Anda di halaman 1dari 28

TEKNIK PENULISAN KTI

DENGAN FASILITAS MS-WORD

Oleh :
Iman Jaladri, S.SiT, M.Kes
Didik Hariyadi, S.Gz, M.Si

POLITEKNIK KESEHATAN
KEMENTERIAN KESEHATAN PONTIANAK
JURUSAN GIZI 2010
Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 0
PENDAHULUAN

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia aturan adalah hasil perbuatan


mengatur; (segala sesuatu) yang sudah diatur, atau cara (ketentuan, patokan,
petunjuk, perintah) yang telah ditetapkan supaya diturut atau tindakan atau
perbuatan yang harus dijalankan atau adat sopan santun; ketertiban. Dari
ketiga definisi tersebut, aturan mempunyai tiga domain, yaitu ada petunjuk,
perbuatan dan hasil. Dengan demikian, aturan didasarkan atas petunjuk yang
harus dilakukan untuk sebuah hasil yang disepakati. Jika ada petunjuk untuk
mengurangi kecepatan maka perbuatanya adalah mengerem atau mengurangi
gas yang akan menghasilkan kecepatan yang sesuai.

Dalam penulisan KTI (Karya Tulis Ilmiah), setiap perguruan tinggi


mempunyai pedoman atau petunjuk penulisan yang harus dilaksanakan oleh
mahasiswa dan dosen pembimbingnya. Menjadi masalah jika mahasiswa dan
dosen tidak membaca aturan yang sudah dibuat. Menjadi masalah juga jika
aturan yang dibuat suadah ketinggalan jaman, sehingga menyulitkan dalam
pelaksanaan. Perlu diketahui bahwa setiap dosen berasal bukan dari universitas
yang berbeda. Dengan demikian aturan penulisan karya ilmiah yang pernah
digunakan juga berbeda. Maka tidak heran jika mahasiswa sering dipusingkan
dosen pembimbing yang menggunakan aturan saat penulisan karya ilmiah.

Dalam berbagai jaman, aturan selalu menyesuaikan dengan kondisi.


Ketika di Jakarta sudah tidak ada becak maka tidak pernah ada aturan “becak
dilarang masuk”. Demikian juga dengan penulisan karya tulis ilmiah. Jaman
dulu, ketika menggunakan mesin ketik, maka aturan berdasar mesin ketik.
Maka, sebaiknya, saat ini ketika penulisan dengan menggunakan komputer,
aturan penulisan juga perlu dilakukan perubahan. Namun sampai saat ini, oleh
karena kemampuan menggunakan komputer masih belum optimal, atau dengan
kata lain komputer hanya dipakai sebatas mengetik, maka aturan (tool) atau
fasilitas pengaturan pada program pengolah kata belum digunakan sebagaimana
mestinya.

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 1


Program pengolah kata yang umum digunakan dalam penulisan karya
ilmiah adalah Microsott Office Word (MS-Word). Sejatinya, program ini sudah
dilengkapi dengan aturan penulisan yang bisa digunakan sepenuhnya dalam
penulisan karya tulis ilmiah. Untuk selanjutnya, jika program ini sudah bisa
digunakan sebagai dasar aturan penulisan, maka bahasa dalam aturan adalah
sudah menggunakan bahasa yang ada dalam program. Bukan hanya model
huruf, spasi, aturan layout. Tetapi berhubungan dengan tata kelola untuk
penulisan judul tabel, gambar, kutipan, kepustakaan dan daftar isi. Semua bisa
dilakukan secara otomatis jika aturan (tool) yang digunakan sudah optimal.
Dengan cara ini, aturan akan menjadi sederhana, mudah dikerjakan dan
otomatis akan seragam. Pada akhirnya dalam ujian KTI tidak ada lagi debat
soal tata penulisan.

Kemudahan juga akan dirasakan oleh pembimbing KTI dengan


memanfatkan fasilitas yang ada dalam MS-Word. Seorang pembimbing tidak
perlu lagi banyak mengeluarkan tinta bolpointnya untuk mengoreksi dan
memberikan masukan untuk kesempurnaan KTI mahasiswa bimbingannya,
Beberapa komentar dan perbaikan juga dapat dilakukan secara otomatis.

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 2


STYLE

Style pengaturan umum untuk mendefinisikan setiap karakter dalam satu


paragraf. Jika menggunakan MS Office 2007, maka ia berada dalam menu
Home. Prinsip kerjanya adalan mendefinisikan setiap paragraf dalam bentuk
yang sesuai dengan format yang diinginkan. Yang disebut paragraf adalah
sekumpulan karakter yang dipisahkan dengan perintah Enter. Walau hanya satu
baris atau satu kata, namun jika sudah terpisah dengan perintah Enter, maka ia
disebut satu paragraf.

Seperti kita ketahui, bahwa dalam penulisan karya ilmiah terdiri atas bagian
besar berupa judul, subjudul, anak sub judul, anak anak subjudul dan
sebagainya. Didalamnya memuat isi. Isi bisa berupa paragraf biasa, uraian,
judul tabel, judul gambar, kutipan langsung dan lain-lain.

Manfaat penggunaan style dalam penulisan adalah memudahkan format,


penulisan daftar isi, daftar gambar, daftar tabel secara otomatis sehingga
mengurangi kesalahan dalam keseragaman format. Format dalam stye bisa
disesuaikan dengan keinginan mendapatkan hasil sebagaimana yang
diharapkan. Sebagai contoh, jika judul dibuat style dengan format huruf Time
New Roman, ukuran 12, berada di tengah, bergaris bawah atau tebal, maka
dengan sekali klik, seluruh judul akan berubah. Demikian pula dengan judul
tabel, judul gambar, atau penulisan penomoran penomoran.

Berikut ini adalah aturan penulisan format dalam Karya Tulis Ilmiah di
Jurusan Gizi Poltekes Pontianak:

Contoh cara melakukan format dengan fasilitas Style. Misalnya untuk


“Judul”, digunakan Heading 1. Formatnya adalah huruf kapital, tebal,
satu spasi, arial 11, posisi di tengah. Untuk mewujudkan hal tersebut
dalam penggunaan Style di MS Office 2007, maka harus dilakukan
sebagai berikut.
Klik menu Home, kemudian klik panah kecil disudut kanan bawah
toolbar Style

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 3


Maka akan muncul:

Klik tanda panah yang ada di samping Heading 1. Maka akan


muncul pilihan menu. Pilih Modify … Lihat gambar berikut

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 4


Setelah di klik Modify akan muncul:

Nama

Aturan Font
Aturan
Paragraf

Preview

Format Detail

Gambar di atas merupakan jendela pengaturan untuk Heading 1. Nama Heading


1 adalah pengaturan secara otomatis yang telah diformat untuk menjadi Judul.
Untuk selanjutnya ada Heading 2, yang diformat otomatis menjadi sub judul.
Heading 3 untuk sub anak judul dan seterusnya yang akan berhubungan dengan
kerangka penulisan dan menjadi bahan untuk pembuatan daftar isi. Untuk
memudahkan pengaturan, Heading 1, 2,3 dan seterusnya bisa diubah menjadi
judul, sub judul, sub anak judul, anak sub anak judul dan seterusnya. Setelah
diatur tekan OK

Untuk selanjutnya, semua karakter yang ada dalam isi naskah digunakan
format style dengan nama dan format yang berbeda. Tujuanya adalah
memudahkan dalam pembuatan daftar isi, daftar gambar, daftar tabel dan

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 5


daftar pustaka. Aturan penulisan daftar pustaka berbeda dengan style dan
akan dibahas secara khusus.

Berikut bagian naskah yang biasa digunakan dalam sebuah naskah karya
tulis yang memerlukan format khusus sehingga memudahkan dalam
penulisan sebuah naskah karya tulis :

1. Judul (Bab)
2. Sub Judul (Sub Bab)
3. Sub Anak Judul (Uraian Sub Bab)
4. Anak Sub anak judul (Uraian dari uraian sub bab) dan seterusnya sesuai
dengan kerangka penulisan. Namun ada baiknya tidak terlalu banyak
karena akan menyulitkan. Jika memang naskahnya memerlukan
penjabaran lebih lanjut, sebaiknya dibuat judul baru.
5. Judul tabel
6. Judul gambar
7. Kutipan langsung
8. Isi naskah/penjelaskan berupa paragraf panjang.

Isi tabel bisa juga digunakan format khusus, namun seringkali tabelnya
kurang menarik, kecuali jika mau sedikit sedikit repot untuk
memformat kepala baris, kepala kolom dan iai tabel.
Aturan format untuk masing-masing bagian naskah tidak harus
berbeda, tetapi masing-masing harus diberi nama sehingga
memudahkan dalam penyortiran atau penggunaan untuk keperluan
pengaturan naskah secara keseluruhan.

Sesuai dengan buku Pedoman Penulisan Karya Tulis lmiah di Jurusan


Gizi Politeknik Kesehatan Pontianak, maka bisa uraikan format dalam
setiap bagian karya tulis sebagai berkiut:
1. Judul (Bab). Penulisan Bab menggunakan huruf kapital dengan format
tebal, Arial 12, posisi di tengah (center), satu spasi dengan
menggunakan spasi after 24, before 0.
Contoh: BAB I PENDAHULUAN

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 6


2. Sub Judul (Sub Bab) Penulisan Sub Bab menggunakan huruf kecil
dengan format tebal, bergaris bawah, Arial 12, posisi di tengah (center),
satu spasi dengan menggunakan spasi after 18. Penomoran
menggunakan huruf latin capital.
Contoh: A. Latar Belakang
3. Sub Anak Judul (Uraian Sub Bab). Penulisan Uraian Sub Bab
menggunakan huruf kecil dengan format reguler, bergaris bawah, Arial
12, posisi di kiri (left), dua spasi dengan menggunakan spasi after 0.
Penomoran menggunakan huruf arab.
Contoh: 1. Tujuan Umum
4. Anak Sub anak judul (Uraian dari uraian sub bab). Uraian dari uraian
sub bab seringkali merupakan uraian penjelasan yang berbentuk
paragraf. Formatnya sama dengan isi naskah. Jika diawali dengan
kalimat sebagai judul, maka kalimat tersebut digaris bawah. Jika bukan
merupakan paragraf panjang (tidak ada penjelasan) maka tidak
memerlukan garis bawah dan menggunakan penomoran huruf latin
kecil format reguler.
Contoh:
a. Zat gizi sebagai sumber energi. Fungsi utama dari zat gizi
adalah sumber energi untuk keperluan aktfitas fisik maupun metabolik.
Sumber energi bisa didapatkan dari karbohidrat, lemak dan protein.
Dan seterusnya …….

5. Judul Tabel. Judul tabel menggunakan huruf kecil dengan format


reguler, Arial 11, posisi di tengah (center), satu spasi dengan
menggunakan spasi after 12. Judul tabel terletak di atas tabel tanpa ada
pemisah dengan menggunakan Enter. Jika menginginkan tampilan
menarik maka bisa digunakan fasilitas left dan rigth indent, setelah
sebelumnya krusor diaktifkan di judul tabel.
Contoh:

Tabel 1 Distribusi Frekwensi Satus Gizi Balita dan Pengetahuan Gizi Ibu di
Desa Mayapada tahun 2004

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 7


6. Judul Gambar. Judul gambar menggunakan huruf kecil dengan format
reguler, Arial 11, posisi di tengah (center), satu spasi dengan
menggunakan spasi before 12. Judul gambar terletak di bawah gambar
tanpa ada pemisah dengan menggunakan Enter. Jika menginginkan
tampilan menarik maka bisa digunakan fasilitas left dan rigth indent,
setelah sebelumnya krusor diaktifkan di judul gambar.

Contoh:

Gambar 1 Status Gizi Balita berdasar TB/U Kota Hantu Tahun 2010

7. Kutipan Langsung. Kutipan langsung bisa berasal dari buku/pustaka


atau dari pernyataan responden pada penelitian kualitatif. Format
kutipan langsung adalah satu spasi dengan menggunakan tab 12, tanpa
fasilitas first line. Huruf sama dengan isi naskah.
8. Isi naskah/penjelaskan berupa paragraf panjang. Isi naskah adalah rata
kanan dan kiri dengan marjin 0 pada kanan dan kiri. Spasi rangkap (2
spasi) dan tidak menggunakan after atau before. Formatnya adalah
huruf Arial 11. Kalimat pertama pada paragraf isi menggunakan first
line 1,27 cm (merupakan angka default).

Penggunaan Format

Pada menu Modify Style, terdapat pengaturan format untuk Font, Paragraph,
Tabs, Border, Language, Frame, Numbering dan Short key. Lebih jelasnya pada
gambar berikut:

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 8


Keterangan:

1. Menggunakan Font …

Jendela Font akan mengatur jenis huruf (Font), model huruf (Font style),
ukurn huruf (Size) dan Effects.
2. Menggunakan Paragraph …

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 9


Jendela Paragraph mengatur tampilan paragraf yang terdiri dari:
Aligment yaitu menginginkan naskah sebagai rata kanan, kiri, atau berada
di tengah)
Indentition, akan menampilan naskah pada jarak yang diinginkan dari
margin kanan atau kiri. Special, akan menapilkan naskah sebagai First line
dan Hanging.
First line adalah tampilan yang menghendaki agar paragraf yang dibuat
agar baris bertama menjorok ke dalam. Sementara Hanging sebaliknya,
yaitu baris ke dua dan seterusnya akan menjorok ke dalam.
Spacing, adalah perintah untuk mengatur spasi yang kita inginkan. Ada dua
pengaturan yaitu Before-After dan Line Spacing. Before digunakan untuk
memberikan jarak khusus dari paragraf yang aktif dengan paragraf
diatasnya. Sementara After digunakan untuk memberikan jarak khusus
dengan paragraf di bawahnya. Sementara Line Spacing akan mangatur jarak
spasi dalam paragraf yang aktif.
Tampilan Preview, akan memberikan gambaran terhadap paragraf yang
telah diatur

3. Menggunakan Tabs …
Penggunaan Tabs adalah untuk membuat paragraf khusus yang menjorok ke
dalam dengan jarak tertentu. Jika dituliskan angka 12, maka paragraf akan
menjorok ke dalam sejauh 12 cm.

4. Menggunakan Numbering
Penomoran secara otomatis akan dilakukan jika diaktifkan format
numbering. Penomoran disesuaikan dengan nomor heading. Untuk Heading
1 (judul) tidak menggunakan numbering. Untuk Heading 2, digunakan
penomoran huruf latin kapital. Dan seterusnya bisa dilihat dalam pedoman
penulisan KTI.
Masalah yang sering terjadi dalam menggunakan format numbering adalah
angka (nomor) tidak mulai dari angka pertama. Hal ini disebabkan karena
dibaca oleh MS Office sebagai kelanjutan dari penomoran sebelumnya.
Untuk mensiasati ini digunakan fasilitas Start Numbering Value … Caranya
Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 10
adalah letakan krusor pada sebelah nomor yang akan diubah, kemudian klik
tanda panah kebawah pada toolbar Numbering. Akan muncul tampilan
sebagai berikut :

Klik Set Numbering Value …, akan muncul tampilan pengesetan nomor awal
atau nomor yang dikehendaki:

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 11


Ganti angka 4 menjadi angka 1, maka nomor akan dimulai pada angka 1.
Demikian juga untuk penggantian jika penomoran menggunakan huruf atau
angka romawi.

Membuat daftar isi secara otomatis

Pembuatan daftar isi dan daftar tabel maupun daftar gambar hanya bisa
dilakukan setelah Heading 1, 2, 3 dan seterusnya sudah digunakan format Style.
Gambaran daftar isi akan terlihat jika diaktifkan Document Map pada menu
View.

Berikut cara membuat daftar isi secara otomatis:

Letakan krusor pada halaman terakhir. Jika ada pada halaman


pertama, maka daftar isi yang sudah dibuat akan menjadi halaman
satu, sementara BAB I PENDAHULUAN akan terbaca berada di
halaman 2 dan seterusnya.

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 12


Pilih menu Reference, klik Table of Contents, maka akan muncul

Klik yang diberi tanda merah (Contents)


Maka akan muncul daftar isi yang dimaksud, seperti pada gambar
berikut:

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 13


Gambar di atas merupakan tampilan dari daftar isi yang dimaksud.
Jika ada penambahan judul, atau sub judul atau penambahan
hamanan, maka diperlukan Update untuk menyesuaikan. Caranya
adalah geres krusor dan klik dalam area daftar isi yang sudah

dibuat, maka akan muncul . Klik Update


Table … sehingga akan muncul gambar dibawah ini:

Jika dipilih Update page number only, maka akan terjadi


penyesuaian terhadap halaman yang telah ditambahkan
Jika dipilih Update entri table, maka akan terjadi penyesuaiain
terhadap penambahan dari isi daftar.

Membuat Daftar Tabel atau Daftar Gambar

Sebelum dibuat daftar tabel atau daftar gambar, terlebih dahulu setiap
judul tabel dan judul gambar dibuat format dengan Styles.

Klik menu Home, kemudian klik panah kecil disudut kanan bawah
toolbar Style

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 14


Maka akan muncul:

Klik ikon untuk memunculkan New Style maka akan muncul


menu sebagai berikut:

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 15


Tulis Judul Tabel untuk Name, jika akan membuat format Judul
Tabel atau Judul Gambar jika akan melakukan format untuk Judul
Gambar
Ubah format untuk judul tabel dan judul gambar untuk model huruf
(Arial 11) Spasi 1 dan posisi marjin di tengah.

Klik OK. Maka akan muncul Judul Tabel atau Judul Gambar di
daftar Styles, sebagai berikut:

Untuk membuat format Judul Gambar menjadi format yang sesusai


dengan yang diinginkan, letakan krusor pada judul gambar,
kemudian klik Judul Gambar pada Styles. Hal yang sama harus
dilakukan untuk Judul Tabel. Hal pertama yang harus dilakukan
adalah meletakkan krusor pada halaman terakhir. Ini untuk
mengantisipasi penambahan halaman akibat adanya halaman baru,
yaitu daftar tabel atau daftar gambar
Untuk membuat Daftar Tabel, klik Insert Table of Figure, akan
muncul :

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 16


Klik Options …, akan muncul:

Pilih pada Style Judul Gambar atau Judul Tabel, kemudian klik
OK, maka akan muncul Daftar Gambar atau Daftar Tabel yang
dimaksud.
Untuk melakukan Update, prosesnya sama dengan jika membuat
daftar isi.

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 17


PAGE LAYOUT

Page Layout digunakan untuk mengatur tataletak halaman. Dalam hal


ini termasuk ukuran kertas. Ketika sudah ditentukan unkuran kertas yang sudah
sesuai dengan ukuran yang ada di MS Office, maka secara otomatis apa yang
tercetak akan sama dengan apa yang tertulis. Perlu diketahui, ukuran kertas
yang beredar di Indonesia ada beberapa yang tidak termuat dalam aturan yang
ada di MS Office. Ukuran kwarto dan folio yang umum digunakan tidak ada
dalam layout MS Office. Yang ada adalah Legal, Letter dan A4. Ukuran A4
sudah diketahui sama dengan ukuran yang ada di MS Office. Dalam hal ini,
Letter tidak sama dengan Kwarto dan Legal tidak sama dengan folio. Jika akan
menggunakan kertas ini sebagai naskah, maka perlu dilakukan setup kertas
secara tersendiri. Caranya adalah mengukur kertas yang ada kemudian merubah
setting pada ukuran kertas di MS Office.
Yang jelas, penggunaan setting layout yang berbeda dengan ukuran kertas
yang akan digunaka untuk mencetak akan menjadikan hasilnya tidak akan
maksimal.

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 18


REFERENCE

Reference sangat penting dalam penulisan karya tulis ilmiah. Alasan utama
adalah menghindari penjiplakan atau plagiarisme. Penulisan karya tulis ilmiah
seharusnya mencerminkan generalisasi sebuah ide atau gagasan. Setiap paragraf
adalah ide orisinal atau interpretasi yang didukung oleh literatur. Penggunaan
reference mengharuskan apa yang ditulis adalah bersumber dari referensi yang
bisa dilacak dan valid. Mengutip bukan merupakan perbuatan tercela. Dan
semakin banyak kutipan dalam karya ilmiah justru meningkatkan mutu. Asal
tentu saja disertakan dari mana informasi itu diperoleh.
Penggunaan tool reference dalam penulisan karya ilmiah dengan
menggunakan MS Office menjadikan penulisan daftar pustaka bisa dilakukan
secara otomatis dan tidak akan ada yang tertinggal. Semua yang dikutip akan
dimunculkan sumber kepustakaanya. Formatnya tinggal pilih, Havard,
Vancover atau Chicago. Dalam pedoman KTI di Jurusan Gizi Poltekes
Pontianak, penulisan pustaka menggunakan model APA. Untuk
menggunakanya, maka harus dimulai dari saat penulisan naskah.

Cara Menuliskan Kutipan

Letakan krusos pada akhir kutipan. Klik menu Reference,

Kemudian klik Insert Citation, akan muncul tampilan berikut:

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 19


Pilih Add New Source …, maka akan muncul tampilan berikut:

Tampilan Type of Source merupakan pilihan terhadap sumber


pustaka apa yang digunakan. Beberapa sumber penting adalah
a. Buku. Jika sumber pustaka adalah buku, maka pilih book.
Tampilan untuk mengisi sumber buku seperti gambar di atas.
1) Auhor : Nama penulis buku. Jika tidak ada nama
penulis, tetapi diketahui instansi penerbitnya, maka
digunakan Corporate Author.
2) Title : Judul buku
3) Year : Tahun terbit
4) City : Kota tempat penerbitan
5) Publisher : Nama Penerbit

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 20


6) Jika buku merupakan hasil terjemahan atau hasil editorial,
maka perlu dilengkapi dengan informasi lain. Informasi
lain dapat ditambahkan setelah di klik Sho All
Bibliography Fields
7) Contoh:

Salah satu tolak ukur kemajuan suatu bangsa bisa dilihat


dari usia harapan hidup penduduknya (Darmojo, 2000). Surono
(1998) juga mengatakan bahwa tingginya usia harapan hidup
mencerminkan keberhasilan pembangunan, baik ekonomi,
pendidikan, kesehatan dan infrastruktur lain. Jika dilihat dari
data kependudukan, ternyata semakin tinggi usia harapan
hidup semakin besar jumlah penduduk lanjut usia.
b. Tulisan dalam buku. Merupakan buku yang ditulis oleh banyak
penulis kemudian ada satu orang yang menjadi editor.

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 21


Artikel dari Jurnal

Sumber dari internet

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 22


Sebuah situs web (sering pula disingkat menjadi situs saja; web site, site) adalah
sebutan bagi sekelompok halaman web (web page), yang umumnya merupakan
bagian dari suatu nama domain (domain name) atau subdomain di World Wide
Web (www) diInternet. www terdiri dari seluruh situs web yang tersedia kepada
publik. Halaman-halaman sebuah situs web diakses dari sebuah URL yang
menjadi "akar" (root), yang disebut homepage (halaman induk; sering
diterjemahkan menjadi "beranda", "halaman muka"), dan biasanya disimpan
dalam server yang sama.
Contoh website: www.gizi.net
Contoh webpage: makalah-artikel

Memunculkan Daftar Pustaka.

Pilih menu Reference, pilih APA untuk format Style


Klik Bibliography, sehingga akan muncul

Klik Bibliography, maka akan muncul daftar pustaka yang


diharapkan

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 23


REVIEW
Review merupakan salah satu fasilitas yang disediakan MS-Word untuk
melakukan berbagai komentar dan masukan terhadap naskah karya ilmiah.
Komentar, masukan dan perbaikan bisa dilakukan oleh pembimbing atau teman
sejawat agar dihasilkan sebuah naskah karya tulis yang ilmiah. Seorang
pembimbing harus mampu mengarahkan dan membimbing mahasiswanya yang
sedang menyusun karya tulis ilmiah agar menghasilkan sebuah karya ilmiah
yang baik dan benar.

Fasilitas review akan mempermudah seorang pembimbing atau orang-orang


yang berkompeten untuk memberikan saran dan masukan pada karya tulis
ilmiah.

Cara menuliskan komentar

Blok kata atau paragrap yang akan diberi komentar, selanjutnya


klik menu Review

Selanjutnya klik New Comment, maka akan muncul tampilan


dibawah ini

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 24


Komentar

Komentar dapat ditulis di frame comment.


Komentar dapat dilakukan lebih dari satu.

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 25


Komentar 1

Komentar 2

Untuk melihat komentar yang satu dengan yang lain, klik


Next atau Previous pada menu Review
Jika semua komentar sudah diketahui, maka tampilan
komentar dapat di hapus dengan klik Delete
Komentar dapat diterima atau di tolak dengan
menggunakan fasilitas Accept atau Reject

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 26


Klik Accept All Changes in Document untuk menerima semua
perubahan dalam naskah, dan klik Reject All Changes in
Document untuk menolak semua komentar dalam naskah.

Penutup
Aturan penulisan KTI dengan fasilitas MS-Word ini diharapkan menjadi
acuan dan panduan dalam menulis karya tulis ilmiah. Dengan memanfaatkan
fasilitas MS-Word dengan maksimal diharapkan menghasilkan karya tulis
ilmiah yang baik dan benar serta mampu memanfaatkan waktu yang singkat
dengan se-efisien mungkin.

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 27