Anda di halaman 1dari 1

Kemampuan lompat jauh gaya jongkok ditinjau dari kemampuan motor ability pada siswa kelas IV

dan V SDN gugus 2 kecamatan Nguter kabupaten Sukoharjo tahun 2010

Ika Tisna Yunianti

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Ada tidaknya hubungan, bentuk hubungan dan
kekuatan hubungan antara motor ability terhadap lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas IV dan V SDN
Gugus 2 Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo tahun 2010. Metode penelitian yang digunakan adalah
metode deskriptif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini siswa usia 9-10 tahun SDN
Gugus 2 Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo yang berjumlah 208 siswa. Teknik pengambilan sampel
dalam penelitian ini dengan menggunakan purposive random sampling, kemudian didapat sampel sebanyak
208 orang. Sampel penelitian dibagi dalam 7 SD terdiri dari 5 tes motor ability dan 1 tes lompat jauh gaya
jongkok. Tiap-tiap SD mendapatkan tes standing broad jump, medicine ball put, vertical jump, shuttlle run, lari
zig-zag. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan pengukuran motor ability. Teknik analisis
data yang digunakan dengan statistik deskriptif pada taraf signifikansi 5% untuk memenuhi asumsi hasil
penelitian dilakukan uji persyaratan analisis yang terdiri uji reliabilitas dan linieritas. Berdasarkan hasil
penelitian dapat diperoleh simpulan sebagai berikut: (1) Ada hubungan antara kemampuan lompat jauh gaya
jongkok dengan kemampuan motor ability pada siswa putera dan puteri usia 9-10 tahun SDN Gugus 2
Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo. Dari hasil penghitungan siswa putera diperoleh nilai thitung
sebesar 1,489 dan ttabel sebesar 1,740 dengan taraf signifikasi 5%. (t hit t tabel 5%). Berarti korelasi antara
motor ability dengan kemampuan lompat jauh gaya jongkok berbentuk linier. Data penghitungan analisis
regresi diperoleh nilai thitung sebesar 3,960, ttabel sebesar 3,920 maka, regresi adalah linier. Dengan
korelasi antara lompat jauh gaya jongkok dengan motor ability siswa putera sebesar 0,361 dan siswa puteri
sebesar 0,254 dengan taraf signifikansi 5%. Dengan demikian antara kemampuan lompat jauh gaya jongkok
dengan motor ability berkorelasi.

1/1