P. 1
Ilmu Faal

Ilmu Faal

|Views: 1,801|Likes:
Dipublikasikan oleh nadwafaizal

More info:

Published by: nadwafaizal on Nov 02, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/14/2013

pdf

text

original

Ilmu Faal (Fisiologi) Olahraga

Posted on Apr 21, 2008 under Silabus S2 |

Identitas Mata Kuliah Nama matakuliah : Ilmu Faal (Fisiologi) Olahraga Nomor kode : OR 707 Jumlah sks : 2 sks Semester : 1 Program studi : Pendidikan Olahraga Status mata kuliah : Mata kuliah lanjutan dari Program S‑1 FPOK/ FIK Prasyarat : Telah mengikuti mata kuliah Ilmu Faal (Fisiologi) Olahraga S‑1 FPOK/FIK Dosen : Prof. Drs. dr. H.Y.S. Santosa Giriwijoyo, Dokter, Ahli Ilmu Faal dan Ilmu Faal Olahraga. Deskripsi Mata Kuliah Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib tentang Ilmu Faal Olahraga yang membahas mengenai perubahan fisiologi yang bersifat sementara maupun yang bersifat menetap sebagai hasil pelatihan berbagai kegiatan olahraga; Mekanisme fisiologik untuk meningkatkan batas maksimal kemampuan dasar yaitu kapasitas anaerobik dan kapasitas aerobik; fisiologi pembebanan (beban eksternal dan beban internal); dosis/ volume latihan. Di samping itu juga dibahas olahraga dalam berbagai kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan (adaptasi dan aklimatisasi), fisiologi pembelajaran gerak ketrampilan dan latihan ketrampilan, serta tata urutan pelatihan kemampuan dasar (latihan fisik) dan pelatihan kemampuan ketrampilan (latihan teknik) dalam kaitannya dengan efisiensi pemanfaatan waktu. Setelah menyelesaikan perkuliahan ini, rnahasiswa diharapkan mengetahui perubahan fungsi alat‑alat tubuh manusia yang bersifat sementara maupun yang bersifat menetap, balk saat istirahat maupun saat aktif bekerja atau berolahraga. Di samping itu juga diharapkan memahami teori‑teori dan konsep‑konsep Ilmu Faal Olahraga yang diperlukan untuk dapat menerapkannya secara benar dan balk dalam tugasnya sebagai Ilmuwan Olahraga, Olahragawan, guru PENJASKES atau sebagai pelatih olahraga prestasi. Pendekatan pembelajaran ekspositori dilakukan dalam bentuk ceramah dan tanya‑jawab, dengan menggunakan LCD,OHP, dan video. Juga dilaksanakan pendekatan inkuiri melalui penyelesaian tugas penyusunan dan penyajian makalah, reviu buku dan jurnal, diskusi dan pemecahan masalah. Referensi utama: Giriwijoyo, H.Y.S.S. (2005): Buku Ilmu Faal Olahraga; Vander,A.J., Sherman,J.H. and Luciano,D.S. (1994): Human Physiology, Sixth Ed.‑ International Ed., McGraw‑Hill. ISBN 0‑070113761‑0; Maria Zuluaga et al (1994): Sports Physiotherapy, Applied science & practice; Fox,E.L., Bowers,R.W. and Foss,M.L. (1988): The Physiological Basis of Physical Education and Athletics, W.B.Saunders Co. 4″ Ed.; Robergs.R.A. and Roberts,S.O. (1997): Exercise Physiology, Exercise, Performance and Clinical Applications, Mosby; Karpovich,P.V. and Sinning,W.E. (1971): Physiology of Muscular Activity, Seventh Ed., W.B.Saunders Co., Philadelphia‑ London‑Toronto. Tujuan Selesai mengikuti perkuliahan ini rnahasiswa diharapkan mampu mengetahui perubahan fungsi alat‑alat tubuh manusia yang bersifat sementara maupun yang

Analisis penampilan olahraga mutu tinggi. Pengaturan suhu tubuh. Hydro‑massage. Jadi perlu memahami dan menghayati secara mendalam Ilmu Faal Olahraga. Pemeliharaan Homeostasis.bersifat menetap. Fisiologi pembelajaran gerak ketrampilan dan latihan ketrampilan. oleh karena melatih tiada lain ialah meningkatkan kemampuan fungsional raga yang berarti menerapkan Ilmu Faal Olahraga dalam proses pelatihan. latihan otot dan gangguan pada otot. mekanisme fisiologik untuk meningkatkan kemampuan maksimal dasar yaitu kapasitas anaerobik dan kapasitas aerobik. Cara/alasan menata urutan latihan fisik dan latihan teknik dalam kaitannya dengan masalah kelelahan dan efisiensi pemanfaatan waktu. Latihan Pendahuluan (”Pemanasan”). guru PENJASKES atau sebagai pelatih olahraga prestasi. Kekurangan garam dan cairan tubuh. Pendekatan pembelajaran Ekspositori dan inkuiri • • • Metoda : ceramah. olahraga dalam berbagai kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan (adaptasi dan aklimatisasi). Olahragawan. Fisiologi Pembebanan (beban eksternal dan beban internal). penyajian dan diskusi Media : OHP. Ketahanan dan kelelahan. agar tidak terjadi kesalahan penerapan dalam membina olahraga kesehatan maupun olahraga prestasi. LCD/ power point Evaluasi • • • • • • Kehadiran Laporan buku Makalah Penyajian dan diskusi UTS UAS Rincian materi perkuliahan tiap Pertemuan Pertemuan 1 : Pengantar Ilmu Faal Olahraga: . dosis/volume latihan. karena derajat sehat dinamis dan prestasi olahraga akan meningkat secara aman dan efisien setelah melalui masa pelatihan yang FISIOLOGIS. Penerapan Hukum Bio‑fisika sederhana bagi Perbaikan Sistem ventilasi ruangan Olahraga tertutup. Di samping itu juga diharapkan memahami teoriÂteori dan konsep‑konsep Ilmu Faal Olahraga yang diperlukan untuk dapat menerapkannya secara benar dan baik dalam tugasnya sebagai Ilmuwan Olahraga. baik saat istirahat maupun saat aktif bekerja atau berolahraga. Deskripsi isi Membahas Pengertian Ilmu Faal dasar dan Ilmu Faal Olahraga. perubahan fisiologi yang bersifat sementara maupun yang bersifat menetap sebagai hasil pelatihan berbagai kegiatan olahraga. Massage. Pengertian Ergosistema. tanya‑jawab. Olahdaya anaerobik dan aerobilk serta tata hubungannya. Pemulihan dari Kelelahan. diskusi dan pemecahan masalah Tugas : laporan buku & makalah.

• • • Struktur Organisasi Biologik Sistematika Anatomik Sistematika Fisiologik Kesehatan dan Kebugaran Jasmani • • • • • • Sehat dan Kesehatan Pembinaan Kesehatan Bagan Pembinaan Kesehatan Anatomical Fitness Physiological Fitness Tes Kebugaran Jasmani Pertemuan 2 : Olahraga dan Olahraga Kesehatan • • • • • • Olahraga Olahraga Kesehatan Sasaran Olahraga Kesehatan Dosis Olahraga Indikator untuk menilai Intensitas Aktivitas Fisik Hasil Olahraga Kesehatan Aerobik Pendidikan Jasmani dan Olahraga di Sekolah • • • • • • Sekolah sebagai Lembaga Pendidikan Sasaran Pendidikan Jasmani dan olahraga di Sekolah Mengapa perlu Olahraga Keterkaitan Kesehatan. Pendidikan Jasmani dan Olahraga Kondisi Pendidikan Jasmani dan Olahraga saat ini Kesimpulan dan Saran Pertemuan 3 : Ergosistema • Komponen Kebugaran Jasmani Pertemuan 4 : Olahdaya (Metabolisme) • • Olahdaya Anaerobik dan Aerobik Hubungan fungsional ES‑I (anaerobik) dengan ES‑II (aerobik) Perternuan 5 : Analisis Penampilan Olahraga • Penampilan Total Maksimal Pertemuan 6 : Latihan Pendahuluan dan Latihan Penutup pada Olahraga • • • • Latihan Pendahuluan (”Pemanasan”) Tahap pertama Tahap kedua Tahap ketiga .

Golgi Tendon Organ 4. Latihan Ergosistema Sekunder Pertemuan 8 : UTS Pertemuan 9 : Fisiologi Pembebanan 1. Kontraksi otot  Mekanisme peningkatan kemampuan fungsional otot o Perubahan Anatomi. Tujuan Pelatihan  Pelatihan aerobik local  Pelatihan aerobik sistemik  Pelatihan anaerobik local  Pelatihan anaerobik sistemik Intensitas Pelatihan Ketahanan dan Kelelahan Pelatihan Tenaga Dalam (Pelatihan anaerobik hipoksik) Pertemuan 11 : Gangguan pada otot : • • Pegal‑otot sesudah latihan Kejang otot ‑ Kejang otot perut Pertemuan 12 : Tata suhu tubuh . Flower Spray 3. 3. Latihan Ergosistema Primer : o Latihan Kelentukan/ Flexibilitas 1. 4. Hubungan berat beban dengan kemampuan mengangkat ulang Pembentukan daya (Energi) dalam otot Fakta yang berhubungan dengan latihan otot Latihan kekuatan dan daya tahan statis Latihan daya tahan dinamis Pertemuan 10 : Ketahanan dan Kelelahan : • • • • • Batas Kemampuan Maximal Pelatihan Fisik : 1. 5.• • Tahap keempat. 2. Latihan Penutup (”Pendinginan”) Pertemuan 7 : Latihan Kondisi Fisik (Latihan Kemampuan Dasar) 1. Kimiawi dan Fisiologi otot 2. Metoda latihan Peregangan  Dinamis  Statis  Pasif  PNF o Latihan Otot : 1. Kondisi Pelatihan 2. Anulospiral 2.

2008) Konteks Sosial‑Budaya dalam Pendidikan Jasmani dan Olahraga (Apr 21. 2008) Pedagogi Olahraga (Apr 21. 2008) Filsafat dan Teori Olahraga (Apr 21.• • • • Suhu tubuh dan produksi panas Cara pembuangan panas tubuh Pembuangan panas tubuh pada Olahraga Pemeliharaan Homeostasis ‑ Keseimbangan air dan elektrolit pada Olahraga Pertemuan 13 : Kelelahan dan Fisiologi Massage • • • Kelelahan Fisiologi Massage Hydro‑massage air panas dan air dingin : Penyederhanaan prinsip Hydro‑massage Pertemuan 14 : Latihan Ketrampilan teknik dan kelelahan pada Olahraga Prestasi • • • • Ketrampilan Teknik Latihan Ketrampilan Teknik Kelelahan dan Reflex bersyarat Tata‑urutan Latihan Fisik dan Teknik pada Olahraga Ketrampilan Mutu Tinggi. Pertemuan 15 : Resume: Respons Fisiologik terhadap Olahraga Pertemuan 16 : UAS Related Posts • • • • • Teori Tes (Apr 21. 2008) Dimensi Sosiologis dalam Olahraga dan Penjas (Apr 21. 2008) .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->