Anda di halaman 1dari 5

EWALD HERING

Konteks warna

1 september 2010
Amelia Anjani

Karl Konstantin Ewald Hering (5 Agustus


1834 - 26 Januari 1918) adalah seorang ahli
ilmuan Jerman yang melakukan penelitian
mengenai warna-visi dan persepsi spasial.
Lahir di Alt-Gersdorf, Kerajaan Sachsen,
Hering belajar di Universitas Leipzig dan
menjadi profesor di Universitas Charles di
Praha.

TEORI WARNA

H
ering menguasai masalah persepsi
ruang visual dan menantang teori
warna-visi dari Hermann von
Helmholtz, yang mengatakan bahwa mata
manusia melihat semua warna dalam tiga
warna utama (triwarna) yaitu merah, hijau
dan biru. Menurut hering, ada 3 tipe
reseptor cahaya, namun tiap tipe reseptor
tersebut berpasangan dengan
lawannya,yaitu

• putih X hitam
• merah X hijau

• Biru X kuning

Tiap pasangan reseptor akan berespon


secara bergantian dan hanya salah satu dari
keduanya (misal: merah atau hijau, biru
atau kuning). Jika salah satu lebih
distimulasi maka warna yang sesuai akan
terlihat. Jika keduanya distimulasi sama
kuatnya atau seimbang maka akan muncul
warna abu-abu.

Tahun 1870, Ewald mengatakan bahwa


warna utama ada empat yaitu merah,
kuning, hijau, biru. Warna-warna tersebut
disebut sebagai unitary atau warna
persatuan. Ewald merancang lingkaran
warna yang menjadi dasar dari sistem
warna Oswald. Warna primer dari lingkaran
warna Oswald adalah merah, kuning, hijau
laut dan biru. Warna di antaranya adalah
warna sekunder: hijau daun, turquois dan
merah ungu (purple). Oswald membuktikan
kembali observasi Hering yang telah
menjadi pendapatnya yaitu segitiga sama
sisi pada setiap puncaknya adalah warna-
warna murni, warna kedua adalah putih dan
warna ketiga hitam.
Daftar pustaka
http://file.upi.edu/Direktori/
http://webcache.googleusercontent.com