Anda di halaman 1dari 19

1

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

BIO HEALTHY SEBAGAI HOME INDUSTRY PENYEDIA MINUMAN


KESEHATAN

BIDANG KEGIATAN
PKMK

Diusulkan Oleh:
Detty Yosiyandari (3425072057 /2007)
Maryam Jameelah (3425072046 /2007)
Siti Asiyah (3425070193 / 2007)
Nanda Hamdalah (5515087607 / 2008)
Imam Muharam (3415071988/ 2007)

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA


JAKARTA
2009
2

HALAMAN PENGESAHAN

1. Judul Kegiatan : Bio Healthy Sebagai Penyedia Minuman


Kesehatan
2. Bidang Kegiatan : PKMK
3. Bidang Ilmu : Ekonomi
4. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : Detty Yosiyandari
b. NIM : 3425072057
c. Jurusan : Biologi
d. Universitas : Universitas Negeri Jakarta
e. Alamat Rumah dan No. HP : Jl. Bintara 14 Rt. 03/14 No. 6F
HP. 081574130636
f. Alamat email :
5. Anggota Pelaksana Kegiatan : 4 Orang
6. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar : Dra. Ratna Dewi W., M. Si
b. NIP : 19610405 198602 2 001
c. Alamat Rumah dan No. Tel./HP : Jl. Permata Indah Blok A2 No. 3 Permata Harapan
Baru, Kecamatan Medan Satria Bekasi
6. Biaya Kegiatan Total
a. Dikti : Rp 10.000.000,-
b. Sumber lain : -
7.Jangka Waktu Pelaksanaan : 4 bulan

Jakarta, 23 Oktober 2009


Menyetujui,
Kepala Jurusan Biologi Fakultas MIPA Ketua Pelaksana Kegiatan

Dra. Nurmasari Sartono M.Biomed Detty Yosiyandari


NIP. 19580207 198301 2 001 NIM. 3425072057

Pembantu Rektor III Dosen Pendamping

Drs. Fachruddin Arbah M.Pd Dra. Ratna Dewi W., M. Si NIP.


19530203 198602 1 001 NIP.19610405 198602 2 001
3

A. JUDUL PROGRAM
Judul program ini adalah Bio healthy sebagai penyedia minuman kesehatan

B. LATAR BELAKANG MASALAH


Kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan setiap orang dan
telah menjadi pokok pembicaraan utama di dunia, karena hal ini merupakan hal yang
sangat penting dalam menjamin kelangsungan hidup seseorang. Belum lagi semakin
banyak ditemukannya jenis penyakit baru dan semakin mewabahnya berbagai macam
penyakit. Gaya hidup masyarakatpun mulai beralih kepada produk makanan dan minu
man yang alami dan menyehatkan serta mulai menghindari makanan ataupun minuman
cepat saji yang mengandung banyak lemak. Semakin banyak pula jenis makanan dan
minuman yang kurang baik bagi kesehatan. Hal ini dikarenakan tidak higienisnya
pengolahan suatu produk, ketidaktahuan/kesengajaan para pedagang dalam pemakaian
berbagai bahan pengawet untuk mengurangi biaya produksi. Selain itu semakin banyak
pula jajanan yang ditambahkan pewarna ataupun bahan tambahan lainnya.

Salah satu contoh yang paling sederhana dan paling banyak ditemukan di sekitar
kita yaitu es balok yang selama ini dijual oleh para pedagang sebagai bahan campuran
minuman yang dibuat dari air sungai. Padahal batu es balok tersebut menurut BPOM
hanya diperbolehkan untuk mengawetkan ikan dan sebagai pendingin saja bukan untuk
dicampurkan dalam minuman. Belum lagi, banyaknya kasus pemakaian berbagi
pengawet, pewarna, pengeras atau jenis zat tambahan lainnya yang dapat menambah rasa,
warna ataupun daya tahan produk yang dapat memberikan keuntungan lebih besar bagi
produsen.

Pengawet makanan yang ditambahkan merupakan bahan yang ditambahkan pada


makanan untuk mencegah atau menghambat terjadinya kerusakan atau pembusukan
makanan. Penggunaan pengawet terutama dilakukan oleh perusahaan yang memproduksi
makanan mudah rusak. Dengan pemberian bahan pengawet tersebut, diharapkan
makanan tetap terpelihara kesegarannya juga mencegah terjadinya kerusakan bahan
makanan tersebut.
4

Oleh karena itu perlu dibuat produk jajanan yang baik untuk kesehatan dengan
harga yang terjangkau sehingga kesehatan masyarakat dapat lebih baik. Kami akan
membuat suatu wirausaha yang akan memproduksi minuman yang merupakan hasil
fermentasi dan tentu saja kami sebagai mahasiswa jurusan Biologi telah mengetahui baik
cara pembuatan maupun bagaimana kriteria produk yang baik. Produk yang kami
produksi memiliki tingkat keawetan yang tinggi atau dapat dikatakan tidak mudah rusak
sehingga kami tidak perlu menggunakan pengawet makanan atau minuman.

Kami menamakan kegiatan wirausaha ini dengan nama produksi “Bio Healthy”.
Kami bermaksud memperkenalkan produk-produk yang dibuat dengan basis ilmu biologi
dan mungkin sudah dikenal banyak oleh masyarakat tetapi kurang diketahui manfaatnya
bagi kesehatan. Sebagian besar produk yang kami produksi merupakan hasil fermentasi.

Kami mengkhususkan produk kami hanya pada jenis minuman tersebut yang
diantaranya sudah dikenal baik oleh masyarakat, seperti yoghurt, nata de coco dan nata
de aloe vera. Adapun kombucha dan nata de aloe vera adalah jenis minuman lama tetapi
belum begitu akrab bagi masyarakat dan belum banyak pula yang mengenal jenis
minuman ini.
Dengan adanya kewirausahaan ini diharapkan dapat meningkatkan jiwa
kewirausahaan bagi mahasiswa Biologi dan dapat menghadirkan berbagai macam jajanan
yang menyehatkan.

C. PERUMUSAN MASALAH
Dari pembatasan masalah di atas maka masalah dapat dirumuskan sebagai berikut
: “Bagaimana cara kewirausaan Bio Healthy memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap
minuman kesehatan serta menguntungkan bagi produsen ?”

D. TUJUAN PROGRAM
Tujuan pelaksanaan program ini adalah:
1. Memasarkan Nata, Yoghurt dan Kombucha teh
2. Melatih jiwa kewirausahaan bagi mahasiswa Biologi
3. Memperkenalkan minuman kesehatan bagi masyarakat
5

4. Membantu masyarakat untuk mendapatkan minuman yang sehat dengan harga


ekonomis
5. Memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dan akademik

E. LUARAN YANG DIHARAPKAN


Luaran yang diharapkan dari pelaksanaan program ini adalah:
1. Memberikan pilihan jajanan yang menyehatkan dan terjangkau
2. Masyarakat dapat menyukai produk minuman sehat yang kami produksi.

F. KEGUNAAN
Manfaat program pelatihan ini adalah:
1. Mengembangkan jiwa enterpreneur (wirausaha)
2. Memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan minuman yang
sehat dengan harga yang ekonomis.

G. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

Kami menamakan kegiatan wirausaha ini dengan nama “Home Industry Bio
Healthy”. Kami bermaksud memperkenalkan produk-produk biologi yang selama ini
mungkin sudah dikenal oleh masyarakat tetapi belum begitu dikenal baik manfaatnya
bagi kesehatan tubuh dan tentu saja kami ingin menghadirkan minuman sehat sekaligus
menyegarkan.

Kami mengkhususkan produk kami hanya pada jenis minuman tersebut yang
diantaranya sudah dikenal baik oleh masyarakat, seperti yoghurt dan nata de coco.
Adapun kombucha tea dan nata de aloe vera adalah jenis minuman yang belum begitu
akrab bagi masyarakat dan belum banyak pula yang mengenal jenis minuman ini, jumlah
produksi untuk jenis minuman ini juga masih terbatas.

1. Asumsi Usaha
a. Sasaran produk “Bio Healthy” adalah mahasiswa/i Universitas Negeri Jakarta,
siswa/i Lab School dan warga di sekitar kampus Universitas Negeri Jakarta.
6

b. Penjualan akan dilakukan di sekitar Kampus Universitas Negeri Jakarta, salah


satu cara yang akan dilakukan adalah dengan menitipkan produk “Bio Healthy”
di kantin ataupun warung-warung di kantin Universitas Negeri Jakarta, Lab
school dan di sekitar perumahan warga. Kami juga akan menawarkan produk
kami secara langsung dengan menawarkannya kepada para mahasiwa/i
Universitas Negeri Jakarta.

c. Kegiatan produksi akan dilakukan di salah satu rumah kontrakan yang kami
sewa di Jl. Pemuda (di dekat kampus Universitas Negeri Jakarta).

d. Kami telah membuat tabel berisi jadwal produksi masing-masing produk “Bio
Healthy”, kegiatan produksi ini akan dilakukan berdasarkan tingkat kesulitan
atau lamanya waktu fermentasi. Dengan waktu fermentasi paling lama pada
produk Nata dan waktu fermentasi yang paling cepat pada yoghurt.

e. Kisaran harga dari produk “Bio Healthy” adalah sebesar Rp. 2.000 – 3.000

2. Analisis SWOT

Strength (Kekuatan)
Kekuatan dalam usaha ini adalah karena belum adanya warung/toko yang
mensuplai / menjual minuman kesehatan yang akan kami jual, yaitu nata, yoghurt
dan kombucha. Selain itu, masyarkat sasaran yang telah terlihat dengan jelas
yaitu; mahasiswa UNJ, masyarakat sekitar UNJ dan siswa/i LabSchool yang juga
membutuhkan minuman baru yang selama ini belum ada di sekitar mereka.

Weakness (Kelemahan)
Tim pelaksana masing-masing meilki kesibuka sehingga harus dibuat tabel
perencanaann piket/tugas meproduksi agar usaha ini dapat tetap berjalan.
Ssebagian besar produk yang kami produksi akan dititipkan ke warung ataupun
7

kantin yang ada di sekitar masyarakat sasaran, karena itu kami pun harus berbagi
keuntungan dengan pemilki warung / kantin dengan begitu kami pun harus
memikirkan perhitungan usaha yang lebih teliti lagi sehingga keuntungan yang
didapatkan tidak berkurang.

Opporrtunity (Peluang)
Peluang usaha ini cukup besar dikarenakan belum ada produsen yang
memproduksi minuman kesehatan ini padahal kebutuhan masyarakat akan
minuman kesehatan ini cukup besar. Selain itu rumah produksi yang berada dekat
dengan masayarakat sasaran akan memudahkan tahapan distribusi produk.

Threaten
Adanya swalayan atau toko besar yang menjual produk yoghurt dengan
merk ternama dan harga yang lebih murah akan membuat produk yoghurt yang
kami produksi menjadi kurang diminati apalagi jika dijual dengan harga yang
cukup bersaing ketat atau hanya berbeda tipis.

3. Strategi pemasaran
Sasaran usaha ini adalah mahasiwa/i UNJ, masayarkat sekitar kampus dan siswa/i
labschool. Strategi pemasaran usaha ini adalah dengan menitipkan produk kami ke
kantin di dalam kampus/di dalam labschool dan menitipkannya pula ke warung di
dekat perumahan penduduk. Hal ini akan memudahkan konsumen dalam
mendapatkan produk kami dan tentu saja kami akan mebuat [perjanjian berupa
pembagian hasil kepada pemilki kantin atau warung yang kami titipkan produk kami.
Kami juga akan selalu mengecek minimal 3 hari sekali agar kami mengetahui berapa
banyak produk yang telah terjual dan kami dapat memikirkan strategi selanjutnya
terhadap kejadian yang kami temui pada tingkat konsumen.

4. Pendapatan
Pendatan kotor =
pendapatan kombucha + nata de coco + yoghurt + nata de aloe vera =
8

840.000 + 750.000 + 1.250.000 + 810.000 = 3.650.000

5. Keuntungan
Keuntungan =
Keuntungan kombucha + nata de coco + yoghurt + nata de aloe vera =
42.574 + 251.693 + 276.418 + 149.443 = 720.128

6. Pendapatan – Biaya produksi = 3.650.000 – 2.741.400 = 908.600 / bulan

ANALISIS USAHA
Tabel 1. Analisis Finansial Pembuatan KOMBUCHA yang dikemas dalam cup dengan periode usaha satu bulan
No. Jenis Pembiayaan Harga (Rp.) Jumlah
(1) (2) (3) (4)
1. Investasi
Freezer 1.500.000 3.050.000
Alat pres cup 300.000
Kompor 350.000
Panci besar 300.000
Toples kaca besar 400.000
Saringan 200.000
2. Biaya Tidak Tetap (Variable cost) 747.000
Starter kombucha (5 buah) 500.000
Teh celup (1 kotak) 20.000
Madu (2 botol) 100.000
(1) (2) (3) (4)
Cup (150 buah) 100.000
Penutup cup 12.000
Label merk 15.000
3. Biaya Tetap (fixed cost)
Perawatan (2%/th) 4.583
Freezer 2.500
Panci besar 500
Toples kaca 667
Saringan 333
Kompor 583
Penyusutan (20%/th) 45.833
Freezer 25.000
Panci 5.000
Toples kaca 6.667
Saringan 3.333
Kompor 5.833
4 Harga kombucha (per cup) 5.600
5 Pendapatan kotor 840.000
6 Pendapatan bersih (5-(2+3)) 42.574
7 RE (Rentabilitas Ekonomi) 90%
8 Arus Kas (Cash Flow) 88.407
9 Periode Pengembalian (Payback Period) 35 bulan
9

Tabel 2. Analisis Finansial Pembuatan Yoghurt yang dikemas dalam cup dengan periode usaha satu bulan
No. Jenis Pembiayaan Harga (Rp.) Jumlah
(1) (2) (3) (4)
1. Investasi
Freezer 1.500.000 2.650.000
Kompor 350.000
Panci besar 300.000
Saringan 200.000
Botol Kaca 50.000
Tabung gas 250.000
2. Biaya Tidak Tetap (Variable cost) 925.000
-
Starter Yoghurt (12 botol) 180.000
Gula (8 Kg) 80.000
Susu murni (20 liter) 260.000
Pasta (8 botol) 50.000

(1) (2) (3) (4)


Plastik bersablon (500 buah) 350.000
3. Biaya Tetap (fixed cost)
Perawatan (2%/th)
Kompor 583 4.416
Panci 500
Saringan 333
tabung gas 417
Freezer 2.500
Botol kaca 83
Penyusutan (20%/th) 44.166
Panci 5.000
Saringan 3.333
Tabung gas 4.167
Botol kaca 833
freezer 25.000
Kompor 5.833
4 Harga jual yoghurt (per plastik) 2.500
5 Pendapatan kotor 1.250.000
6 Pendapatan bersih (5-(2+3)) 276.418
7 RE (Rentabilitas Ekonomi) 90%
8 Arus Kas (Cash Flow) 320.584
9 Periode Pengembalian (Payback Period) 8,2 bulan

Tabel3. Analisis Finansial Pembuatan nata de coco dalam gelas plastik dengan periode usaha satu bulan
No. Jenis Pembiayaan Harga (Rp.) Jumlah
1. Investasi 2.515.000
Kompor 350.000
Panci 300.000
Baskom 150.000
Saringan 200.000
Freezer 1.500.000
10

Pengaduk (sutel) 15.000


2. Biaya Tidak Tetap (Variable cost) 452.200
Starter nata (1X pembelian) 50.000
Air kelapa (50 liter) 50.000
Gula pasir (6 kg) 60.000
Cuka (1 liter) 25.000
Urea (100 gram) 20.000
(1) (2) (3) (4)
Cup plastik (300 buah) 200.000
Plastik penutup gelas 23.600
Sablon label 23.600
3. Biaya Tetap (fixed cost)
Perawatan (2%/th)
Panci 500 4.191
Pengaduk 25
Saringan 333
Baskom 250
Freezer 2500
Kompor 583
Penyusutan (20%/th) 41.916
Panci 5000
Baskom 2500
Saringan 3333
Pengaduk 250
Freezer 25000
Kompor 5833
4. Harga jual nata de coco (per cup) 2.500
5. Pendapatan
Pendapatan kotor 750.000
Pendapatan bersih (5-(2+3)) 251.693
6. RE (Rentabilitas Ekonomi) 90%
7. Arus Kas (Cash Flow) 293.609
8. Periode Pengembalian (Payback Period) 8,2 bulan

Tabel 4. Analisis Finansial Pembuatan nata de Aloe vera dalam gelas plastik dengan periode usaha satu bulan
No. Jenis Pembiayaan Harga (Rp.) Jumlah
1. Investasi 2.515.000
Kompor 350.000
Panci 300.000
Baskom 150.00
Saringan 200.000
Freezer 1.500.000
Pengaduk (sutel) 15.000
2. Biaya Tidak Tetap (Variable cost) 617.200
Lidah buaya (30 kg) 200.000
Gula pasir (4 kg) 40.000
Cuka (1 liter) 25.000
Air kapur sirih (500 gram) 30.000
Sirup (5 botol) 75.000
11

(1) (2) (3) (4)


Cup plastik (300 buah) 200.000
Plastik penutup gelas 23.600
Sablon label 23.600
3. Biaya Tetap (fixed cost)
Perawatan (2%/th)
Panci 500 3941
Saringan 333
Pengaduk 25
Freezer 2500
Kompor 583
Penyusutan (20%/th)
Saringan 3333 39416
Pengaduk 250
Freezer 25000
Panci 5000
Kompor 5833
4. Harga jual nata de aloe (per gelas) 2.700
5. Pendapatan
Pendapatan kotor 810.000
Pendapatan bersih (5-(2+3)) 149.443
6. RE (Rentabilitas Ekonomi) 90%
7. Arus Kas (Cash Flow) 188.859
8. Periode Pengembalian (Payback Period) 12,6 bulan

 Pendapatan bersih total dalam 1 bulan


Pendapatan bersih kombucha + nata de coco + yoghurt + nata de aloe vera =
42.574 + 251.693 + 276.418 + 149.443 = 720.128

 Pendapatan kotor total dalam 1 bulan


Pendatan kotor kombucha + nata de coco + yoghurt + nata de aloe vera =

840.000 + 750.000 + 1.250.000 + 810.000 = 3.650.000

H. METODE PELAKSANAAN

a. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Program


 Waktu
Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan ini akan dilaksanakan
selama 3 bulan.
 Tempat
12

Tempat pelaksanaan kegiatan ini yaitu di Jl. Pemuda No. 5 yang kami sewa
selama beberapa bulan.

b. Tahapan Pelaksanaan
 Persiapan
Tahapan persiapan meliputi pemesanan bibit bakteri Acetobacter xylinum,
Lactobacillus bulgaricus L., Streptococcus thermophilus, Penyediaan alat dan
bahan, serta pendataan.
 Pengolahan Produk
Tahapan Pengolahan meliputi:
- Perbanyakan starter (nata, yoghurt, kombucha).
- Pembelian bibit kombucha akan dilakukan terlebih dahulu, karena
dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk tahap permulaan. Setelah itu, kami
akan membuat dan memperbanyak starter Nata lalu diikuti dengan perbanyakan
starter yoghurt yang semuanya diikuti dengan tahapan produksi.
- Produksi produk minuman fermentasi
- Proses pengemasan
Untuk beberapa produk seperti nata akan kami masukkan ke dalam cup yang pada
bagian tutupnya akan diberi label “Bio Healthy“ serta alamat rumah produksi
kami. Sedangkan untuk produk yoghurt akan kami dikemas dengan plastik yang
telah dicetak bertuliskan “Bio Healthy“ serta alamat rumah produksi kami.
Kombucha tea akan dikemas di dalam botol plastik 600 ml yang juga telah diberi
label “Bio Healthy“ serta alamat rumah produksi kami.
 Publikasi
Kami akan menyebarkan pamflet dan brosur kepada mahasiswa/i dan masyarakat
setempat yang berisi gambaran tentang warung Bio Healthy. Selain itu, kami juga
akan menempelkan poster di bagian luar kampus, di sekitar perumahan penduduk
dan di sekitar rumah produksi kami yang berisi khasiat dan keunggulan dari produk
yang kami buat.
 Penjualan
13

Setelah adanya tahapan publikasi produk, kami akan menjual produk kami secara
langsung ataupun tidak langsung. Adapun menjual secara tidak langsung kami akan
menitipkan produk kami ke beberapa kantin di dalam kampus ataupun warung di
sekitar perumahan penduduk dengan sistem bagi hasil. Selain itu, kami juga akan
menempelkan brosur / poster di sekitar kantin / warung tempat kami menitipkan
produk kami. Sedangkan menjual secara langsung adalah dengan menawarkan kepada
mahasiswa/i, teman kelas ataupun dosen.
 Perhitungan Laba bersih
Kami telah merencanakan kegiatan usaha seperti yang digambarkan pada bab
gambaran umum rencana usaha, dan perhitungan laba usaha ini juga akan dilakukan
sesuai dengan perencanaan pada bab di atas. Kami akan melakukan evaluasi /
pemantauan mengenai semua produk kami dan akan dibuat laporan keuangan setiap
bulannya. Serta strategi selanjutnya untuk meningkatkan keuntungan wirausaha ini.

c. Proses Pembuatan Produk


 Nata de Aloe vera
1. Pilih lidah buaya berdaging tebal. Kupas kulit sedikit tebal sehingga tersisa daging
buah yang berwarna putih transparan. Potong menjadi bentuk yang lebih kecil.
Cuci dan remas-remas potongan daging lidah buaya di dalam air garam. setelah
lendirnya hilang, rendam dalam air kapur sirih atau tawas ± 15 menit agar
diperoleh tekstur gel yang lebih kokoh dan kenyal.
2. Daging lidah buaya yang telah dibersihkan di potong kecil-kecil.
3. Nata de Aloe vera akan dicampurkan dengan agar-agar /air gula.

 Nata de coco
1. Air kelapa yang didapatkan, disaring, lalu dimasak lalu ditambahkan gula, urea,
dan cuka (dengan takaran tertentu) saat hampir mendidih.
2. Setelah dimasak, dimasukkan ke dalam baki fermentasi yang telah disterilisasi.
Jika suhu telah turun (sekitar 28’C) starter akan dimasukkan ke dalamnya.
3. Baki didiamkan pada suhu ruangan hingga 2 minggu.
14

4. setelah 2 minggu nata de coco siap dipanen, jika nata sedikit berbau nata direbus
dengan daun pandan. Lalu nata akan dipotong kubus.
5. Nata de coco akan dicampurkan dengan agar-agar /air gula

 Yoghurt
1. Panaskan susu sapi murni dengan api kecil, hal ini untuk mensterilisasi susu
tersebut.
2. setelah suhu susu sudah menurun (kurang lebih sama dengan suhu starter
yoghurt), starter diinokulasi ke dalam susu.
3. setelah didiamkan di suhu ruangan selama 1 x 24 jam, yoghurt akan lebih
mengental. Dapat terlihat dari terbentuknya dua lapisan.
4. yoghurt lalu dimasukkan ke dalam lemari pendingin selama 1 x 24 jam, hal ini
untuk memperlambat kerja bakteri.
5. yoghurt lalu ditambahkan perasa buah, setelah itu dimasukkan ke dalam cup

 Kombucha Tea
1. Mempersiapkan jamur yang telah dibeli.
2. Membuat media fermentasi kombucha yaitu teh. Kami menggunakan teh
celup biasa yang ditambahkan gula. Karena jamur ini akan bekerja dengan
memecah karbon pada gula menjadi alkohol dan asam tertentu.
3. Teh tersebut lalu dimasukkan ke dalam toples kaca besar, setelah suhu teh
menurun, jamur dimasukkan ke dalam toples tersebut.
4. Toples sebaiknya tidak sampai terguncang karena hal ini akan
mengganggu pembentukan lapisan selulosa oleh jamur tersebut. Setelah 2-3
minggu, air yang terdapat di dalam toples dapat dikeluarkan dan dimasukkan ke
dalam botol. Botol ini lalu dimsaukkan ke dalam lemari pendingin, selain dapat
menyegarkan, hal ini juga dapat mengurangi kerja bakteri dari air teh tersebut.
5. setelah 1x 24 jam, kombucha siap dipasarkan.
6. untuk mengurangi bau tidak enak, kami akan menambahkan madu/perasa
vanili pada kombucha tea.
15

Kami telah mengatur produksi kami secara rutin, kombucha dan yoghurt yang
tidak memerlukan waktu banyak untuk memproduksi dapat dilakukan pada hari biasa.
Sedangkan Nata de Coco dan Nata de Aloe vera kami lakukan pada hari jumat dan
sabtu karena cukup memakan waktu.
Tabel 1. Tabel rencana produksi harian seyiap minggunya
HARI
NO. PRODUKSI
SENIN SELASA RABU KAMIS JUMAT SABTU MINGGU
1. Kombucha √
Nata de √
2.
Coco
Nata de √
3.
Aloe
4. Yoghurt √ √ √ √

d. Publikasi Bio Healthy kepada masyarakat sekitar kampus


Publikasi yang dilakukan tim kami berfungsi sebagai media utama sosialisasi
warung Bio Healthy dan produk yang akan dihasilkan. Media publikasi utama kami
adalah Pamflet yang akan kami tempelkan di sekitar kampus dan di sekitar
perumahan warga. Kami juga mempublikasikan melalui leaflet yang akan kami
bagikan saat ada acara-acara besar di Universitas Negeri Jakarta. Selain itu, kami juga
akan menempelkan poster di kantin / warung tempat kami menitipkan produk kami
dan rumah produksi kami. Poster tersebut berisi khasiat / manfaat dari produk-produk
yang kami jual.

e. Alat dan Bahan


Dalam pelaksanaan program ini, alat dan bahan yang digunakan secara
keseluruhan adalah:
Alat : Kompor gas, tabung gas, kulkas, panci besar, peralatan memasak, baki, botol
kaca, toples kaca berukuran besar, peralatan memasak, kain saring.
Bahan : Starter nata, starter yoghurt, starter kombucha, gula, susu, teh, air kelapa, lidah
buaya, garam, essence, urea, syrup, cuka, agar-agar.
16

I. JADWAL KEGIATAN PROGRAM


Tabel 2. waktu dan perencanaan kegiatan PKMK

No Waktu kegiatan BULAN ke-1 BULAN ke-2 BULAN ke-3


I I II I I I II I I I II IV
I I V I I V I I
1. Survey lokasi √
2. Koordinasi tim √
pelaksana
Persiapan alat dan √
3. bahan
4. Pelaksanaan program √
5. Pembuatan √
/perbanyakan starter
6. Pembuatan produk √ √ √ √ √ √ √ √
7. Promosi produk √ √
8. Pemasaran produk √ √ √ √ √ √ √
Laporan keuangan / √ √ √ √ √ √ √
9. minggu
10. Evaluasi kerja √ √ √ √ √ √ √
11. Laporan kegiatan √ √ √ √ √ √ √
12. Penyusunan laporan √ √
akhir
17

J.

J. RANCANGAN BIAYA
Tabel 3. Rancangan biaya pelaksanaan program
Jenis Pengeluaran Ukuran Jumlah Harga
18
Bahan Habis Pakai
- Starter nata Botol 40 botol Rp. 40.000,-
- Starter Kombucha Toples 3 toples Rp. 50.000,-
- Starter Yoghurt Botol 3 botol Rp. 45.000,-
- Kacang Hijau Kg 5 kg Rp. 80.000,-
- Air kelapa Liter 75 liter Rp. 20.000,-
- Lidah buaya Kg 50 kg Rp. 27.000,-
- Gula Kg 12 kg Rp. 108.000,-
- Cuka ml 400 ml Rp. 4.000,-
- Urea gram 800 gram Rp. 2.000,-
- Sirup botol 15 botol Rp. 225.000,-
- teh Kotak 2 kotak Rp. 10.000,-
- Madu botol 2 botol Rp. 100.000,-
- Susu Liter 5 liter Rp. 75.000,-

1. Peralatan
Penunjang PKM Rp. 1.500.000,-
- Freezer Rp. 225.000,-
- Panci besar Buah 3 buah Rp. 350.000,-
- Tabung Kompor Rp. 200.000,-
- Gas Unit 1 unit Rp. 500.000,-
- Peralatan memasak Tabung 1 tabung Rp. 50.000,-
- Kain saring Rp. 200.000,-
- Blender Rp. 1.500.000,-
- Baki fermentasi nata Rp. 50.000,-
- Botol kaca Buah 150 Buah Rp. 375.000,-
- Toples kaca besar Buah 10 Buah Rp. 400.000,-
- Rak kayu Buah 5 Buah Rp. 100.000,-
- gelas plastik Buah 2 Buah Rp. 250.000,-
- gelas cup 50 Buah Rp. 100.000,-
- plastik 100 Buah Rp. 200.000,-

2. Perjalanan
- Transportasi alat dan Rp. 50.000,-
bahan
19