Anda di halaman 1dari 3

Dalam kegiatan apa saja, agar kegiatan tersebut dapat mencapai tujuannya secara

efektif diperlukan pengaturan yang baik. Demikian juga kegiatan dan atau
pelayanan kesehatan masyarakat memerlukan pengaturan yang baik, agar tujuan
tiap kegiatan atau program itu tercapai dengan baik.

Proses pengaturan kegiatan ilmiah ini disebut manajemen, sedangkan proses untuk
mengatur kegiatan-kegiatan atau pelayanan kesehatan masyarakat disebut
"manajemen pelayanan kesehatan masyarakat".

Sebagian orang menyatakan bahwa proses pengaturan kegiatan untuk mencapai


tujuan ini disebut "administrasi" sehingga proses pengaturan kegiatan dan atau
pelayanan kesehatan masyarakat disebut "administrasi kesehatan masyarakat".
Disini timbul kerancuan karena proses kegiatan sama namun istilah berbeda
"manajemen" dan "administrasi".

Dalam hal ini tidak perlu diperdebatkan mana yang benar "manajemen" atau
"administrasi" menurut pendapat penulis melihat dari proses atau kegiatannya
sama maka kedua hal tersebut sama. Sedangkan pemakaiannya, apakah
menggunakan "manajemen" atau "administrasi" terserah kepada kita masing-
masing yang memakainya (tergantung selera).

Dalam uraian ini penulis lebih cenderung menggunakan "manajemen" daripada


"administrasi". Banyak ahli yang telah membuat batasan tentang manajemen ini
antara lain :

a. The accomplishing of a predetermined objectives through the effort other people

atau manajemen adalah pencapaian tujuan-tujuan yang telah ditentukan dengan

menggunakan orang lain. (Robert D. Terry)

b. Manajemen adalah "the process, by which the excution of given purpose is put in

to operation and supervised atau manajemen adalah proses dimana

pelaksanaan dari suatu tujuan diselenggarakan dan diawasi. (Encyclopedia of

social sciences)

c. Manajemen adalah membuat tujuan tercapai melalui kegiatan-kegiatan orang


lain
dan fungsi-fungsinya dapat dipecah sekurang-kurangnya 2 tanggung jawab

utama, yakni perencanaan dan pengawasan.

d. Management is the process under taken by one or more persons to coordinate

the activities of other persons to achieve results not attainable by any one person

acting alone atau manajemen adalah suatu proses yang dilakukan oleh satu

orang atau lebih untuk mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan orang lain guna

mencapai hasil (tujuan) yang tidak dapat dicapai oleh hanya 1 orang saja.

(Evancovich, 1989)

Dari batasan-batasan tersebut di atas dapat diambil suatu kesimpulan umum


bahwa manajemen adalah suatu kegiatan untuk mengatur orang lain guna
mencapai suatu tujuan atau menyelesaikan pekerjaan. Seorang manajer dalam
mencapai tujuan adalah secara bersama-sama dengan orang lain atau
bawahannya.

Apabila batasan ini diterapkan dalam bidang kesehatan masyarakat dapat


dikatakan sebagai berikut "Manajemen kesehatan adalah suatu kegiatan atau suatu
seni untuk mengatur para petugas kesehatan dan non petugas kesehatan guna
meningkatkan kesehatan masyarakat melalui program kesehatan."

Dengan kata lain manajemen kesehatan masyarakat adalah penerapan manajemen


umum dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat sehingga yang menjadi
objek atau sasaran manajemen adalah sistem pelayanan kesehatan masyarakat.
Sistem adalah suatu kesatuan yang utuh, terpadu yang terdiri dari berbagai elemen
(sub sistem) yang saling berhubungan didalam suatu proses atau struktur dalam
upaya menghasilkan sesuatu atau mencapai suatu tujuan tertentu.

Oleh sebab itu kalau berbicara sistem pelayanan kesehatan masyarakat adalah
struktur atau gabungan dari sub sistem didalam suatu unit atau didalam suatu
proses untuk mengupayakan pelayanan kesehatan masyarakat baik preventif,
kuratif, promotif maupun rehabilitatif.
Sehingga sistem pelayanan kesehatan ini dapat berbentuk Puskesmas, Rumah
sakit, Balkesmas dan unit-unit atau organisasi-organisasi lain yang mengupayakan
peningkatan kesehatan. Dengan demikian maka manajemen kesehatan masyarakat
adalah proses manajemen di tiap-tiap sub sistem pelayanan.

Seperti telah disebutkan di atas bahwa manajemen itu suatu seni mengatur orang
lain dalam mencapai tujuan-tujuan organisasi atau unit pelayanan maka
manajemen tersebut mempunyai fungsi-fungsi. Dan berbagai pendapat para ahli
dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa fungsi-fungsi manajemen itu pada garisnya
terdiri dari :

a. Perencanaan (planning)

b. Pengorganisasian (organizing)

c. Penyusunan personalia (staffing)

d. Pengkoordinasian (coordinating)

e. Penyusunan anggaran (budgeting)

Update : 1 Juni 2006

Sumber :

Prof. Dr. Soekidjo Notoatmodjo. Prinsip-Prinsip Dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat.


Cet. ke-2, Mei. Jakarta : Rineka Cipta. 2003.