BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Pengertian Health Promotion Model Pengertian Teori Model Promosi Kesehatan (Health Promotion. Model/HPM) Model Promosi Kesehatan adalah suatu cara untuk menggambarkan interaksi manusia dengan lingkungan fisik dan interpersonalnya dalam berbagai dimensi. Model ini mengintegrasikan teori nilai harapan(Expectancy-value) dan teori kognitif sosial(Social Cognitive Theory) dalam perspektif keperawatan manusia dilihat sebagai fungsi yang holistik.

2.2 Komponen Teori Health Promotion Model Adapun komponen elemen dari teori ini adalah sebagai berikut: a. Teed Nilai Harapan (Etpectancy-Value Theory) Menurut teori nilai harapan, perilaku sehat bersifat rasional dan ekonomis. Seseorang akati mulai bertindak dari perilakunya akan tetap diguriakan dalamdirinya, ada 2 hal pokok yaitu: 1) Hasil tindakan bernilai positif 2) Pengambilan tindakan untuk menyempurnakan hasil yang diinginkan. b. Teori Kognitif Sosial (Social Cognitive Theory) Teori model interaksi yang meliputi Iingkungan, manusia dan perilaku yang saling menipengaruhi. Teori ini tnenekankan pada: 1) Pengarahan diri (self direction) 2) Pengaturan diri (self regulation) 3) Persepsi terhadap kemajuan diri (self efficacy). Teori ini mengetnukakan bahwa manusia memiliki kemampuan dasar: 1). Simbolisasi yaitu proses dan transformasi pengalaman sebagai petunjuk untuk tindakan yang akan datang. 2). Pikiran ke depan, mengantisipasi kejadian yang akan muncul

danmerencanakan tindak-an untuk mencapai tujuan yang bermutu

belajar dari pengalaman Nang lain. Kemajuan diri merupakan fungsi dari kemampuan(capability) yang berlebihan yang membentuk kompetensi dan kepereayan diri.3). persuasi verbal dan respons badaniah terhadap situasi tertentu.termasuk penilaian terhadap keinampuannya. 4) Setiap individu secara aktif berusaha mengatur perilakunya. mengatur lingkungan ekstemal untuk menciptakan motivasi dalain bettindak.3 Asumsi dari Model Promosi Kesehatan 1) Manusia mencoba menciptakan kondisi agar mereka tetap hidup dan dapatmengekspresikan keunikannya. Menurut teori ini kepercayaan diri dibentuk melalui observasi dan refleksi diri. 5) Individu dalam biopsikososial yang kompleks berinteraksi denganlingkungannya secara terus menerus. Kemajuanadalah konstruksi sentral dari HPM. Menetapkan peraturan untuk generasidan mengatur perilaku melalui observasi tanpa perlu me1akukan trial dan error 4). Belajar dari pengalaman orang lain. berpikir tentang proses pikir seseorang dan secara aktif memodifikasinya. 6) Profesional kesehatan merupakan bagian dari lingkungan interpersonal yangperpengaruh terhadap manusia sepanjang hidupnya. Kemajuan diri adalah kemampuanseseorang untuk melakukan tindakan tindakan tertentu yang berkembang melalui pengalaman. Kepercayaan diri terdiri dari : 1) Pengenal diri (self atribut) 2) Evaluasi diri (self evaluation) 3) Kemajuan diri (self efficacy). 3) Manusia menilai perkembangan sebagai suatu nilai yang positif dan mencobamericapai keseirnbangan mama perubalan dati stabilitas. Pengaturan diri menggunakan standar internal dan reaksi evaluasi diri untuk memotivasi dan mengatur perilaku. 2. menjelmakan lingkungan yang diubah secara terus menerus. . 5) Refleksi diri. 2) Manusia mempunyai kapasitas untuk merefleksikan kesadaran dirinya.

f. c. Rintangan yang dirasakan dapat menjadi penghambat kesanggupan melakukan tindakan. Ketika eniosi yang positif atau pengaruh yang berhubtiitgan dengan perilaku. Pengaruh positif pada perilaku akibat pemanfaatan din yang balk dapat menambah hasil positif.5. e. b. menambah atau mengurangi keinginan untuk berperilaku prorriosi kesehatan. d. Keluarga. suatu mediator perilaku sebagaimana perilaku nyata. Sasaran Health Promotion Model Manusia lebih suka melakukan prornosi kesehatan ketika model perilaku itumenarik. kelompok dan pemberi layanan kesehatan adalah sumber interpersonal yang penting yag mempengaruhi.7) Pembentukan kembali konsep diri manusia dengan lingkungan adalah penting untuk perubahan perilaku. Perilaku sebelumnya dan karakteristik yang diperoleh mempengaruhi kepercayaan dan perilaku untuk meningkatkan kesehatan. Manusia melakukan perubahan perilaku dimana mereka mengharapkan keuntungan yang bernilai bagi dirinya. b. Pemanfaatart diti yang terbesar akan menghasilkan akan thettgliaSilkatt sedikit rintangan pada perilaku kesehatan spesifik. Promosi atau pemanfaatan dirr akan menambah kemampuan untuk melakukan tindakan dan perbuatan dari perilaku. 2. 2. Pengaruh situasional pada lingkungan eksternal dapat menambah atau mengurangi keinginan untuk berpartisipasi dalam perilaku promosi kesehatan . Berikut merupakan komponen dari teori HPM a. g.4 Proposisi Model Pomosi Kesehatan a. perilaku yang diharapkan terjadi dan dapat mendukung perilaku yang sudah ada. maka kemungkinan menambah komitmen untuk bertindak.

Karakteristik dan pengalam an individu Perilaku Spesifik Kognisi dan Afeksi Luaran Perilaku Pemahaman thd manfaat tindakan Perilaku sebelum n ya Pemahaman thd upaya pencegahan Pemahaman thd efektifitas tindakan F aktor Individu : y Usia y Jenis Kelamin y Pendidikan y Suku y Psikologis Pengaruh terhadap aktifitas Pengaruh interpersonal (keluarga. d. Komitmen pada rencana kegiatan kurang menunjukkan perilaku yangdiharapkan ketika tindakan-tindakan lain lebih atraktif dan juga lebih suka pada perilaku yang diharapkan.c. dukungan sosial. f. model Pengaruh situasional: pilihan. petugas kesehatan ): norma. Komitmen pada rencana kegiatan kemungkinan kurang menunjukan perilaku yang diharapkan dimana seseorang mempunyai kontrol yang sedikit kebutuhan yang diinginkan tidak tersedia. Komit men terbesar pada suatu rencana kegiatan yang spesifik lebihmemungkinkan perilaku promosi kesehatan dipertahankan untuk jangka waktu yang lama. Seseorang dapat memodifikasi kognisi. teman. Preferensi (k ontrol k uat) Komitmen / rencana tindakan PERILAKU SEHAT Bagan model konsep Health Promotin Model . estetika Persaingan : Tuntutan (k ontrol lem ah) v. mempengaruhi interpersonal dan lingkungan fisik yang mendorong rnelakukan tindakan kesehatan.s . e. karakteristik tuntutan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful