Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

walaupun terletak di dasar bumi. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. Putrinya. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. sesuai dengan yang dikehendakinya. walau itu anaknya. istrinya. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. Dalam pewayangan. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. menikah dengan Bima. ketika masih muda disebut Nagasesa. Dalam pewayangan disebutkan. orang kedua dalam keluarga Pandawa. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. ujudnya tetap seekor naga. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja.Antaboga ANTABOGA. Dewi Nagagini. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. SANG HYANG. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. Ibunya bernama Dewi Wasu. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. Karena Nagatatmala memang bersalah. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. istri Batara Yamadipati. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. putri Sang . Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. ia mempunyai dua anak. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. Sang Hyang Antaboga. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. Selain itu. putri Anantaswara. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. setiap 1000 tahun sekali. Untunglah Dewi Supreti. tetapi dalam keadaan triwikrama. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. anaknya sendiri.

Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. . Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. cahaya terang memasuki mulutnya. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. Itu pula sebabnya. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. mengacau. melainkan mengaduk-aduknya. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. para dewa bukan membor samudra. Namun setelah berhasil memutarnya. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. Nagasesa menjawab. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya.Hyang Wenang. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. yang artinya mengaduk-aduk. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. Untuk membangun ikatan keluarga. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. Batara Guru menyanggupinya. dibawa ke samudra. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. dan saat itulah muncul Batara Guru. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. Tidak hanya itu. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa.

kata anta artinya batas. dan Candrabirawa. cucu Sang Hyang Antaboga. yang benar adalah Aji Kawastram. Sebenarnya sebutan itu keliru. . Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. yang suami Dewi Pertiwi. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. yakni Antareja. tak terlihat. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. Yang kelokannya tidak mengenal batas.Perlu diketahui. Prabu Kresna. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. Antareja tidak pernah ada. Bersama dengan menantunya. Lihat Antareja. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. cucunya. Kata ‘maya’. artinya. Kata an atau artinya tidak. Dalam Kitab Mahabarata. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. Jadi. Antaboga berangkat ke kahyangan. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan.

Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. Lidahnya sangat sakti. dan Arya Anantasena. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. sehingga kebal terhadap senjata. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. putri Prabu Ganggapranawa. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. yang mempunyai kesaktian. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Anatareja berkulit napakawaca. dan berputra Arya Danurwenda. .Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. salah satu dari lima satria Pandawa. pendiam. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). pemberian ibunya. putra Bima dengan Dewi Urangayu. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. putra Bima dengan Dewi Arimbi. bernama: Raden Gatotkaca. dengan Dewi Nagagini.

Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. yang dapat . putra Dewi Arimbi. mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. dengan Dewi Urangayu. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. yaitu : Anantareja. salah satu dari lima satria Pandawa. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. dan Gatotkaca. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. putra Dewi Nagagini.

terus terang. bersahaja. Arya Prabakesa. Prabu Arimba. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. berani kerena membela kebenaran. Setelah dewasa. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. Brajadenta. raja raksasa negara Pringgandani. kekuasaan . Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. dengan Dewi Hadimba. salah seorang dari lima satria Pandawa. Anantasena berwatak jujur. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. tidak pernah berdusta. Brajamusti. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. menggantikan kedudukan kakaknya. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan.mengembalikan kematian di luar takdir. bernama. Brajawikalpa dan Kalabendana. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. Arimba/Hidimba. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Brajalamatan. putra Prabu Pandu.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. raja Boja. dengan Dewi Krepi.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. raja Negara Kumbina. raja negara Surateleng atau Trajutisna. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. Arya Basudewa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . cerdik pandai. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. putra Prabu Rumbaka. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. swaraswati keraton Mandura. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. Prabu Rumbaka. Akhir riwayatnya diceritakan. putri Prabu Kunti. Ia berambut dan . putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. dan bergelar Prabu Bismaka. trengginas. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena.

pemberani. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. Resi Drona). cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Ia memiliki sifat dan perwatakan . Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). raja negara Magada. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Ketika ayahnya. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya.bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. dengan Dewi Anggini. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. Dari ayahnya. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . keturunan Prabu Citragada. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna.

karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. Dewi Pujawati.. lucu. Akhir riwayatnya diceritakan. Bagaspati sangat sakti. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. ayahnya. Bagaspati mempunyai watak. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. ikhlas. suara besar agak serak (agor . Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. seorang hapsari/bidadari. Jawa). tindakannya seperti . percaya akan kekuasaan Tuhan. Sebelum tewas.Bagawan Bagaspati. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. dan berputra Dewi Pujawati. Carub atau Astrajingga. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. Di dalam cerita pedalangan Jawa. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. Ia mempunyai tabiat . Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . Ia memiliki Ajian Candrabirawa. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. menantunya sendiri. lagak lagu katanya kekanak-kanakan. sabar.

tetapi selalu tepat. Bagong berumur sangat panjang. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. putri Bathara Hira.orang bodoh. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. Seperti halnya dengan Semar. kakak Dewi Kanistri. ia hidup sampai jaman Madya . kata-katanya menjengkelkan.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Dewi Prita/Dewi Kunti. Setelah usia lanjut. Secara tidak resmi. putri Prabu Kunti. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. Kakrasana. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. swaraswati Keraton Mandura. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . raja Boja.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. Kakrasana dan Narayana. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa).

Dewi Basuwati. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. membagun sebuah padepokan/pertapaan. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Basukiswara . Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. Sebagai penggantinya. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Atas kemurahan hatinya. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Beberapa tahun kemudian. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati.

raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. putri Prabu Kunti. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. Prabu Basukesti. Setelah usianya lanjut. . Dewi Prita/Dewi Kunti. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. cerdik pandai. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. raja Boja. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. berani. arif bijaksana dan suka menolong. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. Arya Basuketi. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti.

Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. Dewi Basundari dan Arya Basundara. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . putri . Dengan kereta sakti Amarajaya. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Arya Basukesti. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. juga tahu segala bahasa binatang. tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya.Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Putri Bathara Brahma. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan.

Arya Basupati. Arya Basunada. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Setelah menikahkan putrinya. .Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. dengan permaisuri Dewi Srisekar. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. Prabu Basurata berkeinginan moksa. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Dari perkawinan tersebut.

Sumping Surengpati. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. Kowara. Balawa. serta 2 orang saudara lain ibu. teguh. Dewi Urangayu. Bayusuta. Nagata. Ia putra kedua Prabu Pandu. Kusumayuda. Dewi Arimbi. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. 2. Dewi Nagagini. Kelatbahu Candrakirana. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. berputra Raden Gatotkaca dan 3. wilayah negara Amarta. kuat. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. Kusumadilaga. Pupuk Jarot Asem. Kalung Nagasasra. yaitu . Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. Sena. Nakula dan Sadewa. Gelung Pudaksategal. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. Kuku Pancanaka. gagah berani. Birawa. Aji Bandungbandawasa. Gelang Candrakirana. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. Bratasena. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. atau Wijasena. Gada Rujakpala. Pandusiwi. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. tabah. patuh dan jujur. Bima memililki sifat dan perwatakan. Alugara. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . yaitu : 1. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. Dandunwacana. .Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. berputra Arya Anantareja.

Kartamarma. Citrayuda. Surtayuda. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Citraksi. Durmuka. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Dursasana (Adipati Banjarjungut).Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Carucitra. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Durgempo. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). (raja negara Banyutinalang). Bomawikata. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Citraboma. . Kartadenta. Citraksa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Gardapura . Wikataboma. Surtayu. Durmagati.

kejam. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. Dalam perang Bharatayuda. Ia pandai bermain gada. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. Bila salah satu diantara mereka mati. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. Di medan peperangan. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. Berwatak angkara murka. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. Karena ketekunanya bertapa. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. maka yang mati akan hidup kembali. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. raja negara Surateleng.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. ia menjadi sangat sakti. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. Selain sakti. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng.

barang siapa kena gigitannya pasti binasa.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. Bima tinggal di Jadipati. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Arimba / Hidimba. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. Arya Prabakesana. Akhir riwayatnya diceritakan. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajamusti. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Prabu Arimbaji. Brajawikalpa dan Kalabendana. ingin menangnya sendiri. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. Usahanya kembali menghalami kekagalan. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. Dewi Arimbi. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. Oleh kakaknya. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Dewi Arimbi. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. . Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Dengan bantuan Bathari Durga. Brajamusti. Brajadenta berwatak keras hati. Brajalamatan. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajadenta sangat sakti.

Dewi Arimbi. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. masing-masing bernama . Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. putranya dengan Bima. Brajadenta. Brajamusti. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. . Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. Arimba/Hidimba. pemberani dan sangat sakti. mudah marah.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. Arya Prabakesa. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca.

ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Brajadenta dan kedua adiknya. agak bengis. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. Arimba/Hidimba. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Prabu Arimbaji. berlindung pada kemenakannya. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. keras hati dan ingin menang sendiri. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. Brajalamantan dan Brajawikalpa. raja negara Astina. Bersama kakaknya. Ia sangat sakti. Brajadenta. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. Dewi Arimbi. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. . istri Prabu Duryudana. Dengan bantuan Bathari Durga. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. Brajalamatan. Arya Prabakesa.

Arya Prabakesa. tangguh. Dalam peperangan pemberontakan tersebut.peristiwa . senang menurutkan kata hatinya. Burisrawa berwujud setengah raksasa. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. Dewi Erawati. Dewi Surtikanti.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Dewi Arimbi. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. Brajadenta. Arimba/Hidimba. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . ingin selalu menang sendiri. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . gagah perkasa dan sangat sakti. Ia berwatak sombong. pemberani. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . setia. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. Brajalamatan dan Kalabendana. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. pendendam. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Brajamusti. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama.

raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki.yang penuh dengan kekerasan. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. raja Mandura. raja Astina dan Adipati Karna. Dalam perang Bhratayuda. raja negara Lesanpura. . putra Prabu Setyajid/Ugrasena. putri Prabu Kiswaka. Prabu Duryudana.

Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. tangkas. berkaki putih . trengginas. Ia berwatak kejam. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. banyak tingkah dan pandai bicara. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. pemberani. Cakil memiliki sifat. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. serakah. semuanya berwarna hitam.

sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. di kawasan hutan Mertani. Atas seijin Bathari Durga. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. Bersama kakaknya. Setelah pesta perkawinan selesai. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. ketika dipinang oleh Arjuna. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. Arya Danduwacana. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. yaitu : Prabu Yudhistira. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati.(=pancal panggung/Jawa). putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . . Arya Dananjaya sangat sakti. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. Ia mempunyai dua kakak kandung. Pada mulanya Dadungawuk menolak.

putra Prabu Pandu raja negara Astina. berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. pusaka Jala Sutra Emas. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. jujur. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Ditya Sapujagad. Celengdemalung. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. Berwatak pemberani. . gagah perkasa. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Podangbinurehan. Dandangminangsi. negara Jodipati. Kepada Arjuna ia menyerahkan . Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . Jangettinelon. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. hak memakai nama Arya Dandunwacana. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. Menjanganketawang dan Cecakandon. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. Kepada Bima. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Arya Dandunwacana menyerahkan. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima.

Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. Arya Danurwenda masih kecil. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. jujur. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. Nagapratala. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. Hyang Anantaboga. yang mempunyai kesaktian. pendiam. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. Anantareja. Ia berkulit Napakawaca. .

Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. raja negara Srawantipura. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. Putri sulungnya. dari pertapaan Retawu. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Dewi Amba. Wresni dan .Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama.

istri Prabu Yudhistira. Druhyu. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. raja negara Astina. Kumbina dan Dwarawti). Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. Dewi Drupadi. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. dan berputra tiga orang lelaki. masing-masing bernama . Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya.Andaka. dan Dewi . Dewayani meminta Resi Sukra. Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. Yadu dan Turwasu. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. Karena menghendaki kemenangan para daitya. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. raja daitya negara Parwata. masing-masing bernama . raja Amarta. putri Sanghyang Indra. Lesanpura. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra.

yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. Ia tewas dibunuh Aswatama. sombong. tangkas dan trenginas. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. istri Arjuna.Srikandi. raja negara Dasarna. congkak. Setelah melalui pertempuran sengit. menghadapi senapati perang Kurawa. cerdik. . banyak bicaranya. memiliki sifat pemberani. Resi Drona berwatak. putri Prabu Hiranyawarma. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Drestadyumna berwajah tampan. tinggi hati. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. yaitu Resi Drona. Drestaka dan Drestara. Pada saat itu roh Ekalaya. bengis. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. putra Resi Drona.

setelah gugurnya Resi Bisma. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. yang memenggal putus kepalanya. Arya Sucitra pergi meninggalkan . Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. Untuk mencari pengalaman hidup. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. kecerdikan. putra Prabu Drupada. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. putri Prabu Purungaji. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. raja negara Tempuru. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama.tetapi kecakapan. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa.

Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . luhur budinya. bijaksana. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara.sabar. Dalam masa kekuasaanya.Hargajembangan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. Dewi Drupadi. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. Di dalam perang besar Bharatayuda. teliti dan . Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati.

Ia berbadan besar. Arjuna. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa.Partawindya dari Yudhistira. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. Srutanika dari Nakula 5. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. Srutasoma dari Bima. gagah dan bermulut lemar. Nakula dan Sahadewa. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. Selain pernah berguru pada Resi Drona.setia. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Srutakirti dari Arjuna 4. 3. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. Bima. takabur. Dursala tewas dalam pertempuran . raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Sedangkan menurut Mahabharata. 2. yaitu. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. Dursala mempunyai watak dan sifat. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. Akhir riwayatnya diceritakan. 1. ia sangat sakti. Srutawarman dari Sahadewa. Menurut pedalangan Jawa. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Yudhistira.

Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Carucitra. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. Durmuka. Wikataboma. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. Dursasana berbadan besar. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. senang meremehkan dan menghina orang lain. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Gardapati (raja Negara Bukasapta). mempunyai watak dan sifat. besar kepala.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. Kartamarma. Citrayuda. Durmagati. Bomawikata. Durgempo. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. takabur. Surtayuda. Gardapura . yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. (raja negara Banyutinalang). putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. gagah dan bermulut lebar. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. Citraksi. putri Adipati Banjarjungut. Citraboma. Bogadatta (raja negara Turilaya). Citraksa.gemar bertindak sewenang-wenang. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Surtayu. Kartadenta.

Citraksa. Citraboma. Carucitra. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Durmagati. dihantam gada Rujakpala. Citrayuda. Bogadatta (raja negara Turilaya). dan Widandini (raja negara Purantara) . putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Kartadenta. . Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya.hancur berkeping-keping. Bomawikata. Surtayu. Surtayuda. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). Duryudana (raja Negara Astina). Wikataboma. Diantara 100 orang. Gardapura. Durgempo. keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Citraksi. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Durmuka. Gardapati (raja negara Bukasapta).

tekun dan tabah. Menjelang . raja negara Sindu. menarik hati. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. gaya dan kata-katanya serba menarik. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. keinginanya selalu terlaksana. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. Ekalaya seorang raja kesatria. Ia adalah raja negara Paranggelung. putri hapsari/bidadari Warsiki. sangat mencintai istrinya. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. Wataknya bersahaja. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. setia. jujur.Hidupnya serba mewah. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. Ekalaya berwatak.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang.

Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati. Dewi Surtikanti. penuh belas kasih. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. Jawa). Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. raja negara Mandura. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. setia.kematiaanya. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. . Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. Winata dan Wimuka/Wilmuka. Dewi Erawati berwatak. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. sabar dan wingit.

Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. semenjak jaman Arya Dandunwacana. . Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. raja negara Mandaraka. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa.

putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. raja negara Astina. murid Resi Boma. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. Karena penggantinya. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. bersahaja. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. dan berputra dua orang bernama. gagah berani. menantunya yang setelah menjadi . Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. teguh sentosa. pendiam dan sakti. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya.

Ketika ayahnya. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. pendiam. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. pemberani. Sedangkan menurut pedalangan. menurut Mahabharata. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. . tegap. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. Prabu Gandabayu meninggal. gagah.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. Ia berwajah tampan. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. dan diangkat menjadi patih negara Astina. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni.

Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Gardapura. Durgempo. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Durmuka. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. . Wikataboma. Kurawa terhadap Pandawa. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. (raja negara Turilaya). raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Arya Sakuni. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Kartadenta. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Citrayuda. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Surtayu. raja negara Astina. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Surtayuda. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Durmagati. masingmasing bernama . Carucitra. Kartamarma (raja negara Banyutinalang).Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Bogadatta. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Citraboma. Gardapati (raja negara Bukasapta). Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu.

1. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. bijaksana. sabar dan teliti serta setia. Dewi Srikandi. Arya Sucitra.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. bergelar Prabu Drupada. raja negara Amarta. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. yang kemudian menjadi istri Arjuna. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. masing-masing bernama . 3. . Dewi Gandawati ikut belapati. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. Sepeninggal Prabu Gandabayu. 2. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. Dretadyumna/ Trustajumena. luhur budinya.

yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. raja negara Karanggubarja. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. Untuk mengukuhkan tali persaudraan. Dewi Garbarini. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . karena ingin memperistri bidadari. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. senapati perang negara Dwarawati. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. raja negara Garbasumanda. putri Prabu Kalayaksa. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. Dewi Wersini.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura.

Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Wikataboma. Bogadatta (raja negara Turilaya). Durgempo. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima.Kurawa. Citraboma. Durmuka. Kartadenta. Citraksi. Gardapati (raja negara Bukasapta). Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Carucitra. ia berhasil merebut negara Bukasapta. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Wikataboma. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Citraksa. congkak. Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Gardapati berwatak keras hati. Kartadenta. Dengan kesaktiannya. Surtayuda. Citraksa. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Durgempo. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. Durmagati. Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Durmuka. . Bogadatta (raja negara Turilaya). Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Bomawikata. raja negara Glagahtinalang. cerdik dan licik. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Dursasana (Adipati Banjarjungut). Surtayuda. Surtayu. Citraksi. Durmagati. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Citrayuda. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Citraboma. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Bomawikata. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Gardapura . Citrayuda. Carucitra. Surtayu.

Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. Setelah selesai tapanya. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. tak berleher. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. Aslinya. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. perut gendut. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. Matanya juling. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. cerdik dan licik. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. Karena sabda Sanghyang Ismaya. terjadilah peperangan antara keduanya. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. kakaknya. keras kepala. hidung bulat bundar. Nala Gareng berumur sangat panjang. sehingga tiada yang kalah dan menang. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. . kaki pincang. Gareng bernama Bambang Sukskati. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. dan masuk dalam golongan panakawan. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. ia hidup sampai jaman Madya. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya.Gardapura bersifat sombong.

Gatotkaca telah membuat huru-hara. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. Ia adalah anak Bima. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu. Dalam pewayangan. ibunya bernama Dewi Arimbi. Sebelum itu. Sebagai raja muda di Pringgadani. Begitu lahir di dunia.Gatotkaca GATOTKACA. adik Arimbi. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. menjadi raja di negeri itu. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. Brajamusti. kakak ibunya yang bernama Arimba. Tali pusarnya tidak dapat diputus.

Namun Batara Narada membuat kekeliruan. putri Batara Surya. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu.untuk keperluan itu. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. musuhnya akan mati. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. Tutuka pingsan. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. yang bernama Kunta Wijayandanu. Namun. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. Karena kesal. Setelah penggemblengan selesai. penutup kepala gaib. . Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. Di kahyangan. begitu tali pusar itu putus. dan yang ketiga Dewi Suryawati. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Usahanya ini tak berhasil. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. itu bukan diserahkan pada Arjuna. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. Bima dan Arimbi mengizinkan. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. Dari perkawinan dengan Pergiwa. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. Tubuhnya tetap utuh. Namun. Ia mengenakan Caping Basunanda. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. Senjata. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. Setelah tali pusarnya putus. anak Arjuna. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali.

ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. sesudah Gatotkaca gugur. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. Arimbiatmaja. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. Guritna. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. Bimasiwi. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. Kancingjaya. Sebagai raja muda Pringgadani. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. Ketika jatuh ke bumi. karena ia le-laki. ia terbang amat tinggi. Trincingwesi. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. dan Mladangtengah. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Abimanyu. dan amat menyayangi Gatotkaca. Purbaya. ada lagi nama alias Gatotkaca. Karena itu. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. Bra-jadenta. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. ketika mereka berperang tanding. Akibatnya. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. Sebenarnya. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. dan Bimaputra. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. terutama Brajamusti. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. Gurubaya. . Krincingwesi. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. yakni Kalananata. Namun. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. Menjelang ajalnya. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan.

Beberapa tahun menjelang Baratayuda. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. Gatotkaca menjawab. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. ia sadar. Brajadenta . maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Ia lalu berguru pada Resi Seta.Pregiwati 3. Sesuai janjinya. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. Subadra Larung 11. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Namun. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. Gatotkaca Sungging 4. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. putra Dursasana.Brajamusti 8. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. Baru saja latihan perang itu dimulai. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. Aji Narantaka 12. putra Prabu Matswapati dari Wirata. Wahyu Senapati 7. Selain malu. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. Gatotkaca Sewu 5. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. dengan Aji Narantaka itu . para putra Pandawa. Kalabendana Lena 9. sehingga pingsan. Pregiwa . Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. para putra Pandawa. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. Gantotkaca Rante 10. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri.

yakni Butaprepat. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. sedangkan kata kaca artinya rambut. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). dengan wajah mirip Bima.Gatotkaca mengalahkan Dursala. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. Guntur Prahara. yakni wanda Kilat. dan Dukun. dan Dursala. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. Gatotkaca menyambar dari udara.1820) di Surakarta. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. tidak diketahui dengan jelas. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . Badannya kekar dan kokoh. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. dengan muka agak . Di Surakarta. Panglawung. Bentuk badannya tegap. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. Nama itu diberikan karena waktu lahir. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. Patih Kala Sakipu. dan Abimanyu di darat. Sukarno. mukanya tidak terlalu tunduk. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. Guntur. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. Dalam perang melawan raksasa. Mengenai soal wanda ini. Boma Narakasura. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. hanyalah Prabu Kala Pracona. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. Gelap. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. Pada tahun 1960-an Ir. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. sehingga menampilkan kesan gagah. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. Dalam pewayangan. dan Guntur Samodra. Tatit. Presiden RI. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. lengkap dengan taringnya. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan).

raja Mataram. Dewi. Sementara itu. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. seolah mencerminkan sifat andap asor. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. dan Sukarno. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. kuat. dengan tubuh besar. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. membagi Gatotkaca atas empat wanda. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. Baca Bima. wajah raksasa. Wajahnya juga memandang ke bawah. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. Pergiwati. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. Dulu. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. tunduk. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. lengkap dengan taringnya. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. Wanda Guntur. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. . khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya.datar.

Surtayu. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Durgempo. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. dengan bantuan Dewi . Wikataboma. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Sesuai dengan ketentuan Dewata. Bogadatta. sederhana. baik budi. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Gardapati (raja negara Bukasapta). Gardapura.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Durmagati. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Kurawa terhadap Pandawa. (raja negara Turilaya). Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. lembut. Citrayuda. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. Arya Sakuni. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. raja negara Astina. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. istri Bathara Derma. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Surtayuda. masingmasing bernama . dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. suaminya. Durmuka. Kartadenta. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Carucitra. Citraboma. Arya Watubaji. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina).

Wilutama. Kumaladewa. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. ayahnya sendiri. menjelang pecah perang Bharatayuda. jatmika. Sedangkan menurut Mahabharata. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. dengan Dewi Ulupi. Abimanyu. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. Endang Pregiwati. Antakadena dan Bambang Sumbada. Endang Pregiwa. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. Sumitra. Wisanggeni. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Wijanarka. di keputrian negera Surateleng. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. . salah satu dari lima satria Pandawa. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. Prabukusuma. tekun dan wingit. Kumalasakti. Setelah ada kesepakatan. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. dari pertapaan Yasarata. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. Ia berwatak tenang. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). bernama. Akhir riwayatnya diceritakan. sesuai dengan takdir dewata. Bratalaras. Wilungangga.

. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. begitu kelahiran Dewabrata. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. raja negara Astina. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda.

dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. raja raksasa dari negara Widarba.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. perkasa dan berwajah setengah raksasa. Karenanya berbadan tinggi besar. Prabu Supala raja negara Kadi. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. Untuk memenuhi ambisinya. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. bengis. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. Ia sangat sakti. gagah. keras hati. penganiaya. . ingin menangnya sendiri.

Karena ketekunannya bertapa. Karena ketekunannya bertapa. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. berwatak angkara murka. . Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. berwatak angkara murka. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. ayahnya. istri Arya Prabu Rukma. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. istri Arya Prabu Rukma. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna.

dan bergelar Prabu Sinduraja. . Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. ia menukar namanya dengan nama patihnya. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. ayahnya. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. berani. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. Arya Wirata dan Arya Surata. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. penuh kesungguhan dan setia. Jayadrata. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu.

sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. istri Arjuna. karena ketika . raja negara Pringgandani. bernama. mengutus adiknya. raja negara Madukara (lama). putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. Prabu Jayamurcita. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. Sebelum menemui ajalnya. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. Raden Gatotkaca. dan Arya Suryakaca.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. Bambang Sasikirana. putra Dewi Pregiwa. Merasa sangat sakti. putra Dewi Suryawati. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati.

Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. ibunya. tangkas dan terampil. daripada tinggal di istana Dwarawati. Samba. sangat berbakti dan penuh belas kasih. waspada. Ketika lamarannya ditolak. berwujud sebagai wanara / kera. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. teguh. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. Gatotkaca. cerdik pandai. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. kesetiaan. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. setia. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Dewi Jembawati berwatak jujur. berani tak mengenal takut. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. Drestadyumna dapat dihidupkan . Jayasupena tidak bisa terbang.perang berlangsung ia masih kecil. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". Dari perkawinan tersebut. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. dan Gunadewa. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. ia memperoleh dua orang putra bernama . sabar. Karena mati sebelum takdir. Demikian pula dengan tabiat. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. yang berwajah sangat tampan. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. dengan Dewi Trijata. gesit. Perbedaannya. raja negara Dwarawati. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. tangguh.

Prabkesa. bernama. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. Brajalamatan dan Brajawikalpa. raja Awangga. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. Brajadenta. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. . Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. sangat jujur. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. Arimba/Hidimba. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. raja negara Dwarawati. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. Brajamusti. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. Dewi Arimbi. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi.kembali oleh Prabu Kresna. dari negara Wirata. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. setia. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba.

Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. Dalam cerita pedalangan. putra ke-empat Prabu Basukunti. namun memiliki gerakan yang cekatan. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. Bertubuh gemuk pendek. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. dari negara Mandura. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. Karena pembawaannya yang agak tolol ini. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. Merasa sangat sakti. .Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. Dalam peperangan. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Daya berpkirnya lambat. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk.

Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. bengis. serakah. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. mau menangnya sendiri. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. pemberani dan sangat sakti. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. Berwatak angkara murka. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Ia pernah menyerang negara Kumbina. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. kejam. istri Prabu Basudewa. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. seperti Arya Prabu Rukma. Dalam peperangan tersebut. raka negara Astina. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. Prabu Kalasasradewa sangat sakti. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. kakak Arya Ugrasena). serakah. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. raja negara Astina. Arya Ugrasena. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. putri Prabu Rumbaka. suka menurutkan kata hati. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. Prabu . Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu.

Karena sangat sakti. ingin menangnya sendiri. oleh Suratrimantra. Dengan dukungan Suratimantra. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . Setelah remaja. keras hati. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. pamannya yang sakti. Ia lahir di negara Bombawirayang. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. raja Mandura. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. adik Prabu Gorawangsa. permaisuri Prabu Basudewa. Pemberontakan Kangsa gagal. raja negara Astina. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. penghianat. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa).

ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. padahal ia masih gadis. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya.Karna KARNA. Basukarna adalah anak buangan. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. Waktu masih berusia remaja. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. Prabu Basukunti. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. Basukarna adalah putra sulung. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. putri bungsu raja Mandura. Resi Druwasa. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. . sedangkan Arjuna anak yang ketiga. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya.

Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. Nama lain baginya adalah Talingasmara. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. atau Suryatmaja. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. Menjelang masa remaja. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. ia diberi nama Karna . Pandu.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. Namun permohonan itu ditolak. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. dan matahari sudah naik. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. Setelah lahir.yang artinya telinga. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. . yakni putra-putra Drestarastra. dan Yama Widura. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. Dengan ilmunya yang tinggi. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. Manakala hari telah terang. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. Maka. Itulah sebabnya. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). Resi Krepa. Itulah sebabnya. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. sesudah masa kehamilannya cukup. Tahun berganti tahun. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. ia masih tergolek di tempat tidurnya. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Alasannya. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. sering bangun siang.

Keduanya seimbang sama kuat. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. Yakin. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. Karna menjadi Adipati di Awangga . Duryudana. termasuk para Kurawa. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. Lagi pula. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. ditolak. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. Namun Kunti juga ragu. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. ataukah sebaliknya. Adu tanding pun dimulai. Lebih-lebih Arjuna. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak.

Karena merasa ditipu. Dan. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. melainkan seorang ksatria. . Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. kutukan itu akan terbukti. Saat itu seekor ketonggeng. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. menyengat paha Basukarna. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. Basukarna. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. atau raja muda.yang menentukan hidup atau mati. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. Karna harus menyamar sebagai brahmana. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. raja Mandraka. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. kelak ternyata. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. Sewaktu tahu apa yang terjadi. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. walaupun telah menjadi menantunya. yaitu raja penguasa di Awangga. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. tetapi karena hasil usahanya sendiri. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. yakni ilmu ketrampilan memanah. sehingga keringatnya bercucuran. sejenis kalajengking berbisa. adik Surtikanti. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. putri Prabu Salya. pada saat yang genting .

putri sulung Prabu Salya. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. yaitu Batara Surya. teguh dalam pendirian. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. dan Arjuna. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. Selain seimbang kesaktiannya. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. Meskipun sebelumnya telah tahu. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. tahu membalas budi. yakni Prabu Anom Duryudana. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. Dalam pewayangan. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja." . tetapi gagal. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. Bima. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. siapa pun yang memintanya. dan mengaku sebagai Arjuna. Jadi. "Ingatlah Karna. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. salah lihat. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. percaya diri. Ki Nartasabda. sebab Batara Endra. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya.

. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa. Karna menolak bujukan itu dengan alasan. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba .yang masih dalam ujud brahmana. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . berkata: "Karna. Kresna secara khusus datang menemui Karna.. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. Sehari menjelang Baratayuda. Karenanya." Demikianlah." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. sebagai ganti barang yang hamba ambil. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa.." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi. ambillah. . dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa.. tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa.Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. Namun. . saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan.. itu tergantung pada siapa yang memintanya. Hamba sendiri yang akan melepaskannya. Pada pertemuan empat mata. Jika seorang brahmana datang meminta. ksatria mulia. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna. Tanpa menanyakan. apa alasan brahmana itu memintanya. Esok harinya. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. Seperti yang diduga oleh Batara Surya.. dengan senang hati hamba akan menerimanya." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. Kini. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur.

. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini." Karna: "Kakanda Kresna. Kakek Abiyasa.. sejak masih remaja. Adinda telah mengenal para Kurawa.. itu semua agar Baratayuda dapat segera . bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. sehingga Baratayuda dapat dicegah. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. pendirian mereka. membalas kebaikan dengan kebaikan pula. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. . melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. bagaimana pun. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka.. Rasanya. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. dan dengki mereka. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. Itulah sebabnya. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. Bahkan Maharesi Bisma. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. Jadi.Kresna: "Dinda Karna. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang. Begawan Drona. Resi Krepa. culas. Namun." Kresna: "Tetapi." Kresna: "Saya memahami hal itu. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. Kakanda Kresna. Barata-yuda harus segera terjadi.. Yang penting." Karna: "Kakanda Kresna. bukan perang kecil. Adinda tahu benar. Itu adalah kewajiban Adinda. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. sifat iri. Dinda Karna. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina.

bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. Karenanya. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. seandainya Adinda yang menang. lewat tengah hari. jelas berbeda. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah." Karna: "Itu pun Adinda pahami.. Coba renungkan hal itu. bagaimana pun. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. Namun. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. Demikian pula. selalu harus ada yang menjadi korban. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. sebelum menghadap pada Sang Pencipta. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. dan selalu harus ada yang dikor-bankan.terjadi sebagaimana seharusnya. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan.. Entah siapa yang akan kalah. Hati kecilnya merasa." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. .." kata titisan Wisnu itu. dan siapa yang akan unggul." Kresna: "Adinda Karna. Sekali lagi. Namun. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. kita semua belum tahu. Dinda Basukarna . Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu." Kresna: "Adinda Karna. Di tepi sungai yang dianggap suci itu. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. Seandainya Adinda yang gugur. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. Adinda tahu.

Para dewa dapat menjadi saksi." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. Namun. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan."Basukarna anakku. Namun. Tidak bisa tidak. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. . ada yang . Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. ibumu ini." Kunti: "Tetapi . Baratayuda yang akan dimulai esok hari. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa. Hamba mengerti. cobalah engkau renungkan barang sejenak. Hanya karena keadaan. adik-adik hamba. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati. junjungan hamba. Namun.. perang besar akan terjadi esok hari. Aku. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria.. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi.. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu... Ibunda mengerti. Anakku. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. Ibunda tentu juga tahu. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa.. engkau adalah prajurit sejati. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu. dengan menguatkan hati. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. Engkau seorang ksatria utama. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi. Namun hamba mohon. Jika harapanku ini engkau kabulkan... bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. betapa remuknya hati seorang ibu. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba. Arjuna.. Karna Anakku. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. Namun." Kunti: "Karna. . Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. Engkau tentu juga tahu.. Dapatkah engkau membayangkan.

tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. menciumi ubunubunnya. Karna. memelihara dan mengasihimu. Tetapi. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. jika ia tidak ikut beperang. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu. buah hatiku . maafkanlah Ibumu ini.. Aku tidak berkesempatan merawat. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna.. Dalam Baratayuda. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. anakku .harus mengorbankan suaminya. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. mungkin Baratayuda akan gagal. Puluhan tahun. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . Walaupun tawaran bantuannya ditolak.. kumohon kepadamu. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan.. tidak terlaksana.. mengorbankan orang yang disayanginya. Kunti lalu berkata: "Anakku. anakku. Jika hamba gugur. Biarlah aku memelukmu barang sejenak. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. Pertimbangan yang lain adalah.." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. kemuliaan. . Untuk itu.. penguasa Astina itu mulai khawatir. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. dan . Kesedihanku sebagai seorang ibu. izinkan aku memelukmu. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya.. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. Demikian pula. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. Doaku untukmu. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. Dan. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. maka ia akan gugur sebagai pahlawan. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. sebagai ksatria.. anakku. sejak engkau masih berujud bayi merah. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. batal.. aku telah kehilangan engkau. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. Karena itu. derajat dan pangkat.

Basukarna . CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. melesat ke arah dada Arjuna. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. kemudian membujuk Prabu Salya. seorang anak yang terbuang sejak bayi. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. raja Dwarawati. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. Karena jika bukan dia yang gugur. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. Karena desakan Duryudana ini. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. Dan. bahwa perang ini bukan perang pribadi. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. Sementara itu. dan mengasihinya. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa.cari Arjuna. dan menurut anggapannya. Duryudana lalu meng-ingatkan. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. Hanya karena bujukan Duryudana. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. mengasuh. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. yang paling tepat adalah Prabu Salya. Alasannya. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. sebagaimana dikehendakinya. Duryudana dengan cepat melerai. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. Panah Wijayacapa meluncur deras. Agar seimbang dan tampak sederajat. Namun. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. Basukarna. tetapi bidikannya tidak tepat lagi.

hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. ia juga merupakan besan. turun dari kereta. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda.Bhs. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. abang satu ibu lain ayah. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. Pada saat Baratayuda berlangsung. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. putri Prabu Anom Duryudana. Ia mempersalahkan Adimanggala. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. namun tidak seorang pun yang percaya. Dengan demikian. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. . Suatu hari. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. yakni patih Kadipaten Awangga. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. selain sebagai ipar. Basukarna mendapat dua orang putra. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. Jadi. Tetapi versi lain menyebutkan. putri Prabu Salya. Permadi mencoba membantah. agar Arjuna melepaskan anak panahnya.gugur karena siasat licik Kresna. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. Dari keterangan para dayang. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. Permadi sanggup. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh .

. Guna me-nyirnakan angkara murka. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. Karna menolak. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. Lagi pula. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. Usaha Permadi ini berhasil. ia sanggup mengorbankan jiwanya. Dalam pewayangan di Indonesia. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. dewa itu segera melerainya. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. Diterangkan. dan bahkan juga nama baiknya.Dalam waktu singkat. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . terpaksa menerima kenyataan itu. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. Setelah tahu apa yang terjadi. Karenanya. dan terjadilah perang tanding.

yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. . Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. Kelak. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. atau Basusena.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. Dalam Mahabarata. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. bukan bangsawan). dan Arjuna. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. Karna ternyata sanggup. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. Dewi. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. Lihat juga Kunti. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. Basukarna. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. selain dendam pada Arjuna.Sebagian dalang yang lain menyebutkan." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa.

tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Wikataboma. berani dan selalu menuruti kata hati. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. Bomawikata.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. putri raja Banyutinalang. gagah dan berwajah setengah raksasa. Kartawiyoga berwatak keras hati. Durmagati. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Duryudana (raja Negara Astina). putra Abimanyu dengan Dewi Utari. Citraboma. Surtayuda. Kartadenta. . Kartamarma memliki perwatakan. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. Ia berbadan besar. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Citraksa. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. Carucitra. Citrayuda. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. lincah. cerdik. pandai bicara. Setelah mertuanya meninggal. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Gardapati (raja negara Bukasapta). Durmuka. Citraksi. Surtayu. Ia menikah dengan Dewi Karastri. Gardapura. Durgempo. keras hati. Bogadatta (raja negara Turilaya).

raja negara Astina. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. berani dan . putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. telah datang menyusul Kakrasana. dari padepokan Retawu. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. Citragada dan Wicitrawirya. Kencakarupa berwatak keras hati. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. dengan Dewi Durgandini. yaitu. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. Setatama. Bagawan Abiyasa. Rajamala. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. yaitu. ingin menangnya sendiri. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. Upakeca / Rupakeca. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. penghianat. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata.

Akhir riwayatnya diceritakan. Dalam Mahabharata diceritakan. Prabu Matswapati. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. . Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Cerita Pedalangan menyebutkan. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. setia dan penuh pengabdian. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. Kisah lain menyebutkan. Krepa berwatak jujur.selalu menurutkan kata hati.

Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. sampai akhir hayatnya. . Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana.

ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. antara lain. seorang swarawati keraton Mandura. Ia lahir kembar bersama kakaknya.Dewi Setyaboma. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. berputra . Kaca paesan. 3. adalah putra Prabu Basudewa.Dewi Rukmini. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. . Kakrasana. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. 2. 4. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir.Dewi Pratiwi. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. Kembang Wijayakusuma. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. Arya Setyaka. Terompet/Sangkala Pancajahnya. berputra: Saradewa (berwujud raksasa).Dewi Jembawati. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. berputra . Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). dari negara Lesanpura. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. berputra . Senjata Cakra. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina.

baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. Endang Pregiwa. Bambang Irawan. Puntadewa. Abimanyu. Daya khasiat minyak Jayengkaton. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. putri Prabu Kunti. raja Boja. Arya Basudewa. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. tenang. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. apabila dioleskan pada pelupuk mata. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. Endang Pregiwati. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Prabu Kresna menginginkan moksa. Sejak kecil. pemberani. putra Prabu .Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. Antakawulan dan Bambang Sumbada. dengan Dewi Jimambang. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. Sumitra. Wijanarka. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. bernama. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. Bratalaras. Nakula dan Sadewa. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. Ia berwatak penuh belas kasih. Bagawan Wilawuk. kakaknya. Wisanggeni. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. Wilugangga. setia dan wingit. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. Bima/Werkundara dan Arjuna. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. raja negara Astina. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti.

akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). yang menjadi istri Arya Warsakapura.Pandu dengan Dewi Madrim. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. gaya dan kata-katanya serba menarik. menarik hati. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. Wataknya bersahaja. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. Ia mempunyai kakak kandung . Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. putra kedua Adipati Karna. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. Hidupnya serba mewah. keinginanya selalu terlaksana.

Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. adik Prabu Gorawangsa. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. Dari perkawinan tersebut. . Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). Oleh Kangsa. setia. digauli oleh Prabu Gorawangsa. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. raja negara Mandura. raja negara Mandura. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan.bernama Narasoma. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. Kangsa pergi kenegara Mandura. raja negara Widarba. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. sabar dan Wingit. Prabu Pandu. Dengan dukungan Suratrimantra. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Kedua putra kembarnya. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. tetapi juga putra Prabu Basudewa. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. diusir keluar dari negara Mandura. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi.

Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. Akhir riwayatnya diceritakan. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa).Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. wilayah negara Mertani. yaitu. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Mandrapati mempunyai watak. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. yaitu. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. ikhlas. Menurut purwacarita. percaya akan kekuasaan Tuhan. percaya akan kekuasaan Tuhan. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. Akhir riwayatnya diceritakan. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . padepokan Pandansurat dimerdekakan. seorang hapsari/bidadari. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. sabar. sabar. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. seorang hapsari/bidadari. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. Narasoma dan Dewi Madrim. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. di daerah kerajaan Jodipati. Narasoma dan Dewi Madrim. Mandrapati mempunyai watak. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. ikhlas. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. dan dikarunia 2 (dua) orang putra.

putra Prabu Pandu raja negara Astina. memperrtunjukkan kemahirannya menari. Ia lahir kembar bersama adiknya. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. dengan permaisuri Dewi Kunti. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. Dari perkawinan tersebut. Dewa Tabib. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. dari negara Mandaraka. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. Puntadewa. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Nakula tidak akan dapat lupa . Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. setia. sangat berbakti. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. salah satu dari lima satria Pandawa. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). Mereka bertemu. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. manusia kera kekasih dewata. dari negara Mandura bernama. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong.

Dewi Madrim. setia. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. . dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. Dewi Srengganawati. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. belas kasih. Senapati negara Mretani. 1. raja negara Awuawulangit. Setelah selesai perang Bharatyuda. wilayah negara Amarta. Nakula mempunyai watak jujur.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. 2. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. taat. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. Akhir riwayatnya diceritakan. putri Resi Badawanganala. Ia juga mempunyai cupu berisi. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati.

adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. raja negara Surateleng. Karena ketekunannya bertapa.Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. Narasinga menjadi sangat sakti. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Ia tewas dalam . Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. Arya Singamulangjaya.

Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. Setelah ayahnya. Senapati perang Dwarawati. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. putri Arya Kidangtalun. dari negara Lesanpura. Sedangkan dalam olah keprajuritan. putra Sanghyang Brahma. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. putra Prabu Basudewa. jujur.peperangan melawan Narayana. raja negara Mandaraka. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. setia. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. Selain sakti.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Ibunya bernama Dewi Kandini. Karena itu selain sakti. putra Prabu Kresna. andel Resi Palasara. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya.. selain berguru pada ayahnya. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng.

1. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Wijarnaka. berputra . Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. Bratalaras. yaitu . Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Impun. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. Ramayana dan Pramasata 2. ia masih dalam kandungan ibunya. Dewi Niyedi 5. Kumalasakti. Kumaladewa. berputra . Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. salah satu dari lima satria Pandawa. Wilugangga. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. Ramaprawa dan Basanta. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. Dewi Dangan. Ia seorang anak yatim. Bagawan Sarmiti. berputra . Dewi Tamioyi 3. Dewi Satapi/Dewi Tapen. Ia berwatak bijaksana. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. berputra . Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Sumitra. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. Dewi Gentang. Prabakusuma. Dalam kitab Adiparwa. Abimanyu. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. berputra . Bambang Irawan. kekuasaan Pancatnyana semakin besar. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. dengan Dewi Manuhara.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Dewi Puyangan. jujur dan adil. Antakadewa dan Bambang .

Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Arjuna. bernama. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. Dewi . jujur. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Kumalasakti. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajamusti. Kumaladewa. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). putra Bima dengan Dewi Arimbi. Bratalaras. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. putra Prabu Puntadewa. Ia dan adik bungsunya. Sumitra. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. setia. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. dengan Dewi Manuhara. setia. Antakadewa dan Bambang Sumbada. Bambang Irawan. Dari perkawinan tersebut. raja negara Pringgondani. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Brajadenta. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Prabakusuma. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. Wilugangga. baik budi. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Abimanyu. Baru setelah remaja. Arimba/Hidimba.Sumbada. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. setia. Arjuna. jujur. Dewi Arimbi. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. bernama. Brajalamatan. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. Wijanarka. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. berbakti dan teguh dalam pendirian.

Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. Sumitra. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. mengalahkan semua para Dewa. Kumalasakti. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. tenang. Endang Pregiwati. raja raksasa dari negara Manikmantaka. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. Wilugangga. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia kemudian mengutus patihnya. putri Bathara Indra. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. Bambang Irawan. juga ahli dalam ilmu pengobatan. halus. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . Bratalaras. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. Wilugangga. Wijarnaka. Atas keputusan Bathara Guru. Ia sangat sakti. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Kumaladewa. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra.Arimbi. dengan Dewi Supraba. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. berwatak angkara murka. Akhir riwayatnya diceritakan. besar tanggung jawabnya. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Dewi Mustakaweni. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. Wisanggeni. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. Endang Pregiwa. Ia adalah putra Arjuna. Abimanyu. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. jatmika. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. Antakawulan dan Bambang Sumbada. yaitu. Bambang Tetuka/Gatotkaca. raja negara Awangga. baik tingkah lakunya.

ia mempunyai dua orang saudara bernama. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. seorang swarawati Keraton Mandura. Ken Sagupi. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. setelah selesainya perang Bharatayuda. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Akhir riwayatnya diceritakan. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. dan Dewi Rarasati/Larasati. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. yaitu. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. Kedua putranya. Arya Udawa. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. Wresni dan Andaka. Dewa keadilan dan kesejahteraan. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. Suaranya lantang. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka.dan Kasipu. . Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. dengan Ken Sagupi. senang bergurau.

penuh belas kasih. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. setia. sabar. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. sabar. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. tekun dalam agamanya. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. ikhlas. yang kemudian diberikan kepada putranya. Bima/Werkudara dan Arjuna. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. dengan Dewi Darmastuti. Sitija. dan sangat berbakti. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. . tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. raja jin negara Mertani. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. seorang hapsari/bidadari. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. jujur. percaya atas kekuasaan Tuhan. masing-masing bernama. Ia mempunyai watak. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. jujur. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. Dewi Surtikanti.Dewi Pratiwi berwatak setia. Dewi Pujawati berwatak. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. Akhir riwayatnya diceritakan. dan dua orang adik kembar lain ibu. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Ia juga terkenal pandai bermain catur. Dewi Banowati. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . Dewi Erawati. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka.

Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni.Dalam perang Bharatayuda. Arya Gamdamana. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. Atas perintah Arya Sakuni. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. raja negara Mandaraka. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. Ia seorang arsitek ulung. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. serta berjiwa penjilat. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. Setelah menobatkan Parikesit. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. .

kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. Upakeca/Rupakenca. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. Resi Balarama/Baladewa. Adipati Karna. Rajamala berwatak keras hati. Ia sangat sakti. Setatama. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. Di dalam cerita pedalangan Jawa. berani. bernama. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. Menurut ketentuan dewata. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. Kecaka/Kencakarupa. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. raja negara Astina. tidak bisa mati selama masih terkena air.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Duryudana dan Bima. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. Citragada dan Wicitrawiya. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. . Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. Dewi Nirada. sais kereta kerajaan Astina. yaitu: Resi Bisma. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. masing-masing bernama .

Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. raja negara Astina. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. Dewi Rarasati berwatak setia. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. Ken Sagupi. Dari garis keturunan ayahnya. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. istri pertama Arjuna. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. ia mempunyai tiga orang saudara. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. sangat menginsyafi. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. patuh dan berbakti. putri Arya Prabu Rukma. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. Sedangkan dari garis keturunan ibuny.dengan permaisuri Dewi Rumbini. seorang swarawati keraton Mandura. Arya Prabu Rukma. mengerti dan menguasai dirinya. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). sabar. dengan Ken Sagupi. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. . Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. Bambang Sumitra dan Bratalaras. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. yaitu : Arya Udawa. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati.

yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. bernama. cerdik pandai. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. yaitu. Setatama. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. Narayana. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. dari padepokan Retawu. . hatinya keras dan sedikit suka usil. tenang. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. Kencaka/Kencakarupa. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. dengan Dewi Durgandini. Rajamala. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. bernama. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Setelah Prabu Kresna mati moksa. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. sabar. Bagawan Abiyasa. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Citragada dan Wicitrawirya. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah).Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. halus. Dewi Erawati. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. Dewi Surtikanti. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. raja negara Astina. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. Ia meningal dalam usia lanjut.

sombong. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Nakula. Bima/Werkundara dan Arjuna. Selain sangat sakti. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. setia. dari negara Mandura. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). taat. Ia lahir kembar bersama kakanya. Puntadewa. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. Akhir riwayatnya di ceritakan. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. Sadewa mempunyai watak jujur. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin.Rupakenca berwatak tinggi hati. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. bernama. Setelah selesai perang Bharatayuda. wilayah negara Amarta. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. Dewa Tabib. Akhir riwayatnya diceritakan. belas kasih. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. keras kepala dan mau menangnya sendiri. putri Resi Badawanganala. Prabu Matswapati. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati.