Anda di halaman 1dari 2

Budidaya Ikan Cupang

Konsumen
Konsumen kita adalah para pecinta ikan hias, dan sebagian anak-
anak, serta mahasiswa kos yang biasanya untuk menghias kamarnya
menggunakan ikan hias.

Bagaimana Memulai
Tidak sulit untuk mulai membudidayakan ikan jenis ini. Ikan ini bisa ditempatkan di
ember, gelas/botol air minum mineral, pot bunga dan akuarium. Kita pasti mempunyai
peralatan semacam itu di rumah. Selanjutnya cukup mencari bibit-bibitnya saja untuk
dikembangbiakkan.

Hambatan
Di bisnis ini nyaris tidak ada hambatan yang cukup berarti. Tetapi jika kita kurang paham
di mana memasarkannya, bisa jadi kita hanya membudidayakan tanpa ada pembeli.

Kunci Sukses
Kita harus mempelajari bagaimana merawat dan membudidayakan ikan ini dengan baik.
Karena tergolong mudah, kemungkinan kita tidak akan terlalu kesulitan. Sekarang adalah
bagaimana memasarkannya saja yang harus kita usahakan.

Pemasarannya, kita bisa menjual ke pengecer atau toko-toko yang khusus menjual ikan
hias dan hewan lain. Agar penjualan kita lebih luas kita bisa mempromosikannya di
media massa dan tabloid, terutama yang membahas agrobisnis dan flora-fauna.

Tips Merawat dan Budidaya Ikan Cupang

Walaupun ikan cupang bisa dipelihara di manapun, sebaiknya untuk budidaya,


menggunakan bak semen minimal 1 x 2 meter atau akuarium ukuran 100 x 40 x 50 cm.
Sebagai wadah perkawinan ikan cupang, kita bisa menggunakan media yang lebih kecil
(baskom, akuarium kecil dan ember).
Pemijahan dan perawatan Ikan
1. Mempersiapkan akuarium dengan ketinggian air 15 – 30 m.
2. Memasukkan induk jantan lebih dulu, tutup wadahnya. Setelah sehari baru
dimasukkan induk betina yang sudah matang telur.
3. Pada pagi hari, telur ikan sudah akan menempel pada sarang berbentuk busa yang
disediakan pejantan.
4. Induk betinanya kita ambil dari wadah tersebut, sementara induk jantan dibiarkan
memelihara telur sampai menetas.

Pembesaran Anak
1. Jika burayak ikan cupang sudah bisa berenang dan habis kuning telurnya, kita
bisa memindahkannya bersama induk jantan ke tempat yang lebih besar.
2. Kita bisa memberikan benih ikan dengan makanan kutu air lalu wadahnya ditutup.
3. Setelah sepuluh hari, kita bisa memindahkan anak tersebut ke tempat lain.
Selanjutnya setiap seminggu sekali ikan dipindahkan ke tempat lain agar
pertumbuhan semakin cepat.
Pasca Panen
Pasca panen yaitu setelah ikan berumur 1 bulan. Kita akan menyeleksinya dan
memindahkan yang berkualitas baik ke tempat yan baru dan dalam botol-botol tersendiri
untuk menghindari perkelahian. Setelah usia 1,5 sampai 2 bulan, ikan ini sudah bisa
dipasarkan.

Analisis BEP
Investasi Awal
Bibit ikan dan induk ikan Rp. 200.000
Akuarium dan wadah lain Rp. 300.000
TOTAL Rp. 500.000
Biaya Operasional
Bibit Rp. 300.000
Makanan Rp. 100.000
Lain-lain Rp. 200.000
TOTAL Rp. 600.000
Omzet per bulan Rp. 1.500.000
Laba per bulan Rp. 900.000
Analisis BEP termasuk masa pembiakan +- 3 bulan

Anda mungkin juga menyukai