Anda di halaman 1dari 6

TUGAS II

1) Apa yang dimaksud dengan Gerbang logika kombinasional dan sekuensial ?

2) Sebutakan macam-macam rangkaian Logika kombinasional dan jelaskan masing-masing ?

3) Sebutkan macam-macam rangkaian logika Sekuensial dan jelaskan masing-masing

4) Gambarkan rangkaian logika

a. Decoder

b. Encoder

c. Multiplexer

d. Demultiplexer

e. Flip-Flop berdetak

f. Register

JAWABANNYA :

1) Gerbang logika Kombinasional adalah rangkaian yang outputnya tergantung pada keadaan nilai input
pada saat itu saja

Gerbang logika Skuensial adalah rangkaian yang outputnya tidak tergantung pada keadaan nilai input pada
saat itu saja

2) Half Adder dan Full Adder

sebuah rangkaian kombinasional yang melaksanakan penjumlahan 2 digit biner disebut dengan half adder,
sedangkan rangkaian yang melaksanakan penjumlahan 3 bit disebut full adder. Rangkaian full adder dapat
tersusun dari dua buah half adder. Di pasaran rangkaian full adder sudah ada yang berbentuk IC, seperti
74LS83 (4-bit full adder).

Half Substractor dan Full Substractor


rangkaian half substractor hampir sama dengan rangkaian half adder. D (Difference) ekivalen dengan S (sum),
dan B (borrow) ekivalen dengan C (carry) pada half adder. Kedua rangkaian ini melakukan operasi
pengurangan biner. Half substractor untuk pengurangan satu bit biner, sedangkan full substractor untuk
pengurangan lebih dari satu bit biner.

Decoder
Decoder adalah rangkaian kombinasional logika dengan n-masukan dan 2n keluaran yang berfungsi
mengaktifkan 2n keluaran untuk setiap pola masukan yang berbeda-beda. Hanya satu output decoder yang aktif
pada saat diberi suatu input n-bit. Sebuah decoder biasanya dilengkapi dengan sebuah input enable low
sehingga rangkaian ini bisa di on-off-kan untuk tujuan tertentu. Fungsi enable untuk meng-aktif-kan atau men-
tidak-aktif-kan keluarannya.

Priority Encoder
Sebuah Priority encoder adalah rangkaian encoder yang mempunyai fungsi prioritas. Operasi dari rangkaian
priority encoder adalah sebagai berikut :
jika ada dua atau lebih input bernilai 1 pada saat yang sama, maka input yang mempunyai prioritas tertinggi
yang akan diambil. Kondisi x adalah kondisi don`t care, yang menyatakan nilai input bisa 1 atau 0.

Multiplexer
Multiplexer merupakan rangkaian logika yang berfungsi memilih data yang ada pada input-nya untuk
disalurkan ke output-nya dengan bantuan sinyal pemilih atau selektor. Multiplexer disebut juga sebagai pemilih
data (data selector). Multiplexer adalah rangkaian yang memiliki fungsi untuk memilih dari 2n bit data input ke
satu tujuan output.

3) RS Flip-flop

Salah satu jenis flip-flop adalah flip-flop RS. Flip-flop ini mempunyai dua

masukan dan dua keluaran. RS flip-flop mempunyai 2 input yaitu, S=Set dan R=Reset.
Mempunyai 2 output yaitu Q dan Q . Bertindak sebagai 1 bit memori dengan output Q
sebagai nilai bit tersebut. S=1, R=1 tidak dibenarkan (tidak boleh diset serentak) karena
akan menghasilkan output yang tidak konsisten. Flip-flop RS dapat dibentuk dari
kombinasi dua gerbang NAND atau kombinasi dua gerbang NOR.

D- Flip-flop

Merupakan modifikasi dari RS flip-flop dengan tambahan gerbang pembalik


pada masukan R sehingga masukan R merupakan komplemen dari masukan S. Saat
D = 0 keadaan flip-flop reset (Q = 0) sedangkan bila D = 1 maka keadaan flip-flop set
(Q = 1).
JK Flip-flop

Flip-flop ini mempunyai dua masukan dan dua keluaran, di mana salah satu
keluarannya (y) berfungsi sebagai komplemen. Flip-flop JK dapat dibentuk dari
kombinasi empat gerbang NAND, flip-flop ini tidak memiliki keadaan terlarang seperti yang terdapat pada
flip-flop RS.

T-Flip-flop

Merupakan modifikasi dari JK flip-flop, dengan menggabungkan kedua masukan J dan

K sehinga keluaran (y) akan berubah-ubah sesuai perubahan pada clocknya.

4) Decoder

Encoder

Multiplexer
Demultiplexer

Flip-Flop Berdetak

S
Q
C L
Register (SISO)
K

Q
R
Tugas II

ARSITEKTUR & ORGANISASI

KOMPUTER

130 280 074


CHAIRUL MUCHLIS
TIL.5.3

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA


FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
MAKASSAR
2010