BADAN PUSAT STATISTIK

No.43/07/Th.XIII, 1 Juli 2010

PRODUKSI PADI, JAGUNG, DAN KEDELAI
(ANGKA TETAP TAHUN 2009 DAN ANGKA RAMALAN II TAHUN 2010)
PRODUKSI PADI TAHUN 2010 (ARAM II) DIPERKIRAKAN MENINGKAT 1,17 PERSEN

A. PADI 

Produksi padi tahun 2009 (ATAP) sebesar 64,40 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), meningkat
sebanyak 4,07 juta ton (6,75 persen) dibandingkan tahun 2008. 

Produksi padi tahun 2010 (ARAM II) diperkirakan sebesar 65,15 juta ton GKG, meningkat sebanyak
751,87 ribu ton (1,17 persen) dibandingkan tahun 2009. Kenaikan produksi diperkirakan terjadi karena
peningkatan produktivitas sebesar 0,63 kuintal/hektar (1,26 persen), sedangkan luas panen
diperkirakan mengalami penurunan seluas 12,63 ribu hektar (0,10 persen).

B. JAGUNG 

Produksi jagung tahun 2009 (ATAP) sebesar 17,63 juta ton pipilan kering, meningkat sebanyak 1,31
juta ton (8,04 persen) dibandingkan tahun 2008. 

Produksi jagung tahun 2010 (ARAM II) diperkirakan sebesar 18,02 juta ton pipilan kering, meningkat
sebanyak 386,79 ribu ton (2,19 persen) dibandingkan tahun 2009. Kenaikan produksi diperkirakan
terjadi karena peningkatan produktivitas sebesar 0,69 kuintal/hektar (1,63 persen) dan luas panen
seluas 23,43 ribu hektar (0,56 persen).

C. KEDELAI 

Produksi kedelai tahun 2009 (ATAP) sebesar 974,51 ribu ton biji kering, meningkat sebanyak 198,80
ribu ton (25,63 persen) dibandingkan tahun 2008. 

Produksi kedelai tahun 2010 (ARAM II) diperkirakan sebesar 927,38 ribu ton biji kering, menurun
sebanyak 47,13 ribu ton (4,84 persen) dibandingkan tahun 2009. Penurunan produksi diperkirakan
terjadi karena penurunan luas panen seluas 44,35 ribu hektar (6,14 persen), sedangkan produktivitas
diperkirakan mengalami kenaikan sebesar 0,19 kuintal/hektar (1,41 persen).

Berita Resmi Statistik No.43/07/Th.XIII, 1 Juli 2010

1

jagung. jagung. Angka Ramalan I (ARAM I) merupakan angka ramalan/perkiraan produksi tahun berjalan berdasarkan keadaan luas tanaman akhir bulan Desember tahun sebelumnya. Angka Sementara (ASEM) merupakan realisasi produksi Januari–Desember tetapi belum final karena mengantisipasi kelengkapan laporan. ASEM (t-1) Awal Maret REALISASI (angka belum final) 5. Data produksi padi. 2 Berita Resmi Statistik No. ASEM. 1 Juli 2010 . dan kedelai yang disajikan dalam BRS ini. Angka Tetap (ATAP) adalah realisasi produksi selama satu tahun (Januari–Desember) dan merupakan angka final. dan kedelai. ATAP (t-1) Awal Juli REALISASI (angka final) September– Desember RAMALAN REALISASI RAMALAN REALISASI RAMALAN Para konsumen data perlu mencermati status angka tersebut dalam penggunaannya baik untuk evaluasi/monitoring maupun perencanaan. untuk ATAP 2009 merupakan penghitungan final berdasarkan realisasi luas panen Januari–Desember 2009 yang dilaporkan oleh Dinas Pertanian Provinsi seluruh Indonesia dan realisasi produktivitas hasil Survei Ubinan yang dilakukan oleh BPS. Diharapkan konsumen data selalu mengacu kepada hasil penghitungan dengan status angka yang terakhir. PENDAHULUAN Data produksi tanaman pangan yang disajikan dalam Berita Resmi Statistik (BRS) ini mencakup produksi padi. Sementara ARAM II 2010 terdiri dari realisasi produksi Januari–April dan angka ramalan/perkiraan Mei–Desember berdasarkan keadaan luas tanaman akhir bulan April 2010.XIII. Angka Ramalan III (ARAM III) terdiri dari realisasi produksi Januari–Agustus dan angka ramalan/perkiraan September– Desember berdasarkan keadaan luas tanaman akhir bulan Agustus. ARAM III (t) Awal November 4. Angka Ramalan II (ARAM II) terdiri dari realisasi produksi Januari–April dan angka ramalan/perkiraan Mei–Desember berdasarkan keadaan luas tanaman akhir bulan April. ARAM I (t) Awal Maret 2. Jadwal rilis ARAM. dan ATAP melalui Berita Resmi Statistik (BRS) adalah seperti berikut: Status Angka Jadwal Rilis BRS (tahun t) Subround Januari–April Mei–Agustus 1.1. Data produksi tanaman pangan tahun tertentu (misalnya tahun 2010) disajikan dengan 5 (lima) status angka yang berbeda. ARAM II (t) Awal Juli 3.43/07/Th.

500 2.3 60 juta ton 50 40 32. sedangkan luas panen diperkirakan mengalami penurunan seluas 12.2. 1 Juli 2010 3 .000 1.43/07/Th.000 750 500 250 0 Jan Feb Mar Apr Mei Nov Des 908 147 1 175 652 1 230 900 921 897 579 804 411 830 424 851 2009 (ha) 513 081 1 534 367 2 409 735 1 509 517 914 689 1 081 301 1 188 294 1 245 348 918 255 629 610 470 559 468 820 2008 (ha) 417 567 1 091 452 2 403 610 1 851 372 910 343 Jun Jul Agu Sep Okt 2010 (ha) 508 334 1 253 406 2 243 754 1 830 312 Berita Resmi Statistik No.3 34.15 juta ton GKG.75 persen) dibandingkan tahun 2008.250 1.750 1.29 ribu ton dan di luar Jawa sebesar 482.58 ribu ton. Peningkatan produksi tersebut terjadi di Jawa sebesar 2.1 28. dan tahun 2010 terjadi pada bulan Maret (Gambar 2). meningkat sebanyak 4. Gambar 1 Perkembangan Produksi Padi. Gambar 2 Pola Panen Padi. Kenaikan produksi diperkirakan terjadi karena peningkatan produktivitas sebesar 0. Pola panen padi tahun 2010 hampir sama dengan pola panen tahun 2008 dan 2009.40 juta ton Gabah Kering Giling (GKG).63 kuintal/hektar (1.53 juta ton dan di luar Jawa sebesar 1.07 juta ton (6.87 ribu ton (1.5 30.XIII. Puncak panen padi subround Januari−April tahun 2008.26 persen).17 persen) dibandingkan tahun 2009.250 ribu ha 2.54 juta ton.0 29. meningkat sebanyak 751.0 30 20 10 0 Jawa Luar Jawa 2008 Indonesia 2009 2010 Keterangan: 1) Tahun 2010 adalah ARAM II Produksi padi tahun 2010 (ARAM II) diperkirakan sebesar 65.4 60. Kenaikan produksi padi tahun 2010 tersebut diperkirakan terjadi di Jawa sebesar 269.2 64. 2008–2010 2. 2009.9 35. 2008–2010 1) 70 65. PRODUKSI PADI Produksi padi tahun 2009 (ATAP) sebesar 64.750 2.63 ribu hektar (0.10 persen).500 1.

Januari−April .69 1.Tabel 1 Perkembangan Luas Panen.Luar Jawa . dan Produksi Padi Menurut Wilayah 2008−2010 Uraian 2008 2009 2010 (ARAM II) (1) (2) (3) (4) 1.75 269 296 482 578 751 874 0.41 10.26 32 346 997 27 978 928 60 325 925 34 880 131 29 518 759 64 398 890 35 149 427 30 001 337 65 150 764 2 533 134 1 539 831 4 072 965 7.September−Desember .84 6.September−Desember .52 4.Indonesia Perkembangan 2008−2009 Absolut (%) (5) (6) 2009−2010 Absolut (%) (7) (8) 5 742 270 6 585 155 12 327 425 6 093 603 6 789 973 12 883 576 6 048 447 6 822 502 12 870 949 351 333 204 818 556 151 6.19 2.Indonesia 2.94 57.98 1.83 5. Luas Panen (ha) .75 -158 913 947 746 -36 959 751 874 -0. Produktivitas (ku/ha) .22 -0.54 4.71 49.17 Keterangan: kualitas produksi padi adalah Gabah Kering Giling (GKG) Tabel 2 Perkembangan Luas Panen.97 49.10 56.Luar Jawa .50 2.Januari−Desember 28 120 510 20 914 987 11 290 428 60 325 925 29 505 561 22 463 966 12 429 363 64 398 890 29 346 648 23 411 712 12 392 404 65 150 764 1 385 051 1 548 979 1 138 935 4 072 965 4.17 Keterangan: kualitas produksi padi adalah Gabah Kering Giling (GKG) 4 Berita Resmi Statistik No.52 1.29 51.70 1.Januari−Desember 48.50 6.September−Desember .Luar Jawa .62 0. Luas Panen (ha) .Jawa .12 3.63 1.Januari−April .Mei−Agustus . 1 Juli 2010 . dan Produksi Padi Menurut Subround 2008−2010 Uraian 2008 2009 2010 (ARAM II) (1) (2) (3) (4) Perkembangan 2008−2009 Absolut (%) (5) (6) 2009−2010 Absolut (%) (7) (8) 1.15 0.10 2.77 1. Produksi (ton) .01 0.50 48.05 1.24 43.Indonesia 3.93 7.50 0.Jawa . Produktivitas (ku/ha) .45 156 32 529 .12 627 -0.05 1.30 1.33 42.91 0.15 1.28 48.98 50.99 50.51 -130 894 126 066 -7 799 -12 627 -2.21 1.34 0. Produksi (ton) .Januari−Desember 5 764 001 4 225 042 2 338 382 12 327 425 5 966 700 4 429 632 2 487 244 12 883 576 5 835 806 4 555 698 2 479 445 12 870 949 202 699 204 590 148 862 556 151 3.97 50.79 49.45 50.47 49.62 2.51 .94 49.39 49.Mei−Agustus .74 0.49 48.43/07/Th.37 4.44 3.66 1.63 1.62 0.35 2.15 0.63 1.Mei−Agustus .87 0.84 0.99 58. Produktivitas.31 2.Jawa .31 -0.85 -0.11 43.02 1.XIII.Januari−April .68 0.26 3.09 6.48 -0. Produktivitas.11 4.

43/07/Th.79 ribu ton (2.0 16. Peningkatan produksi tersebut terjadi di Jawa sebesar 0.63 persen) dan luas panen seluas 23.6 18 18. PRODUKSI JAGUNG Produksi jagung tahun 2009 (ATAP) sebesar 17.3 6 4 2 0 Jawa Luar Jawa 2008 Indonesia 2009 2010 Keterangan: 1) Tahun 2010 adalah ARAM II Produksi jagung tahun 2010 (ARAM II) diperkirakan sebesar 18. puncak panen jagung tahun 2008.XIII.2 8.19 persen) dibandingkan tahun 2009. Pola panen jagung tahun 2010 hampir sama dengan pola panen tahun 2008 dan tahun 2009.7 7.3 16 juta ton 14 12 8. meningkat sebanyak 386. 2008–2010 1) 20 17.54 juta ton.7 10 9.63 juta ton pipilan kering. dan tahun 2010 terjadi pada bulan Februari (Gambar 4).69 kuintal/hektar (1. 2009.3. Gambar 4 Pola Panen Jagung.19 ribu ton dan di luar Jawa sebesar 160.04 persen) dibandingkan tahun 2008.43 ribu hektar (0.5 9.02 juta ton pipilan kering.77 juta ton dan di luar Jawa sebesar 0.60 ribu ton. Gambar 3 Perkembangan Produksi Jagung. meningkat sebanyak 1. Pada subround Januari–April. Kenaikan produksi diperkirakan terjadi karena peningkatan produktivitas sebesar 0.6 8 8. 2008–2010 800 700 600 ribu ha 500 400 300 200 100 0 Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des 2008 (ha) 310 638 Jan 720 956 644 621 403 668 236 901 263 178 285 864 282 512 228 459 207 148 205 768 212 011 2009 (ha) 599 043 711 510 524 934 340 711 237 197 322 529 305 316 301 244 249 636 236 989 173 692 157 858 2010 (ha) 296 298 729 927 711 806 408 809 Berita Resmi Statistik No.56 persen).31 juta ton (8. Kenaikan produksi jagung tahun 2010 tersebut diperkirakan terjadi di Jawa sebesar 226. 1 Juli 2010 5 .

September−Desember .92 42.Luar Jawa .05 42. Produktivitas (ku/ha) .48 41.69 2.20 2.39 3.06 1.16 3.35 2.03 8.87 1.Jawa .40 1.63 9.19 Keterangan: kualitas produksi jagung adalah pipilan kering 6 Berita Resmi Statistik No.61 42.77 0.38 1.72 1.XIII.70 4.58 40.90 0. Produksi (ton) . 1 Juli 2010 2008−2009 Absolut (%) (5) (6) 2009−2010 Absolut (%) (7) (8) .87 -0. Produktivitas.13 3.24 45.78 43.Indonesia 2008−2009 Absolut (%) (5) (6) 2009−2010 Absolut (%) (7) (8) Keterangan: kualitas produksi jagung adalah pipilan kering Tabel 4 Perkembangan Luas panen.06 2.Januari−April .Indonesia 3.Indonesia 2.90 0.78 41.Luar Jawa .33 43.September−Desember .91 2.04 74 135 245 430 67 224 386 789 0.81 8.98 0.Januari−April .97 43.89 39.13 -0.69 1.55 1.60 0.September−Desember .56 41.04 226 194 160 595 386 789 2.57 -1.97 -29 358 25 193 27 597 23 432 -1. Produktivitas.62 1. dan Produksi Jagung Menurut Wilayah 2008−2010 Perkembangan Uraian 2008 2009 2010 (ARAM II) (1) (2) (3) (4) 2 071 735 1 929 989 4 001 724 2 176 487 1 984 172 4 160 659 2 197 863 1 986 228 4 184 091 104 752 54 183 158 935 5.04 41.44 41. Luas Panen (ha) .43/07/Th. dan Produksi Jagung Menurut Subround 2008−2010 Perkembangan Uraian 2008 2009 2010 (ARAM II) (1) (2) (3) (4) 1.Mei−Agustus .37 44.06 1.94 7.Mei−Agustus .63 3.Luar Jawa .79 1.39 1.32 43.45 3. Produksi (ton) .20 42.56 2.81 3.Mei−Agustus .37 42.37 0.16 -4.43 1.63 8 678 423 7 638 829 16 317 252 9 454 216 8 175 532 17 629 748 9 680 410 8 336 127 18 016 537 775 793 536 703 1 312 496 8.Jawa . Luas Panen (ha) .Januari−Desember 39.Januari−Desember 8 237 885 4 538 779 3 540 588 16 317 252 8 995 141 5 122 700 3 511 907 17 629 748 9 069 276 5 368 130 3 579 131 18 016 537 757 256 583 921 -28 681 1 312 496 9.Jawa .19 12.19 1.Januari−April .97 21 376 2 056 23 432 0.34 3.91 1.82 4.44 1.59 3.92 42.Januari−Desember 2 079 883 1 068 455 853 386 4 001 724 2 176 198 1 166 286 818 175 4 160 659 2 146 840 1 191 479 845 772 4 184 091 96 315 97 831 -35 211 158 935 4.59 4.Tabel 3 Perkembangan Luas Panen.49 40.10 0.96 2.09 3. Produktivitas (ku/ha) .60 0.

menurun sebanyak 47.XIII. Peningkatan produksi tersebut terjadi di Jawa sebesar 127.96 ribu ton.26 ribu ton dan di luar Jawa sebesar 28.000 900 775.84 ribu ton dan di luar Jawa sebesar 70.4.43/07/Th. Pada subround Januari–April tahun 2008. Pola panen kedelai tahun 2010 hampir sama dengan pola panen tahun 2008 dan 2009.38 ribu ton biji kering.7 300 327.80 ribu ton (25.41 persen).0 500 400 256. meningkat sebanyak 198. 2008–2010 1) 974.35 ribu hektar (6. sedangkan produktivitas diperkirakan mengalami kenaikan sebesar 0.84 persen) dibandingkan tahun 2009. Penurunan produksi kedelai tahun 2010 tersebut diperkirakan terjadi di Jawa sebesar 18.6 700 600 ribu ton 927. Penurunan produksi diperkirakan terjadi karena penurunan luas panen seluas 44.7 298. puncak panen terjadi pada bulan Februari (Gambar 6). dan tahun 2010.14 persen). Gambar 5 Perkembangan Produksi Kedelai. PRODUKSI KEDELAI Produksi kedelai tahun 2009 (ATAP) sebesar 974.51 ribu ton biji kering.19 kuintal/hektar (1.8 628. 2008–2010 90 75 ribu ha 60 45 30 15 0 Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des 2008 (ha) 34 290 46 683 32 660 40 163 61 135 57 566 59 592 34 112 62 386 93 200 36 199 32 970 2009 (ha) 54 779 63 138 43 145 60 759 83 356 80 542 58 923 40 349 99 566 85 166 25 568 27 500 2010 (ha) 23 827 72 633 52 533 30 018 Berita Resmi Statistik No.4 519. 2009. 1 Juli 2010 7 .87 ribu ton.13 ribu ton (4. Gambar 6 Pola Panen Kedelai.8 200 100 0 Jawa Luar Jawa 2008 2009 Indonesia 2010 Keterangan: 1) Tahun 2010 adalah ARAM II Produksi kedelai tahun 2010 (ARAM II) diperkirakan sebesar 927.63 persen) dibandingkan tahun 2008.7 800 646.5 1.

13 0.Jawa .Mei−Agustus .82 -8.11 0.15 8.32 12.14 2.35 5. dan Produksi Kedelai Menurut Wilayah 2008−2010 Uraian 2008 2009 2010 (ARAM II) (1) (2) (3) (4) 1.Mei−Agustus .17 0.Indonesia 2.12 1.50 0.Jawa .92 13.13 14.31 -42 810 -22 673 21 133 -44 350 -19.48 13.14 13. Produktivitas.80 13.52 12.30 -8.27 0.37 29.September−Desember .39 13.62 8. dan Produksi Kedelai Menurut Subround 2008−2010 Uraian 2008 2009 2010 (ARAM II) (1) (2) (3) (4) Perkembangan 2008−2009 Absolut (%) (5) (6) 2009−2010 Absolut (%) (7) (8) 1.Indonesia 3.Indonesia Perkembangan 2008−2009 2009−2010 Absolut (%) Absolut (%) (5) (6) (7) (8) 389 780 201 176 590 956 460 479 262 312 722 791 451 536 226 905 678 441 70 699 61 136 131 835 18.85 2.84 Keterangan: kualitas produksi kedelai adalah biji kering 8 Berita Resmi Statistik No.Januari−Desember 153 796 212 405 224 755 590 956 221 821 263 170 237 800 722 791 179 011 240 497 258 933 678 441 68 025 50 765 13 045 131 835 44.Januari−April .XIII.50 13.35 -1.74 9.September−Desember .September−Desember .94 -13.17 13.89 -6.63 27.84 25.44 1. 1 Juli 2010 .Luar Jawa .76 13.Januari−April .Mei−Agustus . Produktivitas (ku/ha) .Januari−Desember 208 005 275 496 292 209 775 710 296 141 357 423 320 948 974 512 248 887 331 852 346 645 927 384 88 136 81 927 28 739 198 802 42.70 3.81 -4.58 13.67 0. Luas Panen (ha) .Januari−April . Luas Panen (ha) .81 1.48 -2.41 3.67 -0. Produksi (ton) .26 4.62 -0.Tabel 5 Perkembangan Luas Panen.84 Keterangan: kualitas produksi kedelai adalah biji kering Tabel 6 Perkembangan Luas Panen.Januari−Desember 13.05 12.61 0.63 -18 263 -28 865 -47 128 -2.96 -7.Luar Jawa .12 2.93 5.Jawa .41 518 997 256 713 775 710 646 839 327 673 974 512 628 576 298 808 927 384 127 842 70 960 198 802 24.90 13.50 -6.31 -8 943 -35 407 -44 350 -1.48 13.63 -47 254 -25 571 25 697 -47 128 -15.22 -0.19 4.00 13.01 -4. Produktivitas.97 13.Luar Jawa .35 13.13 13.43/07/Th.73 -0.64 25. Produktivitas (ku/ha) .39 22.14 30.23 23.67 0.80 22.19 -0.55 0.68 0.67 -0.49 13. Produksi (ton) .90 5.