetapi gagal. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. Meskipun sebelumnya telah tahu. yakni Prabu Anom Duryudana. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam." . dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. dan Arjuna. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. yaitu Batara Surya. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. teguh dalam pendirian. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. siapa pun yang memintanya. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. Bima. putri sulung Prabu Salya. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. Jadi. Ki Nartasabda. dan mengaku sebagai Arjuna. "Ingatlah Karna. salah lihat. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. Dalam pewayangan. Selain seimbang kesaktiannya. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. sebab Batara Endra.

apa alasan brahmana itu memintanya. berkata: "Karna.. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh. Sehari menjelang Baratayuda." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta. Namun. Kini. . Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas.. tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. . terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. Jika seorang brahmana datang meminta. sebagai ganti barang yang hamba ambil. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa. Hamba sendiri yang akan melepaskannya. dengan senang hati hamba akan menerimanya. Pada pertemuan empat mata." Demikianlah. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . Karenanya. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna.yang masih dalam ujud brahmana. itu tergantung pada siapa yang memintanya. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya ." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir.Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda.. ambillah. Seperti yang diduga oleh Batara Surya. Karna menolak bujukan itu dengan alasan." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba... sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. ksatria mulia." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. Kresna secara khusus datang menemui Karna. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan. Tanpa menanyakan. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka.. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. Esok harinya. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba . terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas.

Begawan Drona. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. Adinda tahu benar." Karna: "Kakanda Kresna. sehingga Baratayuda dapat dicegah. dan dengki mereka.. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. Yang penting. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. Namun. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa." Kresna: "Saya memahami hal itu. itu semua agar Baratayuda dapat segera .." Karna: "Kakanda Kresna. bukan perang kecil. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. Kakanda Kresna. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. Resi Krepa. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. . mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. sifat iri. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. Jadi. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. pendirian mereka." Kresna: "Tetapi.Kresna: "Dinda Karna. membalas kebaikan dengan kebaikan pula. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. Adinda telah mengenal para Kurawa. Bahkan Maharesi Bisma. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. Rasanya. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. . Itulah sebabnya. Itu adalah kewajiban Adinda. culas. Dinda Karna. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa. sejak masih remaja.. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran.. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. Barata-yuda harus segera terjadi. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. Kakek Abiyasa. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. bagaimana pun.

bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria.. Hati kecilnya merasa. Karenanya. Dinda Basukarna . Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. Seandainya Adinda yang gugur. sebelum menghadap pada Sang Pencipta." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. Entah siapa yang akan kalah." kata titisan Wisnu itu." Karna: "Itu pun Adinda pahami. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. Namun. Adinda tahu. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. Di tepi sungai yang dianggap suci itu. lewat tengah hari. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna." Kresna: "Adinda Karna. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. Demikian pula. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. Namun. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar. jelas berbeda.. seandainya Adinda yang menang. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. . ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. selalu harus ada yang menjadi korban. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. kita semua belum tahu. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna." Kresna: "Adinda Karna. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. dan siapa yang akan unggul. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa.terjadi sebagaimana seharusnya. bagaimana pun. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan.. Coba renungkan hal itu. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . Sekali lagi. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu.

Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. Arjuna." Kunti: "Tetapi . bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa.. betapa remuknya hati seorang ibu. Hamba mengerti. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati. Namun. adik-adik hamba. Engkau seorang ksatria utama. Tidak bisa tidak.. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. Namun... ibumu ini. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Aku. cobalah engkau renungkan barang sejenak. junjungan hamba. Hanya karena keadaan. Karna Anakku. Jika harapanku ini engkau kabulkan. ada yang . Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan.. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. Para dewa dapat menjadi saksi. Namun.. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu. ... Namun hamba mohon. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. Ibunda tentu juga tahu." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. Engkau tentu juga tahu. . bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. Namun. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. Anakku. engkau adalah prajurit sejati." Kunti: "Karna. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. Ibunda mengerti.. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. dengan menguatkan hati. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. Dapatkah engkau membayangkan. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba ."Basukarna anakku. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia.. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa. perang besar akan terjadi esok hari. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya.

kemuliaan. sejak engkau masih berujud bayi merah. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. maka ia akan gugur sebagai pahlawan. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. Kesedihanku sebagai seorang ibu. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. Demikian pula. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu.. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra.. mungkin Baratayuda akan gagal. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. Karna. menciumi ubunubunnya. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. anakku. Pertimbangan yang lain adalah. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. Dan. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . Dalam Baratayuda. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan.." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. Tetapi. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. . penguasa Astina itu mulai khawatir. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. kumohon kepadamu. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu. aku telah kehilangan engkau. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana. tidak terlaksana. derajat dan pangkat.. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. Biarlah aku memelukmu barang sejenak.. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. Jika hamba gugur. jika ia tidak ikut beperang. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. anakku . Doaku untukmu. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. izinkan aku memelukmu. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. Karena itu. maafkanlah Ibumu ini. Puluhan tahun.. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban.harus mengorbankan suaminya. sebagai ksatria. Kunti lalu berkata: "Anakku. anakku. Untuk itu. mengorbankan orang yang disayanginya... memelihara dan mengasihimu. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. dan .. buah hatiku . batal. Aku tidak berkesempatan merawat. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca.." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah.

Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. Basukarna. Hanya karena bujukan Duryudana. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. bahwa perang ini bukan perang pribadi. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. kemudian membujuk Prabu Salya. Basukarna . seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. Namun. Alasannya. melesat ke arah dada Arjuna. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. mengasuh. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. Duryudana dengan cepat melerai. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. Karena jika bukan dia yang gugur. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. Sementara itu. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. Duryudana lalu meng-ingatkan. seorang anak yang terbuang sejak bayi.cari Arjuna. Karena desakan Duryudana ini. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. Dan. Agar seimbang dan tampak sederajat. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. dan mengasihinya. Panah Wijayacapa meluncur deras. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. dan menurut anggapannya. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. sebagaimana dikehendakinya. yang paling tepat adalah Prabu Salya. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. raja Dwarawati.

Basukarna mendapat dua orang putra. yakni patih Kadipaten Awangga. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari.gugur karena siasat licik Kresna. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. Permadi mencoba membantah. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . yaitu Warsasena dan Warsakusuma. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah.Bhs. turun dari kereta. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. Pada saat Baratayuda berlangsung. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. ia juga merupakan besan. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. Jadi. Suatu hari. putri Prabu Salya. . agar Arjuna melepaskan anak panahnya. Ia mempersalahkan Adimanggala. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. Permadi sanggup. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. Dengan demikian. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. selain sebagai ipar. namun tidak seorang pun yang percaya. abang satu ibu lain ayah. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. Dari keterangan para dayang. Tetapi versi lain menyebutkan. putri Prabu Anom Duryudana. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi.

Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. Usaha Permadi ini berhasil. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. Dalam pewayangan di Indonesia. Guna me-nyirnakan angkara murka. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. . Karenanya. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. Setelah tahu apa yang terjadi. terpaksa menerima kenyataan itu. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. Karna menolak. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna.Dalam waktu singkat. dan bahkan juga nama baiknya. ia sanggup mengorbankan jiwanya. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. dewa itu segera melerainya. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. Diterangkan. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. Lagi pula. dan terjadilah perang tanding. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin.

tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. ." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. Dewi. selain dendam pada Arjuna. Kelak. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. dan Arjuna. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. bukan bangsawan). Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. Lihat juga Kunti.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. atau Basusena. Basukarna. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. Karna ternyata sanggup. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. Dalam Mahabarata.

Gardapati (raja negara Bukasapta). Citrayuda. keras hati. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. cerdik. . tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Bomawikata. Ia menikah dengan Dewi Karastri. Surtayu. Citraksa. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Kartadenta. Kartawiyoga berwatak keras hati. Wikataboma. Citraksi. putri raja Banyutinalang. Citraboma. putra Abimanyu dengan Dewi Utari. Bogadatta (raja negara Turilaya). Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Durgempo. Carucitra. lincah. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. berani dan selalu menuruti kata hati. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. pandai bicara. Setelah mertuanya meninggal. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. Durmuka. Kartamarma memliki perwatakan. gagah dan berwajah setengah raksasa.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Ia berbadan besar. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. Durmagati. Gardapura. Duryudana (raja Negara Astina). Surtayuda.

Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. penghianat. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. Citragada dan Wicitrawirya. dengan Dewi Durgandini. Kencakarupa berwatak keras hati. yaitu. raja negara Astina. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Bagawan Abiyasa. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. Upakeca / Rupakeca. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. telah datang menyusul Kakrasana. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. dari padepokan Retawu. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. yaitu. Rajamala. Setatama. berani dan . ingin menangnya sendiri.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana.

raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa.selalu menurutkan kata hati. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Prabu Matswapati. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Akhir riwayatnya diceritakan. Kisah lain menyebutkan. setia dan penuh pengabdian. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Dalam Mahabharata diceritakan. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. Krepa berwatak jujur. . Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). Cerita Pedalangan menyebutkan. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona.

Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. . Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. sampai akhir hayatnya.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji.

Dewi Setyaboma. Kembang Wijayakusuma. adalah putra Prabu Basudewa. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. 2. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. berputra . 4.Dewi Rukmini. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. berputra: Saradewa (berwujud raksasa). raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama kakaknya. berputra . putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. seorang swarawati keraton Mandura. Arya Setyaka. Kakrasana. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari.Dewi Pratiwi. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. Senjata Cakra. Kaca paesan. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. antara lain. dari negara Lesanpura. berputra . Terompet/Sangkala Pancajahnya. .Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. 3. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1.Dewi Jembawati. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda.

Nakula dan Sadewa. pemberani. dengan Dewi Jimambang. Abimanyu. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. apabila dioleskan pada pelupuk mata. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. Daya khasiat minyak Jayengkaton. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Sejak kecil. tenang. Endang Pregiwati. Arya Basudewa. Bima/Werkundara dan Arjuna. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. setia dan wingit. putri Prabu Kunti. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. raja Boja. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. Bratalaras. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. bernama. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Prabu Kresna menginginkan moksa. Wijanarka. putra Prabu . Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Endang Pregiwa. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. Sumitra. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. Ia berwatak penuh belas kasih. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. kakaknya. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Puntadewa. Bambang Irawan. Bagawan Wilawuk. raja negara Astina. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. Wilugangga. Wisanggeni. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena.

putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. menarik hati. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. Akhir riwayatnya diceritakan. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. keinginanya selalu terlaksana. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Hidupnya serba mewah. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. Ia mempunyai kakak kandung . putra kedua Adipati Karna.Pandu dengan Dewi Madrim. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. yang menjadi istri Arya Warsakapura. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). gaya dan kata-katanya serba menarik. Wataknya bersahaja. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma.

Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. digauli oleh Prabu Gorawangsa. . Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. setia. Dari perkawinan tersebut. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. adik Prabu Gorawangsa. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. Oleh Kangsa. Prabu Pandu. Kedua putra kembarnya. Kangsa pergi kenegara Mandura. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. tetapi juga putra Prabu Basudewa. raja negara Widarba. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). sabar dan Wingit. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. raja negara Mandura. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa.bernama Narasoma. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. Dengan dukungan Suratrimantra. raja negara Mandura. diusir keluar dari negara Mandura. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura.

sabar. yaitu. Akhir riwayatnya diceritakan. yaitu. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Narasoma dan Dewi Madrim. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. wilayah negara Mertani. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. Narasoma dan Dewi Madrim. percaya akan kekuasaan Tuhan. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. percaya akan kekuasaan Tuhan. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Mandrapati mempunyai watak. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. Menurut purwacarita. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. ikhlas. seorang hapsari/bidadari. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. di daerah kerajaan Jodipati. Akhir riwayatnya diceritakan. seorang hapsari/bidadari. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Mandrapati mempunyai watak. padepokan Pandansurat dimerdekakan. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. ikhlas. sabar. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati.

putra Prabu Pandu raja negara Astina. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. memperrtunjukkan kemahirannya menari. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. Nakula tidak akan dapat lupa . Ia lahir kembar bersama adiknya. Dari perkawinan tersebut.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. dengan permaisuri Dewi Kunti. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. sangat berbakti. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. dari negara Mandura bernama. Mereka bertemu. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. salah satu dari lima satria Pandawa. dari negara Mandaraka. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. setia. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. Dewa Tabib. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. manusia kera kekasih dewata. Puntadewa. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru.

taat. Setelah selesai perang Bharatyuda. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. 1. Dewi Madrim. raja negara Awuawulangit. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. wilayah negara Amarta. Nakula mempunyai watak jujur. 2. . Senapati negara Mretani. Ia juga mempunyai cupu berisi.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. belas kasih. setia. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. Dewi Srengganawati. Akhir riwayatnya diceritakan. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . putri Resi Badawanganala. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung.

putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. Narasinga menjadi sangat sakti. Arya Singamulangjaya. Ia tewas dalam . Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. Karena ketekunannya bertapa.Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. raja negara Surateleng. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana. Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati.

ia juga berguru pada Rajamala pamannya. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. andel Resi Palasara. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Senapati perang Dwarawati. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. Sedangkan dalam olah keprajuritan. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. Setelah ayahnya. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih.. putra Prabu Basudewa. setia. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. dari negara Lesanpura. Ibunya bernama Dewi Kandini.peperangan melawan Narayana. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. selain berguru pada ayahnya. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. putra Sanghyang Brahma. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. raja negara Mandaraka. Selain sakti. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. Karena itu selain sakti. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. putri Arya Kidangtalun. putra Prabu Kresna. jujur.

yaitu . Ramaprawa dan Basanta. berputra . Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. salah satu dari lima satria Pandawa. Dewi Tamioyi 3. dengan Dewi Manuhara. jujur dan adil. Bambang Irawan. kekuasaan Pancatnyana semakin besar. 1. Wilugangga. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. ia masih dalam kandungan ibunya. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. Prabakusuma. Bagawan Sarmiti. Ramayana dan Pramasata 2. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). berputra . Akhir riwayatnya diceritakan. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. Ia seorang anak yatim. berputra . Dewi Niyedi 5. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. berputra . Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. Dewi Dangan. Kumalasakti. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. Sumitra. berputra . Kumaladewa. akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Wijarnaka. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Bratalaras. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. Dalam kitab Adiparwa. Antakadewa dan Bambang . Yudayana dan Dewi Pramasti 4. Dewi Gentang. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. Dewi Impun. Ia berwatak bijaksana. Dewi Puyangan. Dewi Satapi/Dewi Tapen. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. Abimanyu.

berbakti dan teguh dalam pendirian. Arimba/Hidimba. jujur. Antakadewa dan Bambang Sumbada. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. Brajadenta. Baru setelah remaja. Dewi . Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. raja negara Pringgondani. Brajawikalpa dan Kalabendana. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. Brajalamatan. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). bernama. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Sumitra. putra Prabu Puntadewa. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Arjuna. Dewi Arimbi. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. Arjuna. jujur. setia. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. dengan Dewi Manuhara. Kumalasakti. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Wijanarka. baik budi. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Prabakusuma.Sumbada. Dari perkawinan tersebut. setia. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Bambang Irawan. Brajamusti. Kumaladewa. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. setia. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. Ia dan adik bungsunya. Abimanyu. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Bratalaras. Wilugangga. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. bernama. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya.

Kumaladewa. Ia kemudian mengutus patihnya. Ia sangat sakti. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. berwatak angkara murka. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. besar tanggung jawabnya. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Akhir riwayatnya diceritakan. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. Antakawulan dan Bambang Sumbada. mengalahkan semua para Dewa. raja negara Awangga. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. raja raksasa dari negara Manikmantaka. jatmika. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. Atas keputusan Bathara Guru. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. yaitu. halus. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. dengan Dewi Supraba. baik tingkah lakunya. Endang Pregiwati. Wijarnaka. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. Kumalasakti. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. Wisanggeni. Dewi Mustakaweni. Wilugangga. Bambang Tetuka/Gatotkaca. Bratalaras. Endang Pregiwa. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Ia adalah putra Arjuna. juga ahli dalam ilmu pengobatan. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. Bambang Irawan. Sumitra.Arimbi. Akhir riwayatnya diceritakan. Abimanyu. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. tenang. putri Bathara Indra. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . Wilugangga. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan.

Arya Udawa. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. Suaranya lantang. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. Ken Sagupi. dengan Ken Sagupi. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. dan Dewi Rarasati/Larasati. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. Wresni dan Andaka. senang bergurau.dan Kasipu. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. . Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. Kedua putranya. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. ia mempunyai dua orang saudara bernama. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. seorang swarawati Keraton Mandura. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. setelah selesainya perang Bharatayuda. Akhir riwayatnya diceritakan. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. yaitu. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. Dewa keadilan dan kesejahteraan.

Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. ikhlas. setia. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. sabar. jujur. Bima/Werkudara dan Arjuna. Dewi Erawati. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. dengan Dewi Darmastuti. dan sangat berbakti. Dewi Banowati. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. percaya atas kekuasaan Tuhan. Sitija. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. Ia juga terkenal pandai bermain catur. Ia mempunyai watak. Dewi Surtikanti. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. seorang hapsari/bidadari. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. . putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. dan dua orang adik kembar lain ibu. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. jujur. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. Akhir riwayatnya diceritakan. penuh belas kasih. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Dewi Pujawati berwatak. yang kemudian diberikan kepada putranya. masing-masing bernama. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. raja jin negara Mertani. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. tekun dalam agamanya. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. sabar.Dewi Pratiwi berwatak setia. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri.

. raja negara Mandaraka. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. serta berjiwa penjilat. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. Setelah menobatkan Parikesit. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. Ia seorang arsitek ulung. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu.Dalam perang Bharatayuda. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. Atas perintah Arya Sakuni. Arya Gamdamana. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan.

bernama. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. Rajamala berwatak keras hati. Di dalam cerita pedalangan Jawa. masing-masing bernama . Ia sangat sakti. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. Setatama. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. yaitu: Resi Bisma. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. Duryudana dan Bima. . sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. raja negara Astina. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. tidak bisa mati selama masih terkena air. Resi Balarama/Baladewa. Kecaka/Kencakarupa. Upakeca/Rupakenca. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. sais kereta kerajaan Astina. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. Citragada dan Wicitrawiya. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. Dewi Nirada. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. Menurut ketentuan dewata. Adipati Karna. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. berani.

Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. istri pertama Arjuna. Dari garis keturunan ayahnya. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. Bambang Sumitra dan Bratalaras. putri Arya Prabu Rukma.dengan permaisuri Dewi Rumbini. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. mengerti dan menguasai dirinya.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. dengan Ken Sagupi. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. . konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. seorang swarawati keraton Mandura. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. raja negara Astina. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. ia mempunyai tiga orang saudara. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. patuh dan berbakti. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. sangat menginsyafi. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. sabar. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Arya Prabu Rukma. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. yaitu : Arya Udawa. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. Dewi Rarasati berwatak setia. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. Ken Sagupi.

dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. Bagawan Abiyasa. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. Setatama. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). tenang. bernama. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia meningal dalam usia lanjut. Dewi Surtikanti. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. hatinya keras dan sedikit suka usil. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. . Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. halus. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Kencaka/Kencakarupa. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. Rajamala. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. bernama. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. Citragada dan Wicitrawirya. Dewi Erawati. dengan Dewi Durgandini. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. raja negara Astina. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. Setelah Prabu Kresna mati moksa. cerdik pandai. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). yaitu. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. sabar. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). Narayana. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. dari padepokan Retawu. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata.

setia. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. sombong. Bima/Werkundara dan Arjuna. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). putri Resi Badawanganala. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. wilayah negara Amarta.Rupakenca berwatak tinggi hati. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. keras kepala dan mau menangnya sendiri. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). Akhir riwayatnya diceritakan. taat. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Prabu Matswapati. belas kasih. Selain sangat sakti. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. Akhir riwayatnya di ceritakan. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Setelah selesai perang Bharatayuda. Ia lahir kembar bersama kakanya. Nakula. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. bernama. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. Sadewa mempunyai watak jujur. dari negara Mandura. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . Dewa Tabib. Puntadewa. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful