Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. putri Sang . Untunglah Dewi Supreti. putri Anantaswara. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. Putrinya. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. walau itu anaknya. istri Batara Yamadipati. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. Dewi Nagagini. setiap 1000 tahun sekali.Antaboga ANTABOGA. ketika masih muda disebut Nagasesa. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. Sang Hyang Antaboga. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. walaupun terletak di dasar bumi. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. orang kedua dalam keluarga Pandawa. Karena Nagatatmala memang bersalah. menikah dengan Bima. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. ia mempunyai dua anak. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). tetapi dalam keadaan triwikrama. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. ujudnya tetap seekor naga. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. istrinya. SANG HYANG. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. sesuai dengan yang dikehendakinya. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. anaknya sendiri. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. Dalam pewayangan disebutkan. Selain itu. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. Dalam pewayangan. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. Ibunya bernama Dewi Wasu.

mengacau. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. Namun setelah berhasil memutarnya. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. Itu pula sebabnya. Batara Guru menyanggupinya. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. para dewa bukan membor samudra. Tidak hanya itu. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. cahaya terang memasuki mulutnya. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. Nagasesa menjawab. yang artinya mengaduk-aduk. dibawa ke samudra. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. melainkan mengaduk-aduknya. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. dan saat itulah muncul Batara Guru. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa.Hyang Wenang. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. Untuk membangun ikatan keluarga. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. . Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa.

Prabu Kresna. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa.Perlu diketahui. Dalam Kitab Mahabarata. Bersama dengan menantunya. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. tak terlihat. Antaboga berangkat ke kahyangan. cucunya. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. Kata an atau artinya tidak. dan Candrabirawa. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. kata anta artinya batas. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. Sebenarnya sebutan itu keliru. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. . artinya. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. cucu Sang Hyang Antaboga. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. Antareja tidak pernah ada. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. Jadi. yang benar adalah Aji Kawastram. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. Kata ‘maya’. Lihat Antareja. yakni Antareja. Yang kelokannya tidak mengenal batas. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. yang suami Dewi Pertiwi. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan.

rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Anatareja berkulit napakawaca. pendiam. putra Bima dengan Dewi Urangayu. bernama: Raden Gatotkaca. yang mempunyai kesaktian. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. salah satu dari lima satria Pandawa. . Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). dan berputra Arya Danurwenda. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. pemberian ibunya. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. dengan Dewi Nagagini. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. putri Prabu Ganggapranawa. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. sehingga kebal terhadap senjata. Lidahnya sangat sakti. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. dan Arya Anantasena.

Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. yang dapat . Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. dan Gatotkaca. salah satu dari lima satria Pandawa. yaitu : Anantareja. mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. dengan Dewi Urangayu. putra Dewi Nagagini. putra Dewi Arimbi.

Arimba/Hidimba. raja raksasa negara Pringgandani. Brajawikalpa dan Kalabendana. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. tidak pernah berdusta. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. dengan Dewi Hadimba. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. bernama. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. Setelah dewasa. Brajamusti.mengembalikan kematian di luar takdir. putra Prabu Pandu. Brajadenta. terus terang. Prabu Arimba. bersahaja. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Arya Prabakesa. menggantikan kedudukan kakaknya. Anantasena berwatak jujur. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. kekuasaan . Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Brajalamatan. berani kerena membela kebenaran. salah seorang dari lima satria Pandawa. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. Prabu Rumbaka. swaraswati keraton Mandura. trengginas. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. raja Boja. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. putra Prabu Rumbaka. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. putri Prabu Kunti. cerdik pandai. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Akhir riwayatnya diceritakan. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. dengan Dewi Krepi. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. dan bergelar Prabu Bismaka. dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. Arya Basudewa. raja Negara Kumbina. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. raja negara Surateleng atau Trajutisna. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. Ia berambut dan .Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti.

Ketika ayahnya. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. Resi Drona).bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. Ia memiliki sifat dan perwatakan . raja negara Magada. cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. pemberani. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). dengan Dewi Anggini. Dari ayahnya. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. keturunan Prabu Citragada. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan.

karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. menantunya sendiri. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. percaya akan kekuasaan Tuhan. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. suara besar agak serak (agor . Sebelum tewas. ayahnya. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. dan berputra Dewi Pujawati. Akhir riwayatnya diceritakan. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . seorang hapsari/bidadari. ikhlas. Dewi Pujawati. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. Jawa). Bagaspati mempunyai watak. lagak lagu katanya kekanak-kanakan. Carub atau Astrajingga. Bagaspati sangat sakti. tindakannya seperti . lucu.. sabar. Ia mempunyai tabiat .Bagawan Bagaspati.

anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati.orang bodoh. putri Bathara Hira. kakak Dewi Kanistri. Bagong berumur sangat panjang. tetapi selalu tepat. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. kata-katanya menjengkelkan. ia hidup sampai jaman Madya . Seperti halnya dengan Semar.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Setelah usia lanjut. Kakrasana dan Narayana. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Secara tidak resmi. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . Kakrasana. Dewi Prita/Dewi Kunti. putri Prabu Kunti. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. raja Boja. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). swaraswati Keraton Mandura.

Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. membagun sebuah padepokan/pertapaan. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Basukiswara . karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Dewi Basuwati. Beberapa tahun kemudian. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Atas kemurahan hatinya. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. Sebagai penggantinya.

Arya Basuketi dan Arya Kistawan. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. putri Prabu Kunti. arif bijaksana dan suka menolong. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. Prabu Basukesti. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. Dewi Prita/Dewi Kunti. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. raja Boja. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. berani. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. . cerdik pandai. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. Setelah usianya lanjut. Arya Basuketi.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti.

Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Dewi Basundari dan Arya Basundara. putri . Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. juga tahu segala bahasa binatang. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. Arya Basukesti. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Putri Bathara Brahma. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata).Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Karena ketekunannya bertapa. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Dengan kereta sakti Amarajaya. tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana.

dengan permaisuri Dewi Srisekar. Arya Basupati. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Prabu Basurata berkeinginan moksa. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . . Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. Arya Basunada. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Dari perkawinan tersebut. Setelah menikahkan putrinya.

Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. atau Wijasena. Bayusuta. Gelung Pudaksategal. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Bratasena. Dewi Arimbi. Aji Bandungbandawasa. Kusumayuda. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Nakula dan Sadewa. Gelang Candrakirana. gagah berani. yaitu . Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Ia putra kedua Prabu Pandu. Kusumadilaga. teguh. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. serta 2 orang saudara lain ibu. Sena. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. wilayah negara Amarta. Sumping Surengpati. Balawa. 2. Kowara. berputra Arya Anantareja. Alugara. patuh dan jujur. berputra Raden Gatotkaca dan 3. Dewi Nagagini. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. Kelatbahu Candrakirana. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. yaitu : 1. . ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. Birawa. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. Nagata. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . Dandunwacana. Pupuk Jarot Asem. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. Kalung Nagasasra. Bima memililki sifat dan perwatakan. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. Dewi Urangayu.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. kuat. Kuku Pancanaka. Gada Rujakpala. tabah. Pandusiwi.

Carucitra. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Citraksi. Citrayuda. Durgempo. Wikataboma. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Citraksa. Durmagati. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Citraboma. (raja negara Banyutinalang). Surtayuda.Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Kartadenta. . Bomawikata. Surtayu. Dursasana (Adipati Banjarjungut). raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Gardapura . Durmuka. Kartamarma.

Dalam perang Bharatayuda. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. Berwatak angkara murka. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. kejam. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. Di medan peperangan. Selain sakti. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. raja negara Surateleng. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. Karena ketekunanya bertapa. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. maka yang mati akan hidup kembali. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. Ia pandai bermain gada. Bila salah satu diantara mereka mati. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. ia menjadi sangat sakti.

Bima tinggal di Jadipati. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Usahanya kembali menghalami kekagalan. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Prabu Arimbaji. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Brajalamatan. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Brajalamatan dan Brajawikalpa. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. Dengan bantuan Bathari Durga. Dewi Arimbi.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. Akhir riwayatnya diceritakan. Brajadenta berwatak keras hati. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. Brajamusti. Arimba / Hidimba. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajadenta sangat sakti. Dewi Arimbi. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. Brajamusti. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. ingin menangnya sendiri. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. Arya Prabakesana. . Oleh kakaknya.

Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Arya Prabakesa. Brajamusti.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. putranya dengan Bima. Dewi Arimbi. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. Brajadenta. . raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. masing-masing bernama . Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. Arimba/Hidimba. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. mudah marah. pemberani dan sangat sakti. Brajawikalpa dan Kalabendana.

. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. berlindung pada kemenakannya. Brajadenta. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. raja negara Astina. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. Arimba/Hidimba. Bersama kakaknya. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. keras hati dan ingin menang sendiri. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. istri Prabu Duryudana. Ia sangat sakti. Dewi Arimbi. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. Prabu Arimbaji. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. agak bengis. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. Dengan bantuan Bathari Durga. Brajalamatan. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Arya Prabakesa. Brajadenta dan kedua adiknya. Brajalamantan dan Brajawikalpa.

Arimba/Hidimba. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. pemberani. setia. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. Dewi Surtikanti. Brajadenta. pendendam. Ia berwatak sombong. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . ingin selalu menang sendiri. Brajamusti. Brajalamatan dan Kalabendana. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. tangguh. Dewi Arimbi. senang menurutkan kata hatinya. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. Dewi Erawati. gagah perkasa dan sangat sakti. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. Arya Prabakesa. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. Burisrawa berwujud setengah raksasa. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama.peristiwa .

yang penuh dengan kekerasan. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. . Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. putri Prabu Kiswaka. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. raja negara Lesanpura. Prabu Duryudana. Dalam perang Bhratayuda. raja Astina dan Adipati Karna. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. putra Prabu Setyajid/Ugrasena. raja Mandura.

bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. pemberani. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. semuanya berwarna hitam. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. banyak tingkah dan pandai bicara. Cakil memiliki sifat. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. Ia berwatak kejam. serakah. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. berkaki putih . berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. trengginas. tangkas. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin.

putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. Bersama kakaknya. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. Setelah pesta perkawinan selesai. di kawasan hutan Mertani. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. Arya Dananjaya sangat sakti. Atas seijin Bathari Durga. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. ketika dipinang oleh Arjuna. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. Pada mulanya Dadungawuk menolak. yaitu : Prabu Yudhistira. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. . yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. Arya Danduwacana. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. Ia mempunyai dua kakak kandung.(=pancal panggung/Jawa). Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu.

Menjanganketawang dan Cecakandon. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Podangbinurehan. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. Berwatak pemberani. Jangettinelon. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. hak memakai nama Arya Dandunwacana. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. Kepada Arjuna ia menyerahkan . gagah perkasa. Celengdemalung. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. . Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. putra Prabu Pandu raja negara Astina. putra Prabu Pandu raja negara Astina. jujur.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Ditya Sapujagad. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. Dandangminangsi. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. negara Jodipati. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. pusaka Jala Sutra Emas. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. Arya Dandunwacana menyerahkan. Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. Kepada Bima. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain .

sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. Anantareja. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. Arya Danurwenda masih kecil. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. Hyang Anantaboga. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. pendiam. . cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. Nagapratala. Ia berkulit Napakawaca. jujur. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. yang mempunyai kesaktian. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya.

Dewi Amba. Wresni dan . Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. dari pertapaan Retawu. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. Putri sulungnya. raja negara Srawantipura. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini.

Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. dan berputra tiga orang lelaki. Dewayani meminta Resi Sukra. Lesanpura. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. raja negara Astina. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa).Andaka. dan Dewi . mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. Dewi Drupadi. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. putri Sanghyang Indra. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. raja daitya negara Parwata. masing-masing bernama . Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. masing-masing bernama . raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Druhyu. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. istri Prabu Yudhistira. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. Yadu dan Turwasu. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya. raja Amarta. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Kumbina dan Dwarawti). Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. Karena menghendaki kemenangan para daitya.

Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa.Srikandi. putri Prabu Hiranyawarma. Drestadyumna berwajah tampan. putra Resi Drona. menghadapi senapati perang Kurawa. Drestaka dan Drestara. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. sombong. memiliki sifat pemberani. Setelah melalui pertempuran sengit. Ia tewas dibunuh Aswatama. tinggi hati. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. yaitu Resi Drona. cerdik. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. tangkas dan trenginas. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. banyak bicaranya. congkak. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. istri Arjuna. raja negara Dasarna. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. Pada saat itu roh Ekalaya. . Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. Resi Drona berwatak. bengis. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda.

putri Prabu Purungaji. setelah gugurnya Resi Bisma. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. raja negara Tempuru. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. kecerdikan. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. putra Prabu Drupada. yang memenggal putus kepalanya. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Untuk mencari pengalaman hidup. Arya Sucitra pergi meninggalkan . Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna.tetapi kecakapan. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada.

luhur budinya. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Dewi Drupadi. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. teliti dan . Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. bijaksana. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa.sabar. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. Dalam masa kekuasaanya. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona.Hargajembangan. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . Di dalam perang besar Bharatayuda. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada.

Srutakirti dari Arjuna 4. 1. Arjuna. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani.Partawindya dari Yudhistira. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Menurut pedalangan Jawa. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. takabur. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. Dursala tewas dalam pertempuran . Yudhistira. 2. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. Sedangkan menurut Mahabharata. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Bima. 3. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Ia berbadan besar.setia. Selain pernah berguru pada Resi Drona. Nakula dan Sahadewa. yaitu. ia sangat sakti. gagah dan bermulut lemar. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Srutanika dari Nakula 5. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Srutawarman dari Sahadewa. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. Srutasoma dari Bima. Akhir riwayatnya diceritakan. Dursala mempunyai watak dan sifat.

Durmuka. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. Bogadatta (raja negara Turilaya). Gardapura . Surtayuda. (raja negara Banyutinalang). besar kepala. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. mempunyai watak dan sifat. Kartadenta. Durgempo. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Gardapati (raja Negara Bukasapta). putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . senang meremehkan dan menghina orang lain. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Citraksi. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. takabur. Kartamarma. Dursasana berbadan besar. Durmagati. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. gagah dan bermulut lebar. Wikataboma.gemar bertindak sewenang-wenang. Citrayuda. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. Citraksa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. Surtayu. putri Adipati Banjarjungut. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Bomawikata. Carucitra.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Citraboma.

Citraksa. Bomawikata. Surtayuda. Wikataboma. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Kartadenta. Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Citrayuda. dihantam gada Rujakpala. Durmagati. . Duryudana (raja Negara Astina). Carucitra. Durgempo. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Citraboma. dan Widandini (raja negara Purantara) . Bogadatta (raja negara Turilaya). Durmuka. Surtayu. Gardapati (raja negara Bukasapta). keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). Citraksi.hancur berkeping-keping. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Diantara 100 orang. Gardapura.

Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi.Hidupnya serba mewah. putri hapsari/bidadari Warsiki. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. Ekalaya berwatak. menarik hati. gaya dan kata-katanya serba menarik. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. tekun dan tabah. keinginanya selalu terlaksana. raja negara Sindu. Menjelang . Ia adalah raja negara Paranggelung. jujur. Ekalaya seorang raja kesatria. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. Wataknya bersahaja. sangat mencintai istrinya. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. setia. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya.

Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. Dewi Banowati. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. . Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. sabar dan wingit. setia. penuh belas kasih. Winata dan Wimuka/Wilmuka. Jawa). Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama.kematiaanya. Dewi Erawati berwatak. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. raja negara Mandura. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. Dewi Surtikanti.

raja negara Mandaraka. semenjak jaman Arya Dandunwacana. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. . sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati.

bersahaja. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. menantunya yang setelah menjadi . putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. murid Resi Boma. raja negara Astina. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. pendiam dan sakti. gagah berani. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. teguh sentosa. dan berputra dua orang bernama. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. Karena penggantinya.

pemberani. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. tegap.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. gagah. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. Sedangkan menurut pedalangan. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. Ia berwajah tampan. Ketika ayahnya. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. menurut Mahabharata. Prabu Gandabayu meninggal. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. . dan diangkat menjadi patih negara Astina. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. pendiam. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya.

putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Citraboma. Durmagati.Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Arya Sakuni. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). (raja negara Turilaya). raja negara Astina. masingmasing bernama . Surtayuda. Carucitra. . Surtayu. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Gardapati (raja negara Bukasapta). Kartadenta. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Durgempo. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Kurawa terhadap Pandawa. Wikataboma. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Citrayuda. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Gardapura. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Bogadatta. Durmuka.

Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. Dewi Srikandi. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada. 1. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. Dewi Gandawati ikut belapati. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. bijaksana. bergelar Prabu Drupada. Sepeninggal Prabu Gandabayu. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. sabar dan teliti serta setia. masing-masing bernama . Arya Sucitra. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. 2. Akhir riwayatnya diceritakan. luhur budinya. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. raja negara Amarta. 3. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. . putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. Dretadyumna/ Trustajumena. yang kemudian menjadi istri Arjuna. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra.

yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. putri Prabu Kalayaksa. Dewi Garbarini. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. raja negara Garbasumanda. senapati perang negara Dwarawati.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Dewi Wersini. Untuk mengukuhkan tali persaudraan. raja negara Karanggubarja. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. karena ingin memperistri bidadari.

Citraksi.Kurawa. Durmagati. Gardapati berwatak keras hati. Durmuka. Kartadenta. Dengan kesaktiannya. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Carucitra. Gardapura . congkak. Surtayu. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Citraksa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Citrayuda. Surtayuda. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). raja negara Glagahtinalang. Bomawikata. Citrayuda. Gardapati (raja negara Bukasapta). Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Durgempo. Surtayu. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Surtayuda. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Dursasana (Adipati Banjarjungut). ia berhasil merebut negara Bukasapta. Bomawikata. Durmuka. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. Wikataboma. Citraksi. cerdik dan licik. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Durmagati. Citraboma. Kartadenta. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Wikataboma. Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Durgempo. Citraksa. Bogadatta (raja negara Turilaya). . Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Bogadatta (raja negara Turilaya). Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Citraboma. Carucitra.

Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. Gareng bernama Bambang Sukskati. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. tak berleher. keras kepala. dan masuk dalam golongan panakawan. terjadilah peperangan antara keduanya. kakaknya. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama.Gardapura bersifat sombong. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. Karena sabda Sanghyang Ismaya. Aslinya. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. Matanya juling. Nala Gareng berumur sangat panjang. ia hidup sampai jaman Madya. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. sehingga tiada yang kalah dan menang. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. Setelah selesai tapanya. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. perut gendut. . cerdik dan licik. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. kaki pincang. hidung bulat bundar. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar.

Negeri ini diwarisinya dari ibunya.Gatotkaca GATOTKACA. Ia adalah anak Bima. Tali pusarnya tidak dapat diputus. Gatotkaca telah membuat huru-hara. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu. Sebagai raja muda di Pringgadani. Brajamusti. Dalam pewayangan. yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. Begitu lahir di dunia. menjadi raja di negeri itu. ibunya bernama Dewi Arimbi. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . adik Arimbi. Sebelum itu. kakak ibunya yang bernama Arimba.

Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. Namun. itu bukan diserahkan pada Arjuna. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. Senjata. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Dari perkawinan dengan Pergiwa. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. Bima dan Arimbi mengizinkan. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. begitu tali pusar itu putus. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. Setelah tali pusarnya putus. Karena kesal. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. yang bernama Kunta Wijayandanu. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. . Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. anak Arjuna. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu.untuk keperluan itu. musuhnya akan mati. dan yang ketiga Dewi Suryawati. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Usahanya ini tak berhasil. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. Ia mengenakan Caping Basunanda. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Setelah penggemblengan selesai. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. Tutuka pingsan. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. Di kahyangan. Namun. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. penutup kepala gaib. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. Tubuhnya tetap utuh. putri Batara Surya.

Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. Akibatnya. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. dan Mladangtengah. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. terutama Brajamusti. Gurubaya. Trincingwesi. ketika mereka berperang tanding. . Bra-jadenta. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. Purbaya. Ketika jatuh ke bumi. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Krincingwesi. sesudah Gatotkaca gugur. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. Namun. Sebenarnya. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. ia terbang amat tinggi. karena ia le-laki.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. Arimbiatmaja. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. ada lagi nama alias Gatotkaca. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. Kancingjaya. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. dan Bimaputra. Guritna. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. Sebagai raja muda Pringgadani. dan amat menyayangi Gatotkaca. Karena itu. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. Abimanyu. Menjelang ajalnya. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. Bimasiwi. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. yakni Kalananata. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya.

Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. Gantotkaca Rante 10. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. Gatotkaca Sungging 4. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. Kalabendana Lena 9. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. Beberapa tahun menjelang Baratayuda. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. putra Dursasana. Selain malu. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. Sesuai janjinya. Pregiwa . ia sadar. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Subadra Larung 11. Namun. putra Prabu Matswapati dari Wirata. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. sehingga pingsan.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. Brajadenta . Gatotkaca menjawab. Gatotkaca Sewu 5. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala.Brajamusti 8. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. dengan Aji Narantaka itu .Pregiwati 3. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. para putra Pandawa. Ia lalu berguru pada Resi Seta. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. Wahyu Senapati 7. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. Baru saja latihan perang itu dimulai. Aji Narantaka 12. para putra Pandawa.

dan Abimanyu di darat. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. sehingga menampilkan kesan gagah. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. dengan wajah mirip Bima. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). sedangkan kata kaca artinya rambut. Gatotkaca menyambar dari udara. yakni Butaprepat. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. Boma Narakasura. dengan muka agak . tidak diketahui dengan jelas. Nama itu diberikan karena waktu lahir. Panglawung. mukanya tidak terlalu tunduk. dan Dursala. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. Patih Kala Sakipu. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. dan Guntur Samodra. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. Presiden RI. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. Bentuk badannya tegap. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). Pada tahun 1960-an Ir. hanyalah Prabu Kala Pracona. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. Tatit. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. Mengenai soal wanda ini.Gatotkaca mengalahkan Dursala. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. Badannya kekar dan kokoh.1820) di Surakarta. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. Sukarno. Dalam pewayangan. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . Gelap. Dalam perang melawan raksasa. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. lengkap dengan taringnya. dan Dukun. Guntur. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. Di Surakarta. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. yakni wanda Kilat. Guntur Prahara. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura.

Wajahnya juga memandang ke bawah. Dewi. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. wajah raksasa. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. lengkap dengan taringnya. Baca Bima. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. Pergiwati. dan Sukarno. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. raja Mataram. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. seolah mencerminkan sifat andap asor. Dulu. kuat. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. membagi Gatotkaca atas empat wanda. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. . Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima.datar. tunduk. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. Wanda Guntur. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. Sementara itu. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. dengan tubuh besar.

Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. istri Bathara Derma. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. Durgempo. Surtayuda. Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. Carucitra. Citraboma. Durmuka. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. (raja negara Turilaya). Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. raja negara Astina. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. lembut. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Bogadatta. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Arya Watubaji. Wikataboma. suaminya. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. Surtayu. Sesuai dengan ketentuan Dewata. Gardapati (raja negara Bukasapta). Dursasana (Adipati Banjarjungut). yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Arya Sakuni. baik budi. dengan bantuan Dewi . Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Durmagati. masingmasing bernama . Kartadenta. Gardapura. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Kurawa terhadap Pandawa. Citrayuda. sederhana. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa.

Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. dengan Dewi Ulupi. Kumalasakti. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. dari pertapaan Yasarata. Sumitra. di keputrian negera Surateleng. Akhir riwayatnya diceritakan. . menjelang pecah perang Bharatayuda. ayahnya sendiri. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati.Wilutama. Bratalaras. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. Wilungangga. Ia berwatak tenang. sesuai dengan takdir dewata. tekun dan wingit. Endang Pregiwa. Endang Pregiwati. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. jatmika. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). Antakadena dan Bambang Sumbada. Setelah ada kesepakatan. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Prabukusuma. Wisanggeni. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. Kumaladewa. Sedangkan menurut Mahabharata. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. Abimanyu. bernama. Wijanarka. salah satu dari lima satria Pandawa.

Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. begitu kelahiran Dewabrata. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. . raja negara Astina. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu.

gagah. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. raja raksasa dari negara Widarba. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. Untuk memenuhi ambisinya. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. penganiaya. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. keras hati. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. . bengis. Karenanya berbadan tinggi besar. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. ingin menangnya sendiri. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. perkasa dan berwajah setengah raksasa. Prabu Supala raja negara Kadi. Ia sangat sakti.

Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Karena ketekunannya bertapa. istri Arya Prabu Rukma. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. istri Arya Prabu Rukma. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Karena ketekunannya bertapa. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. ayahnya. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. . Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. berwatak angkara murka. berwatak angkara murka. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. dan bergelar Prabu Sinduraja. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. ia menukar namanya dengan nama patihnya. berani. ayahnya. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Arya Wirata dan Arya Surata. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. . Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. penuh kesungguhan dan setia. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. Jayadrata.

Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. dan Arya Suryakaca. Prabu Jayamurcita. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. Merasa sangat sakti. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. bernama. Raden Gatotkaca. mengutus adiknya. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. istri Arjuna. putra Dewi Pregiwa. Bambang Sasikirana. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. karena ketika .Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. putra Dewi Suryawati. raja negara Madukara (lama). Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. Sebelum menemui ajalnya. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. raja negara Pringgandani.

Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. waspada. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. gesit. yang berwajah sangat tampan. Perbedaannya. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. daripada tinggal di istana Dwarawati. sangat berbakti dan penuh belas kasih. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. tangkas dan terampil. sabar. Demikian pula dengan tabiat. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. ia memperoleh dua orang putra bernama . Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. Karena mati sebelum takdir. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. kesetiaan. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. raja negara Dwarawati.perang berlangsung ia masih kecil. ibunya. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. tangguh. berwujud sebagai wanara / kera. Dari perkawinan tersebut. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. dan Gunadewa. Dewi Jembawati berwatak jujur. setia. dengan Dewi Trijata. berani tak mengenal takut. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. Jayasupena tidak bisa terbang. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. Samba. Ketika lamarannya ditolak. cerdik pandai. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. Drestadyumna dapat dihidupkan . Gatotkaca. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. teguh.

Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Arimba/Hidimba. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. Brajamusti. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. Prabkesa. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. setia. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. dari negara Wirata. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. raja Awangga. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. Dewi Arimbi. raja negara Dwarawati. . Brajadenta. sangat jujur.kembali oleh Prabu Kresna. bernama.

Dalam cerita pedalangan. Daya berpkirnya lambat. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). Merasa sangat sakti. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. putra ke-empat Prabu Basukunti. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Karena pembawaannya yang agak tolol ini. Dalam peperangan. dari negara Mandura. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. Bertubuh gemuk pendek. . Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk. namun memiliki gerakan yang cekatan.

juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. raja negara Astina. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. serakah. suka menurutkan kata hati. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. Prabu . Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. mau menangnya sendiri. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). Prabu Kalasasradewa sangat sakti. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. kakak Arya Ugrasena). Ia pernah menyerang negara Kumbina. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. serakah. Berwatak angkara murka. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. seperti Arya Prabu Rukma. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. bengis. istri Prabu Basudewa. putri Prabu Rumbaka. pemberani dan sangat sakti. raka negara Astina. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. kejam. Dalam peperangan tersebut. Arya Ugrasena.

putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir di negara Bombawirayang. ingin menangnya sendiri. Dengan dukungan Suratimantra. adik Prabu Gorawangsa. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. penghianat. permaisuri Prabu Basudewa. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. oleh Suratrimantra. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. keras hati. Setelah remaja. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. raja negara Astina. raja Mandura. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). pamannya yang sakti. Karena sangat sakti. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. Pemberontakan Kangsa gagal.

Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. padahal ia masih gadis. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. putri bungsu raja Mandura.Karna KARNA. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. Prabu Basukunti. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. Resi Druwasa. Basukarna adalah anak buangan. Waktu masih berusia remaja. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. . Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. Basukarna adalah putra sulung.

bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. ia masih tergolek di tempat tidurnya. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. ia diberi nama Karna . Manakala hari telah terang. dan Yama Widura. Dengan ilmunya yang tinggi. Nama lain baginya adalah Talingasmara. Pandu. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. . Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. Tahun berganti tahun. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. sering bangun siang. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya.yang artinya telinga. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). Menjelang masa remaja. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. Itulah sebabnya. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. Alasannya. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. Namun permohonan itu ditolak. atau Suryatmaja. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Setelah lahir.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. Itulah sebabnya. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. dan matahari sudah naik. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. Maka. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. yakni putra-putra Drestarastra. Resi Krepa. sesudah masa kehamilannya cukup.

tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. Lebih-lebih Arjuna. Yakin. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. termasuk para Kurawa. Karna menjadi Adipati di Awangga . Namun Kunti juga ragu. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. ditolak. Duryudana. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. ataukah sebaliknya. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. Adu tanding pun dimulai. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Keduanya seimbang sama kuat. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. Lagi pula. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan.

Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. Dan. . Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. adik Surtikanti. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. walaupun telah menjadi menantunya. Saat itu seekor ketonggeng. Basukarna. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. putri Prabu Salya. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. pada saat yang genting .bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. menyengat paha Basukarna. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. sejenis kalajengking berbisa. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. kelak ternyata. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. melainkan seorang ksatria. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. kutukan itu akan terbukti. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. raja Mandraka. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. atau raja muda. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. Sewaktu tahu apa yang terjadi. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. yaitu raja penguasa di Awangga. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana.yang menentukan hidup atau mati. sehingga keringatnya bercucuran. Karna harus menyamar sebagai brahmana. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. Karena merasa ditipu. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. yakni ilmu ketrampilan memanah. tetapi karena hasil usahanya sendiri.

ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna." . putri sulung Prabu Salya. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. sebab Batara Endra. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. dan Arjuna. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. "Ingatlah Karna. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. tahu membalas budi. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. dan mengaku sebagai Arjuna. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. siapa pun yang memintanya. teguh dalam pendirian. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. yaitu Batara Surya. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. salah lihat. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. tetapi gagal. Meskipun sebelumnya telah tahu. percaya diri. Ki Nartasabda. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. yakni Prabu Anom Duryudana. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Selain seimbang kesaktiannya. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. Jadi. Dalam pewayangan. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. Bima. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira.

sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Kini.yang masih dalam ujud brahmana.. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. berkata: "Karna." Demikianlah. Sehari menjelang Baratayuda. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi.. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. Jika seorang brahmana datang meminta. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua.. ambillah. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. Namun. Kresna secara khusus datang menemui Karna. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna. sebagai ganti barang yang hamba ambil.." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. Karna menolak bujukan itu dengan alasan. Pada pertemuan empat mata. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. itu tergantung pada siapa yang memintanya." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. Karenanya. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna.. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa. . .Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan. Esok harinya. Tanpa menanyakan. Seperti yang diduga oleh Batara Surya." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. dengan senang hati hamba akan menerimanya. apa alasan brahmana itu memintanya. Hamba sendiri yang akan melepaskannya.. ksatria mulia. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba .

jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. Kakek Abiyasa. Itulah sebabnya. Adinda telah mengenal para Kurawa. sejak masih remaja. Yang penting. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil.. pendirian mereka." Karna: "Kakanda Kresna." Kresna: "Saya memahami hal itu. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. Begawan Drona." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. sehingga Baratayuda dapat dicegah. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. bukan perang kecil. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. Bahkan Maharesi Bisma.. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. sifat iri." Kresna: "Tetapi. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria. . bagaimana pun.. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. membalas kebaikan dengan kebaikan pula. Itu adalah kewajiban Adinda. Adinda tahu benar." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang. . Kakanda Kresna. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa.Kresna: "Dinda Karna. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. Rasanya. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. Resi Krepa. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana. Barata-yuda harus segera terjadi. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. dan dengki mereka. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka.. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang." Karna: "Kakanda Kresna. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. Jadi. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. culas. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. itu semua agar Baratayuda dapat segera . Namun. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. Dinda Karna. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran.

bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya. Seandainya Adinda yang gugur. dan siapa yang akan unggul. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. Coba renungkan hal itu. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya.. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. Hati kecilnya merasa." Kresna: "Adinda Karna. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. jelas berbeda. Dinda Basukarna . sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. Sekali lagi. Demikian pula." Kresna: "Adinda Karna. lewat tengah hari. Di tepi sungai yang dianggap suci itu. Karenanya. Adinda tahu. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. Entah siapa yang akan kalah. selalu harus ada yang menjadi korban. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. seandainya Adinda yang menang. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan." Karna: "Itu pun Adinda pahami. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu.. Namun. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. Namun. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran.terjadi sebagaimana seharusnya.." kata titisan Wisnu itu. sebelum menghadap pada Sang Pencipta. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. kita semua belum tahu. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. . bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. bagaimana pun. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu.

bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. adik-adik hamba.. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. dengan menguatkan hati.. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. Hanya karena keadaan. Engkau seorang ksatria utama. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . . Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. Para dewa dapat menjadi saksi. Engkau tentu juga tahu. Namun. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati. Karna Anakku."Basukarna anakku. perang besar akan terjadi esok hari. . Jika harapanku ini engkau kabulkan.. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi. Ibunda mengerti. Arjuna. ibumu ini. Namun. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. Hamba mengerti. ada yang .." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati.. Tidak bisa tidak. Namun. cobalah engkau renungkan barang sejenak. Dapatkah engkau membayangkan. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. Anakku. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba.. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. Ibunda tentu juga tahu. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa." Kunti: "Tetapi . engkau adalah prajurit sejati. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak." Kunti: "Karna... Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. Namun. betapa remuknya hati seorang ibu. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. Namun hamba mohon. junjungan hamba. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. Aku. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga...

. Pertimbangan yang lain adalah. derajat dan pangkat. tidak terlaksana. batal. sebagai ksatria. Untuk itu. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. anakku.. dan .. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. .. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. maafkanlah Ibumu ini. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. Puluhan tahun. Aku tidak berkesempatan merawat. maka ia akan gugur sebagai pahlawan. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. Biarlah aku memelukmu barang sejenak. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban.harus mengorbankan suaminya. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. izinkan aku memelukmu. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. anakku . mengorbankan orang yang disayanginya.. Kesedihanku sebagai seorang ibu. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. Doaku untukmu. kemuliaan. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. mungkin Baratayuda akan gagal. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. anakku. aku telah kehilangan engkau.. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. Jika hamba gugur. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. sejak engkau masih berujud bayi merah. menciumi ubunubunnya. Karna. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa.. Karena itu. penguasa Astina itu mulai khawatir.. jika ia tidak ikut beperang." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. Dan. Kunti lalu berkata: "Anakku. Tetapi. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. memelihara dan mengasihimu. Demikian pula. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah.. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . kumohon kepadamu.. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. buah hatiku . Dalam Baratayuda. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya.

dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. dan menurut anggapannya. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. Dan. Duryudana lalu meng-ingatkan. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu.cari Arjuna. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. Basukarna. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. raja Dwarawati. Namun. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. kemudian membujuk Prabu Salya. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. melesat ke arah dada Arjuna. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. Karena desakan Duryudana ini. sebagaimana dikehendakinya. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. bahwa perang ini bukan perang pribadi. Hanya karena bujukan Duryudana. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. dan mengasihinya. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. Agar seimbang dan tampak sederajat. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. Alasannya. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. Karena jika bukan dia yang gugur. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. Basukarna . Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. Sementara itu. yang paling tepat adalah Prabu Salya. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. Duryudana dengan cepat melerai. Panah Wijayacapa meluncur deras. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. seorang anak yang terbuang sejak bayi. mengasuh. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang.

Pada saat itu Kresna memberi isyarat. Jadi. putri Prabu Salya. Dengan demikian. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Pada saat Baratayuda berlangsung. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. turun dari kereta. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. Suatu hari. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. Dari keterangan para dayang. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. . Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. Permadi mencoba membantah. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. Permadi sanggup. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. putri Prabu Anom Duryudana. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. Basukarna mendapat dua orang putra. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti.gugur karena siasat licik Kresna. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. namun tidak seorang pun yang percaya. yakni patih Kadipaten Awangga. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. selain sebagai ipar. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. Ia mempersalahkan Adimanggala. ia juga merupakan besan.Bhs. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. abang satu ibu lain ayah. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. Tetapi versi lain menyebutkan.

Dalam pewayangan di Indonesia. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. . Diterangkan.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. dan terjadilah perang tanding. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. Usaha Permadi ini berhasil. dan bahkan juga nama baiknya. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. Guna me-nyirnakan angkara murka. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. ia sanggup mengorbankan jiwanya. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. Karna menolak. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. dewa itu segera melerainya. terpaksa menerima kenyataan itu. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. Setelah tahu apa yang terjadi. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu.Dalam waktu singkat. Karenanya. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. Lagi pula. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak.

selain dendam pada Arjuna. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. Basukarna.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. Lihat juga Kunti. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. Karna ternyata sanggup. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. dan Arjuna. bukan bangsawan). Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. Kelak. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 ." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. Dewi. atau Basusena. . sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. Dalam Mahabarata. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum.

Citraboma. pandai bicara. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Durmagati. Carucitra. Kartawiyoga berwatak keras hati. berani dan selalu menuruti kata hati. Durmuka. Gardapura. Bogadatta (raja negara Turilaya). Gardapati (raja negara Bukasapta). Bomawikata. Surtayu. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Citrayuda. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Ia menikah dengan Dewi Karastri. Wikataboma. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Citraksi. Ia berbadan besar. Duryudana (raja Negara Astina). gagah dan berwajah setengah raksasa. keras hati. Citraksa. cerdik. . Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. putri raja Banyutinalang. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Kartadenta. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. putra Abimanyu dengan Dewi Utari. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Surtayuda. Durgempo. Setelah mertuanya meninggal. lincah. Kartamarma memliki perwatakan. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah.

Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. Citragada dan Wicitrawirya. raja negara Astina. Kencakarupa berwatak keras hati. Rajamala. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. Setatama. dari padepokan Retawu. telah datang menyusul Kakrasana. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. ingin menangnya sendiri. Upakeca / Rupakeca. yaitu. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. penghianat.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. Bagawan Abiyasa. dengan Dewi Durgandini. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. yaitu. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. berani dan .

Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca.selalu menurutkan kata hati. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. Dalam Mahabharata diceritakan. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. Prabu Matswapati. Akhir riwayatnya diceritakan. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. . Krepa berwatak jujur. setia dan penuh pengabdian. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Cerita Pedalangan menyebutkan. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Kisah lain menyebutkan. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona.

Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. sampai akhir hayatnya. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. .

Kaca paesan. adalah putra Prabu Basudewa. dari negara Lesanpura. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. berputra . Kembang Wijayakusuma. 3. berputra: Saradewa (berwujud raksasa). antara lain. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga.Dewi Rukmini. Arya Setyaka. Senjata Cakra. berputra . 4.Dewi Pratiwi. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Terompet/Sangkala Pancajahnya.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. seorang swarawati keraton Mandura. kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. .Dewi Setyaboma. berputra . Ia lahir kembar bersama kakaknya. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Kakrasana. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari.Dewi Jembawati. 2. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina.

Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Wijanarka. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. putri Prabu Kunti. Sumitra. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. Endang Pregiwa. raja Boja. setia dan wingit. dengan Dewi Jimambang. Nakula dan Sadewa. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. apabila dioleskan pada pelupuk mata. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. Abimanyu. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Prabu Kresna menginginkan moksa. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Puntadewa. Wilugangga. Endang Pregiwati. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. Bima/Werkundara dan Arjuna. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. Bambang Irawan. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. bernama. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. putra Prabu .Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. Bratalaras. Ia berwatak penuh belas kasih. Wisanggeni. kakaknya. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Daya khasiat minyak Jayengkaton. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. Arya Basudewa. tenang. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. Bagawan Wilawuk. raja negara Astina. pemberani. Sejak kecil.

Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut.Pandu dengan Dewi Madrim. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. putra kedua Adipati Karna. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. Akhir riwayatnya diceritakan. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. menarik hati. Ia mempunyai kakak kandung . Wataknya bersahaja. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. keinginanya selalu terlaksana. yang menjadi istri Arya Warsakapura. Hidupnya serba mewah. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). gaya dan kata-katanya serba menarik.

Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). Oleh Kangsa. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. setia. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. adik Prabu Gorawangsa. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. diusir keluar dari negara Mandura. Dengan dukungan Suratrimantra. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. raja negara Mandura. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. Kangsa pergi kenegara Mandura. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. digauli oleh Prabu Gorawangsa. tetapi juga putra Prabu Basudewa. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. raja negara Mandura.bernama Narasoma. sabar dan Wingit. Kedua putra kembarnya. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. . Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. Prabu Pandu. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. raja negara Widarba. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. Dari perkawinan tersebut. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa.

yaitu. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. seorang hapsari/bidadari. ikhlas. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. percaya akan kekuasaan Tuhan. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. di daerah kerajaan Jodipati. ikhlas. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. Akhir riwayatnya diceritakan. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . Akhir riwayatnya diceritakan. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. Menurut purwacarita.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. seorang hapsari/bidadari. yaitu. sabar. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. percaya akan kekuasaan Tuhan. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. padepokan Pandansurat dimerdekakan. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. wilayah negara Mertani. Narasoma dan Dewi Madrim. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Mandrapati mempunyai watak. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. sabar. Narasoma dan Dewi Madrim. Mandrapati mempunyai watak. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya.

Nakula tidak akan dapat lupa . Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. dari negara Mandaraka.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. Dari perkawinan tersebut. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. Dewa Tabib. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. dengan permaisuri Dewi Kunti. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. memperrtunjukkan kemahirannya menari. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. setia. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. Ia lahir kembar bersama adiknya. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Puntadewa. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. Mereka bertemu. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. manusia kera kekasih dewata. salah satu dari lima satria Pandawa. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. sangat berbakti. dari negara Mandura bernama. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala.

"Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. Senapati negara Mretani. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. belas kasih. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. Dewi Madrim. raja negara Awuawulangit. wilayah negara Amarta. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu .tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. Dewi Srengganawati. taat. putri Resi Badawanganala. Akhir riwayatnya diceritakan. setia. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. 2. . Setelah selesai perang Bharatyuda. Nakula mempunyai watak jujur. Ia juga mempunyai cupu berisi. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. 1. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya.

putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. Ia tewas dalam . Narasinga menjadi sangat sakti. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. Karena ketekunannya bertapa. raja negara Surateleng. Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura.Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. Arya Singamulangjaya. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana.

putra Prabu Basudewa. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. andel Resi Palasara. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). putra Sanghyang Brahma. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Karena itu selain sakti. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. Selain sakti. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. Ibunya bernama Dewi Kandini. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. putri Arya Kidangtalun. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. dari negara Lesanpura. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. raja negara Mandaraka. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . Setelah ayahnya. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya.peperangan melawan Narayana. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati.. Sedangkan dalam olah keprajuritan. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . Senapati perang Dwarawati. putra Prabu Kresna. setia. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. jujur. selain berguru pada ayahnya. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya.

nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. Kumalasakti. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. Ramaprawa dan Basanta. Abimanyu. Prabakusuma. Dewi Niyedi 5. Dewi Tamioyi 3. Ramayana dan Pramasata 2. Kumaladewa. Dalam kitab Adiparwa. Dewi Gentang. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. Dewi Dangan. berputra . Sumitra. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. 1. Bagawan Sarmiti.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. berputra . yaitu . jujur dan adil. Bambang Irawan. salah satu dari lima satria Pandawa. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. dengan Dewi Manuhara. Ia seorang anak yatim. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. Bratalaras. akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. ia masih dalam kandungan ibunya. Antakadewa dan Bambang . ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). berputra . Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. berputra . Dewi Satapi/Dewi Tapen. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. Dewi Puyangan. Akhir riwayatnya diceritakan. berputra . Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. kekuasaan Pancatnyana semakin besar. Dewi Impun. Wijarnaka. Wilugangga. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. Ia berwatak bijaksana. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna.

Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. putra Prabu Puntadewa. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Antakadewa dan Bambang Sumbada. Sumitra. setia. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. raja negara Pringgondani. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Brajawikalpa dan Kalabendana. Dewi . Abimanyu. baik budi. Ia dan adik bungsunya. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. Wijanarka. Brajalamatan. Dewi Arimbi. setia. Baru setelah remaja. Kumalasakti. berbakti dan teguh dalam pendirian. Dari perkawinan tersebut. jujur. dengan Dewi Manuhara. Bambang Irawan. Brajadenta.Sumbada. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. jujur. Arjuna. Bratalaras. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. bernama. Kumaladewa. setia. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. Brajamusti. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Arjuna. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. Prabakusuma. Wilugangga. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. bernama. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. Arimba/Hidimba. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Ia mempunyai tujuh saudara kandung.

Wisanggeni. Wilugangga. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Dewi Mustakaweni. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. raja raksasa dari negara Manikmantaka. halus. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. Ia sangat sakti. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. Atas keputusan Bathara Guru. Wilugangga. Ia kemudian mengutus patihnya. Akhir riwayatnya diceritakan. Kumalasakti. raja negara Awangga. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. mengalahkan semua para Dewa. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Akhir riwayatnya diceritakan. Bratalaras. berwatak angkara murka. putri Bathara Indra. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Antakawulan dan Bambang Sumbada. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. juga ahli dalam ilmu pengobatan. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. baik tingkah lakunya. Endang Pregiwati. Abimanyu. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. Ia adalah putra Arjuna. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. Wijarnaka. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. Sumitra.Arimbi. yaitu. tenang. Endang Pregiwa. Bambang Irawan. besar tanggung jawabnya. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. dengan Dewi Supraba. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. jatmika. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. Kumaladewa. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Bambang Tetuka/Gatotkaca. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma.

Kedua putranya. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. Ken Sagupi. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. seorang swarawati Keraton Mandura. . raja di kerajaan Sumur Jalatunda. Suaranya lantang. dan Dewi Rarasati/Larasati. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. senang bergurau. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. yaitu. Akhir riwayatnya diceritakan. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. ia mempunyai dua orang saudara bernama. Arya Udawa. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. Sedangkan dari garis keturunan ibunya.dan Kasipu. dengan Ken Sagupi. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. Wresni dan Andaka. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. Dewa keadilan dan kesejahteraan. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. setelah selesainya perang Bharatayuda.

penuh belas kasih. jujur. raja jin negara Mertani. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. setia. Dewi Surtikanti. Akhir riwayatnya diceritakan. . Sitija. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. dan sangat berbakti. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Dewi Banowati. sabar. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. Ia juga terkenal pandai bermain catur. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. Ia mempunyai watak. jujur.Dewi Pratiwi berwatak setia. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. Dewi Pujawati berwatak. seorang hapsari/bidadari. ikhlas. dengan Dewi Darmastuti. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. masing-masing bernama. tekun dalam agamanya. yang kemudian diberikan kepada putranya. percaya atas kekuasaan Tuhan. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. Bima/Werkudara dan Arjuna. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. dan dua orang adik kembar lain ibu. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. Dewi Erawati. sabar.

Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya.Dalam perang Bharatayuda. raja negara Mandaraka. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. . Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. serta berjiwa penjilat. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. Arya Gamdamana. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Setelah menobatkan Parikesit. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Ia seorang arsitek ulung. Atas perintah Arya Sakuni.

Menurut ketentuan dewata. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. raja negara Astina. bernama. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. masing-masing bernama . Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Adipati Karna. yaitu: Resi Bisma. tidak bisa mati selama masih terkena air. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Rajamala berwatak keras hati. sais kereta kerajaan Astina. Kecaka/Kencakarupa. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. Dewi Nirada. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. Setatama. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Upakeca/Rupakenca. Duryudana dan Bima. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. berani. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. . Citragada dan Wicitrawiya. Resi Balarama/Baladewa. Ia sangat sakti.

raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. sabar. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. dengan Ken Sagupi. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). patuh dan berbakti. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. istri pertama Arjuna. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. ia mempunyai tiga orang saudara.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. Bambang Sumitra dan Bratalaras. Ken Sagupi. seorang swarawati keraton Mandura. raja negara Astina. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. mengerti dan menguasai dirinya. Arya Prabu Rukma. yaitu : Arya Udawa.dengan permaisuri Dewi Rumbini. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. Dewi Rarasati berwatak setia. . keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. putri Arya Prabu Rukma. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. sangat menginsyafi. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. Dari garis keturunan ayahnya. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang.

raja negara Astina. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Setelah Prabu Kresna mati moksa. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. cerdik pandai. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. dengan Dewi Durgandini. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. Ia meningal dalam usia lanjut. Bagawan Abiyasa. Dewi Surtikanti. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. tenang. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). hatinya keras dan sedikit suka usil. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. Dewi Erawati. Kencaka/Kencakarupa. bernama. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. . putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. dari padepokan Retawu. Setatama. bernama.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. yaitu. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. sabar. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. Narayana. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Rajamala. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). Citragada dan Wicitrawirya. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. halus. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna.

adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). Puntadewa. dari negara Mandura. taat. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Setelah selesai perang Bharatayuda. putri Resi Badawanganala. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. setia. Prabu Matswapati. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. Ia lahir kembar bersama kakanya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). belas kasih. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. Selain sangat sakti. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. Nakula. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. keras kepala dan mau menangnya sendiri. bernama. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. Bima/Werkundara dan Arjuna. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. Dewa Tabib. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. sombong. wilayah negara Amarta.Rupakenca berwatak tinggi hati. Akhir riwayatnya di ceritakan. Sadewa mempunyai watak jujur. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful