Anda di halaman 1dari 15

Page |1

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Praktek kerja industry ( PRAKERIN ) adalahs alah satu praktek yan wajib
dilakukan oleh setiap sekolah menengah kejuruan ( SMK ). Praktek Kerja Industri
( PRAKERIN ) dilakukan untuk mengukur mutu pembelajaran yang didapat. Selain
itu Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) dilakukan agar siswa menjadi disiplin,
kreatif, inovatif, teliti dan tanggung jawab dalam bekerja.
Selain itu perkembangan teknologi dijaman sekarang melaju dengan sangat
cepat, oleh karena itu diperlukan suatu dasar kemampuan dan pengetahuan yang
memadai, agar Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) berjalan sesuai dengan
rencana. Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) juga harus dilakukan dengan
sungguh – sungguh agar semua tujuan yang diharapkan dapat tercapai maksimal.
B. Tujuan Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN )
1. Membekali siswa dengan kemampuan yang ebenarnya, dalam dunia
kerja dan masyarakat.
2. Menerapkan keterampilan yang diperlukan dari latihan dari praktek
kerja.
3. Melakukan disiplin dan tanggung jawab dalam melaksankan tugas.
4. Meluaskan siswa terhadap jurus – jurus kerja yang ada dibidang yang
bersangkutan atau tempat Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ).
5. Mendorong siswa untuk berwira usaha dan mandiri.
6. Menambah pengetahuan siswa didalam dunia kerja.
7. Agar siswa lebih kreatif dan inovatif.
8. Mendorong sisiwa untuk lebih berkompeten didalam tugas kantor.
9. Melatih ketelitian siswa didalam melaksanakan tugas kantor.
10. Melatih tanggung jawab siswa didalam melaksanakan tugas kantor.
Page |2

C. Waktu dan Tempat Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN )


a. Waktu
Kurang lebih tiga bulan penulis melaksanakan Praktek Kerja Industri
( PRAKERIN ). Pelaksanaan praktek kerja Industri ( PRAKERIN ) ilaksanakan
pada tanggal 19 April 2010 s/d 30 Juni 2010.
b. Tempat
Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) dilaksanakan di Dinas Pekerjaan
UmumKabupaten Serang yang beralamat di Jl. Sama’un Bakrie Kab. Serang
Page |3

BAB II
DATA MANAJEMEN
A. Sejarah Kantor
Mula – mula dinas pekerjaan umum kabupaten Serang berdiri atas dasar
peraturan daerah tingkat 1 Jawa Barat No. 33 / PD/DPRD-GR/1961 tentang
penyerahan sebagai urusan pekerjaan umum kepada kabupaten / kotamadya, yang
pada waktu itu bernama Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Daerah Tingkat II
Serang dengan alamat Jl. Samaun Desa Domba Kelurahan Lopang.

Penerbitan peraturan daerah tingkat I jawa barat No.33 / PD/DPRD-GR/1961


tentang penyerahan sebagian urusan Pekerjaan Umum kepada Kabupaten
Kotamadyadengan urusan pemerintahan yang telah diserahkan kepada daerah,
dalam rangka penerapan azas desentralisasi adalah wewenang dan tanggung jawab
pemerintah daerah sepenuhnya.

Dalam hal ini prakarsa sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah daerah


baik yang menyangkut penentuan kebijaksanaan, pelaksanaan, maupun yang
menyangkut segi –segi pembiayaan. Demikian pula perangkat pelaksanaannya
perangkat daerah itu sendiri, yaitu terutama dinas – dinas daerah yang dilengkapi
dengan susunan organisasi dan tata kerja dan dituangkan dalam peraturan daerah
( PERDA ).

Sejalan dengan azas yang dianut denga undang – undang No. 5 tahun 1974
tentang pokok – pokok pemerintahan didaerah adalah sebagai berikut :

1. Azas Desentralisasi.
2. Azas Dekosentrasi
3. Azas Tugas Pembantu
Azas Desentralisasi yang memberikan wewenang kepaa daerah tentang hak
otonomi bagi kepengurusan daerahnya, sehingga dapat membentuk dinas – dinas
daerah satu sama lain sesuai dengan pasal 49 Undang – undang No. 5 Tahun 1974
tentang pokok – pokok pemerintahan daerah, bahwa pembentukan dinas daerah dan
Page |4

susunan organisasi, tata kerja harus diterapkan dengan peraturan daerah sesuai
dengan pedoman yang ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri.

Bahwa surat keputusan ( SK) Meneteri Dalam Negeri No. 363 tahun 1977
tanggal 04 Nopember 1977 tentang PEDOMAN PEMBENTUKAN SUSUNAN
ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH adalah petunjuk yang
digunakan dalam penyusunan peraturan daerah ini. Dengan peraturan daerah ini
semua dinas telah didudukan pada kedudukan hokum sehingga tinda perbuatannya
diletakan diatas landasan hokum yang sesuai.

Berpijak pada landasan peraturan daerah ini, hilang keragu – raguan yang timbul
pada dinas tentang sejauh manakah yang melekat pada tubuhnya, apakah bentuk
organisasi yang dianut dan bagaimanakah mekanismenya dalam batang tubuh itu
sendiri karena didalamnya terdapat pengaturan tentang kedudukan tugas pokok dan
fungsi dinas ini, tidak permanen namum dapat diubah sepanjang kebutuhan tidak
mengubah peraturan daerah ini dan dapat hanya dengan melalui surat keputusan
Bupati Kepala Daerah.

Dinas pekerjaan umum kabipaten daetah tingakt II Serang membawahi beberapa


seksi, UPTD ( Unit Pelaksanaan Teknis Dinas ) dan cabang Dinas. Diantaranya
seksi – seksi tersebut antara lain :

• Seksi Perencanaan

• Seksi Tekhnik Umum

• Seksi Perijinan

• Seksi Tata Kota

• Seksi Logistik
UPTD ( Unit Pelaksanaan Tekhnik Dinas ) diantaranya :

• UPTD Work Shop dan Laboratorium

• UPTD Kebersihan

• UPTD Pemadam Kebakaran


Sedangkan Cabang dinas PU Kabupaten adalah sebagai berikut :
Page |5

• Cadis. Serang

• Cadis. Pamarayan

• Cadis. Cilegon

• Cadis. Kramat Watu

• Cadis. Ciruas

• Cadis. Anyer

• Cadis. Ciomas
Pada tahun 1977 kebersihan dan seksi perijinan memisahkan diri dari PU Kabupaten
untuk mengembangkan diri menjadi dinas. Sehingga DPUK berkurang keberadaan
seksinya. Pada tahun 1997 tepat pada akhir tahun, UPTD Pemadam Kebakaran
memisahkan diri dari PU Kabupaten untuk menjadi salah satu dinas yanitu dinas
pemadam kebakaran.

Pada tanggal 25 Februari 1998 Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten dimekarkan


keberadaannya menjadi bebrapa dinas antara lain :

• Dinas PU Bina Marga

• Dinas PU Pengairan

• Dinas Perumahan dan Penyehatan Ligkungan.

• Dinas Tata Ruang


Sementara cadis – cadis dibubarkan keberadaanya, berdasarkan otonomi daerah
yang ditetapkan Pemerintah Pusat.

Dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah, maka cabang dinas PU Bina Marga
Provinsi Jawa Barat, Cabang dias PU Pengairan Jawa Barat, Cabang Dinas PU
Cipta Karya Provinsi Jawa Barat membubarkan diri untuk bergabung dengan dinas
– dinas yang dibentuk oleh pemerintha Kabupaten Serang.

Untuk menciptakan Efisiensi kerja, maka Pemerintah Kabupaten Serang dengan


dikeluarkannya peraturan daerah Kabupaten Serang No. 3 tahun 2001 tentang
pembentukan organisasi DInas Daerah Kabupaten Serang. Maka dinas – dinas yang
Page |6

ada di gabung – gabungkan sesuai dengan kebutuhan , dinas – dinas yang


digabungkan antara lain tersebut ialah :

Dinas PU Bina Marga, Dinas PU Pengairan, Dinas PUDinas kebersihan dan


keindahan Kota digabung menjadi satu dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Serang di
Jl. Sama’un Bakri Tlp. ( 0254 ) 200363.

Adapun dinas pekerjaan umum Kabupaten Serang membawahi bebrapa sub – sub
dinas antara lain :

• Sub Dinas Pengairan

• Sub Dinas Bina Marga

• Sub Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota.


Kemudian pada awal 2006 terjadi penggabungan Dinas Tata Ruang dan
Bangunan dengan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Serang menjadi satu,
sehingga dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Serang memiliki 4 bidang yaitu :

• Bidang Bina Marga

• Bidang Karya Cipta

• Bidang Kebersihan

• Bidang Sumber Daya Air dan Irigasi.


Pada tahun 2009 awal bulan Januari keluarlah peraturanpemerintah / PP 41
tahun 2008 tentang struktur Organisasi dan tata kerja yang baru yaitu dinas
Pekerjaan Umum dipecahkan menjadi 2 Dinas yaitu :

1. Dinas Pekerjaan Umum


2. Dinas Tata Ruang dan Bangunan
Dinas pekerjaan Umum membawahi 4 bidang diantaranya :
1. Bidang Bina Marga
2. Bidang Sumberdaya Air
3. Bidang Irigasi
4. Bidang Bina Program
Page |7

Demikianlah sejarah singkat Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Serang ini untuk
diketahui keberadaannya oleh para pembaca.

1. Struktur Organisasi (lampiran).


2. Tugas dan Tanggung Jawab.
Adapun tugas dan tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum ( DPU ) adalah :
1. Kepala Dinas adalah kepala Dinas Pekerjaan Umum ( DPU ).
2. Kelompok jabatan Fungsional adalah kelompok Pegawai Negeri Sipil ( PNS )
yang diberi tugas wewenang dan hak secara penuh, untuk melaksanakan
pekerjaan yang sesuai dengan profesinya, dalam rangka mendukung kelancaran
tugas pemerintah.

B. Bidang Usaha Dinas Pekerjaan Umum

• Bidang Bina Marga


1. Program Pembangunan Jalan dan Jembatan
- Perencanaan pembangunan jalan
- Survey kontur dan jalan jembatan.
- Pembangunan jalan
- Perencanaan pembangunan jembatan.
- Pembangunan jembatan
2. Program Rehabilitasi / pemeliharaan jalan dan jembatan
- Perencanaan rehabilitasi / pemeliharaan jalan
- Perencanaan rehabilitasi / pemeliharaan jembatan
- Rehabilitasi / pemeliharaan jalan
- Rehabilitasi / pemeliharaan jembatan.
3. Program peningkatan Sarana dan Prasarana Kebinamargaan
- Rehabilitasi / Pemeliharaan laboratorium kebinamargaan.
- Rehabilitasi / Pemeliharaan alat – alat berat
- Rehabilitasi / Pemeliharaan peralatan dan perlengkapan bengkel alat –
alat berat.
Page |8

• Bidang Irigasi
Program pengembangan dan pengolahan jaringan irigasi, rawa dan jaringan
pengairan lainnya :

- Perencanaan pembangunan jaringan irigasi.


- Rehabilitasi / pemeliharaan jaringan irigasi.
- Rehabilitasi / pemeliharaan pintu air.
- Optimalisasi fungsi jaringan irigasi yang telah dibangun.
- Pemberdayaan petani pemakai air.

• Bidang Pengolahan Sumber Daya Alam


Program pengembangan dan pengolahan, konservasi sungai sungai, danau dan
sumberdaya air lainnya :

- Pemeliharaan dan rehabilitasi embung dan bendungan penampungan air


lainnya.

- Peningkatan partisipasi masyarakat dalam mengelola sungai, danau dan


sumberdaya air lainnya.
Page |9

BAB III

PROSES PRODUKSI JASA

A. Proses Pengerjaan

Selama kurang lebih tiga bulan terhitung mulai dari tanggal 19 April s.d 30 Juni
2010, penulis melaksanakan Praktek Kerja di Dinas Pekerjaan Umum ( DPU )
Kabupaten Pandeglang dibantu oleh petugas.

1. Kasubag Keuangan

Sebelum awal tanggal para pegawai Dinas Pekerjaan Umu, kasubag


keuangan mempersiapkan atau membuat SPJ. SPJ adalah surat perintah jalan
yang dibuat untuk pencairan dana kebutuhan para karyawan Dinas Pekerjaan
Umum atau Gaji. Setelah pembuatan SPJ seleksi maka SPJ akan diberikan
kebendahara pengeluaran, kemudian oleh bendahara pengeluaran tersebut akan
dicairkan.

Selian itu setiap para pegawai mempunyai kartu belanja perorangan.


Kartu ini biasanya digunakan untuk pengisian gaji para karyawan , baik itu gaji
pokok, gaji bersih, gajikotor, tunjangan dan lain – lain.

Kartu belanja juga harus terpisah dan tidak boleh tercampur antara
Golongan I, Golongan II, Golongan III dan Golongan IV. Hal ini dilakukan
untuk memudahkan dan disebut juga denga pengelompokan. Dikartu belanja
perorangan terdapat tabel mutasi. Tabel ini digunakan apabila ada pegawai naik
pangkat Golongan maka ditulis ke tabel tersebut.

2. Sekretaris

a. Proses Penerimaan Surat Masuk

Apabila ada surat masuk yang bertujuan untul Kepala Dinas tidak secara
pribadi, maka terlebih dahulu surat akan ditanda tangani oleh sekretaris.
Surat yang masuk akan ditulis kedalam buku surat masuk secara ringkas
sperti nomor urut, tanggal data surat, nomor dan tanggal pengolahan surat
P a g e | 10

dari asal surat, perihal, dan terusan surat. Tetapi untuk terusan surat atau
surat diteruskan kepada bidang sekretaris yang ada di kartu disposisi maka
harus menungguintruksi dari kepala dinas dan surat akan diteruskan kepada
bidang apa dan tugasnya apa, maka pada terusan surat yang ada dibuku surat
masuk ditulis, tapi sebelumnya surat harus didispoisiskan terlebih dahulu.
Cara pendisposisian surat yaitu dengan ditulis tanggal dating surat atau
tanggal diolahnya surat yang akan diberikan kepada kepala Dinas, asal surat,
perihal, nomor surat, dan tangal surat dari asal surat. Terusan surat yang ada
pada kartu disposisi terdapat tujuan untuk sekretaris. Apabila ditujukan
untuk sekretaris maka isi diringkas surat tersebut harus ditulis kembali
dikartu disposisi dari meja sekretaris seperti yang ditulis disposisi atau buku
surat masuk, setelah itu surat akan diberikan kepada kepala sekretaris ,
kemudian kepala sekretaris akan memberikan instruksi atau tugas yang harus
dikerjakan oleh kasubag yang bersangkutan yang ditujukan oleh kepala
sekretaris. Tapi apabila surat langsung ditujukan untuk kepala bidang atau
dinas lain makan surat langsung diberikan.

b. Proses Penerimaan Surat Keluar

Apabila kasubag atau kabid membuat surat maka proses penomoran


dilakukan oleh sekretaris bagian penerimaan surat. Maka keluar surat akan
ditulis kebuku keluar karena pada dasarnya penom,oran surat dilihat dari
nomor yang ada pada buku surat keluar yang ditulis pada buku surat keluar
adalah nomor urut surat, tanggal, nomor dan tanggal pembutan surat perihal,
dan surat yang ditujukan kepada. Setelah itu pengolah surat akan
memberikan copy surat untuk arsip.

c. Proses Pembuatan Arsip

Semua copy surat masuk dan surat keluar akan dibuat arsip untuk data. Cara
membuat arsip yaitu dengan meringkas isi surat seperti indeks, kode, tanggal
surat, asal surat, perihal, isi ringkas surat, lampiran dan paraf penerima surat.
Setelah itu surat akan disimpan kelemari arsip.
P a g e | 11

BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dalam rangka kegiatan melaksanakan Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN) di
Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Serang. Penulis dapat memahami bagaimana
cara bekerja yang baik dan dapat merasakan dan melihat bagaimana karyawan
bekerja. Selain itu apabila anak didik PRAKERIN ingin benar – benar mendapatkan
pengalaman yang baik maka hendaknya anak didik harus bersungguh – sunguh
dalam melaksanakan PRAKERIN.

B. Saran
1. Bagi Sekolah
Hendaknya pihak sekolah harus lebih giat lagi untuk menjalin hubungan
dengan instansi atau perusahaan seperti menjalin hubungan kerjasama antara
pihak sekolah dengan pihak perusahaan.

2. Bagi Instansi atau Tempat PRAKERIN


Pihak Instansi harap memaklumi apabila anak didik yang PRAKERIN
melakukan kesalahan karena masih dalam tahap belajar.

Akhirnya penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang


telah membantu dan menyelesaikan Laporan Praktek ini sehingga laporan ini
dapat terselesaikan sebagaimana mestinya. Oleh karena itu penulis
membutuhkan kritik dan saran dari semua pihak pembaca, terutama kritik dan
saran yang membangun motivasi penulis agar penulis suatu saat nanti mampu
menyelesaikan tugas – tugas lain supaya menjadi lebih baik.
P a g e | 12

LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI
DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN SERANG
NISA AWALIYAH

Telah diujikan pada tanggal ………………

Penguji,
SMK Muhammadiyah 1
Pandeglang

Lukman Nulhakim, SE
P a g e | 13

LEMBAR PERSETUJUAN PSG / PKL


SMK MUHAMMADIYAH 1 PANDEGLANG
Laporan Praktek Kerja Industri ini telah disetujui pada tanggal ………
Oleh :

Koordinator PSG / PKL Pembimbing

Lukman Nulhakim, SE Agus Octoviana, S.Sos

Mengetahui

Kepala Sekolah

SMK Muhammadiyah 1

Drs. H. Adung Abdul Sa’I, M.Pd


P a g e | 14

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah Swt. Karena berkat Rahmat dan
pertolongannya laporan praktek kerja Industri dapat terselesaikan.

Penulis menyadari bahwa laporan Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN) masih


terdapat banyak kesalahan mulai dari bahasa yang digunakan dan tata cara penulisan ,
oleh karena itu mohon dimaklum karena penulis masih dalam tahap pembelajaran dalam
pelaksanaan Praktek Kerja Industri ini ( PRAKERIN ) penulis mendapat bimbingan dari
pihak sekolah maupun dari pihak dinas yang bersangkuutan , oleh karena itu , atas
terselenggaranya Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) dan bimbingannya saya
ucapkan terima kasih kepada yang terhormat :

1. Bapak Drs. H. Adung Abdul Sa’i, M.Pd


2. Bapak Lukman Nulhakim sebagai Koordinator ( PRAKERIN )
3. Bapak Agus Octoviana, S.Sos, sebagai pembimbing
4. Ibu Nina Nuraeni sebagai Wali Kelas
5. Bapak Irawan Noor, MM. sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum ( DPU ).
6. Ibu Risna Novida sebagai pembimbing I.
7. Ibu Lia Lestari sebagai pembimbing II
8. Kedua orangtua saya yang telah memberikan motivasi, baik daris egi materi
maupun dari segi lain.
9. Kepada seluruh guru beserta staf – staf yang tidak dapat penulis sebutkan satu
persatunya.
Demikian laporan Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) semoga bermanfaat
bagi siswa / siswi lainnya.

KRITIK DAN SARAN


Untuk membangun dalam penyusunan laporan ini sangat diperlukan.
P a g e | 15

Daftar Isi
Lembar Halaman
Lembar Persetujuan
Lembar Pengesahan
Kata Pengantar
Daftar Isi
Bab I Pendahuluan
A. Latar Belakang
B. Tujuan Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN )
C. Lokasi dan Waktu Pelaksanaan ( PRAKERIN )
Bab II Data Manajemen
A. Sejarah Perusahaan
1. Struktur Organisasi
2. Tugas dan Tanggung Jawab
B. Bidang Usaha / Bagian – bagian Manajemen
Bab III Proses Produksi Jasa
A. Proses Pengerjaan
1. Kasubag Keuangan
2. Sekretaris Penerimaan Surat
a. Proses Penerimaan Surat Masuk
b. Proses Penerimaan Surat Keluar
c. Proses Pembuatan Arsip
Bab IV Penutup
A. Kesimpulan
B. Saran
1. Bagi Sekolah
2. Bagi Instansi / Tempat PRAKERIN
LAMPIRAN KEGIATAN PRAKERIN