Anda di halaman 1dari 2

Tugas Arsitektur dan Organisasi Komputer

Oleh : Rendra Kurniawan ( 06.2009.1.04900 ), Rifky Murwanto dan Gede

Pada umumnya untuk memulai sesi baru komputer atau menghidupkan computer dimulai dengan
menyalakan sumber power. Setelah power didapatkan maka inilah yang beberapa proses yang
terjadi :
1. Anda tekan tombol "On" tombol pada komputer dan monitor
2. Anda melihat BIOS melakukan sedang bekerja yang disebut power-on self-test (POST). Pada
banyak mesin, BIOS menampilkan teks mendeskripsikan data seperti jumlah memori yang
terpasang di komputer Anda dan jenis hard disk yang Anda miliki. Selama ini urutan boot, BIOS
melakukan sejumlah pekerjaan yang luar biasa untuk mendapatkan komputer Anda siap untuk
dijalankan.
a. BIOS menentukan apakah VGA beroperasi dengan benar. Kebanyakan VGA
mempunyai miniatur BIOS mereka sendiri yang menginisialisasi memori dan prosesor grafis
pada kartu. Jika tidak, biasanya ada video-driver informasi di lain ROM pada motherboard
yang dapat memuat oleh BIOS.
b. BIOS memeriksa untuk melihat apakah ini adalah cold boot atau reboot. Hal ini
dilakukan dengan memeriksa nilai pada alamat memori 0000:0472. Nilai 1234h menunjukkan
reboot, dalam hal BIOS melompati sisa POST. Nilai lain dianggap sebagai cold boot.
c. Jika komputer Anda mengalami cold boot, BIOS memverifikasi RAM dengan melakukan
test read / write setiap alamat memori. Ia memeriksa keyboard dan mouse. Tampaknya untuk
bus ekspansi dan, jika menemukan satu, cek semua kartu terhubung. Jika BIOS menemukan
kesalahan selama POST, ini akan memberitahu Anda dengan serangkaian berbunyi atau
pesan teks yang ditampilkan pada layar. Kesalahan pada saat ini hampir selalu masalah
hardware.
d. BIOS menampilkan beberapa rincian tentang sistem Anda. Ini biasanya berisi informasi
tentang :
1. Processor
2. Floopy Disk dan Hard Drive
3. Memory
4. Revisi BIOS dan Tanggal
5. Tampilan / Display
e. Setiap driver khusus, seperti untuk kartu ekspansi, yang diambil dari adaptor dan BIOS
menampilkan informasi.
f. BIOS melihat urutan perangkat penyimpanan diidentifikasi sebagai perangkat boot
pada semikonduktor metal-oksida komplementer (CMOS) setup. Boot adalah singkatan
"bootstrap" Boot mengacu pada proses meluncurkan sistem operasi. BIOS mencoba untuk
memulai urutan boot dari perangkat pertama yang menggunakan bootstrap loader.
3. Beban bootstrap loader sistem operasi ke dalam memori dan memungkinkan untuk memulai
operasi. Hal ini dilakukan dengan mendirikan divisi memori yang menyimpan sistem operasi,
pengguna informasi dan aplikasi. Bootstrap loader kemudian membentuk struktur data yang
digunakan untuk berkomunikasi di dalam dan antara sub-sistem dan aplikasi komputer. Akhirnya,
ternyata kontrol dari komputer ke sistem operasi

Setelah selesai menggunakan komputer, maka perlu untuk menonaktifkan atau mematikan
komputer, terlebih dahulu keluar dari program atau semua yang sedang berjalan pada Sistem
Operasi yang telah digunakan, kemudian Shut Down computer dengan tombol / fasilitas untuk
shutdown yang telah disediakan pada masing – masing system operasi Setelah beberapa saat
komputer akan mati dengan sendirinya, lalu kita tinggal mematikan layar monitor, biar lebih aman
dilanjutkan dengan mematikan tombol regulator tegangan listrik (stavol) bila ada.
Bila mengaktifkan dan mematikan komputer dengan prosedur yanh seharusnya maka akan
mengawetkan komputer, maksudnya komputer tidak akan cepat rusak akibat kesalahan mematikan
atau menghidupkan komputer, bagaimanapun canggihnya sebuah komputer bila sering mematikan
dengan sembarangan maka usia komputer itu tidak akan bertahan lama.
Apabila sering terjadi kesalahan dalam hal mematikan komputer akan mengakibatkan diantaranya,
hardware dan software sering mengalami troble, karena pada saat menjalankan program, piringan
pada harddisk dalam keaadaan berputar dan head menempel pada platter (piringan), bila komputer
tersebut dimatikan secara tiba-tiba dan arus listrik terputus, maka piringan yang berputar tersebut
akan berhenti secara tiba-tiba pula dan terjadi gesekan yang keras pada head. Akibatnya terjadi
kerusakan pada piringan yang menyebabkan hilangnya beberapa data, dan bila kebetulan data yang
hiding tersebut data program/system maka programnya pun ngak bisa dijalankan.