Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

walau itu anaknya. walaupun terletak di dasar bumi. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. sesuai dengan yang dikehendakinya. Untunglah Dewi Supreti. Karena Nagatatmala memang bersalah. anaknya sendiri. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. setiap 1000 tahun sekali. Putrinya. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. istri Batara Yamadipati. tetapi dalam keadaan triwikrama. putri Sang . Dalam pewayangan. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. menikah dengan Bima. orang kedua dalam keluarga Pandawa. Ibunya bernama Dewi Wasu. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. Dalam pewayangan disebutkan. Sang Hyang Antaboga. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta.Antaboga ANTABOGA. Selain itu. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. istrinya. SANG HYANG. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. putri Anantaswara. ketika masih muda disebut Nagasesa. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. ujudnya tetap seekor naga. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. Dewi Nagagini. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. ia mempunyai dua anak.

melainkan mengaduk-aduknya. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya.Hyang Wenang. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. Itu pula sebabnya. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. Untuk membangun ikatan keluarga. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. para dewa bukan membor samudra. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. dibawa ke samudra. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. Tidak hanya itu. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. . yang artinya mengaduk-aduk. dan saat itulah muncul Batara Guru. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. Batara Guru menyanggupinya. mengacau. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. Nagasesa menjawab. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. Namun setelah berhasil memutarnya. cahaya terang memasuki mulutnya. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta.

Prabu Kresna. kata anta artinya batas. Bersama dengan menantunya. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. cucu Sang Hyang Antaboga. Sebenarnya sebutan itu keliru. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. Antareja tidak pernah ada. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. artinya. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. yang benar adalah Aji Kawastram. . karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. Dalam Kitab Mahabarata. Lihat Antareja.Perlu diketahui. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. dan Candrabirawa. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. Yang kelokannya tidak mengenal batas. yang suami Dewi Pertiwi. Kata an atau artinya tidak. Antaboga berangkat ke kahyangan. tak terlihat. cucunya. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. Kata ‘maya’. yakni Antareja. Jadi.

sehingga kebal terhadap senjata. pendiam. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. dan berputra Arya Danurwenda. pemberian ibunya. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). yang mempunyai kesaktian. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. putra Bima dengan Dewi Urangayu. Lidahnya sangat sakti. salah satu dari lima satria Pandawa.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. putra Bima dengan Dewi Arimbi. . dengan Dewi Nagagini. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. bernama: Raden Gatotkaca. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. putri Prabu Ganggapranawa. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. Anatareja berkulit napakawaca. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. dan Arya Anantasena.

mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. salah satu dari lima satria Pandawa. putra Dewi Arimbi. yang dapat . putra Dewi Nagagini. yaitu : Anantareja. dan Gatotkaca. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. dengan Dewi Urangayu.

Anantasena berwatak jujur. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. Arya Prabakesa. Brajadenta. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. bersahaja. Arimba/Hidimba. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Setelah dewasa. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. Brajamusti. kekuasaan . tidak pernah berdusta. menggantikan kedudukan kakaknya. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. Brajalamatan. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. terus terang. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. salah seorang dari lima satria Pandawa. Prabu Arimba. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra.mengembalikan kematian di luar takdir. bernama. dengan Dewi Hadimba. Brajawikalpa dan Kalabendana. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. putra Prabu Pandu. berani kerena membela kebenaran. raja raksasa negara Pringgandani.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

putri Prabu Kunti. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . raja Negara Kumbina. raja Boja. raja negara Surateleng atau Trajutisna. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. Arya Basudewa. Ia berambut dan . Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. dengan Dewi Krepi. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. putra Prabu Rumbaka. Prabu Rumbaka. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. swaraswati keraton Mandura. dan bergelar Prabu Bismaka. cerdik pandai. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. trengginas. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena.

Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. raja negara Magada. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). badannya hancur dipukul gada Rujakpala. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. Ia memiliki sifat dan perwatakan .bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. Ketika ayahnya. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . keturunan Prabu Citragada. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. pemberani. Dari ayahnya. dengan Dewi Anggini. Resi Drona). sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani.

lagak lagu katanya kekanak-kanakan. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. ayahnya. ikhlas. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. Sebelum tewas. Ia mempunyai tabiat . Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . sabar. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. lucu. dan berputra Dewi Pujawati. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya.. tindakannya seperti .Bagawan Bagaspati. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Pujawati. Bagaspati mempunyai watak. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. Carub atau Astrajingga. menantunya sendiri. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. Jawa). sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. suara besar agak serak (agor . Bagaspati sangat sakti. percaya akan kekuasaan Tuhan. seorang hapsari/bidadari. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma.

ia hidup sampai jaman Madya . kakak Dewi Kanistri. tetapi selalu tepat. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. Seperti halnya dengan Semar. putri Bathara Hira. anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu.orang bodoh. kata-katanya menjengkelkan. Bagong berumur sangat panjang.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Secara tidak resmi. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. Dewi Prita/Dewi Kunti. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Kakrasana. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. raja Boja. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. Kakrasana dan Narayana. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). putri Prabu Kunti. swaraswati Keraton Mandura. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. Setelah usia lanjut.

Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. Dewi Basuwati. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. Sebagai penggantinya. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Beberapa tahun kemudian. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. membagun sebuah padepokan/pertapaan. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Atas kemurahan hatinya. Basukiswara .

raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. Prabu Basukesti. Dewi Prita/Dewi Kunti. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. putri Prabu Kunti. Arya Basuketi. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. cerdik pandai. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. raja Boja. . raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. arif bijaksana dan suka menolong. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . Setelah usianya lanjut. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Arya Basuketi dan Arya Kistawan. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. berani. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya.

juga tahu segala bahasa binatang. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. Dewi Basundari dan Arya Basundara. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. putri . Arya Basukesti.Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). Dengan kereta sakti Amarajaya. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. Putri Bathara Brahma. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara.

Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. dengan permaisuri Dewi Srisekar. Dari perkawinan tersebut. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Arya Basupati. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Arya Basunada. Prabu Basurata berkeinginan moksa.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Setelah menikahkan putrinya. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. . Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut.

Kusumadilaga. Aji Bandungbandawasa. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. Sena. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Birawa. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . berputra Raden Gatotkaca dan 3. . Bima memililki sifat dan perwatakan. Dewi Nagagini.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. yaitu . Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. Gelang Candrakirana. Bratasena. Dewi Arimbi. Kelatbahu Candrakirana. teguh. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. Gelung Pudaksategal. Gada Rujakpala. Kusumayuda. Ia putra kedua Prabu Pandu. serta 2 orang saudara lain ibu. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. 2. gagah berani. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. yaitu : 1. Dewi Urangayu. patuh dan jujur. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. tabah. Kowara. Nakula dan Sadewa. Bayusuta. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Kuku Pancanaka. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. Pupuk Jarot Asem. Dandunwacana. Pandusiwi. berputra Arya Anantareja. Nagata. atau Wijasena. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. Alugara. kuat. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. Kalung Nagasasra. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. Balawa. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Sumping Surengpati. wilayah negara Amarta.

. Dursasana (Adipati Banjarjungut).Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. (raja negara Banyutinalang). Citrayuda. Citraboma. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Kartadenta. Durgempo. Carucitra. Bomawikata. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Kartamarma. Citraksa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Surtayu. Surtayuda. Durmuka. Wikataboma. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Citraksi. Gardapura . putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Durmagati.

Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. kejam. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. Karena ketekunanya bertapa. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. raja negara Surateleng. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. Berwatak angkara murka. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. maka yang mati akan hidup kembali. Ia pandai bermain gada. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. ia menjadi sangat sakti. Bila salah satu diantara mereka mati.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . Selain sakti. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. Di medan peperangan. Dalam perang Bharatayuda. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih.

Prabu Arimbaji. Bima tinggal di Jadipati.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. Brajalamatan. Arya Prabakesana. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. Akhir riwayatnya diceritakan. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Brajadenta berwatak keras hati. Brajalamatan dan Brajawikalpa. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Dengan bantuan Bathari Durga. Oleh kakaknya. Brajamusti. Usahanya kembali menghalami kekagalan. Arimba / Hidimba. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. Dewi Arimbi. Brajadenta sangat sakti. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. ingin menangnya sendiri. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. Dewi Arimbi. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. . Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Brajamusti.

Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. Arimba/Hidimba. Dewi Arimbi. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Brajamusti. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Arya Prabakesa. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. pemberani dan sangat sakti. mudah marah. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. Brajadenta. masing-masing bernama . Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. . putranya dengan Bima.

berlindung pada kemenakannya. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. raja negara Astina. Dewi Arimbi. keras hati dan ingin menang sendiri. Brajalamantan dan Brajawikalpa. Arya Prabakesa. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. Brajadenta. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. . raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Dengan bantuan Bathari Durga. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Ia sangat sakti. Arimba/Hidimba. Prabu Arimbaji. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Bersama kakaknya. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. agak bengis.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. istri Prabu Duryudana. Brajadenta dan kedua adiknya. Brajalamatan.

Brajamusti. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. Arya Prabakesa. setia. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana.peristiwa . raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Ia berwatak sombong.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. Burisrawa berwujud setengah raksasa. Dewi Surtikanti. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . Dewi Erawati. Dewi Arimbi. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. tangguh. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. senang menurutkan kata hatinya. pendendam. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. ingin selalu menang sendiri. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . Arimba/Hidimba. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. Brajalamatan dan Kalabendana. gagah perkasa dan sangat sakti. pemberani. Brajadenta.

. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. raja negara Lesanpura. putri Prabu Kiswaka. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. putra Prabu Setyajid/Ugrasena. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. raja Mandura. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. Dalam perang Bhratayuda. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. raja Astina dan Adipati Karna. Prabu Duryudana.yang penuh dengan kekerasan.

tangkas. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. serakah. banyak tingkah dan pandai bicara. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. semuanya berwarna hitam. Ia berwatak kejam. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. Cakil memiliki sifat. pemberani. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. trengginas. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. berkaki putih . perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka.

Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. Arya Dananjaya sangat sakti. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. di kawasan hutan Mertani. Pada mulanya Dadungawuk menolak. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. Ia mempunyai dua kakak kandung. Setelah pesta perkawinan selesai. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. ketika dipinang oleh Arjuna. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. . Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. Bersama kakaknya. yaitu : Prabu Yudhistira.(=pancal panggung/Jawa). Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. Arya Danduwacana. Atas seijin Bathari Durga. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar.

Kepada Arjuna ia menyerahkan . Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. Celengdemalung. Menjanganketawang dan Cecakandon. . Ditya Sapujagad. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. gagah perkasa. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. Jangettinelon. Berwatak pemberani. putra Prabu Pandu raja negara Astina. berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. Arya Dandunwacana menyerahkan. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. jujur. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. Dandangminangsi. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Podangbinurehan. Kepada Bima. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. hak memakai nama Arya Dandunwacana. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. negara Jodipati. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. putra Prabu Pandu raja negara Astina. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. pusaka Jala Sutra Emas. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna.

Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. Arya Danurwenda masih kecil. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. Nagapratala. Hyang Anantaboga. jujur. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. Anantareja. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. pendiam. yang mempunyai kesaktian. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. . raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. Ia berkulit Napakawaca. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan.

Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. Dewi Amba. raja negara Srawantipura. Putri sulungnya. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Wresni dan . Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. dari pertapaan Retawu. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda.

Lesanpura. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. masing-masing bernama . Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. Kumbina dan Dwarawti). ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya. Dewayani meminta Resi Sukra. dan Dewi .000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. putri Sanghyang Indra. istri Prabu Yudhistira. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Druhyu. dan berputra tiga orang lelaki. Yadu dan Turwasu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). masing-masing bernama . raja negara Astina. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati.Andaka. Karena menghendaki kemenangan para daitya. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. Dewi Drupadi. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. raja daitya negara Parwata. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. raja Amarta. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa.

Ia menikah dengan Dewi Suwarni. congkak. Drestaka dan Drestara. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. . yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. Ia tewas dibunuh Aswatama. memiliki sifat pemberani. yaitu Resi Drona. Drestadyumna berwajah tampan. banyak bicaranya. tinggi hati. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa.Srikandi. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. Resi Drona berwatak. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. bengis. Setelah melalui pertempuran sengit. putra Resi Drona. sombong. istri Arjuna. raja negara Dasarna. Pada saat itu roh Ekalaya. tangkas dan trenginas. menghadapi senapati perang Kurawa. cerdik. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. putri Prabu Hiranyawarma. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani.

Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. kecerdikan. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. putri Prabu Purungaji. Untuk mencari pengalaman hidup. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra.tetapi kecakapan. setelah gugurnya Resi Bisma. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. Arya Sucitra pergi meninggalkan . yang memenggal putus kepalanya. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. raja negara Tempuru. putra Prabu Drupada. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang.

Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. bijaksana. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. Di dalam perang besar Bharatayuda. teliti dan . Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Dalam masa kekuasaanya. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. luhur budinya. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik.Hargajembangan.sabar. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Dewi Drupadi. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa.

Selain pernah berguru pada Resi Drona. Srutanika dari Nakula 5. Dursala mempunyai watak dan sifat. Nakula dan Sahadewa. Bima. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. gagah dan bermulut lemar. Ia berbadan besar. yaitu. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. takabur.setia. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. 1.Partawindya dari Yudhistira. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. ia sangat sakti. 3. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. Menurut pedalangan Jawa. Sedangkan menurut Mahabharata. Srutasoma dari Bima. Arjuna. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Yudhistira. Dursala tewas dalam pertempuran . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. Srutawarman dari Sahadewa. Srutakirti dari Arjuna 4. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. 2.

Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. Kartamarma. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta.gemar bertindak sewenang-wenang. gagah dan bermulut lebar. Durgempo. Durmuka. Surtayuda. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. Bomawikata. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Dursasana berbadan besar. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. Durmagati. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. putri Adipati Banjarjungut. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Citraboma. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . besar kepala. Citraksa. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Carucitra. senang meremehkan dan menghina orang lain. mempunyai watak dan sifat. Citraksi. Wikataboma.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Citrayuda. takabur. Bogadatta (raja negara Turilaya). putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Gardapura . Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. Surtayu. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. Kartadenta. (raja negara Banyutinalang).

Citraksi. Citrayuda. keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Diantara 100 orang. Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. . Carucitra. dihantam gada Rujakpala. Wikataboma. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Duryudana (raja Negara Astina). Bomawikata. Bogadatta (raja negara Turilaya). Citraksa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Gardapati (raja negara Bukasapta). Citraboma. dan Widandini (raja negara Purantara) . Durmuka. Surtayuda. Gardapura. Surtayu. Durgempo. Kartadenta. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa.hancur berkeping-keping. Durmagati.

yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. tekun dan tabah. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. gaya dan kata-katanya serba menarik. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. keinginanya selalu terlaksana. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. Ekalaya berwatak. setia. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. putri hapsari/bidadari Warsiki. sangat mencintai istrinya. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. menarik hati.Hidupnya serba mewah. raja negara Sindu. Menjelang . Dalam perselisihannya dengan Arjuna. Wataknya bersahaja. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. Ia adalah raja negara Paranggelung. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. Ekalaya seorang raja kesatria. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. jujur. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya.

raja negara Mandura. . Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. Dewi Erawati berwatak. Dewi Surtikanti. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. setia. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan.kematiaanya. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. Dewi Banowati. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Winata dan Wimuka/Wilmuka. Jawa). Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. penuh belas kasih. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. sabar dan wingit.

Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. raja negara Mandaraka. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati. semenjak jaman Arya Dandunwacana. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. .

nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. murid Resi Boma. bersahaja. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. teguh sentosa. raja negara Astina. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. pendiam dan sakti. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. menantunya yang setelah menjadi . dan berputra dua orang bernama. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. Karena penggantinya. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. gagah berani. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina.

Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. pemberani. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. Ketika ayahnya. Prabu Gandabayu meninggal. Ia berwajah tampan. . Akhir riwayat Gandamana diceritakan. tegap. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. pendiam. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. dan diangkat menjadi patih negara Astina. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. gagah. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. Sedangkan menurut pedalangan. menurut Mahabharata. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya.

Dursasana (Adipati Banjarjungut). Durgempo. Durmuka. raja negara Astina. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Carucitra. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. masingmasing bernama . Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Gardapati (raja negara Bukasapta). Bogadatta. Citraboma. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Arya Sakuni. Kartadenta.Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Surtayuda. . (raja negara Turilaya). Durmagati. Citrayuda. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Wikataboma. Kurawa terhadap Pandawa. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Gardapura. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Surtayu. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa.

bijaksana. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. . Dretadyumna/ Trustajumena. sabar dan teliti serta setia. Arya Sucitra. masing-masing bernama . Dewi Srikandi. 1. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. luhur budinya. raja negara Amarta. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. yang kemudian menjadi istri Arjuna. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. 2. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. bergelar Prabu Drupada. Dewi Gandawati ikut belapati.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. Akhir riwayatnya diceritakan. 3. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. Sepeninggal Prabu Gandabayu. Ia sangat berbakti terhadap suaminya.

putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. raja negara Karanggubarja. putri Prabu Kalayaksa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. karena ingin memperistri bidadari. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. Untuk mengukuhkan tali persaudraan. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. raja negara Garbasumanda. Dewi Wersini. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. senapati perang negara Dwarawati. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. Dewi Garbarini. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci.

Surtayu. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartadenta. Citraksi. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Citraboma. Wikataboma. Citraksa. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Gardapati berwatak keras hati. Surtayuda. Citraksa. . raja negara Glagahtinalang. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Citraksi. Bomawikata. Kartadenta. Durmuka. Gardapati (raja negara Bukasapta). Durgempo. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Gardapura . Durgempo. Dengan kesaktiannya. Durmagati. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Citrayuda. Carucitra. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa.Kurawa. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). ia berhasil merebut negara Bukasapta. Bomawikata. Durmuka. Bogadatta (raja negara Turilaya). Citrayuda. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. cerdik dan licik. Bogadatta (raja negara Turilaya). Citraboma. Durmagati. Surtayuda. Wikataboma. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Carucitra. Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. congkak. Surtayu. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. Dursasana (Adipati Banjarjungut).

Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. Nala Gareng berumur sangat panjang. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. Setelah selesai tapanya. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. . sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. terjadilah peperangan antara keduanya. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. Karena sabda Sanghyang Ismaya. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. ia hidup sampai jaman Madya. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. sehingga tiada yang kalah dan menang. tak berleher. Gareng bernama Bambang Sukskati. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. Aslinya. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. kaki pincang. keras kepala. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. perut gendut. cerdik dan licik. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. kakaknya. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina.Gardapura bersifat sombong. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. dan masuk dalam golongan panakawan. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. Matanya juling. hidung bulat bundar.

yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. adik Arimbi. Ia adalah anak Bima. Sebelum itu. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. Dalam pewayangan. Gatotkaca telah membuat huru-hara. Brajamusti. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. Tali pusarnya tidak dapat diputus. Begitu lahir di dunia.Gatotkaca GATOTKACA. ibunya bernama Dewi Arimbi. Sebagai raja muda di Pringgadani. kakak ibunya yang bernama Arimba. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . menjadi raja di negeri itu.

begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. penutup kepala gaib. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Setelah tali pusarnya putus. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. Namun. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. dan yang ketiga Dewi Suryawati. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. putri Batara Surya. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. yang bernama Kunta Wijayandanu. Tubuhnya tetap utuh. Karena kesal. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. Ia mengenakan Caping Basunanda. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Di kahyangan. Senjata. Bima dan Arimbi mengizinkan. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. musuhnya akan mati. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. Usahanya ini tak berhasil. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu.untuk keperluan itu. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. Setelah penggemblengan selesai. itu bukan diserahkan pada Arjuna. Tutuka pingsan. anak Arjuna. . begitu tali pusar itu putus. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. Dari perkawinan dengan Pergiwa. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. Namun.

Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. sesudah Gatotkaca gugur. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. Kancingjaya. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Purbaya. Karena itu. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. Sebagai raja muda Pringgadani. dan Bimaputra. karena ia le-laki. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. terutama Brajamusti.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. dan Mladangtengah. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. yakni Kalananata. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Namun. Gurubaya. Abimanyu. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. ia terbang amat tinggi. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. ketika mereka berperang tanding. Menjelang ajalnya. ada lagi nama alias Gatotkaca. Trincingwesi. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. Ketika jatuh ke bumi. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Sebenarnya. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. Krincingwesi. . sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. Guritna. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. Akibatnya. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Arimbiatmaja. dan amat menyayangi Gatotkaca. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Bra-jadenta. Bimasiwi.

Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. sehingga pingsan. Beberapa tahun menjelang Baratayuda. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. para putra Pandawa. Wahyu Senapati 7. Subadra Larung 11. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. Gatotkaca Sungging 4. dengan Aji Narantaka itu . Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. para putra Pandawa. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Sesuai janjinya. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. putra Prabu Matswapati dari Wirata. Ia lalu berguru pada Resi Seta. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. ia sadar. Gatotkaca menjawab. putra Dursasana. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. Pregiwa . Namun. Selain malu. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala.Pregiwati 3. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. Aji Narantaka 12. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Brajadenta . Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. Gantotkaca Rante 10. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. Baru saja latihan perang itu dimulai. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka.Brajamusti 8. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Gatotkaca Sewu 5. Kalabendana Lena 9. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2.

pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. Panglawung. Dalam pewayangan. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. sehingga menampilkan kesan gagah. Sukarno. Di Surakarta. Mengenai soal wanda ini. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni.Gatotkaca mengalahkan Dursala. Guntur. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. Presiden RI. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. yakni wanda Kilat. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. Nama itu diberikan karena waktu lahir. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. Bentuk badannya tegap. dan Dursala. dengan wajah mirip Bima. Guntur Prahara. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir.1820) di Surakarta. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. dan Dukun. dan Guntur Samodra. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. Patih Kala Sakipu. Pada tahun 1960-an Ir. yakni Butaprepat. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. Badannya kekar dan kokoh. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. dengan muka agak . Boma Narakasura. lengkap dengan taringnya. Dalam perang melawan raksasa. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. mukanya tidak terlalu tunduk. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. Tatit. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. hanyalah Prabu Kala Pracona. tidak diketahui dengan jelas. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. Gatotkaca menyambar dari udara. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). dan Abimanyu di darat. sedangkan kata kaca artinya rambut. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. Gelap.

dan Sukarno. kuat. Wanda Guntur. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. Pergiwati. Dulu. Baca Bima. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. membagi Gatotkaca atas empat wanda. dengan tubuh besar. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. Sementara itu. lengkap dengan taringnya. raja Mataram. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. Dewi. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. wajah raksasa. tunduk. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. Wajahnya juga memandang ke bawah. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. seolah mencerminkan sifat andap asor.datar. .

Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Durgempo. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. lembut. Sesuai dengan ketentuan Dewata. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. sederhana. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Surtayuda. Wikataboma. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. masingmasing bernama . tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Bogadatta. Carucitra. (raja negara Turilaya). baik budi. istri Bathara Derma. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. Durmuka. Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. Arya Sakuni. Kartadenta. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Citrayuda. Durmagati. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. dengan bantuan Dewi . raja negara Astina. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Arya Watubaji. Citraboma. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Kurawa terhadap Pandawa. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. suaminya. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. Gardapura. Gardapati (raja negara Bukasapta). Surtayu. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini.

Setelah ada kesepakatan. Bratalaras. di keputrian negera Surateleng. Antakadena dan Bambang Sumbada. dari pertapaan Yasarata. . sesuai dengan takdir dewata. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. Kumaladewa. Abimanyu. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. Sedangkan menurut Mahabharata. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). salah satu dari lima satria Pandawa. Sumitra. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. bernama. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. jatmika. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. Wisanggeni. Wilungangga. dengan Dewi Ulupi. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. Wijanarka. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. menjelang pecah perang Bharatayuda. Ia berwatak tenang. Prabukusuma. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. ayahnya sendiri. Endang Pregiwa.Wilutama. tekun dan wingit. Akhir riwayatnya diceritakan. Endang Pregiwati. Kumalasakti. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong.

. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. begitu kelahiran Dewabrata. Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. raja negara Astina. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda.

Ia sangat sakti. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. . Prabu Supala raja negara Kadi. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. Untuk memenuhi ambisinya. raja raksasa dari negara Widarba. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. perkasa dan berwajah setengah raksasa. Karenanya berbadan tinggi besar. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. keras hati. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. gagah. ingin menangnya sendiri. bengis. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. penganiaya. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga.

Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. berwatak angkara murka. istri Arya Prabu Rukma. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. berwatak angkara murka. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. . Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Karena ketekunannya bertapa. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. ayahnya. istri Arya Prabu Rukma.

ia menukar namanya dengan nama patihnya. ayahnya. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. Jayadrata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. dan bergelar Prabu Sinduraja. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. . dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. berani. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. penuh kesungguhan dan setia. Arya Wirata dan Arya Surata.

putra Dewi Suryawati. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. raja negara Madukara (lama).Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. bernama. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. Sebelum menemui ajalnya. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. raja negara Pringgandani. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. Raden Gatotkaca. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. mengutus adiknya. Bambang Sasikirana. Merasa sangat sakti. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. dan Arya Suryakaca. istri Arjuna. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. karena ketika . putra Dewi Pregiwa. Prabu Jayamurcita. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni.

cerdik pandai. Dari perkawinan tersebut. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. dengan Dewi Trijata. tangguh. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. sabar. raja negara Dwarawati. ibunya. gesit. berwujud sebagai wanara / kera. Perbedaannya. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. yang berwajah sangat tampan. Ketika lamarannya ditolak.perang berlangsung ia masih kecil. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. tangkas dan terampil. teguh. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. Gatotkaca. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. kesetiaan. Drestadyumna dapat dihidupkan . Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. Dewi Jembawati berwatak jujur. dan Gunadewa. Demikian pula dengan tabiat. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. berani tak mengenal takut. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. Samba. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. ia memperoleh dua orang putra bernama . daripada tinggal di istana Dwarawati. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. setia. waspada. Jayasupena tidak bisa terbang. Karena mati sebelum takdir. sangat berbakti dan penuh belas kasih. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan".

tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. Dewi Arimbi. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. Brajamusti. raja negara Dwarawati. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. bernama. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda.kembali oleh Prabu Kresna. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. setia. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. sangat jujur. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. . Prabkesa. Arimba/Hidimba. Brajadenta. Brajalamatan dan Brajawikalpa. dari negara Wirata. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. raja Awangga.

ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. . namun memiliki gerakan yang cekatan. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk. dari negara Mandura. Dalam peperangan. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. putra ke-empat Prabu Basukunti. Dalam cerita pedalangan. Daya berpkirnya lambat. Bertubuh gemuk pendek. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. Merasa sangat sakti.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. Karena pembawaannya yang agak tolol ini.

sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. serakah. raja negara Astina. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. bengis. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. Ia pernah menyerang negara Kumbina. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. putri Prabu Rumbaka. raka negara Astina. Prabu Kalasasradewa sangat sakti. pemberani dan sangat sakti. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. kakak Arya Ugrasena). Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. Berwatak angkara murka. mau menangnya sendiri. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. Arya Ugrasena. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. suka menurutkan kata hati. Dalam peperangan tersebut. serakah. kejam. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). Prabu . Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. istri Prabu Basudewa.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. seperti Arya Prabu Rukma.

Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. adik Prabu Gorawangsa. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). raja Mandura. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. raja negara Astina. pamannya yang sakti. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. Karena sangat sakti. ingin menangnya sendiri. permaisuri Prabu Basudewa. keras hati. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. penghianat. Pemberontakan Kangsa gagal. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. Setelah remaja. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. Dengan dukungan Suratimantra. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . oleh Suratrimantra. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. Ia lahir di negara Bombawirayang.

Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. putri bungsu raja Mandura. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. Prabu Basukunti. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. padahal ia masih gadis. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh.Karna KARNA. Resi Druwasa. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. Basukarna adalah anak buangan. . bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. Waktu masih berusia remaja. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. Basukarna adalah putra sulung. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya.

Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. Pandu. Namun permohonan itu ditolak. Nama lain baginya adalah Talingasmara. dan matahari sudah naik. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. ia diberi nama Karna . Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. Manakala hari telah terang. Resi Krepa. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. Itulah sebabnya. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. atau Suryatmaja. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid.yang artinya telinga. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. ia masih tergolek di tempat tidurnya. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. Maka. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. Menjelang masa remaja. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. Itulah sebabnya. yakni putra-putra Drestarastra. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. Dengan ilmunya yang tinggi. sesudah masa kehamilannya cukup. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. Alasannya. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Tahun berganti tahun. Setelah lahir. dan Yama Widura. sering bangun siang. .

Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. ataukah sebaliknya. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. Lagi pula. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. Yakin. ditolak. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. termasuk para Kurawa. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. Karna menjadi Adipati di Awangga . Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. Duryudana. Adu tanding pun dimulai. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. Namun Kunti juga ragu. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. Lebih-lebih Arjuna. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. Keduanya seimbang sama kuat. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya.

Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. Karena merasa ditipu. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. walaupun telah menjadi menantunya. Karna harus menyamar sebagai brahmana. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. Dan. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak.yang menentukan hidup atau mati. yakni ilmu ketrampilan memanah. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. pada saat yang genting . dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. Sewaktu tahu apa yang terjadi. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. Basukarna. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. kelak ternyata. menyengat paha Basukarna. yaitu raja penguasa di Awangga. sehingga keringatnya bercucuran.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. tetapi karena hasil usahanya sendiri. melainkan seorang ksatria. sejenis kalajengking berbisa. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. putri Prabu Salya. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. kutukan itu akan terbukti. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. . Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. adik Surtikanti. raja Mandraka. atau raja muda. Saat itu seekor ketonggeng. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi.

Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. Dalam pewayangan. percaya diri. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. dan Arjuna. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. Bima.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. dan mengaku sebagai Arjuna. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. teguh dalam pendirian. Jadi. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. Ki Nartasabda. siapa pun yang memintanya. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. tahu membalas budi. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. Meskipun sebelumnya telah tahu. salah lihat. yakni Prabu Anom Duryudana. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu." . Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. sebab Batara Endra. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. "Ingatlah Karna. putri sulung Prabu Salya. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. tetapi gagal. yaitu Batara Surya. Selain seimbang kesaktiannya. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira.

Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh. Esok harinya.yang masih dalam ujud brahmana. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. apa alasan brahmana itu memintanya. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya.Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta. Tanpa menanyakan. . raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa. Karenanya. Karna menolak bujukan itu dengan alasan. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . Jika seorang brahmana datang meminta. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. ksatria mulia. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas.. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna.. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. berkata: "Karna. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. dengan senang hati hamba akan menerimanya. . Namun. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna.. Sehari menjelang Baratayuda. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa.." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. Kresna secara khusus datang menemui Karna.. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. sebagai ganti barang yang hamba ambil. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. Hamba sendiri yang akan melepaskannya. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba ." Demikianlah. Kini. Seperti yang diduga oleh Batara Surya.. ambillah. itu tergantung pada siapa yang memintanya. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. Pada pertemuan empat mata.

Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. itu semua agar Baratayuda dapat segera . saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana." Kresna: "Tetapi." Kresna: "Saya memahami hal itu. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. Resi Krepa. pendirian mereka. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. Adinda telah mengenal para Kurawa. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah.. Kakek Abiyasa. bagaimana pun." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang. Dinda Karna. sejak masih remaja. Bahkan Maharesi Bisma. Jadi. Itulah sebabnya. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. Kakanda Kresna. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Yang penting. . yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. sifat iri. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. dan dengki mereka. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. Begawan Drona." Karna: "Kakanda Kresna. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa. sehingga Baratayuda dapat dicegah. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. culas. Barata-yuda harus segera terjadi.. Rasanya. membalas kebaikan dengan kebaikan pula. bukan perang kecil. Itu adalah kewajiban Adinda. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan.. Adinda tahu benar. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang.Kresna: "Dinda Karna. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. Namun." Karna: "Kakanda Kresna. . jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan.. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina.

dan selalu harus ada yang dikor-bankan. Dinda Basukarna . Adinda tahu. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. bagaimana pun. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . Entah siapa yang akan kalah.. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. Di tepi sungai yang dianggap suci itu." kata titisan Wisnu itu. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. lewat tengah hari. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. Seandainya Adinda yang gugur. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara." Karna: "Itu pun Adinda pahami. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. Sekali lagi.. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur." Kresna: "Adinda Karna. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna." Kresna: "Adinda Karna. Hati kecilnya merasa. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai.terjadi sebagaimana seharusnya. jelas berbeda. Demikian pula. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. selalu harus ada yang menjadi korban. sebelum menghadap pada Sang Pencipta. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu.. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. Coba renungkan hal itu. Namun. . sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. Karenanya. Namun. dan siapa yang akan unggul. kita semua belum tahu. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat. seandainya Adinda yang menang. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara.

Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi. Arjuna. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. Engkau seorang ksatria utama." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria.. Ibunda mengerti. . cobalah engkau renungkan barang sejenak. Anakku. Hamba mengerti. Para dewa dapat menjadi saksi. Hanya karena keadaan. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati. Tidak bisa tidak. Engkau tentu juga tahu. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa.." Kunti: "Tetapi . engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. . Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga.. Aku. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa... betapa remuknya hati seorang ibu. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. Baratayuda yang akan dimulai esok hari." Kunti: "Karna. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. ibumu ini.. ada yang . Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. Namun. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. adik-adik hamba. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. dengan menguatkan hati.. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. Karna Anakku.. Jika harapanku ini engkau kabulkan. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa. Namun. Namun."Basukarna anakku. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. perang besar akan terjadi esok hari. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi. junjungan hamba.. Namun hamba mohon. Ibunda tentu juga tahu. engkau adalah prajurit sejati. Dapatkah engkau membayangkan. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. Namun. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu..

ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. buah hatiku . mungkin Baratayuda akan gagal. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu. jika ia tidak ikut beperang. sejak engkau masih berujud bayi merah... tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. memelihara dan mengasihimu. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. sebagai ksatria. Untuk itu. anakku . Dan. Doaku untukmu. batal. maka ia akan gugur sebagai pahlawan. maafkanlah Ibumu ini.. Aku tidak berkesempatan merawat. Walaupun tawaran bantuannya ditolak... anakku. Tetapi. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa.. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana. izinkan aku memelukmu. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. Puluhan tahun. anakku. Demikian pula. .. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. Kesedihanku sebagai seorang ibu. menciumi ubunubunnya." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. kemuliaan. derajat dan pangkat. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. Pertimbangan yang lain adalah. mengorbankan orang yang disayanginya. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus.. Biarlah aku memelukmu barang sejenak. kumohon kepadamu. penguasa Astina itu mulai khawatir. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. tidak terlaksana. Jika hamba gugur. dan . aku telah kehilangan engkau. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. Kunti lalu berkata: "Anakku. Dalam Baratayuda. Karna. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit... tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. Karena itu.harus mengorbankan suaminya. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai.

Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. kemudian membujuk Prabu Salya. Sementara itu.cari Arjuna. Karena desakan Duryudana ini. melesat ke arah dada Arjuna. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. Alasannya. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. Basukarna . tetapi bidikannya tidak tepat lagi. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. Duryudana lalu meng-ingatkan. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. sebagaimana dikehendakinya. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. mengasuh. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. Basukarna. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. Namun. dan menurut anggapannya. Karena jika bukan dia yang gugur. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. dan mengasihinya. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. Panah Wijayacapa meluncur deras. Dan. Duryudana dengan cepat melerai. seorang anak yang terbuang sejak bayi. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. bahwa perang ini bukan perang pribadi. raja Dwarawati. Agar seimbang dan tampak sederajat. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. yang paling tepat adalah Prabu Salya. Hanya karena bujukan Duryudana. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa.

Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. Basukarna mendapat dua orang putra. ia juga merupakan besan. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya.Bhs. turun dari kereta. Jadi. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. putri Prabu Salya. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Ia mempersalahkan Adimanggala. Permadi mencoba membantah. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. Tetapi versi lain menyebutkan. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. Dengan demikian. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. yakni patih Kadipaten Awangga. . Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . namun tidak seorang pun yang percaya. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu.gugur karena siasat licik Kresna. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. putri Prabu Anom Duryudana. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. abang satu ibu lain ayah. Suatu hari. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Pada saat Baratayuda berlangsung. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. Permadi sanggup. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. selain sebagai ipar. Dari keterangan para dayang. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala.

Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna.Dalam waktu singkat. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. Karna menolak. Diterangkan. Setelah tahu apa yang terjadi. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. Lagi pula. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. dan terjadilah perang tanding. ia sanggup mengorbankan jiwanya. . Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. Karenanya. dewa itu segera melerainya. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. terpaksa menerima kenyataan itu. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. Usaha Permadi ini berhasil.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. Guna me-nyirnakan angkara murka. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. Dalam pewayangan di Indonesia. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. dan bahkan juga nama baiknya. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka.

sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. bukan bangsawan). Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. Basukarna. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. dan Arjuna. Kelak." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. Dalam Mahabarata. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. .1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. selain dendam pada Arjuna. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Lihat juga Kunti.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. Karna ternyata sanggup. Dewi. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. atau Basusena. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda.

Wikataboma. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Surtayu. Setelah mertuanya meninggal. Durgempo. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. berani dan selalu menuruti kata hati. Gardapura. keras hati. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Ia berbadan besar. Citrayuda. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Bogadatta (raja negara Turilaya). Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. Gardapati (raja negara Bukasapta). Kartadenta. Ia menikah dengan Dewi Karastri. Carucitra. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. gagah dan berwajah setengah raksasa. pandai bicara. Citraboma. lincah. . Citraksa.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. cerdik. Durmagati. Surtayuda. Kartawiyoga berwatak keras hati. Kartamarma memliki perwatakan. Citraksi. Bomawikata. Durmuka. putra Abimanyu dengan Dewi Utari. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. putri raja Banyutinalang. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Duryudana (raja Negara Astina). agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri.

putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Bagawan Abiyasa. telah datang menyusul Kakrasana. Kencakarupa berwatak keras hati. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. Setatama. Upakeca / Rupakeca. yaitu. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. Rajamala. raja negara Astina. ingin menangnya sendiri. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. Citragada dan Wicitrawirya. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. yaitu. dari padepokan Retawu. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. dengan Dewi Durgandini. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. berani dan . Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. penghianat.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati.

selalu menurutkan kata hati. Cerita Pedalangan menyebutkan. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. setia dan penuh pengabdian. Krepa berwatak jujur. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Prabu Matswapati. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Akhir riwayatnya diceritakan. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. Dalam Mahabharata diceritakan. Kisah lain menyebutkan. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. . Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu.

Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana. Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. sampai akhir hayatnya. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. . Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru.

antara lain. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. . Kaca paesan. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. berputra . kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. Terompet/Sangkala Pancajahnya. 2. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari.Dewi Setyaboma. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. Kembang Wijayakusuma.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. adalah putra Prabu Basudewa. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). Senjata Cakra. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. 3.Dewi Rukmini. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. berputra . berputra . Arya Setyaka. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana.Dewi Pratiwi. 4. Kakrasana. dari negara Lesanpura. seorang swarawati keraton Mandura. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Ia lahir kembar bersama kakaknya. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti.Dewi Jembawati. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. berputra: Saradewa (berwujud raksasa). istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari.

dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. Wijanarka. Nakula dan Sadewa. Bratalaras. tenang. raja negara Astina. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. pemberani. Arya Basudewa. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Bima/Werkundara dan Arjuna. Wisanggeni. Endang Pregiwati. Puntadewa. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Sumitra. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Daya khasiat minyak Jayengkaton. Bambang Irawan. bernama. Ia berwatak penuh belas kasih. apabila dioleskan pada pelupuk mata. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. Prabu Kresna menginginkan moksa. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. putra Prabu . ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. setia dan wingit. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. dengan Dewi Jimambang. kakaknya. Endang Pregiwa. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. Abimanyu. raja Boja. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Wilugangga. Sejak kecil. Bagawan Wilawuk.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. putri Prabu Kunti.

Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. Hidupnya serba mewah. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. keinginanya selalu terlaksana. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. gaya dan kata-katanya serba menarik. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. yang menjadi istri Arya Warsakapura. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. Ia mempunyai kakak kandung . Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. putra kedua Adipati Karna. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka.Pandu dengan Dewi Madrim. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. Wataknya bersahaja. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. menarik hati. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa).

Dari perkawinan tersebut. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. Oleh Kangsa. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya.bernama Narasoma. Dengan dukungan Suratrimantra. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. setia. diusir keluar dari negara Mandura. raja negara Mandura. . ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. tetapi juga putra Prabu Basudewa. raja negara Widarba. sabar dan Wingit. adik Prabu Gorawangsa. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. Prabu Pandu. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. Kedua putra kembarnya. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. Kangsa pergi kenegara Mandura. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. raja negara Mandura. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. digauli oleh Prabu Gorawangsa.

yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Mandrapati mempunyai watak. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. padepokan Pandansurat dimerdekakan. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Narasoma dan Dewi Madrim. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. ikhlas. seorang hapsari/bidadari. di daerah kerajaan Jodipati. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Akhir riwayatnya diceritakan. yaitu. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . Narasoma dan Dewi Madrim. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. yaitu. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. percaya akan kekuasaan Tuhan. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. ikhlas. wilayah negara Mertani. Mandrapati mempunyai watak. sabar. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. percaya akan kekuasaan Tuhan.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Menurut purwacarita. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. seorang hapsari/bidadari. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. sabar.

Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. dengan permaisuri Dewi Kunti. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. Dari perkawinan tersebut. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. manusia kera kekasih dewata. Ia lahir kembar bersama adiknya. Puntadewa. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. dari negara Mandaraka. setia. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. Nakula tidak akan dapat lupa . Mereka bertemu. memperrtunjukkan kemahirannya menari. sangat berbakti. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. putra Prabu Pandu raja negara Astina. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. Dewa Tabib. salah satu dari lima satria Pandawa. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. dari negara Mandura bernama. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya.

Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. belas kasih. 2. . Senapati negara Mretani. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. 1. Akhir riwayatnya diceritakan. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. Dewi Srengganawati. Dewi Madrim. wilayah negara Amarta. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. Nakula mempunyai watak jujur. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. taat. putri Resi Badawanganala. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. raja negara Awuawulangit. Ia juga mempunyai cupu berisi. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. setia. Setelah selesai perang Bharatyuda.

raja negara Surateleng. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. Narasinga menjadi sangat sakti. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan.Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. Ia tewas dalam . Karena ketekunannya bertapa. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. Arya Singamulangjaya.

Selain sakti. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. dari negara Lesanpura. raja negara Mandaraka.peperangan melawan Narayana. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. Senapati perang Dwarawati. setia. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. Sedangkan dalam olah keprajuritan. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Karena itu selain sakti. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. Ibunya bernama Dewi Kandini. selain berguru pada ayahnya. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Setelah ayahnya. putra Sanghyang Brahma. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati.. jujur. putra Prabu Kresna. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. andel Resi Palasara. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. putri Arya Kidangtalun. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. putra Prabu Basudewa.

Kumaladewa. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. Dewi Dangan. Ramaprawa dan Basanta. Dewi Gentang. dengan Dewi Manuhara. Ia berwatak bijaksana. akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. yaitu . Ia seorang anak yatim. Antakadewa dan Bambang . berputra . Ramayana dan Pramasata 2. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. salah satu dari lima satria Pandawa. berputra . Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. jujur dan adil. Dewi Puyangan. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. Dewi Niyedi 5. Dewi Impun. Sumitra. berputra . Prabakusuma. Dewi Satapi/Dewi Tapen. Bambang Irawan. berputra . kekuasaan Pancatnyana semakin besar. 1. Kumalasakti. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. ia masih dalam kandungan ibunya. Dewi Tamioyi 3. Wijarnaka. berputra . ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). Akhir riwayatnya diceritakan. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Abimanyu. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. Bagawan Sarmiti. Wilugangga. Bratalaras. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. Dalam kitab Adiparwa. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya.

Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Abimanyu. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Bambang Irawan. Arjuna. dengan Dewi Manuhara. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. raja negara Pringgondani. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Kumaladewa. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Prabakusuma. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. Dewi . Arjuna. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. bernama. setia. Ia dan adik bungsunya. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Bratalaras. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. Kumalasakti. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. setia. Wilugangga. Brajamusti. Brajadenta. jujur. Brajalamatan. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). putra Prabu Puntadewa. Baru setelah remaja. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. Dari perkawinan tersebut. Wijanarka. Dewi Arimbi. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. Sumitra. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. Antakadewa dan Bambang Sumbada.Sumbada. bernama. Brajawikalpa dan Kalabendana. Arimba/Hidimba. baik budi. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. berbakti dan teguh dalam pendirian. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). jujur. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. setia.

Kumalasakti. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. tenang. baik tingkah lakunya.Arimbi. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. besar tanggung jawabnya. jatmika. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. Wisanggeni. Ia kemudian mengutus patihnya. berwatak angkara murka. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. Ia adalah putra Arjuna. Ia sangat sakti. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. halus. raja negara Awangga. Bambang Tetuka/Gatotkaca. Abimanyu. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. Wijarnaka. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Sumitra. Endang Pregiwa. Bambang Irawan. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. juga ahli dalam ilmu pengobatan. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. raja raksasa dari negara Manikmantaka. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. Wilugangga. yaitu. dengan Dewi Supraba. mengalahkan semua para Dewa. Antakawulan dan Bambang Sumbada. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Bratalaras. putri Bathara Indra. Akhir riwayatnya diceritakan. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. Dewi Mustakaweni. Atas keputusan Bathara Guru. Kumaladewa. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. Wilugangga. Endang Pregiwati. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya.

Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Kedua putranya. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. seorang swarawati Keraton Mandura. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. senang bergurau. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. Akhir riwayatnya diceritakan. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa.dan Kasipu. Ken Sagupi. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. setelah selesainya perang Bharatayuda. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. Suaranya lantang. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. dengan Ken Sagupi. . Wresni dan Andaka. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Arya Udawa. ia mempunyai dua orang saudara bernama. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. Dewa keadilan dan kesejahteraan. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. yaitu. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. dan Dewi Rarasati/Larasati. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja.

Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. yang kemudian diberikan kepada putranya. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang.Dewi Pratiwi berwatak setia. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. sabar. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. percaya atas kekuasaan Tuhan. setia. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. Dewi Erawati. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. penuh belas kasih. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. sabar. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. . tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. masing-masing bernama. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Banowati. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. jujur. dengan Dewi Darmastuti. ikhlas. Sitija. Dewi Pujawati berwatak. tekun dalam agamanya. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. dan dua orang adik kembar lain ibu. jujur. Ia juga terkenal pandai bermain catur. Dewi Surtikanti. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Ia mempunyai watak. seorang hapsari/bidadari. Bima/Werkudara dan Arjuna. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. dan sangat berbakti. raja jin negara Mertani. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya.

Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. Arya Gamdamana. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. Ia seorang arsitek ulung. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. serta berjiwa penjilat. . Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama.Dalam perang Bharatayuda. Atas perintah Arya Sakuni. raja negara Mandaraka. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. Setelah menobatkan Parikesit.

tidak bisa mati selama masih terkena air. Adipati Karna. sais kereta kerajaan Astina. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Ia sangat sakti. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. Dewi Nirada. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. Resi Balarama/Baladewa. yaitu: Resi Bisma. Upakeca/Rupakenca. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. raja negara Astina. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. Menurut ketentuan dewata. Rajamala berwatak keras hati. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". Citragada dan Wicitrawiya. . Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. berani. bernama.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. masing-masing bernama . Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. Di dalam cerita pedalangan Jawa. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. Kecaka/Kencakarupa. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Duryudana dan Bima. Setatama. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi.

Bambang Sumitra dan Bratalaras. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. sangat menginsyafi.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. Arya Prabu Rukma. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. seorang swarawati keraton Mandura. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna.dengan permaisuri Dewi Rumbini. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. putri Arya Prabu Rukma. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. patuh dan berbakti. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Dari garis keturunan ayahnya. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. yaitu : Arya Udawa. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. sabar. mengerti dan menguasai dirinya. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. dengan Ken Sagupi. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. raja negara Astina. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. istri pertama Arjuna. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. Ken Sagupi. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. ia mempunyai tiga orang saudara. Dewi Rarasati berwatak setia. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. .

Setatama. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. Bagawan Abiyasa. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. dengan Dewi Durgandini. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. halus. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. Ia meningal dalam usia lanjut. tenang. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Citragada dan Wicitrawirya. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Rajamala. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. cerdik pandai. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. dari padepokan Retawu. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. Kencaka/Kencakarupa. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Setelah Prabu Kresna mati moksa. hatinya keras dan sedikit suka usil. Dewi Surtikanti. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. Narayana. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). bernama. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. yaitu. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. Dewi Erawati. sabar. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. . Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. raja negara Astina. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. bernama. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara.

sombong. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. belas kasih. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). wilayah negara Amarta. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). Sadewa mempunyai watak jujur. Akhir riwayatnya diceritakan. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. Setelah selesai perang Bharatayuda. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti.Rupakenca berwatak tinggi hati. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. Ia lahir kembar bersama kakanya. putri Resi Badawanganala. Akhir riwayatnya di ceritakan. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Nakula. Prabu Matswapati. bernama. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. Puntadewa. setia. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. Dewa Tabib. Bima/Werkundara dan Arjuna. dari negara Mandura. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. Selain sangat sakti. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. keras kepala dan mau menangnya sendiri. taat. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful