P. 1
3a. Penerapan Fungsi

3a. Penerapan Fungsi

|Views: 533|Likes:
Dipublikasikan oleh faqihnurhuda

More info:

Published by: faqihnurhuda on Nov 01, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/20/2012

pdf

text

original

Sections

  • 0 Q
  • 1.10 buku terjual ketika harga mencapai
  • 2.Jika harga satu pinsil adalah 500 smu, se-
  • 3.1. Pengertian Umum
  • 3.2. Ekuilibrium Pasar Parsial ±Model Linear
  • 3.3. Ekuilibrium Pasar Parsial ±Model Non Linear
  • 3.4. Ekuilibrium Pasar Umum
  • 3.5. Ekuilibrium dalam Analisa
  • 3.6. Pengaruh Pajak dan Subsidi
  • 3.7. Analisa Titik Impas
  • 3.8.1. Bunga berbunga ; Bunga Majemuk ;
  • 3.8.2. Discounting (nilai awal)
  • 3.8.3. Pertumbuhan Penduduk

ANALISA EKUILIBRIUM

DALAM EKONOMI
(Penerapan Fungsi)
QUIZ (15 menit)
‡ 10 buku terjual ketika harga mencapai 800
smu dan 20 buku terjual ketika harga
mencapai 600 smu. Tentukan fungsi
permintaannya dan gambarkan kurvanya.
‡ Jika harga satu pinsil adalah 500 smu, se-
banyak 50 unit terjual. Jika harga menjadi 750
smu, maka 100 pinsil akan terjual. Tentukan
fungsi penawarannya dan gambarkan kurvanya
Penerapan Fungsi 2
Penerapan Fungsi 3
Fungsi Permintaan :
Q
d
merupakan fungsi linear menurun dari P.
Model :
Q
d
= a ± bP ( a,b > 0 )
Atau
P
d
= ± b Q + a ( a,b > 0 )
Penerapan Fungsi 4
P
a
P
d
= ± b Q + a
0 Q
Penerapan Fungsi 5
Fungsi Penawaran
Q
s
merupakan fungsi linear menaik dari P.
Model :
Q
s
= ± c + dP ( c,d > 0 )
Atau
P
s
= dP + c ( c,d > 0 )
Penerapan Fungsi 6
P
P
s
= d Q + c
c
0 Q
Penerapan Fungsi 7
Bentuk kurva permintaan dan kurva
penawaran bermacam-macam tergantung
dari fungsinya, sebagai contoh dapat
digambarkan seperti dibawah ini :
- Fungsi kuadrat
- Fungsi kubik
- Fungsi eksponensial
- Fungsi logaritma
Penerapan Fungsi 8
Penerapan Fungsi
1. 10 buku terjual ketika harga mencapai
800 smu dan 20 buku terjual ketika
harga mencapai 600 smu. Tentukan
fungsi permintaannya dan gambarkan
kurvanya.
Penerapan Fungsi 9
Jawab :
x
1
(Q
1
) = 10 y
1
(P
1
) = 800
x
2
(Q
2
) = 20 y
2
(P
2
) = 600
1 2
1 2
1
1
x x
y y
x x
y y

=

Penerapan Fungsi 10
10 20
800 600
10
800

=

Q
P
´ ) 10 .
10
200
800

! Q P
1000 20 = Q P
Penerapan Fungsi 11
P
1000
P
d
= ± 20 Q + 1000
0 50 Q
Penerapan Fungsi 12
2. Jika harga satu pinsil adalah 500 smu, se-
banyak 50 unit terjual. Jika harga menjadi
750 smu, maka 100 pinsil akan terjual.
Tentukan fungsi penawarannya dan
gambarkan kurvanya
Penerapan Fungsi 13
Jawab :
x
1
(Q
1
) = 50 y
1
(P
1
) = 500
x
2
(Q
2
) = 100 y
2
(P
2
) = 750
1 2
1 2
1
1
x x
y y
x x
y y

!

Penerapan Fungsi 14
50 100
600 750
50
500

!

Q
P
´ ) 50 .
50
250
500 = Q P
250 5 = Q P
Penerapan Fungsi 15
P
P
s
= 5 Q + 250
250
0 Q
Penerapan Fungsi 16
3.1. Pengertian Umum
Ekuilibrium untuk model tertentu
merupakan suatu keadaan yang
mempunyai karakteristik sedikit
kecenderungan untuk berubah,
karenanya ekuilibrium disebut Statis.
Misal, ekuilibrium dicapai dalam suatu
pasar dibawah syarat demand (perminta-
an) dan supply (penawaran) tertentu.
Penerapan Fungsi 17
3.2. Ekuilibrium Pasar Parsial ± Model
Linear
Dalam model ekuilibrium statis, masalahnya
mencari nilai-nilai variabel yang memenuhi
model tersebut.
Misalnya kita memiliki model sederhana,
dengan 1 komoditi maka ada 3 variabel
yang harus diperhatikan yaitu Q
d
, Q
s
dan
P.
Penerapan Fungsi 18
Asumsi :
1. Q
d
merupakan fungsi linear menurun dari P.
2. Q
s
merupakan fungsi linear menaik dari P.
3. Pasar akan seimbang jika dan hanya jika
excess demand 0, atau Q
d
± Q
s
= 0
Model :
Q
d
= a ± bP ( a,b > 0 )
Q
s
= ± c + dP ( c,d > 0 )
Penerapan Fungsi 19
Q
d
, Q
s
a Q
s
= ± c + dP
E (P
e
, Q
e
)
0 P
± c Q
d
= a ± bP
Penerapan Fungsi 20
Maka
Qd = Qs
a ± bP = ± c + dP
(a + c) = ( b + d )P
d b
c a
P

=
Penerapan Fungsi 21
P b a =
d b
bc ab ad ab
d b
c a
b a
+
+
=
¦
'
+

'

+
+
= .
bP a Qd !
d b
bc ad
Q
+

!
Penerapan Fungsi 22
2
6
12
4 2
4 8
! !
+
+
! P
´ ) ´ )
4
6
8 32
4 2
4 . 2 4 . 8
!

!
+

! Q
´ ) ´ ) 4 , 2 : ,Q P E
Contoh :
Q
d
= 8 ± 2P
Q
s
= ± 4 + 4P
Penerapan Fungsi 23
3.3. Ekuilibrium Pasar Parsial ± Model Non Linear.
s d Q Q !
2
4 P Q
d
=
1 4 ! P Q
s
1 4 4
2
! P P
0 5 4
2
! + P P
1
1
= P ) ( 5
2
tms P =
3 = Q
Penerapan Fungsi 24
3.4. Ekuilibrium Pasar Umum
i i s d i Q Q E =
) ,......, 2 , 1 ( n i =
Penerapan Fungsi 25
0
1 1
!
s d
Q Q
2 2 1 1 0 1
P a P a a Q
d
+ + !
2 2 1 1 0 1
P b P b b Q
s
=
0
2 2
=
s d
Q Q
2 2 1 1 0 2
P P Q
d
E E E + + !
2 2 1 1 0 2
P P Q
s
F F F =
Model Pasar dengan dua barang
Penerapan Fungsi 26
2 1 1
2 10 P P Q
d
=
1 1
3 2 P Q
s
+ !
2 1 2
15 P P Q
d
=
2 2
2 1 P Q
s
+ !
0
1 1
!
s d
Q Q
0
2 2
=
s d
Q Q
7
5
1
3
14
52
! ! P
7
4
2
6
14
92
! ! P
7
1
1
9
7
64
! ! Q 7
1
2
12
7
85
= = Q
Penerapan Fungsi 27
Kasus dengan n barang
´ )
n di di
P P P Q Q ......, ,
2 1
=
´ )
n si si
P P P Q Q ......, ,
2 1
=
´ ) n i Q Q
si di
,......., 2 , 1 .. .......... 0 = =
´ ) ´ ) 0 , ,......... , ,......., ,
2 1 2 1
=
n si n di
P P P Q P P P Q
´ )
n i
P P P E ......, ,
2 1
Penerapan Fungsi 28
3.5. Ekuilibrium dalam Analisa
Pendapatan Nasional
Model Keynes dalam Pendapatan Nasional
(1)
(2)
0 0
G I C Y + + !
bY a C + !
Penerapan Fungsi 29
Penyelesaiannya : subsitusikan (2) ke (1)
0 0
G I bY a Y + + + !
0 0
G I a bY Y + + !
´ ) b
G I a
Y

+ +
!
1
0 0
´ )
´ )
´ )
´ ) b
G I b a
b
G I a
b a C

=

=
1
.
1
.
0 0 0 0
Penerapan Fungsi 30
0
I C Y =
Y C 9 , 0 85 + !
55
0
! I
55 9 , 0 85 + + ! Y Y
1400
9 , 0 1
55 85
=

= Y
´ )
´ )
1345
9 , 0 1
55 . 9 , 0 85
=

= C
Contoh :
Maka
Penerapan Fungsi 31
3.6. Pengaruh Pajak dan Subsidi
Umumnya setiap penjualan atas suatu
barang dan jasa dikenai pajak oleh
pemerintah.
Sebaliknya, pemerintah juga memberikan
subsidi bagi penjualan barang dan jasa
tertentu.
Penerapan Fungsi 32
Masalahnya, bagaimanakah pengaruh pe-
narikan pajak penjualan dan atau subsidi
semacam itu terhadap penentuan harga
keseimbangan (ekuilibrium), siapa yang
akan menanggung beban atau menerima
manfaatnya
Penerapan Fungsi 33
Q
Q
s
Q
s
T
Q
0
E
0
Q
1
E
T
0 P
2
P
1
Q
d
P
P
0
Penerapan Fungsi 34
Sebelum dikena pajak :
Q
d
= a ± bP
P
0
dan Q
0
Q
s
= ± c + dP
Ada beban pajak sebesar t, maka :
Q
d
= a ± bP
P
1
dan Q
1
Q
s
t
= ± c
t
+ dP
Penerapan Fungsi 35
Contoh :
Diketahui fungsi permintaan dan penawa-
ran akan sejenis barang sbb :
Q
d
= ± P + 15 dan Q
s
= 2P ± 6
Jawab :
a. Tingkat keseimbangannya :
P
0
= 7 dan Q
0
= 8
Penerapan Fungsi 36
b. Terhadap barang tsb dibebankan pajak,
t = 3/unit ; maka keseimbangannya :
P
1
= 9 dan Q
1
= 6
c. Besarnya pajak yang dibayar oleh
konsumen, produsen dan yang diterima
oleh pemerintah :
t
konsumen
= 2 ,
t
produsen
= 1 dan
t
pemerintah
= 18
Penerapan Fungsi 37
c. Terhadap barang tsb diberikan subsidi,
s = 1 ½ /unit ; maka keseimbangannya
P
2
= 6 dan Q
2
= 9
e. Besarnya subsidi yang diterima oleh konsu-
men, produsen dan yg dibayar oleh
pemerintah :
s
konsumen
= 1 ,
s
produsen
= ½ dan
s
pemerintah
= 13 ½
Penerapan Fungsi 38
3.7. Analisa Titik Impas
(Break Even Point Analisys/BEP ; Titik Pulang Pokok/TPP; Analisis
Pulang Pokok)
FC : Fixed Cost ( Biaya Tetap )
VC : Variabel Cost ( Biaya Berubah )
TC : Total Cost ( Biaya Total )
TR : Total Revenue ( Penerimaan Total )
Q : Quantity ( Jumlah/output )
P : Price ( Harga )
Penerapan Fungsi 39
TC = VC + FC
BEP : TR = TC
TR = P.Q
Penerapan Fungsi 40
TC
TC = VC + FC
VC
FC = k
VC = f (Q)
TC = VC + FC
FC
0 Q
Penerapan Fungsi 41
TR
TR
TR = f (Q)
TR = P.Q
0 Q
Penerapan Fungsi 42
TR,TC
TR
TC
TR < TC ĺ rugi
TR > TC ĺ untung
TR = TC ĺ impas
0 Q
Q
1
Q
2
Q
3
Penerapan Fungsi 43
1. Jika diketahui biaya tetap yang harus
dikeluarkan utk memproduksi sejenis
barang adalah 20.000 smu dan biaya
variabelnya 100Q, maka biaya totalnya
untuk produk sebesar 500 adalah ,
TC = 20.000 + 100Q
dan TC = 20.000 + (100)(500) = 70.000
Penerapan Fungsi 44
2. Jika harga komoditi ³X´ adalah 200 smu
dan banyaknya komoditi ³X´ yang
diproduksi adalah 350, maka
penerimaan totalnya ,
TR = P.Q ~ (200)(350)= 70.000
Penerapan Fungsi 45
3. Sebuah pabrik memproduksi barang seharga
Rp.1.000,-/satuan. Biaya tetap Rp.3.000.000,-
dan biaya variabel 40% dari pendapatan.
a. Hitung titik impasnya.
b. Hitung titik kembalinya biaya tetap.
c. Gambarkan kurvanya.
d. Jika terjual sebanyak 6.000 satuan dan 3.500
satuan, apa yang terjadi.
Jawab :
Penerapan Fungsi 46
a.
TR = 1.000 Q
VC = 40% x TR = 40% x 1.000 Q = 400 Q
FC = 3.000.000
TC = FC + VC
= 3.000.000 + 400 Q
Penerapan Fungsi 47
Maka TR = TC
1.000 Q = 3.000.000 + 400 Q
Q = 5.000
TR = 1.000 Q
= 1.000 x 5.000 = 5.000.000
Titik impas E (5.000 ; 5.000.000)
Penerapan Fungsi 48
b. Titik kembalinya biaya tetap
TR = 1.000 Q
FC = 3.000.000
Maka TR = FC
1.000 Q = 3.000.000
Q = 3.000
Titik kembalinya biaya tetap
F (3.000 ; 3.000.000)
Penerapan Fungsi 49
C.
TC , TR
TR = 1.000 Q
TC = 3.000.000 + 400 Q
FC = 3.000.000
Q
Penerapan Fungsi 50
d. Jika perusahaan menjual sebanyak 6.000
satuan, maka
TR = 1.000 Q = (1.000)(6.000) = Rp. 6.000.000
TC = 3.000.000 + (400).(6.000)= Rp. 5.400.000 -
Ȇ = Rp. 600.000
Laba ( Ȇ )yang diperoleh Rp. 600.000,-
Penerapan Fungsi 51
4. Andaikan biaya total yang dikeluarkan
perusahaan ditunjukkan oleh persamaan
C = TC = 40.000 + 200 Q dan penerimaan
totalnya R = TR = 400 Q, tentukan
a. Pada produksi berapa unit tercapai BEP
b. Apa yang terjadi jika perusahaan
memproduksi 300 unit.
c. Apa yang terjadi jika perusahaan
memproduksi 150 unit.
d. Gambarkan kurvanya.
Penerapan Fungsi 52
3.8 Bunga berbunga dan Pertumbuhan
Penduduk
3.8.1. Bunga berbunga ; Bunga Majemuk ;
Bunga bersusun
M
o
= modal pada waktu awal
M
t
= modal pada waktu t
i = tingkat bunga
k = frekuensi pembayaran
Penerapan Fungsi 53
M
t
= M
o
(1 + i )
t
~ pembayaran bunga setahun sekali
M
t
= M
o
(1 + i/k )
kt
~ pembayaran bunga setahun k kali
M
t
= M
o
. e
i t
~ pembayaran bunga stahun tak hingga kali
Penerapan Fungsi 54
3.8.2. Discounting (nilai awal)
M
o
= M
t
(1 + i )
± t
~ pembayaran bunga
setahun sekali
M
0
= M
t
(1 + i/k )
± k t
~ pembayaran bunga
setahun k kali
M
o
= M
t
. e
± i t
~ pembayaran bunga
setahun tak hingga kali
Penerapan Fungsi 55
3.8.3. Pertumbuhan Penduduk
P
o
= jumlah penduduk pada waktu awal
P
t
= jumlah penduduk pada waktu t
r = tingkat pertumbuhan penduduk
P
t
= P
o
(1 + r )
t
Penerapan Fungsi 56
1. Uang Budi sebanyak Rp 1.000.000,- ditabung
dengan tingkat bunga 16%/tahun. Hitunglah
besarnya uang setelah 5 tahun jika,
a. Bunga ditambah setiap tahun
b. Bunga ditambah setiap bulan
c. Jika penggandaan terjadi terus menerus
Jawab :
Penerapan Fungsi 57
a.
M
t
= M
0
(1 + i )
t
M
t
= 1.000.000 (1 + 0,16 )
5
M
t
= 2.100.341,658
Besarnya uang Budi setelah 5 tahun
dengan tingkat bunga 16% menjadi
Rp 2.100.340,-
Penerapan Fungsi 58
b.
M
t
= M
0
(1 + i/k )
kt
M
t
= 1.000.000 (1 + 0,16/12 )
(12)(5)
M
t
= 2.213.807
Besarnya uang Budi setelah 5 tahun
dengan ting-kat bunga 16% dan di-
tambahkan setiap bulan menjadi
Rp 2.213.800,-
Penerapan Fungsi 59
c.
M
t
= M
0
. e
i.t
M
t
= 1.000.000 (e)
(0,16)(5)
M
t
= 2.225.541
Besarnya uang Budi setelah 5 tahun
dengan ting-kat bunga 16% menjadi
Rp 2.225.540,-
Penerapan Fungsi 60
2. Uang sebesar Rp.7.500.000,- akan diterima 3
tahun lagi dengan tingkat bunga setiap tahun
20%. Berapa besar uang yang harus
ditanamkan saat ini jika ,
a. Bunga ditambahkan setiap tahun.
b. Bunga ditambahkan setiap enam bulan.
c. Bunga ditambahkan secara kontinu.
Penerapan Fungsi 61
a.
M
o
= M
t
(1 + i )
± t
M
o
= 7.500.000 (1 + 0,20 )
± 3
M
o
= 4.340.278
Besarnya uang yang harus ditanam-
kan pada saat ini dengan tingkat
bunga 20% adalah Rp 4.340.280,-
Penerapan Fungsi 62
b.
M
o
= M
t
(1 + i/k )
± kt
M
o
= 7.500.000 (1 + 0,20/2 )
± (2).(3)
M
o
= 4.233.554,476
Besarnya uang yang harus ditanamkan
pada saat ini dengan tingkat bunga
20% adalah Rp 4.233.555,-
Penerapan Fungsi 63
c.
M
o
= M
t
. e
± i.t
M
o
= 7.500.000 . ( e )
± (0,20).(3)
M
o
= 4.116.087
Besarnya uang yang harus ditanamkan
pada saat ini dengan tingkat bunga
20% adalah Rp 4.116.100,-
Penerapan Fungsi 64
3. Jumlah penduduk perkotaan di Indonesia
pada tahun 1990 adalah 31 juta orang, jika
rata-rata pertumbuhan penduduk
perkotaan adalah 4,33%. Berapa
perkiraan jumlah penduduk perkotaan di
Indonesia pada tahun 2000.
Penerapan Fungsi 65
Jawab :
P
t
= P
o
(1 + r )
t
P
t
= 31.000.000 (1 + 4,33/100 )
10
P
t
= 47.364.588,4
Jumlah penduduk perkotaan pada tahun
2000 berkisar 47 juta orang

QUIZ (15 menit)
‡ 10 buku terjual ketika harga mencapai 800 smu dan 20 buku terjual ketika harga mencapai 600 smu. Tentukan fungsi permintaannya dan gambarkan kurvanya.
‡ Jika harga satu pinsil adalah 500 smu, sebanyak 50 unit terjual. Jika harga menjadi 750 smu, maka 100 pinsil akan terjual. Tentukan fungsi penawarannya dan gambarkan kurvanya

Penerapan Fungsi

2

Fungsi Permintaan : Qd merupakan fungsi linear menurun dari P. Model : Qd = a ± bP ( a,b > 0 ) Atau Pd = ± b Q + a ( a,b > 0 )

Penerapan Fungsi

3

P a Pd = ± b Q + a 0 Penerapan Fungsi Q 4 .

d > 0 ) Atau Ps = dP + c ( c.d > 0 ) Penerapan Fungsi 5 .Fungsi Penawaran Qs merupakan fungsi linear menaik dari P. Model : Qs = ± c + dP ( c.

P Ps = d Q + c c 0 Penerapan Fungsi Q 6 .

Fungsi eksponensial .Fungsi kuadrat .Fungsi logaritma Penerapan Fungsi 7 . sebagai contoh dapat digambarkan seperti dibawah ini : .Bentuk kurva permintaan dan kurva penawaran bermacam-macam tergantung dari fungsinya.Fungsi kubik .

Penerapan Fungsi 1. 10 buku terjual ketika harga mencapai 800 smu dan 20 buku terjual ketika harga mencapai 600 smu. Penerapan Fungsi 8 . Tentukan fungsi permintaannya dan gambarkan kurvanya.

Jawab : x1 (Q1) = 10 x2 (Q2) = 20 y1 (P1) = 800 y2 (P2) = 600 y  y1 y 2  y1 ! x  x1 x 2  x1 Penerapan Fungsi 9 .

P  800 600  800 ! Q  10 20  10  200 P  800 ! .

Q  10 10 P ! 20Q  1000 Penerapan Fungsi 10 .

P 1000 Pd = ± 20 Q + 1000 0 Penerapan Fungsi 50 Q 11 .

Jika harga satu pinsil adalah 500 smu. maka 100 pinsil akan terjual.2. Jika harga menjadi 750 smu. sebanyak 50 unit terjual. Tentukan fungsi penawarannya dan gambarkan kurvanya Penerapan Fungsi 12 .

Jawab : x1 (Q1) = 50 x2 (Q2) = 100 y1 (P1) = 500 y2 (P2) = 750 y  y1 y 2  y1 ! x  x1 x 2  x1 Penerapan Fungsi 13 .

P  500 750  600 ! Q  50 100  50 250 P  500 ! .

Q  50 50 P ! 5Q  250 Penerapan Fungsi 14 .

P Ps = 5 Q + 250 250 0 Penerapan Fungsi Q 15 .

1. Pengertian Umum Ekuilibrium untuk model tertentu merupakan suatu keadaan yang mempunyai karakteristik sedikit kecenderungan untuk berubah. Misal. Penerapan Fungsi 16 . ekuilibrium dicapai dalam suatu pasar dibawah syarat demand (permintaan) dan supply (penawaran) tertentu. karenanya ekuilibrium disebut Statis.3.

3. masalahnya mencari nilai-nilai variabel yang memenuhi model tersebut. Ekuilibrium Pasar Parsial ± Model Linear Dalam model ekuilibrium statis. Penerapan Fungsi 17 . dengan 1 komoditi maka ada 3 variabel yang harus diperhatikan yaitu Qd . Misalnya kita memiliki model sederhana.2. Qs dan P.

atau Qd ± Qs = 0 Model : Qd = a ± bP ( a. 3. Pasar akan seimbang jika dan hanya jika excess demand 0. 2.Asumsi : 1. Qd merupakan fungsi linear menurun dari P.d > 0 ) Penerapan Fungsi 18 .b > 0 ) Qs = ± c + dP ( c. Qs merupakan fungsi linear menaik dari P.

Qd . Qe) 0 ±c Qd = a ± bP P Penerapan Fungsi 19 . Qs a Qs = ± c + dP E (Pe .

Maka Qd = Qs a ± bP = ± c + dP (a + c) = ( b + d )P ac P! bd Penerapan Fungsi 20 .

© ¹! bd ª bd º ad  bc Q ! bd Penerapan Fungsi 21 .Q d ! a  bP ! a  bP ¨ a  c ¸ ab ad  abbc ! a b.

Contoh : Qd = 8 ± 2P Qs = ± 4 + 4P 8  4 12 P ! ! !2 24 6 .

4  .8.

2.Q : .4 ! 32  8 ! 4 Q! 24 6 E P .

2.4 Penerapan Fungsi 22 .

.

3. Qd ! Qs Qd ! 4  P 2 2 Qs ! 4P1 4  P ! 4P  1 P2  4P  5 ! 0 P1 ! 1 P2 ! 5(tms ) Q ! 3 Penerapan Fungsi 23 . Ekuilibrium Pasar Parsial ± Model Non Linear.3.

2....3. n) Penerapan Fungsi 24 ...4... Ekuilibrium Pasar Umum Ei ! Qdi  Qsi (i ! 1.

Model Pasar dengan dua barang Q d 1  Q s1 ! 0 Q d 1 ! a 0  a1 P1  a 2 P2 Q s1 ! b0  b1 P1  b2 P2 Qd 2  Qs 2 ! 0 Q d 2 ! E 0  E 1 P1  E 2 P2 Q s 2 ! F 0  F 1 P1  F 2 P2 Penerapan Fungsi 25 .

Q d 1 ! 10  2 P1  P2 Q s 1 !  2  3 P1 Qd 2 ! 15  P  P2 1 Q s 2 !  1  2 P2 Qd 1  Qs1 ! 0 Qd 2  Qs 2 ! 0 52 P1 ! ! 3 14 64 Q1 ! ! 91 7 7 5 7 92 P2 ! ! 6 14 85 Q2 ! ! 12 7 4 7 1 7 Penerapan Fungsi 26 .

Kasus dengan n barang Qdi ! Qdi .

.. Pn Qsi ! Qsi .... P2 ..P1 .

.P .. P2 ... Pn 1 Qdi  Qsi ! 0...

..2.... i n Qdi ... . !1...

..P ......Pn  Qsi .. P .

..P .. P2 . Pn ! 0 . 1 2 1 E i .......

..P1 ... P2 .. Pn Penerapan Fungsi 27 ..

3. Ekuilibrium dalam Analisa Pendapatan Nasional Model Keynes dalam Pendapatan Nasional Y ! C  I0  G0 (1) (2) C ! a  bY Penerapan Fungsi 28 .5.

Penyelesaiannya : subsitusikan (2) ke (1) Y ! a  bY  I 0  G0 Y  bY ! a  I 0  G0 a  I 0  G0 Y ! .

1  b C .

a  I 0  G0 ! a  b.

I 0  G0 ! a  b. .

1  b .

1  b 29 Penerapan Fungsi .

9Y  55 85  55 Y ! ! 1400 1  0.9.9Y Maka I 0 ! 55 Y ! 85  0.9 C ! 85  0.Contoh : Y ! C  I0 C ! 85  0.

55 ! 1345 .

9 Penerapan Fungsi 30 .1  0.

3.6. Pengaruh Pajak dan Subsidi
Umumnya setiap penjualan atas suatu barang dan jasa dikenai pajak oleh pemerintah. Sebaliknya, pemerintah juga memberikan subsidi bagi penjualan barang dan jasa tertentu.

Penerapan Fungsi

31

Masalahnya, bagaimanakah pengaruh penarikan pajak penjualan dan atau subsidi semacam itu terhadap penentuan harga keseimbangan (ekuilibrium), siapa yang akan menanggung beban atau menerima manfaatnya

Penerapan Fungsi

32

Q

Qs QsT

Q0 Q1

E0 ET

0

P2 P 1 P0

Qd

P

Penerapan Fungsi

33

Sebelum dikena pajak : Qd = a ± bP P0 dan Q0 Qs = ± c + dP Ada beban pajak sebesar t. maka : Qd = a ± bP P1 dan Q1 Qs t = ± ct + dP Penerapan Fungsi 34 .

Contoh : Diketahui fungsi permintaan dan penawaran akan sejenis barang sbb : Qd = ± P + 15 dan Qs = 2P ± 6 Jawab : a. Tingkat keseimbangannya : P0 = 7 dan Q0 = 8 Penerapan Fungsi 35 .

b. produsen dan yang diterima oleh pemerintah : tkonsumen = 2 . t = 3/unit . Besarnya pajak yang dibayar oleh konsumen. tprodusen = 1 dan tpemerintah = 18 Penerapan Fungsi 36 . maka keseimbangannya : P1 = 9 dan Q1 = 6 c. Terhadap barang tsb dibebankan pajak.

maka keseimbangannya P2 = 6 dan Q2 = 9 e. s = 1 ½ /unit . Besarnya subsidi yang diterima oleh konsumen. sprodusen = ½ dan spemerintah = 13 ½ Penerapan Fungsi 37 . Terhadap barang tsb diberikan subsidi. produsen dan yg dibayar oleh pemerintah : skonsumen = 1 .c.

Titik Pulang Pokok/TPP. Analisa Titik Impas (Break Even Point Analisys/BEP . Analisis Pulang Pokok) FC : Fixed Cost ( Biaya Tetap ) VC : Variabel Cost ( Biaya Berubah ) TC : Total Cost ( Biaya Total ) TR : Total Revenue ( Penerimaan Total ) Q : Quantity ( Jumlah/output ) P : Price ( Harga ) Penerapan Fungsi 38 .3.7.

Q Penerapan Fungsi 39 .TC = VC + FC BEP : TR = TC TR = P.

TC TC = VC + FC VC FC = k VC = f (Q) TC = VC + FC FC 0 Q Penerapan Fungsi 40 .

TR TR TR = f (Q) TR = P.Q 0 Q Penerapan Fungsi 41 .

TR.TC TR TC TR < TC TR > TC TR = TC rugi untung impas 0 Q1 Q2 Q3 Penerapan Fungsi Q 42 .

Jika diketahui biaya tetap yang harus dikeluarkan utk memproduksi sejenis barang adalah 20. maka biaya totalnya untuk produk sebesar 500 adalah .000 + (100)(500) = 70.000 Penerapan Fungsi 43 .000 + 100Q dan TC = 20.1. TC = 20.000 smu dan biaya variabelnya 100Q.

TR = P.000 Penerapan Fungsi 44 . Jika harga komoditi ³X´ adalah 200 smu dan banyaknya komoditi ³X´ yang diproduksi adalah 350.2. maka penerimaan totalnya .Q ~ (200)(350)= 70.

000. Hitung titik kembalinya biaya tetap.000. Jika terjual sebanyak 6. Gambarkan kurvanya.dan biaya variabel 40% dari pendapatan. apa yang terjadi.500 satuan.-/satuan. Hitung titik impasnya. a. d.1.000. Biaya tetap Rp. c.000 satuan dan 3. Jawab : Penerapan Fungsi 45 . Sebuah pabrik memproduksi barang seharga Rp. b.3.3.

000 Q = 400 Q FC = 3.000.000 TC = FC + VC = 3.a. TR = 1.000 + 400 Q Penerapan Fungsi 46 .000 Q VC = 40% x TR = 40% x 1.000.

000 .000 x 5.000.Maka TR = TC 1.000.000) Penerapan Fungsi 47 .000.000 + 400 Q Q = 5.000 Q = 3. 5.000 = 5.000 TR = 1.000 Titik impas E (5.000 Q = 1.

000 Maka TR = FC 1.000.000 Titik kembalinya biaya tetap F (3.000) Penerapan Fungsi 48 .000 .000.000 Q FC = 3.000. 3.b.000 Q = 3.000 Q = 3. Titik kembalinya biaya tetap TR = 1.

000 Q Penerapan Fungsi 49 .000 Q TC = 3.000.000 + 400 Q FC = 3. TC . TR TR = 1.000.C.

6. Jika perusahaan menjual sebanyak 6.000 + (400).000 TC = 3.d.- Penerapan Fungsi 50 .400.000.000. 600. 5.000 satuan. 600.(6.000) = Rp.000)(6.000 Laba ( )yang diperoleh Rp.000.000 Q = (1.000)= Rp. maka TR = 1.000 = Rp.

Gambarkan kurvanya. Penerapan Fungsi 51 . tentukan a. Andaikan biaya total yang dikeluarkan perusahaan ditunjukkan oleh persamaan C = TC = 40.4.000 + 200 Q dan penerimaan totalnya R = TR = 400 Q. c. Apa yang terjadi jika perusahaan memproduksi 300 unit. Apa yang terjadi jika perusahaan memproduksi 150 unit. Pada produksi berapa unit tercapai BEP b. d.

Bunga berbunga . Bunga Majemuk .3.8 Bunga berbunga dan Pertumbuhan Penduduk 3. Bunga bersusun Mo = modal pada waktu awal Mt = modal pada waktu t i = tingkat bunga k = frekuensi pembayaran Penerapan Fungsi 52 .1.8.

Mt = Mo (1 + i )t ~ pembayaran bunga setahun sekali Mt = Mo (1 + i/k )kt ~ pembayaran bunga setahun k kali Mt = Mo . ei t ~ pembayaran bunga stahun tak hingga kali Penerapan Fungsi 53 .

8. e± i t ~ pembayaran bunga setahun tak hingga kali Penerapan Fungsi 54 .3. Discounting (nilai awal) Mo = Mt (1 + i )± t ~ pembayaran bunga setahun sekali M0 = Mt (1 + i/k )± k t ~ pembayaran bunga setahun k kali Mo = Mt .2.

8.3. Pertumbuhan Penduduk Po = jumlah penduduk pada waktu awal Pt = jumlah penduduk pada waktu t r = tingkat pertumbuhan penduduk Pt = Po (1 + r )t Penerapan Fungsi 55 .3.

Bunga ditambah setiap bulan c..ditabung dengan tingkat bunga 16%/tahun.000. Bunga ditambah setiap tahun b.1. a. Uang Budi sebanyak Rp 1. Hitunglah besarnya uang setelah 5 tahun jika. Jika penggandaan terjadi terus menerus Jawab : Penerapan Fungsi 56 .000.

100.341.000 (1 + 0.100.340.658 Besarnya uang Budi setelah 5 tahun dengan tingkat bunga 16% menjadi Rp 2.000.Penerapan Fungsi 57 .a.16 )5 Mt = 2. Mt = M0 (1 + i ) t Mt = 1.

213.b.807 Besarnya uang Budi setelah 5 tahun dengan ting-kat bunga 16% dan ditambahkan setiap bulan menjadi Rp 2.000 (1 + 0.800. Mt = M0 (1 + i/k ) kt Mt = 1.Penerapan Fungsi 58 .16/12 )(12)(5) Mt = 2.000.213.

000. Mt = M0 .Penerapan Fungsi 59 .16)(5) Mt = 2.c.225.000 (e)(0.t Mt = 1.540. e i.225.541 Besarnya uang Budi setelah 5 tahun dengan ting-kat bunga 16% menjadi Rp 2.

. Berapa besar uang yang harus ditanamkan saat ini jika . a. b.2. Penerapan Fungsi 60 . Bunga ditambahkan secara kontinu.500. Bunga ditambahkan setiap tahun. c. Bunga ditambahkan setiap enam bulan.akan diterima 3 tahun lagi dengan tingkat bunga setiap tahun 20%. Uang sebesar Rp.7.000.

500.340.280.340.278 Besarnya uang yang harus ditanamkan pada saat ini dengan tingkat bunga 20% adalah Rp 4. Mo = Mt (1 + i )± t Mo = 7.000 (1 + 0.Penerapan Fungsi 61 .20 )± 3 Mo = 4.a.

Penerapan Fungsi 62 .555.233.500.20/2 )± (2).000 (1 + 0.b.554.(3) Mo = 4.476 Besarnya uang yang harus ditanamkan pada saat ini dengan tingkat bunga 20% adalah Rp 4.233. Mo = Mt (1 + i/k )± kt Mo = 7.

e ± i.100.116.116. Mo = Mt .20). ( e )± (0.t Mo = 7.c.(3) Mo = 4.087 Besarnya uang yang harus ditanamkan pada saat ini dengan tingkat bunga 20% adalah Rp 4.000 .Penerapan Fungsi 63 .500.

3.33%. Jumlah penduduk perkotaan di Indonesia pada tahun 1990 adalah 31 juta orang. Berapa perkiraan jumlah penduduk perkotaan di Indonesia pada tahun 2000. Penerapan Fungsi 64 . jika rata-rata pertumbuhan penduduk perkotaan adalah 4.

000.4 Jumlah penduduk perkotaan pada tahun 2000 berkisar 47 juta orang Penerapan Fungsi 65 .33/100 )10 Pt = 47.364.588.Jawab : Pt = Po (1 + r )t Pt = 31.000 (1 + 4.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->